TABIR KEPALSUAN ****EPS 61-70 ^^^

   
CERBUNG TABIR KEPALSUAN


EPS  " { 61 - 70 }

Eps 61▲▲▲Tabir Kepalsuan : My reason is love
        Di eps sebelumnya aku janji kasih tahu kenapa rencana Danang bisa porak-poranda ya?Ada yang nebak Benigno sebagai the Hero.But there is another person who most the key for the heroik moment.Who is he....no no not he but she...Who is she?Anyone know?

        Bagaimana Irwan bisa tahu rencana licik Danang?Bukannya dia sibuk mau ceremony pernikahan?Irwan itu kan Kepala alias Top Leader alias Pemimpin jadi ga mungkin dia kerjain sendiri.Seorang good leader harus bisa mendelegasikan tugas.Nah begitupun Irwan.Ia serahkan hal2 penting pada orang yang bisa dipercaya.Istilah kerennya Right hand...he he..Irwan percayakan masalah keamanan pada Benigno.Lalu bagaiman Benigno tahu rencana Danang?Benigno itu dapat info dari orang yang deket dengan Danang.Siapa yang deket ama Danang?Perasaan cuma Ika yang disamping Danang selama pesta.Memang Ika orangnya.Ha????Kok bisa?Ika itu heran kenapa Danang semangat banget datang ke pesta pernikahan padahal kayaknya Danang punya hati ke Evi gitu kan...nah sepanjang jalan Ika menyelidiki terus.
Ika :"Bapak semangat sekali,kemarin kayaknya ga begitu?"
Danang :"Saya mau lihat pertunjukan."
Ika :"Memang ada pertunjukan apa Pak di pernikahan nanti?Kok ga disebutkan di undangannya?"
Danang :"Kamu ini kepo banget sih..yuk kita turun dah sampai nih!"
Waktu mereka tiba di hotel,Danang berkali2 coba kontak Pak Angke.Tapi ga bisa terus.Ia nampak kesal gitu.
Danang :"Sial!Kok belum sampai2 juga sih ?"
Ika :"Ada masalah Pak?"
Danang :"Ga....cuma nelpon klien kok ga bisa2 mungkin masih perjalanan naik pesawat kali....Makhlum klien luar pulau..."
Ika :"Luar pulau?Tapi kontrak kerja yang saya kerjakan tidak ada yang dari luar pulau Pak?Semuanya hanya di pulau Jawa.Klien baru ya Pak?"
Danang :"Iya....wah acaranya dipandu host2 terkenal nih.Pengamanannya saja super ketat kayak mau naik pesawat saja."
        Nah habis itu Ika asyik milih cincin souvenir.Lalu ia denger pas Danang ngobrol ama Pak Angke di telpon.Sepertinya ada yang direncanakan oleh Boss barunya itu.
Ika :'Firasatku kok ga enak ya?Apa Pak Danang mau merusak acara pernikahan ini?Jika ya maka gawat nih bisa malu banget Pak Presdir.Beliau pasti akan hancur hatinya.Aku harus lakukan sesuatu.Mending aku peringatkan Pak Benigno aja.Lagian kalo acara pernikahan ini kacau pasti Pak Danang akan deketi Evi...Ga...aku ga rela..Aku tak mau cintaku harus berakhir.'
Ika lalu bilang ia mau ke toilet.Di toilet ia menelpon Benigno.
Ika :"Pak Ben,ada hal penting yang ingin saya sampaikan pada Anda."
Benigno :"Oh,Ika.Ada apa,Ka?"
Ika :"Ini mengenai Pak Danang,Pak.Sepertinya ia punya rencana untuk mendatangkan seseorang yang akan mengacaukan pesta ini Pak."
Benigno :"Kamu di mana?Biar saya ke situ."
Ika :"Jangan Pak!Nanti Pak Danang curiga.Saya tidak tahu siapa orang itu yang saya tahu orang itu dari luar pulau.Mungkin seseorang dari masa lalu Bu Evi kali Pak.Orang itu akan datang bawa bukti2.Ia sedang menuju ke sini dari bandara naik taxi.Semoga saja info ini berguna buat Bapak."
Benigno :"Baiklah,saya akan koordinasikan team keamanan untuk menindaklanjuti laporanmu ini.Tapi kenapa kau melakukan ini?Bukannya kau sekretaris Danang sekarang?Kau tidak takut ia akan memecatmu bila tahu nanti?"
Ika :"Saya hanya tak ingin ia mengacaukan rumah tangga Pak Boss.Jelas sekali betapa Bu Evi hanya mencintai Pak Boss tapi tetap saja Pak Danang ingin meraih hatinya."
Benigno :"Kau ada hati sama Danang ya?Ok..aku berterima kasih atas laporanmu ini.Ada lagi yang lain?"
Ika :"Ga Pak.Pokoknya orang itu nanti akan memberi pesan kesan gitu lewat media.Kan acara ini disiarkan live jadi sepertinya tujuannya untuk mencemarkan nama baik Pak Presdir lewat media.Mungkin setiap orang yang mau komentar lewat media difilter dulu Pak.Sudah ya Pak saya harus kembali ke dalam ruangan pesta.Nanti Pak Danang curiga lagi."
        Benigno segera menindaklanjuti laporan Ika.Setiap orang yang datang dengan taxi segera diamankan.Setiap orang yang memberi pesan pada mempelai juga dimintai keterangan dengan detil.Seluruh media diminta kerjasamanya juga.Hingga akhirnya Pak Angke terkena razia tersebut.
Bodyguard 1 :"Pak,sepertinya saya sudah temukan orang yang Bapak cari."
Benigno :"Bagus!Saya segera ke sana."
        Di ruangan khusus....
Pak Angke heran kenapa tiba2 ia digelandang ke ruangan sepi.
Pak Angke :"Kalian itu siapa?Saya itu datang jauh2 dari Masamba karena ada pesan penting yang mau saya sampaikan kok malah dibawa ke sini!!Kalian tidak tahu siapa saya?Jangan berani2 ya sama saya.Di Masamba saya itu ditakuti.Saya punya orang2 suruhan yang siap untuk disuruh apa saja.:..."
Bodyguard 1 :"Saya tidak peduli siapa Anda.Saya hanya tahu bahwa setiap orang yang mau mengacaukan pesta ini harus diamankan.Jadi tunggu saja Boss kami datang."
Benigno lalu masuk ke dalam ruangan.Pak Angke terdiam melihat kedatangan Benigno.
Benigno :"Anda orang yang disuruh Danang untukmengacaukan pesta ini?"
Pak Angke :"Saya tidak kenal dengan orang yang bernama Danang."
Benigno menunjukkan foto Danang di Hpnya.
Benigno :"Jangan main2 dengan saya!Saya sudah selidiki siapa saja yang dikunjungi Danang selama di Masamba.Apa rencana Danang dengan menyuruh Anda ke Jakarta?"
Pak Angke :"Saya tidak akan katakan saya sudah terima uangnya."
Benigno :"Bagaimana bila saya bisa beri Anda lebih dari yang Danang beri?Anda kan suka uang bukan?Anda serahkan bukti2 yang Anda pegang dan ikuti keinginan saya atau saya akan bawa Anda ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik."
Pak Angke :"Saya tidak takut dengan polisi.Saya punya channel di kepolisian.Lagian Anda ini siapa berani mengancam saya?"
Benigno :"Saya utusan dari mempelai pria.Anda tahu siapa Irwan Sutedja bukan?Jadi pikirkan baik2 tawaran saya tadi.Mau cara lembut apa kasar,mau untung atau buntung itu juga terserah Anda.Silakan putuskan."
         Pak Angke melihat Benigno menaruh uang di atas meja.Hatinya tergiur.Iapun memilih uang dan menyerahkan berkas2 yang ia punya dan membeberkan semua kesepakatannya dengan Danang.
Benigno :"Saya ingin Danang tahu bahwa rencananya gagal.Biar ia tahu bahwa Anda sudah tidak bisa dipakai lagi sebagai senjata.Saya tahu Anda selalu merendahkan orang termasuk keluarga mempelai perempuan.Saya mau Anda minta maaf di depan media.Dan jangan pernah lagi mengusik keluarga mereka lagi atau Anda akan berhadapan dengan nama besar Irwan Sutedja!Anda mengerti?!"
Begitulah kalau cinta uang.Hati Pak Angke silau dengan kemilau harta.Dan selanjutnya sudah pada tahu kan?Rencana Danang gagal total!
Sudah tahu sekarang pahlawannya ?
         Sebenarnya bukan cuma Pak Angke yang datang dari luar pulau.Ada pahlawan juga yang khusus diundang oleh Irwan untuk datang ke pernikahannya.Kalo yang ini malah dijemput pakai pesawat pula.Dia adalah...
Irwan :"Kak Danny...!!"
          Irwan berdiri menyambut bahkan memeluk seorang pria yang baru saja tiba.Para tamu jadi penasaran siapa tamu itu sampai mendapat sambutan sehangat itu dari mempelai pria.
Danny :"Adikku yang hilang ingatan kini sudah ingat sama kakak?"
Irwan berkaca2 mendengarnya.Baginya Danny sudah seperti Danang.Seorang kakak.Kakak yang baik.
Irwan :"Maafkan adikmu ini Kak.Ingatanku baru saja pulih ditambah banyak hal yang terjadi pada adikmu ini.Aku ingin berterima kasih pada kakak karena sudah menyelamatkan nyawaku,merawatku sampai mempertemukanku dengan isteriku.Oh ya kakak ingat Evi kan ?"
         Danny menyalami Evi.Ia tidak yakin dengan yang ia lihat.
Irwan :"Kenapa Kak?"
Danny :"Bener ini Evi yang tinggal di Masamba itu?Yang adiknya kamu tolong itu?"
Rizky lalu muncul di dekat Evi.
Rizky :"Kak Evi lihat fotoku...Lho ini kan kakak yang waktu itu kan?Waktu kak Irwan pingsan itu kan?"
Danny:"Oh ini dia anaknya...Lama tidak bertemu.Wah kalian beda sekali penampilannya sekarang terutama Evi aku sampai ga kenal."
Rizky:"Jangan macam2 lho kak..Yang punya ada di sini lho.Bisa dibogem mentah nanti kayak kak Danang hi hi...."
Irwan :"Rizky...."
Evi :"Iya nih Rizky...usil banget deh.Sejak tadi kerjain orang aja.Mau distop uang jajannya?"
        Rizky tersenyum2...lalu menunjukkan sebuah foto di hpnya.Foto waktu di RS.Pas Irwan dan Evi tidur berpelukan di ranjang pasien.
Rizky :"Coba saja kalo berani....aku akan sebarin ini ke para tamu kalo perlu ke media kan banyak kamera nih di sini ha ha...pasti bakal jadi hot news deh...bahkan mungkin aku malah dikasih uang gara2 foto ini.Bagaimana kakakku yang cantik?"
Evi jadi blingsatan juga....
Danny :"Wah ga nyangka ya kalo kamu bakal berjodoh sama Evi.Padahal kalian tinggal terpisah pulau dan lautan.Benar2 aku ga nyangka.Kudoakan kalian langgeng,awet dan punya banyak anak he he."
Evi jadi tersipu...apalagi Irwan segera memeluk pinggangnya.
Irwan :"Amin."
        Irwan lalu bicara dengan Danny soal rencananya mendirikan bagi Danny sebuah resort di Mamasa.
Danny :"Aku tuh nolong ikhlas.Aku anggap kamu itu adik aku.Pakai balas budi segala."
Irwan :"Kumohon kak,terima ya?Anggap aja sebagai kado pernikahan buat aku."
Danny :"Wah itu bukan kado namanya....lha yang ngasih malah mempelainya."
Evi :"Terima saja Kak,itu ucapan terima kasih juga dari Evi karena kalo ga ada kakak yang nolong Irwan waktu itu pasti pernikahan ini juga tidak akan ada.Kami mohon..."
Danny :"Kalian kompak ya...sehati gitu....Baiklah,aku terima.Tapi janji ya kalau kalian bakal sering main ke sana?"
Irwan :"Gitu dong.Kami akan jadikan resort itu sebagai tempat liburan keluarga."
          Percakapan mereka terhenti karena host minta kedua mempelai untuk menyanyi duet.
Andika :"Pernikahan ini adalah penyatuan dua insan yang berbeda latar belakang bahkan bisa dibilang bertolak belakang."
Irfan :"Pernikahan ini juga menyatukan dua budaya,dua dunia,dua pulau,bahkan menginspirasi kita semua bahwa cinta adalah di atas segalanya."
Ramzi :"Pernikahan yang menyatukan perbedaan namun tetap saling menghargai,pernikahan yang berlandaskan pada hal yang utama yaitu cinta."
Rina :"Mari kita sambut persembahan spesial dari kedua mempelai sebuah lagu yang sangat disukai oleh mendiang Ayahanda Mempelai Pria,ini dia...."
All host :"Dasi dan Gincu"
        Irwan menggandeng sang isteri maju ke depan.Para hadirin sambil menikmati hidangan menyaksikan semua yang terjadi di panggung.Dengan gaun nan anggun,Evi mulai bernyanyi.
Evi :"Bukan bahu berbintang bukan leher berdasi yang kudambakan pria yang punya hati..."
Irwan bernyanyi sambil memandangi sang isteri penuh kekaguman.
Irwan :"Bukan alis berukir bukan bibir bergincu,yang kudambakan gadis yang punya malu...."
Begitulah mereka bernyanyi.Mesra banget.Apalagi mereka kini resmi sebagai suami isteri.
Habis ini session pesan-pesan dari keluarga maupun teman dekat.....tapi di next eps aja
***see you next eps***

Eps 62 ~♡~Tabir Kepalsuan :Second Coming

         Banyak yang nanya soal bulan madu...ok deh tapi sabar ya...kita ke session mesenger dulu.Maksude kesan dan pesan...
Irfan Hakim :"Tiba juga kita di session kesan dan pesan.Di sini kita akan dengar bagaimana kesan dan pesan dari pihak keluarga mempelai atau kerabat dekat.Kesan dan pesan boleh tertuju pada salah satu mempelai tak harus keduanya.Untuk yang pertama kepada ibunda mempelai pria.Kami persilahkan!"
Inul :"Putra saya yang bungsu,Irwan,kamu sudah dewasa sekarang.Sudah punya isteri yang harus kamu lindungi,jadi Presdir,tapi di mata Mama kamu tetap anak Mama.Kamu bisa datang pada Mama kapan saja.Evi juga.Anggap Mama ini sebagai mama kamu,sayang.Buat mempelai berdua:habis ini kan kalian bulan madu nih.Jangan lupa oleh2 buat Mama.Cucu maksudnya he he..."
        Evi tersipu2 mendengarnya.Irwan malah menjawab dengan acungan jempol pada Mamanya.
Andika :"Selanjutnya dari Ayah mempelai wanita.Bapak Hamdan kami persilahkan!"
Ayah Hamdan :"Evi putri Ayah...jangan menangis lagi.Ini saatnya kamu bahagia.Terima kasih selama ini kamu tabah dan ga malu jadi anak orang yang ga punya seperti Ayah.Ayah bangga sama kamu.Buat Irwan,Ayah titip Evi.Bahagiakan dia.Ayah yakin kamu pria yang tepat buat Evi."
         Evi berkaca2 mendengarnya.Irwan meraih isterinya dalam rengkuhannya.
Rina :"Dibilang Paman tapi seperti teman.Sangat diandalkan di perusahaan.Bahkan biasa disebut The Right Hand.Kita sambut Pak Benigno."
Benigno :"Buat Pangeran Kecil Om,Irwan.Nikmati bulan madunya.Soal perusahaan kamu tenang saja.Fokus saja pada program mencetak generasi penerus he he.Ditunggu kabar baiknya."
Ramzi :"Usil,jail dan rame itu kesan pertama bila kita lihat anak muda ini.Inilah adik kandung mempelai wanita,Rizky."
Rizky :"Kak,Rizky bakal kangen banget ama Kakak.Biasanya ada yang dikerjai...he he...Moga makin lengket aja kayak perangko....Jangan lupa foto2nya ya.."
Hadirin tertawa mendengar kesan dan pesan Rizky.
Fahmi :"Dibilang keluarga bukan tapi akrabnya bukan main.Inilah designer kondang kita:Ivan Gunawan."
Ivan :"Pesen aku ga banyak,cuma ga nyangka aja ya..Amazing!..Seorang yang ga ngerti fashion kayak Evi,maaf Bu Presdir...justru yang bikin teman saya,Sang Bisnisman,akhirnya melepas status lajang....Saya jangan dinarahi lho Pak Presdir.Peace ....he he"
Irwan terkekeh mendengarnya.
Ussy :"Banyak orang memandang sebelah mata pada profesinya tapi tidak demikian bagi keluarga Sutedja.Inilah Kepala Pengurus Rumah Tangga keluarga Sutedja,Aty Selayar!"
Aty :"Saya terharu sekali bisa ada di podium ini.Saya cuma pelayan bahasa gaulnya pembantu di kediaman Sutedja tapi saya diperlakukan selayaknya keluarga.Saya siap abdikan hidup saya buat keluarga ini.Buat Boss dan Nyonya Muda saya siap bantu momong si kecil nanti he he."
       Inul kini yang tepuk tangan dan segera memeluk Aty.
Isteri Ramzi :"Sebagai salah satu karyawan perannya sangat penting di perusahaan.Banyak tender2 besar berhasil didapat berkat kerja kerasnya.Inilah sekretaris Presdir kita,Albi."
Albi :"Saat saya terpilih sebagai sekretaris Pak Irwan,jujur saya ga nyangka.Saya pikir ga mungkin saya kepilih,saya kan pria.Biasanya Boss2 gitu suka dengan yang bening2 gitu tapi ternyata Boss saya memang bukan sembarang Boss.Beliau tahu kinerja saya,dan saya bangga punya Peminpin seperti beliau.Selamat saya ucapkan atas kesuksesan Bapak.Moga sukses pula kisah cintanya....he he."
Benigno yang memberi applause.
Isteri Irfan :"Terakhir tapi sangat vital kehadirannya dalam hidup kedua mempelai.Inilah orang yang menolong mempelai pria saat kecelakaan pesawat dulu,Tuan Danny dari Mamasa."
Danny :"Terima kasih untuk kesempatannya.Dulu saya kehilangan adik saya di sungai dimana saya menemukan Irwan.Bagi saya seperti melihat adik saya hidup kembali itulah Irwan bagi saya.Buat adikku : Ga sangka saya ternyata kamu orang hebat,bisnisman sukses dan terima kasih mau jadi pengganti adik saya."
Hadirin terharu mendengarnya.
        Usai beberapa lagu dari para artis tenar yang datang,diselingi foto session bersama mempelai,akhirnya tiba juga di penghujung acara.Evi dan Irwan mengucapkan terima kasih pada semua tamu undangan.
Irwan :"Terima kasih buat semua yang sudah hadir,semua yang turut menyukseskan perhelatan ini.Mulai dari keluarga,relasi bisnis,teman,karyawan hingga team keamanan saya dan isteri mengucapkan terima kasih.Semoga restu kalian akan melindungi pernikahan kami.Terima kasih semuanya."
       Pestapun selesai.Evi dan Irwan tampak lega.Mereka lalu menuju kamar President Suite.
Irwan :"Akhirnya bisa berduaan sama kamu..."
Evi tersenyum dan mengambil Hpnya.
Evi :"Foto selfi dulu yuk...mumpung belum dicopot bajunya."
Irwan pun merapat ke Evi,"Narsis juga ya isteriku ini."
Mereka berpose di depan hp.Ada pose lucu,mesra,cium pipi,banyak deh.
Irwan memeluk Evi dari belakang sedang Evi asyik melihat hasil jepretan.
Irwan :"Foto selfienya sudah sekarang boleh dong bajunya dilepas..."
Evi :"Eiit!!Kamu mau ngapain?"
Irwan :"Tuh kan pasti mikir ngeres deh sama aku,gerah tahu...aku mau mandi dulu.Biar seger,kamu ikut ga?"
Evi :"Maksudnya?"
Irwan :"Mandi dong...he he"
Evi :"Tuh kan beneran ngeres!Sudah sana kamu mandi duluan.Aku mau hapus riasan dulu.Sekalian lepas baju,Awas jangan ngintip lho.!"
Irwan :"Katanya dah sah jadi isteri aku tapi masak tetap aja kayak belum nikah...huh!"
Evi :"Sudah sana mandi!"
Evi mendorong Irwan ke arah kamar mandi.
Begitu Irwan mandi,Evi menghubungi room service.Ia minta dikirim makanan 2 porsi.Tentu saja kesukaan Irwan.
         Irwan selesai mandi.Giliran Evi.Irwan menghubungi Benigno.Biasa masalah perusahaan.
Irwan :"Semua paspor sudah siap Om?Kapan berangkatnya?O ya...Ok.Terima kasih."
Tiba2...
"Room service!"
        Irwan membuka pintu dan heran ada kiriman makanan dari hotel.
Irwan :"Saya merasa tidak pesan apapun."
Petugas Hotel :"Isteri Anda yang pesan."
Evi keluar dari kamar mandi.
Irwan :"Sayang,kamu pesan makanan ya?"
Evi :"Oh sudah datang ya?Cepat juga ya?Iya aku yang pesan.Kamu kan cuma makan dikit tadi."
Room service lalu menaruh makanan tersebut di meja.Lalu ia permisi,Irwan tentu saja memberi uang tip.
Irwan :"Wah kamu pesen kesukaan aku semua ya?Tahu aja aku lapar."
Evi yang sedang asyik menyisir rambutnya,berhenti dan mendekati suaminya.
Evi :"Harus perhatian dong sama suami,kan aku isteri kamu."
Irwan :"Wah bisa makin tembem nih punya isteri kamu.Ntar aku ga ganteng lagi dong."
Evi :"Walau kamu jadi kayak apapun aku tetap cinta kok.Ayo makan!Makan itu benernya sesudah mandi....jadi seger gitu rasanya."
Merekapun makan dengan gembira.
         Karena kecapekan malamnya mereka ketiduran.Esok harinya Irwan bangun lebih dulu.Dilihatnya Evi masih pulas.
Irwan :'Senang rasanya bangun dan mendapati kamu ada di samping aku.'
Irwan kambuh julitnya,diambilnya Hp dan difotonya Evi.
Irwan :'Kalau tidur lucu juga ya Evi hi hi...'
Lagi asyik foto2,Evi bangun.Irwan segera pura2 ngebel gitu.
Irwan :"O ...iya masih tidur,Ma.Sebentar lagi kami siap2 ke bandara."
         Evi merentangkan tangannya.Mendengar kata bandara Evi langsung ingat kalo hari itu mereka akan pergi bulan madu.
Evi :"Ya ampun.Jam berapa sekarang,kita kan mau pergi bulan madu ya?"
Irwan mendekati isterinya,"Masih ada waktu kok.Lagian penerbangan itu sering delay.Kamu mandi dulu gih...Kalo perempuan kan dandannya lama tuh.Aku gantian mau pesen sarapan buat kita."
Inul,Ayah Hamdan,Benigno,Aty dan Rizky datang ke kamar Irwan dan Evi hari itu.
Semua barang Evi dan Irwan sudah disiapkan Aty.Mulai dari mantel bulu,pakaian hangat,sarung tangan,syal dsb.
        Habis itu mereka semua ke bandara.Evi memeluk Rizky dengan sayang,"Jaga Ayah ya.Kakak sayang sama kamu."
Irwan memeluk Benigno :"Om,keamanan keluarga Evi saya percayakan pada Om ya.Tinggal saja di rumah Irwan untuk sementara.Sebenarnya pingin ajak mereka tapi terkendala di pengurusan paspor.Titip Mama juga ya..."
        Benigno menepuk pundak Irwan,"Om setuju idemu,Om akan tinggal di kediamanmu sampai kau kembali.Kau tenang sekarang.Semua orang2 Om akan Om siagakan untuk keamanan keluarga Evi."
Irwan sangat berterima kasih pada Benigno.Inul melepas kepergian putra dan menantunya dengan mata berkaca2.
Inul :"Baik2 ya di negeri orang.Makan teratur dan jangan lupa jaga kondisi.Maafkan kakakmu yang ga datang untuk mengantarkanmu.Setidaknya ia datang di pernikahanmu.Mama harap kau mengerti."
Irwan :"Gapapa Ma.Irwan ngerti kok.Jangan sedih ya Ma.Kak Danang suatu saat nanti pasti akan baik lagi.Doain Irwan ya biar cepet jadi ayah he he"
Evi memeluk Aty,"Titip keluarga Evi ya Kak.Titip Mama juga."
       Aty makin terharu dan sayang sama isteri Bossnya Mudanya itu,"Nyonya muda memang pantas dapat Boss muda ,hatinya sama2 baik.Selamat berlibur ya Nyonya muda."
Irwan dan Evipun menuju ke area penumpang.Tak lama kemudian pesawatpun take off.
Negara pertama yang dikunjungi adalah China,Negara Tirai Bambu.
China adalah negara pengguna internet terbanyak kedua.Kalau Indonesia?No 4.No 1 nya?India.Kok tahu?Dari google.He he....
Tiba di China....
        Evi melihat sekelilingnya,"Oh ini China.Ga jauh beda ya dengan Indonesia."
Irwan :"Tapi di sini dingin.Ini kali kedua aku ke sini.Dua2nya dengan orang yang aku cintai."
Evi bersandar di pundak Irwan :"Rasanya masih mimpi bahwa aku adalah orang yang kaucintai."
Irwan :"Perlu diyakinkan?"
Evi berlari menjauhi Irwan.Irwan mengejarnya.Mereka ada di hotel terkemuka di China saat itu.
Evi :"Irwan julitnya kambuh....."
Irwan :"Awas ya kalo ketangkap....tidak akan aku lepaskan!!"
        Malam pertama di China.Pasangan fave kita malah kejar2an.Masih mending kejar2an dari pada bal2an.....panas2an....ooooo...****Negara selanjutnya next eps ya****

Eps 63 ~||~Tabir Kepalsuan : Long Journey
        ¤¤¤Next morning in Restaurant Hotel...
          Evi sedang belajar makan dengan sumpit.Sedang Irwan tampak lahap menyantap hidangan di hadapannya.
Evi :"Lahapnya...Enak apa lapar nih?"
Irwan :"Dua2nya...Aku suka masakan China.Tapi aku juga lapar banget.Energiku kan kamu habiskan semalam jadi sekarang low bate..perlu dicharge."
         Evi melirik suaminya sambil bergumam,"Bilang lapar aja pakai muter2..."
Irwan :"Kamu bilang apa barusan?Muter2?"
Evi :"Iya hari ini kita mau muter2 ke mana?"
Irwan :"Kamu mau berapa objek wisata?"
Evi :"Jangan banyak2,aku ga mau kamu kecapekan.Sedikit objek gpp yang penting kita menikmatinya."
         Irwan meraih jemari isterinya,"Kamu benar2 perhatian sama aku.Makin jatuh hati nih.."
Evi tersenyum,"Bukan objek wisatanya yang membuat perjalanan ini indah tapi keberadaanmu itu yang membuat tempat2 itu jadi indah."
Irwan :"Oke yang pasti kita akan ke Great Wall.Seharian itu kayaknya.Lainya kita pikir besok saja."
        Hari itu mereka menuju Great Wall.Saat itu di China sedang musim panas.Tapi kadang bisa turun hujan.Irwan sudah bersiap membawa payung.Berjalan bergandengan menyusuri tembok yang panjang sekali.
Irwan :"Apa kau lelah?Kita berhenti dulu saja di sini."
Evi menghirup udara yang segar.Pemandangan indah terhampar di hadapannya.
Evi :"Kisah cinta kita mirip dengan sejarah tembok ini"
Irwan :"Kok bisa?"
Evi :"Iya sama2 untuk melindungi eh jadi panjang begini.Aku awalnya pingin melindungi keluargaku dari Danang sehingga aku pura2 jadi isterimu."
Irwan :"Tapi?"
Evi :"Tak sangka ya malah jadi isterimu beneran.Nikah ulang pula.Merahasiakan segala sesuatu adalah kemuliaan Tuhan.Kita tak tahu akan jadi apa kita esok."
Irwan :"Kita hanya perlu percaya bahwa segala sesuatu bekerjasama untuk mendatangkan kebaikan pada kita pada akhirnya."
         Sedang asyik2nya ngobrol tiba2 hujan turun.Irwan segera memayungi Evi dan mencari tempat berlindung.
Di sebuah pojokan mereka berlindung dari derai hujan.
/Yang hujan turun lagi...dibawah payung hitam kita berdua..../
Irwan dan Evi saling pandang dibawah payung.Evipun menyandarkan kepalanya di dada Irwan.Bahagia sekali bisa mendengar detak jantung pria yang ia cintai.
Irwan :"Belum pernah aku sebahagia ini."
Evi :"Aku juga.Rasanya masih tak percaya."
Irwan :"Nanti malam akan kubuktikan lagi kalo ini nyata.he he"
Evi :"Dasar manusia ngeres...julit lagi.!"
Irwan :"Lho kita kan sudah resmi jadi ga masalah dong ngeres dikit...hi hi.Aku kan pingin jadi ayah."
Evi :"Iya...ngebetnya yang pingin jadi ayah...Romantis juga ya dibawah hujan gini?"
Irwan :"Hujan itu lambang rahmat Tuhan.Jadi perjalanan kita akan mendapat rahmatNya.Aku tidak tahu apa tapi yang pasti keberuntungan."
Irwan tanpa sadar mengatakan apa yang akan terjadi di depan.Beruntung seperti apa ya?***Wah aku dah sampai Sragen nih.Aku harus siap2 nih mau pulang.Ok,sampai ketemu di eps selanjutnya***

Eps 64 ■□■Tabir Kepalsuan : Strong Hold
        ☆☆☆
Kita tinggalkan sejenak pasangan fave kita yang lagi enjoy their honeymoon di negeri Tirai Bambu.Mari kita lihat kondisi di Jakarta sejak ditinggal tour ama Pak Boss and wife keliling kota...ups keliling 5 negara Asia.
Kediaman Sutedja's Family....
        Tampak mobil Danang memasuki halaman rumah.Inul tampak menyambut putra sulungnya dengan gembira.Tapi yang disambut kok kayaknya bete gitu.Ada apa ya?
Inul :"Putraku sayang,akhirnya kau ingat pulang juga Sayang...Mama kangen banget sama kamu.Kok wajahnya kesel gitu kenapa sih?"
Danang :"Itu Ma anjing2 penjaga Mama!Masak Danang masuk rumah sendiri aja harus nunggu ijin dari Om Ben!Udah gitu pakai acara cek dan ricek segala.Gila!Ketat amat!Bener2 kurang ajar mereka itu Ma!Apa mereka pikir Danang teroris apa?!Nyebelin banget!!"
Inul :"Maaf deh Sayang,itu semua demi keamanan saja.Cuma prosedur.Temen2 Mama juga digituin.Ini hanya sementara sampai Irwan dan Evi kembali dari bulan madu."
        Mendengar kata bulan madu,Danang malah makin dongkol.Ia lalu mengedarkan pandangannya ke sekitar rumah.Setiap sudut ada penjaganya.Apalagi di area dimana kamar keluarga Evi berada.Berlapis pengamanannya.
Danang :'Rumah ini lebih mirip benteng sekarang.Setiap sudut ada penjaganya,bahkan beberapa sudut berlapis penjaganya.Sial!!Padahal rencananya aku mau pakai keluarga Evi sebagai senjata.Sepertinya aku harus mengaku kalah nih,ga sangka Irwan yang dulu anti pakai bodyguard sekarang memakai jasa bodyguard untuk melawanku.Aku pasti menemukan caranya memisahkan Evi dari Irwan.Suatu saat nanti Irwan pasti lengah,aku akan sabar menanti saat itu tiba.'
Inul :"Kamu mau balik ke rumah kan Danang?Tinggal lagi di sini kan?"
Danang :"Ga Ma,Danang ke sini cuma mau ambil beberapa barang Danang.Sekalian pingin lihat kondisi Mama."
         Walau agak kecewa mendengarnya,Inul tetap menghargai keputusan anaknya itu.Memang Danang dan Irwan itu ibarat minyak dan air.Susah menyatu.Setelah selesai urusannya,Danangpun pamit kembali ke apartemennya.Inul melambaikan tangannya mengantar kepergian Danang.
Inul :'Rumah ini jadi sepi.Semua anakku pergi.Semoga pulang dari bulan madu,Evi cepet hamil dan aku segera menimang cucu.Kalo ada anak kecil,rumah ini pasti ramai.Kira2 Irwan dan Evi dah sampai negara mana ya?Paling Jepang.'
Tebakan Inul memang benar,usai melihat kota Beijing dan Shanghai,Irwan dan Evi kini tiba di negara Matahari Terbit,Japan.
          Irwan dan Evi mengunjungi Tokyo Disney Resort.
Irwan :"Taman hiburan ini dapat lisensi dari The Walt Disney Company lho."
Evi :"Walt Disney yang biasa buat film dongeng itu kan?"
Irwan :"Iya,bagus ya.Aku jadi punya ide buat resort kak Danny nanti.Mungkin belum semegah ini tapi setidaknya ada beberapa konsep yang bisa diterapkan di sana nanti."
Evi :"Wah ternyata benar2 berjiwa bisnis ya kamu.Bulan madu aja masih keinget bisnis."
Irwan :"Lho,ini namanya menyelam sambil minum air.Lagian buat kak Danny aku ga akan hitung2.Aku menganggapnya bukan sebagai bisnis tapi ucapan terima kasih."
Evi memandang suaminya penuh haru,"Manis banget sih jadi orang....aku makin sayang sama Pak Presdir ini."
Irwan :"Kalo gitu dapat hadiah dong?"
Evi :"Hadiahnya nanti malam aja ya?he he....
          Mereka juga mengunjungi Fuji -Q Highland 1.Disini ada roal coaster yang sangat tinggi dengan lintasan yang panjang.
Evi :"Aku ga mau naik roal apa...?"
Irwan :"Roal coaster.Kenapa?"
Evi :"Ga ah...ntar mual,nanti malah ga enak badannya.Gapapa ya?"
Irwan :"Aku juga ga begitu suka bikin deg2an."
Evi melihat sebuah lingkaran besar.
Evi :"Yuk naik itu lingkaran besar itu!Apa namanya ya?"
Irwan :"Komedi putar?Ayo!Tapi nanti malam bener lho aku dapat hadiah?"
Evi :"Iya...kalo bisa buka hadiahnya...he he"
Irwan :"Maksudnya?"
          Evi malah berlari ke arah wahana yang dimaksud.Irwan sambil mengernyitkan dahi mengejar isterinya.
Selama di Jepang,mereka memakai jasa pemandu wisata.Pemandu itu membawa pasangan terlucu abad ini itu ke tempat2 yang terkenal di Jepang.
Evi :"Oh ini yang namanya pohon bunga sakura?"
Irwan :"Tempat ini namanya Tokyo Ueno Park 1.Jepang terkenal dengan bunga sakuranya yang sangat indah.Sayang kita datang bukan pada saat musim semi.Kalo pas musim semi lebih indah lagi."
Evi :"Kan aku sudah bilang,yang bikin indah itu keberadaanmu di sisiku.Mau bunganya ga mekar,mau turun salju,mau udaranya dingin banget semuanya tetep indah kok.Karena ada kamu disamping aku.Yang pahitpun akan terasa manis buat orang yang lapar.Jadi bagiku ini sudah sangat indah.Aku tidak kecewa."
          Irwan terharu sekali mendengarnya,dipeluknya Evi dengan erat.
Irwan :"Tuhan sungguh sayang sama aku."
Evi :"Bagaimana kau tahu?"
Irwan :"Karena Ia memberikan aku seorang isteri yang bijaksana seperti kamu.Aku mencintaimu Evi Masamba."
          Evi mencubit pipi suaminya:"Aku juga merasa Tuhan sayang banget sama aku.Karena punya suami berhati mulia seperti dirimu.Aku mencintaimu Presdir Irwan...he he."
Evi berlari di antara pohon sakura.Irwan mengejarnya.Kejar2an lagi.Ternyata aksi kejar mengejar ini seperti cerbung sambung menyambung he he.Pemandu wisatanya tersenyum melihat kemesraan pasangan yang dipandunya tersebut.Ia malah jadi ingin membawa mereka ke sebuah tempat yang sangat romantis.Ya,sebuah tempat yang namanya Biei.Sebuah kota kecil di Hokaido.Biei terkenal dengan keindahan alamnya yang berupa bukit bunga.
Evi dan Irwan menyewa sebuah penginapan di sana.Benar-benar indah.Wah kapan ya mereka coba pakaian khas Jepang?Jawabannya di next eps.Yang pasti bakal bikin yang baca senyum2.Kok bisa?***see you next eps***

Eps 65 ♧◆♣Tabir Kepalsuan :Seven Night In Japan
          ¤¤¤         Di Biei,Hokkaido Jepang...
          Sejoli kita takjub sekali saat melihat Biei.Di sekeliling mereka hamparan bunga.Biei adalah bukit yang menyuguhkan pemandangan kebun bunga warna warni seperti di Eropa.[
         Evi tak henti2nya mengambil foto.Irwan malah asyik ngambil foto Evi.Curi2 gitu.Curi pandang hei hei...
Evi :"Irwan,lihat ini!Bagus banget!Wow!Ini hamparan bunga terluas yang pernah kulihat.Makasih ya sayang dah ajak aku ke sini."
        Evi mencium pipi Irwan yang tembem.Irwan langsung merona gitu wajahnya.Diusapnya pipi yang dicium Evi tadi.Hatinya tak sabar menanti malam agar segera tiba.
Irwan mendekati sang isteri yang asyik mengamati satu tanaman bunga.
Irwan :"Bukit Biei adalah sebuah bukit seluas 7 hektare di daerah dataran tinggi Biei.Nah di dataran ini ditanam bunga2 yang mekar di empat musim.Makanya sering disebut Bukit Empat Musim."
Evi :"Berada di sini jadi inget lagu tempo dulu.../Bukit berbunga....bukit yang indah harum wangi bunga beraneka warna ..../.."
        Irwan memeluk isterinya dari belakang.
Irwan :"Kalo aku malah inget lagu yang ini...
/di bukit hijau kenangan berdua saat2 kita bersama....kau belai rambutku/..."
Evi bersandar di dada Irwan,"Seperti di surga ya tempat ini,apalagi ada kau di sini bersamaku.Wah ....coba waktu berhenti ya..."
        Irwan malah manyun mendengarnya,"Aku tidak setuju kalo waktu dihentikan.Bener2 ga setuju!"
Evi heran mendengar ucapan suaminya,iapun membalikkan badan memandangi sang suami penuh tanya.
Evi :"Kok ga setuju?Kan kita bersama disini....Irwan nyebelin...ngeselin....ngeselliiin!"
        Evi langsung sedakep gitu sambil melirik jutek ke arah Irwan.
Irwan coba meraih Evi dalam pelukannya lagi tapi Bu Presdirnya keburu ngambek.
Evi :"Ga usah peluk2!Katanya ga mau bersama aku....huhh!"
        Irwan lalu mengambil setangkai bunga dan berlutut di depan Evi.
Irwan :"Oh wahai yang terindah diantara hamparan bunga...."
Evi :"Lebay....
Irwan :"Wahai adindaku,hai jelita di antara wanita..."
Evi :"Hanya angin surga....."
Irwan :"Dengarkanlah kakanda wahai jantung hatiku,...."
Evi :"Hhmm..."
Irwan :"Bagiku kekasihku,engkau bak setangkai bunga...."
Evi :"Iye bunga bangkai kan?Udah pernah denger...."
Irwan :"Lihatlah,cantik engkau,manisku,sungguh cantik engkau,bagaikan merpati matamu...."
          Evi malah mendelik2kan matanya gitu.
Irwan :"Sungguh menarik,seperti bunga di antara duri2,demikianlah manisku di antara gadis2.Kau adalah kepunyaanku dan aku kepunyaanmu.Tak akan pernah kulepaskan dirimu.Engkau mendebarkan hatiku dinda,pengantinku,...."
Evi :"Memang Terkesima?"
Irwan :"Engkau mendebarkan hati dengan satu kejapan mata.Betapa nikmat kasihmu,dinda,pengantinku!Jauh lebih nikmat cintamu daripada anggur,..."
Evi :"Tadi Terkesima sekarang Anggur Merah...."
Irwan :"Berdebar2lah hatiku,katakanlah,bahwa sakit asmara aku!"
Evi :"Memang aku dokter apa...."
Irwan :"Wahai...pesona....kumemujamu melalui lagu nada indah untukmu oh wahai pesona...."
Evi :"Malah nyanyi Puja...."
Irwan :"Engkaulah satu2nya merpatiku,idam2anku,indah bagaikan bulan purnama...."
Evi :"Sekarang Bulan Bintang...."
Irwan :"Bercahaya bagaikan surya...."
Evi :"Sctv kali...."
Irwan :"Tak sadar diri aku ;kerinduanku membuatku ingin waktu segera berlalu supaya malam segera tiba dan kita bisa menikmati cinta..."
Evi :"Dasar ngeres..."
Irwan :"Betapa cantik,betapa jelita engkau,hai tercinta di antara segala yang disenangi.Sosok tubuhmu,nafas hidungmu,lehermu,lengkung pinggangmu,langkah2mu,rambutmu...aku tertawan dalam kepang2nya."
Evi :"Kata2nya sih manis bagaikan anggur tapi ujung2nya ke situ juga...."
Irwan :"Kepunyaan kekasihku aku,kepadamu gairahku tertuju...."
Evi :"Tuh,betul kan?Baru aja diomongin eh ngaku juga...."
Hari memang sudah mulai senja.
Irwan :"Mari,kekasihku,kita pergi dari sini.Kita menuju penginapan,malam akan segera tiba....atau kau ingin kita bermalam di sini diantara bunga2?"
Evi tak tega juga melihat Irwan berlutut terus sejak tadi.Diterimanya bunga yang disodorkan Irwan.Lalu iapun ikut berlutut.
Evi :"Hanya kepadamu aku akan memberikan cintaku.Hatiku telah kusimpan hanya bagimu,kekasihku,suamiku...Meski orang menghina aku tetap kau sandaran tangisku....
Evi :"Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,karena cinta itu kuat,nyalanya adalah nyala api.Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta,sungai2 tak dapat menghanyutkannya.Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta,namun ia pasti akan dihina.Aku bagaikan orang yang telah mendapat kebahagiaan.Pria yang kucintai ada di hadapanku,pria yang memilikiku dan yang menjadi miliku untuk selamanya.Mari bangunlah kita kembali ke penginapan.Sudah kusiapkan hadiah untukmu."
Irwan :"Beneran?Cihuyy!!Hadiah..Hadiah!Yes!!Yes!!"
         Irwan memeluk isterinya sambil berputar2.Evi cuma tersenyum.Senyum julit.ha ha...
Merekapun kembali ke penginapan.Setelah makan dengan menu khas Biei yang semuanya alamiah,Irwanpun mandi air hangat.Keluar dari kamar mandi dilihatnya Evi sudah menyiapkan pakaian untuknya.
Irwan :"Apa ini ?"
Evi :"Malam ini malam yang spesial karena malam ini kita akan mencoba pakaian tradisional Jepang."
Irwan :"Oh kimono.Lha punyamu mana?"
Evi :"Nanti aku pakai.Tapi kamu sabar ya ...soalnya makainya agak ribet.Aku aja minta bantuan ibu yang punya penginapan ini.Jadi kamu tunggu bentar ya...."
Irwan :"Apapun deh buat kamu....tapi jangan lama2 ya....sudah kangen nih..."
Evi mendorong suaminya yang coba memeluknya.
Evi :"Iihh...ga sabaran amat jadi orang...ok pakai bajunya ya....aku mau pakai kimonoku juga..."
         Evi menutup pintu.Irwan pun segera memakai baju kimononya.Ada berbagai jenis kimono.Pemilihan jenis kimono yang tepat memerlukan pengetahuan mengenai simbolisme dan isyarat terselubung yang dikandung masing2 jenis kimono.Mulai dari kimono paling formal hingga kimono santai.Berdasarkan jenis kimono yang dipakai,kimono bisa menunjukkan umur pemakai,status perkawinan,dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri.Tomesode adalah kimono paling formal untuk wanita yang sudah menikah.Ciri khasnya adalah motif indah pada bagian bawah sekitar kaki depan dan belakang.Biasanya dipakai untuk menghadiri resepsi pernikahan dan acara2 yang sangat resmi dan biasanya berwarna hitam.
          Irwan tampak tampan dalam balutan kimono Jepang.Pada pria kimono berbentuk setelan.Pria mengenakan kimono pada pesta pernikahan,upacara minum teh,dan acara formal lainnya.Kimono pria dibuat dari bahan berwarna gelap seperti hijau tua,coklat tua,biru tua dan hitam.Buat Pangeran kita yang hitam aja ya....Irwan kan makin ganteng pakai warna hitam.
Kimono pria terdiri dari hakama (yang bawah ) dan haori ( atasnya ).Bisa dibayangkan?Ntar deh aku unggah beberapa gambar kimono,kartun gpp ya?he he...
Setelah agak lama menunggu,hampir kering ...
akhirnya yang ditunggu tiba...Evi Masamba dalam kimono Jepang.Wow!!
         Irwan tak berkedip melihat Evi disanggul bak wanita Jepang.Dihiasi dengan pernik2 ala Jepang gitu.Belum pakaiannya.Wow cerah sekali....
Irwan mengelilingi sang isteri sambil berdecak kagum.Cantik sekali Evi.
Evi :"Kau suka hadiahnya?"
Irwan :"Sangat suka tapi....sepertinya pakaianmu ini berlapis2 ya?"
Evi cuma tersenyum.Ia memang sengaja memakai model kimono yang agak kuno yang biasa dipakai pada zaman Heian.Pakaian berlapis2 yang disebut junihitoe.Ia ingin juliti Irwan.
Evi :"Wah kamu ganteng banget pakai kimono.Apalagi warnanya hitam...aduh...bener2 deh...apalah2 banget he he..."
         Irwan melihat Evi sambil memutar otak kayaknya.
Irwan :"Sekarang kita sudah bisa mulai?"
Evi :"Eeit!!Tunggu dulu!Aku tadi belajar cara menyajikan teh...sekarang aku mau praktek...kamu duduk di sini...nah aku mau sajikan teh buat kamu...kan kamu suami aku jadi aku harus bisa melayani kamu minum teh...sebentar kuambil dulu tehnya..."
Irwanpun duduk di depannya ada meja pendek gitu.Evi lalu menyajikan teh dengan cara khas Jepang.Irwan makin geregetan.
Upacara minum tehpun selesai.
Irwan :"Sekarang boleh dibuka hadiahnya?"
           Evi cuma mengangguk sambil menahan senyum.Dan kalian tahu apa yang terjadi?
Hampir setengah jam lebih Irwan coba melepas kimono yang dipakai Evi tapi hasilnya nol malah saking gemesnya Irwan mau gunting tuh kimono.
Evi pun menjauh gitu :"Eiit!Masak digunting!Ini mahal tahu.Kalo digunting mending ga usah aja.Aku tidur aja."
Irwan pun coba dengan cara lain yang bikin Evi malah jerit2 karena geli.
Irwan :"Susah amat!Dimana sih simpulnya?"
           Begitu gaduhnya mereka karena kimono itu sampai pemandu wisatanya mengetuk pintu kamar mereka.Evi dan Irwanpun membuka pintu dengan wajah tersipu.
Irwan :"We all right just joking...you know this is our first time in Biei.We will be more quiet.You can sleep now.Good night."
          Begitu Irwan menutup pintu,Evi merebahkan diri di kasur.
Evi :"Sudah kita tidur saja."
Irwan :"Lho ga bisa dong!"
Evi :"Sstt!!Jangan ribut!"
Irwan :"Aku tak akan menyerah...."
Evi :"Terserah!Aku mau tidur ngantuk...."
Irwan :"Masak tidur pakai itu?"
Evi :"Biarin,biar kamu ga bisa julitin aku...hi hi"
         Evi pun pura2 tidur eh lama2 tidur beneran.Irwan kesel gitu.Lalu saat Evi memiringkan badannya,membelakangi Irwan,Irwanpun mempelajari model pakaian yang dikenakan Evi....dan...
Evi bangun karena ada suara yang memanggil2 namanya.
Evi :"Sudah jam berapa?"
Irwan :"Masih malam kok.Sudah puas tidurnya?Kerasa dingin ga?"
         Evi memang merasa agak dingin tapi kok bisa pakaiannya kan tadi berlapis2.Dilihatnya Irwan memegang pakaian luarnya dengan penuh kemenangan.Ia kini hanya memakai bagian kimono yang lapisan dalam,pantas dingin.
Irwan :"Aku berhasil membuka pembungkus kadonya.Sekarang aku mau ambil hadiah utamanya...."
Evi :"Oh,No!"
........♡♡♡Sensor♡♡♡
        Itulah bila sama2 julit.Ok deh ....Selamat menikmati tujuh malam di Jepang buat pasangan kita.Eps selanjutnya mereka akan ke Korea Selatan.Disana ada surganya bagi pasangan yang lagi bulan madu.Ya ...Pulau Jeju.kayak apa sih korea?Ada pakaian tradisionalnya juga ga?He he...julit ya....****See you next eps****

Eps 66 ▪Tabir Kepalsuan :Come Toward The South

        Eps 66 ini bersubjudul 'Come Toward The South' artinya Menuju ke Selatan.
¤¤¤ Disini pasangan fave kita sampai ke Negara ke 3,Negerinya K pop...he he.Buat yang suka K pop,melodrama korea,artis2 korea....nih eps seputar Korea Selatan.¤¤¤
Seoul,ibu kota Korea Selatan....
         Hari masih pagi.Pasangan fave kita tiba di Korea kemarin sore.Sudah jadi habit buat sejoli kita kalo dah sampai di beda negara maka hari pertama mereka ga kemana2.Tapi dekem di kamar.Bobok manis.Evi bilang sih biar Irwan ga kecapekan.Bayangin aja dari Indonesia ke China penerbangannya bisa makan waktu 12 jam.Itu belum kalo transit ke Singapore dulu.
        Buat Irwan hari pertama adalah hari buat tidur.Biar fresh dan fit staminanya.
Kota Seoul adalah pusat bisnis dan budaya di Korsel.Di sana ada gedung pencakar langit.Irwan punya banyak relasi bisnis di Korea Selatan.Jadi salah satu rekan bisnisnya mengirimkan tiket konser nonton Super Junior dan Lee Min hoo kepadanya sebagai hadiah pernikahan.Evi kaget juga saat melihat tiket konser tersebut.
Evi :'Ini kan bintang Korea kesukaan Rizky...Kok Irwan bisa punya tiket konsernya...Rizky kan ngefans habis tuh sama si....siapa namanya susah banget ..Aha..Si Won....Coba ku telpon Rizky lagi ngapain ya dia di Indonesia..."
        Evi pelan2 melepas tangan Irwan yang merangkulnya.Irwan memang julit bahkan tangannya lebih julit he he....suka kemana-mana...
Tidur aja julit gimana kalau bangun ya....
Sukses lepas,Evi pelan2 turun dari ranjang.Dilihatnya Irwan sempat terusik tapi tidur lagi.[Pasti kecapekan tuh....hayo semalam ngapain hayo....hush!!]
Melihat Irwan pulas lagi,Evipun membetulkan selimut Irwan.Biar makin nyenyak tidurnya sang suami tercinta....cie...cie....perhatian sekali.Kan isteri yang baik.
         Evi lalu menghubungi adiknya.Rizky yang menerimanya langsung gegap gempita.
Rizky:"Ayah!!Kak Evi nih!!. ..Sampai dimana kak?"
Evi :"Korea Selatan.Ni lagi di hotel.Gimana kabar rumah?"
Rizky :"Baik kak.Rizky dah dapat sekolah di Jakarta.Sekolahnya bagus banget.Sekolahnya anak orang2 kaya gitu kayake."
Evi :"Lho kamu juga adik dari isteri orang kaya.Lupa ya?"
Rizky :"Oh iya ya kak Irwan kan kaya banget.Pantas dah minta kenalan tadi pas aku turun dari mobil.Om Ben yang ngantar tadi sekalian berangkat ke kantor."
Evi :"Ayah sehat kan?Mana ayah?"
        Rizky menyerahkan hpnya pada Hamdan Att.
Ayah Hamdan :"Evi,gimana perjalananmu?Ayah sehat di sini.Kamu juga kan?Dimana Nak Irwan?"
Evi terharu mendengar suara ayahnya.
Evi :"Perjalanannya menyenangkan Ayah.Tempat2nya benar2 indah.Evi juga sehat Ayah.Irwan masih tidur.Biasa ....."
Ayah Hamdan :"Kamu harus bersyukur punya suami sebaik dia.Oh ya ni Rizky ngebet mau bicara sama kamu ....Salam buat nak Irwan ya.Bilang makasih dari Ayah dah menyekolahkan Rizky di Jakarta."
Evi :"Pasti Ayah..."
        Evi memandang ke arah suaminya yang masih pulas.Hatinya tak henti2nya bersyukur karena berjodoh dengan Irwan.Jodoh memang tak bisa dinyana.Orang yang kita pikir jodoh kita ternyata malah ga berjodoh.Orang yang kita pikir ga mungkin berjodoh karena alasan segala macam eh malah jodoh.Jodoh itu rahasia Yang Kuasa.
Rizky :"Kak,Kalau di Korea jangan lupa foto dong ama Siwon Super Junior.Aku ngefans banget nih....Apalagi Super Junior kan mau ngadain konser di Incheon."
Evi :"Itu yang mau kakak bilang ke kamu.Kakak punya tiket konsernya kelas VIP lagi.Keren kan?"
Rizky :"Kok bisa?Hebat banget.Itu kan mahal dan susah dapetinnya.Mau....!!"
Evi :"Ini hadiah pernikahan dari relasi bisnis kak Irwan.Jadi free alias gratis tis2.Hebat ya Suami kakak?"
Rizky :"Kak Irwan gitu loh!Kawan2nya pasti juga orang2 Super kaya gitu.Jadi iri....kelas VIP lagi....fotoin yang banyak Kak.Please...."
Evi :"Iya...udah dulu ya...kak Irwan kayaknya bangun nih....bisa heboh nanti kalo tahu kakak ga di sampingnya....he he.Dah Rizky.Salam buat semua keluarga di sana."
Rizky :"Kak Irwan memang super heboh kalo menyangkut kak Evi.Padahal kak Evi ga pakai pelet lho tapi kok bisa segitunya ya cintanya?.Bilang ama kak Irwan makasih buat sekolah Rizky ya.Bye.."
        Evi tersenyum mendengar kata2 terakhir Rizky.Iya ya kok Irwan bisa segitu dalamnya ya cinta ama dirinya?
Irwan mulai bangun,tangannya mencari2 sosok Evi yang biasanya ada disampingnya.Kok ga ada?Langsung deh matanya jadi melotot sebesar bola pingpong....tuing...tuing...
/beginilah bila sedang jatuh cinta mata ngantuk jadi melotot..../
Irwan :"Evi...Sayang kamu dimana?"
        Evi segera mendekati suaminya.Irwan langsung main peluk aja.Ketakutan banget sih kayaknya....
Irwan :"Kamu bikin aku takut tahu....Jangan jauh2 dari aku....Aku ga mau kamu jauh dari aku...."
Evi :"Iye..maaf habis aku takut ganggu makanya aku bicara agak jauh ....habis kamu pulas banget sih kayaknya capek ya...."
Irwan :"Kan kamu yang bikin aku jadi kayak gini...he he Tapi aku masih punya energi kok...ga percaya.?"
Evi langsung kabur dari Irwan...ya mereka kejar2an lagi...endingnya piye ya...Endingnya disensor aja.he he
         Sorenya mereka lihat konser Super Junior di Incheon.Incheon memiliki lebih dari semuanya.Seni,hiburan,fashion,sejarah dan alam.Kota ini sedang mengalami pengembangan real estate mewah dengan target proyeksi akan selesai tahun ini.Ramai banget konsernya.Irwan juga bertemu relasi bisnisnya di sana.Malah karena relasi bisnisnya orang top di sana maka dapat kesempatan foto khusus ama Siwon dan Lee Min Hoo.Wow keren...!!Evi seneng banget bisa foto ama mereka.Tapi ada yang cemburu lho....Ha ha...Pak Presdir sampai ga konsent diajak ngobrol ama relasi bisnisnya,gara2 Evi foto mesra gitu...ama cowok 2 super ganteng lagi.Lee Min Hoo gitu loh...pemeran The Heirs.Melodrama fave ku...he he.
Relasi bisnis :"I think you really love your wife,Mr Irwan...I can see that in your eyes.Your eyes tell everything in your heart.She is capture your heart.You really love her."
Irwan :"Yes,you are right.I really love her.I will do everything to see her smile.I never feel like this before."
Irwan's friend :"That is love.You will give up everything for love.Interesting.Finding love ia more precious than anything else.Congratulation,You have find the most precious thing in the world.Be happy with her.Never let her go!"
Irwan :"Thank you.I will never let her go from my life.I will always love her.Always."
/Always....lagune Bon Jovi/
I like that song.Always make me feel in the forest.Ok dah pagi nih di Solo...Aku mau siap2 ke ....oya libur ding...Gimana ya kalau Irwan jealous ya?Ntar deh di eps selanjutnya....****see you next eps****

Eps 67 ★★Tabir Kepalsuan :Make A Way

         Eps 67 Bersubjudul'Make A Way' artinya 'Membuka/membuat jalan'.Jalan apa sih yang dimaksud?
/Jalan sore...kita berjalan - jalan sore2./
Sebuah jalan yang akan mengubah salah satu dari pasangan fave kita.Maksudnya?
Biar ga bingung yuk kita mulai ceritanya....
Evi masih asyik foto2 dengan Si Won dan Lee Min Ho,ia tak menyadari bahwa Irwan cemburu.Irwan sampai menghabiskan minuman banyak sekali saking kesalnya.Lalu datanglah Park Shin Ye mencari Lee Min Ho.Irwanpun punya ide julit.Ia mendekati Park Shin Ye dan minta foto bareng.
Irwan :"May I have a picture with you?I am your fans from Indonesia."
         Tentu saja Park Shin Ye bersedia.Merekapun foto2.Evi melirik ke arah Irwan.Melihat suaminya dengan wanita lain,hati Evi langsung kesal.Ia cemburu.Ia lalu permisi ke toilet sambil menahan air mata.
Teman bisnis Irwan mendekati Irwan dan berbisik :"I think you must talk with your wife now.She look sad and almost crying."
Irwan :"Where is she?"
Irwan's friend :"She said she want to go to the bathroom.Go now before you lose her.!"
Irwan :"Thank you for everything.I must go now."
Irwan berlari ke arah toilet wanita.Lama dinanti tak keluar2 juga.Dihubunginya Hpnya juga ga diangkat.Takut terjadi apa2 Irwan masuk ke toilet.Tapi tak ada siapapun di sana.Kemana Evi?
         Irwan mulai panik.Ia bertanya pada setiap orang yang ia jumpai.
Irwan :"Do you see a woman with eksotic skin,black hair arround here?"
Stranger:"I saw she go out there.There is a park there may be she go there."
Irwan:"Thank you for your information."
Irwan pergi ke arah yang ditunjuk orang itu.Memang ada sebuah taman di dekat tempat konser.Irwan mencari di area yang banyak pohonnya.Karena ia ingat kata2 Evi saat di pantai dulu,"Kalau aku sedih aku suka melihat pepohonan."
Benar dugaannya,Evi ada di sana.Sedang menangis.Lega hati Irwan melihat Evi tidak apa2.Didekatinya isterinya itu,Evi segera menghapus air matanya.
Irwan :"Sayang ,kenapa kau pergi tanpa bilang padaku?Aku bingung mencarimu.Kau kenapa?Kau marah sama aku?"
          Evi malah mengalihkan pandangannya.
Irwan :"Kalo gitu aku juga marah ah..kamu juga bikin aku bete tadi..."
Evi masih diam.Namun ia terus mendengarkan ucapan Irwan.
Irwan :"Apaan tuh foto2 mesra ama cowok2 ganteng,kepala berdekatan,sok mesra gitu...lama lagi...."
Evi masih diem.Mukanya masih sedih.
Irwan :"Sayang jangan diem terus dong!Aku yang harusnya marah bukan kamu.Jelek lho kalo marah."
Evi :"Biarin."
Irwan :"Hari sudah malam.Berbahaya bila kita diluar begini.Ayo kita kembali ke hotel dulu.Baru nanti kita bicara lagi disana.Marahnya bersambung dulu ya?"
          Evipun menurut.Mereka lalu kembali ke Hotel.
Usai mandi semua,merekapun makan malam di kamar saja.Irwan tak mau makan walaupun perutnya terus saja berbunyi.
Irwan :"Jangan marah terus,baru aku mau makan."
Evi teringat pesan ayahnya untuk menjaga suaminya,iapun menyuapi Irwan.
Evi :"Kita hanya kurang komunikasi.Kau tak suka dengan sikapku tapi kau tak bilang padaku dan demikianpun aku padamu."
Irwan bicara sambil makan,"Iya aku ga suka kamu...dipegang pundaknya ama aktor-aktor itu.Hanya aku yang berhak."
Evi :"Aku juga ga suka kamu pegang2 perempuan lain seperti tadi.Ga boleh kayak gitu!Hanya boleh mesra gitu kalo sama aku.Kan aku isterimu.Katanya cintanya cuma sama aku?"
Irwan :"Itu cuma buat narik perhatian kamu aja.Enak aja kamu mesra2an ama cowok lain.Aku balas dengan cara yang sama.He he"
Evi :"Main panas2an nih ceritanya?"
Irwan :"Ga lagi deh.Aku menyesal rasa takutku kehilangan kamu jauh lebih besar daripada rasa marahku."
Evi :"Aku juga salah sih ga peka ama perasaan kamu.Maafin Evi ya...Cinta aku hanya buat kamu,buat Irwan seorang.Janji!"
         Irwan merasa sangat bahagia.Diraihnya Evi ke pangkuannya.
Evi :"Eitt!!Ini gimana makannya?"
Irwan :"Makannya sambil dipangku dong."
Bener kata orang,kalo kita mau bikin orang curhat ama kita ajak dia makan.Saat makan orang akan lebih open gitu katanya.Malah kata orang,cara meraih hati pria itu lewat perutnya.Pantas ya kakak aku itu selalu peduli banget kalo soal makan suaminya.Malam sekalipun mau makan apa dibuatin.Padahal kakakku gemuk badane,suaminya kalo libur gitu ya dirumah main ama 2 jagoannya.Prince charming and Dim2.Dua anak itu kalo ayahnya datang kayak fans berat gitu langsung nemplok terus.Bener2 heboh deh.Kalo perempuan lewat sentuhan alias perhatian.Kasih pujian,Kasih hadiah he he.
Evi terus menyuapi Irwan.Yang disuapi malah menyandarkan kepalanya di badan sang isteri.
Irwan :"Kamu kayak ngefans ya ama 2 artis tadi?"
Evi :"Kalau Siwon,Rizky yang ngefans banget.Dia yang minta foto2nya.Kalo Lee Min Ho sukanya gara2 lihat melodrama yang dibintangi dia.The Heirs.Lihatnya juga pas di rumah kamu."
Irwan :"Kamu lihat koleksi film aku ya?"
Evi :"Iya,tapi aku paling suka yang The Heirs.Soalnya aku ga ada kegiatan begitu kamu berangkat kerja,semuanya dah ada pembantu.Daripada manyun ga jelas aku lihat film aja."
Irwan :"Aku dapat kaset The Heirs itu dari relasi bisnisku tadi.Dia tahu aku suka Kpop.Dan ia pernah ke Indonesia terus lihat hubungan aku sama Kak Danang ga harmonis gitu.Lalu ia kasih aku film The Heirs itu sebagai bentuk dukungan seorang teman.Katanya aku mirip Kim Tan di film itu.Jalan ceritanya maksudnya bukan wajahnya he he...."
Evi :"Kamu ga kalah ganteng kok.Menurutku malah mirip lho he he..."
Irwan :"Ah yang bener..?Cinta kita juga mirip Kim Tan dan Cha En Sang ya?"
         Evi menyandarkan kepalanya di pundak Irwan,"Iya ya.Kita ketemu di tempat yang jauh dari Jakarta.Mereka ketemu di Amerika.Kita di Masamba.Kamu ga kelihatan anak orang kaya pas kita ketemu pertama.Cha En Sang juga ga nyangka kalo Kim Tan anak kedua Keluarga kaya raya."
Irwan :"Bedanya ada juga.Kalo di kisah kita kak Danang punya hati ke kamu.Kalo di The Heirs sang kakak cuma meributkan soal perusahaan dan keluarga."
Evi :"Tapi di The Heirs mereka akhirnya rukun lagi.Malah saling bahu membahu membangun bisnis keluarga.Dan yang paling kusuka adalah Kim Tan tetap mempertahankan Cha En Sang di sisinya.Meski ditentang begitu rupa oleh ayahnya.Romantis deh filmnya sampai nangis lihatnya."
Irwan :"Anggap aja aku Kim Tan he he..."
Evi :"Bagi aku kamu tetap Irwanku,pria yang akan selalu kucintai ....selamanya."
Irwan :"Bagiku kamu juga satu2nya yang bisa masuk begitu dalam di hati aku.Tak ada yang sanggup menyentuh hatiku seperti kamu.I love you Evi Masamba."
Irwan ingat kata2 Evi tadi kalo dia ga ada kegiatan di rumah bila pergi kerja.Ia punya ide bagus.
Irwan :"Sayang,kamu kan ga ada kegiatan kalo di rumah.Gimana kalo kamu belajar vokl aja.Suaramu kan bagus siapa tahu bisa jadi buat album sendiri.Sekalian ngisi waktu luang.Lagian kamu suka nyanyi kan?Daripada jadi penyanyi kamar mandi kenapa ga jadi penyanyi beneran?Mama punya kenalan banyak,pasti ada yang mau jadi guru vokal kamu.Lagian siapa sih yang ga mau ngajari isteri seorang Irwan Sutedja?He he bercanda...."
        Evi seneng banget dengar ide suaminya,"Mau banget!Makasih sayang!Kamu perhatian sekali sih sama aku....makin cinta deh ama si pipi tembem ini."
Irwan :"Lagian kak Nurbayan kan janji mau bikinin lagu buat kamu.Inget ga?"
Evi :"Iya ya.Lagu kayak apa ya yang cocok ama vokal aku?"
Irwan :"Moga aja sebuah lagu yang akan mengingatkan kamu akan aku terus.He he..."
/Wahai sang bayu kabarkan kepadanya...tanpanya kehampaan yang kurasa...masih adakah aku di muara hatimu kasih....di sini ku di sini menunggumu di pelabuhan rindu.../
Makan malam sudah selesai.Irwan menggendong isterinya ke arah tempat tidur.
Irwan :"Bed time..."
Evi :"Ini baru jam berapa?..."
Irwan :"Ini akibatnya kalo bikin suami cemburu..."
Evi :"Alasan...."
         Kita biarin aja mereka.he he.Pada penasaran ga besok mereka kemana aja?
Wah siap2 nih....Evi nanti diajari siapa ya?Ada satu nama belum kumunculkan di cerbungku...Jawabannya ntar ya...****see you next eps****

Eps 68 •••Tabir Kepalsuan : What Hour
         Incheon,Korea Selatan....
       Esok harinya Irwan mengajak sang isteri ke toko desainer di distrik Bupyeong.Korea kan terkenal dengan fashionnya.Banyak model fashion Korea yang jadi trendcenter di Indonesia.
Evi :"Sayang,pakaianku kan masih banyak.Koleksi dari kak Igun masih banyak yang belum kupakai.Masak sudah beli lagi?"
Irwan :"Mumpung di Korea.Lagian kamu kan isteri Presdir jadi penampilan harus dijaga.Soal cost jangan dipikirin.Pilih yang kamu suka.Ini bagus buat kamu.Simple,ga terlalu banyak pernik,dan membuatmu terlihat anggun.Coba deh!"
Evi tak mau membantah.Dicobanya semua baju yang dipilihkan Irwan.Puas berbelanja pakaian,mereka menuju ke Pulau Jeju.
Pulau ini sangat terkenal keindahannya.Jeju adalah tujuan bulan madu yang populer karena matahari terbit dan matahari terbenamnya yang romantis.Pantai berpasirnya juga sangat indah.
         Evi dan Irwan kejar2an di pantai.Ga bosan ya mereka kejar2an melulu....
Irwan :"Evi,sini!Ayo aku gendong...kamu naik ke punggung aku...ayo!"
Evi nampak ragu..
          Irwan yang sudah jongkok jadi heran melihat isterinya malah diam.
Irwan :"Kamu kenapa?Takut aku gendong?Takut aku ga kuat gendong kamu?Badanku kuat ya...berisi,berotot juga...lihat nih otot trisep dan bisepku!"
Evi :"Aku cuma keinget film korea judulnya Princess...Princess apa ya?"
Irwan :"Princess Hours kan?Yang ceritanya tentang Kerajaan di zaman modern kan?"
Evi :"Kok tahu?"
Irwan :"Itu melodrama fave Mama.Kalo lihat itu Mama dan Mb Aty itu sampai lupa segalanya.Kadang mereka tertawa terpingkal2,kadang nangis,kadang bisa senyum2 sendiri.Jadi kangen denger suara mereka."
Evi :"Telpon aja kemarin aku juga telpon Rizky dan Ayah.Mereka bilang terima kasih sama kamu sudah menyekolahkan Rizky di Jakarta.Sekolahnya bagus lagi.Aku juga mau berterima kasih sama kamu.Makasih ya Sayang,kamu dah perhatikan keluarga aku.Hidup kami jadi lebih baik,ga pusing lagi dengan besok makan apa,biaya sekolah bagaimana....semua sudah kamu cukupi malah berlebih.Aku tak tahu harus bilang apa ke kamu."
Irwan berdiri dan meraih Evi dalam pelukannya.
Irwan :"Aku tak ingin ucapan terima kasih...yang kuinginkan adalah cintamu dan kebahagiaanmu.Apa kau bahagia menjadi isteriku?"
          Evi memandang suaminya lalu menggeleng.
Irwan :"Kok geleng kepala?Berarti kamu tidak bahagia dong."
Irwan tampak kecewa.Evi tersenyum julit gitu,"Memang tidak....tidak diragukan lagi maksudnya he he...kena deh Pangeran Julitnya ha ha...."
Evi langsung lari lagi sambil mengejek Irwan.
Irwan :"Awas ya!Berani ngerjain Pangeran Julit,....Evi tunggu!!"
          Matahari hampir terbenam,tampak Irwan menggendong Evi sambil menyusuri pantai.
Evi :"Jadi inget film Endless Love ya?"
Irwan :"Film sedih yang melegenda itu ya?"
Evi :"Iya...kisah cinta yang sangat menguras air mata.Sayang endingnya tragis ya?"
Irwan :"Tapi mereka selalu bersama ya bahkan meninggalpun bersama ya?Romantis.."
Evi :"Ga aku ga mau kisah kita begitu..
aku mau kita selalu bersama.Jangan sampai berakhir tragis seperti mereka.Kamu ga boleh ninggalin aku.Aku ga ijinin.Aku akan selalu doain dan puasa buat kamu.Biar kamu selalu dilindungi,sehat dan cinta kita abadi."
Irwan :"Laut ini saksinya bahwa kita akan selalu saling mencintai,selalu kan bersama,selalu saling merindukan.Lihat sunset!"
          Evi turun dari punggung Irwan dan melihat ke arah cakrawala.
Evi :"Wow!Indah sekali....pantas banyak yang bilang pantai di sini sangat indah."
Irwan memeluk Evi dari belakang,"Tapi kamulah yang terindah buat aku.O ya habis ini kita coba restoran di sini ya.Coba makanan laut lokal bagaimana?"
Evi :"Boleh.Tapi bentar lagi ya....suasana begini mengingatkan aku akan pantai kesayanganmu.Pantai cinta kita.Waktu itu kau...."
Irwan :"Aku kenapa...?"
Evi jadi malu ....First kiss ya?
        Irwan berbisik di telinga Evi :"Bilang saja mau Second kiss ya..?Boleh...."
Evi :"Bukan second lagi...nih udah kiss ke berapa ya?"
Irwan :"Naughty Kiss aja namanya...."
Evi :"Itukan melodrama yang dibintangi Kim Hyun Jong..."
Irwan :"Hot kiss aja....bagaimana?"
Evi :"Udah ...kita cari makan yuk!Lapar nih..."
Irwan :"Lha kissnya belum...?"
Evi :"Dirapel nanti malam aja....he he."
Irwan :"Siap 86!!Sekarang saatnya kuliner,makan yang banyak buat energi nanti malam sip sip!"
Evi :"Heran deh kalo malam tiba cerianya bukan main nih Pak Presdir..."
Mereka lalu makan di restoran yang ada di daerah itu.
         Tampak para pelayan restoran memakai pakaian tradisional korea.Namanya Hanbok.
Evi memperhatikan dengan seksama pakaian mereka.
Irwan :"Jangan coba2 pakai cara seperti di Jepang ya...No tradisional costum tonight and ever....!"
Evi :"Kenapa?Pakaian tradisional itu sangat indah tahu?"
Irwan :"Memang indah....sangat indah....apalagi saat melepasnya....benar2 indah."
         Evi geli melihat ekspresi wajah Irwan yang lucu.Irwan pasti trauma dengan kimono 12 lapis yang dulu ia pakai.Kasihan Irwan he he
Banyak tempat di Korsel yang mereka kunjungi.Ada Busan,sebuah kota kedua terbesar di Korea.Di sana ada The Temple Beomeosa,sebuah kuil Buddha yang terletak jauh di dalam pegunungan.Tak lupa mengunjungi Jeonju,sebuah kota yang telah dianggap oleh UNESCO sebagai kota kreatif untuk Gastronomi.Kota yang dicintai karena masakannya.Irwan dan Evi kebetulan suka sekali wisata kuliner jadi mereka tak melewatkan menikmati masakan khas daerah hangat seperti bibimbap dan kongnamul gukbap.Korea membuat pasangan kita jadi kekenyangan. he he
          Irwan menghubungi Mamanya saat mereka mau menuju Hongkong.
Irwan :"Ma,gimana kondisi Mama?Sehat kan?Irwan ama Evi lagi nunggu penerbangan ke Hongkong."
Inul :"Putra Mama,seneng banget denger kalian dah mau sampai Hongkong.Mama sehat.Evi gimana seneng ga lihat kota2 di luar negeri?"
Irwan :"Seneng banget Ma.Apalagi di Incheon,ketemu bintang kesayangan gitu...."
          Evi yang didekat Irwan berkata,"Bohong Ma,Irwan tuh yang ketemu artis idolanya..."
Inul :"Wah...pasti seru banget tuh!Jangan bertengkar lho ya di sana...yang rukun ya?"
Irwan :"Tenang Ma kita rukun banget kok apalagi kalo malam he he..."
Evi :'Mulai deh....'
Irwan :"O ya Ma aku mau Evi belajar vokal nanti usai tour ini.Biar ada kegiatan gitu.Mama bantu Irwan nyari guru vokalnya ya?"
Inul :"Mama setuju lagian suara Evi kan bagus.Gimana kalo Nassar?Dia bagus lho."
Irwan :"Terserah Mama aja.Tapi Irwan setuju kalo kak Nassar yang jadi kandidat."
Inul :"Ok nanti Mama hubungi Nassar."
Irwan :"Ok Ma,Makasih.Sampai sini dulu ya Ma,pesawatnya mau berangkat.Salam dari Evi juga.Love you Mom!"
Inul :"Bye Honey!"
         Evi dan Irwan menuju Hongkong.Apa yang menarik dari Hongkong?Banyak TKI bekerja di Hongkong,salah satunya ponakan aku.he he.Wah Motogp Indianapolis mau main.Siap2 nonton ah...****see you next eps****

Eps 69 ←☆→Tabir Kepalsuan : In Your Eyes

         Evi manggut2 dengerin Irwan cerita soal sejarah Hongkong.
Evi :"Jadi Hongkong adalah bagian dari negara Cina?"
Irwan :"Iya.Jadi kita bukan tour 5 negara tapi 4 negara."
Evi :"Kenapa ga jadiin satu aja pas kita ke Cina?"
Irwan :"Bagi para bisnisman Hongkong adalah kota yang istimewa karena Hongkong adalah pusat keuangan ketiga terpenting setelah New York dan London."
Evi :"Wah kalau bicara bisnis kamu jagonya deh...aku ga ngerti.Jadi minder....gimana nanti kalau aku ikut kamu menghadiri acara2 jamuan bisnis gitu ya...."
        Evi nampak sedih membayangkan betapa kikuknya dia di acara2 begitu.Irwan meraih jemari isterinya dan mengangkat dagu sang isteri yang tertunduk.
Irwan :"Aku menikahimu bukan untuk bisnis aku tapi untuk mendampingiku seumur hidup aku.Jadi kau tak perlu tahu banyak hal cukup satu saja...."
Evi memandang mata suaminya,mata itu penuh penghargaan,penuh cinta,penuh kasih sayang terhadapnya.
Evi :"Apa itu?"
Irwan :"Kau cukup tahu bagaimana mencintaiku....itu saja.Sekarang senyum dulu dong....Nah gitu makin cantik."
         Evi tersenyum lalu memeluk suaminya penuh haru.Moment2 seperti inilah yang indah bagi mereka.Melihat Hongkong dari kamar hotel mereka.Sungguh pemandangan kota yang menawan.Jajaran gedung2 pencakar langit yang gemerlapan bertabur cahaya.Keadaan geografis Hongkong yang terletak di pantai selatan Cina membuatnya menjadi pintu gerbang antara Timur dan Barat.Tak heran jika Hongkong menjadi pusat aktivitas perdagangan internasional.Hongkong beriklim sub tropis dengan beberapa musim yang berbeda.Sekarang sedang musim panas.Suhu bisa meningkat menjadi 31°C.
Irwan :"Banyak hal yang bisa kita lakukan di Hongkong.Kita bisa menikmati landskap kota dari puncak gedung pencakar langit.Kamu pilih mana spotnya;di Victoria Peak yang populer atau sambil bersantap di Wooloomool Steakhouse?"
Evi :"Steak?Jadi inget kejadian di restoran dulu ama Miss R he he...ga ah ntar kamu malah inget dia...di Victoria Peak aja."
Irwan :"Masih aja cemburu....kan aku sudah jadi milik kamu sekarang....tapi aku senang kalo kamu cemburu...itu artinya kamu cinta sama aku.hi..hi"
Evi :"Jelas cinta dong...suami sebaik ini kok ga disayang gimana...sudah hatinya baik,cintanya tulus,perkataannya manis,wajahnya ganteng dan...julitnya aduh....bikin kangen."
          Irwan sangat bahagia mendengar perkataan isterinya.
Irwan :"Aku juga bangga ama kamu....orangnya sederhana,sangat penyayang,apa adanya,lucu,makin hari makin cantik,menghibur dan....sama julitnya kayak aku he he."
Evi :"Tumben kamu ga cepet2 tidur?Ini sudah jam 8 malam lho..."
Irwan :"Inilah yang menarik dari Hongkong.Ada pertunjukan lampu kota yang dikenal dengan Symphony of Lights setiap pukul 8 malam.Lebih dari 40 gedung di kedua sisi pelabuhan berpartisipasi dalam atraksi pertunjukan multimedia permanen terbesar di dunia menurut Guiness World Records ini.Makanya aku pilih hotel ini karena viewnya paling bagus buat lihat pertunjukan itu.Tuh sudah mulai..Bagus kan?"
Evi melihat dengan takjub.Gedung2 seperti sedang memainkan nada cuma lewat sorot cahaya.
Evi :"Apa ada temanya ya?"
Irwan :"Setidaknya ada 5 tema yang dipertunjukkan yaitu Awakening,Energy,Heritage,Partnership dan Celebration."
Evi :"Kamu sering ke sini ya?Hafal bener...Hayo sama siapa?Jangan bilang sama cewek ya....awas nanti !"
Irwan :"Kamu curigaan banget sih...Paling sama Om Ben atau Albi.Biasa urusan bisnis.Aku tuh susah deket ama cewek."
Evi :"Ah masa?..
           Sementara pasangan romantis kita sedang enjoy their first night in Hongkong,ada satu sosok yang juga sudah tiba di Hongkong.Siapa ?Danang??....
Wuihhh...wajahnya langsung pada tegang ya?...Penulisnya julit.Bukan ....Yang mau konser di Victoria Park dong.Siapa lagi kalo bukan....Irwan Sumenep.Ha?????Irwan Sumenep ada di Hongkong?Iya.Kan penggemarnya banyak buanget tuh.Para TKI sayang ama Irwan.Victoria Park itu terkenal sebagai kampung orang Indonesia saking banyaknya TKI yang ngumpul2 di sini kalau hari Minggu.Sebagai taman terbesar di Hongkong Island,taman ini memang memiliki fasilitas yang lengkap.Ada yang berbayar seperti:Bowling Green,Tennis Court tapi ada juga yang gratis seperti Children Playground,Basketball Court,Fitness Station dan Jogging Trail.             
Irwan Sutedja dan Isterinya pergi jalan2 ke Victoria Park esok harinya.Bertepatan dengan konsernya idola kita Irwan Sumenep.Kebetulan juga sama2 pakai baju putih.Cuma kalo Pak Presdir suka yang lengan panjang.Biasa kaum bisnisman.
Evi :"Wah indah ya....ga kalah sama Biei."
Irwan :"Lebih indah lagi kalo di bulan Maret dan September."
Evi :"Memang ada apa di bulan itu?"
Irwan :"Kalo di bulan Maret diadakan Hongkong Flower Show yang merubah Victoria Park menjadi taman sejuta bunga."
Evi :"Seperti Biei dong....Kalo September?"
Irwan :"Kalo September saat Mid Autumn Festival yaitu festival lampion.Bisa kamu bayangkan?"
Evi :"Wah jadi inget film animasi Tangled.Rapunzel dan Eugene.Mereka naik perahu kayu lihat lampion.Romantis banget...."
           /Perahu kayu dimana nahkodaku tanpanya kehampaan yang kurasa..../
Irwan :"Kamu bener2 pecinta dongeng ya...anggap aja aku pangeran di negeri dongeng he he..."
          Evi bersandar di lengan suaminya,"Kamu adalah pangeran di hati aku....selamanya."
Lagi asyik2nya mereka berjalan santai tiba2 datang serombongan orang mengerumuni mereka memanggil2 nama Irwan.
Fans:"Irwaaan!Irwan di sini! Minta foto dong!...Tanda tangan dong!"
Evi jadi kaget.Siapa mereka itu?Mereka langsung mendesak mendekati Irwan.
           Evi coba berpegangan terus pada tangan Irwan tapi jumlah mereka begitu banyak.Irwan dan Evipun terpisah....
Evi :"Irwan!!...Irwan!!"
Irwan :"Evi!!....Evi!!"
Evi ketakutan dan tanpa sadar menabrak seseorang....tapi alangkah terkejutnya ia saat ia melihat siapa yang ia tabrak.
Evi :"Irwan???"
Pangeran Sumenep :"Iya memang aku Irwan..."
          Evi memandang tak percaya....pria yang ada di hadapannya benar2 bak pinang dibelah dua dengan suaminya.Mirip banget.[ Ya jelas lah ....yang main sama he he...ini kan ide nyleneh penulis]
Evi :"Bagaimana bisa?Kau kan ada di sana?"
Evi melihat ke arah Irwan yang dikerubuti para penggemar yang salah sangka.
Tampak Pak Presdir coba melepaskan dirinya dari kepungan massa.
Lalu ia melihat ke arah pria berbaju putih di hadapannya.
Evi :"Namamu juga Irwan?"
Pangeran Sumenep:"Iya nama asliku Irwan Krisdiyanto...ini konser pertamaku di Hongkong.Hongkong panas ya..."
          Irwan mengusap wajahnya dengan tissue.
Kini Evi mengerti kenapa suaminya dikerubuti penggemar.Mereka salah orang.Habis mirip banget.
Evi :"Jadi mereka itu fansmu?Kumohon tolong beritahu penggemarmu bahwa pria yang mirip kamu itu adalah suamiku dan bahwa dia bukan kamu...walaupun nama kalian sama2 Irwan...dan wajah kalian juga sama persis...aku mohon ya...."
          Irwan Sumenep melihat ke arah penggemarnya.Para fans pun jadi bingung.Kok ada 2?Mana Irwan yang mereka puja?
Irwan Sumenep :"Pria itu suamimu?Kalian dari Indonesia juga?"
Evi :"Iya dia suamiku.Namanya Irwan Sutedja.Maaf aku lupa memperkenalkan diri namaku ....Evi ...Aku dan suamiku sedang tour di sini.Kami baru saja menikah...Kumohon tolong beritahu penggemarmu bahwa dia bukan dirimu...bahwa mereka salah orang."
Irwan Sumenep lalu memanggil para fansnya :"Irwanqu!!Hayo kita goyang lagi!!"
         Langsung deh fansnya mengenali Irwan yang asli.Pak Presdirpun bebas dan segera memeluk Evi.Irwan melihat mereka dengan tersenyum.Romantis amat pasangan ini,pikirnya.he he...kali.....
Pak Presdir :"Kamu gpp kan sayang?"
Evi :"Gpp.Oh ya ini orang yang nolong kita...dan juga yang jadi penyebab kita sampai dikerubuti kayak tadi..."
        Kedua Irwan saling pandang dari bawah sampai atas.Dari atas sampai bawah.
Pak Presdir :"Anda mirip sekali dengan saya.Pantas mereka mengira saya adalah Anda.Kenalkan nama saya Irwan sutedja.Terima kasih sudah menolong saya."
Pangeran Sumenep :"Iya ya kita mirip banget.Kayak kembar.Bajunya sama2 putih lagi.Pantas mereka salah sangka.Saya seorang penyanyi.Ini kali pertama saya konser di Hongkong.Nama saya Irwan Krisdiyanto.Biasa dipanggil Irwan Sumenep.Senang bisa jumpa dengan orang Indonesia di sini.O ya selamat atas pernikahannya.Maaf saya harus kembali ke panggung.Maafkan fans saya tadi.Senang berjumpa dengan kalian."
Evi :"Terima kasih ya...maaf sudah mengganggu konser kamu.Semoga sukses terus."
          Merekapun berpisah.Irwan melanjutkan konsernya.Pasangan kita melanjutkan tournya.
Irwan Sutedja :"Kalau tadi kami berdiri dengan model baju sama,dandanan sama apa kau bisa membedakan kami?"
Evi :"Bisa!Kalian sama tapi tatapan mata kalian tidak sama.Caranya memandangku tidak sama dengan caramu memandangku."
Irwan :"Di mana bedanya?"
Evi :"Di rasa.Kamu memandangku penuh cinta.Penuh sayang.Aku bisa merasakannya hanya dengan tatapanmu saja."
Irwan :"Kalau begitu aku tidak khawatir deh...kamu memang cinta sejati aku.Tahu betul diriku.Ayo kita ke Victoria Peak!"
Evi :"Ayo!!"
          Akhirnya bisa juga mempertemukan dua Irwan he he...Gimana jalan2 mereka ya...?Kalian sempat tegang ga tadi?Kalo belum,tunggu nanti di Singapore!Ok deh **$33 u Next ep$***

Eps 70《¤》Tabir Kepalsuan : Direct Our Way
¤¤¤Eps 70¤¤¤
         Oke mari kita lanjut tour dulu di Hongkong.
¤¤¤》The Peak
         Menikmati landscape kota dari The Peak adalah salah satu kegiatan paling direkomendasikan saat berada di Hongkong.Tak terkecuali pasangan fave kita.Irwan mengajak Evi bulan madu ke luar negeri sebenarnya ingin menunjukkan kepada isterinya itu bahwa dunia itu penuh harapan,penuh hal2 yang tak kita sangka bisa ada,bahwa masih banyak hal yang belum kita tahu dan yang terutama adalah menambah wawasan sang isteri biar lebih pede bila gabung dengan isteri bisnisman yang lain.Makhlum Irwan kan seorang pimpinan tertinggi sebuah enterprise bisnis jadi pikirannya itu jauh kedepan.Ibarat yang lain baru satu langkah ia sudah 10 langkah di depan.Ia selalu memperhatikan reaksi Evi terhadap kota2 yang mereka kunjungi.
Irwan :"Apa pendapatmu tentang Hongkong?"
Evi :"Penuh gedung pencakar langit jadi kesannya modern dan dinamis.Kalau China lebih berkesan klasik,kalo Jepang ...aku suka Jepang....he he..."
Irwan :"Iyalah di sana kamu kan julit ama aku....ga usah senyum2 gitu....toh endingnya aku berhasil juga....segala sesuatu itu yang penting kan akhirnya....endingnya."
Evi :"Iya...ga julit lagi deh...maafin isterimu yang julit tapi ngangenin ini ya.?"
Irwan tak bisa tidak jadi luluh juga lihat Evi dengan wajah lucu memohon maaf darinya.
Irwan :"Ternyata enak ya punya isteri...Ada yang merhatiin,ada yang nemeni,ada yang bisa diajak ngobrol dengan nyaman,juga ada yang bisa dijulitin he he..."
Evi :"Dasar pangeran julit....o ya tadi baru Jepang ya ...kalo Korea aku suka pas di pulau Jeju...romantis gitu...kayak lagi berperan di drama2 Korea he he..."
Irwan :"Kalo aku yang paling suka di China itu Great Wall.Buat aku jadi inget ama Ayah.Rasanya kayak beliau itu masih hidup gitu...."
         Evi menggenggam jemari suaminya erat2,ia tahu betapa berartinya figur Ayah bagi suaminya.Irwan tersenyum pada Evi.
Irwan :"Kalo Jepang aku suka model rumahnya yang khas dengan sliding door,tatami dan meja pendek.Terasa nyaman gitu...Kalo Korea aku suka pas di Seoul.Pas di hotel...he ...he"
Evi :"Awalnya aja mengharukan eh ending tetep aja ngeres....Hongkong terlihat cantik ya dari titik tertinggi ini...Hebat ya para arsitek yang merancang gedung2 itu.Bisa bagus gitu.."
Irwan :"Gedung2 pencakar langit,pelabuhan Victoria serta hijaunya kawasan New Teritorial terlihat jelas dari sini."
Evi :"Kurasa kalo malam gemerlap lampu kota akan menambah indah suasananya."
Irwan :"Apalagi kalo kita datang sebelum matahari terbenam.Dari puncak ini kita bisa lihat gemerlap lampu kota yang berasal dari gedung2 tampak cantik saat satu per satu mulai menyala.Oya kita naik The Peak Tram yuk?"
Evi :"Apa itu ?"
Irwan :"Kereta kabel tercuram di dunia ini.Dulunya sih digunakan secara eksklusif oleh gubernur Inggris dan penduduk sekitar namun kini dibuka untuk publik.Mumpung masih jam segini.Ayo!"
         Usai puas naik The Peak Tram,mereka wisata kuliner dulu.
Irwan :"Habis ini aku akan mengajakmu ke gedung tertinggi di Hongkong.Namanya International Commerce Centre.Nanti kita akan menuju ke lantai 100."
Evi :"Wah pakai lift ya?..."
Irwan :"Kamu takut ya?Jadi inget waktu kita di lift dulu he he....asyik nanti bisa mengulang adegan waktu itu....kamu meluk aku mesra gitu...Apalagi kalo mau kita bisa naik elevator berkecepatan tinggi.Jadi kita bisa ke lantai 100 hanya dalam waktu 60 detik."
Evi :"Ga ah!Aku tak mau naik yang itu yang biasa aja lagian ngapain kita ke gedung itu?Apa yang menarik di sana?"
Irwan :"Disana ada Sky 100 Hongkong Observation Deck yang menawarkan pemandangan 360° Pelabuhan Victoria.Juga ada tour multimedia mengenai sejarah dan budaya Hongkong.Gimana?Tertarik?"
Evi :"Boleh."
         Irwan mengajak Evi ke tempat2 yang tak menguras energi.Biar Evi ga kelelahan.Tak lupa mereka juga mampir ke restoran apung di Pelabuhan Aberdeen,Museum Lilin Madame Tussaud dengan 100 koleksi boneka lilin dari para negarawan,olahragawan sampai artis dan seniman.Mereka juga belanja oleh2 di Causeway bay,salah satu pusat belanja paling top di Hongkong.Tak terasa sudah lama juga mereka di Hongkong.Kini mereka bersiap menuju negara terakhir.
¤¤¤》
Hari sudah hampir siang,Irwan juga sudah bangun dan sedang asyik bicara dengan temannya,teman bisnis yang tinggal di Singapore lewat hp tentu saja.
Irwan's friend:"Welcome to Singapore my friend.Enjoy my country.Really nice here."
Irwan :"I will.I am in Hotel Fullerton now."
Irwan's friend :"You must see Esplanade,China Town,Sentosa Island,Food Street,Haw Par Villa,Katong,...you like sea food right?"
Irwan :"I and my wife will visit that places.Come and join us.Bring your family too."
Irwan's friend :"Sure.We'd love to.I will show you the beautiful of Singapore.Ever you heard about Little India,Bugis Street,or Orchard Road?"
Irwan :"Yes but never have a chance to shopping there.Will you be my guide?"
Irwan's friend :"Yes,With my pleasure.Introduce me with your wife later,now I must prepare first.Wait for me ok?"
Irwan :"Yes,I will.See you soon.Bye."
        Irwan menutup telponnya dan mendekati Evi yang masih meringkuk di ranjang.Tumben malas amat Evi kok masih sleeping beauty.
Irwan:"Sayang,tumben kamu belum bangun?Sudah hampir siang lho.Kamu ga mau jalan2?"
Evi malah menarik selimut,"Aku masih ingin tiduran...malas bangun.Mau di kamar aja."
Irwan :"Bangun dong sayang,teman bisnis aku mau ajak kita keliling Singapore.Ayolah bangun...atau kamu ga enak badan?"
Evi :"Ga tahu nih bawaannya pingin di tempat tidur aja.Tapi demi kamu aku akan bangun deh...ntar pangeran julit ngambek lagi..."
Irwan :"Gitu dong...Putri Tidur....he ...he"
        Evi pun bangun tapi malah merasa pusing.Dan malah terhuyung2 gitu...Irwan segera menangkap tubuh isterinya.
Irwan :"Eiit!!Kamu kenapa?"
Evi :"Ga tahu tiba2 pusing.Mungkin kecapekan."
Irwan membaringkan Evi di ranjang lagi.
Irwan :"Ya udah kamu istirahat aja dulu.Aku akan hubungi temen aku."
Evi :"Jangan dibatalin...Aku gpp kok.Nanti habis sarapan pasti seger lagi.Aku tidur bentar aja ya?"
        Irwan membelai kepala isterinya,"Ya...tidurlah....jangan sampai sakit...aku sedih kalo kamu sakit...."
Wah Evi kenapa ya?.....sudah jam segini.Sampai sini dulu ya...***see you next eps***