Part 31
OLDEST PRINCE : Untuk Menjadi Seorang Pemimpin
Hey,morning every body!Sorry, saya pindah akun lagi sebab akun
sebelumnya ga bisa buat posting blog.Giliran pakai akun ini bisa.So,for a while
I will be in this account.Saya nemu pairing keren lagi yaitu pemeran utama
Sinetron 'Siapa Takut Jatuh Cinta',siapa lagi kalau bukan Verrel Bramasta dan
Natasha Wilona.Saya lihat mereka itu dapat chemistrynya seperti Varun Kapoor
dan Helly Shah.Kenapa ya saya suka artis dengan huruf depan V?Tapi tidak untuk
motogp.He..he...Kapan2 saya akan make a story about them.Wiloverell.Now let's
continue the story of Oldest Prince.
¤¤¤ RUMAH
SWARA...
Malam telah tiba,namun tak ada yang bisa tidur.Apalagi Swara,ia
mondar mandir di dalam kamarnya.Kebenaran bahwa ia adalah putri Raja Shekar
sungguh membuatnya tak bisa berhenti memikirkan tentang ayahnya itu.Swara ingat
bagaimana Raja Shekar selalu memberikan perhatian layaknya seorang ayah
kepadanya,'Rupanya Yang Mulia adalah ayahku.Ayah yang selama ini kupikir telah
gugur di medan pertempuran.Ayah...aku ingin sekali memelukmu.Bagaimana kau di
Maheswari sana,Ayah...?'
Bila Swara resah memikirkan tentang Raja Shekar,maka Sharmista
justru sedang menanyai Kissan perihal sikap Swara.
"Apa menurutmu Swara mendengar perbincangan kita?"tanya
Sharmista di ruang tengah.
Kissan bingung juga mau jawab apa,'Sepertinya Swara belum
memberitahu ibunya bahwa ia sudah tahu kalau Raja Shekar adalah ayahnya.Lalu
aku harus jawab apa ya?'
Sharmista melihat Kissan diam saja jadi heran,"Kenapa kau
diam,Kissan?"
Saat itulah Dida datang,"Ini sudah malam.Kenapa kalian belum
juga tidur.Sharmista,Nak Kissan pasti lelah dari perjalanan jauh.Lanjutkan
percakapan kalian besok pagi.Ayo,istirahat."
Kissan lega bisa terhindar dari kesulitan.Ia menarik nafas
lega kala Sharmista akhirnya masuk ke kamar Swara. Malam kian larut,tampak di
kejauhan segerombolan orang mengendap2 mendekati rumah Swara.Siapakah mereka?
***see you next part***
Part 32 OLDEST
PRINCE : Unto Thy Mercy
Lama sekali ga nulis.Tapi pembaca tenang aja saya itu tipe kalau
kerja harus tuntas.Alias sampai selesai.Akhir2 ini saya sibuk banget kerjaan
itu sampai numpuk.Ada yang minta rekap budgeting selama setahun,audit
internal,inputan seabrek,ulang tahun perusahaan,belum keseharian saya.Saya ga
tahu nih kepala tuh suka pusing apalagi kalau habis makan yang pakai MSG.Aduh kepala
itu sampai sakit banget.
Oh iya saya mau cerita soal pairing fave saya yang
kedua.Kemarin kan udah ada Sesskag.Sesshomaru dan Kagome.Pangeran Es dan gadis
yang ceria dan penyayang.Saya suka tokoh pria itu yang ga banyak cakap alias
anteng,ganteng dan berwibawa gitu.Nah selanjutnya ada Swasan,Sanskaar dan
Swara.Eh kebalik Swara dan Sanskaar.Saya suka film India sejak dulu.Tapi bener2
berkesan itu ya saat lihat Swaragini.Saya suka banget sama pemeran Sanskaar.Dia
itu bener2 menghayati dan dapat banget aktingnya.Sanskaar diperankan oleh Varun
Kapoor.Perannya itu ibarat perjalanan hati seorang pria dalam menemukan cinta
sejati.Sempat merana karena cinta pertamanya kandas akibat intrik,membawanya
pada kemelut keluarga dimana gadis yang dicintai sepupunya justru yang kemudian
membuatnya benar2 jatuh hati dan kebersamaan membuat gadis itu,Swara akhirnya
juga mencintai Sanskaar dan kemudian menjadi isterinya.Jodoh itu tak
terpikirkan oleh kita.Orang yang dulu berusaha menyakiti kita ternyata kemudian
bisa menjadi orang yang paling kita sayangi.
Gimana karakter Sanskaar?Dia itu lucu,smart,cerdik,berhati
lembut dan setia.Sedangkan Swara itu gadis yang penyayang,mudah
mengampuni,tidak pendendam,tabah,dan rela berkorban.Demi kebahagiaan adik tirinya,dia
melepaskan pria yang ia cintai saat itu.Demi menyatukan kembali orang tuanya,ia
menyusun strategi dibantu Sanskaar lewat pernikahan pura2.Tapi seiring
berjalannya waktu,cinta hadir diantara mereka.Sangat apik penulis ceritanya
membawa penonton menikmati proses cinta itu merekah.Pemeran Swara yaitu Si
cantik Helly Shah sangat piawai memerankan sosok Swara yang dewasa dan
cerdas.Membicarakan mereka tak ada habisnya.Mending simak kisah cinta mereka
versi saya he..he...Yuk lanjutin Oldest Princenya!Tum hi ho...A be tum hiho...
¤¤ RUMAH
SWARA...
Beberapa orang berpakaian hitam2 bergerak mendekati rumah
Swara.Misi mereka adalah satu.Melenyapkan seisi rumah Swara.Mereka ditugaskan
untuk membakar habis rumah itu.Panah berapi dilesatkan dan mereka segera
menyebarkan apinya. Sanskaar mencium bau asap dan melihat bahwa rumah Swara
terbakar,"Api!!Cepat keluar!!"
Kakek Prem panik
dan segera memberitahu yang lain,"Kebakaran!!"
Dida segera berusaha menyelamatkan barang2 yang berharga.Sementara
itu,api kian membesar.Sanskaar justru mendapat kilasan memorinya kala dulu ia
masuk perangkap Rajat. "Kebakaran...aku sepertinya pernah berada dalam
situasi ini.Dimana2 asap dan api juga teriakan minta tolong.Rumah penduduk
terbakar..."gumam Sanskaar.
Sharmista mengajak ibunya segera keluar dari
rumah,"Ibu,biarkan saja benda2 itu!Ayo kita segera keluar!!"
Swara ingat kain pemberian Nenek Suri,'Kain itu walau diberikan
dengan niat jahat namun itu pemberian Nenek.Aku akan menyimpannya.'
Sharmista heran melihat Swara kembali masuk ke dalam
rumah,"Shona!!Berbahaya masuk kembali ke sana!!"
Kissan segera menyusul Swara,"Swara!!"
Kobaran api dan tebalnya asap menghalangi pandangan
Kissan,"Swara!!Kau dimana?"
Swara sendiri
malah terjebak di dalam,"Kissan!!Aku disini!!Tolong
aku!!Uhukk!Uhuk!!"
Kissan segera mengambil kain basah dan memadamkan sebagian dari
api demi menyelamatkan Swara,"Swara kau tidak apa2?"
Swara lemas karena sesak nafas,Kissan segera meraih gadis itu
dalam gendongannya.Diluar Sharmista cemas,"Swara!!!Aku harus ke
dalam!!"
Dida mencegah putrinya,"Kissan sudah ke sana.Dia akan
menyelamatkan Swara kita.Kau disini saja!!"
Para penjahat melihat mereka dan hendak membunuh
mereka,"Kalian masih bisa selamat rupanya.Bunuh mereka!!"
Untunglah seseorang datang menyelamatkan mereka,"Berani
kalian hendak melukai anggota keluarga kerajaan!!"
Orang2 jahat itu kewalahan dan kabur semua.Kissan muncul membawa
Swara yang pingsan,nafasnya memburu.Usai meletakkan Swara di tempat yang
aman,ia merasakan kepalanya pusing,'Aku ingat seseorang memukul kepalaku saat
aku hendak menyelamatkan penduduk dari kebakaran.Aku ingat memakai baju
zirah.Aku sedang dalam pertempuran.Aku ...apakah aku dulu seorang prajurit?'
Kissan berkunang2,ia kemudian malah ambruk.Untunglah segera
ditangkap oleh pria penolong yang tadi,"Pangeran..."
Sharmista mendengarnya,'Pangeran?Apakah Nak Kissan adalah seorang
bangsawan?'
Siapakah pria penolong tadi?Apakah ia mengenal Sanskaar?***see you
next part***
Part 33 OLDEST
PRINCE : Blessed Is The Man
Kemarin sekitar jam 11 lebih saya bangun tidur dan merasa kamar
saya goyang.Saya pikir apa vertigo saya kambuh ya?Tapi kala lihat benda2 di
dekat saya juga bergoyang bahkan berbunyi maka sadarlah saya bahwa terjadi
lindu atau gempa bumi.Adik saya kebetulan lagi sama temannya di kamar juga
kerasa gempanya.Heboh deh langsung hunting berita di tv.Rupanya gempanya
terjadi dari Jawa Barat sampai Jawa Tengah.Pusat gempa di laut sih.Jarang2 lho
Solo dilanda gempa.Biasanya kalau sampai Solo gempa maka bakal nasional deh
skala bencananya.Baiklah jangan bahas gempa terus sebab saya mau bahas new
ticket.Sekarang kita memasuki tiket B.Satu tiket yang ketunda lama banget.Tiket
ini istimewa karena disini saya akan coba menulis miniseri dengan pairing yang lagi
naik daun saat ini.Siapa lagi kalau bukan Wilver.Wilona-Verrel.Saya ngefans
mereka.
Buat Natasha Wilona met ultah ke-19 tahun ya.May God bless you and
guide you with His divine guidance.About your relationship with Verrel
Bramasta,may God give His mercy and grace.Udah dapat kado kalung kan dari
Verrel.Kalau saya mau kasih kado puisi aja deh :
N-amamu pernah meroket karena peran di Anak Jalanan
A-yu dan cantik wajahmu bikin para cowok deg2an
T-api seseorang membuatmu trauma dengan cinta
A-nak Sekolahan mempertemukanmu dengan Verrel Bramasta
S-eorang aktor
muda ganteng rupawan pula
H-ati berdebar berada di dekatnya
A-lhasil kalian jadi pasangan paling bikin baper di media
W-alau begitu
kalian selalu menepis punya hubungan khusus
I-nginnya fans kalian itu pacaran serius
L-aras dan Vino
menjadi nama peran kalian selanjutnya
O-n top rating
di eps perdana
N-ama kalian
kian berkibar dengan menyabet award bersamaan
A-palagi kini kalian mengakui bahwa kalian jadian
H-eboh deh media cari berita seputar kalian
U-ntuk kalian berdua kudoakan makin jaya
T-etaplah sehati
seirama dalam nada cinta
Waduh malah puisi.Tiketnya mana?Oke kita langsung aja ke kombinasi
angkanya.Yaitu :
5→It Was You
9→Benang Biru
diselingi miniseri Wilver
2→Gala2
7→Ratu Hatiku 2
eps
1→Romansa Angel
Khan
6→Arjun
Oke mari kita lanjut aja Oldest Princenya.
~~~ PINGGIRAN
BENGALI...
Rumah Swara terbakar sudah.Sementara Swara yang sudah diselamatkan
Kissan kini tengah cemas melihat kondisi penolongnya yang malah tergolek
pingsan.Pria misterius yang menolong mereka juga tampak mencemaskan kondisi
Kissan,namun ia tak bicara apapun. Sharmista mengambil air mencoba menyadarkan
Kissan,"Permisi.Mungkin ini akan menyadarkannya."
Muka Kissan diperciki air,iapun mulai sadar.Swara
mendekatinya,"Kissan,kau tak apa2?" Kissan masih belum ingat siapa
dirinya,"Swara,kau baik2 saja kan?Tadi aku mendapatkan penggalan
ingatanku.Aku merasa pernah dalam situasi serupa."
Swara tersenyum,"Kau ini selalu malah balik nanya.Aku tidak
apa2.Tapi rumah kami sudah musnah.Kami tak punya rumah lagi.Mengenai ingatanmu
pasti akan segera pulih kok.Kau sabar saja."
Sharmista lega
Kissan sudah sadar,ia mendekati pria misterius yang telah memanggil Kissan
dengan sebutan 'pangeran'tadi,"Tuan,terima kasih sudah menolong keluarga
saya.Tuan ini siapa?Juga mengapa Tuan ini menyebut Kissan dengan sebutan
'pangeran'?"
Pria itu hendak menjawab namun Kissan mengenalinya lebih
dulu,"Paman,ada di sini?"
Kakek Prem juga mengenali pria itu,"Tuan kan yang menolong
kami saat di kedai itu.Terima kasih telah menolong kami lagi."
Swara membantu Kissan duduk,"Oh mereka para prajurit yang
pernah kakek ceritakan itu ya.Saat aku dikejar masuk hutan itu ya?"
Kakek Prem
mengangguk,"Iya cucuku.Saat kau lari ke hutan dia yang membantu
kami."
Sharmista merasa
bingung,"Jadi Tuan ini prajurit istana Bengali?Tapi ..."
Prajurit itu
mendekati Sharmista dan mengajaknya bicara agak jauh,"Tolong jangan
katakan soal cara saya memanggil Kissan tadi.Anggaplah itu cara membalas budi
pada saya.Anda bisakan?" Sharmista mengangguk,'Walaupun begitu aku malah
makin curiga.Jangan2 Kissan memang bukan orang sembarangan.'
Kissan mendekat,"Teman paman mana?Kenapa paman hanya
sendirian?"
Prajurit itu menjawab,"Dia kembali ke istana."
Kissan berdiri,"Apa terjadi sesuatu di istana paman?"
Dia
menjawab,"Sepertinya iya.Saya juga belum tahu secara pasti."
Swara berkata,"Sebaiknya kita ke istana saja.Bagaimanapun aku
ditugaskan oleh Putri Ragini untuk menjaga dan melayani Nenek Suri."
Sharmista tak mau,"Tidak Shona!Ibu rasa sebaiknya kita ke
Maheswari saja.Kita tinggal di sana." Kissan tertegun mendengar soal
Maheswari,'Maheswari...kenapa rasanya tidak asing ya?'
Kissan
berpikir,'Ibu Suri ingin melenyapkan Swara.Kalau Swara kembali ke istana akan
sangat berbahaya.Hanya Raja Shekar yang bisa melindungi Swara karena beliau
ayahnya.Benar satu2nya jalan adalah menyusul ke Maheswari.'
Kissan setuju,"Benar kata Ibu Sharmista.Kita sebaiknya ke
Maheswari.Di sana lebih aman."
Akhirnya mereka menuju ke
sana.Ke Maheswari.Swara berjalan dekat Kissan,"Kissan,aku ingin menemui
Putri Ragini nanti di sana.Kau mau kan menemaniku?"
Kissan mengangguk tanpa menyadari bahwa ia akam kembali ke
istananya sendiri.Akankah ingatan Sanskaar akan pulih saat melihat istana
Maheswari?***see you next part***
PART 34 OLDEST PRINCE :
Jangan Lari
Hujan deras mengguyur kota saya.Biasa mau Imlek jadinya
hujan terus.Sudah lama saya ga nerusin kisah Oldest Prince.Awalnya saya mau
jadikan Bandara Cinta sebagai selingan di tiket ini tapi kasihan juga sama
penggemar kisah Hindi saya.So,Bandara Cinta akan saya next lagi di tiket yang
ada angka 9-nya.Misi saya cielah pakai visi misi segala....
Misi saya mau selesaiin Debu2 Jalanan.Setelah itu Benang
Biru.Lalu Cincin Putih lalu Ratu Hatiku kemudian Arjun lalu It Was You lalu BTM
kemudian Kehilangan.Jadi tiket2 yang mendatang akan fokus pada angka 0.Bagi
yang suka Ddj,siap2 ya...
Oke sekarang kita lanjut Swasan story saya.Tapi pada lihat
Antv ga jam segini biasanya main Pardes.Pardes itu artinya orang asing.Kisah
ini mirip sekali dengan film layar lebarnya yang berjudul sama yang diperankan
Mahima Coudhary dan SRK.Tuh film bagus banget.Kali ini pemeran wanitanya yaitu
Drasti Dami pemeran Madhubala.Saya malah punya ide cerita nih gara2 nih
film,saya akan bikin kisah yang hampir sama cuma bedanya pemeran lakinya akan
mirip sifatnya kayak Alvino Adijaya dalam STJC.Jadi keluarga nan kaya raya
punya banyak yayasan bahkan RS dsb punya penerus tahta itu seorang Tuan Muda
yang like an ice prince gitu.Intimidating gitu pokoknya.Jadi dia akan menjadi
penolong dari pemeran utama wanita.Pemeran utama wanitanya nanti akan mengubah
dia jadi pribadi yang hangat.Sepertinya peran ini akan saya kasih ke Wilver
deh.Judulnya apa ya enaknya?He..he...saya itu emang ya kebanyakan plan.Udah itu
ntar aja.Itu next2 story buat pengisi window2 yang bakal saya kelarin.Sekarang
lanjut Swasan!La..la..la....
◆◆◆ ISTANA
BENGALI...
Parvati dibutakan oleh gengsinya sehingga tak melihat bahaya
mengancam kerajaannya.Ia bahkan tidak menyadari kala istana mulai dikuasai anak
buah Rajat.Panglima kerajaan coba memberitahunya tapi malah
dihardiknya,"Panglima,jangan membantah perintahku.Aku ini pemegang
kekuasaan tertinggi di istana ini selama Raja sedang tidak ditempat.Kau tahu
itu kan?"
Panglima tak bisa membantah,"Tentu Yang Mulia Ibu Suri.Namun
..."
Parvati malah
berdiri,"Sudah!Aku tidak mau dengar apapun lagi.Kau patuhi saja setiap
perintahku!" Panglima hanya bisa menundukkan kepala,'Istana semakin penuh
dengan orang asing.Ibu Suri disetir oleh mereka.Ini bahaya!Aku harus mengirim
utusan ke Maheswari meminta Raja segera kembali.'
Rajat memang telah mengancam Parvati,ia
mengendalikan Parvati dengan ancaman mengenai Swara.Rajat bahkan telah sampai
di Bengali dan bersiap merebut tahta.Parvati malah sedang gembira mengetahui
bahwa rumah Swara sudah habis terbakar apalagi ditemukan beberapa mayat hangus
terbakar di sana.Parvati tidak tahu bahwa semua itu hanya rekayasa.Ia hanya
ingin menghapus noda dalam silsilah keturunan kerajaan,'Aku sudah melenyapkan
anak haram itu.Maafkan ibumu ini Shekar tapi ini harus kulakukan demi martabat
keluarga kita.'
☆☆ MAHESWARI...
Raja Shekar
merasa resah,'Kenapa aku merasa ingin segera kembali ke Bengali ya?Aku
merindukan Swara.Bagaimana keadaannya?Apakah ia bisa menghadapi ibu?Sepertinya
aku sudah terlalu lama berada di sini.'
Raja Shekar melihat Ragini tampak asyik bersendau gurau dengan
Pangeran Laksya,'Jika aku kembali ke Bengali,apakah Ragini akan
setuju?Sepertinya dia sudah jatuh hati pada Pangeran Laksya.'
Sementara itu,Swara dan Sanskaar sampai di
Maheswari.Sharmista dan kakek Prem juga Dida mencari tempat tinggal yang baru
di Maheswari.Mereka menyerahkan soal menemui Raja Shekar pada Swara dan
Kissan,"Kalian anak muda.Kalian saja yang masuk ke istana.Kami akan
tinggal di sini.Jangan lupa memberi kabar jika sudah bertemu Raja."
Kissan lalu menemani Swara pergi menuju istana Maheswari dengan
menyamar.Kissan merasa sangat familiar dengan istana Maheswari,'Tempat ini
...setiap sudutnya seperti tidak asing bagiku...Bunga2 itu...'
Swara heran melihat indahnya istana Maheswari,"Wow Kisaan
lihat!Tempat ini indah sekali.Dimana2 ditanami bunga.Pantas aku sering
mendengar bahwa betapa beruntungnya putri yang menjadi menantu keluarga Raja
Maheswari."
Kissan malah
melamun,'Maheswari...kenapa aku seperti pernah berada di tempat ini..Benarkah
aku ini memang berasal dari Maheswari?'
Pengawal yang
menjaga Kissan berkata,"Saya mendapat pesan untuk menemui seseorang.Apakah
kalian tidak apa2 pergi menemui Raja Shekar tanpa diriku?Aku hanya
sebentar."
Kissan menjawab,"Tidak apa Paman.Pergilah."
Prajurit itupun pergi,rupanya ia menemui utusan panglima
Bengali.Orang itu membawa surat yang ditulis oleh panglima sendiri mengenai
kondisi darurat di Bengali.Utusan itu berkata,"Panglima minta kau
memberikan surat ini pada Raja dan beritahukan bahwa sebaiknya Raja segera
kembali ke Bengali."
Kata prajurit
itu,"Katakan pada Panglima aku akan segera melaksanakan perintahnya."
Sementara itu Swara yang menyamar sebagai penari melihat
Ragini,'Itu Putri Ragini.Aku senang sekali dia baik2 saja di sini.Astaga dia
kan adikku.Ragini...aku bahagia sekali punya adik seperti dirimu.'
Karena melamun,Swara oleng saat menari dan hampir saja
jatuh,"Oh tidak...".
Saat itu Kissan reflek mendekat dan menangkap tubuh Swara
tapi rupanya bukan hanya Kissan saja yang bergerak serupa.Ada orang lain yang
juga menangkap tubuh Swara sehingga Swara berada di antara tangan Kissan dan
orang itu.Siapakah orang itu?***see you next part***
Part 35A ◆◆ OLDEST PRINCE ◆◆
Jatuh
Saya suka sekali video duet Fildan dan Lesti saat konser
kemenangan DA Asia 3 dulu.Duet yang menjadi trending you tube karena banyaknya
orang yang melihat videonya.Terakhir saya lihat sudah 12 juta lebih yang
menontonnya.Saya kok jadi kepingin membuat kisah buat mereka.Pastinya saya akan
libatkan juga Rizky dan anak2 DA Asia lainnya.Rencananya sih di tiket depan
saya akan membuatnya.Bagi yang suka pairing Fildan dan Lesti,ditunggu
aja.Sekarang kita akan melanjutkan kisah Swasan.Dimanapun kau berada...kau
selalu kucinta...walau tak bersama...
¤¤ ISTANA MAHESWARI....
Dua orang pria memegangi tangan Swara supaya dia tidak jatuh namun
kenapa yang kaget malah Ragini ya... Putri Raja Shekar itu mengenali siapa yang
menari di hadapannya,"Swara??Kau disini?"
Pangeran Laksya yang merupakan salah satu dari pria yang menangkap
lengan Swara juga mengenali Swara,"Kaukan?Dayang yang waktu itu
bukan?"
Kissan yang berseberangan dengan Pangeran Laksya terpana karena
hal lain,'Dia ...kenapa aku merasa tidak asing dengan sosoknya...?Siapa pria
ini?'
Raja Shekar juga kaget lihat Swara ada di
Maheswari,"Swara?Kamu disini?Apa ada masalah di Bengali?"
Sementara Raja Durga Prasad malah menatap pada Kissan,'Pemuda itu
...dia mirip sekali dengan Sanskaar putraku..'
Swara segera mengucapkan terima kasih pada Kissan dan
Laksya,"Terima kasih.Aku tidak apa2." Ragini menatap cemburu pada Swara
yang dipandangi oleh Laksya,'Jadi Laksya sudah kenal dengan Swara?Kenapa Swara
ga pernah cerita ya?'
Gimana ya reaksi Swara ketemu lagi dengan Laksya?*** see
you next part***
Part 35B OLDEST PRINCE :
Jatuh
Kemarin partnya sedikit sekali jadi saya merasa kayak masih
belum bisa disebut satu part maka saya lanjut lagi.Habis ini akan ada It Was
You dan Romansa Angel Khan.Baiklah kita lanjut lagi aja...Sepenuh hati
padamu...kucinta dengan jiwa...Bagus ya lagu Gerimis Melanda Hati?Tiap lirik
bisa jadi judul cerita lho...Bahas Files terus,mana Swasannya?Ups...sorry guys.
¤¤ MAHESWARI...
Swara memberi hormat pada Raja Shekar,"Yang Mulia...lama
tidak bertemu.Terimalah hormat hamba."
Shekar ingin memeluk putri sulungnya itu tapi ia menahan
diri,"Swara,apa ada masalah dengan ibu suri?"
Swara sendiri malah menerawang,'Ayah di depan mataku tapi aku
bahkan tak bisa memeluknya...sekian lama aku ingin mengetahui seperti apa
ayahku...kini memanggil dia ayahpun tidak bisa..'
Kissan berbisik pada Swara,"Swara,Yang Mulia bertanya
padamu..."
Swara baru sadar,"Oh...maaf Yang Mulia...Ibu Suri tidak
bersama hamba..."
Permaisuri Sujata datang,ia terpana melihat
Kissan,"Sanskaar..."
Kissan jadi heran,"Maaf nama hamba Kissan bukan Sanskaar Yang
Mulia..."
Laksya jadi ikut memperhatikan,"Kakak?Kau kakak Sanskaar
bukan?"
Kissan malah merasa pusing,"Kepalaku..."
Melihat Kissan sempoyongan,Swara segera mendekatinya,"Kissan
kepalamu sakit lagi ya?"
Kissan nampak
pucat,"Kenapa semua seperti berputar...Swara...aku...aku..."
Kissan
pingsan,untung saja Durga Prasad segera menangkap tubuhnya,"Sujata,segera
panggil tabib...aku akan membawanya ke dalam."
Para pengawal mendekat hendak membantu tapi Raja Durga Prasad
menolak,"Biar aku saja."
Swara mengikuti Raja Durga,demikian juga Laksya,Ragini dan Raja
Shekar.Sujata sendiri segera menyuruh prajurit memanggil tabib,"Cepat
panggil tabib kerajaan.Bawa dia kemari katakan Raja sendiri yang menyuruhnya
datang!"
Raja Durga Prasad membawa Kissan ke kamar Sanskaar,'Aku yakin dia
putraku.Hatiku mengatakan demikian.Putraku...dia kembali...tapi kenapa dia tak
mengenaliku?'
Gimana kondisi Kissan selanjutnya?Akankah dia akan ingat
siapa dirinya sebenarnya?***see you next part***
Part 36 OLDEST PRINCE :
Jangan Datang
Sebelumnya saya mau ucapin met valentinan.Apalagi buat
couple2 kesayangan saya : Wilver,Swasan dan Files.All the best aja buat
kalian.Oke kita lanjut aja ceritanya ya.Saya nulis ini di bus.Jadi kalau pendek
akan jadi part A.Here we go!
¤¤ ISTANA MAHESWARI....
Di sebuah peraduan nan megah,dihiasi tirai2 yang
indah.Semua perabotan dari ukiran.Kamar yang biasanya tertutup itu tiba2
dibuka.Para pengawal segera memberi hormat,"Yang Mulia..."
Aduh sorry ya guys ...lanjut lagi nanti siang.
Part 36 B OLDEST PRINCE : Jangan Datang
Sorry ya guys tadi keputus soale saya harus kerja.Dalam
bekerja saya itu dilatih disiplin,bersih dan profesional.Baik sama orang yang
ngeselin atau yang friend sama saya tetep harus melayani dengan ikhlas.Walau
kadang kebaikan yang saya lakukan tak dihargai malah sering dicibir,saya
belajar ikhlas dan lapang hati.Lemah teles ...Gusti Allah sing mbales.Hujan
turun nih.Besok Imlek ya.Selamat buat yang merayakan ya.Kalau hujan asyik
banget buat nulis story.Romantis nuansanya.Kalau gitu yuk lanjutin ceritanya.
¤¤ KAMAR SANSKAAR...
Nuansa biru mendominasi kamar Pangeran Sulung Maheswari
ini.Kelambunya,tirai2nya dan pernik2 lainnya.Meski lama tak dihuni sang
empunya,namun Permaisuri Sujata suka datang ke kamar ini.Ia juga memastikan
bahwa kamar tersebut selalu rapi dan bersih.Bahkan setiap hari ia datang
membawa bunga untuk menghiasi kamar tersebut.Dalam hatinya ia percaya bahwa
suatu saat putranya akan kembali.Dan kala melihat Kissan,ia merasa luapan kasih
sayang yang besar untuk Kissan.Melihat Kissan pingsan dan dibopong oleh Raja
Durga,hatinya penuh haru dan harapan.Raja Durga membaringkan Kissan di peraduan
Sanskaar,"Putraku...sadarlah...kau kenapa?"
Sujata mendekat,"Kanda,tabibnya sudah datang..."
Swara heran melihat perhatian dan kasih sayang Raja Durga dan
permaisurinya pada Kissan,'Mereka sayang sekali pada Kissan.Padahal bukannya
baru kali ini Kissan kemari?'
Raja Shekar mendekati Raja Durga,"Aku pernah bertemu Kissan
tapi aku tak mengenalinya.Dia juga tidak mengenaliku kawan.Kau yakin dia itu
putramu yang hilang?"
Raja Durga mengangguk,"Dia itu putraku aku bisa merasakannya
kawan.Biar tabib memeriksanya,apa kau tahu bagaimana dia bisa berada di
kerajaanmu?"
Shekar memanggil Swara,"Swara katakan pada kami bagaimana kau
bisa bertemu dengan Kissan." Swarapun bercerita,"Hamba dan kakek
hamba menemukannya tak sadarkan diri di tepi sungai Kissan.Waktu itu sekujur
tubuhnya penuh luka.Kami lalu membawanya pulang dan karena dia tak ingat siapa
dirinya maka hamba beri nama Kissan."
Raja Durga berkaca2 mendengarnya demikian juga
Laksya.Laksya menatap iba pada Kissan yang masih belum sadar
itu,"Kakak...apa yang telah kau alami sehingga kau tidak ingat
apa2?Kasihan sekali kau kak..."
Swara mendengarnya dan mendekati Ragini,"Putri,mengapa mereka
mengira Kissan adalah Putra Raja Durga yang hilang?"
Ragini mengajak Swara ke tempat dimana lukisan dua pangeran
Maheswari disimpan,"Lihatlah itu Swara.Itu Pangeran Sanskaar,Putra Sulung
Raja Durga Prasad.Kakak dari Pangeran Laksya.Putra mahkota yang sekarang."
Swara memandang ke arah lukisan. Apa kata Swara? ***see you
di part C***
Part 36C OLDEST PRINCE : Jangan Datang
Selamat Imlek ya guys...Saya itu tinggal di kota dimana
Imlek adalah moment penting dan meriah banget dan sudah jadi ciri khas kalau
bagi kota saya.Tahu kan kota mana yang penuh lampion jalan utamanya bila
Imlek.Yup my city.Makanya saat Verrel dan Natasha ke kota saya,nuansa Imleknya
kerasa banget.Jalan aja sampai macet lho buat lihat lampion.Buat semua aja yang
merayakan Imlek,met tahun baru Cina.Moga tahun ini perekonomian di Indonesia
membaik dan daya beli masyarakat juga pulih.Bicara soal pulih,kira2 Sanskaar
pulih ga ya ingatannya?Yuk ikuti aja!
¤¤ ISTANA MAHESWARI...
Swara terpana melihat lukisan di hadapannya,"Inikah wajah
Pangeran Sanskar?Mirip sekali dengan Kissan..."
Ragini malah menatap lukisan Laksya,'Jika Kissan adalah benar
Pangeran Sanskaar maka perjodohanku dengan Pangeran Laksya bisa terancam
gagal.'
Swara malah tertegun,'Kissan adalah putra raja Maheswari.Dia bukan
orang biasa.Syukurlah akhirnya dia berhasil menemukan keluarganya.Aku ikut
bahagia.Dia gagah sekali dengan pakaian bangsawan.Kissan...Pangeran
Sanskaar...aku harus menyebutmu apa sekarang?'
Annapoorna jelas panik mengetahui Sanskaar masih hidup,'Ini
gawat!Bagaimana jika benar pria yang pingsan itu adalah Sanskaar.Kenapa dia
masih hidup?Bagaimana bisa?'
Laksya mendekati ibunya,"Ibunda,kakak masih hidup!!Aku sangat
bahagia.Tabib sedang memeriksa kakak.Kasihan kakak tega sekali orang yang mencelakainya
hingga dia seperti ini."
Annapoorna kian resah,'Bagaimana jika Laksya tahu bahwa akulah
orang yang telah melakukan hal itu?Dia pasti membenciku.Sebaiknya aku
tenang.Aku harus terlihat ikut bahagia bahwa Sanskaar telah kembali.Jangan
sampai orang2 curiga padaku.'
Kissan mulai sadar,dipandanginya semua orang di sekelilingnya
dengan heran,"Dimana aku?Dimana Swara?Swara?"
Swara segera mendekat dan duduk di tepi
pembaringan,"Kissan,kau masih merasa pusing?"
Kissan merasa nyaman dekat Swara,"Aku dimana Swara?Tempat
tidur siapa ini?Bagus sekali." Swara menenangkan Kissan,"Kau ada di
istana Maheswari.Kau akan baik2 saja di sini."
Raja Durga melihat kedekatan Swara dengan putranya,'Sepertinya
gadis ini kunci untuk memulihkan kondisi Sanskaar.Aku akan memintanya tinggal
di sini merawat Sanskaar.Apalagi tabib bilang bahwa putraku kondisinya sedang
lemah dan kehilangan ingatannya.Ada bekas luka di kepalanya.Kasihan
putraku...aku yakin dia akan mau tinggal di sini jika gadis itu juga di
sini.Tunggu dulu...dia menyebut gadis itu Swara...apakah dia itu gadis yang
dimaksud oleh Shekar adalah putrinya dari seorang dayang?'
Sujata meminta Swara membujuk Kissan agar mau tinggal di
Maheswari,'Dayang Swara,hanya kau yang dikenal baik oleh putraku saat ini.Dia
akan lebih cepat pulih jika kau bersamanya.Kau mau kan tinggal di sini?"
Swara memandang Kissan yang sudah pulas karena obat dari
tabib,'Selama ini Kissan selalu menjagaku.Kini aku yang akan merawatnya.Tapi
aku akan minta ijin ayah dulu.'
Swara menjawab,"Hamba akan minta ijin pada Raja Shekar
dulu,Permaisuri."
Akankah Shekar mengijinkan?***see you next part***
Part 37 ** OLDEST PRINCE : With Thanksgiving
Lama bener ya saya ga next
story India saya.Saya sedang menata window.Semula saya mau kasih window 10 buat
kisah Files tapi karena saya ingin mood nulis saya di ig come back maka saya
bawa Files ke Ig.Buat yang mau baca kisah cinta Fildan dan Lesti silakan ikuti
ig saya.Baru satu sih saya buat tapi itu aja dah bikin saya seneng banget.Untuk
window 10 saya berikan pada Oldest Prince.Kisah para cast Swaragini ini saya
suka banget.Walaupun pemeran utama prianya sudah punya isteri tapi saya suka
totalitasnya dalam akting.Kayak Fildan dan Lesti walau secara real life mereka
dah punya gandengan masing2 namun kalau di panggung wow...touching
banget.Ngalahin mereka yang realnya malah pasangan.Oke mumpung di ig belum ada
yang koment saya mau stay di FB dulu fokus nyelesaiin cerita saya yaitu window
9.The next target to end.Saya mau pakai lagu ah di sini.Biar stock lagu saya
juga segera habis.Lagu dari Elvi Sukesih ini akan mengiringi kisah ini.Ini dia
Cincin Kepalsuan.
** KAU DUSTA .... ( Istana Bengali )
Ibu suri kesal sekali mendengar kabar bahwa Swara masih
hidup,"Kau mendustaiku!Swara masih hidup.Malah ibunya juga masih
hidup.Mereka kini ada di istana Maheswari.!"
Anak buah Rajat malah tertawa,"Kau ini nenek tua yang bodoh
sekali.Mau saja dikelabui.Mereka memang lolos dari kebakaran.Tapi yang
terpenting adalah istana ini telah menjadi milik Tuanku.!!!Ha..ha..ha...!"
** CINCIN EMAS PERMATA KAU TUKAR DENGAN ....
Ibu Suri tercengang melihat balairung utama sudah dikepung oleh
pasukan Rajat,"Ini tak mungkin!Bagaimana kalian bisa masuk?Istana ini
begitu ketat penjagaannya?"
Rajat muncul,"Itu sangat mudah.Pada saat giliran jaga kutukar
saja pengawal2 Bengali dengan pasukanku.Ha...ha...."
** KAU TUKAR DENGAN DIRIKU....
Ibu suri menyuruh para pengawalnya untuk melawan tapi tak
seorangpun yang mau mendengarkan perintahnya,"Kenapa kalian ini?!!Aku
penguasa tertinggi di Bengali sekarang.Ayo lawan mereka!!" Namun mereka
malah menyerahkan diri,"Kami tahu siapa kau.Pada darah dagingmu sendiri
saja kau tega apalagi pada kami.Lebih baik kami jadi tawanan mereka.Setidaknya
keluarga kami akan baik2 saja."
Rajat tertawa,"Hey Ibu Suri Bengali,sebaiknya kau seperti
mereka setidaknya aku takkan membunuhmu.Asal kau mau menukarnya dengan tahta
Bengali.Ha..ha..!!"
** KAU TUDUH SEAKAN AKU BERSALAH....
Ibu suri mulai menyesali sikapnya,'Ini semua salahku...Bengali
hancur di tanganku...maafkan ibu Shekar...maafkan Ibu...'
** DEMI TUHAN CINTAKU UNTUKMU SAJA...
Bengali jatuh ke tangan Rajat karena kemudian Rajat
mengumumkan bahwa Bengali telah direbut olehnya.Andai saja Ibu Suri memiliki
rasa cinta sedikit saja pada Swara.Bengali pasti masih jaya.
^^ KAU BILANG ADA YANG LAIN DI DIRIMU... ( ISTANA MAHESWARI )
Swara mendekati ayahnya,"Yang Mulis...bolehkan saya memanggil
Paduka dengan sebutan ayah?" Shekar malah memeluk putri sulungnya
itu,"Tentu Swara.Panggil saja aku ayah...aku memang ayahmu..."
Mereka berpelukan haru,"Ayaaah!!"
Shekar meneteskan air mata,"Pantas saja tiap kali melihatmu
ayah merasa ada yang lain.Mana ibumu...dimana dia?"
Swara menjawab,"Masih dipinggiran Ayah...tapi ibu juga kakek
dan nenek semua di Maheswari."
** SETELAH KAU REGUK MADU ASMARA...
Swara melihat ke arah Sanskaar yang masih
pulas,"Ayah...bolehkah aku tinggal di sini merawat Pangeran
Sanskaar?"
Shekar mengijinkan,"Tentu saja Swara.Kasihan dia.Dia
hanya mengenal dirimu.Dia bahkan tidak ingat pada orang tuanya.Rawatlah
Pangeran Sanskaar dengan baik.Setelah dia pulih barulah kembali ke
Bengali."
Wah gimana kalau Shekar tahu bahwa Bengali sudah dikuasai
Rajat?***See You next part **
Part 38 ** OLDEST PRINCE : Who Can
Be Against Us ?
Saya mau seling sekarang kalau nulis.Satu best komentator selesai dinext saya
akan nulis di FB.Rencananya saya mau pangkas window di FB saya jadi 6 saja.1-4
di ig 5-10 di FB.Jadi saya hanya akan fokus pegang 10 cerbung.Nanti saya akan
main tiket.Di tiket itu ada angka2 yang akan menunjukkan mana yang harus saya
next.Jika window 9 kelar akan saya isi dengan Dasi Dan Gincu.Lalu saya akan
fokus ke window 8 untuk saya kelarin.Usai kelar akan saya isi dengan Aku Orang
Tak Punya.Lalu saya akan ke window 7 kelarin Ratu Hatiku.Nanti window 7 akan
saya isi Romansa Angel Khan.Lalu saya akan kelarin window ke 6 yaitu Arjun.Akan
saya ganti dengan window 2 yaitu Gala2.Lalu saya akan kelarin window ke 5 saya
ganti dengan window 3 yaitu Kehilangan.Dari situ saya akan ke window 4 kelarin
Bumipun Turut Menangis.Dan akhirnya saya akan hanya punya 6 window di FB yaitu
5 - 10.Dan kemudian semua cerbung Irvi saya akan saya tuntasin semua.Akan saya
ganti dengan Files dan Irra atau pairing baru yang menarik hati saya.Oke banyak
nian yang harus saya selesaikan.Untuk sampai ke langkah 1000 makan harus
melangkah dari langkah pertama.Ini dia lanjutan Oldest Prince dengan diiringi
lagu dari The Mercy's yang berjudul Jauh Disayang.
**Rindunya hatiku pada dirimu yang
kini jauh dariku....(Shekar pov )
Senangnya hatiku berkumpul lagi dengan putri sulungku,Swara.Tapi kemudian Ragini
melihat kami berpelukan,"Ayahanda,Swara?Kalian kenapa menangis?"
Aku harus menjelaskan
semuanya,"Ragini,bisakah kita bicara sebentar?Ayo ikut ayah ke taman.Ada
yang ingin ayah ceritakan padamu."
Swara memilih tinggal menunggui
Pangeran Sanskar,aku pun pergi dengan Ragini.Laksya yang datang bersama Ragini
kusapa,"Kau mau menjenguk kakakmu Pangeran Laksya?Itu dia masih
tidur.Jagalah bersama Swara."
**Kalau diriku ingat selalu padamu
kasih yang kini jauh....( Laksya pov )
Aku ingin melihat keadaan kakak,aku kangen sekali padanya.Eh Ragini mau
menemaniku,"Aku mencari ayahku,sepertinya beliau disana."
Aku malah nanya,"Dayang yang
datang bersama kakakku itu dayangmu bukan?Kulihat ayahmu akrab sekali
dengannya."
Ragini malah
memperhatikanku,"Oh Swara maksudmu?Iya dia itu dayangku.Kenapa kau
bertanya soal dia?"
Aku menjawab,"Aku sepertinya
pernah bertemu dengannya.Cuma dimana ya aku tidak ingat...sepertinya waktu aku
ke Bengali oh ya...aku ingat!"
**KALAULAH KITA DAPAT BERTEMU SAAT
BEGINI ALANGKAH SENANG...( Ragini pov )
Kedatangan Swara di Maheswari membuatku galau karena Pangeran
Laksya sepertinya menaruh perhatian padanya.Ia cerita pernah bertemu dulu saat
menyusul kakaknya ke Bengali.Kenapa dia ingat pertemuan sepele seperti itu?Apa
Swara menggodanya?Curiga mengisi pikiranku.Sampai di kamar kakaknya Pangeran
Laksya aku disuguhi pemandangan aneh,ayah memeluk Swara sambil menangis.Kenapa
semua pria yang kusayang seakan begitu terpesona pada Swara?Kenapa semuanya
lebih peduli padanya?Apakah Swara menggoda ayahku juga?Aku jadi aneh melihat
Swara.Disisi lain dia nampak begitu perhatian pada Pangeran Sanskar yang hilang
ingatan.Apa semua pria dia goda?Aku seperti tak mengenal Swara.Aneh...
** SAYANG DISAYANG DI PULAU SEBERANG
KEKASIH HATI JAUH DI SANA....
Ayah mengajakku bicara di taman istana.Sepertinya ada hubungannya dengan
Swara,beliau nampak resah mau mulai darimana.Aku malah resah meninggalkan
Pangeran Laksya bersama Swara,"Ayah mau mengatakan apa?Katakan saja."
Ayah lalu berkata,"Kau pasti
heran melihat ayah memeluk Swara seperti seorang ayah memeluk
putrinya.Ragini,ada masa lalu Ayah yang harus kau ketahui sekarang.Ayah dulu
sebelum dijodohkan dengan ibumu,Ayah mencintai seorang dayang.Tapi Nenekmu
menentang hubungan kami.Ayah tak sangka nenekmu mengusir dayang itu padahal dia
tengah mengandung saat itu.Ayah mencarinya tapi tak bertemu.Lalu ayah menikah
dengan ibumu.Beberapa waktu kemudian ayah menemukan dayang itu dekat sungai
Kissan.Dia bersama seorang gadis kecil.Disitulah Ayah tahu bahwa Ayah punya
putri lain selain dirimu."
Aku bisa menebak kemana arah
percakapan Ayah,"Sungai Kissan...itukan daerah dimana Swara tinggal.Maksud
Ayah putri ayah yang lain itu Swara?Benarkah itu Ayah?"
Wah apa jawab Baginda
Shekar?**see you next eps**
Part 39 ** OLDEST PRINCE
: Whose The Father
Badan saya meriang,pas tidur siang saya malah merasa
demam.Mungkin karena kemarin pulang malam.Kena angin malam akhirnya masuk
angin.Usai minum obat saya tidur dan bangun pas kualifikasi motogp.Marquez
meraih pole position ke-9nya di sirkuit Sachsenring Jerman.Selamat juga buat
Belgia meraih posisi juara ke-3 Piala Dunia.Sejak awal jago saya itu Belgia
sama Perancis.Karena Perancis itu banyak pemainnya Arsenal.Saya akan masih
nyeling nextnya cerbung antara ig dan FB. Diiringi lagu dari Anie Carera
berjudul 'Aku Benci',ini dia Oldest Prince.
**RASANYA TAK PERCAYA
KAU MENDEKAPNYA MESRA....( Taman Istana )
Mendengar
penuturan ayahnya soal siapa Swara sebenarnya justru membuat Ragini jadi benci
pada Swara,'Jadi Swara adalah kakakku?Dja juga bangsawan?Dia bukan sekedar
dayang?'
Shekar pikir putrinya
itu akan bahagia mengetahui bahwa Swara adalah saudaranya,"Ternyata dayang
yang kauanggap bak saudara benar2 adalah kakakmu Ragini.Kau senang kan
sayang?"
**Hancur hati ini aku
benci benci dia...
Ragini malah
berkata,"Mengapa ayah sembunyikan ini dariku?Mengapa baru sekarang ayah
mengatakannya?"
Shekar
berdiri,"Nenekmu dia takkan suka mengetahui bahwa Swara adalah cucunya
juga.Makanya ayah sembunyikan semuanya.Ayah hanya ingin menjaga putri
ayah."
Hancur hati Ragini
mengetahui bahwa selama ini ayahnya tidak mencintai ibundanya.
** KATANYA SAYANG
KATANYA CINTA TERNYATA AKU KECEWA....
Ragini bertanya
lagi,"Jadi ayah tak pernah mencintai mendiang ibuku?" Shekar
mendekatinya,"Putriku pernikahan diantara aku dan ibumu adalah
perjodohan.Tapi bukan berarti aku tidak sayang padanya,aku juga menyayanginya
Ragini."
Ragini
kecewa,"Ya....sayang tapi tidak mencintai...beda pada ibunya Swara
bukan?Ayah bahkan masih mencintainya bukan?"
**KATANYA SETIA
TAKKAN MENDUA TERNYATA AKU TERLUKA...
Ragini memperhatikan
bagaimana ayahnya gugup menjawab pertanyaannya,'Aku benar.Ayah masih mencintai
ibunya Swara.Dia pasti sudah membawanya ke istana jika saja Nenek sudah
tiada.Nenek...kenapa aku jadi mencemaskan beliau?Bagaimana keadaan Nenek?'
Shekar kaget kala Ragini
malah ingin pulang ke Bengali,"Nenek harus tahu soal ini Ayah.Jika Nenek
menerima Swara maka aku juga.Aku akan beritahu Pangeran Laksya kalau aku mau
pulang ke Bengali."
Ragini malah bergegas menuju
peraduan Pangeran Sanskar sambil mengusap air mata di pipinya,'Ternyata selama
ini ayah tak pernah mencintai ibuku...pantas ibu cepat sekali
meninggal...hatinya pasti terluka mengetahui suaminya mencintai wanita lain.'
** MENDENGAR SUARAMU AKU
BENCI...( Kamar Pangeran Sanskar )
Pangeran Laksya duduk di
sisi pembaringan kakaknya,"Kakak...cepatlah sembuh.Ayah selalu
merindukanmu...Ibu Sujata juga.Kumohon kak..."
Swara duduk di sisi yang
lain,"Kissan eh...maksudku kakakmu pasti akan cepat pulih.Dia kini ada
diantara keluarganya.Diantara orang2 yang menyayanginya."
Laksya memandang
Swara,"Terima kasih ya kau sudah menjaga kakakku...namamu Swara kan?Kau
masih ingat aku kan?"
Ingatkah Swara pada
Pangeran Laksya?**See you next part **
Part 40 ** OLDEST PRINCE
: Sister
Kemarin saya lihat Lesti launching lagu barunya yang
berjudul Purnama.Fildan juga hadir di sana.Itu yang bikin saya betah lihat
meski sampai malam baru kelar.Haruskah Berakhir bagus juga diremake lagi buat
pairing Files.Pas banget tuh Fildan jadi Vanraj.Lesti jadi Nandini dan Rizky
atau Reza jadi Salman Khan.Kebayang deh nuansa melasnya.Ups malah bahas
Files,yuk kita ke istana Maheswari saja lihat gimana Ragini cemburu lihat
Laksya akrab sama Swara.
***ISTANA MAHESWARI....
Laksya malah ngobrol sama Swara,"Aku ingat dirimu...kau dayang yang waktu
itu kumarahi karena kau tak percaya bahwa jasad yang terbakar itu adalah jasad
kakakku.Kini ternyata kau benar.Kakakku memang masih hidup.Maafkan sikapku
waktu itu ya?Kau mau kan?"
Jelas Swara
mengiyakan lagipula dia memang tak merasa sakit hati,"Tidak apa
Pangeran.Itu sudah lama sekali.Saya bahkan sudah lupa."
Laksya senang
dengan kebaikan hati Swara,'Dia baik juga ga pendendam.'
Ragini mendengarkan
percakapan mereka,'Mereka akrab sekali.Kayak udah kenal lama saja.'
Ragini ga suka melihatnya
dan segera masuk,"Oh kalian sudah saling kenal rupanya?Swara ambilkan
minum buat kami berdua.Cepat ya aku sudah haus!"
Swara melihat ke
arah Sanskaar yang masih tidur,"Baik Putri.Akan segera saya
ambilkan."
Laksya malah jadi
heran,'Ragini, kenapa ya jadi aneh?'
Kala Swara menuju dapur
istana,Sanskaar terbangun,kaget dia lihat Laksya dan Ragini
didekatnya,"Aku dimana?Swara...mana Swara?"
Turun dia dari
pembaringan,nanar dan merasa pening,"Swara!!Swara!!"
Sujata datang dan
menyuruhnya kembali berbaring,"Sanskaar...kau masih lemah sayang.Swara
cuma pergi sebentar."
Laksya juga
membujuk tapi sia2,"Kakak...kakak masih belum pulih...istirahat saja
dulu."
Malah jalan terhuyung2
gitu,"Aku harus menjaga Swara...aku harus mencari dia..."
Malah ambruk
Sanskaar dekat pintu masuk,"Aaack..."
Swara datang
membawa minuman,"Kisaan!!Oh maksud saya Pangeran Sanskaar..."
Minumannya dia taruh di
meja dan segera memapah Sanskaar kembali ke peraduan,"Pangeran..berbaring
lagi ya..."
Sanskaar baru
tenang karena ada Swara di sisinya,"Kepalaku pusing...kamu jangan kemana2
ya...diluar bahaya..."
Sujata
memperhatikan,'Memang hanya Swara yang bisa menenangkan hati putraku.Aku akan
memintanya menjaga putraku saja...'
***see you next part***