EPS 49-60 ^^^ DEBU-DEBU JALANAN


Eps 49 Cerbung ke-10
DEBU-DEBU JALANAN

€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€ ¥ DEBU-DEBU JALANAN ¥ €¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€¥€ Eps 49 : Depart In Peace = Berangkat Dalam Damai €€€ KISAH MOTIVASI... Adalah seorang karyawan perusahaan pemotongan daging di luar negeri sana.Sebut saja Nick namanya.Dia itu selalu diajari orang tuanya agar berterima kasih atas kebaikan orang lain sekecil apapun itu.Nah tiap datang dan pulang kerja dia selalu mengucapkan terima kasih pada Pak Satpam,"Terima kasih ya Pak dah bukain gerbangnya." Awalnya satpamnya menganggap hal itu agak wagu2 gimana gitu karena ya cuma dia yang begitu menghargai kerjaan rutinnya buka dan nutup gerbang pabrik.Berbulan2 berlalu Nick selalu mengucapkan terima kasih tiap lewat gerbang yang dijaga oleh satpam pabrik tadi.Bayangin aja kalau tiap hari kita makan nasi terus maka itu jadi kebutuhan pokok bukan?Nah demikianpun buat si satpamnya.Udah jadi biasa dia tiap pagi dan sore pasti denger Nick ngomong gitu.Hingga suatu hari...deng2!!Pagi Si Satpam masih denger Nick ngomong passwordnya alias ucapan makasihnya pas masuk kerja.Tapi sore harinya dia ga denger2,dia heran soalnya jam kerja dah kelar kok dia ga denger Nick ngomong makasih ya?Lalu dia cek seluruh area pabrik nyari apa Nick beneran masih di dalam pabrik atau ga?Soale tadi pagi dia masih dapat ucapan terima kasih kok dari Nick masak sore ga dapat?Weleh...dah kecanduan nih.Kecanduan kamu..hei..hei..kecanduan kamu...diajeng...ya?Ini itu mau klimaks jadi rada tegang dikit nuansanya malah nyanyi dangdut.Piye sih?Oh iya... Akhirnya satpampun patroli dan investigasi terus sidik...wis...wis...ups...nah sampailah dia di lemari pendingin.Astaga!Disana ia menemukan Nick terjebak didalam lemari pendingin dan jika ia terlambat saja maka nyawa Nick bisa melayang.Karena jarinya itu sudah kaku dan tinggal di toel gitu aja dah putus.Segera Nick dilarikan ke RS.Nyawanya tertolong.Betapa sebuah ucapan sederhana ternyata sangat berharga bukan?Ada yang bilang pada saya begini:Inilah tiga kata kunci dalam hidup manusia.Pertama Tolong lalu Maaf dan ketiga adalah Terima kasih. ¥¥¥ MUNGKIN KERAP KALI EGO DAN EMOSI YANG NAIK...( AREA DEKAT MOBIL IRWAN ) Masih di area pemakaman alias sarean.Evi melambai membalas lambaian tangan Idayu,'Tante...terima kasih sudah mempercayai Evi buat jaga Irwan.Terima kasih.' Irwan melihat Toto ngos2an,"Kamu kenapa To?Kayak habis lomba lari maraton aja..." Toto malah mesem sambil bukain pintu mobil,"Biasa Boss check area.Tadi ada maling kuburan Boss tapi sudah saya bereskan he..he.." Irwan heran,"Maling kuburan?Siang2 gini?Aneh...Oh ya bentar ya To...aku mau nemui juru kuncinya..itu dia." Irwan ga jadi naik mobil,Evi jadi heran,"Mau kemana Wan?" €€¥ MUNGKIN KITA GAK SELALU HANYA TERTAWA... Irwan malah mendekati seorang bapak2 tua yang membersihkan rumput dekat mereka parkir,"Bapak!Pantes ga lihat tadi rupanya bapak disini." Si bapak segera menyalami Irwan,"Oo...Aden...pasti mau keluar kota ya?" Irwan mesem dan mengambil sejumlah uang lalu diberikan pada penjaga makam itu,"Iya Pak mau dinas luar kota nih.Oh ya ini buat Bapak.Ucapan terima kasih saya karena sudah merawat makam keluarga saya.Mohon diterima ya..." Evi yang mengikuti Irwan malah merhatiin Idayu yang menelpon sopirnya,'Mumpung Irwan sama si penjaga makam aku deketi Mamanya ah...' Evi mendekati Idayu yang tengah menunggu mobilnya,"Tante pulangnya naik apa?" Idayu tersenyum mendengarnya,"Itu mobil Tante otw kemari." Evi lega,'Ups...aku lupa kalau Irwan itu dari kalangan behave.Apalagi Mamanya.Pastilah bawa mobil pribadi.Mobil Irwan aja seabrek.Gimana Mamanya...Evi Evi...' Idayu tersenyum melihat perhatian Evi,'Anak gadis yang perhatian sama orang tua.Pasti dididik dengan baik.Pilihan Irwan emang tepat.Gadis ini bukan hanya membuat putraku bisa kembali tertawa dengan ceria tapi juga mampu meredam emosinya.Luar biasa pengaruhnya bagi putraku.Aku jadi ingin kenal dia lebih lagi.' €¥¥ MUNGKIN KADANG CINTA TERASA JATUH KE BAWAH....( SISI LAIN PEMAKAMAN ) Reza menjelajah area pemakaman nan luas dengan kebingungan tingkat dewa,'Gila!Aku sudah muter2 ke sana kemari tapi kok ga nemu motorku ya?Jangan2 dimaling lagi waduh!!' Saking musernya Reza ga menyadari kalau kunci kontaknya jatuh.Kliting...wah apes amat sih kamu Za..za... ¥¥€ TAPI KUTAHU PASTI ADA JALAN KELUAR... Reza ngos2an lalu duduk di sebuah nisan yang sudah dikijing,'Ya ampun area makam ini gede banget sih?Apa aku perlu pakai gps ya...Waduh low bate lagi hpnya...Istirahat dulu...cari wangsit dulu...siapa tahu dapat pencerahan...apes amat sih aku hari ini? Investigasi ketahuan...diputus tus lagi sama Evi...aduh...masih diuncrit sama si gondrong...sekarang nyasar...aduh..apa karena aku ga pamitan sama Ibu ya?Tadi pagi aku kan malah bersitegang gitu sama Ibu.' ¥€€ KUTAHU DI PESISIR GELAP ADA MERCUSUAR... Dua bayangan orang tiba2 muncul di dekat Reza,"Nak,apa ini milikmu?" Reza kaget,'Jagat dewa batara!!Kok tiba2 ada orang sih didekat aku?Perasaan tadi ga ada siapa2 deh..' Seorang bapak dan anak gadisnya,si bapak menyodorkan kunci kontak pada Reza,"Ini milikmu Nak?" Reza merasa merinding bulu kuduknya,"Oh ya ampun iya Pak ini kunci kontak motor saya.Kok aku ga tahu sih kalau jatuh?..." Reza garuk2 kepala,"Terima kasih ya Pak...oh ya kalau mau keluar area makam lewat mana ya Pak kok saya ga nemu2 ya jalan keluarnya?" Yang jawab malah anak gadisnya yang nunduk terus mukanya,"Kakak ke arah sana saja.Jalan lurus saja jangan menengok kiri dan kanan.Lurus saja.Pasti ketemu." Reza manggut2 dan segera bangkit dari duduknya,"Wah gitu toh jalur exitnya.Makasih ya Pak ...dan adik he .he..saya permisi dulu.Terima kasih buat kuncinya ya..." Reza lalu melangkah beberapa meter,'Wah iya aku ingat jalan ini...ya...wah untung ketemu sama bapak dan anak gadisnya tadi...kalau ga aku bisa nginep disini.Dadah dulu ah sama mereka...' Namun saat Reza menoleh lagi dua bayangan orang tadi sudah tak ada,'Horok!!Kok ga ada siapa2???Bukannya tadi mereka di sana?Masak ngilangnya cepet banget?Kecuali...kecuali mereka itu...mereka adalah...Hantu!!!Lari!!!' Weleh..malah ketemu sing ora2... €++KUTAHU CINTA PASTI KALAHKAN BENCI... ( DILUAR PEMAKAMAN ) Irwan sudah selesai memberi uang pada penjaga makam lalu ia melangkah kembali ke arah mobil,Evi sudah kembali ke dekat mobil.Mobil Idayu juga sudah datang,sebuah mobil sedan camry warna hitam.Idayu masuk ke dalamnya setelah Irwan juga masuk ke dalam mobil Fortunernya bersama Evi.Irwan menyuruh Toto berangkat namun Evi memegang lutut Irwan,"Apa ga sebaiknya kita tunggu dulu Wan biar Mamamu pergi berangkat dulu mobilnya?" Irwan memandang tangan Evi yang memegang lututnya,'Perhatian sekali Nyonya sayang sama Mama...andai saja keadaan berbeda...pasti indah rasanya jika kami makan bersama di restoran...' €××KUTAHU KASIH ANTARA KITA TELAH TERKUNCI... Toto memberi kode agar mobil Idayu duluan,Idayupun membuka kaca mobilnya,'Bukannya Irwan terburu2 ingin segera pergi tapi kenapa aku malah disuruh duluan?Pasti Nak Evi yang meminta dia begitu?Sepertinya cinta putraku pada Nak Evi sangat dalam dan tidak main2.' Evi juga menurunkan kaca mobil,'Sampai jumpa lagi Tante...' Irwan malah asyik memandangi tangan Evi di lututnya,diraihnya jemari Evi dan dikecupnya dengan sayang,'Betapa aku bersyukur ada kau di sampingku saat ini.Aku sayang banget sama kamu Vi...' Yang punya jemari malah sedang senyum pada Idayu yang melintas mobilnya,"Din!Din!!" Evi memandang kekasih hatinya,"Mamamu sudah pergi...kita bisa berangkat sekarang.Maaf aku kerap membantahmu...aku..." €÷÷SEWAKTU KITA SEPAKAT TUK MELIHAT CINTA... Kata2 Evi terhenti karena Irwan menyela,"Sst!Sudah aku tidak mau membahas itu.Aku ingin menikmati perjalanan ini.Berhenti membahas hal ini.Aku mohon..." Evi mengangguk,'Kasihan Irwan...apa aku terlalu keras padanya ya?Tapi aku hanya ingin yang terbaik buat dia.' Irwan malah menyandarkan kepalanya di bahu Evi,"Aku lelah sekali....Aku ingin tidur..." Toto lalu melajukan mobil.Sedang Evi menyandarkan dirinya di kursi agar Irwan lebih nyaman tidur,"Tidurlah...aku akan menjagamu..." Irwan memejamkan mata sembari meremas jemari Evi,"Terima kasih Nyonya sayang...terima kasih selalu ada buat aku...apalagi di saat krusial bagiku...seperti tadi...terima kasih.." €==SEWAKTU KITA INGAT KENANGAN YANG INDAH... Evi menjawab,"Sama2...bukankah kau juga selalu ada buatku disaat terberat dalam hidupku?Kita akan selalu bersama mulai sekarang.Dalam suka...dalam duka...dalam susah maupun senang...dalam kaya ataupun miskin...aku kan bersamamu selalu..dalam sehat maupun sakit..." Irwan dah bobok.Weleh... €<<SEWAKTU KERUTAN MUKA BERANGSUR BERUBAH....( Dalam area pemakaman ) Karena menengok ke belakang Rezapun muter lagi di dalam area nan luas itu.Ibarat orang ga nemu jalan keluar.Ia lelah sekali apalagi ketakutan juga.Ia bingung dan muter2 di area itu sampai siang.Yang menemukan dia adalah si juru kunci yang tadi dikasih uang sama Irwan.Si juru kunci nemu motornya Reza dan heran,'Lho kok ada motor di sini?Padahal kayake ga ada pengunjung lagi.Mana kempes lagi bannya.Jangan2 orang ini lewat sini terus kempes ban motornya lalu nyari tambal ban ga ketemu.Malah nyasar masuk area kuburan lagi.Terus ga bisa keluar kayak waktu itu ada orang yang begitu.Sebaiknya aku cari ke dalam dia.' Oh rupanya emang angker tuh kuburan.Akhirnya si juru kunci menemukan Reza,"Mas ini kayak orang bingung.Mas mau kemana?" Eh Reza malah kaget dan lari,"Hantu!!!" Wei...si juru kuncipun nunggu,'Paling nanti lha lewat lagi.' €€€ SEWAKTU SENYUM DAN TAWA MEMBUAT LUPA.....( Asian Group Head office ) Ga cuma Reza yang muser2 Adi juga cuma Adi muser2 di kursinya yang emang bisa muter2,"Ya ampun sobat aku ini kok hpnya ga aktif terus sih?Jangan2 beneran marah nih sama aku...aduh...aku telpon Tante Idayu aja." Idayu sendiri malah menuju resto Rosalina,"Pak,kita ke resto dulu.Saya ada urusan di sana." Sopirpun nurut,"Siap Nyonya Besar." Saat itulah Adi nelpon,"Tante ,sudah ketemu Irwan belum?" Idayu jawab,"Sudah Di.Tante seneng banget hari ini.Walau Irwan masih belum memaafkan Tante tapi setidaknya dia mau pamitan sama Tante tadi.Ini semua berkat Nak Evi yang berhasil bujuk dia.Tante restu banget Irwan dapat Nak Evi.Oh ya makasih ya Di udah ngasih bocoran agenda Irwan sama Tante.Makasih ya..." Adi malah heran,'Irwan ga marah?Biasanya lihat Maminya aja dah mules perutnya.Kalau ga uring2an gitu di kantor.Tumben kali ini bisa adem ayem?' Adi melongo sampai Tria laporan ga dia gubris,"Pak,ini laporan pelaksanaan proyek pengecoran jalan di depan HO,juga ini berkas yang harus Bapak lihat seputar pembangunan pabrik baru nanti.Pak....waduh...kok disoriented gini ya?Bapak....Pak Adi?Hello..." Adi akhirnya sadar setelah disentuh pundaknya sama Tria,"Oh!...Ada apa Tria?" Tria geleng kepala lalu nerangin lagi,"Oh ya hampir saya lupa.... ini ada undangan pernikahan buat Bapak dan Pak Irwan.Ada staff kita yang menikah Pak." €>>ITULAH SAAT DIMANA KITA MENANG BERSAMA.... Tria nambahi lagi,"Bapak datang bersama siapa Bapak?He .he..Kalau Pak Irwan pastinya udah ada gandengan.Nona Evi pastinya he..he.." €{{ LUPAKAN AROGANSI CINTA URUTAN PERTAMA... Wah Adi tambah puyeng ditanya gitu,'Masalah satu belum kelar eh muncul lagi yang baru.Iya ya Irwan mah udah punya gandengan sekarang.Lha aku?Piye ki?Udah ...kelarin satu2 dulu.Kerjakan sesuai urutan dulu.Main prioritas dulu.Sekarang yang penting aku harus bisa hubungi Irwan.Masalah lain pikir ntar.' €}}DI ATAS SEGALANYA YANG TERBESAR ADALAH KASIH....( MOBIL IRWAN ) Evi kasihan lihat Irwan tidur,ia ambil bantal lalu ia taruh bantal itu dipahanya dan kemudian diletakkannya kepala Irwan diatasnya.Wah Toto merhatiin sambil mesem guyu,'Perhatian banget Nyonya Boss he..he..dah kayak pasutri aja.Wah Si Boss tidurnya nyaman nian dipangkuan Nyonya Boss gitu kepalanya.Hemmm...emang deh kalau dijalan Si Boss suka tidur.Aku kasih musik ah yang romantis habis hi..hi...yang kesukaannya Si Boss...' Irwan malah nungsep di perut Evi kepalanya weleh...malah mapan.Evi juga malah mengelus2 kepala Irwan sambil dengerin musik nan syahdu yang disetel Toto,'Irwan pasti kelelahan sampai tidur gini...heran bisa pules gini ya?Dasar Pak CEO julit deh...' €[[ AKU TAKKAN LUPA,KUPASTI FASIH... Mendekati Bogor Irwan bangun,"Hmmm...baunya harum nian nih..." Evi memandang Irwan yang kepalanya masih dipangkuannya,"Sudah bangun ya?Kita sudah mau sampai Bogor lho..." Irwan bangun,"Makasih ya dah jagain aku selama tidur.Aku kurang tidur semalam...whoooamm..." Evi mengambilkan cemilan buat Irwan,"Makan dulu biar nyaman perutnya.Oh ya jangan lupa makan siang ya...jangan telat makan." Toto mesem,"Non Evi dah fasih jadi Nyonya Boss nih kayaknya....he..he.." Irwan ikut mesem,"Bener itu To!Masak aku disuruh makan terus nih...tapi gpp sih seneng malah diperhatiin..astaga aku lupa hpku masih mati belum kuhidupin sejak sarapan tadi.Wah...hidupin dulu." Gimana reaksi Irwan sama Adi nanti?***see you next eps***
Eps 50 Cerbung ke-10
DEBU-DEBU JALANAN
-1-2-3-4-5-6-7-8-9-11-12 @ DEBU-DEBU JALANAN € B:-(:-D|=G|~||_||<|_|\/||\|♡ Eps 50 : The Entry Of The City= Memasuki Kota A-016953 KITA MESTI TELANJANG DAN BENAR2 BERSIH...( Mobil Fortuner ) Irwan mengaktifkan hpnya,"Astaga!Adi ngebel aku berkali2.Ada apa ya?" Evi malah asyik nyiapin cemilan buat Irwan,Toto jelas juga dapat bagian,"Coba ditelpon Wan,siapa tahu penting." Irwan nelpon Adi,"Hello Di,sorry aku baru tahu kamu coba hubungi aku terus.Biasa kalau lagi sarapan seringnya hp aku non aktifkan sekarang.He..he.." Toto mesem,'Ya sejak Non Evi jadi chef pribadi Boss kebiasaan itu mulai he..he..' Adi malah jadi deg2an,"Ehmm...ini Wan soal ...ehm...apa ya?Aduh...aku sampai lupa nih..." Adi melihat undangan di mejanya,"Oh ya kamu dapat undangan pernikahan salah satu staff kita..." Irwan heran,"Hanya demi ngasih tahu soal undangan kamu sampai ngebel berkali2?Di kan bisa dikasihkan aku pas ntar aku masuk?Aneh deh kamu nih..." Evi malah menyuapi Irwan,"Cobain deh ini enak lho..." Irwan jadi jeda ngomongnya dengan Adi,"Sorry aku sambil makan ya...biasa Nyonya sayang ga bisa lihat aku ga makan he..he.." Adi ikut ngekek,"Sweet banget nih yang jalan ama yayangnya ke Bogor.Cie..cie...coba dah resmi pasti booking villa tuh di Puncak.Hmmm..." Irwan mesem sambil lihat Evi,"Dasar ngeres melulu pikiran kamu nih.Perlu dibersihin tuh pikiran kamu...dasar!!"
B-592771...SUCI LAHIR DAN DI DALAM BATIN...( KANTOR ASIA GROUP ) Adi lega Irwan ceria,'Aku tanyain soal pertemuannya dengan Mamanya ga ya?Ntar malah badmood gimana?Mending ga usah ah...kayaknya dia ga curiga kalau aku yang bocorin agenda dia ke Mamanya.Bagaimanapun juga aku ga ada niat jahat kok.Niatku tuh baik.Suci lahir dan batin.Wah kayak lagu wae...' C-031088...TEGAKLAH KE DALAM SEBELUM BICARA... Irwan akhirnya malah ngobrol soal urusan kantor,"Dalam waktu dekat kan perusahaan kita bakal kedatangan tamu dari luar negeri.Dari berbagai negara.Pastiin ya semua area dalam keadaan eksellent.Pengecoran jalan depan kantor pusat pastikan berjalan dengan baik.Pastikan semua warga mendapat pemberitahuan soal akses jalan yang akan ditutup sementara dan carikan solusi atau alternatif jalan.Jadi tidak mengganggu aktivitas mereka." Adi jawab,"Siap Komandan!!" Irwan malah julit,"Tegak grak!!Ha...ha..." Evi heran,'Aneh kok bisa kayak upacara bendera aja sih?Apa begini gaya boss2 kalau telponan ya?Baru tahu...' D-028165...SINGKIRKAN DEBU YANG MASIH MELEKAT... Evi malah mengambil tissue dan membersihkan remah2 di wajah sekitar bibir Irwan,Toto melirik lewat spion,'Aduh...Boss emang beruntung banget..sambil telpon aja disuapi dah gitu dibersihin lagi wajahnya sama Nyonya Boss...waduh...waduh...mesranya...' E-034345...ANUGERAH DAN BENCANA ADALAH KEHENDAK-NYA...( AREA PEMAKAMAN ) Reza capek banget muter2 di area pemakaman,'Ya ampun aku bingung banget.Kayaknya aku dah melewati nisan ini berkali2 deh...ya ampun mana panas lagi.Kepalaku pusing.Mana haus lagi...belum serem lagi disini....' Juru kuncinya mendekati Reza dari belakang,dipegangnya bahu Reza,"Nak..." Reza jenggirat dan malah pingsan.Weleh... Juru kuncinya segera menangkap tubuh Reza,"Elahe...iki lakon apa ganjaran ya...ya.." Reza lalu dibawa ke tempat teduh dibantu sama anaknya juru kunci yang kebetulan datang mau minta uang sama bapaknya,"Kenapa orang ini Pak?" Juru kuncinya jawab,"Biasa Le...area sini kan banyak roh halusnya jadi kalau kosong pikirannya bakal kesambet deh.Kebetulan bapak dapat rejeki hari ini.Dikasih uang sama Den Irwan.Ini buat kamu.Sisain buat ditabung ya jangan dihabiskan semua." Anak juru kunci yang masih SMU itu sumringah,"Beres Pak!Asyik!!Dapat uang yihuiii!!" F-563813...KITA MESTI TABAH MENJALANI... Reza akhirnya siuman,"Dimana ini?" Juru kuncinya segera menawarkan minuman,"Minum dulu Nak.Biar seger.Nak ini didalam area pemakaman sejak tadi.Apa Nak ini bingung ya?Motor yang disana itu punya kisanak?" Reza langsung meminum airnya,"Iya Pak.Bisa bapak bawa saya ke motor saya Pak?Sejak tadi saya ga nemu jalan keluar area pemakaman ini.Saya bingung Pak." Si juru kunci lalu mengantar Reza keluar area pemakaman,"Nah itu motornya.Sayang bannya kayaknya kempes deh.Tapi ga jauh dari sini ada tukang tambal ban kok.Tuntun saja motornya ke sana.Itu diujung jalan itu ada tambal ban." Reza lega bisa keluar dari area makam,"Terima kasih ya Pak.Untung ada bapak.Kalau ga bisa nginep saya di kuburan ini." Juru kuncinya jawab,"Saran saja ya Nak.Sebaiknya kisanak pulang aja habis nambal ban.Soalnya suka apes kalau habis ketemu lelembut.Bapak takut kalau kisanak nerusin perjalanan atau niatnya bepergian hari ini malah bisa celaka.Mending pulang saja.Istirahat.Berdoa minta petunjuk Tuhan." Reza mikir,'Bener juga ya kata bapak ini.Mending aku pulang wae...kepalaku pening...' G-681184....HANYA CAMBUK KECIL AGAR KITA SADAR ADALAH DIA DI ATAS SEGALANYA.... Reza merenung sambil menuntun motornya menuju tambal ban.Tukang tambal bannya cuma nambah angin aja,"Masnya habis dari makam ya?" Reza jawab,"Iya mas.Kok tahu?" Tukang tambal bannya mesem,"Iya soalnya wajahnya nampak bingung.Banyak yang alami kebingungan memasuki area pemakaman.Apalagi bagi yang belum pernah ke situ.Pernah ada yang sampai ditemukan tak sadarkan diri di sebuah makam.Kasihan..." Reza akhirnya milih balik ke rumah. H-607284...ANAK MENJERIT2,ASAP PANAS MEMBAKAR... ( Rumah Reza ) Hayati sedang menyirami halaman dengan air soalnya berdebu eh kena sama Reza airnya,"Ups!!Mas Reza??Ya ampun maaf Mas...Hayati pikir ga ada orang.Ya ampun jadi basah ya?" Reza malah teringat ucapan si juru kunci,'Wah bener deh aku apes.Untung Hayati nyiraminya pakai air bersih kalau air bekas cucian bisa gatel2 aku...' I-557182...LAHAR DAN BADAI MENYAPU BERSIH.. Hayati segera mengambilkan handuk,"Mending Mas Reza mandi aja lagi.Sementara itu saya akan siapkan makan siang buat Mas.Hari ini saya masak botok.Mas pasti suka.Bentar ya..." Reza jadi terharu,'Perhatian banget ya Hayati.Beruntung banget pria yang dapat dia nanti.Pinter masak,perhatian,ga neko2.Rumah juga selalu bersih kalau ada dia.Benar2 tipe wanita rumahan.Sayang dia bukan Evi...kenapa aku masih mikirin Evi terus sih?Mending aku keramas ah biar seger habis itu makan dan tidur.Aku capek banget hari ini asli...' J-548351...INI BUKAN HUKUMAN,HANYA SATU ISYARAT BAHWA KITA MESTI BANYAK BERBENAH...( Bogor ) Irwan berpesan pada Adi,"Area2 di perusahaan dicat ya.Pokoknya benahi semua area.Soalnya nanti mereka akan touring gitu ke pabrik kita.Breakdown hal ini ke cabang2 juga ok?" Adi manut,"Ya udah aku akan lakukan semuanya seperti perintah Komandan.He..he..oh ya salam ya buat yang ada di situ he..he..bye..." Irwan menutup hpnya,"Dapat salam dari Adi To..." Weleh kok malah ke Toto...Evinya ga dapat juga? Irwan malah memandang Evi yang celingukan lihat keluar,"Lihat apa sih Nyonya sayang?" Evi nunjuk ke sebuah arah,"Resto cabang katanya dekat sini Wan...mana ya?Ah itu dia!!" Irwan jadi punya ide,"Kita makan siang di situ aja yuk!Kan kamu pasti tahu menu di situ dan pastinya kenal dengan karyawan2nya.Bagaimana?" Evi seneng banget,"Bener?Makasih!!Aku punya temen baik dulu tapi dipindah ke cabang sini.Aku kangen sama dia..." K-157194....MEMANG,BILA KITA KAJI LEBIH JAUH DALAM KEKALUTAN,MASIH BANYAK TANGAN YANG TEGA BERBUAT NISTA... Irwan gimana gitu mendengarnya,"Temen laki apa perempuan nih?" Evi baru ngeh,"Iih..cemburu ya?Wajahnya gitu amat?iih...gemesin deh kalau manyun..." Toto ikut mesem,malah nyanyi dia,"Cemburu tanda cinta..." Irwan mrengut,"Kalau temen laki ga jadi mampir deh...Makan siang di tempat lain aja!Huhh!" Toto menahan senyum,'Ada yang kalut nih...' L-157193...TUHAN PASTI TELAH MEMPERHITUNGKAN AMAL DAN DOSA YANG TELAH KITA PERBUAT... Evi meraih jemari Irwan,"Teman wanita Pak CEO...jangan manyun dong.Ntar gantengnya ga maksimal lho.." Irwan baru ceria lagi,"Bagus kalau teman wanita.Toto! Ke sana ya..." Evi malah menyandarkan kepalanya di bahu Irwan,'Senengnya sedekat ini sama Irwan.Bisa merhatiin dia.Jaga dia.Merawat dia.Bisa lakukan banyak hal buat dia.Seperti dia telah melakukan banyak hal buat aku.' M-701707...KEMANAKAH LAGI KITA KAN SEMBUNYI HANYA KEPADANYA KITA KEMBALI...( RESTO ROSALINA JAKARTA ) Idayu memasuki resto dengan langkah elegan,semua segera menyambut bahkan Endah segera memberitahu kak Ros soal kedatangan ibunda CEO Asian Group itu ke resto.Tentu saja Rosalina segera turun dari kantornya,"Sungguh suatu kehormatan mendapat kunjungan Nyonya kembali." Idayu diberikan meja terbaik,"Saya ingin lunch di sini.Saya suka menu di sini.Bisa tolong hidangkan buat saya menu yang ini..." Kak Ros segera memanggil Endah,"Oh tentu Nyonya.Pesanan akan segera disiapkan." N-012217...TAK ADA YANG BAKAL BISA MENJAWAB... Idayu diajak ngobrol sama Kak Ros,"Pak Irwan pergi ke Bogor ya Nyonya..." Idayu menjawab,"Benar.Saya sempat ketemu dia tadi.Oh ya saya mau pesan ruangan di atas di lantai 4 buat sebuah event.Apakah bisa dalam waktu dekat ini?" O-653963....MARI,HANYA TUNDUK SUJUD PADANYA... Tentu saja Kak Ros sumringah mendengarnya,"Tentu saja bisa Nyonya he..he..soal waktu itu bisa diatur." Idayu senang dan mereka mulai membicarakannya. 》》KITA MESTI BERJUANG MEMERANGI DIRI... Idayu menikmati santap siangnya dengan penuh senyum,'Dengan mengadakan event di sini aku harap bisa lebih dekat dengan Nak Evi.Calon menantuku itu....semua ini demi memperjuangkan maaf dari putraku.Demi kebahagiaan dia juga.' ¤¤¤BERCERMIN DAN BANYAKLAH BERCERMIN... Idayu telah banyak belajar dari masa lalu bagaimana Irwan kian jauh dan malah membentengi dirinya dengan banyak bodyguard kala ia melakukan pendekatan dengan frontal.Semua itu menjadi cermin baginya.Kini ia melakukan pendekatan melalui orang yang paling didengarkan Irwan saat ini dan itu adalah Evi.Idayu tak mau salah langkah lagi. ¤♡¤TUHAN ADA DI SINI DI DALAM JIWA INI....( RESTO CABANG BOGOR ) Para karyawan Resto heran melihat sebuah mobil Fortuner memasuki area parkir Resto,"Siapa tuh?Platnya B.Mobil Jakarta lho.Jangan2 penyanyi kafe yang diminta ganti nyanyi di sini ?" Yang lain jawab,"Masak sih pakai mobil sebagus itu?" Seorang wanita seusia kak Ros keluar,"Ada apa ini?Kenapa pada gerombol di sini?" Semua segera menunjuk ke arah luar,"Itu Kak Rina diluar ada mobil mewah parkir.Platnya B lagi." Rina memandang keluar,"Apa Evi ya?" Rina sumringah kala melihat bener Evi yang turun dari dalam mobil itu,"Sudah kalian balik kerja sana!Biar aku yang kedepan." ¤♡¤ BERUSAHALAH AGAR DIA TERSENYUM...OH.. Rina menyongsong kedatangan Evi,"Evi!!" Evi segera memeluk seniornya itu,"Kak Rina!!" Irwan tersenyum melihat mereka berpelukan bak teman lama ga jumpa,'Jadi ingat Adi deh...' Rina melihat penampilan Evi,"Wow!Sekarang kamu cantik banget.Modia juga pakaiannya.Aku seneng banget saat Kak Ros ngasih tahu kalau kamu yang bakal gantiin nyanyi di sini untuk sementara.Gimana kabar keluargamu?Aku dengar adikmu kecelakaan ya?Maaf belum sempat nengok.Suamiku juga masuk RS.Barusan keluar." Evi tersenyum,"Rizky dah membaik Kak Rina.Walau masih di RS tapi kondisinya menunjukkan kemajuan." Irwan mendekat,Rina berbisik,"Itu siapa Vi?Lihat dari penampilannya seperti Boss deh...Calon kamu ya?" Apa jawab Evi?***see you next eps***
Eps 51 Cerbung ke-10
DEBU-DEBU JALANAN
♥><♥><♡><♡><♥><♥> <♡> DEBU-DEBU JALANAN <♡> <♥><♥><♡><♡><♥><♥> Eps 51: An Understanding Heart= Hati Yang Pengertian <♡> MENGAPA JIWAKU MESTI BERGETAR SEDANG MUSIKPUN MANIS KUDENGAR... ( RUMAH REZA ) Kok ke Reza dulu sih?...Kasihan kemarin kan dah dikerjai sama yang ga ketok jadi ditiliki dulu....Manut dah. Reza dah mandi and keramas plus conditioneran juga.Waduh...suwe berarti mandinya?Jelas! Usai mandi pakai sabun wangi dia ke kamarnya.Dilihatnya lukisan2nya.Wajah Evi di sana.Jiwanya bergetar membayangkan Evi bersama pria lain di tempat yang jauh pula.Dirabanya lukisan itu,"Kenapa sih Vi kamu milih dia?Apa karena dia lebih tajir ya dari aku?Apa aku kurang baik sama kamu?Kenapa Vi?" Teriakan Hayati dari luar kamar membuyarkan gundahnya,"Mas Reza!Makan siang sudah siap!Makan dulu ya?Jangan sampai telat makan.Kalau Mas belum makan,Hayati juga ga akan makan." Reza tersenyum dan melangkah keluar kamar,"Nyuruh makan aja pakai acara ngancam sih?Siapa yang ngajari?" Hayati kaget,"Ups!Saya ...lihat di sinetron Mas.He..he..Itu di FTV.Maaf..." Reza geleng2 kepala lalu gandeng Hayati ke ruang makan,"Udah!Sekarang temeni aku makan.Bete makan sendirian." Hayati dag dig dug dipegang tangannya sama anak majikannya,"Tapi Mas...saya kan cuma pembantu...saya nanti aja makannya setelah Mas Reza..." <♥>MUNGKIN KARENA KULIHAT LAGI LENTIK BULU MATAMU... Reza melihat ke arah Hayati,"Sst!!Ini perintah ok?Bukan permintaan ...sekarang duduk!Kita makan." Hayati nurut,"Ya udah.Tapi biar saya yang siapin." Hayati mengambil piring lalu mengambil nasi dan juga botok,"Segini kurang ga Mas?" Reza ngekek,"Ya ampun banyak amat?Tapi gpp ding aku juga laper.Tolong karaknya juga ya." Hayati juga menyodorkan cabe ceplus,"Ini Hayati dah siapkan cabe kesukaannya Mas Reza.Suka nyeplus kan kalau makan botok.Nah selamat menikmati." Reza mesem,'Perhatian banget.Tahu aja kesukaan aku.' Reza menunggu,"Kamu juga makan yang banyak.Biar ga kurus kayak gitu." Hayati mengambil nasi secukupnya,"Ini tuh langsing Mas namanya.Kalau Mas itu yang kurus.Ehm..." Reza geleng2 kepala,"Udah yuk makan!Baunya kayaknya enak nih.Alamat nambah nih.Hmm.." Hayati memperhatikan Reza makan dengan lahapnya,'Senengnya bisa merhatiin Mas Reza...makan berdua lagi.Aduh...ngimpi apa semalam ya?Gantengnya aduh biyung...' Reza memandang gadis yang duduk dekat dia itu,"Malah ngalamun!Ayo dimakan.Enak lho!Mantap.Kamu masak nasi banyak kan hari ini?Aku bakal nambah nih!" Hayati jawab,"Tenang saja Mas.Banyak kok soalnya Mas kan cuti.He .he.." Reza muji,"Pinter kamu!Bagus!!Bagus!!" Hayati seneng banget,'Saya emang sengaja masak yang Mas suka kok...biar Mas seneng..' Kita tinggalin mereka soale kalau diikuti terus bikin baper eh maksude bikin laper.Sana bikin mie dulu kek,katanya perut ga boleh kosong?Oke sambil nunggu penulise masak mie,kita ke Bogor ya?Bogor ...Otw! <♡> BIBIRMU DAN RAMBUTMU YANG KAU BIARKAN JATUH BERDERAI DI KENINGMU...( RESTO CABANG BOGOR ) Evi memandang ke arah pria muda dengan hem biru ekslusif lengan panjang yang melangkah mendekatinya,'Ya ampun aku baru sadar kalau aku ke sini sama Irwan.OMG!Aku harus bilang apa nih?' Tapi Irwan yang pengertian mendahului Evi,"Saya Irwan dari Asian Group.Tentunya Ibu Rosalina sudah memberitahu soal rencana investasi kami ke resto ini,bukan?" Rina menyalami dengan hangat,"Oh iya iya...saya tak mengira kalau Anda akan datang bersama Evi.Mari silakan masuk!" Evi memandang Irwan,'Kenapa Irwan ga ngenalin aku sebagai kekasihnya?Kenapa aku kecewa ya?' Kala Rina melangkah lebih dulu,Irwan memeluk pinggang kekasihnya yang gundah.Evi tenang dan tersenyum,'Kenapa aku meragukannya?Bukankah selama ini apapun yang ia lakukan selalu untuk kebaikanku?Aku harus percaya padanya.' Tentu saja gestur mesra itu tak luput dari penglihatan karyawan resto lainnya,"Lihat tuh!Kayaknya aku pernah lihat deh pria itu.Tapi dimana ya?" Karyawan itu menepuk keningnya,"Oh ya!Di koran!Mana koran hari ini?Cepet bawa kemari!" <♥> MAKIN MENGAJAKKU TERPANA KAU GORESKAN GITA CINTA... Begitu koran dibentangkan semua terpana,"Ya kan dia itu sama kan dengan yang di koran ini?Lihat nih!Daftar 24 orang terkaya di Indonesia.Gila!Dia itu masuk jajaran 10 besar lho!CEO Asian Group,Irwan Krisdiyanto.Di usia masih relatif muda sudah memiliki grup bisnis dengan jaringan di seluruh Indonesia dan diperkirakan bakal meningkatkan jaringan bisnisnya hingga keluar negeri." Semua terpana,"Jadi CEO muda itu yang ada di depan kita sekarang adalah milyarder?Wow!!" Semua pada kepo,"Lihat tuh cara memandangnya ke wanita sebelahnya.Mesra men!Siapa ya dia?Ah itu Kak Rina mendekat.Tanya ah!" <♡> MENGAPA AKU MESTI DUDUK DI SINI SEDANG KAU TEPAT DI DEPANKU... Usai membawa Irwan dan Evi ke meja terbaik,Rina menuju bagian kitchen,"Layani mereka dengan baik ya?Aku mau ke atas dulu ambil beberapa berkas.Kok malah pada bengong sih?" Mereka menunjuk ke arah Evi,"Kakak cantik yang bersama milyarder itu siapa kak?" Rina heran,"Milyarder apa maksud kalian?" Mereka menunjukkan koran yang mereka baca,"Masak kakak ga tahu sih?Pria itu kan Milyarder Irwan Krisdiyanto?CEO Asian Group." Rina memandang korannya,"Astaga!Jadi yang kemari adalah CEOnya langsung?Gila!!Aku harus minta penjelasan pada Kak Ros nih!Korannya aku bawa ya?" <♥> MESTINYA KUBERDIRI DAN BERJALAN KE DEPANMU... Semua malah jadi heran lihat atasan mereka malah ga tahu,"Kak Rina kok malah ga update sih?Malah kaget gitu?Belum jawab lagi pertanyaannya.Huhh!" Evi yang tak ingin Irwan telat makan segera melihat daftar menunya,"Irwan,kamu suka ini ga?" Irwan tersenyum,"Apapun deh asal yang milihin Nyonya sayang pasti aku mau." Evi tersenyum apalagi Irwan meremas tangannya,"Kalau minumnya ini aja ya?" Irwan malah mandangi wajah Evi. <♡> KUSAPA DAN KUNIKMATI WAJAHMU ATAU KUISYARATKAN CINTA... Evi geleng kepala,"Wan?Pak CEO?Hmmm..." Irwan tersadar,"Apa?Kamu tanya apa?" Evi mesem,"Ga jadi ah....kamu ga dengerin sih." Irwan meraih jemari Evi satunya,"Jangan gitu dong Nyonya Sayang...kan aku lagi banyak pikiran." Evi nanya,"Mikir apa coba?" Irwan julit,"Mikirin kamu..." Evi merona,"Raja ngeles..." <♥> TAPI SEMUA TAK KULAKUKAN...( KANTOR RINA ) Rina segera menelpon Kak Ros,"Kak Ros...kenapa ga ngasih tahu sih kalau wakil dari Asian Group adalah CEO nya sendiri?" Kak Ros jawab,"Aku sebenarnya mau bilang biar kamu persiapan tapi Bapak ga ijinin.Katanya Pak Irwan sendiri yang ga ingin penyambutan aneh2.Ga mau ngrepoti.Gimana beliau bilang apa soal resto kita?" Rina jawab,"Baru juga sampai.Kayaknya mau makan siang dulu." Kak Ros jadi ingat,"Oh ya biar Evi yang menyiapkan menunya.Soalnya cuma dia yang paham selera Boss Asian Group itu.Kalau Evi minta masak sendiri jangan dihalangi ya?" <♥> KATA ORANG CINTA MESTI BERKORBAN... Rina jadi curiga,'Kayaknya deket gitu hubungan Evi sama Pak Irwan...emang mereka punya hubungan spesial ya?' Rina hendak bertanya tapi Kak Ros malah berkata,"Udah ya.Ibundanya Pak Irwan lagi di resto nih.Lunch juga.Pokoknya turuti aja Evi bilang apa ok?" Rina manggut2,"Ok.Akan kulakukan Boss!" <♡> MENGAPA DADAKU MESTI BERGONCANG BILA KUSEBUTKAN NAMAMU.... Rina membaca sekali lagi koran di mejanya,"Milyarder muda Irwan Krisdiyanto masuk jajaran top ten orang paling kaya di Indonesia.Gila!Bagaimana Evi bisa kenal orang selevel ini ya?" Rina lalu turun lagi,'Aku akan tanya Evi ah...dia harus cerita sama aku.Harus!' <♡> SEDANG KAU DICIPTAKAN BUKANLAH UNTUKKU...( SHIHA HOUSE ) Shiha nampak bersiap mau pergi,"Ma!Shiha pergi dulu ya?" Sang Mama mendekat,"Mau kemana sayang?" Shiha memakai parfumnya,"Mau ke resto Rosalina Ma.Mau makan disana sekalian mau buat perhitungan dengan pelayan resto itu!Jam segini pasti dia lagi siap2 mau ke Kantornya Irwan buat delivery makan siang." <♡>ITU PASTI TAPI AKU TAK MAU PERDULI... Sang Mama menasehati,"Shiha kenapa kamu ga ikhlasin aja Nak Irwan dengan gadis itu?Biarkan mereka bahagia sayang." Shiha kekeh,"Ga akan Ma!Irwan itu diciptakan buat aku!Bukan buat wanita kelas rendahan macam pelayan resto itu!" Mamanya terus membujuk,"Tapi sayang mereka sepertinya saling mencintai." Shiha malah meraih tasnya,"Aku ga perduli Ma!Pokonya aku akan mendapatkan Irwan kembali.Titik!" <♡> SEBAB CINTA BUKAN MESTI BERSATU... Sang Mama menghela nafas,"Sayang biarkan mereka Nak.." Shiha malah menuruni tangga,"Ga Ma!Shiha ga akan biarkan mereka bersatu.Irwan itu milik Shiha!" Shiha pamit,"Shiha pergi dulu Ma.Shiha yakin Mamanya Irwan pasti juga ga akan setuju kok Irwan dapat gembel.Udah ya Ma.Keburu telat nih!" <♡> BIAR KUCUMBUI BAYANGANMU DAN KUSANDARKAN HARAPANKU... Diluar rumah Shiha dihadang Hazman,"Sayang,aku kok dicuekin sih?Aku jauh2 dari Malaysia lho demi kamu.Aku nengang orang tuaku demi kamu sayang.Please kita baikan lagi ya?" Shiha menjawab sinis,"Kamu itu sia2 kemari.Aku dah ga mau lagi ditipu dan dibodohi sama kamu!Aku dah menemukan laki2 yang jauh beribu kali baiknya daripada kamu!Laki2 yang ga akan mainin perasaan aku.Laki2 yang serius dalam hubungan.Ga kayak kamu.Udah sana jangan dekati aku!Pergi sana!!" Shiha mendorong Hazman sampai pria muda itu jatuh. <♡> JATUH BERDERAI DI KENINGMU... Shiha ga peduli Hazman jatuh malah ia segera masuk ke mobil dan cabut.Hazman segera mengikuti,'Aku harus tahu siapa pria yang dia maksud?Aku ga akan biarkan siapapun merebut Shiha dari aku.Jika aku ga bisa dapat maka pria itu juga ga boleh dapat!' Wah ancaman baru bermunculan nih.Siapa yang akan celaka ya?
***see you next eps***
Eps 52 Cerbung ke-10 DEBU-DEBU JALANAN
|_♡|_♥|_♡|_♥|_♡|_♥|_♡|_♥|_♡ |_♥ DEBU-DEBU JALANAN 52 |_♥ |_♡|_♥ A Trusting Heart |_♥|_♡ |_♥|_♡Hati Yang Percaya |_♡|_♥ |_♡|_♥|_♡|_♥|_♡|_♥|_♡|_♥ |_♡ SELAMAT JALAN SAYANG SAMPAI BERJUMPA LAGI....( RESTO ROSALINA JAKARTA ) Shiha tak tahu kalau Hazman mengikuti dia.Dia bawa mobilnya menuju Resto Rosalina.Niatnya mau melabrak rival cintanya.Turun dari mobil dengan memakai pakaian nan modis,Shiha memasuki resto.Tentu saja segera disambut dengan ramah oleh Intan,"Selamat datang di Resto kami." Shiha langsung bertanya,"Mana bagian delivery ke Asian Group?!" Kebetulan Fitri lewat bawa setumpuk container makanan,Intan mencegatnya,"Fit!Ada yang nyari nih!" Fitri menyahut,"Bentar Tan!Aku taruh ini dulu di mobil box aku." Shiha mengikuti Fitri,"Hey!Mana partnermu?!" Fitri jadi heran,'Gila!Ni cewek ketus amat?!' Fitri jawab,"Ada di dalam mb.Lagi nyiapin semuanya." Shiha masuk lagi ke dalam sambil ngedumel sendiri,"Awas kamu perempuan rendahan!Akan kulabrak kau!!" Fitri gumun,'Perempuan rendahan?Gawat!Endah punya masalah apa sama dia ya?!!' Fitri segera mengikuti Shiha masuk ke dalam resto.Endah yang lagi prepare kaget kala Shiha dengan sinisnya nanya,"Hey mb!Mana yang namanya Evi??!Si Tukang Ngrebut Cowok orang itu??!" Endah jawab,"Maaf ya mb.Mb ini siapa?Jangan sembarangan ngomong buruk soal sahabat saya ya?!" Wei Endah berani lho sama Shiha.Keren!!Ayo terus!!Terus!!Weleh malah kayak lihat motogp aja... Shiha ngekek,"Sahabat?Dasar cewek2 kelas bawah!Sukanya mimpi di siang bolong!Berkhayal dapat pangeran kayak di negeri dongeng.Sadar dong kalian itu ga level apalagi untuk pria sekelas Irwan.Seorang CEO grup bisnis papan atas!Asian Group!Sadar tahu!!" Eh yang jawab penghinaan Shiha adalah Idayu yang baru turun dari lantai atas,"Siapa yang ga pantas buat putra saya?" Shiha melongo melihat siapa yang berkata padanya,"Tante??" Fitri mendekati Endah,"Kamu gpp kan?Tuh cewek syaraf kali ya?Datang2 langsung nyolot!" Shiha ga sangka berjumpa dengan Mamanya Irwan di resto dimana Evi bekerja,'Mamanya Irwan ngapain ya ada di sini?' |_♥JANGAN KAU BERSEDIH WALAU KAU JAUH DARIKU... Idayu turun mendekati Shiha namun tetap menjaga jarak,"Rupanya perempuan yang tak bisa dipercaya yang berani bicara mengatur kehidupan pribadi putraku..." Shiha senang"Tante saya tidak tahu kalau Tante ada di sini.Tapi ini justru suatu kebetulan.Ada hal penting yang Tante harus tahu..." Sementara itu Hazman memasuki resto dan duduk di tempat dimana Shiha tak bisa melihatnya,'Shiha ngapain ke resto ini ya?Kayaknya aku pernah lihat Nyonya yang sedang bicara dengan Shiha itu.Tapi dimana ya?' ♡_| AKU KAN TETAP MENANTI...( Resto Cabang Bogor ) Rina mendekati Evi dan berkata,"Maaf jika membuat kalian menanti.Sudah memilih menunya?Oh ya maafkan saya karena saya tidak tahu kalau ternyata Pak Irwan ini CEO dari Asian Group.Saya sungguh merasa tidak enak karena tidak memberikan penyambutan yang layak untuk Anda." Irwan tersenyum,"Tidak apa2.Saya lebih suka beginj.Apa adanya saja.Tidak perlu merasa sungkan." _|♥ LAMBAIAN TANGANMU KASIH... Rina lega dengan perkataan Irwan,'Baik bener nih CEO...Wah megang tangan Evi lagi....aduh...kayaknya bener deh mereka punya hubungan spesial.' Rina berkata,"Terima kasih Anda begitu murah hati.Oh ya kalian sudah memilih menu?" Irwan memandang lembut pada Evi,"Saya menurut pada chef saya saja he..he.." Rina heran,"Chef?" Irwan malah meraih jemari Evi dan meletakkannya di pahanya,gestur mesra itu disambut wajah merona dari Evi,"Ehm...sebenarnya job desc aku bukan hanya menyanyi di sini Kak Rina tapi juga sebagai chef bagi Pak CEO ini he .he.." Rina mulai paham bahwa memang Evi sangat spesial bagi Sang CEO,"Pantas Kak Ros bilang kalau kau mau memasak di sini dipersilahkan." Wah Evi girang banget,"Benarkah?Kak Ros bilang begitu?" Rina mengangguk,"Iya.Semua bahan lengkap,jika mau silakan team kitchen pasti senang membantumu." |_♡ HATI TERASA PILU.... Evi memandang pada Irwan meminta ijinnya,Irwan mengangguk.Evi tersenyum dan berbisik,"Aku akan siapkan makanan yang enak untukmu.Kamu tunggu sini ya.Ga lama kok." Irwan malah kelihatan hepi,'Makin sayang deh sama Nyonya sayang.Peduli banget sama makan aku.Ga sabar mau melamar dia nih.' Evi diantar Rina ke dapur sedang Irwan asyik membuka email dan nelpon Adi.Biasa bisnisman. |_♥ TERINGAT MASA YANG LALU KALA KAU DI SAMPINGKU....( Resto Jakarta ) Shiha dengan gegap gempita melaporkan soal hubungan Evi dan Irwan pada Idayu,"Tante harus hati2,perempuan itu licik dan sangat lihai menggoda putra Tante.Tante pasti tahulah apa yang dia kejar dari Irwan..." Idayu malah berkata,"Seingat saya kamulah yang telah dengan licik dan lihai membuat keluarga saya percaya bahwa kau serius mencintai putra saya.Ternyata kaulah yang menyakiti dan mempermalukan kami.Kau yang mengaku wanita kelas atas tapi kau tahu..kau tak pantas!!" Shiha kaget mendengarnya,"Tante saya minta maaf atas kejadian di masa lalu.Saya harap saya bisa memperbaikinya.Berikanlah saya kesempatan Tante.Shiha mohon." Idayu malah membuang muka,"Saya ga akan jatuh ke lubang yang sama.Saya tak akan mempertaruhkan masa depan putra saya demi wanita macam kamu." Shiha menyela,"Jadi Tante lebih rela Irwan dapat perempuan rendahan yang kerjanya cuma pelayan resto?" Idayu menatap tajam,"Jangan bicara sembarangan tentang calon menantu saya!!Kamulah yang rendahan.Dan saya tak butuh pendapat kamu soal wanita yang pantas buat Irwan.Jadi jangan ganggu hidup Irwan lagi!!Apalagi sampai mengusik orang yang ia sayangi karena kamu akan berhadapan dengan saya!Camkan itu!" Wah semua keder lihat Idayu memarahi Shiha.Apalagi Shiha dah gemeteran gitu.Wah gimana reaksi Shiha mendengar pembelaan Idayu pada Evi?***see you next eps***

Eps 53 Cerbung ke-10 DEBU-DEBU JALANAN
♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡ DEBU-DEBU JALANAN 53 ♥%♥%♥%♥%♥%♥% The Perfect Heart = Hati Yang Sempurna ♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡%♡ ♡%♡ PERJALANAN INI TERASA SANGAT MENYEDIHKAN....( Rumah Reza ) Reza mencoba tidur namun tak mampu jua.Wah puitis amat ....Hanya satu wajah yang terus ia pikirkan.Akhirnya ia malah melukis.Dipandanginya setiap lukisannya,"Kenapa sih Vi kamu ga bisa lihat kesungguhan cintaku?Kenapa pilih pria itu?Aku sungguh kecewa.Ga sangka kamu tega sama aku." Reza kian sedih,"Besar sungguh cintaku padamu.Besar kasihku padamu.Dalam setiap langkah kehidupanku aku selalu memperhatikanmu.Walau kau bukan dari keluarga kaya aku tetap mencintaimu.Tak sangka ya ternyata kamu memilih bersamanya." Reza yang sangat kecewa akhirnya memporakporandakan koleksi lukisannya,"Buat apa aku menyimpannya jika dia saja tak menyimpanku di hatinya?Buat apa??!!" ♥%♥SAYANG ENGKAU TAK DUDUK DI SAMPINGKU KAWAN... Hayati kaget mendengar suara berisik dari kamar Reza,iapun mendekat dengan cemas,"Mas Reza!!Mas!!Mas gpp?Mas?Hayati masuk ya?" Reza jawab,"Masuk saja!Kebetulan malah sini Hayati!" Hayati masuk ke kamar lukis Reza,"Lho kok berantakan Mas?Kok pada jatuh semua sih?" Reza malah melempar lukisan2 itu ke lantai,"Kamu buang semua lukisan ini ya!Bawa pergi semuanya dari kamar saya ini!" Hayati segera mengambili,"Lha kenapa to Mas?Ini kan lukisan2 kesayangan Mas?Apa ga eman2 Mas?" Reza malah melempar tubuhnya ke ranjang,"Sudah bukan kesayangan lagi!Buang saja!Atau kamu jual saja ke tukang rongsok.Siapa tahu laku." Hayati memandang heran,'Ya ampun lukisan wanita yang sama.Cantik lho.Namun sepertinya mukanya sedih gitu.Kayak ga bahagia gitu.Sebaiknya aku bawa ke gudang dulu.Siapa tahu Mas Reza berubah pikiran.Lukisan bagus gini kok dibuang sih?Malah suruh jual rongsok lagi.Aduh paling juga laku berapa.Kemarin aja aku jual pakaian bekas sama besi2 cuma diharga murah kok.' Reza malah nungsep di bawah bantal dah sleeping dia.Lelah jiwa raga kayaknya.Hayati pelan2 keluar membawa semua lukisan yang dilempar Reza.Lalu ditutupnya pintu kamar Reza,'Semoga mimpi indah.Met rehat Mas Reza.' ♡%♥BANYAK CERITA YANG MESTINYA KAU SAKSIKAN DI TANAH KERING BEBATUAN....( DAPUR RESTO CAB.BOGOR ) Rina kepo banget pingin tahu soal kedekatan Evi dan Irwan,"Cerita dong Vi...please..." Evi malah nyari bahan2 untuk ia racik,"Ada melon tidak?" Salah satu crew segera mengambilkan,"Ini Bu." Evi tertawa mendengar dirinya dipanggil begitu,"Saya belum menikah dan usia kita ga jauh beda.Panggil saja saya mb.Lagian saya juga karyawan Resto kok." Crew dapur itu menunjuk ke meja dimana Irwan berada,"Lha terus Milyarder itu kenapa kayaknya he..he.." Evi mesem melihat ekspresi gadis seusia dia itu,"Itu Pak Irwan investor kita dari Asian Group.Beliau baik kok." Rina mendekat,"Tapi kayaknya kalau ke kamu ga cuma baik deh.Kelihatan seperti apa ya...hmm...seperti itu tuh he he.." Evi melihat ke arah Irwan,'Kami memang sudah jadian tapi aku ga mau kegeden rasa umbar hubungan kami kemana2.Aku sadar siapa aku.Aku cuma orang biasa.Bukan kalangan jetset kayak Irwan.Jika memang kami berjodoh biarlah pengakuan datangnya dari pihak Irwannya.Bukannya dia pria.Jika dia tak berani bicara terus terang soal kedekatan kami maka kuanggap Irwan ga serius dengan ini semua.' Rina geleng2 kepala lihat Evi malah melamun,"Aduh...hati2 gosong lho Vi...mending aku temani Boss Asian Group itu aja deh.Kuajak lihat resto.Kasihan daripada dianggurin.He..he.." Evi kembali asyik masak dibantu crew dapur. ♥%♡ TUBUHKU TERGONCANG DIHEMPAS BATU JALANAN...( RESTO ROSALINA JAKARTA ) Shiha tergoncang mendengar pembelaan Idayu pada rival cintanya,"Tante bicara seolah Tante sudah pernah bertemu dengan pelayan resto itu?" Idayu malah sinis,"Saya ga perlu lapor kamu mau ketemu siapa dengan siapa dan dimana...Berani sekali kamu menganggap saya bawahan kamu!!" Matreng deh Shiha,Hazman aja ngeri dengernya,'Tuh Nyonya jutek gitu sih sama Shiha?Aku dengar nama Irwan disebut...oh iya aku ingat!Itu Nyonya aku inget lihat dia dimana...di pesta pernikahan Shiha dulu...dia sewot gitu dan nampak kesal banget waktu itu.Tapi kenapa sekarang Shiha malah berusaha ngambil hatinya dia ya?Apa pria yang disebut Shiha maksudnya adalah mantannya dulu?Ya ampun Shiha kenapa kayak babi sih kembali ke muntahannya?Iiih...apa ga malu ya dia?' ♡¤♥HATI BERGETAR MENATAP KERING RERUMPUTAN... Shiha gemetar,"Tante...Tante ga mungkin merestui Irwan sama perempuan murahan itu kan?Selera Tante kan high class." Idayu malah tersenyum,"Selera orang bisa berubah.Kini saya lihat semuanya ga dari penampilan luar tapi saya lebih lihat apa yang di dalam.Buat apa barang bagus tapi busuk dalamnya.Itu namanya kuburan tahu!Diluar dicat bagus putih padahal didalamnya jenazah." Shiha kesal dibilang kuburan,"Tante!Tante akan menyesal jika membiarkan Irwan dengan wanita murahan itu!" Idayu menatap tajam pada bekas calon mantunya itu,"Hati2 ya bicara soal calon menantu saya!Menurut saya kamu itu yang murahan!Kenapa masih ngejar anak saya bukannya kamu dah kabur ya sama pria asal Malaysia itu?Kenapa kamu balik lagi ke sini?Mana pria itu hehh?Kenapa kamu ga sama dia?Aha..kamu pasti dicampakkan bukan?Terus kamu nyesel dah ninggalin Irwan gitu?Sungguh tak tahu malu ya kamu ini!" ♡%♡PERJALANAN INIPUN SEPERTI JADI SAKSI... Hazman keluar dari persembunyiannya,"Nyonya!Jangan menghina calon isteri saya ya!!" Idayu terperangah,"Wow!Rupanya kalian berdua memang cocok ya?Sama2 ga tahu malu semuanya!" Shiha malah kesal lihat Hazman,"Kamu ngapain mengikuti aku Man?!" Hazman jawab,"Aku ga mau lepasin kamu Shiha!Ngapain sih kamu ngemis sama Nyonya ini?" Shiha menepiskan tangan Hazman,"Lepasin!Aku ga mau balik sama kamu!Aku ga percaya lagi sama kamu!Kamu hanya mempermainkan aku!Kamu ga serius mau nikahi aku!" Idayu geleng2 kepala,"Kalian saksinya!Lihat siapa yang murahan di sini!Siapa yang ga punya harga diri?Kalian sudah bisa menilai sendiri!" Semua yang ada di situ jadi illfeel lihat Shiha,Idayu lalu bicara pada Kak Ros,"Maaf saya harus pergi.Lain kali saja saya akan fix kan soal event saya.Saya permisi.Terima kasih atas keramahannya." Kak Ros mengantar sampai depan,"Mari saya antar." Shiha hendak mengejar Idayu namun dicegah oleh Hazman,"Sudah Shiha!Dia ga menghargai kamu ngapain kamu kejar dia?" ♡¡♡GEMBALA KECIL MENANGIS SEDIH... Shiha malah lari meninggalkan resto sambil menangis,Hazman mengejarnya.Shiha ga bisa ngejar mobil Idayu,"Tante!!Tante!!" Hazman menarik tangan Shiha,"Sudah Shiha!Kamu itu sudah dihina sama dia!Kamu udah dipermalukan sama dia di dalam tadi!" Shiha malah marah,"Kamu lebih mempermalukan aku tahu!!Kamu bawa aku kabur dari pernikahan aku lalu kamu gantung hubungan kita.Pokoknya aku ga akan nyerah dapatin Irwan!" Hazman tertegun,'Irwan...sepertinya Shiha ga akan berhenti mengejar pria itu...satu2nya cara agar dia berhenti adalah melenyapkan pria itu.' Wah ....ada yang punya niat jahat nih.Lihat Irwan aja deh... ♡||♡ KAWAN COBA DENGAR APA JAWABNYA KETIKA DIA KUTANYA MENGAPA... ( RESTO BOGOR ) Irwan melihat2 resto didampingi Rina,"Omset sehari kira2 sudah mencapai angka berapa ya?" Rina menjawab,"Masih 300 juta perbulan.Memang belum mencapai target dari Center Point Pak tapi setidaknya angkanya naik terus." Irwan manggut2,"Tapi dengan adanya group kami maka pasti akan disupport sehingga target omset tercapai.Kami akan kucurkan dana supaya resto ini setaraf dengan yang di Jakarta." Rina seneng banget Irwan interest invest di Restonya,"Wah saya yakin dengan masuknya Asian Group sebagai partner Center poin maka akan memberi angin segar buat semua cabangnya.Jujur saya heran,kenapa Bapak memilih invest pada perusahaan kami padahal masih banyak perusahaan lain dengan keuntungan lebih menarik buat Bapak." Irwan melihat Evi mendekat,"Tak semua saya lihat dari keuntungan yang saya dapat.Ada yang lebih berharga dari keuntungan." Rina memperhatikan bagaimana CEO muda itu mengatakan itu sembari tersenyum pada Evi,'Mmm...memang ga diragukan lagi.Betapa berharganya Evi bagi Pak Irwan...' ♡¤♡BAPAK IBUNYA TELAH LAMA MATI DITELAN BENCANA TANAH INI...( Asian Group ) Idayu menelpon Adi,"Adi,Tante harap kalau Shiha nanya ke kamu dimana Irwan jangan kamu kasih tahu ya?Tadi Tante ketemu dia di resto.Masih aja dia itu ga tahu malu mau ngejar Irwan.Pokoknya kalau dia ke situ jangan kamu kasih tahu dimana Irwan sekarang ok?" Adi menjawab,"Siap Tante!Dia emang beberapa kali ke sini tapi selalu diusir oleh Irwan.Saya akan koordinasi dengan team security soal dia." Idayu lega,"Syukurlah Irwan punya sahabat sebaik kamu.Makasih ya." Adi menutup telpon,"Sama2 Tante.Selamat siang." Tria mendekat,"Bapak tidak makan siang?Semua sudah saya siapkan." Adi malah punya ide,"Temeni aku makan ya?Kamu ga ada janji keluar kan?" Tria jelas seneng,"Wah siap Boss!He..he..." Adi rupanya mau ngajak Tria buat nemeni dia ke kondangan,"Ehm...Kamu datang sama siapa di resepsi Staff QA itu?" Tria menggeleng soalnya mulutnya penuh makanan,"Ehm...saya...paling sendiri Pak.." Adi seneng dengernya,"Kalau gitu datangnya sama aku aja yach?Ntar aku jemput.Gimana?" Wah Tria langsung berbinar,"Beneran Pak?Bapak ngajak saya?Bapak ga bercanda kan?" Adi tersenyum,"Seriuslah!Saya ga mungkin datang sama Irwan soalnya Boss kamu itu pasti dah bawa gandengan.Masak aku ga bawa gandengan juga.Kan ga lucu dong." Tria mesem2 sambil menelan makanannya,'Asyik!!Pucuk dicinta ulam tiba.Yess!!' Wah yang lagi hepi nih... ♡\♡ SESAMPAINYA DI LAUT KUKABARKAN SEMUANYA....( RESTO BOGOR ) Evi mendekati Irwan,"Makan siang sudah siap.Yuk makan dulu." Rina mempersilahkan Irwan,"Iya Pak...silakan dinikmati santap siangnya.." Irwan duduk kembali,"Hmm...baunya...mantap." Evi senang Irwan makan dengan lahap,"Ini ada juice melon juga...biar seger badannya.." Irwan meraih jemari Evi di atas meja,"Makasih ya dah mau repot2 masak buat aku.Merhatiin makan aku juga.Aduh..kamu ini emang isteri idaman deh.." Evi merona,"Isteri idaman siapa?" Irwan jawab,"Ya idaman aku dong.Kamu itu memang ditakdirkan buat aku." Evi batin dalam hati,'Amin.Amin.' Sebagai ucapan terima kasih pada crew dapur Evi diminta menyanyikan sebuah lagu buat pengunjung resto siang itu.Namun ada masalah pemain keyboardnya ga ada.Rina memberi tahu Evi soal itu,"Pemain keyboardnya ga Vi.Barusan dia minta ijin pulang.Isterinya mau melahirkan." ♡~♥KEPADA KARANG KEPADA OMBAK KEPADA MATAHARI.... Irwan mendengarnya,"Ada masalah teknis ya?" Evi lalu cerita pada pujaan hatinya itu.Irwan malah berdiri,"Kalau gitu aku saja yang mengiringi kamu Vi." Evi terpana,"Kamu bisa main keyboard?" Toto mendekat,"Jangankan keyboard,drum aja bisa.Ya kan Boss?" Irwan berdiri dan menuju keyboardnya,"Mau nyanyi apa?" Evi malah bingung,"Yang kamu bisa aja deh..." Irwan berpikir sebentar,"Birunya Cinta aja ya?Kamu hafal kan?" Evi mengangguk,"Iya itu lagu kerap direquest di kafe." Rina lalu kasih tahu pengunjung,"Kepada pengunjung semua.Sembari menikmati santap siang,kami persembahkan sebuah lagu dari penyanyi kafe kami yang akan menyanyi malam nanti sebuah lagu dengan judul Birunya Cinta.Selamat menikmati!" ♡[♥TETAPI SEMUA DIAM TETAPI SEMUA BISU... Semua terpukau mendengar lantunan suara Evi.Bahkan para crew sampai melongo mendengarnya,"Ya ampun suaranya bening banget.Apalagi nyanyinya diiringi permainan Keyboard yang dimainkan oleh seorang milyarder.Aduh...jadi ngiri deh.." ♡}♥TINGGAL AKU SENDIRI TERPAKU MENATAP LANGIT... Evi sendiri juga terpaku menatap Irwan,'Udah baik bisa main alat musik lagi.Aduh...idaman aku banget.' ♡¥♡ BARANGKALI DI SANA ADA JAWABNYA...( Asian Group ) Shiha beneran ke Kantor Asian Group,"Ijinkan saya masuk!Saya mau ketemu Pak Adi." Satpam menjawab,"Lihat!Wajah Nona ada di daftar DPO he..he.." Shiha kaget,"Apa?!!" ♡¤♥MENGAPA DI TANAHKU TERJADI BENCANA... Shiha bersikeras hendak masuk,"Biarkan saya masuk!Mengapa kalian melarang saya masuk?Akan saya katakan pada atasan kalian soal kelakuan kalian ini!" ♡=♥MUNGKIN TUHAN MULAI BOSAN MELIHAT TINGKAH KITA... Eh malah satpamnya jawab,"Kita yang bosan malah mb tiap kali harus ngusir mb.Masak perempuan sampai diusir itu kan aneh banget mb.Sebuah sinyal kalau mb itu perempuan ga baik.Jangan2 mb ini kupu2 malam ya?Emang Boss kita suka ngelayap malam?" Yang lain pada ketawa,"Udah mb jangan ngejar yang tinggi2 pangkatnya.Kejar kita aja.Ya ga guys?" Shiha berang,"Dasar kalian bosan hidup ya!!Nyebelin!!" ♡¤♡ YANG SELALU SALAH DAN BANGGA DENGAN DOSA2... Shiha berkacak pinggang,"Perlu kalian dengar baik2 ya!Saya ini ga selevel dengan kalian dasar anjing2 penjaga!Kelakuan kalian itu akan kalian sesali karena sudah berani menghina saya!Saya akan ingat wajah2 kalian satu per satu!" Seorang satpam yang masih baru lepas training berkata,"Maaf Nona!Kami ini memang penjaga tapi setidaknya kami tidak mengemis seperti Nona.Jadi dengan tidak menghilangkan rasa hormat kami harap Nona meninggalkan tempat ini.Jika tidak maaf bila kami memakai cara kasar." ♡¡♡ ATAU ALAM MULAI ENGGAN BERSAHABAT DENGAN KITA... Shiha menelpon Adi,"Adi!Kamu tolong bilangin security kamu ini buat ijinin aku masuk!Kamu kan sahabat aku kan?" Adi menghela nafas,"Shiha...wake up!Kamu itu ga diterima ya kehadirannya di gedung ini.Apalagi kamu paling cuma mau nyari ribut kan sama Irwan.Irwan ga ada." Shiha nanya,"Pergi kemana Di?" Adi malah menghembuskan nafas lagi,"Itu rahasia.Udah aku mau rapat dulu." Shiha kesal,"Dimatiin...sial!!" ♡}♡COBA KITA BERTANYA PADA RUMPUT YANG BERGOYANG... Shiha lalu menuju mobilnya,"Kemana Irwan ya?Pantas si pelayan resto itu juga ga kelihatan.Pasti mereka pergi berdua.Dasar wanita penggoda!Dia pasti makai tubuhnya buat dapetin Irwan." Hazman yang terus mengikuti gerak gerik Shiha melihat ke gedung dimana kantor Asian Group berada,'Rupanya disini ya tempat kerja pria bernama Irwan itu.Asian Group.Mmmh....' Wah Hazman mau ngapa ya?Kalau saya mau lihat motogp Brno jam 5 nanti.Tadi saya juga lihat Ftv Indosiar dimainkan oleh Erie Susan dan Randy Bragi.Bagus nian.Sayang sad ending.Nice pairing.Mau mandi dulu ah biar seger pas lihat race.***see you next eps***
Eps 54 Cerbung ke-10 Debu2 Jalanan
_♣_ DEBU-DEBU JALANAN EPS 54 _/♣_TIKET H ×07284 : Make No Tarrying _//♣_Tak Ada Penundaan Lagi _¤♣¤_ HM...HM...HM....TERLALU INDAH DILUPAKAN....( Resto Bogor ) Irwan memainkan keyboard dengan memandang Nyonya Sayangnya yang asyik bernyanyi.Pengunjung terhibur dan meminta beberapa lagu lagi dinyanyikan.Rina dan anak buahnya sampai terpukau melihatnya,"Wah...mereka menyatunya dalam irama dan lagu.Kayak konecting gitu.Padahal latihan aja kagak.Keren banget..." Evy mendapat bunga malah dari pengunjung,wah dia memandang ke Irwan dulu boleh diterima kagak.Ya jelas Irwan mengangguk.Evy lega lalu menerima bunganya.Ia lalu mendekati kekasih hatinya sambil terus menyanyi.Dibelainya pundak Sang CEO Asian Group yang tengah konsent memainkan musik itu.Jelas terlihat bahwa mereka saling sayang.Salah satu anak buah Rina nyeletuk,"Tuh kak!Lihat!Mereka emang couple kakak...Ga usah diumbar juga orang juga dah bisa nilai kok.Gestur tubuhnya ga bisa bohong." Bagi Evy menyanyi diiringi oleh Irwan sungguh suatu moment indah yang ga akan ia lupakan.Ia merasa ditemani,disupport dan dijaga oleh sang CEO. \_♣_/ TERLALU SEDIH DIKENANGKAN.... Masa2 berat dalam hidupnya dengan kecelakaan yang menimpa Rizky kini berubah menjadi masa2 penuh kekuatan.Semua karena ada Irwan disampingnya.Irwan memperhatikannya hingga detil dimana ia memenuhi semua kebutuhan keluarganya dengan sangat baik.Ibunya bisa jaga adiknya dengan nyaman dan punya teman juga.Kesehatan ibunya juga terjaga dengan baik.Istirahat cukup didukung fasilitas nan nyaman.Vip ding....udah gitu dokter2 juga dipilihkan yang handal dan kompeten dibidangnya.Ga pusing soal biaya.Ia bisa kerja dan tak perlu menjual diri.Sedih sekali moment2 saat ia hampir menjalani jalan nista itu demi biaya perawatan Rizky.Irwan melihat kekasih hatinya berkaca2 maka ia take over situasi.Diambilnya mike dan ditutupnya lagu,"Cukup sekian persembahan dari kami.Kami masih ada urusan yang harus kami selesaikan jadi kami mohon diri.Silakan dilanjutkan kembali santap siangnya.Selamat siang." ¤♣¤ SETELAH AKU JAUH BERJALAN DAN KAU KUTINGGALKAN... Irwan menggandeng tangan kekasihnya kembali ke meja mereka,applaus terdengar sampai mereka tiba kembali di meja.Irwan malah cemas dengan Evy,"Kamu gpp Nyonya Sayang?Kok matanya gitu?" Evy malah bersandar di lengan sang CEO,"Gpp...hanya terharu aja kok...makasih ya selalu ada buat aku.Makasih banget...Jangan pernah tinggalin aku yach?" Irwan malah memeluk pinggang chefnya itu,"Iya Nyonya Sayang...udah siang nih kita lanjutkan perjalanan yuk..." Mereka lalu pamitan dan janji akan datang lagi malam nanti karena Evy memang harus nyanyi di kafenya.Rina mengantar mereka sampai depan dan sempat berbisik pada Evy,"Ditunggu undangannya ya he..he.." Evy merona tapi makin merona dia kala Irwan yang jawab,"Pasti!Kami pasti akan mengundang semua karyawan di sini.Iya kan Nyonya Sayang?" ||¤♣¤|| BETAPA HATIKU BERSEDIH MENGENANG KASIH DAN SAYANGMU.... Wah Evy salting deh sampai Rina nyenggol bahu dia,"Wah udah dideklarasi nih...kayaknya dalam waktu dekat nih...cie...cie..." Irwan malah nambahi dengan mengecup jemari Evy,"Saya memang inginnya secepatnya meresmikan hubungan kami.Tapi kami masih menanti kondisi adik Evy kian stabil.Iya kan sayang?" Evy seneng banget sampai menyembunyikan wajahnya di dada Irwan.Akhirnya mereka masuk ke mobil dan siap menuju target utama.The owner of the land. _♥_SETULUS PESANMU KEPADAKU ENGKAU KAN MENUNGGU... Di dalam mobil Evy menatap Irwan,"Kamu serius tadi?" Irwan tersenyum,"Ya iyalah Nyonya sayang masak masalah pernikahan dibuat mainan sih?Pernikahan itu suci.Pernikahan itu bukan ajang buat cari sensasi apalagi cari uang atau yang lain.Memang wajahku tampang orang selengekan ya To?" Toto malah ngekek dibelakang kemudi,"Wah Boss itu baru bisa ceria ya sejak kehadiran Nyonya Boss he..he.." Evy hepi nian dengernya,"Tapi kamu kan belum melamar aku masak udah bilang undangan.Pede banget?" Irwan malah jawab,"Emang ibu kamu berani nolak calon mantu kayak aku?He.he.." Toto mesem dalam hati,'Bodoh banget kalau nolak.Boss kan bukan orang kampung he..he..orang jetzet.Masih single lagi.Mapan dan punya usaha ga nebeng makan dan yang lainnya.Rumah juga gede mobil mah merk apa aja juga ada.Mau Vell fire,Mazda,Lamborghini,Ferari,Sport,Limosin,Mercedes Band,belum yang buatan Eropa itu apa tuh namanya...Boss juga tulus orangnya ga manipulator.Kepala di kantornya.Bukan tukang ngekor.Ke sana ikut ke sini ikut bukan juga sopir pribadi kerjaannya.Boss mah aslinya punya banyak driver selain aku.Cuma sregnya sama aku.Di kerjaan mah berapa sopir tuh siap antar siap jagain beliau.Hmm...' ¤¤》ANDAIKAN KAU DATANG KEMBALI ...( Shiha House ) Shiha kembali ke rumah dengan wajah bete,sepatu langsung dia lempar ke lantai bikin Mamanya heran,"Kamu kenapa lagi sayang?Datang2 muka dilipet2 kayak baju lusuh gitu?" Shiha lalu cerita sambil mondar mandir kayak ironman eh ironwoman,"Masak Ma...Tante Idayu itu malah restu kalau Irwan sama pelayan resto itu...kan aku shock dengernya...Perasaan aku ga pernah lihat mereka bertemu deh...kok bisa dibelain gitu si pelayan resto itu sama Mamanya Irwan?Heran deh!!" ¡¡¤¡¡JAWABAN APA YANG KAN KUBERI... Mamanya bingung juga mau jawab apa,"Tumben ya Jeng Idayu mau terima kalangan level di bawah dia?Mama jadi heran juga..." Shiha masih kayak setrika sampai pembantunya yang datang bawa minuman mau ia tabrak,"Ups maaf Non...untung ga tumpah..." Shiha lalu duduk dan menghabiskan minuman dingin yang disediakan pembantunya,"Wah seger...jadi fresh nih buat mikir gimana strategi aku selanjutnya buat dapetin Irwan.Shiha think something!!" ♡¤♡ ADAKAH CARA YANG KAU TEMUI UNTUK KITA KEMBALI LAGI...( Hotel ) Hazman malah udah dapat cara bisa masuk ke Asian Group,'Keluargaku kan punya banyak koneksi.Pasti ada yang menjalin kerjasama dengan Asian Group.Group sebesar itu pasti punya banyak mitra kerja.Aku akan masuk lewat dunia bisnis.He..he..' Hazman yakin cara itu akan membuat dia lebih mudah mendekati pimpinan Asia Group.Dan jika kesempatan tiba ia akan melancarkan aksinya.Kasihan Hazman buat dapat barang bekas aja dia sampai kayak gitu.Mending tinggalin aja Man Shiha....ga pantes diperjuangkan. 》¤《BERSINARLAH BULAN PURNAMA SEINDAH SERTA TULUS CINTANYA...( Rumah Owner of The Land ) Akhirnya sampai juga mobil Irwan di tujuan.Tentunya setelah melalui medan yang basah.Wetrace ceritanya...soale hujan mengguyur Bogor siang itu.Namun hujan malah menjadikan suasana tambah romantis bagi Evy.Ia kian mantap mencintai Irwan. ♡¤♡ BERSINARLAH TERUS SAMPAI NANTI... Ia berharap cintanya akan kian bersinar.Kayak karirnya Irwan yang terus bersinar di dunia bisnis.Evy melihat rumah yang agak kuno,"Rumahnya klasik ya.Kayak bangunan tempo dulu." Irwan menghubungi pemilik rumah,"Saya sudah sampai di depan kediaman Anda." ♡¤♥ LAGU INI KUAKHIRI....NA..NA...NA... Pemilik rumah segera menyuruh pembantunya membuka gerbang,"Silakan masuk Den!" Mobil memasuki pekarangan dan tampak seseorang tengah asyik memberi makan burung2 love bird yang jumlahnya lumayan banyak.Wah siapa pemilik tanah yang akan dibeli oleh Irwan?***see you next eps***

Eps 55 Cerbung 10 Debu2 Jalanan
¡+¡ DEBU-DEBU JALANAN EPS 55 ¡×¡ TIKET Z 1550XX-X ¡÷¡ The Poor of The People ¡=¡ Orang2 Miskin ¡>¡ DICIPTAKAN SEORANG INSAN...( BOGOR ) Seorang pembantu mendekati majikannya,"Nyonya tamunya sudah datang..." Sang Nyonya tersenyum ramah,"Siapkan minuman dingin ya mbok...mereka pasti haus." Sang pembantu segera permisi ke dapur. Sang Nyonya melangkah menemui tamunya,ia melewati sebuah lukisan foto nan besar,'Suamiku...aku takkan sembarangan menyerahkan tanah kita pada orang lain.Akan kujual hanya pada mereka yang memiliki ketulusan dan cinta.Seperti pesanmu.' ¡{¡ LEMBUT HATI BAK REDUP PANDANGAN... Irwan turun dari mobil disusul oleh Evi,"Rumahnya klasik ya Wan?" Irwan menjawab,"Nyonya Puspa memang orang yang unik.Tetap mempertahankan warisan leluhur keluarganya.Anak2nya adalah orang2 sukses di bidangnya.Mendiang suaminya adalah panutan di dunia bisnis.Prinsip bisnisnya adalah bisnis dengan hati dan integritas.Aku sangat menghormati mereka." Evi manggut2,sementara Toto asyik melihat kondisi.Amankah atau perlu ekstra team he..he.. ¡}¡ PABILA BERKATA... Evi melihat banyak love bird dipelihara di rumah itu,"Lihat Wan!Burung cinta...mereka lucu2 dan menggemaskan.Warnanya juga bagus2.Wah...mereka berpasangan." Irwan malah mendekati kekasih hatinya itu dan berbisik,"Seperti kita ...pasangan..." Evi langsung merona pipinya,"Hushh...ini di rumah orang..." Namun sebuah suara mengejutkan keduanya,"Kalian sudah menikah atau baru mau menikah?" ¡[¡ SELURUH ALAM MENYAKSIKAN KESYAHDUAN... Irwan segera membalikkan badan,"Nyonya..." Evi jadi salting tapi segera digandeng oleh sang CEO,"Kami akan menikah.Namanya Evi dia calon isteri saya.Kami saling mencintai.Iya kan sayang?" Evi hanya bisa tersipu namun kian erat menggenggam jemari Irwan.Nyonya Puspa tersenyum,"Aku senang karena Anda memenuhi janji membawa pasangan Anda ke rumah saya.Mari silakan masuk!" ¡]¡ BAGAI TERSENTUH RASA PERCAYA.... Gestur mesra dan cara Irwan memperlakukan Evi jelas memperlihatkan cinta seorang pria pada wanitanya.Nyonya Puspa membawa mereka masuk ke ruang tamu.Evi terpana melihat aneka furniture kuno dengan ukiran nan indah juga meja marmer kuno semua serba kuno.Irwan tersenyum melihat ketakjuban Evi,'Ini mengingatkanku pada keluarga Mama di Malaysia sukanya barang2 antik.' ¡€¡ TIKA TERDENGARKAN...( RUMAH REZA ) Reza menguap berkali2 lalu bangun dari pembaringan,"Panasnya...haus nih...biasanya Hayati buat minuman segar kalau aku pas dirumah.Lihat kulkas ah..." Sedikit sempoyongan ia melangkah keluar kamar menuju ruang makan.Dibukanya kulkas,"Wah ada es blewah nih...pas bingitz...Hayati emang tahu aja kesukaan aku..." Sambil minum Reza mencari2 sosok gadis yang membuat es blewah itu,'Hayati mana ya?Apa tidur siang?' Ia mendengar samar2 orang bercakap2 diluar rumah. ¡£¡ ADUHAI...( DIPEKARANGAN ) Dari balik tirai jendela Reza melihat seorang pemuda seusia Hayati tengah melakukan pedekate pada gadis itu,"Hayati ....ada film bagus lho...kita nonton yuk.Kebetulan aku kan kerja di mall di pas di studio bioskopnya jadi aku bisa dapat gratisan.Mau ya?Ntar kubelikan popcorn deh...temenku yang jaga standnya kok.Ayolah.." Reza kepo gitu pingin tahu pembantunya jawab apa.Ia makin tempelin kuping ke arah kedua insan itu berada,"Aduh...maaf ya Ilham...aku ga bisa.Hari ini Mas Reza cuti dan pastinya tenagaku dibutuhin deh...nanti kalau butuh apa2 gimana...maaf ya..." Reza mesem mendengarnya.Aneh dia merasa lega pembantunya nolak diajak pergi sama tuh cowok,'Siapa sih tuh cowok?Reseh banget sih pakai deketin Hayati segala...huhh!' ¡¥¡ TELAH JAUH BERKELANA ENTAH DI MANA... Ilham ga nyerah,"Masak kamu ga ada hari liburnya sih?Kamu kan juga butuh hiburan.Lagian kayaknya anak Bu Inul itu kan udah gede.Bukan bayi..." Wah Reza merah kupingnya dikatai bayi,"Hayati!!Hayati!!Handuk aku mana?Aku mau mandi nih!!" ¡₩¡ ADA RASA HANYA KUNTUM KASIHNYA... Hayati denger teriakan Reza langsung heboh,"Sorry Ilham...aku dipanggil Mas Reza.Kamu pulang aja ya..." Ilham mendengus kesal,'Gagal lagi deh!Kayaknya Hayati punya rasa nih sama anaknya Bu Inul...sial!!Perasaan lebih cakep aku deh...' ¡%¡ KABAR ITU MERELAKAN PERJALANANNYA...( Pavilyun RS ) Rita senang sekali kala melihat Rizky membuka matanya,"Rizky?Kamu sadar Nak?" Lesti segera mendekat,"Biar saya panggil dokter ya Bu..." Rita mengangguk,"Iya Nak Lesti...cepet panggil dokter!" Rizky nampak hendak bergerak namun hanya bisa memandang raut wajah haru sang bunda di sebelah kirinya,"Ibu..." Rita menangis haru melihat putranya sadar,"Ini ibu Ky...ibu di sana...kakak kamu pasti seneng kalau tahu kamu sudah sadar..." Dokter datang diiringi Lesti,"Biar saya lihat kondisi pasien Ibu..." Rita memberi ruang untuk dokter melakukan tugasnya,ia menanti dengan penuh harap,'Aku ga sabar ingin segera ngasih tahu Evi soal ini.Evi pasti sudah sampai di Bogor.Perjalanan ke sana kan ga lama.' ¡~¡ ADA JIWA HANYA KUNTUM KASIHNYA...( Bogor ) Saat Irwan sedang membahas soal tanah dengan Nyonya Puspa tiba2 hp Evi bunyi,"Maaf ..saya permisi.." Evi segera menuju teras,"Iya Bu?" Rita mengabarkan soal sadarnya Rizky,"Apa?Bener?Wah sungguh Ibu?" Irwan nampak ga konsent ditinggal Evi,Nyonya Puspa permisi,"Saya akan ambil mantel saya dulu Habis itu kita ke tanahnya.Tunggu ya..." ¡`¡ BIAR PANAS MEMBAKAR BIAR RANJAU MENCABAR... Irwan menjawab,"Saya akan tunggu di luar Nyonya." Nyonya Puspa mengerti,'Pasti dia mencemaskan kekasih hatinya.Aku bisa melihat cinta di matanya untuk kekasihnya itu...ia sungguh mencintainya...' Irwan melangkah ke teras,ia melihat Evi nampak berkaca2 usai terima telpon.Disentuhnya pundak gadis itu,"Telepon dari siapa?" Evi malah langsung memeluk sang CEO dengan tangis haru,"Dari Ibu Wan..." Irwan deg2an,"Apa ada yang terjadi dengan Rizky?" ¡¤¡ TELAH MEKAR HATI SEINDAH PURNAMA... Evi menjawab sambil merangkul Irwan penuh bahagia,"Adik aku sadar Wan...dia membuka matanya..." Irwan ikut gembira mendengarnya,"Sungguh?Wah berita bagus ini.Dokter bilang apa?" Evi bilang bahwa dokter masih memeriksa Rizky namun jelas ini suatu kemajuan. Irwan lega bukan berita buruk yang datang,"Wah jadi kita bisa cepet nikah nih...asyik!!" Toto mesem mendengarnya,'Boss...Boss pikirannya nikah melulu...ngebet banget kayaknya..." ¡♡¡ DIPUJUK SEGALA RAJUK.... Evi mendelik malu dalam dekapan Irwan,sampai ga sadar kalau Nyonya Puspa melihat sejak tadi,"Kalian mengingatkan saya pada anak sulung saya di Kanada.Pas kemari bawa calonnya persis kayak gini mesranya...he..he.." ¡♥¡ SEPI RINDU ADA KALA.... Irwan dan Evi segera menjaga sikap mereka,"Nyonya maaf kami hanya sedang bahagia sampai lupa diri...maafkan kami..." Nyonya Puspa menggeleng,"Gpp...saya malah makin yakin menyerahkan tanah itu buat Anda.Mari kita lihat tanahnya.." Evi jelas ngekor Irwan,Nyonya Puspa pakai mobil dia.Sebuah mobil kuno namun masih bagus nampak sudah siap dengan sopirnya,"Ikuti mobil saya ya..." Evi segera naik ke mobil Fortunernya Irwan,"Kita mau ke mana Wan?" Irwan menjawab,"Lihat tanahnya...kamu tenang saja kan ada aku disamping kamu...aku pasti jagain kamu..." Evi lalu duduk disusul Irwan,"Ikuti mobil itu ya To..." ¡_¡ MERACUN IMANNYA...( SHIHA's HOUSE ) Shiha bete dan lihat berita kebetulan pas soal liputan kasus persidangan pembunuhan via kopi bersianida.Jadi punya ide dia,'Aha!Aku hancurkan saja nama baik resto Rosalina.Dengan membubuhi racun di makanan mereka yang buat Asian Group.Aha...good idea.' Shiha mikir lagi,'Tapi gimana melakukannya tanpa aku terlibat ya?Aku harus pakai orang dalam nih.Siapa yang bisa kusogok dengan uang...wah..pasti ada ga mungkin ga ada.' ¡\¡ HATI MEKAR SEINDAH PURNAMA... Wah Shiha langsung ceria gitu wajahnya,'Aku akan tes siapa orang yang bisa kuajak kerja sama.Besok aku akan ke resto dan mencari orang yang bisa kuajak kerja sama.Ga mungkin semua karyawan di resto suka sama Evi...pasti ada yang ga suka juga.Aku yakin...besok harus kutemukan orang itu!' Wah siapa ya kira2 orang itu?***see you next eps***

Eps 56 CERBUNG KE-10 DEBU2 JALANAN
◆★◆ DEBU-DEBU JALANAN EPS 56 ◆☆◆ TIKET N 0XXXXX + XX ◆♧◆ Shadow of Things◆♣◆ Bayangan Sesuatu ◆•◆ KUSUSURI SENJA KOTAMU...( BOGOR ) Irwan dan rombongan tiba di tanah yang dimaksud pas hari sudah mendekati senja.Luas sekali tanahnya dan letaknya juga strategis.Evi membantu Nyonya Puspa berjalan,makhlum sudah tua.Nyonya Puspa makin sayang pada tamunya,"Saya harap kalian mau menginap di rumah saya.Saya ingin menjamu kalian makan malam.Saya senang dengan kehadiran kalian." ◆○◆ SEKIAN LAMA KU MENUNGGU... Evi menurut aja apapun yang menjadi keputusan Irwan.Ia memandang pria tampan yang asyik melihat tanah di hadapannya,Irwan tahu Evi menunggu keputusannya.Ia mendekati kedua wanita yang bersamanya itu,"Tentu kami sangat merasa terhormat mendapat undangan Nyonya.Rumah Nyonya sangat klasik dan artistik.Andai saja kami sudah menikah he..he...pasti rasanya seperti bulan madu nih..." ◆●◆ LAMPU JALAN MEMBAWA LANGKAHKU... Evi tersipu kala Irwan meraih jemarinya dan mengecupnya.Nyonya Puspa tersenyum melihatnya,"Memang apa yang menghalangi kalian untuk segera menikah?" Irwan yang jawab,"Adik calon isteri saya ini masih dirawat di RS karena kecelakaan beberapa waktu yang lalu.Kami hanya ingin pernikahan kami bisa dirasakan oleh semua pihak." Evi menatap penuh haru atas pengertian Irwan terhadap kondisi keluarganya,'Dia ternyata berpikir sampai jauh ya sebelum melakukan segala sesuatu.Pantas jadi bisnisman sukses.' Usai deal dengan masalah tanah,Nyonya Puspa membawa mereka mampir ke sebuah panti dimana orang2 berkebutuhan khusus di rawat di sana. ◆□◆ MENCARIMU DIMANAKAH KAU KASIHKU...( JAKARTA ) Hazman searching dimana kolega ayahnya yang punya channel link ke Asian Group,"Hello...Pak Ngah ya?Iya Pak saya lagi main ke Indonesia ini.Bisa kita bertemu.Biasa soal expand perusahaan dan investasi.Dimana?Oh ya saya tahu tempat itu Pondok Bambu ya?Oke...saya akan ke sana.Terima kasih atas waktunya buat saya ya Pak." ◆■◆ DIMANAKAH KAU BERADA ... Hazman menutup telpon dengan riang,"Yess!Sebentar lagi aku akan punya akses ke Asian Group.Irwan....CEO Asian Group...just wait your ending...ha..ha...Kau mungkin berada di atas angin sekarang tapi dunia itu pasti berputar...dan aku adalah orang yang akan menghempaskanmu hingga jatuh ke bumi." ◆▲◆ DIMANAKAH KAU KASIHKU...( REZA HOUSE ) Hayati tergopoh2 menuju tempat jemuran,diambilnya handuk warna abu2 yang biasa dipakai Reza,"Ini handuknya Mas..." Reza nampak duduk di kursi ruang tamu sambil asyik meminum es blewah,"Iya taruh aja disitu.Kamu dari mana aja sih?Habis pacaran ya?" ◆↑◆ AKU MASIH DI SUDUT KOTA MENANTIMU TAK KUNJUNG TIBA... Hayati kaget juga dituduh pacaran pas jam kerja,"Nggak Mas.Saya ga punya pacar kok.Saya tadi nyapu daun2 berguguran di depan." Reza melirik,"Masak?Kayaknya tadi ada suara cowok deh...apa aku salah dengar ya?" Hayati memainkan bola matanya,'Waduh gimana nih?' Reza melangkah ke kulkas,"Kenapa diam?Bener kan ada cowok tadi didepan?" ◆→◆ SEKIAN LAMA KITA TAK JUMPA... Hayati akhirnya buka mulut,"Oh itu tadi namanya Ilham mas.Dia anak kost di kost Putra sana itu lho Mas.Asalnya dari Sumedang.Satu kampung sama saya dulu.Sekarang dia kerja Mas di sini.Jadi karyawan mall gitu." ◆←◆ BAYANG2 KERINDUAN PUN MENGGODA... Reza malah godain Hayati,"Kamu seneng dong dia kerja di Jakarta?Temu kangen ya?" Hayati malah mandangi Reza dengan merindu,'Saya itu ga bisa lihat pria lain selain Mas Reza.Hati saya dah ga bisa tertarik sama pria selain Mas Reza.Tapi kayaknya cintaku bertepuk sebelah tangan deh...' ◆▼◆ BINGKISAN RINDU YANG KUBAWA HANYALAH UNTUKMU ADINDA..( PANTI DI BOGOR ) Nyonya Puspa membawa banyak bingkisan untuk panti yang ia datangi bersama Irwan.Irwan melihat2 kondisi panti yang memprihatinkan,"Tak ada hiburan ya buat penghuni panti?Kasihan mereka." Pengurus panti malah cerita,"Keberadaan kami saja kerap masih belum diterima masyarakat dengan baik.Sudah ke-3 kalinya kami pindah lokasi.Disinilah ketua Rtnya baik.Mereka menerima kami dengan ramah." Evi malah merhatiin fasilitas di panti,"Wan..lihat itu..." ◆▶◆ SAMPAI KAPANPUN KU TUNGGU... Irwan heran,"Kenapa Nyonya sayang?" Evi melihat tempat tidur yang sudah usang dan tak ada triplek pelapisnya,"Kasihan itu Wan..." Wah Irwan langsung nyuruh Toto cari triplek yang banyak buat pelapis ranjang panti,"Pastikan semua dapat ya To?Kamu minta team tambahan buat bantu kamu ok?" Toto segera melaksanakan perintah Bossnya.Irwan juga minta fasilitas radio dan speaker buat panti.Bahkan ia berencana mendirikan usaha disitu buat panti punya penghasilan sendiri ga gantungin donatur.Nyonya Puspa terkagum2 dengan sikap dan kepedulian Irwan,"Anak muda kau sungguh membuat terkesima dalam sehari saja.Sungguh aku bangga padamu.Beruntung kamu Nak Evi dapat calon suami sebaik ini." ◆←◆ SEPERTI JANJIKU PADAMU... Usai dari panti mereka kembali ke rumah Nyonya Puspa.Evi dan Irwan jelas diberi kamar terpisah walaupun begitu tetep aja Evi yang urusi semua perlengakapan dan pakaian Irwan.Dah kayak isterinya aja,"Pakai ini aja Wan...udara agak dingin di sini." Irwan malah meluk pinggang Evi,"Kamu kok di kamar aku Nyonya Sayang?Kamu tahu...ini bisa berbahaya lho..." Evi mesem,"Aku yakin kamu ga serendah itu Wan...kamu itu pria terhormat.Tapi mending aku ke kamar aku deh...selagi aku bisa...hi..hi.." Evi kabur ke kamarnya tapi Irwan memegang tangannya,"Sebentar lagi...kamu akan jadi Nyonya Irwan...sebentar lagi..." Evi merona dan pergi ke kamarnya,'Astaga!Aku deg2an banget dipeluk Irwan tadi.Aduh...kenapa aku bahagia banget ya ...Kuharap Irwan segera memenuhi janjinya padaku.' Evi mendekat ke cermin besar di kamarnya,"Hello..kenalkan saya Nyonya Irwan Krisdiyanto..." Evi berpose gitu bak lady gitu,"Hay...saya Nyonya Irwan...CEO Asian Group yang terkenal itu...apa kabar?" ◆↑◆ AKU DISINI RINDU MENANTI... Evi tertawa sendiri membayangkan semuanya.Ia lalu menelpon ibunya,yang mengangkat Lesti.Evi heran,"Ibu aku mana Les?Rizky gimana?" Lesti menjawab,"Ibu mb sedang mandi.Maaf saya yang angkat.Rizky sedang tidur sekarang mb.Kata dokter Rizky sudah sadar.Jika perkembangannya kian baik,kemungkinan rawat jalan bisa dilakukan." Evi lega sekali mendengarnya,"Tolong jaga adik aku ya Les.Juga ibu aku.Disini aku masih belum selesai urusannya.Bilang sama ibu ga usah cemasin aku." ◆/◆ WALAUPUN DIMANA KAN KUCARI...( Shiha house ) Shiha ingat pada Reza,"Bukannya dulu ada cowok ngaku sebagai pacar si pelayan resto itu ya?Mending besok aku samperin dia deh...Siapa tahu mau diajak kerja sama.Dia dapat Evi, aku dapat Irwan.Wah mantap nih!!" Shiha tiduran sambil senyum2 bahagia gitu. Maukah Reza diajak kerjasama sama Shiha?***see you next eps***
Eps 57 CERBUNG 10 DEBU-DEBU JALANAN
▶→→DEBU2 JALANAN EPS 57→→▶ TIKET N 012217-0X ▶→→ Refuseth Instruction →→▶ Menolak Arahan ▶→→ CERPEN KE-17 : NUR NEKAD KE JAKARTA Jakarta oh Jakarta...kota metropolitan,megah,ramai dan menjanjikan harapan perubahan kehidupan.Itulah yang kudengar tentang Jakarta.Kurasa hanya dengan pergi ke sana maka akan kutemukan perubahan bagi kehidupanku yang nelangsa.Aku anak pertama dari empat bersaudara.Ayah sudah tiada sejak aku SMU kelas 1.Ibuku jadi pembantu di rumah orang.Juga nyambi jualan hasil kebun yang ada.Adik2ku masih pada sekolah.Kasihan ibu.Wajahnya nampak kelelahan dan makanpun kadang tak terperhatikan.Lulus SMU aku langsung kerja di pabrik.Sebenarnya gajinya lumayan namun kontrakku ga diperpanjang.Lalu aku kerja di mall.Disinilah aku kenal seorang pria asal Pati namanya Roni.Dia ngakunya kuliah di sini tapi kemudian aku tahu dia mahasiswa ga jelas.Dialah alasan aku akhirnya pilih nekad ke Jakarta untuk mengadu nasib.Roni mendekatiku hanya untuk ngereti uangku.Aku ga ngerti kenapa aku bisa nurut gitu sama dia.Padahal aku diperingatkan berkali2 sama adikku yang perempuan.Dua adikku yang lain laki.Tiga tahun pacaran dengan Roni akhirnya berbuah nestapa.Ia tiba2 kabur dan bawa barang2 berharga aku kayak Jamsostek dan yang lainnya.Aku datangi kost2annya ternyata oh ternyata dia menghamili anaknya ibu kost.Astaga!Hatiku hancur.Aku seperti orang kehilangan akal bahkan jiwa.Melamun saja kerjaannya.Sampai ibu punya niat jodohin aku sama pria pilihannya,"Nur,ada pria baik pingin melamar kamu.Namanya Fajar.Dia itu udah mapan lho orangnya.Punya usaha sendiri.Jualan Nasi Goreng.Kamu mau ya?Anaknya baik.Suka bantu Ibu.Mau ya Nur daripada kamu nglangut.." Aku tahu Mas Fajar memang pria baik2.Aku juga tahu dah lama dia naksir sama aku.Perhatian sama keluarga aku.Tapi aku ga cinta sama dia.Hatiku sedang broken heart.Aku ga mudah melupakan Koni.Namun aku juga ga mungkin dapat dia.Dia udah nikah sama anak ibu kost.Mau jadi ayah pula.Tega ya dia lakukan ini sama aku?Aku malah jawab ibu dengan gelengan kepala,"Ga Bu.Nur masih trauma dengan pria.Nur pingin ke Jakarta aja.Lagian gaji disini kecil Bu.Nur mau cari uang aja yang banyak biar bisa bantu Ibu.Nur ga mau nikah sebelum adik2 Nur tercukupi biaya sekolahnya." Ibu ga bisa bujuk aku.Niatku kekeh mau ke Jakarta.Modal nekad.Ibu akhirnya ngantar aku ke rumah saudara kami di Jakarta,Om Wiroto namanya.Dia seorang guru agama tapi menikahi seorang mantan pelacur.Anaknya dua.Cewek dan cowok namanya Desi dan Doni.Isterinya menor gitu dandannya namanya Inge.Ibu menitipkan aku di rumah kerabatnya itu lalu berpesan padaku sebelum kembali ke kampungku,"Nur,sebenarnya hati Ibu berat melepas kamu ke Jakarta.Namun kamu ga mau dengerin Ibu.Hati2 ya Nur hidup di Jakarta.Ini kota besar beda dengan kota kita.Nurut aja sama Om Wir ya?Hati2 dalam bergaul juga.Ibu pulang ya...Ibu akan selalu doain kamu dari rumah." Kupeluk ibu dengan derai air mata,"Maafin Nur ya Bu ga nurut sama Ibu.Tapi Nur niatnya baik mau bantu ibu jaga adik2." Ibu juga berpesan pada Om Win,"Titip putri sulungku ya Wir...tolong bantu dia cari kerja di Jakarta.Terimakasih mau memberi tumpangan buat anakku." Om Wir dan isterinya manggut2 gitu.Depan ibu mereka ramah tapi kemudian aku tahu betapa ngerinya keluarga Omku itu.Aku memang dijanjikan pekerjaan namun aku malah jadi pembantu di rumah mereka.Tidurku aja satu kamar sama anak gadisnya.Aku digaji sangat minim malah sangat2 ga layak buat ukuran pembantu di kampungku.Omku nurut banget sama isterinya.Entah bagaimana tapi aku suka lihat isterinya memasukkan sesuatu ke minuman tehnya.Begitu Omku berangkat kerja,isterinya bawa pria masuk rumah.Entah Pak Rt,sales lewat,tetangga atau siapa saja yang ia kenal.Awalnya aku pikir dia cuma mengakrabi tapi kok kemudian mereka masuk kamar dan terdengar suara2 aneh seperti bunyi ranjang dan desahan gitu dari dalam kamar.Setelah itu mereka akan keluar dengan muka kucel gitu dan pakaian dah ga serapi tadi.Aku pernah coba bicara sama Tante Inge soal kelakuannya yang buruk itu.Eh dia malah ngaku,"Aku itu hiper Nur.Aku ga tahan kalau ga lakukan itu.Suamiku kalau kerja lama.Apalagi sekolahnya mau dibuat full day.Aku itu mantan pelacur Nur.Aku dah biasa melayani pelanggan.Aku dah kecanduan Nur.Aku ga tahan.Kamu tutup mulut ya ntar kukasih uang." Astaga...kecanduan?Hiper?Aku baru tahu kalau ada kehidupan model gitu.Awalnya aku masih nyoba sabar hingga Om Wir mergoki ada pria di rumah.Eh Tante Inge bilang pria itu pacar aku,"Dia itu ke sini nyari Nur Mas.Mau ngajak jalan Nur.Tapi Nur ga tahu tuh mau atau kagak." Apa?Aku hendak beritahu Om Wir kelakuan ga bermoral isterinya tapi kayaknya bakal ga didengerin deh lha pernah ada yang ngasih tahu ke dia,seorang tetangga gitu yang risih lihat banyak pria silih berganti datang ke rumah Om Wir,"Isterimu itu selingkuh sama pria2 banyak banget Pak Wir.Saya malah pernah lihat dia sama pria masuk losmen gitu.Mesra gitu jalannya." Eh tetep aja Om ga percaya dan bela isterinya,"Inge itu udah tobat ya ...dia udah ga kayak dulu.Jangan sembarangan hina isteri saya!" Tante Inge mesem penuh kemenangan dan melanjutkan hobby selingkuh dia.Aku sungguh jijik berada di sana,masak video porno ditaruh depan tv banyak lagi dan dia biarin anak2nya melihatnya.Malah ajak2 mereka kalau lihat begituan,"Ayo mb Nur ada film bagus nih.." Aku menolak dan pilih sibuk di dapur aja.Ngasih tahu juga percuma lha Tante Inge aja ga peduli.Dia asyik sama pria di kamar.Aku makin ga tahan berada di sana karena malam2 aku lihat Desi pergi ke kamar adiknya.Akan ikuti dia dan astaga mereka melakukan hubungan badan.Incest.Astaga!!Ini rumah apa neraka ya?Aku akhirnya putuskan untuk kabur setelah perhiasan aku hasil aku ngumpulin uang dicuri sama anak2nya Om Win.Aku kabur dan tidur di Terminal.Untung ada penjual sate nolong aku.Ibu Yani namanya.Dia baik sama aku ngasih tumpangan dan memberiku makan asal aku kerja bantu dia di warungnya.Begitulah aku bantu dia sambil nyari kerja.Akhirnya dapat juga.Kerja di sebuah tempat hiburan malam.Ya ampun pakaianku mini gitu.Sungguh jika bukan demi ibu dan adik2 aku rasanya aku ga mau kerja.Disitu aku kerja di arena perjudian bola tangkas.Gajinya gede apalagi kalau ada yang ngasih tip wah aku bisa pulang bawa uang banyak.Namun aku menolak jika diajak ke hal2 yang menjual diri.Ga!Aku ga mau.Bossku pernah ngajak aku nebeng mobil dia terus tanya2 gitu dia.Ujung2nya ngajak tidur,aku tolak dengana alasan lagi datang bulan.Habis itu aku seperti dibikin ga betah di kerjaan.Ada aja masalah.Rambut ga modislah,kegemukanlah hingga kurang bisa dandanlah.Ada2 aja.Hingga suatu hari ada yang masukin obat sejenis inex ke minuman coca colaku.Waktu itu aku diajak main sama temenku.Aku ga tahu kalau dia baik sama aku cuma ingin bawa aku jadi kayak dia.Dia cewek tapi bisa dibooking gitu.Aku pusing banget usai minum coca cola itu.Kepalaku seperti berputar dan musik terdengar begitu kencangnya.Segera aku cabut dari sana,temanku kutinggal.Aku naik taxi dengan kepala pening luar biasa.Namun alangkah terkejutnya aku kala sopir taxinya kenal sama aku,"Dik Nur kan?Kamu Nur kan?Putrinya Bu Diah.Ya ampun akhirnya aku ketemu sama kamu Dik.Ibu kamu cemas sama kamu.Ia kepikiran terus sama kamu." Aku pusing banget,"Mas antar saya ke kost2an saya.Di jalan Petukangan." Dia nganter aku dan bantu mapah aku hingga masuk kost2anku.Lalu saat kubayar dia nolak,"Ga usah aku dah seneng bisa ketemu sama dik Nur.Aku akan datang lagi besok." Entah dia ngomong apa.Kepalaku pusing banget.Aku langsung tidur.Esoknya aku baru tahu kalau aku dikasih obat terlarang di minumanku.Akupun pindah kost.Males aku bergaul sama temen ga bener.Ga merasa bersalah lagi.Akibat obat itu tenggorokanku infeksi.Kepindahanku dibantu sama mas sopir taxi itu yang semalam nganter aku.Rupanya dia Mas Fajar.Dia nyusul ke Jakarta niatnya mau nyari aku,ibu khawatir karena aku kabur dari rumah Om Wir.Makin khawatir kala aku kirim uang dalam jumlah banyak ke rekening adik aku.Mas Fajar ga maksa aku pulang tapi dia akan setia menemaniku di Jakarta.Tuh cowok baik banget deh.Padahal dia punya usaha lho di kampung.Semua dipasrahkan ke anak buahnya selama dia di Jakarta.Aku kekeh ga pulang.Tapi suatu hari tempat kerjaku harus tutup.Lama lagi.Aku punya ide jualan nasi goreng sama Mas Fajar.Lumayan hasilnya.Disitulah aku makin kenal dia.Dia bener2 baik dan jagain aku.Bahkan dia berkata padaku,"Dik Nur...kita pulang aja yuk.Adik2 kamu udah pada lulus sekolah.Adik kamu juga dah ada yang kerja.Kita pulang aja yuk.Kita nikah...kamu mau ya?" Aku memandang wajahnya yang memelas,kasihan dia.Rela ninggalin semua demi ngejar aku ke Jakarta.Aku mengangguk dan dia senang sekali.Akupun pulang.Disambut ibu dengan linangan air mata,"Akhirnya kamu pulang Nur.Ibu ga tenang kamu di Jakarta.Makasih ya Nak Fajar...makasih udah bawa anak ibu pulang." Tanganku digandeng sama Mas Fajar,"Nur dan saya minta restu Ibu untuk menikah." Wah Ibu jelas restu banget.Sejak awal Ibu dah gadang2 Mas Fajar jadi calon suamiku.Pernikahan kamipun dilangsungkan ga lama kemudian.Aku dan suamiku nerusin usaha nasgor kami.Cuma ga di Jakarta tapi di kampung he..he..Kini aku dah dikaruniai dua anak.Ternyata Jakarta tak seindah yang kubayangkan.***The End*** Sekarang kita ke lagu penuntun ya?Lanjutan lagu Nirmala.Part 3.Panjang nian tuh lagu.Yuk kebut yuk! ▶SESUNGGUHNYA BERKASIHLAH DI ANTARA MANUSIA...( RUMAH NYONYA PUSPA ) Evi pergi ke dapur melihat masakan apa yang cocok buat Irwan.Nyonya Puspa senang sekali Evi datang membantu di dapur,"Nak Evi dah kenal lama sama Nak Irwan?" Evi menggeleng,"Belum lama Nyonya." Dia heran,"Tapi kok kayak tahu banget gitu ya soal Nak Irwan.Sampai makan hingga perlengkapan semua disiapin sama Nak Evi." Evi mesem sambil bantu nata makanan di meja makan,"Saya sayang sama dia Nyonya...sayang banget.." Eh lha yang diomong datang,"Oh ya?..." Evi langsung merona dan ngacir ke belakang,Nyonya Puspa tertawa melihatnya.Irwan segera duduk di ruang makan,"Wah ini kayak menjamu banyak orang Nyonya..." Nyonya Puspa juga duduk,"Saya itu seneng kalau ada yang datang nginep di rumah saya.Soalnya anak2 saya pada sibuk semua.Jarang mampir ke sini.Saya suka sedih dan kesepian." Evi datang membawa dessert lalu duduk di sebelah kiri Irwan.Mereka lalu makan bersama sambil cerita soal anak2 Nyonya Puspa. Usai makan Evi diantar ke resto oleh Irwan,job nyanyi.Banyak pengunjung malam itu.Rina langsung menyambut kedatangan mereka,"Ceria banget kamu Vi.Hayo ada apa?" Evi menggandeng lengan Irwan,"Gpp kak Rina.Ya kan Wan?" Irwan tersenyum,"Dia lagi seneng soalnya adiknya dah sadar dari koma." Wah Rina langsung kasih selamat,"Wah aku ikut seneng Vi!Berarti bakal ada undangan beredar nih kayaknya...he .he.." Irwan yang jawab,"Tinggal selangkah lagi he..he.." Evi lalu membawa Irwan ke kafe.Disana ia melantunkan lagu2 bertema bahagia.Irwan melihat sambil menjawab email dari Adi.Tentunya dikursi Vip. ▶PERINDAH SEGALA KATA2... Evi juga yang memyajikan cemilan buat Irwan,"Gimana suka ga lagunya?Atau ada request?" Irwan menjawab,"Minta lagu Birunya Cinta boleh ga?" Evi menyuapkan sesendok makanan,"Boleh dong.Kan kamu juga Boss disini.He..he.." Evipun melantunkan lagu itu dengan prakata,"Lagu ini spesial buat seseorang nan spesial di hati saya.Yang duduk di sana.Birunya Cinta." Jelas pengunjung langsung bersuit2 gitu deh.Irwan mesem manis banget ke arah Evi. ▶ BAHAGIA ITU JANJINYA Irwan malah merenung,'Aku ingin sekali segera menikahi Nyonya sayang.Tapi aku butuh restu dari Bunda Rita dan Mama juga.Mama setuju ga ya?' Evi dah selesai tugas nyanyinya,"Wan,besok kita ke suatu tempat yuk?Mumpung di sini.Mau ya?" Irwan heran,"Tumben nih manja?Pasti ada maunya nih." ▶ MENGAPA KITA SENGKETA Evi malah aksi bungkam,'Aku ingin membujuk kamu agar mengakhiri sengketa dengan Mama kamu Wan...' Irwan meraih jemari kekasihnya,"Hayo katakan dulu ada apa sebenarnya?Mau ajak kemana sih?" ▶ RENTASLAH JALAN TERBUKA Evi mesam mesem,"Besok aja kalau mau jalan aku kasih tahu.Jangan sekarang ga seru." Irwan ngalah,"Baiklah Nyonya sayang.Kemana aja aku ikut deh sama Nyonya sayangku ini.Udah malam nih yuk kita pulang." Dijalan eh Evi ketiduran.Capek banget dia.Dia tidur bersandar di bahu Irwan gitu. ▶ TANPA DUSTA Sampai rumah Nyonya Puspa dah malem gitu,Irwan ga mau bangunin Evi akhirnya dibopongnya Evi ke dalam.Toto bantuin bukain pintu mobil,"Hati2 Boss...kuat kagak?" Irwan melirik bodyguardnya itu,"Sst!Jangan bersuara ntar Nyonya aku bangun..." ▶ TELAH TEGUH DI GARIS...KARMA! Nyonya Puspa sudah tidur.Tapi pembantunya masih bangun dan bukain pintu.Toto bantu bawain barang2 Irwan seperti hp juga laptop.Irwan masuk ke kamar Evi lalu dibaringkannya gadis itu pelan2 di ranjang. Dilepasnya sepatu Evi lalu di selimutinya,'Tidur ya mimpiin aku...he..he..' Irwan ga beranjak dari kamar itu,ia malah sibuk lagi ngerjain tugas dia sampai ketiduran di meja.Evi malah terbangun,'Astaga ...aku dimana?Oh...dikamarku...lho kan aku tadi tidur di mobil?Pasti Pak CEO nih yang bawa aku ke sini.Ya ampun dia juga malah ketiduran lagi di sini...kasihan...' Evi bangunin Irwan,"Wan...kok tidur di meja sih?Tidur di kasur dong ntar badan kamu bisa sakit semua lho..." Eh lha Irwan malah langsung menuju ranjang Evi dan tidur di sana.Weleh....Evi membiarkannya.Ia lalu menyelimuti Irwan,'Gantengnya kamu Wan...tidur aja cakep gini...' Wah bakal tidur dimanakah Evi?***see you next eps*** 

¤~ DEBU-DEBU JALANAN EPS 58
>¤< TIKET E 034345 + 111 By Mia S ~¤~
Making Request = Membuat Permintaan >+<
↑♣↓ LIFE IS FULL OF LOTS OF UP AND DOWNS HIDUP INI PENUH SUKA DUKA....( RUMAH NYONYA PUSPA )
          Malam makin larut,Nyonya Puspa terbangun oleh bunyi petir yang menggelegar.Ia turun dari kamarnya di lantai atas.Ia ingat kalau tamunya belum datang saat ia memutuskan untuk beristirahat,'Mereka sudah kembali belum ya?Aku lihat aja ke kamar mereka.' Iapun turun ke bawah.Ketemu sama Evi yang ga bisa tidur,"Nyonya mau saya buatkan sesuatu?" Nyonya Puspa malah bertanya,"Nak Irwan mana?"
Evi menunjuk ke kamarnya,"Maaf ia malah tidur di sana.Tapi sungguh kami tidak melakukan apapun.Tadi saat pulang saya ketiduran.Irwan bawa saya ke kamar lalu dia ngerjain kerjaannya gitu sampai ketiduran.Lalu saya bangunkan,maksud saya biar tidur gitu di kamar dia.Eh malah tidur di kamar saya.Jadinya saya tidur di sofa.Pintunya juga saya buka kok Nyonya."
Nyonya Puspa malah ketawa,"Kamu ini lucu.Lugu banget.Beneran kayaknya kamu belum pernah disentuh pria.Segitu amat jelasinnya ke saya.Saya lapar.Saya pingin makan sesuatu yang enak tapi ga berat di perut.Kamu bisa masak kan?Saya mau dong coba masakan kamu.Penasaran soalnya kata Nak Irwan,kamu jago banget masak."
Evi seneng banget,"Tentu saya akan masak buat Nyonya.Nyonya mau dibuatkan apa?"
_¤_BUT THE DISTANCE FEELS FURTHER TAPI JARAK KAN TERASA KIAN JAUH....         Kedua wanita itu akhirnya menuju dapur.Asyik ngobrol sembari masak.Evi merasa nyaman dengan Nyonya Puspa.Ia bahkan bercerita awal mula ia bertemu dengan Irwan.Satu kisah yang bagi dia sangat berharga.Makin lama makin akrab mereka.Sementara Irwan pulas di kamar Evi,kecapekan dia.
↓▼↓ WHEN IT'S HEADED FOR THE GROUND SAAT HIDUP INI MELUNCUR JATUH...( ALAM MIMPI IRWAN )
             Irwan bermimpi dalam tidurnya.Kejadian kala adiknya bunuh diri menjatuhkan diri dari gedung nan tinggi memang kerap mengusik tidur CEO muda itu.Ia ingat sekali bagaimana ia menatap tajam pada Mamanya dan berkata,"Aku takkan memaafkan Mama!!Takkan pernah!!"
Ia berlari turun sambil menangis mendapati tubuh adiknya sudah dalam kondisi mengenaskan,"Tidakkk!!Ritaaa!!"
&*& AND THERE'S NOTHING MORE PAINFUL DAN TAK ADA YANG LEBIH MENYAKITKAN ...( DAPUR RUMAH NYONYA PUSPA )
Evi terkejut mendengar teriakan Irwan,"Tidaaak!!!Ritaaa!!"
Nyonya Puspa juga heran,"Itu suara Nak Irwan kan?"
Evi jadi cemas,"Iya Irwan...kenapa dia?"
Evi segera lari ke kamarnya nampak Irwan gelisah dalam tidurnya,"Wan...Irwan...bangun Wan...Irwan.."
           Nyonya Puspa juga Toto segera menyusul Evi.Tampak Irwan bangun terengah2 dan berkeringat dingin,"Hhh...hhh..."
Evi membelai wajah CEO muda itu,"Kamu mimpi ya?Tenanglah aku disini."
Irwan segera memeluk Evi dengan erat,"Aku mimpi itu lagi...kejadian itu lagi....hhh..hh.." Nyonya Puspa dan Toto lalu keluar membiarkan pasangan muda itu berdua.Nyonya Puspa malah berkata pada Toto,"Kamu tidur lagi aja.Boss kamu sudah di tangan yang tepat.Sudah tidur lagi aja.Saya juga mau tidur lagi."
>♥< THAN TO LET YOUR FEELINGS TAKE YOU DOWN - DARIPADA MEMBIARKAN PERASAANMU MEMBUATMU JATUH....
Evi mengusap punggung Irwan,"Tidak apa2...aku disini...aku akan menemanimu...melewati semuanya...kamu tidak sendirian..."
Irwan tenang dan diberi minum oleh Evi,"Minum dulu.Baru ceritakan padaku semua yang meresahkan hatimu..."
=♥= IT'S SO HARD TO KNOW THE WAY YOU FEEL INSIDE / SUNGGUH SULIT DIMENGERTI YANG KAU RASAKAN DI HATI...
Irwan malah bangun,"Aku sudah mengusik tidurmu ya.Maaf ya...aku akan kembali ke kamarku saja."
Evi menahan langkahnya,"Tak usah...aku janji akan menemanimu...tidur aja disini.Aku akan menjagamu.Aku ga bisa tidur."
Irwan menatap ragu,"Kau tak takut aku akan berbuat macam2 padamu?"
》¤《 WHEN THERE'S MANY THOUGHTS AND FEELINGS THAT YOU HIDE - SAAT BEGITU BANYAK PIKIRAN DAN PERASAAN YANG KAU SEMBUNYIKAN ...
Evi malah menarik Irwan agar kembali berbaring,"Kau itu pria terhormat.Takkan berbuat serendah itu lagipula ...ini di rumah orang.Reputasimu dipertaruhkan di sini.Sudah ga usah mikir macem2.Bobok gih!"
Irwan nurut,"Iya Nyonya sayang..."
          Irwan berbaring dan diselimuti.Evi mendekatkan kursi ke ranjang dan duduk disana.Sambil membelai kepala Irwan,"Kamu mimpi apa sih?Sampai teriak2 gitu?" ♡¤¤♥ BUT YOU MIGHT FEEL BETTER TAPI MUNGKIN KAU KAN MERASA BAIKAN... Irwan malah meraih jemari Evi,"Jangan pernah tinggalin aku ya?Aku ga mau sendirian..." Evi mengangguk,"Menemani itu juga satu bentuk ungkapan cinta lho...kamu juga menemaniku melewati masa berat dalam hidupku.Mengapa aku tidak melakukan hal yang sama?" Irwan tersenyum mendengarnya,"Aku mencintaimu...kau membuatku sangat damai...Tadi aku mimpi kejadian saat adikku ...."                                                                                            Evi menaruh jari telunjuknya di bibir Irwan,"Jangan diteruskan...hal yang pahit jangan selalu dikatakan...aku akan berdoa pada Tuhan agar mengikis kenangan buruk dari pikiranmu.Aku akan minta Dia menggantikan dengan kenangan yang indah." [♥] IF YOU LET ME WALK WITH YOU BY YOUR SIDE / JIKA KAU BIARKAN AKU MENEMANIMU BERJALAN DI SISIMU... Evi lalu mengecup kening Irwan,"Biar Tuhan memberimu hari2 penuh kejadian indah mengganti memory yang kelam." Lalu ia memegang dada Irwan,"Semoga Tuhan melembutkan hatimu dan mencabut setiap akar pahit dalam hatimu.Sehingga kau mampu melepaskan pengampunan." Irwan malah terharu dengan apa yang dilakukan Evi padanya,"Baru kali ini ada yang melakukan itu padaku..." ☆◆☆ AND WHEN YOU NEED A SHOULDER TO CRY ON / DAN SAAT KAU BUTUH BAHU TUK SANDARAN TANGISMU... Evi membiarkan Irwan menggenggam jemarinya,"Sekarang tidurlah...kau harus istirahat yang cukup.Tidurlah aku akan menjagamu di sini." Irwan mengangguk sambil meremas jemari Evi.Ia memang masih ngantuk.Tak lama CEO muda itu tertidur.Dadanya naik turun dengan teratur.Tak lagi gelisah seperti tadi.Evi memandanginya,'Kasihan Irwan...kehilangan seseorang memang pengalaman pahit.Apalagi bila dengan cara tragis.Ia pasti sering mimpi begini.Makanya ia memilih menghabiskan waktu dengan kerja.Ia takut tidur...' ♡¤♡ WHEN YOU NEED A FRIEND TO RELY ON SAAT KAU BUTUH TEMAN YANG BISA KAU PERCAYA... Irwan tak lagi mimpi buruk soalnya ditemeni Evi.Ia tidur dengan pulas.Evi akhirnya tidur di sisi pembaringan.Dekat dengan lengan Irwan.Tangan mereka masih bertaut di atas dada Irwan.Totolah yang akhirnya pelan2 menutup pintu kamar dimana dua insan itu berada,'Aku yakin Boss aman sama Nyonya Boss...semoga mereka selalu bersama.Selamat malam Boss...' ₩¥₩ WHEN THE WHOLE WORLD IS GONE SAAT SELURUH DUNIA TIADA... ( KEESOKAN HARINYA ) Mentari pagi bersinar.Nyonya Puspa sudah bangun sejak tadi dan sedang asyik memberi makan burung2 love birdnya.Toto mendekat,"Selamat pagi Nyonya." Melihat pria gondrong itu,sang Nyonya malah kepi,"Nak ini sudah lama jadi sopirnya Nak Irwan?" Toto lalu cerita gimana awal dia kenal sama Irwan,"Boss saya itu orangnya baik banget Nyonya.Ga usah ragu deh jual tanah ke Boss saya.Dijamin ga ditipu.Lha orangnya aja dermawan kok." Mendengar cerita Toto makin yakinlah Nyonya Puspa akan reputasi baik Irwan,"Saya memang ga salah jual tanah itu ke Nak Irwan." Toto malah asyik lihatin Love bird,"Love birdnya mesra2an itu Nyonya di pojokan." Nyonya Puspa malah berkata,"Mesraan yang didalam menurut saya...he..he.." Toto tertawa,ngerti dia siapa yang dimaksud sang Nyonya.Siapa lagi kalau bukan Pak CEO dan Chefnya. ♥¤♥ YOU WON'T BE ALONE 'CAUSE I'LL BE THERE / KAU TAKKAN SENDIRI KARENA AKU KAN SELALU ADA... ( KAMAR EVI ) Irwan sudah bangun,ia sengaja ga bergerak malah asyik mandangi Evi,'Nyonya sayang beneran nemeni aku...Makin ngebet nih ngelamar dia.Supaya lain kali nemeninya ga di kursi gini.Tapi di sebelah aku sini dong.' Irwan jadi kasihan lihatnya,'Aku pindahin deh tidurnya biar di kasur.Kasihan pasti pegel tuh tidur begitu.' Pelan2 Irwan turun dari ranjang lalu mengangkat tubuh Evi.Niatnya mau dibaringkan ke atas kasur tapi Evi bangun,"Whaaa!!Kamu mau apa Irwann???" Keduanya malah ambruk di kasur.Evi ditindih Irwan deh.Weleh... %♡% I'LL BE YOUR SHOULDER TO CRY ON AKU KAN JADI BAHU SANDARAN TANGISMU... Evi deg2an karena Irwan diatas dia,"Ups!Sorry Nyonya sayang..." Irwan segera bangun apalagi kala pembantu Nyonya Puspa masuk,"Ups!Maaf saya tak tahu ...maaf...saya cuma mau kasih tahu kalau sarapan sudah siap.Nyonya menunggu eh...kalian...he..he..Permisi..." Evi dan Irwan jadi blingsatan dan keki bin merona gitu deh. ¤¿¤ I'LL BE THERE, I'LL BE YOUR FRIEND TO RELY ON.... Evi bersandar di tumpukan bantal,"Kamu sih...tuh simbok pasti mikir yang ga2..." Irwan malah garuk2 kepala,"Aku kan ga macem2 niatnya...aku cuma mau mindahin posisi tidur kamu biar nyaman di kasur gitu..." Evi manyun,"Alasan kan?Iya kan?" Irwan malah julit,"Kalau iya gimana?Hayo kamu mau apa?" Evi deg2an lihat Irwan mendekatinya,"Wan...kamu bercanda kan?Kamu mau apa Wan?" ¤€¤ ALL OF THE TIMES WHEN EVERYTHING IS WRONG / TIAP KALI SEGALANYA TERASA SALAH... Irwan mendekat dan makin dekat,Evi sampai hampir jatuh dari ranjang,"Wan...sadar Wan..." Irwan malah berkata,"Bukannya awal kita jumpa kamu tengah berdiri di tepi jalan ...kau rela memberikan dirimu pada siapa saja yang mau membayarmu senilai 40 juta ...iya kan?" Evi memegang erat2 bajunya,"Tapi ...kau bilang kau takkan meminta aku melakukan itu ..." Irwan membelai wajah kekasihnya itu,"Itu kan dulu...sekarang aku...berubah pikiran..." !$! AND YOU'RE FEELING LIKE THERE'S NO USE GOING ON / DAN KAU MERASA SEAKAN TAK ADA GUNANYA BERTAHAN... Evi sudah terjepit,ga bisa lagi bergerak.Ia hanya bisa memejamkan matanya,'Aduh gimana ini?' Tapi tak ada gerakan apapun dari Irwan,Evi jadi heran dan membuka mata,nampak Irwan menahan tawa di depannya,"Ha...ha...ha..kena deh..." Evi gemes banget sama tuh CEO,"Iiih...kamu ngerjain aku ya??Awas kamu!!" Evi ambil bantal dan mukul Irwan pakai bantal berkali2,Irwan lari keluar kamar,"Tolong!!Tolong!!" "&" YOU CAN'T GIVE IT UP,I'LL HELP YOU WORK IT OUT / KAU TAK BOLEH MENYERAH,AKU AKAN MEMBANTUMU MENGATASINYA... Evi ngejar dia,"Dasar Pak CEO julit!!Awas ya kalau ketangkap!!" Wah kedua insan itu lari2 sampai ke ruang makan,Nyonya Puspa sampai dijadikan tameng diantara mereka.Toto ngekek lihatnya,'Boss..Boss..pakai main kejar2an segala...tapi baru kali ini aku lihat Boss seceria itu .Bagus deh...seneng lihatnya...' Apa ya tindakan Nyonya Puspa pada kedua tamunya?***see you next eps***

Eps 59 TENTH STORY � DEBU-DEBU JALANAN
+][+ DEBU2 JALANAN EPS 59 ]++[ End of Tiket A ×}{×
The Judgement = Penghakiman    
              }××{ CERPEN KE-23 : ALLAH ITU ADIL 
             Aku suka sekali update berita di tv terutama seputar perkembangan ekonomi,kejahatan dan politik.Aku selalu ingin tahu bagaimana dunia di luar sana.Makhlum sebagai ibu rumah tangga hanya itu hiburanku selain lihat film tentunya.Aku suka sekali film Barat karena selalu ada nilai2 yang kudapat dan wawasan baru seputar kehidupan di luar negeri yang konon jauh lebih baik daripada di negeri sendiri.Aku berharap Indonesia bisa sebagus negara Jerman dalam pengaturan jam kerja warga negaranya.Disana jam kerja katanya cuma 5 jam sehari dan itupun dengan gaji seminggu aja bisa menghidupi selama satu bulan.Wow!Andai saja itu terjadi di sini,pikirku sambil menidurkan anak bungsuku yang akhir2 sering rewel.Makhlum dia punya ikatan batin sama ayahnya kuat sekali jadi jika hati ayahnya sedang sedih,ia pasti rewel.Suka nangis sendiri saat tidur.Aku tak berani mematikan tv karena jika kulakukan kedua buah hatiku pasti bangun semua.Kupandang mereka penuh sayang.Terkenang aku kala putra sulungku masih kecil,kala itu aku dan suamiku,Mas Ebed memutuskan keluar dari rumah mertua.Aku tersiksa dengan sikap mertuaku sejak ia tahu bahwa aku beda agama dengan suamiku.Inilah susahnya hidup berumah tangga beda keyakinan.Didalam truk yang mengangkut barang2 kami,aku duduk di depan karena anakku masih kecil.Ibu mertuaku ga sudi duduk sebelahku ia memilih duduk di belakang campur dengan barang2.Aku juga heran kenapa dia mau kekeh nganter kami pindahan.Rupanya dia membuangi peralatan kami seperti perkakas makan dan banyak lagi.Sebegitu bencinya dia sama aku sampai tega melakukan itu.Aku tahunya kala mau memberi makan anakku.Kok sendok ga ada.Padahal aku yakin dah naikkin semua ke atas truk pengangkut.Apa salahku hingga dia lakukan itu semua padaku ?Aku dah buatin rumah buat dia.Bahkan aku juga sudah beliin tanah juga buat dia tanami pohon sengon.Bahkan aku ga protes kala suamiku jauh memberi lebih besar pada ibunya daripada ke ibuku.Kehidupan keseharian juga kami yang menopang.Tapi sejak dia tahu bahwa aku aslinya ga seiman sama anaknya,ia berubah drastis.Megangke anakku saja dia jijik.Anakku sakit dia ga peduli.Betapa aku kerap menangis dalam hati melihat sikapnya.Hingga aku tak tahan dan ngebel suamiku,"Mas kalau masih ingin lihat aku dan anakmu,segera bawa aku pindah dari rumah ini.Jika tidak,aku akan pulang ke rumah ibuku di luar kota dan jangan harap aku akan kembali lagi."
              Benar kata ayahku sebelum beliau tiada bahwa kalau bisa suami isteri satu keyakinan.Aku sedih bila ingat masa itu.Untunglah putra keduaku lahir di rumah ibuku.Jelas beda sekali perlakuan yang kuterima.Di rumah ibuku aku dibantu dalam banyak hal.Memang kesulitan perekonomian yang membawa aku dan suamiku akhirnya mencari asa di kota kelahiranku.Setelah selama dua tahun nganggur ngelamar kerja ga dapat2 malah ijazah melayang demi minjem uang di bank.Aku miris membayangkan hutang 30 juta dapatnya cuma 25 juta tapi bayarnya sampai 41 juta.Gila!Aku kapok pinjam bank sejak itu.Ga lagi!Dah cukup.Biarlah kuiklaskan rumah yang kubangun dengan susah payah.Kuiklaskan buat mertuaku.Bagaimana tidak sakit hati kala mertuaku lebih memilih anak bungsunya yang nemeni dia daripada memilih aku dan suamiku.Sama seperti dia membuangi barang2ku dulu maka saat di perjalanan ke kota asalku kubuangi air minum dalam kemasan yang ia wanti2 untuk aku dan suamiku minum.Katanya,"Minuman ini sudah di diberi japu2 jadi jangan lupa diminum.Biar beruntung di sana.Biar cepet dapat kerja dan jangan lupa kirim uang ke mari!"
           Aku heran dia masih berharap bantuan keuangan.Kenapa ga minta sama anak2nya yang lain yang ia bangga2in.Aku janji dalam hati aku takkan pernah aku kembali ke sana.Kukebaskan debu di ujung celana panjangku kala itu,"Ini terakhir kalinya aku menginjakkan kaki di sini.Selamat tinggal!"
            Tuhan memang adil.Bila aku terusir dari rumahku sendiri maka di kota asalku aku malah mendapat mandat menjaga rumah peninggalan keluarga.Aku tinggal di sana bersama adik2ku dan ibuku untuk menjaga mereka.Kakak yang biasa nempati ga suka lingkungan di sana dan milih beli rumah sendiri.Aku berkata pada Tuhan suatu malam,"Aku tahu Engkau melihat kesusahan hambamu ini.Bagaimana kebaikanku dibalas dengan keburukan.Tapi aku percaya Kau akan memberi keadilan.Bukankah Kau Maha Adil?Berikanlah kemudahan bagi suami hamba dalam mencari kerja dan lindungilah keluarga hamba senantiasa.Aku tahu aku telah mendukakan hati-Mu dengan status agamaku tapi dihatiku hanyalah Kau yang kupercaya sampai kapanpun."
           Doaku dijawab,saat suamiku jalan2 ke mall eh dia ketemu dengan temannya dan dapat kerjaan.Lalu kudengar ibu mertuaku jatuh sakit,suamiku jelas panik dan ingin nengok ke sana.Aku ga melarang,"Pergilah Mas.Tapi aku ga bisa sebab aku sedang hamil tua.Kamu aja."
            Iya waktu itu aku sedang hamil anak keduaku.Ibu mertuaku akhirnya meninggal.Kata suamiku sambil nangis,"Ibu ga dirawat di sana Dik.Beliau ga diperhatiin makannya.Ga kayak pas ada kamu dulu.Adik aku ga ngurus ibu dengan baik.Malas masak lagi.Beda dengan pas ada kita dulu.Anehnya kenapa saudara2 aku malah nyalahin kita.Bukannya kita ya yang diusir dari rumah kita sendiri?Aku sedih banget Dik.Untung kamu ga ikut.Masak aku sampai sana ibu belum dibawa ke RS.Tega ya mereka sama ibunya."
           Aku hanya bisa mendengarkan jerit hati suamiku,dia memang pria yang baik dan anak yang berbakti.Dia juga pekerja keras.Akhirnya ibu mertuaku menyadari bahwa selama ini kamilah yang telah susah payah menjaga agar asap dapur terus mengepul.Tapi inilah jalan kehidupan.Penuh misteri karena keadilan Tuhan akan datang tak terduga.***The End***                  
 ÷><÷ KALA AKU SEDANG SENDIRI KUCOBA RENUNGI...( GUDANG RUMAH REZA ) Reza manggil Hayati,"Arit kamu taruh mana sih Hayati?Aku mau mangkasi cabang pohon mangga itu lho.Dahannya kena ke genting."
Hayati jawab sambil mengambili jemuran,"Di gudang Mas.."
Reza segera melangkahkan kakinya ke gudang sementara Hayati jadi teringat sesuatu,'Ups!Gawat!Lukisan2 Mas Reza kan kutaruh di sana.Belum kubuang...waduh...'         Hayati segera lari ke arah gudang namun terlambat Reza dah masuk dan melihat lukisan2nya berada di sana.Ia malah nampak merenung didepan lukisan2 itu.Kebetulan pas pose Evi sedang sedih.
 <÷÷> INGIN APA AKU INI TAK PERNAH MENGERTI...
Hayati segera minta maaf,"Mas jangan marah ya?Lukisannya masih saya simpan.Eman2 Mas kalau dibuang.Mending dijual.Siapa tahu laku.."
Reza malah termenung dan bergumam,"Kenapa setiap kali aku menemukan Evi dia pasti dalam pose sedih ya?"
Hayati bingung juga,"Ehm...ini cuma masalah kebetulan aja kali Mas.Saya kan naruhnya keburu2 jadi kebetulan aja pas yang paling depan yang pas wajah sedih gitu.Emang itu pas apa sih Mas?Wajahnya sedih bener..."
€♡�€ SAMPAI KINI KUSADARI AKU TETAP TAK PERDULI...
Reza malah menghela nafas lalu duduk di sebuah kursi tua,"Itu pas dia kubezuk di RS...aku datang tiba2 ga ngasih tahu..maksudku surprise gitu..."
Hayati memandangi lukisannya,"Wanita itu wajahnya kayak kecewa gitu ya Mas...dari senyum terus jadi murung..."
Reza terdiam membenarkan,'Hayati benar.Evi jelas kecewa ekspresinya kala yang datang itu aku.Kenapa aku baru sadar sekarang?'
♡€€� HANYA AKU JALANI HIDUP INI,HOEOO...YEE
Reza melangkah mengambil arit yang tergeletak di pojokan,"Kamu jual aja!Sudah ga penting lagi kok.Uangnya ntar buat kamu aja.Anggap aja bonus kamu."
Hayati lega,"Beneran ya Mas saya jual ya?Asyik!Ntar kalau laku saya akan masak enak kesukaan Mas Reza deh.Saya juga akan beliin apa gitu buat Mas Reza.Masak pelukisnya ga dapat bagian.Asyik!!Makasih ya Mas Reza!!"
Reza hanya tersenyum lalu melangkah keluar gudang,'Sudah saatnya membuka lembaran baru.Jika Evi memang bukan untukku.Berarti Tuhan sudah sediakan yang lebih baik untukku.Time to move on Reza!'
 £《》£ 'KU DUDUK DALAM SEPI,'KU MELAMUN SENDIRI...( RUANG MAKAN RUMAH NYONYA PUSPA )
             Nyonya Puspa kaget kala lagi asyik duduk manis menyeruput teh kesehatannya,eh tiba2 Evi dan Irwan menghambur ke arahnya bawa bantal lagi. Ia segera meletakkan cangkirnya,"Kalian ini pagi2 udah main bantal.Awas lho...kena makanan lho!"
Irwan dan Evi langsung tersadar kalau mereka di rumah orang,"Ups!Maafkan kami Nyonya..."
           Sang Nyonya geleng kepala demikian juga si pembantu dan Toto tentunya.Toto malah nahan ketawa dia,'Boss...boss...dah ngira ini rumah sendiri kali...makanya cepetan dilamar Nyonya Boss itu..atuh...'
《££》MAU APA AKU INI,TAK KUPAHAMI...
            Nyonya Puspa mendekati kedua tamunya yang berdiri jejer gitu.Evi ketakutan dan meraih jemari Irwan,"Wan...takut..."
Irwan malah balas menggenggam,"Tenang saja aku disini..."
Evi tersenyum lega,'Makasih...'
 ¥][¥ SEMUA ORANG PASTI INGIN DAPAT RAIH BAHAGIA...
            Melihat kedua sejoli itu kini malah pegangan tangan,Nyonya Puspa tersenyum,"Sekarang dah ga berantem lagi?"
Evi dan Irwan melirik ke arah tangan mereka yang menyatu,langsung deh merah merona keduanya. Nyonya Puspa lalu melangkah keluar ruangan,"Ayo ikut saya!"
Evi memandang Irwan,"Kita mau dimarahi ya?"
Irwan menyerahkan bantal yang dipegang Evi ditangan kanannya ke Toto,"Jangan takut...ayo!"
Toto segera menyerahkan bantal itu ke pembantu di sebelahnya,"Kamu kembalikan lagi bantal ini...tapi aku mau nanya nih.Tadi kamu lihat apa di dalam?Mereka lagi apa tadi kok muka kamu merona gitu?"
Sang pembantu menerima bantalnya,"Malu ah...yang pasti pas saya masuk ke sana tadi saya lihat Tuan Muda yang ganteng itu tengkurap di atas ...ah..malu saya Mas...saya mau balikin bantal dulu..."
            Wei lha malah kabur...tapi Toto ikut bahagia melihat bahwa Bossnya kian ceria bersama Evi.
[¥¥] KALAU HANYA ITU AKUPUN TLAH MENGERTI...
Sementara itu Evi dan Irwan terheran2 mana kala Nyonya Puspa membawa mereka ke kandang burung love bird piaraannya. Irwan bertanya,"Wah...love bird...cute ya..."
Evi masih depis di sebelah CEO muda itu,"Nyonya mohon maafkanlah sikap saya tadi..." Nyonya Puspa malah menunjuk ke arah sepasang love bird,"Kalian itu kayak mereka.Lihat itu!"
Evi malah bingung,'Masak aku dan Irwan kayak burung sih?Perasaan kami kan manusia?' Meski ga mengerti Evi memandang juga ke arah sepasang love bird yang beda warna tapi tampak mesra.
₩}{₩ KADANG INGIN PERGI,KADANG INGIN SENDIRI...
Irwan memperhatikan dengan seksama,"Kebanyakan pasangan love bird di sini warnanya senada tapi yang itu beda sendiri ya Nyonya...unik ya..."
Toto mendekat,'Wah ini namanya love bird nonton love bird ...'
Toto hendak beranjak pergi kala sang Nyonya manggil dia,"Nak Toto bisa tolong suruh pembantu saya kesini bawa sangkar satu ya..."
 Toto jawab,"Siap Nyonya...Permisi..."
 {₩₩} SAMPAI KINI 'KU TAK TAHU PASTI...( DAPUR RUMAH NYONYA PUSPA )
 Sang pembantu ga heran kala diberitahu Toto soal perintah Nyonya Puspa,"Pasti buat souvenir deh.."
Toto yang gumun,"Souvenir apa?Kasih tahu dong!"
%><% AKU HANYA BISA BERMIMPI KUHANYA INGIN HIDUP BAHAGIA OH...
 Sang pembantu memberitahu,"Saya belum tahu pasti tapi biasanya Nyonya saya itu akan kasih sepasang love bird kepada relasi bisnisnya yang bertamu kemari.Kata beliau itu amanat mendiang Tuan Besar gitu..."
Toto manggut2,"Orang kaya itu aneh2 ya kelakuannya?Hidupnya beda sama kita2 yang level bawah..."
 <%%> AKU HANYA BISA BERNYANYI...( RUMAH SHIHA )
Mamanya Shiha nampak heran melihat putrinya asyik dandan sambil bernyanyi,"Cinta kepadamu...setiap hari...sampai mati.."
Shiha terus berdendang sembari berkaca,"Panasnya bara api membakar kulitku..."
Mamanya menatap heran,"Hepi amat sayang?Mau pergi nemuin siapa sih."
 ♡~~� AKU TAK TAHU APA YANG KUCARI DI MUKA BUMI,HOEOO...YEE....
          Shiha membuka lemari koleksinya,tampak berjajar dengan rapi aneka tas dan sepatu di sana.Diambilnya sepasang sepatu berhak tinggi warna hijau kebiruan,"Mau cari seseorang Ma..."
 Sang Mama kian heran,"Maksudnya?Mama tak paham siapa seseorang itu?"
 ~♡�~ AKU LIHAT LAYANG2 DAPAT TERBANG TINGGI...
Shiha mengambil tas warna senada dengan sepatunya,"Seseorang yang akan membantu Shiha mendapatkan Irwan kembali Ma...."
 Sang Mama duduk di ranjang,"Jangan terlalu tinggi bermimpi Sayang.Kalau jatuh terhempas impianmu sakit pasti rasanya..."
`《》` NAMUN SESEKALI GOYAH DAN IA JATUH LAGI....
Shiha menyemprotkan parfum ke sekujur tubuhnya,"Ga akan kandas lagi Ma!Shiha dah mikirin semuanya sampai njelimet bin mumet kok."
Sang Mama menghela nafas mendengar tekad putrinya,"Mama ga mau kamu terluka lagi sayang.Sekali terluka biasanya akan mengulang lagi Sayang.Sejarah biasanya terulang sayang..."
《``》 APA MUNGKIN KUTEMUI KUNCI DI HATI...
Shiha malah meraih kunci mobilnya dan turun ke ruang makan,"Asyik Mama bikin nasi goreng nih!Pas banget nih Shiha kelaparan.Butuh banyak energi hari ini.Soalnya mau hunting person nih!"
 °�♧° YANG 'KAN UNGKAPKAN SEGALANYA SUATU SAAT NANTI...
 Usai sarapan kilat Shiha segera pamitan cium tangan Mamanya,"Shiha pergi dulu Ma...doain ya biar rencana Shiha berjalan mulus dan bisa menyandang titel Nyonya Irwan Krisdiyanto..he..he.."
Mobil Shiha meluncur meninggalkan halaman rumahnya.Sang mama hanya bisa mengelus dada,'Semoga suatu saat nanti kamu sadar Sayang bahwa jodoh itu Tuhan yang nentuin.Manusia usaha kayak apapun juga kalau bukan Tuhan yang menyatukan pasti ga akan awet.'
 Kapan ya Shiha sadar dan berhenti mengejar Irwan?***See you next eps***

|=|=| DEBU-DEBU JALANAN EPS 60
=|=|= TIKET C by Made : 031088 bonus 37
|=|=| The Hardness of Your Heart=|=|= Kekerasan Hatimu

\=\= SENADA CINTA BERSEMI DI ANTARA KITA...( Rumah Ny.Puspa )
Toto kembali sambil membawa satu sangkar burung,"Ini Nyonya."
Eh Nyonya Puspa nyuruh Toto mengambilkan sepasang burung love bird,"Ambil yang warnanya beda itu ya Nak Toto!Iya yang di pojok itu!"
Irwan ikut bantuin sopir sekaligus bodyguardnya itu,"Buat apa mereka dipindahin Nyonya?"
Sang Nyonya tersenyum,"Ini souvenir dari saya.Sudah menjadi amanat suami saya bahwa ia ingin saya memberikan burung2 peliharaannya kepada pasangan2 yang datang ke rumah kami.Makanya saya ga sembarangan berbisnis.Suami saya ingin agar burung2 ini menebarkan kesetiaan pada setiap pasangan.Mereka itu setia lho.Hanya mau dengan pasangannya saja.Makanya dinamai Love bird."
Evi terharu mendengarnya,"Jadi ini buat kami Nyonya?"
Sang Nyonya membelai kepala Evi,"Iya Nak Evi...ini kenang2an dari saya buat kalian.Nanti jangan lupa kirim undangan ya kalau kalian nikah.Saya pasti datang."
Irwan meraih Evi dalam rengkuhannya,"Pasti Nyonya!Bahkan saya akan kasih VIP seat buat Nyonya dan keluarga nanti.Iya kan sayang?"
Evi merona denger Irwan dah planning soal resepsi,"Ngelamar aja belum kok..."
Toto ngekek,"Ups...kayaknya Si Boss dah yakin diapprove sama Camer nih..."
Nyonya Puspa mesem lihat Irwan salting,"Iya Nak Irwan cepetan diresmiin.Kalian dah dapat chemistrynya..dah klik...hanya tinggal restu ortu kalian aja."
Evi terdiam memandang Irwan yang nampak mengatupkan bibirnya,'Irwan pasti mikir soal Mamanya deh...hubungan mereka kan renggang.'

=~=~ MENYANDANG ANGGUNNYA PERANAN JIWA ASMARA...( Resto Rosalina Jkt )
Dengan anggunnya Shiha memasuki resto,'Mana pria jangkung itu ya?Kok ga kelihatan?'
Endah dah males lihat muka Shiha,'Males dah sama tuh tamu..mending aku back to kitchen aja...'
Intan yang tetep menyambut dengan lesung pipit manisnya,"Selamat datang di Resto kami Nona.Ini daftar menunya.Silakan dilihat dulu."
=_=_ TERLANJUR UNTUK BERHENTI DI JALAN YANG TELAH TERTEMPUH SEMENJAK DINI...
Shiha menghentikan langkah Intan yang mau pergi,"Mb tunggu dulu!"
Intan segera mendekat,"Iya Nona?Sudah mau pesan?"
Shiha malah pamer perhiasannya,"Ehm...saya kok ga lihat masnya yang tinggi itu ya?Itu yang pacarnya Evi..."
Intan tanggap,"Oh Kak Reza!Orangnya cuti Nona..."
Shiha manggut2 tapi agak kecewa juga,"Oh cuti ya?Yeah...ga ada ya..."
Intan malah kepo,"Emang ada hal penting ya Nona?Saya ada alamatnya.Ini..."
Shiha seneng banget,"Wah makasih ya?Oh ya nama kamu siapa?Boleh minta no nya ya...siapa tahu saya butuh sesuatu he..he.."
Intan menuliskan no hpnya,"Nama saya Intan Nona...dan saya siap membantu apa saja...apalagi jika he..he..ada komisinya..."
Shiha segera meninggalkan tips gede buat Intan,"Ini buat kamu karena udah kasih informasi buat saya.Thanks ya!"
Shiha malah pergi ga jadi pesan.Tapi Intan hepi dia dapat rejeki nomplok.

=¡=¡= SEHIDUP SEMATI...( BOGOR )
            Evi dan Irwan asyik merhatiin love bird pemberian Nyonya Puspa,yang jantan warnanya putih dengan bulu yang bersih.Yang betina warnanya hijau kekuningan dengan warna merah menghiasi lehernya.Irwan asyik memberi mereka makan,"Kita kasih nama apa nih Nyonya Sayang?Kalau yang cewek kukasih nama Nyonya Sayang aja deh..."
Evi nyikut sang CEO itu,"Uhh...masak namaku dipakai buat burung sih?Ntar hati kamu ke dia lagi..."
Irwan ngekek,"Waduh...ini kan lambang kita sayang...Kamu yang hijau tuh...aku yang putih...kamu mau kasih nama apa buat yang putih?"
Evi mikir sambil mandangi wajah ganteng Irwan,"Ehm...Pak CEO aja...hi..hi...habis dia ingetin aku ke kamu kalau di kantor pakai kemeja putih lengan panjang gitu.He..he.."
Irwan setuju,"Bagus!Hello...Pak CEO dan Nyonya Sayang...Pagi kalian!Makan pagi dulu ya..."
Evi tersenyum dan bersandar di bahu Irwan,"Semoga cinta kita abadi ya kayak mereka katanya sehidup semati ya mereka...romantis banget." 


KIAN LAMA KIAN PASRAH KURASAKAN JUA... 
Toto memperhatikan dari jauh kemesraan dua sejoli itu,'Kian lama kian mesra aja nih...Aku yakin ga lama lagi bakal naik pelaminan deh Si Boss...Asyik!!Makan2 nih!' 
÷=÷= JANJI YANG TERUCAP TAK MUNGKIN TERHAPUS SAJA...
 Irwan membelai lengan Evi,"Akhirnya aku menemukanmu..." 
Evi bahagia kala Irwan mengecup keningnya,"Aku juga ga sangka menemukanmu..."
 Irwan meraih Evi dalam pelukannya,"Jangan pernah lelah ya berada di sampingku Nyonya Sayang..."
 Evi menjawab,"Iya Pak CEO...oh iya kita makan yuk...Kamu kan ga boleh telat makan udah jam segini lho." 
Irwan malah makin erat meluk Evi,"Lima menit lagi...please..." 
Evi hanya bisa pasrah,"Iya...lima menit lagi...Dasar Pak CEO..."
 ÷¤÷¤÷ WALAU RINTANGAN BERJUTA WALAU COBAAN MEMAKSA DIRIKU TERJERAT DIPELUK ASMARA...
 Nyonya Puspa yang niatnya mau ngajak sarapan juga ga jadi mendekat kala melihat kedua tamunya lagi berpelukan mesra,'Aduh anak muda zaman sekarang bikin aku inget mendiang suami nih...Ntar juga mereka laper kok..kutunggu aja sambil baca koran...'
 Sang pembantu juga ngacir sambil merona,'Waduh sejak tadi kok adegan romantis terus sih?Ini rumah apa telenovela ya?Mending ke dapur aja deh...'
 =<=< BERSAMA DIRIMU TERBEBAS DARI NESTAPA... 
            Love birdnya juga ga mau ketinggalan,ikutan mesra soale yang punya aja mesra.Perut Irwan bunyi,Evi segera melepas pelukannya dan menarik Irwan ke ruang makan,"Time to eat Pak CEO!!" 
Irwan nurut aja,"Siap Nyonya Sayang..." 
Akhirnya merekapun makan bersama.Toto makan di dapur sambil ngobrol sama pembantunya Nyonya Puspa.Biasa bahas politik dan pilkada.Weleh... 
 ☆◆☆◇ DALAM WANGI BUNGA CITA CINTA DAN BAHAGIA...( RUMAH REZA )
             Hayati bahagia banget Reza di rumah,sejak pagi ia sudah sibuk nyiapin sarapan kesukaan Reza.Inul ga pulang,biasa dah biaa ditebak kemana.Reza juga ga mau ribut malah asyik mangkasin dahan2 mangga depan rumah,"Wah banyak benalunya nih Hayati!Ini mangganya juga berbuah lho.Kuambilkan ya!Ntar kita pesta lotis aja.Lagi pingin yang seger2 nih!" 
Hayati segera mengambilkan wadah buat mangganya,"Wah bisa dibikin manisan juga nih Mas.Yang mateng ini bisa dijuice juga.Mas mau saya bikinkan juice mangga?" 
Reza jelas mau,"Mau dong!Apalagi buatan kamu.Pasti sip!Maknyuss!" 
Hayati sumringah deh.
 ×=×= WALAU RINTANGAN BERJUTA WALAU COBAAN MEMAKSA DIRIKU TERBUAI DI BATAS ASMARA...
           Lagi terbuai dengan suasana bahagia bisa berduaan dengan Reza walau yang satu nangkring di atas pohon satunya di bawah pohon eh tiba2 datang sebuah mobil mewah.Reza mah ga gagas soale lagi ribet ngusir semut juga,"Semutnya ganas2 nih!"
 Hayati yang kepo,'Siapa itu ya?Apa Tante Inul?Waduh gawat nih bakalan perang dunia lagi nih...'
 =♡=♡= TERLAMBAT UNTUK BERDUSTA,TERLAMBATLAH SUDAH... 
Shiha keluar dengan kacamata hitam menghiasi wajahnya,'Apa ini ya rumahnya?Kata pemilik warung di sana tadi sih ini.Yang ada pohon mangganya.' 
Shiha mendekat dan manggil Hayati dengan gaya sok majikan gitu,"Sini kamu!!" 
Hayati heran,"Anda manggil saya?"
 Shiha jengkel,"Iya!Siapa lagi??Dasar lemot!" 
 Reza heran denger suara seseorang ketus pada Hayati,'Siapa sih?Sinis banget jadi orang!' ÷¥÷¥ MENIPU SANUBARI TAK SEMUDAH KUSANGKA... 
Hayati mendekat,"Mb cari siapa?" 
Shiha malah mandangi dia,"Kamu pembantu ya di rumah ini?" 
Hayati mengangguk,"Iya Mb.Mb ada perlu sama majikan saya?" 
 Shiha malah sinis jawabnya,"Ini bener rumahnya Reza?Orangnya tinggi kerjanya di restoran Rosalina.Bener kagak??" 
Hayati membenarkan tapi belum sempat jawab dengan kata2 eh Reza dah turun dari pohon,"Kamu??"
== YAKIN AKAN CINTAMU YAKINKAN SEGALANYA...
Shiha melepas kaca matanya,"Akhirnya ketemu juga.Ga disuruh masuk nih aku?Pembantu kamu ini ga diajarin sopan santun ya?Masak tamu dibiarin berdiri sejak tadi?"
Hayati jadi ga enak,"Maaf mb.Rupanya mb teman Mas Reza.Saya ga tahu.Mari silakan masuk."
Reza malah yang ketus,"Kalau mau ngomong di sini saja!Aku mau bersihin ranting2 ini."
Hayati bawa mangganya ke dalam,"Saya bawa mangganya ke dalam ya Mas.Sekalian mau bikinkan minum."
Reza jawab,"Ga usah dibikinin Hayati.Tamunya ga lama kok!"
Shiha mencibir,"Yakin sekali kamu.Kamu pasti akan berubah pikiran kalau denger apa yang mau saya omongin."
÷=÷= PERLAHAN DAN PASTI DAKU KAN MELANGKAH MENUJU DAMAI JIWA...
Reza malah asyik merapikan dahan2 yang berserakan,'Mau apa nih cewek.Datang2 ketus lagi sama Hayati.Aku ga suka caranya memperlakukan Hayati.Hayati memang pembantu tapi manusia juga.Mentang2 kaya jadi merendahkan orang seenaknya!Aku ga suka!'
Shiha mengutarakan niatnya untuk ngajak kerjasama memisahkan Evi dan Irwan.Namun Reza malah jawab,"Aku dah mutusin untuk move on!Aku mau jiwaku damai.Kalau kamu masih ga terima kenyataan ya itu urusanmu.Not mine!Jangan bawa2 aku!"
Shiha kaget,"Kamu nyerah?Cowok kok mental tempe sih?"
Reza malah ngusir Shiha,"Mau tempe mau dele itu hak aku.Sebaiknya kamu pergi aja deh!Aku dah males bahas soal itu.Aku mau nikmati hari cuti aku dengan tenang."
Wah Reza dah lepasin Evi nih biar sama Irwan.Namun apakah Shiha juga akan seikhlas Reza?***see you next eps***