( Di Atas Bukit2 Yang Tinggi )
↓°↓ SERING AKU MENANGIS....( Rizky pov )
Hari ini sekolah libur.Biasa hari Minggu.Dengan penuh semangat kusiapkan sepeda federalku.Sepeda warna merah yang dibeli kak Irwan sebagai kado ultahku dan Ridho.Kakak bilang dipakai berdua.Nanti kalau ada rejeki akan dibelikan lagi.Eh beneran pas kenaikan kelas,Kak Irwan beliin lagi.Warnanya sama merah juga.Sepeda itu kurelakan buat Ridho saja karena nilai akademis dia lebih bagus dariku.Ridho seneng banget.Akhirnya aku,Kak Irwan dan Ridho suka sepedaan tiap libur.Terutama hari Minggu.Ada car free day.Asyik!Ide itu muncul kala suatu hari Ridho pulang dengan wajah murung,Kak Irwan heran,"Kenapa Ridho?Ada yang jahilin kalian di sekolah?"
Aku lihat ga ada Nenek,"Kakak kok tumben di rumah jam segini?Biasanya kan di kedai?"
Kak Irwan mengambil sesuatu di dapur,"Ada yang lupa.Kamu ini ditanya malah balik nanya.Gimana sih?"
Aku lalu cerita kalau di sekolah ada kejadian tadi.Ada anak yang suka bolos sehingga orang tuanya dipanggil ke sekolah.Ayah anak itu datang.Saat itu Ridho diganggu sama si anak badung itu dan Ridho melawan.Anak itu laporan ke ayahnya nantangin gitu.Minta Ridho jangan ganggu anaknya dia.Kalau masih ngeyel akan disamperin ke rumah untuk bicara sama .....Aku ga nerusin ceritaku,kakak tahu lanjutannya.Ridho memang lebih perasa dan sensitif dari aku.Kami memang kembar tapi soal feeling dia lebih dapat.Lebih pekalah anaknya.Kakak menepuk pundakku,"Kakak akan bicara sama Ridho..."
↓°↓ GELISAH TAK MENENTU...
Aku lihat kakak menuju kamar Ridho.Walau kami kembar,tapi Ridho lebih rapi kamarnya dari kamarku.Aku tidak tahu apa yang kak Irwan katakan untuk mengubah Ridho yang bad mood jadi ceria lagi.Tapi Kak Irwan memang seperti ayah bagi kami.Apalagi bagi Ridho.Aku baru tahu jawabannya kala kak Irwan beli sepeda federal lagi.Ridho langsung hepi,"Asyik berarti bisa dong tiap Minggu atau libur tanggal merah kita sepedaan.Hore!!" Saat di lokasi car free day aku nanya sama Kak Irwan,"Memang kakak ga buka kedainya?"
Kak Irwan malah memberikanku sebotol air mineral,"Khusus Minggu kakak akan libur.Uang memang penting tapi bukan segalanya.Kakak tahu kalian butuh refreshing.Jadi kakak akan sediakan waktu buat adik2 kembarku ini.Biar ga bete."
↓°↓ DALAM PENANTIAN...
Ridho memang jadi lebih ceria sejak kak Irwan selalu meluangkan waktu buat kami,adik2nya.Ayah kami sudah tiada tapi kakak mengambil tanggung jawab ayah di pundaknya.Kakak selalu mengingatkan kami bahwa dia akan menjadi figur ayah bagi kami.Kakak juga menemui ayah anak badung tadi dan sejak saat itu si anak badung itu ga pernah mengganggu kami lagi.
↓•↓LAMA KAU TINGGALKAN DIRIKU....( Ridho pov )
Pagi2 Rizky dah melamun,"Hey Mr Day Dreamer! Sudah siap belum?Kak Irwan dah nunggu tuh!Cepetan sikit!"
Geragapan gitu dia,"Apa?Kak Irwan dah nunggu?Ups! Udah kok.Kamu itu aku tungguin mandinya lama bener.Kayak anak cewek aja."
Kak Irwan muncul,"Aduh kalian itu malah ribut di sini.Ayo buruan berangkat!"
↓○↓ SENDIRI MERANA DICEKAM SEPI....( Evi pov )
Bete banget di rumah.Papi sama Mami sibuk ngurus rumah baru.Mending aku main ke rumah Nenek Elvi.Lumayan bisa bantu di kedai kali.Aku diantarin papi ke rumah Nenek Elvi.Tapi kok sepi rumahnya?
↓○↓ SERING AKU BERTANYA...
Akupun turun dari mobil,"Kok sepi ya Mi?Nenek Elvi di kedai kali?"
Eh Nenek Elvi muncul dari dalam rumah,"Pagi2 ada tamu agung datang nih...Mari2 silakan masuk!Kenapa ga bilang dulu kalau mau ke mari?Kita kan bisa siap2."
Tante Inul juga muncul mau pergi gitu kayaknya,"Wah kalian kemari?Kalau gitu belanjanya aku cancel aja deh."
Mami sama papi bilang kalau cuma nganterin aku,malah mereka ajak sekalian Tante Inul.Tante Inul bilang kalau dia mau belanja buat salon barunya.Wah mami seneng banget,"Wah aku bakal jadi pelanggan tetap nih.Yuk ikut sekalian aja."
Tante Inul ikut papi mami dianterin ke tempat shoppingnya.Aku malah ngobrol sama Nenek Elvi.Aku nanya beliau,"Para pria2 kemana Nek?Kok pada ga kelihatan?Di kedai ya?"
↓○↓ PADA BULAN DAN BINTANG...
Nenek Elvi malah mengajakku ke dalam,"Irwan sama adik2nya seperti biasa ke car free day.Kedai ga buka kalau hari Minggu.Irwan mau punya waktu buat adik2nya.Kalau Danang,biasa masih mlungker.He..he..dia itu susah bangun pagi."
Aku seketika teringat pada email yang pernah dikirim oleh Danang kala aku masih tinggal di Hongkong.Disitu dia menulis,bagaimana senangnya dia menikmati segarnya udara pagi setiap hari.Bahkan dia kerap menulis kalau sering di pagi hari bulan masih ada di langit.
↓○↓ TIADA JAWABANNYA...
Aku bertanya lagi,"Masak sih Nek,Danang bukannya suka menikmati udara pagi ya?"
Eh Nenek Elvi malah ga menjawab dan mengajakku ke kamar Danang,"Tuh denger ga suara dengkurannya?Nenek hafal betul karena suaranya kayak helikopter mau mendarat he..he.."
↓○↓ LALU KEMANA HARUS KUCARI JEJAKMU YANG HILANG...
Danang mendengkur kencang sekali.Nenek membuka dikit pintu kamar Danang dan bener suara itu dari dia.Kenapa Danang yang ini beda dengan Danang yang di email ya?Buat apa dia bohong soal kesehariannya?Tapi jujur aku kangen Danang yang di email.Kasihan juga lihat Tante Inul pergi belanja sendirian.Padahal Danang yang kukenal di email bilang dia sayang banget sama mamanya.Tapi setelah sampai di sini kenapa bertolak belakang ya?Lalu kemana Danang yang kurindukan?Kenapa dia berubah begitu drastis?
Evi mulai bimbang dan merasakan banyak perbedaan antara kenyataan dan dunia maya.Akankah Evi akhirnya tahu bahwa Danang yang di dunia maya bukanlah Danang dalam realita?***see you next eps***
Hari ini sekolah libur.Biasa hari Minggu.Dengan penuh semangat kusiapkan sepeda federalku.Sepeda warna merah yang dibeli kak Irwan sebagai kado ultahku dan Ridho.Kakak bilang dipakai berdua.Nanti kalau ada rejeki akan dibelikan lagi.Eh beneran pas kenaikan kelas,Kak Irwan beliin lagi.Warnanya sama merah juga.Sepeda itu kurelakan buat Ridho saja karena nilai akademis dia lebih bagus dariku.Ridho seneng banget.Akhirnya aku,Kak Irwan dan Ridho suka sepedaan tiap libur.Terutama hari Minggu.Ada car free day.Asyik!Ide itu muncul kala suatu hari Ridho pulang dengan wajah murung,Kak Irwan heran,"Kenapa Ridho?Ada yang jahilin kalian di sekolah?"
Aku lihat ga ada Nenek,"Kakak kok tumben di rumah jam segini?Biasanya kan di kedai?"
Kak Irwan mengambil sesuatu di dapur,"Ada yang lupa.Kamu ini ditanya malah balik nanya.Gimana sih?"
Aku lalu cerita kalau di sekolah ada kejadian tadi.Ada anak yang suka bolos sehingga orang tuanya dipanggil ke sekolah.Ayah anak itu datang.Saat itu Ridho diganggu sama si anak badung itu dan Ridho melawan.Anak itu laporan ke ayahnya nantangin gitu.Minta Ridho jangan ganggu anaknya dia.Kalau masih ngeyel akan disamperin ke rumah untuk bicara sama .....Aku ga nerusin ceritaku,kakak tahu lanjutannya.Ridho memang lebih perasa dan sensitif dari aku.Kami memang kembar tapi soal feeling dia lebih dapat.Lebih pekalah anaknya.Kakak menepuk pundakku,"Kakak akan bicara sama Ridho..."
↓°↓ GELISAH TAK MENENTU...
Aku lihat kakak menuju kamar Ridho.Walau kami kembar,tapi Ridho lebih rapi kamarnya dari kamarku.Aku tidak tahu apa yang kak Irwan katakan untuk mengubah Ridho yang bad mood jadi ceria lagi.Tapi Kak Irwan memang seperti ayah bagi kami.Apalagi bagi Ridho.Aku baru tahu jawabannya kala kak Irwan beli sepeda federal lagi.Ridho langsung hepi,"Asyik berarti bisa dong tiap Minggu atau libur tanggal merah kita sepedaan.Hore!!" Saat di lokasi car free day aku nanya sama Kak Irwan,"Memang kakak ga buka kedainya?"
Kak Irwan malah memberikanku sebotol air mineral,"Khusus Minggu kakak akan libur.Uang memang penting tapi bukan segalanya.Kakak tahu kalian butuh refreshing.Jadi kakak akan sediakan waktu buat adik2 kembarku ini.Biar ga bete."
↓°↓ DALAM PENANTIAN...
Ridho memang jadi lebih ceria sejak kak Irwan selalu meluangkan waktu buat kami,adik2nya.Ayah kami sudah tiada tapi kakak mengambil tanggung jawab ayah di pundaknya.Kakak selalu mengingatkan kami bahwa dia akan menjadi figur ayah bagi kami.Kakak juga menemui ayah anak badung tadi dan sejak saat itu si anak badung itu ga pernah mengganggu kami lagi.
↓•↓LAMA KAU TINGGALKAN DIRIKU....( Ridho pov )
Pagi2 Rizky dah melamun,"Hey Mr Day Dreamer! Sudah siap belum?Kak Irwan dah nunggu tuh!Cepetan sikit!"
Geragapan gitu dia,"Apa?Kak Irwan dah nunggu?Ups! Udah kok.Kamu itu aku tungguin mandinya lama bener.Kayak anak cewek aja."
Kak Irwan muncul,"Aduh kalian itu malah ribut di sini.Ayo buruan berangkat!"
↓○↓ SENDIRI MERANA DICEKAM SEPI....( Evi pov )
Bete banget di rumah.Papi sama Mami sibuk ngurus rumah baru.Mending aku main ke rumah Nenek Elvi.Lumayan bisa bantu di kedai kali.Aku diantarin papi ke rumah Nenek Elvi.Tapi kok sepi rumahnya?
↓○↓ SERING AKU BERTANYA...
Akupun turun dari mobil,"Kok sepi ya Mi?Nenek Elvi di kedai kali?"
Eh Nenek Elvi muncul dari dalam rumah,"Pagi2 ada tamu agung datang nih...Mari2 silakan masuk!Kenapa ga bilang dulu kalau mau ke mari?Kita kan bisa siap2."
Tante Inul juga muncul mau pergi gitu kayaknya,"Wah kalian kemari?Kalau gitu belanjanya aku cancel aja deh."
Mami sama papi bilang kalau cuma nganterin aku,malah mereka ajak sekalian Tante Inul.Tante Inul bilang kalau dia mau belanja buat salon barunya.Wah mami seneng banget,"Wah aku bakal jadi pelanggan tetap nih.Yuk ikut sekalian aja."
Tante Inul ikut papi mami dianterin ke tempat shoppingnya.Aku malah ngobrol sama Nenek Elvi.Aku nanya beliau,"Para pria2 kemana Nek?Kok pada ga kelihatan?Di kedai ya?"
↓○↓ PADA BULAN DAN BINTANG...
Nenek Elvi malah mengajakku ke dalam,"Irwan sama adik2nya seperti biasa ke car free day.Kedai ga buka kalau hari Minggu.Irwan mau punya waktu buat adik2nya.Kalau Danang,biasa masih mlungker.He..he..dia itu susah bangun pagi."
Aku seketika teringat pada email yang pernah dikirim oleh Danang kala aku masih tinggal di Hongkong.Disitu dia menulis,bagaimana senangnya dia menikmati segarnya udara pagi setiap hari.Bahkan dia kerap menulis kalau sering di pagi hari bulan masih ada di langit.
↓○↓ TIADA JAWABANNYA...
Aku bertanya lagi,"Masak sih Nek,Danang bukannya suka menikmati udara pagi ya?"
Eh Nenek Elvi malah ga menjawab dan mengajakku ke kamar Danang,"Tuh denger ga suara dengkurannya?Nenek hafal betul karena suaranya kayak helikopter mau mendarat he..he.."
↓○↓ LALU KEMANA HARUS KUCARI JEJAKMU YANG HILANG...
Danang mendengkur kencang sekali.Nenek membuka dikit pintu kamar Danang dan bener suara itu dari dia.Kenapa Danang yang ini beda dengan Danang yang di email ya?Buat apa dia bohong soal kesehariannya?Tapi jujur aku kangen Danang yang di email.Kasihan juga lihat Tante Inul pergi belanja sendirian.Padahal Danang yang kukenal di email bilang dia sayang banget sama mamanya.Tapi setelah sampai di sini kenapa bertolak belakang ya?Lalu kemana Danang yang kurindukan?Kenapa dia berubah begitu drastis?
Evi mulai bimbang dan merasakan banyak perbedaan antara kenyataan dan dunia maya.Akankah Evi akhirnya tahu bahwa Danang yang di dunia maya bukanlah Danang dalam realita?***see you next eps***
Eps 11 ♡ IT WAS YOU : Unto Thy Loving Kindness
( Pada Belas Kasihanmu )
( Pada Belas Kasihanmu )
☆ BETAPA BESARNYA GUNUNG...( Irwan pov )
Aku seneng banget bisa meluangkan waktu bersama kedua adikku.Sejak ibu tiada mereka itu menjadi anak yatim piatu.Walau aku sebenarnya juga bernasib sama tapi aku ga tega lihat mereka.Justru dengan memperhatikan mereka aku mendapat kekuatan untuk menatap hari esok.Aku tak lagi tenggelam dalam sakit hati karena sikap ayah kandungku,aku justru menjadi lebih kuat dengan mengambil tanggung jawab ibu di pundakku.Rizky ...Ridho...kakak sayang sama kalian.Kakak akan menjadi ibu dan ayah bagi kalian.
☆ NAMUN TIADA SEBESAR RASA DALAM HATIKU...
Melihat mereka ceria di car free day,hatiku bahagia.Meski baru segini yang kakak bisa berikan namun senyum kalianlah yang terpenting.Fokus kakak adalah kalian bisa sekolah dengan baik.Kalau bisa sampai kuliah jangan kayak kakak cuma jadi penjual makanan.Kakak mah tahunya cuma soal rasa makanan dan pelanggan.
☆ UNTUK HIDUP BERSAMAMU TAPI APALAH DAYA...
Kami pulang ke rumah dengan ceria.Rizky dan Ridho ledek2an gitu soal cewek yang mereka temui di car free day.Ridho ketawa2 bisa julitin Rizky.Dasar anak muda.Waduh kenapa aku ngerasa dah kayak bapak2 aja sih?Ya buat aku gimana mau mikir soal cewek,aku ini sadar diri mana ada cewek mau deket sama aku.Aku ga keren kayak Danang.Hidupku juga ga gaul dan waktuku habis buat kerja.Walaupun sebenarnya sebagian habis juga buat ngerjain tugas2 kuliah Danang sih.Soal cewek...
☆ APA HENDAK DIKATA AA JODOH TAK MENENTUKAN ...
Teriakan girang Rizky mengejutkanku,"Kakak cantik!!!"
Kakak cantik?Bukannya cuma Evi yang dipanggil gitu sama kedua adik kembarku?Jangan2 Evi di rumah nih?Main ke mari.Segera aku sandarkan sepedaku,dan bergegas masuk ke dalam.Senyum manis Evi segera menyambutku,"Kamu kelihatan beda ya Wan pakai pakaian olahraga?Look nice!"
Apa?Dia bilang aku terlihat keren gitu?Wah...aku serasa melayang gitu deh..
☆KINI PANDANGLAH DIRIKU SEBAGAI TEMANMU BIASA...
Ridho meledekku,"Cie baru dipuji gitu udah merah kayak tomat di pasar deg wajah kakak hihi..." Rizky menginjak kaki Ridho,"Auww!Apaan sih Rizky?Sakit tahu!"
Rizky malah narik Ridho ke dapur,"Udah ikut aku aja ke dapur bikin es sirup.Katanya haus kan?Ayo!!Jangan ganggu mereka."
Evi memandang mereka,"Kenapa si kembar itu?Mereka lucu ya.."
☆☆SEMUA KISAH CINTA KITA...( EVI POV )
Aku baru sadar betapa bedanya Danang di email dan realnya.Sampai jam 10 pagi dia belum bangun juga.OMG!Aku udah kelar bantuin Nenek Elvi ini itu.Heran deh...betah tidur amat dia.Sampai kemudian aku lihat si kembar datang.Mereka seneng banget lihat aku.Ceria sekali ya mereka.Namun aku tahu bahwa keceriaan mereka karena satu figur.Irwan.Dia masuk paling terakhir dan aku surprise lihat dia dalam pakaian olahraganya.Irwan ternyata ganteng juga ya.Pakai kaos warna merah ditambah wajah memerah aduh...kelihatan handsome gitu.Lagian dia itu dewasa banget orangnya.Care dan ngemong gitu sama adik2nya.Bener2 figur kebapakan banget deh.Kenapa aku merasa justru sosok Danang di email malah kutemukan pada Irwan ya?Tapi Irwan kan bukan Danang?Aduh aku kenapa lagi nih...Confuse gini jadi cewek.
☆☆ YANG PERNAH TERJALIN MESRA...
Irwan nampak salting gitu,"Ehm...udah lama Vi datangnya?"
Kuambilkan dia minum,"Ya lumayanlah.Tahu kalian suka ke car free day aku bakal ikut deh.Ntar Minggu ajakin aku ya?"
☆☆ ANGGAPLAH SEAKAN2 TAK PERNAH KITA LAKUKAN...( Danang pov ) Whoaah!Nyenyak bener aku tidurnya.Semaleman begadang sih hang out sama temen2 aku.Hari apa sih ini?Aku tuh paling males kalau lihat kalender.Moga aja ga hari Senin deh suka bete kalau Senin.Tapi kalau lihat udah jam 10 ga mungkin deh ini Senin.Aku tuh biasanya dibangunin kalau hari Senin.Biasa tuh sih bawel Irwan.Aku yang kuliah dia yang repot.Tapi kalau ga ada dia gimana juga tugas2 kuliah aku.Hmm...mending aku bangun deh.Laper nih...Namun aku kok denger suara cewek ya?Suara Nenek mah ga gitu.Apalagi suara mamaku uhh...ga banget deh.Jangan2....
★ SEMUA YANG ENGKAU RASA KU JUA MERASAKANNYA...
Saat aku keluar kamar.Aku lihat Irwan lagi asyik ngobrol sama Evi.Wah ga bisa dibiarin nih!Evi kan gadis impianku.Aku pura2 batuk sambil melangkah mendekati mereka,"Uhuk2!Pagi2 dah ribut apaan sih?"
Evi menoleh ke arahku,"Kau sudah bangun?Akhirnya!Ini mah bukan pagi lagi Danang.Ini dah mau siang."
Aku heran,"Kau dah lama disini Vi?Kenapa ga bangunin aku?"
Irwan yang malah angkat bicara,"Mana tega Evi bangunin kamu Nang.Kamu itu kan kayak pangeran tidur kalau udah bobok.He..he.."
Aku pingin marahin Irwan tapi aku belum mandi jadi ya mending mandi dulu aja deh daripada Evi illfeel ama aku.Tapi aku bakalan ajak Evi jalan2 ah...biar Irwan ga ganggu kita berdua.Apalagi aku lihat Evi ngelihatin Irwan gimana gitu tadi.Lagian tumben amat Irwan hari ini tampil macho gitu.Curi start ya dia.Tapi aku ga akan biarin dia tebar pesona.Aku kan lebih mempesona.Lihat aja ntar! Evi baru menyadari kalau Irwan bisa tampil keren juga.Akan seperti apa hubungan ketiganya?***see you next eps***
Aku seneng banget bisa meluangkan waktu bersama kedua adikku.Sejak ibu tiada mereka itu menjadi anak yatim piatu.Walau aku sebenarnya juga bernasib sama tapi aku ga tega lihat mereka.Justru dengan memperhatikan mereka aku mendapat kekuatan untuk menatap hari esok.Aku tak lagi tenggelam dalam sakit hati karena sikap ayah kandungku,aku justru menjadi lebih kuat dengan mengambil tanggung jawab ibu di pundakku.Rizky ...Ridho...kakak sayang sama kalian.Kakak akan menjadi ibu dan ayah bagi kalian.
☆ NAMUN TIADA SEBESAR RASA DALAM HATIKU...
Melihat mereka ceria di car free day,hatiku bahagia.Meski baru segini yang kakak bisa berikan namun senyum kalianlah yang terpenting.Fokus kakak adalah kalian bisa sekolah dengan baik.Kalau bisa sampai kuliah jangan kayak kakak cuma jadi penjual makanan.Kakak mah tahunya cuma soal rasa makanan dan pelanggan.
☆ UNTUK HIDUP BERSAMAMU TAPI APALAH DAYA...
Kami pulang ke rumah dengan ceria.Rizky dan Ridho ledek2an gitu soal cewek yang mereka temui di car free day.Ridho ketawa2 bisa julitin Rizky.Dasar anak muda.Waduh kenapa aku ngerasa dah kayak bapak2 aja sih?Ya buat aku gimana mau mikir soal cewek,aku ini sadar diri mana ada cewek mau deket sama aku.Aku ga keren kayak Danang.Hidupku juga ga gaul dan waktuku habis buat kerja.Walaupun sebenarnya sebagian habis juga buat ngerjain tugas2 kuliah Danang sih.Soal cewek...
☆ APA HENDAK DIKATA AA JODOH TAK MENENTUKAN ...
Teriakan girang Rizky mengejutkanku,"Kakak cantik!!!"
Kakak cantik?Bukannya cuma Evi yang dipanggil gitu sama kedua adik kembarku?Jangan2 Evi di rumah nih?Main ke mari.Segera aku sandarkan sepedaku,dan bergegas masuk ke dalam.Senyum manis Evi segera menyambutku,"Kamu kelihatan beda ya Wan pakai pakaian olahraga?Look nice!"
Apa?Dia bilang aku terlihat keren gitu?Wah...aku serasa melayang gitu deh..
☆KINI PANDANGLAH DIRIKU SEBAGAI TEMANMU BIASA...
Ridho meledekku,"Cie baru dipuji gitu udah merah kayak tomat di pasar deg wajah kakak hihi..." Rizky menginjak kaki Ridho,"Auww!Apaan sih Rizky?Sakit tahu!"
Rizky malah narik Ridho ke dapur,"Udah ikut aku aja ke dapur bikin es sirup.Katanya haus kan?Ayo!!Jangan ganggu mereka."
Evi memandang mereka,"Kenapa si kembar itu?Mereka lucu ya.."
☆☆SEMUA KISAH CINTA KITA...( EVI POV )
Aku baru sadar betapa bedanya Danang di email dan realnya.Sampai jam 10 pagi dia belum bangun juga.OMG!Aku udah kelar bantuin Nenek Elvi ini itu.Heran deh...betah tidur amat dia.Sampai kemudian aku lihat si kembar datang.Mereka seneng banget lihat aku.Ceria sekali ya mereka.Namun aku tahu bahwa keceriaan mereka karena satu figur.Irwan.Dia masuk paling terakhir dan aku surprise lihat dia dalam pakaian olahraganya.Irwan ternyata ganteng juga ya.Pakai kaos warna merah ditambah wajah memerah aduh...kelihatan handsome gitu.Lagian dia itu dewasa banget orangnya.Care dan ngemong gitu sama adik2nya.Bener2 figur kebapakan banget deh.Kenapa aku merasa justru sosok Danang di email malah kutemukan pada Irwan ya?Tapi Irwan kan bukan Danang?Aduh aku kenapa lagi nih...Confuse gini jadi cewek.
☆☆ YANG PERNAH TERJALIN MESRA...
Irwan nampak salting gitu,"Ehm...udah lama Vi datangnya?"
Kuambilkan dia minum,"Ya lumayanlah.Tahu kalian suka ke car free day aku bakal ikut deh.Ntar Minggu ajakin aku ya?"
☆☆ ANGGAPLAH SEAKAN2 TAK PERNAH KITA LAKUKAN...( Danang pov ) Whoaah!Nyenyak bener aku tidurnya.Semaleman begadang sih hang out sama temen2 aku.Hari apa sih ini?Aku tuh paling males kalau lihat kalender.Moga aja ga hari Senin deh suka bete kalau Senin.Tapi kalau lihat udah jam 10 ga mungkin deh ini Senin.Aku tuh biasanya dibangunin kalau hari Senin.Biasa tuh sih bawel Irwan.Aku yang kuliah dia yang repot.Tapi kalau ga ada dia gimana juga tugas2 kuliah aku.Hmm...mending aku bangun deh.Laper nih...Namun aku kok denger suara cewek ya?Suara Nenek mah ga gitu.Apalagi suara mamaku uhh...ga banget deh.Jangan2....
★ SEMUA YANG ENGKAU RASA KU JUA MERASAKANNYA...
Saat aku keluar kamar.Aku lihat Irwan lagi asyik ngobrol sama Evi.Wah ga bisa dibiarin nih!Evi kan gadis impianku.Aku pura2 batuk sambil melangkah mendekati mereka,"Uhuk2!Pagi2 dah ribut apaan sih?"
Evi menoleh ke arahku,"Kau sudah bangun?Akhirnya!Ini mah bukan pagi lagi Danang.Ini dah mau siang."
Aku heran,"Kau dah lama disini Vi?Kenapa ga bangunin aku?"
Irwan yang malah angkat bicara,"Mana tega Evi bangunin kamu Nang.Kamu itu kan kayak pangeran tidur kalau udah bobok.He..he.."
Aku pingin marahin Irwan tapi aku belum mandi jadi ya mending mandi dulu aja deh daripada Evi illfeel ama aku.Tapi aku bakalan ajak Evi jalan2 ah...biar Irwan ga ganggu kita berdua.Apalagi aku lihat Evi ngelihatin Irwan gimana gitu tadi.Lagian tumben amat Irwan hari ini tampil macho gitu.Curi start ya dia.Tapi aku ga akan biarin dia tebar pesona.Aku kan lebih mempesona.Lihat aja ntar! Evi baru menyadari kalau Irwan bisa tampil keren juga.Akan seperti apa hubungan ketiganya?***see you next eps***
Eps 12 IT WAS YOU : Be Wise Now ( Bijaklah Sekarang )
Desember ini saya akan banyak libur malah saya dengar rumornya tanggal 22 sudah mulai libur Natal sampai tanggal 26.Wow kayak libur lebaran deh.Saya mengalami banyak hal baik minggu ini.Banyak pertolongan Tuhan juga.Pasti banyak yang mendoakan keinginan,harapan dan impiannya pada Tuhan.Semustahil apapun itu,sesukar apapun itu apabila Tuhan sendiri yang menjanjikannya maka itu pasti digenapi.Saya ada kisah motivasi nih.
Ada seorang ahli kanker bernama Dr.Mark.Dia mendapat undangan untuk menghadiri sebuah pertemuan dimana di situ dia akan mendapat penghargaan atas risetnya menemukan cara menyembuhkan suatu jenis penyakit kanker.Diapun terbang ke sana.Namun badai menghalangi penerbangannya sehingga ia terpaksa ganti pesawat dan cuaca yang ekstrim membuat pesawat kedua itu juga hanya mampu membawanya ke wilayah terdekat dengan lokasi meeting.Diapun mencari tempat menumpang dan menemukan satu rumah yang terdekat.Di rumah itu tinggal seorang ibu dan anaknya yang sedang sakit parah.Sang ahli kanker segera mengetahui kalau anak itu menderita kanker,"Kenapa anak ibu tidak dibawa ke RS ?"
Sang ibu menjawab,"Saya ini orang miskin.Harta saya sudah habis buat memeriksakan anak saya.Namun saya tidak menyerah,saya terus doakan anak saya.Saya yakin Tuhan akan menyembuhkan dia.Walaupun kata dokter,hanya ada satu ahli kanker yang bisa mengobati anak saya.Namanya Dr.Mark."
Sang ahli kanker terpana dan berkata pada ibu itu,"Tuhan menjawab doa Ibu.Saya Dr.Mark.Tuhan rupanya menghalangi perjalanan saya supaya saya kemari.Tuhan mendengar jerit hati Ibu."
Kisah ini sangat menyentuh hati saya.Yang perlu dan penting kita sadari dan kita percayai adalah Tuhan itu sayang pada kita.Dia Allah yang baik dan setiap rancangan2 dan maksud hati-Nya hanyalah untuk kebaikan kita.Yang pasti Tuhan menyukai ketulusan hati.Kalau Evi di It Was You suka yang mana?Irwan apa Danang?Yuk kita cek aja.Lanjut ceritanya guys! Natum ja no nahum...ups lupa lagu penuntunnya kan bukan india tapi dari Iga Mawarni.Judulnya Kasih.Ini dia liriknya!
••• MALAM INI KASIH TERINGAT AKU PADAMU...( Benigno pov )
Aku sedang bersama putraku Faris.Sudah lama kami tidak menghabiskan waktu bersama seperti ini.Sejak dia kuliah di Malaysia aku jadi jarang ketemu.Tapi kini dia sedang liburan.Hanya tinggal menyelesaikan skripsi aja.Faris anaknya baik dan selalu membanggakanku tapi andai dia tahu kalau ayahnya pernah selingkuh gimana ya?Aku pernah cekcok dengan ibunya Faris.Aku lelah hidup bak orang tak berharga.Aku tahu keluarga isteriku keluarga kaya namun ternyata kekayaan itu menjadi siksaan bagiku.Aku hidup didalam kehinaan karena setiap kali aku selalu diingatkan kalau aku tuh cuma dompleng mereka.Disaat aku mengurus bisnis di Indonesia,disanalah aku bertemu Isda.Dia penyanyi di sebuah kafe saat itu.Aku tak sangka dari sekedar teman curhat berujung lahirnya anakku yang lain yaitu Irwan.
◆◆ SEAKAN KAU HADIR DI SISI MENEMANIKU....
Tiap kali melihat Faris aku selalu teringat Irwan.Walau awalnya aku tak percaya itu anakku tapi kemudian aku menyadari bahwa Isda bukanlah perempuan nakal.Dia wanita sederhana yang menyerahkan dirinya padaku.Akulah yang harus disalahkan pergi meninggalkannya.Meninggalkannya disaat ia mengandung anakku.
◆◆ KUYAKINKAN DIRI AGAR TIADA SEPI...
Saat Isda menemuiku di sini di Hongkong,aku sungguh tak berdaya karena saat itu semua handai toulan keluarga isteriku sedang kumpul di Hongkong.Bisa jadi skandal besar kalau sampai mereka tahu bahwa aku telah punya anak dari wanita lain.Maafkan aku Isda,aku tak berdaya.
●● KULEWATKAN HARI DIDALAM MIMPIKU...( Irwan pov )
Menunggu Danang selesai mandi,Evi mendekatiku,"Kau senang berkebun ya?Nanam apa?"
Aku tunjukkan tanaman yang tadi kubeli di car free day,"Ini nanam jeruk.Aku kan suka masak butuh jeruk entah daunnya entah buahnya.Jeruk nipis."
Evi ikut jongkok,"Kalau Danang mana tanamannya?"
Aku gelagapan jawab,'Waduh,Danang mana mungkin suka nanam2.Dunia kebalik kali kalau sampai dia mau mengotori tangannya dengan tanah.'
●● SEANDAINYA MUNGKIN KUMAMPU TERBANG KE AWAN....
Ditengah kepanikanku eh Nenek Elvi datang,"Danang itu mana mau tangannya kotor.Bantu nenek aja kagak mau dia.Bilangnya merusak kegantengannya dia."
Eh makin heboh dengan munculnya Danang dalam balutan jeans belel,"Tapi aku emang ganteng Nek.Akui aja kalau aku adalah cucu terganteng yang pernah Nenek punya."
●● DETIK INI JUGA KU AKAN MELAYANG KE SANA....
Nenek Elvi tersenyum,"Iya paling ganteng kayak sekunteng.Moga aja kelak jadi artis top!"
Evi memandang ke arah Danang melihat dia dari atas sampai bawah,"Kau mau pergi Nang?" Syukurlah Evi lupa sama pertanyaannya tadi.
¤¤ KAN KUBAWA PULANG DIRIMU YANG SELALU TERBAYANG....( Evi pov )
Ampun wanginya sampai aku pusing deh mencium baunya.Rupanya bau harum nyeledek ini dari Danang.Astaga orangnya belum nongol aja baunya dah sampai sini.Emang keren penampilannya jaket jeans dengan kaos bertuliskan Starwars lalu celana belel bolong di lutut.Namun baunya itu bikin aku agak nyut nyut di kepala.Kok dia ga pernah cerita sih kalau suka banget bau parfum menyengat gini?Ampun...
◆◆ BERSAMA BERDUA KITA BAHAGIA...
Danang merangkul bahuku,"Yuk kita jalan2.Aku kenalin ke temen2 ngedanceku.Daripada di sini boring banget kan kotor lagi.Ga banget lha yaw."
Aku mengambil sapu tanganku,"Kamu pakai parfum apa sih Nang?"
Dia malah ketawa,"Kamu suka kan baunya?Ini tuh rekomended dari temanku yang suka pergi ke luar negeri lho.Tapi maaf ga bisa kusebutkan brandednya ntar si Ucul Irwan ikutan deh.Dia kan follower."
◇◇ KASIH DENGARLAH HATIKU BERKATA...
Aku melihat ke Irwan,tuh anak kenapa ga merasa sakit hati ya dikatai begitu sama sepupunya.Heran aku.Aku juga bingung kenapa Danang beda gitu dengan yang di email?Kemana hatinya yang penuh kasih sayang itu?
¤¤ AKU CINTA KEPADA DIRIMU SAYANG...
Akhirnya aku ikut Danang naik motor dia.Dia ajak aku keliling2 Jakarta dikenalin sama teman2 dia.Dan jujur aku ga ngira dia nyaman dengan komunitas begituan.Mereka cuek,merokok,gaul sih tapi kenapa hatiku merasa ga sreg aja lihat mereka.Benarkah aku cinta pada cowok beginian?
¤¤ KASIH PERCAYALAH KEPADA DIRIKU HIDUP MATIKU HANYA UNTUKMU...
Tiap kali ngenalin aku ke temennya,Danang selalu bilang soal rumahku yang gedelah,papaku tajirlah,seputar gitu2.Aku ga ngerti aku aja ga sebangga itu atau sepamer itu soal harta keluarga.Lagian aku melihat hati bukan apa yang diluar.Aku merasa sedang tidak bersama Danang yang kukenal. Akankah Evi pindah ke lain hati?***see you next eps***
Sang ibu menjawab,"Saya ini orang miskin.Harta saya sudah habis buat memeriksakan anak saya.Namun saya tidak menyerah,saya terus doakan anak saya.Saya yakin Tuhan akan menyembuhkan dia.Walaupun kata dokter,hanya ada satu ahli kanker yang bisa mengobati anak saya.Namanya Dr.Mark."
Sang ahli kanker terpana dan berkata pada ibu itu,"Tuhan menjawab doa Ibu.Saya Dr.Mark.Tuhan rupanya menghalangi perjalanan saya supaya saya kemari.Tuhan mendengar jerit hati Ibu."
Kisah ini sangat menyentuh hati saya.Yang perlu dan penting kita sadari dan kita percayai adalah Tuhan itu sayang pada kita.Dia Allah yang baik dan setiap rancangan2 dan maksud hati-Nya hanyalah untuk kebaikan kita.Yang pasti Tuhan menyukai ketulusan hati.Kalau Evi di It Was You suka yang mana?Irwan apa Danang?Yuk kita cek aja.Lanjut ceritanya guys! Natum ja no nahum...ups lupa lagu penuntunnya kan bukan india tapi dari Iga Mawarni.Judulnya Kasih.Ini dia liriknya!
••• MALAM INI KASIH TERINGAT AKU PADAMU...( Benigno pov )
Aku sedang bersama putraku Faris.Sudah lama kami tidak menghabiskan waktu bersama seperti ini.Sejak dia kuliah di Malaysia aku jadi jarang ketemu.Tapi kini dia sedang liburan.Hanya tinggal menyelesaikan skripsi aja.Faris anaknya baik dan selalu membanggakanku tapi andai dia tahu kalau ayahnya pernah selingkuh gimana ya?Aku pernah cekcok dengan ibunya Faris.Aku lelah hidup bak orang tak berharga.Aku tahu keluarga isteriku keluarga kaya namun ternyata kekayaan itu menjadi siksaan bagiku.Aku hidup didalam kehinaan karena setiap kali aku selalu diingatkan kalau aku tuh cuma dompleng mereka.Disaat aku mengurus bisnis di Indonesia,disanalah aku bertemu Isda.Dia penyanyi di sebuah kafe saat itu.Aku tak sangka dari sekedar teman curhat berujung lahirnya anakku yang lain yaitu Irwan.
◆◆ SEAKAN KAU HADIR DI SISI MENEMANIKU....
Tiap kali melihat Faris aku selalu teringat Irwan.Walau awalnya aku tak percaya itu anakku tapi kemudian aku menyadari bahwa Isda bukanlah perempuan nakal.Dia wanita sederhana yang menyerahkan dirinya padaku.Akulah yang harus disalahkan pergi meninggalkannya.Meninggalkannya disaat ia mengandung anakku.
◆◆ KUYAKINKAN DIRI AGAR TIADA SEPI...
Saat Isda menemuiku di sini di Hongkong,aku sungguh tak berdaya karena saat itu semua handai toulan keluarga isteriku sedang kumpul di Hongkong.Bisa jadi skandal besar kalau sampai mereka tahu bahwa aku telah punya anak dari wanita lain.Maafkan aku Isda,aku tak berdaya.
●● KULEWATKAN HARI DIDALAM MIMPIKU...( Irwan pov )
Menunggu Danang selesai mandi,Evi mendekatiku,"Kau senang berkebun ya?Nanam apa?"
Aku tunjukkan tanaman yang tadi kubeli di car free day,"Ini nanam jeruk.Aku kan suka masak butuh jeruk entah daunnya entah buahnya.Jeruk nipis."
Evi ikut jongkok,"Kalau Danang mana tanamannya?"
Aku gelagapan jawab,'Waduh,Danang mana mungkin suka nanam2.Dunia kebalik kali kalau sampai dia mau mengotori tangannya dengan tanah.'
●● SEANDAINYA MUNGKIN KUMAMPU TERBANG KE AWAN....
Ditengah kepanikanku eh Nenek Elvi datang,"Danang itu mana mau tangannya kotor.Bantu nenek aja kagak mau dia.Bilangnya merusak kegantengannya dia."
Eh makin heboh dengan munculnya Danang dalam balutan jeans belel,"Tapi aku emang ganteng Nek.Akui aja kalau aku adalah cucu terganteng yang pernah Nenek punya."
●● DETIK INI JUGA KU AKAN MELAYANG KE SANA....
Nenek Elvi tersenyum,"Iya paling ganteng kayak sekunteng.Moga aja kelak jadi artis top!"
Evi memandang ke arah Danang melihat dia dari atas sampai bawah,"Kau mau pergi Nang?" Syukurlah Evi lupa sama pertanyaannya tadi.
¤¤ KAN KUBAWA PULANG DIRIMU YANG SELALU TERBAYANG....( Evi pov )
Ampun wanginya sampai aku pusing deh mencium baunya.Rupanya bau harum nyeledek ini dari Danang.Astaga orangnya belum nongol aja baunya dah sampai sini.Emang keren penampilannya jaket jeans dengan kaos bertuliskan Starwars lalu celana belel bolong di lutut.Namun baunya itu bikin aku agak nyut nyut di kepala.Kok dia ga pernah cerita sih kalau suka banget bau parfum menyengat gini?Ampun...
◆◆ BERSAMA BERDUA KITA BAHAGIA...
Danang merangkul bahuku,"Yuk kita jalan2.Aku kenalin ke temen2 ngedanceku.Daripada di sini boring banget kan kotor lagi.Ga banget lha yaw."
Aku mengambil sapu tanganku,"Kamu pakai parfum apa sih Nang?"
Dia malah ketawa,"Kamu suka kan baunya?Ini tuh rekomended dari temanku yang suka pergi ke luar negeri lho.Tapi maaf ga bisa kusebutkan brandednya ntar si Ucul Irwan ikutan deh.Dia kan follower."
◇◇ KASIH DENGARLAH HATIKU BERKATA...
Aku melihat ke Irwan,tuh anak kenapa ga merasa sakit hati ya dikatai begitu sama sepupunya.Heran aku.Aku juga bingung kenapa Danang beda gitu dengan yang di email?Kemana hatinya yang penuh kasih sayang itu?
¤¤ AKU CINTA KEPADA DIRIMU SAYANG...
Akhirnya aku ikut Danang naik motor dia.Dia ajak aku keliling2 Jakarta dikenalin sama teman2 dia.Dan jujur aku ga ngira dia nyaman dengan komunitas begituan.Mereka cuek,merokok,gaul sih tapi kenapa hatiku merasa ga sreg aja lihat mereka.Benarkah aku cinta pada cowok beginian?
¤¤ KASIH PERCAYALAH KEPADA DIRIKU HIDUP MATIKU HANYA UNTUKMU...
Tiap kali ngenalin aku ke temennya,Danang selalu bilang soal rumahku yang gedelah,papaku tajirlah,seputar gitu2.Aku ga ngerti aku aja ga sebangga itu atau sepamer itu soal harta keluarga.Lagian aku melihat hati bukan apa yang diluar.Aku merasa sedang tidak bersama Danang yang kukenal. Akankah Evi pindah ke lain hati?***see you next eps***
Eps 13 ☆☆ IT WAS YOU : Jangan
>>> SUNYI SUNYINYA MALAM INI...( IRWAN POV )
Hari sudah menjelang malam.Tapi Danang belum kembali juga.Kemana dia bawa Evi seharian ya?Aku resah jalan mondar-mamdir ga karuan.Rizky mendekatiku,"Kakak kenapa diluar terus sejak tadi?Masuk gih!Nenek goreng sukun lho.Kakak kan suka banget itu.Yuk mumpung panas."
>>> TANPA CANDA DAN TAWAMU KEKASIH...
Aku malah duduk di teras,"Makan disini saja.Lebih sejuk di sini."
Rizky mengerti,"Baiklah Komandan!Your wish is my command!Sukun akan segera datang!"
Aku tersenyum padanya,"Kebanyakan nonton sinetron sih.Dialognya dipakai."
Tanpa menunggu lama Rizky sudah balik lagi,bertepatan dengan datangnya Danang dan Evi.
Hari sudah menjelang malam.Tapi Danang belum kembali juga.Kemana dia bawa Evi seharian ya?Aku resah jalan mondar-mamdir ga karuan.Rizky mendekatiku,"Kakak kenapa diluar terus sejak tadi?Masuk gih!Nenek goreng sukun lho.Kakak kan suka banget itu.Yuk mumpung panas."
>>> TANPA CANDA DAN TAWAMU KEKASIH...
Aku malah duduk di teras,"Makan disini saja.Lebih sejuk di sini."
Rizky mengerti,"Baiklah Komandan!Your wish is my command!Sukun akan segera datang!"
Aku tersenyum padanya,"Kebanyakan nonton sinetron sih.Dialognya dipakai."
Tanpa menunggu lama Rizky sudah balik lagi,bertepatan dengan datangnya Danang dan Evi.
¤¤ DINGIN2 MENUSUK HATIKU...( Rizky Pov )
Suara motor kak Danang tuh,tapi kenapa kak Evi masih ikut dia kok ga diantar pulang aja?Ga gentle amat sih.Aku sapa mereka,"Halo kakak cantik!Mau sukun ga?Kesukaan kak Irwan lho."
Kak Evi segera mengambilnya,"Wah ini enak nih masih panas lagi.Ayo Nang ambil.Kamu kan suka banget sukun kan?"
Kak Danang suka sukun goreng?Sejak kapan?Dia kan anggap tuh makanan ndesit gitu.Tapi kak Irwan mencegahku saat mau komentar,"Ky!Buatin minum gih,ada tamu lho."
Ya udah deh aku ke dalam aja.
Suara motor kak Danang tuh,tapi kenapa kak Evi masih ikut dia kok ga diantar pulang aja?Ga gentle amat sih.Aku sapa mereka,"Halo kakak cantik!Mau sukun ga?Kesukaan kak Irwan lho."
Kak Evi segera mengambilnya,"Wah ini enak nih masih panas lagi.Ayo Nang ambil.Kamu kan suka banget sukun kan?"
Kak Danang suka sukun goreng?Sejak kapan?Dia kan anggap tuh makanan ndesit gitu.Tapi kak Irwan mencegahku saat mau komentar,"Ky!Buatin minum gih,ada tamu lho."
Ya udah deh aku ke dalam aja.
Sorry ya guys aku harus balik nih.Part duanya ntar ya.***see you next part***
Part 2 Eps 13 IT WAS YOU : JANGAN REAKTIF
♡ TANPA KEMESRAAN CINTAMU KEKASIH...
( Evi pov )
Harusnya aku senang muter2 keliling Jakarta sama Danang.Tapi kenapa dia beda banget sama Danang yang kukenal.Danang yang selalu emailan sama aku.Dia lebih mikir teman2nya daripada dengerin aku.Dia lebih peduli pada penilaian mereka daripada pendapatku.Beda banget sama Danang yang di email yang selalu nanyain gimana hariku.Apa kabarku.Dengerin curhatku.Kemana ya Danang yang itu?Aku mau Danang yang itu.
♡♡ TIADA YANG DAPAT MENGHIBUR HATIKU....
Anehnya lagi Danang ngajak ke tempat makan yang western kayak hotdog,steak,dan pizza.Apa dia ga tahu aku ga doyan makanan itu?Aku kan sering cerita sama dia di email.Masak dia lupa sih?Masih mending nanya dulu aku mau apa ga makan disitu eh malah nuruti teman2nya.Gaya bayarin pula.Kalau buat teman aja everything.Kok aku jadi illfeel ya?
♡♡ WALAU BURUNG MALAM MENYANYI MERDU....
Walau mukaku udah kutekuk dan kulipat2 Danang masih aja nuruti teman2nya.Aku capek banget.Muter2 ga jelas.Heran deh nurut amat sih Danang sama mereka.Dikasih jampi2 kali.
♡♡ TIADA YANG BISA MENGISI RINDUKU...
Baru setelah petang Danang bisa kubujuk untuk pulang.Ampun deh badanku rasanya lengket semua.Dia itu ga care gitu ya.Kenapa aku merasa seperti sedang bersama alien ya?Untunglah sampai rumah Oma Elvi pas lagi pada ngemil sukun goreng.Aku segera ambil dong.Aku kelaparan.Soalnya pas jalan2 tadi aku ga doyan makan.Danang lihat malah ngasihke punyaku ke temannya dia.Ga nanyain apa kek.Kasih perhatian apa gitu.
♡♡ HANYALAH DIRIMU...
Beda banget sama Irwan,lihat aku datang pertanyaannya dan perhatiannya langsung menyambutku,"Kamu capek banget ya Vi?Biar kusuruh Rizky ambilkan minuman."
Irwan langsung nyuruh aku duduk dan ngambilin aku tissue dan sukun,"Kamu suka sukun kan?Enak lho baru aja digoreng."
♡♡ KEKASIH BILAKAH KAU KEMBALI...
Aku langsung lahap tuh sukun,"Hemm...gurih.Enak.Pas nih aku laper..."
Irwan segera menoleh ke sepupunya,"Memang ga kamu ajak makan Nang diluar?"
Aku lihat Danang berdiri,"Ya diajaklah.Ke tiga tempat malah.Keren2 lagi tempatnya.Ga kayak warung kamu..Kampungan ndesit pol.Ga higienis.Mana mau Evi makan di situ."
♡♡ SAMAR KUDENGAR SUARA ALUNAN MELODI CINTA...
Ya ampun Danang kenapa harus menghina tempat usaha sepupu sendiri sih?Ga punya empati banget.Nyebelin deh!Aku langsung jadi gerah deh,"Udah malam.Aku mau pulang aja.Wan,makasih ya sukunnya.Kata2 Danang jangan diambil hati.Aku mau kok makan di warung kamu.Nang,jangan ngomong gitu lagi ya ke Irwan.Dia kan sepupu kamu.Ya udah aku pulang dulu ya."
Harusnya aku senang muter2 keliling Jakarta sama Danang.Tapi kenapa dia beda banget sama Danang yang kukenal.Danang yang selalu emailan sama aku.Dia lebih mikir teman2nya daripada dengerin aku.Dia lebih peduli pada penilaian mereka daripada pendapatku.Beda banget sama Danang yang di email yang selalu nanyain gimana hariku.Apa kabarku.Dengerin curhatku.Kemana ya Danang yang itu?Aku mau Danang yang itu.
♡♡ TIADA YANG DAPAT MENGHIBUR HATIKU....
Anehnya lagi Danang ngajak ke tempat makan yang western kayak hotdog,steak,dan pizza.Apa dia ga tahu aku ga doyan makanan itu?Aku kan sering cerita sama dia di email.Masak dia lupa sih?Masih mending nanya dulu aku mau apa ga makan disitu eh malah nuruti teman2nya.Gaya bayarin pula.Kalau buat teman aja everything.Kok aku jadi illfeel ya?
♡♡ WALAU BURUNG MALAM MENYANYI MERDU....
Walau mukaku udah kutekuk dan kulipat2 Danang masih aja nuruti teman2nya.Aku capek banget.Muter2 ga jelas.Heran deh nurut amat sih Danang sama mereka.Dikasih jampi2 kali.
♡♡ TIADA YANG BISA MENGISI RINDUKU...
Baru setelah petang Danang bisa kubujuk untuk pulang.Ampun deh badanku rasanya lengket semua.Dia itu ga care gitu ya.Kenapa aku merasa seperti sedang bersama alien ya?Untunglah sampai rumah Oma Elvi pas lagi pada ngemil sukun goreng.Aku segera ambil dong.Aku kelaparan.Soalnya pas jalan2 tadi aku ga doyan makan.Danang lihat malah ngasihke punyaku ke temannya dia.Ga nanyain apa kek.Kasih perhatian apa gitu.
♡♡ HANYALAH DIRIMU...
Beda banget sama Irwan,lihat aku datang pertanyaannya dan perhatiannya langsung menyambutku,"Kamu capek banget ya Vi?Biar kusuruh Rizky ambilkan minuman."
Irwan langsung nyuruh aku duduk dan ngambilin aku tissue dan sukun,"Kamu suka sukun kan?Enak lho baru aja digoreng."
♡♡ KEKASIH BILAKAH KAU KEMBALI...
Aku langsung lahap tuh sukun,"Hemm...gurih.Enak.Pas nih aku laper..."
Irwan segera menoleh ke sepupunya,"Memang ga kamu ajak makan Nang diluar?"
Aku lihat Danang berdiri,"Ya diajaklah.Ke tiga tempat malah.Keren2 lagi tempatnya.Ga kayak warung kamu..Kampungan ndesit pol.Ga higienis.Mana mau Evi makan di situ."
♡♡ SAMAR KUDENGAR SUARA ALUNAN MELODI CINTA...
Ya ampun Danang kenapa harus menghina tempat usaha sepupu sendiri sih?Ga punya empati banget.Nyebelin deh!Aku langsung jadi gerah deh,"Udah malam.Aku mau pulang aja.Wan,makasih ya sukunnya.Kata2 Danang jangan diambil hati.Aku mau kok makan di warung kamu.Nang,jangan ngomong gitu lagi ya ke Irwan.Dia kan sepupu kamu.Ya udah aku pulang dulu ya."
Yeah bel bunyi.Lanjut kapan2 lagi ya.Part 3 lagunya di eps selanjutnya.***see you next eps***
Eps 14 IT WAS YOU : Jangan Panik
$---SEMAKIN DALAM KERINDUANKU PADAMU...( Evi pov )
Aku kangen banget sama Danang yang di email.Aku suka perhatiannya,pertanyaan2 yang kerap dia ajukan juga ketulusannya.Kemana semua itu?Kenapa tak kujumpai pada Danang yang real?Masak Danang punya kepribadian ganda?
$--- INDAHNYA SINAR REMBULAN...
Sampai di rumah,aku segera masuk kamar.Mami mengikutiku,"Sayang,kenapa denganmu kok lusuh gitu mukanya?"
Mami masih menanti jawabanku,"Katanya habis jalan2 sama your prince...kok bete gitu?"
Aku malah menuju balkon lihat rembulan bersinar,Supermoon.Indah banget,bulannya kayak punya cincin,"Gpp kok Mi.Hanya ...entahlah Evi ga merasa sedang pergi sama my prince deh Mi...Danang jadi beda gitu...ga kayak yang biasa emailan sama Evi.Mami pernah denger ga jangan2 Danang punya saudara kembar gitu?"
Aku kangen banget sama Danang yang di email.Aku suka perhatiannya,pertanyaan2 yang kerap dia ajukan juga ketulusannya.Kemana semua itu?Kenapa tak kujumpai pada Danang yang real?Masak Danang punya kepribadian ganda?
$--- INDAHNYA SINAR REMBULAN...
Sampai di rumah,aku segera masuk kamar.Mami mengikutiku,"Sayang,kenapa denganmu kok lusuh gitu mukanya?"
Mami masih menanti jawabanku,"Katanya habis jalan2 sama your prince...kok bete gitu?"
Aku malah menuju balkon lihat rembulan bersinar,Supermoon.Indah banget,bulannya kayak punya cincin,"Gpp kok Mi.Hanya ...entahlah Evi ga merasa sedang pergi sama my prince deh Mi...Danang jadi beda gitu...ga kayak yang biasa emailan sama Evi.Mami pernah denger ga jangan2 Danang punya saudara kembar gitu?"
☆◆◆ TERANGI GELAPNYA MALAM...( RITA POV )
Evi ini ada2 saja masak minta jemput sopir.Bukannya tadi habis jalan2 sama Danang kok ga dianterin pulang sekalian sih?Tapi entah kenapa aku kok merasa gimana gitu sama Nak Danang.Dia itu sama mamanya aja kayak ga sayang,ga respect gitu.Gimana ke isteri nanti?Aku lebih suka Nak Irwan.Memang sih Nak Irwan kulitnya lebih gelap dari Danang,dia kan pekerja keras.Tapi aku yakin hatinya baik.Sayang,Evi dah terlanjur cinta sama Nak Danang.Cinta memang ga bisa dipaksa.
☆◆◆ TAK MAMPU JUA MENGUSIR KERINDUAN INI.....
Aku lihat Nak Irwan itu santun anaknya.Walau dia ga kuliah tapi dia itu pandai dan kreatif.Rumah Jeng Elvi tampak rapi dan indah.Dia punya kebun kecil ditanami aneka tanaman warung hidup.Ada pare,tomat,cabe,jeruk bahkan pisang saja ada.Nak Irwan itu tiap aku main ke sana pasti lagi asyik sama tanamannya.Kasih penyanggalah,rambatanlah atau sedang menyirami.Padahal udah sibuk di warung seharian.Aku yakin dia akan jadi suami yang baik kelak.
☆◆◆ DATANGLAH KEKASIH MERANA DIRIKU...
Evi menyadarkanku dari lamunan,"Mami...ditanyai kok malah diem aja sih?"
Astaga aku malah melamun to,"Tanya apa sih sayang?"
Dia ngambek deh,"Ga jadi ah...Evi mau bobok aja...Evi capek Mi..pijitin ya Mi...please..."
Akupun pijitin dia,"Kasihan banget anak mami...diajak kemana aja sih sama Danang?"
☆◆◆ TERBELENGGU RINDU....
Akhirnya Evi cerita juga soal tingkah Danang yang jadi beda,"Danang itu anak tunggal Inul ga ada kembaran.Masak sih dia punya kepribadian ganda?"
Aku lihat Evi ngambil laptopnya,"Kenapa sejak aku tiba di Jakarta,Danang ga pernah kontak aku via email ya"
Evi ini ada2 saja masak minta jemput sopir.Bukannya tadi habis jalan2 sama Danang kok ga dianterin pulang sekalian sih?Tapi entah kenapa aku kok merasa gimana gitu sama Nak Danang.Dia itu sama mamanya aja kayak ga sayang,ga respect gitu.Gimana ke isteri nanti?Aku lebih suka Nak Irwan.Memang sih Nak Irwan kulitnya lebih gelap dari Danang,dia kan pekerja keras.Tapi aku yakin hatinya baik.Sayang,Evi dah terlanjur cinta sama Nak Danang.Cinta memang ga bisa dipaksa.
☆◆◆ TAK MAMPU JUA MENGUSIR KERINDUAN INI.....
Aku lihat Nak Irwan itu santun anaknya.Walau dia ga kuliah tapi dia itu pandai dan kreatif.Rumah Jeng Elvi tampak rapi dan indah.Dia punya kebun kecil ditanami aneka tanaman warung hidup.Ada pare,tomat,cabe,jeruk bahkan pisang saja ada.Nak Irwan itu tiap aku main ke sana pasti lagi asyik sama tanamannya.Kasih penyanggalah,rambatanlah atau sedang menyirami.Padahal udah sibuk di warung seharian.Aku yakin dia akan jadi suami yang baik kelak.
☆◆◆ DATANGLAH KEKASIH MERANA DIRIKU...
Evi menyadarkanku dari lamunan,"Mami...ditanyai kok malah diem aja sih?"
Astaga aku malah melamun to,"Tanya apa sih sayang?"
Dia ngambek deh,"Ga jadi ah...Evi mau bobok aja...Evi capek Mi..pijitin ya Mi...please..."
Akupun pijitin dia,"Kasihan banget anak mami...diajak kemana aja sih sama Danang?"
☆◆◆ TERBELENGGU RINDU....
Akhirnya Evi cerita juga soal tingkah Danang yang jadi beda,"Danang itu anak tunggal Inul ga ada kembaran.Masak sih dia punya kepribadian ganda?"
Aku lihat Evi ngambil laptopnya,"Kenapa sejak aku tiba di Jakarta,Danang ga pernah kontak aku via email ya"
Ada yang tahu jawabannya?***see you next eps***