Kemarin sudah lihat Batam juga kantor Irwan sekarang lihat kondisi Hazman yuk!
★★ TENGGELAM DALAM TELAGA KEBISUAN...( Back to Batam )
Evi mendekati meja yang disiapkan,"Wow...viewnya bagus sekali.Bisa lihat kerlip2 lampu.Indah Wan..."
Irwan menarik kursi buat sang isteri,"Have a seat my lady..."
Evipun duduk,hidangan segera disajikan.Evi mengawasi setiap menunya,"Tunggu Wan,semua akan kucoba dulu.Okay Pak CEO?"
Irwan tersenyum,"Do as you please...Lagian Toto udah sensor semua kok."
Toto mendekat,"Benar Nyonya Boss ...dijamin deh semua sudah aman."
Evi tetep aja nyobain semua,"Udah semua.Semua memang aman.Sini biar kuambilkan ..."
Irwan menyodorkan piringnya,"Suapi sekalian juga boleh nih..."
Evi mendelik,"Manjanya kambuh deh..."
Mereka tenggelam dalam kebahagiaan.Toto ikut bahagia melihatnya,'Semoga Boss muda selalu begini dan berumur panjang.'
Bahaya mengancam hidup Irwan baik dari penyakit maupun dari musuhnya.Gimana nanti hidup Irwan?***see you next eps***
Eps 95 DEBU2 JALANAN : Voice of Trembling
( Suara Kegentaran )
>>> BERJALANLAH MENUJU RIMBA TAK BERSUARA....( Dinner time )
Irwan berdansa dengan Evi diiringi lagu yang melow gitu.Evi nyandar gitu di bahu sang CEO,"Wan,makasih ya buat makan malamnya...gaunnya...juga perhiasannya...kamu ini bikin aku sangat bahagia..."
Irwan tersenyum,"Kau yang membuat aku bahagia...aku yang harusnya bilang makasih...makasih ya mau jadi isteri aku...padahal kamu tahu gimana kondisi aku...tapi..."
Evi menyetop perkataan suaminya,"Stop.Anggap saja waktu berhenti saat ini.Jangan merusaknya...bagi aku umur seseorang itu ditangan Tuhan.Jika Tuhan mau kita hidup ya kita akan hidup.Aku percaya mukjizat masih ada..."
Irwan terharu,"Amin.Isteri aku optimis orangnya.Luar biasa."
Padahal dalam hati Evi ingin nangis jika ingat bahwa waktu Irwan tak banyak lagi.
>>> TERSENYUMLAH DI SAAT GELISAH...
Evi mendengarkan detak jantung suaminya,'Aku sebenarnya jauh lebih gelisah dan takut dari kamu Wan..Aku takut kehilangan kamu.Aku tak bisa tidur setiap kali memikirkannya...'
Bagi Evi menikah dengan Irwan yang divonis kanker lambung jelas bukan keputusan main2.Ia tahu resiko bakal jadi janda dalam waktu singkat.Namun ia hanya memikirkan bahwa hidup itu harus jadi kebaikan bagi orang lain apalagi bagi orang yang disayangi dan yang baik sama kita.Kalau hidup cuma buat diri sendiri,buat pamer,buat nunjukin kita udah masuk sket orang layak hidup di dunia,pride dan ajang jumawa itu ga sukses namanya.Orang yang sukses itu orang yang bisa keluar dari tempurung egosentrisnya.
>>> MENANGISLAH DALAM TAWA....
Evi ga peduli soal harta Irwan yang akan dia dapat bila Irwan sudah tiada nanti.Ia ga peduli semua itu.Ia hanya ingin mencintai Irwan,memberi kebahagiaan selagi dia masih ada.Terkadang manusia itu bicaranya gede tapi action nol besar.Bilang sayang pada orang tua tapi lihat mereka kesusahan malah dibiarkan atau diusir.Itulah kenapa Evi sadar ga usah mikir soal waktu.Itu rahasia Tuhan.Kita ga perlu mengetahui masa dan waktu.Itu bukan kapasitas kita.Ga perlu gentar dengan masa2 yang akan datang.Toh kekuatiran ga menambah panjang umur kita.Malah bikin pendek kali.So selagi masih ada jadilah pribadi yang bahagia.Bersyukur dengan apa adanya kita kalau bisa jadi pribadi yang berguna.Lebih besar lagi bahagianya.Nasehat itu diberikan Rita sebenarnya pada Evi sebelum dia menikah dengan Irwan.Evi senang punya ibu yang dukung dia dan selalu memberi dia nasehat.Evi janji buat Irwan bahagia.Memang Irwan sangat bahagia selama bulan madu.Toto aja sampai heran lihat cerahnya wajah Bossnya.Akankah Irwan akan mendapat keajaiban?***see you next eps***
Eps 96 DEBU-DEBU JALANAN : Come in to the house
》ANDAIKAN DULU KU BISA MEMBERIKAN SEDIKIT WAKTUKU UNTUKMU...
Hazman sudah menyewa orang untuk mencelakai Irwan.Orang itu diberi tugas berat,"Saya ga mau tahu gimana cara kamu bikin orang di foto ini celaka.Ingat saya minta bukan sekedar celaka tapi sampai sekarat.Nyawanya lenyap!Soal bayaran jangan khawatir.Meski di dalam penjara,saya masih punya warisan.Orang tua saya pasti akan membebaskan saya.Tapi saya baru merasa puas jika melihat pria ini meregang nyawa."
Orang itu tersenyum,"Tenang saja Boss.Saya bukan pemain lama soal beginian.Saya ini sudah berpengalaman."
Hazman senang,'Bagus.Sedikit waktu lagi maka dendam Shiha akan terbalaskan.Aku akan menanti bagaimana hebohnya media karena kematian mengenaskan seorang CEO di saat bulan madunya.Pasti bakal trending topic deh.Shiha pasti akan puas di alam kuburnya.'
¤¤ MUNGKIN KAU DAN AKU BERSATU...
Di kepulauan Riau,Irwan dan Evi menikmati indahnya pulau2 di sana.Ada pulau Galang,Pulau Abang Besar dan aneka pulau lain.Nuansa pantai kian menambah romantisme diantara mereka.Jalan2 di tepi pantai,main air laut,bikin istana pasir berdua.Bahkan sampai dinner di pantai pula.Bahagianya mereka.Toto terus standby di dekat mereka,'Boss muda bahagia sekali sepertinya.Makin hari mukanya makin cerah.Sejak menikah malah makin sehat kayaknya.Nyonya muda kayaknya bawa efek bagus ke kesehatan Boss.'
Dokter yang memonitoring kondisi Irwan juga berpendapat sama,"Kesehatan Pak Irwan kian membaik.Memang hati yang gembira itu obat yang manjur.Ini ajaib sungguh dunia medispun tak pernah bisa menerangkan hal seperti ini."
¤¤ MENJALANI HARI ESOK KITA BERDUA...
Evi mengabarkan kondisi Irwan ke mama Idayu,"Mama,kata dokter Irwan kian membaik Ma.Biasanya tuh sehari aja pasti ada tuh mual dan muntah tapi sekarang Irwan ga ada tuh muntah atau rasa mual.Makan juga banyak Ma."
Idayu hepi dong,"Benarkah sayang?That a good news.Kalau gitu makin lama bulan madunya makin baik dong Irwan."
Irwan mendekat,main peluk aja dari belakang ke Evi,"Ngobrol apaan sih sayang sama Mama?Lama nian.Aku dicuekin nih..."
Idayu ketawa melihat Irwan muncul di video call,"Hai anak mama yang tampan.Gimana seneng di sana?"
Irwan senyum,"Ya hepi dong Ma.Mama dan Bunda juga sehat kan disana?Salam buat Rizki ya...mama handle perusahaan dulu ya?Irwan masih pingin di sini."
Evi malu dikecup pipinya sama Irwan,"Irwan apaan ih...ada mama tuh.Ntar aja kalau kita cuma berdua."
Idayu senyum2,"Tenang aja sayang...soal bisnis kamu aman di tangan Mami.Kamu mau lebih lama di sana gpp kok.Mama setuju.Just be happy there okay...bye dear.Love from us."
¤¤ TERLAMBAT BAGIKU MENYADARI SEMUA KESALAHANKU....
Si pembunuh bayaran sudah tiba di kepulauan Riau.Dia cari info soal jadwal Irwan,'Aku rasa menyerang di tempat umum lebih aman.Lagian aku sudah membeli zat berbahaya.Ntar tinggal kukenai ke mukanya dihirup sama dia end deh dia dalam hitungan detik.Ini zat ampuh.Aha..dia kan rutin nih check up ke Singapore.Nah pas dia di bandara akan kuserang dia.'
Irwan memang selalu medical check up ke Singapore agar terpantau kondisi dia selama bulan madu.Akankah Irwan akan celaka di Singapore?***see you next eps***
DEBU-DEBU
JALANAN EPS 97 : RAIN IN MY HEART
Saya
sangat ingin menyelesaikan cerbung ini sehingga saya bisa memenuhi
janji saya tapi keinginan kuat saja ternyata ga cukup,saya butuh
passion untuk menulis,hasrat untuk menulis.Saat kita menyukai apa
yang kita kerjakan ga terasa berat menjalaninya.Oleh karena itu saya
putuskan akan mengakhiri DDJ di eps 100.Mengambil dari lagu duet
Fildan dan Lesti yang saya suka banget sekaligus ada kata kunci untuk
menjadi lagu penuntun cerbung ini yaitu kata "jalan",ini
dia kelanjutan kisahnya.
dimanapun
kau berada.....
Bahaya
memang ada di mana saja.Berbagai ancaman baik dari orang dekat maupun
orang asing bisa saja mengancam jiwa kita.Demikian juga yang terjadi
pada Irwan,bahaya dari dalam yaitu penyakitnya yang parah sepertinya
tak cukup sehingga ditambah si pembunuh bayaran kiriman dari Hazman.
kau
selalu ku cinta walau tak bersama......
Namun meski bahaya mengancam nyawa suaminya,Evi tak
bergeming dari sisi Irwan.Mendampingi dengan setia selalu
bersamanya.Bahkan jika suaminya nanti telah tiada lebih dulu,ia
bertekad takkan menikah lagi,'Aku akan setia padamu meski kau tak
bersamaku lagi.'
sepenuh
hati padamu, ku cinta dengan jiwa.......
Diam2
Evi telah memutuskan hal itu dalam hatinya,'Tak ada yang akan
mengubah cintaku pada Irwan.Takkan ada yang akan menggantikan
tempatnya selamanya.Itu janjiku.'
Begitulah
bila jiwa sudah bertaut,bahkan mautpun tak melunturkan cinta
keduanya.Benar kata orang bijak,cinta kuat seperti maut.
tak
ingin jauh darimu, rindu takkan terkira......
Melangkah
disamping Irwan menapaki gate di Chiangi Airport,Evi hanya ingin
selalu menemani Irwan selagi suaminya itu ada.Tak jauh dari mereka
sang pembunuh bayaran mendekati keduanya,siap melancarkan
aksinya,'Cukup kuusap saja di wajahnya maka akan langsung berhenti
detak jantungnya ga lama setelah itu dalam hitungan detik.'
gerimis
melanda hati, terlalu mencintai.....
Gerimis
turun saat itu,membuat suasana di luar airport jadi sendu.Semalampun
Evi ga bisa tidur,resah melanda hatinya seperti akan ada yang
terjadi.Ia hanya terus berdoa dalam hati memohon Tuhan memberi umur
panjang pada Irwan.
tak
rela melepasmu pergi, tak rela bila harus terjadi.....
Sedetikpun Evi tak pernah melepaskan perhatiannya dari
Irwan.Team medis yang menemani saja sampai kagum dengan perhatian
Evi,"Isteri Pak Irwan cocok jadi perawat tuh he..he...perhatian
sekali.Bahkan hal-hal yang kecil saja diperhatiin."
jarak
memisahkan kita, ku takut kau tak setia....
Jarak
Irwan dengan sang pembunuh kian dekat,sang pembunuhpun sudah bersiap2
dengan zat ditangannya,'Tinggal sedikit lagi aku akan sangat dekat
dengannya dan saat kami berpapasan akan kuusapkan toksin mematikan
ini ke dia,terhirup sama dia langsung jantungnya akan berhenti dalam
waktu beberapa menit kemudian.Orang ga akan curiga karena aku akan
langsung cabut dari sini seakan nothing happened.Mission completed.'
curiga
menguras jiwa.....
Sebuah
rencana yang sangat matang namun manusia hanya bisa merencanakan yang
menentukan adalah Tuhan.Saat mereka hendak berpapasan,perut Irwan
tiba2 terasa nyeri sehingga ia terhuyung ke arah Evi,"Perutku
sakit banget Vi....aaacck!"
Evi
dan Toto segera membawa Irwan ke pusat medis terdekat.
Nah
belakang Irwan adalah seorang ahli bela diri yang dengan sigap
menangkis tangan dari si pembunuh bayaran yang karena Irwan terhuyung
jadi ga kena, tuh tangan menuju ke ahli bela diri itu,ditangkis sama
dia,"Hyaat!!"
ku
ingin selalu bersama dengan orang yang ku cinta....
Evi
dan Irwan tak mengetahui bahwa sebenarnya mereka diselamatkan dari
bahaya maut lewat kambuhnya penyakit Irwan.Sementara sang pembunuh
bayaran malah kena senjatanya sendiri,senjata makan tuan.Kejet2 dia
ga lama kemudian,sesak nafas dan akhirnya malah berhenti berdetak
jantungnya.Langsung geger deh bandara.Jadi headline di semua media
sampai ke media Indonesia.
tak
sanggup JAUH TERPISAH....
Tak
jauh dari bandara,Irwan dilarikan ke RS.Evi disisinya,mendoakannya
tiada henti,"Kamu harus hidup Wan,buat aku...Tuhan aku minta roh
kehidupan untuk suamiku.Aku tak mau berpisah darinya."
walaupun
aku percaya jodoh takkan kemana.....
Berita
kematian yang tak wajar dengan zat berbahaya di Airport Chiangi
sampai ke telinga Idayu,langsung dia hubungi Evi nanya kabar
Irwan,"Sayang,putra mami gpp kan?Kalian dimana?'
bila
Tuhan menakdirkan pasti diberi jalan.....
Evi
malah nangis,"Kami sudah di Singapore Ma.Irwan sedang diperiksa
dokter ma,tadi dia merasa kesakitan saat di bandara.Evi takut Ma..."
Idayu
menenangkannya,'Mama terbang ke Singapore segera.Kamu tenang ya.Irwan
kan selama di Riau gpp,mungkin cuma kecapekan saja.mama segera ke
sana."
Apa
yang akan terjadi pada Irwan?Lolos dari maut pertama akankah ia lolos
dari penyakitnya?***see you next eps***