↑↑ KERAJAAN SULAWESI...
Reza berusaha mencelakai Irwan sepanjang jalan tapi selalu digagalkan oleh para si kembar yang bersamanya.Alhasil Irwan sampai di kerajaan Sukawesi sebagai pemenang sayembara.Reza lalu membujuk Raja Syaiful agar memberi satu tantangan lagi namun Syaiful terlanjur berjanji pada adiknya untuk hanya satu saja tantangan darinya,"Maaf Pangeran Reza,aku tak bisa mengingkari ucapanku sendiri.Kau telah kalah terimalah itu dengan lapang dada.Mungkin memang kau tidak berjodoh dengan adikku."
Irwan senang sekali akhirnya bisa menyunting wanita pujaannya.Pernikahanpun digelar dengan sangat megah.Apalagi bersamaan dengan per ikahan kakak2nya Irwan.Frans dengan Ikif dan George dengan Aty.Kian semarak saja suasananya.Inul sangat bahagia demikian juga Rizky dan Ridho,"Selamat ya kakak2 ganteng kalian sudah ada yang punya sekarang.Sekarang giliran kami menguasai pasaran."
George berkata,"Pasar panganan tetap areaku jangan coba2 kalian kuasai.Awas kalau berani!" Welehhh...makanan melulu pikiran George. Bagaimana rumah tangga mereka?Bersambung...
Irwan senang sekali akhirnya bisa menyunting wanita pujaannya.Pernikahanpun digelar dengan sangat megah.Apalagi bersamaan dengan per ikahan kakak2nya Irwan.Frans dengan Ikif dan George dengan Aty.Kian semarak saja suasananya.Inul sangat bahagia demikian juga Rizky dan Ridho,"Selamat ya kakak2 ganteng kalian sudah ada yang punya sekarang.Sekarang giliran kami menguasai pasaran."
George berkata,"Pasar panganan tetap areaku jangan coba2 kalian kuasai.Awas kalau berani!" Welehhh...makanan melulu pikiran George. Bagaimana rumah tangga mereka?Bersambung...
Eps 30 →ARJUN : Should Not Perish
↓↓ HANYA KAU YANG ADA DI MIMPI ....
Irwan membawa Evi pergi ke sebuah hutan dan mendirikan kerajaan sendiri bernama Kerajaan Madura.Sementara kerajaan Asia diserahkan Inul pada Frans.George juga pergi mendirikan kerajaan sendiri yaitu Kerajaan Pati.Lalu Reza yang broken heart belajar ilmu hitam nyepi dia di sebuah hutan bernama Alas Roban.Mempelajari berbagai ilmu ga jelas gitu.Ajian Semar mesem,Jaran Goyang bahkan ajian serat jiwa juga.Ia juga bisa nembus tembok.Bisa nyirep orang dan kebal terhadap senjata tajam.Namun ia selalu saja keok bila adu argumen dengan Irwan.Weleh...kok malah adu program?Emang pemilu?Reza sangat sayang pada Evi.Tapi bila Irwan didekat Evi hatinya meradang,"Oh Putri Evi,kenapa kau lebih memilih dia daripada kakanda?Aku kini sudah sakti seperti suamimu.Tapi kau tetap memilih dia malah kau mengandung darah dagingnya.Oh tidaaaak!!"
Evi memang sedang mengandung anak Irwan,ia sangat bahagia hidup bersama pria yang dicintainya.Tapi Reza tak patah arang,ia berencana akan merebut Evi.Bagaimana caranya?
Kayaknya ga bisa end di eps 30.Mungkin eps yang akan datang.Maximal eps 33 deh.See you later...I must go to docter now."See you next eps"
Eps 31→ARJUN : Time To Sleep
↓↓ Setahun kemudian....
Putri Evi telah melahirkan seorang putra bernama Ridwan.Wajah tampan sang ayah menurun padanya.Sudah berhari2 Ridwan menangis terus seakan merasakan sesuatu akan terjadi.Ibundanya sampai kelelahan menggendongnya,"Cup..cup sayang...kenapa sih ga bisa anteng kayak biasanya.Ada apa?"
Para dayang jadi iba melihat junjungannya kelelahan,"Kanjeng Putri,biar putranya sama kita2.Tuan Putri istirahat saja,siap2 sebentar lagi Pangeran Irwan pulang dari berburu."
Ridwan sudah tidur kecapekan nangis atau kenapa juga ga ada yang tahu.Evi aja gumun,"Akhirnya tidur juga...saya mau mandi dulu ya...kalian jaga pangeran kecil ya..."
Eh ga lama,para dayang ikut tidur.Lho? Rupanya seseorang telah melancarkan ajian sirep pada seisi kaputren kecuali satu orang.Siapa lagi kalau bukan Putri Evi.Mengetahui bahwa Irwan sedang diluar istana,maka menyusuplah ia ke istana keputren.Istana sang permaisuri Madura. Dengan jurus nembus temboknya dan ajian sirepnya yang yes,maka dengan mudah ia masuk ke dalam.Untunglah Evi baru bersiap mandi,baru melangkah menuju tempat pemandian eh dicegat sama tuh oknum,"Hahhhh!"
Jelas Evi jumbul,"Kamu ini siapa?Kok bisa masuk istana keputren?"
Mr X nya ketawa,"Kamu ga mengenali aku lagi Dinda?"
Evi mikir,'Dinda?Perasaan kan cuma Kanda Irwan yang manggil aku gitu?Tapi masak suami aku potongannya kayak begini?'
Siapa orang itu?Evi memperhatikan lebih seksama,"Kamu?"
Orang itu memaksa Evi untuk ikut dengannya,"Sekarang kamu akan kujadikan isteri aku.Mumpung suamimu ga ada di sini haha...."
Evi segera lari,"Tolong!!Prajurit!!Ada penyusup masuk!!Cepat tangkap dia!!"
Tapi tak ada yang datang menolong.Jelaslah semua tidur kena ajian sirep ctm.Weleh... Si penyusup kian mendekat,"Sia2 kamu mau histeris kayak apa,ga akan ada yang denger.Semua sudah kena efek tidur...Kamu nyerah saja.Ayo ikut sama kakang!!"
Evi mengambil patrem,sejenis pisau kecil yang biasa ia sembunyikan dipinggangnya,buat jaga2,"Jangan mendekat!!Aku tak mau jadi isterimu!!Kalau kau mendekat akan kutusuk diriku dengan pisau ini!"
Orang itu ngira itu cuma gertak sambal,sambal terasi pula.Jadi laper deh...weleh. Kian maju malah pamer keris meliuk2 gitu,"Pisau kecil begituan pasti kalah sama kerisku.Lihat keren kan ukirannya!"
Weleh...sempet2nya merhatiin ukiran.Orang udah diambang bahaya.Ayak2 wae.Ditakuti malah bikin Evi nekad,"Jlep!!"
Ambruk bersimbah darah Evi didekat taman,ia memilih tetap setia sama suaminya.Sang penyusup kaget ga ngira,"Tidaaakk!!Dinda!!Kenapa kamu milih mati daripada ikut sama aku?Hwaaa!!Sebaiknya aku kabur sebelum mereka semua pada bangun."
Istana heboh kala menemukan junjungannya sudah tak bernyawa,"Tuan Putri....bagaimana ini?Kita harus memberitahu Pangeran Irwan."
Apa reaksi Irwan tahu isterinya telah tiada?***See you next eps***
Putri Evi telah melahirkan seorang putra bernama Ridwan.Wajah tampan sang ayah menurun padanya.Sudah berhari2 Ridwan menangis terus seakan merasakan sesuatu akan terjadi.Ibundanya sampai kelelahan menggendongnya,"Cup..cup sayang...kenapa sih ga bisa anteng kayak biasanya.Ada apa?"
Para dayang jadi iba melihat junjungannya kelelahan,"Kanjeng Putri,biar putranya sama kita2.Tuan Putri istirahat saja,siap2 sebentar lagi Pangeran Irwan pulang dari berburu."
Ridwan sudah tidur kecapekan nangis atau kenapa juga ga ada yang tahu.Evi aja gumun,"Akhirnya tidur juga...saya mau mandi dulu ya...kalian jaga pangeran kecil ya..."
Eh ga lama,para dayang ikut tidur.Lho? Rupanya seseorang telah melancarkan ajian sirep pada seisi kaputren kecuali satu orang.Siapa lagi kalau bukan Putri Evi.Mengetahui bahwa Irwan sedang diluar istana,maka menyusuplah ia ke istana keputren.Istana sang permaisuri Madura. Dengan jurus nembus temboknya dan ajian sirepnya yang yes,maka dengan mudah ia masuk ke dalam.Untunglah Evi baru bersiap mandi,baru melangkah menuju tempat pemandian eh dicegat sama tuh oknum,"Hahhhh!"
Jelas Evi jumbul,"Kamu ini siapa?Kok bisa masuk istana keputren?"
Mr X nya ketawa,"Kamu ga mengenali aku lagi Dinda?"
Evi mikir,'Dinda?Perasaan kan cuma Kanda Irwan yang manggil aku gitu?Tapi masak suami aku potongannya kayak begini?'
Siapa orang itu?Evi memperhatikan lebih seksama,"Kamu?"
Orang itu memaksa Evi untuk ikut dengannya,"Sekarang kamu akan kujadikan isteri aku.Mumpung suamimu ga ada di sini haha...."
Evi segera lari,"Tolong!!Prajurit!!Ada penyusup masuk!!Cepat tangkap dia!!"
Tapi tak ada yang datang menolong.Jelaslah semua tidur kena ajian sirep ctm.Weleh... Si penyusup kian mendekat,"Sia2 kamu mau histeris kayak apa,ga akan ada yang denger.Semua sudah kena efek tidur...Kamu nyerah saja.Ayo ikut sama kakang!!"
Evi mengambil patrem,sejenis pisau kecil yang biasa ia sembunyikan dipinggangnya,buat jaga2,"Jangan mendekat!!Aku tak mau jadi isterimu!!Kalau kau mendekat akan kutusuk diriku dengan pisau ini!"
Orang itu ngira itu cuma gertak sambal,sambal terasi pula.Jadi laper deh...weleh. Kian maju malah pamer keris meliuk2 gitu,"Pisau kecil begituan pasti kalah sama kerisku.Lihat keren kan ukirannya!"
Weleh...sempet2nya merhatiin ukiran.Orang udah diambang bahaya.Ayak2 wae.Ditakuti malah bikin Evi nekad,"Jlep!!"
Ambruk bersimbah darah Evi didekat taman,ia memilih tetap setia sama suaminya.Sang penyusup kaget ga ngira,"Tidaaakk!!Dinda!!Kenapa kamu milih mati daripada ikut sama aku?Hwaaa!!Sebaiknya aku kabur sebelum mereka semua pada bangun."
Istana heboh kala menemukan junjungannya sudah tak bernyawa,"Tuan Putri....bagaimana ini?Kita harus memberitahu Pangeran Irwan."
Apa reaksi Irwan tahu isterinya telah tiada?***See you next eps***
Eps 32 ↓↓ ARJUN : Watching From A Far
�♧HUTAN ...
Irwan tengah melawan para raksasa yang menguasai hutan dimana ia sedang berburu.Keadaan medan yang sulit membuat Irwan agak kesusahan menemukan mangsa.Ia sangat ingin membawa pulang daging rusa untuk isterinya.Untunglah George datang,"Adik!!Biar para raksasa itu aku yang hadapi.Kamu kemarilah sebentar!Ada berita penting dari istanamu."
Irwan gembira,"Baiklah kakak!Aku juga ingin segera pulang kakak!Aku rindu pada keluargaku.Hutan ini rencananya mau kubabat untuk membangun istana baru bagi adik kembar kita." Irwan mendekat ke arah kakaknya,kaget dia lihat kakaknya Frans juga ikut serta,"Wah kak Frans juga kemari?Tumben pada nyusul aku semua ke hutan.Ada apa?Pada kangen aku ya?"
Frans yang mau menyampaikan kabar duka jadi ga tega ngomong,"Adikku....sebenarnya bukan kabar baik yang kakak bawa untukmu...tapi kamu yang tabah ya..."
George sudah mengalahkan para raksasa hutan.Mereka segera pergi menjauh. Irwan malah kian mendekati kakak pertamanya,"Kabar apa Kak?Katakan bahwa dinda Evi baik2 saja kan?Atau Ridwan rewel ya nyari ayahnya?"
Frans akhirnya berkata,"Ada penyusup masuk istana dan sepertinya orang itu berniat menculik isterimu tapi itu masih dugaan.Yang pasti isterimu ditemukan sudah tiada....ada pisau patrem menghunjam jantungnya."
Irwan langsung pingsan mendengarnya,"Apa?"
George segera menangkap tubuh adiknya itu,"Kak Frans ini gimana?Aku bilang yang halus ngasih tahunya kok sampai pingsan?"
Frans malah tertunduk,"Sebaiknya kita bawa adik ketiga pulang ke Madura.Aku juga harus memberitahu Kerajaan Sulawesi mengenai hal ini."
Apa yang terjadi pada Irwan selanjutnya?***See you in the last eps***
Irwan tengah melawan para raksasa yang menguasai hutan dimana ia sedang berburu.Keadaan medan yang sulit membuat Irwan agak kesusahan menemukan mangsa.Ia sangat ingin membawa pulang daging rusa untuk isterinya.Untunglah George datang,"Adik!!Biar para raksasa itu aku yang hadapi.Kamu kemarilah sebentar!Ada berita penting dari istanamu."
Irwan gembira,"Baiklah kakak!Aku juga ingin segera pulang kakak!Aku rindu pada keluargaku.Hutan ini rencananya mau kubabat untuk membangun istana baru bagi adik kembar kita." Irwan mendekat ke arah kakaknya,kaget dia lihat kakaknya Frans juga ikut serta,"Wah kak Frans juga kemari?Tumben pada nyusul aku semua ke hutan.Ada apa?Pada kangen aku ya?"
Frans yang mau menyampaikan kabar duka jadi ga tega ngomong,"Adikku....sebenarnya bukan kabar baik yang kakak bawa untukmu...tapi kamu yang tabah ya..."
George sudah mengalahkan para raksasa hutan.Mereka segera pergi menjauh. Irwan malah kian mendekati kakak pertamanya,"Kabar apa Kak?Katakan bahwa dinda Evi baik2 saja kan?Atau Ridwan rewel ya nyari ayahnya?"
Frans akhirnya berkata,"Ada penyusup masuk istana dan sepertinya orang itu berniat menculik isterimu tapi itu masih dugaan.Yang pasti isterimu ditemukan sudah tiada....ada pisau patrem menghunjam jantungnya."
Irwan langsung pingsan mendengarnya,"Apa?"
George segera menangkap tubuh adiknya itu,"Kak Frans ini gimana?Aku bilang yang halus ngasih tahunya kok sampai pingsan?"
Frans malah tertunduk,"Sebaiknya kita bawa adik ketiga pulang ke Madura.Aku juga harus memberitahu Kerajaan Sulawesi mengenai hal ini."
Apa yang terjadi pada Irwan selanjutnya?***See you in the last eps***
