CINCIN PUTIH*** EPS 36^^^


Eps 36 ** CINCIN PUTIH : The Word of Promise
          ** MENATAP FOTOMU AKU BENCI....( Soimah pov )
          Evi diantar lagi sama pria bermobil mewah itu.Tadi motornya diantar seorang pria berpakaian hitam2,sekarang orangnya diantar mobil hitam nan lux.Aku ga sangka Evi ini kok masih saja punya penggemar.Kulihat foto saudaraku,mendiang ibunya Evi.Aku benci sekali sama dia.Dia selalu lebih beruntung soal pria daripada aku.Menyebalkan.Masih kuingat bagaimana dia bisa merebut pria yang kusukai.Andai saja Evi tahu bahwa ibunya meninggal karena aku telah menghambat perjalanannya saat persalinan.Aku berharap waktu itu ibu dan anak mati semua.Tapi ternyata Evi masih hidup.Tapi setidaknya aku bisa menghilangkan salah satu penghalang.
** MENYEBUT NAMAMU AKU BENCI...
          Tapi dasar suami saudaraku itu pria sok suci.Udah ditinggal isteri kurayu dengan sedemikian rupa tetap menolak.Malah milih kerja diluar kota.Aku tahu dia menghindariku.Pria itu malah berkata bahwa ia akan membawa Evi bersamanya.Aku racun saja dia karena aku kesal dia selalu menolakku.Evi sudah sekolah waktu itu.Tapi dia tak tahu bahwa akulah penyebab kematian kedua orang tuanya.Kumelangkah keluar rumah ke arah teras,pria tampan pemilik mobil lux itu dengan sopan menyapaku,"Selamat malam Budhe Soimah.Saya mengantar Evi pulang."
Aku ingat namanya,"Kamu Irwan to?"
Dia menyahut,"Iya Budhe...Saya Irwan."
** BAYANGKAN DIRIMU AKU BENCI...
         Irwan jelas anak keluarga berada.Dari tunggangannya,pakaiannya sampai tata kramanya.Jelas dia terpelajar dan dididik dengan baik.Kenapa Evi saja juga beruntung soal pria setidaknya dia dikejar pria2 berkelas.Apa sih yang mereka lihat dari dia?Heran aku.Makin kaget aku kala Irwan berkata bahwa ia akan membawa orang tuanya untuk melamar Evi akhir pekan ini.Apa?Melamar?Evi akan menikah?Membayangkan saja aku ga.Ga boleh Evi ga boleh menikah.Calon suaminya tajirlagi.Ga ini ga boleh dibiarin!
 ** MENDENGAR SUARAMU AKU BENCI....
 Aku inginnya Evi selamanya menemaniku ga pernah menikah.Ga pernah mengenal pria.
Warming up moto2 nih.**See you next eps**

DASI DAN GINCU ^^^EPS 13 - 15 TAMAT


Eps 13 ** DASI DAN GINCU : Sorrow in my heart
         ** OH SEPI TERASA SETELAH CINTA PUDAR DI HATI....( di pulau terpencil )
          Rara duduk melamun ditepi pantai.Rambut panjangnya tergerai ditiup angin pantai.Para penjaga kepala suku nampak menemaninya tapi agak menjauh takut ganggu.Danang datang bawa degan,"Mbakyuku apa isih kaya mayat urip?"
Mereka mengangguk dengan sedih.Ya Rara adalah putri kepala suku lambang keceriaan bagi suku mereka.Namun sejak Irwan raib wajah ceria Rara berubah jadi suka melamun.Selalu nampak sedih.Murung.Ga bergairah.Malah beberapa kali akr mata menetes dipipinya,'Kang Irwan kowe nengdi to?Aku sedih....kowe kok ra pamitan karo aku to kang...Rasane sepi ga ana kowe...'
 Sorry ra ditranslate he..he..gen tanya google translate.
 ** TAK MUNGKIN DAPAT KUMELUPAKAN KERANA DIALAH KEKASIHKU....
Reza datang mencoba menghibur pakai bahasa belepotan gitu,"Wis ta lalekna wae Irwan manusia ra cetho kae...isih akeh wong lanang sing sayang karo riko.Contohne aku he..he.."
 Weleh padune...kanggo riko...nyanyi sik...weleh..penulise sajake ya rada ra cetha.
** DAN DISAAT INI KUMASIH TERUS MENYINTAIMU....
 Rara malah kembeng2 matanya,"Rara ga isa ...Kang Irwan wis kelet neng atiku.Aku ga isa kang ...Aku tresna karo Kang Irwan...huhu...."
            Waduh malah nangis ki piye tah.Reza sih!Danang datang nyuruh Reza minggir,"Sumingkira isa ra?Kowe ki mung isa gawe mbakyuku tambah nelangsa.Lunga kana wae...sakdurungi aku main kasar karo sira!"
Wah bahasane ya elok tenan say.Intine disuruh pergi say...
** MELUPAIMU TAK MUNGKIN KUMAMPU...
Reza pergi dengan kesal,'Irwan terus yang dipikirin si Rara...ganteng ga bulet iya mukanya...kok bisa sih wajah begono menarik hati Rara?Ga habis pikir aku.'
 Iya juga ya Reza kan wajahnya arabian gitu.Pastinya menawan dong.Sedang Irwan?Pipi chubby,mata suka ngantuk waduh...emang jodoh itu rahasia ilahi.

** TERDENGAR SUARAMU MEMANGGILKU....( Di Puskesmas Rote )
 Irwan sendiri malah bertemu kembali dengan orang tua kandungnya,"Mama?Papa?"
Rina Nose dan Fakhrul Razi datang setelah mendapat telepon dari seseorang bahwa ia menemukan Irwan.Bahagia tak terkira melihat putra sulungnya masih hidup,"Makasih Tuhan sudah menjagai putra kami.Milik pusaka kami."
 Sujud syukur keduanya sambil menangis memeluk Irwan.Buah hati yang hilang kini telah kembali. Akankah Irwan akan menceritakan soal Rara pada mereka?Maaf lagunya saya bagi dalam dua part.***see you next eps***


Eps 14 Dasi dan Gincu : Roll Us Away
Irwan dibawa kembali ke Australia oleh orang tuanya.Namun ia terus terkenang pada Rara.Ia hendak mencarinya namun cuaca yang buruk di perairan Indonesia membuat orang tuanya melarang,"Mama ga mau kehilangan kamu lagi.Cukup!Kita kembali saja ke Indonesia.Kamu kuliah di sana!" Usai membereskan administrasi kuliahnya,Irwan dibawa kembali ke Jakarta.Pada saat yang sama Rara juga dibawa Reza ke Jakarta untuk dipertemukan dengan Nenek Puspa,"Kamu itu punya keluarga Ra.Kamu hanya anak angkat orang tuamu di pulau itu.Kamu masih punya nenek.Kasihan dia mencarimu." Rara memang telah diberitahu oleh orang tuanya,siapa dirinya sesungguhnya.Semua memang Reza yang membongkarnya.Semua demi rencananya meraih harta Nenek Puspa.Dia berencana mengambil hati nenek Puspa sehingga bisa dijodohkan dengan Rara.Berhasilkah rencana Reza?***Bersambung
Eps 15 DASI DAN GINCU : Last Eps
Rara awalnya ga mau meninggalkan pulau,namun Reza berkata,"Jika kamu ikut maka kamu bisa sekalian mencari pria yang kaucintai itu.Bagaimana?Nenekmu kan kaya dia bisa menyuruh orang mencari pria itu." Diimingi gitu jelas Rara kemecer,tapi Danang tetap menemani kakaknya itu.Sepanjang perjalanan Rara terus mencari Irwan tapi tak bertemu.Hatinya sedih.Hingga tiba di hadapan Nenek Puspapun ia tak bisa membohongi sang nenek.Walau ia gembira mengetahui asal usulnya tapi ia sedih karena Irwan meninggalkannya.Disaat yang sama Irwan berkunjung ke rumah Nenek Puspa,"Nenek!Aku baru tiba dari Australia nih.Aku bawa oleh2 buat Nenek." Rara yang membuka pintu,"Kamu?Akhirnya aku menemukanmu!Kenapa kamu pergi ninggalin aku?" Irwan terpana,"Aku juga mencari kamu.Tapi papa mamaku tidak mengijinkanku ke lautan lagi.Aku tidak meninggalkanmu.Seseorang menyerangku dan tiba2 aku sudah ditengah lautan." Keduanya berpelukan bahagia,Nenek Puspa malah meminta mereka segera menikah.Reza kecewa karena ternyata Rara memang sejak awal telah dijodohkan dengan Irwan.Dari kecil malah.Jodoh yang tak putus oleh rintangan dan badai.Namun Reza tetap mendapat imbalan yang pantas.Irwan tidak dendam padanya malah berterima kasih,"Kau sudah membawa Rara pada kami.Terima kasih.Mulai kini aku yang akan menjaganya." Rara diajari banyak hal oleh Irwan.Irwan memegang bisnis dua keluarga.Ia dibantu oleh Ridho dan Rizky.Ia kemudian menikahi Rara dan memajukan pulau dimana dulu Rara terdampar.Penduduk di sana menjadi lebih maju.Irwan mendirikan sekolah dan menggerakkan ekonomi di sana.Rara bahagia sekali bisa membalas budi baik orang tua angkatnya.Bahkan Nenek Puspa memilih tinggal di pulau itu menjadi guru pengajar di sana.Rara hidup bahagia dengan Irwan dan anak2 mereka.***TAMAT***


^^^BENANG BIRU*** EPS 29


Part 29** BENANG BIRU : Find favour in thy sight
*** AKU SUDAH TAK TAHAN LAGI.... ( Di dalam pesawat )
Ika terus saja melihat keluar,"Itu istana Brunei ya Ibu?"
Idayu mengiyakan,"Benar sayang.Megahkan?Itu baru luarnya dalamnya lebih indah lagi.Baginda Sultan memiliki koleksi mobil sampai ribuan."
Rizky Ridho sampai melongo,"Ribuan?Wow!"
Ika tersenyum pada kedua adik kembarnya,"Kalian udah pada bangun...kecapekan ya?"
 Si kembar senang menemukan kakak kandung mereka,"Kakak tuh yang kecapekan ngurus kami.Coba hati kakak ga sedang galau pasti dah tidur tuh..."

 *** LIMA KALI KAU SELINGKUHI AKU....( Istana Brunei )
 Cici bolak balik depan putranya yang tampak serius mengerjakan laporan2 kesultanan,"Kok belum telpon2 sih?"
Benigno heran,"Ibunda ini kelima kalinya Bunda berkata begitu...Siapa sih yang Bunda tunggu telponnya?"
Cici malah duduk,"Ehm...teman Bunda dong sayang...kamu ingat Tante Idayu bukan?Dia mau datang kemari lho...tentunya bersama seluruh keluarganya."
Ben ingat pada Idayu,"Oh yang mencari putrinya yang hilang itu kan?Semoga putrinya segera ditemukan ya Bunda..."
 ***MENDING KUSTOP SAMPAI DI SINI...
Cici berkata,"Memang sudah ketemu kok sayang..."
Ben mendongak,"Oh ya?Wah siapa Bunda putri kandungnya itu?"
Cici salting,"Ehm...maaf ya sayang sepertinya Bunda harus pergi.Sampai ketemu di gladi resik ya sayang..."
***JANGAN KAMU PANGGIL5X NAMAKU LAGI...
Ben heran,'Bunda malah pergi...padahal aku ingin tahu soal putrinya Tante Idayu...'
         Sementara Idayu dan keluarganya sudah tiba di istana,disambut langsung sama Permaisuri Cici. Sesuai protokol istana Idayu memanggil hormat pada sahabatnya itu,"Yang Mulia Permaisuri....salam hormat."
Cici malah memeluk sohibnya itu,"Idayu!!Welcome to Brunei.."
 Saat itulah ia melihat Ika memberi hormat,"Oh ini pasti Ika bukan?Halo sayang...Atau kupanggil dengan nama Sinar saja?"
 Ika tersenyum,"Yang Mulia boleh memanggil apa saja pada saya..."
 ***AKU SUDAH BENCI5X MELIHAT TINGKAHMU...
Permaisuri Cici mengajak Ben ke gladi resik,"Ayolah sayang...kau sudah sejak pagi di ruang kerja bersama ayahandamu.Berilah waktu untuk bersantai juga.Tiliklah para seniman yang akan mempersembahkan performance mereka nanti di pernikahanmu.Berikanlah mereka penghargaan sayang..."
Ben menurut saja,"Baiklah Ibunda...Ben akan ikut.Laporan2 ini akan ananda kerjakan nanti."
Cici senang,"Oh iya Sinar juga akan menari buatmu...maksud Bunda menari di pernikahanmu..."
 Ben heran,"Sinar?Maksud Ibunda?"
 Cici membawa Idayu masuk,"Putrinya Tantemu ini..."
 Ben memberi salam hormat,"Salam Tante...Selamat datang ananda ucapkan..."
Idayu juga memberi salam hormat,"Putra Mahkotalah yang layak mendapat hormat saya...Salam Pangeran..."
 Melihat badan Ben yang susut,Idayu tahu kenapa,"Yang Mulia saya membawa oleh2 dari Indonesia.Makanan khas Indonesia.Putri saya Sinar yang memasak baru saja.Coba dicicipi."
Ben terpana,"Wow...ini gado2 kan?Hm...enak sekali."
** JANGAN KAMU MIMPI5XKANKU LAGI....
Ben terkenang pada masakan Ika,'Rasanya juga seperti ini...ciri khasnya juga sama.Telornya dibelah jadi mudah dimakan.Kerupuk merah ditaruh di piring khusus.Aku merindukanmu Ika...'
Usai makan gado2 Ben menemani Ibundanya melihat para penari berlatih,"Kalau itu tarian modern sayang...Itu yang dari Indonesia...ah itu Sinar!"
 Ika sedang memberi arahan kepada para pengiringnya kala dipanggil oleh Cici,"Sinar!!"
Ben terbelalak kala melihat sosok yang dipanggil Sinar itu berbalik,"Ika???"
 Cici mesem2 melihat wajah putranya berbinar,Ben ga percaya,"Bunda,tolong cubit lengan ananda.Sepertinya ananda bermimpi deh..."
 ***SANA PERGI2 JAUH2 DARI DIRIKU....
Tapi yang mencubit lengan Ben adalah Yang Mulia Sultan yang memang sengaja datang,"Ayahanda Sultan?"
 Razi memegang bahu putranya,"Jika mimpi seorang anak bisa diwujudkan ayahandanya mengapa tidak diwujudkan supaya sang anak berbahagia.Pergilah jumpailah bidadari di hatimu dan bawa pada ayahmu ini...sana pergilah!"
Ben terharu dan berlari mendapatkan Ika,"Ika!!"
 Wah gimana nih pertemuan mereka?***see you in the last part***