EPS 41 ROMANSA ANGEL KHAN (TAMAT)
RS MEDICA….
Tak dapat dipungkiri betapa paniknya Angel,melihat Miller tergolek dengan perban di perutnya.Miller kritis dan dokter mengatakan Miller masih belum sadar dan sementara hanya boleh ditunggui oleh satu orang saja.Karena sedang pandemic corona maka Angellah yang memilih menunggui Miller.Siang malam ia mengajak Miller bicara,”Bangun Miller,kau harus bertahan demi aku,demi anak kita.Kau seorang ayah Miller.”
Kevin sendiri bersama team kepolisian menyelidiki siapa pelaku penusukan Miller.CCTV diperiksa dan ketahuanlah kalau pelakunya adalah Rio.Riopun ditangkap dan masuk penjara.Miller akhirnya sadar dan melihat Angel tertidur di dekat pembaringannya,”Sayang….dimana ini?”
Angel merasakan ada yang mengelus kepalanya,wajahnya berbinar melihat Miller sudah sadar,”Miller,akhirnya kau sadar.Kau ada di RS.Rio menusukmu tapi dia sudah ditangkap polisi.”
Miller terkejut mendengarnya,”Rio yang menusukku?Sebegitu bencinya dia padaku.”
Angel membantu Miller untuk duduk di ranjangnya,”Perutmu masih sakit tidak?Kau membuatku takut…”
Miller meraih sang isteri dalam pelukannya,”Memang masih nyeri sedikit tapi aku ini pria yang kuat lagipula aku melihatmu dalam alam bawah sadarku,kau menangis tapi…ada yang aneh..”
Angel memandang heran pada suaminya yang masih pucat itu,”Aku terus memohon pada Tuhan untuk mengembalikanmu padaku.Aku terus menangis di sisi pembaringanmu…mungkin itu yang kau dengar..”
Miller coba mengingat,”Aku memang melihatmu menangis tapi tangisan yang kudengar adalah tangisan bayi,Kok bisa begitu ya?Suara bayi itu jelas sekali saat aku semakin mendekatimu…lalu aku terbangun…”
Angel meraih tangan Miller dan meletakkannya diatas perutnya,”Itu tidak aneh sayang,karena aku sekarang memang sedang hamil.Kau akan jadi ayah,Khan.”
Miller terpana bahagia,”Apa?!Aku jadi ayah?Yes!!!Yes!!!”
Miller begitu gembira sampai lupa kalau ia masih sakit,”Auuchhh….”
Angel terharu,”Jangan terlalu banyak bergerak dulu,kau belum sembuh.”
Miller akhirnya keluar dari RS dan menemui Rio di penjara,”Aku heran kenapa kau seorang Rio Dewanto,mengapa berpikiran pendek dan gelap mata sehingga memakai cara seperti ini untuk bersaing denganku.Kau bukan Rio yang dulu kusegani dan pantas kusebut sebagai rival.Jadi berhentilah menyiksa dirimu karena kita tak bisa bersaing secara fair lagi.Aku akan menjaga Angel dengan sepenuh hatiku.Lagipula dia bukanlah piala dalam persaingan kita.Dia sekarang adalah isteriku,ibu dari anak-anakku.Kuharap kau bisa mengikhlaskannya dan memberinya restu untuk bahagia.Dia berhak bahagia.Kaulah yang meninggalkannya bukan?DIa bukan lagi Angel yang dulu pernah menjadi kekasihmu,dia kini adalah Nyonya Angel-Khan,dia milikku.Selamat tinggal teman…”
Rio menyesali hidupnya yang hancur,”Aku kalah bukan dari dirimu Miller tapi dari diriku sendiri yang begitu tak bisa mengendalikan diri.Aku mengaku kalah.”
TAMAT