CINTA DUA DYNASTI ^^^PART 3-4

Part 3 ♥ CINTA DUA DYNASTI
Family....
Ibu Suri Kang memasuki ruangan dimana Permaisuri dan cucunya berada,ia heran melihat kesedihan di raut wajah Permaisuri,"Permaisuri melahirkan seorang putra mahkota tapi mengapa wajahnya sembab?Apa ada masalah dengan persalinannya?"
Kaisar mencoba tidak gugup menjawab pertanyaan ibunya,"Makhlum Permaisuri baru kali ini melahirkan Ibu.Jadi dia terharu sehingga wajahnya sedikit sembab."
Ibu Suri masih curiga,"Baguslah jika tidak ada masalah dengan persalinannya.Cucuku siapa namanya...Sung Rok ya..."
Tabib datang membawa ramuan untuk Permaisuri,kebetulan Ibu Suri melihatnya,"Apa yang kau bawa Tabib?"
Tabib gemetaran,"Oh ini hanya ramuan pemulih tenaga untuk Permaisuri,Yang Mulia.."
Ibu Suri melihat Permaisuri yang nampak lemah,"Pemulih tenaga?Aku dulu saja tidak perlu ramuan seperti itu.Padahal ayahmu tahu betapa sulitnya aku melahirkan kaisar.Dia kan dililit usus waktu itu."
Ibu Suri mendekati Permaisuri,"Kau ini jangan terlihat lemah.Seakan usai melahirkan bayi kembar saja.Aku tidak mau orang memandang putraku sebagai kaisar yang lemah karena punya permaisuri berbadan lemah seperti dirimu."
Kaisar saja tercekat mendengarnya,"Ibu,Permaisuri perlu istirahat.Bagaimana kalau ibu menemaniku ke balairung utama mengumumkan kelahiran penerus kerajaan?"
Permaisuri meneteskan air mata kala ibu suri pergi dengan kaisar,'Ibu suri memang tidak pernah suka padaku sejak awal.Apalagi jika beliau tahu aku melahirkan putra kembar.Beliau percaya sekali pada mitos bahwa anak kembar adalah pertanda buruk bagi kerajaan.Aku harus lebih hati2 sekarang.'
Seluruh kerajaan turut gembira mendengar kaisar mereka mendapatkan seorang putra.Perayaan diadakan di kerajaan selama 7 hari 7 malam.Ibu Suri melihat kejanggalan lagi,"Tumben Penasehat Han,menteri kesayanganmu tidak tampak.Biasanya dia selalu berada di sisimu Kaisar."
Kaisar berkelit,"Oh Ananda menyuruhnya melakukan tugas khusus Ibunda.Sebentar lagi pasti Penasehat akan datang."
Kaisar berharap Penasehatnya segera datang,'Ayolah Penasehat ...cepatlah kembali.'
Penasehat Han sendiri sedang mencari tempat persembunyian buat putra sulung Kaisar.Ia sampai di pinggiran kerajaan,'Ada apa itu?'Bersambung.

Part 4 ♡ CINTA DUA DYNASTI
My cry....
Di pinggiran kerajaan tampak seorang pria bersedih,"Mengapa langit begitu tidak adil padaku.Anak yang kuimpi2kan ternyata meninggal setelah dilahirkan.Mengapa??Kasihan isteriku.Apa yang harus kukatakan padanya?"
Penasehat Han mendekatinya,"Jangan menyalahkan langit,kisanak.Selalu ada mahkota dibalik setiap masalah.Kau begitu sayang pada isterimu bukan?"
Pria itu mengangguk pilu,"Benar.Dia selalu bersamaku dalam suka dan duka.Dia sebenarnya anak orang yang kaya tapi demi aku dia rela hidup menderita dan dihina keluarganya.Kini hatinya pasti hancur jika tahu anaknya meninggal.Keluarganya tak ada yang mau membantu kami.Aku berniat ke istana mencari tabib istana tapi dite gah jalan anakku sudah tak bernyawa.Kata tabib desa ia sudah tiada.Apa kataku pada isteriku?Dia pasti akan hancur."
Penasehat Han memperlihatkan bayi kaisar,"Lihatlah bayi ini.Dia butuh orang tua.Aku tak bisa menjaganya.Berikan dia pada isterimu.Fisiknya agak lemah jadi baik2lah menjaganya.Aku akan mengunjungimu untuk memberikan apa yang perlu untuk pemeliharaan kalian.Bagaimana?"
Pria itu senang sekali,"Tapi bagaimana dengan orang tua kandung bayi ini?Apa yang terjadi pada mereka?Melihat pakaian Anda sepertinya Anda seorang pejabat kerajaan.Apakah bayi ini putra pejabat penting?"
Penasehat Han bergumam,"Istana memang terlihat megah tapi tak semua seperti yang terlihat.Aku hanya menjalankan perintah untuk menyelamatkan bayi ini.Kau akan kucukupi untuk merawat bayi ini.Jangan khawatir dengan hidupmu.Bagaimana?"
Jelas pria itu mau,"Isteriku pasti akan sangat senang.Lagipula ia langsung pingsan usai melahirkan.Ia belum sempat melihat putra kami.Aku akan merawat bayi ini.Apakah dia sudah diberi nama?"
Penasehat Han berkata,"Namanya Shin Rok."
Pria itu langsung sujud,"Apakah dia ada hubungannya dengan Yang Mulia Kaisar?"
Penasehat Han berkata,"Panggil saja dia dengan sebutan Shin.Perlakukan dia bak anakmu sendiri.Aku harus segera kembali ke istana.Bolehkah aku menginap di rumahmu malam ini?"
Tentu saja pria itu memperbolehkan,"Tentu.Mari.Nama saya Jung.Rumah saya tidak jauh lagi dari sini."
Penasehat Han lega menemukan orang tua untuk putra pertama Kaisar.Bersambung