Eps 85 DEBU2 JALANAN : They Escaped
°↑ SURAT YANG TERAKHIR AKU TERIMA...( Hari Pernikahan Irwan )
Irwan sudah memakai pakaian pengantinnya.Tuxedo hitam kayak yang biasa dipakai Tuxedo Bertopeng dalam Sailormoon.Weleh... Dipandanginya wajahnya di cermin,'Kali ini pernikahanku yang kedua kalinya.Semoga tidak gagal lagi seperti dulu.'
Diambilnya kotak cincin dimana sepasang cincin pernikahannya berada.Dibukanya sambil berdoa,'Tuhan,bila dulu aku dan Shiha bertunangan dulu baru melakukan resepsi pernikahan yang kemudian berakhir dengan kaburnya dia bersama pria lain.Kali ini aku dan Evi tidak melangsungkan pertunangan tapi langsung menikah.Semoga Kau melindungi cinta kami ya Tuhan.Aku tahu tidak ada pria lain di hati Evi,tapi jika dia kemudian berubah pikiran karena mengingat usiaku yang kemungkinan tidak akan lama,aku bisa memahami keputusannya itu walau aku tahu aku akan sangat terluka karenanya.Namun Evi terus meyakinkanku bahwa tidak akan ada perubahan dari keputusannya.Ia siap hidup denganku di sisa umurku.Bahkan ia tak peduli dengan semua berita miring jika ia menikah denganku karena harta.Tuhan,entah kenapa hatiku bergetar dan gundah gulana.Mungkin aku masih trauma.Berikan restu-Mu pada pernikahanku.'
°↓ BERDEBAR RASA DI DALAM DADA...
Irwan melihat dari bayangan kaca,Mamanya datang.Iapun bertanya,"Toto mana Ma?Dia kan bagian membawa kotak cincinnya?Kok malah ga kelihatan?Terakhir kan sama Mama kan?"
Idayu memandang putranya,"Oh...Toto sedang Mama suruh jaga Evi he..he..kamu tahu kan Mamamu ini ga mau mempelai wanitamu kabur lagi kayak dulu.Makanya Mama suruh jagain Toto.Kamu kasih saja cincinnya ke Mama biar Mama carikan pengganti Toto."
Irwan menurut saja,"Evi itu bukan Shiha Ma.Dia ga akan kabur...Irwan percaya padanya..."
Idayu tersenyum namun nalurinya mengatakan bahwa akan ada sesuatu yang akan terjadi.Dan ia bukanlah wanita bodoh yang akan jatuh ke lubang kesalahan yang sama.Dia adalah wanita karier,dia wanita dengan jiwa bisnis yang teruji,dia sudah menyusun rencananya sendiri.
°←NAMUN AKU COBA JUA MEMBUKA SURAT DARIMU...
Idayu memegang kotak cincin yang diberikan Irwan,'Maafkan Mama sayang,Mama tak cerita apa yang Mama rencanakan demi menjaga pernikahanmu tetap terlaksana.'
Idayu hendak meninggalkan ruangan kala Adi datang,"Wow...Kau seperti pangeran dari negeri dongeng bro!!"
Irwan memeluk sahabatnya itu,"Kamu bisa aja Di.Sama siapa datangnya?"
Adi mengedipkan matanya,"Sama Tria dong.Kita kan dah jadian Bro.Tria lagi nemui pengantinmu.Wah Tante juga kelihatan cantik dengan gaunnya.Pantas aja Irwan ganteng lha Mamanya aja kayak gini he..he.."
Idayu tersenyum,"Sudah jangan kumat playboynya ntar Tante beritahu Tria lho.Oh iya Tante ada tugas nih buat kamu."
Adi heran,"Tugas apa nih Tante?"
Idayu menunjukkan kotak cincin di tangannya,"Seharusnya ini tugas Toto,tapi karena dia sedang Tante suruh yang lain maka tugas ini jadi tanggung jawabmu.Kau mau kan?"
Adi menerima kotaknya dan membukanya,"Wow...emas berlian nih.Selangit nih harganya.Tugas berat nih.Tapi buat Irwan dan Tante apa sih yang ga?He..he.."
°→ TAPI YANG AKU TERIMA SAMPULNYA KOSONG BELAKA...
( RUANG RIAS MEMPELAI WANITA )
Hazman datang menyamar sebagai seorang petugas kebersihan hotel dimana pernikahan Irwan diselenggarakan.Memang Irwan memilih hotel yang sangat terkenal untuk pernikahannya kali ini.Sebenarnya Idayu yang menyiapkan semuanya.Biasa namanya juga ibu ingin yang the best buat putranya.Irwan mah tinggal tahu beres aja.Apalagi Evi sebelas duabelas sama sang calon suami.Trima in pandum.Weleh...
Hazman mengecek area dekat ruang pengantin wanita,'Irwan memang bodoh masak kamar mempelai wanita ga ada penjaganya?Kayak gini kok diakui sebagai bisnisman hebat.Heran...'
Usai memastikan tak ada yang wira wiri iapun masuk ke dalam ruangan dengan mengendap2.Tampak dua orang didalam,'Yang pakai gaun pengantin itu pasti Evi.Tapi aku ga bisa lihat wajahnya,soalnya ketutupan sama wanita satunya sebaiknya aku tunggu sampai wanita satunya itu pergi...'
Hazman mendengarkan Tria bicara sama mempelai wanita,"Evi,rambutmu bagus diurai gini.Rambut panjang itu sekarang lagi trend lho...oh iya mending kamu pakai gaya pernikahan India deh...pakai kerudung gitu.Tapi biar match sama gaunmu yang ala internasional nih kubikin kayak gini...bagus kan?"
Mempelai wanitanya hanya mengangguk,Tria lalu menerima telepon,"Oh iya...baiklah aku segera ke sana."
Tria berkata pada Evi,"Maaf ya Vi,aku ada urusan bentar.Biasa Adi...aku tinggal dulu ya?"
Tria melangkah keluar dari ruangan dan berpapasan dengan Rita Sugiarto,"Eh Tante...kebetulan sekali...saya tadi dipesan oleh Ibu Boss maksud saya calon besan Ibu he..he..ada perubahan sedikit dalam rundown acara...mari ikut saya...akan saya jelaskan detilnya..."
Rita yang hendak melihat Evi jadi urung masuk,"Tapi Evi ..."
Tria tersenyum,"Evi akan baik2 saja Tante.Saya barusan bicara dengannya.Ini hanya sebentar kok..." Rita akhirnya ikut dengan Tria.
°☆ APAKAH INI SUATU PERTANDA...
Hazman keluar dari persembunyiannya dan mendekati mempelai wanita yang kebetulan sedang membelakanginya,'Ini sungguh memudahkanku.Mereka meninggalkan mempelai wanita tanpa pengawalan.Benar2 idiot!'
Diambilnya belati dan dibekapnya Evi,"Jangan berteriak atau belati ini akan kutusukkan kepadamu!" Dengan mengancam ia membawa Evi keluar dari hotel lewat jalur evakuasi.Sampai di mobil ia menelpon Shiha,"Target sudah kudapatkan.Misi completed.Sekarang kuapakan dia?"
°★ ENGKAU DAN AKU AKAN DIPISAHKAN...( Shiha's house )
Shiha tersenyum kala diberitahu Hazman bahwa misi mereka menculik mempelai wanita Irwan sudah sukses.Ia bahkan terkekeh,"Bawa dia ke pinggiran kota.Disana ada tebing.Aku sendiri yang akan menghabisi dia di sana."
Hazman menjawab,"Ingat janjimu babe...setelah ini kau harus kembali pulang denganku ke Malaysia." Shiha menjawab,"Kau tenang saja.Usai puas melihat Irwan dipermalukan lagi,aku akan ikut denganmu."
Shiha menutup telponnya sambil tersenyum licik,'Aku bisa bayangkan betapa paniknya kau Tante Idayu kala tahu bahwa putramu sekali lagi menjadi bahan olok2 media.Apalagi katanya acara ini diliput live.Disaat kalian panik,aku akan melenyapkan wanita itu!Aku benci padanya.'
°�TAK PERNAH AKU BAYANGKAN...( Ruang Resepsi )
Irwan nervous menanti saat2 bersejarah dalam hidupnya.Idayu nampak sama tegangnya,Irwan berbisik pada Mamanya,"Mama kenapa?Sejak tadi melihat hp terus?Apa ada masalah?"
Idayu menggeleng,"Oh gpp sayang...biasa namanya juga hari spesial wajar kalau sedikit gugup." Irwan melihat ke arah ball room,'Sebentar lagi aku akan memasuki ruangan.Habis itu Evi...'
Host meminta hadirin berdiri,"Mohon semua tamu undangan yang terhormat untuk berdiri menyambut kedatangan mempelai pria yang akan segera memasuki ruangan...Hadirin dimohon berdiri."
°:-) NASIB CINTA YANG TAK SAMPAI...
Irwan dan rombongannya,para bodyguardnya juga Adi hadir juga disana melangkah memasuki ruangan resepsi.Musikpun dilantunkan.Lagu A Whole New World diperdengarkan.Semua melihat dengan decak kagum.Irwan memang terlihat tampan meski agak kurusan.Adi melangkah dengan bangga di dekat sahabatnya itu.Idayu nampak berpegangan di lengan putranya,'Mami akan pastikan bahwa tak ada siapapun yang bisa mengacaukan hidup kamu Sayang...Mami takkan biarkan nasib cintamu berakhir seperti dulu.'
°;-) SAYUP2 KUMENDENGAR BERITA YANG DILAYARKAN...( Rumah Shiha )
Sebelum menuju pinggiran kota,Shiha menyaksikan procesi pernikahan Irwan lewat tv dulu.Ia memanggil mamanya,"Ma ayo sini!Bakal ada pertunjukan seru nih!!"
Mamanya heran mendengarnya,"Shiha,kenapa kau bisa ceria begitu sayang?Hari ini pernikahan nak Irwan dan wanita pelayan resto itu."
Shiha malah duduk menatap ke layar kaca,"Sudah Mama duduk saja!Dan lihat saja pertunjukkannya."
°:-:-( ENGKAU AKAN DINIKAHKAN...
Tampak di layar kaca,Irwan sudah memasuki ruangan dan tengah menanti kehadiran mempelai wanitanya.Host mulai membacakan acara selanjutnya,"Sekarang mari kita sambut kedatangan mempelai wanita.Hadirin dimohon tetap berdiri."
Shiha tersenyum,"Show time!"
°:'( BEGITU MUDAH DIRIMU MELUPAKAN SEGALANYA...
Tampak kamera belum menayangkan gambar mempelai wanita.Sementara Irwan jadi berdebar2,'Kenapa Evi belum kelihatan juga ya?Apa ada yang terjadi?'
Shiha tersenyum saat melihat wajah Irwan di layar kaca,"Lihat Ma!Irwan akan dipermalukan lagi kali ini.Lihat saja!"
Mamanya Shiha memandang curiga kepada putrinya,"Kenapa kau berkata begitu sayang?Bukannya katanya kau mau kembali bersama Nak Hazman?"
°! DENGAN AKU YANG KAU CINTA....
Shiha menerawang,"Jika aku tak bisa mendapatkan pria yang kucintai maka wanita itu juga tidak Mama..."
Mamanya Shiha terpana,"Kau tidak melakukan hal yang buruk kan sayang?Kau bilang kau akan melupakan Nak Irwan."
°/ INGIN RASANYA KUHADIR DI PESTA PERNIKAHANMU...
Shiha melipat tangannya,"Sebenarnya Shiha ingin hadir di pernikahan itu Ma...bukan untuk meratapi kesedihan Shiha tapi untuk melihat bagaimana Irwan dipermalukan lagi Ma..."
Mamanya memandang ke layar kaca,"Dipermalukan bagaimana?"
Shiha nampak menuang air minum,"Mari kita rayakan Ma...kemenangan Shiha...karena hari ini pernikahan Irwan akan kembali kandas karena mempelai wanitanya tidak akan pernah datang...aku sudah menyuruh Hazman untuk menculiknya...ha..ha.."
°^ SIAPAKAH YANG MEREBUT HATIMU...
Mamanya Shiha memandang ke layar kaca lagi dan berkata,"Sayang,sepertinya kau salah kali ini...lihatlah!"
Shiha memandang ke tv,tampak rombongan mempelai wanita datang dan rombongan itu dikawal oleh bodyguard lengkap dan Evi ada di tengah2 digandeng oleh ibunya.Shiha terbelalak melihat,"Itu ga mungkin!!Evi sudah diculik Hazman.Bagaimana ia bisa lolos?Aku akan telpon Hazman!" Shiha menelepon Hazman,"Kau dimana?Apa wanita itu bersamamu?"
Hazman menjawab,"Aku sudah sampai di pinggiran kota,tentu saja wanita itu bersamaku memang kau tidak percaya padaku?"
°* BERTAHUN KUSIRAM BUNGA DI TAMAN...( Di Pinggiran Kota )
Hazman telah sampai di pinggiran kota. Shiha menelponnya,"Kirimkan aku foto wanita itu!Cepat!!"
Hazman segera mengambil hpnya dan mengambil foto wanita yang telah ia culik,'Memang ada apa sebenarnya?Mengapa Shiha meragukanku?'
Rambut panjang menutupi muka sosok yang ia culik,ia hendak menyibakkannya kala tiba2 sosok itu bergerak dan merebut belati di tangannya.Hazman terkejut kala melihat bahwa bukan mempelai wanita yang ia culik.Boro2 Evi bahkan bukan seorang wanita yang ia culik tapi...
°- MEKARNYA DIPETIK ORANG...
Seorang pria berambut gondrong dengan gaun pengantin memegang belati Hazman.Hazman terperangah apalagi kala mobil polisi kemudian mengepung area tersebut.Hazman ditangkap,"Bagaimana bisa aku salah menculik orang?"
°' BERTAHUN LAMA AKU PUJA...
Pria berambut gondrong yang menyamar sebagai mempelai wanita itu menjawab,"Benar kata Boss Nyonya...bahwa akan ada cecunguk2 yang berniat menggagalkan pernikahan Boss...Berikan hpmu!" Hp Hazman diambil dan nomor terakhir yang dikontak Hazman dihubungi oleh pria gondrong itu,Shiha yang menerimanya,"Kau bodoh Hazman!!Yang kau culik itu bukan Evi!!"
Pria itu terkekeh,"Memang bukan Nona Shiha.Itu adalah saya.Yang bodoh itu Nona sendiri.Menyuruh orang bodoh mengerjakan hal bodoh!"
Shiha kaget,"Siapa kau?Kenapa hp Hazman ada padamu?"
Siapa ya pria itu?***see you next eps***
Irwan sudah memakai pakaian pengantinnya.Tuxedo hitam kayak yang biasa dipakai Tuxedo Bertopeng dalam Sailormoon.Weleh... Dipandanginya wajahnya di cermin,'Kali ini pernikahanku yang kedua kalinya.Semoga tidak gagal lagi seperti dulu.'
Diambilnya kotak cincin dimana sepasang cincin pernikahannya berada.Dibukanya sambil berdoa,'Tuhan,bila dulu aku dan Shiha bertunangan dulu baru melakukan resepsi pernikahan yang kemudian berakhir dengan kaburnya dia bersama pria lain.Kali ini aku dan Evi tidak melangsungkan pertunangan tapi langsung menikah.Semoga Kau melindungi cinta kami ya Tuhan.Aku tahu tidak ada pria lain di hati Evi,tapi jika dia kemudian berubah pikiran karena mengingat usiaku yang kemungkinan tidak akan lama,aku bisa memahami keputusannya itu walau aku tahu aku akan sangat terluka karenanya.Namun Evi terus meyakinkanku bahwa tidak akan ada perubahan dari keputusannya.Ia siap hidup denganku di sisa umurku.Bahkan ia tak peduli dengan semua berita miring jika ia menikah denganku karena harta.Tuhan,entah kenapa hatiku bergetar dan gundah gulana.Mungkin aku masih trauma.Berikan restu-Mu pada pernikahanku.'
°↓ BERDEBAR RASA DI DALAM DADA...
Irwan melihat dari bayangan kaca,Mamanya datang.Iapun bertanya,"Toto mana Ma?Dia kan bagian membawa kotak cincinnya?Kok malah ga kelihatan?Terakhir kan sama Mama kan?"
Idayu memandang putranya,"Oh...Toto sedang Mama suruh jaga Evi he..he..kamu tahu kan Mamamu ini ga mau mempelai wanitamu kabur lagi kayak dulu.Makanya Mama suruh jagain Toto.Kamu kasih saja cincinnya ke Mama biar Mama carikan pengganti Toto."
Irwan menurut saja,"Evi itu bukan Shiha Ma.Dia ga akan kabur...Irwan percaya padanya..."
Idayu tersenyum namun nalurinya mengatakan bahwa akan ada sesuatu yang akan terjadi.Dan ia bukanlah wanita bodoh yang akan jatuh ke lubang kesalahan yang sama.Dia adalah wanita karier,dia wanita dengan jiwa bisnis yang teruji,dia sudah menyusun rencananya sendiri.
°←NAMUN AKU COBA JUA MEMBUKA SURAT DARIMU...
Idayu memegang kotak cincin yang diberikan Irwan,'Maafkan Mama sayang,Mama tak cerita apa yang Mama rencanakan demi menjaga pernikahanmu tetap terlaksana.'
Idayu hendak meninggalkan ruangan kala Adi datang,"Wow...Kau seperti pangeran dari negeri dongeng bro!!"
Irwan memeluk sahabatnya itu,"Kamu bisa aja Di.Sama siapa datangnya?"
Adi mengedipkan matanya,"Sama Tria dong.Kita kan dah jadian Bro.Tria lagi nemui pengantinmu.Wah Tante juga kelihatan cantik dengan gaunnya.Pantas aja Irwan ganteng lha Mamanya aja kayak gini he..he.."
Idayu tersenyum,"Sudah jangan kumat playboynya ntar Tante beritahu Tria lho.Oh iya Tante ada tugas nih buat kamu."
Adi heran,"Tugas apa nih Tante?"
Idayu menunjukkan kotak cincin di tangannya,"Seharusnya ini tugas Toto,tapi karena dia sedang Tante suruh yang lain maka tugas ini jadi tanggung jawabmu.Kau mau kan?"
Adi menerima kotaknya dan membukanya,"Wow...emas berlian nih.Selangit nih harganya.Tugas berat nih.Tapi buat Irwan dan Tante apa sih yang ga?He..he.."
°→ TAPI YANG AKU TERIMA SAMPULNYA KOSONG BELAKA...
( RUANG RIAS MEMPELAI WANITA )
Hazman datang menyamar sebagai seorang petugas kebersihan hotel dimana pernikahan Irwan diselenggarakan.Memang Irwan memilih hotel yang sangat terkenal untuk pernikahannya kali ini.Sebenarnya Idayu yang menyiapkan semuanya.Biasa namanya juga ibu ingin yang the best buat putranya.Irwan mah tinggal tahu beres aja.Apalagi Evi sebelas duabelas sama sang calon suami.Trima in pandum.Weleh...
Hazman mengecek area dekat ruang pengantin wanita,'Irwan memang bodoh masak kamar mempelai wanita ga ada penjaganya?Kayak gini kok diakui sebagai bisnisman hebat.Heran...'
Usai memastikan tak ada yang wira wiri iapun masuk ke dalam ruangan dengan mengendap2.Tampak dua orang didalam,'Yang pakai gaun pengantin itu pasti Evi.Tapi aku ga bisa lihat wajahnya,soalnya ketutupan sama wanita satunya sebaiknya aku tunggu sampai wanita satunya itu pergi...'
Hazman mendengarkan Tria bicara sama mempelai wanita,"Evi,rambutmu bagus diurai gini.Rambut panjang itu sekarang lagi trend lho...oh iya mending kamu pakai gaya pernikahan India deh...pakai kerudung gitu.Tapi biar match sama gaunmu yang ala internasional nih kubikin kayak gini...bagus kan?"
Mempelai wanitanya hanya mengangguk,Tria lalu menerima telepon,"Oh iya...baiklah aku segera ke sana."
Tria berkata pada Evi,"Maaf ya Vi,aku ada urusan bentar.Biasa Adi...aku tinggal dulu ya?"
Tria melangkah keluar dari ruangan dan berpapasan dengan Rita Sugiarto,"Eh Tante...kebetulan sekali...saya tadi dipesan oleh Ibu Boss maksud saya calon besan Ibu he..he..ada perubahan sedikit dalam rundown acara...mari ikut saya...akan saya jelaskan detilnya..."
Rita yang hendak melihat Evi jadi urung masuk,"Tapi Evi ..."
Tria tersenyum,"Evi akan baik2 saja Tante.Saya barusan bicara dengannya.Ini hanya sebentar kok..." Rita akhirnya ikut dengan Tria.
°☆ APAKAH INI SUATU PERTANDA...
Hazman keluar dari persembunyiannya dan mendekati mempelai wanita yang kebetulan sedang membelakanginya,'Ini sungguh memudahkanku.Mereka meninggalkan mempelai wanita tanpa pengawalan.Benar2 idiot!'
Diambilnya belati dan dibekapnya Evi,"Jangan berteriak atau belati ini akan kutusukkan kepadamu!" Dengan mengancam ia membawa Evi keluar dari hotel lewat jalur evakuasi.Sampai di mobil ia menelpon Shiha,"Target sudah kudapatkan.Misi completed.Sekarang kuapakan dia?"
°★ ENGKAU DAN AKU AKAN DIPISAHKAN...( Shiha's house )
Shiha tersenyum kala diberitahu Hazman bahwa misi mereka menculik mempelai wanita Irwan sudah sukses.Ia bahkan terkekeh,"Bawa dia ke pinggiran kota.Disana ada tebing.Aku sendiri yang akan menghabisi dia di sana."
Hazman menjawab,"Ingat janjimu babe...setelah ini kau harus kembali pulang denganku ke Malaysia." Shiha menjawab,"Kau tenang saja.Usai puas melihat Irwan dipermalukan lagi,aku akan ikut denganmu."
Shiha menutup telponnya sambil tersenyum licik,'Aku bisa bayangkan betapa paniknya kau Tante Idayu kala tahu bahwa putramu sekali lagi menjadi bahan olok2 media.Apalagi katanya acara ini diliput live.Disaat kalian panik,aku akan melenyapkan wanita itu!Aku benci padanya.'
°�TAK PERNAH AKU BAYANGKAN...( Ruang Resepsi )
Irwan nervous menanti saat2 bersejarah dalam hidupnya.Idayu nampak sama tegangnya,Irwan berbisik pada Mamanya,"Mama kenapa?Sejak tadi melihat hp terus?Apa ada masalah?"
Idayu menggeleng,"Oh gpp sayang...biasa namanya juga hari spesial wajar kalau sedikit gugup." Irwan melihat ke arah ball room,'Sebentar lagi aku akan memasuki ruangan.Habis itu Evi...'
Host meminta hadirin berdiri,"Mohon semua tamu undangan yang terhormat untuk berdiri menyambut kedatangan mempelai pria yang akan segera memasuki ruangan...Hadirin dimohon berdiri."
°:-) NASIB CINTA YANG TAK SAMPAI...
Irwan dan rombongannya,para bodyguardnya juga Adi hadir juga disana melangkah memasuki ruangan resepsi.Musikpun dilantunkan.Lagu A Whole New World diperdengarkan.Semua melihat dengan decak kagum.Irwan memang terlihat tampan meski agak kurusan.Adi melangkah dengan bangga di dekat sahabatnya itu.Idayu nampak berpegangan di lengan putranya,'Mami akan pastikan bahwa tak ada siapapun yang bisa mengacaukan hidup kamu Sayang...Mami takkan biarkan nasib cintamu berakhir seperti dulu.'
°;-) SAYUP2 KUMENDENGAR BERITA YANG DILAYARKAN...( Rumah Shiha )
Sebelum menuju pinggiran kota,Shiha menyaksikan procesi pernikahan Irwan lewat tv dulu.Ia memanggil mamanya,"Ma ayo sini!Bakal ada pertunjukan seru nih!!"
Mamanya heran mendengarnya,"Shiha,kenapa kau bisa ceria begitu sayang?Hari ini pernikahan nak Irwan dan wanita pelayan resto itu."
Shiha malah duduk menatap ke layar kaca,"Sudah Mama duduk saja!Dan lihat saja pertunjukkannya."
°:-:-( ENGKAU AKAN DINIKAHKAN...
Tampak di layar kaca,Irwan sudah memasuki ruangan dan tengah menanti kehadiran mempelai wanitanya.Host mulai membacakan acara selanjutnya,"Sekarang mari kita sambut kedatangan mempelai wanita.Hadirin dimohon tetap berdiri."
Shiha tersenyum,"Show time!"
°:'( BEGITU MUDAH DIRIMU MELUPAKAN SEGALANYA...
Tampak kamera belum menayangkan gambar mempelai wanita.Sementara Irwan jadi berdebar2,'Kenapa Evi belum kelihatan juga ya?Apa ada yang terjadi?'
Shiha tersenyum saat melihat wajah Irwan di layar kaca,"Lihat Ma!Irwan akan dipermalukan lagi kali ini.Lihat saja!"
Mamanya Shiha memandang curiga kepada putrinya,"Kenapa kau berkata begitu sayang?Bukannya katanya kau mau kembali bersama Nak Hazman?"
°! DENGAN AKU YANG KAU CINTA....
Shiha menerawang,"Jika aku tak bisa mendapatkan pria yang kucintai maka wanita itu juga tidak Mama..."
Mamanya Shiha terpana,"Kau tidak melakukan hal yang buruk kan sayang?Kau bilang kau akan melupakan Nak Irwan."
°/ INGIN RASANYA KUHADIR DI PESTA PERNIKAHANMU...
Shiha melipat tangannya,"Sebenarnya Shiha ingin hadir di pernikahan itu Ma...bukan untuk meratapi kesedihan Shiha tapi untuk melihat bagaimana Irwan dipermalukan lagi Ma..."
Mamanya memandang ke layar kaca,"Dipermalukan bagaimana?"
Shiha nampak menuang air minum,"Mari kita rayakan Ma...kemenangan Shiha...karena hari ini pernikahan Irwan akan kembali kandas karena mempelai wanitanya tidak akan pernah datang...aku sudah menyuruh Hazman untuk menculiknya...ha..ha.."
°^ SIAPAKAH YANG MEREBUT HATIMU...
Mamanya Shiha memandang ke layar kaca lagi dan berkata,"Sayang,sepertinya kau salah kali ini...lihatlah!"
Shiha memandang ke tv,tampak rombongan mempelai wanita datang dan rombongan itu dikawal oleh bodyguard lengkap dan Evi ada di tengah2 digandeng oleh ibunya.Shiha terbelalak melihat,"Itu ga mungkin!!Evi sudah diculik Hazman.Bagaimana ia bisa lolos?Aku akan telpon Hazman!" Shiha menelepon Hazman,"Kau dimana?Apa wanita itu bersamamu?"
Hazman menjawab,"Aku sudah sampai di pinggiran kota,tentu saja wanita itu bersamaku memang kau tidak percaya padaku?"
°* BERTAHUN KUSIRAM BUNGA DI TAMAN...( Di Pinggiran Kota )
Hazman telah sampai di pinggiran kota. Shiha menelponnya,"Kirimkan aku foto wanita itu!Cepat!!"
Hazman segera mengambil hpnya dan mengambil foto wanita yang telah ia culik,'Memang ada apa sebenarnya?Mengapa Shiha meragukanku?'
Rambut panjang menutupi muka sosok yang ia culik,ia hendak menyibakkannya kala tiba2 sosok itu bergerak dan merebut belati di tangannya.Hazman terkejut kala melihat bahwa bukan mempelai wanita yang ia culik.Boro2 Evi bahkan bukan seorang wanita yang ia culik tapi...
°- MEKARNYA DIPETIK ORANG...
Seorang pria berambut gondrong dengan gaun pengantin memegang belati Hazman.Hazman terperangah apalagi kala mobil polisi kemudian mengepung area tersebut.Hazman ditangkap,"Bagaimana bisa aku salah menculik orang?"
°' BERTAHUN LAMA AKU PUJA...
Pria berambut gondrong yang menyamar sebagai mempelai wanita itu menjawab,"Benar kata Boss Nyonya...bahwa akan ada cecunguk2 yang berniat menggagalkan pernikahan Boss...Berikan hpmu!" Hp Hazman diambil dan nomor terakhir yang dikontak Hazman dihubungi oleh pria gondrong itu,Shiha yang menerimanya,"Kau bodoh Hazman!!Yang kau culik itu bukan Evi!!"
Pria itu terkekeh,"Memang bukan Nona Shiha.Itu adalah saya.Yang bodoh itu Nona sendiri.Menyuruh orang bodoh mengerjakan hal bodoh!"
Shiha kaget,"Siapa kau?Kenapa hp Hazman ada padamu?"
Siapa ya pria itu?***see you next eps***
Eps 86 DEBU2 JALANAN : Able To Save
○° SERASA HARI INI KAU ADA DI SINI...( Rumah Shiha )
Mengetahui rencananya gagal total,Shiha berang bukan kepalang.Apalagi Hazman telah ditangkap polisi atas tuduhan penculikan.Shiha melempar hpnya hingga pecah berantakan di lantai,"Ini tidak mungkin Ma!Bagaimana bisa wanita itu tetap ada di sana dan menikah dengan Irwan...Semua ini karena kebodohan Hazman!!Dia mengacaukan rencanaku Ma!Dan kini apa yang harus kulakukan Ma?Polisi akan segera kemari dan menangkapku...tidak...aku tidak mau dipenjara Mama...aku tidak mau..."
○• SEBAGAI KAWAN BARU KAU MEMPESONAKU...
Mamanya malah menangis,"Mengapa kau harus melakukan kejahatan Shiha?Kau seharusnya menyadari bahwa kau sendirilah yang telah meninggalkan Nak Irwan di pelaminan.Kenapa kau masih tidak sadar juga bahwa mustahil meraih cintanya lagi?Seharusnya kau bisa memulai hidup baru dan lepas dari semua masalahmu yang lalu dengan pria negeri jiran itu."
Shiha gemetaran badannya,"Aku memang bodoh terpesona pada Hazman kala Irwan sudah ada di tanganku...Aku melemparkan mutiaraku ke benaman lumpur...Lalu apa salah jika aku ingin mengambil kembali mutiara itu Mama?Sekarang semuanya menjadi begini...jika Papa tahu aku terlibat perkara hukum maka reputasi keluarga pasti hancur dan bisnis Papa akan ikut hancur juga...Mama apa yang harus kulakukan?"
Sang Mama hanya bisa tergugu dan meratap.Shiha akhirnya memilih kabur.
○● TINGKAHMU YANG LUCU GAYAMU YANG CERIA...( Pinggiran Kota )
Pria gondrong yang memakai gaun pengantin itu akhirnya memperkenalkan dirinya pada polisi yang datang menangkap Hazman,"Saya Toto Pak,bodyguardnya Pak Irwan Krisdiyanto."
Polisi menanyakan bagaimana ia bisa tahu bahwa akan ada penculikan mempelai wanita di pernikahan Bossnya.Toto memandang Hazman,"Sebenarnya semua ini ide Boss Nyonya,dia adalah ibu dari Boss saya...Beliau curiga akan ada usaha penggagalan pernikahan putranya.Pengawalan ketat sudah dilakukan pada putra beliau dan berkaca dari masa lalu maka beliau meminta saya menyamar menjadi mempelai wanita.Pria ini menyamar menjadi petugas kebersihan hotel tanpa menyadari bahwa disetiap sudut hotel ada kamera cctv.Boss Nyonya terus memantau kamera cctv dan kala menemukan hal yang mencurigakan maka rencana inipun di jalankan.Sebenarnya mempelai wanita sudah kami pindahkan ke tempat yang aman.Mempelai wanitanya menyamar menjadi saya.Dengan pakaian bodyguard dia diamankan dan kemudian saya mengambil alih tempatnya.Kebetulan saja rambut saya panjang seperti wanita jadi tidak begitu sulit untuk mengecoh pria bodoh ini..."
Hazman menatap tajam pada Toto,"Kau seorang pria yang menyedihkan mau saja diperlakukan begini oleh Bossmu!Kau menjadi lelucon mereka kau tahu??!"
○□ CARA BERJALANMU DAN KEHADIRANMU ITU...
Toto malah melangkah dengan bangga meski masih dengan gaun pengantin penyamarannya,"Kau ini lebih menyedihkan menurutku.Mau saja diperbudak wanita yang jelas2 mengejar pria lain.Kau tahu kau ini seperti pengemis.Setidaknya aku adalah pengawal yang setia pada majikannya.Tapi kau...kau bahkan lebih rendah dari anjing yang memungut remah2 yang jatuh dari meja tuannya."
Hazman diborgol,"Kau berani menghinaku.Kau tak tahu siapa aku!Kau cuma anjing penjaga!!"
Toto malah menyibakkan rambutnya,"Aku akui aku memang seorang anjing penjaga.Tapi setidaknya aku bukan anjing yang bodoh.Kau seharusnya curiga melihat tidak adanya pengawalan di ruang mempelai wanita.Padahal pengawalan begitu ketat di area pernikahan.Kau seharusnya curiga.Tapi Boss Nyonya memang benar...bahwa orang2 bodohlah yang mencoba membangunkan singa yang sedang tidur.Dan sekarang nikmatilah tidur panjangmu di tempat yang baru yaitu penjara..."
Hazman kesal,"Kau!!Dasar perempuan jadi2an!!"
○■ MENGGEMASKAN DAKU...
Toto malah terkekeh,"Kau begitu terobsesi pada perempuan sehingga kau tak bisa membedakan antara perempuan asli dan palsu.Tapi kau tenang saja.Perempuan yang kau damba2kan itu akan menemanimu membusuk di penjara...Pak Polisi bawa dia!"
Hazman malah teriak2,"Aku takkan biarkan kalian menangkap Shiha!Kalian tak boleh menyakitinya!!"
Bodyguard lain segera mendekati Toto,"Kapten,ini pakaiannya.Kalau lihat kapten pakai gaun ini saya bisa lupa kalau kapten ini laki2.He..he..habis kapten gemesin juga pakai gaun he..he.."
Totopun segera ganti kostum,"Kamu tahu nih gaun mahal tahu!Dasar!!Yang penting pernikahan Boss lancar.Sekarang kita harus pastikan bahwa dalang penculikan ini juga ditangkap.Ayo kita harus bergegas!"
○◆ MEMBUATKU MALU DAN TERSIPU2...( RESEPSI )
Irwan lega sekali melihat mempelai wanitanya akhirnya hadir juga,'Evi,terima kasih kau tidak pergi meninggalkanku seperti yang dilakukan Shiha dulu...Terima kasih Nyonyaku...'
Evi tersipu2 kala melihat banyaknya kamera mengarah kepadanya.Hatinya baru tenang kala melihat Irwan berdiri menantinya,'Pak CEO meski kau agak kurusan tapi bagiku kau tetap yang paling menawan hatiku.Keberadaanmu sungguh membuatku merasa sangat berarti.'
Lagu "We Could Be In Love" dilantunkan kala Evi memasuki ruangan dan diserahkan ke Irwan oleh Bunda Rita.
○◇ MEMERAH PIPIMU SUNGGUH LUCU KAMU...
Irwan menyodorkan tangannya dan Evi menyambutnya dengan tersenyum.Pernikahanpun dilangsungkan mengucap ikrar pernikahan dan pemakaian cincin pernikahan.Tria tersenyum penuh arti ke arah Idayu.Idayu sendiri mendapat kabar dari Toto dan tersenyum bahagia.Adi saja yang heran dan berbisik,"Toto kok ga kelihatan Tante?Aneh..."
Idayu menjawab sambil memandang Evi dan Irwan yang kini resmi suami isteri,"Semua ini takkan terjadi tanpa Toto...dialah yang paling berjasa atas kelancaran acara hari ini."
Adi makin heran mendengarnya.Idayu lega dan menghubungi Toto,"Kau dimana sekarang?Pernikahan sudah selesai.Putraku kini sudah menikah.Semua acara lancar.Kau bisa kembali sekarang.Kerja bagus Toto!Aku akan memberikan kamu bonus untuk ini."
Toto yang sedang menuju rumah Shiha bersama polisi menjawab,"Kerja harus tuntas Boss Nyonya.Saya akan pastikan wanita bernama Shiha itu juga ditangkap.Mata2 saya sudah mengawasi rumahnya sejak dia sering mengusik Non Evi.Tapi baru saja dia memberitahu bahwa wanita itu pergi dari rumah.Kami akan mengejarnya."
Idayu hanya bisa berpesan,"Hati2lah dan cepat kembali.Irwan pasti akan mencarimu."
○♧ SENANGNYA HATIKU MELIHAT TINGKAHMU SAAT ITU...
Para tamu mengucapkan selamat kepada mempelai berdua.Irwan tampak sangat bahagia dan Idayu terharu melihatnya.Idayu mendekati Tria,"Terima kasih ya Tria sudah mau bekerja sama dalam rencana Tante."
Tria teringat kala ia dihubungi oleh Idayu via hp soal rencananya,awalnya ia takut juga.Namun kemudian dia diyakinkan oleh Toto bahwa semua akan baik2 saja karena semua anak buahnya menyamar sebenarnya.
○▲ KAU AYU ANGGUN PENUH CERIA...
Rita tak sangka putrinya bakal menikah secara mewah dan disiarkan live pula.Evi tampak ayu dan anggun,'Selamat menempuh hidup baru Vi.Semoga kau selalu ceria dan bahagia.'
Rizky sudah bisa duduk di kursi roda dan dijaga oleh Lesti.Evi bahagia sekali adiknya bisa hadir di pernikahannya. Teman2nya dari resto juga hadir.Reza datang bersama Hayati.Hayati terkagum2 melihat megahnya dekorasi dan hidangan yang begitu lezat dan beraneka ragam.
○� YANG MEWARNAI DALAM HATI....
Endah datang bersama Fitri.Fitri berkata pada Endah,"Kelak aku mungkin hanya bisa memberimu pernikahan yang sederhana jauh mungkin dari yang kaulihat sekarang."
Endah malah tersenyum,"Keseriusanmu membawa hubungan kita ke tahap selanjutnya sudah membuat aku sangat bahagia.Aku tak minta apa2 lagi."
○▲ DAN MENEMBUS BATAS RELUNG SUKMA...
Intan juga hadir di sana.Dan ia sangat iri melihat megahnya pesta pernikahan Evi,'Entah kapan pesta sefantastis ini akan terjadi untukku.Menghabiskan malam dengan pria2 kayapun takkan bisa menutup biaya penyelenggaraan pesta semewah ini.Mengapa kau begitu beruntung sih Vi?'
Kala itulah ia mendapat telpon dari Shiha,"Intan!Apa kau ada di pesta pernikahan Irwan sekarang?" Intan menjawab iya dan hal itu membuat Shiha tersenyum,"Aku ingin kau melakukan sesuatu untukku.Aku akan membayarmu sangat mahal untuk hal ini.Kau pasti suka."
Intan jelas langsung matanya hijau memdengar soal uang,"Melakukan apa Boss Non?"
Shiha yang tengah mengemudikan mobil menuju luar kota itu menjawab,"Aku ingin kau merusak reputasi mereka.Bagaimana caranya itu terserah kau.Aku sebenarnya ingin melakukannya sendiri tapi kau tahu kan aku ga mungkin menembus ke sana."
○▼ SUNGGUH AKUPUN TAK MENYANGKA...
Intan berpikir,'Apa yang bisa kulakukan untuk menghancurkan pesta ini?Sesuatu yang bisa menghancurkan reputasi Pak Irwan.Aha...Aku tahu...Aku pernah menyarankan Evi untuk menjual diri dan tiba2 ia terlihat dengan kartu kredit dan mobil mewah...Hanya dalam sekejap saja...Itu sangat aneh.Aku akan bilang ke media bahwa aku punya berita mengejutkan ...'
Dengan ide itu Intan melangkah ke arah para kru media,"Mas...mas saya ingin mengatakan sesuatu hal yang akan mengejutkan semua orang...mohon dishoot dong..."
Namun sebelum sempat Intan mengatakan sesuatu dua orang pria mengajak dia pergi,"Maaf dia ini saudari kami yang sejak tadi kami cari..."
Intan dibawa pergi oleh dua pria tak dikenalnya,"Hey kalian siapa?Aku tak kenal kalian?Kalian mau membawaku kemana?"
○↑ KAU ADA DI HATI...( Di Lantai Lain Hotel )
Seorang pria nampak berdiri membelakangi layar televisi,tak lama masuklah dua pria yang mengajak Intan pergi tadi,"Boss,tugas sudah kami laksanakan..."
Intan terkejut kala melihat pria itu,"Om..."
Pria itu rupanya seorang pebisnis yang terkenal dan sempat menikmati service tubuh Intan,"Kau ini rupanya kupu2 malam yang liar...kau tahu jika kau terlalu banyak bicara di depan media maka kau kelak pasti akan membuka hubungan gelap kita...dan aku tak mau kau merusak apa yang selama ini susah payah kurintis.Sekali saja wajahmu dikenal media maka mereka akan mencari tahu siapa dirimu dan siapa saja yang berkaitan denganmu untuk di expose sesuai pesanan pesaing bisnisku...Jadi sepertinya sebelum kupu2 liar ini berulah sebaiknya kubereskan saja..."
Intan segera memohon dengan rayuannya,"Om jangan salah sangka,saya ga akan membuka soal Om kok,saya hanya ingin merusak nama besar pebisnis Irwan Krisdiyanto..."
○↓ SEANDAINYA ( ANDAIKAN ) PADA SAAT ITU...
Pria itu mengambil minuman soda dan memasukkan obat ke dalamnya,"Kau semakin menunjukkan kebodohanmu.Kau tahu Asian Group itu sangat terkenal.Berurusan dengan mereka sama artinya kau bermain dengan api.Kau pasti akan terbakar.Apalagi sekarang Nyonya Idayu telah kembali.Wanita itu bukan wanita sembarangan.Dia takkan membiarkan siapapun menyakiti putra kesayangannya.Apapun tindakanmu hanya akan berujung petaka bagiku.Karena orang akan mencari tahu siapa dirimu.Beberapa hari lalu kau mengancamku jika tak memberimu apartemen mewah maka kau akan memberi tahu ke media soal perselingkuhan kita ke isteriku.Kau ini tahu bahwa aku bisa menjadi seperti ini karena harta warisan keluarga isteriku.Kau mau membunuhku hidup2?Kau memaksaku berbuat ini.Sekarang sebaiknya kau minum minuman ini."
Intan tahu bahwa minuman itu telah diberi obat terlarang,"Tidak...aku tak mau...aku janji aku takkan lakukan itu.Aku janji...kumohon lepaskan aku..."
Pria itu memberi kode pada kedua pengawalnya,"Pegangi dia!Dan paksa dia meminumnya!Setelah itu singkirkan dia.Buang dia di jalanan!Efek obat itu akan membunuhnya."
Intanpun dipaksa minum.
○←USIAKU TELAH MENCUKUPI...( Jalanan ibu kota )
Shiha tertawa senang sambil menyetir,"Ha..ha..Evi kau pikir aku sudah kalah?Kau salah aku masih punya perpanjangan tangan.Aku akan terus menteror hidupmu...kau takkan kubiarkan hidup tenang!" Hingga kemudian ia menyadari bahwa ia diikuti,"Sial!Sepertinya aku diikuti!Siapa mereka?Apakah polisi?"
Hpnya bunyi,"Hello?Ini siapa?"
Rupanya Toto,"Nona...kau mau lari kemana?Sebaiknya kau menyerah sajalah.Ibumu sudah mengakui perbuatanmu.Lihatlah ke belakang!"
Shiha melihat dengan panik,"Tidak!Polisi!Aku harus lari...aku tak mau masuk penjara!!"
Karena panik Shiha jadi buyar konsentrasinya dan tidak menyadari bahwa ada perbaikan jalan,"Tidaaaakkk!!"
Shiha banting setir namun malang mobilnya malah dihantam kendaraan lain,"Duaar!!"
Kecelakaan tak terelakkan.
○→ TAK TAHU APA YANG TERJADI...( Rumah Shiha )
Mamanya Shiha sedang membelai foto putrinya yang dipigura dengan indahnya kala bel pintu berbunyi.Saking terkejutnya ia sampai menjatuhkan foto yang ia pegang,"Prakk!!"
Piguranya retak,'Astaga...mengapa aku sampai memecahkannya?Pertanda apa ini?'
Rupanya yang datang papanya Shiha,"Kenapa Ma?Wajah Mama pucat gitu.Kata tetangga tadi polisi kemari.Ada apa Ma?Mengapa Mama ga telpon Papa?Untuk apa polisi ke rumah kita?"
Baru mau nerangin permasalahannya eh telpon rumah bunyi,papanya Shiha yang mengangkatnya,"Apa???Putri saya kecelakaan?MD?"
Mendengar itu mamanya Shiha langsung pingsan.
○→ DENGANMU DAN DENGAN DIRIKU... ( Jalanan ibu kota )
Intan dilepaskan di tepi jalan besar.Ia terhuyung2 dan melihat semuanya tampak jadi banyak,ia juga mulai meracau.Ia berjalan tak tentu arah,"Kenapa semua jadi tampak banyak?Aku dimana?Aku harus pulang...Taxi!!Taxi!!"
Ia pikir warna putih adalah taxi namun sebenarnya ia mendekati cahaya lampu kendaraan yang melaju kencang ke arahnya.Didalam mobil tampak para pria sedang teler dan mengemudi sembarangan,"Hey kawan jangan kencang2!Juga perhatikan jalan didepanmu...sebaiknya kau kebelakang saja kalau cara menyetirmu seperti itu..."
Yang lain berteriak,"Hey!!Awas!!Itu ada orang disana!!Cepat direm!!"
Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih.Intan ditabrak mobil itu dan ditinggalkan tergeletak di jalanan begitu saja.
○☆ ENTAH,KINI MUNGKIN BERSATU DALAM CINTA...( Pesawat pribadi )
Hari itu juga Irwan dan Evi pergi bulan madu naik pesawat pribadi.Idayu wanti2 kepada Evi agar menjaga putranya,"Titip putra Mami ya...jangan lupa minum obat dan perhatikan makannya.Baik2 di sana."
Irwan tersenyum mendengarnya,"Mama ini tenang saja.Kami kan masih di sekitar Indonesia.Ga keluar negeri."
Memang Irwan dan Evi memutuskan bulan madunya di salah satu pulau di daerah kepulauan Riau.Selain dekat dengan Singapore juga tempatnya sangat indah. Irwan berpesan,"Titip perusahaan ya Ma...oh ya jangan lupa keluarga Evi akan tinggal di rumah kita.Irwan mau rumah kita ramai.Dah Mama...Bunda...semuanya..."
Gimana honey moon mereka?**see you next eps**
Mengetahui rencananya gagal total,Shiha berang bukan kepalang.Apalagi Hazman telah ditangkap polisi atas tuduhan penculikan.Shiha melempar hpnya hingga pecah berantakan di lantai,"Ini tidak mungkin Ma!Bagaimana bisa wanita itu tetap ada di sana dan menikah dengan Irwan...Semua ini karena kebodohan Hazman!!Dia mengacaukan rencanaku Ma!Dan kini apa yang harus kulakukan Ma?Polisi akan segera kemari dan menangkapku...tidak...aku tidak mau dipenjara Mama...aku tidak mau..."
○• SEBAGAI KAWAN BARU KAU MEMPESONAKU...
Mamanya malah menangis,"Mengapa kau harus melakukan kejahatan Shiha?Kau seharusnya menyadari bahwa kau sendirilah yang telah meninggalkan Nak Irwan di pelaminan.Kenapa kau masih tidak sadar juga bahwa mustahil meraih cintanya lagi?Seharusnya kau bisa memulai hidup baru dan lepas dari semua masalahmu yang lalu dengan pria negeri jiran itu."
Shiha gemetaran badannya,"Aku memang bodoh terpesona pada Hazman kala Irwan sudah ada di tanganku...Aku melemparkan mutiaraku ke benaman lumpur...Lalu apa salah jika aku ingin mengambil kembali mutiara itu Mama?Sekarang semuanya menjadi begini...jika Papa tahu aku terlibat perkara hukum maka reputasi keluarga pasti hancur dan bisnis Papa akan ikut hancur juga...Mama apa yang harus kulakukan?"
Sang Mama hanya bisa tergugu dan meratap.Shiha akhirnya memilih kabur.
○● TINGKAHMU YANG LUCU GAYAMU YANG CERIA...( Pinggiran Kota )
Pria gondrong yang memakai gaun pengantin itu akhirnya memperkenalkan dirinya pada polisi yang datang menangkap Hazman,"Saya Toto Pak,bodyguardnya Pak Irwan Krisdiyanto."
Polisi menanyakan bagaimana ia bisa tahu bahwa akan ada penculikan mempelai wanita di pernikahan Bossnya.Toto memandang Hazman,"Sebenarnya semua ini ide Boss Nyonya,dia adalah ibu dari Boss saya...Beliau curiga akan ada usaha penggagalan pernikahan putranya.Pengawalan ketat sudah dilakukan pada putra beliau dan berkaca dari masa lalu maka beliau meminta saya menyamar menjadi mempelai wanita.Pria ini menyamar menjadi petugas kebersihan hotel tanpa menyadari bahwa disetiap sudut hotel ada kamera cctv.Boss Nyonya terus memantau kamera cctv dan kala menemukan hal yang mencurigakan maka rencana inipun di jalankan.Sebenarnya mempelai wanita sudah kami pindahkan ke tempat yang aman.Mempelai wanitanya menyamar menjadi saya.Dengan pakaian bodyguard dia diamankan dan kemudian saya mengambil alih tempatnya.Kebetulan saja rambut saya panjang seperti wanita jadi tidak begitu sulit untuk mengecoh pria bodoh ini..."
Hazman menatap tajam pada Toto,"Kau seorang pria yang menyedihkan mau saja diperlakukan begini oleh Bossmu!Kau menjadi lelucon mereka kau tahu??!"
○□ CARA BERJALANMU DAN KEHADIRANMU ITU...
Toto malah melangkah dengan bangga meski masih dengan gaun pengantin penyamarannya,"Kau ini lebih menyedihkan menurutku.Mau saja diperbudak wanita yang jelas2 mengejar pria lain.Kau tahu kau ini seperti pengemis.Setidaknya aku adalah pengawal yang setia pada majikannya.Tapi kau...kau bahkan lebih rendah dari anjing yang memungut remah2 yang jatuh dari meja tuannya."
Hazman diborgol,"Kau berani menghinaku.Kau tak tahu siapa aku!Kau cuma anjing penjaga!!"
Toto malah menyibakkan rambutnya,"Aku akui aku memang seorang anjing penjaga.Tapi setidaknya aku bukan anjing yang bodoh.Kau seharusnya curiga melihat tidak adanya pengawalan di ruang mempelai wanita.Padahal pengawalan begitu ketat di area pernikahan.Kau seharusnya curiga.Tapi Boss Nyonya memang benar...bahwa orang2 bodohlah yang mencoba membangunkan singa yang sedang tidur.Dan sekarang nikmatilah tidur panjangmu di tempat yang baru yaitu penjara..."
Hazman kesal,"Kau!!Dasar perempuan jadi2an!!"
○■ MENGGEMASKAN DAKU...
Toto malah terkekeh,"Kau begitu terobsesi pada perempuan sehingga kau tak bisa membedakan antara perempuan asli dan palsu.Tapi kau tenang saja.Perempuan yang kau damba2kan itu akan menemanimu membusuk di penjara...Pak Polisi bawa dia!"
Hazman malah teriak2,"Aku takkan biarkan kalian menangkap Shiha!Kalian tak boleh menyakitinya!!"
Bodyguard lain segera mendekati Toto,"Kapten,ini pakaiannya.Kalau lihat kapten pakai gaun ini saya bisa lupa kalau kapten ini laki2.He..he..habis kapten gemesin juga pakai gaun he..he.."
Totopun segera ganti kostum,"Kamu tahu nih gaun mahal tahu!Dasar!!Yang penting pernikahan Boss lancar.Sekarang kita harus pastikan bahwa dalang penculikan ini juga ditangkap.Ayo kita harus bergegas!"
○◆ MEMBUATKU MALU DAN TERSIPU2...( RESEPSI )
Irwan lega sekali melihat mempelai wanitanya akhirnya hadir juga,'Evi,terima kasih kau tidak pergi meninggalkanku seperti yang dilakukan Shiha dulu...Terima kasih Nyonyaku...'
Evi tersipu2 kala melihat banyaknya kamera mengarah kepadanya.Hatinya baru tenang kala melihat Irwan berdiri menantinya,'Pak CEO meski kau agak kurusan tapi bagiku kau tetap yang paling menawan hatiku.Keberadaanmu sungguh membuatku merasa sangat berarti.'
Lagu "We Could Be In Love" dilantunkan kala Evi memasuki ruangan dan diserahkan ke Irwan oleh Bunda Rita.
○◇ MEMERAH PIPIMU SUNGGUH LUCU KAMU...
Irwan menyodorkan tangannya dan Evi menyambutnya dengan tersenyum.Pernikahanpun dilangsungkan mengucap ikrar pernikahan dan pemakaian cincin pernikahan.Tria tersenyum penuh arti ke arah Idayu.Idayu sendiri mendapat kabar dari Toto dan tersenyum bahagia.Adi saja yang heran dan berbisik,"Toto kok ga kelihatan Tante?Aneh..."
Idayu menjawab sambil memandang Evi dan Irwan yang kini resmi suami isteri,"Semua ini takkan terjadi tanpa Toto...dialah yang paling berjasa atas kelancaran acara hari ini."
Adi makin heran mendengarnya.Idayu lega dan menghubungi Toto,"Kau dimana sekarang?Pernikahan sudah selesai.Putraku kini sudah menikah.Semua acara lancar.Kau bisa kembali sekarang.Kerja bagus Toto!Aku akan memberikan kamu bonus untuk ini."
Toto yang sedang menuju rumah Shiha bersama polisi menjawab,"Kerja harus tuntas Boss Nyonya.Saya akan pastikan wanita bernama Shiha itu juga ditangkap.Mata2 saya sudah mengawasi rumahnya sejak dia sering mengusik Non Evi.Tapi baru saja dia memberitahu bahwa wanita itu pergi dari rumah.Kami akan mengejarnya."
Idayu hanya bisa berpesan,"Hati2lah dan cepat kembali.Irwan pasti akan mencarimu."
○♧ SENANGNYA HATIKU MELIHAT TINGKAHMU SAAT ITU...
Para tamu mengucapkan selamat kepada mempelai berdua.Irwan tampak sangat bahagia dan Idayu terharu melihatnya.Idayu mendekati Tria,"Terima kasih ya Tria sudah mau bekerja sama dalam rencana Tante."
Tria teringat kala ia dihubungi oleh Idayu via hp soal rencananya,awalnya ia takut juga.Namun kemudian dia diyakinkan oleh Toto bahwa semua akan baik2 saja karena semua anak buahnya menyamar sebenarnya.
○▲ KAU AYU ANGGUN PENUH CERIA...
Rita tak sangka putrinya bakal menikah secara mewah dan disiarkan live pula.Evi tampak ayu dan anggun,'Selamat menempuh hidup baru Vi.Semoga kau selalu ceria dan bahagia.'
Rizky sudah bisa duduk di kursi roda dan dijaga oleh Lesti.Evi bahagia sekali adiknya bisa hadir di pernikahannya. Teman2nya dari resto juga hadir.Reza datang bersama Hayati.Hayati terkagum2 melihat megahnya dekorasi dan hidangan yang begitu lezat dan beraneka ragam.
○� YANG MEWARNAI DALAM HATI....
Endah datang bersama Fitri.Fitri berkata pada Endah,"Kelak aku mungkin hanya bisa memberimu pernikahan yang sederhana jauh mungkin dari yang kaulihat sekarang."
Endah malah tersenyum,"Keseriusanmu membawa hubungan kita ke tahap selanjutnya sudah membuat aku sangat bahagia.Aku tak minta apa2 lagi."
○▲ DAN MENEMBUS BATAS RELUNG SUKMA...
Intan juga hadir di sana.Dan ia sangat iri melihat megahnya pesta pernikahan Evi,'Entah kapan pesta sefantastis ini akan terjadi untukku.Menghabiskan malam dengan pria2 kayapun takkan bisa menutup biaya penyelenggaraan pesta semewah ini.Mengapa kau begitu beruntung sih Vi?'
Kala itulah ia mendapat telpon dari Shiha,"Intan!Apa kau ada di pesta pernikahan Irwan sekarang?" Intan menjawab iya dan hal itu membuat Shiha tersenyum,"Aku ingin kau melakukan sesuatu untukku.Aku akan membayarmu sangat mahal untuk hal ini.Kau pasti suka."
Intan jelas langsung matanya hijau memdengar soal uang,"Melakukan apa Boss Non?"
Shiha yang tengah mengemudikan mobil menuju luar kota itu menjawab,"Aku ingin kau merusak reputasi mereka.Bagaimana caranya itu terserah kau.Aku sebenarnya ingin melakukannya sendiri tapi kau tahu kan aku ga mungkin menembus ke sana."
○▼ SUNGGUH AKUPUN TAK MENYANGKA...
Intan berpikir,'Apa yang bisa kulakukan untuk menghancurkan pesta ini?Sesuatu yang bisa menghancurkan reputasi Pak Irwan.Aha...Aku tahu...Aku pernah menyarankan Evi untuk menjual diri dan tiba2 ia terlihat dengan kartu kredit dan mobil mewah...Hanya dalam sekejap saja...Itu sangat aneh.Aku akan bilang ke media bahwa aku punya berita mengejutkan ...'
Dengan ide itu Intan melangkah ke arah para kru media,"Mas...mas saya ingin mengatakan sesuatu hal yang akan mengejutkan semua orang...mohon dishoot dong..."
Namun sebelum sempat Intan mengatakan sesuatu dua orang pria mengajak dia pergi,"Maaf dia ini saudari kami yang sejak tadi kami cari..."
Intan dibawa pergi oleh dua pria tak dikenalnya,"Hey kalian siapa?Aku tak kenal kalian?Kalian mau membawaku kemana?"
○↑ KAU ADA DI HATI...( Di Lantai Lain Hotel )
Seorang pria nampak berdiri membelakangi layar televisi,tak lama masuklah dua pria yang mengajak Intan pergi tadi,"Boss,tugas sudah kami laksanakan..."
Intan terkejut kala melihat pria itu,"Om..."
Pria itu rupanya seorang pebisnis yang terkenal dan sempat menikmati service tubuh Intan,"Kau ini rupanya kupu2 malam yang liar...kau tahu jika kau terlalu banyak bicara di depan media maka kau kelak pasti akan membuka hubungan gelap kita...dan aku tak mau kau merusak apa yang selama ini susah payah kurintis.Sekali saja wajahmu dikenal media maka mereka akan mencari tahu siapa dirimu dan siapa saja yang berkaitan denganmu untuk di expose sesuai pesanan pesaing bisnisku...Jadi sepertinya sebelum kupu2 liar ini berulah sebaiknya kubereskan saja..."
Intan segera memohon dengan rayuannya,"Om jangan salah sangka,saya ga akan membuka soal Om kok,saya hanya ingin merusak nama besar pebisnis Irwan Krisdiyanto..."
○↓ SEANDAINYA ( ANDAIKAN ) PADA SAAT ITU...
Pria itu mengambil minuman soda dan memasukkan obat ke dalamnya,"Kau semakin menunjukkan kebodohanmu.Kau tahu Asian Group itu sangat terkenal.Berurusan dengan mereka sama artinya kau bermain dengan api.Kau pasti akan terbakar.Apalagi sekarang Nyonya Idayu telah kembali.Wanita itu bukan wanita sembarangan.Dia takkan membiarkan siapapun menyakiti putra kesayangannya.Apapun tindakanmu hanya akan berujung petaka bagiku.Karena orang akan mencari tahu siapa dirimu.Beberapa hari lalu kau mengancamku jika tak memberimu apartemen mewah maka kau akan memberi tahu ke media soal perselingkuhan kita ke isteriku.Kau ini tahu bahwa aku bisa menjadi seperti ini karena harta warisan keluarga isteriku.Kau mau membunuhku hidup2?Kau memaksaku berbuat ini.Sekarang sebaiknya kau minum minuman ini."
Intan tahu bahwa minuman itu telah diberi obat terlarang,"Tidak...aku tak mau...aku janji aku takkan lakukan itu.Aku janji...kumohon lepaskan aku..."
Pria itu memberi kode pada kedua pengawalnya,"Pegangi dia!Dan paksa dia meminumnya!Setelah itu singkirkan dia.Buang dia di jalanan!Efek obat itu akan membunuhnya."
Intanpun dipaksa minum.
○←USIAKU TELAH MENCUKUPI...( Jalanan ibu kota )
Shiha tertawa senang sambil menyetir,"Ha..ha..Evi kau pikir aku sudah kalah?Kau salah aku masih punya perpanjangan tangan.Aku akan terus menteror hidupmu...kau takkan kubiarkan hidup tenang!" Hingga kemudian ia menyadari bahwa ia diikuti,"Sial!Sepertinya aku diikuti!Siapa mereka?Apakah polisi?"
Hpnya bunyi,"Hello?Ini siapa?"
Rupanya Toto,"Nona...kau mau lari kemana?Sebaiknya kau menyerah sajalah.Ibumu sudah mengakui perbuatanmu.Lihatlah ke belakang!"
Shiha melihat dengan panik,"Tidak!Polisi!Aku harus lari...aku tak mau masuk penjara!!"
Karena panik Shiha jadi buyar konsentrasinya dan tidak menyadari bahwa ada perbaikan jalan,"Tidaaaakkk!!"
Shiha banting setir namun malang mobilnya malah dihantam kendaraan lain,"Duaar!!"
Kecelakaan tak terelakkan.
○→ TAK TAHU APA YANG TERJADI...( Rumah Shiha )
Mamanya Shiha sedang membelai foto putrinya yang dipigura dengan indahnya kala bel pintu berbunyi.Saking terkejutnya ia sampai menjatuhkan foto yang ia pegang,"Prakk!!"
Piguranya retak,'Astaga...mengapa aku sampai memecahkannya?Pertanda apa ini?'
Rupanya yang datang papanya Shiha,"Kenapa Ma?Wajah Mama pucat gitu.Kata tetangga tadi polisi kemari.Ada apa Ma?Mengapa Mama ga telpon Papa?Untuk apa polisi ke rumah kita?"
Baru mau nerangin permasalahannya eh telpon rumah bunyi,papanya Shiha yang mengangkatnya,"Apa???Putri saya kecelakaan?MD?"
Mendengar itu mamanya Shiha langsung pingsan.
○→ DENGANMU DAN DENGAN DIRIKU... ( Jalanan ibu kota )
Intan dilepaskan di tepi jalan besar.Ia terhuyung2 dan melihat semuanya tampak jadi banyak,ia juga mulai meracau.Ia berjalan tak tentu arah,"Kenapa semua jadi tampak banyak?Aku dimana?Aku harus pulang...Taxi!!Taxi!!"
Ia pikir warna putih adalah taxi namun sebenarnya ia mendekati cahaya lampu kendaraan yang melaju kencang ke arahnya.Didalam mobil tampak para pria sedang teler dan mengemudi sembarangan,"Hey kawan jangan kencang2!Juga perhatikan jalan didepanmu...sebaiknya kau kebelakang saja kalau cara menyetirmu seperti itu..."
Yang lain berteriak,"Hey!!Awas!!Itu ada orang disana!!Cepat direm!!"
Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih.Intan ditabrak mobil itu dan ditinggalkan tergeletak di jalanan begitu saja.
○☆ ENTAH,KINI MUNGKIN BERSATU DALAM CINTA...( Pesawat pribadi )
Hari itu juga Irwan dan Evi pergi bulan madu naik pesawat pribadi.Idayu wanti2 kepada Evi agar menjaga putranya,"Titip putra Mami ya...jangan lupa minum obat dan perhatikan makannya.Baik2 di sana."
Irwan tersenyum mendengarnya,"Mama ini tenang saja.Kami kan masih di sekitar Indonesia.Ga keluar negeri."
Memang Irwan dan Evi memutuskan bulan madunya di salah satu pulau di daerah kepulauan Riau.Selain dekat dengan Singapore juga tempatnya sangat indah. Irwan berpesan,"Titip perusahaan ya Ma...oh ya jangan lupa keluarga Evi akan tinggal di rumah kita.Irwan mau rumah kita ramai.Dah Mama...Bunda...semuanya..."
Gimana honey moon mereka?**see you next eps**
Eps 87 DEBU2 JALANAN : War Room ( Kamar Perang )
Sesuai permintaan salah satu pembaca,saya akan next tiket yang ada ddjnya.Nah tiket kali ini adalah tiket L dengan kombinasi yang lumayan pendek ga sepanjang tiket sebelumnya dimana saya sampai lama baru bisa ngelarinnya.Ini dia kombinasi angkanya : 04-11-6-5.Bagi yang minta Ratu Hatiku,dua tiket ke depan ada RHnya.Juga makasih buat salah satu pembaca yang mengingatkan saya bahwa ada kekurangan scene di eps sebelumnya.Akan coba saya perbaiki di eps kali ini,moga bisa melengkapi kekurangan sebelumnya.Makasih dah jeli membaca dan itu sangat berarti buat saya.Lagu penuntun kali ini saya suka lagunya,dari Peter Pan dengan 'Mimpi Yang Sempurna'.Selamat membaca!Sukriya....
☆☆ MUNGKINKAH BILA KUBERTANYA PADA BINTANG2....( Landasan Pesawat pribadi ) Evi dengan gaun merahnya takjub kala melihat pesawat pribadi di hadapannya,"Wan,ini ga mimpi kan?Cubit aku supaya aku tahu bahwa aku sedang bangun."
Irwan dengan jas putihnya bukannya mencubit malah mencium pipi isterinya itu.Evi jadi merona,"Irwan...malu banyak orang di sini."
Irwan melihat ke arah orang2 terkasih yang mengantar mereka,"Bila dulu mungkin kau boleh berkata begitu,tapi kini kita kan sudah resmi menikah,Nyonya Irwan Krisdiyanto."
★★ DAN BILA KUMULAI MERASA BAHASA KESUNYIAN....
Idayu memandang pada Nyonya Puspa yang juga hadir disana,"Mereka serasi sekali kan,Nyonya?Terima kasih saya ucapkan mewakili kedua putra saya atas hadiah pernikahan dari Nyonya ini." Nyonya Puspa tersenyum,"Melihat mereka waktu datang ke Bogor dulu,saya sudah tahu bahwa mereka memang diciptakan untuk bersama.Mereka itu seperti sepasang love bird.Semoga mereka suka paket bulan madu dari saya ini."
Idayu melihat Toto datang,bodyguard putranya itu segera mendekati Irwan dan Evi.Irwan masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi di pesta pernikahannya,Idayu sengaja tidak memberitahukannya supaya Irwan tidak banyak pikiran.Ia ingin Irwan menikmati kebahagiaannya dapat menikah dengan Evi.Toto memberi ucapan selamat pada bossnya,"Selamat ya Boss!Mulai kini Boss pasti akan gemuk lagi.Kan ada yang merawat he..he.."
Irwan melirik pengawal gondrongnya itu,"Kamu ini kemana aja?!Aku ga melihatmu di pesta tadi.Apa ada masalah yang terjadi selama pesta,Toto?Kau tak biasanya menghilang begini tanpa lapor padaku."
Toto melirik ke Idayu yang mendekat ke arah mereka,"Ehm...Boss ini kan tahu saya disuruh jaga diluar sama Boss Nyonya...ya mana Boss bisa lihat saya...Boss kan di dalam."
Idayu membenarkan ucapan Toto,"Sayang,jangan memarahi Toto dia hanya menjalankan perintah Mami.Sebagai gantinya Toto akan mengawalmu selama bulan madu.Dia akan menjagamu di sana dengan teamnya.Kau senang?"
☆★ SADARKAN AKU YANG BERJALAN DALAM KEHAMPAAN...
Irwan memandang mamanya,'Mama berhutang penjelasan padaku.Pasti ada yang terjadi saat pernikahanku.Nanti akan aku tanyakan usai bulan madu.Aku percaya Mama ga akan melakukan hal yang akan menyakitiku lagi.'
Evi tersenyum melihat Irwan memeluk mamanya,'Terima kasih Tuhan sudah memulihkan hubungan mereka.Terima kasih,hanya Kaulah yang mampu mengubah seseorang.Tanpa restu mamanya Irwan,pernikahan ini pasti tak seindah ini.'
Rita berjalan mendekati Evi dan memeluk putrinya itu,"Rizky titip salam.Lesti juga.Jaga suamimu baik2.Ingat,kini kau adalah isteri seorang pria hebat.Kau harus menjadi penolong baginya.Jaga hatinya supaya ada kehidupan terus terpancar di sana."
Evi berkaca2 dinasehati ibunya,"Pasti Ibu.Evi akan menjaga Irwan dengan cinta Evi.Terima kasih ibu mendukung setiap pilihan Evi.Tanpa restu ibu,Evi takkan setegar ini sekarang..."
Irwan terharu melihat isterinya menangis di pelukan ibu mertuanya,'Sebenarnya aku tak layak mendapatkan Evi.Penyakitku dan vonis dokter membuatku hampir saja melepas Evi.Tapi Tuhan sungguh baik,ditengah badai kehidupanku,Evi mencengangkanku dengan kemantapannya dalam mencintaiku.'
★★ TERDIAM,TERPANA,TERBATA SEMUA DALAM KERAGUAN...
Irwan mendekat dan merengkuh Evi,"Bunda,Irwan janji akan menjaga dan membahagiakan Evi meski umur Irwan..."
Evi segera menutup bibir Irwan dengan tangannya dan menggeleng,"Biar aku yang meneruskan...berkat orang tua membuat lanjut kehidupan anaknya...dengan restu ibu juga Mama ...kehidupan cinta kami juga akan terus berlanjut ..."
Semua terharu mendengarnya.Apalagi Irwan,ia berkaca2 sambil menatap terpana pada isterinya.Idayu,Nyonya Puspa,Rita dan Toto tersenyum melihat kedua sejoli itu berpelukan erat.Tak ada yang meragukan bahwa keduanya memang saling mencintai.
♡♡ AKU DAN SEMUA YANG TERLUKA KARENA KITA...
Idayu merasa lega dan melepas putranya dengan hati bahagia.Kedua mempelai dan team keamanna segera masuk ke dalam pesawat.Lambaian tangan Irwan nan ceria sudah cukup bagi Idayu untuk meneteskan air mata.Ia telah berpesan pada Toto,"Tak boleh ada kecerobohan dalam keamanan putraku.Pastikan semua berjalan dengan baik di sana.Sedikit saja ada hal yang mencurigakan,kau harus memberitahuku."
�� AKU KAN MENGHILANG DALAM PEKAT MALAM....
Irwan dan Evi pergi ke kepulauan Riau.Paket bulan madu hadiah dari Nyonya Puspa.Evi ingat pesan Nyonya Puspa padanya,"Pulau2 disana itu sangat indah,bahkan keindahan lautnya tidak kalah dari Bunaken yang ada di Sulawesi.Jangan lupa mengunjungi Bukit Senyum.Bahkan kalian bisa melihat keindahan Singapura melalui bukit ini.Jangan lupa kirim foto ya."
Evi juga ingat dengan pesan Kak Rina yang datang di pesta pernikahannya,"Menikah itu seperti memasuki medan peperangan Vi.Banyak orang bersusah payah korban habis2an demi dua jam pesta pernikahan.Tapi kemudian mereka tak memperjuangkan pernikahan mereka.Mereka biarkan pernikahan menjadi semakin tawar dan akhirnya kandas.Banyak perbedaan antara kau dan Pak Irwan.Dan pasti banyak tantangan di depan tapi sebagai seorang isteri kau harus terus mendukung dia Vi.Kau harus terus menguatkan hatinya.Saat dia lemah disitulah kau harus menjadi lebih kuat darinya."
Irwan memandangi isterinya yang tampak terus memandanginya dengan senyum,"Wah kita bahkan belum sampai di Bukit Senyum tapi kau sudah tersenyum terus sejak tadi Nyonya Irwan..."
Evi menyandarkan kepalanya di bahu suaminya,"Aku sangat bahagia.Aku mencintaimu Wan..." Irwan mengecup kepala Evi,"Aku juga.Aku juga sangat mencintaimu Nyonya sayang...Terima kasih mau menjadi isteriku..."
~~ LEPAS KU MELAYANG BIARLAH KU BERTANYA PADA BINTANG2 TENTANG ARTI KITA...
Mereka menikmati pemandangan malam dari atas pesawat,Evi takjub melihat cahaya lampu di bawah.Seperti bintang2 di langit terhampar begitu banyak.Indah sekali.Evi juga menyuapi Irwan di atas pesawat.Usai makan ia juga mengingatkan Irwan soal minum obat,"Mulai sekarang aku akan menyiapkan obatmu.Mengingatkanmu kapan harus minum obat.Obat yang ini diminum 2 x sehari,kalau yang ini 3 x sehari,terus..."
Irwan yang diceramahi terus sejak tadi tak tahan lagi dan malah mencium bibir Evi supaya isterinya itu berhenti bicara.Evi terdiam seketika.Tak menduga ia akan dicium Irwan.Toto yang hendak memberitahukan bahwa mereka sudah tiba di kepulauan Riau urung kala melihat adegan itu,'Waduh...danger zone...'
¤¤ DALAM MIMPI YANG SEMPURNA...
Irwan tersenyum usai mencium Evi,"Aku butuh satu obat saja yaitu kau...tapi aku lupa resepnya...Apa kau bisa mengingatkanku?"
Evi masih terpukau menjawab,"Setiap saat..."
Irwan tersenyum dan melihat ke arah Toto,"Ada apa To?"
Toto menjawab sambil merona,"Maaf Boss...sebentar lagi kita akan mendarat...Pulau Batam sudah kelihatan..."
Wah bakal mengunjungi pulau mana saja pengantin baru kita di sana?***see you next eps***
☆☆ MUNGKINKAH BILA KUBERTANYA PADA BINTANG2....( Landasan Pesawat pribadi ) Evi dengan gaun merahnya takjub kala melihat pesawat pribadi di hadapannya,"Wan,ini ga mimpi kan?Cubit aku supaya aku tahu bahwa aku sedang bangun."
Irwan dengan jas putihnya bukannya mencubit malah mencium pipi isterinya itu.Evi jadi merona,"Irwan...malu banyak orang di sini."
Irwan melihat ke arah orang2 terkasih yang mengantar mereka,"Bila dulu mungkin kau boleh berkata begitu,tapi kini kita kan sudah resmi menikah,Nyonya Irwan Krisdiyanto."
★★ DAN BILA KUMULAI MERASA BAHASA KESUNYIAN....
Idayu memandang pada Nyonya Puspa yang juga hadir disana,"Mereka serasi sekali kan,Nyonya?Terima kasih saya ucapkan mewakili kedua putra saya atas hadiah pernikahan dari Nyonya ini." Nyonya Puspa tersenyum,"Melihat mereka waktu datang ke Bogor dulu,saya sudah tahu bahwa mereka memang diciptakan untuk bersama.Mereka itu seperti sepasang love bird.Semoga mereka suka paket bulan madu dari saya ini."
Idayu melihat Toto datang,bodyguard putranya itu segera mendekati Irwan dan Evi.Irwan masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi di pesta pernikahannya,Idayu sengaja tidak memberitahukannya supaya Irwan tidak banyak pikiran.Ia ingin Irwan menikmati kebahagiaannya dapat menikah dengan Evi.Toto memberi ucapan selamat pada bossnya,"Selamat ya Boss!Mulai kini Boss pasti akan gemuk lagi.Kan ada yang merawat he..he.."
Irwan melirik pengawal gondrongnya itu,"Kamu ini kemana aja?!Aku ga melihatmu di pesta tadi.Apa ada masalah yang terjadi selama pesta,Toto?Kau tak biasanya menghilang begini tanpa lapor padaku."
Toto melirik ke Idayu yang mendekat ke arah mereka,"Ehm...Boss ini kan tahu saya disuruh jaga diluar sama Boss Nyonya...ya mana Boss bisa lihat saya...Boss kan di dalam."
Idayu membenarkan ucapan Toto,"Sayang,jangan memarahi Toto dia hanya menjalankan perintah Mami.Sebagai gantinya Toto akan mengawalmu selama bulan madu.Dia akan menjagamu di sana dengan teamnya.Kau senang?"
☆★ SADARKAN AKU YANG BERJALAN DALAM KEHAMPAAN...
Irwan memandang mamanya,'Mama berhutang penjelasan padaku.Pasti ada yang terjadi saat pernikahanku.Nanti akan aku tanyakan usai bulan madu.Aku percaya Mama ga akan melakukan hal yang akan menyakitiku lagi.'
Evi tersenyum melihat Irwan memeluk mamanya,'Terima kasih Tuhan sudah memulihkan hubungan mereka.Terima kasih,hanya Kaulah yang mampu mengubah seseorang.Tanpa restu mamanya Irwan,pernikahan ini pasti tak seindah ini.'
Rita berjalan mendekati Evi dan memeluk putrinya itu,"Rizky titip salam.Lesti juga.Jaga suamimu baik2.Ingat,kini kau adalah isteri seorang pria hebat.Kau harus menjadi penolong baginya.Jaga hatinya supaya ada kehidupan terus terpancar di sana."
Evi berkaca2 dinasehati ibunya,"Pasti Ibu.Evi akan menjaga Irwan dengan cinta Evi.Terima kasih ibu mendukung setiap pilihan Evi.Tanpa restu ibu,Evi takkan setegar ini sekarang..."
Irwan terharu melihat isterinya menangis di pelukan ibu mertuanya,'Sebenarnya aku tak layak mendapatkan Evi.Penyakitku dan vonis dokter membuatku hampir saja melepas Evi.Tapi Tuhan sungguh baik,ditengah badai kehidupanku,Evi mencengangkanku dengan kemantapannya dalam mencintaiku.'
★★ TERDIAM,TERPANA,TERBATA SEMUA DALAM KERAGUAN...
Irwan mendekat dan merengkuh Evi,"Bunda,Irwan janji akan menjaga dan membahagiakan Evi meski umur Irwan..."
Evi segera menutup bibir Irwan dengan tangannya dan menggeleng,"Biar aku yang meneruskan...berkat orang tua membuat lanjut kehidupan anaknya...dengan restu ibu juga Mama ...kehidupan cinta kami juga akan terus berlanjut ..."
Semua terharu mendengarnya.Apalagi Irwan,ia berkaca2 sambil menatap terpana pada isterinya.Idayu,Nyonya Puspa,Rita dan Toto tersenyum melihat kedua sejoli itu berpelukan erat.Tak ada yang meragukan bahwa keduanya memang saling mencintai.
♡♡ AKU DAN SEMUA YANG TERLUKA KARENA KITA...
Idayu merasa lega dan melepas putranya dengan hati bahagia.Kedua mempelai dan team keamanna segera masuk ke dalam pesawat.Lambaian tangan Irwan nan ceria sudah cukup bagi Idayu untuk meneteskan air mata.Ia telah berpesan pada Toto,"Tak boleh ada kecerobohan dalam keamanan putraku.Pastikan semua berjalan dengan baik di sana.Sedikit saja ada hal yang mencurigakan,kau harus memberitahuku."
�� AKU KAN MENGHILANG DALAM PEKAT MALAM....
Irwan dan Evi pergi ke kepulauan Riau.Paket bulan madu hadiah dari Nyonya Puspa.Evi ingat pesan Nyonya Puspa padanya,"Pulau2 disana itu sangat indah,bahkan keindahan lautnya tidak kalah dari Bunaken yang ada di Sulawesi.Jangan lupa mengunjungi Bukit Senyum.Bahkan kalian bisa melihat keindahan Singapura melalui bukit ini.Jangan lupa kirim foto ya."
Evi juga ingat dengan pesan Kak Rina yang datang di pesta pernikahannya,"Menikah itu seperti memasuki medan peperangan Vi.Banyak orang bersusah payah korban habis2an demi dua jam pesta pernikahan.Tapi kemudian mereka tak memperjuangkan pernikahan mereka.Mereka biarkan pernikahan menjadi semakin tawar dan akhirnya kandas.Banyak perbedaan antara kau dan Pak Irwan.Dan pasti banyak tantangan di depan tapi sebagai seorang isteri kau harus terus mendukung dia Vi.Kau harus terus menguatkan hatinya.Saat dia lemah disitulah kau harus menjadi lebih kuat darinya."
Irwan memandangi isterinya yang tampak terus memandanginya dengan senyum,"Wah kita bahkan belum sampai di Bukit Senyum tapi kau sudah tersenyum terus sejak tadi Nyonya Irwan..."
Evi menyandarkan kepalanya di bahu suaminya,"Aku sangat bahagia.Aku mencintaimu Wan..." Irwan mengecup kepala Evi,"Aku juga.Aku juga sangat mencintaimu Nyonya sayang...Terima kasih mau menjadi isteriku..."
~~ LEPAS KU MELAYANG BIARLAH KU BERTANYA PADA BINTANG2 TENTANG ARTI KITA...
Mereka menikmati pemandangan malam dari atas pesawat,Evi takjub melihat cahaya lampu di bawah.Seperti bintang2 di langit terhampar begitu banyak.Indah sekali.Evi juga menyuapi Irwan di atas pesawat.Usai makan ia juga mengingatkan Irwan soal minum obat,"Mulai sekarang aku akan menyiapkan obatmu.Mengingatkanmu kapan harus minum obat.Obat yang ini diminum 2 x sehari,kalau yang ini 3 x sehari,terus..."
Irwan yang diceramahi terus sejak tadi tak tahan lagi dan malah mencium bibir Evi supaya isterinya itu berhenti bicara.Evi terdiam seketika.Tak menduga ia akan dicium Irwan.Toto yang hendak memberitahukan bahwa mereka sudah tiba di kepulauan Riau urung kala melihat adegan itu,'Waduh...danger zone...'
¤¤ DALAM MIMPI YANG SEMPURNA...
Irwan tersenyum usai mencium Evi,"Aku butuh satu obat saja yaitu kau...tapi aku lupa resepnya...Apa kau bisa mengingatkanku?"
Evi masih terpukau menjawab,"Setiap saat..."
Irwan tersenyum dan melihat ke arah Toto,"Ada apa To?"
Toto menjawab sambil merona,"Maaf Boss...sebentar lagi kita akan mendarat...Pulau Batam sudah kelihatan..."
Wah bakal mengunjungi pulau mana saja pengantin baru kita di sana?***see you next eps***
Eps 88 `` DEBU-DEBU JALANAN `` : Good Soldiers ( Prajurit Yang Baik )
Sebenarnya masih ada satu tiket lagi untuk menuju ke area tiket2 baru tapi karena request pembaca maka tiket itu saya cancel dulu.Saya lompat ke layer baru,dimana tiket2 baru sudah saya siapkan sesuai request pembaca.Ini dia tiket V dengan kombinasi angka yang ga ada bonusnya soale ga ada yang double.Ini kombinasinya :0367-12.Bagi yang minta Kh dan Ddj dinext serta Ddg semua ada di sini.Lagu penuntun kali ini lanjutan Earth Song.Sebab ada kata 'dust' atau debu di liriknya.Oke mulai aja traveling ke Pulau Batam.Kuch to Bata...
°♧� IT'S OUR PLANET'S WOMB / INI ADALAH RAHIM PLANET KITA... ( RUMAH IRWAN JAKARTA )
Idayu ditemani oleh keluarga Evi menempati rumah Irwan.Idayu senang ada Rita dan Rizky yang menemaninya kalau tidak dia bisa boring sendirian di rumah sebesar itu.Mana yang empunya rumah lagi honeymoon pula.Idayu menemani Rita gmenjaga Rizky yang sedang tidur,"Syukurlah ada jeng sama putranya nemeni saya.Walau rumah ini dikawal bodyguard tapi tetep aja saya merasa lebih nyaman dengan keberadaan kalian di sini."
Rita malah sungkan,"Justru saya pikir kami ini hanya merepotkan Jeng Idayu.Apalagi kami ini dari latar belakang orang biasa saja ga kayak Jeng dan Nak Irwan."
Idayu menyetting AC biar nyaman,"Jeng ini dulu mungkin saya orang yang memandang bulu dalam bergaul tapi kini saya sadar hidup itu sebuah kesempatan untuk kita berguna bagi orang lain.Hidup itu jangan disia2kan.Saya ga seperti itu lagi jeng Rita.Apalagi sejak saya melihat perubahan Irwan.Saya jadi malah bersyukur Jeng Rita melahirkan anak2 yang indah.Jika bukan demi Rizky mungkin Evi takkan bertemu Irwan di jalanan.Semuanya akhirnya mengerjakan kebaikan bukan?"
•♧� WHAT ABOUT US / BAGAIMANA DENGAN KITA....
Rita memandang Rizky yang sudah pulas,"Dulu saat Rizky kecelakaan saya pikir itu sebuah musibah terberat dalam hidup saya.Tak dinyana dibalik itu ada mahkota tersedia.Ternyata Tuhan sedang merenda cinta kedua anak sulung kita."
Idayu melihat ke jam dinding,"Sudah malam mereka pasti sudah Batam sekarang.Saya telah pesankan hotel di sana.Honeymoon suit.Saya tenang karena Toto ada bersama mereka."
Wajah Idayu tiba2 berubah sedih melihat jam dinding,Rita jadi heran.Didekatinya mamanya Irwan itu,"Kenapa Jeng?Kok jadi muram?"
Idayu berkaca2,"Waktu itu tak bisa disuap Jeng.Kekayaan tak bisa membeli waktu.Waktu itu netral.Andai saja Irwan punya lebih banyak waktu..."
Rita tersenyum,"Kita tak perlu mengetahui masa dan waktu Jeng.Itu semua hak veto Tuhan.Orang sehat saja bisa tiada kapan saja jika memang waktunya sudah habis.Dan sejak kejadian Rizky,saya percaya bahwa keajaiban itu masih ada.Lihat saja siapa sangka Rizky yang sudah ditopang berbagai alat itu masih bisa tidur sepulas itu sekarang.Jeng harus yakin bahwa hal yang sama bisa terjadi pada putra kita Irwan.Maaf entah kenapa saya merasa Nak Irwan itu sudah seperti putra saya sendiri."
○♧� WHAT ABOUT ANIMALS/ BAGAIMANA DENGAN BINATANG....( Dengan Irvi )
Irwan dan Evi telah mendarat di Pulau Batam.Udara malam yang dingin membuat Evi segera mengambil mantel tebal dan dipakaikannya pada sang suami tercinta,"Pak CEO kau harus pakai mantel ini sebab udara pasti dingin diluar sana."
Irwan tersenyum bahagia,"Enaknya punya isteri.Diperhatiin bahkan sampai ke hal kecil.Makasih ya Istriku..."
Evi malah tersenyum,"Tumben ga Nyonya sayang manggilnya?"
●♡� WHAT ABOUT IT / BAGAIMANA DENGANNYA....
Irwan malah memakaikan syal ke leher isterinya,"Aku lama ga kerja jadinya malah jadi suka lihat serial India.Ada aktor yang menyebut isterinya dengan sebutan itu.Bagus kedengarannya.Kau tak suka Nyonyaku?"
□☆★ WE'VE TURNED KINGDOMS TO DUST/KITA TELAH MENGUBAH KERAJAAN MENJADI DEBU...
Evi menggandeng lengan Sang CEO,"Apapun kau menyebutku asal dengan penuh kasih sayang aku akan menerimanya.Oh ya habis ini kita kemana,Suamiku?"
Irwan malah meraih Evi dalam rengkuhannya,"Ke dalam pelukanku pastinya...he..he..."
Toto mendekat,"Boss!Mobil yang akan membawa Boss ke hotel sudah siap.Mari Boss!"
Irwan menggandeng Evi turun dari pesawat.Mobil mewah sudah siap disana.Warna hitam metalik dikawal pastinya.Toto mengawasi sekitar dan terakhir sendiri yang naik.Tugasnya memang memastikan keamanan Irwan.
■☆★ WHAT ABOUT ELEPHANTS / BAGAIMANA DENGAN GAJAH2...
Mobil melaju dengan kecepatan sedang.Evi melihat sebuah bangunan dengan ukuran besar,"Apa itu mall?"
Irwan menjawab,"Benar.Itu Mega Mall Batam Centre.Kau mau belanja di sana?"
Evi melihat ke arah para bodyguard,"Sepertinya pergi denganmu ke tempat umum akan merepotkan mereka."
Irwan berkata,"Isteriku...mereka bisa menyamar.Kau tenang saja.Akan kumarahi mereka jika membuatmu merasa tidak nyaman.Iya kan Toto?"
◇♧� WHERE DID WE GO WRONG/DIMANAKAH KESALAHAN KITA...
Toto menjawab,"Benar Boss.Katakan saja jika memang kami telah melakukan sesuatu yang salah.Tegurlah kami.Asal jangan dipecat aja Boss!"
Irwan melirik isterinya,"Lihat kan?Apapun yang kauinginkan akan diwujudkan dengan baik.Kau mau belanja aku juga siap menemani."
....OOO...OOO SOMEONE TELL ME WHY/ SESEORANG MEMBERITAHUKU SEBABNYA...( PENJARA )
Hazman kaget kala tahu berita kematian Shiha,"Ini tidak mungkin!!Tidak!!"
Keadaan makin runyam kala orang tuanya datang dari Malaysia,"Hazman!!Mengapa kau bisa dipenjara Nak?Apa yang telah kaulakukan,katakan pada kami apa kau dijebak?Pasti perempuan itu!Katakan!!Dia bukan yang membuatmu berada di sini?Katakan pada kami!!"
¤♡¤ WHAT ABOUT BABIES/ BAGAIMANA DENGAN BAYI2...( Hotel di Batam )
Irwan merasa nyeri di perutnya,'Mengapa penyakit ini datang di saat begini?Perutku nyeri sekali...' Meski mencoba menyembunyikan dari Evi tapi tetap saja Evi tahu,"Wan,kau berkeringat?Kau baik2 saja?"
Irwan tampak menahan sakit,"Aku tidak apa2 isteriku..."
Evi membantu Irwan berbaring,"Kau tak bisa mendustaiku...aku adalah isterimu...aku juga tahu apa kau berbohong atau jujur padaku...berbaringlah...akan kuambilkan obat."
Irwan menolak,"Kalau aku minum obat aku pasti mengantuk.Lalu bagaimana kita akan ...?"
Evi kembali dengan obat,"Akan apa?"
Irwan manyun,"Ini malam pengantin kita...masak aku malah tidur semalaman?"
Evi menghela nafas,"Wan,kau pikir aku akan bahagia melihatmu menahan nyeri semalaman?Aku tidak akan bahagia."
Irwan merajuk,"Tapi aku ingin rumah kita penuh dengan bayi2..."
....WHAT ABOUT THE DAYS/BAGAIMANA DENGAN HARI2....
Evi memegang obatnya,"Pak CEO yang ganteng,masih ada hari esok tak usah buru2...bukankah buah yang matang di pohon jauh lebih manis rasanya?"
Irwan masih menutup mulutnya,"Aku tidak punya waktu banyak Vi..."
Evi menatapnya,"Jangan mendahului Tuhan dengan berkata soal hari esok.Sekarang ayo dibuka mulutnya atau aku akan marah padamu."
....WHAT ABOUT ALL THEIR JOY/BAGAIMANA DENGAN KEBAHAGIAAN MEREKA.... Irwan sudah minum obatnya dan Evi juga sudah naik ke tempat tidur.Irwan meraih Evi dalam pelukannya,"Lihatlah aku sudah mulai mengantuk,...."
Evi malah mengusap wajah suaminya,"Aku tidak akan kemana2.Kau tidurlah."
Malam pertamanya ketunda nih.***see you next eps***
°♧� IT'S OUR PLANET'S WOMB / INI ADALAH RAHIM PLANET KITA... ( RUMAH IRWAN JAKARTA )
Idayu ditemani oleh keluarga Evi menempati rumah Irwan.Idayu senang ada Rita dan Rizky yang menemaninya kalau tidak dia bisa boring sendirian di rumah sebesar itu.Mana yang empunya rumah lagi honeymoon pula.Idayu menemani Rita gmenjaga Rizky yang sedang tidur,"Syukurlah ada jeng sama putranya nemeni saya.Walau rumah ini dikawal bodyguard tapi tetep aja saya merasa lebih nyaman dengan keberadaan kalian di sini."
Rita malah sungkan,"Justru saya pikir kami ini hanya merepotkan Jeng Idayu.Apalagi kami ini dari latar belakang orang biasa saja ga kayak Jeng dan Nak Irwan."
Idayu menyetting AC biar nyaman,"Jeng ini dulu mungkin saya orang yang memandang bulu dalam bergaul tapi kini saya sadar hidup itu sebuah kesempatan untuk kita berguna bagi orang lain.Hidup itu jangan disia2kan.Saya ga seperti itu lagi jeng Rita.Apalagi sejak saya melihat perubahan Irwan.Saya jadi malah bersyukur Jeng Rita melahirkan anak2 yang indah.Jika bukan demi Rizky mungkin Evi takkan bertemu Irwan di jalanan.Semuanya akhirnya mengerjakan kebaikan bukan?"
•♧� WHAT ABOUT US / BAGAIMANA DENGAN KITA....
Rita memandang Rizky yang sudah pulas,"Dulu saat Rizky kecelakaan saya pikir itu sebuah musibah terberat dalam hidup saya.Tak dinyana dibalik itu ada mahkota tersedia.Ternyata Tuhan sedang merenda cinta kedua anak sulung kita."
Idayu melihat ke jam dinding,"Sudah malam mereka pasti sudah Batam sekarang.Saya telah pesankan hotel di sana.Honeymoon suit.Saya tenang karena Toto ada bersama mereka."
Wajah Idayu tiba2 berubah sedih melihat jam dinding,Rita jadi heran.Didekatinya mamanya Irwan itu,"Kenapa Jeng?Kok jadi muram?"
Idayu berkaca2,"Waktu itu tak bisa disuap Jeng.Kekayaan tak bisa membeli waktu.Waktu itu netral.Andai saja Irwan punya lebih banyak waktu..."
Rita tersenyum,"Kita tak perlu mengetahui masa dan waktu Jeng.Itu semua hak veto Tuhan.Orang sehat saja bisa tiada kapan saja jika memang waktunya sudah habis.Dan sejak kejadian Rizky,saya percaya bahwa keajaiban itu masih ada.Lihat saja siapa sangka Rizky yang sudah ditopang berbagai alat itu masih bisa tidur sepulas itu sekarang.Jeng harus yakin bahwa hal yang sama bisa terjadi pada putra kita Irwan.Maaf entah kenapa saya merasa Nak Irwan itu sudah seperti putra saya sendiri."
○♧� WHAT ABOUT ANIMALS/ BAGAIMANA DENGAN BINATANG....( Dengan Irvi )
Irwan dan Evi telah mendarat di Pulau Batam.Udara malam yang dingin membuat Evi segera mengambil mantel tebal dan dipakaikannya pada sang suami tercinta,"Pak CEO kau harus pakai mantel ini sebab udara pasti dingin diluar sana."
Irwan tersenyum bahagia,"Enaknya punya isteri.Diperhatiin bahkan sampai ke hal kecil.Makasih ya Istriku..."
Evi malah tersenyum,"Tumben ga Nyonya sayang manggilnya?"
●♡� WHAT ABOUT IT / BAGAIMANA DENGANNYA....
Irwan malah memakaikan syal ke leher isterinya,"Aku lama ga kerja jadinya malah jadi suka lihat serial India.Ada aktor yang menyebut isterinya dengan sebutan itu.Bagus kedengarannya.Kau tak suka Nyonyaku?"
□☆★ WE'VE TURNED KINGDOMS TO DUST/KITA TELAH MENGUBAH KERAJAAN MENJADI DEBU...
Evi menggandeng lengan Sang CEO,"Apapun kau menyebutku asal dengan penuh kasih sayang aku akan menerimanya.Oh ya habis ini kita kemana,Suamiku?"
Irwan malah meraih Evi dalam rengkuhannya,"Ke dalam pelukanku pastinya...he..he..."
Toto mendekat,"Boss!Mobil yang akan membawa Boss ke hotel sudah siap.Mari Boss!"
Irwan menggandeng Evi turun dari pesawat.Mobil mewah sudah siap disana.Warna hitam metalik dikawal pastinya.Toto mengawasi sekitar dan terakhir sendiri yang naik.Tugasnya memang memastikan keamanan Irwan.
■☆★ WHAT ABOUT ELEPHANTS / BAGAIMANA DENGAN GAJAH2...
Mobil melaju dengan kecepatan sedang.Evi melihat sebuah bangunan dengan ukuran besar,"Apa itu mall?"
Irwan menjawab,"Benar.Itu Mega Mall Batam Centre.Kau mau belanja di sana?"
Evi melihat ke arah para bodyguard,"Sepertinya pergi denganmu ke tempat umum akan merepotkan mereka."
Irwan berkata,"Isteriku...mereka bisa menyamar.Kau tenang saja.Akan kumarahi mereka jika membuatmu merasa tidak nyaman.Iya kan Toto?"
◇♧� WHERE DID WE GO WRONG/DIMANAKAH KESALAHAN KITA...
Toto menjawab,"Benar Boss.Katakan saja jika memang kami telah melakukan sesuatu yang salah.Tegurlah kami.Asal jangan dipecat aja Boss!"
Irwan melirik isterinya,"Lihat kan?Apapun yang kauinginkan akan diwujudkan dengan baik.Kau mau belanja aku juga siap menemani."
....OOO...OOO SOMEONE TELL ME WHY/ SESEORANG MEMBERITAHUKU SEBABNYA...( PENJARA )
Hazman kaget kala tahu berita kematian Shiha,"Ini tidak mungkin!!Tidak!!"
Keadaan makin runyam kala orang tuanya datang dari Malaysia,"Hazman!!Mengapa kau bisa dipenjara Nak?Apa yang telah kaulakukan,katakan pada kami apa kau dijebak?Pasti perempuan itu!Katakan!!Dia bukan yang membuatmu berada di sini?Katakan pada kami!!"
¤♡¤ WHAT ABOUT BABIES/ BAGAIMANA DENGAN BAYI2...( Hotel di Batam )
Irwan merasa nyeri di perutnya,'Mengapa penyakit ini datang di saat begini?Perutku nyeri sekali...' Meski mencoba menyembunyikan dari Evi tapi tetap saja Evi tahu,"Wan,kau berkeringat?Kau baik2 saja?"
Irwan tampak menahan sakit,"Aku tidak apa2 isteriku..."
Evi membantu Irwan berbaring,"Kau tak bisa mendustaiku...aku adalah isterimu...aku juga tahu apa kau berbohong atau jujur padaku...berbaringlah...akan kuambilkan obat."
Irwan menolak,"Kalau aku minum obat aku pasti mengantuk.Lalu bagaimana kita akan ...?"
Evi kembali dengan obat,"Akan apa?"
Irwan manyun,"Ini malam pengantin kita...masak aku malah tidur semalaman?"
Evi menghela nafas,"Wan,kau pikir aku akan bahagia melihatmu menahan nyeri semalaman?Aku tidak akan bahagia."
Irwan merajuk,"Tapi aku ingin rumah kita penuh dengan bayi2..."
....WHAT ABOUT THE DAYS/BAGAIMANA DENGAN HARI2....
Evi memegang obatnya,"Pak CEO yang ganteng,masih ada hari esok tak usah buru2...bukankah buah yang matang di pohon jauh lebih manis rasanya?"
Irwan masih menutup mulutnya,"Aku tidak punya waktu banyak Vi..."
Evi menatapnya,"Jangan mendahului Tuhan dengan berkata soal hari esok.Sekarang ayo dibuka mulutnya atau aku akan marah padamu."
....WHAT ABOUT ALL THEIR JOY/BAGAIMANA DENGAN KEBAHAGIAAN MEREKA.... Irwan sudah minum obatnya dan Evi juga sudah naik ke tempat tidur.Irwan meraih Evi dalam pelukannya,"Lihatlah aku sudah mulai mengantuk,...."
Evi malah mengusap wajah suaminya,"Aku tidak akan kemana2.Kau tidurlah."
Malam pertamanya ketunda nih.***see you next eps***
Eps 89 DEBU2 JALANAN : Be The First ( Menjadi Yang Pertama )
°↓°↓° HIDUP HANYALAH SEBENTAR SAJA....( Batam's Hotel )
Langit Batam begitu indah dipenuhi bintang2.Kerlip cahaya lampu di kejauhan kian menambah pesona kota Batam di malam hari.Namun semua keindahan itu tak mampu mencuri perhatian Evi.Meski berada di kamar nan lux namun ia merasa sedih melihat sang suami terbaring di ranjang king bed size dengan wajah agak pucat.Ya,Pak CEO kambuh penyakitnya dan kini tergolek di ranjang tertidur karena efek obat.Kecemasan menyergap Evi seketika,terbersit ketakutan akan kehilangan pria yang ia cintai.Diusapnya keringat di wajah Irwan,bila malam tiba Irwan memang suka berkeringat.Dokter telah memberitahunya bahwa hal itu memang kerap dialami oleh mereka yang menderita penyakit parah.Evi tak bisa tidur walaupun jujur ia merasa sangat ingin mengistirahatkan tubuhnya.Ia takut jika Irwan tiba2 berhenti bernafas kala ia tertidur.Sambil menahan tangis ia menatap dada Irwan yang naik turun secara perlahan.Pelan diraihnya jemari suaminya dan dikecupnya penuh sayang,'Jangan ambil dia dariku ya Tuhan...berikanlah kehidupan baginya...ia seorang pebisnis yang baik ya Tuhan.Ia memang terlihat dingin tapi ia memiliki kepedulian yang besar.Ribuan karyawan ada dalam tanggung jawabnya.Kumohon...ya Tuhan,aku juga membutuhkannya.Aku tak bisa hidup tanpanya...'
•↓•↓• UMUR HANYALAH TINGGAL HITUNGAN....
Evi melihat cincin pernikahan yang melingkar di jari manis Irwan.Cincin yang sangat indah dipesan Irwan dari luar negeri spesial buat pernikahan mereka.Cincin itu dihiasi permata disekujur bodynya.Irwan bilang kala itu,"Cincin ini sengaja kupesan bertabur permata2 kecil tak terhitung jumlahnya.Ini lambang betapa banyak tahun yang ingin kujalani disisimu Nyonya sayang...ini adalah doaku sebenarnya kepada Dia...kiranya dikabulkan-Nya..."
○↓○↓○ SENANG SEDIH HANYA UNGKAPAN...
Kata2 suaminya itu terus terngiang di hati Evi menambah sedih hatinya melihat kondisi sang suami kini nampak terbaring lemah di ranjang.Malam kian larut dan Irwan terbangun tiba2,"Vi...." Evi yang hampir saja tertidur segera menjawab,"Aku disini Wan...aku disini sejak tadi..."
Irwan tersenyum lega dan mengusap wajah isterinya,"Kau belum tidur?Kau pasti lelah...tidurlah..." Evi tersenyum,"Kau sudah merasa enakan?"
Irwan malah membuka selimutnya,"Perutku sudah lebih nyaman.Kemarilah berbaringlah didekatku." ●↓●↓● SEMUA BERLALU TAK PERNAH MENENTU....
Evi meletakkan kepalanya di dekat dada Irwan.Sengaja ia ingin mendengar detak jantung suaminya.Mendengarnya bak mendengar musik pengantar tidur. Irwan mengusap lengan isterinya,"Baru malam pertama kau menjadi Nyonya Irwan,aku sudah membuatmu tak bisa tidur.Maaf ya Nyonya sayang..."
Evi malah menempelkan kepalanya di leher Irwan,"Kenapa harus minta maaf Pak CEO?Sudah menjadi tugasku menjagamu.Aku kan isterimu sekarang."
Evi menguap mengantuk juga dia,dengan malu ia menutupi kantuknya.Irwan mengecup kening isterinya,"Kau tidurlah sekarang.Biar aku yang ronda sekarang.He..he.."
Evi menarik selimut,"Tidurlah kembali.Biar besok lebih fresh.Jangan begadang untukku."
Irwan memainkan rambut isterinya,"Jika besok aku lebih fresh,aku akan dapat apa?"
Evi melirik suaminya itu,"Dasar julit.Mau tidur aja bersyarat.Hmm...kasih apa ya?"
Irwan malah memandang isterinya lekat2,"Aku sudah tahu jawabannya...sekarang kau mengantuk lihat bahkan kau sudah tak sanggup menatapku..."
Evi merona karena sebenarnya ia berdebar2 ditatap begitu dalam oleh Irwan,bukannya karena sudah ngantuk.Namun ia terlelap juga kala Irwan memeluknya.Tak lama Irwan menyusul juga ke alam mimpi mengikuti sang isteri.Diluar Toto and the team terus berjaga bergiliran.Malam pertama di Batam berlalu dengan aman.
□↓□↓□ MATA LELAH MENATAP...( KEESOKAN HARINYA )
Matahari menembus tirai kamar hotel dimana Irwan dan Evi bermalam.Evi bangun lebih dulu karena silau cahaya pagi.Lengan Irwan melingkar kuat di pinggang Evi membuatnya sulit beringsut dari ranjang,'Lagi sakit kok kuat amat sih meluknya?Pak CEO nih emang posesif kayaknya...apa aku bangunin aja ya?' Namun kala menatap suaminya terpejam dengan wajah begitu cute,Evi jadi urung mau bangunin,'Aduh pasang wajah begitu lagi...mana tega aku bangunin dia.Tunggu lima menit lagi deh...' Evi terus menatap wajah suaminya,eh tiba2 Irwan tersenyum,"Good morning Mrs.Irwan..." ■↓■↓■ HIDUP JENUH MENGHISAP...
Evi segera mencubit pipi suaminya,"Dasar Pak CEO julit rupanya dah bangun dari tadi ya?Pantas tangannya kuat amat.Hmm...julitnya!"
Irwan ngekek,"Itu artinya aku sudah lebih fresh..."
Evi melepaskan diri dari pelukan Irwan,"Terus kenapa kalau udah fresh?Aku mau ke toilet dulu..." Irwan malah masih berbaring,"Bukannya semalam ada yang janji ya mau ngasih aku hadiah kalau aku udah lebih fresh?Siapa ya kemarin yang janji gitu?"
Evi tersenyum di kamar mandi,"Ingatannya emang super...dasar pebisnis..."
Evi melihat ke cermin,"Ga sangka aku sekarang adalah Nyonya Irwan...wajahku biasa aja,gimana kalau Irwan jenuh sama aku ya?Dia kan selalu dikelilingi wanita2 cantik gitu."
◇↓◇↓◇ MULUT LELAH BERUCAP...
Irwan mendengar Evi bergumam di kamar mandi,"Vi,kamu bilang apa?Aku ga jelas dengernya?"
Evi kaget,'Ups...dia denger..'
Usai selesai gosok gigi dan rutinitas pagi,Evi keluar dari kamar mandi.Irwan sedang menelpon room service,"I want breakfast send to my room on top floor.Ok thank you..."
Evi senang Irwan selera makan,"Sepertinya kau sudah sehat sekarang.Aku senang melihatnya..." Irwan turun dari ranjang,"Ingat janjimu semalam Nyonya sayang..."
Irwan menuju toilet tapi sempat mengecup pipi isterinya dulu,Evi kaget juga,"Ingat ucapanmu semalam kan?"
Evi mesem,"Mandi dulu sana baru nagih hadiah..."
Irwan menuju toilet dengan wajah riang. Apakah hadiah untuk Irwan?***see you next eps***
▼▼ PADA SUATU HARI KUBERJALAN MENYUSURI BUKIT TERJAL...
.( Honeymoon Suite )
Petugas room service hotel nampak berjalan menuju kamar dimana Irwan dan Evi menginap.Toto segera menghentikannya,"Apa ini pesanan Boss saya?"
Sang petugas mengiyakan,"Benar.Baru setengah jam yang lalu Tuan Irwan memesannya.Apa ada masalah?"
Toto mencicipi hidangannya,"Semua yang akan disajikan untuk Boss saya harus lewat sensor saya dulu.Lagipula,kau tunggu saja disini.Biar saya yang membawanya ke dalam."
♡♡ KE JURANG DAN LEMBAH...
Petugas hotel menurut saja,'Aku memang sudah diberitahu oleh manager hotel bahwa ada tamu spesial di lantai ini.Pengamanannya ketat sekali.Makanan aja diperiksa.Kayak zaman kekaisaran saja.Jadi ingat serial India deh.Dimana makanan untuk raja diperiksa dulu beracun apa ga.Wah...wah...jadi kepo kayak apa sih yang namanya Tuan Irwan itu?'
Toto menelpon hp Bossnya namun yang menjawab Evi,"Irwan sedang di kamar mandi,Mas Toto.Ada apa?"
Toto menjawab,"Oh Nyonya Boss...sorry pagi2 dah ganggu.Ini sarapannya sudah datang.Apa bisa dibawa masuk?"
Irwan keluar dari kamar mandi masih pakai piyama ala Jepang gitu.Piyama warna merah marron itu membuat wajah Irwan nampak kontras.Evi sampai tak berkedip melihatnya,'Astaga...gantengnya Pak CEOku...'
Toto heran Evi malah diam,"Nyonya Boss...hello...gimana?"
Irwan tahu isterinya memandangi dirinya dalam balutan piyama merah maroonnya,"Telepon dari siapa,Vi?"
↓↓ KULIHAT DALAMNYA JURANG ....
Melihat Evi malah merona,Irwan mengernyitkan dahinya sambil melangkah mendekat.Sisir yang dipegangnya diletakkannya di meja rias yang ada di situ,pelan diambilnya hpnya dari tangan sang isteri yang tengah terpana.Suara Toto terdengar di seberang,"Gimana Nyonya Boss sarapannya keburu dingin lho...sudah saya ceksound kok tenang aja..."
Irwan segera menjawab sambil memandang sang isteri yang kini tertunduk tersipu malu,"Bawa masuk To!"
Toto kaget jadi Bossnya yang jawab,"Ups Si Boss...pagi Boss!Saya masuk ya..."
^^ RAGU DI HATIKU...
Tanpa nunggu lama Toto segera masuk,nampak Bossnya sedang memeluk pinggang sang isteri.Toto menyapa mereka,"Saya ga ganggu kan Boss?Wah Boss nampaknya seger nih.Agenda pagi ini mau kemana Boss?"
Evi hendak membantu Toto meletakkan makanan di meja,namun Irwan tak melepaskan pelukannya.Evi jadi kian salting,apalagi kala Irwan malah berkata pada Toto,"Pagi ini aku ga ingin kemana2 To.Standby aja di hotel."
Toto melihat Irwan mengerlingkan matanya,iapun paham dan segera menjawab,"Siap Boss.Selamat menikmati sarapan.Saya permisi dulu.Mari Nyonya Boss..."
Evi tersenyum sambil menahan debar di hatinya karena Irwan masih saja memeluknya dari belakang,"Iya Mas Toto...makasih ya udah ngenterin sarapannya."
>><< KE KANAN DAN KIRI BELUKAR DAN HUTAN2 SANGAT LUAS...
Usai menutup pintu,Toto memasang tanda di pintu "Do Not Disturb".
Ia lalu patroli lagi cek area ke kanan dan ke kiri sambil koordinasi via hp ke teamnya.Sementara itu Irwan dan Evi sarapan berdua di dalam kamar,tentu saja suap2an mesra.Irwan terus menatap ke arah isterinya,"Hayo katanya mau kasih hadiah buat aku..."
Evi menyuapkan sesendok ke Irwan,"Kamu sudah punya semua Wan.Aku bingung mau kasih apa...hm...kamu minta apa?"
Irwan malah meraih Evi duduk di pangkuannya,tentu saja Evi blingsatan,"Eiit...Pak CEO...tumpah nih..."
Irwan melihat memang ada ceceran makanan di baju Evi,"Biar aku yang bersihkan Nyonya sayang..." Evi kian kaget kala Irwan malah membopongnya ke tempat tidur,"Wan,sarapannya belum selesai..." Irwan membaringkan Evi di ranjang dan menahan tangan Evi yang hendak membersihkan pakaiannya dari tumpahan makanan,"Sarapannya dilanjut di sini saja...sarapan kedua..."
Evi memejamkan mata kala Irwan membersihkan makanan di bajunya dengan mulutnya.Irwan melepas kancing baju isterinya,Evi sontak membuka matanya,"Wan,kau kan masih sakit..."
Irwan menggeleng,"Aku tidak mau dengar kata tidak sekarang...ini hadiah yang aku minta...dan kau sudah berjanji akan memberikannya,bukan?Kau tahu kan seseorang bisa kena klaim jika melanggar kesepakatan..."
Evi hendak protes,"Tapi Wan...kesehatanmu..."
�� MUNGKIN KUBERHARAP...
Namun Irwan menghentikannya dengan ciuman mesra di bibir sang isteri.Membuat Evi terbelalak matanya.Sesudah itu tak ada protes lagi terdengar.Kelambu diturunkan dan keduanya menikmati malam pertama mereka di pagi hari.Astaga....ini malam pertama apa pagi pertama enaknya nyebutnya ya?Terserah badan sensor aja deh...
¤¤ ADAKAH LAGI PELANGI DALAM CITA HATI....( JAKARTA )
Idayu nampak sedang sarapan bersama Rita dan Rizky.Lesti datang menyapa mereka,"Selamat pagi..."
Rizky tersenyum ceria melihat perawat pribadinya datang,memang Irwan yang meminta pada pihak RS untuk mengirimkan Lesti sebagai perawat pribadi bagi Rizky sampai dia pulih benar.Idayu hanya mengangguk karena sibuk nelpon Toto,"Gimana kondisi putraku disana To?"
Toto menjawab,"Semalam sempat kambuh Boss Nyonya bahkan sampai Nyonya muda panik gitu.Tapi pagi ini saya lihat Boss sudah segar lagi.Siap tempur malah he..he.."
Idayu lega mendengarnya,"Pastikan dokter dari Singapore itu untuk datang memeriksa putraku ya To.Jadwalkan kedatangannya.Akan kuhubungi dia sekarang.Kalian masih di hotel kan?"
Toto menjawab,"Iya Boss Nyonya.Boss Irwan ga mau kemana2 dulu.Belum ada perintah check out.Kalau ada pasti saya beritahu Boss Nyonya."
~~ OH PELANGI SUNGGUH INDAH KEAGUNGAN YANG KUASA...
Idayu lega mengetahui Irwan baik2 saja di Batam.Rita memandangnya,"Apa mereka baik2 saja Jeng disana?"
Idayu duduk kembali melanjutkan sarapannya,"Iya Jeng.Semua baik kok.Undercontrol."
Rita ikut lega,"Semoga Yang Kuasa memberikan kebahagiaan bagi mereka."
÷÷ TAK DAPAT TERLUKISKAN MANUSIA ....( Reza house )
Reza memandangi lukisan2 Evi di gudangnya,"Kau kini sudah menikah Vi.Kau sudah menemukan pria yang kau cintai.Kini sorot mata kehampaan tak terlihat di matamu.Binar cinta dan kebahagiaan yang kini kulihat."
Reza mengeluarkan semua lukisan dari gudang,'Aku akan mengirimkan lukisan2 ini kepadamu Vi.Anggaplah kado perkawinan dariku.Sekaligus tanda bahwa aku akan move on darimu.'
♡♡ BETAPA KUMENDAMBAKAN RAHMATMU....
Hayati mendekat,"Mau dibawa kemana Mas lukisan2nya?Apa mau dijual?"
Reza menggeleng,"Tidak Hayati."
Hayati langsung panik,"Jadi mau dibuang ya?Kan udah janji sama Hayati kalau ga akan dibuang.Itukan hasil kerja Mas Reza sayang kalau dibuang begitu aja."
Meski tahu bahwa wanita yang ada di lukisan itu adalah wanita yang pernah didambakan Reza namun Hayati telah belajar untuk menghargai segala sesuatu dalam hidup ini.Ia tak melihat lukisan itu dari satu sisi saja,ia lebih melihat pada kerja keras Reza dalam melukis.Ia menghargai hal itu lebih dari kecemburuan dalam dirinya.
◇◇ DALAM DUKA DALAM SUKA DI DUNIA...
Reza menatap lekat2 pada Hayati,"Kenapa kau mau menangis begitu?"
Hayati menunduk,"Sedih saja.Mas Reza sedih saya juga ikut sedih."
Reza tersenyum,"Hey!Siapa yang sedih?Aku tuh mau ngasih lukisan2 ini ke seseorang,tahu.Hmm...udah cepet bantuin aku bersihin lukisan2 ini."
Hayati lega mendengarnya,"Siap deh Hayati pasti bantuin Mas Reza.Apapun deh buat Mas Reza." Reza terpana mendengarnya dan menangkap lengan Hayati kala hendak beranjak mengambil kanebo,"Apapun katamu?"
Hayati jadi merona,"Ehm...he em..."
Reza mendekati Hayati,"Kau tahu apa yang kauucapkan tadi kan Hayati?"
Hayati jadi nervous berada begitu dekat dengan pria yang ia cintai diam2 itu,"Saya hanya mengatakan apa yang ada dalam hati saya Mas..."
Reza kian mendekat,"Dalam hatimu?Maksudmu kau punya hati padaku begitu Hayati?"
Hayati bingung dan memainkan jari2nya,'Waduh aku harus jawab apa nih?'
☆☆ WOW...WOW MEMANG HIDUP DI DUNIA PENUH KENYATAAN....
Reza semakin dekat wajahnya dengan wajah Hayati,"Tatap mataku Hayati..."
Hayati pelan2 mengangkat wajahnya dan memandang wajah anak majikannya itu,kedua pasang mata itu bertemu pandang.Reza terpukau ia melihat bias cinta untuknya di mata Hayati.Ia bertanya,"Sejak kapan Hayati?"
Hayati menjawab,"Sejak saya tinggal di sini dan mengenal Mas.Maafkan saya memiliki perasaan ini terhadap Mas Reza...saya tak seharusnya...bermimpi bahwa Mas akan menyukai perempuan desa seperti saya.Lagipula saya cuma pembantu di sini...maafkan saya Mas..."
★★ ADA YANG PAHIT ADA YANG MANIS...
Reza menggeleng sambil berkaca2,"Cinta itu universal.Dia tidak melihat kasta.Dia milik semua orang.Kenapa kau meminta maaf?Kau berhak mencintai seseorang dan kau juga berhak dicintai.Cinta akan membuatmu menghargai orang yang kaucintai lebih dari yang lain."
Reza meraih Hayati dalam pelukannya,"Maafkan aku tak bisa melihat cintamu padaku.Aku begitu dibutakan oleh obsesiku pada seseorang yang tidak ditakdirkan untukku.Maafkan aku..."
Hayati menikmati moment manis itu dengan derai air mata bahagia.
¤¤ DAN SILIH BERGANTI SEMUANYA HARUS PENGORBANAN....
Reza menangis di bahu Hayati,menumpahkan kepedihan hatinya karena Evi.Hayati mengusap punggung Reza,'Aku janji Mas aku ga akan menuntut Mas membalas cintaku.Aku akan menanti sampai hati Mas sembuh.Aku percaya waktu akan membuat Mas melihat ketulusan hatiku.Bahwa Mas juga berhak dicintai.'
Tanpa mereka sadari seseorang melihat semuanya.Siapakah orang itu?***see you next eps***
Langit Batam begitu indah dipenuhi bintang2.Kerlip cahaya lampu di kejauhan kian menambah pesona kota Batam di malam hari.Namun semua keindahan itu tak mampu mencuri perhatian Evi.Meski berada di kamar nan lux namun ia merasa sedih melihat sang suami terbaring di ranjang king bed size dengan wajah agak pucat.Ya,Pak CEO kambuh penyakitnya dan kini tergolek di ranjang tertidur karena efek obat.Kecemasan menyergap Evi seketika,terbersit ketakutan akan kehilangan pria yang ia cintai.Diusapnya keringat di wajah Irwan,bila malam tiba Irwan memang suka berkeringat.Dokter telah memberitahunya bahwa hal itu memang kerap dialami oleh mereka yang menderita penyakit parah.Evi tak bisa tidur walaupun jujur ia merasa sangat ingin mengistirahatkan tubuhnya.Ia takut jika Irwan tiba2 berhenti bernafas kala ia tertidur.Sambil menahan tangis ia menatap dada Irwan yang naik turun secara perlahan.Pelan diraihnya jemari suaminya dan dikecupnya penuh sayang,'Jangan ambil dia dariku ya Tuhan...berikanlah kehidupan baginya...ia seorang pebisnis yang baik ya Tuhan.Ia memang terlihat dingin tapi ia memiliki kepedulian yang besar.Ribuan karyawan ada dalam tanggung jawabnya.Kumohon...ya Tuhan,aku juga membutuhkannya.Aku tak bisa hidup tanpanya...'
•↓•↓• UMUR HANYALAH TINGGAL HITUNGAN....
Evi melihat cincin pernikahan yang melingkar di jari manis Irwan.Cincin yang sangat indah dipesan Irwan dari luar negeri spesial buat pernikahan mereka.Cincin itu dihiasi permata disekujur bodynya.Irwan bilang kala itu,"Cincin ini sengaja kupesan bertabur permata2 kecil tak terhitung jumlahnya.Ini lambang betapa banyak tahun yang ingin kujalani disisimu Nyonya sayang...ini adalah doaku sebenarnya kepada Dia...kiranya dikabulkan-Nya..."
○↓○↓○ SENANG SEDIH HANYA UNGKAPAN...
Kata2 suaminya itu terus terngiang di hati Evi menambah sedih hatinya melihat kondisi sang suami kini nampak terbaring lemah di ranjang.Malam kian larut dan Irwan terbangun tiba2,"Vi...." Evi yang hampir saja tertidur segera menjawab,"Aku disini Wan...aku disini sejak tadi..."
Irwan tersenyum lega dan mengusap wajah isterinya,"Kau belum tidur?Kau pasti lelah...tidurlah..." Evi tersenyum,"Kau sudah merasa enakan?"
Irwan malah membuka selimutnya,"Perutku sudah lebih nyaman.Kemarilah berbaringlah didekatku." ●↓●↓● SEMUA BERLALU TAK PERNAH MENENTU....
Evi meletakkan kepalanya di dekat dada Irwan.Sengaja ia ingin mendengar detak jantung suaminya.Mendengarnya bak mendengar musik pengantar tidur. Irwan mengusap lengan isterinya,"Baru malam pertama kau menjadi Nyonya Irwan,aku sudah membuatmu tak bisa tidur.Maaf ya Nyonya sayang..."
Evi malah menempelkan kepalanya di leher Irwan,"Kenapa harus minta maaf Pak CEO?Sudah menjadi tugasku menjagamu.Aku kan isterimu sekarang."
Evi menguap mengantuk juga dia,dengan malu ia menutupi kantuknya.Irwan mengecup kening isterinya,"Kau tidurlah sekarang.Biar aku yang ronda sekarang.He..he.."
Evi menarik selimut,"Tidurlah kembali.Biar besok lebih fresh.Jangan begadang untukku."
Irwan memainkan rambut isterinya,"Jika besok aku lebih fresh,aku akan dapat apa?"
Evi melirik suaminya itu,"Dasar julit.Mau tidur aja bersyarat.Hmm...kasih apa ya?"
Irwan malah memandang isterinya lekat2,"Aku sudah tahu jawabannya...sekarang kau mengantuk lihat bahkan kau sudah tak sanggup menatapku..."
Evi merona karena sebenarnya ia berdebar2 ditatap begitu dalam oleh Irwan,bukannya karena sudah ngantuk.Namun ia terlelap juga kala Irwan memeluknya.Tak lama Irwan menyusul juga ke alam mimpi mengikuti sang isteri.Diluar Toto and the team terus berjaga bergiliran.Malam pertama di Batam berlalu dengan aman.
□↓□↓□ MATA LELAH MENATAP...( KEESOKAN HARINYA )
Matahari menembus tirai kamar hotel dimana Irwan dan Evi bermalam.Evi bangun lebih dulu karena silau cahaya pagi.Lengan Irwan melingkar kuat di pinggang Evi membuatnya sulit beringsut dari ranjang,'Lagi sakit kok kuat amat sih meluknya?Pak CEO nih emang posesif kayaknya...apa aku bangunin aja ya?' Namun kala menatap suaminya terpejam dengan wajah begitu cute,Evi jadi urung mau bangunin,'Aduh pasang wajah begitu lagi...mana tega aku bangunin dia.Tunggu lima menit lagi deh...' Evi terus menatap wajah suaminya,eh tiba2 Irwan tersenyum,"Good morning Mrs.Irwan..." ■↓■↓■ HIDUP JENUH MENGHISAP...
Evi segera mencubit pipi suaminya,"Dasar Pak CEO julit rupanya dah bangun dari tadi ya?Pantas tangannya kuat amat.Hmm...julitnya!"
Irwan ngekek,"Itu artinya aku sudah lebih fresh..."
Evi melepaskan diri dari pelukan Irwan,"Terus kenapa kalau udah fresh?Aku mau ke toilet dulu..." Irwan malah masih berbaring,"Bukannya semalam ada yang janji ya mau ngasih aku hadiah kalau aku udah lebih fresh?Siapa ya kemarin yang janji gitu?"
Evi tersenyum di kamar mandi,"Ingatannya emang super...dasar pebisnis..."
Evi melihat ke cermin,"Ga sangka aku sekarang adalah Nyonya Irwan...wajahku biasa aja,gimana kalau Irwan jenuh sama aku ya?Dia kan selalu dikelilingi wanita2 cantik gitu."
◇↓◇↓◇ MULUT LELAH BERUCAP...
Irwan mendengar Evi bergumam di kamar mandi,"Vi,kamu bilang apa?Aku ga jelas dengernya?"
Evi kaget,'Ups...dia denger..'
Usai selesai gosok gigi dan rutinitas pagi,Evi keluar dari kamar mandi.Irwan sedang menelpon room service,"I want breakfast send to my room on top floor.Ok thank you..."
Evi senang Irwan selera makan,"Sepertinya kau sudah sehat sekarang.Aku senang melihatnya..." Irwan turun dari ranjang,"Ingat janjimu semalam Nyonya sayang..."
Irwan menuju toilet tapi sempat mengecup pipi isterinya dulu,Evi kaget juga,"Ingat ucapanmu semalam kan?"
Evi mesem,"Mandi dulu sana baru nagih hadiah..."
Irwan menuju toilet dengan wajah riang. Apakah hadiah untuk Irwan?***see you next eps***
Eps 90 ▼▼ DEBU2 JALANAN : Kept Until In The Morning
(Menyimpan Sampai Di Pagi Hari)
(Menyimpan Sampai Di Pagi Hari)
▼▼ PADA SUATU HARI KUBERJALAN MENYUSURI BUKIT TERJAL...
.( Honeymoon Suite )
Petugas room service hotel nampak berjalan menuju kamar dimana Irwan dan Evi menginap.Toto segera menghentikannya,"Apa ini pesanan Boss saya?"
Sang petugas mengiyakan,"Benar.Baru setengah jam yang lalu Tuan Irwan memesannya.Apa ada masalah?"
Toto mencicipi hidangannya,"Semua yang akan disajikan untuk Boss saya harus lewat sensor saya dulu.Lagipula,kau tunggu saja disini.Biar saya yang membawanya ke dalam."
♡♡ KE JURANG DAN LEMBAH...
Petugas hotel menurut saja,'Aku memang sudah diberitahu oleh manager hotel bahwa ada tamu spesial di lantai ini.Pengamanannya ketat sekali.Makanan aja diperiksa.Kayak zaman kekaisaran saja.Jadi ingat serial India deh.Dimana makanan untuk raja diperiksa dulu beracun apa ga.Wah...wah...jadi kepo kayak apa sih yang namanya Tuan Irwan itu?'
Toto menelpon hp Bossnya namun yang menjawab Evi,"Irwan sedang di kamar mandi,Mas Toto.Ada apa?"
Toto menjawab,"Oh Nyonya Boss...sorry pagi2 dah ganggu.Ini sarapannya sudah datang.Apa bisa dibawa masuk?"
Irwan keluar dari kamar mandi masih pakai piyama ala Jepang gitu.Piyama warna merah marron itu membuat wajah Irwan nampak kontras.Evi sampai tak berkedip melihatnya,'Astaga...gantengnya Pak CEOku...'
Toto heran Evi malah diam,"Nyonya Boss...hello...gimana?"
Irwan tahu isterinya memandangi dirinya dalam balutan piyama merah maroonnya,"Telepon dari siapa,Vi?"
↓↓ KULIHAT DALAMNYA JURANG ....
Melihat Evi malah merona,Irwan mengernyitkan dahinya sambil melangkah mendekat.Sisir yang dipegangnya diletakkannya di meja rias yang ada di situ,pelan diambilnya hpnya dari tangan sang isteri yang tengah terpana.Suara Toto terdengar di seberang,"Gimana Nyonya Boss sarapannya keburu dingin lho...sudah saya ceksound kok tenang aja..."
Irwan segera menjawab sambil memandang sang isteri yang kini tertunduk tersipu malu,"Bawa masuk To!"
Toto kaget jadi Bossnya yang jawab,"Ups Si Boss...pagi Boss!Saya masuk ya..."
^^ RAGU DI HATIKU...
Tanpa nunggu lama Toto segera masuk,nampak Bossnya sedang memeluk pinggang sang isteri.Toto menyapa mereka,"Saya ga ganggu kan Boss?Wah Boss nampaknya seger nih.Agenda pagi ini mau kemana Boss?"
Evi hendak membantu Toto meletakkan makanan di meja,namun Irwan tak melepaskan pelukannya.Evi jadi kian salting,apalagi kala Irwan malah berkata pada Toto,"Pagi ini aku ga ingin kemana2 To.Standby aja di hotel."
Toto melihat Irwan mengerlingkan matanya,iapun paham dan segera menjawab,"Siap Boss.Selamat menikmati sarapan.Saya permisi dulu.Mari Nyonya Boss..."
Evi tersenyum sambil menahan debar di hatinya karena Irwan masih saja memeluknya dari belakang,"Iya Mas Toto...makasih ya udah ngenterin sarapannya."
>><< KE KANAN DAN KIRI BELUKAR DAN HUTAN2 SANGAT LUAS...
Usai menutup pintu,Toto memasang tanda di pintu "Do Not Disturb".
Ia lalu patroli lagi cek area ke kanan dan ke kiri sambil koordinasi via hp ke teamnya.Sementara itu Irwan dan Evi sarapan berdua di dalam kamar,tentu saja suap2an mesra.Irwan terus menatap ke arah isterinya,"Hayo katanya mau kasih hadiah buat aku..."
Evi menyuapkan sesendok ke Irwan,"Kamu sudah punya semua Wan.Aku bingung mau kasih apa...hm...kamu minta apa?"
Irwan malah meraih Evi duduk di pangkuannya,tentu saja Evi blingsatan,"Eiit...Pak CEO...tumpah nih..."
Irwan melihat memang ada ceceran makanan di baju Evi,"Biar aku yang bersihkan Nyonya sayang..." Evi kian kaget kala Irwan malah membopongnya ke tempat tidur,"Wan,sarapannya belum selesai..." Irwan membaringkan Evi di ranjang dan menahan tangan Evi yang hendak membersihkan pakaiannya dari tumpahan makanan,"Sarapannya dilanjut di sini saja...sarapan kedua..."
Evi memejamkan mata kala Irwan membersihkan makanan di bajunya dengan mulutnya.Irwan melepas kancing baju isterinya,Evi sontak membuka matanya,"Wan,kau kan masih sakit..."
Irwan menggeleng,"Aku tidak mau dengar kata tidak sekarang...ini hadiah yang aku minta...dan kau sudah berjanji akan memberikannya,bukan?Kau tahu kan seseorang bisa kena klaim jika melanggar kesepakatan..."
Evi hendak protes,"Tapi Wan...kesehatanmu..."
�� MUNGKIN KUBERHARAP...
Namun Irwan menghentikannya dengan ciuman mesra di bibir sang isteri.Membuat Evi terbelalak matanya.Sesudah itu tak ada protes lagi terdengar.Kelambu diturunkan dan keduanya menikmati malam pertama mereka di pagi hari.Astaga....ini malam pertama apa pagi pertama enaknya nyebutnya ya?Terserah badan sensor aja deh...
¤¤ ADAKAH LAGI PELANGI DALAM CITA HATI....( JAKARTA )
Idayu nampak sedang sarapan bersama Rita dan Rizky.Lesti datang menyapa mereka,"Selamat pagi..."
Rizky tersenyum ceria melihat perawat pribadinya datang,memang Irwan yang meminta pada pihak RS untuk mengirimkan Lesti sebagai perawat pribadi bagi Rizky sampai dia pulih benar.Idayu hanya mengangguk karena sibuk nelpon Toto,"Gimana kondisi putraku disana To?"
Toto menjawab,"Semalam sempat kambuh Boss Nyonya bahkan sampai Nyonya muda panik gitu.Tapi pagi ini saya lihat Boss sudah segar lagi.Siap tempur malah he..he.."
Idayu lega mendengarnya,"Pastikan dokter dari Singapore itu untuk datang memeriksa putraku ya To.Jadwalkan kedatangannya.Akan kuhubungi dia sekarang.Kalian masih di hotel kan?"
Toto menjawab,"Iya Boss Nyonya.Boss Irwan ga mau kemana2 dulu.Belum ada perintah check out.Kalau ada pasti saya beritahu Boss Nyonya."
~~ OH PELANGI SUNGGUH INDAH KEAGUNGAN YANG KUASA...
Idayu lega mengetahui Irwan baik2 saja di Batam.Rita memandangnya,"Apa mereka baik2 saja Jeng disana?"
Idayu duduk kembali melanjutkan sarapannya,"Iya Jeng.Semua baik kok.Undercontrol."
Rita ikut lega,"Semoga Yang Kuasa memberikan kebahagiaan bagi mereka."
÷÷ TAK DAPAT TERLUKISKAN MANUSIA ....( Reza house )
Reza memandangi lukisan2 Evi di gudangnya,"Kau kini sudah menikah Vi.Kau sudah menemukan pria yang kau cintai.Kini sorot mata kehampaan tak terlihat di matamu.Binar cinta dan kebahagiaan yang kini kulihat."
Reza mengeluarkan semua lukisan dari gudang,'Aku akan mengirimkan lukisan2 ini kepadamu Vi.Anggaplah kado perkawinan dariku.Sekaligus tanda bahwa aku akan move on darimu.'
♡♡ BETAPA KUMENDAMBAKAN RAHMATMU....
Hayati mendekat,"Mau dibawa kemana Mas lukisan2nya?Apa mau dijual?"
Reza menggeleng,"Tidak Hayati."
Hayati langsung panik,"Jadi mau dibuang ya?Kan udah janji sama Hayati kalau ga akan dibuang.Itukan hasil kerja Mas Reza sayang kalau dibuang begitu aja."
Meski tahu bahwa wanita yang ada di lukisan itu adalah wanita yang pernah didambakan Reza namun Hayati telah belajar untuk menghargai segala sesuatu dalam hidup ini.Ia tak melihat lukisan itu dari satu sisi saja,ia lebih melihat pada kerja keras Reza dalam melukis.Ia menghargai hal itu lebih dari kecemburuan dalam dirinya.
◇◇ DALAM DUKA DALAM SUKA DI DUNIA...
Reza menatap lekat2 pada Hayati,"Kenapa kau mau menangis begitu?"
Hayati menunduk,"Sedih saja.Mas Reza sedih saya juga ikut sedih."
Reza tersenyum,"Hey!Siapa yang sedih?Aku tuh mau ngasih lukisan2 ini ke seseorang,tahu.Hmm...udah cepet bantuin aku bersihin lukisan2 ini."
Hayati lega mendengarnya,"Siap deh Hayati pasti bantuin Mas Reza.Apapun deh buat Mas Reza." Reza terpana mendengarnya dan menangkap lengan Hayati kala hendak beranjak mengambil kanebo,"Apapun katamu?"
Hayati jadi merona,"Ehm...he em..."
Reza mendekati Hayati,"Kau tahu apa yang kauucapkan tadi kan Hayati?"
Hayati jadi nervous berada begitu dekat dengan pria yang ia cintai diam2 itu,"Saya hanya mengatakan apa yang ada dalam hati saya Mas..."
Reza kian mendekat,"Dalam hatimu?Maksudmu kau punya hati padaku begitu Hayati?"
Hayati bingung dan memainkan jari2nya,'Waduh aku harus jawab apa nih?'
☆☆ WOW...WOW MEMANG HIDUP DI DUNIA PENUH KENYATAAN....
Reza semakin dekat wajahnya dengan wajah Hayati,"Tatap mataku Hayati..."
Hayati pelan2 mengangkat wajahnya dan memandang wajah anak majikannya itu,kedua pasang mata itu bertemu pandang.Reza terpukau ia melihat bias cinta untuknya di mata Hayati.Ia bertanya,"Sejak kapan Hayati?"
Hayati menjawab,"Sejak saya tinggal di sini dan mengenal Mas.Maafkan saya memiliki perasaan ini terhadap Mas Reza...saya tak seharusnya...bermimpi bahwa Mas akan menyukai perempuan desa seperti saya.Lagipula saya cuma pembantu di sini...maafkan saya Mas..."
★★ ADA YANG PAHIT ADA YANG MANIS...
Reza menggeleng sambil berkaca2,"Cinta itu universal.Dia tidak melihat kasta.Dia milik semua orang.Kenapa kau meminta maaf?Kau berhak mencintai seseorang dan kau juga berhak dicintai.Cinta akan membuatmu menghargai orang yang kaucintai lebih dari yang lain."
Reza meraih Hayati dalam pelukannya,"Maafkan aku tak bisa melihat cintamu padaku.Aku begitu dibutakan oleh obsesiku pada seseorang yang tidak ditakdirkan untukku.Maafkan aku..."
Hayati menikmati moment manis itu dengan derai air mata bahagia.
¤¤ DAN SILIH BERGANTI SEMUANYA HARUS PENGORBANAN....
Reza menangis di bahu Hayati,menumpahkan kepedihan hatinya karena Evi.Hayati mengusap punggung Reza,'Aku janji Mas aku ga akan menuntut Mas membalas cintaku.Aku akan menanti sampai hati Mas sembuh.Aku percaya waktu akan membuat Mas melihat ketulusan hatiku.Bahwa Mas juga berhak dicintai.'
Tanpa mereka sadari seseorang melihat semuanya.Siapakah orang itu?***see you next eps***
Eps 91 DEBU-DEBU JALANAN : Keep Company ( Menjaga Perusahaan )
☆ ACUH TAK ACUH GAYA DAN SIKAPNYA....( Reza House )
Pagi itu Inul merasa pusing dan hendak minta obat pusing kepada Hayati namun ia tak menemukan gadis itu dimana2.Sampai ia mendengar suara dari arah gudang,namun pemandangan yang dilihatnya membuatnya terpana,'Hayati dan Reza berpelukan?'
Berbagai tanya memenuhi hatinya,'Apakah selama ini mereka berdua menjalin hubungan?Jadi diam2 Hayati ada rasa sama Reza?Kalau Reza sih lihat dari gayanya kayaknya suka sama temen kerjanya setahuku.Aku sering melihat dia melukis wanita itu.'
☆☆ PADAKU TERASA ANGKUH....
Inul merasa sedih melihat Reza menangis di pelukan pembantunya.Ia merasa iri melihat kenyamanan putra tunggalnya dengan Hayati,'Ternyata Reza sedang patah hati selama ini.Ternyata dibalik sikapnya yang dingin padaku,ia menyimpan luka di hatinya.Kenapa aku begitu berpikir buruk padanya?Mengapa aku hanya memikirkan urusanku sendiri tanpa mencoba mencari tahu kenapa dia begitu padaku.Anak laki2 seharusnya dekat dengan mamanya.'
★ SENYUMNYA TAK PERNAH UNTUKKU...( Reza pov )
Entah apa yang merasukiku tapi aku tak bisa menahan diriku untuk memeluk Hayati.Tubuhnya yang mungil terasa hangat dalam dekapanku.Aku merasa menemukan belahan diriku.Aku merasa nyaman menangis di pundaknya.Matanya memancarkan apa yang selama ini kulihat di mata Evi.Bedanya kalau Evi tatapan seperti itu tak pernah untukku.
★★ TAK PEDULI WALAU AKU ADA DIDEKATNYA DAN TERSENYUM PADANYA....
Di mata Hayati bias kasih sayang dan kepedulian itu terpancar untukku.Dia perduli padaku.Dia tidak menjauhiku dan senyumnya merekah tiap kali melihatku.Entah kenapa aku tak bisa melihat semua itu dulu.Kenapa aku begitu buta?
★★ TAK PERDULI MATAKU YANG MEMANDANG DIRINYA....
Di pelukan Hayati kutumpahkan semua pedih hatiku.Bagaimana aku berusaha meraih hati Evi tapi semua kandas kala CEO Asian group itu muncul dan menghiasi hari2 Evi dengan segala hal yang tak bisa kuberikan.Bahwa aku merasa terluka sebagai seorang pria yang tak mungkin bisa menyaingi rival cintanya.
▲▲ LAMA MEMENDAM RINDU AKU TAK TAHU....( Batam )
Siang itu langit Batam dihiasi awan tebal.Pertanda hujan siap mengguyur.Hujanpun tak lama kemudian turun.Bunyi guntur membuat Irwan terbangun,'Astaga!Jam berapa sekarang?'
Namun niatnya mau meraih jam tangannya di meja kecil dekat ranjang sirna kala menyadari bahwa tangannya bertaut dengan jemari Evi.Ia tersenyum mengetahui bahwa Evi telah menjadi miliknya.Dikecupnya bahu isterinya yang tak tertutup selimut,'Terima kasih sudah bersedia menjadi isteriku.Kau membuatku bahagia Nyonya sayang...I love you more and more...'
Merasakan kecupan di tubuhnya,Evi jadi ikut bangun,"Mmh...ya ampun ini kan sudah lewat jam makan siang?"
Evi sontak bangun lupa dia kalau pakaiannya tergeletak di lantai semuanya,"Ups!"
¤¤ BAGAIMANAKAH PERASAANNYA SELAMA INI KUTUNGGU...
Segera ia meraih bedcover,dan meronalah wajahnya kala melihat Irwan tersenyum melihatnya. "Tak usah malu Vi,aku sudah lihat semua kok.He..he.."
"Dasar Pak CEO julit!"
Evi mendengar bunyi hujan diluar,"Hujan Wan...sepertinya deras deh...astaga kau kan ga boleh telat makan."
Evi yang hendak beringsut turun terkesiap kala Irwan menarik tangannya,"Eit!!Kau mau kemana Nyonya Irwan?"
Evi merona karena jatuh diatas tubuh suaminya,"Wan,aku mau nyiapin makan siangmu.Kau harus makan tepat waktu.Lihat ini sudah jam satu lebih..."
Irwan meraih hpnya,"To,tolong pesenin lunch ke kamarku.Terserah kau menunya.Pilih saja."
¤¤ MUNGKIN SUKA ATAU BENCI PADAKU ....
Irwan menutup hpnya dan menaruhnya diatas meja,"See...so easy bukan?Kenapa harus repot2 Nyonya Sayang?"
Evi membiarkan Irwan memeluknya,ia malah menaruh kepalanya di dada suaminya itu,"Aku lupa kalau punya suami seorang bigboss..."
Mendengar degup jantung Irwan membuatnya tenang,'Andai waktu berhenti sekarang...selamanya aku akan mendengar detak jantung ini berdenyut....selamanya...'
Irwan malah memainkan rambut Evi,"Kau tahu diluar hujan.Berarti benar keputusanku untuk tidak keluar kemana2 hari ini.Instingku benar kan?"
Evi tersenyum,"Kau tidak merasa sakit di perutmu?"
Irwan meraih wajah isterinya,"I'm fine Mrs.Irwan...Aku sehat bahkan aku siap untuk babak selanjutnya..."
Evi tersipu,"Kau tidak lelah?Kau kan ga boleh kecapekan.Aku takut..."
Irwan meraih dagu Evi,"Lihat padaku..."
♡♡ ATAU MUNGKIN GENGSI DIANTARA KITA BERDUA...
Evi mau tak mau menatap wajah tampan suaminya,rambut Irwan nampak agak basah karena keringat. "Ini waktu untuk kita berdua.Aku ingin kita menikmatinya.Tanpa kekuatiran tanpa kecemasan...kau bisa melakukan itu untuk suamimu ini?"
Evi mengangguk.Irwan meraih isterinya itu dalam dekapannya lagi,"Terima kasih mau mengerti aku...Aku mencintaimu Nyonya sayang..."
Evi menikmati pelukan suaminya,"Aku juga mencintaimu...sangat mencintaimu..."
� YANG PASTI DIRIKU DAN DIA OH...
Kemesraan mereka terusik oleh bunyi bel pintu,"Itu pasti Toto!Biar aku yang buka."
Irwan segera turun dari ranjang dan meraih piyamanya,Evi merona melihat Irwan santai aja makai baju di hadapannya,'Dasar Pak CEO...bilang kek biar aku bisa balik badan.'
¤¤ SALING JATUH CINTA OH...DIA BERPURA2...
Irwan segera menuju ke pintu.Benar Toto datang.Dibukanya pintu,"Hmm...baunya kayaknya enak nih To...pas banget saat aku ingin makan daging...kau tahu saja pikiranku To..."
Toto mesem melihat Bossnya cuma pakai piyama,"Tahulah Boss kan ane udah lama ikut Boss he..he.."
Toto bertanya,"Sore ini kayaknya Boss masih ingin stay di hotel ya?"
Irwan mencicipi hidangan yang dibawa Toto,"Ya.Kau benar.Aku juga ingin dinner candle light malam ini.Siapin semua ok?The best one..."
Toto manggut2,"Siap Boss.Saya permisi Boss.Selamat makan!"
◆◆ KULIHAT DIA JALAN MELINTAS DIDEPANKU...( Head office Asian Group,Jakarta ) Tampak Idayu berjalan ditemani Adi dan jajaran BOD lainnya.Mereka baru saja selesai meeting.Semua sudah tahu bahwa selama CEO mereka sedang honeymoon,perusahaan dihandle Idayu.Memang Idayu lebih ketat soal bisnis,ia lebih berpengalaman dari Irwan.Darah bisnis Irwan memang diwarisinya dari mamanya.
¤¤ TIADA SAPA ATAU BICARA SEDIKIT JUA...
Sepanjang jalan yang dilalui Idayu,tak ada karyawan yang berani ngobrol.Mereka tahu gimana Idayu tak suka ketidakseriusan dalam bekerja.Hanya level2 manager atau supervisor yang berani menyapa Idayu,"Siang Bu."
Idayu hanya tersenyum atau mengangguk saja.
¤¤ TIBA2 MATANYA MELIRIK KEPADAKU BERDEBARLAH DADAKU...
Tiba2 Idayu berhenti melangkah,hpnya bunyi,"Iya To?"
Adi mendengarkan kala mengetahui bahwa itu dari pengawal Irwan,'Irwan mah enak asyik cinthung di sana.Aku ini di sini dihajar terus sama Mamanya.Soal operationallah,efisiensilah,aneka ria pokoknya.'
¤¤ SERASA JANTUNGKU MELAYANG JAUH DI AWAN ....
Saking puyeng mikir perusahaan,Adi sampai ga denger Idayu memanggilnya,"Adi?"
Tria yang berdiri dekat Adi segera menyenggol lengan bossnya itu,"Pak dipanggil Ibu Presdir...."
Adi langsung deg2an,"Oh ya Tante?"
Idayu menatapnya,"Kau perlu fokus Adi.Pikiran jangan melayang kemana2.Tante mau kau bicara dengan Mr.Wilson soal iklan beberapa produk kita.Tante mau iklannya yang lebih inovatif dan kreatif."
Adi segera mengiyakan,"Baik Tante."
~~ BILA DEKAT DENGANNYA...
Idayu memang intimidating auranya.Dengan pakaian nan elegan warna magenta sosoknya yang cantik tetap membawa kesan wibawa.Irwan sepertinya mewarisi semua itu.Hanya saja tatapan Irwan lebih teduh.Idayu melihat ke arah Tria,"Tria,apa agenda saya selanjutnya?"
Tria memang diambil alih jadi sekretaris Idayu untuk sementara,"Jam 3 sore ini Ibu ada janji bertemu Pak Hendro.Membahas soal ganti rugi.Terus jam 5 ibu ada janji dengan Pak Samuel di Resto Rosalina.Sudah Ibu."
Idayu memakai kacamata hitamnya,"Ok!Adi,Tante pergi dulu.Kamu incharge di sini."
Adi siap 86.Lega dia akhirnya Mamanya Irwan pergi juga.Tanpa sadar ia melepas nafas kala Idayu menuju exit door,'Wuihh....'
Reflek dia mengambil hpnya,menghubungi sohibnya.
¤¤ MATA DAN SENYUMNYA TAK MUNGKIN DAPAT BERDUSTA...
( Honeymoon suite,Batam)
Irwan ngekek dilapori Adi soal mamanya,"Ha..ha...masak Mamiku segitunya sih Di?Sabar...he..he..kapan aku balik?"
Irwan melirik Evi yang menyuapinya,"Ehmm...kayaknya...masih lama deh Di.Aku masih ingin bersama Nyonyaku he..he.."
Adi mendengar suara Irwan sedikit kurang jelas,"Kamu lagi makan Wan?Enak bener kamu,makan tidur makan tidur...awas ya kalau pulang!Aku akan serahin setumpuk file di meja kamu.Huhh!"
Irwan ngekek,"Iya nih lagi makan disuapi sama Nyonya aku.Hmm...enak lho Di...rasa kaldu cinta.He..he.."
Adi akhirnya menyudahi pembicaraan karena sudah ditunggu rapat,"Ya udah Wan.Met having fun di sana.Aku udah ditunggu rapat sama team marketing nih.Bye bro salam buat Nyonyamu."
Evi menatap suaminya,"Apa perusahaan baik2 saja?"
Irwan meraih isterinya,"Biasa Mami push to the limit.Itulah mamiku.Yang tidak baik itu aku..."
Evi heran,"Kau kenapa?Katanya perutmu baik2 saja.Kau juga tidak mual."
Irwan merebahkan Evi di ranjang,"Aku masih lapar..."
¤¤ DIA HANYA BERPURA2....
Evi tersipu,"Lagi?"
Irwan mengangguk dan mendekatkan wajahnya,"Lagi dan lagi...."
Wah Evi diperam Irwan seharian nih kayaknya.Alamat kagak keluar kamar sampai malam nih.Oke jangan ganggu mereka.***see you next eps***
Pagi itu Inul merasa pusing dan hendak minta obat pusing kepada Hayati namun ia tak menemukan gadis itu dimana2.Sampai ia mendengar suara dari arah gudang,namun pemandangan yang dilihatnya membuatnya terpana,'Hayati dan Reza berpelukan?'
Berbagai tanya memenuhi hatinya,'Apakah selama ini mereka berdua menjalin hubungan?Jadi diam2 Hayati ada rasa sama Reza?Kalau Reza sih lihat dari gayanya kayaknya suka sama temen kerjanya setahuku.Aku sering melihat dia melukis wanita itu.'
☆☆ PADAKU TERASA ANGKUH....
Inul merasa sedih melihat Reza menangis di pelukan pembantunya.Ia merasa iri melihat kenyamanan putra tunggalnya dengan Hayati,'Ternyata Reza sedang patah hati selama ini.Ternyata dibalik sikapnya yang dingin padaku,ia menyimpan luka di hatinya.Kenapa aku begitu berpikir buruk padanya?Mengapa aku hanya memikirkan urusanku sendiri tanpa mencoba mencari tahu kenapa dia begitu padaku.Anak laki2 seharusnya dekat dengan mamanya.'
★ SENYUMNYA TAK PERNAH UNTUKKU...( Reza pov )
Entah apa yang merasukiku tapi aku tak bisa menahan diriku untuk memeluk Hayati.Tubuhnya yang mungil terasa hangat dalam dekapanku.Aku merasa menemukan belahan diriku.Aku merasa nyaman menangis di pundaknya.Matanya memancarkan apa yang selama ini kulihat di mata Evi.Bedanya kalau Evi tatapan seperti itu tak pernah untukku.
★★ TAK PEDULI WALAU AKU ADA DIDEKATNYA DAN TERSENYUM PADANYA....
Di mata Hayati bias kasih sayang dan kepedulian itu terpancar untukku.Dia perduli padaku.Dia tidak menjauhiku dan senyumnya merekah tiap kali melihatku.Entah kenapa aku tak bisa melihat semua itu dulu.Kenapa aku begitu buta?
★★ TAK PERDULI MATAKU YANG MEMANDANG DIRINYA....
Di pelukan Hayati kutumpahkan semua pedih hatiku.Bagaimana aku berusaha meraih hati Evi tapi semua kandas kala CEO Asian group itu muncul dan menghiasi hari2 Evi dengan segala hal yang tak bisa kuberikan.Bahwa aku merasa terluka sebagai seorang pria yang tak mungkin bisa menyaingi rival cintanya.
▲▲ LAMA MEMENDAM RINDU AKU TAK TAHU....( Batam )
Siang itu langit Batam dihiasi awan tebal.Pertanda hujan siap mengguyur.Hujanpun tak lama kemudian turun.Bunyi guntur membuat Irwan terbangun,'Astaga!Jam berapa sekarang?'
Namun niatnya mau meraih jam tangannya di meja kecil dekat ranjang sirna kala menyadari bahwa tangannya bertaut dengan jemari Evi.Ia tersenyum mengetahui bahwa Evi telah menjadi miliknya.Dikecupnya bahu isterinya yang tak tertutup selimut,'Terima kasih sudah bersedia menjadi isteriku.Kau membuatku bahagia Nyonya sayang...I love you more and more...'
Merasakan kecupan di tubuhnya,Evi jadi ikut bangun,"Mmh...ya ampun ini kan sudah lewat jam makan siang?"
Evi sontak bangun lupa dia kalau pakaiannya tergeletak di lantai semuanya,"Ups!"
¤¤ BAGAIMANAKAH PERASAANNYA SELAMA INI KUTUNGGU...
Segera ia meraih bedcover,dan meronalah wajahnya kala melihat Irwan tersenyum melihatnya. "Tak usah malu Vi,aku sudah lihat semua kok.He..he.."
"Dasar Pak CEO julit!"
Evi mendengar bunyi hujan diluar,"Hujan Wan...sepertinya deras deh...astaga kau kan ga boleh telat makan."
Evi yang hendak beringsut turun terkesiap kala Irwan menarik tangannya,"Eit!!Kau mau kemana Nyonya Irwan?"
Evi merona karena jatuh diatas tubuh suaminya,"Wan,aku mau nyiapin makan siangmu.Kau harus makan tepat waktu.Lihat ini sudah jam satu lebih..."
Irwan meraih hpnya,"To,tolong pesenin lunch ke kamarku.Terserah kau menunya.Pilih saja."
¤¤ MUNGKIN SUKA ATAU BENCI PADAKU ....
Irwan menutup hpnya dan menaruhnya diatas meja,"See...so easy bukan?Kenapa harus repot2 Nyonya Sayang?"
Evi membiarkan Irwan memeluknya,ia malah menaruh kepalanya di dada suaminya itu,"Aku lupa kalau punya suami seorang bigboss..."
Mendengar degup jantung Irwan membuatnya tenang,'Andai waktu berhenti sekarang...selamanya aku akan mendengar detak jantung ini berdenyut....selamanya...'
Irwan malah memainkan rambut Evi,"Kau tahu diluar hujan.Berarti benar keputusanku untuk tidak keluar kemana2 hari ini.Instingku benar kan?"
Evi tersenyum,"Kau tidak merasa sakit di perutmu?"
Irwan meraih wajah isterinya,"I'm fine Mrs.Irwan...Aku sehat bahkan aku siap untuk babak selanjutnya..."
Evi tersipu,"Kau tidak lelah?Kau kan ga boleh kecapekan.Aku takut..."
Irwan meraih dagu Evi,"Lihat padaku..."
♡♡ ATAU MUNGKIN GENGSI DIANTARA KITA BERDUA...
Evi mau tak mau menatap wajah tampan suaminya,rambut Irwan nampak agak basah karena keringat. "Ini waktu untuk kita berdua.Aku ingin kita menikmatinya.Tanpa kekuatiran tanpa kecemasan...kau bisa melakukan itu untuk suamimu ini?"
Evi mengangguk.Irwan meraih isterinya itu dalam dekapannya lagi,"Terima kasih mau mengerti aku...Aku mencintaimu Nyonya sayang..."
Evi menikmati pelukan suaminya,"Aku juga mencintaimu...sangat mencintaimu..."
� YANG PASTI DIRIKU DAN DIA OH...
Kemesraan mereka terusik oleh bunyi bel pintu,"Itu pasti Toto!Biar aku yang buka."
Irwan segera turun dari ranjang dan meraih piyamanya,Evi merona melihat Irwan santai aja makai baju di hadapannya,'Dasar Pak CEO...bilang kek biar aku bisa balik badan.'
¤¤ SALING JATUH CINTA OH...DIA BERPURA2...
Irwan segera menuju ke pintu.Benar Toto datang.Dibukanya pintu,"Hmm...baunya kayaknya enak nih To...pas banget saat aku ingin makan daging...kau tahu saja pikiranku To..."
Toto mesem melihat Bossnya cuma pakai piyama,"Tahulah Boss kan ane udah lama ikut Boss he..he.."
Toto bertanya,"Sore ini kayaknya Boss masih ingin stay di hotel ya?"
Irwan mencicipi hidangan yang dibawa Toto,"Ya.Kau benar.Aku juga ingin dinner candle light malam ini.Siapin semua ok?The best one..."
Toto manggut2,"Siap Boss.Saya permisi Boss.Selamat makan!"
◆◆ KULIHAT DIA JALAN MELINTAS DIDEPANKU...( Head office Asian Group,Jakarta ) Tampak Idayu berjalan ditemani Adi dan jajaran BOD lainnya.Mereka baru saja selesai meeting.Semua sudah tahu bahwa selama CEO mereka sedang honeymoon,perusahaan dihandle Idayu.Memang Idayu lebih ketat soal bisnis,ia lebih berpengalaman dari Irwan.Darah bisnis Irwan memang diwarisinya dari mamanya.
¤¤ TIADA SAPA ATAU BICARA SEDIKIT JUA...
Sepanjang jalan yang dilalui Idayu,tak ada karyawan yang berani ngobrol.Mereka tahu gimana Idayu tak suka ketidakseriusan dalam bekerja.Hanya level2 manager atau supervisor yang berani menyapa Idayu,"Siang Bu."
Idayu hanya tersenyum atau mengangguk saja.
¤¤ TIBA2 MATANYA MELIRIK KEPADAKU BERDEBARLAH DADAKU...
Tiba2 Idayu berhenti melangkah,hpnya bunyi,"Iya To?"
Adi mendengarkan kala mengetahui bahwa itu dari pengawal Irwan,'Irwan mah enak asyik cinthung di sana.Aku ini di sini dihajar terus sama Mamanya.Soal operationallah,efisiensilah,aneka ria pokoknya.'
¤¤ SERASA JANTUNGKU MELAYANG JAUH DI AWAN ....
Saking puyeng mikir perusahaan,Adi sampai ga denger Idayu memanggilnya,"Adi?"
Tria yang berdiri dekat Adi segera menyenggol lengan bossnya itu,"Pak dipanggil Ibu Presdir...."
Adi langsung deg2an,"Oh ya Tante?"
Idayu menatapnya,"Kau perlu fokus Adi.Pikiran jangan melayang kemana2.Tante mau kau bicara dengan Mr.Wilson soal iklan beberapa produk kita.Tante mau iklannya yang lebih inovatif dan kreatif."
Adi segera mengiyakan,"Baik Tante."
~~ BILA DEKAT DENGANNYA...
Idayu memang intimidating auranya.Dengan pakaian nan elegan warna magenta sosoknya yang cantik tetap membawa kesan wibawa.Irwan sepertinya mewarisi semua itu.Hanya saja tatapan Irwan lebih teduh.Idayu melihat ke arah Tria,"Tria,apa agenda saya selanjutnya?"
Tria memang diambil alih jadi sekretaris Idayu untuk sementara,"Jam 3 sore ini Ibu ada janji bertemu Pak Hendro.Membahas soal ganti rugi.Terus jam 5 ibu ada janji dengan Pak Samuel di Resto Rosalina.Sudah Ibu."
Idayu memakai kacamata hitamnya,"Ok!Adi,Tante pergi dulu.Kamu incharge di sini."
Adi siap 86.Lega dia akhirnya Mamanya Irwan pergi juga.Tanpa sadar ia melepas nafas kala Idayu menuju exit door,'Wuihh....'
Reflek dia mengambil hpnya,menghubungi sohibnya.
¤¤ MATA DAN SENYUMNYA TAK MUNGKIN DAPAT BERDUSTA...
( Honeymoon suite,Batam)
Irwan ngekek dilapori Adi soal mamanya,"Ha..ha...masak Mamiku segitunya sih Di?Sabar...he..he..kapan aku balik?"
Irwan melirik Evi yang menyuapinya,"Ehmm...kayaknya...masih lama deh Di.Aku masih ingin bersama Nyonyaku he..he.."
Adi mendengar suara Irwan sedikit kurang jelas,"Kamu lagi makan Wan?Enak bener kamu,makan tidur makan tidur...awas ya kalau pulang!Aku akan serahin setumpuk file di meja kamu.Huhh!"
Irwan ngekek,"Iya nih lagi makan disuapi sama Nyonya aku.Hmm...enak lho Di...rasa kaldu cinta.He..he.."
Adi akhirnya menyudahi pembicaraan karena sudah ditunggu rapat,"Ya udah Wan.Met having fun di sana.Aku udah ditunggu rapat sama team marketing nih.Bye bro salam buat Nyonyamu."
Evi menatap suaminya,"Apa perusahaan baik2 saja?"
Irwan meraih isterinya,"Biasa Mami push to the limit.Itulah mamiku.Yang tidak baik itu aku..."
Evi heran,"Kau kenapa?Katanya perutmu baik2 saja.Kau juga tidak mual."
Irwan merebahkan Evi di ranjang,"Aku masih lapar..."
¤¤ DIA HANYA BERPURA2....
Evi tersipu,"Lagi?"
Irwan mengangguk dan mendekatkan wajahnya,"Lagi dan lagi...."
Wah Evi diperam Irwan seharian nih kayaknya.Alamat kagak keluar kamar sampai malam nih.Oke jangan ganggu mereka.***see you next eps***
Eps 92 DEBU2 JALANAN : Knowing This ( Mengetahui Ini )
◆◆ BIARKAN KINI SUDAHLAH JALANNYA....( Resto Rosalina )
Sejak Evi menikah dengan CEO Asian Group,jelas ia ga kerja lagi di Resto Rosalina.Resto juga kian sepi kala Intan ditemukan tak bernyawa.Suasana kian menyayat hati kala Reza memutuskan untuk resign.Kak Ros kaget,"Kenapa Za?Kau tak suka kerja di sini lagi?"
Reza tersenyum,"Bukan begitu Kak Ros.Eza ingin mendalami dunia melukis.Lagipula disini terlalu banyak kenangan jadi Eza mau menata hidup Eza.Mau mencoba wiraswasta juga.Biasa usaha kecil2an."
Kak Ros memandang karyawannya itu,"Mungkin memang itu jalan hidupmu.Baiklah aku terima pengajuan resignmu tapi kau tunggu satu bulan ya baru bisa off penuh.Kakak mau kau ajari penggantimu dulu."
Reza mengiyakan.Ia lega bisa meninggalkan Resto Rosalina.Ia mau move on dan mau membuka usaha bersama Hayati.
◆◆ TAK ADA YANG MAMPU UNTUK MENGHENTIKANKU...
Keluar dari kantor Kak Ros,Reza ketemu sama Endah dan Fitri yang udah jadian kini.Malah Fitri mau melamar segera.Reza tersenyum melihat mereka,"Kalian mau merit ya?Mau nyusul sohib kalian ya?Kirim ke aku ya undangannya.Ntar aku akan melukis kalian dan itu gratis.Anggap aja kado dariku."
Endah malah heran,"Dikirim?Emang kamu mau kemana Za?"
Fitri ikut nanya,"Kakak resign ya?Kenapa harus resign kak.Kita baru aja kehilangan Intan.Juga Evi.Masak sekarang kakak juga sih?"
Reza menghela nafas,"Niatku sudah mantap.Aku akan tetap jadi teman kalian.Tenang saja.Main saja ke rumahku.Aku mau buka usaha makanan juga cuma masih kecil2an dan mau jadi pelukis juga." Fitri menatap sedih,"Yeah banyak yang keluar ya?Aku akan merindukan omelan kakak dong he..he.." Reza mesem,"Dasar kamu!"
◆◆ CINTA BAGIKU ADALAH PENGORBANAN...
Obrolan mereka terhenti kala dua mobil mewah berhenti di depan Resto.Reza segera menuju ke pintu,"Ayo,kita sambut.Tamu penting kayaknya.Orang jetset sepertinya.Semua kembali ke station masing2!"
Endah mengenali siapa yang datang,'Itukan Mamanya Pak Irwan.Mertuanya Evi.Wow...penampilannya.Berkelas banget.Ck..ck..ck...berapa kali gajiku untuk bisa beli pakaian yang dia pakai itu.Belum tas tangannya.Wow...Evi beruntung nian menikah dengan keluarga milyarder.Itulah cinta tak memandang harta dan kasta.'
◆◆ DAN AKAN AKU KORBANKAN...
Memang Idayu yang datang.Tentunya Tria ikut dengannya.Kehadiran mereka kian menarik perhatian pengunjung resto karena dikawal bodyguard berjas hitam2 semua.Reza menyambut mereka,Idayu membuka kacamata hitamnya.Kak Ros yang turun dari lantai dua segera menghampiri Idayu,"Mari Ibu.Mari ke atas.Pak Samuel sudah menunggu di atas.Mari!"
Idayu melihat ke jam tangannya,'Sebentar lagi malam.Irwan belum juga menelponku.Tak apa setidaknya aku tahu dia baik2 saja.Aku akan menangani segala bisnisnya.Termasuk dengan resto ini.Disinilah cinta bersemi antara Irwan dan Evi.Aku akan menjadikan resto ini lebih bagus lagi.'
¤¤ TAK ADA YANG MAMPU MENGHENTIKANKU...( BATAM )
Evi sedang mandi,Irwan meminta Toto menemuinya,"Bawa barang itu masuk To!Jangan lupa pesan meja yang viewnya bagus."
Toto masuk dan memberikan apa yang diminta Bossnya,"Ini Boss.Mejanya sudah dipesan bahkan eksekutif chefnya sudah saya beritahu mengenai menunya.Dijamin semua aman buat kesehatan Boss."
Toto juga memberitahu soal dokter dari Singapore,"Boss Nyonya membuat janji untuk Boss.Biasa medichal check up.Boss Nyonya ingin memastikan perjalanan bulan madu Boss safety gitu Boss." Irwan mengerti,"Mama emang lebih perhatian sekarang.Aku akan menelponnya.Kau boleh pergi." Toto segera permisi.Pas sekali Evi keluar dari kamar mandi dengan rambut basah,pakai piyama handuk pula.Irwan sedang menelpon mamanya,"Malam Mam..."
Evi menyisir rambutnya sambil mendengarkan pembicaraan suaminya dengan Idayu di telepon,'Astaga...mama pasti cemas.Seharian kami ga kasih kabar.Irwan sih...sampai nyeri2 nih badan aku.Dasar Pak CEO ...katanya sakit...kok bisa berstamina gitu ya?Makan apa dia ya?'
Irwan melihat Evi mencari baju,"Iya Ma kami baik2 saja.Janji sama dokternya ntar aja ya pas di pulau.Irwan beneran gpp.Sehat kok tanya sama menantu Mama nih betapa kuatnya Irwan...Vi,mamaku mau ngomong nih..."
Evi jelas jadi blingsatan,'Waduh...mamanya Irwan.Mau ngomong apa nih enaknya?'
Evi memandang suaminya yang malah mengambil sebuah kotak dibungkus pita warna pink,"Bilang kalau sehat,kuat dan berstamina he..he.."
Evi kian merona,"Ehm..Malam Ma...iya ini Evi...apa?Oh Irwan baik kok Mama..Julit malah...ups..." Idayu ketawa mendengarnya,"Mama lega kalian baik dan sehat.Jaga putra mama ya?Dia harta Mama...buat dia bahagia..."
Idayu ingin meneruskan ucapannya,'Selagi dia ada Vi...'
Idayu berkaca2,Evi jadi heran,"Mama baik2 aja?Suaranya agak gimana gitu."
Idayu berdalih,"Gpp kok.Ya udah Mama tutup dulu ya.Berbahagialah disana.See you later.Salam kangen buat putra mama."
Evi memberikan hp Irwan,Irwan malah memberikan kotak dibungkus pita pink pada Evi,"Aku ingin kau memakai ini untuk dinner malam ini."
Evi terpana,"So sweet nian kau Wan...apa ini?"
Irwan berkata,"Buka saja...kuharap kau suka.Aku meminta kak Igun merancangnya untukmu.Semoga kau suka."
Apa kado dari Irwan itu sebuah gaun?***see you next eps***
Sejak Evi menikah dengan CEO Asian Group,jelas ia ga kerja lagi di Resto Rosalina.Resto juga kian sepi kala Intan ditemukan tak bernyawa.Suasana kian menyayat hati kala Reza memutuskan untuk resign.Kak Ros kaget,"Kenapa Za?Kau tak suka kerja di sini lagi?"
Reza tersenyum,"Bukan begitu Kak Ros.Eza ingin mendalami dunia melukis.Lagipula disini terlalu banyak kenangan jadi Eza mau menata hidup Eza.Mau mencoba wiraswasta juga.Biasa usaha kecil2an."
Kak Ros memandang karyawannya itu,"Mungkin memang itu jalan hidupmu.Baiklah aku terima pengajuan resignmu tapi kau tunggu satu bulan ya baru bisa off penuh.Kakak mau kau ajari penggantimu dulu."
Reza mengiyakan.Ia lega bisa meninggalkan Resto Rosalina.Ia mau move on dan mau membuka usaha bersama Hayati.
◆◆ TAK ADA YANG MAMPU UNTUK MENGHENTIKANKU...
Keluar dari kantor Kak Ros,Reza ketemu sama Endah dan Fitri yang udah jadian kini.Malah Fitri mau melamar segera.Reza tersenyum melihat mereka,"Kalian mau merit ya?Mau nyusul sohib kalian ya?Kirim ke aku ya undangannya.Ntar aku akan melukis kalian dan itu gratis.Anggap aja kado dariku."
Endah malah heran,"Dikirim?Emang kamu mau kemana Za?"
Fitri ikut nanya,"Kakak resign ya?Kenapa harus resign kak.Kita baru aja kehilangan Intan.Juga Evi.Masak sekarang kakak juga sih?"
Reza menghela nafas,"Niatku sudah mantap.Aku akan tetap jadi teman kalian.Tenang saja.Main saja ke rumahku.Aku mau buka usaha makanan juga cuma masih kecil2an dan mau jadi pelukis juga." Fitri menatap sedih,"Yeah banyak yang keluar ya?Aku akan merindukan omelan kakak dong he..he.." Reza mesem,"Dasar kamu!"
◆◆ CINTA BAGIKU ADALAH PENGORBANAN...
Obrolan mereka terhenti kala dua mobil mewah berhenti di depan Resto.Reza segera menuju ke pintu,"Ayo,kita sambut.Tamu penting kayaknya.Orang jetset sepertinya.Semua kembali ke station masing2!"
Endah mengenali siapa yang datang,'Itukan Mamanya Pak Irwan.Mertuanya Evi.Wow...penampilannya.Berkelas banget.Ck..ck..ck...berapa kali gajiku untuk bisa beli pakaian yang dia pakai itu.Belum tas tangannya.Wow...Evi beruntung nian menikah dengan keluarga milyarder.Itulah cinta tak memandang harta dan kasta.'
◆◆ DAN AKAN AKU KORBANKAN...
Memang Idayu yang datang.Tentunya Tria ikut dengannya.Kehadiran mereka kian menarik perhatian pengunjung resto karena dikawal bodyguard berjas hitam2 semua.Reza menyambut mereka,Idayu membuka kacamata hitamnya.Kak Ros yang turun dari lantai dua segera menghampiri Idayu,"Mari Ibu.Mari ke atas.Pak Samuel sudah menunggu di atas.Mari!"
Idayu melihat ke jam tangannya,'Sebentar lagi malam.Irwan belum juga menelponku.Tak apa setidaknya aku tahu dia baik2 saja.Aku akan menangani segala bisnisnya.Termasuk dengan resto ini.Disinilah cinta bersemi antara Irwan dan Evi.Aku akan menjadikan resto ini lebih bagus lagi.'
¤¤ TAK ADA YANG MAMPU MENGHENTIKANKU...( BATAM )
Evi sedang mandi,Irwan meminta Toto menemuinya,"Bawa barang itu masuk To!Jangan lupa pesan meja yang viewnya bagus."
Toto masuk dan memberikan apa yang diminta Bossnya,"Ini Boss.Mejanya sudah dipesan bahkan eksekutif chefnya sudah saya beritahu mengenai menunya.Dijamin semua aman buat kesehatan Boss."
Toto juga memberitahu soal dokter dari Singapore,"Boss Nyonya membuat janji untuk Boss.Biasa medichal check up.Boss Nyonya ingin memastikan perjalanan bulan madu Boss safety gitu Boss." Irwan mengerti,"Mama emang lebih perhatian sekarang.Aku akan menelponnya.Kau boleh pergi." Toto segera permisi.Pas sekali Evi keluar dari kamar mandi dengan rambut basah,pakai piyama handuk pula.Irwan sedang menelpon mamanya,"Malam Mam..."
Evi menyisir rambutnya sambil mendengarkan pembicaraan suaminya dengan Idayu di telepon,'Astaga...mama pasti cemas.Seharian kami ga kasih kabar.Irwan sih...sampai nyeri2 nih badan aku.Dasar Pak CEO ...katanya sakit...kok bisa berstamina gitu ya?Makan apa dia ya?'
Irwan melihat Evi mencari baju,"Iya Ma kami baik2 saja.Janji sama dokternya ntar aja ya pas di pulau.Irwan beneran gpp.Sehat kok tanya sama menantu Mama nih betapa kuatnya Irwan...Vi,mamaku mau ngomong nih..."
Evi jelas jadi blingsatan,'Waduh...mamanya Irwan.Mau ngomong apa nih enaknya?'
Evi memandang suaminya yang malah mengambil sebuah kotak dibungkus pita warna pink,"Bilang kalau sehat,kuat dan berstamina he..he.."
Evi kian merona,"Ehm..Malam Ma...iya ini Evi...apa?Oh Irwan baik kok Mama..Julit malah...ups..." Idayu ketawa mendengarnya,"Mama lega kalian baik dan sehat.Jaga putra mama ya?Dia harta Mama...buat dia bahagia..."
Idayu ingin meneruskan ucapannya,'Selagi dia ada Vi...'
Idayu berkaca2,Evi jadi heran,"Mama baik2 aja?Suaranya agak gimana gitu."
Idayu berdalih,"Gpp kok.Ya udah Mama tutup dulu ya.Berbahagialah disana.See you later.Salam kangen buat putra mama."
Evi memberikan hp Irwan,Irwan malah memberikan kotak dibungkus pita pink pada Evi,"Aku ingin kau memakai ini untuk dinner malam ini."
Evi terpana,"So sweet nian kau Wan...apa ini?"
Irwan berkata,"Buka saja...kuharap kau suka.Aku meminta kak Igun merancangnya untukmu.Semoga kau suka."
Apa kado dari Irwan itu sebuah gaun?***see you next eps***


