Cerbung Ke - 9
~~ BENANG BIRU ~~
~~ BENANG BIRU ~~
Spesial buat semua Benigno's Lovers,saya hadirkan cerbung dengan peran utama Benigno Aquino.Judul diambil dari salah satu lagu yang pernah dibawakan Irwan DA2 yaitu :~~~ BENANG BIRU ~~~
Kenapa saya pilih judul Benang Biru?Jawabannya ada di puisi berikut :
♡ Benigno's poem ~
Aku memang berdarah biru
Pangeran begitu panggilanku
Namun istana begitu kaku
Aku tersiksa dengan semua itu
Tak bisakah aku seperti mereka
Orang-orang biasa dan sederhana
Hidup apa adanya dan bersahaja
Aku sungguh merasa tersiksa
Setiap hari harus tampil rapi
Berjas elegan tak lupa berdasi
Membuat aku ingin melarikan diri
Aku ingin melihat dunia ini
Akhirnya aku menemukan kesempatan
Saat melakukan sebuah kunjungan
Penjara emasku berhasil kutinggalkan
Akupun menyamar diantara wisatawan
Aku melihat dunia luar begitu indah
Namun aku terpesona pada seraut wajah
Tak disangka hatikupun terpanah
Kuharap masa depan cinta yang cerah
♥ Ika 's poem ....
Sejak kecil aku suka kisah cinderella
Kisah putri,pangeran dan istana
Kisah asmara berbeda dunia
Namun tak sangka itu menjadi nyata
Setiap hari aku bertemu wisatawan
Namun suatu hari ada pria nan tampan
Dia ada di dalam rombongan
Siapa sangka dia seorang pangeran
Aku menerimanya dengan ramah
Kubawa dia pulang ke rumah
Namun hatiku kian gundah
Aku mencintainya ...salahkah
Salahkah diriku bila bermimpi
Dia memang langit dan aku bumi
Aku dibawah dia di tempat yang tinggi
Sepertinya memang harus kuakhiri
Hatiku tak rela sungguh tak ingin
Tanganku sampai bergetar dan dingin
Rinduku dan cintaku dibawa angin
Bahagia itulah yang aku yakin
Sudah tahu dan sudah bisa punya gambaran bakal gimana kisahnya?
Benar sekali kisahnya mirip sekali dengan dongeng.Kenapa saya memilih cerita ini?
¤¤¤ Behind the scene....
Sekian ~~~ Introducing BENANG BIRU ~~~ See you in first eps ~~~
Eps Perdana +》+》 BENANG BIRU
+》+》BENANG BIRUEPS 1 +》+》Thundered In Heaven = Guntur di Surga
+》Behind The Song...
→ Dunia Pasti Berputar.
+++ Dunia pasti berputar...Ada saatnya semua harus berubah... (BENIGNO POV)
Beberapa ekor burung merpati nampak terbang dengan gelisah di halaman taman istana.Tak seperti biasanya.Aku tertegun memandangnya.Itu pertanda yang aneh.Pasti akan terjadi sesuatu.Entah apa.Itu saja yang kurasakan dalam hatiku.Perasaan tidak enak.Namun feelingku biasanya banyak benarnya.Karena asyik dengan pikiranku sendiri aku sampai mengabaikan Ayahandaku,Beliau akhirnya memanggil nama lengkapku sebagai tanda kalau Beliau ingin aku memperhatikannya,"Putra Mahkota Benigno Razi!"
Aku terkesiap,"Ya Yang Mulia Sultan?"
Ayah tersenyum padaku,"Apa yang ananda pikirkan?Sampai lupa sedang bercakap dengan Ayahmu ini.Bagikanlah isi hatimu putraku."
Aku menggeleng,"Maaf Ayahanda,ananda hanya terpukau melihat burung2 merpati itu saja.Tak ada hal yang penting Ayah."
Ayah memandangku seakan mencari kebenaran di mataku,"Kau jangan coba berbohong pada Ayahmu ini Putra Mahkota.Seorang Raja bisa melihat kejahatan dari atas tahtanya.Ingat itu!"
+++ Ingat pasti tertukar...Kita harus siap hadapi semua....
Aku menunduk,"Ananda tidak berani Ayahanda.Jauhlah itu dari diri putra Ayah ini."
Ayah menepuk bahuku,"Kau memang mirip Ibunda kau...tak pandai berbohong...Oh ya pertengahan bulan ini kamu harus ke Indonesia.Tepatnya kamu harus mewakili Ayah.Ayah harus menyelesaikan masalah di kesultanan kita.Kau tak keberatan bukan?"
Bagaimana aku bisa menolak perintah Ayah sedang hidupku saja sudah diatur sedemikian rupa.Bahkan urusan pernikahanpun semua sudah diatur.Kadang aku ingin seperti burung2 merpati itu.Terbang bebas bersama kekasih mereka.Aku harus belajar ikhlas,begitu nasehat ibunda padaku.Bunda Cici Paramida.
+++ Ikhlaskan segalanya...Jalani semua yang ada di dunia....
Aku menyetujui semua perintah Ayah.Ayah nampak puas dan lega.Tiba2 datanglah Ramzi,orang kepercayaan Ayah untuk menjagaku dan membantuku mengemban tugas2 kenegaraan,"Yang Mulia Sultan Fakhrul Razi,terimalah salam hamba.Yang Mulia ditunggu di balairung istana.Begitu pesan Permaisuri Cici pada hamba."
Ayah segera bangkit dari duduknya dan berbicara pada Ramzi,"Titip Putraku.Sepertinya dia sedang galau.Katakan padanya sebentar lagi dia juga akan menikah,jadi tak usah galau."
Ramzi terkekeh bersama Ayahku.Dasar mereka,tidak tahu betapa aku sangat mendamba kebebasan apalagi dalam memilih wanita yang akan kunikahi.Namun hidupku sudah dirancang sejak aku masih kecil.Banyak yang iri dengan kehidupanku yang ibarat kata seperti di sorga.Semua ada serba wah malah.Namun...
+++ Dunia pasti berputar.Ada saatnya semua harus berubah.Ikhlaskan segalanya.Jalani semua yang ada.+++
××× Dunia pasti berputar.Ada saatnya semua harus berubah...( IKA POV )
Gerimis menitik saat aku sampai di rumah,"Kakek!Ika pulang Kakek!"
Aku mendengar sebuah sahutan dari arah belakang rumah,"Ya!Kakek di dapur!"
Aku segera meletakkan tasku di kamar lalu menuju dapur,"Ika beliin tahu kupat buat kakek.Kakek belum makan bukan?"
Seorang pria tua nampak tengah asyik membakar singkong,"Wah pas banget nih kakek lagi buat singkong bakar.Bakal kenyang kita sore ini.Ayo kita makan bareng!"
Kasihan kakek.Beliaulah yang merawatku sejak kecil.Kata kakek,orang tuaku meninggal saat aku masih kecil.Aku sendiri juga tak ingat apapun soal mereka.Aku menaruh bungkusan tahu kupat yang kubeli di meja makan,"Wah enak itu kakek.Ika cuci tangan dulu."
Aku segera ke kamar mandi seraya mengusap air mata di pipiku.Maafkan Ika Kakek.Sejak Nenek meninggal,kakek jadi kurang terurus.Mulai sekarang,Ika akan lebih perhatian sama Kakek Hendro.Ya Hendro Saki demikian nama kakekku.Beliau setiap hari ke ladang.Kalau ada hasil ladang yang bisa dibawa pulang pasti dibawa sama kakek.Singkong,ubi,jagung kadang sayuran atau kacang tanah.Kakek memang sangat suka singkong bakar.Aku juga.He..he....Usai mencuci tangan,aku segera mengambil piring dan menuang tahu kupatnya.Aku beli dua.Kakek satu dan aku satu.Memang kami cuma tinggal berdua di rumah kami yang sederhana.Aku juga menyiapkan teh hangat buat kakek minum.Beliau suka teh yang aroma melatinya kental.Kalau aku malah nggak begitu suka teh.Aku air putih kendi saja.Dingin.Kami memang tak punya kulkas.Jadi kendi menjadi kulkas alami kami.Kakek segera menaruh singkong bakarnya di piring seng.Piring fave beliau dan aku juga.Aneh ya...entah kenapa kalau makan pakai piring seng rasanya lebih enak.Apalagi kalau pakai daun jati.Lebih sedep.Kakek duduk di kursi kayu,"Wah enak nih tahu kupat.Kamu selalu bawa oleh2 buat kakek.Apa uangmu ga habis?"
Aku tersenyum sambil mengambil sendok buat kakek,"Orang bekerja kan buat makan kakek.Kalau ga buat beli makanan terus buat apa?"
Kakek segera menyuruhku duduk,"Ika..Ika...kamu itu kan anak perawan,ya beli bedak apa baju gitu.Biar menarik penampilannya."
Aku menarik kursi kayu di sebelah kakek,"Beli bedak tabur saja lama banget habisnya Kakek.Baju Ika juga sudah banyak.Apalagi kemarin malah habis dikasih sama Budhe Soimah.Kakek tenang saja,uang Ika memang untuk membuat kakek bahagia.Ika ga masalah.Ayo dimakan kakek!"
Kakek lalu menengadahkan tangan ke atas,"Terima kasih Duh Gusti.Sudah menyediakan semua ini buat kami makan.Amin."
Aku juga ikut memejamkan mata,"Amin."
Kakek tak pernah lupa berdoa sebelum melakukan aktivitas apapun.Ika akan selalu ingat itu kakek.
××× Ingat pasti bertukar...Kita harus siap hadapi semua...
Kakek nampak lahap menyantap tahu kupat yang kubelikan.Jadi terharu melihatnya.Rasanya seluruh rasa capek selama bekerja seharian sebagai tour guide langsung hilang.Aku sengaja membelikan yang porsi besar buat kakek.Biar beliau kenyang.Kakek memang kurus tapi kakek makannya banyak.Nyenengke dilihat.,"Gimana kakek enak?"
Kakek manggut2,"Rasane mantep banget,Ka.Tahu saja kamu kakek suka tahu kupat.Tahunya,lontongnya,kecapnya,kacangnya dan kobisnya wah apalagi bakwannya jan tenan pol rasane.Kenyang banget.Lha singkong bakarnya malah belum dimakan."
Aku tersenyum dan mencicipi singkong bakar buatan kakek,"Empur Kek.Enak.Hmmm..."
Kakek menyeruput tehnya,"Wah seger...sedep dan kentel.Wangi lagi.Kakek wareg tenan.Mau leyeh2 dulu."
Kakek tiduran di balai2,"Rasanya kayak baru kemarin lho kakek nganter kamu sekolah SD eh sekarang sudah gede.Sudah kerja lagi."
Aku mendekati kakek dan memijit kaki beliau,"Kakek besok mau dibawain apa?Bakmi godog atau soto kawi?Oh ya Ika mau beli beras dulu...Berasnya kan habis."
Kakek mencegahku,"Nggak usah tadi kakek bantu Budhemu di selepan jadi dapat jatah beras.Itu disana.Bisa buat sebulan.Lumayan."
Aku melihat ke arah yang ditunjuk kakek,"Wah Budhe Soimah baik ya.Ika akan mengucapkan terima kasih nanti.Kalau gitu Ika mijiti kaki kaki saja."
Kakek akhirnya tertidur.Aku memandangnya penuh haru.Ika sayang sama kakek.Sayang banget.Ika akan abdikan hidup Ika buat menjaga Kakek.Kalau punya suami nanti harus yang sayang sama kakek.Bagi Ika,kakek adalah harta.Biar saja Ika hidupnya sederhana asal kakek bahagia.Hidup itu kuncinya bersyukur dan ikhlas.
××× Ikhlaskan segalanya.Jalani semua yang ada ×××
÷÷÷ Tuhan pasti berikan kita...Segala yang indah...( HENDRO SAKI POV )
Perutku kenyang sekali.Sekarang malah ngantuk.Apalagi cucuku mijiti kakiku.Wah kayak jadi raja saja.Aku memang menyayangi Ika bak cucu kandungku.Namun sebenarnya dia itu bukan darah dagingku.Aku menemukan bayi Ika di tepi jalan dekat ladangku didalam kardus,kasihan sekali untung masih hidup.Pas banget disaat aku kehilangan anakku satu2nya karena kecelakaan pesawat.Dia mau jadi angkatan udara tapi malah tewas saat atraksi kedirgantaraan.Bagiku Ika adalah anugerah Tuhan.Anak penghiburan.Apalagi buat isteriku.
÷÷÷ Dengan segala anugerah tuk kita...Yakinkan kita pasti bisa jalani semua...
Karena Ikalah isteriku jadi tabah menjalani masa kehilangannya.Karena Ika pula isteriku memiliki semangat untuk hidup setelah kematian putra kami yang mengenaskan.Ika adalah cahaya kehidupan kami.Namun siapa orang tua Ika itu masih misteri bagiku.Cuma satu benda di tangan Ika waktu itu yang masih kusimpan hingga sekarang,sebuah benang biru dijalin dengan begitu indahnya.Dijadikan gelang mungil untuknya.Aku harap Ika akan tahu suatu saat nanti siapa orang tuanya.Aku sadar aku sudah tua,tak mungkin selamanya menjaga Ika.Aku berdoa semoga jodoh Ika adalah pria yang baik dan benar2 tulus mencintainya.Akupun tidurlah saking kenyangnya.Ika memang selalu memanjakanku dengan makanan.
÷÷÷ Jagalah semua yang telah ada 'tuk hidup kita.÷÷÷
=== Dunia pasti berputar.Ada saatnya semua harus berubah....( FAKHRUL RAZI POV )
Melihat putraku melamun aku jadi ingat saat aku dulu jadi putra mahkota sama persis seperti dia sekarang.Aku tersenyum melihat betapa tampannya putraku.Siapapun wanita yang melihatnya pasti terpukau.Dia beda dengan putra2ku yang lain.Hazman Razi dan Dafa Razi.Memang ketiganya tampan semua tapi Benigno memiliki wibawa yang tak dimiliki putraku lainnya.Memang padanyalah tahta kesultanan akan kuserahkan.Sebagai putra sulung dia juga putraku yang paling memenuhi syarat.Jadi ingat saat dia masih kecil suka bermain layangan di taman ini.
=== Ingat pasti bertukar.Kita harus siap hadapi semua....
Aku tahu kenapa ia melamun.Ia pasti mengalami dilema yang kualami dulu.Dilema kebebasan.Ia pasti ingin merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa aturan,tanpa kekangan tanpa tuntutan dan kewajiban yang begitu banyak.Putraku,inilah resikonya terlahir dalam keluarga bangsawan.Meski kau tak menyukainya,meski jiwamu menangis karenanya namun kau harus menghadapinya.Karena inilah destiny hidupmu.Inilah garis kehidupan yang harus kaujalani.Kau harus berkorban dan yang terutama kau harus rela melepaskan semua mimpimu tentang kebebasan.
=== Ikhlaskan segalanya....
Iya Putraku.Kau harus mengikhlaskan segalanya.Semua demi rakyat kita.Semua demi kesultanan.Demi sejarah bangsa dan negeri kita.Ayah percaya kau akhirnya akan menemukan bahagia di istana ini.Karena memang disinilah tempatmu.Inilah duniamu.
=== Jalani semua yang ada di dunia.===
Sepertinya surga bagi kebanyakan orang belum tentu bagi orang yang ada didalamnya.Kasihan Benigno.Akankah ia akan menemukan indahnya kehidupan di istana kelak?Maaf bagi Irvilovers saya next dulu cerbung ini soalnya passion saya ada disini.Setelah ini saya akan next satu cerbung spesial buat seseorang yang telah banyak membantu saya dan mendukung saya.***see you next eps***
Eps 2 Cerbung IX ~ BENANG BIRU ~
~CERBUNG IX~BENANG BIRU~~Eps 2~Put Him In Prison~~Menempatkannya di Penjara~
~Behind The Song...
~Di saat ku terjatuh semua menghilang.Disaat kuterluka kamu dimana...
Seorang wanita yang masih terlihat cantik meski tak muda lagi nampak menatap sedih pada sebuah foto bayi perempuan.Seorang pria mendekatinya dan mengelus bahunya,"Mami Sayang,sudah jangan sedih terus.Putri kita sudah hilang puluhan tahun.Jangan sedih terus.Papi kan jadi ikut sedih kalau Mami kayak gini.Sudah ya Mi."
Wanita cantik itu memandang suaminya,"Tapi Mami sedih Pi...Sudah lama kita mencari tapi ga ketemu juga.Detektif yang Papi sewa gimana?Kasih kabar baik ga Pi?"
Sang Papi malah meraih isterinya dalam pelukannya,ia memandang sang isteri penuh cinta,"Mi,ada kabar yang dia dapatkan tapi Papi minta Mami jangan terlalu girang dulu.Detektifnya bilang kemungkinan besar putri kita masih hidup tapi di Indonesia.Soalnya penculiknya terakhir terlihat di daerah sana."
Siapakah mereka?
~Disaat kubahagia semua mendekat.Disaat ku berada kamu setia...{Mas Idayu Pov}
Mataku tak bisa tak meneteskan air mata tiap memandang foto putriku,Sinar namanya.Baru beberapa bulan aku dan suamiku,Saiful Jamil berbahagia dengan kelahirannya tiba2 bencana itu tiba.Seseorang menculiknya dengan menyamar sebagai pengasuhnya.Aku sungguh tak menduga padahal aku baru saja memakaikan di tangannya gelang yang kubuat sendiri dari benang biru.Tega sekali penculik itu mengambil Sinar dariku.Dari hasil penyelidikan rupanya itu sindikat perdagangan anak dan sekaligus ada motif dendam di dalamnya.Seseorang membenci suamiku dan menculik anak kami.Suamiku memang masih keturunan bangsawan di tanah Serawak.Kami ini korban kejahatan politik.Tapi mengapa harus putri kami yang jadi korban.Putriku,Sinar dimana kamu sayang?Mami dah hampir putus asa mencari kamu sayang...
Suamiku sangat mencintaiku walau kami telah kehilangan Sinar namun ia tak pernah meninggalkanku.Ia selalu setia menemaniku.Dua putra kembar kamilah yang menghibur hatiku atas kehilangan Sinar.Ya Tuhan mengaruniaiku Rizky-Ridho sebagai ganti atas kehilangan putri pertamaku.Namun tetap saja aku tak bisa melupakan Sinar begitu saja.Hatiku ini yakin bahwa dia masih hidup entah dimana.Kini suamiku memberitahu bahwa ada yang melihat penculiknya naik kapal ke pulau Jawa.Aku harus menemukan Sinar.Dia putri seorang bangsawan Malaysia.Aku akan menemukannya.Mami akan menemukanmu Sinar dan membawamu kembali ke sini.Ke Serawak.
~ Menangis tangis sendiri,tak ada yang menemani...Kucoba bangkit sendiri,sakitpun tetap sendiri...{Soimah Pov}
Aku melihat Ika dengan hati risau.Antara rasa bersalah dan kecewa.Ya aku kecewa kala suamiku divonis mati di Malaysia.Aku kesal sekali.Aku kecewa dengan hukum di sana.Aku menyimpan dendam dalam hatiku.Bahwa aku akan membuat perhitungan dengan pejabat penting di sana.Aku masih ingat saat aku berhasil menjadi TKW di Malaysia.Putriku Intan masih kecil waktu itu.Aku titipkan dia pada ibuku lalu aku ke Malaysia melaksanakan misiku.Balas dendam pada orang Malaysia yang berwenang waktu itu atas keputusan mati suamiku.Aku berhasil mendapatkan alamatnya dan berhasil menculik anaknya.Anak perempuan.Awalnya aku ingin membunuhnya namun aku ingat putriku sendiri yang juga masih kecil.Aku lalu ingat bahwa tetanggaku ada yang baru kehilangan anak mereka.Jadi kubawa bayi itu ke Jawa dengan jalur gelap.Lewat perbatasan Kalimantan.Aku lalu menaruhnya di kardus dan meletakkannya dekat ladang milik tetanggaku itu.Aku mengamati dari jauh,bener diambil sama dia bayi perempuan itu dan diberi nama Ika.Andai saja Ika tahu siapa dia pasti dia akan membenciku.Seorang anak bangsawan Malaysia tumbuh bak rakyat jelata di Indonesia.Inilah pembalasanku atas kematian suamiku.
~Biarkan orang tertawa,mencaci juga menghina...Kuakan terus kan terbang menggapai bintang...{Ika Pov}
Aku menemui Budhe Soimah berterima kasih atas beras dan baju2 yang ia berikan.Entah kenapa aku melihat ia menatapku dengan aneh.Kadang aku bergidik kalau di dekat dia,seperti diawasi gitu.Aku bingung kadang kalau menghadapi dia.Namun aku tetap menyapanya dengan ramah tiap kali berpapasan,"Mari Budhe.Oh iya kakek mengucapkan terima kasih atas beras dan juga baju2 yang Budhe kasih.Ini ada sedikit hasil ladang,kiranya Budhe mau menerimanya."
Wanita itu menerimanya,"Bilang makasih sama kakekmu ya."
Akupun buru2 permisi,ga tahu kenapa aku merasa ia menakutkan.Aku juga ketemu dengan anak gadisnya namanya Intan.Ia manis dan berlesung pipit,Intan tersenyum memamerkan baju barunya padaku,"Lihat nih Ka,bagus kan?Eh baju yang kamu pakai itu kan baju bekasku.Kok masih bagus ya?Kok bisa bagus gitu di badan kamu Ka?Kulitmu sih putih...aku agak sawo matang.Kamu itu kayak bukan orang sini deh Ka.Jangan2 kamu bule ya?Atau keturunan orang luar."
"Intan!!"
Aku dan Intan kaget mendengar teriakan Budhe Soimah.Kaget sekali sampai jantungku rasanya mau berhenti.Intan terdiam,ibunya mendekat dan melotot padanya,"Ngobrol terus kerjaannya!!Sana bantu ibu di belakang!Dasar!!"
Aku kaget dan segera pamitan.Astaga kenapa juga Budhe Soimah semarah itu.Memang Intan salah apa ya?Aku benar2 takut...
~ Biarkan aku kan terbang melayang2 di awan.Menuju langit yang indah istana bintang...{ Intan Pov }
Ibu ngamuk lagi.Kenapa sih tiap lihat Ika,Ibu bawaannya aneh dan uring2an melulu?Aku salah apa coba?Ika juga cuma kupamerin baju baru aku.Bahkan Ika ga komentar apa2.Kayaknya Ibu ga suka deh aku akrab sama Ika.Padahal aku dan Ika kan teman sekolah sejak dulu.Masak ga boleh menyapa sih?Kadang ibu juga tiba2 baik sama Ika dan kakeknya.Ngasih beraslah ngasih bajulah tapi semua ga pernah diantar langsung ke rumah mereka.Semua dikasih kalo ga lewat aku atau pas mereka bantuin ibu di selepan.Kayaknya ada rahasia besar deh dibalik sikap ibu yang aneh.Akan aku selidiki.Cepat atau lambat aku pasti tahu.
~Istana bintang,istana bintang...{ Benigno pov }
Aku melihat agendaku,besok aku akan ke Indonesia.Aku akan disana selama seminggu.Selama 7 hari.Aku harap bisa menikmatinya.Andai aku jadi turis biasa aku pasti senang.Apalagi pergi ke Indonesia yang terkenal sangat indah dengan pulau dewatanya.Sebenarnya aku cuma ingin merasakan kebebasan hidup di luar istana.Aku bosan dengan rutinitas istana.Semua serba diatur bahkan hidupku saja sudah dirancang.Andai aku lahir sebagai orang biasa tentu aku akan bahagia.
~~Menangis tangis sendiri,tak ada yang menemani...Kucoba bangkit sendiri,sakitpun tetap sendiri...
Aku memandang langit Brunei.Penuh bintang indah sekali.Aku melihat ada bintang jatuh dan segera make a wish.Tuhan,berikanlah aku kebahagiaan yang kuimpikan.Kebebasan hidup,kebebasan mencintai atau pengalaman hidup di luar istana.Setidaknya kabulkanlah salah satunya diantaranya.Aku hanya ingin tertawa bahagia seperti yang lainnya.Aku mohon pada-Mu.
~Biarkan orang tertawa,mencaci juga menghina.Kuakan terus kan terbang menggapai bintang....{ Ramzi pov }
Aku melihat putra mahkota nampak merenung memandang langit.Akhir2 ini aku lihat Pangeran nampak muram.Sepertinya sejak tahu dia dijodohkan dengan putri seorang pejabat istana.Wajahnya jadi tak ceria lagi.Apa dia punya kekasih hati ya?
Aku mendekatinya,"Pangeran belum beristirahat?Ini sudah malam Pangeran."
Ia malah tersenyum memandangku,wajahnya itu benar2 membuat aku iri.Dia tampan,tinggi,putih lagi,badannya juga bagus.Tegap dan gagah.Pantas dia selalu jadi incaran media dan trending topic.Gantengnya ga ketulungan sih.
Ia mendekatiku,"Ramzi,kau senang tinggal di istana ini?"
Pertanyaan aneh.Tentu aku senang.Aku disini terjamin.Hidup mewah.Kok malah ditanya begitu?Aku hendak menjawab pertanyaan Pangeran namun tiba2 Permaisuri datang bersama Yang Mulia Sultan.Aku segera memberi hormat,"Selamat malam Yang Mulia Sultan dan Yang Mulia Permaisuri."
Mereka tersenyum dan mengangguk lalu mendekati Pangeran Benigno.Aku tak mau mengganggu dan berdiri agak jauh.
~~Biarkan aku kan terbang melayang2 di awan....Menuju langit yang indah istana bintang...
Pangeran juga menyapa mereka.Bahkan Permaisuri tampak mencemaskan Putra sulungnya itu,"Ananda kenapa?Wajahnya agak pucat.Ananda kurang sehat?"
Pangeran mencoba tampak biasa,"Tidak Ibunda.Ananda baik.Mungkin karena terlalu memikirkan kunjungan ke Indonesia,jadi ananda kurang istirahat."
Sultan memandang putranya,"Kalau begitu Ananda istirahat saja.Ramzi antar Pangeran ke peraduannya.Pastikan Pangeran tidur cukup malam ini dan malam2 selanjutnya.Kamu mengerti kan Ramzi?"
Aku segera memberi hormat,"Baik Yang Mulia Sultan.Mari Pangeran."
Pangeran memberi hormat pada orang tuanya lalu berdiri dan berjalan mendahuluiku.Aku mengikutinya.Memastikan dia sampai di kamarnya.Lebih tepatnya di istana kecilnya.Istana di dalam istana.
~Biarkan orang tertawa,mencaci juga menghina.Kuakan terus kan terbang menggapai bintang...{ Benigno Pov }
Pesawat kami tiba di Jakarta.Berbagai penyambutan kami terima.Aku melihat keramahan dan kehangatan dari pemerintahan Indonesia.Hari pertama semua acara resmi.Namun aku sangat senang saat mengetahui bahwa besok kami akan terbang ke Yogyakarta.Mengunjungi keraton Yogya dan tentu saja Candi Borobudur yang sangat terkenal.Katanya ada mitos di sana.
~Biarkan aku kan terbang melayang2 di awan ...menuju langit yang indah istana bintang....
Aku melihat Ramzi tampak menjagaku dengan ketat.Ayah pasti memberinya perintah khusus.Aku hanya memandang keluar mobil.Aku ingin melakukan sesuatu yang berbeda tapi apa.Aku pasti akan temukan cara.Entah kenapa aku ingin sekali melihat dunia luar secara langsung.
~Istana bintang,istana bintang,menggapai bintang...Istana bintang,istana bintang...
Apakah yang akan dilakukan Sang Putra Mahkota Brunei selanjutnya?***see you next eps***
Eps 3 CERBUNG IX ×××~BENANG BIRU~×××
×××~ BENANG BIRU×××~ CERBUNG IX EPS 3
×××~ Come Into My House×××~ Datanglah Ke Rumahku
×××- JALAN TERBAIK...
×××% KU TLAH SUDAH LELAH UNTUK BISA MENERUSKAN CINTA YANG TAK SEJALAN...( Hotel Tempat Menginap Benigno )
Sang pangeran Brunei nampak resah,ia merasa tidak tenang.Ia merasakan keinginan yang sangat kuat untuk melihat dunia luar.Ia heran dengan bisikan hatinya itu,'Kenapa ya aku ingin banget melihat dunia di luar kesultanan diluar rutinitasku?Aku lelah dengan semua protokol kehidupan bangsawan dan kenegaraan.Aku ingin merasakan kehidupan menjadi orang biasa saja,ordinary people.Melihat suasana Indonesia yang begitu berbeda dengan di Brunei membuatku ingin jalan2 melihat sedekat mungkin kehidupan masyarakat biasa.Kayak gimana sih rasanya jadi mereka?Berada di posisi mereka itu seperti apa rasanya.Tapi bagaimana caranya ya?Aku harus cari jalan nih.Aku ga mau membawa Ramzi dalam petualanganku.Ntar dia ga setuju lagi.Malah lapor ayahanda Sultan nanti.Wah berabe.Bisa2 makin dikekang aku nanti.'
Pangeran nan tampan itu terus berpikir dan berpikir sambil melihat dokumen2 dan literatur2 yang harus ia pelajari selama di Indonesia.Ramzi mendekati junjungannya itu,"Yang Mulia Pangeran,ada berita yang harus paduka ketahui."
Benigno memandang orang kepercayaan ayahandanya itu,"Apa itu Paman?"
Ramzi berbisik,"Ada ancaman teror dari golongan ekstrim terhadap hotel ini.Sepertinya golongan itu ingin membuat retak hubungan kedua negara.Bagaimana menurut Yang Mulia Pangeran?"
××פ MUNGKIN BILA KITA MEMAKSAKAN SEMUA TAKKAN MALAH BISA MENJADIKAN INDAH....
Benigno diam sebentar,'Jika aku bilang kan ada petugas pengamanan tamu kenegaraan maka aku akan kehilangan kesempatan untuk kabur dari sangkar emasku.Aha..aku ada ide.'
Ramzi memandang pangeran mudanya,'Wah mikir aja tetep kelihatan ganteng ya..kok aku ga bisa kayak dia ya?Ganteng di segala situasi dan kondisi.'
Malah mikir ganteng ki piye tah...
Benigno mengejutkan Ramzi,"Paman!"
Ramzi sampai jantungan saking kagetnya,"Ya ampun Pangeran ga usah kenceng2 bicaranya.Kaget saya.Kalau jantung saya kumat gimana?"
Benigno kemudian malah pakai nada bisik2,"Paman...saya rasa kita perlu menyamar deh untuk menyelidiki hal ini.Kita jadi detektif."
Ramzi heran dan bingung juga,"Maksudnya kita pergi dari hotel ini Pangeran?"
Benigno berbisik,"Kita lihat keadaan di luar hotel.Tapi menyamar.Begitu.Kita diam2 pindah ke hotel lain begitu."
Ramzi manggut2,"Boleh juga idenya.Lagian kalau tetep bertahan di sini juga kayak orang mau bunuh diri saja.Saya akan siapkan semua Pangeran.Kita akan diam2 pindah le hotel lain saja.Saya tak mau ambil resiko dengan tetap bertahan di sini."
Benigno tersenyum melihat umpannya mulai dimakan,'Yess!Paman Ramzi kemakan bujukanku.Nanti aku akan nyamar lalu kabur beneran deh..He.he..'
×××€ DAN MALAM INI KUPASTIKAN SAYANG ....
Malam kian larut,Benigno berhasil mengelabui Ramzi dengan menyuruh dia pergi duluan ke hotel yang dimaksud,"Paman duluan aja!Aku akan nyusul di belakang.Jarak berapa meter gitu."
Dengan berpakaian bak orang awam,mereka berhasil melewati petugas keamanan.Akhirnya tibalah mereka di hotel yang lain.Ramzi menyuruh Benigno di kamar supaya aman sementara ia mau ke lobby mengecek semua proses perpindahan barang2 mereka.Benigno mengiyakan tapi begitu Ramzi pergi,Benigno menyelinap keluar.Ia berjalan dan sangat gembira dengan suasana diluar hotel,'Wah seru!Banyak kendaraan lalu lalang padahal sudah malam.Aku mau lihat lagi ke sana ah..'
×××>TAK BIJAK KUREDAM,HARUS KUUNGKAPKAN SEMUA YANG TLAH TERPENDAM....
Ramzi sudah selesai mengecek barang2 dan menyuruh petugas hotel mengantarnya ke kamar namun ia heran kala menghubungi hp Benigno kok ga diangkat,'Apa Pangeran sudah tidur ya?Aku cek ah kw kamar.'
Namun kamarnya kosong,petugas yang jaga juga bilangnya pangeran tadi mau ke lobby nyari dia.Ramzi panik dan kian panik kala tak seorangpun melihat pangerannya,'Mati aku!Dimana Pangeran Benigno?'
Saat sedang panik itu terdengar kehebohan.Hotel yang ia tinggalkan benar diteror bom.Untung ia sudah membawa sang pangeran pergi.Namun ia resah karena Pangerannya malah raib juga.Ia segera melacak keberadaan pangeran.Dihubunginya hpnya,Benigno mengangkatnya.
×××♡ AKU TAK BISA MENERUSKAN CINTA INI...
Benigno menjawab,"Paman.Aku mohon maaf pada Paman.Aku pergi diam2.Aku ingin berkelana mumpung di Indonesia.Mohon Paman tutupi hal ini dari ayahanda.Aku hanya ingin jalan2 selama beberapa hari.Bila tiba saatnya aku akan kembali.Berilah aku kesempatan menikmati indahnya kebebasan hidup diluar istana ya Paman.Maaf hp akan aku offkan habis ini.Sampai jumpa Paman."
×××¥ MAAFKAN AKU YANG TLAH MEMILIH INI JALAN YANG TERBAIK...
Ramzi coba mencegah,"Pangeran!Pangeran tunggu!!"
Ramzi menghela nafas,'Aduh!Bakalan kena hukuman aku nanti sama Paduka Sultan.Gawat!!Gawat!!'
Sementara Benigno terus menyusuri jalanan.Ia malah naik bus menuju kota Yogya.Yogya..Yogya ...Yogya istimewa...
×××£ KU TLAH SUDAH LELAH UNTUK BISA MENERUSKAN CINTA YANG TAK BISA INDAH....
Keesokkan harinya tibalah sang pangeran di kota Yogya.Ia lelah sekali juga lapar.Uang yang ditangan juga ga seberapa.Ia bingung,'Gimana nih?Aku lupa bawa uang banyak harusnya.Dompet aku semuanya ketinggalan lagi di hotel.Gimana nih?'
Saat itulah ia melihat rombongan turis asing,'Aha aku gabung mereka aja.Pura2 kehilangan identitas aku.'
Benigno tak tahu bahwa rombongan turis itu adalah rombongan turis dimana Ika sebagai pemandu wisatanya.
×××☆ SEMUA TAK BISA INDAH...
Benigno melihat seorang gadis cantik tampak sibuk memberi tahu soal rute yang akan mereka jalani,"Okey please introducing.My name is Ika.I am your tour guide in this trip.Welcome to my country.Now I will take you to see Borobudur.The biggest Buddhist Temple in Indonesia.Please enjoy the trip."
Mereka para turis segera masuk ke dalam bus wisata,termasuk Benigno.Benigno terpesona melihat Ika,'Dia sangat berbeda dengan gadis2 di Kesultanan Brunei.Ia tampak sederhana tapi cantik.Namanya Ika.Ia akan mengantar kami ke Borobudur.Wow!Sudah lama aku ingin kesana.Katanya ada mitos disana.Siapa yang menyentuhkan tangannya di stupa di candi yang ada disana akan terkabul keinginannya.Aku mau coba ah!'
Benigno dengan pedenya mengikuti rombongan turis itu.Ika agak heran juga melihatnya,"I am sorry Sir.What is your name,I don't see you before?"
Ika menanyakan nama Benigno karena ia merasa asing.
Benigno menjawab,"I lost my identity somewhere.Please let me join this group."
Benigno bilang kehilangan identitasnya dan mohon diijinkan bergabung.Ika tak tega dan mengiyakan,"Where are you came from?"
Ika menanyakan dari mana asal Benigno.Benigno menjawab,"Brunei."
Ika tersenyum,"Bisa bicara bahasa Melayu?Atau Indonesia?"
Benigno menjawab,"Sikit.Saya tahu sikit saja."
Merekapun jadi akrab.
Di Borobudur Benigno memasukkan tangannya pada sela2 candi dan berdoa,'Tuhan buatlah hidup yang kujalani membuatku berbahagia.Biarlah aku menemukan cinta sejatiku.'
Habis menyentuh stupanya Benigno melihat Ika tengah menerangkan soal candi Borobudur,cahaya matahari menyinari Ika dengan begitu indahnya membuat Benigno terpesona,'Dia sungguh menawan.Apakah dia cinta sejatiku?'
Seharian Benigno ikut rombongan turis.Namun kala mereka kembali ke hotel,Benigno terus mengikuti Ika.
Ika heran,"Anda tidak masuk ke hotel?Tournya sudah selesai."
Benigno malah nampak gundah dan diam2 mengikut Ika.
Ika melihat hari mulai malam dan pria itu terus mengikutinya,"Kenapa Anda mengikuti saya?"
Benigno akhirnya mengaku,"Saya kehilangan barang2 saya.Dan saya tak punya siapa2 disini.Tapi jika Anda terganggu dengan kehadiran saya,saya akan pergi."
Ika merasa iba,"Kalau begitu sementara Anda bisa tinggal di rumah saya sampai keluarga Anda menjemput.Lagipula hari mau hujan.Mari ke rumah saya."
Benigno terharu dan mengikuti langkah Ika,"Anda sungguh baik.Terima kasih"
Ika melangkah menyusuri jalanan kampung bersama seorang pria asing.Apa tanggapan Hendro Saki melihat Benigno?
***see you next eps***
Eps 4 CERBUNG IX BENANG BIRU
/* BENANG BIRU/* CERBUNG IX EPS 4/* Janjinya Bisa Dipegang
/* /* HIDUP ADALAH PERJALANANKU YANG DIBERIKAN OLEH TUHANKU...
( Benigno Pov )
Akhirnya aku bisa kabur juga dari penjara emasku.He..he...yess!Untuk pertama kalinya aku menghirup udara kebebasan.Kayak napi saja.Seneng banget bisa bebas.Aku kayak banteng lepas.Wuihh..seneng banget!!Biasanya ada yang mendikte aku,"Pangeran habis ini Anda rapat ini,bertemu ini,pergi ke sini,pakai baju ini,bla bla bla..."
Tapi kini aku berada di antara orang2 yang bahkan kenal akupun ga.Orang asing di negeri asing.Wah nyenengkeh...!!
Saking gembiranya aku lupa kalau aku ga bawa uang,jam tanganku aja dah kujual buat tiket bus he..he...Biarin jam hanya bikin aku ingat kalau waktuku bersenang2 hanya sebentar.Aku sudah janji sama Paman Ramzi atau Ramzi entahlah aku kadang manggil dia Ramzi.Kalau di Brunei.Kalau diluar istana aku manggil dia pakai Paman.Biar kesannya santun.Hem.hem...
Aku janji kalau aku pasti kembali.Sekarang saatnya enjoying life.Menikmati hidup.Hidup yang diberikan kepadaku oleh Tuhan.Maaf ya Tuhan kadang aku kurang bersyukur atas kehidupanku.Padahal banyak orang yang mendamba menjadi aku.Hidup mewah di istana,pakaian serba bermerk,fasilitas lengkap,berkelas pula.Semua ada dan tinggal perintah aja pasti terwujud.Kenapa ya aku beda melihat kehidupan ini?Bagiku hidup adalah perjalanan hati.Benarkah hidup hanya lahir,tumbuh,dewasa,menikah,punya keturunan,tua lalu mati?Apakah hanya siklus berputar gitu aja?
/* MATIPUN JUGA ITULAH HAKKU YANG DITENTUKAN OLEH TUHANKU...
Bagiku mati adalah sebuah keuntungan.Kok bisa?Ya karena dengan begitu finish sudah tugas kita di dunia.Apa sih kebanggaan hidup di dunia?Penderitaan.Lihat saja setiap hari manusia melakukan hal yang sama.Bangun tidur,kerja,sekolah atau kuliah.Begitu terus.Habis itu kecapekan terus tidur.Esoknya gitu lagi.Manusia berlelah2 dibawah matahari.Bekerja keras agar meningkat kehidupannya.Naik derajatnya.Naik levelnya.Mungkin itulah yang kurang padaku.Aku sudah lahir dengan kondisi serba ada.Ga tahu namanya kesusahan,berkeringat atau berjerih lelah.Sehingga aku kurang menghargai hidup dan apa yang kumiliki sekarang.Aku tak bisa mengerti apa itu bahagia karena aku tak kenal apa itu derita.Aku tak tahu apa itu senang karena aku selalu dijauhkan dari kesedihan.Semua orang menjagaku seakan aku ini boneka kaca.Jangan sampai aku jatuh apalagi sampai pecah.Wah...gawat!
/* BILA KUTERJATUH BANGUNKAN AKU...
Aku berada di bus turis yang rombongannya kuikuti.Tour guidenya baik,cantik lagi.Sungguh mempesona.Beda dengan wanita2 di istana kesultanan.Mereka kaku dan terikat banyak peraturan.Aku terus memperhatikan gadis pemandu wisata itu.Ia ramah dan hangat pada siapa saja.Bahkan sampai rombongan turis sudah balik ke hotel aku masih tak bisa mengalihkan pandanganku dari pemandu itu.Ia membangunkanku yang ketiduran di kursi bus,"Tournya sudah selesai.Anda tidak kembali ke hotel bersama yang lain?"
Aku gugup.Ia tersenyum padaku lalu pergi meninggalkanku.Wah dia adalah satu2nya orang yang baik padaku.Akupun segera mengikutinya.Lagian aku ga punya tujuan apalagi uang.Masak hp harus kujual juga?Ga lah kalau kujual gimana aku pulangnya?
/* BILA KULUPA SADARKAN AKU...(Ika pov)
Aku baru sadar kalau pria asing itu mengikutiku.Apa dia bermaksud jahat ya?Aku mempercepat langkahku.Ia juga mempercepat langkahnya.Wah kayaknya dia baik dan bukan tampang penjahat tapi kok dia ngikuti aku ya?Kulihat mendung mulai bergayut.Wah makin kupercepat jalanku.
/^ SELAMANYA KUIKLAS UNTUK-MU...
Aku tak tahan lagi kuhentikan langkahku dan bertanya padanya,"Kenapa Anda mengikuti saya?"
Ia bingung dan nampak memelas sekali,"Cuma Anda yang saya kenal.Saya tak ada maksud jahat...."
/^ JIKA MEMANG KU HARUS MATI...( BENIGNO POV )
Aku mengerti ketakutannya karena kuikuti.Apalagi aku orang asing.Orang pribumi saja menakutkan apalagi orang asing.Jangan2 ia mengira aku ini anggota sindikat teroris.Wah gawat!Mungkin sebaiknya aku berhenti mengikutinya.Akupun berkata padanya,"Maaf jika kehadiran saya mengganggu.Sebaiknya saya pergi saja."
Aku siap melangkah pergi entah kemana juga ga ngerti.Pasrah deh.Bukankah ini pilihanku?Akulah yang memilih jalan ini.
/*TAPI MAAF SEGALA DOSAKU DAN AMPUNI KESALAHANKU...
Namun pernyataanku justru melunakkan hatinya,ia malah mengajakku ke rumahnya.Aku sempat tak percaya mendengar ia berkata,"Mari ikutlah saya.Hujan sebentar lagi turun.Anda tak punya tempat berteduh.Anda bisa tinggal di rumah saya untuk sementara."
Wah dia baik sekali.Aku sungguh terkesima.Aku segera mengikutinya,"Terima kasih.Anda baik sekali."
Aku mengikutinya menyusuri jalanan kampung,wah beda dengan istana kesultanan yang dimana2 bersih dan artistik.Ini masih tanah.Aku sama sekali ga jijik justru aku senang karena akhirnya bisa mengerti susahnya hidup.
Gadis pemandu itu minta maaf padaku,"Maaf rumahku sederhana.Kuharap Anda tidak masalah.Mari silakan tunggu dulu disini.Aku akan memberitahu kakek dulu."
Aku jelas ga masalah malah aku sangat bahagia,"Sure.No problem."
Ia masuk ke dalam.Aku melihat keluar,hujan turun mengguyur.Seakan Tuhan menunggu aku mendapat tempat berteduh dulu baru hujan turun dengan derasnya.Terima kasih Tuhan.
/^ TAKKAN PERNAH ADA YANG MAMPU BISA JALANI HIDUP TANPA KEHENDAK-MU....( Hendro Saki pov )
Aku sedang di belakang kala Ika menemuiku meminta ijinku menampung seorang turis yang sedang alami kemalangan,"Laki2 apa wanita Nduk?"
Ika menjawab dengan ragu2,"Laki Kek.Dia menunggu di ruang tamu."
Aku jadi penasaran kayak apa orangnya,"Asalnya dari negara mana Nduk?"
Ika menjawab,"Dari Brunei Kek."
Aku diam sejenak,Ika nampak gusar.Masih dengan seragam pemandu ia menatapku harap2 cemas,"Kalau kakek ga setuju ia tinggal disini setidaknya biarlah malam ini saja kakek.Kasihan ia ga punya tempat tinggal,ia pendatang kakek.Kumohon malam ini saja ya kakek?"
Ika memang kudidik punya rasa belas kasihan pada sesamanya apalagi pada mereka yang alami kemalangan.Aku segera keluar menemui pria itu.Pria itu berbadan tegap.Ganteng banget.Wah kulitnya putih bersih.Jelas dia bukan orang susah.Bisa jadi ia orang kaya di Brunei.Pakaian yang ia kenakan juga bagus.Ia berdiri menyalamiku,sopan sekali.Hatiku hangat kala menjabat tangannya.Ia menggenggam tanganku dengan erat.Punya wibawa nih orang kataku dalam hati.Aura yang terpancar dari dirinya adalah kemuliaan.Siapa dia?
/*DAN MANUSIA HANYA MAMPU BISA BERUSAHA JALANI HIDUP....(IKA POV)
Aku lega kala kakek malah akrab sama pria Brunei itu.Mereka berkenalan dan malah bisa ketawa2 entah bahas apa.Kakek,terima kasih sudi menampung dia.Aku ke belakang menyiapkan minum dan makanan kecil yang ada.Aku buatkan dua gelas teh hangat.Buat pria Brunei itu dan buat kakek juga.Saat aku menyuguhkan ke hadapan mereka kulihat kakek cepat akrab sama pria itu.
Hendro:"Ya rumahe kayak gini.Kalau kamu ga masalah aku akan bilang sama pak Rt kalau ada tamu nginep di rumah kakek.Nak Ben ga masalah rumahe sederhana kayak gini?Makhlum cuma petani kecil kakek ini."
Aku ga sangka jawaban pria Brunei itu,"Tak apa kakek.Saya suka tempat ini.Saya juga mau tahu bagaimana bertani itu.Saya akan bantu kakek boleh ?"
Wah kakek sumringah mendengarnya,"Jelas boleh Nak Ben.Tapi nanti jadi kotor dan gosong lho kulite gpp?"
Jelas pria itu ga ngerti bahasa kakek,"Gosong?Saya tak ngerti maksud Kakek."
Aku yang jawab,"Gosong itu kulitnya jadi hitam karena terbakar sinar matahari."
Pria Brunei itu manggut2,"Oh terbakar sinar matahari.Tak apa,saya malah pingin tahu bagaimana rasanya terbakar sinar matahari.Pasti seru ya kakek ya?"
Kakek malah menawarkan minuman dan cemilan padanya sambil ketawa riang.Wah mereka malah kayak dah kenal lama.Aku malah jadi heran.Cepat amat akrabnya.Aku tinggalkan mereka,aku mau mandi dan ganti baju dulu.Juga mau siapin makan malam.Juga kamar tidur buat pria Brunei itu.Benigno.Namanya terus terngiang di benakku.Sepertinya ia sangat gembira bakal bantu kakek di ladang,aneh.Jelas2 badannya bersih gitu.Aku yakin ia pasti ga pernah kenal apa itu kerja kasar.Siapa dia?Apa yang ia kerjakan di Brunei sana?Yang pasti kakek menerima dia tinggal di sini.Itu yang membuatku lega.Entah kenapa hatiku peduli sekali pada pria itu.Pria Brunei yang misterius.Selamat datang dirumah sederhana kami Benigno.Welcome.
Wah langsung akrab ya Pangeran Brunei sama Hendro Saki.Akan betahkah Benigno tinggal di rumah Ika?Seorang Putra Mahkota Kesultanan Brunei mau bekerja kasar di ladang.Wah gimana model Benigno nanti ya?***see you next eps***
Eps 5 CERBUNG IX BENANG BIRU
♣ BENANG BIRU ♣{ CERBUNG IX EPS 5 }
Dwell Among Them = Tinggal Diantara Mereka
♣ PANGERAN CINTA....
♣ BIARKAN AKU MALAM INI SEJENAK 'Tuk MENGKHAYALMU....( Benigno pov )
Aku menyukai keramahan kakeknya gadis pemandu wisata itu.Meski aku orang asing namun mereka menerimaku dengan kehangatan bak keluarga sendiri.Ika menunjukkan kamar buat aku.Ya gadis pemandu itu namanya Ika.Dia sungguh mempesona.Aku melihat kamar yang sangat sederhana cuma ada ranjang kayu dan tikar di atasnya.Namun aku senang melihat ketulusan gadis manis itu.Ia memberikan selimut dan meletakkannya di atas tempat tidur,"Maaf hanya sebuah kamar yang sangat sederhana.Mungkin tak senyaman rumah Anda di Brunei namun saya harap Anda mau menerimanya."
Aku memandang gadis itu,"Panggil saja nama saya.Saya suka saat kamu memanggil nama saya kala tour."
Ika malu2 menatapku,"Baiklah Ben.Selamat malam."
Aku tersenyum padanya,"Terima kasih buat semuanya ya.Terima kasih mau memberi tumpangan buat orang asing sepertiku.Kalian sungguh baik."
Ika hanya mengangguk lalu keluar dari kamarku.Tuhan,dia sungguh memukau hatiku.
!!! Rossi out of the race of America.Dia jatuh saat mau menikung.Bye Rossi!Marques semakin di depan!Katanya Lorenzo mau ke Ducati ya?Aku dukung bangetz!Good move Lorenzo!Ducati adalah fabrikan Italy yang kecewa dengan Rossi,pembalap Italy yang tak bisa menjadikan Ducati juara dunia.Banyak Rossi haters di Ducati.Itu pula alasan Ducati kasih tawaran menggiurkan kepada Lorenzo yang terkenal ga cocok sama Rossi.Ianone siap2 tergusur dari Ducati team.Lanjut ke story.
♥AKU TAK LAMA MENUNGGU 'TUK BESOK BERTEMU .... ( Ika Pov )
Melihat pria Brunei itu tidak mengeluh dengan kamar yang diterimanya,hatiku bagai diguyur air.Lega sekali dan kagum banget.Lihat dari gaya dan pembawaannya jelas dia bukan dari kelas biasa atau awam.Dia sopan sekali dan begitu berwibawa auranya.Aku jadi ga sabar ingin melihat dia besok akan bereaksi bagaimana kala ikut kakek ke ladang.Apakah terik matahari akan membuat dia tak tahan?Ataukah kerja kasar di ladang akan membuat dia urung membantu kakek?Ben...dia mau aku memanggilnya begitu.Tuhan,dia itu siapa sih?Kenapa dia hadir dalam hidupku?
!!! Dani Pedrosa crash juga saat menikung.Sayangnya dia menabrak Dovisioso sehingga keduanya ga bisa meneruskan balap.Dia segera meminta maaf pada Dovi.Dia lalu masuk ke pit.Kasihan Dovi,sial terus.Kemarin di Argentina ditabrak rekan seteam sendiri,Ianone hingga Ianone kena penalty start mundur 3 posisi dari seharusnya.Eh kini jatuh lagi di Texas AS karena ditabrak Pedrosa.Weleh...lagi apes kali ya.
♣ BIARKAN AKU MALAM INI MIMPIKAN INDAH DIRIMU....( Benigno pov )
Aku merebahkan diri di atas tikar.Memang keras karena tak ada kasurnya tapi aku bahagia banget.Lebih hepi dari tidur di atas springbed yang empuk di istana kesultanan.Inikah kehidupan awam itu?Seperti ini rupanya.Kuletakkan kepalaku diatas bantal dan menatap langit2 kamar.Walau tak ada kelambu nan indah dan banyak nyamuk berseliweran namun aku bahagia mendengar bunyi jangkrik mengerik.Bagaimana kalau Ayahanda Sultan tahu aku kabur ya?Aku rasa Paman Ramzi tahu cara mengcover kaburnya aku.Aku senang sekali akhirnya menikmati kehidupan di luar istana.Oh,indah dunia kurasa.Dengan tersenyum aku memejamkan mata.Kini aku bukan lagi putra mahkota kesultanan Brunei,aku seorang pria biasa.Zz..zz
♣ TERLENA KU DIBUATMU...( Ika pov )
Aku tak bisa tidur.Pria itu terus ada di pikiranku.Nyamankah ia tidur di atas tikar tanpa kasur?Bagaimana kalau ia digigiti nyamuk?Kurasa aku harus mengecek kondisinya.Akupun mengambil obat nyamuk bakar dan kunyalakan lalu kutaruh dalam kaleng bekas biskuit.Kudekati kamarnya.Kuketuk pelan,"Ben...Ben..."
Tak ada jawaban.Apa ia sudah begitu pulas ya?Aku coba lagi mengetuk lalu pintu dibuka,"Eh Ika?Aku mau ke kamar mandi.Boleh kutahu dimana letaknya?"
Aku meletakkan obat nyamuk di ujung kamarnya lalu kuantar dia ke kamar mandi,"Kamu ga digigiti nyamuk?"
Ia menjawab,"Digigiti tapi aku jadi tahu kalau nyamuk itu ternyata fans berat aku he..he.."
Aku tersenyum mendengar jawabannya,"Fans berat ?Wah bisa aja kamu ini.Itu disana kamar mandinya.Aku tunggu di sini ya?"
Ben segera melangkah ke kamar mandi.Tak lama ia keluar lagi,"Dingin ya airnya.Kayak es.Oh ya kamu nyari aku ada apa?"
Aku memberikan dia minum,"Buat ngasih obat nyamuk bakar biar kamu ga digigiti nyamuk.Sudah kutaruh kok di kamarmu.Maaf ya ga ada kasurnya kamarmu."
Ben malah asyik melihat suasana malam di luar,"Tak apa.Dikasih tumpangan aja aku makasih banget.Wah malam disini beda sama di tempatku."
Aku jadi ikut kepo,"Beda gimana?"
Dia malah menerawang.Aduh gantengnya...
◆ TERLENA KU BERSAMAMU....( Benigno pov )
Aku menatap langit malam,indahnya malam di Indonesia.Walau di desa dan bukan di istana tapi suasananya lebih menyentuh hati.Walau tidurku tanpa AC dan kasur nan tinggi namun aku merasa seakan di alam yang indah sekali.Seperti di planet lain saja.Di kamar cuma ada lampu plenthon,kata kakek Hendro he...he..
Lucu dengar beliau nyebut lampu bolam dengan sebutan plenthon.Bahasa disini aneh2 dan lucu.Kalau di istana lampu hias nan mahal itu.Beda sekali.Di istana serba Led.Setiap sudut memakai lampu itu.Terang benderang kayak di siang hari.Jadi ingat sirkuit F1 di Singapore keren banget lampunya keren banget.Lama aku melamun.Nyamuk tak hentinya menggangguku.Lalu kudengar ketukan di pintu dan suara Ika memanggil namaku.Merdunya...aku terlena mendengarnya.
◆◆ INDAHNYA AKU MALAM INI....
Perhatian sekali Ika kepadaku.Ia menaruh obat nyamuk di kamarku.Aku senang di rumah sederhana ini.Semua terlihat indah bagiku.Aku kembali ke kamarku sambil ngobrol sama Ika,"Indonesia indah ya.Eksotis."
Ika tersenyum,"Brunei pasti juga indah.Tempat yang indah itu adalah bersama orang yang kita sayangi."
Aku setuju dengan pendapat Ika,dia cantik hatinya.Tak bosan aku memandangnya.
◆◆◆ INGAT PERTAMA KU BERTEMU....
Tak sangka di petualanganku ini aku langsung ketemu bidadari.Bidadari dalam wujud gadis pemandu wisata.Keramahannya ciri khas Indonesia banget yang terkenal ramah dan santun.Walau aku merasa ia lebih cocok sebagai putri kalangan bangsawan daripada gadis jelata.Kesan pertama saja sudah terpesona apalagi kesan selanjutnya ya....
■ KINI KU TELAH MENYADARI AKU TELAH JATUH CINTA....( Syuhada Pov )
Aku adalah wanita yang malang.Bagaimana tidak kala aku menyadari bahwa aku jatuh cinta pada seseorang eh aku dikasih tahu kalau aku dijodohkan.Walau sama seorang pangeran namun aku menyukai pria lain.Pria yang setiap hari bersamaku menemaniku.Namanya Zul.Dia memang cuma asisten ayah namun aku senang di dekat dia.Dia baik dan lucu.Aku sedih kala tahu aku bakal jadi calon pendamping Putra Mahkota Brunei.Pangeran Benigno memang sangat tampan juga berwibawa namun aku menyukai kesederhanaan Zul.Aku harap keajaiban terjadi dan membuat perjodohan ini batal.Temanku malah antusias banget dengan berita perjodohanku.Mereka segera update status:Teman kita bakal jadi permaisuri nih.Aduh malah nambah puyeng kepalaku.Apa aku lari aja ya sama Zul?Sepertinya itu ide yang bagus.Tapi ntar ayah kena kasus lagi.Ga ah kasihan ayah.
● AKULAH SANG PANGERAN CINTAMU YANG BISA MEMBUATMU HIDUP...( Benigno pov )
Aku hendak ke kamarku lagi kala kulihat Kakek Hendro malah tidur di ruang tengah.Kenapa tidak di kamar ya?Aku tanya sama Ika,"Kok kakek tidur di sini?"
♥BIARKAN AKU SELALU MEMANDANG WAJAHMU PUASKAN DIRIKU.....
Ika memandang kakeknya yang nampak pulas di atas balai2 bambu,"Kakek memang suka tidur di sini daripada di kamarnya."
Aku melihat selimut kakek Hendro tidak beraturan,aku segera merapikannya.Pria tua ini sungguh bahagia ditengah kesederhanaan yang ia miliki.Dia pulas mendengkur.Kebahagiaan ternyata tak selalu harta penentunya.
■ MELIHAT SENYUMMU MENAMBAH HASRATKU LAGI....( Ika Pov )
Melihat Ben membetulkan selimut kakek membuatku terharu,dia berhati penyayang.Aku bahagia jika kelak suamiku juga berhati seperti itu.Walau sepertinya dia dari keluarga berada namun dia tidak memandang hina keadaan rumahku dan yang lebih utama kakekku.Itu hal yang paling menyentuh hatiku.Tuhan,siapa pria di hadapanku ini?Siapa?
¤¤¤ Wah belum sempat ke ladang ya ?Gpp lagian udah pagi.Moga yang minta dinext suka dengan eps ini.Akankah Ika dan Ben akan jatuh hati?***see you next eps***
Eps 6 CERBUNG IX ♣BENANG BIRU
|~♣BENANG BIRU||♣ CERBUNG IX EPS 6
|\|♣In The Sight Of All||♣ Di Pandangan Semuanya
|=♣@♣KAU GADISKU YANG CANTIK COBA LIHAT AKU DI SINI...( Indonesia )
Sebelum ke sawah,Benigno yang mandi biasanya disiapin oleh para pelayan istana kini harus nimba air sendiri.Dia melongok ke dalam sumur,"Ini dalamnya berapa meter Ka?"
Ika mencegahnya,"Lebih dari 15 meter,jangan melongok gitu,awas bahaya!"
Benigno malah seneng banget kala pundaknya dipegang Ika,"Memang pernah ada yang masuk ke dalam sini?"
Ika menarik Ben,"Jangan sampai...apalagi jika..."
Ben malah tingak tinguk lihat sumur,"Jika apa?Hey ...wah suaranya gema ya he he..."
Ika malah diam,'Jika orangnya kamu ...aku ga mau kamu terluka...aduh...kenapa sih aku ini...'
$♣DISINI ADA AKU YANG CINTA PADAMU...
Ika mulai menimba air eh Ben pingin nyobain,"Berat ya?Aku bantuin ya?Narik gini ya?"
Wei...malah Ben berdiri dibelakang Ika dan malah jadi kayak meluk Ika dari belakang.Ika jadi salting,'Waduh...malah deket gini..gimana kalau kakek lihat nih?Aduh...'
Ben ga ngerti malah asyik narik timbanya,"Wah seru ya!Aku suka...he..he...lagi2..."
Malah saking beribetnya malah Ben jadi meluk pinggang Ika,"Ups...sorry...habis aku bingung...he..he.."
Usai mandi,Ben bersiap ikut ke sawah,"Kakek,Ben pakai sandal jepit ini ya?Boleh kan?"
Kakek ketawa lihat Ben makai sandal jepit miliknya yang sudah lupuk,"Wah yang makai sandal kayak priyayi...ga cocok ama sandalnya...gpp sih nak Ben.Tapi sandal itu sudah jelek lho..."
Ben malah dengan santainya makai,"Gpp Kakek.Ini malah ga ada di tempat asal Ben he..he.."
Ben termangu lihat dirinya di cermin,'Putra mahkota Brunei...siapa sangka aku adalah Benigno Razi sang Putra Mahkota Kesultanan Brunei...asyik akhirnya aku bisa menikmati indahnya hidup di luar tembok istana...'
Ika sedang nyuci baju saat Ben pamitan mau ikut ke sawah,"Ika,aku ikut kakek ya mau ke sawah belajar nanam apa ...nanam..pari..ya pari apa padi ya?"
Melihat Ben garuk2 kepala,Ika tersenyum,"Pari atau padi sama aja.Artinya sama.Peralatannya sudah dibawa kan?"
Ben menunjukkan cangkulnya,"Ini?Pacul kata kakek...aku dah kayak petanikah?"
Ika merhatiin dari atas sampai bawah penampilan Ben,'Mirip petani?Malah mirip bangsawan deh...kulit putih,wajah ganteng,badan juga gagah,...ini mah petani kegantengan...'
Ben menyadarkan lka dari lamunannya,"Kok malah diem?Ga mirip ya?Aneh ya?"
Ika tertawa sampai dekik pipinya,"Sudah mirip kok.Apalagi kalau pakai caping."
Ben heran,"Caping?Apa itu?"
Kakek datang,"Ini namanya caping.Topi anyaman buat pergi ke sawah.Di sawah kan panas.Udah ayo kita berangkat.Ika,kakek pergi ya?"
Ika menyahut,"Iya kakek...titip Ben ya.."
Ben malah asyik makai capingnya,'Oh ini caping...keren..makin ga kelihatan wajahku he..he..'
Ben dan kakek melambaikan tangan pada Ika.Ika memandang mereka,"Nanti Ika akan nyusul bawa makan siangnya..."
Kakek jawab,"Iya...!"
13♣KAU GADISKU YANG MANIS COBA LIHAT AKU DISINI...
Kakek dan Ben melewati rumah Soimah,Intan yang lagi asyik jemur gabah langsung terpesona,"Byuh..byuh...ganteng pisan..siapa itu Kek?"
Kakek berhenti dan mengenalkan tamunya,"Ini tamu kakek ...dia wisatawan...turis namanya Nak Ben...nak Ben kenalin nih Neng Intan..."
Ben menyalami Intan,"Saya Ben...turis numpang he .he.."
Intan langsung senyum manis buanget,"Kenapa ga numpang di rumah aku aja?Rumahku lebih gede...lebih bagus pastinya...iya kan Bu?"
Soimah memandang Ben,'Pria ini kayaknya bukan orang biasa deh...siapa dia?Apa dia dari daerah Serawak ya?Jangan2 dia mau nyari info soal anak yang kuculik dulu...aku ga boleh biarin Intan deket2 dia.'
Intan heran ibunya tumben ga cerewet,"Ibu kok diem aja...ayo kenalan sama mas ganteng ini...mas Ben ya...Waduh kok ya ada ya cowok seganteng ini..."
Soimah menyikut lntan,"Hush!Jadi gadis itu yang sopan,malah mulut diumbar ga tatanan!"
Bukan hanya Intan yang kesengsem lihat gantengnya Benigno,gadis2 lain juga.Berebut minta kenalan sama Ben,"Mas..mas bagoes...ya ampun gantengnya...gemes deh...kenalin nih..saya Tukinah...saya Sarijem...saya Tumiyem...saya Siti...saya Sarijah...etc"
Kakek juga ga kalah sibuk ditanyai,"Siapa sih Kek?Saudaranya ya?Kok mirip kayak Ika?Putihnya maksudnya...Apanya Ika kek?Pacarnya Ika ya? Calonnya Ika ya?...lan sapiturute..."
€♣DISINI ADA AKU YANG RINDU PADAMU...
Akhirnya setelah susah payah melewati berbagai baris terek tempe...Kakek Hendro dan Ben akhirnya tiba di tujuan.Di sawah.Weleh...
Mereka segera duduk menaruh peralatannya,"Ini sawah kakek Nak Ben...ga besar sih cuma beberapa petak..namun lumayan kalau dikerjakan hasilnya bisa buat makan..."
Ben memandang lahan didepannya,"Udaranya sejuk ya Kek?Seger...indah banget ya...Ben suka suasana seperti ini..."
Kakek memandang pria ganteng disebelahnya,"Nak Ben ini kan kulitnya putih...ntar hitem lho kalau bantu kakek.."
Ben malah ngekek,"Gapapa kek...biar aja.Anggap aja berjemur he .he.."
Ben menarik nafas,'Aku pasti merindukan tempat ini ...pasti...'
Sementara sang putra mahkota sedang terbuai indahnya desa,di istana kesultanan Brunei Razi ribut sama isterinya.
Ada apa ya?
|>♣WALAU KUTAHU BAHWA DIRIMU SUDAH ADA YANG PUNYA...(Brunei)
Razi awalnya ga ingin memberitahu Cici soal kaburnya sang putra mahkota namun Cici terus saja mendesak suaminya,"Saya itu berhak tahu Yang Mulia.Saya itu ibunya.Yang melahirkan dia."
Akhirnya Razi mengaku juga,"Tapi dinda jangan shock ya?Putra kita kabur ..."
Eh baru dikasih tahu Cici langsung mentiung,"Aduh!Kepalaku jadi berat..pandanganku jadi nanar Yang Mulia.."
Razi segera menangkap tubuh isterinya,"Dinda...Dayang!!Bawa minuman dan panggil dokter cepat!"
Istana malah jadi heboh,"Permaisuri pingsan!Permaisuri pingsan!"
€♣♣ NAMUN KAN KUTUNGGU SAMPAI KAU MAU...OH..OH..OH..
Tak ada yang bisa menghibur hati permaisuri,kedua putranya yang lain juga tak bisa membuatnya lebih baik.Razi mendekati isterinya,"Permaisuri,jangan begini...Putra mahkota pasti kembali dinda...kanda akan cari dia meski ke ujung dunia sekalipun."
Cici malah menyalahkan suaminya,"Ini semua pasti karena perjodohan itu.Ben ga mau dijodohkan Yang Mulia.Dia ga suka dipaksa.Seharusnya Kanda tanya dia mau apa ga.Jangan main putus sendiri.Sekarang malah Ben kabur.Bagaimana jika bertemu orang jahat?Bagaimana makannya?Siapa yang akan menjaga dia Kanda...?Siapa?"
Cici ingat pada sahabatnya Idayu,"Aku ga mau seperti sahabatku Idayu.Dia kehilangan putrinya Sinar.Sampai kini tak tahu nasibnya.Entah masih hidup atau sudah tiada.Tidak!Aku tak mau seperti dia Kanda!!Tidak mau!!Ben harus kembali!Aku mau Putraku kembali.Aku mau Ben..."
Cici terus menangis tiada henti.Istana bersedih.Tak ada yang berani tertawa di sana.Semua bermuram durja.Razi meraih isterinya dalam pelukannya,"Maafkan Kanda.Kanda janji akan menilik kembali masalah perjodohan itu jika Ben kembali nanti.Kanda janji."
Cici akhirnya diperiksa dokter istana,diberi penenang dan akhirnya tertidur jua.Lelah karena menangis terus.
_|♣♣JANGAN2 KAU MENOLAK CINTAKU...
Hilangnya Ben tidak disebarkan dulu,pihak kedua negara masih mencari secara rahasia.Alias main intelejen.Para team pengaman terkemuka dikerahkan.Semua titik akses keluar Jakarta diselidiki.Diperiksa.Jalur keluar masuk Jakarta dijaga ketat.Setiap orang harus menunjukkan identitasnya.Kalau ditanya jawabannya hanya simple.Terorisme.
|_|♣♣ JANGAN2 KAU RAGUKAN HATIKU...
Semua yang mencurigakan,menimbulkan keraguan juga diperiksa.Hingga sampai seseorang menunjukkan jam tangannya pada temannya,"Lihat nih!Jam tangan aku keren kan?Ini hasil bayaran seorang penumpang nyasar tahu..."
Para sopir kendaraan umum memang diperiksa juga,Ramzi yang ikut dalam penyelidikan mengenali jam tangan yang dipamerkan tersebut,"Ini kan milik..."
Ramzi langsung menginterogasi sopir yang bawa jam tangan itu,"Dari mana Anda mendapatkan benda ini?"
Sopir bus itu lalu cerita soal penumpang yang naik tanpa membawa uang,"Orangnya masih muda.Tampan.Putih.Gagah juga.Kayak artis pokoknya..."
Foto Ben ditunjukkan,"Seperti ini?"
Sopirnya nyahut,"Iya benar!Ini dia!!"
Ramzi makin gencar nanya,"Dimana Anda menurunkannya?Apakah dia sendirian?dsb..."
|\|♣♣KUKAN SELALU SETIA MENUNGGU UNTUK JADI PACARMU... ( Di sawah )
Jika Ramzi sibuk nyari junjungannya lewat investigasi,yang dicari malah lagi asyik mencangkul di sawah.Weleh...
Kakek cuma petani miskin jadi ga punya traktor,"Kakek ini cuma wong cilik jadi ngerjain sawah ya saadanya alat aja.Kita cangkul dulu ya..."
Ben malah seneng bisa keringatan,"Sebelah mana lagi kek yang dicangkul?"
Kakek nunjuk area2 mana saja.Wah sampai siang mereka terus mengolah tanah,Ben merasa haus,"Harusnya kita bawa minum tadi Kek..."
Kakek malah senyum,"Tenang saja Nak Ben.Tunggu bentar lagi.Pasti bakal ada minuman juga kok..."
Ben duduk sambil menyeka keringatnya,"Minuman ga akan datang sendiri kek..."
||♣♣JANGAN2 KAU TAK TERIMA CINTAKU...
Kakek tersenyum kala suara Ika memanggil terdengar,"Kakek!!"
Kakek mengibas2kan capingnya,"Tuh minuman datang...ayo kita ke dangau..."
Ben malah terpesona lihat Ika datang mengenakan caping juga,'Ya ampun cantiknya...bawa apa itu?Wah kalau tiap hari gini aku bakal ke sawah terus ah...'
Kakek mengajak Ben membersihkan kaki dan tangannya di sebuah pancuran air,"Sini bersihkan kakimu juga tangan.Kita makan dulu...Ika dah datang..."
Ben membasuh mukanya dengan air pancuran,"Segernya...nikmatnya hidup di desa..."
Ika mendekat,"Ika tunggu di dangau ya?Ika masak pecel hari ini...ijonnya bunga turi.Kakek suka kan?Oh ya ini ada air kendi juga.Ika ke dangau ya..."
Ben melihat Ika tanpa berkedip,'Coba Ika adalah gadis yang dijodohkan sama aku.Pasti aku langsung terima.'
Kakek melirik Ben,"Iya duluan aja Ka.Kakek mau bersihin kaki dulu..Biar ga gatel2..."
Ika menapaki pematang sawah menuju ke dangau,sebuah gubuk mirip gazebo he..he...beratapkan jerami dan biasanya diberi alas balai bambu.Ika menaruh bawaannya di sana.
♡♣♣JANGAN2 KAU HIRAUKAN PACARMU...
Ben iseng nanya kakek Hendro,"Ika sudah punya pacar kakek?"
Kakek menggoda,"Kenapa kalau sudah punya?"
Ben nampak kecewa,"Ya...cuma pingin tahu aja Kek.Soalnya Ika kan cantik banget.Pasti banyak yang suka sama dia."
Kakek sudah selesai cuci kakinya,"Kamu tanya aja sama Ika.Sudah punya belum?Soalnya kakek ga pernah dikenalin sama pria manapun selama ini.Ya baru Nak Ben yang dikenalin ke kakek."
Ben manggut2,'Berarti kemungkinan besar Ika masih belum punya pacar dong.Asyik!!'
|~♣♣PUTUSKANLAH SAJA PACARMU...
( BRUNEI )
Ngomongin soal pacar,di Brunei,Syuhada sedang bicara dengan Zul.Mereka telah menjalin hubungan dengan diam2 tanpa setahu ayah Syuhada.Zul takut dengan ayah Syuhada,"Kita putus saja ya sayang...aku ga mau kamu dimarahi ayahmu...ayahmu kan galak banget."
Syuhada ga mau,"Ga bisa!Kita mending kabur saja ke Indonesia.Di sana kan banyak pulau kita bisa sembunyi di salah satu pulau di sana."
Zul bingung,"Itu justru akan makin merunyamkan keadaan.Mending kita ketemu sama Pangeran saja.Beliau kan terkenal arif dan bijak.Siapa tahu beliau juga ga setuju dijodohin.Bagaimana?"
Syuhada berpikir,"Iya ya..Pangeran Putra Mahkota kan sangat baik orangnya.Dia pasti ga akan mau menikahiku jika tahu aku tidak mencintainya.Ide bagus itu.Tapi Pangeran sedang kunjungan ke Indonesia."
Zul malah punya ide,"Justru ini moment buat kita bicara dengan bebas sama beliau.Kita ke Indonesia saja.Ketemu beliau di sana.Bagaimana?"
Syuhada setuju,"Iya.Aku akan bilang ayah mau ketemu sama Pangeran pasti diijinkan.Apalagi ditemani kamu.Ayah pasti bolehin.hi..hi .."
Wah mereka apa ga tahu ya kalau Ben hilang?Kebanyakan pacaran sih jadi ga update berita istana.
|<♣♣LALU BILANG I LOVE YOU ...PADAKU...( serawak )
Idayu diberitahu soal sakitnya Cici,iapun bersiap menuju Brunei,"Iya Cici.Aku akan datang.Kamu kok tiba2 sakit sih?Ada apa?"
Cici ga berani cerita di telepon,"Ke sini ya sobatku...aku butuh teman buat cerita."
Idayu bicara sambil ngepack barang2nya,"Iya aku segera ke sana.Aku akan pakai pesawat pribadi saja.Biar cepat sampainya.Kamu jangan sedih terus.Nanti cerita lho ya sama aku."
Cici menjawab sambil terisak,"Iya aku pasti cerita.Aku tunggu ya..Aku akan bilang pada suamiku kalau kamu mau datang."
Idayu menutup hpnya,'Coba putriku Sinar masih hidup pasti dia sudah besar dan dewasa seperti Pangeran Benigno dan perjodohan diantara mereka tak perlu digantikan orang lain.Aku dan Cici sahabat sejak kuliah.Kami sangat akrab.Bahkan berjanji akan menjadi besan kalau aku melahirkan seorang putri.Sayang putriku diculik sehingga perjodohan itu tak terlaksana.Sinar...kamu dimana Nak?Apakah kamu masih hidup?Mami kangen...Mami yakin kamu masih hidup Nak...'
Oo...jadi dulu Ben sebenarnya mau dijodohkan sama Ika.Ikanya diculik jadi perjodohannya kandas.Kayak lagu...
Tapi namanya jodoh ya...Ben akhirnya cintanya sama Ika juga...akankah Ben bisa mengungkap identitas Ika yang sebenarnya?***see you next eps***
Eps 7 CERBUNG IX BENANG BIRU
~~~~~~~~~~~~~~
BENANG BIRU EPS 7
~~~~~~~~~~~~~~
Toward The South = Menuju Ke Selatan
~~~ BRUNEI...
~ JANGAN MENANGIS SAYANG....( Kamar Permaisuri )
Idayu diantar pengawal memasuki istana Brunei nan megah.Terbayang olehnya andai putrinya ditemukan maka pasti akan kerap datang ke istana tersebut,'Sinar...dimana kamu sayang...Mami kangen banget.Walau sudah puluhan tahun berlalu hati Mami masih yakin kamu masih hidup Nak.Tuhan tuntunlah putriku kembali padaku.Aku mohon.'
Sampai di kamar Permaisuri dayang istana yang ambil alih mengantar Idayu.Cici senang sekali melihat sahabatnya datang,"Kemarilah Idayu."
Idayu memberi hormat pada Yang Mulia Sultan,"Yang Mulia..."
Razi mengerti dan meninggalkan mereka,"Tolong kau hibur isteriku,bujuk juga ia makan.Aku sedih melihatnya begini."
Idayu mengangguk hormat,"Baik Yang Mulia."
Cici masih terlihat sembab matanya,"Idayu ...hiks..hiks.."
Idayu mendekat,"Jangan menangis terus.Kau bisa sakit.Yang Mulia sampai cemas."
~~INI HANYALAH COBAAN TUHAN....
Cici malah menangis sambil memandang foto Ben di tangannya,"Bagaimana aku tidak menangis?Putraku...Ben....dia..."
Idayu memberikan tissue,"Ada apa dengan Putra Mahkota ?"
Cici meraih Idayu dalam pelukannya,"Dia hilang di Indonesia....aku tak mau kehilangan Ben...tidaak!"
Bagai mendengar petir di siang terik,Idayu ternganga,"Bagaimana bisa?Bagaimana ceritanya?"
Cici bercerita sambil terus terisak,Idayu menenangkannya,"Ini ujian.Kau harus tenangkan dirimu dulu.Kemungkinan Ben hidup masih sangat besar.Tidak sepertiku..."
~~~HADAPI SEMUA DENGAN SENYUMAN ....
Cici sedikit lebih tenang sekarang karena bisa curhat,"Maafkan aku kawanku,kita sama kini sama2 kehilangan buah hati kita.Aku mohon kamu tinggal dulu di sini yach?Temani aku..."
Idayu tersenyum,"Tentu sobat.Perintah Permaisuri Brunei masak aku lawan?"
Cici bisa senyum kini walau kecut dan tipis.Idayu membujuk Cici agar mau makan,"Kau harus makan,beberapa suap saja.Kau seorang ibu negara harus kuat dalam segala perkara.Kau dilihat rakyatmu.Makan ya?"
Cici mau juga.Kejadian itu dilaporkan kepada Yang Mulia Sultan Razi.Razi sangat lega mendengarnya,'Memang persahabatan mereka sangat erat.Pantas sampai pernah terjadi perjodohan di antara keturunan mereka.Andai saja anak itu tidak hilang maka akupun sangat senang dengan perjodohan tersebut.'
Andai saja mereka tahu kalau saat ini putra putri mereka malah rukun sayur di dangau sebuah desa di Indonesia.
~~~~DENGAN SENYUMAN DENGAN SENYUMAN...
Senyum Razi kian mengembang kala Ramzi melaporkan kemajuan penyelidikannya,"Benarkah?Kirimkan foto jam tangan itu padaku....Benar ini jam milik Ben...berarti dia menuju Jawa selatan?Kuperintahkan kau segera kesana.Jangan mencurigakan demi keselamatan Putra Mahkota.Kau mengerti?"
Ramzi menjawab,"Hamba mengerti Paduka.Hamba segera menyisir area disana."
Razi berpikir,'Jika penculikan pasti aku sudah menerima surat permintaan tebusan sandera.Tapi...kenapa belum ada yang minta uang tebusan ya?Benarkah kata isteriku bahwa ini keinginan Ben sendiri?'
♧ JANGAN MENANGIS SAYANG SINARMU TETAP HARUS BERSINAR...( Indonesia )
Ben kepedesan makan sambel pecel,"Wah...mantap!Sampai nangis aku..."
Ika segera menyodorkan kendi,"Minum dulu.Lain kali akan kubuat ga sepedas itu.Maaf..."
Ben malah jawab,"Jangan!Enak begini.Aku suka kok.Ika hebat pinter masak.Jadi ingat sama teman ibu aku juga jago masak ...namanya Tante Idayu.Kasihan dia kehilangan putrinya sejak kecil.Aneh ya wajah kalian mirip lho..."
Kakek Hendro langsung kesedak denger soal anak yang hilang,"Uhuk!Uhuk!"
Ika segera menyodorkan minuman,"Kakek pelan2 makannya ya?..."
♧♧ TABAHKAN HATIMU DEMI IBU....
Hendro tertarik dengan cerita Benigno tadi,namun ia tak mau Ika curiga,'Anak yang hilang?Bisa jadi itu adalah Ika.Tapi aku ga bisa sekarang nanyanya.Tunggu sampai Ika kembali saja.'
Namun Ika ga balik2 malah asyik melihat Ben mencangkul,"Kamu ga pa pa panas2 gini?Kotor juga lho..."
Ben malah seneng diperhatiin Ika,"Malah bagus nanti kulitku ga pucat.Badan juga jadi tambah kuat."
Ika heran dengan enjoynya Ben,"Kamu kelihatan sangat menyukai bekerja di sawah ya?"
Ben senang kerja dilihatin Ika,"Iya disini bisa mandi keringat he..he..apalagi dapat kiriman makanan dari gadis cantik...gimana ga suka?"
Ika tersipu,"Kamu bisa aja deh...ya udah aku balik ya?Kakek Ika balik ya?"
Hendro jawab,"Tunggu bentar!Bawa ini !"
Ika diberi seikat daun singkong,"Kakek ambil di area sana.Direbus lalu nyambel enak ini."
Ika memasukkannya ke bakulnya,"Wah benar kakek!Makasih."
Kakek menatap Ika dengan haru,'Kamu itu anak baik,selalu tabah dan sederhana.Betapa kehilangannya ibu kandungmu.'
+++ ITU SURGAMU...ITU SURGAMU...( SERAWAK )
Rumah Idayu nampak lengang karena memang anak kembarnya belum balik sekolah.Sebuah mobil mewah memasuki halaman,dua remaja kembar nampak asyik telponan sama Mama mereka,"Ma jangan lama2 di Bruneinya ya?Rizky kangen tahu..."
Si kembar satunya juga jawab,"Iya Ma,Ridho juga ..."
Wah rupanya adik Ika kembar 2R ya...mmmh.Bakalan seneng banget kalau Ika tahu.Sayang Ika tak tahu bahwa ia memiliki surga kecil di Serawak sana.
××× KUTERIRIS MENDENGAR KISAHNYA...
( Sawah )
Kakek menanyai Ben soal anak Idayu yang hilang,"Kakek pingin denger kisah kamu soal teman Ibu kamu tadi."
Ben memang sempat kuliah di Malaysia jadi ia pernah tinggal di rumah Idayu walau hanya sementara.
÷÷÷ BOCAH KECIL MERAWAT IBUNYA....
Ben lalu cerita,"Pengasuhnya sepertinga gang jadi tersangka.Namun dia menghilang."
///SINAR MATA DAN BAIK HATINYA...
Ben juga cerita kalau Idayu itu orangnya sangat baik.Hanya sebuah benang biru yang melingkar ditubuh Sinar lah tanda yang jadi pengikat.
¤¤¤YANG TAK BERDAYA...
Hendro kaget,"Benang biru?"
Hendro kini tahu kenapa pria asing itu dikirim ke rumahnya,'Ternyata semuanya demi mengungkap misteri ini.Namun aku harus cari tahu lebih lagi.Foto mungkin.Tapi jika memang harus terkuak apalah dayaku.Tuhan yang memberi Tuhan jua yang mengambil.'
^^^TELAH LAMA DIA MENDERITA...
Hendro membayangkan,'Pasti keluargannya sangat pedih hatinya.Betapa lamanya mereka menderita mencarinya.'
!!!SANG AYAHPUN MENINGGALKAN DIA MENGISI HIDUP HANYA BERDUA..( Brunei )
Syuhada dan Zul mendapat ijin ayah Syuhada untuk pergi ke Indonesia.Mereka lalu meninggalkan Brunei dan terbang ke Indonesia.Berdua mereka bertekad akan menemui Benigno.
^^^KUATKAN SINAR...( ISTANA BRUNEI )
Demikian juga Permaisuri minta ijin mau mencari ke Indonesia.Awalnya Razi tak setuju tapi karena Cici maksa akhirnya diperbolehkan asal Idayu ikut bersamanya.Idayu juga ingin menjadikan moment ini untuk mencari tahu dimana keberadaan Sinar.
Akankah mereka akan berhasil ?***see you next eps***
Eps 8 CERBUNG IX BENANG BIRU
%%%%%%%%%%%%
% BENANG BIRU %
%%%%%%%%%%%%
Eps 8 Cerbung ix
I Will Seek = Aku Akan Mencari
%%% CARI PACAR LAGI...
♡♥CINTAKU CINTAKU PADAMU TAK BESAR SEPERTI DULU....( TITIK POV )
Namaku Titik.Aku sebenarnya punya suami di Blitar tapi kami sedang pisah ranjang.Aku bete sama dia habis pengangguran.Dapat kerja bentar lalu keluar ga betah katanya.Kalau kerja milih2 mana betah.Dimanapun kerja ya pasti ada ga enaknya.Kerja kok milih2!Emang dasar males orangnya.Aku kesal tiap hari harus utang warung buat beli beras,beli shampoo,beli make up dll.Aku nyesel nikah sama dia.Mending aku nikah sama tentara dulu yang dijodohin sama aku pilihan ortuku dulu.Tapi dah telat.Kini tentara itu dah nikah dan dah punya anak.Kayak aku punya anak satu.Masih kecil baru 5 tahunan.Namanya Rehan.Ia kuajak pulang kampung ke daerah Yogya.Aku males tinggal di Blitar.Hanya bikin senewen.Aku heran kenapa dulu aku bisa begitu tergila2 ya sama suami aku?Kalau bukan karena Rehan dah minta cerai aku.Dulu ngakunya kontraktor proyek hebat tapi ternyata cuma kuli proyek.Kontraktor emang karena dia ngontrak.Aku benar2 dah ga cinta lagi sama dia.
♥♡KAMU KOK BEGITU MENILAI CINTAKU....
Biar aja aku dibilang mata duitan.Habis hidup kan emang butuh uang.Emang mau makan cinta?Lha anakku masak makan cinta?Dia butuh susu formula,jajan,sekolah,dll.Aku juga butuh baju,make up,ke salon,belum belanja dan jalan2 ke mall.Masak sudah lima tahun lebih nikah ke mall aja bisa dihitung.Itupun beli yang obralan.Diskon habis2an.Aku mau punya suami kaya raya...
↓↓↓BEGITU RENDAH DI MATAMU...
Biar aja jadi omongan tetangga.Ga gagas!Aku dah capek hidup miskin!Ngontrak sana ngontrak sini.Kayak siput aja.Aku sampai di Yogya dan bertemu kedua orang tuaku.Kamipun ngobrol di teras depan.Sambil menyapa tetangga2 yang lewat.Sampai mataku melihat sosok yang sangat berbeda lewat bersama seorang kakek.Kayaknya aku ga pernah lihat deh.
$$$SAYANGKU 2X PADAMU TAK INDAH SEPERTI DULU...
Pria itu pakai caping namun aku bisa lihat dia sangat tampan.Badannya tegap dan kulitnya putih bersih.Gagah lagi.Kayaknya orang kaya gitu kalau lihat bodynya.Walau dia pakai sandal jepit tapi dari cara makainya dia kayak ga terbiasa.Aku yakin dia pasti orang berada.Kalangan orang kaya.Kalau kakek di sebelahnya aku kenal.Dia kakeknya Ika.Kakek Hendro.Aku penasaran siapa nama pria ganteng di sebelah kakek Hendro itu?Pasti namanya sangat indah.Kenalan ah!
》《 MAUMU BEGINI MAUMU BEGITU TAK PERNAH ENGKAU HARGAI AKU....
Kulihat ia hanya mengangguk padaku kala kusebutkan namaku,"Nama saya Titik masnya siapa namanya?He..he..masnya ganteng banget ya?"
Dia malah mandangi sekitar rumah ortuku.Lihat pepohonan dan gaya rumah kami yang penuh ukiran.Aku dicuekin.Kujawil saja pundaknya.Dia kaget.Ya ampun gantengnya....
¤¤¤OO OOH I AM SORRY...( BENIGNO POV )
Hari sudah menjelang sore.Kakek ngajak pulang.Seperti tadi kami lewat rumah2 penduduk.Nah pas lewat di sebuah rumah,kakek diajak ngobrol gitu sama yang punya rumah.Malah diajak kenalan juga tapi aku risih sama seorang perempuan disana.Dia mandangi aku ga berkedip.Aku merinding jadinya.Gimana gitu.Aku ingin segera pergi dari situ dan kembali ke rumah ketemu Ika.Tapi kakek malah dikasih oleh2 gitu jadi agak lama juga di situ.Aku lihat2 rumahnya.Ukiran semua.Beda dengan rumah kakek sangat sederhana.Eh tiba2 pundakku disentuh sama tuh cewek.Dia nanya namaku,"Oh sorry.My name is Ben."
Sebenarnya aku bisa bahasa Indonesia tapi males banget ngobrol sama nih cewek.Aku sengaja pakai bahasa Inggris biar ga diajak ngobrol.
♡♡KU TAK AKAN LOVE U LAGI...
Kenapa ya aku ga nyaman deket nih perempuan.Lalu datng anak kecil laki gitu manggil2 perempuan itu,"Bu!Bu!Rehan laper..."
{{{KUPELUK MEMELUK DIRIMU TAK HANGAT SEPERTI DULU...( REHAN POV )
Ibu kenapa sih?Rehan panggil malah Rehan di tarik ke dalam rumah dimarahi,"Jangan panggil Ibu!Tahu!Panggil saja Tante!"
Aku heran dan manyun,"Tapi Bu...Rehan kan anak ibu?Masak ga boleh panggil Ibu sih?"
Ibu menjewer telingaku,"Dibilangin didengerin tahu!Panggil Tante atau mbak kalau pas ada tamu ke sini oke?Kalau ga Ibu ga mau kasih kamu makan!Ngerti!?"
Aku mengangguk dan memegangi daun telingaku,sakit.Ibu kok jadi galak sih?Aku pergi main aja deh...ga jadi makan jajan aja.Ke warung aja beli mie kremes.Aku lalu minta uang.Dikasih sama Ibu,"Nih main sana.Ingat pesan Ibu tadi!"
[[[KUJADI SELINGKUH KARNA KAU SELINGKUH....
( TITIK POV )
Lagi mau deketi dan ngajak ngobrol si mas ganteng eh Rehan merajuk katanya laper.Segera kutarik dia menjauh masuk ke dalam rumah.Kularang dia manggil aku Ibu.Jangan sampai si bule itu,si mas ganteng itu tahu siapa aku yang sebenarnya.Bisa gagal nanti rencana aku.
BIAR SAMA2 KITA SELINGKUH...
Rehan malah kabur jajan.Biar dia jajan sana yang penting jangan ganggu.Aku seneng dapat incaran baru.Aku mau gaet tuh pria bule.Sekalian aja selingkuh biar aku bisa cerai dari suamiku.Wk..wk..wk
¤¤¤ BIAR KUPUTUSKAN SAJA KUTAK MAU HATIKU TERLUKA...
Aku mantap mau cerai saja.Aku mau ngejar mas ganteng itu.Aku mau kepoin soal dia.Aku yakin dia orang kaya atau anak priyayilah.Aku jadi semangat deh...Untung aku pulang ke desa.Jadi punya semangat hidup nih!
^^^LEBIH BAIK KUCUKUPKAN SAJA KU TAK MAU BATINKU TERSIKSA...
Sudah cukup hidup sengsara.Mending aku tinggal di desa sambil ngurus perceraian dan ngejar si mas ganteng.Lagian aku juga tahu kok suamiku punya selingkuhan.Anak ABG gitu.Tiap hari smsan.Sebel deh masak aku dibandingin ama ABG?Biar imbang aku juga mau ngejar pria lain.Ngejar si mas ganteng!!
!!!JANGAN KAU SLALU MERASA WANITA BUKAN DIRIMU SAJA...( INTAN POV )
Lewat dekat rumah tetangga aku,kulihat Kakek Hendro sama mas Ben yang ganteng.Aku segera mendekat namun aku sebel lihat mb Titik godain mas Ben.Mas Ben ditarik2 gitu.Iih...dasar perempuan perayu!Dah nikah juga masih ga tahu diri!Harus dikasih pelajaran nih!!
¤¤¤LEBIH BAIK KUPUTUSKAN SAJA CARI PACAR LAGI....
Berani2nya ganggu gebetan aku!Mas Ben itu incaran aku!Ku jambak rambutnya,"Mb jangan ganggu pacar orang dong!"
Dia terkejut sambil meringis kesakitan,"Aduh!!Kamu ini kan anaknya Budhe Soimah kan?Ga mungkin mas ganteng ini pacar kamu!!Aku ga percaya!!"
Aku narik mas Ben menjauhi mb Titik,"Tanya aja sama Mas Ben!"
Aku kedipin mata sama Mas Ben tapi kayaknya dia ga ngeh dan malah bilang,"Kalian bicara apa?Saya tak ada hubungan dengan kalian.Saya sudah menyukai seseorang.Kakek...Ayo kita pulang..."
Aku terkejut mendengar kata2 mas Ben.Demikian juga mb Titik.
Siapa hayo yang disukai Ben?***see you next eps***
EPS 9 CERBUNG KE-9 : BENANG BIRU
“ The Art of Talking “ = Seni Dalam
Berbicara
POETRY :
Kala banyak hal buruk kudengaR
Banyak orang member kabaR
Berita yang membuat hati tawaR
Sungguh membuat hati gentaR
I-tu semua membuat aku terpana
I-nikah efek dari emosijiwa yang membara?
I-nsan mana yang sudi dianiaya
I-kut orang memang begini adanya
Jangan hakimi orang hanya dari satu omongaN
Selidikilah perkaranya sampai menemukan kebenaraN
Jangan sampai melakukan tindak kekerasaN
Ingatlah bahwa kekerasan itu akan Tuhan kembalikaN
Harta kekayaan hanyalah titipan dari Sang IlahI
Jangan menyombongkan diri apalagi tinggi hatI
Uang memang penting tapi dia hanya benda matI
Tidak kekal dan tidak abadI
T-indakan seseorang adalah benih yang ia taburkan
T-uaian yang dipanen adalah hasil dari perbuatan
T-ahankanlah kakimu dari melakukan kejahatan
T-uhan Maha Membalas semua perbuatan
Sekarang kita ke lagu penuntun ya?Pastinya dari ST-12 dan pernah saya pakai di Ddj.Ini dia Saat Kau
Jauh.Siapa yang jauh disini?Yuk ke Indonesia dulu lihat kondisi Benigno yang jauh dari rumahnya eh istananya ding.
BARU SEBENTAR SAJA KAU BERGEGAS MENINGGALKANKU…( Titik Pov )
Mas ganteng kok malah bergegas pergi sih?Gara2 anaknya Mbokde Soimah sih!Peh..manis dan punya lesung pipit ya?Ganggu aja!Kujambak rambutnya Intan,”Hey!Jangan ngaku2 ya tuh mas ganteng pacar kamu jelas2 kamu itu ga laku2 sok payu!”
Intan malah balas jambak rambutku,”Kalau dah laku ya jangan kemayu mb!Jangan sok masih jomblo,keganjenan!!”
RASA RINDU PADAMU KINI BERSARANG DI BENAKKU…( BENIGNO POV )
Aku jadi bergidik melihat dua wanita itu malah jadi berkelahi sendiri.Ya ampun.mereka itu kok malah jadi berantem sendiri ya?Katanya wanita Indonesia terkenal lemah lembut dan sopan,lha kok malah anarkis.Waduh aku kembali ke rumah Ika aja.Aku kangen sama dia.Dia itu lembut dan ramah,baik cantik lagi.Aku segera meninggalkan kedua wanita aneh itu dan ngacir pulang.
CINTA ITU ANUGERAH…
Bener ya kalau isteri yang berakal budi itu karunia Tuhan.Aku berharap kelak pendamping aku adalah wanita yang bisa menyejukkan hatiku dan mengerti keadaanku.Menghargai dan mendukungku.Dan yang pasti setia lahir dan batin.Aku
sampai juga di rumah kakek dan segera menuju dapur,tampak wanita impianku tengah memasak disana.Dia manis banget walau dengan pakaian sederhana dan muka kena angus tapi aku melihat kepribadian seorang putrid bangsawan pada dirinya,”Aku pulang!”
Wah kayak Nobita aja dalam serial kartun Doraemon.Kalau pulang selalu teriak begitu.Ika kaget dan segera berdiri menyambutku,”Sudah pulang ya…pasti haus nih.Sebentar kuambilkan minum ya..”
Kakek duduk di bale2,beliau tadi dikasih oleh2 gitu dari rumah wanita aneh tadi,”Ka,ini dapat oleh2 dari Pak Puja.”
Ika segera mendekat,”Wah banyak banget Kakek.Dalam rangka apa ini Kakek?”
Kakek malah mengambil ketela goreng yang disiapkan Ika di meja,”Kayake mau mantu dia.Kamu diminta nari nanti di acara pernikahan.”
Wah,Ika bisa nari?Aku jadi kepo.Ikut mendekat juga,”Kamu bisa menari Ka?Tarian apa?”
YANG TAK MUNGKIN MUDAH KUMELEPASKANNYA…( Ayah Syuhada pov )
Aku ini pejabat istana di Brunei,aku harus jeli dalam setiap perkara.Apalgi menyangkut anakku.Aku punya tiga orang anak.Anak pertama namanya Ranveer sudah menikah dia.Anak kedua namanya Syuhada.Aku sungguh berharap banyak pada dia karena dia adalah calon Permaisuri mendatang.Bayangkan betapa bangganya aku karena putriku mendapat kehormatan dijodohkan dengan Putra mahkota Benigno Razi.Aku tak mau melepaskan kesempatan emas ini dan harus menjaga amanat ini dengan baik.Makanya aku minta Zul menjaga putriku dan mendidik dia dengan baik.Lalu putra ketigaku namanya Emil.Dia sungguh anak yang baik.Pangeranku yang sangat menyukakan hatiku.Anaknya baik dan selalu bisa diandalkan.
WALAU SERIBU RINTANGAN TAK GENTAR KU UNTUK MENJALANI SEMUA DENGANMU…
Namun sepertinya aku harus waspada karena kata putra tertuaku kedekatan Syuhada dan Zul tampak bukan lagi kedekatan guru dan anak didik tapi lebih dari itu.Benarkah itu?Jika
benar maka ini menjadi rintangan bagi masa depan gemilang keluargaku untuk mendapat martabat tinggi di istana ini.Aku harus lakukan sesuatu.Aku berkata pada pengawal,”Panggil Pangeran Emil kemari!”
DENGARKANLAH AKU YANG SETIA DI HATIMU…( Emil pov )
Aku sedang menyapa burung2 peliharaanku kala seorang pengawal istana datang memberitahuku,”Pangeran diminta menghadap Tuanku
Menteri.”
Aku menjawab,”Terima kasih atas pemberitahuannya.Aku akan segera menghadap Ayah.”
Kupandang lagi burung2 peliharaanku dan kudengarkan kicauan mereka sebentar,’Tumben Ayah memanggilku?Ada apa ya?Apa ada hubungannya
dengan kakak Syuhada?’
Sebaiknya aku tidak membuat Ayah menunggu.
KEHADIRANMU SUNGGUH BERHARGA BAGIKU…( IKA POV )
Aku malu sekali saat Ben bertanya apakah aku bisa menari.Aku memang menyukai menari sejak kecil,makanya aku senang menjadi tour guide.Budaya Indonesia sungguh kaya dan indah,apalagi tariannya.Kakek malah yang jawab pertanyaan Ben,”Kamu harus lihat Nak Ben.Ika itu bisa nari
Srimpi,Gambyong,bahkan tari Pendhet juga bisa.Ya kan Ka?”
Aku jadi merona melihat Ben tampak berbinar mendengar aku bisa nari,”Kakek berlebihan.Ika kan cuma bisa sedikit saja.”
Ben kagum gitu,”Wow!Nanti Ben lihat boleh ga Kakek?”
Kakek jelas bilang iya,”Tentu saja Nak Ben,datang aja nanti di acaranya.Semua penduduk kampung pasti diundang.”
Wah aku lihat Ben nampak antusias banget mau hadir di acara tersebut,”Nanti kamu pakai pakaian adat Jawa gitu ya Ka?Wah pasti kamu didandani ala Jawa juga ya?Pasti kamu cantik gitu ya Ka?Ga sabar mau lihat!”
MAKA JANGAN TERLALU LAMA ENGKAU JAUH…( Syuhada Pov )
Senangnya bisa jauh dari rumah.Bersama Zul lagi.Aduh…Ayah percaya aja aku pergi dengan Zul.Leganya hatiku Ayah ga curiga kalau sebenarnya aku dan Zul adalah kekasih.Selama ini aku selalu hati2 dalam menjalin hubungan dengan Zul.Kalau sampai Ayah tahu bisa bahaya.
JAUH DI PANDANGAN MATAKU….( Ayah Syuhada )
Dari jauh kulihat putraku datang,”Masuk Putraku!”
Emil member hormat padaku,anak yang sopan dan tahu etika istana,”Ayah memanggil ananda?”
Kupegang bahunya,”Ayah punya tugas untukmu.”
SEMUA RASA CURIGAKU TERHADAPMU…
Emil menatap dengan penuh tanya,”Tugas apa Ayah?Ananda pasti akan melakukan dengan sebaik2nya.”
Aku melangkah ke arah jendela,”Ayah curiga pada kakakmu Syuhada.”
SEMATA KARENA KUTAKUT KEHILANGANMU…
Aku jelaskan semuanya pada Emil,”Kau tahu kan keluarga kita mendapat kehormatan
menjadi calon besan keluarga Yang Mulia Sultan.Ini keberuntungan dan suatu anugerah dari Tuhan.Tapi sepertinya kakakmu tak begitu mengerti dengan hal ini.Ayah takut kakakmu punya hubungan dengan asisten Ayah,Kau tahu Kakakmu sangat dekat dengan Zul.Kata kakak pertamamu mereka punya hubungan khusus.Ayah takut semua itu benar.Apalagi Ayah terlanjur memberi ijin mereka pergi ke Indonesia.Jangan2
mereka hendak kabur lagi.”
MAKA JANGAN COBA TUK BERPALING DARIMU…( EMIL POV )
Aku sebenarnya juga curiga tapi aku ga sangka Ayah mengijinkan kakak pergi bersama Zul ke Indonesia.Bukannya itu sangat bahaya?Aku rasa kakak Ranveer yang beritahu Ayah karena hanya dia yang berani bicara soal kak Syuhada ke Ayah.Kak Syuhada itu kesayangan Ayah,kemauannya selalu dituruti Ayah.Padahal akulah anak bungsu di keluarga kami tapi aku ga mau iri dengan kak Syuhada.Dia kan anak perempuan,jadi wajarlah kalau manja.Aku anak laki jadi ga masalahlah kalau ga dimanja.Aku tidak akan marah atau kecewa pada ayah dan ibu.
BERPALING MENGKHIANATIKU…
Ayah menyuruhku ke Indonesia,”Susullah kakakmu dan pantau dia.Jangan sampai ia tahu apalagi sampai kabur dengan Zul.Jangan sampai nama keluarga kita tercemar,bawa dia pulang jika situasinya
tidak baik.Ayah percaya padamu Nak.Ayah ga mungkin menyuruh kakakmu Ranveer,ia sudah punya keluarga.Ayah juga percaya kau akan menjaga nama baik keluarga.Kau itu paling penurut anaknya.”
Benarkah Emil akan selalu menuruti kehendak ayahnya?***see you next eps***
Eps 10 Cerbung ke-9 BENANG BIRU
=¡=¡=¡ BENANG BIRU Eps 10 =¡=¡=¡ Broken My Heart = Mematahkan Hatiku
=¡=¡=¡
Cerpen ke-9 : VONIS DOKTER VS VONIS CERAI
Tanganku bergetar kala kuraih pena kerjaku yang tergeletak di meja.Kupandang sekali lagi berkas perceraian di mejaku.Tertera di sana nama isteriku,Evy Anggraeni.Dia sudah tanda tangani semuanya.Tinggal aku yang belum teken.Terkenang saat pertama ku jatuh hati padanya.Kala itu perutku sakit sekali.Aku merintih kesakitan dibelakang setir mobilku.Kulihat seorang gadis menyeberang jalan melintas didepan mobilku yang tengah berhenti.Wow...dia cantik sekali dengan pakaian warna coklat dan rok panjang melebihi lutut.Dia membawa kertas2 gitu.Angin menerbangkan kertasnya ke kaca mobilku,segera kuambil dan tertera disitu kalau dia seorang penulis.Dia mendekatiku,"Maaf itu milik saya."
Aku tersenyum dan memberikan kertas yang kupegang,"Anda seorang penulis ya?"
Dia mengangguk lalu datang seorang pria mendekatinya,"Ada apa sayang?Maaf aku telat datangnya."
Pria itu adalah kekasih isteriku kala itu namun kemudian mereka berpisah karena pria itu menghamili teman kerjanya.Kasihan Anggraeni...dia shock dan aku yang kemudian memanfaatkan kesempatan itu untuk mendekatinya.Aku adalah pengusaha dengan bisnis yang begitu banyak.Salah satunya bisnis percetakan buku.Jadi kupakai bisnis itu untuk mendekatinya.Aku juga mendekati orang tuanya.Kubantu bisnis mereka dengan koneksi bisnisku yang luas.Mereka senang sekali putrinya dekat denganku.Bahkan restu untuk menikahpun akhirnya kudapatkan.Anggraeni akhirnya menjadi Nyonya Irwan Kristianto.Meski orang tuaku sempat menentang hubungan kami namun aku adalah anak tunggal.Mereka mana berani menolak keinginanku.Namun kesibukanku sebagai bisnisman rupanya membuatku kurang memperhatikan isteriku.Apalagi dia ga terbiasa hidup di lingkungan yang kaku dan ribet seperti kebiasaan orang tuaku.Makhlum mereka masih keturunan darah biru gitu.Jadi sangat memperhatikan tata krama dan pernik2nya.Isteriku ga betah apalagi dia dilarang menulis oleh ortuku.Kata mereka itu dia ga perlu kerja toh penghasilanku amat lebih dari cukup.Anggraeni nampak sedih sejak itu.Bahkan dua kali ia keguguran saking stressingnya.Ini semua salahku harusnya aku tak hadir dalam kehidupannya.Kehadiranku tak membawa kebahagiaan baginya.Orang tuaku menjadikan keguguran itu sebagai alasan untuk membuat isteriku ga betah,"Sampai kapan kami menunggu kehadiran seorang pewaris semua harta kami.Irwan itu anak tunggal.Mungkin sebaiknya kamu sadar diri bahwa kamu itu perempuan yang ga dipercaya sama Sang Pencipta untuk menjadi seorang ibu.Kamu pasti banyak salah ya sama orang tua kamu?"
Kasihan Anggraeni.Kalau aku ada jelas kubela tapi aku kerap sibuk menangani bisnis jadi pulang dah larut malam.Dah capek banget buat dengerin keluh kesah isteriku.Hingga isteriku kabur dari rumah dan memilih tinggal di apartemen miliknya.Sebuah apartemen kado dariku kala dia ultah.Aku coba membujuknya tapi dia kekeh ga mau pulang bahkan ia mengajukan cerai,"Mas,aku ini sepertinya memang ga pantas jadi isteri bisnisman kondang sepertimu.Kamu itu begitu sempurna.Aku ini cuma wanita biasa.Yang cuma ingin disayangi dan dihargai oleh suaminya.Bagimu aku cuma teman tidur saja.Kau sudah begitu lelah dengan semua bisnis yang kau tangani.Aku lelah Mas dengan hidup seperti ini.Menulis adalah hobbyku tapi itupun juga dikekang.Aku juga belum bisa memberi anak buatmu.Padahal keluargamu sudah sangat mendambakannya.Lepaskan aku Mas.Menikahlah dengan pilihan orang tuamu.Aku sudah tak bisa melanjutkan lagi bahtera pernikahan kita.Maafkan aku Mas."
Awalnya aku ga setuju,"Kamu masih mencintai pria itu kan?Kudengar dia juga mau cerai dari isterinya.Kalian mau balikan lagi kan?Makanya kamu minta cerai dari aku.Iya kan?"
Anggraeni malah menangis mendengar tuduhanku dan mendorongku keluar dari apartemennya,"Sebaiknya kamu pergi Mas.Kamu hanya tahu menyakitiku."
Benarkah aku seperti itu?Sejak itu kesehatanku jadi drop.Bahkan berita mengejutkan kudapat dari dokter,"Anda terkena kanker usus Pak Irwan.Hidup Anda mungkin tidak lama lagi.Kanker ini sudah menyebar kemana2.Jadi saya sarankan gunakan waktu yang ada dengan sebaik2nya.Maaf kami sudah berusaha."
Orang tuaku shock mendengarnya dan segera membawaku ke Singapore untuk berobat.Namun dokter di sana juga berkata sama,"Only miracle can save him."
Hanya mukjizat yang bisa menyembuhkanku.Ayah ibuku akhirnya hanya bisa pasrah.Aku berkata pada mereka,"Jangan beritahu Anggraeni ya Bu.Kumohon.Lagian kami akan bercerai aku tak mau ia merasa bersalah dengan semua ini."
Mereka mengangguk.Akhirnya kutanda tangani juga surat cerai itu.Kumasukkan kembali ke mapnya dan akan kuberikan langsung pada Anggraeni sore ini.Aku berkata pada sekretarisku,"Aku pulang lebih awal.Tolong cancel semua jadwalku sore ini."
Hanif demikian nama sekretarisku.Dia pria yang baik dan bisa diandalkan.Aku bawa mobilku menuju apartemen isteriku,namun kulihat ia tengah bicara dengan seseorang di parkiran,pria itu lagi.Samar kudengar dia berkata pada pria itu,"Aku memang akan bercerai dari suamiku tapi bukan berarti aku akan kembali padamu.Kau lebih buruk dari Irwan.Meski dia begitu sibuk tapi dia ga menelantarkan keluarganya seperti kamu.Kasihan isteri dan anakmu,mereka butuh kamu.Sebaiknya kamu pergi dari hidup aku!"
Pria itu memohon2,"Ayolah Vy,aku dulu menikahi dia karena demi bayi didalam perutnya.Tapi cintaku hanya buat kamu.Hanya kamu Vy!"
Kudengarkan mereka lebih dekat lagi dan aku terkejut mendengar jawaban isteriku,"Cintaku padamu sudah kuberikan pada suamiku.Meski kami akan bercerai tapi sesungguhnya aku masih sangat mencintainya.Orang tuanya yang membuatku memilih mengakhiri semuanya.Aku bukan menantu idaman mereka.Aku selalu mengecewakan mereka."
Anggraeni melanjutkan kata2nya sambil berkaca2,"Meski kami akan bercerai tapi sebenarnya aku hanya ingin yang terbaik buat dia."
Pria itu kecewa,"Kau telah melupakanku,di hatimu hanya ada dia.Jika kau begitu mencintainya kenapa kau menyiksa dirimu dengan melepaskannya?Kupikir kau masih mencintaiku ternyata aku salah."
Aku lihat pria itu pergi dengan kecewa.Aku dekati isteriku,"Benarkah semua yang kudengar tadi En?"
Cuma aku yang manggil dia begitu,"Kau dengar semuanya?"
Kuraih dia dalam pelukanku,"Andai saja waktuku masih banyak.Aku pasti sangat bahagia.Aku tak bisa hidup tanpamu..."
Anggraeni menangis dalam pelukanku.Namun tiba2 perutku sakit sekali,"Aaccckk...."
Anggraeni cemas dan membawaku ke dalam apartemennya,"Kau pasti telat makan lagi yach Mas?Atau kerja sampai lupa waktu ya?"
Aku hendak menyerahkan surat cerai yang kubawa,kasihan dia tersiksa karena orang tuaku.Lebih baik kulepaskan dia dari ikatan pernikahan denganku daripada selamanya menderita karena harus hidup bersama ayah ibuku.Namun tiba2 aku merasa tak kuat berdiri.Aku hanya sempat mendengar isteriku menjerit,"Mas Irwaaan!!"
Aku pingsan.Yang kutahu kemudian aku sudah di RS.Orang tuaku juga ada dan sepertinya isteriku sudah tahu kondisiku.Ia menangis sembari memegangi tanganku,"Kau pasti sembuh Mas.Aku tak percaya vonis dokter.Aku tak mau mempercayainya."
Demi merawatku isteriku kembali ke rumah,dia tak mengijinkanku bekerja.Semua urusan perusahaan dihandle ayahku.Ibu juga tak lagi ketus pada isteriku malah ia terharu melihat isteriku merawatku dengan telaten.Aku malah pergi bulan madu dengan isteriku.Menikmati waktu yang tersisa dengan penuh cinta.Bahkan ia membakar surat cerai kami,"Aku khilaf waktu itu Mas.Aku egois hanya memikirkan perasaanku saja.Maafkan aku ya Mas?"
Aku meraih dia dalam pelukanku,"Aku juga salah terlalu sibuk dengan bisnisku.Aku lupa bahwa aku adalah seorang suami dan sekaligus penjaga jiwamu.Maafkan suami yang tak sempurna ini ya?"
Kami saling curhat malam itu dan aku sangat bahagia.Dalam pelukanku isteriku berkata,"Mas kata ayahku hati yang gembira adalah obat yang manjur.Apa Mas percaya?"
Aku mengecup keningnya,"Aku percaya bahwa kau adalah kebahagiaanku.Aku sangat berharap Tuhan memberiku umur panjang agar aku bisa membahagiakanmu.Aku harap Tuhan mendengarkan doaku."
Isteriku lalu mengajakku berdoa bersama,kami berpegangan tangan berdoa pada Tuhan.Kudengar ia berdoa demikian,"Ya Tuhan,Kau telah menyatukan kami dalam mahligai perkawinan.Kami adalah satu kini.Kini kami datang pada-Mu meminta dalam sepakat yaitu kesembuhan bagi Mas Irwan ya Tuhan.Bukankah Kau Maha Pencipta?Kami yakin Kau punya stock organ di sorga sana.Berikanlah organ usus yang baru ya Allah bagi suami hamba.Bukankah Kau akan memberi yang baik pada mereka yang meminta kepada-Mu?"
Aku memandang ke dinding kamar,'Tuhan kabulkanlah doa isteriku...Berikanlah aku kesempatan mengubah hidupku menjadi orang yang lebih baik lagi.Terutama buat dia ya Tuhan.Aku seharusnya menjaga dia dan bukan sibuk sendiri.Ampunilah aku ya Tuhan.'
Anggraeni menutup doa itu dengan ucapan syukur penuh iman,"Terima kasih buat kesembuhan buat organ yang baru buat kebahagiaan dan waktu yang Kau beri.Amin."
Aku memeluknya dan berbisik,"Terima kasih sayangku..."
Ia tersenyum dan membalas,"Terima kasih pada Tuhan."
Malam itu aku tidur dalam damai.Namun menjelang dini hari aku merasa perutku aneh.Seperti ada yang mengoperasi aku.Kubuka mataku dan kulihat dua orang makhluk bersayap yang sangat menyilaukan tengah melakukan sesuatu dengan perutku.Kucari isteriku.Dia nampak sujud dilantai berdoa sambil menangis.Kenapa dia menangis ya?Tiba2 makhluk menyilaukan itu memegang kepalaku dan aku terlelap seketika.Paginya aku bangun dan mendapati diriku sudah di RS.Ayah ibu tampak heran melihat aku membuka mata,"Dimana ini?"
Isteriku memelukku sambil menangis,"Mas ini di RS.Kau berhenti bernafas semalam.Aku takut sekali.Syukurlah Tuhan mengembalikanmu padaku..."
Dokter datang dengan membawa hasil medis,"Ajaib!Ini sungguh ajaib.Tak ditemukan kanker lagi di tubuh pasien.Ini sungguh ajaib!Tuhan Maha Besar."
Aku terpana,"Saya punya kesempatan hidup lama dok?"
Dokter mengangguk,"Tentu saja.Bukankah Tuhan adalah Dokter Atas Segala Dokter?Kami saja tercengang dengan hasilnya.Wow ini sungguh mukjizat."
Ayah segera memelukku,"Syukur pada Tuhan,keturunanku tidak terputus."
Ibuku memeluk isteriku,"Syukur pada Tuhan memberiku menantu yang sangat baik.Maafkan Ibu ya Nak?"
Isteriku menangis haru sambil menjawab,"Maafkan Eni juga ya Bu..."
Aku meneruskan bulan maduku dengan isteriku.Kuajak dia keliling Eropa.Pulang dari bulan madu,aku kembali bekerja di perusahaan.Namun tak segila dulu.Aku atur waktuku buat keluargaku.Tak lama kabar baik datang lagi,isteriku hamil.Lahirlah seorang bayi laki2 dan kami beri nama Bastian Nugraha.Artinya bangkit dari kematian karena anugerah Tuhan.Aku lalu cerita pada isteriku kejadian kala aku tak bernafas lagi.Rupanya aku dioperasi oleh Tuhan lewat malaikat2Nya.Mereka mengganti organku yang rusak dengan yang baru.Doa isteriku dikabulkan Tuhan.Memang doa yang dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya.***The End***
Sebenarnya itu diinspirasi dari kisah nyata.Semoga pembaca suka dan lebih detil akan saya jadikan cerbung cuma beda pairing dan beda story juga namun intinya sama.Judulnya *PELAMINAN KELABU*.Oke sekarang kita ke story para pangeran Brunei.Lihat gimana mereka di Indonesia.Diiringi lagu dari ST 12 pastinya.Ini dia Rasa Yang Tertinggal.
=¡= BILA ASMARAKU TELAH TIBA MERENGGUT NAFAS DI JIWA...( EMIL POV )
Akhirnya aku tiba di Indonesia.Jelas aku tak memakai protokol macem2 kayak biasanya bila keluarga kerajaan bepergian soalnya aku dalam misi rahasia.Aku menyamar gitu kayak ordinary people.Kini aku harus menemukan dimana kakakku berada.
=¡= ITU DIA ...YANG DATANG HADIRKAN CINTA....
Kudatangi hotel dimana dia menginap.Baguslah dia pisah kamar dengan asisten Ayah.Kalau ga dah kuhajar dia.Aku memilih kamar yang tak jauh dari mereka.Biar aku bisa awasi mereka.Namun kemudian kulihat mereka check out.Mau kemana mereka ya?Kucuri dengar pembicaraan mereka yang dalam bahasa Inggris.Rupanya mereka tak bisa menemukan Pangeran Benigno.Malah mereka dapat info bahwa asisten Pangeran malah pergi ke daerah Yogya.Wah apa mereka akan ke Yogya ya?Aku harus ikuti mereka.
=¡= MENYEBAR KE DALAM RASA...
Ada perasaan curiga juga sih.Kenapa sepertinya mereka punya maksud tertentu begitu ingin menemui Putra Mahkota Brunei.Aku naik taxi mengikuti mereka.Namun alangkah terkejutnya aku kala sopir taxi yang kunaiki ternyata penjahat.Ia membawaku ke tempat asing rupanya disana sudah ada komplotan yang menanti.Kepalaku dipukulnya dengan benda tumpul.Aku tak sadarkan diri.
=¡=¡ DAPATKAH KU MENGATAKANNYA...( Syuhada pov )
Kenapa Pangeran Ben tak ada di Jakarta ya?Paman Ramzi juga tak ada.Aneh deh.Aku lalu telpon Paman Ramzi,"Paman dimana?Ini Syuhada.Saya ingin bertemu dengan Putra Mahkota Ben.Dimana beliau?"
Paman menjawab,"Jangan katakan pada siapa2 ya.Paman di Yogya sekarang.Paman di Hotel Natour Garuda."
Wah aku harus ke sana.Namun saat check out dari hotel aku seperti melihat adikku deh.Si Emil.Tapi ngapain Emil ke Indonesia?Dia kan di Brunei sana.Ah aku salah lihat kali.
=¡= PERASAAN YANG KUPUNYA UNTUK DIA...MESTINYA KU UNGKAPKAN SAJA...
Yang penting aku harus menemui Pangeran Ben dan mengungkapkan kalau aku tak ingin menikah dengannya.Aku ingin menikah dengan Zul.Biar cepat aku dan Zul naik pesawat.Kami akan turun di bandara Adi Sucipto Yogya.
=¡= TUK DAPAT JAWABAN DARINYA...
Kira2 apa ya jawaban Pangeran Ben nanti?Apakah dia akan marah atau bagaimana?Aku resah.Entah kenapa aku malah cerita pada Zul kalau aku melihat Emil di Jakarta.Zul malah curiga,"Mungkinkah ayahmu yang menyuruh dia ?Coba kau telpon dia."
Namun aku malah dapat balasan bahwa hpnya ga aktif.Aneh....perasaanku malah jadi ga enak.
=¡= DAPATKAH AKU MEMELUKNYA MENJADIKAN BINTANG DI SURGA...( RINDU POV )
Aku sedang mencari daun pisang di dekat lahan kosong kala kudengar suara minta tolong,"Tolong...tolong..."
Aku bergidik kala kulihat sekitarku sepertinya tak ada siapa2.Namun kala aku hendak pergi tiba2 kulihat sesuatu bergerak di antara semak2 yang tinggi.Seorang pria nampak mencoba bangun,aku kaget sekali karena kepalanya berdarah gitu,"Hantu!!"
Ia malah kaget dengar aku histeris,"Nona...saya ...bukan hantu..."
Aku melangkah mundur,dia terhuyung2 gitu dan akhirnya ambruk ke tanah,"Tolong saya..."
Untung kakakku datang,"Kak Ihsan!Ada orang pingsan kak!"
Kakak yang hendak minta daun pisang yang kupetik malah akhirnya memeriksa kondisi pria itu,"Dia masih hidup.Ayo kita tolong dia."
Dengan bantuan beberapa tetangga pria itu dibawa ke rumah.Kebetulan ayahku adalah Ketua RT.
=¡= MEMBERIKAN WARNA YANG BISA MENJADIKAN INDAH...
Ibuku seorang bidan jadi beliau bisa memberikan pertolongan pertama pada pria itu.Kepalanya dibalut dan aku jelas membantu ibu,"Tolong gunting Rindu."
Aku segera mengambilkan gunting,"Ini Bu."
Kasihan pria itu kalau dilihat dari penampilannya sih dia sepertinya habis dirampok.Untung saja nyawanya ga dihabisi.Kasihan banget melihatnya.
=¡= AKU TAK MAMPU MENGATAKAN...( BENIGNO POV )
Wah ramenya acara pernikahan ini.Bunyi gamelan nan merdu membuat hangat suasana.Katanya ini namanya pasang tarub.Semua bekerja bahu membahu tak ada yang tidak.Para wanita memasak di dapur.Para pria ada yang membuat janur,ada yang menyewa kursi dan bala pecah.Kakek Hendro mengajak aku membantu juga,"Bala pecah ini nih Nak Ben...ada gelas,ada piring dsb.Kamu berikan ke Ika di sana ya..."
=¡= AKU TAK MAMPU TUK MENGUNGKAPKAN...
Wah para wanita di dapur langsung heboh begitu aku datang,"Mas ganteng!Sini Mas!!Aduh gantengnya!!"
Aku dicubiti gitu sama mereka,"Aduh!Auw!"
Ika mendekatiku,"Siapa suruh jadi orang ganteng he..he.."
Wah aku seneng banget dipuji sama Ika.Putra Mahkota Brunei masak ga ganteng sih...he..he..
=¡= HINGGA SAMPAI SAAT INI PERASAAN TLAH TERTINGGAL...( Ramzi pov )
Kemana ya Pangeran?Aku puyeng nih.Tapi seharusnya mudah menemukan beliau karena jarang pria berwajah seganteng Pangeran Ben.Pasti bakal jadi omongan deh.Hingga sampai saat ini aku belum menemukan jejaknya.Pusing...pusing...
Bisa2 nanti aku tinggal nama kalau ga bisa nemuin Putra Mahkota Brunei itu.Aduh...
=¡= DAPATKAH DIA MERASAKAN SATU NAFAS YANG TERSIMPAN...( IDAYU POV )
Indonesia.Aku sampai juga di Indonesia bersama sohibku Permaisuri Cici.Ramzi memberitahu kami kalau dia akan menjemput kami begitu kami tiba di Yogya.Entah kenapa aku merasakan seperti kota ini memanggilku.
=¡= ITU BUKAN CINTA ...SEKEDAR CINTA BIASA ....
Perasaan itu seperti aku akan menemukan apa yang pernah hilang dalam hidupku.Perasaan yakin dan sungguh tak sabar.Cici memandangku,"Semoga putraku benar2 ada di kota ini.Aku merindukannya."
=¡= YANG SESAAT DAN TRUS HILANG...
Kuusap lengannya,"Putramu pasti ketemu.Dan dia bukanlah sembarang orang.Dia Putra Mahkota Brunei.Pasti dia dilindungi Yang Kuasa.Dia pasti kembali."
Cici lebih tenang mendengar ucapanku,"Semoga kau benar sahabatku...aku tak bisa bayangin hancurnya aku jika aku kehilangan putraku itu."
Akankah mereka akan berhasil menemukan Ben?Solo hujan nih.Pantas panas banget.***see you next eps***
|¥||||BENANG BIRU EPS 11|¥|||| TIKET Z 155049 + X|¥|||| The Son = Putra
Ini dia cerpen kali ini.
|¥|||| CERPEN KE-15 : ZAI VS JAY
Seorang wanita nampak memakai cadar mengendap2 di sebuah perkampungan nan kumuh sembari membawa seorang bayi dalam gendongannya,'Tempat ini sungguh cocok buat aku membuang bayi ini.Bayi pertama hasil perselingkuhan suami aku dengan dayangku.Tega sekali mereka menjalin cinta di belakangku.Aku memang ga bisa punya anak tapi aku ga sudi dikhianati.Untung saja sepasang pengkhianat itu rela minum racun daripada kubunuh anak kembarnya.Tapi aku ga sebaik yang mereka pikir,aku memang tak membunuh anak kembar mereka tapi aku akan membalaskan dendamku pada buah cinta mereka.Akan kupisahkan keduanya.Yang ini akan kubuang di sarang para penjahat.Ditempat penuh orang2 ga jelas hidupnya.Dan satunya akan kupelihara dan kujadikan manusia yang seperti keinginanku.Dia harus patuh padaku.Dan bila tiba saatnya nanti akan kubuat mereka saling menghancurkan bahkan kalau perlu saling menghabisi.Biar orang tua mereka menangis darah di alam kuburnya.Ha..ha..itulah balasan atas perbuatan mereka padaku.Aku adalah Ratu Bunga dan aku paling benci dikhianati.'
Usai meletakkan bayi laki2 yang dipegangnya di sebuah sudut emperan rumah,Sang Ratu Bunga lalu pergi bersembunyi melihat reaksi penghuni rumah.Pemilik rumah kebetulan sepasang suami isteri yang belum juga dikaruniai anak,"Isteriku!!Lihat ada bayi dibuang disini.Isteriku!!Bayinya lucu sekali.Siapa yang tega membuangnya?Kasihan bayi ini."
Sang isteri juga timbul kasih sayangnya melihat bayi itu,"Bagaimana jika kita pelihara dia suamiku?Aku harap dengan begini dia akan membuka kemurahan langit bagi kandunganku."
Sang suami setuju dan mereka menamai anak itu Jay.Sementara itu saudara kembar Jay dipelihara oleh Ratu Bunga di istananya.Diberilah nama Zai.Dia hidup dalam asuhan para dayang Ratu Bunga.Merekalah yang dipercaya Ratu merawat Zai.Zai mengira dirinya adalah anak kandung Ratu Bunga.Ia mendambakan kasih sayang seorang ibu namun Ratu Bunga selalu mengabaikan dan mendidiknya dengan keras.Ia akan dihukum bila tidak patuh.Kasihan Zai,ia tumbuh dalam arogansi seorang wanita yang sebenarnya telah membunuh orang tuanya.Baik Zai dan Jay tumbuh sebagai pemuda yang tampan.Walau wajah mereka ga identik sama namun ada kemiripan jika diperhatikan dengan seksama.Berpuluh tahun berlalu.Keduanya sudah menjadi pria dewasa hanya beda dalam penampilan,latar belakang dan gaya hidupnya.Jay tumbuh dalam kasih sayang suami isteri yang merawatnya.Walau mereka hidup dalam keprihatinan dan dikelilingi para penjahat namun Jay dididik dalam kebaikan dan nilai2 yang baik.Ia ceria dan malah membuat banyak para penjahat berubah menjadi orang yang baik.Jay memiliki seorang adik bernama Vivian.Adik tiri,anak suami isteri yang menemukannya.Vivian sangat cantik.Halus budi pekertinya.Ia bekerja sebagai dayang di istana Ratu Bunga.Setiap hari ia melihat bagaimana Zai diperlakukan dengan keras oleh Sang Ratu.Ia iba melihatnya,'Kasihan Pangeran Zai selalu saja tidak dianggap oleh Sang Ratu.Aneh...ibu macam apa ya itu?Melakukan yang tak dikenan Ratu dimarahi didepan para pejabat kerajaan,melakukan yang sesuai kehendak Ratu juga ga dapat pujian.Kasihan padahal kerap ia berlelah2 demi mematuhi perintah Ratu.'
Vivianlah yang selalu merawat Zai bila pangeran muda itu terluka di medan perang atau dihukum oleh Ratu Bunga,"Pangeran,jangan bangun dulu lukanya masih belum pulih.Nanti jahitannya terbuka."
Zai tertatih2 melangkah melihat ke jendela,"Aku sungguh tak berguna.Selalu saja gagal melaksanakan perintah Ibunda."
Vivian membantu sang pangeran kembali ke pembaringannya,disuapinya dan dirawatnya dengan penuh sayang.Ya Vivian memang jatuh hati pada Pangeran Zai sejak awal ia masuk istana.Pangeran Zailah yang menolongnya dari amukan Ratu Bunga karena ia tak sengaja memecahkan vas kesayangan sang Ratu,"Jangan hukum dia Ibunda.Anandalah yang mengejutkannya sehingga vas itu jatuh dan pecah."
Bukan hanya itu saja Pangeran Zai juga yang menyelamatkannya saat beberapa prajurit hendak melecehkannya,"Apa2an ini!!Kalian prajurit bukan sekumpulan penjahat!!Kalian akan dihukum atas tindakan ini!!"
Vivian takkan pernah lupa bagaimana Zai rela dihukum cambuk demi menggantikannya dihukum oleh Ratu Bunga karena sesuatu hal yang tidak ia lakukan.Ia difitnah dan Ratu percaya namun Pangeran Zai membelanya dan malah ditantang oleh Ratu,"Jika kau ingin menyelamatkan nyawanya kau harus menggantikan hukumannya dicambuk bagaimana Putraku Zai?Apakah kau rela berkorban demi dayang rendahan seperti dia?"
Zai mau,"Ananda yakin dia tidak melakukan hal itu Ibunda.Namun Ananda tak punya bukti atas kejadian itu.Ananda rela menggantikan hukumannya namun biarlah ia menjadi dayang ananda usai ini Ibunda supaya ananda bisa mengawasinya."
Permintaan itu dikabulkan dan dicambuklah Pangeran Zai.Vivian menangis haru bila ingat bagaimana sang pangeran menahan sakit kala cambukan mengoyak punggungnya.Sang Ratu malah nampak menikmati menyiksa putranya.Vivian heran dan mulai curiga mengenai status pangeran Zai,'Seorang ibu kok tega ya sama anaknya begitu ya...Jahat sekali Ratu itu...'
Zai berhasil melewati cambukan terakhir namun saat menuju kamarnya ia pingsan dan kemudian dirawat oleh Vivian.Zai merasa nyaman dengan Vivian menjadi dayangnya.Benih2 cinta mulai tumbuh di hati keduanya.Namun sang Ratu mengetahuinya dan benci melihatnya,'Aku benci melihat orang saling mencintai.Kelakuan Zai mengingatkanku pada ayahnya.Bagaimana ia mencintai dayangku dan kabur dari istanaku.Untung aku berhasil menemukannya walau terlambat.Dayang penggoda itu melahirkan anak kembar baginya.Sial!!Aku akan mencarikan jodoh buat Zai.Seorang puteri pastinya.Akan kuundang putri itu kemari.Zai tak mungkin menolak perintahku.Mana berani dia...ha..ha..aku senang menghancurkan dia...ha..ha..'
Adalah Putri Lisa yang dijodohkan dengan Zai.Namun dalam perjalanan sang putri malah dihadang kawanan penyamun,untung ditolong oleh Jay.Sang putri jatuh hati pada Jay.Sementara Vivian hancur hatinya kala mendengar niat sang Ratu untuk menikahkan Pangeran Zai dengan Putri Lisa.Pangeran Zai sebenarnya menolak,"Ananda memang selalu patuh pada Ibunda.Tapi mengenai pernikahan ananda tak bisa Ibunda.Ananda mencintai Dayang Vi,Ibunda."
Sang Ratu murka dan menyekap Vivian di ruang bawah tanah.Ia mengancam akan membunuh Vivian jika Zai tak menurut.Sementara itu lewat kurir ia memprovokasi Jay agar membenci Zai.Dengan tuduhan telah membunuh Vivian.Pakaian Vivian yang berlumuran darah diberikan sebagai bukti.Juga kalung pemberian Jay diberikan sebagai bukti.Tentu saja Jay terpancing dan menantang Zai duel.Zai dipaksa Ibunya,"Bunuh pria bernama Jay itu baru Ibu akan bebaskan dayang yang kau cintai itu dan kau boleh menikah dengannya."
Tentu saja Zai menganggap itu satu2nya jalan keluar dan bertarunglah ia dengan saudara kembarnya sendiri.Untunglah Putri Lisa cerdik dan berhasil membebaskan Vivian dan membongkar kedok Ratu Bunga,"Jay!!Berhenti bertarung!!Adikmu masih hidup!Vivian masih hidup Jay!!"
Jay yang hampir membunuh Zai berhenti mengayunkan pedangnya ke arah adik kandungnya itu,"Benarkah Vivian masih hidup?!!Kau tidak bohong padaku kan Lisa?"
Lisa menunjukkan Vivian,"Kakak!!Jangan sakiti Pangeran Zai,dia itu...sebenarnya saudara kembar kakak..."
Zai dan Jay terpana mendengarnya,"Apa???!!"
Ratu Bunga marah kedoknya terbongkar.Ia hendak membunuh Lisa dan Vivian namun dihalangi oleh saudara kembar Zai dan Jay.Akhirnya Ratu Bunga kalah dan malah kena perangkap jahatnya sendiri,mati keracunan senjata rahasia dia sendiri.Zai memerintah istana Bunga dan Vivian menjadi permaisurinya.Sedang Jay menikah dengan Putri Lisa dan menjadi raja di kerajaan Putri Lisa.Itulah kisah dua saudara kembar yang cerbungnya nanti akan saya beri judul Birunya Cinta.Kemungkinan pairingnya adalah Eza Gionino dan Hessel Steven Wong.Kalau di cerpen versi kingdom maka di cerbung saya akan buat versi modern.***The End***
|¥|||Sekarang kita ke lagu ya,lagu ini saya dengerin pas di kerjaan dan sangat pas dengan suasana hati saya.Ini dia Asmara 2 Hati ( Sakit Hati )by Setia band. _¥_ AKU TELAH KAU BUAT SAKIT HATI...( Emil pov ) Aku ada dimana ini ?Kepalaku sakit sekali.Kulihat pertama samar namun kemudian lebih jelas tampak seorang gadis tengah mengusap wajahku dengan kain basah.Seperti handuk kecil tapi basah.Ia tampak girang melihat aku membuka mata,"Anda sudah sadar?Syukurlah..." ×¥× MENDERITA KARENA CINTAMU.... "Nona siapa?Kenapa saya bisa ada di sini?"tanyaku pada gadis itu. Gadis itu menjawab,"Nama saya Rindu.Saya menemukan Anda terluka dan tak sadarkan diri di sebuah lahan kosong.Anda sepertinya bukan dari sini?Logat Anda agak aneh." Aku coba mengingat kejadian terakhir sebelum aku tak sadarkan diri,"Saya memang bukan orang Indonesia.Saya Emil.Saya harus ke bandara...saya...aaahkk..." Aku coba bangun tapi semua seperti berputar dan aku malah merasa sangat pening.Gadis bernama Rindu itu membantuku kembali berbaring,"Jangan banyak bergerak dulu.Tubuh Anda sudah menderita beberapa luka.Terutama kepala." ÷¥÷ AKU MEMANG TAK BISA... Sepertinya aku memang harus banyak istirahat.Bagaimana ini aku kan harus melaksanakan tugas dari Ayah?Barang2ku juga hilang.Semuanya dirampok.Hp aku juga.Aduh...aku harus pulihkan diri dulu baru aku akan menuju Kedubes Brunei di Indonesia. =¥= MENJADI YANG TERBAIK UNTUK DIRIMU...( BEN POV ) Suasana hajatan yang semarak membuat Ben jadi ingin segera menikah juga.Selama ini ia tak terlalu ngebet tapi melihat Ika dalam balutan pakaian tradisional Jawa menari dengan lemah gemulai,sungguh membuat ia terpesona,'Cantik nian kamu Ka...rambut disanggul...pakai selendang...aku bagai melihat putri kahyangan turun ke bumi.' Intan kesal melihat Ben merhatiin Ika terus tanpa berkedip,disaat Ika lewat usai menari dijegalnya Ika hingga gadis itu kesrimpet2 dan mau jatuh.Untunglah sang pangeran Brunei kita sigap dan meraih tubuh Ika.Malah pelukan mereka.Pandangan lagi.Makin geram Intan plus Titik yang juga ada dekat situ.Kasihan Rehan yang kena umpatannya. Ben dag dig dug,'Memang dia yang terbaik buat aku...aku menginginkannya menjadi Permaisuri hatiku dan tahtaku kelak.' <¥< KAU SUDAH TAK SEPERTI KAU YANG DULU... Aku harus bicara dengan Ayahanda soal keinginanku ini.Selama ini aku selalu menurut tapi aku sungguh tak ingin hidupku tanpa Ika disisiku.Namun aku kan belum soal perasaanku pada Ika?Ika menatapku dengan wajah memerah karena jatuh ke pelukanku,"Maaf Ben...aku kesandung..." >¥> KAU SUDAH TAK SANGGUP UNTUK SETIA... Aku sungguh tak sanggup menata debaran di hatiku,"Kau cantik sekali Ka...kini aku tahu pesona wanita Indonesia..." Ika merona dan malah makin nempel sama aku sebab ada pembawa makanan lewat,"Sorry mb mas kalau mau pacaran jangan ditengah jalan ya..." Wah makin blingsatan deh Ika,dilihatin lagi sama para tamu yang hadir.Ika langsung lari ke belakang.Aku dipanggil kakek Hendro,"Nak Ben,sini!!Sound sistemnya ada masalah bisa benerin ga?" Ya jelas bisa dong.Aku kan pernah urus hal begituan pas kuliah. {¥{ KAU BERGEGAS PERGI MENINGGALKANKU...( IKA POV ) Ya ampun aku ga lihat jalan kali ya tiba2 aku mau jatuh,untung ada Ben.Badannya yang tegap sungguh kuat menahan tubuhku dari jatuh.Aku malah mendarat manis di pelukan dia.Aduh...aku bener2 berdebar2.Dia gagah banget dan aku merasa nyaman dalam dekapannya.Apalagi saat dia memujiku,katanya aku cantik.Wuihh...aku bingung mau bilang apa.Eh malah dipepet sama sinoman lewat dibilang aku dan Ben pacaran lagi.Waduh...makin salting aku.Akhirnya aku memilih segera meninggalkan tempat itu. }¥} KAU SUDAH MEMILIH YANG LAIN... Aku lari ke kamar ganti,kututup pintu sambil menata nafasku yang kembang kempis.Entah kenapa aku merasa senang dipuji Ben dan berada dekat dia.Tapi...Ben kan orang asing?Bagaimana jika dia sudah punya pendamping di negerinya sana?Aku ga boleh berharap banyak.Aku juga baru kenal dia.Tapi sungguh aku sangat bahagia dekat dia.Mb Titik mengetuk pintu kamar ganti,"Hey!!Kamu yang didalam gantian!!" Aku kaget dan segera keluar,"Maaf mb.Silakan.Mb mau tampil juga ya?" Ia sinis banget sama aku,"Emang cuma situ yang bisa nari?Aku juga!Gini2 aku juara nari se-DIY kamu tahu??Huhh!Sana minggir!" [¥[ KAU MEMANG TAK SEPERTI KAU YANG DULU...( TITIK POV ) Sebel banget aku lihat gadis penari itu,cucunya Kakek Hendro.Dia mencuri perhatian pangeran hatiku.Mas ganteng itu sampai kicer2 lihat dia.Akan kutunjukkan kepada dia kalau aku juga bisa nari.Jaipong,tayuban,bedoyo bahkan srimpi aku juga bisa.Gambyong juga bisa.Aku segera ngomong ke panitia kalau aku mau tampil.Jelas mereka acc ayahku kan punya pengaruh di desa ini.Mana berani mereka bilang ga.Aku kini bertekad akan menjadi Titik yang baru dimana aku akan mengejar pujaanku.Si Mas Ganteng,Mas Ben.Aku harus dapatin dia!Aku ga mau hidup kayak dulu,males hidup sama suami yang ga beres.Selingkuh lagi.Mending aku ngejar yang bening cling kayak Mas Ben.Aku juga yakin dia itu tajir.Pokoknya aku mau dia lihat dan terpesona padaku.Titik! ]¥] KAU MEMANG TAK SANGGUP UNTUK SETIA... Ngapain aku setia sama suami aku lha dia aja pasti lagi hepi ye..ye..kutinggal pulkam.Bebas dia mau ngapain aja sama selingkuhannya.Si anak Abg itu.Emang cuma dia yang bisa selingkuh?Aku juga bisa. €¥€ KUMENANGIS SEDIH DITINGGALKANMU...( Cici pov ) Sampai di Hotel aku sudah ga sabar lagi pingin tahu perkembangan pencarian Putraku.Ramzi kucecar dengan berbagai pertanyaan.Kusalahkan dia atas keteledorannya menjaga putraku,"Jika sampai ada apa2 sama Benku,akan kuminta Baginda menghukummu juga seluruh keluargamu.Ingat itu!!" Idayu coba menenangkanku,namun aku sudah lelah dan cemas sekali.Aku hanya bisa menangis dipelukan sahabatku itu.Betapa kini aku tahu kepedihannya dulu.Kala dia kehilangan putrinya,Sinar. £¥£ KU SUDAH TAK TAHAN KAN LAGI... Ramzi juga memberitahuku soal Syuhada.Aneh buat apa Syuhada sampai datang ke Indonesia ya?Kupikir dia mencemaskan putraku,calon suaminya namun aku tak melihat itu semua di matanya.Ia bahkan tak punya feeling soal hilangnya putraku.Entah kenapa aku malah merasa ia punya tujuan lain menemui putraku hingga ke Indonesia.Entah kenapa aku kok ga sreg lihat dia ya.Tapi aku mau fokus nyari Ben dulu.Dia harus kutemukan.Hatiku mengatakan ia ada di kota ini.Dan aku merasa yakin ia baik2 saja.Aku ga tahan diama saja di kamar,aku ajak Idayu pergi mencari putraku.Tentu saja kami dikawal Ramzi dan teamnya.Tuhan,jagailah putra sulungku dimanapun dia berada. Akan ketemukah Cici dengan Putranya?***see you next eps***
|¥|||Sekarang kita ke lagu ya,lagu ini saya dengerin pas di kerjaan dan sangat pas dengan suasana hati saya.Ini dia Asmara 2 Hati ( Sakit Hati )by Setia band. _¥_ AKU TELAH KAU BUAT SAKIT HATI...( Emil pov ) Aku ada dimana ini ?Kepalaku sakit sekali.Kulihat pertama samar namun kemudian lebih jelas tampak seorang gadis tengah mengusap wajahku dengan kain basah.Seperti handuk kecil tapi basah.Ia tampak girang melihat aku membuka mata,"Anda sudah sadar?Syukurlah..." ×¥× MENDERITA KARENA CINTAMU.... "Nona siapa?Kenapa saya bisa ada di sini?"tanyaku pada gadis itu. Gadis itu menjawab,"Nama saya Rindu.Saya menemukan Anda terluka dan tak sadarkan diri di sebuah lahan kosong.Anda sepertinya bukan dari sini?Logat Anda agak aneh." Aku coba mengingat kejadian terakhir sebelum aku tak sadarkan diri,"Saya memang bukan orang Indonesia.Saya Emil.Saya harus ke bandara...saya...aaahkk..." Aku coba bangun tapi semua seperti berputar dan aku malah merasa sangat pening.Gadis bernama Rindu itu membantuku kembali berbaring,"Jangan banyak bergerak dulu.Tubuh Anda sudah menderita beberapa luka.Terutama kepala." ÷¥÷ AKU MEMANG TAK BISA... Sepertinya aku memang harus banyak istirahat.Bagaimana ini aku kan harus melaksanakan tugas dari Ayah?Barang2ku juga hilang.Semuanya dirampok.Hp aku juga.Aduh...aku harus pulihkan diri dulu baru aku akan menuju Kedubes Brunei di Indonesia. =¥= MENJADI YANG TERBAIK UNTUK DIRIMU...( BEN POV ) Suasana hajatan yang semarak membuat Ben jadi ingin segera menikah juga.Selama ini ia tak terlalu ngebet tapi melihat Ika dalam balutan pakaian tradisional Jawa menari dengan lemah gemulai,sungguh membuat ia terpesona,'Cantik nian kamu Ka...rambut disanggul...pakai selendang...aku bagai melihat putri kahyangan turun ke bumi.' Intan kesal melihat Ben merhatiin Ika terus tanpa berkedip,disaat Ika lewat usai menari dijegalnya Ika hingga gadis itu kesrimpet2 dan mau jatuh.Untunglah sang pangeran Brunei kita sigap dan meraih tubuh Ika.Malah pelukan mereka.Pandangan lagi.Makin geram Intan plus Titik yang juga ada dekat situ.Kasihan Rehan yang kena umpatannya. Ben dag dig dug,'Memang dia yang terbaik buat aku...aku menginginkannya menjadi Permaisuri hatiku dan tahtaku kelak.' <¥< KAU SUDAH TAK SEPERTI KAU YANG DULU... Aku harus bicara dengan Ayahanda soal keinginanku ini.Selama ini aku selalu menurut tapi aku sungguh tak ingin hidupku tanpa Ika disisiku.Namun aku kan belum soal perasaanku pada Ika?Ika menatapku dengan wajah memerah karena jatuh ke pelukanku,"Maaf Ben...aku kesandung..." >¥> KAU SUDAH TAK SANGGUP UNTUK SETIA... Aku sungguh tak sanggup menata debaran di hatiku,"Kau cantik sekali Ka...kini aku tahu pesona wanita Indonesia..." Ika merona dan malah makin nempel sama aku sebab ada pembawa makanan lewat,"Sorry mb mas kalau mau pacaran jangan ditengah jalan ya..." Wah makin blingsatan deh Ika,dilihatin lagi sama para tamu yang hadir.Ika langsung lari ke belakang.Aku dipanggil kakek Hendro,"Nak Ben,sini!!Sound sistemnya ada masalah bisa benerin ga?" Ya jelas bisa dong.Aku kan pernah urus hal begituan pas kuliah. {¥{ KAU BERGEGAS PERGI MENINGGALKANKU...( IKA POV ) Ya ampun aku ga lihat jalan kali ya tiba2 aku mau jatuh,untung ada Ben.Badannya yang tegap sungguh kuat menahan tubuhku dari jatuh.Aku malah mendarat manis di pelukan dia.Aduh...aku bener2 berdebar2.Dia gagah banget dan aku merasa nyaman dalam dekapannya.Apalagi saat dia memujiku,katanya aku cantik.Wuihh...aku bingung mau bilang apa.Eh malah dipepet sama sinoman lewat dibilang aku dan Ben pacaran lagi.Waduh...makin salting aku.Akhirnya aku memilih segera meninggalkan tempat itu. }¥} KAU SUDAH MEMILIH YANG LAIN... Aku lari ke kamar ganti,kututup pintu sambil menata nafasku yang kembang kempis.Entah kenapa aku merasa senang dipuji Ben dan berada dekat dia.Tapi...Ben kan orang asing?Bagaimana jika dia sudah punya pendamping di negerinya sana?Aku ga boleh berharap banyak.Aku juga baru kenal dia.Tapi sungguh aku sangat bahagia dekat dia.Mb Titik mengetuk pintu kamar ganti,"Hey!!Kamu yang didalam gantian!!" Aku kaget dan segera keluar,"Maaf mb.Silakan.Mb mau tampil juga ya?" Ia sinis banget sama aku,"Emang cuma situ yang bisa nari?Aku juga!Gini2 aku juara nari se-DIY kamu tahu??Huhh!Sana minggir!" [¥[ KAU MEMANG TAK SEPERTI KAU YANG DULU...( TITIK POV ) Sebel banget aku lihat gadis penari itu,cucunya Kakek Hendro.Dia mencuri perhatian pangeran hatiku.Mas ganteng itu sampai kicer2 lihat dia.Akan kutunjukkan kepada dia kalau aku juga bisa nari.Jaipong,tayuban,bedoyo bahkan srimpi aku juga bisa.Gambyong juga bisa.Aku segera ngomong ke panitia kalau aku mau tampil.Jelas mereka acc ayahku kan punya pengaruh di desa ini.Mana berani mereka bilang ga.Aku kini bertekad akan menjadi Titik yang baru dimana aku akan mengejar pujaanku.Si Mas Ganteng,Mas Ben.Aku harus dapatin dia!Aku ga mau hidup kayak dulu,males hidup sama suami yang ga beres.Selingkuh lagi.Mending aku ngejar yang bening cling kayak Mas Ben.Aku juga yakin dia itu tajir.Pokoknya aku mau dia lihat dan terpesona padaku.Titik! ]¥] KAU MEMANG TAK SANGGUP UNTUK SETIA... Ngapain aku setia sama suami aku lha dia aja pasti lagi hepi ye..ye..kutinggal pulkam.Bebas dia mau ngapain aja sama selingkuhannya.Si anak Abg itu.Emang cuma dia yang bisa selingkuh?Aku juga bisa. €¥€ KUMENANGIS SEDIH DITINGGALKANMU...( Cici pov ) Sampai di Hotel aku sudah ga sabar lagi pingin tahu perkembangan pencarian Putraku.Ramzi kucecar dengan berbagai pertanyaan.Kusalahkan dia atas keteledorannya menjaga putraku,"Jika sampai ada apa2 sama Benku,akan kuminta Baginda menghukummu juga seluruh keluargamu.Ingat itu!!" Idayu coba menenangkanku,namun aku sudah lelah dan cemas sekali.Aku hanya bisa menangis dipelukan sahabatku itu.Betapa kini aku tahu kepedihannya dulu.Kala dia kehilangan putrinya,Sinar. £¥£ KU SUDAH TAK TAHAN KAN LAGI... Ramzi juga memberitahuku soal Syuhada.Aneh buat apa Syuhada sampai datang ke Indonesia ya?Kupikir dia mencemaskan putraku,calon suaminya namun aku tak melihat itu semua di matanya.Ia bahkan tak punya feeling soal hilangnya putraku.Entah kenapa aku malah merasa ia punya tujuan lain menemui putraku hingga ke Indonesia.Entah kenapa aku kok ga sreg lihat dia ya.Tapi aku mau fokus nyari Ben dulu.Dia harus kutemukan.Hatiku mengatakan ia ada di kota ini.Dan aku merasa yakin ia baik2 saja.Aku ga tahan diama saja di kamar,aku ajak Idayu pergi mencari putraku.Tentu saja kami dikawal Ramzi dan teamnya.Tuhan,jagailah putra sulungku dimanapun dia berada. Akan ketemukah Cici dengan Putranya?***see you next eps***
Eps 12 Cerbung 9 BENANG BIRU
><×>< BENANG BIRU EPS 12×><×> TIKET X BY RINI 9xxxx+xx
><×>< Darkness Is The Past = Kegelapan Adalah Masa Lalu
><×<> CERPEN KE-18 : XUAN YEH LOVE STORY
Di sebuah istana nan bertembok tinggi,seorang pria muda nampak mengendap2 menuju sebuah lorong rahasia,'Kalau melihat dari peta rancang bangun istana di sini ada lorong rahasia dimana keluarga kekaisaran bisa menyelamatkan diri bila terjadi sesuatu di istana.Pasti ada di sekitar sini..'
Sedang asyik mencari,ia dikagetkan oleh suara pengawal yang sedang patroli,"Siapa disitu??!"
Ia segera bersembunyi dan menahan nafas.Namun kemudian terdengar suara yang sangat ia kenal,"Ini hanya aku Pengawal!Aku disuruh Kaisar mencari tanaman obat yang tumbuh di sekitar sini."
Pengawal itu lalu memberi hormat dan pergi melanjutkan patrolinya.Pria muda itu lega namun ia tahu bahwa aksinya sudah diketahui oleh tangan kanannya.Pengasuhnya sejak kecil,Kasim Thu.Sang kasim memberi hormat pada junjungannya itu,"Yang Mulia,jika Baginda bosan di istana jangan coba melarikan diri begini.Bilang saja pada hamba.Lebih aman jika hamba menemani Paduka keluar istana daripada Paduka sendirian."
Rupanya pria muda itu adalah kaisar Xuan Yeh.Ia kaisar pada zaman dinasti Qing.Dinasti Qing merebut kerajaan dari tangan dinasti Ming.Xuan Yeh masih kecil kala itu.Ia berbadan lemah sehingga dilarang keluar dari istana.Meski begitu Xuan Yeh sangat pandai dalam tata negara dan berhati bijak juga adil.Ia tak memperlakukan buruk orang2 Han yaitu orang2 sisa dinasti Ming.Ia memerintah dengan kebenaran dan sangat disegani.Walau usianya masih sangat muda.Bila bosan dengan urusan negara Baginda akan kabur dari istana.Kok kabur?Ia akan pergi dengan kasimnya jalan2 diluar istana menyamar jadi rakyat jelata.Seringnya sih nyamar jadi tuan muda gitu.Pakaian kebesaran ia tanggalkan dan ia ganti dengan pakaian kaum menengah atau kaum pedagang.Disinilah awal mula kisah cintanya dengan seorang putri dari dinasti Ming.
Salah satu pejabat istana pernah ditolong oleh dinasti Ming sehingga demi membalas budi pejabat itu mau menyelamatkan putri dinasti Ming saat sang putri masih bayi.Dipeliharanya sang putri bak anak kandung sendiri.Diberi nama Huai Yi.Karena dimanja sang putri tumbuh dengan tabiat periang dan usil orangnya.Suka menyamar sebagai pria dan main keluar rumah sampai lama.Keusilannya itulah yang mempertemukannya dengan Sang Kaisar Qing,Xuan Yeh.Pertemuan pertama di acara lelang barang.Saling menawar barang.Ribut dan ujung2nya berkelahi.Weleh...Kaisar Xuan Yeh yang tengah menyamar ditemani kasimnya jadi bulan2an Huai Yi yang berpakaian pria.Xuan Yeh yang berbadan lemah ngos2an mengejar Huai Yi,"Paman Thu...ahh...hh...aku capek...pandanganku berkunang2...aku...aku..."
Kaisar malah hampir pingsan.Huai Yi jadi kasihan dan berhenti lari,"Kenapa tuan mudamu ini?"
Kasim Thu hampir saja salah bicara saking paniknya lihat Xuan Yeh sempoyongan,"Yang Mu...ups...Tuan Muda...istirahat dulu.Ingat kondisi Anda."
Huai Yi minta maaf,"Maaf aku tak tahu kalau kau sedang sakit..."
Xuan Yeh malah tertawa,"Tak usah minta maaf...justru aku senang bisa lari2 seperti tadi...aku tidak apa2 kok..."
Mereka lalu jadi teman baik tapi Xuan Yeh masih tak tahu kalau Huai Yi itu perempuan.Ia menyebutnya 'adik' karena memang usia Huai Yi jauh lebih muda.Persahabatan mereka makin seru kala hadir anak perdana menteri bergabung.Walau begitu anak perdana menteri itu tahu kalau Huai Yi perempuan.Namun ia diam saja dan malah jatuh hati pada Huai Yi.Sedang Xuan Yeh tetap menganggap Huai Yi sebagai laki2 sehingga banyak kejadian lucu diantara mereka.Xuan Yeh asyik aja ganti baju depan Huai Yi.Tentu saja Huai Yi jadi merona dan segera ngacir.Bertiga mereka mengangkat saudara dan punya julukan masing2.Anak Perdana Menteri sebut saja Shiong dijuluki kakak pertama karena paling tua.Lalu Kaisar Xuan Yeh disebut Kakak ke-2.Lalu Huai Yi disebut adik ke-3.Shiong tahu siapa Xuan Yeh sebenarnya.Tapi Huai Yi tidak tahu.Ia baru tahu siapa Xuan Yeh kala menyusup ke istana Qing.Alangkah terkejutnya ia melihat siapa yang duduk di tahta kaisar,"Kamu??Kamu...kaisar?"
Huai Yi pingsan dan dibaringkan di peraduan Kaisar,"Kamu kok malah pingsan adik ke-3?Hey!!"
Kasim Thu tahu kalau Huai Yi itu perempuan tapi ia bingung mau mengatakannya pada kaisar atau biar kaisar tahu sendiri.Akhirnya ia punya ide.Diselidikinya siapa Huai Yi dan diajaknya Kaisar berkunjung ke rumah pejabat yang mengadopsi Huai Yi.Tentu saja sang pejabat kaget didatangi kaisar.Walau dengan menyamar tapi wibawa kaisar tetap terlihat.Disanalah Xuan Yeh kaget kala melihat Huai Yi dalam pakaian wanita,"Kau...perempuan?Kau ternyata wanita???"
Wah Huai Yi jadi salting apalagi ia telah usil selama ini pada Xuan Yeh.Keduanya malah saling jatuh hati.Huai Yi selalu tersenyum bila ingat bagaimana ia mengerjai sang kaisar.Xuan Yeh juga sama.Ia tak bisa tidur memikirkan Putri Huai Yi.Sampai bikin pusing kasim Thu,"Paduka...ini sudah malam...mau kemana lagi dengan pakaian prajurit begitu?"
Xuan Yeh ingin menemui Huai Yi secara diam2.Di sebuah taman ia mengungkapkan isi hatinya pada Huai Yi.Namun status kaisar menghalanginya apalagi ia dengar Xuan Yeh akan dijodohkan dengan putri pilihan ibu suri.Ia kecewa dan menyuruh Xuan Yeh pulang ke istana,"Tak pantas seorang kaisar mengemis pada rakyatnya...pulanglah..."
Xuan Yeh sedih dan drop kesehatannya.Ia jadi sakit2an dan menolak menikah dengan pilihan ibu suri.Ibu suri berang lalu merencanakan pembunuhan pada Huai Yi yang dianggap sebagai biang masalah.Ia jerat keluarga Huai Yi dalam masalah besar sehingga demi keluarganya Huai Yi harus mau pergi mengasingkan diri menjadi biksuni.Namun rencana itu terdengar oleh kaum Pemberontak Ming juga Xuan Yeh.Kaum pemberontak hendak membawa kabur Huai Yi sedang Xuan Yeh pergi menyusul Huai Yi untuk mencegah dia jadi biksuni.Bentrokan tak dapat dihindari.Kaum pemberontak berusaha membunuh Xuan Yeh yang jelas musuh mereka.Sedang Xuan Yeh mengira mereka adalah suruhan ibu suri untuk membunuh Huai Yi.Tahu ga siapa yang terluka?Kaisar.Pedang menembus dadanya kala ia berusaha melindungi wanita yang ia cintai.Meninggalkah Xuan Yeh?Mau tahu?Ikuti nanti dalam cerbungnya ya he..he...
>><<< AKU YANG TERLELAP SENDIRI...( RINDU POV )
Melihat pria malang itu terbaring dengan berbagai perban di beberapa bagian tubuhnya,aku jadi iba.Masih saja marak ya perampokan pada zaman sekarang?Pasti ia kehilangan banyak benda berharga.Masih luka2 pula.Tega ya orang melukai sesamanya demi lembaran uang ?Aku tak habis pikir.
<<>>< TERLELAP SAMPAI TAK SADARKAN DIRI...
Entah sudah berapa kali dia sadar lalu terlelap lagi.Bicara ga jelas gitu,aksennya agak lain.Kayak bukan orang pribumi gitu.Dia menyebut 'Kakak' terus 'Bandara' terus 'Kedubes'.Wah kayaknya bener deh dugaanku dia itu orang asing.Mungkin dia dari Malaysia atau Brunei.Tapi ...itu hanya dugaan sih.
<<><< KULIHAT SANG PUJAAN HATI...( INTAN POV )
Wah mb Titik pamer kemampuan narinya.Mau nandingi Ika kayaknya.Jujur ya jelas luwes Ika.Ika kan narinya dari hati gitu ga niat buat narik perhatian siapapun.Emang dia suka nari.Kalau mb Titik mah kegenitan.Tuh malah bapak2 yang kemecer lihat dia nari.Malah Mas Ben ganteng kayaknya sibuk benerin sound.Ga kober lihat.Lha malah mendelik jongkok diantara salon2 speaker nan gede2 gitu.Weleh...mesake temen mb Titik.Ra digagas blas.
<<><< DATANG MELANGKAH TERUS MENGHAMPIRI...
Malah bapak2 yang mendekati mb Titik.Wah malah jadi kayak tayuban ga genah.Amit2...Aku mending deketin mas ganteng ah...mumpung ga ada rival nih.Kuhampiri Mas Ben,"Makanannya kok ga disentuh Mas?Ini enak lho.Ini namanya emping mas.Dibuat dari mlinjo.Cobain deh."
Dia mencobanya,"Pahit..."
Kakek Hendro malah ngekek didekatnya,"Lha ya itu yang khas dari emping Nak Ben..."
Mas Ben nyengir gitu dia,"Oh...emang khasnya gitu ya...ya..ya.."
<<><> NAMUN SUNGGUH SAYANG KAU HANYALAH SEBUAH MIMPI...( IDAYU POV )
Cici kelelahan nyari putranya ke pelosok Yogya.Ia sampai ketiduran.Aku kasihan sama sahabatku itu.Jelas betapa ia sangat sayang dan khawatir pada Ben.Iyalah selain anak kandung,Ben juga calon pewaris tahta kesultanan.Ini saja sudah dikerahkan intel2 kerajaan untuk ikut mencari sang putra mahkota Brunei.Andai saja Putriku juga ada di sini dan bisa kutemukan.Pasti dia sudah tumbuh jadi gadis yang cantik.Aku melayangkan pandanganku ke arah persawahan.Kubayangkan putriku tengah berlarian diantara pematang sawah.Betapa aku merasa ia sudah dekat denganku.Lamunanku buyar kala tiba2 Cici teriak2,"Ben!!Ben!!Kembali Ben!!"
Astaga kayaknya kerinduan sobatku pada putranya sampai kebawa ke alam bawah sadarnya.Kubangunkan dia,"Cici...Cici...bangun."
<<><<TERBANGUNKAN PAGI BERSAMA MATAHARI...
Cici bangun,"Dimana matahariku?Dimana dia?"
Aku heran,"Matahari siapa?"
Ramzi yang jawab,"Matahari itu istilah kami bagi Pangeran Ben.Dia itu seperti matahari bagi kesultanan.Kalau di China matahari dipakai untuk mengacu pada kaisar.Makanya pakaian kekaisaran China biasanya kuning atau merah."
Waduh panjang nian penjelasan Ramzi,"Kita akan menemukan mataharimu Cici...kau harus yakin.Memang kau mimpi apa sampai teriak2?"
<<><< AKU BERGETAR DISENTUH DIA...( CICI POV )
Terbangun aku disentuh pundakku oleh Idayu yang duduk di sebelahku,ternyata aku masih di dalam mobil.Rupanya aku mimpi.Kuceritakan mimpiku pada Idayu,"Aku melihat matahariku...dia ...dia nampak bahagia dan disekelilingnya penuh cahaya.Matahariku bersinar dengan indahnya.Aku berlari mengejarnya tapi ia menghilang diantara keramaian."
<<>>< MATAKU TERBANG SAMPAI KE LANGIT...
Idayu malah termangu,"Sinar?Cahaya?Mataharimu bersinar?"
Aku baru sadar kalau aku mengingatkan dia akan kehilangannya,"Maafkan aku...aku tak bermaksud..."
Ia malah menghela nafas,"Gpp.Aku justru makin yakin bahwa bukan hanya kau yang akan menemukan mataharimu tapi aku juga akan menemukan Sinarku."
Aku mengaminkannya,"Semoga temanku.Semoga langit mendengar doa kita."
<<>>< TUBUHNYAPUN INDAH KUPANDANGI...( BENIGNO POV )
Usai benerin sound aku jaga dekat sound.Nata echo,bass,volume dan sebagainya.Aku lihat hadirin bersuit2,"Heboh bener Kek?Ada apa?"
Kakek Hendro malah asyik nyeruput teh,"Itu...Titik anaknya pak kadus...habis nari tadi...kamu ga lihat?"
Aku menggeleng,"Kalau Ika yang nari saya mau lihat he .he.."
Ups...aku ngomong gitu pas wanita yang bernama Titik itu mendekat,"Emang apa sih yang Ika punya tapi aku ga punya?!!"
Weleh...kok senewen dia.OMG!
<<><> PUTIH MULUS DAN SEKSI....
Dia malah pamer body lagi aduh!Aku ga mau lihat,eh dia ngeyel tuh.Dia maksa aku untuk lihat dia bergaya,"Mas ganteng!Aku ini emang ga seputih Ika tapi aku juga mulus dan seksi.Lihat nih!"
Waduh dia malah goyang2 ga jelas gitu.Aku jadi illfeel lihatnya.Aku pura2 fokus sama sound system.
<<>>< TAK JAUH SEPERTI SANG BIDADARI...( IKA POV )
Aku dah selesai ganti baju dan melepas sanggulku.Kupakai lagi pakaian biasa.Gaun warna biru muda yang panjangnya melebihi lutut.Lagi asyik menyisir rambut eh lha anaknya mb Titik,Rehan datang sambil nangis,"Ibu mana?Huhu...hu..hu.."
Aku segera menenangkannya,"Bukannya tadi ibu kamu mau nari?Emang kamu lapar ya?"
Dia rupanya pingin balon yang dijual oleh pedagang dekat lokasi resepsi.Memang dekat jalan masuk banyak penjual magrek.Aku usap pipinya,"Oh kamu mau balon?Ayo Tante beliin."
Aku ajak dia ke depan.Seneng banget dia.Saking senengnya sampai lari2 dia.Aku sedang membayar balonnya kala kulihat sebuah mobil melaju tak jauh dari tempat Rehan berada,"Rehan awas!!"
☆☆☆ KAN KUPELUK DIA SAMPAI MATI...
Segera kulari dan kupeluk Rehan,untung mobilnya berhenti.Aku bawa Rehan menepi,"Jangan lari2an ya?Bahaya!Banyak kendaraan."
Seorang wanita nan elegan dan cantik keluar minta maaf padaku,"Kamu gpp Nak?Maafin Ibu ya...ada yang luka ga?"
Seorang pria juga keluar dari pintu depan,"Apa ada masalah ?"
Wanita itu malah menatapku dengan tatapan mendalam,"Tidak Ramzi.Sepertinya mereka baik2 saja."
Seorang wanita lain nampak menurunkan kaca mobil,pakai kacamata hitam gitu,"Idayu...apa ada yang luka?"
Wanita yabg disebut Idayu itu malah membelai wajahku,"Kamu mirip sekali dengan aku saat aku muda...namamu siapa?"
Aku menjawab,"Nama saya Ika...kami tidak apa2..."
○●★ RAMBUTNYA PUN INDAH BAGAI PUTRI...( RAMZI POV )
Astaga!Hampir aja tuh anak kecil ketabrak deh.Untung ada seorang wanita muda segera menyelamatkannya.Untungnya juga aku pakai fasilitas mobil terbaik.Jadi ngerempun langsung shet!Wanita muda itu kuperhatikan mirip ya sama sahabat permaisuri.Bentuk mukanya,rahangnya bahkan putihnya juga.Wah aku kok malah jadi pemerhati sih.Aku kan harus fokus nyari Pangeran Ben.Gimana kamu nih Ramzi!
Kalau boleh jujur and koment tuh cewek pas deh kalau jadi putri Nyonya Idayu.Apa aku kebanyakan mengkhayal ya?
<<>>< MIRIP IKLAN DI TV...( BENIGNO POV )
Aku males banget ditunggui dan ditemeni dua wanita aneh.Si Pamer Body sama satunya anaknya tetangganya Ika.Intan kalau ga salah namanya.Mereka malah ribut dan jadi tontonan gitu.Aku nyari Ika ah...Aku cari di belakang ga ada di antara para tamu juga ga ada.Kemana ya?Apa ke depan?Ngapain ke depan?Lalu kudengar mobil ngerem mendadak gitu dan teriakan Ika,"Rehan awas!!"
Wah Ika kenapa ya?Siapa Rehan?Aku segera melangkah ke depan.
Akan ketemukah Ben dengan Mamanya?***see you next eps***