CINCIN PUTIH^^^ EPS 25 - 33


Eps 25 CINCIN PUTIH : 
MONEY MANAGEMENT
           Sekarang ke cerpen dulu ya?Ok!
 ★¡¡♧Cerpen ke-42
 LAHIR NORMAL 
              Bagi kebanyakan orang punya anak itu harusnya menjadi moment2 membahagiakan.Namun bagiku justru moment paling mendebarkan.Meski isteriku seorang perawat dan sangat hati2 selama masa kehamilan namun tetap saja aku tak bisa melupakan masa kecilku.Aku anak pertama dalam keluargaku.Namun aku anak paling menyedihkan masa kecilnya.Bagaimana tidak,sejak usia dini aku lebih banyak menghabiskan waktu di RS.Sebagai anak laki2 tentunya aku jadi kebanggaan orangtuaku harusnya namun aku malah ga bisa jalan.Aku jalan ngesot dan ga bisa ngomong meski usiaku sudah 3 tahun.Aku kurus banget dan ayahku seperti orang yang ga peduli,"Anaknya kayak gini ya diterima aja.Habis mau gimana lagi."
Beda dengan Ibuku yang tak kenal lelah memperjuangkan kesehatanku,"Zee,kamu itu anak ibu.Ibu ga akan nyerah sampai kamu bisa hidup dengan baik."
            Ayahku malah kabur entah kemana,kabarnya malah punya keluarga lagi.Apa karena malu punya anak seperti aku ya?Bisa jadi.Ibuku sampai dihina oleh para tetangga,"Kamu itu pasti dikutuk tuh sampai ngelahirin anak begituan.Pantas suamimu kabur sama perempuan lain."
Aku sedih banget,bukannya menghibur para tetangga dan siapa saja yang menengok justru malah bikin ibuku makin down.Ibu bekerja banting tulang demi membiayai aneka terapi dan biaya medis lainnya.Mulai dari usaha catering sampai jual perhiasan.Bagiku ibu adalah pahlawanku.Ditengah derita ditinggal ayahku,beliau tak pernah mengeluh ataupun menyesal telah melahirkan anak sepertiku.Usaha ibu membuahkan hasil.Aku bisa jalan walau ga senormal anak2 lain.Namun ujian terus datang,saat sedang seneng2nya bisa jalan eh aku manjat pohon dan jatuh sampai patah tulang.Kembali aku masuk RS.
           Kemudian saat aku bisa naik sepeda eh aku jatuh lagi sampai patah lagi kalau kemarin tangan maka kali ini kaki.Udah gitu kena kencing batu lagi.Aduh...badai seakan datang silih berganti menghantam kehidupanku.RS itu sampai kayak rumah kedua bagiku.Ga nyana ya akhirnya jodohkupun ga jauh2 dari RS juga.Menginjak remaja,ayah tiba2 kembali.Jujur aku kecewa sekali dengan ayahku.Memandang dan bertemu muka saja rasanya berat banget.Makin bete adalah ayah kayak ga merasa bersalah udah ninggalin keluarganya.Aku bertekad ga akan jadi seperti ayah kelak.Aku melihat sendiri bagaimana derita ibuku membesarkan dan menghidupi keluarga.Namun aku heran,ibu tak minta cerai dari ayah.Ibu tetap menjadi sosok ibu dan isteri yang setia dan sayang pada keluarganya.
           Tahun demi tahun berlalu,aku mulai menerima kehadiran ayah di rumah.Aku melakukan itu semua demi ibu.Jika padaku yang menyusahkan ibu tetap sayang dan peduli apalagi pada suaminya.Meski melakukan kesalahan seperti apapun tetap saja ibu memperlakukan dengan baik.Entah terbuat dari apa hati ibuku.Itulah kenapa restu terpenting saat aku menikah bagiku adalah dari ibu.Kalau ibu ga restu meski aku sangat cinta akan kulepaskan.Untunglah ibu menyukai Tika.Tika itu gadis yang pendiam.Kami kenal pertama karena ga sengaja pas di SMU kuinjak kakinya,"Ups!Maaf ya..."
           Dia malah tersenyum sama sekali ga ada raut marah atau kesal.Aku terpana melihatnya.Eh ternyata dia murid terpandai di kelasnya.Beda dengan aku,aku mah ga pinter2 amat.Bisa naik kelas aja hebat.Aku lalu lama ga ketemu sama dia.Ketemu lagi di RS.Aku kena typus.Kurus gitu badanku.Apalagi aku tuh mania cabe.Badanku panas dan rasanya lemes banget.Eh dia itu rupanya jadi perawat.Aku kaget kala dia menyapaku,"Masih ingat denganku?Yang kakinya pernah kamu injak?"
Aku tersenyum padanya,"Kamu beda ya sekarang.Makin cantik he..he.."
           Dibalik musibah ada mahkota.Gara2 sakit aku malah menemukan pendamping hidupku.Setahun yang lalu kami menikah.Saking sayangnya sama Tika aku sampai nyanyi di pernikahan aku.Kini Tika tengah mengandung anakku.Sudah hampir 7 bulan usia kandungannya.Aku takut jika anakku akan lahir dengan kondisi seperti aku dulu.Tak henti2nya aku berdoa pada Tuhan meminta perlindungan dan kesehatan bagi calon anakku,"Jangan sampai seperti hamba dulu ya Tuhan.Hamba mohon,anak hamba lahir normal tak kurang satu apa.Hamba percaya akan kebaikan-Mu."
            Sesuai adat Jawa,kami melakukan acara mitoni.Namun aku melakukannya dengan cara berbeda.Aku berdiskusi dengan Tika dulu soal niatku,"Yank,gimana kalau acara mitoninya di panti asuhan saja?Aku ingin berbagi dengan anak2 yang kurang beruntung.Kasihan mereka."
Ga sangka isteriku mendukung niatku,"Aku setuju Mas.Semoga dengan berbagi rejeki dengan yang membutuhkan kita akan mendapat doa dari mereka."
            Bukan hanya isteriku,keluargaku juga mensupport niatku.Ibuku yang pintar masak membuat nasi kotaknya.Sepupuku yang terkenal nakal aja mau ikut bantu,"Aku ikut ya Zee?Daripada bete diomeli bapakku.Mending aku ikut kamu."
Akhirnya kami tiba di panti asuhan.Ada sekitar 30 anak diasuh di sana.Kasihan ada anak yang traumanya lebih memilukan daripada kisahku.Kata pengelola panti,"Anak itu kalau tidur harus ditemani karena ia sangat ketakutan sejak melihat ayahnya dibunuh dihadapannya.Digorok lehernya.Waktu itu terjadi kerusuhan SARA di Ambon dan orang tua anak itu jadi korban.Dia trauma dan menderita ketakutan luar biasa.Bahkan ia dulu takut sekali bertemu dengan orang.Kasihan dia." Sepupuku yang mendengar kisah anak kecil itu sampai nangis kembeng2 dan jadi ingat sama orang tuanya yang dirumah,"Betapa aku jauh lebih beruntung ya Lee daripada dia.Aku ga akan nakal lagi dan akan nurut sama orang tuaku.Aku janji.Hiks..hiks..."
            Akupun membagikan nasi kotak pada mereka.Mereka senang sekali.Aku cuma meminta mereka mendoakan anak dalam kandungan isteriku agar lahir sehat dan normal.Semua lalu mendoakan kami.Namun menjelang hari2 persalinan berat bayiku kian menurun.Aku cemas.Aku kembali datang pada Tuhan,"Tuhan,aku takut...benar2 takut...dokter bilang berat bayiku kian turun.Jagai anakku ya Tuhan.Aku lebih mempercayai perlindungan-Mu daripada yang lain.Jika nanti anakku lahir dengan normal aku akan ke panti asuhan itu lagi untuk mengucap syukur dan berbagi kebahagiaan."
Akhirnya tiba juga hari persalinan.Ibu menenangkanku,"Tenang Zee!Anakmu akan lahir dengan baik.Kamu jangan cemas..."
           Aku mondar mandir kayak ironman kebingungan.Setrika gitu udah dapat selemari kali.Panik luar biasa.Keringat dingin pula.Namun aku bertekad,lahir kayak apapun aku akan menyayanginya dengan sepenuh hatiku.Tuhan menjawab doaku,anakku lahir normal.Dia sehat dan lengkap semua organnya.Tika tersenyum padaku,"Dia mirip kamu Mas.Lihat tuh dia nyari kamu..."
           Anakku laki2.Dia menggemaskan sekali.Aku memenuhi nazarku dan kembali datang ke panti asuhan begitu kondisi isteriku sudah fit.Anak2 panti menyambut kami dengan riang.Semua mengerumuni bayiku,"Dede!Dede!Imut2..."
 Aku lalu cerita kenapa aku datang lagi.Semua mendengarkan kisah masa kecilku.Bagaimana aku begitu sering sakit2an dan menyusahkan ibuku.Semua terharu dan sejak itu aku sepakat dengan isteriku sebagian penghasilan kami akan kami berikan ke panti itu.Muliakanlah Tuhan dengan hartamu.Itulah management keuangan yang benar.***Finish***
            Leganya bisa nyelesaiin.Bagi pembaca yang mungkin punya pengalaman serupa atau punya anak yang berkebutuhan khusus,jangan menyerah!Percaya akan tiba saatnya dimana perkenanan Tuhan tiba dan Dia menjawab doa kita.***see you in part 2***

Eps 25 CINCIN PUTIH : PART DUA
            |+| I SEE IT SHINING RIGHT THROUGH THE RAIN / KU MELIHAT ITU BERSINAR MELEWATI HUJAN....( Erna pov )
            Aku melihat Tanteku keluar dari gedung utama dimana kantor Direktur berada.Wajahnya nampak sedih gitu,"Gimana Tante?Tante masih sebagai manager HC disini kan?Ga dipecat kan?" Tante malah memandangku dengan tatapan tajam,"Semua ini gara2 kamu!!Aku dipindah ke Mataram sana!Kamu tahu??!Aku itu kost aja ga pernah!!Gimana aku mau hidup di luar pulau??!!"
 ¡+¡ WHEN I SEE YOU SMILE / DISAAT KUMELIHATMU TERSENYUM....
Kucoba menenangkan hati Tanteku,"Tenang Tante!Semua harus dihadapi dengan senyuman." Eh Tante malah mencereng,"Senyum dari Hongkong!Ini tuh buat aku berat banget ya!!Kamu enak kalau ga kerja masih ada Dafa.Lha aku??Sudah aku mau mengundurkan diri saja.Aku mau cari kerjaan lain saja.Aku kan tamatan psikologi masak ga bisa cari kerja sih?"
Yeah gimana nih kalau Tanteku resign,aku ga punya backing dong di kerjaan?Biarin deh kan masih punya Dafa.
 ↑+↑ BABY WHEN I SEE YOU SMILE AT ME / SAYANG,DISAAT KU MELIHATMU TERSENYUM PADAKU....
           Aku segera menjauh dari gedung utama.Takut ketemu sama Pak Dirut yang baru.Mending aku nyari Dafa aja deh.Mendiskusikan semua ini.Untung aku masih punya Dafa.Jadi kalau aku nanti ga kerja di sini ga masalah deh.Lagian suami isteri kan ga boleh kerja bareng di sini.Mending aku aja yang resign.Biar Dafa aja yang tetep kerja di sini.Aku masih punya bisnis jualan onlineku,hasilnya lumayan.Akupun jadi tersenyum.

 ↓+↓ BABY THERE'S NOTHING IN THIS WORLD THAT COULD EVER DO / SAYANG TAK ADA HAL DI DUNIA INI YANG TAK BISA TUK DILAKUKAN....( Irwan pov )
           Aku tak menyetujui permohonan Bu Tini soal mutasinya jangan di luar Jawa.Aku sudah melihat arsipnya,dia banyak memutasi karyawan pusat seenaknya.Sekarang dia mengalami sendiri.Sebenarnya aku bisa melakukan hal lain yaitu memberhentikan dia dan memberinya pesangon namun aku tak melihat track record yang baik dari kinerjanya.Key Performance Indexnya buruk.Kepada siapa sebaiknya posisi HC kuberikan ya?Ke orang yang berjiwa adil harusnya.Bukan seorang yang punya banyak kepentingan pribadi dan menghalalkan segala cara.Orang yang bersih,teladan,jujur,transparan dan tidak membeda2kan orang.Itulah kompetensi yang kuharapkan ada pada seorang manager Human Capital.
 \/°°° WHAT A TOUCH OF YOUR HAND CAN DO / DENGAN SENTUHAN DARIMU SEMUANYA BISA...
          Karyawan di kantor pusat saja sekitar 400-an orang.Belum yang di depo2 di seluruh Indonesia.Berbagai suku,ras,bahasa juga agama bekerja di bawah naungan perusahaan ini.Aku butuh orang yang berjiwa adil dan tegas.Orang yang tetap memegang prinsip2 dan nilai2 yang benar dan memperlakukan setiap orang sama.Sepertinya aku harus mendiskusikan hal ini dengan Pak Fajar.Beliau pasti lebih tahu sejarah perusahaan ini juga siapa saja yang compatible untuk posisi Manager HC.Orang yang berpengalaman biasanya lebih wise dan lebih paham.Aku sebagai orang muda masih perlu banyak belajar dan bimbingan.Segera kuhubungi dia.

 @••• IT'S LIKE NOTHING THAT I EVER KNEW/ SEPERTI APA YANG SUDAH AKU KETAHUI....( DAFA POV )
           Kaget aku kala tahu Bu Tini akhirnya memilih resign dari perusahaan.Gawat nih!Selama ini aku tuh kerap bolos kerja tapi karena aku calonnya Erna maka sama Bu Tini absenku dibuat bagus terus.Wah sekarang ga bisa dong.Erna nampak santai aja dengan berita itu,"Kamu kok masih bisa ceria sih dengan kejadian ini?Aturan kan kamu feeling guilty kek atau simpati gitu sama penderitaan Tantemu."
 Erna malah asyik lihatin kuku dia,"Aku feeling guilty?Ga banget deh!Kamu ingat kejadian dengan Reza kan?Apa aku merasa bersalah?Ga sama sekali!"
Aku kaget dia nyebut kejadian itu,"Hush!Hati2 kalau ngomong!Kalau ada yang tahu gimana?Kan bisa gawat!"
 |_○○○ AND WHEN THE RAIN IS FALLING/DAN KETIKA HUJAN TURUN...
Erna malah ngekek,"Tenang saja.Tempat ini sepi,cuman ada kita.Kamu tenang saja okay?"
           Aku kok malah merasa merinding ya,walau ini di lantai atas tapi jujur akhir2 ini aku merasa ketakutan.Aku ingat kejadian itu,aku mengikuti keinginan Erna.Dia baru mau jadi pacar aku kalau aku bikin Evi batal nikah sama Reza.Akupun mencari cara gimana supaya Reza ga bisa nikah sama Evi.Aku memang tahu Erna itu suka sama Reza tapi Reza suka sama Evi.Erna kesal banget,dendam dia sama penolakan Reza.Akhirnya dia kasih syarat ke aku kalau mau jadi pacar dia harus bisa bikin Reza dan Evi batal nikah.Berhari2 aku mencari cara dan mengikuti Reza.

 €●●● I DON'T FEEL IT / AKU TAK MERASAKANNYA....( REZA POV )
           Sedang asyik menemani tuanku yang lagi bahas soal perusahaan dengan direktur operasional,tiba2 aku mendengar namaku disebut.Aku bagai angin segera bergerak ke sumbernya.Sorry Mister,aku tinggal dulu sebentar ya.Aku segera melesat ke lantai atas.Lantai yang menghubungkan gedung utama dengan gedung IT.Aku kan pernah kerja di sini jadi aku tahu seluk beluk perusahaan ini.
↑\↓□□□ CAUSE YOU'RE HERE WITH ME NOW / KARENA KAU ADA DISINI BERSAMAKU SEKARANG...
           Disana di atap lantai 3 gedung IT aku melihat dua orang yang kukenal,Dafa dan Erna.Ga sangka mereka akhirnya jadian malah mau menikah.Tapi kenapa mereka menyebut2 namaku ya?Aku harus tahu.Why?Seingatku Dafa itu anaknya ga banyak bicara.Paling agak cerewet ya cuma sama yang deket2 aja kayak Danang atau Deswa.Selebihnya dia itu orangnya easygoing.Kalau Erna sih emang dia pernah bilang ke aku kalau dia suka sama aku.Tapi aku ga cinta sama dia.Hatiku hanya untuk Evi.Aku sedang ngejar cinta Evi waktu itu,Erna kasihan lihat Evi ga nanggepin aku.Dia rupanya memendam rasa sama aku.But aku ini ga bisa ke lain hati.Aku menolak cintanya.

 +■■■ AND ONE LOOK AT YOU BABY~DAN MENATAPMU...( PAK FAJAR POV )
           Pak Irwan memanggilku untuk datang ke ruangan beliau.Ada apa ya?Aku segera ke sana.Evi yang kebetulan sedang meminta tanda tangan nampak tahu diri,"Bapak sibuk ya?Kalau begitu saya tinggal di meja Bapak saja berkasnya."
Aku tersenyum padanya,"Pak Irwan memanggil saya.Tinggal saja berkasnya nanti saya lihat."        Mendengar nama Dirut baru kusebut,wajah Evi nampak merona.Aku malah heran,"Kamu kenapa?Malah senyum2 sendiri."
Ia segera mohon diri,"Oh...eh...maaf Pak.Saya permisi."
          Memang sih Pak Irwan itu good looking,jadi ga heran jika diminati kaum hawa.Tapi melihat Evi tersenyum cukup surprise juga buat aku.Setelah kejadian calon suaminya meninggal tragis dalam kecelakaan sehingga ia batal nikah,aku hampir ga pernah lihat Evi tersenyum lagi.Tapi kini denger nama Pak Irwan saja,dia bisa senyum.Wah ajaib!
!+! IS (ALL I'LL EVER NEED)2x~ITULAH SATU2NYA YANG AKAN AKU PERLUKAN...
          Eh masuk ruangan Direktur Utama,aku juga lihat Pak Irwan sedang senyum2 sendiri.Weleh...ga staff ga jajaran BOD malah top level BOD pun ga luput dari sindrom cinta.Aku berdehem,"Ehem...Pak Dirut memanggil saya?"
Pak Irwan segera berdiri menyambutku,"Mari Pak!Silakan duduk!Ada yang ingin saya bicarakan dengan Anda."
         Ternyata soal pengganti Manager HC.Memang jabatan itu ga bisa dipegang sembarang orang,harus orang yang cakap dan orang yang tidak memandang bulu.Akupun memberi masukan,"Bagaimana jika kita melakukan test kelayakan untuk posisi ini Pak.Kita cari orang2 dengan performa kerja yang bagus lalu kita lakukan test pada mereka.Siapa yang lolos test akan menduduki jabatan tersebut."
Pak Irwan manggut2,"Bagaimana jika kita memakai jasa freelance saja.Jadi penilaiannya akan sportif dan objektif."
Aku setuju sekali,"Banyak perusahaan besar memakai jasa psikolog freelance,dimana orang2 itu akan melakukan test juga wawancara kepada karyawan terkait."
Akhirnya aku mendapat tugas memilih orang2 yang dipandang layak untuk ditest.Laki perempuan ga masalah kata Pak Irwan.Beliau minta besok datanya sudah ada di mejanya.Siap Boss!

 ↑◇◇◇ SOMETIMES I WANNA GIVE UP,I WANNA GIVE IN~TERKADANG KUINGIN MENYERAH,KUINGIN TERBAWA....( REZA POV )
            Ketika aku mendekat ke arah Dafa dan Erna,Dafa nampak ketakutan.Apa ia bisa melihatku ya?Wajahnya nanar gitu.Kudengar ia mengajak Erna turun,"Kita turun aja yuk?Disini singup deh." Erna menolak,"Tempat ini tuh aman ya.Paling aman malah.Kamu kenapa sih?Masih merasa bersalah ya atas kematian..."
 Kulihat Dafa segera membekap mulut Erna,"Jangan sebut namanya.Aku merinding nih...yuk turun aja.Aku masih banyak kerjaan di produksi sana."
 Erna akhirnya nurut juga,"Ya udah.Dasar penakut!Ini itu siang ya ga malam.Masak siang2 takut sih?"
Mereka turun.Tapi aku malah curiga deh.Apa mereka ada hubungannya dengan kecelakaan yang menimpaku?

 ◆◆◆ I WANNA QUIT THE FIGHT~KUINGIN KELUAR DARI PERTARUNGAN....( IRWAN POV )
           Aku ingin hari segera sore.Aku ingin segera menjelaskan semuanya pada Evi.Waktu jam makan siang aku keluar dengan mobilku.Kulihat Evi nampak sendirian di taman,aku hendak mendekatinya namun ia menggeleng.Aku tahu ia tak ingin menimbulkan kesan ga baik pada karyawan lain.Tapi aku ini kan Direktur di sini aku bebas mau pergi kemana saja di perusahaan ini.Aku nekad mendekati dia.Evi segera berdiri dari duduknya,"Selamat siang Pak Direktur." Aku terkekeh,"Direktur ya...formil sekali Vi...Boleh aku duduk sini?"
Ia melihat sekitarnya,"Tapi Pak ini tak pantas buat orang seperti Anda..."
Wah aku malah duduk,"Anda sekarang hmm...makin berjarak saja sepertinya..."
♡♡♡THEN ONE LOOK AT YOU BABY~LALU KU MENATAPMU SAYANG....
 Evi kian salting dan malah hendak pergi,"Kita memang beda level..."
Aku senang mendengarnya,"Mendingan kita daripada Anda...not bad...come on sit down here..."
 Evi grogi,"Tapi Pak..."
Aku sedakep,"Ini perintah Direktur Utama.Kau mau membantah?"
Ia menatapku dengan tatapan mati kutu.Aku tersenyum melihat dia akhirnya duduk juga walau agak menjaga jarak dariku.

 ♧♧♧ AND EVERYTHING'S ALLRIGHT~DAN SEMUANYA BAIK2 SAJA... ( Evi pov )
            Aku pergi ke taman seperti biasa kalau jam makan siang.Aku baru mau makan bekalku eh kulihat Irwan mendekat.Aku sudah menggeleng memberi kode padanya bahwa aku tak ingin ia mendekatiku.Tapi dasar Irwan anaknya sekarang badung.Dia malah melangkah mendekat.Aduh...mana pakaiannya necis pula.Jasnya hitam.Gimana kalau kotor tuh.Mahal banget kayaknya.Akupun jadi grogi.Untung ga ada karyawan di sekitar taman.Hanya Pak Ngah saja sedang bersih2. Irwan malah pakai acara ngancam segala,makai jabatannya buat aku nuruti dia.Dasar Pak Direktur ngeselin! Dia malah duduk dengan santainya,"Ayo kamu makan aja.Santai saja.Aku ga gigit kok.Semua akan baik2 saja.Ok?"
 ¤¤¤ MAY,EVERYTHING ALLRIGHT~SEMUANYA BAIK2 SAJA....
           Aku ga bisa berkutik deh,masak melawan perintah atasan.Boss besar lagi.Direktur Utama gitu loh.Irwan senyum2,aduh...gantengnya dia.Aku sampai sempat terpana melihatnya.Ya ampun dia beda banget ya penampilannya.Rapi,berwibawa dan pakai kaca mata pula.Aduh...benar2 bikin jantungku berdegup kencang ga beraturan.Seingatku dia itu cupu bin wagu gitu sekarang kok jadi ganteng gini ya?Aku sampai ga sadar kalau makananku hampir tumpah saking terpesona padanya.
 ��IT'S ALLRIGHT~INI BAIK2 SAJA...
Irwan segera berdiri dan memegang tanganku,"Hey...pegang makanan itu yang bener.Makan kok sambil melamun sih?Melamunkan aku ya?"
Aku meliriknya,"Ge..er...ups..maaf Pak Dirut..."
Dia tertawa dan malah menyapa Pak Ngah yang sedang merapikan tanaman,"Siang Pak Ngah!Tanaman disini terawat ya?"
Pak Ngah seneng banget disapa Irwan,"Iya Pak Direktur.Saya itu suka tanaman.Jadi ya seneng sekali mengurus tanaman.Bapak tidak makan siang.Perlu saya pesankan?"
Irwan sumringah,"Ide bagus itu Pak.Saya lapar nih.Bisa tolong pesankan saya apa gitu yang enak di dekat sini.Bapak juga ya...pesan sekalian buat semua anak GA.Saya yang traktir."
Wah Pak Ngah langsung sumringah,"Bapak mau siomay,tahu kupat atau gado2,atau pecel mungkin,atau ayam Pak?Sate?"
Irwan malah mengeluarkan dompet,"Terserah Bapak.Pesan apa aja saya pasti makan.Ini uangnya.Cukup tidak?"
Pak Ngah terbelalak,"Wah ini lebih dari cukup Pak Dirut.Sebentar ya!Saya segera kembali."
           Aku tersenyum melihat keakraban mereka.Niatku mau marah ke Irwan jadi urung deh.Irwan tersenyum padaku.Kami malah saling pandang dan saling melempar senyum.
 Akankah Irwan jujur pada Evi di taman itu?***see you next eps***

Eps 26 CINCIN PUTIH : Made Ruler Over
�♧WINDOW OF PLANTS : LABU
           Saya itu suka banget tanaman.Nah kalau beli buah atau sayuran maka saya buang bijinya ke kebun mini saya.Entah di pot atau di mana saja.Sudah jadi kebiasaan untuk membuang sampah organik di area itu.Lama2 tumbuhlah satu tanaman yang menjalar kemana2.Bunganya kuning,daunnya lebar dan kasar.Curah hujan yang tinggi membuat tanaman itu merambat kemana2 saking suburnya tanah.Naiklah ke atas genting bahkan sampai ke lahan kosong disamping rumah saya.Saya pikir timun soalnya saya itu suka timun dan sering buang biji timun ke kebun saya.Namun tetangga saya bilang itu Waluh atau labu.Sayapun hunting di internet soal tanaman itu.Wah bener itu labu.Kini tuh tanaman dah menuhi belakang rumah saya kayak canopy gitu.
           Nah tanaman itu ternyata punya dua jenis bunga: - bunga jantan - bunga betina. Bunga jantan biasanya tumbuh duluan.Dia indah,banyak dan akan gugur sendiri.Katanya bisa dimasak lho.Nah kalau bunga betina itu baru muncul setelah labu berumur setengah bulan sampai dua bulan.Ciri khas bunga betina itu ada buahnya gitu.Nah ada yang istimewa lho dari tanaman ini,dia itu getahnya punya kemampuan melawan racun bahkan bisa ular.Awalnya saya ga begitu percaya namun kakak saya nyoba sendiri.Dia kena kayak bisul gitu yang bikin dia susah jalan.Sakit banget.Lalu dia ingat saya pernah cerita soal getah labu yang punya daya anti racun.Dia lalu potong tuh salah satu gagang daunnya.Dioleskannya getahnya ke bisulnya.Ajaib lho bisulnya ga terasa sakit lagi.Mulai kempis dan ga sakit lagi buat jalan.Wah tanaman bermanfaat nih.Padahal kakak sempat takut sama tuh tanaman karena begitu rimbunnya menjalar ke mana2.Eh sekarang suka banget sama tuh tanaman.Semoga lekas berbuah deh.Jadi bisa dikolak.Oke sekarang kita ke lagu penuntun ya.Lagu dari Bryan Adams.Judulnya Have You Ever Really Loved A Woman.Siapa woman disini?Yuk cari tahu.

 �°♧TO REALLY LOVE A WOMAN~UNTUK BENAR2 MENCINTAI SEORANG WANITA.... ( PAK NGAH'S POV )
            Lihat Pak Dirut menuju taman,aku segera bersih2 dan rapiin area taman.Tanaman2 yang sudah kering kupangkasi dan tanaman2 yang terlihat ga beraturan aku rapiin.Taman ini memang jadi ajang tempat karyawan nongkrong pas istirahat tapi biasanya kalau habis makan.Yang paling rajin ke sini ya paling staf.Terutama Mb Evi.Dia itu kasihan.Selalu saja sendirian.Makan sendiri dan aku dah hapal spot kesukaannya.Kasihan lihat mb Evi.Aku dengar soal gagalnya pernikahan dia dengan salah seorang spv karena kecelakaan.Elahe...padahal dia itu baik,orange juga ramah,ga beda2in orang selalu memperlakukan setiap orang sama dalam pergaulan.Ga peduli dari suku apa,agamanya apa,modelnya gimana semua dia sambut dengan baik.Ga sangka malah sejak kejadian naas itu dia jadi dijauhi.Mendewe...
�••♧TO UNDERSTAND HER/UNTUK MENGERTI DIA....
            Tapi aku tak mengerti kala melihat Pak Dirut yang baru malah deketi mb Evi.Beliau melangkah penuh wibawa gitu deketi mb Evi yang lagi duduk di bangku favenya.Disebuah area agak tersembunyi.Tertutup oleh rimbunnya tanaman.Apa mereka saling kenal ya?
♧○○�YOU GOTTA KNOW HER DEEP INSIDE/KAU HARUS MENGENAL DIA YANG DALAM....
          Sayup kudengar mereka saling sapa.Jelas kulihat mereka sudah kayak teman lama.Akrab dan sempat saling melempar senyum.Aku sampai kaget kala Pak Dirut manggil aku.Rupanya beliau lapar.Wah aku segera punya ide belike beliau makanan biar bisa disantap disitu.Soalnya kayaknya beliau laper tuh.Aku ga sangka beliau setuju ideku.Malah kasih uang banyak lagi buat beli makanan yang banyak.Wah aku segera nyarike.Sekalian kasih kesempatan buat mereka ngobrol.Moga aja Pak Dirutlah jodoh mb Evi.Kasihan dia.

 ♧●●�HEAR EVERY THOUGHT/PERHATIKAN SEMUA YANG DIA PIKIRKAN....( IRWAN POV )
           Pak Ngah sudah pergi.Sekarang hanya ada aku dan Evi di taman ini.Ga ada kamera cctv juga kok.Perusahaan ini sedang krisis keuangan jadi mana ada kamera cctv di area beginian.Bagus deh.Aku sebenarnya tak ingin bicara disini tapi aku tak mau Evi berpikir macam2 soal aku ga cerita pada dia bahwa aku bakal menjadi Top BOD disini.Semua harus kukatakan secepatnya sebelum dia kemakan pikiran2 buruk.Aku duduk disebelahnya,"Makanmu ga dihabisin?Memang segitu kenyang?"
 Ia malah menutup bekalnya,"Lagi ga selera makan.Kamu ga makan diluar aja?Disekitar sini banyak resto lho."
           Kenapa aku merasa diusir secara halus ya?Aku lihat Evi malah bersiap mau pergi,"Kamu mau kemana Vi?"
Dia berdiri dengan wajah kesal,"Mau ke ruangan aku lagi.Makannya kan udah selesai."
Aku pegang tangannya,"Dengerin aku dulu Vi.Aku ga mau kamu salah paham sama aku.Aku ga cerita soal aku jadi Dirut di sini karena aku sedang dalam misi."

 ♧□□�SEE EVERY DREAM/ LIHAT SEMUA INGINNYA....( EVI POV )
           Misi2 apaan!!Aku kesel dan sebel lihat Irwan.Mana wajahnya ganteng banget lagi.Aduh aku harus segera cabut nih sebelum aku makin dag dig dug dekat dia.Ntar ada yang lihat lagi.Aku melepas tangan Irwan yang memegang tanganku,"Lepasin Wan!Aku ga mau image kamu rusak karena kamu deket2 sama aku."
Eh malah dia narik aku dan berbisik di telingaku,"Perusahaan ini sudah dibeli keluargaku.Jadi apapun yang orang katakan ga akan mengubah kepemilikannya.Lagian pusing amat sama pendapat orang Vi?Bukannya kamu biasanya paling cuek?"
Iya sih aku paling cuek dan paling ga suka mencemasin pandangan orang ke aku tapi semua berubah sejak beruntunnya masalah dan kemalangan menimpaku.
♧■■�AND GIVE HER WINGS WHEN SHE WANTS TO FLY/BERIKAN DIA SAYAP JIKA DIA INGIN TERBANG....
            Rasanya aku ingin terbang dan pergi dari taman itu.Kenangan soal Reza kembali membuat aku sedih.Jangan ingatkan aku soal masa lalu Wan.Please... Aku lepaskan tangan Irwan dan berbalik hendak pergi,"Kau tak perlu jelasin apapun ke aku Wan...aku kan bukan siapa2 kamu..."
Irwan kembali menahan langkahku,"Vi,kamu itu berarti buat aku..."
Berarti dari Hongkong!Kenapa dia ga jujur sama aku?Aku males dengerin dia.Aku hendak melangkah pergi kala lengan Irwan memelukku dari belakang.

 ♧◇◇� AND WHEN YOU FIND YOURSELF - DAN SAAT DIRIMU BERADA DALAM PELUKNYA....( REZA POV )
            Kenapa aku merasa sedih ya?Aku segera kembali ke posku.Maksude cincin putih yang dipakai Tuanku nan super wagu itu.Eh ganteng ding saiki.Lali....Kuat sekali aku ketarik lagi ke arah Tuanku pasti cincin pasangannya juga didekatnya nih.Bener kan Evi juga ada di sana.Dipeluk lagi sama Wagu poll itu ...aku cemburu tapi juga bahagia...nano2 rasane... Eh lha kok panas bingitz.Aku ga tahan diluar.Mending aku didalam aja,bobok manis.
♧◆◆�LYING HELPLESS IN HER ARMS / TERBARING TANPA DAYA DALAM PELUKNYA...
            Kenapa Evi meronta gitu ya?Kayak menjauh gitu?Wah bahaya nih!Bisa2 arwahku ga bisa istirahat dengan tenang nih karena ga bisa melihat Evi bahagia.Aku harus bantu Mr.Wagu Poll ini.Gimana ya?Aha!Kulihat seekor kupu gajah terbang diantara bunga2.Kupakai kekuatanku dan bikin tuh kupu terbang di sekitar Evi.Hi..hi...jahil dikit gpp kan? Evi jelas panik lihat kupu besar deketi dia.Ga pergi2 lagi.Saking takutnya dia meluk Si Mr Wagu Poll deh.Gotcha!!

 ♧▲▲� YOU KNOW YOU REALLY LOVE A WOMAN/ MAKA KAU AKAN BENAR2 MENCINTAI WANITA....( IRWAN POV )
Evi heboh dikitari kupu gajah,"Wan tolong!!"
Dia langsung main peluk aja,aku sih seneng banget,"Akhirnya kamu sadar kan kamu juga sayang sama aku.Maafkan aku ya?Aku hanya ingin menyelidiki perusahaan ini.Lagipula aku takut kalau aku bilang kamu malah jaga jarak dari aku."
 Evi memandangku,aku juga memandangnya,"Kamu mau maafin aku kan Vi?"
Evi melirik ke kupu gajah yang kini hinggap di rambutnya,"Ada kupu gajah di rambutmu Vi..."
 Evi ketakutan dan kian erat meluk aku,"Usir Wan!!Aku takut!!"
 Tuhan,betapa aku sangat bahagia ia memelukku begini.Betapa aku mencintainya.
♧▼▼�WHEN YOU LOVE A WOMAN / SAAT DIRIMU MENCINTAI WANITA....
Aku berbisik padanya,"Maafin aku dulu baru aku usir kupu gajahnya he..he.."
Evi segera mengangguk,"Iya ya aku maafin...cepetan Wan...."
Kupunya belum kusentuh aja dah pergi dia,"Dah Kupu...thanks ya..."
Evi masih memelukku erat,"Sudah pergi belum kupunya?"
Aku jawab sambil senyum,"Sudah kok...tapi kayaknya masih banyak temennya tuh..."
 Evi jelas melirik ke arah taman,aku ketawa,"Ha..ha.."
Evi manyun dan nyubitin aku,"Dasar Dirut julit!!"
Saat itulah Pak Ngah datang.
���♧YOU TELL HER THAT SHES REALLY WANTED/ KATAKAN PADANYA BAHWA DIA SUNGGUH DIINGINKAN...
Pak Ngah bawa nampan gitu,"Pak Dirut ini makan siangnya...Silakan."
Evi berhenti nyubitin aku,dan malah menerima nampannya dan membukanya buat aku,"Silakan Pak..."
Akupun duduk,"Kalian temani aku makan ya?Ga enak makan sendirian..."
Evi hendak pergi,"Tapi saya sudah makan Pak...."
Wah kayaknya perlu dipaksa dikit nih,"Bukannya seharusnya seorang karyawan itu patuh pada atasan ya?"
Evi ga bisa bantah apalagi Pak Ngah dukung aku,"Iya Pak!Betul itu.Ini mb Evi masih banyak kok." Kulihat anak2 GA datang,"Ayo sini semua kita makan bareng.Anggap aja ini syukuran dari saya he..he..ucapan terima kasih saya selama ini kalian dah terima saya di team GA dengan ramah." Semua nampak sumringah,"Wah Makasij Pak Dirut!!Ayo makan!!Gratis lho ini!!Enak lagi!!Ayo!!Ayo!!"

 ♧~~�YOU TELL HER THAT SHES THE ONE/ KATAKAN PADANYA BAHWA HANYA DIA SATU2NYA....( ERNA POV )
             Melintasi area dekat taman aku lihat hal yang ga biasa.Spot dimana Evi biasa duduk kok ramai amat ya?Astaga!!Aku segera ngacir kala lihat siapa yang ada diantara keramaian itu.Pak Direktur yang baru!!OMG! Dan para karyawan lain juga mendekat menyapa beliau,"Siang Pak Dirut!" Aku segera menarik lengan Dafa,"Ayo pergi Fa!!"

 ♧--� SHE NEEDS SOMEBODY/ DIA BUTUH SESEORANG....( Tria Pov )
           Itukan Direktur yang baru?Kenapa nampak asyik makan bersama karyawan GA ya?Evi kok juga ada di sana.Duduk sebelahnya Dirut lagi.Apa mereka saling kenal?Wah aku harus sapa nih.Aku juga harus memperbaiki hubungan dengan Evi nih.Bahaya kalau dia ngomong buruk soal aku ke Dirut.Mendekat ah...

 ♧☆☆� TO TELL HER THAT ITS GONNA LAST FOREVER/ UNTUK MENGATAKAN PADANYA BAHWA INI AKAN SELAMANYA....( PAK FAJAR POV )
           Wah rame amat tuh disana.Rupanya Pak Irwan sedang bagi2 makanan ke karyawan.Terutama anak2 GA.Selama ini team GA itu selalu merasa rendah diri,minder dan merasa ga berharga.Tapi ini akan mengubah semuanya.Pak Irwan memang membawa angin segar.Ia ga gila hormat walaupun ia pantas dihormati sebagai top pimpinan di sini.Ia lebih mengharap kasih dari karyawannya.Semua ia terima dengan baik.Aku bangga punya direktur kayak beliau.Semoga perusahaan kian maju ditangan beliau. Irwan dah dapat maaf Evi nih.Lalu siapa sebenarnya yang buat Reza kecelakaan?***see you next eps***

Eps 27 CINCIN PUTIH : Wisdom
�°° WINDOW OF PLANTS : DELIMA
           Walau saya belum punya tanaman buah ini namun saya sangat berharap bisa memilikinya di kebun mini saya.Buah ini punya nama latin Punica Granatum.Ada 3 jenis.Kayak pilgub aja ada 3 kandidatnya he..he..:
1.Delima ungu kehitaman
2.Delima merah →sering dibudidayakan sebagai tanaman buah dan hias
3.Delima putih → Lebih sering digunakan sebagai obat namun sudah langka jenis ini. Pada metode pengobatan China,delima sering digunakan sebagai obat penyakit diare/disentri.Kenapa?Karena mengandung flavonoid tannin yang sangat tinggi sehingga dapat mengurangi pengeluaran cairan akibat diare.Nah kalau orang Bali,memakai buah delima putih untuk mengobati sakit perut dan tekanan darah rendah,badan letih lesu dan kelelahan.Berkumur dengan jus buah delima,kata orang Iran dan Irak bisa membantu mengurangi plak dan bau mulut lho.Jus delima juga membantu mengobati sakit gigi,radang gusi bahkan radang tenggorokan.
            �▲▲ MENCULIK DEWI SINTA DARI TANGAN SRI RAMA.....( Reza pov )
            Aku penasaran nih sama Dafa dan Erna,kayaknya mereka tahu soal kematianku.Sebenarnya aku bisa nanya sih sama Malaikat yang waktu itu tapi dia kan munculnya ga pasti.Manggil dia emang aku siapa?Kuselidiki aja.Lagian Tuanku kan sedang di rumah Evi sekarang.Biasa habis kerja mampir dia.Mereka kian akrab saja deh.Apalagi sejak Evi akhirnya kepilih jadi Manager HC.Wah sekarang semua karyawan hormat gitu sama dia.Bagus deh...Aku senang melihatnya.Melihat mereka kayak lihat Rama dan Sinta aja.Emang jodoh mereka itu.

 ���KURSI PELAMINAN BIRU DI MALAM PENGANTIN....( Irwan pov )
           Sejak Evi terpilih jadi manager HC,sasaran mutu departemen HC membaik.Banyak yang tercapai.Progress gitu deh.Bahkan aku sempat dengar dari Pak Ngah bahwa kini karyawan merasa puas karena gaji ga geseh lagi.Lemburan dibayar dengan hitungan jam yang benar.Semua hormat dan ga lagi memandang sebelah mata pada Evi.Mana berani mereka ngomongin dia.Mau dipecat apa?Aku mampir ke rumah Evi hari ini.Aku merasa dia agak murung hari ini.Kenapa ya?Evi tersenyum melihatku pakai hem biru lengan panjang,"Tumben kamu pakai warna biru Wan?Biasanya putih kan?"
�•• JANUR KUNING MENGHIAS DI RUANG TAMU....
 Aku memasuki ruang tamu sambil menggulung lengan hemku,"Lain kali aku akan pakai warna kuning deh biar variasi.Ga bosenin dilihat he...he.."
Evi tersenyum,"Kamu ga siap2 pergi jagong?Kok malah ke sini?"
          Jagong?Ups iya aku dapat undangan pernikahannya karyawan mekanik tadi.Aku malah punya ide,"Kamu temeni aku ya?"
Evi malah nampak sedih,"Aku ga mau datang Wan...aku ga mau merusak suasana bahagia mereka." �▼▼ TAPI BENCANA DATANG MELANDA...
Aku meraih jemari Evi,walau aku sedikit kecewa karena dia belum mau memakai cincin yang kuberikan padanya namun aku akan terus berusaha,"Vi,apa maksudmu?"
Evi tersenyum datar seakan ingin menyembunyikan sesuatu dariku,"Gpp sih Wan...hanya ga ingin aja datang...maaf ya...aku ga bisa temeni kamu..."
�○○ DIA ISTERIKU TERCINTA TANPA SEIZINKU TELAH PERGI...
          Wah kalau Evi ga datang aku juga males pergi ah.Aku malah meminum teh yang disediakan Evi,"Aku juga ga pergi ah....Aku temeni kamu aja.Atau kita pergi makan aja yuk kemana gitu?"
Evi malah heran,"Kok malah ikutan ga pergi sih?Kamu pasti dinanti lho kehadirannya.Datang aja Wan..."
Aku mengambil resoles di piring,"Aku kan bisa bilang sibuk.Lagian terserah aku kan mau datang apa ga?"
Evi malah memandangku,"Sok sibuk kamu.Mentang2 Dirut.Dasar!"
�:-):-) AYAH BUNDANYAPUN TAK TAHU KEMANA OH RIMBANYA....
Hujan turun,"Wah pertanda ga bagus nih mau nikahan hujan..."
Evi malah merasa bersalah,"Hush!Jangan bilang gitu Wan kasihan yang nikah..."
Aku malah membuka hpku,"Wah ayah dan ibu ku ngajak dinner diluar nih.Temeni aku yuk!"
Evi salting,"Maksudnya?"
Aku pasang wajah super duper melas,"Please...masak ditolak terus sih Vi...kasih muka dikit kek...will you?"
Evi ga tega,"Aduh....kasihan gitu Pak Dirut kita nih...baiklah tunggu aku ganti baju dulu ya?" Asyik!!Saat Evi ke dalam buat siap2,aku nelpon ibuku,"Mom!!Aku akan kenalin seseorang nih.." Mommy seneng banget,"Really Honey?Great!!"

 �●● DENGAN SEORANG KEKASIH PERTAMA...( Reza pov )
           Aku dengar Mr.Wagu Poll ga mau datang ke acara nikahannya Dafa sama Erna.Mending aku wakilin aja deh.Penasaran aku sama dua orang itu.Kayaknya mereka tahu sesuatu.Erna emang pernah suka sama aku tapi waktu itu Dafa belum jadi kekasih dia.Malah aku ingat Erna berkali2 nolak Dafa.Aneh deh sekarang malah nikah.Pakai jurus apa Dafa bisa dapetin Erna ya?Segera aku melesat ke sana.

 �;-);-) SENGAJA DATANG MELARIKAN DIA...( Dafa pov )
Lagi mau dirias eh Erna ngeluh perutnya mules,"Fa!Perutku melilit nih...beliin obat dong!!"
 Aku ga mau orang panik jika tahu Erna sakit,"Iya aku beliin...bentar ya."
Aku segera ambil motorku.Kerabatku heran namun aku bilang,"Cuma ke warung situ aja kok.Ga lama kok bentar juga balik."
Mereka coba melarang tapi aku ga mau sampai orang2 jadi heboh tahu Erna sakit,"Fa!Kamu itu pengantin laki2 lho kok malah ngelayap sih?Ga baik tahu!"
            Aku nekad pergi.Sengaja nyari udara segar juga soalnya Erna ngomel2 terus sejak tadi.Dia jadi uring2an sejak Evi kepilih jadi Manager HC.Deket lagi kayaknya sama Dirut yang baru.Denger2 sih mereka dulu teman saat SMU.Udah resign aja dia masih sewot.Heran aku.
�□□ PENJAHAT CINTA BERTOPENGKAN DEWA...
           Aku melewati sebuah pom bensin,kok aku merasa jadi berat ya motorku.Padahal aku kan ga boncengin siapa2.Aku lihat dari spion,astaga!!Dibelakangku sebuah sosok jangkung nampak berada di boncengan motorku.Aku ngewel seketika...itu kayak...kayak mas Reza deh...apa dia mau balas dendam ya karena waktu itu...waktu itu...aku nyerempet motor dia.Maksudku cuma bikin dia luka2 gitu biar batal nikah gitu.Tapi ga sangka malah dia dihantam sebuah pick up bakulan dari arah berlawanan.Aku malah ga nolongin dia malah kabur.Aku benar2 jahat.Semua kulakukan demi mendapatkan cinta Erna.

 �■■ SUNGGUH PENGECUT KAU BERSANDIWARA....( ERNA POV )
           Aku udah selesai dirias.Dafa kok lama amat sih beli obat aja?Mana ibu juga ngrecoki lagi,"Na,hidangannya dah basi tuh gimana?"
 Aku kesal banget,"Kok bisa sih Bu?Yang masak gimana?"
 Ibu malah belain yang masak,"Yang masak kan ibu2 kampung kita masak ibu salahin mereka sih?Kan ga enak ntar dikira nyari ribut lagi..."
Aku benar2 bete,"Kasih borak aja sama dihangatin lagi.Tapi jangan sampai ketahuan!"
          Ibu awalnya ga mau tapi akhirnya nurut juga.Aduh pantas perutku mulas banget lha ternyata masaknya ga bener.Pasti ada bahan yang kadaluarsa nih.Tapi mau dibuang sayang,banyak lagi masaknya.Aduh Dafa lama amat sih?

 �◇◇ AKAN KUREBUT DARI TANGANNYA...( Reza Pov )
           Dafa gemetaran nih.Dia bisa lihat aku kayaknya.Bagus!Berarti dia punya andil dalam kecelakaanku,aku lihat dia mulai ga bisa mengendalikan motornya.Padahal aku belum lakuin apa2 cuma ikut nebeng motor dia aja.Dia jatuh glasaran.Rasain!
 �◆◆ KARNA DIA RESMI MENJADI MILIKKU...
          Tapi aku mau dia ngaku ke Evi soal semua tindakannya.Aku ga mau bikin dia koid dulu.Biar Tuhan aja kalau itu.Aku cuma ganggu aja selagi dikasih kesempatan he..he..Dafa luka2 tapi ga parah amat.Dia kembali ke lokasi resepsinya.Erna nampak heran gitu lihat calon suaminya itu memar2 bin baret2.Erna dan Dafa lalu melangsungkan prosesi pernikahan.Sama2 menahan sakit semua.Satunya sakit perut dan satunya sakit karena jatuh.Eh aku lihat bayangan gelap ikut hadir di pesta itu.Kudekati dia,"Kamu memang diundang ya?Kok duduk diantara para tamu?"
Eh jawab dia,"Aku menjemput beberapa orang ....lihatlah...maut ada dalam piring mereka...ha..ha..." What??? Apa maksud perkataan itu?***see you next eps***

Eps 28 CINCIN PUTIH : By His Doings
♧°•♧WINDOW OF PLANTS : Talok
            Ada satu pohon yang menarik perhatian saya kala mengunjungi lokasi pengolahan air limbah di kota saya.Pohon ini punya biji dengan daya tahan hidup yang sangat kuat.Meski melewati proses pengolahan air serta meski berukuran sangat mini namun pada akhir pengolahan didapatkan tanah hasil endapan dan selalu biji talok sudah tumbuh dengan suburnya.Yang hebatnya lagi begitu dia tumbuh kian besar maka dia itu bisa menjadi sangat besar dan tinggi.Kian rimbun daunnya maka pertanda ia siap berbuah.Waktu kecil saya suka banget manjat dan nyari talok.Walau buahnya kecil2 namun buah talok itu obat asam urat lho.Selain enak dipanjat,pohon ini bisa tumbuh di sembarang tempat.Bisa di pinggir jalan,kuburan,sawah,bahkan hingga ke luar negeri.Buktinya dia punya nama panggilan lho di negara2 berikut ini :
* Malaysia → kerukup siam
 * Filipina→ manzanitas
 * Vietnam→mat sam
 * Thailand → takhop farang
* Laos → khoom zoms
* Kamboja →krakhop barang
* Spanyol → nigua
* Inggris →Panama cherry
* Belanda → ceri Jepang
          Pohon ini punya makna kehidupan yang dalam.Eps2 selanjutnya saya akan kupas dengan mendalam seputar pohon ini karema banyak sekali nilai2 kehidupan didalamnya.Tadi udah bahas nama ya.

 ♧•○♧WAKTU TERUS BERLALU... ( Reza pov )
           Para tamu undangan yang datang sebagian aku kenal.Orang2 di kerjaan.Erna nampak sumringah dengan gaun pengantinnya yang berwarna putih dengan hiasan bordirnya.Dafa juga lebih banyak duduk daripada berdiri.Masih ngilu pasti.Aku hanya melihat Pak Fajar dari jajaran direksi yang datang.Tapi beliau cuma bentar ga sampai makan hidangan utama.Prosesi demi prosesi dilasanakan.Aku sungguh ga sabar menunggu waktu berlalu supaya aku tahu apa yang dimaksud oleh Mr.Darkness dengan menjemput beberapa orang.

 ¤ ¤ TANPA KUSADARI YANG ADA HANYA AKU DAN KENANGAN....( Erna pov )
          Aku merasakan suasana masih kondusif.Pernikahanku akhirnya bisa berjalan dengan baik.Tamu2 ga menyadari kalau hidangan utamanya sudah basi.Ga ada yang komplain kayaknya.Hanya beberapa ibu2 saja nampak bisik2.Paling mereka gosipin aku,paling iri karena aku bisa nikah dengan mewah.Aku ingin segera selesai semuanya.

 ♡ MASIH TERINGAT JELAS SENYUM TERAKHIR YANG KAU BERI UNTUKKU.... ( Dafa Pov )
         Aku masih keinget sama kejadian tadi.Arwah Mas Reza mengikutiku.Bahkan aku bisa merasakan kehadirannya di sini.Bulu kudukku berdiri.Merinding... Ampuni aku Mas...aku ga niat ngilangi nyawa Mas...aku cuma pingin Mas lecet2 aja jadi pernikahannya ditunda.Ternyata berbuat jahat itu menyiksa.

 �TAK PERNAH KU MENCOBA....( Pak Fajar Pov )
           Dirut baru ga bisa datang ke acara pernikahan karyawan.Otomatis aku harus bisa datang nih.Masak ga ada jajaran direksi yang hadir.Walau cuma bentar ga sempat mencoba hidangan pula.Aku segera pergi usai 30 menit duduk bicara sama beberapa karyawan yang datang.Saat kutanya soal dirut baru mereka semua bilang sangat menyukai kebijakan2 beliau.Soal Manager HC yang kini dipegang Evi semua juga hepi.Kini semua merasa setara,ga dibeda2in lagi,setuju deh mereka sama pilihan Dirut.Aku lega mendengarnya.

 ¤¤ DAN TAK INGIN KU MENGISI HATIKU DENGAN CINTA YANG LAIN.... ( IRWAN POV )             Aku lega Evi mau kuajak ketemuan sama Mama and Papa.Evi makai rok bikin aku terpana,"Wow...Vi kita selfie dulu ya?Kamu beda banget lho.So beautiful indeed..."
Evi tersipu,"Bilang aja belum pernah lihat aku pakai rok.Iya kan?Pasti aneh ya?"
Aneh gimana?Cantik tenan.Mama pasti ga sangka deh,"Bukan aneh Vi tapi cantik.Bener2 cantik..." Aku makin yakin bahwa hanya dia yang akan mengisi hatiku. Gimana tanggapan ortunya Irwan nanti ya?Maaf eps ini pendek lagunya juga belum kelar baru separo.Part 2nya next ya?***see you next eps***


Eps 29 CINCIN PUTIH : Cultivating Healthy Mindset
♧♧ WINDOW OF PLANTS : Mengembangkan Pola Pikir Sehat
          Kemarin saya janji bakal bahas soal pohon talok lagi secara lebih detil.Nah saya mau bahas soal rimbunnya itu yang punya ciri khas mendatar.Jadi pohon talok itu tingginya bisa mencapai 12 meter.Meski umumnya hanya sekitar 3-6 meter sih.Tapi nih pohon punya cabang2 mendatar,menggantung di ujungnya membentuk naungan yang rindang .Siapapun bisa berteduh di bawahnya.Jadi pohon ini adalah pohon yang sangat berguna.Serbaguna malah.Buahnya untuk obat asam urat,dahannya buat dipanjat anak2,cabang2nya buat nauangan kala hujan atau panas terik.Dia itu ga masalah berada di tempat apapun,mau tempat bagus mau pinggir jalan,dia akan tetap memberi.Itulah yang saya suka dari pohon ini.Apalagi dia itu hijau abadi dan berbuah sepanjang tahun.Kalau dalam istilah manusia,dia ini manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa.
 �� KAN KUBIARKAN RUANG HAMPA DI DALAM HIDUPKU...( Evi pov )
          Sebenarnya aku tak ingin memberi harapan pada Irwan,namun aku ga tega lihat muka culun dia.Ngarep banget gitu aku bilang iya ke dia.Ya udah deh aku turutin lagian cuma acara makan kan?Ga sesuatu yang serius gitu.Aku masuk ke mobil mewah Irwan.Tentu saja dengan gentlenya Irwan bukain pintu buat aku.Sopirnya sampai keki kalah cepat sama bossnya.Aduh mobilnya lux nian.Jadi ingat saat dia makai vespa bututnya dulu.Berbanding terbalik sekali dengan sekarang.Harga mobilnya aja milyatan nih.Ga sangka wajah cupunyapun berubah jadi ganteng gini.Mana kacamatanya polaris lagi.Aduh... Wajah Irwan seneng banget,mandangi aku terus.Bikin grogi nih anak.Kayak ga pernah lihat cewek aja.Tapi rupanya dia surprise gitu lihat aku pakai pakaian feminin.Aku sampai ga berani menatap matanya.Aku takut dia akan tahu bahwa hatiku tidak hampa lagi sejak dia kembali hadir dalam hidupku.Kulayangkan pandanganku ke arah luar,lihat kendaraan lalu lalang.

 ♧� BILA AKU HARUS MENCINTAI DAN BERBAGI HATI....( Irwan pov )
           Hatiku seneng banget Evi bersedia ikut.Aku sudah ga sabar pingin ngenalin Evi ke Mama dan Papa.Mereka itu ngejar terus supaya aku cepet punya gandengan.Kadang aku sampai risih apalagi kalau sudah menyebut soal penerus bisnis keluarga.Tapi dengan mereka bertemu wanita yang kucintai pastinya mereka jadi lebih tenang.Aku sebenarnya bukan sok pilih2 tapi aku tuh sudah memilih sebenarnya.Dan aku telah mengenal cinta karenanya.Aku hanya ingin Evi.Bukan yang lain.

 ♧� ITU HANYA DENGANMU....( Mamanya Irwan )
           Aku penasaran sekali kayak gimana cewek yang bisa menaklukan hati putraku.Dulu di Belanda,banyak yang ngejar putraku namun semua mundur teratur kala Irwan dengan dinginnya menanggapi setiap mereka.Bukan kurang cantik atau gimana tapi kalau lihat model Papanya,Irwan itu nuruni deh sifatnya.Ga luweslah kalau sama wanita.Pikirannya itu kalau ga kerja ya belajar atau baca buku.Mereka ada dirumah sama ga sama aja.Senyap.Lha baca buku semua rukun gitu.Weleh... Makanya saat Irwan bilang bawa teman wanita,aku jadi kepo plus gumun juga.Kira2 modelnya kayak gimana ya?Apa kayak karyawati yang waktu itu aku lihat di pabrik ya?Lihat aja deh ntar...

 �♧ NAMUN BILA KUHARUS TANPAMU...( ERNA POV )
           Aku bangga banget bisa nikah lebih dulu dari Evi.Aku mau tunjukin ke dia kalau aku lebih laku dari dia.Sayang kayaknya dia ga datang deh.Bagus juga sih,itu buktinya bahwa dia malu banget masih jadi perawan kasep.Ha..ha..Aku seneng banget saat denger Reza tiada.Hati itu rasanya puas banget.Kuminta teman2 kerjaanku untuk foto ke depan.Semua memberi selamat padaku juga Daffa.Aku berbisik sama mereka,"Gimana kabar si pembawa sial itu?He..he.."

 �♧ AKAN TETAP KUARUNGI HIDUP TANPA BERCINTA....( Reza pov )
          Tamu2 mulai ada yang pamit pulang.Aneh aura mereka kok abu2 ya?Seketika aku teringat perkataan si pemilik toko perhiasan dulu.Soal aura abu2.Sekarang aku juga melihat yang sama.Kok bisa ya?

 ♧♧ HANYA DIRIMU YANG PERNAH TENANGKANKU....( DAFFA POV )
         Hatiku ga tenang nih.Para tamu udah pada pulang sih.Tapi kenapa Erna bisik2 sama ibunya ya?Kan aku suaminya kenapa ga bicara aja didepanku?Ntar aku tanya deh,sekarang aku mau makan dulu.Aku lapar banget.Namun kala hendak menyendok supnya tiba2 Erna teriak,"Mas jangan dimakan!"
         Aku makin heran kala ia segera merebut mangkuk sup yang kupegang dan membuangnya ke sebuah pot tanaman.Ya ampun apa dia ga tahu kalau aku pingin banget makan supnya?Kutegur dia,"Kamu kok main buang makanan sih Na?Ga baik tahu!"
Erna malah celingak-celinguk lalu dia bisikin aku,"Supnya basi Mas.Makanya perutku sakit tadi pagi.Itupun aku baru makan dikit aja.Nyoba doang.Gimana kalau makan semangkuk."
Aku terpana mendengarnya,"Lha terus kenapa nekad tetep dihidangkan tadi?Kan kasihan tamu2nya dong."
Dia malah kesal,"Udah tenang aja ga akan ada yang tahu udah kukasih borak kok yang banyak.Jadi ga akan ketahuan kalau basi."
Ya ampun,mau dapatin Erna aja aku dah melakukan dosa mencelakakan Mas Reza,sekarang nikah juga sama.Malah lebih parah.Gimana kalau pada keracunan makanan kayak di kampungku dulu?Aduh aku kok malah jadi nyesel ya kenal Erna?Perempuan ini kayaknya bawa sial deh buat aku.

 ♧� DALAM PELUKMU SAAT KU MENANGIS....( EVI POV )
           Sampai di restoran,aku disambut orang tua Irwan dengan ramah.Jujur aku sungkan juga karena secara struktur organisasi perusahaan,mereka adalah dewan komisaris.Kusapa dengan hormat,"Selamat malam Bapak,Ibu..."
 Eh malah Mamanya Irwan bilang gini,"Kayaknya Mami pernah lihat deh Wan..."
Irwan segera memeluk pinggangku,"Mami bener Evi ini manager HC di perusahaan..."
Waduh aku merona gimana gitu Irwan main peluk gitu aja,"Iya Bu saya karyawan di perusahaan..."     Papanya Irwan hanya tersenyum,bener2 mirip Irwan banget.Gayanya,sikapnya,gesturnya aduh ga buang sama sekali.Mamanya Irwan yang nampak ingin tahu banyak soal aku.Irwan dengan cerianya cerita kalau kita dulu teman sekolah dan akrab gitu.Denger gitu Mamanya langsung bilang,"Oh ini rupanya..."
           Ga dilanjutin dan langsung main kode mata gitu ke Irwan,Irwannya malah senyum2 ga jelas.Aduh apa maksudnya coba?Tapi aku ga merasakan penolakan sama sekali dari pihak mereka malah aku merasa nyaman deket mereka.Kalau dulu sama orang tua Reza,Tante Isda awal jumpa sinis gitu.Harusnya aku dah kerasa ya waktu itu kalau Reza memang bukan untukku.Tandanya sudah ada sejak awal.Aku aja yang ga peka pada petunjuk Tuhan.Kali ini apakah Tuhan menginginkan aku menerima Irwan ya?Kupikir aku akan mendapat alasan buat nolak Irwan dengan melihat reaksi orang tuanya tapi mereka malah baik banget padahal aku bukan anak orang kaya.Aku cuma karyawan mereka malah.Aduh aku kok malah jadi galau nih.Antara nolak sama terima. Ada yang mau kasih masukan ke Evi he..he..?***see you next eps***

Eps 30 ¤¤ CINCIN PUTIH¤¤ Taste Death
♧◆WINDOW OF PLANTS◆♧: Merasakan Kematian
          Subjudulnya serem amat jeng?Soalnya arahnya emang mau bahas soal begituan ntar isinya.Sebenarnya sub judulnya ada hubungannya dengan tanaman yang masih belum tuntas saya bahas di eps sebelumnya yaitu talok.Apa hubungannya talok sama kematian?Talok itu tanaman tahan uji lho.Dia itu tanaman hebat.Bisa menjebol dinding rumah,bisa tumbuh besar dan sangat tinggi,bisa hidup bijinya meski lewati berbagai proses penyaringan air,intinya tuh tanaman kagak ada matinya.Dibiarin juga tumbuh dia.Maksudnya ga terlalu ribetlah perawatannya.Mari kita bahas soal bunganya.Bunganya agak unik lho karena berkelamin 2 dan berbilangan 5.
            ♡ KAU BAGAI SUTRADARA SANDIWARA CINTA...( Dafa pov )
          Resepsi akhirnya kelar juga.Aku bergegas menuju kamar mau istirahat badanku masih ngilu semua.Walau sebenarnya aku malas lihat muka isteriku.Ia nampak bisik2 sama ibunya bahas soal suksesnya mereka mengelabui tamu dengan hidangan yang ga layak saji sebenarnya.Aku mengelus dada nelangsa benar aku rupanya dapat perempuan ga bener.Aku malah jadi bertanya2 dulu itu bisa suka sama Erna lihat apanya ya?Apa karena dia cantik parasnya?Kenapa sekarang kok aku malah gimana gitu ya lihat muka dia?Kok rasanya jadi pingin muntah ya?Namun aku malah dengar suara orang muntah beneran,"Wueeek!!Whueek!"
Aku lihat rupanya budheku sendiri yang muntah,segera aku panik dan mendekati beliau.Pakdheku juga segera mendekat,"Kamu kenapa?"
Eh Budhe malah megangi perutnya terus kliyengan dan pingsan,waduh...gegerlah seisi rumah.Ribut bawa ke dokter.

 |¤ AKULAH PEMAINNYA DALAM KISAH NYATA...( Reza pov )
            Dalam resepsi ini ada keanehan.Banyak orang tiba2 pulang terburu2.Akupun memperhatikan Mr.Darkness,ia senyum penuh kemenangan dan malah ngacir sambil melambaikan tangan,"Aku sibuk sekarang maaf ga bisa temeni kau sampai akhir acara ha..ha..."
Hepi bener tuh Mr?Heran aku.Namun kemudian aku tahu jawabannya.Terdengar jeritan dari beberapa rumah warga.Teriakan minta tolong dan kepanikan dimana2,"Tolong!!Anak saya tiba2 muntah2 dan sangat lemas!Tolong!!"
Rupanya banyak yang keracunan nih.Wah aku jalan2 ah lihat siapa saja yang kena.Salah satu korban yang nampak lemas malah menunjuk ke arahku,"Bu,itu siapa ?"
 Sang ibu heran dan nengok ke arah aku berada,"Tak ada siapa2 Nak,udah kamu ibu bawa ke Bu Bidan aja.Kok jadi gini sih kamu tahu gini ga ibu ajak ke kondangan.Jangan2 kamu kena sawan lagi." \\ BUKAN DILAYAR KACA YANG BISA DIPANDANG MATA...
           Ga sembarang orang bisa lihat makhluk halus kayak diriku.Kecuali kalau dia anak indigo atau dia mau mati.Wah keterlaluan nih Erna dan Dafa kenapa ga kasih hidangan yang bener?Aku harus samperin mereka.Kalau Dafa kayaknya ga gini amat deh orangnya.Mana ada nyali dia mencelakai banyak orang?Kalau kasusku kurasa ada hal lain yang masih perlu disingkapkan sehingga ia menyerempet aku.

�¤DALAM KISAH NYATA WANITA TERTIPU CINTA...( note penulis )
Maaf ya guys,ternyata harus dibikin part 2 karena saya harus kerja.Ntar saya sambung lagi deh.**see you in part 2**

Part 2 EPS 30 ¤¤ CINCIN PUTIH : River of Life
           ¤¤ MEMANG KAU SENGAJA MEMBUAT AKU MERANA...( Erna pov )
            Kenapa sih pernikahanku jadi kayak bencana gini?Kupikir semua sudah aman,resepsi dah kelar.Hidangan juga ga ada yang tahu kalau dah kukasih zat berbahaya.Eh lha kok kemudian rumahku digruduk massa.Katanya keluarga aku harus tanggung jawab karena banyak korban berjatuhan akibat hidangan di pesta aku.Aku jelas ga terima,"Enak aja kalian main tuduh dan minta kami tanggung jawab!!Apa buktinya??!!"
Eh pas lagi begitu genting dan jaga image depan mereka,suamiku malah memandangku penuh ragu dan menarikku ke dalam,"Na!!Kau tahu kan sejak awal ada hidangan yang ga layak saji?Kenapa ga dibuang aja Na??Lihat sekarang banyak yang masuk RS karenanya!Kau mencelakai orang Na!!" Dasar suami aneh bukannya belain malah ikut nuduh aku,"Mas!!Aku ini isteri kamu!Aku tuh harusnya kamu bela gimana kek caranya.Semua juga demi kita kok.Ya mana aku tahu kalau bakal kayak gini kejadiannya!"
Mas Dafa nampak menatapku dengan wajah kecewa,"Kamu memandang ringan perkara seberat ini ya Na?Kayak kasus Kak Reza kan?Ya Tuhan,ampuni aku.Aku telah dibutakan oleh cinta sehingga aku mencelakai orang.Mungkin sudah saatnya aku menebus kesalahanku,aku ga mau merana lagi.Aku ga mau menumpahkan darah orang lagi."
Aneh Mas Dafa malah sujud di lantai.Dia koyakkan pakaian pengantinnya sambil memukul2 dada.Heran merana amat dia sepertinya.Aku malah pusing mikir gimana bisa melewati semuanya ini dengan cleansheet.
 ¤¤ LUKA OH LUKA...
Ibu juga bikin aku makin pusing dengan kecemasannya,"Gimana ini Na?Kita harus gimana?Mereka mengancam akan melaporkan kita ke kantor polisi kalau ga mau tanggung jawab.Apalagi kalau sampai ada korban meninggal.Gimana ini Na?Ibu panik nih..."
           Kejadian kian parah kala bapakku kena serangan jantung karena mendengar masalah itu.Wah heboh deh karena kini kami semua harus ke RS.Malam pengantinku kuhabiskan di RS.Sial!! Namun para penduduk masih ga terima dan disitulah aku jadi panik luar biasa.Begini rasanya jadi gunjingan orang.Begini rasanya dikucilkan orang.Teringat aku akan perlakuan burukku pada Evi.Bagaimana sombongnya aku ga undang dia.Kukatakan pada semua orang kalau dia ga pantas datang ke pesta aku bawa sial.Namun rupanya kesialan itu bukan karena dia.Dia saja ga datang.Gimana mau datang kuundang saja ga.Aku baru sadar betapa kata2ku dan sikapku rupanya melukai orang.

 ↓↓ LUKA DALAM DALAM2 HIDUPKU...( Evi pov )
           Aku terharu kala diajak foto selfi sama orang tua Irwan.Mereka tidak peduli aku dari keluarga kaya atau ga.Mereka baik banget.Serasa punya ayah dan ibu deh.Irwan juga ga pernah lepas dari sisiku.Tuhan aku mimpi ga sih ini?Aku merasa seperti Cinderella di pesta dansa.Irwan jelas pangerannya.Dia terus menatapku penuh cinta di matanya,"Evi ini dulu ga sefeminin ini lho Ma...Dia tomboy habis.Ya ga Vi?"
 Mamanya langsung memandangiku dari atas sampai bawah,"Masak sih?Secantik ini dulunya tomboy?Mami ga percaya ah..."
Aku jadi tersipu dipuji beliau,"Irwan benar Tante...Evi memang dulu tomboy he..he.."
 Kami ngobrol penuh kehangatan di restoran mewah itu.Dalam hati aku terus bertanya pada Tuhan,'Apakah Irwan itu orangnya Tuhan?Orang yang kautentukan untuk membebat luka hatiku?' Tiba2 Irwan meraih jemariku,"Hey...mikirin aku ya?Yuk kuantar pulang.Mama dan papaku bawa mobil sendiri."
Aku merasakan kehangatan dalam genggamannya,orang tuanya naik mobil duluan.Wow tuh mobil mewah bener.Namun aku lebih terpukau kala Mamanya Irwan berbisik padaku,"Ditunggu main ke rumah ya?Ntar kita belanja bareng."
 Aku terpana dan tersenyum mengiyakan.Irwan malah yang jawab,"Tenang Ma...Pasti Irwan ajak ke rumah kok.Tunggu aja..."

 ♡♡ SETELAH KUTAHU SIAPA DIRIMU...( Irwan pov )
            Mami kayaknya suka deh sama Evi.Apalagi begitu tahu kalau Evi adalah sohibku saat SMU.Mami kan tahu aku sayang banget sama Evi.Lega deh tahu Papa juga ga keberatan sama pilihanku.Beliau bahkan dah nanya,"Kapan nih mau resminya Wan?"
Untung Evi pas ke toilet saat papa nanya gitu,"Pinginnya sih secepatnya Pa...Biar papa mama cepet nimang cucu he..he..tapi Evi itu baru saja kehilangan calon suaminya..."
           Mereka lalu dengerin ceritaku sampai kemudian Evi kembali.Mama ga berubah sikap malah nampak makin sayang sama Evi.Padahal aku sempet deg2an karena takut mereka nolak Evi karena mitos dia bawa sial.Namun ternyata ga.Aku akan tanya dan pastiin soal itu nanti di rumah.Heran juga kenapa mereka ga antipati sama Evi ya? Evi juga nampak terpana sepertinya dengan sikap orangtuaku.Dimobil dia terus mencuri pandang padaku,"Kenapa Vi?Belum pernah lihat aku seganteng ini ya?He..he..Aku kayak SRK ya?"
 Dia tersenyum,"Jujur emang kamu ganteng banget...tapi justru karena itu aku jadi bertanya2 mengapa Mr.SRK ini mau ya kenalin aku ke orang tuanya?"
Aku gemes sama cewek satu ini,harus berapa kali aku harus kasih tahu kalau aku tuh sayang sama dia.Kagak ngeh2 juga deh,"Vi...aku tuh serius sayang sama kamu.Makanya aku kenalin ke ortuku.Pertanyaannya sekarang kamu mau ga terima rasa sayang aku itu?"
Evi memandangku,"Apa aku seberharga itu Wan di matamu?Kamu ga bakalan nyesel nanti?Kalau nanti terjadi..."
Mobil kutepikan dan kuhentikan perkataan Evi,"Ssst!Stop say it again!Aku tidak percaya apa yang orang bilang tentang kamu Vi.Please don't judge yourself ok?Tuhan itu ga pernah merancang kecelakaan bagi kita.You know and believe that right?"
 Evi berkaca2 menatapku,"But Wan...I am scared...aku takut kau akan..."
Mendengar dia mencemaskan aku membuat aku tersenyum,"You care about me ...am I right?Say it...you love me too..."
Evi malah menggigit bibir bawahnya,kuusap wajahnya dan kupeluk dia,"Nothing will happen to me because your love will overcome it.Jangan takut mencintaiku Vi.Aku mohon jangan takut..."
           Evi malah menangis di pelukanku,walau tak ada kata cinta terucap dari bibirnya namun aku tahu dia juga mencintaiku.Aku bahagia sekali kala dia bertanya,"Benarkah cinta bisa mengatasi maut?"
Kupandang dia dan kuusap air mata di pipinya,"Cinta itu kuat seperti maut.Hanya cinta yang bisa mengatasi maut.Lagipula aku ini bisnisman...Makin dihalangi malah makin tertantang..he..he.."
Evi tersenyum di sela2 isak tangisnya,"Dasar ...pengusaha..."
Sepanjang jalan pulang Evi nampak lebih tenang.Kasihan dia...Pasti berat sekali beban di hatinya gara2 dijudge bawa sial.
�♡ TERNYATA KAU NYAMUK DI DALAM KELAMBU...
 Aku jadi ingat papa sering berkata,"Kamu ini emang anak hoki deh Wan.Sejak kamu lahir usaha Papa maju pesat.Emang bener2 bawa rejeki deh kamu ini."
Pernah waktu kecil katanya gara2 ngajak aku papa dapat tender besar,"Tahu ga kamu Wan...gara2 lihat kamu mirip sama anaknya yang sudah meninggal,orang itu mau teken kontraknya...wow...untung papa ajak kamu nemeni papa...thanks my son!"
           Mama juga sering bilang kalau aku tuh bawa hoki,kalau ajak aku suka dapat undian gitu.Astaga...Emang segitu amat efeknya ya?Aku aja kagak ngerti lha masih ipel2 saat itu.Banyak benda2 dirumah hasil dari hoki gituan,sengaja masih mereka simpan katanya biar hokinya terus ada.Berlawanan sekali aku dan Evi ya?Kira2 menang mana ya kalau diadu?Wei...diadu emang ayam jago?Aku tersenyum sendiri sampai Evi heran,"Kamu kenapa Wan?"
Aku tersenyum lagi,"Ga cuma lagi mengenang masa lalu aja.Ga sangka ya aku dah gede sekarang...dah pantas punya pendamping.Ya ga Vi?"
Waduh dia blingsatan dan merona deh.Saat sampai depan rumahnya pas Budhenya ada lagi ngobrol sama tetangga depan rumah kayaknya sih ngomongin Evi.

 >>WANITA TERTIPU ITULAH DIRIKU...( SOIMAH POV )
           Evi pasti ngelayap lagi.Heran tuh anak masib laku juga ya padahal aku dah sebarin isu soal dia bawa sial kemana2.Aku benci banget lihat dia makin hari makin mirip adikku.Ga nyimpang blas.Masih ingat aku gimana ayahnya Evi lebih milih adikku daripada aku.Padahal aku yang kenal dia duluan.Rasanya aku itu kok selalu kalah ya sama adikku?Heran deh!Ga cuma soal kecantikan,soal sekolah juga.Nilai2 dia selalu lebih bagus dari aku.Sampai sebel aku lihat dia selalu juara jadi pernah kumasukkan buku2nya ke septik tank.Biar jeblok nilainya.Namun dia cuma turun 1 peringkat saja.Soal kerjaan juga dia dapat tempat lebih bagus.Untung aja dia ga tahu kalau sebenarnya dia dapat beasiswa ketrima di sebuah instansi bonafid.Aku dah buang semua berkas panggilannya ke tempat sampah.
            Aku makin sebel kala dia dapat jodoh duluan.Pria yang kusuka pula.Makanya aku hepi banget saat dia meninggal usai melahirkan Evi.Kapok!Aku lalu mendekati suaminya biar bisa meraih hatinya tapi dasar pria aneh dikasih daging malah dilempar.Dia menolak rayuanku dan aku sakit hati.Kuracun saja dia.Nyebelin!Kini Evi jadi sasaran kekesalanku karena aku ketipu pria.Pria itu ternyata dah punya isteri bahkan anak juga.Pria itu pemilik sebuah bisnis transportasi.Aku sebel lihat lagak isterinya.Sebenarnya aku sih yang goda tuh pria tapi dia lebih milih isterinya.Isda nama isterinya.Makin kaget aku kala ternyata anaknya mau menikahi Evi.Aku rasa kenapa ga bikin keduanya batal nikah biar Evi tahu rasanya ga bisa dapatin pria dan si Isda itu malu.Lagian males banget besanan sama mereka.Amit2!
 >< TERTIPU LELAKI BIBIR PERAYU...
            Ga ada yang tahu kalau aku sebenarnya menentang Evi menikah.Aku juga sudah ke dukun ampuh.Katanya dia Evi memang ga akan nikah sama anaknya Isda.Bagus deh!Kata dia aku ga perlu turun tangan ada orang lain yang akan menghancurkan pernikahan itu.Eh bener ga lama tuh anak koid juga.Aku ngekek saat lihat muka Isda sembab di pekuburan.Namun kini muncul pria lagi mendekati Evi dan auranya itu kuat sekali terangnya.Siapa dia?Awalnya kupikir cuma anak orang ga punya tapi tadi kata tetangga dia datang bawa mobil mewah gitu.Tuh pria juga perlente pakaiannya.Berwibawa pula katanya.Kayak artis gitu katanya.Pakai rayuan apa pula sampai Evi bisa dapatin pria kelas atas ya?Heran aku.Gimana nih biar dia jauhin Evi ya?Aku ga rela Evi bahagia.Dia harus nemeni aku seumur hidup dia tanpa pria kayak aku.Aku ga mau sendirian ga bahagia di dunia ini. Wah parah nih Soimah.Dendamnya membuat dia gelap mata.Makin terkuak kan misterinya?Gimana cara Soimah misahin Evi dari Irwan ya?Berhasilkah?**see you next tiket**


CINCIN PUTIH ↓↓ Eps 31: Breakthrough
↓↓ WINDOW OF PLANTS : Padi
                     Menabur benih itu saja sudah bisa diartikan memberi.Nah kan lagi hujan nih,petani seneng nih sawah2nya ga kekeringan.Ternyata mengolah sawah itu ga sembarangan lho.Saya punya teman2 yang hidupnya selain bekerja di pabrik juga kerja di sawah bila hari libur.Kata mereka sebelum pembajakan,bukan bajak kaset lho ya...Weleh...sawah2 harus digenangi air lebih dulu.Kata orang hati kita itu ibarat sawah.Harus diolah,dibajak agar menjadi tanah yang subur dan ga tandus.Biasanya sih sampai 10 hari dibiarkan tergenang air.Wah jadi ingat sesuatu...
          Kenapa harus digenangi air sih?Biar lunak diajeng...kadang ada bongkahan2 tanah yang keras dan untuk itu butuh proses pelunakan.Kayak hati kita kadang ada sisi keras didalam diri kita dan sisi itu butuh waktu untuk dilunakkan atau menjadi lembut.Orang yang lembut hatinya katanya akan memiliki bumi maksude menjadi orang sukses di bumi begono...Oh...ribet juga ya nanam padi.Makanya kalau makan nasi dihabisin jangan dibuang2 kasihan yang nanam dah susah lama pula.Lain kali sambung lagi ya...Kita ke lagu dulu,namanya hujan kan enaknya minum yang hangat2 nih.Pas nih lagunya berjudul 'Secangkir Kopi' dari Hamdan ATT.

 ↓↓ BAGAIMANA AKU KAN BETAH DI RUMAH ...( Soimah pov )
           Evi keluar dari mobil mewah itu,pakai gaun dia.Tumben feminin?Biasanya dia tampil feminin kalau mau diajak Reza,mantan calon suaminya yang sudah koid itu.Melihatku Evi nampak gugup,apalagi tatapanku jelas tajam dan sinis dong.Jujur aku harap wajah ga ramahku akan bikin pria kaya yang bersamanya akan keder dan mundur mau menjalin hubungan dengan ponakanku itu.Evi menyapaku dengan sedikit gemetar,"Budhe...tadi Evi sudah sms kalau mau pergi sama Irwan..."
Aku jawab dengan cibiran,"Emang kamu kan anaknya ga betahan di rumah.Sukanya tuh kelayapan terus.Budhe ga heran..."
↓↓ SETIAP PULANG KERJA ENGKAU TIADA...
Merasa ga terima Evi kuhina eh pria kaya itu membelanya,"Saya yang salah Tante.Mohon dimaafkan,pulang kerja saya langsung ajak Evi pergi.Soalnya saya ingin memperkenalkan Evi ke orang tua saya."
          Wah sudah dikenalkan ke ortunya?Gawat!Serius berarti nih pria sama ponakanku.Kok wajahnya kayak si cupu kaca matanan waktu itu ya?Cuman dia beda,jauh lebig ganteng dan necis bin perlente gitu tampilannya.Jam tangannya aja kelas orang kaya itu yang bisa beli.Belum mobilnya waduh...harganya milyaran kali.Dapat dari mana Evi pria tajir begini?Emang dia pangeran kodok kali,kemarin kodok hari ini pangeran.Kemarin2 kan pakai vespa butut klonthangan itu kok sekarang mobil mewah gila!Kenapa sih ada aja yang mau sama Evi?

 •• JANGANKAN MENYAMBUTKU DENGAN SENYUM MANISMU....( Irwan pov )
          Aku ga tahu kenapa tapi tiap lihat Budhenya Evi aku kok ga suka ya?Orangnya ga ramah sih.Eh mbok ada tamu gitu disambut dengan senyum manis gitu eh dia malah kesannya kayak orang ngusir.Masak ada tamu malah nyapu.Malam2 nyapu aneh kan?Tapi kayaknya emang sejak dulu dah aneh deh.
•• SECANGKIR KOPI PUN TAK TERSEDIA...
 Waktu Evi mau ke belakang bikinkan aku kopi eh Budhenya malah teriak,"Oh iya kayaknya gulanya habis deh Vi!Budhe lupa belum beli..."
Astaga nih Tante2 apa ga punya malu ya ngomong gitu depan tamu?Aku lihat Evi nampak sedih wajahnya dan memandang penuh rasa galau ke arahku seakan ingin minta maaf atas ucapan Budhenya.Aku tersenyum padanya,"Ga usah bikin minum Vi.Kita kan habis dinner tadi.Aku mau langsung pulang aja."
 Aku segera berpamitan sama Budhenya Evi.Aku jadi kepikiran lain kali kalau ke rumah Evi bakal aku bawain gula yang banyak.Biar Budhenya tahu kalau aku tuh bisa mencukupi Evi kelak.Perempuan bikin senewen tuh Tante2!

 ↑↑ SUAMI YANG MANA YANG TAK AKAN MARAH...( Evi pov )
         Kuantar Irwan ke depan,wajahku tertunduk sedih denger Budheku ngomong gitu di depan dia.Budhe masuk ke dalam mau lihat drama India kesukaan dia.Dia itu ngefans sama tokoh bernama Maya yang suka bilang,"Aku bersumpah pada Dewa..."
 Aku pernah nemeni nonton dan justru sebel banget dengan tokoh itu,peran jahat gitu kok disuka sih?Entah kenapa Budhe suka banget apa karena kisah dia mirip sama pemeran itu kali ya.Bisa jadi.Tenggelam dalam pikiranku sendiri sampai aku ga sadar kalau Irwan memandangiku,"Senyum dong Vi masak ngantar calon misua cemberut gitu?"
↑↑ JANGANKAN MENYAMBUTKU DENGAN KASIH SAYANGMU...
Aku mengangkat mukaku memandang wajah tampannya dengan wajah sedihku,"Maafkan Budheku ya Wan?Kamu ga marah kan?"
 Kulihat ia menatapku dengan mata teduhnya,"Aku kemari karena kamu Vi bukan karena yang lain.Jadi perkataanmu dan sambutanmu itu yang penting.Makhlum mungkin lagi banyak pikiran aja Tantemu itu."
↑↑ KUPULANG MALAM KARNA TAK TAHAN...
           Aku lega melihat Irwan sepertinya tak terefek dengan ucapan Budhe,entah kenapa hatiku ikut sakit jika ia disakiti walau hanya lewat ucapan saja.Benarkah aku sungguh2 tak bisa menghapus dia dari hatiku?Walau sekuat apapun aku berusaha tetap saja dia kembali menguasai hatiku.Sejak awal aku memang telah mencintai dia dan hanya dia. Irwan mengusap kepalaku sebelum masuk ke mobilnya dan melambaikan tangannya.Tuhan jagai dia dalam perjalanan pulang.Aku sayang padanya.Aku mencintainya...
↑↑ MENCARI HIBURAN DI LUAR RUMAH...
            Mobil Irwan sudah lenyap dari pandangan tapi aku masih berdiri di luar rumah.Sampai tetanggaku mendekatiku,"Pria itu siapa Vi?"
 Aku terkejut mendengar pertanyaannya,"Oh..itu atasan Evi di kantor Bu..."
Dia malah menggodaku,"Atasan atau pacaran?Kayaknya dia sayang banget sama kamu Vi.Mending kamu terima aja biar ga jadi perawan tua.Ups..."
 ↑↑ SALAHKAH AKU DOSAKAH AKU...
           Aku tahu tetanggaku bergaya ramah namun sebenarnya cuma menganggap aku sampah.Menjadi perawan tua itu kayak kena kutukan saja.Seperti menjadi orang yang telah melakukan kesalahan besar atau dosa besar saja.Aku hanya tersenyum lalu masuk ke dalam.Malas nanggapi dia,"Sudah malam.Evi masuk dulu Bu."
↑↑ BILA DIRIKU TAK LAGI SETIA...
           Terkadang aku ingin pergi dari kampung ini.Rumah yang kutempati bersama Budhe ini seperti dinaungi awan gelap.Aku sering berdoa kiranya Tuhan membawaku pergi dari sini.Aku lelah hidup di sini.Orang2nya suka ngerumpi dan bergosip ria.Ga pria ga wanita sama saja.

 ↑↑ SEMUA KULAKUKAN UNTUK PELARIAN...( Erna pov )
          Kacau semuanya!Pesta pernikahanku yang kugadang2 bakal jadi trending topik di perusahaan ...ex perusahaan maksudnya eh malah menjadikan aku terlibat kasus hukum.Aku ga mau dipenjara!Aku dengar banyak hal soal penjara.Bagaimana penyiksaan di dalam sana sungguh mengerikan.Tidak!Aku harus mencari akal supaya aku bisa bebas dari semua tuduhan.Aku harus lari.Ya aku harus melarikan diri.Tapi gimana caranya?Ayahku juga masuk RS lagi.

 ☆☆ AGAR ENGKAU SADAR ISTERIKU SAYANG...( Dafa pov )
Erna malah mikir rencana bulan madu di saat begini,"Na,apa kamu ga sadar heh?Kita ini lagi dalam masalah besar malah mikir bulan madu.Ke luar pulau pula.Ayahmu kan juga lagi opname masak mau kamu tinggal sih?Aku bingung kamu itu punya nurani ga sih Na?"
☆☆ BICARA SAJA SEAKAN TAK MAU...
          Polisi datang ke rumah malam itu dan memintai keterangan.Alangkah terkejutnya aku kala Erna menyalahkan ibunya yang masak katanya.Aku kian ga respect sama Erna.Menyesal aku menikahinya.Daripada serumah dengan wanita parah kayak gini,mending aku dipenjara.Akulah akhirnya yang mengaku ke polisi bahwa akulah yang bertanggung jawab atas semuanya.Erna terperangah mendengar pengakuanku,"Mas kamu gila apa?"
 Kujawab dengan enteng,"Lebih baik aku menanggung hukumannya Na,lagian aku ikhlas...aku juga ikhlas jika kamu minta cerai karena malu punya suami penjahat.Lagian aku udah jadi orang kahat juga...semoga dengan pengorbanan ini kalian semua bisa melanjutkan hidup dengan baik. "
 Aku merasa damai kala mengikuti polisi.Inilah caraku meminta ampunan dari Yang Kuasa.
◇◇ Dafa malah milih dipenjara,gimana nanti berita seputar Erna di perusahaan ya?◆◆See you next eps◆◆ 

Eps 32 CINCIN PUTIH : Their Pride
 ▼� JANGAN KAU TANAMKAN CINTA NODA HITAM....( Reza pov )
            Aku kembali dari petualanganku di resepsi pernikahannya Dafa dan Erna.Dua orang yang pernah menjadi rekan kerjaku namun ternyata telah mencelakaiku hingga aku menjadi arwah penasaran.Entah apa dosa leluhurku di masa lalu hingga aku mengalami naas di jalan.Mungkin sebuah sejarah hitam telah mereka buat dan anak cucunya yang mendapat balasannya.Entah mata jahat mana yang melihat kepadaku sehingga di saat aku harusnya tengah bahagia2nya mau menikah dengan wanita impianku semua musnah.Cahaya menyilaukan tiba2 muncul dihadapanku,malaikat itu lagi.Dia memandangku dengan wajah yang berkilauan,aku tak sanggup memandangnya,"Kini kau sudah tahu siapa yang telah berbuat jahat kepadamu.Apa yang kau rasakan sekarang?"
��HANYA UNTUK MEMBUAT PENYESALAN...
          Satu yang pasti kurasakan adalah penyesalan.Aku menyesal tidak mengikuti nasehat penjual perhiasan waktu itu.Malaikat itu tahu apa yang kupikirkan,"Aku telah memperingatkanmu lewat orang lain tapi kau tak mau mendengarkan dia.Aku juga telah menghalangimu dengan palang kereta api tapi kau tetap meneruskannya.Aku juga telah mencoba menghentikanmu lewat pria yang membawa bronjong itu.Namun kau tetap tak mau berbalik arah."
Aku terpana mendengarnya,'Jadi semua hal buruk dan penundaan itu hanyalah cara agar aku dihindarkan dari malapetaka?Mengapa aku tidak peka?'
 �↓ LEBIH BAIK PUTUS SAJA SUDAH HUBUNGAN KITA...
Aku mencoba mencari sisi positif dari kemalangan yang kualami,"Setidaknya kini Evi bisa bersatu dengan cinta sejatinya.Sehingga dia benar2 bisa bahagia.Kata orang cinta pertama sangat sulit untuk dilupakan.Walau ini kenyataan yang sulit diterima namun mungkin lebih baik begini.Namun aku berharap sebelum aku pergi ke dalam dunia orang mati,aku ingin melihat Eviku dalam balutan pakaian pengantin dan tersenyum bahagia.Setelah itu aku akan ikut denganmu.Aku tak ingin balas dendam,Dafa telah mendapat balasannya.Dikala pernikahannya ia malah masuk penjara.Erna juga akan menjadi gunjingan orang karenanya dan itu saja pasti akan membuatnya malu seumur hidup.Lagipula aku tahu semua ini juga akibat dosa leluhurku di masa lalu.Mungkin saja tanpa mereka sadari,mereka telah memisahkan pasangan pengantin entah lewat kelalaian dalam bisnis transportasi atau hal lain.Kumohon biarlah ini menjadi penebus salah atas semua kesalahan dan kejahatan yang dilakukan oleh keluarga ataupun leluhurku.Jangan terulang lagi.Biarlah kedua orang tuaku mendapatkan penghiburan atas kehilangan diriku.Itupun jika Tuhan masih mau mendengarkanku yang telah mati ini..."
� DARIPADA LAMA2 AKU MATI TERSIKSA...
Malaikat itu berkata padaku,"Kembalilah pada tempat peristirahatanmu.Hanya Tuhan yang tahu masa dan waktu kapan saat Ia akan membawamu ke dunia dimana seharusnya kau berada."
Sesudah itu ia menghilang dan aku mendapati diriku sudah berada kembali di cincin putih yang dikalungkan di leher Irwan.Aku merasakan kedamaian berada di dekatnya.Dan aku yakin bila Evi bersamanya,ia juga pasti akan hidup bahagia.Irwan akan menjaganya.Ia akan membahagiakannya.Aku tak ingin menyiksa diriku dengan pembalasan dendam.Semua itu kuserahkan pada Yang Ilahi,dalam tangan-Nyalah terletak hak pembalasan.

 ■↓ CUKUP SUDAH KUMENGERTI APA YANG KAU HARAP DARIKU....( Erna pov )
             Aku sungguh kesal dengan Dafa,dia malah merelakan dirinya dipenjara.Untuk sebuah kejahatan yang bahkan bukan dia pelakunya.Aku tidak mengerti jalan pikirannya,apa dia pikir dia menyelamatkanku dengan mengorbankan diri?Tidak!Justru dia mempermalukanku!
 �□ AKU HANYA PUNYA CINTA DAN TAK PUNYA APA2...
          Dia bilang dia melakukan semua ini demi cintanya padaku.Tapi aku tak peduli dengan perasaannya,bagiku yang penting adalah aku tidak dipermalukan.Apalagi jadi bahan gunjingan.Keluargaku adalah keluarga terhormat dan terpandang di kampungku.Semua orang segan pada keluargaku.Aku selalu mendapat hormat dan salam dari semua orang yang mengenal keluargaku.Tapi kini semua telah lenyap berganti kehinaan dan rasa malu luar biasa.Dan semua karena Dafa memilih mengakui dirinya bersalah atas kasus keracunan makanan itu.Dafa benar2 bodoh!Dengan pernyataannya itu keluargaku kini tak punya muka lagi di kampungku.Bahkan aku tak punya keberanian untuk menunjukkan mukaku di hadapan teman2ku.Semua karena masalah cinta!Aku benci kata itu!

 ♡¤ KINI KUSADARI CINTAMU PADAKU...( KEESOKKAN HARINYA )
           Evi berangkat kerja seperti biasa namun ada yang beda kali ini.Ia memakai syal dilehernya.Irwan meneleponnya,"Bener nih ga mau dijemput?Begini saja akan kukirim sopir untuk mengantarmu ke kerjaan.Aku tak mau kau naik motor lagi.Aku tak mau kau makin hitam he..he.." Evi tersenyum,"Pak Direktur,aku ini cuma karyawan biasa.Jam kerjaku jelas berbeda denganmu.Kau bisa datang kapanpun kau suka.Sebaiknya aku berangkat sendiri saja."
          Namun kala melewati jalan di sebuah gang Evi melewati sebuah jalan yang sedang disemen dan ditutupi dengan papan.Dan ternyata papan itu ada pakunya,ban motornya kempes.Akhirnya ia terpaksa menuntun motornya ke bengkel,'Bagus sekarang aku harus naik bus biar ga telat.Aduh tahu begini aku terima tawaran Irwan tadi.Sekarang malah aku masih harus jalan ke halte lagi.Belum nunggu.'

 ☆→HARTALAH SEMATA YANG ENGKAU CARI....( IRWAN POV )
           Entah kenapa aku ingin berangkat pagi hari ini,semalam aku gelisah.Aku mimpi seorang pria mendatangiku dan memintaku untuk menjaga Evi.Aku heran aku tak kenal pria itu.Dia jangkung dan tampak sedih.Pakaiannya juga berlumuran darah.Aku jadi ingin menjemput Evi biar bisa menjaga dia.Tapi dia itu keras kepala.Dia masih menyembunyikan perasaannya.Mungkin dia perlu waktu.Aku harus sabar.Sopir kuminta melewati jalan yang biasa dilewati Evi bila berangkat kerja,setidaknya aku ingin memastikan dia baik2 saja.Kulihat dia keluar dari rumahnya.Dan kuminta sopirku mengikutinya,"Ikuti motor itu Pak.Jaga jarak oke?Jangan sampai ketahuan."
Sopirku mengangguk,"Beres Tuan Muda."

 ♡÷ CINTA YANG SEJATI DAN KETULUSANMU...( Evi pov )
          Gimana ini sudah jam segini lagi?Mana haltenya masih jauh lagi.Aku sungguh menyesal menolak ajakan Irwan,kini aku akan terlambat tiba di pabrik.Masak manager HC telat?Aduh...padahal aku harusnya jadi teladan bukan telatan.Kuusap keringat di dahiku,aku telah menuntun motor dan kini tengah jalan menuju halte.Rasanya kayak olahraga saja.Pagi2 keringatan.Matahari bersinar dengan cerahnya lagi.Mungkin jika bukan hari kerja aku akan sangat menikmati suasana ini.Sepanjang jalan menuju halte aku terus bergumam sendiri,"Kenapa kau tolak tadi tawaran tulus Irwan,Evi?Coba kau terima mungkin kau tak susah seperti sekarang."
 ★◇ SEMUANYA ITU TIADA KAU MILIKI...
           Saking sibuknya dengan pikiran dan bicara sendiri,aku tak menyadari bahwa sebuah mobil melaju pelan didekatku.Mobil bagus pastinya karena hampir tak terdengar suara mesinnya,dan aku baru menyadarinya kala kudengar suara yang sangat kukenal,"Yakin masih mau menolak tawaranku,Bu Manager?"
Suara itu...aku berhenti dan menoleh,astaga di dalam mobil itu pria yang semalam makan malam denganku tersenyum padaku dan mobil itu berhenti telat didepanku,ia keluar dan mengusap keringatku dengan sapu tangannya.Bau khas tubuhnya tercium olehku,"Irwan?"
Ia berkata padaku,"Kau makin cantik keringatan begini.Ayo,naik saja ke mobilku.Kalau kau menolak,maka aku akan memberikanmu punishment karena datang terlambat dan tidak patuh pada atasan.Bagaimana?"
Tak ada pilihan lain bagiku,akupun melangkah menuju mobilnya,namun ia menghentikanku,"Tunggu Vi,mana kunci motormu.Biar sopirku yang mengurusnya."
Aku bahkan belum cerita apa2 soal motorku tapi dia seakan tahu apa yang baru saja kualami,aku memandangnya dengan selidik, dan dia seperti mengerti jalan pikiranku,"Jangan menatapku seakan aku yang membuat ban sepeda motormu kempes.Aku tak sejahat itu Vi.Aku hanya beruntung karena alam juga sepertinya membantuku.Kau tahu kan aku ini lahir dengan dinaungi keberuntungan.Aku pernah cerita hal itu padamu kan?"
           Aku tahu pria tampan dihadapanku ini tak memiliki kelicikan.Kuterima saja ia menyebut kemalanganku sebagai keberuntungannya,kuserahkan kunci motorku padanya.Ia menyerahkan kunci itu pada sopirnya,"Pak,urus saja motor Nona ini dan bawa ke pabrik.Ini kuncinya dan ini uangnya." ¤� HANYA YANG KAU TANAM BENIH CINTA HITAM...
Sopir itu bingung,"Lalu mobilnya Tuan Muda?"
Irwan melangkah ke arah mobil dan membuka pintu depan untukku,"Begini2 saya bisa nyetir Pak.He..he..Ayo Vi naik."
         Aku segera naik dan Irwan masuk ke mobil duduk di belakang kemudi.Bagus,sekarang aku tidak akan terlambat.Irwan melambai dan membunyikan klakson pamit pada sopirnya.Mobilpun melaju menuju perusahaan.Mobil hitam itu sungguh halus mesinnya dan aku memandang Irwan yang nampak senyum2 gitu nyetir,"Jadi kau mengikutiku sejak tadi?"
☆◆ HINGGA MEMBUAT AKU TAK TAHAN...
Irwan melirikku tapi tetap konsent nyetir,"Aku hanya ingin memastikan kau baik2 saja Vi.Apa aku tak boleh perhatian pada wanita yang kucintai?"
         Waduh ucapannya bikin amarah yang tadinya mau kuledakkan kepadanya jadi mejen.Aku jadi salting dan tanpa sadar aku memainkan syal di leherku,grogi dan salting jadi satu.Irwan malah mesem2 melihatku grogi,"Kenapa diam Vi?Sepertinya kau tadi mau memarahiku..."
Aku pura2 benerin syalku,"Siapa yang mau marah2?Aku hanya sedikit gerah saja.Kau tahu kan pagi ini panas sekali."
 Irwan melihatku dan kemudian menepikan mobilnya,aku terpana kala ia mendekatiku dan tangannya menyentuh syal di leherku,"Biar kubantu melepas syalnya.Sepertinya kau kesulitan,tumben kau pakai syal?Bukan kebiasaanmu pakai syal Vi..."
Aku segera mencegahnya,"Jangan Wan!"
Irwan kaget dan menatapku dengan penuh tanya,"Apa kau menutupi sesuatu dariku Vi?Apa seseorang melukaimu?"
Aku bingung menjawabnya,"Ehmm...bukan begitu..."
Tapi dasar Irwan ia malah jadi ingin tahu dan melepas syalku dan ia terpana,"Evi...ini..."
           Wah apa yang dilihat Irwan ya di leher Evi?Apa sih yang ditutupi Evi?Saya harus pergi nih mengambil hasil test darah saya.**see you next eps**

Eps 33 " CINCIN PUTIH" : Known By Multitude ( Diketahui Khalayak )
           °•○● MASIH TERASA HANGATNYA MALAM PENGANTIN....( Kantor Polisi )
         Dafa jadi bahan olok2 napi dan sipir penjara yang ada di sekitarnya.Bagaimana tidak ia yang seharusnya menikmati malam pengantin bersama wanita yang baru saja ia nikahi eh malah meringkuk di tahanan.Mereka menggeleng2kan kepala melihatnya,"Kasihan sekali tahanan baru itu,bukannya malam pengantin nan hangat yang ia dapat tapi malah sel tahanan yang dingin yang ia nikmati.Mesake temen enggane..."
Seorang napi mendekatinya,"Pasti kau punya salah sama seseorang hingga isterimu sendiri yang menjadi hakmu tak bisa kau gauli ha..ha..ha..karma...ya pasti karma..."

▲▼�� MASIH TERINGAT IKRAR SETIA PENGANTIN....( DAFA POV )
          Kurasa perkataan napi itu benar,aku memang punya salah pada seseorang.Kupandang tanganku,tanganku ini pernah menumpahkan darah orang yang tidak bersalah.Aku masih ingat kejadian itu.Bagaimana aku sengaja nyerempet motornya Reza hingga dia oleng dan ketabrak mobil dari arah berlawanan yang melaju kencang.Darah dimana2...aku panik dan kabur secepatnya.Aku telah membunuh seorang pria yang akan menikah dan kini jika aku tak bisa menikmati malam pengantinku itu adil bukan?Aku merenggut kebahagiaan orang lain dan kini saat aku mau bahagia itupun direnggut dariku.Aku mungkin bisa lari waktu itu tapi pengadilan Tuhan tetaplah paling adil.Dia tetap melaksanakan penghakiman-Nya.Maafkan aku Reza....ampuni aku Evi...Aku bersalah pada kalian.

 �:-);-):- TAPI DI HATIKU HADIR CINTA LAIN....( Di Mobil Irwan )
          Irwan tak menyangka kala membuka syalnya Evi merasakan sesuatu di leher gadis itu.Matanya terharu kala melihat cincin yang ia berikan pada Evi dulu jadi liontin di kalung Evi,"Ini kan...jadi kau..."
Evi mengangguk pada pria berjas rapi itu,"Ya Wan...aku tak bisa berhenti mencintaimu ...tapi aku takut jika..."

 •○●□ CINTA SEORANG GADIS HAI SI CINCIN PUTIH...( Irwan pov )
 Aku tahu apa yang akan dikatakan Evi selanjutnya padaku,"Kau mencintaiku sejak awal?Sejak kapan?"
Evi tertunduk tak mampu menatapku,"Sejak masih sekolah.Aku menyadarinya kala kau pergi ke luar negeri..."
 Gadis ini tidak tahu betapa bahagianya aku mendengarnya,"Jadi kau menantiku selama ini?Kau menyimpan semua perasaanmu itu?"
 Pelan2 ia memandangku dan sebelum ia mengatakan apa2 kupeluk dia erat2,"I love you Vi...I wait for this..."

▼��↑ KUSADARI SEMU KENYATAAN INI...( EVI POV )
          Aku menangis di pelukan Irwan,menangis bahagia sekaligus menumpahkan rasa takutku karena aku sadar bahwa kata orang aku ini adalah perempuan pembawa sial.Namun semua harus kukatakan padanya,"Wan,kau tahu kan rumor tentang aku?Aku takut Wan....aku takut cintaku akan menyakitimu...itulah kenapa aku menyembunyikan perasaanku ini..."
:-);-):-( TAK MUNGKIN AKU MUDAH MELEPASKANNYA....
Irwan pelan melepas pelukannya tapi tangannya masih melingkar di leherku,"Kau pikir aku akan mundur karena semua itu?Kau salah Vi!"
Ia melepas kalungku dan mengambil cincinnya,"Katakan kau tak ingin melihatku...Katakan kau ingin aku pergi dari sisimu...bisakah kau katakan itu sambil menatap mataku Vi?"
Kupandang dia dengan berkaca2 dan aku tak bisa mengatakan itu padanya,aku menggeleng.Ia tersenyum,"Kalau begitu katakan apa yang ingin hatimu katakan..."

 ○●□■ WALAU BERAT HATI MENDUAKAN ISTRI TAPI BERAT PULA BERPISAH DENGANNYA...( Irwan pov )
Aku tahu ini berat buat Evi tapi aku ingin mendengarnya,"Kau ingin kita terpisah lagi?Itu yabg kauinginkan Vi?"
 Ia menggeleng dan akhirnya aku mendengar pengakuannya,"Aku tak bisa hidup tanpamu Wan...." Kuraih jemarinya dan kusematkan cincin itu di jari manisnya,"Aku juga tak bisa mencintai wanita lain Vi...aku hanya menginginkanmu...jangan takut mencintaiku Vi..."
 ��↑↓ KARNA CINCIN PUTIH TULUS PULA CINTANYA....
Aku lihat Evi memandangi jari manisnya,"Wan...kau yakin dengan keputusanmu ini?Bagaimana jika..."
 Kubekap mulutnya dengan tanganku,"Cukup Vi!Jangan katakan hal itu lagi.Kau tahu...kau lebih menyakitiku jika kau menyembunyikan cintamu padaku.Cinta itu kuat Vi.Hanya cinta yang kekuatannya sekuat maut.Kau tahu itu?"

 ;-):-(:'( CINCIN PUTIH SAYANG TAK MENYESALKAH ENGKAU....( NORMAL POV )                    Kedua sejoli itu hanyut dalam romansa mereka.Tanpa sadar Evi menyentuhkan cincinnya ke cincin Irwan yang terkalung dileher bisnisman itu,kedua cincin itu bersinar.Reza yang ada didalamnya tersenyum,"Akhirnya kalian mengakui cinta di hati masing2...aku bahagia melihatnya...kini jika aku pergi aku tak menyesal lagi Tuhan..."

+×÷= MEMBUKAKAN HATIMU MENCURAHKAN CINTAMU...( REZA POV )
          Aku lega melihat Evi membuka hatinya untuk berani mencintai Irwan.Aku yakin Irwan akan mencurahkan segenap hatinya untuk menjaga Evi.Aku yakin akan ketulusan hatinya.
~`¤♡ PADAKU SEORANG LELAKI YANG TLAH BERISTRI...
Aku minta pada Tuhan,"Jangan sekarang Tuhan...berikan aku sedikit waktu lagi...aku mau melihat mereka di pelaminan sebagai suami isteri baru aku rela Kau bawa pergi.Kumohon Tuhan..."
         Hujan turun tiba2 dan aku tahu permintaanku dikabulkan.Kedua sejoli itu memandang keluar.Evi segera sadar,"Astaga Wan...kita terlambat nih..."
 Irwan malah mengecup kening Evi,"Aku ini Presiden Direkturnya Vi...so kenapa takut terlambat?" Evi jadi malu dan tersenyum,"Dasar kau ini..."
 Irwan segera memegang kemudi lagi dan menjalankan mobilnya.Akupun bobok lagi deh...

 _\|CINCIN PUTIH SAYANG APAKAH CINTA INI MAMPU UNTUK BERTAHAN.... ( PERUSAHAAN IRWAN )
 Evi nampak kikuk kala mobil Irwan mendekati pos pertama,"Wan,jangan lewat gerbang pertama ya?Please..."
 Irwan hanya membunyikan klakson melewati pos pertama dan meneruskan ke pos kedua dimana gerbang kedua yang terbuat dari kayu dan dilengkapi fasilitas remote control berada.Irwan mengambil remotenya dan gerbang terbuka,satpam pos dua segera menyambut,"Selamat pagi Pak Irwan!!"
            Untunglah hujan sudah reda.Matahari kembali bersinar dengan indahnya. Irwan segera turun dan Evi yang grogi sibuk melepas seat beltnya,Irwan membuka pintu untuk Evi.Evi akhirnya dengan wajah merona turun dari mobil.Satpam terpana melihat Evi turun dari mobil bossnya,'Itukan Bu Evi manager HC?Kok bisa bareng Pak Presdir?'

●□■◇ ATAU HANCUR PERLAHAN DAN HANYA MENJADI KISAH CINTA SATU MALAM...( IRWAN POV )
 Sebelum Evi digosipkan macam2,aku berkata pada satpam,"Nanti sopir saya akan datang bawa motor Bu Evi yang bocor tadi di jalan.Jadi berikan akses masuk ya Pak.Suruh dia nanti menemui saya dulu di ruangan saya.Bu Evi silakan ke ruangan HC."
 Evi berkata padaku,"Terima kasih atas tumpangannya Bapak..."
 Aku berkata padanya,"Jam 10 nanti ke ruangan saya ya.Ada yang ingin saya bahas."
Aku segera menuju ke ruanganku,Evi nampak bicara dengan satpam.Entah apa yang mereka bicarakan yang aku tahu Evi akan segera menjadi milikku.Aku sangat bahagia.Aku segera menelpon Mama,"Mami!!I have a good news for you."
 Para karyawan yang melihat aku datang segera menyapa dan aku hanya tersenyum pada mereka.

□■◇◆ MEMANG KUAKUI DIANTARA KITA JELAS BERBEDA....( EVI POV )
Pak Kucing demikian aku biasa memanggil satpam di pos dua itu,ia menderita diabetes kering.Badannya memang kurus tapi aku tahu dia baik orangnya dan tetap mempertahankannya di perusahaan,"Pagi Pak Kucing..."
Kumisnya yang lucu mirip kucing itu kadang membuatku jadi tersenyum bila berpapasan dengannya,"Pagi Bu Evi!Pak Irwan baik ya mau nebengin ibu he..he.."
Aku tersenyum padanya,"Saya juga ga sangka ketemu Bapak di jalan tadi.Tahu ga Pak,saya masih deg2an...he..he..soalnya saya kan terlambat sebenarnya...."
Pak Kucing malah terkekeh,"Ibu kan level manager Bu...makhlumlah kalau agak siang datangnya...Apalagi sama Boss datangnya he..he.."
Aku melihat ada karyawan lain datang,aku segera pamit,"Saya ke ruangan saya dulu Pak.Selamat bertugas kembali."
Dia tersenyum dan menekan tombol pintu untukku,"Silakan Bu Evi."
           Memang antara ruanganku dan ruangan Irwan terletak di gedung yang berbeda jadi ada pintu kaca diantara keduanya.Pintu itu memakai sistem kartu identitas jadi ga sembarang orang bisa masuk ke gedung dimana Irwan berada.Tapi kini aku telah membuka pintu hatiku untuk cinta Irwan. Apakah hal buruk akan menimpa Irwan karena mencintai Evi?**see you next eps**