DEBU-DEBU JALANAN^^^ EPS 98 - 100 end eps

Eps 98 ** DEBU2 JALANAN :
◆◆ JENUH aku MENDENGAR manisnya KATA cinta....
( Hazman pov )
          Aku jenuh di sini.Terkungkung di dalam bui.Hanya bisa mendengar suara ribut tahanan dan para sipir.Aku sedang menantikan berita heboh.Berita kematian pengusaha kondang Irwan Krisdiyanto.
◆◆ LEBIH baik SENDIRI...
Aku bertanya pada sipir yang sedang asyik menonton tv,"Apa ada berita baru di tv?Breaking news gitu?"
Malah menatapku dia,"Kasihan ya anak orang kaya sekarang mau lihat tv saja ga bisa...gimana mau update berita?Ha...ha..."
Geram aku sama dia,kalau saja dia tahu bahwa disetiap ruang di rumahku pasti ada tv dengan ukuran besar,pasti akan melongo dia.
◆◆ BUKANNYA sekali SERING kumencoba NAMUN kugagal lagi...
         Akhirnya setelah berkali2 nanya,jawab juga tuh sipir.Dia nampak serius melihat ke layar,"Ada nih breaking news.Dari Singapore airport."
Aku mendengarkan dengan antusias,"Kencengin suaranya Pak...please..."
 "Breaking news updatw hari ini: seorang pria ditemukan tewas di bandara Changi Airport dengan tidak ditemukan luka apapun.Kemungkinan besar pria ini terkena serangan jantung.Namun dari saksi di lokasi kejadian pria ini sepertinya bermaksud menyerangnya.Ini dia saksinya seorang ahli bela diri."
Kok ga nyebut soal Irwan sih?Malah orang mati ga jelas gitu.Apa suruhanku gagal ya?

♡♡MUNGKIN nasib INI suratan TANGANKU...( EVI POV )
          Banyak yang menyemangatiku tapi aku sungguh ketakutan.Irwan sudah tak sadarkan diri.Terakhir dia membuka mata hanya untuk meraih tanganku dan mencoba tersenyum padaku tapi wajahnya sangat pucat.Seputih kapas. Aku mendekat dan bertanya,"Kau mau bilang apa Wan?Kau harus bertahan.Jangan tinggalkan aku!!"
♡♡ HARUS tabah MENJALANI...
Matanya malah kian sayu dan kemudian dia tak sadarkan diri,"Irwaan!!Bangun!!Aku mohon bangun!!"
Seiring tubuhnya dibawa ke ruang periksa,pandanganku ikut kabur.Aku nanar.Semua tiba2 buram.Hablur.Hanya teriakan Toto yang terakhir kudengar,"Nyonya Evi!!"

¤¤ JAUH sudah LANGKAHKU menyusuri HIDUPKU yang PENUH tanda TANYA...
( TOTO POV )       
         Belum jauh Boss muda dibawa eh Nyonya Evi malah pingsan,untung aku segera menangkapnya.Aku minta dokter juga memeriksanya.Bagaimana ini aku harus menunggui yang mana?Jika Boss muda tahu pasti dia akan menyuruhku mengurus isterinya.Akupun meminta teamku berjaga depan ruangan dimana Boss Muda diperiksa.Lagipula paling aku tak lama.Nyonya muda pasti cepat sadar.
** KADANG hati bimbang MENENTUKAN sikapku tiada TEMPAT mengadu...
Namun aku ga sangka bakal menerima berita mengejutkan,"She is your wife?"
Aku menggeleng pada dokternya,"No!No!I am her bodyguard.Her husband is my master."
Dokternya melanjutkan,"I need to talk to her husband.Call him to come here."
 Untung Nyonya muda yang jawab,"He can not.He is sick.You can tell me what happened."
Aku diminta keluar oleh Nyonya Muda untuk menunggui Boss muda saja,"Kamu tinggal saja To.Irwan lebih penting.Aku tidak apa2."

^^ HANYA iman di DADA yang membuatku MAMPU selalu tabah MENJALANI....( Idayu pov )                 Aku harus tenang.Aku ga boleh panik.Stay strong,Idayu!Menantumu harus melihatmu kuat.Jangan lemah.Semua demi Irwan.Aku sampai di bandara dan kulihat ada police line di satu area bandara.Ada apa di sini?
**MALAM2 aku sendiri TANPA cintamu lagi...o..o
Sampai di RS dah malam,aku menelpon Toto karena aku yakin Evi pasti sedang panik,"Kalian dimana?Putraku bagaimana?"
Toto menjawab,"Saya masih menunggu dokter Nyonya Besar.Saya mencemaskan Nyonya Muda ..wajahnya juga pucat."
 Menantuku pucat?Kenapa dia?

~~ HANYA satu keyakinanku BINTANGKAN bersinar...( IRWAN POV )
            Aku dimana ini?Kenapa semua berkabut?Rasanya seperti melayang.Aku mencari Evi,"Sayang!!Evi!!"
Aku tak melihat siapapun.Benar2 aneh dan mencekam.Apa aku sudah mati?Di kejauhan aku melihat sinar.Sepertinya disana ada titik terang.Aku menuju ke sana saja.

>> MENERPA hidupku bahagiakan DATANG...O...O..( Evi pov )
            Aku meraba perutku,berita ini membuat semangatku bangkit.Aku harus beritahu Irwan soal ini.Dia harus tahu karena dia berhak tahu.Jika dia tahu pasti dia akan semangat untuk hidup.Aku melangkah ke ruang dimana Irwan diperiksa.Dokter sedang berusaha menyelamatkannya. Berita apakah yang hendak diberitahukan Evi pada Irwan?**see you next eps**

EPS 99 ** DEBU2 JALANAN : There Is None Like You
** YANG...HUJAN TURUN LAGI....( Rita Sugiarto pov )
           Hujan turun mengguyur Jakarta.Kenapa nuansanya sedih gitu ya?Apa Nak Irwan kritis ya?Aku tak bisa bayangkan jika benar Nak Irwan pergi untuk selamanya.Bagaimana dengan putriku?Pasti dia akan hancur.Tuhan,aku telah hampir kehilangan putraku karena kecelakaan yang sangat mengerikan.Apakah tak bisa Kau menyelamatkan menantuku?Dia orang baik bahkan sangat baik. **DIBAWAH PAYUNG HITAM KUBERLINDUNG...
Rizky mendekatiku,"Ibu kenapa menangis?"
Aku menatapnya,"Ibu memikirkan kakakmu sayang...kakak iparmu masuk RS."
Dia malah berkata,"Keajaiban itu masih ada Bu...Rizky buktinya.Kenapa kita ga berdoa saja Bu buat keajaiban terjadi.Dulu pas Rizky koma,Rizky jalan2 ke dunia yang terang sekali Bu.Disana ada banyak stock organ tubuh Bu.Kita minta saja organ baru buat suaminya Kak Evi."
 Aku terpana mendengarnya,"Kau benar sayang...kita tak boleh putus asa.Tuhan adalah sumber segalanya.Dan Dia sumber yang tak terbatas.Dia punya segalanya.Ayo kita bersatu hati meminta kepada-Nya.Mari kita berdoa sayang."

¤¤ YANG ...INGATKAH KAU PADAKU... ( Rizky Pov )
           Ingatanku telah pulih dan tapi aku masih tak ingat bagaimana dulu aku kecelakaan.Yang aku ingat bagaimana kakak dan ibu berusaha keras mempertahankan aku tetap hidup.Mereka tidak menyerah meski aku telah ditopang alat2 bantu di sekujur tubuhku.
¤¤ DI JALAN INI DULU KITA BERDUA...
          Aku masih ingat kemudian Kak Irwan kerap datang dan untuk pertama kalinya kulihat kakakku terlihat bahagia.Matanya berseri setiap kali dekat Kak Irwan.Tuhan,kak Irwan sudah banyak membantuku.Entah dengan apa aku bisa membalas kebaikannya.Aku hanya punya doa.Tuhan,berikanlah keajaiban buat kak Irwan.Organ yang rusak ditubuhnya gantikanlah dengan yang baru.Kau adalah dokter di atas dokter.Kau lebih canggih dari semua peralatan medis yang ada.Kirimkanlah malaikat2-Mu untuk membantu kak Irwan dalam kesakitannya.Terima kasih ya Tuhan karena kutahu Kau Allah yang baik dan segala maksud hati-Mu selalu baik.Dan kutahu Kau Allah yang tak pernah berhutang dan tahu membalas kepada setiap orang sesuai perbuatannya.

-- BASAH TUBUH INI ...BASAH RAMBUT INI...( Evi pov )
            Mama datang.Kupeluk dia dan menangis di dadanya.Kuingin mengatakan kalau aku hamil tapi aku mau memberitahu Irwan lebih dulu.Akhirnya dokter keluar juga dan berkata,"Kami sudah berusaha.Pasien saat ini koma.Kalian bisa menemuinya."
-- KAU HAPUS DENGAN SAPU TANGANMU...
           Kuhapus air mataku.Akhirnya aku bisa melihat Irwan.Aku sudah tak sabar memberitahukan kabar kehamilanku.Mama masuk lebih dulu.Tapi ga lama keluar sambil menangis,"Mama,ga tega lihatnya sayang..."
-- YANG ...RINDUKAH KAU PADAKU...
          Aku masuk dengan pakaian khusus,kulihat suamiku terbaring dengan infus di tangannya.Alat deteksi denyut jantung juga ada.Bunyi alat2 medis itu membuatku merinding.Tapi aku terus mendekati Irwan,matanya terpejam.Wajahnya pucat.Suhu ruangan yang dingin menambah dingin tangannya kala kupegang,"Sayang,Pak CEOku...aku merindukanmu..."
-- TAK INGINKAH KAU DUDUK DI SAMPINGKU...
Kududuk di samping bednya,"Wan,kau bisa dengar aku kan?"
Aku berdiri dan menaruh tangannya di perutku,"Wan,bangun sayang...kau akan jadi ayah.Aku tak bisa sendirian membesarkan anak kita.Aku butuh dirimu.Anak kita butuh papanya.Aku tahu rasanya tak punya ayah.Aku tak mau anak kita kehilangan papanya.Ga Wan,kau harus bangun.Kumohon..."

--KITA BERCERITA TENTANG LAUT BIRU...( Toto pov )
           Niatku mau meminta Nyonya muda untuk makan dulu karena sejak tadi dia belum makan tapi aku ga sangka mendengar ucapan Nyonya muda bahwa dia sedang hamil.Astaga!Jadi tadi Nyonya muda pingsan karena sedang hamil?Aku malah jadi tergugu dan juga terharu.Andai saja Boss Muda tahu pasti sangat senang.Tapi bagaimana mau tahu,sadar saja tidak.Tidak!Aku harus yakin bahwa Boss Muda akan baik2 saja.Orang yang di sekitar pasien kritis ga boleh punya aura putus asa.Ngefek nanti.Aku harus tetap yakin bahwa Boss Muda berumur panjang. Aku akan menjaga Boss Junior dengan segenap jiwa raga.

** DISANA HARAPAN DAN IMPIAN...( IRWAN POV )
Saat aku berjalan menuju ke arah sinar tiba2 kudengar suara Evi,"Wan,kembali Wan...anakmu membutuhkanmu....aku tak bisa membesarkannya sendirian.....Kembali Wan...Kembali untuk kami." Anak?Aku punya anak?Evi hamil?Tapi bagaimana aku bisa kembali?Seseorang bersayap tiba2 muncul dihadapanku,"Jalanlah bersamaku...pegang tanganku...aku akan membawamu kembali.Lagipula aku mendapat tugas khusus mengenai dirimu." Kupegang tangannya.Jalan didepanku tiba2 berubah begitu terang.
** YANG ...PERNAHKAH KAU BERMIMPI...
Tiba2 saja aku berada di jasadku,kulihat Evi tidur sambil memegang tanganku.Dan malaikat yang bersama denganku tiba2 memegang perutku dan melakukan sesuatu dengan perutku.Rasanya seperti dioperasi.Cuma ga sakit.Aku cuma bisa melihat cahaya menyilaukan dari tangannya.Kemudian dia memegang kepalaku,"Sekarang tidurlah." Mataku jadi berat dan aku tertidur.Ketika aku membuka mata kulihat wajah2 terpana memandangku,"Kalian kenapa melihatku seperti itu?"
Siapa yang dilihat Irwan?***see you in the last eps***

Eps 100 ** DEBU2 JALANAN : The Last Eps
** KETIKA SEMUA HARUS KUTEMPUH AKHIR PERJALANAN CINTA KITA....( Evi pov )                 Sepertinya aku tertidur saat menjaga Irwan.Tapi aku mimpi aneh sekali.Aku berjalan di padang gurun sepi sekali.Lalu aku melihat oase dan kala hendak mengambil airnya tiba2 padang gurun di sekitarku berubah menjadi padang hijau penuh bunga.Dan oase itu berubah menjadi mata air yang sangat jernih dan yang lebih membuatku terpana adalah Irwan di sana tengah berenang bersama anak2 kecil.Aku tak percaya,'Irwan kan koma?Kok bisa berenang?Seperti ga sedang sakit.'
Lebih mendekat makin aku terpana karena anak2 itu memanggil Irwan,"Papa!!Lihat itu Mama!!" Semua menatapku,'Mereka memanggilku Mama?Tapi bukannya anakku masih dalam kandungan?'
** APA DAYAKU YANG HARUS TERIMA APA YANG TERJADI...
Aku terbangun oleh suara cemas Mama Idayu,"Vi,....Irwan Vi...putraku...dia...dia tidak bernafas." Aku jelas segera memeriksa Irwan,monitor jantungnya berdenging dengan display garis lurus.Aku tercekat,"Tidak!!Irwan jangan tinggalkan aku!Dokter!Kita harus panggil dokter!!"
Toto segera mendekat,"Biar saya yang panggil dokternya."
 Mama Idayu terpaku,"Putraku sudah pergi....hiks...hiks..."
Tidak!Aku tidak akan menerima kenyataan ini.Aku tidak mau menerimanya.

¤¤ SEMUA JALAN TELAH KUCOBA...( Idayu pov )
          Aku mendengar suara berdenging segera aku masuk mendapatkan Irwan.Evi tidur di dekatnya.Kulihat ke alat monitor jantung,"Kenapa garis lurus?"
Kucek dada putraku tak ada gerakan naik turun.Kucek hidungnya,"Ya Tuhan tak ada nafasnya..." Kubangunkan menantuku dengan tangan gemetar,"Vi...bangun Vi...Irwan Vi!!"
¤¤ UNTUK MELURUSKAN SEGALANYA...
Evi menjerit meratapi putraku,"Tidak!!Irwan kembali!!Kau harus hidup.Bagaimana dengan anak dalam kandunganku?Aku tak bisa membesarkannya sendiri.Dia butuh ayahnya,Wan!!Bangun Wan!!Kembali!!"
¤¤ HINGGA KUBOSAN....
         Anak?Evi hamil?Aku segera mengusap air mataku,"Evi,kamu hamil Sayang?"
Dia mengangguk sambil menaruh tangan Irwan yang terkulai di perutnya,"Benar Ma...Irwan akan jadi ayah..."
Berita itu membangkitkan harapan dalam diriku,kudekati Irwan dan kubisikkan di telinganya,"Putraku dengar mamamu ini.Kau akan jadi ayah.Evi hamil.Kau harus bangun sayang!Bangunlah!"
Tak bosan kuucapkan itu terus di telinganya sampai dokter tiba dan memeriksa kondisinya,"Ini code blue.Cepat ambil alat pemacu jantung!"
** KU TERUS BERTAHAN MENGHADAPI DIRIMU...
          Tak lama team code blue datang,membawa alat seperti kejut listrik.Tapi belum sampai alat itu dioperasikan tiba2 terdengar suara batuk,"Uhuk!"
Semua terkesiap melihat ke arah Irwan berbaring,"Siapa yang batuk?"
 Dokter terpana melihat Irwan membuka mata,"This is miracle!He's alive!!"

-- BILA SUDAH BEGINI AKUPUN TERSERAH PADAMU...( Toto pov )
         Aku memanggil dokter,kondisi Boss Muda benar2 membuatku cemas.Apalagi melihat Nyonya Besar dan Nyonya muda semua nampak sedih,'Boss jangan pergi Boss!Tuhan,tukar nyawa hamba gpp Tuhan...asal Boss Muda tetap hidup...'
 Semua berserah pasrah melihat dokter juga menggeleng satu sama lain.
** KUHARGAI SEMUA APA KEPUTUSAN YANG TELAH KAU TEMPUH...
         Team darurat bahkan datang.Tanganku kian dingin.Kenapa rasanya dunia jadi begitu sunyi?Aku ditanya oleh teamku,"Boss genk,apa Boss Muda akan baik2 saja?Kenapa sepertinya semua panik?Bukankah kita menempuh perjalanan sampai ke sini buat penanganan medis terbaik?Apakah mereka tak bisa melakukan sesuatu?"
** BIARLAH KUJALANI KEHIDUPAN INI TANPAMU LAGI...
         Aku tak bisa menjawab pertanyaan mereka.Kami hanyalah orang2 sederhana yang diambil dari jalanan lalu dipekerjakan oleh Boss Muda sebagai bodyguardnya.Kehidupan kami yang baru diberikan oleh Boss Muda.
 ** AKUPUN PERCAYA INI YANG TERBAIK UNTUKKU...
Aku cuma bisa berkata,"Dokter di sini adalah dokter terbaik.Mereka pasti akan melakukan yang terbaik untuk Boss Muda.Kita berdoa saja."
Tapi kemudian aku terkejut karena kudengar suara yang sangat kukenal.Suara Boss Muda.

** OH KEKASIH BUKAN HANYA DIRIMU YANG KECEWA...( Irwan pov )
          Kenapa dengan semua orang di sini?Kenapa mereka malah menatapku seakan melihat hantu saja,"Evi...Mama....kalian juga sama seperti mereka?Menatapku dengan aneh?Kalian kenapa?"
Evi mendekatiku,wajahnya berbinar tapi juga tak percaya,"Wan,kau hidup?Kau kembali?Kau benar2 kembali demi anak kita..."
Anak?Jadi suara Evi yang waktu itu kudengar benar?Aku punya anak?Aku merentangkan tanganku,"Kau tidak memelukku?Bukankah biasanya kau menyambutku dengan pelukan setiap kali aku kembali dari bepergian?"
**KAU LIHATLAH SENDIRI...
menghambur menangis dalam pelukanku,"Terima kasih Tuhan.Kau kembalikan suamiku.Ayah dari anakku.Terima kasih..."
 Aku memandang Mama,"Mama tidak merindukanku?Kenapa diam terpaku di situ?Ayo kemarilah lihatlah putramu kembali!"
 Mama juga segera memelukku.Dua wanita yang sangat berharga dalam hidupku kini takkan menangis lagi.Karena aku sudah kembali.
☆☆SEMAKIN TAK PASTI HIDUPKU TANPAMU LAGI...
           Dokter melakukan pemeriksaan lagi untuk memastikan kondisiku.Semua terkejut dengan hasilnya,"Ini keajaiban.Lambung Tuan Irwan tak ditemukan kanker.Lambungnya seperti baru bahkan organ2 yang terkena dampak kanker juga tak terkena lagi.Ini ajaib.Semua seakan Tuan Irwan tak pernah sakit kanker.Ini mukjizat!"

5 YEARS LATER...
 ** BIARLAH KUJALANI KEHIDUPAN INI TANPAMU LAGI...( Di water boom )
 Dua orang anak kecil nampak asyik bermain air di kolam yang tidak dalam,seorang pria muda nampak menemani mereka sambil memegang bola,"Alfa dan Raka siap main bola dengan Papa?" Seorang wanita mendekat,"Mama ga diajak nih?"
Yang bernama Alfa menjawab,"Mama kan sudah punya bola sendiri besar lagi."
Terdengar suara tawa seorang wanita yang duduk di kursi,"Evi,sayang kamu itu sedang hamil sini saja sama Mama.Ada berita nih di koran..."
Oh rupanya Evi to,"Berita apa Ma?"
Wanita itu pasti Idayu,"Soal Hazman.Kau ingat dia?Dia ditemukan tak bernyawa di mobilnya...sepertinya keracunan gas.Entahlah tidak dijelaskan dengan pasti polisi masih menyelidikinya."
Irwan melambai pada dua orang yang baru saja datang,"Bunda!Rizky!Sebelah sini!"
Rizky menyalami kakak iparnya,"Wah kakak usai dinyatakan sehat langsung kerja keras ya..."
Irwan ga ngeh,"Aku malah jarang ngantor Ki.Mama yang lebih banyak urusi kantor.Aku sibuk sama kakakmu he..he.."
Rizky tersenyum,"Ya itu maksudku...he..he.."
 Irwan memeluk sang isteri,"Aku tak mau menyia2kan hidupku lagi.Uang memang penting tapi banyak hal di dunia ini yang tak bisa dibeli dengan uang.Ya kan sayang...hello dedek di sana..."
          Rita tersenyum melihat putrinya bahagia dikelilingi anak2 dan suaminya.Juga orang2 yang sayang padanya.Saat pulang mereka melewati jalan dimana Evi pertama kali bertemu Irwan,"Jalan kenangan kita.Disinilah kisah cinta kita dimulai.Kisah cinta yang berawal dari debu2 jalanan."
The end...See you soon on next project.Thank you for reading and comments.