BANDARA CINTA ^^^PART 171-180 ( TAMAT )


Part 171 》》BANDARA CINTA
Trip....
Wilona memukuli punggung Verrel sepanjang koridor,"Tuan!!Turunkan saya!!Saya mohon!!"
Verrel malah seneng dipukuli punggungnya,mesem dia sambil pasang wajah serem,pura2nya biar pada minggir orang2,"Makin ribut makin aku ga mau nurunin.Bisa diem ga?"
Wilona ganti strategi,dia cubitin pinggang Verrel,jelas bikin Verrel geli dan akhirnya nurunin Wilona lagian emang dah deket parkiran,"Dah gelitikinnya...sekarang masuk ke mobil!"
Wilona malah terhuyung keseimbangannya belum balance,darah masih belum lancar mengalir,Verrel segera menangkap tubuhnya dan berbisik,"Perlu digendong ke dalam mobil,Tuan Putri?"
Wilona segera menggeleng,"Tidak usah Tuan...saya bisa sendiri."
Wilona bergegas masuk ke dalam mobil,niatnya mau yang belakang aja eh ditahan sama Verrel dibukain pintu yang depan,"Di depan!Disamping aku!"
Nurut deh Wilo meski sambil keheranan,"Kita mau pulang kan Tuan?Waduh buruan Tuan ada orang2 infotainment tuh!Tuan sih aneh2...pakai acara gendong saya segala.Kan mereka jadi mikir yang ga2..."
Verrel malah mendekat bikin Wilona makin jantungan,'Waduh...kayaknya aku salah ngomong nih...bangunin macan tidur nih...Tuan mau apa ya?Aduh kalau malah difoto sama paparazi gimana?Aduh....mana deket lagi wajahnya ke wajah aku.Mau ngapain ya?Pasti mau marahin lagi nih..Aduh aku kok malah deg2an gini ya sedekat ini lihat wajah tampan Tuan...Kamu mikir apa sih Wil?'
Verrel tersenyum,"Kalau duduk di depan jangan lupa pakai seat belt...biar aku pakaikan."
Wilona dah muka tomato bin salting ga karuan,'Astaga pasangin seat belt aja kayak singa mau menelan mangsanya.Cuma singanya ga serem sih habis ganteng banget...'
Bimo lihat para awak media,'Aduh besok pasti aneka safari nih berita yang beredar.Yang penting aku harus ikuti Mas Verrel.Biar Norman dan Anabel aja yang handle para pencari berita ini.'
Bimo segera calling Norman sambil menuju mobilnya,"Bilang sama Anabel untuk redam situasi.Kamu bantu dia.Ya dia masih di dalam.Sepertinya dia yang bikin anaknya Pak Adam jadi cidera.Udah kita kontekan lagi nanti.Aku harus susul Mas VB sekarang.Dia bawa mb Wilona.Entah mau kemana mereka.Kalau ada masalah kabari aku!"
Para pencari berita heboh.Tbc...

Part 172 》》BANDARA CINTA
Forget....
Verrel membawa Wilona ke bandara.Didaerah Solo disana memang suasananya sepi,"Kamu inget ga pertama kali kita bertemu?"
Wilona jelas ingat,"Di bandara.Tuan menolong saya mengambil dagangan saya yang jatuh."
Verrel senang Wilona ingat,"Sejak awal kita ditakdirkan untuk bersama.Kau tak boleh lupa itu.Kau itu harus selalu bersamaku."
Wilona makin heran kala Verrel beli apel lalu menghentikan mobil di dekat bandara,"Temani aku makan apel di sini.Ini sebagai hukuman karena kamu malah semobil dengan Rizky tadi."
Wilona mengambil apelnya,"Tuan marah karena hal itu?Tuan kan mengurusi Yuki tadi jadi saya takut ganggu makanya saya naik mobilnya Rizky.Saya pikir Tuan lupa dengan saya."
Verrel memandang Wilona dengan gemas,"Ga mungkinlah aku lupa sama kamu.Bukannya kamu yang minta aku ngurusi Yuki?"
Keduanya malah ribut manja.Sampai kemudian Wilona sadar bahwa kemarahan mereka sebenarnya wujud mereka saling peduli,"Maaf sudah membuat Tuan melakukan hal yang Tuan tidak sukai."
Verrel tersenyum kala melihat pesawat melintas,"Pokoknya kamu jangan pernah jauh dari aku.Kemana2 mau pergi sama siapa semua harus ijin aku dulu.Mengerti?Bukannya aku rewel tapi aku itu penjaga kamu.Ngerti?"
Wilona mengangguk,"Iya Tuan.Saya akan ingat itu!"
Verrel senang,"Bagus.Yuk kita pulang.Aku mau kamu masak buat aku.Aku pingin makan yang pedes2 sekarang."
Wilona lihat mobil Pak Bimo mendekat,"Itu Pak Bimo."
Bimo lega lihat anak majikannya,"Ya ampun Mas...saya sampai jantungan nyari kalian.Rupanya disini.Sini sepi mas.Bahaya."
Verrel sudah bisa mesem,"Iya Sorry Bim.Aku cuma pingin lihat pesawat aja.Udah keturutan kok.Yuk pulang!"
Bimo lihatin Wilona,"Mas Vb dah jinak Mb?"
Wilona mesem,"Sudah.Marahnya dah kelar."
Verrel denger,"Memang aku binatang buas apa?Perlu dijinakkan segala?"
Wilona yang jawab,"Tuan tadi kalau akting jadi the beast cocok deh.He..he.."
Ketiganya lalu pulang.Eh sudah ada Bu Merry di sana,"Ibu ingin bicara dengan kalian berdua."
Merry memberitahu kalau ia sudah mengajukan resign,ia mundur dari proyek film yang sekarang.Verrel dan Wilona kaget,"Kenapa Bu?"
Pak Dokter malah yang menjawab,"Karena papa mau membuat film buat kalian."Tbc......

Part 173 》》BANDARA CINTA
New way...
Wilona terpana mendengar perkataan ayah angkatnya,"Film baru?Buat kami?"
Pak Dokter menjelaskan semuanya,"Selama ini papa perhatikan kamu tidak nyaman di film pertamamu ini sayang.Kau bahkan hampir celaka.Papa rasa ada yang tidak beres di sana.Jadi papa dan partner bisnis papa sepakat mau buat satu film spesial kamu dan Nak Verrel pemeran utamanya.Ini akan jadi debut perdana kamu yang papa yakin bakal sukses.Ide ceritanya adalah karya Dinda.Papa menemukan di buku hariannya,dia menulis sebuah cerita yang sangat bagus.Papa harap kamu mau mewujudkan keinginan kakak kamu.Tentu saja setelah kamu menyelesaikan kontrak kerja kamu di proyek film bersama Pak Adam.Selesaikan dulu semuanya baru kemudian kamu fokus di proyek ini.Bagaimana?"
Verrel setuju banget,"Saya setuju Om!Saya juga udah ga nyaman kerja dengan Pak Adam.Sejak anak2nya gabung,Pak Adam jadi beda.Wilona juga pasti setuju,lagian dia kan harus selalu dampingi saya Om.He..he.."
Pak Rudy mesem demikian juga dengan Bu Merry.Ia senang melihat kedekatan Verrel dan Wilona,"Film ini mengisahkan dua orang artis beda usia.Dimana Wilona akan menjadi artis senior bernama Natasha.Sedang Verrel akan menjadi artis pendatang baru bernama Bramasta.Mereka dari dua tempat yang berbeda.Natasha awalnya cuma menganggap  Bramasta sebagai new artis yang modal goodlooking aja.Sedang Bramasta jatuh hati sejak awal pada Natasha.Sebuah proyek menyatukan mereka dan akhirnya mereka menyadari bahwa mereka saling mencintai.Kalian suka alur ceritanya?"
Yang ditanya dua2nya malah tersipu semuanya,Verrel malah senyum2 kegirangan bayangin dia scene demi scene bersama Wilona nanti,'Wah...aku bisa ungkapin cintaku lewat film ini.Yes!!'
Wilona menyentuh tangan Verrel,"Tuan..ditanya Bu Merry itu...malah senyum2 sendiri."
Verrel masih mesem terus,"Ceritanya sesuai skenario hati saya Bu..."
Semua memandang Verrel seakan kepalanya jadi tiga,"Hahh?"
Bimo yang mesem,'Apa yang keluar dari mulut meluap dari hati...ya gini nih jadinya...'
Wilona ga ngeh,"Maksud Tuan dengan skenario hati apa ya?"
Pak Dokter membantu Verrel keluar dari situasi itu,"Maksud Nak Verrel adalah tanpa baca skenario aja hatinya dah setuju."Tbc..

Part 174 》》BANDARA CINTA
Waiting....
Seneng nian Verrel bakal main bareng Wilona.Peran utama pula.Saking senengnya ia kasih kedipan mata ke Wilona,"Wink.Wink"
Wilona heran,'Mata Tuan kenapa ya?'
Yang deket malah Bimo,"Ya Mas?Ada perintah apa?"
Verrel jawab,"Bukan kamu Bim!"
Verrel nyikut Wilona,"Ayo ikut aku..."
Pak Dokter nanya,"Mau kemana Nak Verrel?"
Verrel jawab,"Ke belakang Om."
Jelas semua jadi lihatin penuh tanya,'Ke belakang aja minta diantar?'
Melihat tatapan curiga terarah pada tuannya yang kayaknya juga ga ngeh,Wilona baru ingat bahwa ia janji mau masak buat sang tuan,"Oh iya saya janji mau masak buat Tuan...Tuan pasti lapar.Permisi semuanya."
Bu Merry mesem,"Mereka serasi banget ya.Saya yakin bakal sukses nanti film yang bakal mereka bintangi bersama."
Sementara itu Yuki kesal karena harus absen cukup lama karena terkilir,"Bagaimana dengan syuting aku Pa?Kalau aku ga bisa syuting maka cewek kampung itu juga ga boleh Pa.Keluarkan dia dari daftar pemain!!"
Rizky menegur adiknya,"Kamu ga bisa seenaknya.Dulu saja saat Wilona terkilir kamu masih syuting.Ga fair dong!Lagian apa salah Wilona sama kamu?Sekalian aja semua ga usah syuting!Itu baru fair!Apa seluruh dunia harus mengikuti keinginan kamu?"
Yuki kesal ditentang kakaknya,"Kakak suka kan sama cewek kampung itu?Aku sudah selidiki dia.Dia itu gembel aslinya.Cuma pedagang buah di bandara.Buta lagi dulunya."
Rizky malah tersenyum,"Dia pantas mendapat kasih sayang siapa saja karena dia baik.Dia selalu ramah pada siapa saja.Siapapun akan suka sama Wilona.Dan kamu tahu dibanding dia,kamu lebih kampungan tahu ga?!"
Adam melerai mereka,"Hentikan!Papa lelah lihat kalian ribut terus.Papa akan hentikan semuanya.Papa sudah kehilangan Bu Merry.Sekarang kalian bikin kepala papa pusing.Keuangan papa juga bermasalah.Kalian tahu ga sih?"
Adam memegang dadanya yang tiba2 nyeri,"Aaacck..."
Adam malah terhuyung,Rizky segera menangkap tubuh ayahnya,"Papa!!"
Anabel yang masih ada di situ segera mengabarkan semuanya pada Bimo,"Pak Adam malah opname Bim!Dia pingsan tiba2.Aku jadi serem di sini Bim.Aku pulang aja deh...lagian Yuki gpp ga terlalu parah sebenarnya cuma terkilir aja.Dianya aja yang besar2in."
Bersambung..

Part 175 》》BANDARA CINTA
Starting...
Sinetron yang dibintangi Yuki akhirnya diending dengan terburu2 dan terkesan dipaksa.Semua karena Pak Adam stroke dan butuh perawatan intensif.Disitulah Yuki baru sadar bahwa dia begitu egois,ia tidak mempedulikan kesehatan ayahnya.Rizky akhirnya membawa ayahnya pergi berobat ke Singapore,"Kamu harus ikut Yuki!Papa jadi begini karena berusaha menyenangkan kamu.Sekalian tuh kaki kamu diperiksakan."
Yuki malah sibuk sama pikirannya sendiri,'Aku baca tadi di koran2 kalau Verrel bakal main bareng si kampungan itu.Mana ceritanya bagus lagi.Dan katanya budgetnya besar.Wah kenapa bukan aku sih yang dipilih untuk peran utama wanitanya?Sebel!!!'
Rizky melihat adiknya meremas tabloid,"Kamu pasti kesal kan karena Wilona dapat peran utama?Yuki...Yuki...yang namanya emas itu walau kamu lempar ke comberan tetap aja emas.Wilona itu aktingnya bagus.Total.Layaklah dapat peran bagus juga.Udah ayo buruan packing.Lupakan Verrel!Dia dan Wilona itu saling sayang.Sampai kapanpun kamu itu ga akan bisa dapatin Verrel."
Yuki termangu,"Berarti kakak juga patah hati dong?"
Rizky duduk dekat adiknya,"Kamu itu udah gede.Jangan bertingkah kekanakan lagi.Orang yang dewasa tahu bahwa ga semua bisa ia dapatkan.Ga selalu hidup seindah angan.Hadapi kenyataan dan move on.Yang terpenting sekarang adalah papa.Papa butuh kita.Mari kita mulai lembaran baru di Singapore.Kamu bisa?"
Yuki akhirnya mengangguk dan bergegas ke kamarnya,"Kakak benar.Kita udah kehilangan mama.Yuki ga mau kehilangan papa juga.Demi papa,Yuki akan berubah.Janji!"
Rizky lega akhirnya bisa membawa adiknya kembali ke jalan yang benar,diambilnya tabloid yang tadi diremas2 adiknya.Terpampang di halaman update selebritis berita bahwa syuting film terbaru Verrel bersama Wilona akan segera dimulai.Lokasinya di dekat Jakarta jadi Wilona dan Verrel kembali ke Jakarta.Rizky membaca judul filmnya,"When I See Love...wow...bisa kebayang nih alamat bakalan booming.Sukses deh buat kalian."
Verrel seneng banget bisa balik ke Jakarta apalagi kala dikasih tahu bahwa mamanya ikut menggelontorkan dana buat filmnya.Sang mama emang sengaja nyembunyiin semuanya supaya Verrel fokus nyelesaiin proyek lamanya.Bersambung

Part 176 》》BANDARA CINTA
Wonderland....
Windy memang berharap bahwa Wilona akan selalu berada dekat putra sulungnya,'Semoga dengan menjadi pairing utama,mereka akan semakin akrab dan terbiasa.Mereka akan saling menjaga dan memperhatikan.Asalkan ada Wilona di sisi putraku hatiku tenang.'
Pak Rudy sendiri memang sejak lama ingin membuat impian Dinda terwujud,'Kini kamu jadi artis Dinda.Walau dalam figur Wilona.Namun Papa bisa lihat kamu bahagia tiap kali melihat mata Wilona berbinar2.'
Memang selama proses syuting kian membuat Verrel dan Wilona makin dekat.Meski peran Wilona sebagai artis senior yang udah tenar namun tetep aja begitu dibelakang layar paling perhatian sama Verrel,"Tuan,biar saya benerin itu kancing kemejanya."
Diledek deh sama crew,"Cie...udah kayak bininya aja perhatian bener...calon ya Rell?"
Wilona merona,"Kalian ngomong apa sih...Saya kan memang asisten Tuan Verrel..."
Verrel yang berperan sebagai aktor pendatang baru malah mikir,'Gimana ya buat nyadarin Wilona kalau aku tuh sayang sama dia lebih dari majikan?'
Saat adegan romantis dimana Verrel menyatakan perasaan pada peran Wilona,para crew memberi ide pada Verrel untuk nembak Willona,mereka siapin semuanya.Sutradara memberi arahan,"Rell,nanti kamu berdiri di halaman gedung terus kamu teriakan dialog kamu okay?Wilona nanti akan mendekat ke arah kamu...siap semua ya!!"
Wilona berdiri di tempat tersembunyi menunggu,'Kenapa aku deg2an ya...ya ampun Wilona,ini cuma syuting bukan beneran.Ngarep deh...'
Verrel sudah berdiri di halaman gedung dimana syuting diambil,'Inilah moment yang pas.Ayo Verrel kamu bisa!!'
Wilona merhatiin sambil nahan senyum,'Tuan kenapa keringat dingin gitu ya?Baru kali ini aku lihat Tuan nervous gitu...apa Tuan sakit ya?'
Verrel grogi,"Bu Merry...saya pemanasan dulu ya..."
Bu Merry mesem,'Kayak belum pernah adegan begini kok sampai galau gitu Verrel ya?'
Akhirnya syuting dimulai,"Take!!Kamera roll on!"
Verrel mulai dialognya,"Aku kemari memberi ucapan selamat buat kamu,aku ingin kamu tahu bahwa aku sudah lama menyimpan rasa kepadamu...Jadi..."
Verrel berlutut,"Maukah kamu menerima cinta aku...Wilona?"
Bu Merry sengaja ga menghentikan adegan itu.Apa reaksi Wilona?Tbc......

Part 178 》》BANDARA CINTA
Momentum....
Berita jadiannya Verrel dan Wilona akhirnya diketahui media,fans dan netizen.Semua memperbincangkannya dan membuat film mereka melejit ratingnya.Bahkan dalam ajang penghargaan di sebuah televisi nasional mereka didaulat sebagai aktor dan aktris ngetop.Wilona menarik perhatian media karena latar belakangnya yang pernah menjadi gadis buta,"Mbak Wilona,matanya begitu indah.Benar ndak sih kalau dulu mbak itu pernah buta?"
Wilona menjawab dengan ramah sambil menggandeng lengan sang kekasih,"Mata saya yang indah ini adalah kenangan dari kakak angkat saya,Dinda.Memang saya dulu buta.Tuan tahu saya dulu seperti apa."
Para wartawan dah tahu siapa yang dimaksud 'Tuan' oleh Wilona,pandangan mereka segera tertuju ke Verrel,"Mas Verrel,ceritain dong awal mula ketemu sama Wilona.Denger2 ketemunya di bandara ya?"
Verrel malah promosi film baru mereka,"Kalian mau tahu awal mula kami bertemu?Lihat aja nanti film terbaru kami yang berjudul 'Pesawat Cinta'.Disitu saya jadi pilot lho.Garis besarnya itu berdasarkan true story awal pertemuan kami.Maaf ya kami harus pergi sekarang."
Wilona selalu digandeng mesra sama Verrel bikin banyak orang mupeng.Verrel nampak bahagia dengan Wilona di sisinya.Ia ga pernah mengalihkan pandangan dari Wilona.Selalu didekat sang kekasih,"Sayang,kamu cantik banget kayak putri duyung."
Wilona berbisik,"Tuan selalu memuji saya."
Kemesraan keduanya selalu menjadi incaran media.Windy memberi ucapan selamat pada putra sulungnya,"My boy congratulation honey!!"
Atha juga memberi selamat pada kakaknya,"Big bro bakal liburan dong.Hadiah awardnya kan liburan ke Eropa.Wah berdua pula.Cie..."
Verrel memandang Wilona,'Aku ingin menjadikan moment liburan itu sebagai momentum spesial.Aku akan melamar Wilona di sana.Wilona sudah mencapai usia untuk menikah juga.Aku harus siapkan semuanya.Bimo mana nih?'
Windylah sebenarnya yang menginginkan Verrel cepat menikah,'Sepertinya Verrel mengikuti nasehatku untuk segera melamar Wilona.Aku harus ikut ke Eropa.Pamannya Wilona di Yogya harus ikut juga.Rudy jelaslah.Semua keluarga harus hadir di sana.Akan menjadi sebuah kejutan nanti buat Wilona.Lagipula ini kan ultah dia ke 21 juga.'Tbc....


Part 179 》》BANDARA CINTA
Accept....
Liburan keliling Eropa yang merupakan hadiah atas award yang diterima insan perfilman dirancang Verrel untuk moment melamar Wilona.Bimo usul di Paris aja tapi Verrel lebih suka di hari ultah Wilona saja. Tepatnya saat rombongan tour tiba di Inggris.Wilona ga tahu semua rencana itu.Apalagi kemudian Verrel berulah,"Besok kamu jalan2 sendiri saja ya?Aku kecapekan nih.Aku mau rehat di hotel."
Wilona jelas cemas,"Tuan ga enak badan?Aku bawain obat dan makanan ya?"
Eh tumben Verrel nolak,"Ga usah.Kamu ga usah kemari."
Wilona sedih banget dengan jawaban Verrel,'Tuan kenapa ya?Apa aku ada salah?Perasaan kemarin baik2 aja deh.Apa mungkin dia udah bosan ya sama aku?Mungkin aku ga kayak gadis kota gitu.Aku bosenin kali ya.Aku jadi sedih deh....'
Wilona memilih ga jalan2 keesokkan harinya,ia malah ke hotel dimana Verrel berada namun yang ada cuma Pak Bimo yang memberitahu kalau Verrel lagi jalan2 ke London Bridge.Wilona kecewa,"Katanya ga ikut jalan2 kok malah pergi sih?Kok Pak Bimo ga ikut?"
Bimo jawab,"Mas Verrel sama perempuan cantik mbak.Perempuan idaman...."
Wilona makin broken heart,'Disaat hari ultahku Tuan bohongin aku jalan sama cewek lain...ternyata Tuan ga beneran sayang sama aku.'
Bimo bujuk Wilona yang mukanya dah mau nangis,"Mbak,sebaiknya mbak cek dulu ke jembatan London.Saya anterin ya?"
Wilona nurut,'Iya aku harus lihat dulu siapa sih cewek yang jalan sama Tuan.Kalau dia memang lebih bikin Tuan bahagia,aku ikhlas melepas Tuan...'
Bimo ga tega juga ngerjain Wilona,'Aduh,kasihan juga lihatnya tapi mau gimana lagi.Mas Verrel yang minta.'
Sampai di jembatan London yang terkenal itu,Wilona memang lihat Verrel sama perempuan tapi,"Itu kan Mama Windy?Mana cewek yang Pak Bimo maksud?"
Pak Bimo mesem,"Saya ga bilang cewek tadi mbak...mending mbak ke sana dulu aja."
Wilona turun dari mobil,terkesiap ia kala lihat Pamannya dan papanya juga ada di sana,"Paman!!!Papa!!!"
Semua memberi pelukan hangat,"Selamat ulang tahun ya Sayang?Kami kemari untuk merayakannya.Lagipula ada kado istimewa tuh dari Nak Verrel."
Verrel mendekat dengan membawa dua tangkai mawar merah,"Maaf jika aku membawa kamu ke sini dengan penuh intrik."Bersambung......

Part 180 》》BANDARA CINTA
The last eps....
Wilona masih galau dan tak mau melihat ke arah Verrel,ia masih tak mengerti dengan tindakan Verrel.Verrel lihat ke Bimo,"Kamu ngomong apa sama Wiloku tadi sampai dia bete gitu?"
Bimo malah angkat bahu inocentia gitu.Verrel akhirnya memeluk Wilona dari belakang,"Kamu kenapa sayang?Kamu ga suka dengan kado aku ini?Merayakan ultah kamu di sini.Sama semua keluarga kamu."
Wilona melepas pelukan Verrel,"Lepaskan saya Tuan..."
Verrel menghadapkan Wilona padanya,"Ga akan!Aku tidak akan melepaskan kamu sampai selamanya.Justru aku bawa kamu ke sini untuk mengikat dirimu selamanya denganku.Sama seperti jembatan itu yang menyatukan dua tempat.Aku ingin selamanya bersamamu.Menikahlah denganku,Wilona."
Wilona terpana apalagi kala Verrel memberikan bunga padanya dan ditangkai bunga itu ada cincin,air mata bahagia tak bisa ia bendung,"Tuan tidak bercanda kan?"
Verrel meraih jemari Wilona,"Untuk pertama kalinya dalam hidup aku,aku serius dengan seorang wanita.Dan wanita itu adalah kamu Wil.Aku mencintaimu...."
Wilona segera memeluk Verrel dan menangis di dada sang Tuan,"Untuk pertama kalinya saya takut menghadapi hidup ini ...saya takut kehilangan Tuan...saya ingin selalu bersama Tuan.Saya sangat mencintai Tuan..."
Windy muncul dekat mereka,"Pakaikan dong cincinnya Rel...Wilona sudah terima lamaran kamu itu..."
Verrel segera memakaikan cincinnya ke jari manis Wilona,"Mulai sekarang jangan panggil Tuan lagi tapi panggil 'sayang'okay?"
Wilona mengangguk,"Iya sayang..."
Mereka menikah di luar negeri.Disaksikan keluarga dekat dan kemudian resepsi dilakukan di Indonesia dengan konsep bandara.Setelah itu mereka off dari dunia hiburan dan bulan madu ke Lombok.Dipantai Lombok nan indah keduanya nampak mesra.Windy dan Bimo melihat dari jauh,"Lihat mereka Bim.Mimpiku jadi kenyataan.Kini aku tenang karena Wilona akan selalu bersama Verrel."
Bimo memberanikan diri,"Mimpi saya yang belum terwujud...menemukan pendamping hidup."
Windy tersipu,"Jodoh itu tak dinyana Bim...tunggu saja waktunya."
Bimo meraih tangan Windy,"Saya sudah menemukannya...dia tepat di depan saya..."
Windy merona karena ia sebenarnya juga memiliki perasaan pada pengawalnya itu.End


BANDARA CINTA^^^ PART 161-170


Part 161 ♣♣ BANDARA CINTA
Will go...
Merry mengerti perasaan aktor utamanya,"Ibu ga masalah Rell,Ibu juga menyadari Pak Adam sekarang jadi lain.Mungkin sinet ini akan menjadi proyek terakhir Ibu dengan Pak Adam."
          Semua kaget mendengarnya.Apalagi Verrel,"Wah saya jadi mikir deh soal kontrak kerja saya."
Wilona juga ikut sedih mendengarnya,"Jangan pergi Bu.Saya mohon."
Pak Rudy malah mikir,'Hmm...sepertinya ini kesempatan emas untuk mewujudkan rencanaku.'
Bu Merry berkata pada Wilona,"Sebenarnya ibu masih ingin berkarya.Ada banyak ide di kepala ibu.Apalagi dengan bintang2 seperti kalian.Namun sepertinya Pak Adam tidak akan menyetujui ide saya."
Pak Rudy malah berkata,"Bisa ngobrol sebentar Bu dengan saya di ruang kerja saya?"
Bu Merry heran juga,"Soal apa Pak Rudy?"
Pak Rudy ga mau Verrel dan Wilo denger,"Biasa soal bisnis..."
Kian bingung Bu Merry tapi dia nurut aja,"Oh tentu..bisnis ya...Anak2 ibu tinggal dulu ya..."
Wilona membujuk Sang Tuan,"Tuan tetep harus hadir ya dalam MNG.Kasihan Bu Merry nanti bisa kena marah.Dikira ga nyampekin lagi ke kita.Ya Tuan ya?"
Verrel kekeh ga mau,"Ga!Aku tetep ga akan datang.Kecuali...kamu juga datang.Keputusan ini sudah final.No nego!!Nay..nay..nay!"
Anabel mendekat dan berbisik pada Wilona,"Jangan dibujuk lagi mb nanti bisa danger bay.Udah ikutin aja.Lagian Pak Adam kan bilang boleh ga ikut.Berarti ikut juga gpp to?Setidaknya nemeni gitu deh.Mb Wilo juga udah bisa jalan.Cuma berdiri lama ga boleh kan?Nanti saya minta disediain kursi deh."
Wilo mikir,'Iya juga ya.Yang penting Tuan mau datang.Jika semua bermuara ke aku.Maka aku yang harus berkorban demi kebaikan semuanya.Jangan sampai karena aku Tuan ga datang.Pasti fans akan kecewa dan nama Tuan akan jadi jelek nanti.Iya deh aku akan datang.'
Wilona mendekati Verrel,"Iya besok pas acara saya akan ikut Tuan.Tapi mungkin saya lebih banyak duduk gpp ya?"
Verrel hepi nian,"Asyik!!Gpp gpp...yang penting kamu ada di samping aku.Itu dah cukup.Yeahhh!!"
Bimo sama Norman berpandangan,"Lihat tuh!Mas Verrel kayak dapat durian runtuh.Senengnya."
Saking senengnya Verrel sampai Wilo diangkat sama dia.Jelas Wilo keder,"Ihh Tuan turunin!Turunin saya!"
Gimana reaksi Yuki nanti?Tbc....♣♣

Part 162 》》BANDARA CINTA
Stood over...
Verrel hepi nian Wilona mau ikut,reflek dipeluknya Wilona,"Yes!!Yes!!"
Wilona jelas berdebar hatinya tiba2 dipeluk sang tuan,reflek dia meluk leher Verrel,'Ya ampun...rasanya kayak banyak kupu2 di perutku.Kenapa aku merasa begitu nyaman ya sama Tuan?Rasanya bahagia gitu...kenapa jadi deg2an ya?'
           Anabel juga bahagia sayangnya Bimo ga mau meluk dia.Kabur malah.Weleh...
Bu Merry juga sumringah di ruang kerja Dokter Rudy,"Beneran Pak Rudy bakal melakukan itu?"
Pak Rudy melihat foto Dinda yang di mejanya,"Demi mewujudkan impian putri saya yang kini ada dalam diri Wilona.Seorang ayah akan melakukan apapun demi anaknya bukan?"
Bu Merry kagum,"Anda sungguh ayah yang baik.Saya setuju dengan tawaran Anda."
Pak Rudy berkata,"Jangan formil begitu panggil saja saya dengan kau,kamu atau nama saja.Terserah.Mas juga boleh..."
Merry tersipu,"Baiklah Mas Rudy saja...Mas juga boleh panggil saya dengan nama saja.Biar lebih akrab."
Rudy tersenyum,"Tapi jangan beritahukan siapa2 dulu soal rencana saya ini.Saya tak mau Wilona mendapat masalah lagi.Kasihan dia."
Merry setuju,"Saya janji.Saya akan menjaga rahasia sampai tiba waktunya."
          Apa sih yang mereka rencanain?Rancangan baik pastinya.Ga kayak si Yuki nih.Asyik milih baju dia,'Pakai yang mana ya buat acara MNG?Harus yang super keren soalnya nanti aku bakal jadi pusat perhatian.Kan si super pell itu ga ikut.Super nempel.Wilow...kayak aroma pembersih lantai.Emang dia itu manusia rendah.Ga level jadi artis.Hmm...aku kayaknya harus beli baju deh.Nanti para fans akan lihat gimana serasinya aku sama Verrel.Verrel pakai baju warna apa ya?Tapi...kayaknya tadi dia ga mood datang deh...Ah ga mungkin dia ga datang.Dia kan superstarnya.Aku queennya he..he..Mending aku mastiin ke Manusia Bell...Verrel datang atau tidak ke acara MNG.'
Yuki minta papanya yang nelpon,"Oh jadi Verrel bakal ikut?Oh ya udah cuma mastiin aja."
Langsung ditutup telponnya sampai Anabel heran,"Main tutup aja.Padahal aku belum bilang kalau mbak Wilona bakal ikut.Ya udah biarin!"
Wilona sama Verrel malah asyik pandangan.Weleh...Wilona akhirnya diturunin pelan2,"Ups maaf kaki kamu kan lagi sakit ya?Sorry..sorry...aku ga sadar."
Tbc.....

Part 163 》》BANDARA CINTA
Big dream...

           Hari yang dinanti tiba.Para fans sudah memenuhi lokasi bahkan dari pagi.Padahal meet n greetnya sekitar jam 3 sore.Yuki dah dandan bak princess.Sayangnya Verrel ga mau semobil sama dia,mau bawa mobil sendiri katanya.Verrel tahu Yuki pakai baju ala princess maka dia malah mau tampil casual.Wilo malah yang disuruh milihin,"Wilo pilihin dong bajunya bagusnya yang mana?Aku bingung nih...soalnya .."
Norman nyahut,"Iyalah Mas Verrel pakai apa aja cocok.Lahirnya aja kalung usus.Makanya pakai baju apapun masuk deh...Ganteng,tinggi,badan oke...putih aduh..."
Wilona melihat pilihan baju2 tuannya,"Saya suka warna hijau ini.Modelnya simple dan ada motif garisnya ini lho."
Verrel segera mengambilnya,"Oke pakai ini aja.Kalau Wilo yang pilihin pasti top deh."
Wilo sendiri juga pakai celana panjang dipadu atasan feminin gitu.Cantik banget sampai2 Verrel terpana,"Wow...kamu cantik nian Wiloku..."
Wilo tersipu apalagi Verrel sampai menggandeng tangannya,bukain pintu mobil pula,"Silakan Tuan Putri..."
Wilona memandang Verrel,"Jangan panggil tuan putri  ke saya Tuan.Kebalik malah."
Verrel malah meraih tangan Wilo,"Aku bebas mau manggil kamu apa saja.Kamu nurut aja.Pokoknya nanti kamu akan aku jagai terus.Man,ayo berangkat!"
Bimo dah dilokasi duluan prepare jalan buat majikannya,dibantu Anabel tentunya,"Tolong ya jangan berdiri di dekat area bertanda itu ya.Itu buat artis masuk."
Para fans ingin melihat idola mereka,"VB!!VB!!"
Yuki kesal karena banyak banget yang neriakin nama Wilona juga,"Wilo!!Wilo!!"
Ia yang sudah berdandan bak putri malah disorakin karena gaunnya kotor sebab gerimis sempat turun sehingga medan agak becek,mana pakai acara kedeklik pula,'Iih...kok hujan sih kan jadi ga bagus baju aku...masak aku harus jinjing terus.Iihh bete mana pegel lagi.'
Fansnya Yuki nyerbu pula bikin baju Yuki kian kucel,"Jangan tarik2!"
Namun semua segera histeris kala lihat mobil Verrel datang,"Itu VB!!Sama siapa ya?"
Yuki segera bersiap,"Pangeranku datang!!"
Namun Verrel ga sendirian,penggemar langsung jerit2 lihat Wilona turun dari mobil Verrel,"Wow...Wilona semobil sama Verrel!Wilver!!Wilver!!"
Verrel perhatian pula sama Wilo.Bersambung.............

Part 164 》》BANDARA CINTA
His care....

Host acara lihat Verrel datang segera menyambut,"Ini dia yang kita tunggu2!Verrel Bramasta!!"
Host satunya malah tertarik dengan siapa yang bareng Verrel,"Siapa hayo yang datangnya bareng Pangeran kita?Jelas bukan Yuki ya,doi kan udah disini."
Semua kamera jelas mengarah ke arah VB,"Wah itu kan Wilona kan?Pendatang baru itu kan?Cantik banget ya...kayaknya cocok nih sama VB.Lihat aja digandeng terus sama VB.Cepat shoot!!VB itu kan terkenal Ice prince gitu.Ga pernah nunjukin sisi lembutnya gitu.Tapi lihat tuh!Perhatian nian sama Wilona...arahin kamera ke mereka terus."
Yuki ga suka VB begitu perhatian sama Wilo,'Aku kan pemeran utamanya kok malah Wilo sih yang jadi pusat perhatian?Aku harus singkirin tuh cewek!'
Wilo menyapa penggemar dengan ramahnya,"Halo semua!Agak gerimis gpp ya?"
Mereka senang disapa idolanya,"Ya!Gpp!"
Verrel berdiri dekat Wilona,ia heran kok ga ada kursi buat duduk,"Man,aku kan dah minta ada kursi.Mana?Kasihan Wilo masak berdiri terus?"
Norman bergegas ke belakang stage,"Kok ga ada kursi sih?"
Panitia jawab,"Perintah langsung dari atas mas ga boleh ada kursi.Soalnya fans aja berdiri kok."
Norman nanya Bimo,"Pak Bimo gimana nih padahal kan kemarin dah disiapin to?Kok ga ada?"
Bimo jawab,"Pakai kursi seadanya saja.Ah itu kursi buat rias pakai aja.Bawa sana!"
Norman bawa kursinya dua jumlahnya,'Satu buat mas VB satu buat Mbak Wilona.'
Namun kala Verrel mempersilahkan Wilona duduk eh Yuki nyerobot,"Eitt!!Itu kursi aku.Kursi buat the prince and princess only.Kamu itu tahu diri dong.Cuma pemeran pembantu saja mau duduk deket VB.Ngaca dong!"
Verrel kesal,"Yuki apa2an sih?..."
Wilo memegang lengan Verrel,"Tidak apa Tuan.Saya kuat kok berdiri."
Verrel malah berdiri dan mendudukkan Wilo di kursinya,"Kamu adalah tuan putri dimataku silakan duduk...princess Wilona."
Yuki ga terima,"Wait!Itu kursi buat prince bukan princess.Ceritanya itu kamu pangeran dan aku princessnya gitu."
Verrel ga kehabisan ide,"Ok...kalau gitu...aku akan duduk."
Namun begitu VB duduk ia menarik Wilona duduk dipangkuannya.Jelas Wilona kaget karena ia ga nyangka,"Eitt!!"
Fans langsung baper,"Yeahhh!!"
Yuki kesal meradang melihatnya.Bersambung..

Part 165 》》BANDARA CINTA
The factor...

Yuki segera menarik Wilona dari pangkuan Verrel,"Iihh..ga sopan banget!Mau cari sensasi ya?Biar ke katrol tenar gitu?"
Eh yang bela Verrel,"Kenapa nyalahin Wilo?Kamu ga tahu kan Wilo itu kakinya habis sakit.Dia ga boleh berdiri terlalu lama.Udah kita tanya fans aja enaknya gimana."
Verrel berbisik pada host,"Ok.Ide bagus itu!"
Host nanya fans,"Karena dua princess ribut maka kita bikin game aja gimana?Setuju ga kalian?"
Semua setuju,"Setuju!!"
Host nyambung lagi,"Nah kita minta keduanya berakting bareng Verrel.Siapa yang paling bagus aktingnya alias dapat chemistrynya sama Verrel,dia yang dinobatin boleh duduk samping Verrel.Gimana setuju semua?"
Fans jelas seneng ada games.Dua kubu mulai menyerukan jagoan masing2,"Wilona!!Wilona!!....Yuki!!Yuki!!"
Rizky melihat dari jauh,'Penentunya jelas VB,hatinya akan mempengaruhi kualitas aktingnya.Dimana hatinya berada disitulah pemenangnya.'
Host kembali nanya,"Siapa yang dapat giliran pertama?"
Yuki langsung maju,"Jelas aku!Aku tuh peran utama di sini."
Wilona mah ngalah,'Meet n greet itu kayak gini ya?Rame banget.'
Verrel adu akting sama Yuki,ceritanya itu Verrel sebagai ice prince gitu.Yuki merayunya,"Oh Pangeran VB yang tampan rupawan,kita jalan2 di taman yuk.Bunganya sedang bermekaran indah sekali."
Eh VB jawab dingin,"Aku ga suka bunga.Lagian sedang gerimis.Mau bikin aku masuk angin?"
Malah disorakin penonton,"Ha...ha...ha...!!"
Yuki lalu menyanyi,"Oh Tuhan kucinta dia....inginkan dia..."
VB malah sedakep,"Berisik tahu ga sih?Aku itu sedang mencari ketenangan."
Waktu buat Yuki habis.Kini giliran Wilona,sama adegannya merayu VB yang supercool,namun Yuki ngasih kode ke team sound,'Lihat aja!Aku ga akan biarin Wilo menang.'
Giliran Wilo,ia mendekati Verrel,"Tuan,apakah Tuan tahu dimana taman istana?Saya dayang baru di sini.Saya mau memetik bunga untuk menghiasi istana."
Wah VB denger panggilan sayang Wilo untuknya'Tuan'segera mendekat,"Kamu panggil aku apa barusan?"
Gayanya dingin berkesan marah tapi respon penonton malah baper,"Ohhh..."
Wilona mau jawab dengan lagu tapi micnya mati tiba2,Verrel langsung reflek ngasih mic dia,"Kamu bicara apa barusan aku ga denger?"
Tbc...........

Part 166 》》BANDARA CINTA
Two chair...

           Wilona langsung merona ditarik Verrel duduk di pangkuannya,didepan banyak orang pula.Yang punya kursi saja seneng,penata rias maksudnya,'Ya ampun bintang kesayanganku duduk di kursi riasku.Kursinya bakal kusimpan selamanya.'
Host acara aja sampai koment,"Waduhhh so sweet banget sih Rell?Pakai acara sepiring berdua eh salah sekursi berdua.Cie...Kayaknya cocok nih kalau mereka jadi prince and his princess.Penonton setuju?"
Wah semua setuju,"Iya bikinin dong sinetron buat mereka.Bikinin!!"
Weleh malah kayak demo.Tapi bagi Yuki malah berasa lagi didemo,'Mereka malah setuju VB sama pembantunya itu.Ga bisa!Aku akan bilang ke papa untuk ga bikinin mereka seperti mau penggemar.'
Yuki akhirnya minta satu kursi lagi buat Wilona duduk,"Buruan bawa kursi satu lagi!"
Sepanjang sesi meet n greet malah Wilona yang jadi pusat perhatian.Pada sesi foto bareng idola saja yang dikerubuti adalah VB dan Wilona.Sampai harus antri gitu.Sedang yang mendekat ke arah Yuki cuma dikit,itupun aslinya mereka fans bayaran.Sementara itu Merry menemui Produsernya,"Saya ingin mengajukan resign Pak.Saya sudah mendapat tawaran kerja baru."
Adam kaget,"Oh...ya?Silakan saja.Tapi ingat saja jangan datang mengemis pada saya minta kerja balik!!"
Merry berkata,"Saya akan ingat itu.Sampai jumpa."
Adam sebenarnya menyesalkan resignnya Merry sebagai sutradara,'Kerjanya bagus.Proyek2nya selalu booming.Apa aku salah melepas dia?Mungkin semua akan baik2 saja jika Yuki tidak kulibatkan dalam proyeknya.'
Yuki sendiri juga nyesel pakai dress princess,'Sial!Malah ribet pakai gaun begini.Mana hujan lagi.Kotor.Kucel.Aduhhh....Ga bisa deket2 VB lagi.Aaahhh!!Apa aku ganti baju aja ya?Iya deh...aku ganti baju dulu aja!'
Saat Yuki sibuk ganti baju,malah Vb dan Wilona yang jadi menguasai panggung.Anabel usil dia matiin lampu di ruang ganti,'Biar tahu rasa...kamu nyembunyiin kursi yang udah kusiapin.Sekarang aku akan bikin kamu ketakutan.'
Sambil ketawa ngikik kayak mak lampir pula,"Hihhi...hiikkk...!"
Yuki di dalam jelas panik karena gelap,"Hey siapa nih yang matiin lampu?Usil banget sih??!!"
Saking rempongnya sampai baju gantinya malah basah,"Aduh!!Malah jatuh baju gantinya."Tbc...

Part 167 》》BANDARA CINTA
The working...

Yuki malah keplese di ruang ganti kesrimpet sama gaun princessnya,"Aduh!!Siapa sih yang usil?"
Anabella mengurai rambut panjangnya dan dipakainya untuk menutupi mukanya,berdiri ia di pojokan,jelas bikin Yuki ketakutan,"Hantu!!!Tolong!!!"
Lari tunggang langgang nerjang2 plus gaunnya panjang nyeret plus nyangkut apa aja membuat heboh dibelakang panggung,"Krompyang!Glondhanga!Prankk!Sreek!Wek!"
Sajaknya sobek deh gaunnya Yuki.Alhasil Yuki akhirnya jatuh dan keseleo persis kayak yang dialami Wilona pas dihutan,"Verrel tolong!!"
         Jelas Verrel ga denger lha da depan panggung sama Wilona menghadapi penggemar yang ribuan jumlahnya.Ada yang minta lagu,minta foto,minta tanda tangan atau sekedar minta dipeluk saja.Rizky dipanggil sama team soal Yuki,"Mas,adiknya kakinya keseleo kayaknya...Coba bawa ke dokter saja Mas.Takutnya ada yang patah tulangnya."
Rizky segera menemui Yuki,"Kamu kenapa Ki?Sampai kucel gini bajumu?Memar2 lagi.Ayo kuantar ke dokter."
Yuki maunya diantar sama Verrel,"Ga!Aku mau VB yang anterin!Kakak panggil saja VB.Suruh dia sini.Kasih tahu dia kalau pasangan mainnya terluka.Dia pasti akan panik mencemaskan aku."
Rizky heran,"Ki,kalau VB pergi ninggalin acara,bisa bubar nanti acaranya.Mending kamu kakak anter deh.Nanti bahaya jika ga segera ditangani."
Rizky bawa pergi adiknya ke ruang medis,sama bagian medis mending dibawa ke RS,"Ini perlu dirontgen Mas.Lebih baik ke RS orthopedi."
Yuki merintih kesakitan,"Aku ga mau patah tulang kak....ga mau.Aku ga mau ke RS!!"
Yuki ingat saat dulu ibunya tiada sejak itu ia trauma lihat RS.Punya ketakutan sendiri kalau menginjakkan kaki di RS.Rizky menelpon ayahnya,"Pa,Yuki Pa..."
Adam segera menuju lokasi,membujuk Yuki namun ga berhasil,malah histeris Yukinya,"Ga!!Ga mau ke RS!!Ga!!"
Disitulah Adam menyadari bahwa Yuki punya trauma.Wilona dan Verrel akhirnya tahu juga soal kondisi Yuki,"Tuan,ayo kita lihat kondisi Yuki.Kasihan dia..."
Anabel jadi merasa bersalah,'Aduh....gimana nih?Aku pikir dia cuma bakal kaget aja lha kok malah jadi begini.'
Lihat VB datang,Yuki sok manja gitu,"Kakiku sakit Rell....sakit banget."
Adam minta Verrel bujuk Yuki agar mau dibawa ke RS.Bersambung...

Part 168 》》BANDARA CINTA
The joy....

Verrel sebenarnya ga mau meladeni tingkah Yuki yang manja namun Wilona membujuk dia,"Tuan kasihan Yuki.Tolong dia Tuan."
Verrel berbisik pada Wilona,"Demi memenuhi permintaanmu aku akan melakukannya,Wil."
Yuki seneng banget Verrel menggendong dia masuk ke mobil,'My hero...ganteng banget ya ampun...'
Anabella kesal melihatnya,'Kok jadi gini sih?Niatku mau balas perbuatan miss manja itu tapi kayaknya malah bikin sedih mbak Wilo deh...'
Bimo mendekat,"Makanya kubilang juga apa.Jangan membalas perbuatan jahat orang.Biarkan Tuhan yang melakukan pembalasan.Lihat tuh mbak Wilona jadi kepisah kan dari mas Verrel.Kamu sih!"
Wilona merasakan sedih di hatinya melihat Verrel menggendong Yuki,'Kenapa ya aku kok merasa sedih banget lihat Tuan sama Yuki?'
Sampai ga nyadari Wilona kalau Rizky merhatiin,"Ayo,Wil kita susul ke RS.Meet n greet juga dah selesai kok.Ayo ikut mobil aku aja."
Wilona mengikuti dengan wajah murung,"Iya."
Dijalan Rizky merhatiin Wilona,"Kamu diem saja.Kamu sedih ya lihat Verrel gendong adik aku?"
Wilona mengubah air mukanya,"Oh...ga kok.Aku gpp kok...beneran."
Rizky berkata,"Ga usah bohong.Kamu sayang kan sama Verrel?Aku bisa lihat kok..."
Wilona mencoba tersenyum,"Siapa sih yang ga sayang sama Tuan Verrel?Fansnya aja banyak gitu."
Rizky menghela nafas,'Kamu ga bisa bohongi aku Wil.Kamu sayang sama Verrel.Dalam banget.Verrel beruntung banget ya dapatin hati kamu Wil.'
Wilona malah jadi salting,'Memang kelihatan banget ya kalau aku sayang sama Tuan?Aduh Wilo kamu ini kenapa sih?Kamu itu ga pantas dapatin Tuan Verrel.Kamu itu siapa?Cuma gadis yang ditolong sama dia.Asisten dia.Jangan mimpi yang muluk2.Ntar kecewa lho kalau ga kesampaian.'
Wilona menarik nafas,'Asal bisa deket Tuan aku sudah bahagia...'
Bersambung....

Part 169 》》BANDARA CINTA
The comforter...
Tanpa Wilona sadari,Verrel mencari dia usai membantu Yuki masuk ke mobil,"Wil,ayo masuk juga..."
Namun ia tak melihat Wilona di dekatnya,"Wil?"
Adam lihat Verrel celingukan,"Ayo buruan Rell!Anak saya terluka itu.Ini urgent!Kamu tunggu apa lagi?Buruan masuk ke mobil!"
Verrel melihat Wilona sama Rizky,'Apa Wilona nyuruh aku baik sama Yuki agar bisa deket sama Rizky?Mereka akrab gitu...Kamu kok gitu sih Wil sama aku?Padahal aku lakukan ini karena kamu yang minta...kenapa aku sedih banget ya?'
Verrel akhirnya masuk ke dalam mobil tapi matanya masih lihatin Wilona yang masuk ke dalam mobil Rizky,dia ga perhatiin gimana fans jerit2 lihat dia,"Verrel mau pergi tuh!!Verrel!!!"
Verrel galau,'Apa Wilona suka sama Rizky ya?Apa dia cuma anggap aku sebagai majikan saja?'
Yuki lihat Verrel sedih jadi baper,"Uhhh...my prince kenapa sedih gitu?Aku gpp kok.Kakiku akan segera sembuh kok...jangan sedih gitu dong...sweet banget sih..."
Verrel diam saja,ga denger kali soalnya pikirannya galau habis.Sampai di RS Verrel juga tampak diam,Anabel mendekat dengan galau juga,"Mas Verrel,maafin saya ya?Ini semua salah saya...saya ..."
Verrel melihat Wilona datang bersama Rizky,bete dia langsung marahi Anabel,"Maksud kamu apa Anabel?Kamu bikin saya kesal!!Saya mau pulang saja!!Semua orang bikin saya bete hari ini!!"
Verrel segera mendekati Wilona,main tarik aja,"Ayo pulang!!"
Wilona jelas kaget,"Tapi kita belum tahu kondisi Yuki,Tuan..."
Verrel menegang rahangnya,"Aku ini tuan kamu kan?Majikan kamu kan?Jadi kamu harus ikut sama aku!"
Kenceng nian Verrel memegang tangan Wilona sampai Wilona meringis kesakitan,'Tuan kenapa ya?Kayaknya marah banget ...tanganku dicengkeram kuat banget..'
Rizky hanya bisa menggelengkan kepala melihat Verrel bawa Wilona pergi,'Iya kan kalian emang saling sayang...sebaiknya aku lihat Yuki.Tuh anak pasti heboh jika tahu Verrel dah pergi.'
Yuki jerit2 nyari Verrel,"Verrel mana Pa?Aduh...sakit nih kaki aku Pa...panggilin Verrel dong..."
Rizky datang,"Verrel lagi ke toilet...ntar juga balik.Ah itu dokter.Kamu diperiksa dulu aja."
Rizky terpaksa berbohong,sedang Anabel panik,'Mas Verrel marah banget nih...aku pasti dipecat.'Tbc.


Part 170 》》BANDARA CINTA
Leave with you...
Wilona mengikuti langkah Verrel menuju pintu exit,'Tuan jalannya cepet banget...aduhhh...kakiku...'
Verrel melihat Wilona menggigit bibir bawahnya,'Dia seperti kesakitan.Apa aku menyakitinya?Astaga...kakinya kan masih belum pulih...'
Verrel berhenti tiba2,membuat Wilona akhirnya malah nubruk punggungnya,"Buk!!"
Wilona segera minta maaf,"Maaf Tuan..Apa ada yang ketinggalan?Tuan tiba2 berhenti."
Verrel melihat Wilona mengusap tangannya yang merah,'Aku benar2 menyakitinya...bukan hanya kakinya tapi juga tangannya.Pasti dia illfeel sama aku.Di matanya aku ini pasti dianggap cowok yang kasar.'
Wilona memperhatikan raut muka tuannya,'Wajah Tuan kok ga tegang lagi?Tadi kayaknya marah gitu.Tuan kenapa ya?'
Bimo datang ngos2an,"Mas...jalannya cepet banget.Mas mau kemana?"
Verrel memandang Bimo,"Kunci mobilku Bim...aku mau pergi dengan Wiloku."
Bimo dan Wilona berpandangan,'Wiloku?'
Bimo memberikan kuncinya,"Ini Mas.Tapi saya akan mengikuti dari belakang.Perintah Bu Windy.Saya harus menjaga Mas dan mbak Wiloku..."
Verrel mengeraskan lagi genggaman tangannya pada pergelangan tangan Wilona,"Bim...Kau sebut apa tadi?"
Bimo keder juga,'Waduh Mas Verrel berasap nih kepalanya...bukannya aku cuma menirukan dia tadi?'
Wilona meringis,'Aduh Tuan marah lagi kayaknya...tanganku...'
Bimo segera meralat ucapannya,"Maksud saya mbak Wilona Mas...saya salah sebut tadi.Mohon maaf."
Verrel juga meremas kunci kontak mobilnya,"Jangan kamu ulangi lagi ya Bim?Mengerti?"
Bimo mengangguk,"Iya Mas.Mengerti Mas."
Verrel menghembuskan nafas,"Ayo Wiloku,kita pergi dari sini.Disini auranya sangat gelap."
Wilona memandang sekelilingnya,'Perasaan terang benderang deh...gelap gimana?Apa Tuan penglihatannya bermasalah sekarang?'
Verrel hendak melangkah dengan cepat lagi tapi kemudian dia berbalik,"Kakimu masih sakit ya..sebaiknya aku membawamu ke mobil dengan cara lain saja."
Wilona bingung,"Cara lain?"
Verrel segera menaikkan Wilona ke bahunya dengan kepala dibawah,"Cara ini lebih baik.Bim buka jalan!"
Wilona jelas panik,"Tuan!!Turunkan saya...kaki saya tidak apa2.Saya bisa jalan Tuan..."
Namun Verrel malah jalan terus bikin pengunjung RS heboh.Bersambung...



BANDARA CINTA ^^^PART 151-160


Part 151 》》BANDARA CINTA Went out....
Wilona dan Verrel akhirnya bisa keluar dari hutan,"Lihat Tuan!Rumah di sana!Akhirnya ..."
Bu Merry seneng banget dikabari kru kalau lihat Wilona dan Verrel menuju ke tempat mereka,"Benarkah?Ayo kita lihat!" Bimo dan Norman lega,"Misi completed."
Wilona diturunkan pelan2 dari punggung sang tuan,"Pelan2 Wil,jejak kakinya ke tanah.Pegangan sama aku."
Wilona lihat tuannya berkeringat,"Tuan keringatan.Capek ya?Biar saya seka keringatnya..."
Verrel malah melayang rasanya,'Kenapa seperti ada kehangatan dan kebahagiaan setiap kali dekat Wilona?Aku jadi bahagia banget...aku ingin selalu menjaganya.Perasaan apa ini?'
Sebuah suara dalam hati Verrel berkata,'Kau menganggap dia adalah milikmu.Kau merasa memiliki seseorang untuk kaulindungi.Seseorang untuk kau sayangi.Itu perasaan memiliki.Kau adalah seorang Tuan.Seorang pelindung.'
Verrel berkata,"Terima kasih..." Wilona heran,"Kok malah Tuan yang bilang makasih.Harusnya kan saya yang bilang begitu..."
Verrel melanjutkan,"Terima kasih pada Tuhan karena Dia menjagaimu kala aku gagal menjadi pelindungmu...jika saja aku tak mengajakmu main di sinetron ini kamu pasti ga akan cidera seperti ini...Maafkan tuanmu ini ya?"
Wilona menggeleng,"Tuan tidak pantas minta maaf...Tuan ga salah.Justru Tuan selalu perhatian sama saya..Terima kasih ya Tuan..."
          Mereka malah saling pandang tanpa menyadari bahwa banyak orang di sekitar mereka.Bimo mesem,'Berasa dunia milik berdua nih...yang lain langsung hablur...ga ketok...tapi emang disini berkabut juga sih...'
Rizky memecah suasana dengan berteriak melihat sutradaranya datang,"Bu Merry!!Kami berhasil!!" Jelas Wilona dan Verrel jadi nengok,"Bu Merry nyusul kemari??"
 Bu Merry mendekat dan memeluk Wilona,"Syukurlah kalian selamat.Saya deg2an.Seingat saya saya ga milih lokasi ini buat syuting kenapa bisa jadi ke sini ya?"
Rizky tahu jawabannya,'Ini pasti ulah Yuki.Kelakuan anak itu makin lama makin ga bisa ditolerir.' Ga lama Dokter Rudy juga datang,"Wilona kamu ga papa kan sayang?Lihat paman dan bibimu juga mencemaskanmu.."
Wilona jawab,"Gpp Pa.Cuma kakinya aja sakit kalau buat jalan.Maaf bikin papa cemas..."
Pak Rudy lihat Bu Merry care gitu ke Wilona.Tbc...

Bandara Cinta part 152

Part 152 》》BANDARA CINTA Rich men....
Dokter Rudy segera memeriksa kaki Wilona,"Ini harus dirontgen,ayo sebaiknya kita semua segera kembali ke Solo.Disana banyak RS."
          Semua setuju,Verrel jelas pilih ikut mobilnya Pak Rudy.Merry juga karena ia merasa bertanggung jawab atas semuanya,"Biarkan saya mendampingi Wilona.Saya merasa semua ini adalah kesalahan saya." Tari juga mau ikut mobilnya Pak Rudy,"Pak Dokter saya juga ikut ya?Saya cemas dengan keadaan keponakan saya."
Syamsul menarik lengan isterinya,"Apa2an si Tar?Mereka itu mau ke RS.Bukan mau piknik.Main ikut aja.Kita sama Bu Anabel saja."
 Tari kesal,'Siapa sih tuh perempuan?Enak aja merebut mangsa aku.Hhuhhh!'
          Sementara berita soal hilangnya Wilona sama Yuki disebar di sosmed sehingga bikin heboh fans Verrel.Bahkan Atha sampai kaget,"Ma!lihat ini Ma!!"
Windy yang sedang sibuk dengan laptopnya heran,"Ada apa sayang?"
Atha nunjukin hpnya,"Ada berita soal kakak cantik.Katanya kakak cantik jadi penyebab hilangnya kak Verrel di lokasi syuting Ma bahkan kabarnya cedera juga Ma.Kak Verrel ga bisa dihubungi Ma.Atha dah coba."
Windy tidak reaktif,"Biar Mama telpon Bimo sayang.Jika ada masalah dengan kakak kamu pasti Bimo kasih tahu Mama.Kamu tenang ya."
Windy ga merasa dapat firasat apapun,'Verrel ga mungkin ada apa2 kan dia bersama Wilona.Mimpiku mengatakan putraku akan baik2 saja selama ada di dekat gadis itu.Jangan2 ini cuma hoax.'
Bimo bisa dihubungi karena kebetulan dah mendekati area Solo,"Iya Bu Windy?Maaf saya baru bisa menghubungi...oh Mas Verrel ada kok.Sebentar saya sambungkan.."
          Bimo memang ikut mobil Pak Rudy karena Merry akhirnya ngalah ikut mobil Rizky sebab Tari sewot gitu,malah jadi Bimo yang ikut.Biasa ngawal anak majikan.Verrel terima telpon mamanya,"Apa Ma?Verrel baik kok.Ga kenapa2.Siapa yang nyebar berita begituan?Fans2 aku pada marah Ma?"
Sementara Yuki memberi uang pada temannya,"Good job guys!Bikin fans VB benci sama Wilona.Pasti karir tuh cewek bakal tamat.Kita semua tahu betapa banyaknya fans VB.Ha..ha..."
Bimo ngecek di sosmed,"Iya Mas Verrel.Heboh nih di dunia maya.Kabarnya Mas Verrel hilang terus luka parah sampai ga akan syuting lagi.Komentnya ngerik2..."
Apa reaksi VB?Bersambung....

Bandara Cinta Part 153

Part 153 》》BANDARA CINTA Long patience...
Verrel buka sosmednya,"Siapa yang nyebarin berita ga bener kayak gini?" Wilona heran,"Berita soal apa Tuan?"
 Verrel jadi kian merasa bersalah lihat wajah Wilona yang menahan rasa sakit di kakinya,"Oh ini biasa gosip2 artis ...jangan dipikirin ya.Biar aku yang urus...kamu fokus saja pada kesembuhan kamu..."
Wilona kepo,"Tapi wajah Tuan kok kayak gitu?Saya juga ingin Tuan bisa berbagi beban dengan saya..."
Verrel ga tega ngasih tahu,'Kalau Wilo tahu bagaimana ketusnya koment2 di sosmed dia pasti jadi down.Hatinya akan sedih...ga...dia ga boleh tahu.' Pak Rudy malah lihatin interaksi diantara keduanya lewat spion,'Rasanya lucu juga Wilona manggil Nak Verrel dengan sebutan Tuan,tapi justru itu yang bikin mereka seperti punya ikatan batin.Nickname yang special...'
Bimo membantu majikannya,"Mbak Wilona tenang saja.Mas Verrel itu dah biasa jadi bahan gosip.Entar juga reda sendiri.Biasa pembicara pertama itu sepertinya kayak benar tapi kemudian ada yang menyelidiki perkaranya dan ketahuan deh siapa yang benar."
Verrel nambahi,"Iya Wilo,kamu tahu sendiri resiko jadi artis.Kemana2 diikuti,diamati,dijadiin bahan media.Pakai baju aja bisa jadi masalah.Apalagi yang lain...Ini mah biasa ya ga Bim?"
 Bimo jelas dukung Verrel.Wilona lega,"Oh gitu...dulu saya juga kerap dicela apalagi saat buta.Selalu jadi omongan dan bisik2.Sedih rasanya jadi bahan gunjingan.Tapi Wilo percaya bahwa ada mahkota disetiap masalah."
Pak Rudy setuju,"Benar itu sayang.Hadapi segala sesuatu dengan kesabaran,ketabahan dan kelembutan maka disetiap badai hidup kita tidak akan hancur menjadi serpihan.Tapi kita akan menjadi kian berkilau."
Rupanya Bu Merry juga tahu soal berita itu,'Kasihan Wilona.Dia jadi dibenci di dunia maya.Semua harus diclearkan.Oh iya...aku akan posting saja foto mereka sebagai klarifikasi.'
Merry sebagai sutradara lalu memposting di akun sosmed dia foto saat Verrel bantu Wilona turun dari mobil,dikasih caption simple..."the truth is out there...
Wilona memang sempat hilang saat syuting dan Verrel mencarinya.Kaki Wilona terluka dan Verrel selalu memberi perhatian."
Postingan itu membungkamkan berita hoax sebelumnya.Bersambung.....

Part 154 》》BANDARA CINTA
Journey to the west...
Merry bahkan memposting moment saat Wilo diperiksa di RS,diberi caption yang menggelitik fans VB maupun Wilona-Lihat VB baik2 saja.Malah Wilona yang harus pakai penyangga kalau jalan.By the way perhatiin muka VB deh...-
            Reaksi fans jelas pertama lega karena VB gpp.Kedua mereka jadi mikir kalau VB care gitu sama Wilona.Wah malah muncul fans club baru namanya Wilver mania.Berharap VB main film berpasangan dengan Wilo,"Bikinin dong Bu Sutradara,film romantis atau serial drama nan melow gitu buat Wilver.Mereka cocok deh jadi pairing utama."
Yuki geram melihat reaksi fans,"Kok malah jadi mereka pingin Wilo yang jadi pasangan VB sih?Aku kan pemeran utama wanita bukan tuh cewek?!Nih fans malah jodohin mereka.Bikin hastag lagi.Pasangin VB sama Wilo di sinet dong.What!!!???"
Verrel malah sibuk merhatiin Wilona selama perjalanan,"Aku kamu jadiin penyangga juga gpp Wil..."
Semua langsung berdehem2 ga jelas kecuali Wilo yang ga ngeh,"Ehem..ehem...."
Wilona ga mau ngrepotin siapapun,"Tuan sudah saya repotin terus.Pakai penyangga saja.Gpp...nih bisa jalan...."
Tapi baru beberapa langkah dah oleng,langsung Verrel sigap menangkap tubuh Wilona,"Tuh kan dibilang juga apa?Kamu itu tanggung jawab aku...dah pegangan sama aku saja."
Semua kembali berdehem2,"Tanggung jawab...ehem...ehem..."
            Bu Merry malah posting lagi foto pas Wilo ditangkap sama Verrel.Wah kian heboh di sosmed,berita yang pertama dari anak buah Yuki langsung berganti  menjadi lahirnya Wilver fansclub.Weleh....malah ada yang usul supaya peran utama wanita diberikan ke Wilona saja daripada ke Yuki,"Sama Yuki ga dapat chemistrynya...sama Wilo saja mainnya.Lebih pas tuh diperanin sama Wilo.Yang setuju like ya."
Yang ngelike langsung banyak banget.Posisi Yuki terancam.
Yuki segera menemui papanya,"Pa,pokoknya peran utama itu punya Yuki.Yuki calon aktris ngetop selanjutnya.Kalau ga tamatin aja sinetnya!"
Adam dilema,'Aduh...gimana nih?'
Sampai di rumah Dokter Rudy banyak banget kiriman bunga tanda simpati fans pada VB dan Wilona,"Lekas sembuh ya Wilona.Get well soon."
Verrel lega Wilona ga dibenci sama fansnya,'Syukurlah berita hoax itu dah reda.'Bersambung.......
Part 155 》》BANDARA CINTA
Catch the sign...
            Fans VB mulai melihat bahwa superstar mereka punya perhatian yang beda pada Wilona.Banyak yang koment di sosmed,"Ga biasanya VB ekspresinya lembut sama cewek.Biasanya mah cool like ice gitu.Ice prince kita melted nih kalau dekat Wilona."
Untunglah Wilona ga begitu familiar dengan dunia maya seperti sosmed.Verrel aja malah sibuk merhatiin Wilo,ga sempat buka akun sosial medianya.Yuki kesal lihat postingan mesra VB sama Wilona,"Kok mereka malah makin deket sih?Cederanya Wilo malah bikin VB kayak makin nempel.Heran!Tuh cewek pakai pelet kali ya?Susah bener dijauhin dari VB.Punya nyawa rangkep kayaknya."
Bu Merry malah kepikiran,'Memang bener VB sama Wilo kalau main bareng jadi pairing utama kayaknya bakal booming deh.Rating bakalan bagus.Tapi kayaknya Pak Adam ga bakalan setuju dengan ide aku ini.'
Dokter Rudy mendekati Bu Merry yang nampak tercenung di ruang tamu,"Terima kasih ya Bu sudah menemani putri saya sampai ke rumah.Pasti keluarga Bu Merry sangat berbahagia memiliki ibu sebaik Anda."
Merry tersenyum,"Oh...saya tidak punya anak.Itulah kenapa suami saya menceraikan saya."
Eh Tari nimbrung main duduk aja deket Pak Dokter,"Oh wanita mandul to?Kasihan...pantas diceraikan...wanita kena kutukan sih."
Pak Syamsul narik isterinya,"Tari kalau ngomong dijaga tahu.Sudah ayo kita pulang!Wilona sudah sampai Solo.Dah banyak yang merhatiin.Kamu ga mikir Lola apa?Dia klayapan ga jelas selama kamu ga pulang.Ayo pulang!"
Tari ga mau,"Aku mau di sini.Aku mau merawat Wilona.Dia kan keponakan aku juga.Kamu kalau mau balik ke Yogya balik aja."
Pak Rudy gerah juga dengan keberadaan Tari,"Sebaiknya kalian pulang saja.Wilona biar saya yang jaga.Saya sekarang adalah ayahnya.Lagipula di sini juga ada Nak Verrel dan para pengawalnya.Semua akan jagai keponakan kalian.Kasihan putri kandung kalian.Dia juga butuh perhatian kalian."
Norman malah nawarin nganter sampai stasiun,"Biar saya antar sampai stasiun Pak."
Tari kesal merasa diusir,akhirnya pamit dia sama Wilona sok care gitu pakai nangis bombay pula,"Sebenarnya Bibi masih mau nemeni kamu.Bibi mencemaskan kamu...Bibi dah anggap kamu anak Bibi sendiri...huhu..."
Pak Syamsul batin,'Aneh..'Tbc.

Part 156
》》BANDARA CINTA
Who Lights Darkness....
Wilona lega Bibinya sudah berubah,"Bibi jangan cemasin saya,disini banyak yang sayang pada saya.Ada Papa Rudy,ada Tuan,ada Pak Norman dan Pak Bimo,belum Bu Anabel dan yang lain."
Tari masih ga tahu diri,"Oh gitu ya...Oh iya aku lihat baju2 kamu banyak tuh bagus2 di lemari.Boleh dong kalau Lola dikasih gitu...bentar lagi kan mau tahun baru jadi biasanya Lola minta uang buat beli baju.Boleh to?Bibi dah pilihin kok pas ngerapiin kemarin...."
Pak Syamsul terpana,"Satu tas itu?Sebanyak itu?Kamu ini bikin aku malu saja.Itu kan pakaiannya Wilona.Kamu aja ga pernah beliin dia baju mau acara apa aja.Sekarang malah minta...sudah kita pulang saja!Ga usah aneh2!"
Wilona malah ikhlas,"Gpp Paman.Biar saja bajunya buat Lola.Wilo senang bisa memberi.Bawa saja."
Verrel juga nambahi,"Paman dan Bibi tenang saja.Semua keperluan Wilo adalah tanggung jawab saya.Semua akan saya perhatikan.Wilo under my care..."
Tari sama Pak Syamsul ga mudeng,'Artine apa ya kuwi???'
Merry lega Tari akhirnya pergi walau sempat mengelus dada lihat Tari pamit sambil nyari perhatian Pak Dokter,'Tuh perempuan liat bener.Masih minta uang saku,uang tiket,transport,uang jajan...ya ampun...kasihan suaminya.Mukanya sampai nahan malu.Kok bisa ya punya ponakan sebaik Wilona?Heran saya...Mana jutek bin nyelekit kalau ngomong.Ampun...cocok banget dikasih peran emak2 antagonis.'
Masuk Bu Merry...setuju itu.Wilona mendekati Bu Merry,"Tolong maafkan Bibi saya ya Bu?Maafkan perkataannya,jangan diambil hati ya Ibu..."
Bu Merry mengusap lengan Wilona,"Gpp Ibu sudah biasa.Jangan khawatir soal Ibu,kamu istirahat saja.Pasti capek banget.Jangan banyak gerak,jangan banyak berdiri okay?Yuk Ibu bantu kamu ke kamar."
Windy juga nelpon Verrel mau tahu kondisi calon mantu cie..cie..,"Wilona gimana sayang?Sudah dibawa ke dokter kan?Mama mau bicara sama dia..."
Verrel masuk kamar Wilo,ra gagas main naik aja di pembaringan,"Wilo,mama telpon nih video call aja ya...Biar aku pegangin kamu berbaring saja."
Windy lega lihat Wilona baik2 saja,makin takjub kala lihat Verrel dekat Wilona,'Ya ampun mereka emang cocok.Verrel itu kan paling ga suka masuk kamar cewek.Ini sama Wilo beda..'Tbc.....
Part 157 》》BANDARA CINTA
Doubting nothing....
Windy berpesan pada putra sulungnya,"Jaga baik2 Wilona ya?Kamu juga jaga diri.Kemanapun harus sepengetahuan Bimo.Oh ya adik kamu mau ngomong nih.Kangen sama kakaknya..."
Atha nongol di kamera,"Kak,banyak lho bilang di medsos kalau kakak cocok sama kakak cantik he..he.."
Wilona pas diganti perbannya waktu itu jadi ga ngeh,tapi Verrel mesem2 dengernya,"Yeah pasti cocoklah...namanya juga jodoh."
Atha berpesan,"Kak Verrel,jaga kakak cantik ya?Awas kalau sampai kenapa2 lagi.Aku akan..."
Verrel nanya,"Mau apa?Kamu perhatian amat sama Wilo?Awas ya kamu jangan melanggar teritory aku!"
Atha nyengir,"Kalau sampai kakak ga jagain kakak cantik aku akan posting foto kakak pas muka jelek.Woeeek!"
Verrel balas ngancam,"Coba kalau berani.Aku akan posting juga foto kamu pas bikin pulau ...he..he..lagian ga usah main ancam soal malaikat hati aku dah pastilah aku akan jagai."
Wilona kembali berbaring,"Tuan bicara sama siapa kok nadanya gitu?"
Verrel jawab sambil nyandar,"Tuh si manusia pulau.Adik aku."
Verrel ga beranjak dari kamar Wilona,makan aja juga di situ bareng Wilo,"Ini aku suapin.Ini enak lho.Namanya bakmi jawa.Kamu pasti suka."
Wilo mah ga mau ngrepoti,"Saya bisa makan sendiri.Malah saya harusnya melayani Tuan...bukannya dilayani."
Verrel pasang wajah determinan,"Katanya aku Tuan kamu,tapi kamu kok ga nurut sih?Aku ga jadi makan aja.Selera makannya hilang."
Ups...Wilo langsung keder,"Iya saya nurut.Tuan jangan marah ya?Saya makan kok...ga akan bantah lagi."
Verrel mesem merasa menang dia,"Bagus.Gitu dong."
Anabel lihatin,'Emang ga bisa dibantah kalau udah punya mau.Mas VB...Mas VB...aku jadi laper nih...'
Malamnya Wilona demam,nyeri di kakinya baru kerasa efeknya.Verrel makin ga bergeming dari kamar Wilo,"Om,saya mau tidur di sofa ini saja.Pintunya dibuka gpp.Pokoknya saya mau jagai Wiloku."
Dokter Rudy tersenyum,"Baiklah.Lagian Bu Anabel juga ada di sini."
Bimo dan Norman ikut standby dekat ruang keluarga.Ruangan terdekat dengan kamar Wilona.Lha Verrelnya di sana.Wilona mengigau dalam tidurnya,"Tuan...Tuan dimana?Tuan...saya takut..."
Verrel segera memegang tangan Wilona,"Aku disini Wil...aku disini...tidur ya..."
Bersambung

Part 158 》》BANDARA CINTA
Which lay...
Verrel sangat bahagia karena dalam alam bawah sadar Wilona tetap mengingatnya,"Aku disini Wil,Tuanmu ada di sini.Pelindungmu ada di sini."
Begitu tangannya dipegang Sang Tuan,Wilona kembali nyenyak tidurnya.Demamnyapun berangsur turun.Dokter Rudy memeriksanya tengah malam dan melihat Verrel tertidur di kursi samping pembaringan sambil menggenggam jemari Wilona,'Kabar yang kudengar tentang putra sulung Windy rupanya tidak benar,katanya Nak Verrel adalah aktor berhati es.Dingin dan tak punya hati.Tapi yang kulihat ini membantah itu semua.'
Bimo masuk dan tersenyum melihat anak majikannya,"Saya hanya membawakan selimut Mas Verrel..."
Dokter Rudy tersenyum,"Wilona sudah tidak demam lagi."
Keduanya lalu keluar.Dokter Rudy berkata pada Bimo,"Kini saya tahu kekuatan cinta.Mampu mengubah seseorang yang dingin menjadi pribadi yang begitu hangat."
Bimo berkata,"Pak Dokter benar.Saya juga baru menyadarinya sekarang...Saya akan menjaga mereka."
Pak Rudy mengangguk,"Terima kasih.Selamat malam."
Sementara di Yogya,Lola malah mimpi buruk,ia didatangi Dinda.Jerit2 gitu dia,sampai Tari dan Syamsul kaget,"Anak kita kenapa Mas?"
Pak Syamsul berkata,"Ayo kita lihat!"
Lola meracau,"Jangan ganggu aku!Jangan....!"
Rupanya Lola tidur memakai baju yang dibawa ibunya dari Solo,baju2 Wilona yang sebenarnya adalah baju2nya Dinda.Dinda menghantui Lola,"Baju itu bukan milikmu...baju itu kuberikan untuk sepupumu bukan untukmu...."
Lola bangun sambil megap2,"Serem banget!!Aku tak mau pakai baju ini.Ngeri..."
Tari heran,"Itu baju bagus Lola.Baju2 mahal itu.Kalau kamu ga mau biar buat ibu saja."
Syamsul geleng kepala,"Sudah kubilang jangan ambil barang orang sembarangan.Biarkan orangnya sendiri yang kasih dengan ikhlas.Kamu sih Tar,ga mau dengerin aku!"
Malah ribut malam2.Sementara Rizky marahin adiknya,"Kamu keterlaluan Ki!Wilona cedera karena ulah kamu kan?"
Yuki ga terima,"Kakak punya bukti apa nuduh aku begitu?Aku saja bahkan tidak ada di sana!Kakak ini anak kuliahan kan masak ga intelek banget sih?Nuduh tanpa bukti!"
Adam datang melerai keduanya,"Kalian ini sejak main di satu proyek malah jadi sering ribut."
Rizky menahan diri.Bersambung....

Part 159
》》BANDARA CINTA
Great Miracles...
           Pagi menyingsing,mentari bersinar dari ufuk timur.Wilona yang biasa bangun pagi mulai membuka mata,'Aku dimana?Ya ampun aku pikir aku masih di hutan.'
Wilona melihat langit2 yang ia kenal,'Ini kan kamar aku?Oh iya aku kan sudah balik ke rumah...'
Wilona mau menyibakkan selimutnya tapi seperti ada yang menahan tangannya,'Kok tanganku ga bisa digerakkan ya?Apa cidera juga gara2 jatuh waktu itu?'
Reflek Wilona lihat ke arah tangannya,kaget ia lihat sang tuan megangi tangannya,'Tuan?...Kok Tuan tidur di kursi?Ya ampun...'
Haru biru sekaligus rasa hangat memenuhi hati Wilona,'Kasihan Tuan sampai ga bisa istirahat.Kok ada kain kompress juga di meja?'
Wilona malah memandangi tuannya,'Beruntung banget ya gadis yang dapatin Tuan,andai saja itu aku.Ups...Wil...kamu itu cuma pembantu nyadar dong.Emang sih kamu udah jadi anaknya papanya Dinda tapi status kamu anak angkat ga kandung.Kamu itu cuma hidup dari belas kasihan orang.Tukang ngrepotin.Apa kata orang jika seorang aktor sengetop Verrel Bramasta dapat cewek modelnya kayak kamu.Pernah buta,penjual buah pula.Ga berpendidikan,ga modis juga...Ngaca dong!'
Wilona malah membelai kepala Verrel dengan tangan satunya,'Bisa berada di dekat Tuan saja,saya sudah bahagia banget.Bisa merhatiin Tuan...membalas kebaikan Tuan...Tuan telah menjadi terang bagi kegelapan saya.Menjadi kekuatan bagi saya.Dan yang terpenting Tuan telah menerima saya disaat yang lain menolak saya.Saya hanya ingin Tuan bahagia.'
Verrel terbangun merasakan usapan di kepalanya,"Wilo?Kamu sudah ga demam kan?"
Wilona terharu kala Verrel memegang dahinya,"Semalam saya demam Tuan?"
Verrel lega Wilona sudah normal,"Aku takut banget kamu tiba2 demam.Syukurlah kamu sudah ga demam."
Pak Rudy datang,mengejutkan keduanya,"Benar sayang,Nak Verrel sampai nungguin kamu terus lho.Tanya saja sama Pak Bimo kalau ga percaya."
Bimo masuk,"Mas Verrel bagaimana pengalamannya tidur di kursi he...he..Perlu dipijitkah?"
Verrel menggerakkan badannya,"Aku ini kuat Bim...Ga mungkin capek dan pegel2 berani mendekat.Hhhuh!"
Tapi begitu di kamarnya sendiri,Verrel minta dipijitin sama Norman,"Leherku kaku nih Man..pijitin dong."
Weleh...Tbc........

Part 160 》》BANDARA CINTA
Coming out...
Untuk sementara Wilona tidak bisa ikut syuting,Merry kerap menengoknya,"Bagaimana kakimu?Apa sudah mendingan?"
Wilona menjawab,"Sudah Bu.Hanya suka nyeri kalau berdiri lama.Maafkan saya ya Bu.Syutingnya jadi kacau ya?"
Merry meraih Wilona dalam pelukannya,"Ga kacau kok.Hanya untuk adegan yang melibatkan kamu sementara diubah jalan ceritanya.Bisa diatasi.Kamu jangan merasa bersalah ya kan kamu memang sedang sakit."
Dokter Rudy kebetulan tiba dari RS dan melihat keduanya,'Kenapa ya aku merasa mereka lebih seperti ibu dan anak daripada sutradara dan artisnya.'
Merry ke sana sebenarnya ada maksud lain,"Ibu ada hal penting lagi yang mau ibu sampaikan.Ini soal meet n greet yang semula diadakan akhir pekan ini.Pak Adam bilang kamu ga datang gpp.Maaf ya Ibu sudah coba untuk menunda acara itu sampai kamu sembuh dulu tapi Pak Adam kekeh mau melaksanakan sesuai agenda semula.Ibu harap kamu jangan kecewa ya?"
Wilona ikhlas orangnya,"Tidak apa2 Ibu.Lagian saya juga pendatang baru.Masih boleh ikut syuting saja saya bersyukur banget."
Eh Verrel yang ga terima,"Ga bisa!Dulu saja bisa kok jadwal meet n greet di reschedule.Waktu itu juga peran pembantu yang berhalangan.Kenapa sekarang ga bisa?"
Wilona melihat Verrel berkacak pinggang di depan Bu Merry,"Tuan...."
Merry merhatiin gimana Verrel langsung nurunin tangannya,"Aku cuma kesal saja ...Pokoknya aku ga akan datang meet n greet jika kamu ga ikut.Titik!"
Wilona sudah bisa berjalan seperti biasa meski masih nyeri,"Tuan..."
Bimo mesem lihat Verrel ga bisa mempertahankan wajah garangnya,'Baru dipanggil saja sudah meleleh...gimana kalau dipegang ya?'
Wilona mendekati sang Tuan yang kini sedakep,dipandangi gitu belum nyentuh,"Tuan ...."
Verrel dah ga bisa pasang wajah serem soalnya malah sibuk merhatiin Wilona,"Wil jangan berdiri kamu duduk aja...kaki kamu kan masih sakit.Duduk sofa sini...nah duduk...iya...aku ga marah kok.."
Merry kian kaget kala Verrel tiba2 minta maaf padanya,"Maafkan sikap saya tadi ya Bu?Saya hanya kesal saja sama keputusan Pak Adam.Padahal kemarin beliau bilang didepan saya dan Rizky bahwa acara Meet n Greet akan ditunda.Kok sekarang beda?"
Akan datangkah Verrel?Tbc...


BANDARA CINTA^^^ PART 141-150


Part 141 》》BANDARA CINTA
Spoken of him...
Verrel berkejaran dengan waktu,kabut dari puncak gunung mulai turun dan menghalangi pandangan.Sementara Bimo juga terus mencari,'Moga Mas Verrel menemukan Mbak Wilona.Aku ga menemukan apa2 sejak tadi.Tanda jejak kaki juga ga ada.Penduduk dekat sini juga ga lihat ada gadis melintas di sekitar sini.'
Sementara Verrel makin yakin bahwa Wilonalah yang menulis huruf2 di pohon,"Man,aku yakin ini Wiloku yang nulis Man."
Norman heran,"Mas kok bisa yakin gitu?Ini huruf 'A'lho yang kita temui.Bukan 'L'!Mbak Wilona ngapain nulis 'TUA'.Ini paling orang iseng mas.Harusnya mbak Wilona itu nulis huruf 'L',jadi kita tahu kalau dia butuh pertolongan.Lha kok malah huruf 'A'.Maksudnya ki apa?"
Verrel ga mau jawab malah kian bergegas nyari petunjuk lagi sambil teriak yang kenceng,"Wiloku!!!Aku datang!!"
Barulah Norman ngeh kala menemukan huruf selanjutnya,'Oh...mudeng aku sekarang kenapa Mas Verrel wajahnya jadi enerjik gitu.Lha Mbak Wilona rupanya menulis panggilan sayangnya ke Mas Verrel.Lha ini huruf 'N ' yang ditemukan.Mbak Wilona itu manggil Mas Verrel agar menuju ke arah dia.Makanya nulis 'TUAN'.Ini mah udah jelas mereka itu emang saling sayang.'
Verrel tersenyum kala meraba ukiran huruf keempat yang ia temukan,'Wilo aku datang.Tuanmu datang!'
Wilona kecapekan,ia duduk di sebongkah batu,'Ya ampun makin sore.Gimana ini?Aku lihat kakiku dulu ah.'
Baru mau melipat celana panjangnya yang dibawah lutut eh Wilona melihat sesuatu bergerak,'Ya ampun ular!Gimana ini?Aku ga bisa lari dengan kondisi kaki begini.Untung batu ini cukup tinggi.Aku juga pegang ranting agak panjang buat menyangga tubuh aku tadi.Aku pakai aja ranting itu buat mengusir ularnya.Semoga ada pertolongan datang.'
Ularnya mendekat,Wilona mengusirnya dengan ranting,"Pergi!!Jangan dekat2!!Tolong..!Tuan Tolong!!"
Verrel mendengarnya walau sayup2,"Man,kamu dengar itu?Itu suara Wiloku!!Arah sana Man!!Ayo Man!!"
Norman segera following.Senangnya Verrel lihat Wilona,"Wilo!!!"
Wilona juga senang tapi ia memperingatkan Verrel,"Tuan!!Tuan,awas ada ular!"
Norman segera maju,"Biar saya Mas yang hadapi ularnya.Ular lawan kamu adalah saya."
Berhasilkah Norman melumpuhkan ular?Tbc..........
Part 142 》》BANDARA CINTA
The place...
Norman berhasil menjepit ularnya dengan bambu yang ia bawa sepanjang perjalanan,"Kena kau!Saya buang dulu Mas ularnya!"
Verrel langsung main peluk Wilona saja,"Kamu gpp kan?Aku takut banget kehilangan kamu."
Wilona tenang di pelukan Verrel,"Saya yakin Tuan bakal kemari.Saya yakin itu.Saya senang Tuan ada di sini.Hiks..."
Norman kembali dari buang ular,'Ohh...manis sekali.Jangan disamperin dulu ah.Mending aku cari buah2an yang bisa dimakan.'
Norman malah nemu gubuk tua,'Wei...siapa diriin gubuk di sini?Kayaknya buat berteduh dari hujan kali ya.Paling para pendaki gunung nih yang buat.'
Verrel ingat soal bercak darah yang ia temukan,"Kamu terluka ya?Aku lihat di tulisan kamu.Ehm...kamu kan yang nulis huruf2 itu?"
Wilona mengangguk,"Iya.Cuma Tuan yang ada di pikiran saya.Saya ga mau jauh lagi dari Tuan..."
Verrel mengusap air mata di pipi Wilona,"Aku ada di sini.Jangan takut lagi.Coba aku lihat lukamu.Bagaimana sampai kamu bisa ada di hutan sendirian lagi?Luka pula?"
Wilona lalu cerita bagaimana ia diajak salah satu kru nyari kalung yang hilang,"Saya ga ngira dia ninggalin saya sendirian di sini.Medannya licin lagi.Saya jatuh tadi.Sakit buat jalan."
Verrel geram sekali,'Awas saja kalau aku nemuin orangnya.Aku pasti akan bikin perhitungan.Berani sekali mau menyakiti gadis yang aku sayang.Minta dihajar pakai jurus barakuda kali ya.'
Norman datang,"Mas Verrel gerimis lagi nih.Mau gelap pula.Mending berteduh di sana.Ada gubuk di sana."
Verrel mendekati Wilona,Wilona heran,"Tuan mau apa?"
Verrel tersenyum,"Gendong kamu.Kaki kamu kan sakit.Mau gendong depan apa belakang?"
Wilona bingung akhirnya Verrel yang mutusin,"Depan aja.Hujan turun nih..."
Dalam pelukan Tuannya,Wilona tersenyum dan merona pula,'Ya ampun sedekat ini sama Tuan Verrel.Terima kasih ya Tuan,sudah jauh2 nyusul Wilo sampai ke mari.Pasti Tuan capek banget.Selama dekat Tuan,Wilo akan aman.'
Wilona ingat kata2 orang tuanya dalam mimpi dulu,'Ayah ibu,Wilo tahu kini arti mimpi itu.Wilona akan selalu di dekat Tuan.Selalu...'
Sampai di gubuk,hujan turun dengan derasnya.Verrel menurunkan Wilo pelan2,"Nah kamu duduk sini.Aku akan lihat lukamu.Man kotak P3K nya mana?"
Tbc.....

 Part 143 》》BANDARA CINTA
The upright man...
Norman segera mengeluarkan isi tas ransel yang dibawanya sejak tadi,"Bentar Mas.Masalahnya kayaknya tadi kotak P3K nya paling bawah deh..."
Wilona malah heran,"Tuan tumben bawa begitu banyak perlengkapan?Tahu saja kalau saya terluka..."
Verrel bingung jawabnya,"Ehm...aku emang bagus instingnya.Peka gitu he..he.."
Norman bantah,"Itu bukan insting Mas tapi panik.Begitu tahu mbak Wilo ga ada di lokasi pertama langsung deh dijalan Mas Verrel itu bingungi.He..he.."
Verrel jelas malu rahasianya dibongkar,"Man,buruan kotak P3Knya!Malah siaran berita..."
Norman merapat ke dekat Wilona,"Mbak,gitu tuh tadi.Heboh gitu.Sampai2 barang2 yang ada di mobil dimasukin semua ke tas.Lihat nih sampai tissue,apalagi nih senter,minuman botol wah..wah..pantas berat bener..."
Wilona sumringah lihat air minum,Verrel memperhatikannya dan segera mengambilnya,"Kamu haus ya?Biar kubukakan.Nih minum pelan2 ya?Biar aku pegangi..."
Wilona minum dengan haru,apalagi habis minum dilap pakai tissue sama Verrel.Aduh Norman aja sampai merona lihatnya,'Ya ampun mereka serasi banget deh...'
Wilona tersipu,"Saya seharusnya yang melayani Tuan bukan sebaliknya."
Verrel memandangnya penuh sayang,"Kamu boleh manggil aku 'Tuan',bukan karena aku majikan kamu tapi karena itu adalah panggilan sayang buat aku.Kamu mengerti kan?"
Eh malah Norman kepencet senter sehingga cahayanya menyinari wajah Norman,Wilona jelas kaget,"Wuaaahhh!!"
Langsung nempel dia ke Verrel,"Tuan,itu apa?"
Verrel sih seneng,'Norman tumben kerjanya bagus he..he..'
Weleh...lha Norman ya bikin nyengkirik aja.Mana udah gelap lagi,"Ketemu kotaknya!!Hore!!"
Wilona jadi tersipu menyadari dia memeluk Tuannya erat pula,"Ehm...maaf Tuan...Pak Norman bikin kaget tadi..."
Verrel mesem menang banyak sih,"Gpp.Norman emang gitu modelnya.Mana Man senternya?"
Wilona berkata,"Biar saya saja yang pegang senternya Tuan..."
Norman beresin gubuk itu,"Sawangnya banyak bener..."
Verrel memegang kaki Wilona yang luka,"Lutut kamu memar nih...sakit sebelah sini?"
Wilona berdebar2 dipegang kakinya oleh Verrel,"Iya Tuan...disitu nyeri ..."
Norman bersih2 sambil melirik,'Mas Verrel cocok bener jadi dokter he..he..'
Tbc......

Part 144 》》BANDARA CINTA
Lighten my darkness...
Bagi Wilona yang membuatnya tak merasa sedih lagi adalah kehadiran Verrel di sisinya.Dulu ia melalui setiap jam dengan hinaan orang karena ia buta,ngrepotin,belum yang lainnya.Namun Verrel ga pernah memandangnya seperti itu,"Terima kasih ya Tuan dibelain nyusul saya sampai berada di sini?Maaf sudah ngrepotin Tuan...Harusnya Tuan sedang istirahat sepulang syuting malah kemari."
Verrel mengoles luka Wilona dengan obat merah,"Berhenti mikir kayak gitu okay?Kamu itu ga pernah ngrepotin aku...Nah sudah diobatin lukanya.Mengenai terkilirnya nanti kita ke dokter.Kamu pasti lapar.Man,ada makanan ga?"
Norman menjawab,"Ada buah2an Mas.Saya nemu mangga nih.Buahnya aneka jenis ukurannya.Ga tahu nih kayaknya yang kecil2 ini mangga madu deh...terus yang ini manalagi.Kalau ini kayaknya mangga sengir...Nih saya ada cutter...Silakan."
Wilona mau mengupas mangganya buat Verrel tapi dicegah sama sang tuan,"Biar aku saja.Tangan kamu kan sakit.Kamu mau yang mana mangganya?"
Wilona pilih yang kecil2,"Ini saja Tuan.Dulu saya pernah dihukum ga dikasih makan sama Bibi saya karena saya mecahin piringnya.Tuan tahu,sebelah rumah paman saya tumbuh pohon mangga,saya makan itu.Buahnya kecil2 gini..."
Verrel malah ngenes dengernya,"Kamu ga dikasih makan sama bibi kamu?Kok tega dia?Kamu ga bilang sama paman kamu?"
Wilona menggeleng,"Saya ini numpang di rumah paman saya.Itu aja saya dah makasih banget.Saya ga mau paman dan bibi ribut gara2 saya.Lagian saya juga salah mecahin piring.Sejak itu saya kalau makan pakai piring seng."
Verrel sedih dengernya,'Ya ampun..pakai piring seng?Anjing peliharaan mama saja makannya punya piring khusus.Kasihan banget Wiloku.'
Lihat Wilona makan mangga,Verrel terharu,'Aku janji mulai kini aku akan pastiin kamu dapat yang terbaik.Mulai dari makanan,minuman,pakaian semuanya.Sepertinya aku akan cabut aja deh dari nih sinet.Wiloku sampai luka gini kakinya...Apalagi habis ini masih padat lagi jadwalnya.Aku akan bicara sama Bu Merry nanti.'
Bimo akhirnya mutusin nyusul Verrel ke hutan setelah hujan reda,'Aku ga tenang diem aja.Aku bertanggung jawab pada Bu Windy.Gimana kalau Mas Verrel kenapa2?'
Ketemukah Bimo?Tbc.....




Part 145 》》BANDARA CINTA
 Thank you... Hujan yang turun menghalangi pandangan,Bimo disarankan oleh kru yang lain untuk menunggu,malah datanglah Bu Merry bersama Rizky.Rizky mencemaskan keadaan Wilona,"Mana Wilona?Kok dia ga kelihatan?" Bimo menjawab dengan tertunduk,"Saya lengah Mas.Mbak Wilona hilang.Sekarang malah saya juga kehilangan Mas Verrel yang pergi ke hutan sebelah sana nyari mbak Wilona.Mana hujan lagi.Ga ada sinyal pula." Merry merasa bersalah,"Harusnya saya ga biarin semua ini terjadi.Harusnya saya tetap berprinsip.Saya gagal melindungi team saya." Rizky mau nekad nyari,"Pak Bimo ayo kita ke hutan cari Wilona.Saya biasa naik gunung hadapi medan sulit.Bapak juga pastinya pernah hadapi medan2 berat.Ayo Pak!" Bimo setuju,"Mas Rizky benar.Ayo Mas!Mumpung hujannya ga sederas tadi." Merry berpesan,"Hati2 kalian!Saya tunggu kabar baiknya di sini." Rizky dan Bimo bergegas menyusuri hutan.Sementara Wilona tak mau jauh2 dari Verrel,depis dekat sang tuan,"Tuan,jangan tinggalin saya ya?Saya takut..." Verrel tersenyum,diraihnya jaketnya,"Pakai ini sebagai selimut.Udara dingin.Aku ga kemana2.Aku disini jagain kamu." Norman mah ronda,"Tenang mbak Wilona.Selama ada Mas Verrel,mbak ga usah cemas.Lagian kan saya juga ada.Kalian tidur istirahat saja biar saya yang jaga.Kalau lihat cuaca kayaknya mending malam ini nginep sini aja Mas.Kaki mbak Wilona kan sakit,jalanan pasti licin.Bahaya.Mana gelap lagi.Besok pagi saja kita keluar dari hutan ini." Verrel setuju,"Benar Man tumben kamu cerdas.Apa karena makan mangga hutan?Bisa jadi..." Wilona kedinginan,direngkuh sama Verrel,"Sini tidur saja dekat aku.Pakai paha aku jadi bantal." Wilona tidur dengan kepala dipangkuan Verrel,'Senangnya ada Tuan di sini.Walau apapun yang terjadi asal Tuan disampingku hatiku tenang.Aku ga merasa sendiri.' Verrel malah merhatiin Wilona yang tidur dengan senyum diwajahnya,'Syukurlah aku berhasil menemukanmu.Apa artinya hidupku jika kau tak kutemukan.Tuhan,terima kasih telah menciptakan dia untukku...' Norman berkata,"Mas tidur saja.Saya akan jaga.Mas santai aja.Siapin buat tenaga besok." Verrel heran,"Emang besok ada apa?" Norman mesem lihat Wilona hampir terbangun,"Jangan kenceng2 Mas..."Tbc

Top of Form

Part 146 》》BANDARA CINTA Setteth me upon... Bimo dan Rizky mencoba menembus hutan tapi hujan kembali turun,dingin banget lagi,"Mas Rizky,kayaknya terlalu beresiko deh.Kita cari tempat berteduh dulu.Atau balik saja dulu mumpung belum jauh." Akhirnya mereka melihat cahaya di kejauhan,"Itu kayak ada cahaya Pak Bimo.Kita ke sana saja." Norman melihat sesuatu bergerak mendekat,'Itu kayak bayangan orang deh.Tapi jangan2 makhluk halus penunggu hutan..apa aku bangunin Mas Verrel ya?Aduh...mana pules lagi Mas Verrel.Aku ini bodyguard.Masak takut sama lelembut.Hadapi!!' Rupanya Bimo sama Rizky yang datang,namun Norman masih ga yakin,'Tunggu dulu.Kayak Pak Bimo deh.Tapi makhluk halus kan juga suka nyamar jadi orang yang kita kenal.Tetep harus waspada.' Bimo juga merasa familiar dengan sosok di kejauhan,"Itu kayak Norman...Ah bener itu Norman.Aku hafal betul gestur tubuhnya.Mas Rizky itu Norman!" Rizky kian semangat,"Norman,pengawal Verrel?Ayo Pak lebih cepat!" Bimo akhirnya sampai di gubuk,"Man!" Norman malah nyoroti kaki Bimo,'Ngambah tanah ga?Jangan2 melayang...serem...' Bimo celingukan,"Man,Mas Verrel mana?Kamu ini ngapain?Aku ini manusia Man.Mbak Wilona ketemu ga?" Norman lega lihat kaki Bimo menapak tanah,"Pyuhh...Pak Bimo asli to he..he..Mas Verrel didalam sama mbak Wilona.Kita mau nerusin jalan hujan..mana kaki mbak Wilona cidera lagi." Rizky lega,"Wilona ketemu?Syukurlah...Mana dia?" Main masuk saja Rizky dan terpana lihat pemandangan di hadapannya.Wilona tidur dengan kepala di pangkuan Verrel.Verrel sendiri tidur dengan posisi duduk dan tangan yang protektif siap melindungi Wilona.Bimo juga masuk,'O...o...' Rizky melihat kaki Wilona,'Memang tempat teraman bagi kamu adalah bersama Verrel.Aku ga bisa jagain kamu.Malah adik aku sendiri yang mengatur semua ini.Walaupun aku sedih karena ga ada bersama kamu di saat kamu membutuhkan aku namun aku lega kamu baik2 saja.Itu cukup buatku.Melihat kamu baik2 saja aku sudah bahagia.Verrel pasti sangat sayang sama kamu,Wil.Dibelain jauh2 nyusul kamu.Aku ga ngira seorang Verrel Bramasta bisa tidur di tempat seperti ini.Gubuk tua ditengah hutan.Ternyata kamu bukan anak manja,Rell.' Bimo juga lega lihat anak majikannya.Tbc........

Part 147 》》BANDARA CINTA Bring them down... Verrel merasa ada bayangan mendekat,iapun membuka mata,"Bimo?" Bimo mesem,"Iya Mas ini saya.Ssst...jangan bergerak.Mas disitu saja.Mas gpp kan?" Verrel mengangguk dan melihat Rizky,"Kamu juga disini?Bukannya katanya kamu ada urusan penting di Solo?" Rizky duduk di dekat Wilona,"Udah kelar urusannya.Wilona luka ya?" Verrel kembali mengangguk,"Iya.Saat aku menemukannya dia sudah cidera.Aku terlambat...Kasihan Wiloku..." Wilona sempat bergerak tapi diusap rambutnya oleh Verrel ga jadi bangun deh,bobok lagi berbantalkan paha tuannya.Akhirnya semua kembali tidur,Bimo giliran yang jaga.Norman langsung cari spot buat tidur.Keesokkan harinya Wilona bangun lebih dulu,tersenyum ia karena langsung dapat pemandangan wajah tampan sang tuan,'Tuan tidur sambil duduk terus.Ya ampun aku semalaman jadiin Tuan sebagai bantal?Ups...' Merona ria deh wajah Wilona,pelan ia bangun tapi kakinya ga bisa diajak kompromi,nyeri digerakkan,"Aduh..." Langsung deh Verrel dan Rizky bangun dan mendekat,"Kamu gpp Wil?" Bimo tersenyum melihatnya,'Ya ampun sampai barengan nanyanya...Sama2 sayang ke mbak Wilona.Mas Verrel dapat saingan nih...' Wilona kaget lihat Rizky,"Kamu disini?Kapan sampai sini?" Rizky seneng dapat perhatian Wilona,"Semalam.Kamu pas tidur.Gimana kaki kamu?Masih sakit?" Wilona melihat kakinya,"Udah mendingan.Kemarin dikasih obat sama Tuan...Cuma masih nyeri aja dibagian deket lutut." Verrel membantu Wilona duduk,"Tenang saja nanti aku akan gendong kamu.Terus nanti kita ke dokter tulang.Biar kaki kamu diperiksa.Dirontgen dan difisioterapi." Wilona tenang,"Terima kasih Tuan.Saya ngrepotin Tuan terus.Saya juga nyusahi para crew karena syuting jadi terganggu dengan sakitnya kaki saya." Rizky yang ganti bicara,"Tenang saja ntar aku akan minta sama Papa aku biar jalan ceritanya agak diubah.Sesuai kondisi kamu.Jadi kamu masih bisa ikut syuting." Wilona lega,"Sungguh?Terima kasih Rizky..." Verrel manyun,"Sama aku kok ga bilang makasih?" Wilona meraih tangan tuannya,"Kalau buat Tuan jelaslah....saya ga tahu harus bilang apa sama Tuan...kata makasih kayaknya ga cukup." Verrel senang,Rizky yang agak cemburu,"Tuan...Tuan macam apa itu..."Tbc.......

Part 148 》》BANDARA CINTA My strenght... Verrel malah ribut sama Rizky,"Kamu kenapa sih?Ga suka amat Wilo manggil aku dengan sebutan 'Tuan'?Oh aku tahu kamu juga pingin dipanggil gitu.Iya?No way!!Itu sebutan just for me.The one and only!!" Rizky balas,"Itu sebutan nunjukin kalau kamu itu emang cuma majikan aja ke Wilo.Nunjukin jarak dan perbedaan.Bahwa kalian itu beda kasta.Disebut gitu aja bangga amat!" Verrel berdiri,"Kamu ngapain sih?Itu tuh bukan aku yang suruh ya...itu Wilo yang suka manggil aku gitu.Lagian kamu rempong amat jadi orang pakai acara nyusul kemari pula." Rizky ga mau kalah,"Kamu sendiri jauh2 dari lokasi syuting kamu juga nyusul kemari.Emang cuma kamu doang yang boleh nyusul Wilo?Kamu apanya Wilo hehh?!" Verrel geram dan Bimo akhirnya melerai keduanya,"Mas Verrel..Mas Rizky saya mohon hentikan.Kalian membuat mbak Wilona sedih.Tuh lihat...mbak Wilona nangis tuh...dan jalan keluar lho.Kalian sampai ga tahu kan?" Verrel segera sadar dan ngejar Wilona,"Wiloku!!Kamu jangan jalan sendiri.Tunggu!!" Rizky tersenyum pada Bimo,"Saya hanya ingin tahu keseriusan Verrel pada Wilona.Karena anak manja kayak dia itu harus dibikin ngeh kalau ga ya bakal ga maju2..." Bimo baru ngeh,"Oh gitu...hanya ngetest ya..." Rizky lihatin gimana Verrel membujuk Wilona,'Kamu ga akan bisa marah ke Verrel,Wil...kamu sayang banget sama dia.' Memang benar Wilona ga bisa marah lama,saat sang tuan jongkok didepan dia hatinya langsung lumer,"Ihh...Tuan mau ngapain?Saya udah ga marah lagi kok.Tapi Tuan jangan ribut lagi sama Rizky.Ayo Tuan berdiri..." Verrel nengok,"Ayo naik ke punggung aku Kaki kamu kan sakit.Jalanan masih basah.Aku gendong kamu sepanjang jalan.Ayo!" Wilona agak ragu,"Tapi saya berat Tuan...nanti Tuan malah sakit punggung lagi.Ga ah saya ga mau Tuan sakit." Verrel meyakinkan,"Aku itu kuat ya Wil.Ayo buruan.Nanti keburu hujan lagi lho." Wilona akhirnya naik ke punggung Verrel,tangannya memeluk leher sang Tuan,"Gini ya Tuan?" Verrelpun berdiri,"Yup!!Ayo kita keluar dari hutan ini.Come on guys!!" Wilona berdebar sekaligus hepi diatas punggung Tuannya,'Tuan baunya khas.Perasaan kemarin ga mandi deh tapi kenapa masih harum ya.' Merekapun berangkat.Bersambung....
Part 149 》》BANDARA CINTA
Your back...
Sepanjang perjalanan Norman cerita ke Pak Bimo gimana dia dan Verrel bisa nemuin Wilona.Rizky dengerin,'Oh jadi Wilona menulis huruf di batang pohon dengan sebongkah batu.Dan ia menulis 'Tuan',semakin jelas betapa di saat apapun di hatinya hanya Verrel seorang.Heran,kenapa bisa sebegitu berartinya Verrel bagi Wilona ya?Aku jadi penasaran bagaimana awal mereka bertemu.'
Rizky melihat ke arah Wilona yang ada di punggung tuannya,'Senyum malu2 tampak jelas di wajahnya.Ia sangat bahagia bisa dekat dengan si anak manja itu.Dulu aku pikir tuh anak cuma artis karbitan tapi makin kenal dia jadi tahu kalau dia itu punya sisi lembut dan care yang begitu dalam.Satu sisi yang baru terlihat bila Wilona di dekatnya.'
Verrel melangkah dengan hati2,Rizky akhirnya pilih berada paling depan buka jalan,padahal ga tahan dia lihat Wilona digendong Verrel,"Awas ada akar pohon!Pelan2 saja jalannya."
Verrel merhatiin bener2 setiap step yang dia ambil,bawa cargo berharga ya Rell?Norman berbisik pada Bimo,"Lihat tuh Mas Verrel,bawa tas ransel sendiri aja ga mau eh begitu bawa mbak Wilona yang jelas jauh lebih berat dari tas ransel malah mau.Ini fenomena apa fatamorgana ya Pak Bimo?"
Bimo mau jawab eh Verrel dah nyahut,"Man,aku denger lho...!"
Bimo nahan senyum,"Tuh denger!Kebanyakan gaul sama Anabel sih makanya bibirnya jadi ceriwis.Rasain!"
Bimo sebenarnya juga merhatiin anak majikannya,'Mas Verrel berubah sejak ada Mbak Wilona.Dulu ya ampun uring2an melulu.Sesuatu yang ga perfect pasti jadi masalah.Tapi sekarang,ga ada lagi sungut2.Makan aja sekarang suka yang sederhana kayak yang mbak Wilona suka.Gitu aja wajahnya nampak bahagia banget.Syuting molor wah betenya dulu tapi kini jangankan bete malah langsung ngibrit sorak hore nyamperin mbak Wilona.Astaga...mood swing banget.Kalau ga ada mbak Wilona wajahnya kayak baju laundry belum disetrika.Begitu nyebut nama mbak Wilona aja sumringahnya kayak matahari baru terbit di pagi hari.Inikah fenomena cinta?'
Bimo jadi inget Bu Windy,ia suka merhatiin semua gerak gerik mamanya Verrel itu.Weii...Kok ga Anabel Pak Bimo?Anabel mah lagi sebel karena harus jagain Si Tari,Pak Rudy ternyata ada jadwal operasi.Tbc.

Part 150 BANDARA CINTA
Bottom of Form
His love....
Kaget juga Dokter Rudy kala sampai rumahnya ada Tari dan Pak Syamsul,"Wah ada tamu to?Maaf saya baru bisa pulang ada jadwal operasi di luar kota."
Tari kegenitan gitu,"Oh gpp.Rumahnya nyaman kok.Besar lagi.Perabotannya mewah2 lagi.Saya betah di sini."
Pak Syamsul nyikut isterinya,"Bikin malu aja.Ayo kita pamit pulang."
Tari ga mau kekeh dia mau nunggu Wilona kembali dari syuting.Anabel datang,"Kayaknya Mbak Wilona ada masalah di lokasi syuting.Ini Bu Merry baru aja kasih kabar."
Jelas Rudy khawatir,"Masalah gimana?Wilona gpp kan?"
Anabel jawab,"Kata Bu Merry,Mbak Wilona hilang Pak.Mas Verrel nyariin juga ikut hilang.Oh tidak!!!"
Rudy bergegas mau nyusul ke TW,"Saya harus ke sana."
Tari mau ikut,"Saya ikut ya Pak Dokter?Saya mencemaskan keponakan saya."
Syamsul juga ikut cemas,"Saya juga ikut Pak.Soal kerja saya akan tukar libur nanti sama sejawat saya."
Anabel juga ikutlah.Akhirnya mereka pergi semua ke TW.Nyusul Wilona.Sementara Wilona malah mengkhawatirkan tuannya,"Tuan ga capek gendong saya?Istirahat dulu ya?Tuh Tuan keringatan."
Merekapun istirahat karena Wilona maksa.Disekanya keringat Verrel dengan sapu tangannya,"Tuan,minum dulu ya.Ini ada buah juga.Pak Bimo kayaknya masih ada roti ya?"
Bimo memberikan roti krumpul pada Wilona,"Iya mbak.Ini."
Wilona malah nyuapi Verrel,"Tuan ga suka isi kacang ya.Ini rasa nanas saja."
Rizky mendekat,"Capek ya Rell?Gantian aku aja yang gendong Wilo."
Verrel langsung menolak,"Ga!!Aku ini keringatan karena kena sinar matahari pagi.Bukan karena kecapekan.Enak aja!Wilona itu tanggung jawab aku.Katamu aku ini tuannya kan?"
Rizky merayu Wilona,"Wil,kamu sama aku aja gendongnya.Lihat tuh tuan kamu kepayahan lho.Namanya juga anak mama mana pernah kerja berat.Kalau aku kan sering panjat tebing dan mendaki gunung jadi udah biasalah."
Wilona lihatin tuannya,eh Verrel malah langsung jongkok depan Wilona,"Ayo naik!Aku ini pria yang kuat!Dan Wilo kamu janji kan akan nuruti aku?"
Wilona ga punya pilihan,naik dia di punggung Verrel,"Maaf Rizky.Aku ikut kemauan Tuan saja.Saya aman kok dengan Tuan."
Norman sama Pak Bimo saling pandang,mesem mereka.Mau dirayu kayak tetep aja Tuannya numero uno.Tbc.......