INTRODUCING NEW STORY : WHO IS HE?
Siapa suka serial drama Korea yang terkenal,What wrong with
secretary Kim?Nah saya ada sebuah cerita dengan all cast dari drama
tersebut.Pingin tahu kayak gimana ceritanya?Simak puisi berikut!
------WHO IS HE???------
Sehari-hari aku bekerja sebagai perawat
Bekerja di unit gawat darurat
Aku harus bekerja serba cepat
Namun juga harus cermat
Sayangnya usiaku terus bertambah
Sudah pantas untuk menikah
Namun aku tak mau asal menikah
Kondisi keluargaku juga sedang susah
Sejak ayahku tiada
Aku melihat bagaimana kerasnya ibu bekerja
Demi memelihara anak-anaknya
Tiga bersaudara dan aku anak yang ketiga
Kedua kakakku dipermainkan pria
Mereka bilang aku harus waspada
Jangan mengulang sejarah kelam mereka
Di tempat kerja aku kerap ditertawakan
Digosipkan,dibicarakan dan dijadikan bahan olokan
Kutegarkan hati meski dipermalukan
Apalagi kemudian ibuku kecelakaan
Aku kian mengubur mimpi tentang pernikahan
Aku harus bekerja mati-matian
Demi biaya perawatan dan pengobatan
Ibuku harus ditopang berbagai peralatan
Agar tetap di alam kehidupan
Aku tak punya pilihan
Aku sudah meminjam kiri kanan
Hingga aku memutuskan
Menjual diriku di tepi jalan
Maafkan aku Tuhan
Ini terpaksa kulakukan
Aku tak sangka malah bertemu dia
Berawal dari ketakutan aku lari ke arah mobilnya
Hampir saja aku ditabraknya
Dialah yang kemudian mengubah semua
Seorang pria dengan setelan mewahnya
Mengambilku dari kepekatan derita
Seorang pria tampan idaman semua wanita
Mobilnya berkelas dan entah ada berapa jumlahnya
Rumahnya bagai istana membuatku terpana
Mengapa namanya tertera di halaman utama media
Semua teman kerjaku sampai heran melihatnya
Memang siapa dia sebenarnya?
------WHO IS HE???-----
Cerita ini penuh pesan kehidupan.Saat kita menghormati orang
tua kita maka kebaikan akan menghampiri kita.Bahkan semua impian yang mustahil
dijadikan mungkin.Bahkan aib diubahkan menjadi masa depan penuh
harapan.Penasaran siapa pria yang menjadi penolong pemeran utama wanita?Tunggu
saja eps perdananya.***WHO IS HE???***when your dream come true...
Part 1***WHO IS HE???
Be kind...
Introducing : Kim Mi So
Baginya hidup adalah perjuangan dan tak boleh diisi dengan
keluhan.Keluhan hanya semakin menguras energi.Wajahnya cantik,memang agak kurus
karena tekanan pekerjaan dan banyak tanggung jawab dipikulnya.Sejak ayahnya
tiada,sang ibu tampak sangat kehilangan apalagi begitu banyaknya hutang yang
ditinggalkan suaminya.Kim Mi So bekerja sebagai perawat di sebuah RS.Banyak
orang heran dengan wajah secantik dia,status melajang masih disandangnya tanpa
rasa kecewa kepada Pencipta.Bukannya dia tak normal,iapun ingin dicintai dan
mencintai,membina keluarga dan memiliki anak seperti wanita yang lainnya.Namun
ia adalah wanita melankolis yang menyukai penyelesaian sesuai urutan.Baginya
hidup adalah step by step.Ia tidak akan melangkah ke tahap selanjutnya jika
tahap sekarang belum selesai.Melihat ibunya susah payah banting tulang hatinya
penuh tekad untuk membantu meringankan beban sang ibu.Ia juga ga mau seperti
kakak2nya yang hidupnya hancur karena pria.Ia punya banyak dua orang kakak
perempuan dan semuanya menyedihkan hidupnya.Ia tak mau sembarangan menikah.Ia
tak mau mengulang sejarah yang sama.Ia percaya ia akan melihat kebaikan kala ia
merawat dengan sepenuh hati orang tuanya.Demi ibunya ia giat bekerja.Meski
dicemooh kanan kiri,ia menutup telinga bak orang tuli.Tetangga2nya
menggunjingkannya,"Cantik2 ga laku2....Penyakitan kali...kan dia kerjanya
merawat orang sakit.Paling ketularan tuh..."
Ia tetap menyapa mereka dengan ramah setiap kali berangkat
dan pulang kerja.Bersambung...
Part 2***WINDOW 4***WHO IS HE ???
His name....
Seperti biasa Kim Mi So berangkat kerja pagi itu.Ia memilih
datang lebih awal daripada mendengar celotehan dan sindiran teman2
kerjanya.Namun kali ini ia tidak beruntung,bus yang mau ia naiki sudah
lewat.Terpaksa ia harus menunggu lagi.Ia melihat seorang wanita juga menunggu
di halte sambil membaca majalah.Ia melihat cover depannya,'Pria itu
lagi.Teman2ku sangat mengidolakannya.Good looking,kaya raya,bisnisman
sukses,muda dan smart.Apalagi dengan status masih available.Beruntung banget
yang dapat dia.'
Melihat Kim Mi So memperhatikan majalah yang dia baca,wanita
yang tadi berkata,"Jangan mimpi bisa mendapatkannya.Bertemu saja
susah.Cari pria kalangan biasa saja jangan kalangan jetset.Mimpi kali....cewek
kalangan atas saja ga bisa dapetin hatinya apalagi kalangan rendah.Ihhh..."
Kim Mi So berkata dengan ramah,walau sebenarnya ia ingin
berteriak2 pada wanita itu,"Saya hanya ingin tahu namanya bukan mau
menjadi fansnya.Saya hanya heran karena teman2 saya begitu
mengidolakannya.Makhlum saya ga gaul jadi ga update berita he..he.."
Eh malah tambah nyolot tuh wanita.Dengan sinis dia
jawab,"Denger ya...namanya ada tercantum di situ...kamu ini buta huruf
ya?Aku kasihan sama kamu nih majalah buat kamu aja.Kayaknya kamu melas nian
jadi orang.Kamu kerja di mana sih kok sampai ga bisa update berita sehot
gini?"
Baca logo di bajunya,wanita itu menyetop taksi dan melempar
majalahnya ke pangkuan Kim Mi So,"Ga jadi naik bus.Ogah sebus sama orang
aneh...bye!"
Kim Mi So heran,'Kamu itu yang aneh.Ditanya baik2 malah
darah tinggi.Potensial kena stroke tahu.Tapi aku penasaran siapa sih nama pria
di cover majalah ini?'
Mau dia baca eh busnya datang,iapun naik dan melihat orang
di bus juga membawa majalah seperti dia.Disitulah ia bisa membaca nama pria
itu,'Oh namanya...Lee Young Yon.'
Bersambung....
Part 3***WINDOW 4***
WHO IS HE????
Bitterness....
Kim Mi So segera duduk di tempat yang kosong di bus,ia
senang melihat pemandangan sepanjang perjalanan.Majalah yang diberikan oleh
wanita aneh di halte tadi dilihatnya,'Sedikitpun aku tidak bermimpi akan
mendapatkan pria sehebat ini.Bagiku hidup adalah memberi.Aku sadar usiaku sudah
kepala 3.Ga mungkinlah aku bersaing mendapatkan pria kelas atas seperti
dia.Mendapatkan pria yang baik saja aku sudah bersyukur.Aku tidak yakin di
dunia ini apakah masih ada pria2 yang baik.Yang bertanggung jawab pada
keluarganya,setia pada isterinya,bekerja menafkahi keluarganya dan mencintai
dengan tulus.Pria yang seperti itu yang kuimpikan.Impianku tidak muluk2 sampai
dapetin pria setenar ini.Aku ini siapa.Who am I....'
Asyik dengan lamunannya,sampai ia tidak sadar bahwa sudah
hampir sampai,'Astaga,sudah mau sampai.Untung ga terlewat.'
Segera dimasukkannya majalah tadi ke tas kantung yang biasa
ia bawa,'Jangan sampai teman2 di kerjaan lihat aku bawa majalah dengan cover
depan idola mereka itu.Bisa dibully aku nanti.Aku harus menghindari
dipermalukan lagi oleh mereka.Sebenarnya aku suka pekerjaanku.Bisa merawat
orang yang sakit.Menyalurkan kasih sayang dan menebar kebaikan pada siapa
saja.Namun,usiaku yang terus bertambah dan statusku yang masih lajang terus
dijadikan gunjingan membuat aku jadi kurang nyaman.Tapi jika aku keluar siapa
yang akan membiayai kebutuhan rumah.Kasihan ibu.Biarlah aku harus bertahan demi
ibu demi mereka yang kusayang,kakak2ku dan keponakan2ku.Aku harus kuat.Harus
semangat!'
Dengan tekad itu Kim Mi So turun dari bus menuju RS dimana
ia bekerja.Sudah hampir 10 tahun ia bekerja di sana,sudah pernah di berbagai
bagian.Ia pernah di bagian makanan,kebersihan,anak2,rawat jantung dan kini di
bagian instalasi gawat darurat.Seperti biasa ia finger dulu.Ia merasa senang di
area gawat darurat karena di sini orang2nya lebih baik.Tak seperti di bagian
sebelumnya dimana ia kerap dibully.Ia melangkah menuju lokernya,niatnya mau
menaruh jaket dan majalah yang ia bawa.Namun seseorang menabraknya dan membuat
tas kantungnya jatuh sehingga majalah yang ia bawa terjatuh di lantai keluar
dari tasnya.Apa yang akan terjadi?TBC....
Part 4***WINDOW 4***WHO IS HE
If she...
Kim Mi So kembali dibully kala salah satu rekan kerjanya
mempertontonkan majalah yang jatuh di lantai,"Hey guys lihat nih!!Ada
pungguk merindukan rembulan haha...ha.hha..."
Segera Kim Mi So dikomentari dari kiri dan kanan,"Ya
mana mungkinlah bakal terwujud,pria biasa aja kagak ada yang mau gimana yang
kelas jetzet kayak Lee Young Yoon.Ha.ha..."
Kim Mi So segera mengambil majalah tersebut dan pergi.Ia
tahu orang2 itu membencinya karena ia pernah memergoki perbuatan jahat mereka
terhadap pasien.Ia juga pernah menegur mereka kala mereka menelantarkan pasien
yang didanai dinas sosial.Kim Mi So tak heran mereka kesal karena mereka
mengganggap dirinya carmuk alias cari muka.Ia tak peduli apapun anggapan
mereka,'Setiap pasien adalah manusia dan berhak diperlakukan secara manusiawi
juga.Aku ingat sekali pesan Ayah sebelum tiada bahwa kita tak bisa menyenangkan
semua orang dan jangan menjadi manpleaser tapi lakukanlah segalanya penuh
dengan niat yang tulus.Apa yang dilakukan dari hati akan sampai ke hati.Jangan
harapkan pujian atau hormat dari manusia karena itu sifatnya semu.'
Kim Mi So menahan air matanya supaya tidak menetes namun
justru pandangannya jadi kabur.Iapun menuju pintu keluar,'Aku harus melakukan
kebaikan supaya moodku jadi baik lagi.Ah aku mau memberi uang saja pada bapak2
yang membantu menyeberangkan orang di jalan depan RS.'
Jelas hepi banget para bapak yang diberi uang oleh Kim Mi
So,"Makasih ya Non.Moga segera ketemu jodohnya."
Kim Mi So tersenyum,"Amin pak.Makasih buat
doanya."
Tak jauh dari situ sebuah mobil nan mewah nampak melaju di
jalan.Pengemudinya nampak masih muda dan berpakaian necis.Namun tiba2 pria muda
itu memegangi perutnya,"Aaaackkk...perutku perih sekali.Ohhh...rasanya
panas sekali perutku...aku harus menepi."
Mobil itu segera menepi dan hampir saja mengenai Kim Mi So
yang hendak kembali ke RS,"Astaga!Hampir saja."
Kim Mi So melihat bapak2 yang menyeberangkan hendak membuat
perhitungan dengan pemilik mobil,"Keluar!Anda hampir menabrak orang!"
Namun Kim Mi So tak mau ada keributan dan segera mencegah
mereka,"Pak!Saya tidak apa2.Sungguh..."
Pemilik mobil itu keluar dengan wajah pucat pasi.Tbc......
Part 5 ***WINDOW 4***WHO IS HE??
Sick....
Kim Mi So terpana melihat sosok tampan di hadapannya,'Dia
kok mirip dengan yang dicover majalah itu ya?'
Namun pria berjas itu nampak sangat pucat bahkan berkeringat
dingin seperti tengah menahan rasa sakit,"Maaf...saya tidak
sengaja..aacckk..."
Kim Mi So melihat pria itu terhuyung dan ia segera tahu
bahwa pria itu tidak sehat,"Wajah Anda pucat...Anda sakit?Anda baik2
saja?"
Pria itu malah jatuh pingsan seraya memegangi
perutnya,"Saya tidak kuat lagi...tolong saya..."
Kim Mi So segera menangkap tubuhnya dibantu bapak2
penyeberang jalan,pria itu dibawanya ke UGD,"Cepat!!"
Kim Mi So segera memanggil dokter,"Dokter,tolong
periksa pasien ini.Dia tiba2 pingsan."
Hp pria itu bunyi dan Kim Mi So segera
mengangkatnya,terdengar suara seorang wanita,"Hyun...ibu
mencemaskanmu...kamu dimana,sayang?Mengapa kau tidak bersama Pak Yang?"
Kim Mi So menjawabnya,"Maaf Bu...putra Anda sekarang di
RS..."
Wanita itu kaget mendengarnya,"Apa?Hyunku di RS?Apa yang
terjadi?RS mana?"
Kim Mi So mencoba menenangkan,"Ibu jangan panik...Putra
Anda tiba2 pingsan tadi.Dokter sedang memeriksanya.Saya akan kirim alamat RS
nya.Nama saya Kim Mi So,saya perawat di sini.Ibu datang saja ke ruang
UGD."
Wanita itu terisak,"Baik...saya segera ke sana.Tolong
jaga putra saya.Lakukan tindakan medis yang terbaik buat dia."
Kim Mi So segera merawati dompet dan hp pria yang disebut
Hyun tadi,'Pria itu bernama Hyun...tidak mungkin dia pria di cover majalah
itu.Mungkin kebetulan mirip saja...'
Dokter keluar dari kamar periksa,"Perawat Kim Mi
So,pasien menderita maag akut.Saya sudah memberinya obat.Namun ia harus dirawat
di sini dulu.Kondisinya masih sangat lemah.Tolong kamu urus administrasinya
ya."
Kim Mi So lega,"Baik Dok.Terima kasih."
Dokter bertanya lagi,"Apakah dia pacarmu?Hmm....kau
pintar memilih..."
Kim Mi So hendak menjelaskan tapi dokter keburu
pergi,'Dokter Choi bisa saja.Sebaiknya aku melihat pria itu....'
Pria itu nampak terbaring dengan wajah masih sedikit
pucat.Tangannya diinfus,'Dia pasti telat makan.Syukurlah dia sudah membaik.'
Kim Mi So mengusap dahi pria itu dengan tissue,'Dia tampan
sekali...ya Tuhan apa yang kupikirkan...'
Bersambung....
Part 6***WINDOW 4***WHO IS HE?
Surrender....
Tak lama wanita yang menelpon hp pria yang pingsan itu
datang,dengan wajah cemas ia menuju ruang informasi,"Dimana saya bisa
menemukan perawat bernama Kim Mi So?"
Petugas menunjuk ke arah UGD,"Silakan ke arah sana
Nyonya."
Sampai di UGD,ia menelpon hp putranya,"Saya sudah
sampai.Saya di depan UGD sekarang.Bisakah Anda keluar?Saya memakai baju
berwarna kuning."
Kim Mi So segera menemuinya,"Putra Anda maagnya
kambuh.Mari saya antar kepada putra Anda.Oh iya ini dompet dan hpnya."
Wanita itu berterima kasih pada Kim Mi So,"Syukurlah
dia bertemu Anda.Terima kasih sudah menolong putra saya.Ini kartu nama
saya."
Kim Mi So memasukkan kartu tersebut di tasnya,"Nyonya
jangan khawatir,putra Anda sudah diperiksa oleh dokter."
Wanita itu menemui putranya,"Hyun sayang...Mama kan
sudah bilang pakai sopir saja.Masih saja kamu ga mau nurut.Untung kamu bertemu
nona ini.Jika tidak,mama tak tahu bagaimana jadinya."
Kim Mi So membelikan minuman untuk Nyonya
tersebut,"Saya membelikan minuman untuk Nyonya.Kebetulan ini jam istirahat
saya."
Wanita itu tersenyum,"Panggil saja saya Ibu
Lee...sungguh beruntung wanita yang melahirkanmu.Memiliki putri sepertimu.Andai
saja aku punya seorang putri.Aku mungkin tidak merasa kesepian di rumah.Suamiku
sibuk dengan bisnisnya sama seperti Hyunku.Putra pertamaku masih diluar
negeri."
Mendengar suara di dekatnya,pria yang dipanggil Hyun oleh
ibunya itu sadar,"Mama?Dimana aku?"
Nyonya Lee berkata,"Kau di RS,Sayang.Kau pingsan.Untung
Nona Kim Mi So menolongmu dan segera membawamu kemari.Bagaimana
kondisimu?"
Lee Young Yoon mencoba bangun,"Sudah lebih baik
Ma...Mama jangan cemas.Aku akan baik2 saja.Nona Kim Mi So terima kasih...maaf
aku hampir menabrakmu tadi...maukah kau memaafkanku?"
Kim Mi So tersenyum,"Penyakit maag memang tak
tertahankan saat kambuh.Sepertinya sudah lama Anda menderitanya.Saya tidak
apa2,tak ada yang perlu dimaafkan.Maaf,saya harus harus kembali bekerja.Semoga
lekas sembuh.Permisi."
Nyonya Lee menyukai Kim Mi So,'Perawat itu begitu baik.Aku
menyukainya.'
Lee Young Yoon ingin cepat pulang,"Ma,aku ingin
pulang....aku sudah merasa lebih baik."
Sang ibu malah berkata,"Tidak!"
Bersambung...
Part 7***WINDOW 4***WHO IS HE....
Health....
Ketika sadar,Direktur Lee langsung melihat jam,"Astaga...aku ada meeting dengan klien penting.Aku harus pergi.Aku bisa kehilangan tender besar jika sampai terlambat."
Sang mama jelas menghalangi,"Kau mau kemana Lee?Kau masih belum sehat,Nak."
Lee menggeleng,"Tidak Ma.Aku harus pergi...aku sudah merasa lebih baik."
Namun Lee sebenarnya masih lemah,berdiri saja ia terhuyung.Meski begitu Lee tetap melangkah keluar kamar rawatnya,"Aku susah payah mendapatkan janji dengan klien ini Ma...aku janji setelah ini aku akan langsung pulang....aduhhh..."
Lee merasa pandangannya nanar,Nyonya Lee segera menelpon Kim Mi So,"Nona Kim Mi So kemarilah...aku membutuhkan bantuanmu segera!"
Kim Mi So segera datang.Untunglah semua pekerjaannya sudah selesai.Ia terkejut melihat pria yang hampir menabraknya sudah mau pergi,"Anda mau kemana?Apa dokter sudah mengijinkan Anda pulang?"
Lee memandang wanita yang ada di hadapannya,"Kau kan?Kau perawat di sini?"
Kim Mi So mengiyakan,"Benar.Anda hampir menabrak saya lalu Anda pingsan.Ibu Anda mencemaskan Anda."
Lee ada akal,"Begini saja...biar ibu tenang dan aku juga tidak kehilangan proyek besar...bagaimana jika kau ikut denganku...perawat Kim Mi So...?"
Lee membaca id card yang dipakai Kim Mi So.Nyonya Lee setuju dengan ide itu,"Ide bagus.Ibu lebih tenang jika Nona Kim Mi So bersamamu."
Kim Mi So yang gelagapan,"Tapi shift saya belum berakhir...."
Nyonya Lee tersenyum,"Soal itu biar saya yang urus.Kau pergilah temani putraku,jaga dia baik2."
Lee bergegas berdiri meminta bantuan Kim Mi So,"Kumohon sekali ini saja Nona mau menolong saya..."
Kim Mi So membantu memapah pria itu,"Baiklah...saya akan meminta ijin atasan saya dulu...sebentar saja."
Tapi atasan Kim Mi So malah menelpon,"Apa yang kau lakukan?Pak Kepala baru saja menelponku.Katanya kau harus merawat Direktur Lee baik2.Kau dibebaskan dari tugas dan tanggung jawabmu di sini selama Nyonya Lee membutuhkanmu."
Kim Mi So terpana,'Astaga...Pak Kepala RS yang telpon Atasan aku langsung....aku bahkan belum mengajukan ijin...sudah diijinkan.Siapa sebenarnya pria dan ibunya ini?'
Kim Mi So ikut dengan Direktur Lee ke tempat pertemuan.Bersambung.....
Health....
Ketika sadar,Direktur Lee langsung melihat jam,"Astaga...aku ada meeting dengan klien penting.Aku harus pergi.Aku bisa kehilangan tender besar jika sampai terlambat."
Sang mama jelas menghalangi,"Kau mau kemana Lee?Kau masih belum sehat,Nak."
Lee menggeleng,"Tidak Ma.Aku harus pergi...aku sudah merasa lebih baik."
Namun Lee sebenarnya masih lemah,berdiri saja ia terhuyung.Meski begitu Lee tetap melangkah keluar kamar rawatnya,"Aku susah payah mendapatkan janji dengan klien ini Ma...aku janji setelah ini aku akan langsung pulang....aduhhh..."
Lee merasa pandangannya nanar,Nyonya Lee segera menelpon Kim Mi So,"Nona Kim Mi So kemarilah...aku membutuhkan bantuanmu segera!"
Kim Mi So segera datang.Untunglah semua pekerjaannya sudah selesai.Ia terkejut melihat pria yang hampir menabraknya sudah mau pergi,"Anda mau kemana?Apa dokter sudah mengijinkan Anda pulang?"
Lee memandang wanita yang ada di hadapannya,"Kau kan?Kau perawat di sini?"
Kim Mi So mengiyakan,"Benar.Anda hampir menabrak saya lalu Anda pingsan.Ibu Anda mencemaskan Anda."
Lee ada akal,"Begini saja...biar ibu tenang dan aku juga tidak kehilangan proyek besar...bagaimana jika kau ikut denganku...perawat Kim Mi So...?"
Lee membaca id card yang dipakai Kim Mi So.Nyonya Lee setuju dengan ide itu,"Ide bagus.Ibu lebih tenang jika Nona Kim Mi So bersamamu."
Kim Mi So yang gelagapan,"Tapi shift saya belum berakhir...."
Nyonya Lee tersenyum,"Soal itu biar saya yang urus.Kau pergilah temani putraku,jaga dia baik2."
Lee bergegas berdiri meminta bantuan Kim Mi So,"Kumohon sekali ini saja Nona mau menolong saya..."
Kim Mi So membantu memapah pria itu,"Baiklah...saya akan meminta ijin atasan saya dulu...sebentar saja."
Tapi atasan Kim Mi So malah menelpon,"Apa yang kau lakukan?Pak Kepala baru saja menelponku.Katanya kau harus merawat Direktur Lee baik2.Kau dibebaskan dari tugas dan tanggung jawabmu di sini selama Nyonya Lee membutuhkanmu."
Kim Mi So terpana,'Astaga...Pak Kepala RS yang telpon Atasan aku langsung....aku bahkan belum mengajukan ijin...sudah diijinkan.Siapa sebenarnya pria dan ibunya ini?'
Kim Mi So ikut dengan Direktur Lee ke tempat pertemuan.Bersambung.....
Part 8 ***WINDOW 4***WHO IS HE
Walk with you...
Menuju parkiran saja,Lee terhuyung membuat Kim Mi So
khawatir,"Anda tidak apa2,Pak?"
Lee berusaha tetap berjalan,"Aku akan baik.Kondisi ini
tidak bisa mengalahkanku.Banyak yang lebih penting dari apa yang kurasakan.Kau
bisa menyetir mobil?"
Kim Mi So menjawab,"Bisa Pak.Tapi jika Anda merasa
tidak kuat tolong beritahu saya."
Lee memberikan kunci kontak mobilnya,"Jangan panggil
Pak,panggil saja aku Direktor Lee.Sekretarisku biasa memanggilku begitu.Anggap
saja hari ini kau menjadi sekretarisku."
Melihat Kim Mi So berjalan dengan seorang pria berjas dan
good looking teman2 kerjanya berbisik2,"Itu kan pria yang di majalah
kan?"Bersambung....
Part 9****WHO IS HE
Manifest...
Para perawat lain memandang heran pada sosok pria tampan yang bersama Kim Mi So,"Bagaimana Milyuner Muda seperti Direktur Lee mau jalan bareng si aneh itu?Aku ga habis pikir!!!"
Kim Mi So jelas tahu bisik2 teman kerjanya,'Sebaiknya aku jaga jarak dengan Direktur Lee...aku tak mau ia dihina karena bersamaku...'
Kim Mi So berjalan lebih pelan dari Direktur Lee yang memang terbiasa jalan cepat apalagi bila di kantor.Hal itu membuat Kim Mi So tertinggal beberapa langkah,Direktur Lee menghentikan langkahnya tiba2,"Bukk!!"
Kim Mi So yang jalan sambil menunduk terkejut kala menubruk punggung sang direktur,"Kok bisa ada tembok di sini?"
Direktur Lee memandang perawat yang baru ia kenal itu,matanya tajam meski wajahnya masih pucat,dimasukkannya kedua tangannya di saku celana panjangnya yang sangat rapi,"Mengapa kau lambat sekali?Aku yang sakit saja masih lebih cepat jalannya...Jika begini cara jalanmu bagaimana bisa kau menjadi perawat di bagian emergency?!"
Kim Mi So terkejut dimarahi Direktur Lee,'Aku minder sekali jalan sama dia?Siapakah aku berjalan di sisinya?'
Direktur Lee melihat jamnya dan meraih tangan Kim Mi So,"Waktu sangat penting bagiku...ayo!!"
Bukan hanya Kim Mi So bahkan para perawat di sekitar situ tercengang melihat Lee menggandeng Kim Mi So dengan erat,"Ya ampun...beruntung banget Kim Mi So digandeng seperti itu ...aku iri...."
Yang lain mencibir dengan sinis,"Kok bisa sih pria sehebat itu malah milih si perawat aneh??!!Nyebelin!!"
Mereka makin takjub kala para wartawan datang dan menanyai,"Direktur Lee apakah wanita ini kekasih Anda?Apakah dia alasan Anda begitu dingin pada wanita?Dimana kalian berkenalan?Bisa ceritakan pada kami?"
Kim Mi So terdiam dan terpana kala Lee merangkul pinggangnya,"Maaf,saya ada meeting penting.No comment for now!Tolong beri jalan!"
Wah moment itu justru diabadikan oleh kamera para pencari berita itu,"Wow gesturnya mesra nian!Ayo foto!!"
Jepret2!Kim Mi So didesak dari segala penjuru dan Direktur Lee merangkulnya membuka pintu mobil untuknya,"Masuk dan jangan katakan apapun..."
Lee sendiri segera duduk di belakang kemudi.Mobil melaju meninggalkan halaman RS.BERSAMBUNG....
tbcManifest...
Para perawat lain memandang heran pada sosok pria tampan yang bersama Kim Mi So,"Bagaimana Milyuner Muda seperti Direktur Lee mau jalan bareng si aneh itu?Aku ga habis pikir!!!"
Kim Mi So jelas tahu bisik2 teman kerjanya,'Sebaiknya aku jaga jarak dengan Direktur Lee...aku tak mau ia dihina karena bersamaku...'
Kim Mi So berjalan lebih pelan dari Direktur Lee yang memang terbiasa jalan cepat apalagi bila di kantor.Hal itu membuat Kim Mi So tertinggal beberapa langkah,Direktur Lee menghentikan langkahnya tiba2,"Bukk!!"
Kim Mi So yang jalan sambil menunduk terkejut kala menubruk punggung sang direktur,"Kok bisa ada tembok di sini?"
Direktur Lee memandang perawat yang baru ia kenal itu,matanya tajam meski wajahnya masih pucat,dimasukkannya kedua tangannya di saku celana panjangnya yang sangat rapi,"Mengapa kau lambat sekali?Aku yang sakit saja masih lebih cepat jalannya...Jika begini cara jalanmu bagaimana bisa kau menjadi perawat di bagian emergency?!"
Kim Mi So terkejut dimarahi Direktur Lee,'Aku minder sekali jalan sama dia?Siapakah aku berjalan di sisinya?'
Direktur Lee melihat jamnya dan meraih tangan Kim Mi So,"Waktu sangat penting bagiku...ayo!!"
Bukan hanya Kim Mi So bahkan para perawat di sekitar situ tercengang melihat Lee menggandeng Kim Mi So dengan erat,"Ya ampun...beruntung banget Kim Mi So digandeng seperti itu ...aku iri...."
Yang lain mencibir dengan sinis,"Kok bisa sih pria sehebat itu malah milih si perawat aneh??!!Nyebelin!!"
Mereka makin takjub kala para wartawan datang dan menanyai,"Direktur Lee apakah wanita ini kekasih Anda?Apakah dia alasan Anda begitu dingin pada wanita?Dimana kalian berkenalan?Bisa ceritakan pada kami?"
Kim Mi So terdiam dan terpana kala Lee merangkul pinggangnya,"Maaf,saya ada meeting penting.No comment for now!Tolong beri jalan!"
Wah moment itu justru diabadikan oleh kamera para pencari berita itu,"Wow gesturnya mesra nian!Ayo foto!!"
Jepret2!Kim Mi So didesak dari segala penjuru dan Direktur Lee merangkulnya membuka pintu mobil untuknya,"Masuk dan jangan katakan apapun..."
Lee sendiri segera duduk di belakang kemudi.Mobil melaju meninggalkan halaman RS.BERSAMBUNG....
Part 10*'*'WHO IS HE?
Hectic....
Mobil melaju meninggalkan halaman RS,namun dijalan yang sepi tiba2 mobil berhenti.Lee merasa mual dan segera keluar dari mobil.Ia muntah di tepi jalan,Kim Mi So segera mengambil tissue,"Asam lambung Anda pasti naik.Anda belum makan sejak tadi ya?"
Lee memandang Kim Mi So yang mengusapkan tissue di sekitar mulutnya,"Kau tidak jijik?"
Kim Mi So tersenyum,"Seorang perawat sudah terbiasa dengan hal seperti ini.Wajah Anda pucat,sebaiknya Anda makan dulu.Saya membawa makanan.Tapi sebelumnya Anda harus minum obat dulu biar lambungnya tidak kaget."
Lee senang diperhatikan oleh Kim Mi So,diambilkan obat serta disiapkan makannya,"Sudah ada sopir Yang jadi kau tak perlu menyetir.Kita akan ke butik dulu.Kau tak bisa memakai seragam perawatmu.Aku tak mau rekan bisnisku tahu soal penyakitku."
Kim Mi So terpana kala dibawa ke sebuah butik,'Astaga!Ini kan butik berkelas.Harganya pasti mahal2.'
Melihat keraguan di mata Kim Mi So,Lee malah segera turun dari mobil,"Butik ini milik keluargaku.Kau pilih saja pakaian yang kau suka...mmmh tidak..aku saja yang pilihkan.Kita tak punya banyak waktu."
Para karyawan butik sontak memberi hormat kala melihat siapa yang datang,"Tuan Lee...selamat datang!"
Lee cuma tersenyum datar sambil menarik tangan Kim Mi So.Jelas membuat bertanya2 para karyawan,"Siapa yang bersama Tuan Lee?Baru kali ini Tuan Lee datang bersama wanita,digandeng pula."
Kim Mi So masih takjub,'Astaga!Pakaian yang dipilih Direktur Lee harganya mahal sekali.'
Hectic....
Mobil melaju meninggalkan halaman RS,namun dijalan yang sepi tiba2 mobil berhenti.Lee merasa mual dan segera keluar dari mobil.Ia muntah di tepi jalan,Kim Mi So segera mengambil tissue,"Asam lambung Anda pasti naik.Anda belum makan sejak tadi ya?"
Lee memandang Kim Mi So yang mengusapkan tissue di sekitar mulutnya,"Kau tidak jijik?"
Kim Mi So tersenyum,"Seorang perawat sudah terbiasa dengan hal seperti ini.Wajah Anda pucat,sebaiknya Anda makan dulu.Saya membawa makanan.Tapi sebelumnya Anda harus minum obat dulu biar lambungnya tidak kaget."
Lee senang diperhatikan oleh Kim Mi So,diambilkan obat serta disiapkan makannya,"Sudah ada sopir Yang jadi kau tak perlu menyetir.Kita akan ke butik dulu.Kau tak bisa memakai seragam perawatmu.Aku tak mau rekan bisnisku tahu soal penyakitku."
Kim Mi So terpana kala dibawa ke sebuah butik,'Astaga!Ini kan butik berkelas.Harganya pasti mahal2.'
Melihat keraguan di mata Kim Mi So,Lee malah segera turun dari mobil,"Butik ini milik keluargaku.Kau pilih saja pakaian yang kau suka...mmmh tidak..aku saja yang pilihkan.Kita tak punya banyak waktu."
Para karyawan butik sontak memberi hormat kala melihat siapa yang datang,"Tuan Lee...selamat datang!"
Lee cuma tersenyum datar sambil menarik tangan Kim Mi So.Jelas membuat bertanya2 para karyawan,"Siapa yang bersama Tuan Lee?Baru kali ini Tuan Lee datang bersama wanita,digandeng pula."
Kim Mi So masih takjub,'Astaga!Pakaian yang dipilih Direktur Lee harganya mahal sekali.'