INTRODUCING >>>¤¤ IT WAS YOU ¤¤<<<
When heart must choose between friend or love...
TERNYATA DIRIMU...
>>>>♡ TIADA MUNGKIN LAGI....2X HM... ( Isda Pov )
Aku ibu dari 3 orang putra.Putra sulungku beda ayah dengan putra kembarku.Dari wajah saja sudah beda mereka.Putra sulungku namanya Irwan.Dia adalah anak yang malang.Ayahnya meninggalkannya kala dia masih kecil.Kesalahanku juga terlalu mudah percaya pada pria.Aku tidak selidik dulu.Ternyata pria itu sudah berkeluarga.Terlanjur kuserahkan diriku padanya.Kala tahu aku hamil,dia panik.Malah menyuruhku gugurin kandunganku.Aku memang melakukan kesalahan tapi aku takkan membunuh bayiku sendiri.Itu tidak mungkin kulakukan.Tak mungkin!
>>>>♡ KUNANTI,LAMA KUNANTI DATANGMU WAHAI KEKASIH.... ( INUL POV )
Aku ini tomboy aslinya tapi karena pergaulan yang terlalu bebas,aku jadi kebablasan.Suatu malam aku sedang hang out sama teman2ku.Teler gitu.Ketemu sama teman lama waktu sekolah dulu.Tahu2 aku nurut aja diajak dia pergi.Entah apa yang merasukiku aku menyerahkan diriku padanya.Dia sedang curhat soal keluarganya tapi malah aku jadi tidur dengannya.Ibuku terkejut kala tahu aku hamil.Jujur aku malu tapi aku sadar tak mungkin meminta pertanggungjawaban pria itu.Dia punya keluarga dan malam itu adalah sebuah kesalahan.Namun menjadi single parent itu ga mudah.Aku harus bekerja keras membesarkan putraku.Kuberi dia nama Danang.Demi dia aku jadi TKW di Hongkong.Lama kunanti untuk bisa menemuinya.Aku kangen padanya.Aku sayang padanya.
>>>>� SUNGGUH LAMA KUMENANTI.... ( ELVI SUKESIH POV )
Aku seorang janda.Punya anak perempuan dua tapi merana semua.Anak pertamaku kenal pria asing dan pria itu pergi begitu saja kala putriku itu mengandung anaknya.Isda...Isda...malang benar nasibmu.Lama kau menanti pria itu kembali tapi tak jua dia kembali.Akhirnya demi menutup rasa malu kunikahkan kau dengan pria lain agar cucuku,Irwan ga disebut anak haram.Namun begitu Irwan punya adik kembar,Rizky dan Ridho,suamimu juga meninggal.Kasihan Irwan malah dia jadi seperti ayah bagi kedua adiknya.Mereka sangat bergantung padanya.
>>>� BERHARI BERBULAN TAHUN BERGANTI....
Putri keduaku tak jauh beda nasibnya.Walau dia tomboy dan ga semodis kakaknya namun sama2 jadi korban pria ga jelas.Tahu2 dia muntah2 di kamar mandi dan ternyata dia hamil.Astaga!Dosa apa yang telah kulakukan sehingga kedua anakku dipermainkan pria seperti ini?Hanya bedanya pada putriku yang bungsu,Inul,aku tak bisa memaksanya menikah.Ia memilih membesarkan anaknya tanpa ayah.Ia malah pergi jadi TKW demi bisa membiayai anaknya.Danang mewarisi sifat2nya yang suka ngelayap ga jelas.Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya.Tahun demi tahun berlalu.Kini kedua cucuku sudah berusia 13 tahun.Irwan dan Danang adalah saudara sepupu.
◇◇◇☆ KECEWA,HATI KECEWA SETELAH KITA BERJUMPA....( Irwan pov )
Aku sudah berusia 13 tahun.Ibu membawaku ke pantai saat ultahku.Disana kami melihat deburan ombak.Disanalah ibu cerita tentang ayah kandungku.Kata ibu,ayahku sangat tampan.Mempesona siapa saja.Ibu juga janji akan membawaku menemui ayah kandungku.Kata ibu ayahku jadi dosen di universitas di Hongkong sana.Kamipun ke sana.Entah kenapa ibu tiba2 membicarakan soal ayah kandungku.Rupanya ibu sakit jantung.Beliau berharap dengan mempertemukan aku dengan ayah kandungku maka hidupku akan lebih baik.Ga jadi beban buat nenek Elvi.Tapi ibu kecewa kala berjumpa dengan ayah.Kami diusir bahkan ia tak mengakuiku sebagai darah dagingnya.Pulang dari rumah ayah,ibu langsung kena serangan jantung dan meninggal di hadapanku.Aku takkan pernah lupa hari itu.
◇◇◇♧ SUNGGUH HATIKU KECEWA KARENA KINI KAU TELAH BERDUA...
Aku kecewa dengan ayahku.Ia menolakku.Ia tidak mau mengakuiku.Aku benci padanya.Aku sempat terlunta2 di Hongkong,untung ada bibi Inul.Ia merawatku dan menyayangiku bagai anak sendiri lalu mengantarku pulang.Akupun tinggal bersama Nenek Elvi beserta kedua adikku.Si kembar.Kasihan mereka.Belum lama ditinggal ayah mereka kini ibupun menyusul.Aku harus menjaga mereka.Aku akan jadi kakak yang baik untuk mereka.Itu janjiku pada ibu sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya di pelukanku.
◆◆◆☆TERNYATA IA YANG KAU CINTA KARIBKU YANG PALING SETIA.... ( Danang pov ) Aku ini anak tunggal jadi harusnya aku penuh kasih sayang orangtuaku.Tapi apa yang kudapat?Aku tinggal dengan nenek2 bawel yang selalu melarangku begini ga boleh begitu ga boleh.Nyebelin banget denger ceramah dia.Kian benci sama sepupuku,Si Irwan siapa lagi.?Dia itu cucu kesayangan Nenek.
◆◆◆☆ BETAPA 'KU,AKU MENDERITA TAK AKAN KU MENYAKITINYA...
Aku kian bete kala ibuku mengirimkan aku hadiah2,eh yang punya aku kok pada sewot.Berkali2 nenek menyuruhku agar jangan pelit.Sebel juga sih dicerewetin nenek.Akhirnya aku kasih pinjem juga.Lagipula banyak pekerjaan sekolah yang sekarang pakai laptop.Sekalian aja kusuruh sepupuku ngerjain tugasku.Dia kan terkenal pintar orangnya.
>>>>★ KUKAN MENCOBA UNTUK MELUPAKANMU....( Rita pov )
Aku takkan bisa lupa pada kebaikan Elvi.Dialah yang memberi tumpangan pada keluargaku saat keuangan kami sedang sulit.Saat itu suamiku dituduh korupsi sebuah proyek pemerintah.Ditengah berbagai tuduhan itu,aku bersama putri semata wayangku,Evi,pernah tinggal di rumah Elvi.Hanya dia yang tetap baik padaku.Sampai kemudian suamiku dinyatakan tidak bersalah.Namanya dipulihkan bahkan malah dapat kepercayaan lebih lagi.
>>>♡ WALAU KUTAHU SUNGGUH AKU TAK MAMPU....
Walau cuma beberapa minggu aja namun putriku sangat senang tinggal dengan keluarga Elvi.Ia bergaul karib dengan cucu2 Elvi.Yang paling akrab ya dengan Danang dan Irwan.Keduanya seumuran dengannya.
>>>♡ DEMI TAK MERENGGUT KEBAHAGIAANNYA KURELAKAN SEGALANYA....( EVI POV )
Aku bahagia tinggal di rumah Nenek Elvi.Walau rumahnya sangat beda dengan rumahku namun disana ramai.Ada si kutu buku Irwan,ada raja ngelayap Danang belum cucu kembarnya. >>>¤ MENGAPA HARUS TERJADI COBAAN SEBERAT INI....
Sayang aku harus ikut ayah dan ibu tinggal di luar negeri.Mengapa disaat aku merasa punya teman baik.Ada Irwan dan Danang.Apalagi kata ayah,kami akan tinggal cukup lama di luar negeri.Aduh...
>>>>♡ TIADA MUNGKIN LAGI....2X HM... ( Isda Pov )
Aku ibu dari 3 orang putra.Putra sulungku beda ayah dengan putra kembarku.Dari wajah saja sudah beda mereka.Putra sulungku namanya Irwan.Dia adalah anak yang malang.Ayahnya meninggalkannya kala dia masih kecil.Kesalahanku juga terlalu mudah percaya pada pria.Aku tidak selidik dulu.Ternyata pria itu sudah berkeluarga.Terlanjur kuserahkan diriku padanya.Kala tahu aku hamil,dia panik.Malah menyuruhku gugurin kandunganku.Aku memang melakukan kesalahan tapi aku takkan membunuh bayiku sendiri.Itu tidak mungkin kulakukan.Tak mungkin!
>>>>♡ KUNANTI,LAMA KUNANTI DATANGMU WAHAI KEKASIH.... ( INUL POV )
Aku ini tomboy aslinya tapi karena pergaulan yang terlalu bebas,aku jadi kebablasan.Suatu malam aku sedang hang out sama teman2ku.Teler gitu.Ketemu sama teman lama waktu sekolah dulu.Tahu2 aku nurut aja diajak dia pergi.Entah apa yang merasukiku aku menyerahkan diriku padanya.Dia sedang curhat soal keluarganya tapi malah aku jadi tidur dengannya.Ibuku terkejut kala tahu aku hamil.Jujur aku malu tapi aku sadar tak mungkin meminta pertanggungjawaban pria itu.Dia punya keluarga dan malam itu adalah sebuah kesalahan.Namun menjadi single parent itu ga mudah.Aku harus bekerja keras membesarkan putraku.Kuberi dia nama Danang.Demi dia aku jadi TKW di Hongkong.Lama kunanti untuk bisa menemuinya.Aku kangen padanya.Aku sayang padanya.
>>>>� SUNGGUH LAMA KUMENANTI.... ( ELVI SUKESIH POV )
Aku seorang janda.Punya anak perempuan dua tapi merana semua.Anak pertamaku kenal pria asing dan pria itu pergi begitu saja kala putriku itu mengandung anaknya.Isda...Isda...malang benar nasibmu.Lama kau menanti pria itu kembali tapi tak jua dia kembali.Akhirnya demi menutup rasa malu kunikahkan kau dengan pria lain agar cucuku,Irwan ga disebut anak haram.Namun begitu Irwan punya adik kembar,Rizky dan Ridho,suamimu juga meninggal.Kasihan Irwan malah dia jadi seperti ayah bagi kedua adiknya.Mereka sangat bergantung padanya.
>>>� BERHARI BERBULAN TAHUN BERGANTI....
Putri keduaku tak jauh beda nasibnya.Walau dia tomboy dan ga semodis kakaknya namun sama2 jadi korban pria ga jelas.Tahu2 dia muntah2 di kamar mandi dan ternyata dia hamil.Astaga!Dosa apa yang telah kulakukan sehingga kedua anakku dipermainkan pria seperti ini?Hanya bedanya pada putriku yang bungsu,Inul,aku tak bisa memaksanya menikah.Ia memilih membesarkan anaknya tanpa ayah.Ia malah pergi jadi TKW demi bisa membiayai anaknya.Danang mewarisi sifat2nya yang suka ngelayap ga jelas.Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya.Tahun demi tahun berlalu.Kini kedua cucuku sudah berusia 13 tahun.Irwan dan Danang adalah saudara sepupu.
◇◇◇☆ KECEWA,HATI KECEWA SETELAH KITA BERJUMPA....( Irwan pov )
Aku sudah berusia 13 tahun.Ibu membawaku ke pantai saat ultahku.Disana kami melihat deburan ombak.Disanalah ibu cerita tentang ayah kandungku.Kata ibu,ayahku sangat tampan.Mempesona siapa saja.Ibu juga janji akan membawaku menemui ayah kandungku.Kata ibu ayahku jadi dosen di universitas di Hongkong sana.Kamipun ke sana.Entah kenapa ibu tiba2 membicarakan soal ayah kandungku.Rupanya ibu sakit jantung.Beliau berharap dengan mempertemukan aku dengan ayah kandungku maka hidupku akan lebih baik.Ga jadi beban buat nenek Elvi.Tapi ibu kecewa kala berjumpa dengan ayah.Kami diusir bahkan ia tak mengakuiku sebagai darah dagingnya.Pulang dari rumah ayah,ibu langsung kena serangan jantung dan meninggal di hadapanku.Aku takkan pernah lupa hari itu.
◇◇◇♧ SUNGGUH HATIKU KECEWA KARENA KINI KAU TELAH BERDUA...
Aku kecewa dengan ayahku.Ia menolakku.Ia tidak mau mengakuiku.Aku benci padanya.Aku sempat terlunta2 di Hongkong,untung ada bibi Inul.Ia merawatku dan menyayangiku bagai anak sendiri lalu mengantarku pulang.Akupun tinggal bersama Nenek Elvi beserta kedua adikku.Si kembar.Kasihan mereka.Belum lama ditinggal ayah mereka kini ibupun menyusul.Aku harus menjaga mereka.Aku akan jadi kakak yang baik untuk mereka.Itu janjiku pada ibu sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya di pelukanku.
◆◆◆☆TERNYATA IA YANG KAU CINTA KARIBKU YANG PALING SETIA.... ( Danang pov ) Aku ini anak tunggal jadi harusnya aku penuh kasih sayang orangtuaku.Tapi apa yang kudapat?Aku tinggal dengan nenek2 bawel yang selalu melarangku begini ga boleh begitu ga boleh.Nyebelin banget denger ceramah dia.Kian benci sama sepupuku,Si Irwan siapa lagi.?Dia itu cucu kesayangan Nenek.
◆◆◆☆ BETAPA 'KU,AKU MENDERITA TAK AKAN KU MENYAKITINYA...
Aku kian bete kala ibuku mengirimkan aku hadiah2,eh yang punya aku kok pada sewot.Berkali2 nenek menyuruhku agar jangan pelit.Sebel juga sih dicerewetin nenek.Akhirnya aku kasih pinjem juga.Lagipula banyak pekerjaan sekolah yang sekarang pakai laptop.Sekalian aja kusuruh sepupuku ngerjain tugasku.Dia kan terkenal pintar orangnya.
>>>>★ KUKAN MENCOBA UNTUK MELUPAKANMU....( Rita pov )
Aku takkan bisa lupa pada kebaikan Elvi.Dialah yang memberi tumpangan pada keluargaku saat keuangan kami sedang sulit.Saat itu suamiku dituduh korupsi sebuah proyek pemerintah.Ditengah berbagai tuduhan itu,aku bersama putri semata wayangku,Evi,pernah tinggal di rumah Elvi.Hanya dia yang tetap baik padaku.Sampai kemudian suamiku dinyatakan tidak bersalah.Namanya dipulihkan bahkan malah dapat kepercayaan lebih lagi.
>>>♡ WALAU KUTAHU SUNGGUH AKU TAK MAMPU....
Walau cuma beberapa minggu aja namun putriku sangat senang tinggal dengan keluarga Elvi.Ia bergaul karib dengan cucu2 Elvi.Yang paling akrab ya dengan Danang dan Irwan.Keduanya seumuran dengannya.
>>>♡ DEMI TAK MERENGGUT KEBAHAGIAANNYA KURELAKAN SEGALANYA....( EVI POV )
Aku bahagia tinggal di rumah Nenek Elvi.Walau rumahnya sangat beda dengan rumahku namun disana ramai.Ada si kutu buku Irwan,ada raja ngelayap Danang belum cucu kembarnya. >>>¤ MENGAPA HARUS TERJADI COBAAN SEBERAT INI....
Sayang aku harus ikut ayah dan ibu tinggal di luar negeri.Mengapa disaat aku merasa punya teman baik.Ada Irwan dan Danang.Apalagi kata ayah,kami akan tinggal cukup lama di luar negeri.Aduh...
HINGGA HARUS KUMEMILIH ANTARA TEMAN SETIA DAN KASIH....( Hamdan Pov )
Aku berencana mengikat tali kekeluargaan dengan keluarga Elvi.Disaat aku terpuruk beliaulah yang sudi menampung isteri dan anakku.Tapi aku bingung juga mau memilih yang mana buat putriku.
>>>♡ BIARLAH DIRIKU SAJA MERANA DAN MENDERITA....( Rizky pov )
Kasihan kak Irwan,selalu saja menderita.Sepatunya sudah menganga tapi tetep aja ga mau ganti soalnya uang buat beli sepatu ga ada.Sejak ibu meninggal,kakak jadi pendiam.Ia lebih banyak mencari uang entah jualan apa yang penting halal.Kakak begitu sayang pada kami.
>>>♡ HANYALAH SATU KUPINTA SAYANGI SERTA CINTAILAH DIA...( RIDHO POV )
Aku senang lihat kak Irwan dan kak Danang rukun.Semua karena kak Evi.Kehadiran kak Evi mencairkan ketegangan diantara saudara sepupu itu.Sayang,kak Evi bakal pergi keluar negeri.Bakal tinggal di sana lama.Untungnya kak Evi punya email jadi bisa tetap connected.Begitu kak Evi pergi kak Danang kumat lagi kebiasaan ngelayapnya.Akhirnya malah Kak Irwan yang balas email dari kak Evi lha laptopnya dipinjem buat ngerjain tugas sekolah.Kak Irwan kayaknya hepi gitu kalau pegang laptop.Kasihan kak Irwan juga kak Danang mereka adalah remaja kurang kasih sayang.Kuharap mereka akan rukun suatu hari nanti. Sudah mendapatkan gambaran alur ceritanya bukan?Gimana nanti kisah asmara menjadi dilema disini?Bagi yang suka tunggu eps perdananya.***SUGENG DALU MATUR NUWUN***
°°°°¥ DARA AKU MELIHATMU HANYUT DALAM GERAKANMU...( Irwan pov )
Banyak tugas sekolah pakai laptop.Harus nyari ini itu di internet.Bukan hanya untuk aku bahkan buat kedua adik kembarku yang masih SD aja kerjaan rumah dari sekolah banyak yang harus nyari di internet.Disuruh nyari gambar rumah adatlah,cerita nabi,drama kemerdekaan dll.Ribet gitu.Bayangin jika ga punya laptop.Untung ada Bibi Inul yang kirim uang buat anaknya bisa beli laptop.Walau awalnya Danang ga mau minjemin karena merasa itu buat dia seorang namun akhirnya mau juga setelah dibujuk dan dinasehati berulang2 sama Nenek Elvi.Kami memang tinggal serumah.Aku,nenek,Danang dan dua adik kembarku.Nenek punya usaha jual makanan kecil jadinya aku bisa ikut bantu jualan.Lumayan hasilnya bisa buat biaya sekolah.Beda sama Danang dia sih ibunya masih ada.Tiap bulan kirim uang dari Hongkong sana.Aku jadi ingat mendiang ibu yang sudah meninggal.Tak terasa air mata memenuhi kelopak mataku.Irwan janji sama ibu bakal jaga adik2 Irwan Bu.Ibu tenang saja.Maaf jadi hanyut pada kenangan sedih...
••••¥ GEMULAI KAU MENARI....
Kini aku biasa pakai laptopnya sepupuku.Lagian aku juga ngerjain PR dia.Anggap aja balas jasa dan ongkos sewa katanya.Hari2ku hanya kuisi dengan belajar,bantu nenek jualan,ngurus adik2ku dan ngerjain tugas rumah.Menyapu,mencuci piring bahkan mencuci baju sudah hal biasa yang kulakukan.Kayak anak cewek aja kata Danang padaku.Malah dia nambahi melempar baju2 kotornya ke arahku,"Cuciin sekalian nih!Apek banget baunya."
Nenek Elvi menegurnya,"Nang kok gitu minta tolongnya?Yang sopan dong.Taruh baik2 kek di ember.Malah main lempar aja.Irwan itu bukan pembantu ya dia itu sepupu kamu.Ingat itu!"
Danang malah meliuk2kan badannya ngedance,"Ups...lupa aku ada janji sama teman2 aku mau latihan ngedance sekalian mau hang out gitu....Pergi ah daripada dapat ceramah subuh.Wk..wk..wk..auww!"
Danang emang jago dance.Mungkin itu pula yang bikin dia jadi idola di sekolah.Banyak teman2 cewek yang naksir dia.Padahal masih SMP.Namun dari sekian anak cewek yang pernah dekat sama Danang,Evi adalah gadis yang paling menarik menurutku.Evi juga pintar menari lho.Siapa sih Evi?Aku ceritain ya...
○○○○¥ SEIRING NADA SYAHDU AKU TERMANGU2....
Evi adalah putri salah seorang teman Nenek.Waktu itu aku ingat hujan turun dengan derasnya sampai tak terdengar kalau pintu rumah diketuk orang.Aku yang mau nutup jendela kaget kala lihat bayangan orang diluar rumah.Segera kubuka pintu dan disana kulihat seorang gadis remaja seusiaku basah kuyup gitu berdiri dekat ibunya.Itulah Evi.Pandangan mata kami bertemu.Aku sampai termangu melihatnya.Rambut sebahu dan agak gemuk menurutku.Tapi dia lucu gitu dilumuri tetesan air hujan.Dia lucu.
●●●¥ DARA,KAU SUNGGUH JELITA...
Nenek Elvi yang menyadarkanku,"Wan,ada siapa?"
Geragapan aku namun belum sempat jawab Nenek dah meluk tuh tamu,"Jeng Rita!"
Wah aku disuruh segera ambil handuk dan bikin teh hangat buat mereka.Danang yang asyik main game heran,"Siapa sih?Heboh amat!"
Aku cuma jawab sambil ngaduk gula di teh yang kubikin,"Teman Nenek kayaknya..."
Sambil ngaduk teh aku tersenyum mengingat gadis kecil yang kulihat tadi.Dia pasti kedinginan sebaiknya kuambilkan beberapa makanan buat penghangat badan.Kebetulan aku habis dikasih singkong sama penjaga sekolah karena bantu dia kemarin.Lumayan kalau digoreng pasti enak nih dingin2 makan yang panas2.Hmm...Ridho dan Rizky pasti juga suka.
□□□¥ ANGGUN,DAN PENUH PESONA....
Usai ngantar minuman ke depan,kupanggil kedua adik kembarku.Mereka nampak kepo gitu,"Ada yang bisa dibantu kak?"
Kutunjukkan singkong yang diberikan penjaga sekolah padaku,"Mau makanan ga?"
Wah mereka langsung heboh bantuin aku ngupas tuh singkong.Mengiris2nya jadi potongan2 kecil lalu mencucinya sementara aku sibuk buat bumbunya.Aku senang dan sayang banget sama kedua adik kembarku walaupun kami beda ayah tapi itu ga bikin kami jauh justru bagi mereka aku adalah sosok ayah.Apapun yang mereka rasakan pasti curhat ke aku.Adik2ku sayang.... Bau singkong goreng membuat Danang kemecer juga,"Mau dong!"
Tentulah aku kasih kami kan sepupu,walau kadang sikapnya kurang menyenangkan tapi aku ga pernah membalasnya.Aku tetap akan baik sama dia.Tamunya juga kuberi dan aku senang sekali melihat ekspresi gadis kecil yang kemudian kutahu bernama Evi itu,matanya berbinar mempesona hatiku.
■■■¥ BINAR BOLA MATAMU DAN SENYUM YANG MENAWAN...
Kalau lihat gayanya sih orang kota gitu tapi ekspresinya imut banget lihat singkong goreng.Ga pernah makan kali ya?Apalagi saat kuperingatkan,"Awas masih panas!"
Eh dia malah tersenyum malu gitu.Manisnya...
◇◇◇¥ MENGGETARKAN HATI OH DARA...
Aku masuk ke dalam sambil senyum2 sendiri sampai Ridho heran,"Kakak kenapa ceria banget?Hayo kenapa hayo?"
Aku hanya tertawa kecil,"Udah jangan jadi manusia kepo.PR Ketrampilan dah dikerjain belum?Suruh bikin apa sama guru?"
Rizky yang jawab,"Suruh bikin pot kak dari botol minuman kemasan.Terus dicat gitu.Juga dikasih tanaman bunga."
Aku segera membantu mereka dengan tugas prakaryanya.Lagian siapa lagi kalau bukan aku.Ibu dan ayah mereka sudah tiada semua.Hanya aku yang mereka punya.Masak ngrepotin nenek untuk urusan begini.Ga lah.
◆◆◆¥ KAU PIKAT HATI YANG TAK MENGERTI ....
Rupanya kedatangan Tante Rita,ibunya Evi adalah untuk menumpang di rumah Nenek Elvi.Nenek memang terkenal baik hati dan suka membantu siapa saja.Walau ga bisa dibilang orang mampu namun nenek adalah orang yang terpandang baik di kampung kami.Kadang aku heran juga lihat nenek masih saja membantu orang padahal buat dirinya sendiri mau senang2 aja ga bisa.Nenek ga pernah lagi beli perhiasan padahal aku tahu nenek suka sekali cincin.Nenek...nenek..hatinya lembut amat.
♧♧♧¥ APA ARTI SENYUM DI SELA2 TARIANMU....
Begitulah Evi dan ibunya tinggal bersama kami.Jelas aku seneng banget punya teman baru.Evi itu anaknya menyenangkan.Dia kerap membantuku mencuci baju.Walau habis itu pasti tangannya gatal2 kena deterjen.Ga tahan sabun rupanya.Tangan anak orang kaya sih.He..he.. Evi sekolahnya beda dengan aku dan Danang.Namun kemudian dipindahkan jadi satu sekolah juga.Dia juga akrab sama Danang.Malah kalau aku lihat dia kagum dengan gaya Danang yang jago ngedance.Kayak K-Pop katanya.Aku hanya bisa tertawa sambil melihat dia meniru gaya Danang.Lucu banget soalnya dia kan gemuk.Jadi gimana gitu.Danang juga ga begitu suka dideketi Evi kayaknya.Dia selalu cari alasan buat menghindar.
���¥ NAMUN SINAR MATAMU YANG HILANG ....
Evi juga kagum kala melihat Danang main laptop,"Wah kamu punya laptop ya?Aku juga punya.Kita bisa chat dong."
Aku ga boleh pegang laptop kalau pas ada Evi soalnya Danang tak mau kehilangan muka kalau tahu bahwa PR2 dia yang ngerjain aku semua.Kasihan Evi kembali Danang malah nyindir dia,"Pasti beli laptopnya pakai uang hasil korupsi ya?"
Evi terdiam dan segera pergi ke kamarnya,aku negur Danang,"Kamu kok gitu sih Nang?Ayahnya kan masih belum terbukti bersalah terlibat korupsi.Jangan langsung menghakimi dong."
Eh malah nyolot balik dia,"Emang korupsi kan?Tuh kasusnya masuk tv.Iih...Kok masih pada bela sih?Heran deh!"
Nenek yang denger hanya bisa geleng kepala,aku segera mencari Evi minta maaf mewakili Danang. ▲▲▲¥ DITEPIS GAIRAH,CINTA YANG BEGITU DALAM....
Kata Tante Rita Evi ga di kamar padahal tadi kulihat dia menuju kamar.Wah jangan2 loncat jendela lagi nih kayak kemarin itu.Eh bener dia loncat jendela terus duduk di ayunan dengan mata sembab,aku dekati dia,"Boleh ikut duduk ga?Kayaknya kosong tuh.Dah lama ga main ayunan."
Dia mengusap matanya lalu memberi jalan aku bisa duduk di sebelahnya,"Duduk aja.Ini juga punya nenek kamu kan."
Aku tahu dia pasti terluka dengan ucapan Danang barusan soal ayahnya.Aku malah melihat betapa beruntungnya dia.Setidaknya ayahnya yang orang bilang koruptor itu masih merupakan ayah yang mau mengakui keberadaannya.Beda dengan ayahku.Kok malah jadi aku yang sedih sih.Niatnya mau menghibur orang malah sudah sedih duluan.Weleh...
▼▼▼¥ KUCARI KAU KE SANA KUCARI KAU KE SINI...
Malam itu aku jadi teman baik Evi.Kami sepakat akan berteman,kamipun bersalaman kayak film India saja.Aku berkata padanya,"Aku ga peduli ayahmu koruptor atau penista agama atau apapun yang aku tahu kamu adalah kamu.Maukah kau jadi temanku?"
Evi berkaca2 mendengarnya dan menyambut tanganku,"Friend?Really?Makasih ya Wan...kamu baik banget.Kuharap Danang juga mau jadi temanku kayak kamu."
Aku tersenyum dan kita melihat bintang malam itu.Itu malam yang tak akan kulupa.Malam penuh kenangan.Kini Evi sudah pergi karena ayahnya ternyata tak terlibat korupsi dan bebaslah ia.Malah dapat job di luar negeri.Di Hongkong sana.Jadi inget sama ayahku.Juga ada di sana.Aku masih ingat kala sebelum pergi Evi berkata pada Danang,"Ntar kita saling kirim email ya?Jangan lupa balas ya?Ingat ya jangan lupa ya!"
▶▶▶ KE UJUNG DUNIAPUN TAK PERDULI....
Aku kadang iri sama Danang dapat perhatian Evi sebegitunya tapi malah ga peduli dia.Evi pergipun dia kayak ga merasa ada yang beda di rumah.Malah bilang gini,"Akhirnya rumah ga berisik lagi.Berkurang si manusia2 berisiknya..."
Nenek mendapat bantuan dari Tuan Hamdan,ayah Evi sebagai ucapan terima kasihnya sudah menampung keluarganya kala dia alami masa buruk.Dengan bantuan itu nenek membuat usaha gitu.Kita jadi punya warung sendiri.Kedua adik kembarku kuajak bantuin juga.Lumayan.Hitung2 belajar dagang he..he..Tapi aku masih berharap akan bertemu kembali dengan Evi.
Akankah Irwan akan kembali bertemu dengan Evi?Tadi baru pov Irwan next eps akan saya bawa ke pov Danang atau Evi biar pembaca lebih jelas karakter tokoh utamanya.Spesial one pov.Oke deh saya mau makan bakso dulu.Dibeliin kakak nih.**see you next eps**
Aku berencana mengikat tali kekeluargaan dengan keluarga Elvi.Disaat aku terpuruk beliaulah yang sudi menampung isteri dan anakku.Tapi aku bingung juga mau memilih yang mana buat putriku.
>>>♡ BIARLAH DIRIKU SAJA MERANA DAN MENDERITA....( Rizky pov )
Kasihan kak Irwan,selalu saja menderita.Sepatunya sudah menganga tapi tetep aja ga mau ganti soalnya uang buat beli sepatu ga ada.Sejak ibu meninggal,kakak jadi pendiam.Ia lebih banyak mencari uang entah jualan apa yang penting halal.Kakak begitu sayang pada kami.
>>>♡ HANYALAH SATU KUPINTA SAYANGI SERTA CINTAILAH DIA...( RIDHO POV )
Aku senang lihat kak Irwan dan kak Danang rukun.Semua karena kak Evi.Kehadiran kak Evi mencairkan ketegangan diantara saudara sepupu itu.Sayang,kak Evi bakal pergi keluar negeri.Bakal tinggal di sana lama.Untungnya kak Evi punya email jadi bisa tetap connected.Begitu kak Evi pergi kak Danang kumat lagi kebiasaan ngelayapnya.Akhirnya malah Kak Irwan yang balas email dari kak Evi lha laptopnya dipinjem buat ngerjain tugas sekolah.Kak Irwan kayaknya hepi gitu kalau pegang laptop.Kasihan kak Irwan juga kak Danang mereka adalah remaja kurang kasih sayang.Kuharap mereka akan rukun suatu hari nanti. Sudah mendapatkan gambaran alur ceritanya bukan?Gimana nanti kisah asmara menjadi dilema disini?Bagi yang suka tunggu eps perdananya.***SUGENG DALU MATUR NUWUN***
Eps 1 ♡� IT WAS YOU : First Love
°°°°¥ DARA AKU MELIHATMU HANYUT DALAM GERAKANMU...( Irwan pov )
Banyak tugas sekolah pakai laptop.Harus nyari ini itu di internet.Bukan hanya untuk aku bahkan buat kedua adik kembarku yang masih SD aja kerjaan rumah dari sekolah banyak yang harus nyari di internet.Disuruh nyari gambar rumah adatlah,cerita nabi,drama kemerdekaan dll.Ribet gitu.Bayangin jika ga punya laptop.Untung ada Bibi Inul yang kirim uang buat anaknya bisa beli laptop.Walau awalnya Danang ga mau minjemin karena merasa itu buat dia seorang namun akhirnya mau juga setelah dibujuk dan dinasehati berulang2 sama Nenek Elvi.Kami memang tinggal serumah.Aku,nenek,Danang dan dua adik kembarku.Nenek punya usaha jual makanan kecil jadinya aku bisa ikut bantu jualan.Lumayan hasilnya bisa buat biaya sekolah.Beda sama Danang dia sih ibunya masih ada.Tiap bulan kirim uang dari Hongkong sana.Aku jadi ingat mendiang ibu yang sudah meninggal.Tak terasa air mata memenuhi kelopak mataku.Irwan janji sama ibu bakal jaga adik2 Irwan Bu.Ibu tenang saja.Maaf jadi hanyut pada kenangan sedih...
••••¥ GEMULAI KAU MENARI....
Kini aku biasa pakai laptopnya sepupuku.Lagian aku juga ngerjain PR dia.Anggap aja balas jasa dan ongkos sewa katanya.Hari2ku hanya kuisi dengan belajar,bantu nenek jualan,ngurus adik2ku dan ngerjain tugas rumah.Menyapu,mencuci piring bahkan mencuci baju sudah hal biasa yang kulakukan.Kayak anak cewek aja kata Danang padaku.Malah dia nambahi melempar baju2 kotornya ke arahku,"Cuciin sekalian nih!Apek banget baunya."
Nenek Elvi menegurnya,"Nang kok gitu minta tolongnya?Yang sopan dong.Taruh baik2 kek di ember.Malah main lempar aja.Irwan itu bukan pembantu ya dia itu sepupu kamu.Ingat itu!"
Danang malah meliuk2kan badannya ngedance,"Ups...lupa aku ada janji sama teman2 aku mau latihan ngedance sekalian mau hang out gitu....Pergi ah daripada dapat ceramah subuh.Wk..wk..wk..auww!"
Danang emang jago dance.Mungkin itu pula yang bikin dia jadi idola di sekolah.Banyak teman2 cewek yang naksir dia.Padahal masih SMP.Namun dari sekian anak cewek yang pernah dekat sama Danang,Evi adalah gadis yang paling menarik menurutku.Evi juga pintar menari lho.Siapa sih Evi?Aku ceritain ya...
○○○○¥ SEIRING NADA SYAHDU AKU TERMANGU2....
Evi adalah putri salah seorang teman Nenek.Waktu itu aku ingat hujan turun dengan derasnya sampai tak terdengar kalau pintu rumah diketuk orang.Aku yang mau nutup jendela kaget kala lihat bayangan orang diluar rumah.Segera kubuka pintu dan disana kulihat seorang gadis remaja seusiaku basah kuyup gitu berdiri dekat ibunya.Itulah Evi.Pandangan mata kami bertemu.Aku sampai termangu melihatnya.Rambut sebahu dan agak gemuk menurutku.Tapi dia lucu gitu dilumuri tetesan air hujan.Dia lucu.
●●●¥ DARA,KAU SUNGGUH JELITA...
Nenek Elvi yang menyadarkanku,"Wan,ada siapa?"
Geragapan aku namun belum sempat jawab Nenek dah meluk tuh tamu,"Jeng Rita!"
Wah aku disuruh segera ambil handuk dan bikin teh hangat buat mereka.Danang yang asyik main game heran,"Siapa sih?Heboh amat!"
Aku cuma jawab sambil ngaduk gula di teh yang kubikin,"Teman Nenek kayaknya..."
Sambil ngaduk teh aku tersenyum mengingat gadis kecil yang kulihat tadi.Dia pasti kedinginan sebaiknya kuambilkan beberapa makanan buat penghangat badan.Kebetulan aku habis dikasih singkong sama penjaga sekolah karena bantu dia kemarin.Lumayan kalau digoreng pasti enak nih dingin2 makan yang panas2.Hmm...Ridho dan Rizky pasti juga suka.
□□□¥ ANGGUN,DAN PENUH PESONA....
Usai ngantar minuman ke depan,kupanggil kedua adik kembarku.Mereka nampak kepo gitu,"Ada yang bisa dibantu kak?"
Kutunjukkan singkong yang diberikan penjaga sekolah padaku,"Mau makanan ga?"
Wah mereka langsung heboh bantuin aku ngupas tuh singkong.Mengiris2nya jadi potongan2 kecil lalu mencucinya sementara aku sibuk buat bumbunya.Aku senang dan sayang banget sama kedua adik kembarku walaupun kami beda ayah tapi itu ga bikin kami jauh justru bagi mereka aku adalah sosok ayah.Apapun yang mereka rasakan pasti curhat ke aku.Adik2ku sayang.... Bau singkong goreng membuat Danang kemecer juga,"Mau dong!"
Tentulah aku kasih kami kan sepupu,walau kadang sikapnya kurang menyenangkan tapi aku ga pernah membalasnya.Aku tetap akan baik sama dia.Tamunya juga kuberi dan aku senang sekali melihat ekspresi gadis kecil yang kemudian kutahu bernama Evi itu,matanya berbinar mempesona hatiku.
■■■¥ BINAR BOLA MATAMU DAN SENYUM YANG MENAWAN...
Kalau lihat gayanya sih orang kota gitu tapi ekspresinya imut banget lihat singkong goreng.Ga pernah makan kali ya?Apalagi saat kuperingatkan,"Awas masih panas!"
Eh dia malah tersenyum malu gitu.Manisnya...
◇◇◇¥ MENGGETARKAN HATI OH DARA...
Aku masuk ke dalam sambil senyum2 sendiri sampai Ridho heran,"Kakak kenapa ceria banget?Hayo kenapa hayo?"
Aku hanya tertawa kecil,"Udah jangan jadi manusia kepo.PR Ketrampilan dah dikerjain belum?Suruh bikin apa sama guru?"
Rizky yang jawab,"Suruh bikin pot kak dari botol minuman kemasan.Terus dicat gitu.Juga dikasih tanaman bunga."
Aku segera membantu mereka dengan tugas prakaryanya.Lagian siapa lagi kalau bukan aku.Ibu dan ayah mereka sudah tiada semua.Hanya aku yang mereka punya.Masak ngrepotin nenek untuk urusan begini.Ga lah.
◆◆◆¥ KAU PIKAT HATI YANG TAK MENGERTI ....
Rupanya kedatangan Tante Rita,ibunya Evi adalah untuk menumpang di rumah Nenek Elvi.Nenek memang terkenal baik hati dan suka membantu siapa saja.Walau ga bisa dibilang orang mampu namun nenek adalah orang yang terpandang baik di kampung kami.Kadang aku heran juga lihat nenek masih saja membantu orang padahal buat dirinya sendiri mau senang2 aja ga bisa.Nenek ga pernah lagi beli perhiasan padahal aku tahu nenek suka sekali cincin.Nenek...nenek..hatinya lembut amat.
♧♧♧¥ APA ARTI SENYUM DI SELA2 TARIANMU....
Begitulah Evi dan ibunya tinggal bersama kami.Jelas aku seneng banget punya teman baru.Evi itu anaknya menyenangkan.Dia kerap membantuku mencuci baju.Walau habis itu pasti tangannya gatal2 kena deterjen.Ga tahan sabun rupanya.Tangan anak orang kaya sih.He..he.. Evi sekolahnya beda dengan aku dan Danang.Namun kemudian dipindahkan jadi satu sekolah juga.Dia juga akrab sama Danang.Malah kalau aku lihat dia kagum dengan gaya Danang yang jago ngedance.Kayak K-Pop katanya.Aku hanya bisa tertawa sambil melihat dia meniru gaya Danang.Lucu banget soalnya dia kan gemuk.Jadi gimana gitu.Danang juga ga begitu suka dideketi Evi kayaknya.Dia selalu cari alasan buat menghindar.
���¥ NAMUN SINAR MATAMU YANG HILANG ....
Evi juga kagum kala melihat Danang main laptop,"Wah kamu punya laptop ya?Aku juga punya.Kita bisa chat dong."
Aku ga boleh pegang laptop kalau pas ada Evi soalnya Danang tak mau kehilangan muka kalau tahu bahwa PR2 dia yang ngerjain aku semua.Kasihan Evi kembali Danang malah nyindir dia,"Pasti beli laptopnya pakai uang hasil korupsi ya?"
Evi terdiam dan segera pergi ke kamarnya,aku negur Danang,"Kamu kok gitu sih Nang?Ayahnya kan masih belum terbukti bersalah terlibat korupsi.Jangan langsung menghakimi dong."
Eh malah nyolot balik dia,"Emang korupsi kan?Tuh kasusnya masuk tv.Iih...Kok masih pada bela sih?Heran deh!"
Nenek yang denger hanya bisa geleng kepala,aku segera mencari Evi minta maaf mewakili Danang. ▲▲▲¥ DITEPIS GAIRAH,CINTA YANG BEGITU DALAM....
Kata Tante Rita Evi ga di kamar padahal tadi kulihat dia menuju kamar.Wah jangan2 loncat jendela lagi nih kayak kemarin itu.Eh bener dia loncat jendela terus duduk di ayunan dengan mata sembab,aku dekati dia,"Boleh ikut duduk ga?Kayaknya kosong tuh.Dah lama ga main ayunan."
Dia mengusap matanya lalu memberi jalan aku bisa duduk di sebelahnya,"Duduk aja.Ini juga punya nenek kamu kan."
Aku tahu dia pasti terluka dengan ucapan Danang barusan soal ayahnya.Aku malah melihat betapa beruntungnya dia.Setidaknya ayahnya yang orang bilang koruptor itu masih merupakan ayah yang mau mengakui keberadaannya.Beda dengan ayahku.Kok malah jadi aku yang sedih sih.Niatnya mau menghibur orang malah sudah sedih duluan.Weleh...
▼▼▼¥ KUCARI KAU KE SANA KUCARI KAU KE SINI...
Malam itu aku jadi teman baik Evi.Kami sepakat akan berteman,kamipun bersalaman kayak film India saja.Aku berkata padanya,"Aku ga peduli ayahmu koruptor atau penista agama atau apapun yang aku tahu kamu adalah kamu.Maukah kau jadi temanku?"
Evi berkaca2 mendengarnya dan menyambut tanganku,"Friend?Really?Makasih ya Wan...kamu baik banget.Kuharap Danang juga mau jadi temanku kayak kamu."
Aku tersenyum dan kita melihat bintang malam itu.Itu malam yang tak akan kulupa.Malam penuh kenangan.Kini Evi sudah pergi karena ayahnya ternyata tak terlibat korupsi dan bebaslah ia.Malah dapat job di luar negeri.Di Hongkong sana.Jadi inget sama ayahku.Juga ada di sana.Aku masih ingat kala sebelum pergi Evi berkata pada Danang,"Ntar kita saling kirim email ya?Jangan lupa balas ya?Ingat ya jangan lupa ya!"
▶▶▶ KE UJUNG DUNIAPUN TAK PERDULI....
Aku kadang iri sama Danang dapat perhatian Evi sebegitunya tapi malah ga peduli dia.Evi pergipun dia kayak ga merasa ada yang beda di rumah.Malah bilang gini,"Akhirnya rumah ga berisik lagi.Berkurang si manusia2 berisiknya..."
Nenek mendapat bantuan dari Tuan Hamdan,ayah Evi sebagai ucapan terima kasihnya sudah menampung keluarganya kala dia alami masa buruk.Dengan bantuan itu nenek membuat usaha gitu.Kita jadi punya warung sendiri.Kedua adik kembarku kuajak bantuin juga.Lumayan.Hitung2 belajar dagang he..he..Tapi aku masih berharap akan bertemu kembali dengan Evi.
Akankah Irwan akan kembali bertemu dengan Evi?Tadi baru pov Irwan next eps akan saya bawa ke pov Danang atau Evi biar pembaca lebih jelas karakter tokoh utamanya.Spesial one pov.Oke deh saya mau makan bakso dulu.Dibeliin kakak nih.**see you next eps**
IT WAS YOU °° Eps 2 : The Way of Lying
•• HANYA SATU KATA TIADA SEMPAT TERUCAP...( Danang pov )
Satu kata yang paling kubenci adalah sepupu.Aku punya sepupu namanya Irwan.Ibunya dan ibuku adalah saudara kandung.Walau begitu aku tak begitu menyukainya.Bukan karena ia nakal atau jahat padaku justru karena ia baik hatilah maka aku membencinya.
○○ WALAU KITA BERJUMPA DAN SALING MENYAPA...
Walau sebaik apapun ia berusaha mendapat simpatiku tetap aku membencinya.Bahkan makin dalam rasa benciku padanya.Kadang aku bertanya mengapa aku begitu antipati padanya?Apa salahnya?Bukannya dia mengerjakan semua PR sekolahku?Bukannya dia mencucikan baju2ku?Dia juga ga protes meski kuperlakukan dengan buruk.Lalu apa yang membuat aku benci padanya?
▼▼ HANYA SATU KATA KEMBALI KARAM DI HATI...
Sebenarnya aku hanya iri padanya.Dia punya ayah setidaknya dia tahu siapa ayahnya sedang aku?Ibuku tak pernah membahas tentang ayahku.Dia cuma bilang bahwa aku adalah anaknya.Just that.Betapa aku merasa bahwa diriku adalah anak yang tak jelas asal usulnya.
��WALAU SERING BICARA SAMPAI LUPA WAKTU...
Semakin susah mengorek keterangan soal ayah kala ibu memutuskan kerja di luar negeri demi masa depanku kelak.Akhirnya suatu hari aku tahu kebenaran tentang ayah ku kala aku mencuri dengar pembicaraan ibu dan nenek di malam ibu mau pergi ke luar negeri.
●● DIMANA KUHARUS MENCARI SEBUAH KATA YANG HILANG...
Kala itu nenek berat melepas ibu,"Nul,apa kamu yakin Nduk bakal kerja di Hongkong sana?Ibu dengar disana pernah terjadi pembunuhan sadis.Ibu takut Nul...kalau nanti di sana kamu ada masalah gimana?"
Ibu sudah tekad bulat,"Semua demi Danang demi Irwan dan adik2nya juga Bu.Isda sudah tiada dan ibu ga mungkin menopang kami semua mengandalkan usaha jualan ibu.Untungnya berapa sih Bu jualan gitu aja?"
¤¤ SAAT DENGANMU....
Aku sendiri sebenarnya juga kesal sama ibu.Lebih memilih meninggalkanku demi mencari uang daripada memberiku kasih sayang.Hatiku terluka dengan pilihan ibu.Aku hendak balik ke kamarku kala kudengar nenek menyebut soal ayahku,"Kenapa kau tak meminta pertanggungjawaban ayahnya Danang,Nul?Dia wajib mengetahui bahwa akibat perbuatannya kamu kini punya anak bernama Danang."
Langkahku terhenti dan menanti apa jawab ibu atas pertanyaan nenek itu.
÷÷ BUKAN BANYAK KATA KETIKA INGIN BICARA...
Ibu sempat terdiam sejenak sebelum kemudian berkata,"Dia punya keluarga Bu.Inul ga mau menghancurkan rumah tangga orang Bu.Apa yang terjadi malam itu adalah sebuah kesalahan.Seharusnya Inul ga keluar malam itu."
Rasa tertolak kian menderaku kala ibu bilang aku ini adalah hasil dari sebuah kesalahan.Aku benci ibu.I hate her!
~~TENTANG BARA DI DADA CUKUP SATU KATA....
Amarah bergemuruh di dadaku,aku melangkah pergi dan sejak itu aku menutup diri.Aku suka membuat ibu atau nenek kesal dengan ulahku.Jika saja Irwan dan kedua adiknya ga ada di satu rumah denganku mungkin ibuku ga perlu banting tulang sampai ke Hongkong sana.Kenapa semua orang senang sekali meninggalkanku?
×× JANGAN KAU RAGU DAN MEMBISU...
Aku jadi anak gaul.Suka ngelayap dan sibuk dengan dunia hip hop.Dunia gemerlap anak muda.Jago ngedance yang pasti.Kemampuan ngedanceku tak diragukan lagi.Soal sekolah,Irwan kujadikan budakku.Ngerjain PR ku atau tugas lainnya dari guru.Aku malas urusan akademis begitu.Espreet!!
□□ UCAPKAN SAJA ISI HATIMU....
Aku kerap dinasehati Nenek soal pergaulanku.Namun aku ga mau gubris apapun ucapan nenek,males bingow!Nenek aja ga bisa nasehati dua anak perempuannya sehingga dua2nya jadi korban lelaki.Ibunya Irwan malah sudah tiada karenanya.
☆☆ LEWAT SATU KATA...
Aku melampiaskan kekecewaanku atas kejadianku dengan memperlakukan Irwan sesuka hatiku.Aku makin terusik dengan kehadiran teman nenek yang ikut numpang di rumah.Namanya Tante Rita.Ia datang bersama putrinya yang bernama Evi.Aku sama sekali ga suka modelnya dia.Udah gendut,berisik pula.Apa2 nanya apalagi kalau berurusan dengan aku.Namun aku dah ga heran sih lha aku ini kan populer.Siapa yang ga kepincut sama aku?He..he..
Kata orang hidup itu penuh misteri.Dunia juga selalu berputar.Akankah Danang akan terus membenci Irwan?==see you in next eps==
+> SEJENAK AKU TERPANA MERENUNG KAU YANG DISANA...( Evi pov )
Banyak yang bilang aku ini beruntung karena lahir dari keluarga kaya raya.Banyak yang mencari muka padaku karena aku anak tunggal papa mamaku.Papaku anggota parlemen.Kerenkan?Bayangin gaji dan uang operasionalnya.Terus Mamaku juga sangat cantik.Mama sangat dimanja oleh papa.Jadinya meski sudah berumur tetap saja kelihatan mempesona.Namun dunia itu selalu berputar.Ada kalanya kita diatas dan kadang kita juga dibawah.Kenapa sih harus gitu?Biar kita punya hati itu hanya mengandalkan Tuhan saja.Makanya hati kita kalau dah sombong perlu direndahkan dengan pukulan batin alias penderitaan.Penderitaan itu merobek jiwa you know.Wah sok Inggris mentang2 hidup di luar negeri...Yeah aku memang tinggal di sana,overseas country maksudnya ga di Indonesia.Dimana aku dilahirkan.Papaku yang sempat terkait kasus korupsi akhirnya dinyatakan tidak bersalah dan mendapat promosi jadi dubes.Wah aku dan Mamapun diboyong ke luar negeri sana.Kemana?Hongkong!
×♡ HATI BERTANYA DALAM KERAGUAN....
Awalnya aku sempat ragu,bisa ga ya hidup di sana?Mana aku ngerti bahasa mereka.Kalau lihat film mandarin sih suka apalagi kalau romantis.Baper banget lihatnya.Aku suka kisah mandarin kuno dulu.Kisah seorang putri dinasti Ming yang diperebutkan oleh dua orang pria.Dua pria yang bersahabat baik malah mengangkat saudara pula.
=>INGIN KUCARI JAWABNYA TAPI SEMUA DIAM...
Dua pria itu adalah dua pria bangsawan.Yang pertama anak seorang perdana menteri.Yang satunya kaisar muda.Keduanya baik pada sang putri dan cinta sama sang putri Ming.Namun namanya cinta itu ga bisa dipaksa,hati sang putri tertuju pada kaisar muda meski sang kaisar ternyata dari dinasti yang adalah musuh dinastinya.Wah runyam jadinya.Cinta mereka dihadang dendam antar keluarga.Namun cinta itu menang dan sang putri akhirnya tak jadi meninggalkan sang kaisar dan malah melahirkan penerus tahtanya.Wah so sweet.Kubayangkan aku adalah putri Ming itu he..he..Ngimpi... Tapi gpp kan berkhayal daripada cengoh disini.Apa itu cengoh putri?Waduh...aku ya raruh ki..itu bahasa gaul yang kupelajari saat masih tinggal di rumah Bibi Elvi.Siapa itu?Teman Mama.
==> SERASA INGIN BERLARI MENGHINDARI KENYATAAN...
Waktu itu keluargaku harus menghadapi kenyataan pahit.Papa tersandung kasus korupsi mega proyek E-KTP.Papa dikira terlibat menerima aliran dana ratusan juta karena pernah berada di komisi 2.Nama papa jadi headline di surat kabar.Aku sedih banget sampai Mama bawa aku mengungsi ke rumah temannya.
¤> AKU TAK SANGGUP BERPISAH BEGINI...
Papa menjalani pemeriksaan.Mama bolak balik mengurus aset keluarga.Mengurus papa juga.Sedang aku dititipkan ke bibi Elvi.Untung saja Bibi Elvi punya dua orang cucu.Wah hebatnya udah punya cucu.Mama aja baru punya aku.Kata bibi Elvi,"Mama kamu itu nikahnya lama.Usia kepala 3 lebih baru nikah makanya baru punya Evi.Beda sama Bibi,Bibi mah anak gaul dulu.Nikah muda dan anak2 bibi nurun nikah muda juga jadinya ya begini deh." Oh begono...
××> BERKALI2 KUCOBA MELUPAKAN DIRIMU...
Dirumah bibi Elvilah aku bertemu Danang dan Irwan.Bagiku Danang itu ibarat kaisar muda.Dia begitu populer,tenar dan banyak disukai cewek2 di sekolah.Dia jago ngedance lagi.Keren!Aku langsung terpesona lihat dia.Gayanya cool,kayak Sasuke gitu.Sedikit arogan dan egois gitu deh tapi keren banget gayanya.Dan aku berharap dia adalah kaisar mudaku.Namanya juga aku itu anak gadis tapi ga modis jadinya ya dreaming gitu deh.Bermimpi dapat Pangeran he..he.. Aku itu punya badan gemuk,pipi chubby dan kulit ga bisa dibilang putih.Turun papa sih kulitnya agak gelap.Tapi kalau mau merhatiin sebenarnya aku manis kok.Apalagi sekarang,setelah sekian lama berlalu aku dah bukan Evi yang dulu.Yang gendut dan wagu.
Aku melihat ke layar laptopku,ada fotoku disana kujadikan desktop.Evi yang manis dan langsing.Modis punya.Banyak produk kecantikan yang kupakai sehingga aku berubah dari upik abu menjadi Cinderella.Mama yang ajak aku perawatan baik kulit,gigi dan yang lainnya.Aku kini berasa kayak bintang Korea he..he.. Tapi hatiku ada di Indonesia.Aku ingin kembali ke sana dan bertemu dengan Danang.Juga Irwan.Aku belum cerita soal Irwan ya.Dia itu anaknya baik dan sangat baik malah.Dia itu kesayangan Bibi Elvi.Dia selalu patuh pada Bibi.Anak penurutlah.Pintar lagi.Tapi dia itu ga gaul kayak Danang.Irwan ga pernah mikir penampilan.Dia mah apa adanya anaknya.Kasihan juga ya.Orang tuanya juga ga begitu jelas aku dengernya.Ibunya sudah tiada karena sakit terus ayahnya ga tahu kemana.Dia punya adik kembar tapi beda ayah.Dia sayang banget sama mereka.Orang sibuklah dia itu.Ngurus adik2nya itu.Dia itu ga asyik ga kayak Danang.Irwan anaknya terlalu dewasa karakternya,ga sesuai dengan usianya yang masih muda.Beban di pundaknya terlalu besar untuk anak seusia dia.Tapi dia baik sih.Aku suka kasihan lihat dia bekerja di rumah.Kerjaan wanita dia kerjain juga.Kadang aku mikir dia itu lebih kayak pembantu daripada cucu.He..he..
♡�> TAPI SEMAKIN RINDU HATI INI...
Mama masuk ke kamarku,"Vi,kok belum tidur sayang?Pesawatnya besok berangkat pagi lho.Katanya mau lihat Indonesia lagi.Cepetan tidur ya biar besok kita ga telat ke bandara.Oke sayang?"
Aku menggangguk dan tersenyum manis ke Mama,Mama mengecup keningku dan kala hendak keluar dari kamarku beliau berhenti sebentar,"Main laptopnya jangan lama2 ya?Bilang sama Danang kalau kamu besok harus kejar pesawat pagi.Malam sayang."
Aku melihat ke Mama,"Malam Mama..."
Aku memandang ke laptop lagi,Mama memang hafal kebiasaanku emailan sama Danang.Sejak beberapa tahun tinggal di Hongkong,email dia selalu membuatku kian rindu come back to Indonesia.
|>> KAU YANG KUDAMBA...
Danang punya laptop di rumah dibelikan ibunya.Ibunya jadi TKW di sini.Namanya Tante Inul.Dia cantik.Pantas Danang ganteng.Aku akrab sama Tante Inul.Dia juga yang mengajari aku soal dandan.Aku ga sangka kalau dia itu dulunya tomboy.Kami ga sengaja ketemu waktu itu Mama nyari salon kecantikan gitu eh ketemu sama Tante Inul.Dia kerja gitu di sebuah salon kecantikan.Kerja double2 gitu.Katanya biar bisa kirim uang buat rumah,buat sekolah Danang dan anak2 saudaranya.Irwan dan kedua adik kembarnya maksudnya.Tante Inul baik orangnya.Tapi kenapa kalau aku bicara soal Danang yang care dan perhatian sama aku di email,wajahnya agak sangsi ya dengan ucapanku.Apa dia ga percaya kalau anaknya bisa secare itu ya?Tapi itulah Danang yang kukenal via email.Dia perhatian,selalu kasih support dan selalu jadi tempat curhat aku.Pokoknya Danang adalah cowok impianku.
~~> DI SETIAP MIMPIKU KAU MENJELMA...
Kini aku akan bisa bertemu dia lagi.Aku akan kembali ke Indonesia karena masa dinas papa sudah selesai.Papa mau buka usaha kayaknya sama temannya di Jakarta.Usaha properti atau apa gitu aku ga begitu ngerti.Aku akan bertemu Danang lagi juga Irwan pastinya dan Bibi Elvi juga si kembar 2 R.Gimana wajah mereka sekarang ya?Dah bertahun2 ga jumpa.Aku minta foto ke Danang dikasih sih tapi kualitasnya ga bagus.Jadinya ga begitu jelas.Ga tahu tuh dia moto pakai kameranya siapa.Aku mengetik di laptopku ada Danang di sana sedang emailan sama aku,"Ntar jemput aku ya di bandara.Aku pulangnya bareng ibu kamu juga lho.Kan mau lebaran di Indonesia."
Dia tak menjawab agak lama,aneh juga...kenapa malah ga dibalas2 ya?Kan harusnya dia senang kan? =>> KAU HANYALAH KAU...
Akhirnya dia balas juga,"Pasti dong Tuan Putri.Aku akan ada di sana.Kira2 kamu bisa mengenali aku ga ya?"
Dasar aneh masak ya ga bisa,aku kan punya foto dia.Walau ga jelas amat juga sih.Tapi bisa aku bayangkan betapa dia pasti makin keren,"Pasti bisalah.Aku kan kenal kamu."
Eh dia jawab,"Really?You will recognize me?I doubt it."
Wah main Inggris nih siapa takut,"Aku akan langsung mengenalimu.Lihat saja nanti."
Habis itu aku tutup laptop,aku mau tidur mimpiin dia he..he..
◆◆>YANG TAK PERNAH REDUP DALAM HATI INI...
Masak sih aku ga bisa ngenali dia?Pertanyaan aneh!Aku tersenyum sambil berbaring.Hatiku ini akan mengenali dia.Aku yakin itu.Kami kan selalu berkirim email dan aneh juga kami bisa begitu akrab di dunia maya padahal saat di rumah Bibi Elvi sikap Danang ke aku ga semanis itu deh.But people change right?
◇◇> DALAM TIDURKU KU TAK SADAR MEMANGGIL NAMAMU...
Danang...aku akan kembali ke Indonesia.Kita akan segera bertemu.Nama itu kubisikkan di hatiku berulang2 sampai kemudian aku tertidur.Tidur dengan senyum di bibirku.
Wah ada yang mau come back ke Indonesia nih setelah sekian tahun berpisah.Benarkah Evi akan mengenali Danang nantinya?**see you next eps**
Satu kata yang paling kubenci adalah sepupu.Aku punya sepupu namanya Irwan.Ibunya dan ibuku adalah saudara kandung.Walau begitu aku tak begitu menyukainya.Bukan karena ia nakal atau jahat padaku justru karena ia baik hatilah maka aku membencinya.
○○ WALAU KITA BERJUMPA DAN SALING MENYAPA...
Walau sebaik apapun ia berusaha mendapat simpatiku tetap aku membencinya.Bahkan makin dalam rasa benciku padanya.Kadang aku bertanya mengapa aku begitu antipati padanya?Apa salahnya?Bukannya dia mengerjakan semua PR sekolahku?Bukannya dia mencucikan baju2ku?Dia juga ga protes meski kuperlakukan dengan buruk.Lalu apa yang membuat aku benci padanya?
▼▼ HANYA SATU KATA KEMBALI KARAM DI HATI...
Sebenarnya aku hanya iri padanya.Dia punya ayah setidaknya dia tahu siapa ayahnya sedang aku?Ibuku tak pernah membahas tentang ayahku.Dia cuma bilang bahwa aku adalah anaknya.Just that.Betapa aku merasa bahwa diriku adalah anak yang tak jelas asal usulnya.
��WALAU SERING BICARA SAMPAI LUPA WAKTU...
Semakin susah mengorek keterangan soal ayah kala ibu memutuskan kerja di luar negeri demi masa depanku kelak.Akhirnya suatu hari aku tahu kebenaran tentang ayah ku kala aku mencuri dengar pembicaraan ibu dan nenek di malam ibu mau pergi ke luar negeri.
●● DIMANA KUHARUS MENCARI SEBUAH KATA YANG HILANG...
Kala itu nenek berat melepas ibu,"Nul,apa kamu yakin Nduk bakal kerja di Hongkong sana?Ibu dengar disana pernah terjadi pembunuhan sadis.Ibu takut Nul...kalau nanti di sana kamu ada masalah gimana?"
Ibu sudah tekad bulat,"Semua demi Danang demi Irwan dan adik2nya juga Bu.Isda sudah tiada dan ibu ga mungkin menopang kami semua mengandalkan usaha jualan ibu.Untungnya berapa sih Bu jualan gitu aja?"
¤¤ SAAT DENGANMU....
Aku sendiri sebenarnya juga kesal sama ibu.Lebih memilih meninggalkanku demi mencari uang daripada memberiku kasih sayang.Hatiku terluka dengan pilihan ibu.Aku hendak balik ke kamarku kala kudengar nenek menyebut soal ayahku,"Kenapa kau tak meminta pertanggungjawaban ayahnya Danang,Nul?Dia wajib mengetahui bahwa akibat perbuatannya kamu kini punya anak bernama Danang."
Langkahku terhenti dan menanti apa jawab ibu atas pertanyaan nenek itu.
÷÷ BUKAN BANYAK KATA KETIKA INGIN BICARA...
Ibu sempat terdiam sejenak sebelum kemudian berkata,"Dia punya keluarga Bu.Inul ga mau menghancurkan rumah tangga orang Bu.Apa yang terjadi malam itu adalah sebuah kesalahan.Seharusnya Inul ga keluar malam itu."
Rasa tertolak kian menderaku kala ibu bilang aku ini adalah hasil dari sebuah kesalahan.Aku benci ibu.I hate her!
~~TENTANG BARA DI DADA CUKUP SATU KATA....
Amarah bergemuruh di dadaku,aku melangkah pergi dan sejak itu aku menutup diri.Aku suka membuat ibu atau nenek kesal dengan ulahku.Jika saja Irwan dan kedua adiknya ga ada di satu rumah denganku mungkin ibuku ga perlu banting tulang sampai ke Hongkong sana.Kenapa semua orang senang sekali meninggalkanku?
×× JANGAN KAU RAGU DAN MEMBISU...
Aku jadi anak gaul.Suka ngelayap dan sibuk dengan dunia hip hop.Dunia gemerlap anak muda.Jago ngedance yang pasti.Kemampuan ngedanceku tak diragukan lagi.Soal sekolah,Irwan kujadikan budakku.Ngerjain PR ku atau tugas lainnya dari guru.Aku malas urusan akademis begitu.Espreet!!
□□ UCAPKAN SAJA ISI HATIMU....
Aku kerap dinasehati Nenek soal pergaulanku.Namun aku ga mau gubris apapun ucapan nenek,males bingow!Nenek aja ga bisa nasehati dua anak perempuannya sehingga dua2nya jadi korban lelaki.Ibunya Irwan malah sudah tiada karenanya.
☆☆ LEWAT SATU KATA...
Aku melampiaskan kekecewaanku atas kejadianku dengan memperlakukan Irwan sesuka hatiku.Aku makin terusik dengan kehadiran teman nenek yang ikut numpang di rumah.Namanya Tante Rita.Ia datang bersama putrinya yang bernama Evi.Aku sama sekali ga suka modelnya dia.Udah gendut,berisik pula.Apa2 nanya apalagi kalau berurusan dengan aku.Namun aku dah ga heran sih lha aku ini kan populer.Siapa yang ga kepincut sama aku?He..he..
Kata orang hidup itu penuh misteri.Dunia juga selalu berputar.Akankah Danang akan terus membenci Irwan?==see you in next eps==
Eps 3 IT WAS YOU ÷÷ Go and Come Again
+> SEJENAK AKU TERPANA MERENUNG KAU YANG DISANA...( Evi pov )
Banyak yang bilang aku ini beruntung karena lahir dari keluarga kaya raya.Banyak yang mencari muka padaku karena aku anak tunggal papa mamaku.Papaku anggota parlemen.Kerenkan?Bayangin gaji dan uang operasionalnya.Terus Mamaku juga sangat cantik.Mama sangat dimanja oleh papa.Jadinya meski sudah berumur tetap saja kelihatan mempesona.Namun dunia itu selalu berputar.Ada kalanya kita diatas dan kadang kita juga dibawah.Kenapa sih harus gitu?Biar kita punya hati itu hanya mengandalkan Tuhan saja.Makanya hati kita kalau dah sombong perlu direndahkan dengan pukulan batin alias penderitaan.Penderitaan itu merobek jiwa you know.Wah sok Inggris mentang2 hidup di luar negeri...Yeah aku memang tinggal di sana,overseas country maksudnya ga di Indonesia.Dimana aku dilahirkan.Papaku yang sempat terkait kasus korupsi akhirnya dinyatakan tidak bersalah dan mendapat promosi jadi dubes.Wah aku dan Mamapun diboyong ke luar negeri sana.Kemana?Hongkong!
×♡ HATI BERTANYA DALAM KERAGUAN....
Awalnya aku sempat ragu,bisa ga ya hidup di sana?Mana aku ngerti bahasa mereka.Kalau lihat film mandarin sih suka apalagi kalau romantis.Baper banget lihatnya.Aku suka kisah mandarin kuno dulu.Kisah seorang putri dinasti Ming yang diperebutkan oleh dua orang pria.Dua pria yang bersahabat baik malah mengangkat saudara pula.
=>INGIN KUCARI JAWABNYA TAPI SEMUA DIAM...
Dua pria itu adalah dua pria bangsawan.Yang pertama anak seorang perdana menteri.Yang satunya kaisar muda.Keduanya baik pada sang putri dan cinta sama sang putri Ming.Namun namanya cinta itu ga bisa dipaksa,hati sang putri tertuju pada kaisar muda meski sang kaisar ternyata dari dinasti yang adalah musuh dinastinya.Wah runyam jadinya.Cinta mereka dihadang dendam antar keluarga.Namun cinta itu menang dan sang putri akhirnya tak jadi meninggalkan sang kaisar dan malah melahirkan penerus tahtanya.Wah so sweet.Kubayangkan aku adalah putri Ming itu he..he..Ngimpi... Tapi gpp kan berkhayal daripada cengoh disini.Apa itu cengoh putri?Waduh...aku ya raruh ki..itu bahasa gaul yang kupelajari saat masih tinggal di rumah Bibi Elvi.Siapa itu?Teman Mama.
==> SERASA INGIN BERLARI MENGHINDARI KENYATAAN...
Waktu itu keluargaku harus menghadapi kenyataan pahit.Papa tersandung kasus korupsi mega proyek E-KTP.Papa dikira terlibat menerima aliran dana ratusan juta karena pernah berada di komisi 2.Nama papa jadi headline di surat kabar.Aku sedih banget sampai Mama bawa aku mengungsi ke rumah temannya.
¤> AKU TAK SANGGUP BERPISAH BEGINI...
Papa menjalani pemeriksaan.Mama bolak balik mengurus aset keluarga.Mengurus papa juga.Sedang aku dititipkan ke bibi Elvi.Untung saja Bibi Elvi punya dua orang cucu.Wah hebatnya udah punya cucu.Mama aja baru punya aku.Kata bibi Elvi,"Mama kamu itu nikahnya lama.Usia kepala 3 lebih baru nikah makanya baru punya Evi.Beda sama Bibi,Bibi mah anak gaul dulu.Nikah muda dan anak2 bibi nurun nikah muda juga jadinya ya begini deh." Oh begono...
××> BERKALI2 KUCOBA MELUPAKAN DIRIMU...
Dirumah bibi Elvilah aku bertemu Danang dan Irwan.Bagiku Danang itu ibarat kaisar muda.Dia begitu populer,tenar dan banyak disukai cewek2 di sekolah.Dia jago ngedance lagi.Keren!Aku langsung terpesona lihat dia.Gayanya cool,kayak Sasuke gitu.Sedikit arogan dan egois gitu deh tapi keren banget gayanya.Dan aku berharap dia adalah kaisar mudaku.Namanya juga aku itu anak gadis tapi ga modis jadinya ya dreaming gitu deh.Bermimpi dapat Pangeran he..he.. Aku itu punya badan gemuk,pipi chubby dan kulit ga bisa dibilang putih.Turun papa sih kulitnya agak gelap.Tapi kalau mau merhatiin sebenarnya aku manis kok.Apalagi sekarang,setelah sekian lama berlalu aku dah bukan Evi yang dulu.Yang gendut dan wagu.
Aku melihat ke layar laptopku,ada fotoku disana kujadikan desktop.Evi yang manis dan langsing.Modis punya.Banyak produk kecantikan yang kupakai sehingga aku berubah dari upik abu menjadi Cinderella.Mama yang ajak aku perawatan baik kulit,gigi dan yang lainnya.Aku kini berasa kayak bintang Korea he..he.. Tapi hatiku ada di Indonesia.Aku ingin kembali ke sana dan bertemu dengan Danang.Juga Irwan.Aku belum cerita soal Irwan ya.Dia itu anaknya baik dan sangat baik malah.Dia itu kesayangan Bibi Elvi.Dia selalu patuh pada Bibi.Anak penurutlah.Pintar lagi.Tapi dia itu ga gaul kayak Danang.Irwan ga pernah mikir penampilan.Dia mah apa adanya anaknya.Kasihan juga ya.Orang tuanya juga ga begitu jelas aku dengernya.Ibunya sudah tiada karena sakit terus ayahnya ga tahu kemana.Dia punya adik kembar tapi beda ayah.Dia sayang banget sama mereka.Orang sibuklah dia itu.Ngurus adik2nya itu.Dia itu ga asyik ga kayak Danang.Irwan anaknya terlalu dewasa karakternya,ga sesuai dengan usianya yang masih muda.Beban di pundaknya terlalu besar untuk anak seusia dia.Tapi dia baik sih.Aku suka kasihan lihat dia bekerja di rumah.Kerjaan wanita dia kerjain juga.Kadang aku mikir dia itu lebih kayak pembantu daripada cucu.He..he..
♡�> TAPI SEMAKIN RINDU HATI INI...
Mama masuk ke kamarku,"Vi,kok belum tidur sayang?Pesawatnya besok berangkat pagi lho.Katanya mau lihat Indonesia lagi.Cepetan tidur ya biar besok kita ga telat ke bandara.Oke sayang?"
Aku menggangguk dan tersenyum manis ke Mama,Mama mengecup keningku dan kala hendak keluar dari kamarku beliau berhenti sebentar,"Main laptopnya jangan lama2 ya?Bilang sama Danang kalau kamu besok harus kejar pesawat pagi.Malam sayang."
Aku melihat ke Mama,"Malam Mama..."
Aku memandang ke laptop lagi,Mama memang hafal kebiasaanku emailan sama Danang.Sejak beberapa tahun tinggal di Hongkong,email dia selalu membuatku kian rindu come back to Indonesia.
|>> KAU YANG KUDAMBA...
Danang punya laptop di rumah dibelikan ibunya.Ibunya jadi TKW di sini.Namanya Tante Inul.Dia cantik.Pantas Danang ganteng.Aku akrab sama Tante Inul.Dia juga yang mengajari aku soal dandan.Aku ga sangka kalau dia itu dulunya tomboy.Kami ga sengaja ketemu waktu itu Mama nyari salon kecantikan gitu eh ketemu sama Tante Inul.Dia kerja gitu di sebuah salon kecantikan.Kerja double2 gitu.Katanya biar bisa kirim uang buat rumah,buat sekolah Danang dan anak2 saudaranya.Irwan dan kedua adik kembarnya maksudnya.Tante Inul baik orangnya.Tapi kenapa kalau aku bicara soal Danang yang care dan perhatian sama aku di email,wajahnya agak sangsi ya dengan ucapanku.Apa dia ga percaya kalau anaknya bisa secare itu ya?Tapi itulah Danang yang kukenal via email.Dia perhatian,selalu kasih support dan selalu jadi tempat curhat aku.Pokoknya Danang adalah cowok impianku.
~~> DI SETIAP MIMPIKU KAU MENJELMA...
Kini aku akan bisa bertemu dia lagi.Aku akan kembali ke Indonesia karena masa dinas papa sudah selesai.Papa mau buka usaha kayaknya sama temannya di Jakarta.Usaha properti atau apa gitu aku ga begitu ngerti.Aku akan bertemu Danang lagi juga Irwan pastinya dan Bibi Elvi juga si kembar 2 R.Gimana wajah mereka sekarang ya?Dah bertahun2 ga jumpa.Aku minta foto ke Danang dikasih sih tapi kualitasnya ga bagus.Jadinya ga begitu jelas.Ga tahu tuh dia moto pakai kameranya siapa.Aku mengetik di laptopku ada Danang di sana sedang emailan sama aku,"Ntar jemput aku ya di bandara.Aku pulangnya bareng ibu kamu juga lho.Kan mau lebaran di Indonesia."
Dia tak menjawab agak lama,aneh juga...kenapa malah ga dibalas2 ya?Kan harusnya dia senang kan? =>> KAU HANYALAH KAU...
Akhirnya dia balas juga,"Pasti dong Tuan Putri.Aku akan ada di sana.Kira2 kamu bisa mengenali aku ga ya?"
Dasar aneh masak ya ga bisa,aku kan punya foto dia.Walau ga jelas amat juga sih.Tapi bisa aku bayangkan betapa dia pasti makin keren,"Pasti bisalah.Aku kan kenal kamu."
Eh dia jawab,"Really?You will recognize me?I doubt it."
Wah main Inggris nih siapa takut,"Aku akan langsung mengenalimu.Lihat saja nanti."
Habis itu aku tutup laptop,aku mau tidur mimpiin dia he..he..
◆◆>YANG TAK PERNAH REDUP DALAM HATI INI...
Masak sih aku ga bisa ngenali dia?Pertanyaan aneh!Aku tersenyum sambil berbaring.Hatiku ini akan mengenali dia.Aku yakin itu.Kami kan selalu berkirim email dan aneh juga kami bisa begitu akrab di dunia maya padahal saat di rumah Bibi Elvi sikap Danang ke aku ga semanis itu deh.But people change right?
◇◇> DALAM TIDURKU KU TAK SADAR MEMANGGIL NAMAMU...
Danang...aku akan kembali ke Indonesia.Kita akan segera bertemu.Nama itu kubisikkan di hatiku berulang2 sampai kemudian aku tertidur.Tidur dengan senyum di bibirku.
Wah ada yang mau come back ke Indonesia nih setelah sekian tahun berpisah.Benarkah Evi akan mengenali Danang nantinya?**see you next eps**
Eps 4 IT WAS YOU : Even Unto This Present ( Bahkan Hingga Saat Ini )
◆◆ SUDAH MENJADI SURATAN DIRIKU INI MILIKMU...( Irwan pov )
Aku mendengar raungan motor Danang,bergegas kututup laptopnya.Danang memang sering pulang larut dan aku serta Nenek sudah lelah menasehati dia.Masuk telinga kiri keluar telinga kanan. ◆◆ KARENA KUDICIPTAKAN DARI TULANG RUSUKMU...
Dia malah akan berkata,"Kalian itu hanya membuang energi dan membuat aku kesal saja.Ibuku saja ga peduli aku mau pulang malam atau pagi.Ibuku saja tidak peduli padaku.Lalu kenapa kalian berisik??"
Nenek sampai mengelus dada tiap kali mendapati Danang pulang larut.Aku ga tega lihat Nenek,akhirnya aku berkata pada beliau,"Nenek,biar aku saja yang menunggu Danang pulang.Nenek tidur saja."
Karena Danang sering mengandalkan aku dalam bidang akademis maka sudah hal biasa jika aku memakai laptopnya.Saat kuberitahu bahwa Evi mengirim email padanya,dia malah tertawa,"Irwan...Irwan...apa aku sudah ga punya pamor lagi sampai harus direpotkan oleh gadis gendut itu?!Biarkan saja!Tapi kalau kau mau menjawabnya aku juga tak peduli.Yang penting semua tugasku dikerjakan dengan baik!"
◆◆◆ KEMANAPUN KAU PERGI AKU KAN DISAMPINGMU...
Begitulah aku jadi terbiasa membalas email Evi dan aku tahu bahwa Evi sangat menyukai Danang sejak dulu maka akupun tidak memberitahu kalau aku bukan Danang.Dia cerita banyak hal padaku bahkan semua hal yang meresahkan hatinya dia ceritakan padaku.Aku ingat dia pernah cerita soal artis favenya,"Kau tahu Danang?Aku bahagia sekali hari ini.Karena artis kesukaanku ternyata ga cuma berpasangan di film tapi juga di dunia nyata.Romantis banget dan bikin baper lihat foto wedding mereka..."
◆◆ KINI KITA BERTEMU UNTUK MENJADI SATU...
Namun bagaimana sekarang ?Evi akan datang kembali ke Indonesia.Bagaimana jika dia menanyai Danang seputar emailnya?Danang jelas tak akan mengerti dan merasa asing padanya karena memang bukan dia yang selama ini kontak via email dengan Evi.Inilah jika kebohongan dibuat maka akan merintis kebohongan baru lagi.
▼▼ SALING MEMBAGI RINDU,SALING MEMBAGI CINTA...( INUL POV )
Setelah sekian lama akhirnya aku bisa pulang ke Indonesia.Kangen banget lebaran bareng keluarga.Apalagi bisa melepas rindu pada putraku,Danang.Aku pulang bersama keluarga Evi yang mau menetap di Indonesia.Evi sepertinya mau kuliah di Jakarta.Gadis itu beda sekali dengan waktu pertama aku dulu melihatnya.Dulu dia gendut tapi kini dia langsing dan modis.Rambutnya sudah model artis2 Hongkong.Dan dia cerita kalau sering kontak via email dengan putraku.
▼▼ GENGGAM ERAT TANGANKU,KUGENGGAM PULA TANGANMU...
Entah kenapa aku sangsi putraku seperti yang dia ceritakan.Care,sweet,dan cute.Hmm...Danang yang kukenal itu selalu sinis padaku,kata2nya kerap membuat aku menangis,dia bahkan selalu memandang negatif apapun yang kulakukan untuknya.
▼▼ JANGAN HANYA SEHARI MAKAN NASIPUN SEKALI...( Elvi pov )
Hari ini warung nasiku tidak kubuka.Aku mau bersiap menjemput putriku yang mau datang dari Hongkong.Inul.Sudah lama tidak melihatnya.Terakhir rambutnya dicat kuning dan dipotong pendek.Kadang aku berharap ia bertemu pria baik di sana dan menikah lagi.Ia masih cantik menurutku.
▼▼ SEMINGGUPUN MAKAN SEKALI AKU TERIMA...
Dengan hasil penjualan di warung nasiku sudah lumayan buat hidup sehari2.Lagipula dia punya keahlian tata rias dan salon bisa buka di sini juga.Kuharap nanti dia akan mendengarkan aku dan menetap di sini.Biar Danang ga merasa diabaikan lagi.
■■ JANGANKAN TIDUR DI TILAM,BERALAS KORANPUN KU MAU....( Rizky pov )
Aku lihat kak Irwan sejak semalam gelisah.Seperti ada yang ia pikirkan.Tidur saja sampai ga nyenyak.Bentar2 bangun.Bilang ke toiletlah,banyak nyamuklah atau haus.Kasihan Kakakku itu,dia memikul banyak tanggung jawab.Urusan kampung selalu dia yang maju.Kak Danang mah ngelayap melulu.
÷÷ ASALKAN ENGKAU DAN AKU TETAP MENYATU....
Beberapa kali kak Danang kasus dan kak Irwan selalu direpotkannya.Yang tabrak larilah,merokok di kelaslah,berkelahilah dll.Bahkan kuliah saja dia ga serius jalani.Padahal dia enak tinggal kuliah aja ga mikir biaya.Ga kayak Kak Irwan,merelakan ga nerusin kuliah.Mau kuliah uang darimana?Bagi kakakku itu aku dan Ridho adalah prioritas utama.Asalkan kami bisa sekolah dengan baik,ia ga kuliah gpp.
¤¤ DIMANA ADA KAMU,SAYANG DISITUPUN PASTI ADA AKU...( Rita pov )
Pesawat kami akan segera tiba di Indonesia.Evi nampak sudah ga sabar ingin segera mendarat.Aku tersenyum padany,"Sayang,kau bahagia sekali sepertinya.Pasti sudah ga sabar mau ketemu pangeranmu ya?"
♡♡ BIARLAH HIDUPKU SUSAH ATAUPUN BAHAGIA...
Ia merona,"Mami...ah..Daddy2!Mami godain Evi melulu nih..."
Suamiku hanya bisa geleng kepala melihat kami.Aku lega bisa membujuk dia kembali ke Indonesia.Aku cemas dengan pergaulan di Hongkong.Banyak anak muda di sana yang punya hubungan sejenis dan aku takut Evi akan seperti itu jika makin lama berada di sana.Biarlah hidup sederhana di Indonesia saja daripada anakku rusak nantinya.Lagipula aku tahu Evi akan lebih bahagia di Indonesia.
¤¤ AKU KAN TETAP DI SAMPINGMU...( EVI POV )
Bandara sudah terlihat.Rasanya haru sekali menghirup udara tanah air lagi.Mulai kini aku akan bisa dekat dengan Danang.Aku sudah tak sabar untuk memeluknya.Gimana kabar Irwan dan yang lainnya ya?Tapi pasti Danang akan punya penampilan paling berkilau nanti.Dia kan emang keren sejak kecil.Aku sudah tak sabar lagi...
Akankah Evi akan mengenali pangerannya?**see you next eps**
Aku mendengar raungan motor Danang,bergegas kututup laptopnya.Danang memang sering pulang larut dan aku serta Nenek sudah lelah menasehati dia.Masuk telinga kiri keluar telinga kanan. ◆◆ KARENA KUDICIPTAKAN DARI TULANG RUSUKMU...
Dia malah akan berkata,"Kalian itu hanya membuang energi dan membuat aku kesal saja.Ibuku saja ga peduli aku mau pulang malam atau pagi.Ibuku saja tidak peduli padaku.Lalu kenapa kalian berisik??"
Nenek sampai mengelus dada tiap kali mendapati Danang pulang larut.Aku ga tega lihat Nenek,akhirnya aku berkata pada beliau,"Nenek,biar aku saja yang menunggu Danang pulang.Nenek tidur saja."
Karena Danang sering mengandalkan aku dalam bidang akademis maka sudah hal biasa jika aku memakai laptopnya.Saat kuberitahu bahwa Evi mengirim email padanya,dia malah tertawa,"Irwan...Irwan...apa aku sudah ga punya pamor lagi sampai harus direpotkan oleh gadis gendut itu?!Biarkan saja!Tapi kalau kau mau menjawabnya aku juga tak peduli.Yang penting semua tugasku dikerjakan dengan baik!"
◆◆◆ KEMANAPUN KAU PERGI AKU KAN DISAMPINGMU...
Begitulah aku jadi terbiasa membalas email Evi dan aku tahu bahwa Evi sangat menyukai Danang sejak dulu maka akupun tidak memberitahu kalau aku bukan Danang.Dia cerita banyak hal padaku bahkan semua hal yang meresahkan hatinya dia ceritakan padaku.Aku ingat dia pernah cerita soal artis favenya,"Kau tahu Danang?Aku bahagia sekali hari ini.Karena artis kesukaanku ternyata ga cuma berpasangan di film tapi juga di dunia nyata.Romantis banget dan bikin baper lihat foto wedding mereka..."
◆◆ KINI KITA BERTEMU UNTUK MENJADI SATU...
Namun bagaimana sekarang ?Evi akan datang kembali ke Indonesia.Bagaimana jika dia menanyai Danang seputar emailnya?Danang jelas tak akan mengerti dan merasa asing padanya karena memang bukan dia yang selama ini kontak via email dengan Evi.Inilah jika kebohongan dibuat maka akan merintis kebohongan baru lagi.
▼▼ SALING MEMBAGI RINDU,SALING MEMBAGI CINTA...( INUL POV )
Setelah sekian lama akhirnya aku bisa pulang ke Indonesia.Kangen banget lebaran bareng keluarga.Apalagi bisa melepas rindu pada putraku,Danang.Aku pulang bersama keluarga Evi yang mau menetap di Indonesia.Evi sepertinya mau kuliah di Jakarta.Gadis itu beda sekali dengan waktu pertama aku dulu melihatnya.Dulu dia gendut tapi kini dia langsing dan modis.Rambutnya sudah model artis2 Hongkong.Dan dia cerita kalau sering kontak via email dengan putraku.
▼▼ GENGGAM ERAT TANGANKU,KUGENGGAM PULA TANGANMU...
Entah kenapa aku sangsi putraku seperti yang dia ceritakan.Care,sweet,dan cute.Hmm...Danang yang kukenal itu selalu sinis padaku,kata2nya kerap membuat aku menangis,dia bahkan selalu memandang negatif apapun yang kulakukan untuknya.
▼▼ JANGAN HANYA SEHARI MAKAN NASIPUN SEKALI...( Elvi pov )
Hari ini warung nasiku tidak kubuka.Aku mau bersiap menjemput putriku yang mau datang dari Hongkong.Inul.Sudah lama tidak melihatnya.Terakhir rambutnya dicat kuning dan dipotong pendek.Kadang aku berharap ia bertemu pria baik di sana dan menikah lagi.Ia masih cantik menurutku.
▼▼ SEMINGGUPUN MAKAN SEKALI AKU TERIMA...
Dengan hasil penjualan di warung nasiku sudah lumayan buat hidup sehari2.Lagipula dia punya keahlian tata rias dan salon bisa buka di sini juga.Kuharap nanti dia akan mendengarkan aku dan menetap di sini.Biar Danang ga merasa diabaikan lagi.
■■ JANGANKAN TIDUR DI TILAM,BERALAS KORANPUN KU MAU....( Rizky pov )
Aku lihat kak Irwan sejak semalam gelisah.Seperti ada yang ia pikirkan.Tidur saja sampai ga nyenyak.Bentar2 bangun.Bilang ke toiletlah,banyak nyamuklah atau haus.Kasihan Kakakku itu,dia memikul banyak tanggung jawab.Urusan kampung selalu dia yang maju.Kak Danang mah ngelayap melulu.
÷÷ ASALKAN ENGKAU DAN AKU TETAP MENYATU....
Beberapa kali kak Danang kasus dan kak Irwan selalu direpotkannya.Yang tabrak larilah,merokok di kelaslah,berkelahilah dll.Bahkan kuliah saja dia ga serius jalani.Padahal dia enak tinggal kuliah aja ga mikir biaya.Ga kayak Kak Irwan,merelakan ga nerusin kuliah.Mau kuliah uang darimana?Bagi kakakku itu aku dan Ridho adalah prioritas utama.Asalkan kami bisa sekolah dengan baik,ia ga kuliah gpp.
¤¤ DIMANA ADA KAMU,SAYANG DISITUPUN PASTI ADA AKU...( Rita pov )
Pesawat kami akan segera tiba di Indonesia.Evi nampak sudah ga sabar ingin segera mendarat.Aku tersenyum padany,"Sayang,kau bahagia sekali sepertinya.Pasti sudah ga sabar mau ketemu pangeranmu ya?"
♡♡ BIARLAH HIDUPKU SUSAH ATAUPUN BAHAGIA...
Ia merona,"Mami...ah..Daddy2!Mami godain Evi melulu nih..."
Suamiku hanya bisa geleng kepala melihat kami.Aku lega bisa membujuk dia kembali ke Indonesia.Aku cemas dengan pergaulan di Hongkong.Banyak anak muda di sana yang punya hubungan sejenis dan aku takut Evi akan seperti itu jika makin lama berada di sana.Biarlah hidup sederhana di Indonesia saja daripada anakku rusak nantinya.Lagipula aku tahu Evi akan lebih bahagia di Indonesia.
¤¤ AKU KAN TETAP DI SAMPINGMU...( EVI POV )
Bandara sudah terlihat.Rasanya haru sekali menghirup udara tanah air lagi.Mulai kini aku akan bisa dekat dengan Danang.Aku sudah tak sabar untuk memeluknya.Gimana kabar Irwan dan yang lainnya ya?Tapi pasti Danang akan punya penampilan paling berkilau nanti.Dia kan emang keren sejak kecil.Aku sudah tak sabar lagi...
Akankah Evi akan mengenali pangerannya?**see you next eps**
Eps 5 " IT WAS YOU " : Stay In Love ( Tetap Cinta )
DARI DULU DALAM SEJARAH ASMARA...
( IRWAN POV )
Hari ini kami semua pergi menjemput Bibi Inul di bandara.Tentu saja sekalian menemui keluarga Evi yang kabarnya mau menetap di Indonesia.Semua siap kecuali Danang.Susah sekali membujuk dia padahal menjemput ibunya sendiri lho.Tuh anak emang sejak dulu acuh tak acuh soal ibunya. ....
PALING SULIT MENGUKUR DALAMNYA CINTA....
Dengan ogah2an dia mengikuti keinginan Nenek.Betapa sulitnya membujuk dia,Nenek sampai harus mencereng dulu baru dia nurut.Itu aja dia bilang,"Aku melakukan ini karena Nenek memaksa...sebenarnya aku memilih jalan aja ama teman2ku."
....YANG SENGSARA,YANG BAHAGIA....
Bagiku hari ini benar2 mendebarkan karena inilah detik dimana aku akan bertemu lagi dengan Evi.Setelah sekian lama hanya berkomunikasi via email dan medsos,kini aku akan melihat dia secara langsung.Ada bahagia dalam hatiku tapi juga ada sengsara di sana. .
...PATAH TUMBUH BERGANTI SEPANJANG MASA...
Apakah hatiku akan patah hari ini?Ataukah cinta yang kupendam selama ini akan tumbuh semakin subur dengan kedatangan Evi ke Indonesia?Semua akan ditentukan oleh sikap Evi nanti apakah dia akan mengenaliku atau tidak.Aku ingat dia menulis,"Bagaimana mungkin aku tidak mengenalimu Danang,kita telah menjadi dekat beberapa tahun terakhir ini.Bukan sebentar tapi tahunan aku mengenalmu...aku pasti akan mengenalimu."
Akan kutunggu benarkah kau akan mengenaliku atau tidak nanti.
---KANGEN RINDU ADANYA DI HARI SABTU--- ( DANANG POV )
Heran aku dengan orang2 rumah,pada heboh amat sih menyambut kedatangan ibuku aja?Males banget aku sebenarnya.Tapi rupanya memang ada yang spesial.Kata Irwan,"Hari ini bukan hanya ibumu yang pulang Nang tapi juga Evi.Kau ingat dia?"
Jelas aku ingat,si gendut waktu itu yang nebeng di rumah Nenek.Aku pandang sepupuku,"Sepertinya kau yang paling kangen berat sama dia Wan."
----MALAM MINGGU MALAM YANG DITUNGGU2---
Wajah sepupuku langsung merona.Aku tahu dialah sebenarnya yang menanti2 saat ini tiba.Bahkan warung nasi sampai tutup demi hari ini.Aku bayangin pasti si cewek gendut itu kian gendut di luar negeri sana.Dimana dia tinggal?Di Korea apa dimana ga tahu aku.Whatever...
--- YANG JEJAKA,YANG BUJANGAN---
Irwan...Irwan...Selera kok gendut sih Wan?Dasar ga ada kerennya babar blas.Makhlum aja sih Irwan kan cowok kuper.Alias kurang pergaulan.Jadinya ya gini...melas banget seleranya.Alamat bakal bujang lama kamu Wan.
---APALAGI YANG SEDANG DILANDA CINTA---
Aku ga akan membagi jurusku menjadi begitu didolakan cewek.Banyak hal yang perlu dimengerti sepupuku itu soal cewek.Cewek itu suka cowok yang keren.Ya pantaslah Irwan levelnya masih ecek2 soalnya dia sendiri ga berkelas.Lihat saja penampilannya. ....
MALAM MINGGU ( ASYIK ) SI MALAM PANJANG ( NGAPAIN )....[ Evi pov ]
Turun dari pesawat,yang kucari2 adalah sosok Danang.Dia pasti akan tampak berkilau dari yang lain.Dia adalah idola sejak kecilnya.Maka kinipun pasti sama.Penampilannya pasti sangat keren.Banyak sekali orang yang datang menjemput di bandara.Aku terus mencari sosok dia.Aku mengawasi Tante Inul.Dia meraih tanganku,"Kau mencari mereka kan?Itu mereka!"
Aku melihat ke arah yang ditunjuk Tante,tampak seorang wanita paruh baya dan dua orang pria muda didekatnya.
....NGELEPAS RINDU 'ASYIK' BERTEMU PANDANG 'DUAAN '.....
Aku sudah tak sabar ingin melepas rindu pada Danang.Dan mataku segera tertuju pada sosok yang tampil dengan penampilam nan trendy.Jeans belel dan jaket jeans juga.Itu pasti dia.Aku segera menghampirinya.
....TANGGAL MUDA ( GAJIAN ) JANGAN DITUNDA ( BAYARAN )....
Aku melangkah ke arahnya.Dia tampak terpana melihatku.Seperti tak menyangka.Seorang pemuda lain berada di dekatnya tapi aku melewatinya.Karena aku telah menemukan Pangeranku.Aku dengar dia berbisik pada cowok yang ada di dekatnya,"Jangan katakan bahwa dia adalah si gendut dulu...karena aku tak akan percaya jika tidak melihatnya sendiri..."
....BIAR SEDIKIT YANG PENTING ADA PEGANGAN ( BUAT NONTON )....
Aku tersenyum dan berkata padanya,"Kau pasti Danang bukan?"
Dia menatapku,"Wow!Luar biasa,Miss Korea ini bahkan masih ingat namaku..."
Aku heran dengan ucapannya,"Korea?Hey...aku tinggal di Hongkong selama ini.Bukan Korea." Cowok satunya yang sejak tadi menonton saja berkata,"Dia hanya terpesona pada kecantikanmu Evi,kau seperti artis Korea.Itu maksudnya..."
...MALAM MINGGU 'ASOY' JANGAN KUATIR 'MIKIRIN'....( IRWAN POV )
Aku kuatir sekali kala Danang menyebut Evi sebagai Miss Korea.Astaga Danang,sudah berkali2 kubilang kalau Evi tinggal di Hongkong tapi tetap saja dia tidak ingat dan bicara sesuka dia. ...BIAR TEKOR ( ASOY )....
Tapi Danang juga tak bisa disalahkan.Melihat penampilan Evi sekarang maka hal yang terlintas pertama jelas sama dengan pemikiran Danang.Evi bak artis Korea.Dia berubah drastis.Dia langsing,modis,kulitnya bersih dan halus.Aku saja sampai terpana tak berkedip melihatnya berjalan menuju ke arahku,bukan...bukan ke arahku...dia tidak mengenaliku...dia melewatiku.Dia masih butuh waktu lebih lama untuk mengetahui siapa sebenarnya Danang yang selama ini ia kenal.Tapi biarlah setidaknya dia bahagia dan ada di sini bersamaku. .
...YANG PENTING HADIR 'NGAPELIN'...( INUL POV )
Aku ga sangka akan melihat putraku diantara mereka yang menjemputku.Ini sungguh membuatku terpaku.Biasanya dia tak pernah mau menjemputku.Bahkan mengantarku ke bandara saja dia tak mau dan malah memilih mengantar temannya.Hatiku sakit sekali melihat sikapnya yang acuh.Aku adalah ibunya tapi seakan aku ini tak berarti apapun baginya.Kini dia hadir di bandara.Air mata menetes di pipiku.
....TANGGAL MUDA 'CICILAN' JANGAN DITUNDA 'SETORAN'...( RITA POV )
Aku tak sangka waktu berlalu begitu cepat dan kini bukan hanya Evi yang telah tumbuh menjadi dewasa.Kedua pria muda di dekat Elvi pastilah kedua cucunya.Kulihat putriku nampak asyik mengobrol dengan salah satu dari mereka.Itu pasti Danang.Aku dekati yang satunya nampak pendiam dan bersahaja,"Kau pasti Irwan?"
....PULANG NONTON 'PALA PUSING NGGAK KARUAN ( BERAT DIONGKOS )....
Suamiku menyapa Elvi dan nampak terlibat pembicaraan hangat.Pemuda yang bernama Irwan menyalamiku,"Tante...Selamat datang di Indonesia..."
Dia sungguh sopan dan baik,aku melihat kebaikan dalam sorot matanya.
....KALAU CINTA SUDAH MERASUK DI DADA....( Danang pov )
Wow...kalau aku tahu ternyata Evi secantik ini maka aku pasti akan membawa bunga untuknya.Kupikir dia gendut,hitem dan bulet tapi ini sungguh menawan.Dia cantik sekali.
....ISI KANTONG KELUAR TANPA SENGAJA...
Aku pikir acara ini akan membosankan dan membuatku jengah.Namun kehadiran Evi sungguh mengubah moodku.Bahkan aku jadi punya alasan untuk cuekin ibuku.Aku asyik ngobrol dengan Evi,"Miss Korea,kau sungguh berbeda dari saat pertama aku melihatmu dulu..."
Ibu berusaha bicara denganku tapi aku terus menghindarinya.Maaf ibu,aku memang sengaja melakukannya karena aku tidak penting bagimu bukan?Jadi akupun juga akan memperlakukanmu sama.
....JAGA GENGSI,PASANG AKSI....( Elvi pov )
Akhirnya putriku bisa kembali ke Indonesia.Aku harap kepulangannya kali ini untuk seterusnya.Aku ingin dia buka salon saja di sini.Lumayan buat menjaga api dapur tetap menyala.Lagipula kondisi sekarang jauh baik.
...DEMI CINTA UANG HABIS NGGAK PEDULI ( BUKAN MAIN )....
Uang memang penting tapi uang bukan segalanya.Aku akan terus menasehati Inul.Dia harus mendengarkanku kali ini karena semua demi kebaikan Danang juga.Danang telah menjadi anak yang suka melawan.Dia menjadi begitu karena jauh dari ibunya.Yang dekat saja bisa retak apalagi yang jauh.
Akan tinggalkah Inul nanti di Indonesia demi Danang?**see you next eps**
...WAHAI PESONA,BAGIMU PUJA...( DANANG POV )
Awalnya aku pikir aku akan buang waktu aja dengan ikut Irwan dan Nenek Elvi ke bandara.Apalagi mau jemput ibu,rasanya kakiku seperti jadi ada bebannya berton2.Sebenarnya aku hanya kecewa sama ibu.Dia pikir uang adalah hal yang terpenting bagiku.Dia salah!Aku mendambakan perhatiannya lebih dari segalanya.Untunglah kehadiran Evi membuatku ga boring.Evi sungguh mempesona.Dia cantik sekali.Kok bisa beda banget ya sama dulu?Hidup ini memang penuh kejutan.Dan aku suka kejutan ini.
....KU MEMUJAMU MELALUI LAGU NADA INDAH...
Aku suka semua yang ada padanya.Kenapa dulu dia ga semodis ini ya?Aku lihat sepupuku juga terpana melihat kecantikan Evi.Tapi mana mungkin gadis secantik Evi akan melirik dia.Irwan...Irwan...lihat saja Evi bahkan melewatimu dan langsung menuju padaku.Dia tahu siapa cowok yang keren di sini.
....UNTUKMU OH WAHAI PESONA SENANDUNG CITRA...
Aku akan membuat Evi terpesona padaku.Sekarang saja dia sudah terpikat padaku,"Miss Korea,apa kau akan menetap di Indonesia?"
Ia memandangku penuh tanya,"Bukannya aku sudah memberitahumu soal itu lewat email?"
Lewat email?Kapan aku kontak Evi lewat email?Perasaan aku ga ada ingatan soal begituan.
---NAMAMU SELALU DALAM INGATANKU DALAM INGATAN---( EVI POV )
Kenapa Danang bertanya seperti itu ya?Bukannya aku sudah berulang2 cerita soal kepulanganku ke Indonesia via email?Apa dia lupa?Kok wajahnya kayak ga tahu beneran?Malah cowok satunya menyela pembicaraan kami,"Oh...kamu gimana sih Nang jangan aktinglah depan Evi.Kan kamu yang kasih tahu ke aku soal Evi mau menetap di sini." Danang memandang dengan alis berkerut ke arah tuh cowok,"Aku ngasih tahu kamu,Wan?Kapan?Bukannya kamu yang..." Cowok itu memotong perkataan Danang dan mengulurkan tangannya padaku,"Masih ingat aku Vi?Sepupunya Danang..."
---WALAU WAJAHMU TAK MUNGKIN KUKHAYALKAN---
Aku menjabat tangannya,"Irwan ya?Tak mungkinlah aku lupa..."
Jabatan tangannya hangat,dia nampak memandangku dengan dalam.Kenapa aku merasa ada sesuatu dalam tatapannya.Seperti ada kesedihan di sana.Tapi Irwan memang hidupnya penuh kesedihan sejak kecil.Aku tersenyum padanya,"Katanya kamu bantu Nenek Elvi jualan makanan ya?Aku mau dong nyobain masakanmu."
Dia tersenyum,"Tentu saja.Silakan.Nanti aku akan buatkan masakan kesukaanmu.Soto kulit ayam kan?"
Aku terpana mendengarnya,"Kau tahu?"
Dia.Dia segera merangkul Danang,"Kalau ga salah kau pernah cerita itu kan sepupu?"
---TIADA HARI BERLALU TANPA KASIHMU TANPA SAYANGMU O...
Danang menatapnya dengan heran,"Aku?"
Sepertinya kedua sepupu itu kini makin saling menyayangi.Waktu memang cepat berlalu dan mengubah segalanya.Dulu mereka tidak akur tapi kini melihat mereka akrab begini aku jadi lega.Entah kenapa aku merasa terharu melihat mereka rukun.Mungkin karena aku tak punya saudara. ---BEGITU PULA CINTA SUCIMU SELALU SAJA MENYERTA---
Bertiga kami berjalan di belakang para penatua he..he..Papa dan mama nampak asyik ngobrol dengan Tante Inul dan Nenek Elvi.Entah apa yang mereka bicarakan,perhatianku hanya tertuju pada Danang.Kini aku berada bersamanya.Dan aku akan meraih cintaku.Aku akan mengatakan padanya bahwa aku suka dia atau aku akan menunggu dia yang mengatakan dulu ya?Aku akan menikmati dulu suasana kebersamaan ini.Terburu2 itu tidak baik,sebaiknya aku bersabar.Toh aku akan menetap di Jakarta.
~~ HIDUP MATI KUPERSEMBAHKAN UNTUKMU HANYA UNTUKMU~~( IRWAN POV ) Kami akhirnya meninggalkan bandara.Aku hembuskan nafas lega karena bisa menutupi kebingungan Danang soal email dari Evi.Sepertinya aku harus banyak memberitahu Danang soal Evi.Sikap Danang yang ga nyambung bisa membuat Evi tahu kalau akulah yang selama ini membalas emailnya dengan memakai nama Danang.Jika ia tahu bahwa itu aku,ia pasti kecewa.Aku tahu sejak kecil dia sudah suka Danang.Sekarangpun sama.Ia tidak pernah menganggap diriku spesial.Sebaiknya rahasia ini dan cintaku padanya aku pendam saja dalam hatiku.Hidupku memang tak seberuntung Danang.
~~ TIADA YANG KUCINTA SELAIN DIRIMU~~
Danang tidak tahu bahwa sebenarnya aku kadang iri padanya.Aku suka sedih melihat dia memperlakukan Bibi Inul dengan buruk.Seharusnya dia bersyukur setidaknya dia masih memiliki ibu.Lagipula Bibi Inul kan kerja ke Hongkong demi dia.Kasihan Bibi Inul diabaikan oleh putranya.Kubawakan bawaannya,"Bibi,biar Irwan yang bawa.Bibi duduk saja dekat Danang." Danang tetap mengabaikan ibunya,tapi untunglah ada Evi diantara mereka mencairkan suasana,"Danang lama ga jumpa ibumu.Peluk dong!Ga usah malu sama kita2.Ya ga Wan?" ~~APAPUN KURELAKAN DEMI KASIHMU DEMI SAYANGMU O...
Aku menoleh ke arah mereka,"Benar Vi!Ayo Nang ga usah malu2lah walau udah gede tapi kau kan tetap seorang anak.He..he..."
Aku terharu kala Danang memeluk Bibi Inul.Walau tetap canggung dan hanya sebentar itupun dipaksa sama Evi namun bagi Bibi pasti sangat berkesan.Lihat saja ia mencoba menahan air matanya saking haru dan bahagia bisa memeluk Danang.Makasih ya Vi.Kau memang seorang malaikat.Jika kehadiran Evi bisa membawa Danang menjadi pribadi yang lebih baik,aku siap merelakan perasaanku terhadapnya.
~~TAK SIAPAPUN DAPAT MENCEGAH CINTAKU KEPADAMU....
Walau aku sadar bahwa aku akan patah hati tapi inilah yang terbaik.Meski begitu aku tak bisa memungkiri bahwa aku tak bisa berhenti mencintai Evi.Biarlah cinta ini hanya akan menjadi cinta sepihak.Cinta yang tersembunyi dan tak akan terbalas.Kupejamkan mata dan berdoa dalam hati,'Beri aku kekuatan ya Tuhan.Beri aku hati yang rela.'
Benarkah Evi takkan pernah tahu soal cinta Irwan padanya?**see you next eps**
Hari ini kami semua pergi menjemput Bibi Inul di bandara.Tentu saja sekalian menemui keluarga Evi yang kabarnya mau menetap di Indonesia.Semua siap kecuali Danang.Susah sekali membujuk dia padahal menjemput ibunya sendiri lho.Tuh anak emang sejak dulu acuh tak acuh soal ibunya. ....
PALING SULIT MENGUKUR DALAMNYA CINTA....
Dengan ogah2an dia mengikuti keinginan Nenek.Betapa sulitnya membujuk dia,Nenek sampai harus mencereng dulu baru dia nurut.Itu aja dia bilang,"Aku melakukan ini karena Nenek memaksa...sebenarnya aku memilih jalan aja ama teman2ku."
....YANG SENGSARA,YANG BAHAGIA....
Bagiku hari ini benar2 mendebarkan karena inilah detik dimana aku akan bertemu lagi dengan Evi.Setelah sekian lama hanya berkomunikasi via email dan medsos,kini aku akan melihat dia secara langsung.Ada bahagia dalam hatiku tapi juga ada sengsara di sana. .
...PATAH TUMBUH BERGANTI SEPANJANG MASA...
Apakah hatiku akan patah hari ini?Ataukah cinta yang kupendam selama ini akan tumbuh semakin subur dengan kedatangan Evi ke Indonesia?Semua akan ditentukan oleh sikap Evi nanti apakah dia akan mengenaliku atau tidak.Aku ingat dia menulis,"Bagaimana mungkin aku tidak mengenalimu Danang,kita telah menjadi dekat beberapa tahun terakhir ini.Bukan sebentar tapi tahunan aku mengenalmu...aku pasti akan mengenalimu."
Akan kutunggu benarkah kau akan mengenaliku atau tidak nanti.
---KANGEN RINDU ADANYA DI HARI SABTU--- ( DANANG POV )
Heran aku dengan orang2 rumah,pada heboh amat sih menyambut kedatangan ibuku aja?Males banget aku sebenarnya.Tapi rupanya memang ada yang spesial.Kata Irwan,"Hari ini bukan hanya ibumu yang pulang Nang tapi juga Evi.Kau ingat dia?"
Jelas aku ingat,si gendut waktu itu yang nebeng di rumah Nenek.Aku pandang sepupuku,"Sepertinya kau yang paling kangen berat sama dia Wan."
----MALAM MINGGU MALAM YANG DITUNGGU2---
Wajah sepupuku langsung merona.Aku tahu dialah sebenarnya yang menanti2 saat ini tiba.Bahkan warung nasi sampai tutup demi hari ini.Aku bayangin pasti si cewek gendut itu kian gendut di luar negeri sana.Dimana dia tinggal?Di Korea apa dimana ga tahu aku.Whatever...
--- YANG JEJAKA,YANG BUJANGAN---
Irwan...Irwan...Selera kok gendut sih Wan?Dasar ga ada kerennya babar blas.Makhlum aja sih Irwan kan cowok kuper.Alias kurang pergaulan.Jadinya ya gini...melas banget seleranya.Alamat bakal bujang lama kamu Wan.
---APALAGI YANG SEDANG DILANDA CINTA---
Aku ga akan membagi jurusku menjadi begitu didolakan cewek.Banyak hal yang perlu dimengerti sepupuku itu soal cewek.Cewek itu suka cowok yang keren.Ya pantaslah Irwan levelnya masih ecek2 soalnya dia sendiri ga berkelas.Lihat saja penampilannya. ....
MALAM MINGGU ( ASYIK ) SI MALAM PANJANG ( NGAPAIN )....[ Evi pov ]
Turun dari pesawat,yang kucari2 adalah sosok Danang.Dia pasti akan tampak berkilau dari yang lain.Dia adalah idola sejak kecilnya.Maka kinipun pasti sama.Penampilannya pasti sangat keren.Banyak sekali orang yang datang menjemput di bandara.Aku terus mencari sosok dia.Aku mengawasi Tante Inul.Dia meraih tanganku,"Kau mencari mereka kan?Itu mereka!"
Aku melihat ke arah yang ditunjuk Tante,tampak seorang wanita paruh baya dan dua orang pria muda didekatnya.
....NGELEPAS RINDU 'ASYIK' BERTEMU PANDANG 'DUAAN '.....
Aku sudah tak sabar ingin melepas rindu pada Danang.Dan mataku segera tertuju pada sosok yang tampil dengan penampilam nan trendy.Jeans belel dan jaket jeans juga.Itu pasti dia.Aku segera menghampirinya.
....TANGGAL MUDA ( GAJIAN ) JANGAN DITUNDA ( BAYARAN )....
Aku melangkah ke arahnya.Dia tampak terpana melihatku.Seperti tak menyangka.Seorang pemuda lain berada di dekatnya tapi aku melewatinya.Karena aku telah menemukan Pangeranku.Aku dengar dia berbisik pada cowok yang ada di dekatnya,"Jangan katakan bahwa dia adalah si gendut dulu...karena aku tak akan percaya jika tidak melihatnya sendiri..."
....BIAR SEDIKIT YANG PENTING ADA PEGANGAN ( BUAT NONTON )....
Aku tersenyum dan berkata padanya,"Kau pasti Danang bukan?"
Dia menatapku,"Wow!Luar biasa,Miss Korea ini bahkan masih ingat namaku..."
Aku heran dengan ucapannya,"Korea?Hey...aku tinggal di Hongkong selama ini.Bukan Korea." Cowok satunya yang sejak tadi menonton saja berkata,"Dia hanya terpesona pada kecantikanmu Evi,kau seperti artis Korea.Itu maksudnya..."
...MALAM MINGGU 'ASOY' JANGAN KUATIR 'MIKIRIN'....( IRWAN POV )
Aku kuatir sekali kala Danang menyebut Evi sebagai Miss Korea.Astaga Danang,sudah berkali2 kubilang kalau Evi tinggal di Hongkong tapi tetap saja dia tidak ingat dan bicara sesuka dia. ...BIAR TEKOR ( ASOY )....
Tapi Danang juga tak bisa disalahkan.Melihat penampilan Evi sekarang maka hal yang terlintas pertama jelas sama dengan pemikiran Danang.Evi bak artis Korea.Dia berubah drastis.Dia langsing,modis,kulitnya bersih dan halus.Aku saja sampai terpana tak berkedip melihatnya berjalan menuju ke arahku,bukan...bukan ke arahku...dia tidak mengenaliku...dia melewatiku.Dia masih butuh waktu lebih lama untuk mengetahui siapa sebenarnya Danang yang selama ini ia kenal.Tapi biarlah setidaknya dia bahagia dan ada di sini bersamaku. .
...YANG PENTING HADIR 'NGAPELIN'...( INUL POV )
Aku ga sangka akan melihat putraku diantara mereka yang menjemputku.Ini sungguh membuatku terpaku.Biasanya dia tak pernah mau menjemputku.Bahkan mengantarku ke bandara saja dia tak mau dan malah memilih mengantar temannya.Hatiku sakit sekali melihat sikapnya yang acuh.Aku adalah ibunya tapi seakan aku ini tak berarti apapun baginya.Kini dia hadir di bandara.Air mata menetes di pipiku.
....TANGGAL MUDA 'CICILAN' JANGAN DITUNDA 'SETORAN'...( RITA POV )
Aku tak sangka waktu berlalu begitu cepat dan kini bukan hanya Evi yang telah tumbuh menjadi dewasa.Kedua pria muda di dekat Elvi pastilah kedua cucunya.Kulihat putriku nampak asyik mengobrol dengan salah satu dari mereka.Itu pasti Danang.Aku dekati yang satunya nampak pendiam dan bersahaja,"Kau pasti Irwan?"
....PULANG NONTON 'PALA PUSING NGGAK KARUAN ( BERAT DIONGKOS )....
Suamiku menyapa Elvi dan nampak terlibat pembicaraan hangat.Pemuda yang bernama Irwan menyalamiku,"Tante...Selamat datang di Indonesia..."
Dia sungguh sopan dan baik,aku melihat kebaikan dalam sorot matanya.
....KALAU CINTA SUDAH MERASUK DI DADA....( Danang pov )
Wow...kalau aku tahu ternyata Evi secantik ini maka aku pasti akan membawa bunga untuknya.Kupikir dia gendut,hitem dan bulet tapi ini sungguh menawan.Dia cantik sekali.
....ISI KANTONG KELUAR TANPA SENGAJA...
Aku pikir acara ini akan membosankan dan membuatku jengah.Namun kehadiran Evi sungguh mengubah moodku.Bahkan aku jadi punya alasan untuk cuekin ibuku.Aku asyik ngobrol dengan Evi,"Miss Korea,kau sungguh berbeda dari saat pertama aku melihatmu dulu..."
Ibu berusaha bicara denganku tapi aku terus menghindarinya.Maaf ibu,aku memang sengaja melakukannya karena aku tidak penting bagimu bukan?Jadi akupun juga akan memperlakukanmu sama.
....JAGA GENGSI,PASANG AKSI....( Elvi pov )
Akhirnya putriku bisa kembali ke Indonesia.Aku harap kepulangannya kali ini untuk seterusnya.Aku ingin dia buka salon saja di sini.Lumayan buat menjaga api dapur tetap menyala.Lagipula kondisi sekarang jauh baik.
...DEMI CINTA UANG HABIS NGGAK PEDULI ( BUKAN MAIN )....
Uang memang penting tapi uang bukan segalanya.Aku akan terus menasehati Inul.Dia harus mendengarkanku kali ini karena semua demi kebaikan Danang juga.Danang telah menjadi anak yang suka melawan.Dia menjadi begitu karena jauh dari ibunya.Yang dekat saja bisa retak apalagi yang jauh.
Akan tinggalkah Inul nanti di Indonesia demi Danang?**see you next eps**
Eps 6 'IT WAS YOU': Remembrance of Things ( Ingatan / Kenangan )
...WAHAI PESONA,BAGIMU PUJA...( DANANG POV )
Awalnya aku pikir aku akan buang waktu aja dengan ikut Irwan dan Nenek Elvi ke bandara.Apalagi mau jemput ibu,rasanya kakiku seperti jadi ada bebannya berton2.Sebenarnya aku hanya kecewa sama ibu.Dia pikir uang adalah hal yang terpenting bagiku.Dia salah!Aku mendambakan perhatiannya lebih dari segalanya.Untunglah kehadiran Evi membuatku ga boring.Evi sungguh mempesona.Dia cantik sekali.Kok bisa beda banget ya sama dulu?Hidup ini memang penuh kejutan.Dan aku suka kejutan ini.
....KU MEMUJAMU MELALUI LAGU NADA INDAH...
Aku suka semua yang ada padanya.Kenapa dulu dia ga semodis ini ya?Aku lihat sepupuku juga terpana melihat kecantikan Evi.Tapi mana mungkin gadis secantik Evi akan melirik dia.Irwan...Irwan...lihat saja Evi bahkan melewatimu dan langsung menuju padaku.Dia tahu siapa cowok yang keren di sini.
....UNTUKMU OH WAHAI PESONA SENANDUNG CITRA...
Aku akan membuat Evi terpesona padaku.Sekarang saja dia sudah terpikat padaku,"Miss Korea,apa kau akan menetap di Indonesia?"
Ia memandangku penuh tanya,"Bukannya aku sudah memberitahumu soal itu lewat email?"
Lewat email?Kapan aku kontak Evi lewat email?Perasaan aku ga ada ingatan soal begituan.
---NAMAMU SELALU DALAM INGATANKU DALAM INGATAN---( EVI POV )
Kenapa Danang bertanya seperti itu ya?Bukannya aku sudah berulang2 cerita soal kepulanganku ke Indonesia via email?Apa dia lupa?Kok wajahnya kayak ga tahu beneran?Malah cowok satunya menyela pembicaraan kami,"Oh...kamu gimana sih Nang jangan aktinglah depan Evi.Kan kamu yang kasih tahu ke aku soal Evi mau menetap di sini." Danang memandang dengan alis berkerut ke arah tuh cowok,"Aku ngasih tahu kamu,Wan?Kapan?Bukannya kamu yang..." Cowok itu memotong perkataan Danang dan mengulurkan tangannya padaku,"Masih ingat aku Vi?Sepupunya Danang..."
---WALAU WAJAHMU TAK MUNGKIN KUKHAYALKAN---
Aku menjabat tangannya,"Irwan ya?Tak mungkinlah aku lupa..."
Jabatan tangannya hangat,dia nampak memandangku dengan dalam.Kenapa aku merasa ada sesuatu dalam tatapannya.Seperti ada kesedihan di sana.Tapi Irwan memang hidupnya penuh kesedihan sejak kecil.Aku tersenyum padanya,"Katanya kamu bantu Nenek Elvi jualan makanan ya?Aku mau dong nyobain masakanmu."
Dia tersenyum,"Tentu saja.Silakan.Nanti aku akan buatkan masakan kesukaanmu.Soto kulit ayam kan?"
Aku terpana mendengarnya,"Kau tahu?"
Dia.Dia segera merangkul Danang,"Kalau ga salah kau pernah cerita itu kan sepupu?"
---TIADA HARI BERLALU TANPA KASIHMU TANPA SAYANGMU O...
Danang menatapnya dengan heran,"Aku?"
Sepertinya kedua sepupu itu kini makin saling menyayangi.Waktu memang cepat berlalu dan mengubah segalanya.Dulu mereka tidak akur tapi kini melihat mereka akrab begini aku jadi lega.Entah kenapa aku merasa terharu melihat mereka rukun.Mungkin karena aku tak punya saudara. ---BEGITU PULA CINTA SUCIMU SELALU SAJA MENYERTA---
Bertiga kami berjalan di belakang para penatua he..he..Papa dan mama nampak asyik ngobrol dengan Tante Inul dan Nenek Elvi.Entah apa yang mereka bicarakan,perhatianku hanya tertuju pada Danang.Kini aku berada bersamanya.Dan aku akan meraih cintaku.Aku akan mengatakan padanya bahwa aku suka dia atau aku akan menunggu dia yang mengatakan dulu ya?Aku akan menikmati dulu suasana kebersamaan ini.Terburu2 itu tidak baik,sebaiknya aku bersabar.Toh aku akan menetap di Jakarta.
~~ HIDUP MATI KUPERSEMBAHKAN UNTUKMU HANYA UNTUKMU~~( IRWAN POV ) Kami akhirnya meninggalkan bandara.Aku hembuskan nafas lega karena bisa menutupi kebingungan Danang soal email dari Evi.Sepertinya aku harus banyak memberitahu Danang soal Evi.Sikap Danang yang ga nyambung bisa membuat Evi tahu kalau akulah yang selama ini membalas emailnya dengan memakai nama Danang.Jika ia tahu bahwa itu aku,ia pasti kecewa.Aku tahu sejak kecil dia sudah suka Danang.Sekarangpun sama.Ia tidak pernah menganggap diriku spesial.Sebaiknya rahasia ini dan cintaku padanya aku pendam saja dalam hatiku.Hidupku memang tak seberuntung Danang.
~~ TIADA YANG KUCINTA SELAIN DIRIMU~~
Danang tidak tahu bahwa sebenarnya aku kadang iri padanya.Aku suka sedih melihat dia memperlakukan Bibi Inul dengan buruk.Seharusnya dia bersyukur setidaknya dia masih memiliki ibu.Lagipula Bibi Inul kan kerja ke Hongkong demi dia.Kasihan Bibi Inul diabaikan oleh putranya.Kubawakan bawaannya,"Bibi,biar Irwan yang bawa.Bibi duduk saja dekat Danang." Danang tetap mengabaikan ibunya,tapi untunglah ada Evi diantara mereka mencairkan suasana,"Danang lama ga jumpa ibumu.Peluk dong!Ga usah malu sama kita2.Ya ga Wan?" ~~APAPUN KURELAKAN DEMI KASIHMU DEMI SAYANGMU O...
Aku menoleh ke arah mereka,"Benar Vi!Ayo Nang ga usah malu2lah walau udah gede tapi kau kan tetap seorang anak.He..he..."
Aku terharu kala Danang memeluk Bibi Inul.Walau tetap canggung dan hanya sebentar itupun dipaksa sama Evi namun bagi Bibi pasti sangat berkesan.Lihat saja ia mencoba menahan air matanya saking haru dan bahagia bisa memeluk Danang.Makasih ya Vi.Kau memang seorang malaikat.Jika kehadiran Evi bisa membawa Danang menjadi pribadi yang lebih baik,aku siap merelakan perasaanku terhadapnya.
~~TAK SIAPAPUN DAPAT MENCEGAH CINTAKU KEPADAMU....
Walau aku sadar bahwa aku akan patah hati tapi inilah yang terbaik.Meski begitu aku tak bisa memungkiri bahwa aku tak bisa berhenti mencintai Evi.Biarlah cinta ini hanya akan menjadi cinta sepihak.Cinta yang tersembunyi dan tak akan terbalas.Kupejamkan mata dan berdoa dalam hati,'Beri aku kekuatan ya Tuhan.Beri aku hati yang rela.'
Benarkah Evi takkan pernah tahu soal cinta Irwan padanya?**see you next eps**
Eps 7 ◇◇ IT WAS YOU◇◇In Heaven
Seorang bocah laki2 kedapatan mencuri uang seorang ibu2 dan diapun dimarahi oleh wanita itu,dimaki2 dan ditanyai dengan kasar.Seorang pria penjual makanan iba melihat bocah itu dan menyuruh wanita itu berhenti memarahinya.Si ibu2 itu lalu pergi dan kalian tahu apa yang dilakukan penjual makanan itu ?Ia berikan apa yang dibutuhkan bocah itu.Bocah itu ternyata mencuri agar bisa membeli obat buat dan makanan untuk keluarganya.Ia terkejut kala si penjual makanan itu memberinya sekantung bakpao dan uang untuk membeli obat.Tanpa mengatakan apapun ia pergi.Putri penjual bakpao itu yang usianya sama dengan bocah pencuri itu menjadi saksi kebaikan hati ayahnya itu.
Ayahnya memang seorang pria yang murah hati bahkan pengemis dan gelandangan kerap datang ke tokonya dan diberi bakpao gratis.30 tahun berlalu.Suatu hari si penjual bakpao itu tiba2 pingsan saat berjualan.Putrinya membawanya ke RS dan hatinya sedih sekali karena ayahnya butuh biaya yang sangat besar untuk sembuh.Bahkan toko bakpao ayahnya terancam dijual.Ditengah kesusahan hatinya iapun tertidur kala menunggui ayahnya di RS.Kala ia bangun,alangkah terkejutnya ia mendapati kwitansi dan sebuah surat di dekatnya.Kwitansi yang menyatakan bahwa semua biaya perawatan ayahnya telah lunas dibayar.Ia heran siapa yang membayarnya padahal nominalnya sangat besar.Lalu ia membaca suratnya ditulis disana :"Semua telah lunas dibayar 30 tahun yang lalu dengan sekantung bakpao dan uang untuk membeli obat.Semoga lekas sembuh."
Dilihatnya seorang pria berpakaian dokter tengah memeriksa ayahnya dan pria itu tersenyum padanya,"Sayalah bocah pencuri yang waktu itu.Terima kasih sudah bermurah hati pada saya waktu itu sehingga saya bertekad menjadi orang baik seperti ayah anda."
....SUNGGUH LAMA KUPENDAMKAN... ( ELVI POV )
Keluarganya sohibku,Rita mengajak keluargaku mampir ke rumah mereka.Rumah lama mereka di Jakarta.Rumahnya megah sekali.Kulihat Danang terpukau melihatnya,"Wow!Ini rumah apa istana?Besar sekali."
Rita tersenyum,"Akhirnya kami kembali lagi ke rumah ini.Rumah yang sempat hampir disita karena kasus dulu."
Hamdan meraih isterinya itu,"Papa janji Ma nanti kita beli rumah lagi saja.Rumah ini penuh dengan kenangan yang kurang menyenangkan."
...MENJADI RASA NALURI...
Rita sungguh beruntung masih punya suami,cinta mati lagi sama dia.Hamdan memang berkulit agak gelap tapi dia itu pria yang bertanggung jawab dan setia pada satu isteri.Aku tak pernah mendengar kisah perselingkuhan ataupun hal2 semacam itu seputar mereka.Rita tersenyum pada suaminya,"Ga usah beli yang sebesar ini ya Pi,yang sederhana aja.Yang penting nyaman dan ada halamannya buat Mami bisa menyalurlan hobby nanam2 Mami.Iya Pi?"
Evi menggeleng2kan kepalanya melihat kemesraan kedua orang tuanya,"Papi Mami...hello...disini ada banyak orang ya...get a room please..."
Tentu saja Rita dan Hamdan jadi blingsatan.Kami semua jadi tersenyum.Kalau saja menantu2ku jelas orang2nya pastinya keluargaku akan lebih lengkap lagi dan Inulku tidak akan perlu bekerja di Hongkong.
→→ PANAH CINTAKU TEMBUSI SIFATMU ITU←←( Inul pov )
Beruntung sekali teman Ibu,Mamanya Evi.Dia sungguh beruntung memiliki suami yang setia mendampinginya.Tak sepertiku.Danang nampak membuang pandangan ke arah lain saat bertemu pandang denganku.Aku bisa melihat wajah terlukanya.Maafkan Mama sayang karena hidupmu tidak lengkap seperti kehidupan Evi.Kau tidak mengenal ayahmu.Semuanya memang tidak sebagus itu dalam hidup mamamu ini.Mama bisa mengerti sifatmu yang membenci Mama.Mama ngerti sayang..
. ```RIWAYATMU KUSATUKAN DIDALAM HAKIKAT CINTA``` ( Danang pov )
Evi nampak dipeluk oleh kedua orang tuanya yang kaya raya itu.Dia beruntung sekali punya ayah kaya pula.Jelas hidup yang sempurna.Tidak memiliki seorang ayah itu rasanya seperti membangun rumah tanpa pilarnya.Sebuah bangunan yang rapuh.Serapuh hatiku.Tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya didalam hatiku aku menyimpan keinginan ingin menemukan ayah kandungku.Siapa dia?Seperti apa dia?Mengapa dia tidak bersamaku?
Dilihatnya seorang pria berpakaian dokter tengah memeriksa ayahnya dan pria itu tersenyum padanya,"Sayalah bocah pencuri yang waktu itu.Terima kasih sudah bermurah hati pada saya waktu itu sehingga saya bertekad menjadi orang baik seperti ayah anda."
....SUNGGUH LAMA KUPENDAMKAN... ( ELVI POV )
Keluarganya sohibku,Rita mengajak keluargaku mampir ke rumah mereka.Rumah lama mereka di Jakarta.Rumahnya megah sekali.Kulihat Danang terpukau melihatnya,"Wow!Ini rumah apa istana?Besar sekali."
Rita tersenyum,"Akhirnya kami kembali lagi ke rumah ini.Rumah yang sempat hampir disita karena kasus dulu."
Hamdan meraih isterinya itu,"Papa janji Ma nanti kita beli rumah lagi saja.Rumah ini penuh dengan kenangan yang kurang menyenangkan."
...MENJADI RASA NALURI...
Rita sungguh beruntung masih punya suami,cinta mati lagi sama dia.Hamdan memang berkulit agak gelap tapi dia itu pria yang bertanggung jawab dan setia pada satu isteri.Aku tak pernah mendengar kisah perselingkuhan ataupun hal2 semacam itu seputar mereka.Rita tersenyum pada suaminya,"Ga usah beli yang sebesar ini ya Pi,yang sederhana aja.Yang penting nyaman dan ada halamannya buat Mami bisa menyalurlan hobby nanam2 Mami.Iya Pi?"
Evi menggeleng2kan kepalanya melihat kemesraan kedua orang tuanya,"Papi Mami...hello...disini ada banyak orang ya...get a room please..."
Tentu saja Rita dan Hamdan jadi blingsatan.Kami semua jadi tersenyum.Kalau saja menantu2ku jelas orang2nya pastinya keluargaku akan lebih lengkap lagi dan Inulku tidak akan perlu bekerja di Hongkong.
→→ PANAH CINTAKU TEMBUSI SIFATMU ITU←←( Inul pov )
Beruntung sekali teman Ibu,Mamanya Evi.Dia sungguh beruntung memiliki suami yang setia mendampinginya.Tak sepertiku.Danang nampak membuang pandangan ke arah lain saat bertemu pandang denganku.Aku bisa melihat wajah terlukanya.Maafkan Mama sayang karena hidupmu tidak lengkap seperti kehidupan Evi.Kau tidak mengenal ayahmu.Semuanya memang tidak sebagus itu dalam hidup mamamu ini.Mama bisa mengerti sifatmu yang membenci Mama.Mama ngerti sayang..
. ```RIWAYATMU KUSATUKAN DIDALAM HAKIKAT CINTA``` ( Danang pov )
Evi nampak dipeluk oleh kedua orang tuanya yang kaya raya itu.Dia beruntung sekali punya ayah kaya pula.Jelas hidup yang sempurna.Tidak memiliki seorang ayah itu rasanya seperti membangun rumah tanpa pilarnya.Sebuah bangunan yang rapuh.Serapuh hatiku.Tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya didalam hatiku aku menyimpan keinginan ingin menemukan ayah kandungku.Siapa dia?Seperti apa dia?Mengapa dia tidak bersamaku?
```MAKRIFATPUN SEABADI ```
Aku terhenyak dari lamunanku karena Evi tiba2 sudah berdiri di dekatku dengan wajah manisnya,"Kau tahu aku berharap bisa seperti mama papaku kelak.Menemukan orang yang tepat dan pastinya saling mencintai dan hidup bahagia sampai tua.Sebuah cinta yang abadi."
Aku hanya tersenyum getir menanggapi ucapannya.Aku malah berpikir,'Apa itu cinta?Sejak kecil aku hanya tahu bahwa aku selalu merasa ditinggalkan,diabaikan dan tidak berharga.Cinta itu hanya di film2 dan drama2 Korea.Aku ga heran jika Miss Korea ini jadi seperti ini.'
Aku terhenyak dari lamunanku karena Evi tiba2 sudah berdiri di dekatku dengan wajah manisnya,"Kau tahu aku berharap bisa seperti mama papaku kelak.Menemukan orang yang tepat dan pastinya saling mencintai dan hidup bahagia sampai tua.Sebuah cinta yang abadi."
Aku hanya tersenyum getir menanggapi ucapannya.Aku malah berpikir,'Apa itu cinta?Sejak kecil aku hanya tahu bahwa aku selalu merasa ditinggalkan,diabaikan dan tidak berharga.Cinta itu hanya di film2 dan drama2 Korea.Aku ga heran jika Miss Korea ini jadi seperti ini.'
---KAU TAK MENGERTI CINTAKU KEPADAMU--- ( EVI POV )
Sepertinya Danang tak tanggap dengan maksud ucapanku yang sebenarnya merupakan isyarat perasaanku padanya.Ia malah seperti sedang memikirkan hal lain,tapi aku melihat kesedihan di sana.Kenapa dengan dia ya?Aku ingin menanyakan langsung tapi kulihat ia sepertinya sedang tidak ingin diganggu.Aku melihat ke arah Irwan.Dia pasti tahu ada apa dengan sepupunya itu.Lebih baik aku tanya dia.
Sepertinya Danang tak tanggap dengan maksud ucapanku yang sebenarnya merupakan isyarat perasaanku padanya.Ia malah seperti sedang memikirkan hal lain,tapi aku melihat kesedihan di sana.Kenapa dengan dia ya?Aku ingin menanyakan langsung tapi kulihat ia sepertinya sedang tidak ingin diganggu.Aku melihat ke arah Irwan.Dia pasti tahu ada apa dengan sepupunya itu.Lebih baik aku tanya dia.
...KASIH KUMIMPIKAN DIKAU BERIBU MAKNA...( IRWAN POV )
Melihat Evi mendekatiku rasanya hatiku bergetar jantungku langsung dag dig dug ga karuan.Nervous bingit.Dia cantik sekali bak dewi turun dari kahyangan.Andai saja dewi ini tahu bahwa akulah Danang di email itu akankah dia akan membalas cintaku?Berhenti bermimpi Wan!Apa kau lupa dia bahkan tidak memandang kepadamu kala di bandara.Pandangannya hanya pada Danang. ....BERIBU SUKA DUKA KUTEMPUHI...
Aku terkejut kala Evi sudah berdiri di hadapanku dengan mata besarnya menatapku lekat2,"Kau juga melamun?Aku baru tahu bahwa melamun itu menular rupanya...atau karena kalian adalah sepupu jadi kalian punya kebiasaan yang sama?"
Aku memandangnya,"Makhlum saja kami bersama sejak kecil jadi kami mengalami suka duka yang sama.Akhirnya kami pun jadi sama perilakunya."
Melihat Evi mendekatiku rasanya hatiku bergetar jantungku langsung dag dig dug ga karuan.Nervous bingit.Dia cantik sekali bak dewi turun dari kahyangan.Andai saja dewi ini tahu bahwa akulah Danang di email itu akankah dia akan membalas cintaku?Berhenti bermimpi Wan!Apa kau lupa dia bahkan tidak memandang kepadamu kala di bandara.Pandangannya hanya pada Danang. ....BERIBU SUKA DUKA KUTEMPUHI...
Aku terkejut kala Evi sudah berdiri di hadapanku dengan mata besarnya menatapku lekat2,"Kau juga melamun?Aku baru tahu bahwa melamun itu menular rupanya...atau karena kalian adalah sepupu jadi kalian punya kebiasaan yang sama?"
Aku memandangnya,"Makhlum saja kami bersama sejak kecil jadi kami mengalami suka duka yang sama.Akhirnya kami pun jadi sama perilakunya."
...HADIRLAH KASIH BAGAI TITIAN PELANGI...
Evi mengajakku berkeliling bersama Danang.Beberapa kali ia memberi raut muka keheranan padaku tiap kali Danang menjawab pertanyaannya,"Bagaimana kuliahmu Danang?"
Danang menjawab sekenanya,"Ya begitulah boring..."
Waduh padahal aku cerita di email kalau aku sangat senang bisa kuliah.Gawat!!Evi mengernyitkan dahinya,"Maksudnya kau tak suka jurusannya atau dosennya atau .."
Aku segera memotong ucapan Evi,"Kau tahulah Danang Vi,dancenya kan lagi rame orderan nih jadi dia sibuk dengan itu..."
Evi manggut2,"Dance?Oh...iya kau kan suka ngedance...kau memenangkan banyak kompetisi dance.Boleh aku melihat kau menari ?Sedikit saja...please..."
Bagai seorang boyband korea Danang meliuk2kan tubuhnya mengikuti musik yang ada di hp Evi.Melihat binar ceria dan kekaguman di mata Evi,entah kenapa aku merasa patah hati.Aku tak mungkin menyamai Danang,dia kuliah dan aku tidak.Dia jago ngedance dan aku cuma penjual warungan.Aku merasa tidak selevel dengan Evi.Dia anak orang kaya lagipula cintanya kan pada Danang.Sejak kecil sampai kini sama.Komunikasi email selama bertahun2 hanyalah sebuah hubungan yang samar.
Ikhlaskan Wan...relakanlah hatimu patah sekarang daripada kau akan lebih terpuruk nanti.Patahkan selagi masih belum dalam akarnya. Layu sebelum berkembang.Mungkin ungkapan itu tepat untuk Irwan.Tapi manusia tidak tahu waktu dan maksud kehidupan.Kehidupan memiliki rahasianya sendiri.***see you next eps***
▼ TATAPLAH MATAKU INI DAN AKAN KAU DAPATI....( Evi pov )
Pagi sudah menyingsing,aku memang suka bangun pagi.Pagi ini aku ingin main ke rumah Nenek Elvi.Niatku mau ngasih oleh2 soale kemarin belum sempat dikasih eh mereka dah pada pulang.Aku juga ingin melihat langsung seperti apa kehidupan mereka.
....SEBERKAS KERAGUAN TENTANGMU...
Entah kenapa aku merasa ragu dengan kepribadian Danang.Dia tak seperti yang kubayangkan.Kenapa di email dan di real life seperti dua sosok yang berbeda?Dia seperti baru pertama mengenalku.Dia seperti tak tahu bahwa aku selama ini tinggal di Hongkong.Dia malah menyebutku Miss Korea.Aneh sekali,di email saja tak pernah dia menyebutku begitu.
....MEMANG HARUS KUAKUI KHARISMA DI DIRIMU....
Memang sih dia keren secara fisik.Tapi aku rindu Danang yang ada di email.Yang selalu care padaku.Dimana Danang yang itu?Aku diantar papi ke sana.Beliau mau lihat rumah baru kami dengan mami.Aku ditinggalkan di rumah Nenek Elvi.Duo kembar sumringah menyambutku,"Pagi kakak cantik!"
▲ BANYAK YANG MENDAMBAKAN CINTAMU....( Rizky pov )
Senengnya dikasih oleh2 coklat Hongkong dan aneka produk dari sana.Aku dapat tas ransel kembaran sama Ridho.Asyik bisa buat sekolah.Kebetulan tasku sudah robek di sana sini.Kak Irwan hepi banget nyambut Kak Evi.Surprise gitu ekspresinya,"Evi??Wah mari sarapan sekalian yuk!!" Apa2 dikeluarin sama kak Irwan,"Kamu harus coba masakanku Vi.Kebetulan baru pada kelar masak nih."
Kakak sama nenek emang kalau pagi pasti sudah sibuk menyiapkan masakan buat jualan di warung.Sebenarnya lebih kayak kedai makan gitu deh.Sewanya murah harian.Sehari berapa puluh ribu gitu.Lumayanlah hasilnya meski ga banyak tapi bisa buat hidup sehari2 dan biaya sekolah aku dan Ridho.
▼▼ DAN AKU CEMBURU KEKASIHKU TERLALU KUCEMBURU....( Danang pov )
Pagi2 ramai amat sih?Berisik banget.Apalagi suara mamaku memanggil namaku,"Danang!Bangun sayang ada Evi di sini.Ayo,sarapan bareng gih!!"
Soyang sayang,lebay amat.Aku malah nungsep lagi dibalik selimutku.Eh tiba2 kudengar sepupuku dengan ceria berkata,"Bener Vi kau mau ikut ke kedai kita?Seru nih!"
What?!Evi mau ikut jualan di kedai?Ga bisa!Aku ga mau dia makin dekat sama sepupuku.Akupun bergegas bangun,"Tungguin!Aku mandi dulu!"
▲▲ DAPATKAH KUSIMPAN RASA ITU...( Nenek Elvi pov )
Lihat Danang menuju kamar mandi,aku heran,"Tumben sudah bangun Nang?Ada kuliah subuh ya?" Dia malah mencomot bakwan jagung yang baru saja kutiriskan,"Auw!!Panas!!"
Ridho ngekek,"Jelas panaslah baru aja diangkat dari wajan he..he.."
Rasanya senang sekali semua ngumpul di meja makan.
▲▼ CINTAKU PADAMU TAKKAN BERUBAH WALAU DITELAN WAKTU...( Irwan pov ) Walau Evi tak mengenaliku sebagaimana di email tapi aku akan tetap sayang padanya.Senang sekali lihat dia datang bawa oleh2 banyak lagi.Aku dikasih kaos2 gitu.Juga jaket.Walau yang bagus2 diambil Danang tapi aku sudah bahagia dia masih ingat padaku.
...BIARLAH KAN KUSIMPAN DALAM HATI ...
Danang sudah mandi rapi gitu dia.Jarang2 dia pagi2 dah bangun.Biasanya bangun siang soale malam kelayapan kadang malah nginep di rumah temannya.Ga pulang.Tapi aku senang kehadiran Evi bisa mengubah Danang jadi mau bersikap lebih baik ke Bibi Inul.Kasihan Bibi sejak dini hari bantu Nenek dan aku masak buat jualan di kedai.Meski kemudian Evi akhirnya batal ikut ke kedai soalnya diajak Danang jalan2,"Katanya mau keliling2 Jakarta.Ngapain ke kedai?Jalan2 aja sama aku." ...CINTA YANG TULUS INI...
Evi jelas ga bisa nolak,aku tahu ia ingin dekat Danang.Akupun mendukung malah,"Iya Vi.Ikut Danang aja.Jarang2 lho Danang bisa bangun pagi.He..he.."
Sebenarnya aku kecewa namun aku tahu Evi akan lebih bahagia bila bersama Danang.Aku hanya ingin melihat dia bahagia.
¤¤ SANGGUPKAH AKU HADAPI KENYATAAN DIRIMU...( Inul pov )
Aku bawa sayur lombok hijau ke meja makan,"Ayo sarapan sama sayur favoritmu Sayang!"
Danang sumringah lihat apa yang kubawa,"Lombok hijau...mantap!!"
Evi nampak heran,"Aku baru tahu kamu suka lombok hijau Nang.Seingatku kau suka nasi goreng kan?"
Danang mengambil nasi,"Irwan tuh yang suka nasgor.Apalagi kalau super pedas."
Aku malah jadi heran darimana Evi menyimpulkan putraku suka nasgor?Pasti lewat email deh.Aku melihat ke Irwan,dia nampak gugup.Apa yang dia sembunyiin ya?
☆ MUNGKINKAH CINTAMU HANYA UNTUKKU....( Irwan pov )
Aduh gimana nih Evi inget semua kesukaanku.Aku lupa harusnya aku bayangin jadi Danang dan bukan malah diriku sendiri saat email sama Evi dulu.Aduh...baru hal kecil nih.Gimana yang lain?Mending aku segera cabut ke kedai aja deh.
....NAMUN KUCEMBURU KEKASIHKU...
Aku segera menyelesaikan sarapanku dan kemudian pamit mau ke kedai.Barang2 kumasukkan dalam mobil zebra hijau butut milik tetangga yang kubeli saat dia butuh uang buat biaya operasi mata anaknya.
...DAN SUATU SAAT NANTI PASTI'KAN KAU SADARI...
Evi membantuku memasukkan barang2 ke mobil,"Kenapa kemarin mobil ini aku ga lihat ya?"
Ridho jawab,"Kemarin masih di bengkel kak.Makhlum mobil tua."
Rizky membuka pintu depan,"Walau tua tapi ini mobil berjasa banget lho buat kita.Anterin sekolah dan kadang kakak dapat objekan nganter orang kemana gitu."
Semua sudah masuk ke mobil,"Ridho ayo masuk ke mobil.Evi kami pergi dulu ya?Selamat jalan2 sama Danang."
Evi melambaikan tangannya,"Semoga laris jualannya.Mungkin siang nanti aku akan mampir.Dah!!" Memang Evi lebih pantas buat Danang.Aku ini kan cuma penjual makanan.Saatnya kerja,masalah pribadi nanti saja.Jalani saja dengan ikhlas semuanya.
Kasihan Irwan...Namun cinta akan menemukan jalannya untuk mengubah hidup seseorang.***see you next eps***
Evi mengajakku berkeliling bersama Danang.Beberapa kali ia memberi raut muka keheranan padaku tiap kali Danang menjawab pertanyaannya,"Bagaimana kuliahmu Danang?"
Danang menjawab sekenanya,"Ya begitulah boring..."
Waduh padahal aku cerita di email kalau aku sangat senang bisa kuliah.Gawat!!Evi mengernyitkan dahinya,"Maksudnya kau tak suka jurusannya atau dosennya atau .."
Aku segera memotong ucapan Evi,"Kau tahulah Danang Vi,dancenya kan lagi rame orderan nih jadi dia sibuk dengan itu..."
Evi manggut2,"Dance?Oh...iya kau kan suka ngedance...kau memenangkan banyak kompetisi dance.Boleh aku melihat kau menari ?Sedikit saja...please..."
Bagai seorang boyband korea Danang meliuk2kan tubuhnya mengikuti musik yang ada di hp Evi.Melihat binar ceria dan kekaguman di mata Evi,entah kenapa aku merasa patah hati.Aku tak mungkin menyamai Danang,dia kuliah dan aku tidak.Dia jago ngedance dan aku cuma penjual warungan.Aku merasa tidak selevel dengan Evi.Dia anak orang kaya lagipula cintanya kan pada Danang.Sejak kecil sampai kini sama.Komunikasi email selama bertahun2 hanyalah sebuah hubungan yang samar.
Ikhlaskan Wan...relakanlah hatimu patah sekarang daripada kau akan lebih terpuruk nanti.Patahkan selagi masih belum dalam akarnya. Layu sebelum berkembang.Mungkin ungkapan itu tepat untuk Irwan.Tapi manusia tidak tahu waktu dan maksud kehidupan.Kehidupan memiliki rahasianya sendiri.***see you next eps***
Eps 8 "IT WAS YOU " : Beloved Brethen ( Saudara Laki2 Kesayangan )
▼ TATAPLAH MATAKU INI DAN AKAN KAU DAPATI....( Evi pov )
Pagi sudah menyingsing,aku memang suka bangun pagi.Pagi ini aku ingin main ke rumah Nenek Elvi.Niatku mau ngasih oleh2 soale kemarin belum sempat dikasih eh mereka dah pada pulang.Aku juga ingin melihat langsung seperti apa kehidupan mereka.
....SEBERKAS KERAGUAN TENTANGMU...
Entah kenapa aku merasa ragu dengan kepribadian Danang.Dia tak seperti yang kubayangkan.Kenapa di email dan di real life seperti dua sosok yang berbeda?Dia seperti baru pertama mengenalku.Dia seperti tak tahu bahwa aku selama ini tinggal di Hongkong.Dia malah menyebutku Miss Korea.Aneh sekali,di email saja tak pernah dia menyebutku begitu.
....MEMANG HARUS KUAKUI KHARISMA DI DIRIMU....
Memang sih dia keren secara fisik.Tapi aku rindu Danang yang ada di email.Yang selalu care padaku.Dimana Danang yang itu?Aku diantar papi ke sana.Beliau mau lihat rumah baru kami dengan mami.Aku ditinggalkan di rumah Nenek Elvi.Duo kembar sumringah menyambutku,"Pagi kakak cantik!"
▲ BANYAK YANG MENDAMBAKAN CINTAMU....( Rizky pov )
Senengnya dikasih oleh2 coklat Hongkong dan aneka produk dari sana.Aku dapat tas ransel kembaran sama Ridho.Asyik bisa buat sekolah.Kebetulan tasku sudah robek di sana sini.Kak Irwan hepi banget nyambut Kak Evi.Surprise gitu ekspresinya,"Evi??Wah mari sarapan sekalian yuk!!" Apa2 dikeluarin sama kak Irwan,"Kamu harus coba masakanku Vi.Kebetulan baru pada kelar masak nih."
Kakak sama nenek emang kalau pagi pasti sudah sibuk menyiapkan masakan buat jualan di warung.Sebenarnya lebih kayak kedai makan gitu deh.Sewanya murah harian.Sehari berapa puluh ribu gitu.Lumayanlah hasilnya meski ga banyak tapi bisa buat hidup sehari2 dan biaya sekolah aku dan Ridho.
▼▼ DAN AKU CEMBURU KEKASIHKU TERLALU KUCEMBURU....( Danang pov )
Pagi2 ramai amat sih?Berisik banget.Apalagi suara mamaku memanggil namaku,"Danang!Bangun sayang ada Evi di sini.Ayo,sarapan bareng gih!!"
Soyang sayang,lebay amat.Aku malah nungsep lagi dibalik selimutku.Eh tiba2 kudengar sepupuku dengan ceria berkata,"Bener Vi kau mau ikut ke kedai kita?Seru nih!"
What?!Evi mau ikut jualan di kedai?Ga bisa!Aku ga mau dia makin dekat sama sepupuku.Akupun bergegas bangun,"Tungguin!Aku mandi dulu!"
▲▲ DAPATKAH KUSIMPAN RASA ITU...( Nenek Elvi pov )
Lihat Danang menuju kamar mandi,aku heran,"Tumben sudah bangun Nang?Ada kuliah subuh ya?" Dia malah mencomot bakwan jagung yang baru saja kutiriskan,"Auw!!Panas!!"
Ridho ngekek,"Jelas panaslah baru aja diangkat dari wajan he..he.."
Rasanya senang sekali semua ngumpul di meja makan.
▲▼ CINTAKU PADAMU TAKKAN BERUBAH WALAU DITELAN WAKTU...( Irwan pov ) Walau Evi tak mengenaliku sebagaimana di email tapi aku akan tetap sayang padanya.Senang sekali lihat dia datang bawa oleh2 banyak lagi.Aku dikasih kaos2 gitu.Juga jaket.Walau yang bagus2 diambil Danang tapi aku sudah bahagia dia masih ingat padaku.
...BIARLAH KAN KUSIMPAN DALAM HATI ...
Danang sudah mandi rapi gitu dia.Jarang2 dia pagi2 dah bangun.Biasanya bangun siang soale malam kelayapan kadang malah nginep di rumah temannya.Ga pulang.Tapi aku senang kehadiran Evi bisa mengubah Danang jadi mau bersikap lebih baik ke Bibi Inul.Kasihan Bibi sejak dini hari bantu Nenek dan aku masak buat jualan di kedai.Meski kemudian Evi akhirnya batal ikut ke kedai soalnya diajak Danang jalan2,"Katanya mau keliling2 Jakarta.Ngapain ke kedai?Jalan2 aja sama aku." ...CINTA YANG TULUS INI...
Evi jelas ga bisa nolak,aku tahu ia ingin dekat Danang.Akupun mendukung malah,"Iya Vi.Ikut Danang aja.Jarang2 lho Danang bisa bangun pagi.He..he.."
Sebenarnya aku kecewa namun aku tahu Evi akan lebih bahagia bila bersama Danang.Aku hanya ingin melihat dia bahagia.
¤¤ SANGGUPKAH AKU HADAPI KENYATAAN DIRIMU...( Inul pov )
Aku bawa sayur lombok hijau ke meja makan,"Ayo sarapan sama sayur favoritmu Sayang!"
Danang sumringah lihat apa yang kubawa,"Lombok hijau...mantap!!"
Evi nampak heran,"Aku baru tahu kamu suka lombok hijau Nang.Seingatku kau suka nasi goreng kan?"
Danang mengambil nasi,"Irwan tuh yang suka nasgor.Apalagi kalau super pedas."
Aku malah jadi heran darimana Evi menyimpulkan putraku suka nasgor?Pasti lewat email deh.Aku melihat ke Irwan,dia nampak gugup.Apa yang dia sembunyiin ya?
☆ MUNGKINKAH CINTAMU HANYA UNTUKKU....( Irwan pov )
Aduh gimana nih Evi inget semua kesukaanku.Aku lupa harusnya aku bayangin jadi Danang dan bukan malah diriku sendiri saat email sama Evi dulu.Aduh...baru hal kecil nih.Gimana yang lain?Mending aku segera cabut ke kedai aja deh.
....NAMUN KUCEMBURU KEKASIHKU...
Aku segera menyelesaikan sarapanku dan kemudian pamit mau ke kedai.Barang2 kumasukkan dalam mobil zebra hijau butut milik tetangga yang kubeli saat dia butuh uang buat biaya operasi mata anaknya.
...DAN SUATU SAAT NANTI PASTI'KAN KAU SADARI...
Evi membantuku memasukkan barang2 ke mobil,"Kenapa kemarin mobil ini aku ga lihat ya?"
Ridho jawab,"Kemarin masih di bengkel kak.Makhlum mobil tua."
Rizky membuka pintu depan,"Walau tua tapi ini mobil berjasa banget lho buat kita.Anterin sekolah dan kadang kakak dapat objekan nganter orang kemana gitu."
Semua sudah masuk ke mobil,"Ridho ayo masuk ke mobil.Evi kami pergi dulu ya?Selamat jalan2 sama Danang."
Evi melambaikan tangannya,"Semoga laris jualannya.Mungkin siang nanti aku akan mampir.Dah!!" Memang Evi lebih pantas buat Danang.Aku ini kan cuma penjual makanan.Saatnya kerja,masalah pribadi nanti saja.Jalani saja dengan ikhlas semuanya.
Kasihan Irwan...Namun cinta akan menemukan jalannya untuk mengubah hidup seseorang.***see you next eps***
Eps 9 ☆ IT WAS YOU ☆ Buah
☆ AKU ADALAH INSAN YANG TAK PUNYA...( Ridho pov )
Didalam mobil kak Irwan nampak diam ga cerewet kayak biasanya.Pasti kakak kecewa deh kak Evi ga jadi ikut bantuin di kedai makan.Aku melirik ke arah Rizky,minta dia untuk bikin kak Irwan ceria lagi.Rizky pura2 nanya,"Ehm...Ridho,kamu dikasih apa aja tadi sama kakak cantik?" Gimana sih Rizky kok malah aku yang ditanya,"Samalah kayak kamu kan kita kembar makanya kak Evi sengaja kasih oleh2 yang sama."
Kayaknya mendengar nama kak Evi disebut wajah kak Irwan langsung beda,kayak ikut dengerin gitu.Ga nampak kesal bin jadut lagi. Pancing lagi ah,"Rizky,menurutku kak Evi pasti udah punya pacar ya di luar negeri sana."
Eh kak Irwan langsung reaksi,"Siapa bilang!Evi itu ga punya pacar kok."
Aha!Ikannya makan umpan...
....CUMA RASA CINTA MEMBARA...
Jujur aku heran juga denger perkataan Kak Irwan,"Kakak kayaknya uptodate banget deh seputar Kakak cantik?Jadi curiga nih..."
Wajah kak Irwan jadi merona,"Kalian ini masih kecil mikir sekolah aja.Jangan mikir yang ga2...dasar!"
Aku godain lagi,"Cie...akhirnya pecah telor juga ngaku kalau lagi mikirin kakak cantik.Kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nih ye..."
Kak Irwan jadi tersenyum,"Dua R ..."
Akhirnya bisa bikin kakak ceria lagi.Aku sayang kak Irwan.Bagi aku dan Rizky dia sudah seperti ayah saja.Dialah yang selalu ada untuk kami.
....LALU TERCIPTA RINDUKU PADANYA....
Rizky berkata,"Kakak jangan patah semangat dong ngejar cinta kakak cantik.Kami akan dukung kakak.Kami yakin suatu hari nanti kakak cantik akan tahu betapa baiknya kakak."
Aku setuju,"Iya kak.Jangan sedih karena satu kegagalan.Ingat kakak kan selalu bilang ke kami kalau kita ga boleh mudah menyerah.Mentang2 suka tempe ya terus jangan mental tempe dong...mentalnya harus baja.Kuat maksudnya..."
Kak Irwan menghentikan mobil,"Kalian sudah jenius2 ya?Udah pinter nasehati orang.Lihat sudah sampai,hayo turun dan ingat jangan ikutan pergaulan yang buruk.Jangan ikut tawuran,ajang gladiator ataupun hal buruk lainnya.Sekolah yang bener,ingat kakak kerja keras biar kalian bisa sekolah.Jadi jangan kecewain kakak ok?"
Kamipun segera cium tangan kakak dan turun dari mobil,"Dah kakak!!"
♡ KERANA CINTA BAHAGIA....( Irwan pov )
Dua R benar aku ga boleh sedih karena kegagalan.Walau aku sadar aku ini ga selevel dengan Evi tapi bukankah aku sudah bertekad bahwa aku tidak akan menuntut Evi membalas cintaku.Lagian cinta ini hadir di dunia maya.Bisa melihat dia bahagia itu cukup bagiku.
....PUJANGGA MENYATAKAN OH CINTA BERHARGA DARI EMAS DAN PERMATA...
Aku akan menyimpan cinta ini dalam hatiku.Akupun segera menuju kedai makanku.Astaga sudah ada yang nungguin aku buka.Aku tersenyum pada mereka,"Maaf mas agak siang bukanya tapi tenang saja semua sudah siap kok..."
Para kuli bangunan itu tersenyum dan segera duduk di kursi panjang,"Biasa ya ...kopi sama nasi oseng..."
Senangnya melayani pembeli.Akupun jadi lupa pada kesedihanku,"Yang pesen teh hangat?Oh..ini silakan Pak..."
Dari ujung seorang bapak minta dibungkuskan satu porsi nasi.Aku menjawab,"Ya Pak segera saya bungkuskan.Mau pakai sayur apa?"
★ LALU KUBAWA CINTA DI PERSADA JIWA...( Danang pov )
Aku bawa Evi keliling2 Jakarta.Dia senang sekali,"Jakarta makin bersih ya?Beda banget dengan yang dulu."
Evi pingin tahu soal kampusku,"Lihat kampusmu dong.Kayak apa gitu?Sekalian aku kan lagi cari kampus juga."
Akupun membawa Evi ke kampusku,"Itu kampusku."
Eh ketemu sama teman2 kuliahku,"Wah bawa siapa nih?Pacar kamu ya Nang?Gile kayak artis cantiknya..."
Kukenalkan Evi pada mereka,"Kenalin ini Evi.Mereka ini teman2ku Vi."
Ada yang nyeletuk,"Teman bolos kuliah maksudnya...he..he.."
◇◇ SINAR MENYULUH GELITA....( Evi pov )
Mendengar bahwa Danang suka bolos kuliah aku jadi heran,"Kamu sering bolos kuliah Nang?" Danang malah bersandar di pilar,"Hidup itu ga usah serius2 Vi.Buat apa coba,endingnya juga jadi pengangguran.Lagian aku kuliah karena desakan Nenek sama Mama aku aja.Akunya sendiri sebenarnya ogah..."
Kok dia ga kayak di email ya,"Bukannya kamu bilang sangat senang bisa kuliah?Katamu itu impianmu sejak dulu."
Eh Danang malah ngekek,"Udah jangan bahas kuliah bikin neg.Kalau kamu kuliah di sini aku janji deh bakal rajin kuliah."
Aku merona mendengar dia bilang gitu,"Kenapa kalau ada aku kamu janji mau rajin?"
Dia tersenyum,"Yeah kalau ada kamu kan kampus ini jadi ga bosenin."
Jawabannya memang santai tapi kenapa ya aku kok ga suka dengan pola pikirnya yang ga menghargai usaha mamanya,"Kamu ga kasihan sama mama kamu.Susah2 cari uang sampai ke Hongkong semua kan demi kamu.Masak kamu ga serius kuliah hanya karena kamu boring sama kampusnya?Kampus dimana2 juga modelnya gini..."
Aku melihat kilatan di matanya,"Ga usah bahas mamaku bisa ga?Cari makan siang yuk?" ....SEWAKTU DEBAR CINTAMU TERASA MELANDA....
Aku ga tahu kenapa dia moody banget kalau bahas soal mamanya,perasaan di email dia selalu nitip salam buat mamanya.Kenapa beda ya?Aku jadi ingat ke Irwan,"Ke kedainya nenekmu aja yuk.Sekalian aku mau lihat kayak gimana sepupumu kerja."
Sepertinya Danang ogah2an ke sana,"Ke kantin kampus aja gimana?Disana ada bakmi jawa lho.Kamu pasti suka."
Aku melongo,'Sejak kapan Danang suka bakmi?Aku ingat waktu itu aku cerita soal ramen dan dia bilang di email apa ada bakminya?Kalau ada bakminya dia ga suka.Lha kok sekarang dia ngajak aku makan bakmi?Rasanya kok aneh ya?Apa seleranya berubah?'
....BANGKIT RINDUKU PADAMU DI KETIKA ITU...
Aku nurut aja,ga enak maksa orang. "Oke ke kantin juga gpp kok...kasihan kamu lapar banget kayaknya...ke kedainya bisa lain kali."
Dia senang sekali sampai bilang,"Yes!!"
Heran juga aku dia gembira amat?Sebenarnya aku mau lihat beneran ga dia doyan bakmi.Ketika sampai di kantin eh penjaga kantinnya langsung hepi,"Bakmi Jawa kayak biasanya Mas Danang?"
Astaga beneran ternyata dia suka bakmi.Aku memandang heran lihat Danang dengan lahapnya makan bakmi malah sampai nambah.Astaga!Kenapa aku merasa ga kenal Danang yang ini ya? ...LALU TERSENTAK DIRIKU SEDARI LAMUNAN....
"Kenapa malah melamun?Mikirin aku ya?"
Baru sadar aku kalau aku melamun lihat Danang makan,"Oh...kamu pede banget deh..."
Ia mengambil irisan semangka di meja,"Semangka Vi.Enak lho...manis."
Aku menggeleng,"Ga.Aku ga suka buah semangka."
Dia malah ambil lagi,"Kamu itu kayak Irwan ga suka semangka.Dia cuma senang nanam aja tapi ga doyan makan buahnya.Emang dia manusia antik."
Irwan juga ga suka semangka kayak aku?Seingatku aku pernah cerita soal perkebunan milik temanku di Hongkong dan disana banyak tanaman buah2an lalu aku iseng nanya dia suka buah apa.Dia jawab banyak tapi ga nyebut semangka.Katanya dia ga suka buah berbiji banyak kayak srikaya dan semangka.Lha ini kok makan semangka sampai dua ya?
¤¤ KINI SEBENARNYA AKU TELAH KAU TINGGALKAN...( Elvi pov )
Aku ke kedai agak siang,aku tahu kalau siang Irwan pasti repot.Soalnya jam istirahat.Banyak yang beli.Inul kuajak juga.Irwan senang melihat kami,"Nenek!!Bibi!!Untung ada bantuan.Hari ini pembelinya banyak banget."
Inul langsung turun membantu,"Bisa bantu apa nih?Siap 86 pokoknya."
Aku segera memasak lagi,banyak sayur yang telah habis.Inul melihat ke seberang jalan,"Ruko itu ga ada yang nempati ya?"
...KILAUAN EMAS PERMATA....
Irwan yang jawab,"Ga Bibi.Dulu ada toko emas disana.Tapi kemudian tutup."
Aku bertanya padanya,"Kenapa kau tertarik dengan tempat itu?Apa kau mau buka usaha di sini saja?"
◆◆ LALU KUCUBA MENABURI CINTA...( Inul pov )
Aku memang ingin menetap saja di Indonesia.Aku ingin berada dekat Danang,aku ingin mencurahkan kasih sayangku seperti ibu2 yang lain.Aku akan coba buka usaha salon di sini.Kulihat belum ada salon di sekitar sini.Lagipula kalau lokasinya dekat dengan kedai kan asyik bisa bantuin Irwan kalau salonku lagi sepi.Makan juga ga perlu beli bisa makan di kedai.
....BAGIMU TIADA NILAINYA TIADA HARTA DAN CINTA...
Irwan berkata,"Kadang pemiliknya beli makan disini kok Bibi.Nanti Irwan tanyakan."
Aku senang mendengarnya,Irwan memang anak yang baik.Betapa Isda telah melahirkan anak yang indah.Andai saja Danang bisa seperti Irwan.
Irwan dan Danang memang berbeda karakter.Karakter siapakah nanti yang menawan hati Evi?***See you next eps***
Didalam mobil kak Irwan nampak diam ga cerewet kayak biasanya.Pasti kakak kecewa deh kak Evi ga jadi ikut bantuin di kedai makan.Aku melirik ke arah Rizky,minta dia untuk bikin kak Irwan ceria lagi.Rizky pura2 nanya,"Ehm...Ridho,kamu dikasih apa aja tadi sama kakak cantik?" Gimana sih Rizky kok malah aku yang ditanya,"Samalah kayak kamu kan kita kembar makanya kak Evi sengaja kasih oleh2 yang sama."
Kayaknya mendengar nama kak Evi disebut wajah kak Irwan langsung beda,kayak ikut dengerin gitu.Ga nampak kesal bin jadut lagi. Pancing lagi ah,"Rizky,menurutku kak Evi pasti udah punya pacar ya di luar negeri sana."
Eh kak Irwan langsung reaksi,"Siapa bilang!Evi itu ga punya pacar kok."
Aha!Ikannya makan umpan...
....CUMA RASA CINTA MEMBARA...
Jujur aku heran juga denger perkataan Kak Irwan,"Kakak kayaknya uptodate banget deh seputar Kakak cantik?Jadi curiga nih..."
Wajah kak Irwan jadi merona,"Kalian ini masih kecil mikir sekolah aja.Jangan mikir yang ga2...dasar!"
Aku godain lagi,"Cie...akhirnya pecah telor juga ngaku kalau lagi mikirin kakak cantik.Kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nih ye..."
Kak Irwan jadi tersenyum,"Dua R ..."
Akhirnya bisa bikin kakak ceria lagi.Aku sayang kak Irwan.Bagi aku dan Rizky dia sudah seperti ayah saja.Dialah yang selalu ada untuk kami.
....LALU TERCIPTA RINDUKU PADANYA....
Rizky berkata,"Kakak jangan patah semangat dong ngejar cinta kakak cantik.Kami akan dukung kakak.Kami yakin suatu hari nanti kakak cantik akan tahu betapa baiknya kakak."
Aku setuju,"Iya kak.Jangan sedih karena satu kegagalan.Ingat kakak kan selalu bilang ke kami kalau kita ga boleh mudah menyerah.Mentang2 suka tempe ya terus jangan mental tempe dong...mentalnya harus baja.Kuat maksudnya..."
Kak Irwan menghentikan mobil,"Kalian sudah jenius2 ya?Udah pinter nasehati orang.Lihat sudah sampai,hayo turun dan ingat jangan ikutan pergaulan yang buruk.Jangan ikut tawuran,ajang gladiator ataupun hal buruk lainnya.Sekolah yang bener,ingat kakak kerja keras biar kalian bisa sekolah.Jadi jangan kecewain kakak ok?"
Kamipun segera cium tangan kakak dan turun dari mobil,"Dah kakak!!"
♡ KERANA CINTA BAHAGIA....( Irwan pov )
Dua R benar aku ga boleh sedih karena kegagalan.Walau aku sadar aku ini ga selevel dengan Evi tapi bukankah aku sudah bertekad bahwa aku tidak akan menuntut Evi membalas cintaku.Lagian cinta ini hadir di dunia maya.Bisa melihat dia bahagia itu cukup bagiku.
....PUJANGGA MENYATAKAN OH CINTA BERHARGA DARI EMAS DAN PERMATA...
Aku akan menyimpan cinta ini dalam hatiku.Akupun segera menuju kedai makanku.Astaga sudah ada yang nungguin aku buka.Aku tersenyum pada mereka,"Maaf mas agak siang bukanya tapi tenang saja semua sudah siap kok..."
Para kuli bangunan itu tersenyum dan segera duduk di kursi panjang,"Biasa ya ...kopi sama nasi oseng..."
Senangnya melayani pembeli.Akupun jadi lupa pada kesedihanku,"Yang pesen teh hangat?Oh..ini silakan Pak..."
Dari ujung seorang bapak minta dibungkuskan satu porsi nasi.Aku menjawab,"Ya Pak segera saya bungkuskan.Mau pakai sayur apa?"
★ LALU KUBAWA CINTA DI PERSADA JIWA...( Danang pov )
Aku bawa Evi keliling2 Jakarta.Dia senang sekali,"Jakarta makin bersih ya?Beda banget dengan yang dulu."
Evi pingin tahu soal kampusku,"Lihat kampusmu dong.Kayak apa gitu?Sekalian aku kan lagi cari kampus juga."
Akupun membawa Evi ke kampusku,"Itu kampusku."
Eh ketemu sama teman2 kuliahku,"Wah bawa siapa nih?Pacar kamu ya Nang?Gile kayak artis cantiknya..."
Kukenalkan Evi pada mereka,"Kenalin ini Evi.Mereka ini teman2ku Vi."
Ada yang nyeletuk,"Teman bolos kuliah maksudnya...he..he.."
◇◇ SINAR MENYULUH GELITA....( Evi pov )
Mendengar bahwa Danang suka bolos kuliah aku jadi heran,"Kamu sering bolos kuliah Nang?" Danang malah bersandar di pilar,"Hidup itu ga usah serius2 Vi.Buat apa coba,endingnya juga jadi pengangguran.Lagian aku kuliah karena desakan Nenek sama Mama aku aja.Akunya sendiri sebenarnya ogah..."
Kok dia ga kayak di email ya,"Bukannya kamu bilang sangat senang bisa kuliah?Katamu itu impianmu sejak dulu."
Eh Danang malah ngekek,"Udah jangan bahas kuliah bikin neg.Kalau kamu kuliah di sini aku janji deh bakal rajin kuliah."
Aku merona mendengar dia bilang gitu,"Kenapa kalau ada aku kamu janji mau rajin?"
Dia tersenyum,"Yeah kalau ada kamu kan kampus ini jadi ga bosenin."
Jawabannya memang santai tapi kenapa ya aku kok ga suka dengan pola pikirnya yang ga menghargai usaha mamanya,"Kamu ga kasihan sama mama kamu.Susah2 cari uang sampai ke Hongkong semua kan demi kamu.Masak kamu ga serius kuliah hanya karena kamu boring sama kampusnya?Kampus dimana2 juga modelnya gini..."
Aku melihat kilatan di matanya,"Ga usah bahas mamaku bisa ga?Cari makan siang yuk?" ....SEWAKTU DEBAR CINTAMU TERASA MELANDA....
Aku ga tahu kenapa dia moody banget kalau bahas soal mamanya,perasaan di email dia selalu nitip salam buat mamanya.Kenapa beda ya?Aku jadi ingat ke Irwan,"Ke kedainya nenekmu aja yuk.Sekalian aku mau lihat kayak gimana sepupumu kerja."
Sepertinya Danang ogah2an ke sana,"Ke kantin kampus aja gimana?Disana ada bakmi jawa lho.Kamu pasti suka."
Aku melongo,'Sejak kapan Danang suka bakmi?Aku ingat waktu itu aku cerita soal ramen dan dia bilang di email apa ada bakminya?Kalau ada bakminya dia ga suka.Lha kok sekarang dia ngajak aku makan bakmi?Rasanya kok aneh ya?Apa seleranya berubah?'
....BANGKIT RINDUKU PADAMU DI KETIKA ITU...
Aku nurut aja,ga enak maksa orang. "Oke ke kantin juga gpp kok...kasihan kamu lapar banget kayaknya...ke kedainya bisa lain kali."
Dia senang sekali sampai bilang,"Yes!!"
Heran juga aku dia gembira amat?Sebenarnya aku mau lihat beneran ga dia doyan bakmi.Ketika sampai di kantin eh penjaga kantinnya langsung hepi,"Bakmi Jawa kayak biasanya Mas Danang?"
Astaga beneran ternyata dia suka bakmi.Aku memandang heran lihat Danang dengan lahapnya makan bakmi malah sampai nambah.Astaga!Kenapa aku merasa ga kenal Danang yang ini ya? ...LALU TERSENTAK DIRIKU SEDARI LAMUNAN....
"Kenapa malah melamun?Mikirin aku ya?"
Baru sadar aku kalau aku melamun lihat Danang makan,"Oh...kamu pede banget deh..."
Ia mengambil irisan semangka di meja,"Semangka Vi.Enak lho...manis."
Aku menggeleng,"Ga.Aku ga suka buah semangka."
Dia malah ambil lagi,"Kamu itu kayak Irwan ga suka semangka.Dia cuma senang nanam aja tapi ga doyan makan buahnya.Emang dia manusia antik."
Irwan juga ga suka semangka kayak aku?Seingatku aku pernah cerita soal perkebunan milik temanku di Hongkong dan disana banyak tanaman buah2an lalu aku iseng nanya dia suka buah apa.Dia jawab banyak tapi ga nyebut semangka.Katanya dia ga suka buah berbiji banyak kayak srikaya dan semangka.Lha ini kok makan semangka sampai dua ya?
¤¤ KINI SEBENARNYA AKU TELAH KAU TINGGALKAN...( Elvi pov )
Aku ke kedai agak siang,aku tahu kalau siang Irwan pasti repot.Soalnya jam istirahat.Banyak yang beli.Inul kuajak juga.Irwan senang melihat kami,"Nenek!!Bibi!!Untung ada bantuan.Hari ini pembelinya banyak banget."
Inul langsung turun membantu,"Bisa bantu apa nih?Siap 86 pokoknya."
Aku segera memasak lagi,banyak sayur yang telah habis.Inul melihat ke seberang jalan,"Ruko itu ga ada yang nempati ya?"
...KILAUAN EMAS PERMATA....
Irwan yang jawab,"Ga Bibi.Dulu ada toko emas disana.Tapi kemudian tutup."
Aku bertanya padanya,"Kenapa kau tertarik dengan tempat itu?Apa kau mau buka usaha di sini saja?"
◆◆ LALU KUCUBA MENABURI CINTA...( Inul pov )
Aku memang ingin menetap saja di Indonesia.Aku ingin berada dekat Danang,aku ingin mencurahkan kasih sayangku seperti ibu2 yang lain.Aku akan coba buka usaha salon di sini.Kulihat belum ada salon di sekitar sini.Lagipula kalau lokasinya dekat dengan kedai kan asyik bisa bantuin Irwan kalau salonku lagi sepi.Makan juga ga perlu beli bisa makan di kedai.
....BAGIMU TIADA NILAINYA TIADA HARTA DAN CINTA...
Irwan berkata,"Kadang pemiliknya beli makan disini kok Bibi.Nanti Irwan tanyakan."
Aku senang mendengarnya,Irwan memang anak yang baik.Betapa Isda telah melahirkan anak yang indah.Andai saja Danang bisa seperti Irwan.
Irwan dan Danang memang berbeda karakter.Karakter siapakah nanti yang menawan hati Evi?***See you next eps***
