EPS TERAKHIR^^^ IT WAS YOU : EPS 20


EPS 20 “ IT WAS YOU “ : Between You And Me
        *** DI KAMPUS….
Danang membawa laptopnya ke kampus karena mau dipinjem sama temannya.Memang sih Danang itu kalau buat teman everything.Temannya mau ngirim lewat emailnya Danang,”kamu punya email kan Nang?Pinjem ya?”
Jelas dikasihlah sama Danang,”Bentar passwordnya ada di wa aku…oh ini dia…”
Disitulah teman Danang melihat banyak sekali email masuk dari Evi pada zaman dulu,”Wah kamu romantic bener Nang,bikin puisi segala di email.Cie buat Evi yang dulu kamu kenalin itu kan?Lama juga kalian menjalin hubungan?Long distance relationship nih?Ga sangka kamu bias romantic juga bro!!”
Jelas Danang ga merasa,”Ngaco kamu!Aku bikin puisi?Mana lihat?”
Temannya menunjukkan semua email atas namanya yang dikirm ke Evi saat Evi masih di Hongkong,”Ga sangka kamu orangnya puitis habis….”
Danang sadar disitu,’Jadi selama ini Irwan berhubungan dengan Evi pakai emailku?Dia mencuri Evi dariku…pantas saja dia gap rotes kusuruh ngerjain tugas kuliahku.Rupanya dia makai emailku diam2.Dasar maling!’
Dengan marah Danang menemui Irwan di warung,”Wan!!Kamu rupanya manusia bermuka dua!Kamu pakai namaku untuk berhubungan dengan Evi!”
Evi mencegah keduanya berkelahi,”Berhenti Danang!Kau selalu menyalahkan orang lain tanpa pernah mengintrospeksi dirimu dulu.Aku tahu Irwan salah memakai namamu.Aku tidak ingin kalian bertengkar.Kini aku ada dihadapan kalian.Aku ingin kejujuran kalian.”
Irwan meminta maaf,”Aku memang tak seharusnya membohongimu tapi aku juga tahu bahwa kamu sangat menyukai Danang sejak kecil.Siapakah aku ini sehingga kamu akan melihat padaku.Kau beruntung Nang punya bibi Inul yang begitu memanjakanmu begitu saying padamu.Aku ini bahkan tidak dianggap penting oleh ayah kandungku sendiri apalagi bermimpi mengharapkan kau akan mau memandangku dengan cinta.Maafkan aku Nang,maafkan aku Vi.”
            Kata2 Irwan itu menyadarkan Danang betapa ia telah menyia2kan ibunya sendiri yang begitu peduli padanya.Sejak itu ia berubah,ia serius kuliah.Bahkan akhirnya dapat mendaftar jadi CPNS.Ketrima di luar kota.Diajaknya ibunya ikut serta.Sedang Irwan dibantu ayahnya Evi membesarkan warungnya.Diajari bisnis gitu bahkan mengambil kuliah ekstension.Evi pun kian dekat dan nyaman dengan Irwan yang semakin hari makin dekat dengan ayahnya.Irwan mendapat kasih saying dan figure ayah dari papanya Evi.Evi memang mencintai Irwan,pria yang menulis email selama ini padanya dan kala ia wisuda orang tua Evi meminta mereka segera menikah.Irwan dan Evi tinggal di rumah mewah mereka.Rumah hasil kerja keras Irwan.Danang juga hadir dalam pernikahan itu membawa gandengan juga,calon isterinya.Inul bahagia putranya berubah.”THE END”


IT WAS YOU*** EPS 15-19 ^^^

Eps 15 " IT WAS YOU " : Be Made Manifest
      ** KABAR YANG KAU DENGAR ....
Irwan mendengar bagaimana Evi pulang ga diantar Danang,"Kenapa kamu ga anterin pulang Evi sih Nang?Dia itu cewek.Kalau kenapa2 di jalan gimana?"
Danang ga mau disalahin,"Dianya yang ga mau.Ya udah.Masak aku maksa.Emang aku cowok kurang kerjaan apa?"
** TAK MUNGKIN AKAN TERJADI...
Irwan cemas pingin mastiin Evi dah sampai rumah belum,"Ehm...halo?"
Yang angkat telpon mamanya Evi,"Hello....oh nyari Evi?Bentar ya..."
 Evi seneng banget dengan perhatian Irwan padanya,"Aku sudah di rumah kok Wan...kamu ga usah cemas."
Evi malah berpikir,'Kenapa malah Irwan yang nanyain keadaan aku bukan Danang ya?Kenapa aku malah merasa sosok Danang yang biasa kirim email ke aku malah ada pada Irwan ya?Tapi bagaimana mungkin hal itu terjadi?Yang punya laptop kan Danang?Aku akan menyelidiki soal ini.Kenapa Irwan tahu semua tentang kesukaan aku.Kebiasaan aku.Sedang Danang sama sekali ga tahu.'
Akan ketahuan oleh Evikah bahwa Irwanlah yang selama ini membalas emailnya?**See you next eps**

Part 16 ** IT WAS YOU : Resume
          Evi akhirnya melakukan investigasi.Ia datang ke rumah Danang sambil bawa tugas2 kuliah gitu.Jelas Danang hepi banget,"Katamu laptopmu lagi henk ya?Nih pakai laptopku aja."
Evi berdiri di pintu kamar Danang,'Kamarnya berantakan banget.Padahal di email bilangnya selalu bersihin kamar tiap hari.Bangun aja siang gini kapan bersih2nya?'
Evi bawa laptopnya ke ruang keluarga,'Ihhh...ga mau ngerjain di kamarnya Danang.Baju kotornya bertebaran.'
Jalan menuju ruang keluarga melewati sebuah kamar yang rapi dan bersih,"Itu kamar siapa?"
 Danang jawab sambil ngemil biskuit,"Oh itu...kamar Irwan.Mr Rapi dia...kamu tahu kenapa kamarnya rapi?Karena dia ga punya uang untuk beli barang2.Kasihan banget ya...beda sama aku,aku selalu dimanja sama Mamaku jadi penuh barang deh di kamarku.Makanya ga rapi."
 Evi malah kian illfeel sama Danang,'Jelas tahu mamanya sayang sama dia kenapa ga hormat gitu?Heran...'
Bersambung...

Eps 17 ** IT WAS YOU : Years
** BILA ENGKAU DI SINI...
Evi hendak masuk email,"Apa passwordnya Nang?"
Danang gugup,'Waduh!Aku dah lama ga pegang email aku.Apa ya passwordnya...password face book aja kerap lupa.Coba ada Irwan di sini.Bisa jatuh nih gengsi aku di hadapan Evi.'
 ** COBALAH MUNDUR SELANGKAH...
 Evi lihat Danang bingung,"Kamu lupa password kamu?Kok bisa sih kan kita sering emailan.Masak kamu ga inget sih?"
Danang ngeles,"Bukan gitu Vi...aku mau ke toilet dulu ya...kebelet nih..."
Evi mulai curiga,"Ya udah buruan gih..."
Danang menghubungi Irwan,"Wan,kamu tahu ga password emailku?"
Irwan jelas tahu,"Ntar aku wa ya...tumben kamu pakai email?Apa ada tugas kuliah?"
Danang lega,"Ya seperti itulah...buruan wa ya.Penting nih."
Irwan wa dan Danang hepi,"Vi,aku udah ingat passwordnya..."
Evi nanya,"Apa?"
Danang nyebutin angka,Evi terpana mendengarnya,'Itu kan tanggal lahirku?'
Evi merasa tersanjung,"Terima kasih..."
           Danang ga ngeh dan asyik main ps.Hpnya ditaruh gitu aja dekat Evi,eh bunyi hpnya,"Clung!" Evi lihatin,"Ada wa Nang."
 Danang malah cuek bebek,"Paling ga penting."
Tapi hpnya bunyi terus,"Clung!Clung!"
 Evi ngambilin hp Danang,"Penting deh Nang kayaknya...aku angkat ya..."
Rupanya dari Irwan,disitulah Evi tahu soal password itu yang ngasih tahu adalah Irwan,'Jadi benarkan selama ini Danang ga pernah kirim email ke aku.Apa itu berarti Irwan yang kirim email ke aku?Aku harus tahu benarkah dugaanku?Aku akan menyelidiki Irwan juga.'
Investigasi selanjutnya kayaknya bakalan Irwan deh.Akan terkuakah?***see you next eps***

EPS 18 ‘’ IT WAS YOU “ : Declaration
           ….LIHATLAH AKU….
Evi mampir ke warung makan tempat Irwan bekerja,disanalah ia merasakan keramahan dan kehangatan penerimaan serta pengertiannya Irwan,”Kamu suka es jeruk kan daripada es the?Bentar ya?Akan kuambilkan.”
Kaget juga Evi dijamu semua makanan yang tanpa memberitahupun Irwan seakan sudah tahu bahwa ia akan menyukainya,”Kenapa ga nelpon dulu atau em…maksud aku wa dulu biar aku jemput?Siang gini kamu kan ga biasa keluar,nanti kambuh sakit kepalanya.”
Evi jelas heran,’Kok tahu detil gitu soal aku ya?Danang aja ga ngerti.AKu hanya cerita itu di email.Disini aku ga pernah bilang pada siapapun.Aku semakin yakin deh.’
Bukti kian menunjukkan siapa sebenarnya Irwan.Bersambung…


EPS 19 IT WAS YOU : Say It
          ** WARUNG MAKAN IRWAN…
Evi senang sekali menemani Irwan yang rajin bekerja melayani pembeli,”Nasi pecel satu sama es blewah ya.Perkedelnya masih ada kok,segera saya buat lagi.”
Evi kagum melihat semangat Irwan,’Hebat dia,meski tidak kuliah tapi dia pekerja keras.Ulet dan gigih dalam bekerja.Keadaan sulit tidak membuatnya mengeluh tapi dia menyikapinya dengan berusaha lebih baik lagi.’
Dua R juga dating membantu kakaknya,sengaja mereka ga pulang dulu tapi langsung ke warung,”Wah ada kakak cantik di sini.Pantas Kak Irwan anteng.”
Irwan membawa 2 piring nasi dan sayur,”Kalian makan dulu ya.Baru bantu kakak.Bantu ngupas kentang dan bersihin meja ya?”
Kedua adiknya patuh,ganti baju terus cuci tangan dan makan.Evi bantuin cuci piring,”Aku bantu cuci piring ya.Piringmu sampai habis itu saking banyaknya pembeli.”
Kebetulan Irwan menyetel radio di sana,sebuah lagu terdengar berkumandang,”Tanpamu kuhampa …sengsara….”
Irwan segera mendekati Evi,”Ini lagu fave mu kan?”
Evi terpana,”Kamu tahu?”
Disitulah Irwan sadar bahwa ia keceplosan,”Oh maksud aku…Danang yang kasih tahu…”
Evi ga percaya,’Danang saja ga tahu aku suka lagu itu,hanya di email aku pernah buat puisi dan sebagian lirik lagu itu kupakai.’
Akhirnya kala warung mau tutup dan 2R duluan balik,Evi bicara empat mata sama Irwan,”Kamu kan yang sebenarnya menulis email kepadaku selama ini?AKu tahu Danang ga mungkin membalas emailku,dia memang yang punya laptop tapi dia ga pernah memakainya selain buat game.Semua tugas kuliah dia saja kamu kan yang ngerjain?Password email saja dia ga tahu.Dia nanya kamu dulu.Iya kan?Jujur aja Wan,kamu kan Danang yang diemail itu?”
Irwan tertunduk,”Maafkan aku Vi,aku telah membohongimu…kau berhak membenciku.”
Evi menggeleng,”Aku benci kenapa kau tak jujur aja dari awal?Kenapa?”
Apa jawab Irwan?*** Bersambung ***