Introducing My Eleven Story #
AKU ORANG TAK PUNYA #
#Poetry Zone...
Aku ini orang tak punya
Asalku saja dari desa
Miskin,dekil dan papa
Ayahku juga sudah tiada
Tinggal di desa bersama Eyang
Namun kemudian ia berpulang
Aku sendirian tanpa kasih sayang
Ibu menjemput hatiku riang
Aku terpana melihat megahnya kota
Wow...semuanya sungguh berbeda
Mobil dan gedung dimana-mana
Aku melongo melihat semuanya
Tinggal di rumah majikan ibu
Aku juga menjadi pembantu
Disuruh bantu ini dan itu
Mengepel,mencuci sampai menyapu
Orang bilang aku ini babu
Namun majikanku punya putri ayu
Evi namanya bersuara merdu
Dia membuat aku termangu
Jadi anak gedongan banyak ancaman
Akupun kini jadi punya tugas tambahan
Mengawal sang putri di setiap keadaan
Intinya aku ini kayak pengawal kerajaan
Akupun belajar bela diri dan karateka
Bukan untuk jadi jagoan semata
Namun demi The Princess Evi Masamba
Dimana ada Evi aku pasti juga ada
Dari kecil hingga dewasa
Kami tumbuh bersama
Andai aku orang kaya
Pasti sudah kunyatakan cinta
Sayang aku orang tak punya
Bisa sekolah saja hebat luar biasa
Biar cintaku kusimpan dalam hati saja
Apalah arti cinta orang tak punya
# Casting....
■Tentu saja Irwan dong Bodyguardnya.Sekali2 Wan,jadi pengawal.Kalau di Tabir Kepalsuan kan dikawal terus tuh nah disini kamu jadi pengawal.Siapa yang dikawal?
■Evi Masamba.
Peran Evi itu kayak Putri Saori Kido atau Whitney Housten.Seorang putri kesayangan ayahnya.Namanya juga putri tunggal.Evi yang biasanya peran kalangan bawah kini jadi putri orang kaya.Ceksound dulu peran Evi dalam cerbung2 saya :
1.Tabir Kepalsuan》jadi gadis biasa asal Masamba yang terjerat pernikahan palsu
dengan milyarder muda.Pernikahan itu akhirnya malah membuatnya keduanya jatuh cinta dan menikah lagi secara sah.Bahkan sudah punya momongan sekarang.Evi juga diorbitkan jadi penyanyi oleh sang suami tercinta,Irwan Sutedja.
3.Kehilangan》Evi jadi dara ndesit yang jodohnya ditukar oleh adik kandungnya.
Harusnya dapat kakaknya eh malah jadi nyantol adiknya.
5.Haruskah Berakhir》Evi gemesin disini.Bikin geregetan pembaca soalnya dia
menjadi rebutan dua pria.Evi jadi anak penyanyi ternama disini.
6.Arjun》Evi memerankan tokoh Sembadra dalam pewayangan Jawa.Putri Raja Sulawesi yang waktu mudanya hitam dan jelek berubah menjadi secantik bidadari.
7.Ratu Hatiku》Peran Evi sebagai Chae Geong versi Indonesia.Putri bungsu penjual sate yang ternyata dijodohkan dengan seorang Pangeran.Lucu dan kocak dia disini.
8.Cincin Putih》Cerbung misteri ini menempatkan Evi sebagai manager di
sebuah perusahaan.Sayang kekasih hatinya meninggal dalam kecelakaan saat mereka berencana untuk menikah.Arwah sang kekasih baru akan tenang bila Evi sudah menemukan jodohnya.Perjodohan ala arwah.Makcomblangnya arwah gentayangan.Serem.
10.Debu2 Jalanan》Kesulitan ekonomi dan kondisi darurat membuat Evi menjual diri.Seorang pria kaya membelinya dan membuatnya terlibat dalam cinta segitiga.
Wah peran Evi variatif ga selalu miskin,namun memang jarang jadi kaya.
Maka disini,di cerbung ke-11 ini,Evi menjadi The Princess.Evi juga jago nyanyi di sini.Kemanapun ia selalu dikawal bodyguardnya yaitu Irwan.Malah sejak kecil ia sudah dikawal oleh Irwan.Bayangin Irwan kecil menjaga Evi kecil.Lucu kali ya...
■ Ibu Irwan kali ini saya berikan perannya pada Soimah.Sekali2lah mak'e jadi orang baik.Tapi cek sound dulu yuk siapa sih biasanya yang meranin ibunya Irwan dalam
cerbung saya.
1.Tabir Kepalsuan→Inul Daratista.Inul memang sangat sayang dengan Irwan sejak
DA2.Disini Inul punya dua anak dari dua kali menikah.Pernikahan pertama
melahirkan Danang.Pernikahan kedua dengan konglomerat Sutedja melahirkan Irwan.
Dua anak tersebutlah yang seperti Kurawa dan Pandawa dalam Mahabharata.
3.Kehilangan→Inul Daratista.Meski perannya dikit namun sangat berpengaruh
bagi peran Irwan.Inul menjadi pembantu yang diusir oleh majikannya karena dituding selingkuh dengan suami majikannya.
5.Haruskah Berakhir→Mas Idayu.Karakter yang kuat dan berwibawa membuat saya memilih Mas Idayu sebagai ibu Irwan.Apalagi saya pasangkan dengan Saiful Jamil.
Pas banget.
6.Arjun→Inul Daratista.Sebagai pemeran Kunti,Inul memang pas karena sudah biasa dipanggil Bunda Ratu.
7.Ratu Hatiku→Inul Daratista.Berperan sebagai permaisuri dari sebuah kerajaan modern.Inul sebenarnya tokoh kunci disini.Meski keras dan disiplin namun
sebenarnya ia terluka dengan kisah asmara sang suami di masa lalu.Iapun berusaha menjadi sosok yang kompeten namun ia justru membuat Irwan menjadi sedingin es.
8.Cincin Putih→Masih dalam penggodokan di kawah candradimuka.He..he..Tapi kemungkinan besar akan saya berikan pada kak Lina.Biar beda.
10.Debu2 Jalanan→Idem dengan Cincin Putih.Kemungkinan besar Kak Lina atau
Isda atau Mas Idayu atau Inul lagi.Atau malah Rita Sugiarto.He..he...
Kebanyakan Inul ya yang meranin tokoh ibunya Irwan di cerbung saya.
Jadi biar ga bosen kali ini saya memilih Soimah sebagai peran ibunya Irwan.
■ Tokoh2 lain akan menyusul seiring waktu.Karena saya masih akan bernegosiasi dengan yang request.
♥***The Bodyguard's Love Story....Irwan As The Bodyguard....Be Your Protection....***♡
#first eps***
Eps 1 CERBUNG XI : AKU ORANG TAK PUNYA
=||= AKU ORANG TAK PUNYA CERBUNG XI =||==||= EPS PERDANA
His Poverty = Kemiskinannya
=||= SUNGGUH TERLALU kau hina diriku Dengan kata2 YANG MENUSUK
HATIKU....
Di sebuah SD yang lokasinya agak menjorok ke bawah dan didekat persawahan di sebuah desa terdengar bunyi besi dipukul.Teng...teng...Para murid segera berhamburan keluar dari kelas masing2.Tampak seorang anak laki2 yang duduk di kelas 6 SD keluar dari kelasnya.
Salah seorang temannya mengajak jajan,"Wan,ayo beli soto di tempate mbok bon
keburu habis lho!"
Eh belum lagi dijawab segerombolan anak2 sekelas mereka menyahut,"Irwan kok jajan?Emang dikasih uang saku?Ra mungkin.Bapake ki cuma tukang golek pasir ya.Gak sah dijak,mengko malah kon bayari ha..ha...!!!"
Irwan nih ye....kasihan diledekin.
Irwan nampak marah mereka menghina ayahnya,"Kalian ngajak berkelahi ya?Ayo rasah ngenyek2....sini maju lawan aku!!Sini!!"
Wah mereka pada ngacir,Irwan memang terkenal jago berkelahi habis ia sering dihina orang.Ia kesal dan belajar ilmu bela diri sama tetangganya.Tinggal temennya yang nawari jajan tadi yang masih tinggal.
Irwan menepuk pundaknya,"Kamu jajan sana.Gelis selak entek.Ga usah mikir aku.
Aku mau pulang wae."
Temannya itu melihat ke arah sawah,"Lewat sawah lagi?Nek ketemu ular piye Wan?"
Irwan malah tersenyum,"Tenang wae.Aku jago mlayu.Ya wis ya aku kudu cepet ki.
Luwe he..he..."
Irwanpun segera turun ke sawah berlarian di antara pematang sawah menuju rumahnya.Temannya cuma gedek2,'Irwan2 kasihan tiap jam ngaso mesti playon liwat sawah.Tak jajake emoh.Malah milih mulih.Irwan2,ning aku gumun lho.Irwan ki pinter bocahe.Mesti masuk 5 besar.Elok tenan.Aku ijik eling biyen dekne dikon mulih saka omahe Bu Guru Mur yang buka les2an.Mesake tenan dipikir dia lesnya gratis njebuke bayar.
Tiwas direwangi mlaku adoh kae.
Eh tekan nggone diusir.Jare spp wae nunggak 3 sasi arep melu les.Aku anyel karo Bu Guru kuwi nylekit omongane.Mesake Irwan bali mulih gek udan sisan.Elahe...'
Sementara yang dilamunkan malah lagi meniti sebatang bambu di area persawahan.
Ia menyapa seorang nenek2 lagi manen kangkung,"Nderek langkung mbah."
Si nenek malah ngasih dia seikat besar kangkung ,"Le,ki dinggo mbahmu.
Gen dimasak.Muni wae saka mbah Asih ya."
Irwan seneng banget,"Matur nuwun nggih mbah Sih.Mangga..."
Dengan gembira Irwan menyusuri kembali persawahan.Akhirnya ia tiba di sebuah pinggiran sungai dengan tanah yang agak tinggi.Ia melihat ada pohon jati,mampir sik.
Metik beberapa,'Asyik nih buat alas makan.Wah bakal tambah sedep nanti rasane.'
Irwan dengan hati2 menyusuri pinggiran sungai terus melewati area kebon milik tetangganya.Kebetulan tetangganya itu punya budidaya ikan.Ia dipanggil,"Cah bagus rene sik!!"
Irwan mendekat,"Wonten napa Pak Sis?Butuh bantuan?"
Pak Sis minta dia mengangkut ke dalam beberapa ember berisi ikan yang telah ia panen.Irwan dengan senang hati membantu.
Pak Sis malah memberi dia beberapa ekor ikannya,"Ini buat kamu goreng.Gen lemu!
Gen awake tambah rosa."
Irwan girang,"Matur nuwun Pak.Wah iwake gede2.Enak niki.Mangga Pak!!"
Pak Sis melambaikan tangan melihat Irwan berlari girang menuju rumahnya,
'Bocah kae mesake.Bapake lara2nen.Ning bocah kae bakal sukses aku isa ndelok.
Bakal dadi wong kae suk.'
Irwan diramal nih....wuih...bakal sukses katane.Benarkah?
=||= Kejam dirimu KAU BUAT HATI INI LUKA DAN KECEWA untuk selamanya....
Irwan sudah sampai dirumahnya.Ibunya sedang masak dengan kayu bakar.Wah baunya.Irwan makin keroncongan.
Irwan masuk ke dalam salim dulu sama Eyangnya,"Eyang,ini dapat kangkung
dari mbah Sih.Juga ikan mujair dari Pak Sis,Yang."
Eyangnya mengelus kepala Irwan,"Kowe ki angger mulih gawane akeh tenan ya.Takdongake begja terus seumur hidupmu putuku sing ganteng dewe."
Irwan mesem,"Ah Eyang.Gini kok ganteng.Iwake Irwan bawa ke pawon ya Eyang biar digoreng Ibu?"
Eyangnya manthuk2,"Iya gek digoreng gen kowe isa maem."
Irwan menemui ibunya,"Bu,ada ikan nih.Irwan luwe..."
Soimah nama ibunya Irwan segera menerima ikannya dan membersihkannya,"Ibu wis matengan,ayo wijik tangane gek maem kana."
Irwan segera mencuci tangan,"Baunya enak tenan Bu.Masak napa ta?"
Soimah mulai membuat bumbu ikan,"Jangan kluwih.Lalape ningkir ya.
Lomboke diulek sik ya.Wis dikei uyah karo moto."
Irwan seneng banget langsung menuju meja makan nawari Eyangnya,"Eyang,ayo makan!!Enak lho.Jangan kluwih."
Eyange nyahut sambil metiki kangkung,"Kowe dhisik wae.Eyang meh metiki kangkung sih.Eman2 ra dimasak."
Irwan lalu mengambil piring seng dilapisi daun jati dulu yang ia ambil
tadi baru diisi nasi dan sayur.Biasanya kalau tak ada lauk,ibunya akan goreng karak.Tapi ia pingin ikan yang baru digoreng ibunya,iapun nyambel dulu.Terus mendekati ibunya,"Harumnya...ikan mujair...ehmm..."
Irwan malah makan dekat ibunya duduk di dingklik kayu,"Wah enak Bu....hmmm."
Soimah guyu lihat piring anaknya dialasi daun jati,"Irwan...Irwan...senengane kok kajang dong jati.Aneh2 wae...anakku lanang ki.Ki iwake mateng.Cedake piringe!"
Irwan tambah deh nasinya,imbuh dia,"Bapak belum kondur ya Bu?"
Soimah menjawab,"Sore paling Le.Ayo maeme gek dang selak jam istirahate entek!"
Irwan segera menghabiskan makannya,"Wareg tenan.Irwan balik sekolahan dulu ya Bu?"
Soimah ngasih dia uang buat jajan,"Ini dit dinggo jajan.Mesake kowe kerep ra sangu.Ibu entuk rejeki mau.Sekali2 jajan kana.Gen pada kaya kancane."
Irwan malah ga mau,"Irwan dah wareg Bu.Buat ibu mawon,ge tambah celengan buat berobat Bapak."
Soimah malah kembeng2 mripate,"Irwan2,bocah kok apike kaya ngene ta le...le.."
Irwan malah pamitan,"Eyang Irwan sekolah dulu."
Eyange nyahut,"Ya,cah bagus."
Irwan kembali berlarian diarea persawahan pas banget pas tiba di sekolah pas jam masuk kelas,"Teng...teng....!!!"
Itulah keseharian Irwan.Anak orang tak punya.Ayahnya hanya penambang pasir,sakit2 an lagi.Efek dari pekerjaannya yang penuh resiko.Itulah kenapa kadang Irwan harus nunggak bayar SPP.Malah uang saku saja ia tak pernah menuntut.Ia pilih pulang ke rumah yakyakan larian di tengah pematang sawah demi perutnya isi.Hal itu malah melatih fisiknya.Hingga suatu hari....
○●○ BERPISAH YA BERPISAH mungkin sudah suratan....
Ayahnya akhirnya meninggal dunia.Hari itu hari Selasa ia ingat banget.
Ayahnya memberi pesan terakhir padanya,"Dadi bocah sing bekti ya Le.Titip ibumu karo eyangmu putri.Bapak wis ora isa jaga maneh.Kowe kudu isa jaga apa sing dipercayake neng kowe ya Le.Bapak sayang karo kowe Irwan.Bapak pamit ya Cah bagus.Kowe kudu dadi wong sing kuat.Kuat ngadepi pancoban urip,kuat awake,kuat imane.Kuwi wae pesene Bapak ya Le."
Air mata membasahi pipi Irwan hari itu.Anak laki2 yang terkenal jagoan itu kini menangis di samping dipan ayahnya.Hanya anggukan kepalanya yang menentramkan hati bapaknya.
Ayahnya menghembuskan nafas terakhirnya.Irwan menangis,"Bapaaaak!!"
°○○ NAMUN JANGANLAH kau sakiti hatiku...
Sejak hari itu Irwan menguatkan hatinya menghadapi setiap hinaan orang yang
mengatakan ayahnya banyak hutang,ibunya cuma tukang jual es dawet,mbahnya ga punya sawah lagi.Semua cercaan ia terima.Bahkan ia rela ga habis sekolah cari kerjaan apa biar ada tambahan pemasukan.Biar asap dapur terus mengepul.Ibunya akhirnya ditawari tetangganya untuk jadi pembantu di kota,"Lumayan Imah,buat biaya sekolah Irwan.
Kamu mau to Irwan sampai SMU?"
Soimah memandang putranya yang tengah nimba air,"Iya mbakyu.Majikane sing apik tapi...Mengko tukang nyiksa wong.Emoh aku ning ngono."
Tetangganya memberitahu bahwa ia selalu dapat orderan dari majikan2 yang baik.
Ia ga sembarangan ngajak,"Wis tak jamin uwonge ki atine apik.Wong sugih tenan wis.Omahe magrong2.Anake mung siji wedok.Wis rasah mikir ping satus ayo ta."
Soimah akhirnya setuju.Ia pamitan pada ibunya juga Irwan kalau mau kerja di kota.
Tiap bulan ia akan usahain untuk pulang.Irwan kembali ditinggal.Mesake enggane....
¤¤¤ MATA HATIMU tertumpuk kemilau harta Hingga lunturnya CINTA YANG KITA BINA...
Memang benar kata tetangganya,majikan Soimah sangat kaya.Rumahnya loji,tingkat.Gede,amba,jembar wis perabotane wah kabeh.Serba keramik,resik,unik,antik lan nyentrik.Anake ndarane uga cantik.Seumuran karo Irwan.Ning manjane weleh...weleh...
Ndarane jenenge Pak Ngah.Jan sugih tenan,bisnise akeh.Nganti ra mudeng jenenge.
Rel apa real estate...konstruksi...terus hotel lan sapiturute.Mbuh...pokoke akeh.
Soimah sedang makeke sepatu anak juragene,"Non Evi,kaos kakine mau sing mana?"
Gadis kecil itu malah asyik lihatin boneka barbienya,"Yang pink aja.Jangan2...
yang putih aja yang ada tulisannya Princess."
Habis itu makai sepatu juga milih,"Mau yang warrior merah.Ga mau yang hitem.
Pakein!"
Soimah jadi inget Irwan,'Anakku dewe ra tak ladeni kayak ngene.Aduh...dadi kangen karo Irwan.Irwan lagi ngapa ya?'
~~~ AKU MENYADARI aku orang tak punya Namun di hati ini PUNYA RASA CINTA...
Irwan kini sudah mau lulus SD.Ia hidup berdua dengan eyangnya.Eyang kakung dan ayahnya semua sudah tiada.Ibunya juga kerja di kota agar ia bisa sekolah.Tiap hari ia bantu Eyangnya masak,nyuci baju,bersih2 rumah,nyapu,semua yang biasa dikerjake ibunya
kini ia dah biasa ngerjake juga.Masak juga.Ia sering goreng tempe dewe.Masak sega goreng.
Ngedang sega.Walau begitu ada saja yang masih ngenyek,"Kowe ki lanang apa wedok sih Wan kok isah2,nyapu,umbah2,tinggal wae Wan ayo dolan kayak kita2!!"
Irwan mung mesem,"Aku meh neng ngomah wae jaga simbahku.Kowe dolana kana.
Aku meh ngrampungke nyapu sik."
Irwan selalu ingat pesan terakhir ayahnya bahwa ia harus menjaga keluarganya.
Irwan kerap jadi kuli pasar kalau libur sekolah.Uangnya buat beli makanan atau kebutuhan sekolah.Wah awake tambah keker.Lha angkat junjung dah biasa.
%%% KEJAM DIRIMU kau buat hati ini luka dan kecewa UNTUK SELAMANYA...
Soimah akan datang tiap bulan sekali.Tergantung juragannya kasih ijin ga.Isteri juragane Rita Sugiarto namane orange sibuk kayak suamine.Evi malah kerap sama dirinya.
Soimah kadang pingin nangis bila lagi nemeni Evi main dirumah.Ia ingat Irwan yang di desa.Kasihan ga dijaga sama ibunya.Ibunya malah jaga anaknya orang lain.Evi heran lihat pembantunya,"Mak e kok nangis?Kenapa?"
Soimah menyeka air matanya,"Inget anak saya di desa Non.Seumuran Non juga."
Evi malah jadi pingin tahu,"Laki apa perempuan Mak'e?"
Soimah jawab,"Laki Non.Namanya Irwan."
Evi tiduran di sofa,"Kenapa ga diajak ke sini.Biar bisa nemeni Evi main.Evi bosen main sendirian terus.Mama dan papa sibuk semua.Mak'e juga harus bersih2 dan masak.Bete ah..."
Soimah sumringah,"Beneran boleh saya ajak ke sini?Tuan Besar ga marah Non?"
Evi meminum susu yang sudah disiapkan Soimah,"Ntar aku bilangke Papa deh.
Tapi ga janji ya...he..he.."
Soimah seneng,"Iya Non makasih.Mak'e takut kalau ngomong sama Tuan Besar."
Evi melihat ke arah luar,gerimis,ia jadi laper.
Evi :"Bikinke nasi goreng dong Mak'e.Telornya ceplok ya.Setengah mateng.
Kuningnya ga boleh pecah!Awas kalo pecah,Evi ga mau makan!"
Soimah segera ke dapur,"Beres Non!"
Evi malah memikirkan soal anak pembantunya,'Irwan...kayak gimana ya anaknya?
Kalau aku punya temen main kan asyik.Ga bete lagi di rumah.Papa sih masak aku main keluar ga boleh.Mama juga malah dukung.Malah belike apa nih barbie,monopoli,halma,ular tangga,bekel,teddy bear,...sebel.Aku ingin punya temen main.
Aku akan merayu Papa biar ngijinin Irwan tinggal disini.Yess!'
Berhasilkah usaha Evi itu?Apakah yang akan terjadi selanjutnya dengan Irwan?
***see you next eps***
Eps 2 CERBUNG XI - AKU ORANG TAK PUNYA
♥][♡ AKU ORANG TAK PUNYA CERBUNG XI ♡][♥ EPS 2
♥][♥ Whatsoever He Doeth Apapun Yang Ia Lakukan ♡][♡
]]]] Oke mari kita lihat gimana keadaan
Irwan di kampung halamannya dengan sebuah lagu nan sederhana'Caping Gunung'.
♡♡ DHEK JAMAN BERJUANG~Saat zaman perjuangan...
Bila Soimah tengah memperjuangkan supaya Irwan dapat ikut ke kota dengan
dia maka Irwan tengah berjuang hidup di desa bersama sang nenek tercinta.Irwan kini sudah SMP kelas 1.Kasihan banget dia kalau mau sekolah harus jalan dulu 1,5 km untuk sampai di sekolah.Yang penting bagi dia itu sarapan dulu tiap pagi.Siang dia akan jajan ala kadarnya.Biasanya ia jajan nasi soto di kantin sekolah.Dia suka soto sapi yang banyak gajihnya atau lemaknya.Penjualnya sampai hafal,"Ambil sendiri ya cah bagus.Ambil di dapur langsung aja."
Bahkan bila tak punya uang Irwan bantu cuci piring terus dikasih upah semangkuk nasi soto.Ia ga peduli meski diledeki teman2nya,yang penting ia ga nyuri.Kadang uang dari ibunya lebih ia utamakan buat bayar uang sekolah dan biaya hidup sehari2 bersama sang
nenek.Dia itu paling seneng kalau Eyang putrinya itu masak tumpang.Wah dibumbu merica dan dikasih krecek sama lauknya bakwan.Wah ia akan makan dengan lahap,"Eyang,ini enak banget.Kalau pagi Irwan mau sarapan seperti ini terus.Enak banget Eyang.Apalagi sayurannya kacang panjang.Aduh...mak nyus Eyang..."
Eyangnya tersenyum lihat cucunya itu,"Tenang saja cucuku.Eyang bakal masak itu terus kalau kamu memang suka.Bahannya cuma tempe.Murah lagi.Kamu ini memang ga neko2 anake."
Irwan kalau libur sekolah bantu tetangganya di sawah atau di ladang.
Lumayan latihan tubuh.Ia mencangkul,membantu panen atau bantu memupuk.Oleh tetangganya diberi hasil ladang atau beras bila musim panen padi.
Irwan seneng banget bawa hasil kerja kerasnya,"Eyang!Lihat nih Irwan bawa apa!"
Eyangnya keluar dari kamarnya,"Wah beras!Terima kasih Tuhan selalu kasih rejeki sama cucuku ini."
Eyangnya mengelus kepala cucunya,"Coba kakekmu masih hidup ya.Pasti seneng banget lihat kamu.Kamu ini mirip banget sama dia.Suka kerja keras.Badannya sampai kuat,kenceng dan berisi."
Irwan memang jauh dari ibunya tapi sang nenek melimpahinya dengan kasih sayang sehingga ia tak pernah marah dengan ibunya yang jarang pulang.
♥♥NJUR KELINGAN ANAK LANANG~Terus saja teringat anak laki2....
Soimah kian merindukan Irwan namun Irwan tak mau ikut ke kota bila Eyangnya juga tidak ikut,"Kasihan Eyang Ibu.Masak sendirian di sini?Ga ah!Irwan mau didesa saja.
Ibu kerja di kota gpp,jangan terlalu mikir Irwan Bu.Irwan baik2 saja."
Soimah memandang haru juga bangga pada putra tunggalnya itu,"Ibu kasihan sama kamu.Sudah ga punya bapak kini ditinggal kerja sama ibu.Masih jaga nenek di desa.
Ibu bersyukur punya anak yang baik kayak kamu.Pengertian anake dan nurut.Ini ibu belikan kamu sepatu baru.Yang lama sudah mengkap kan.Ini juga tas ransel.Ini dari Non Evi.Dia punya banyak aneka jenis tas.Ada yang model laki.Ini ranselnya masih bagus.Eman2 daripada ga dipakai."
Irwan seneng banget lihat tasnya,"Wah bagus nian Bu!Asyik!Bilang terima kasih ya Bu sama siapa tadi Non Evi?Memang dia siapa Bu?"
Soimah tersenyum melihat Irwan makai tasnya muter2 berpose depan kaca,"Non Evi itu anak juragan Ibu.Anak tunggal kayak kamu juga.Seumuran kayak kamu."
+][+ MBIYEN TAK OPENI~dulu kupelihara NING SAIKI ONO NGENDI~Tapi sekarang entah dimana....
Irwan manggut2 mendengar ibunya cerita soal anak majikannya yang bernama Evi.
Soimah cerita bagaimana manjanya Evi,"Non Evi itu memang manja tapi itu karena
orang tuanya sangat sibuk.Dia itu yang bujuk Tuan Besar agar nerima kamu tinggal
di sana.Bahkan kalau kamu ikut ibu, kamu akan disekolahkan juga bareng Non Evi.
Beneran ini kamu ga mau ikut ibu?"
Irwan kekeh ga mau,"Kasihan Eyang Bu.Kalau Eyang boleh ikut,Irwan mau."
Soimahpun berjanji akan mengusahakannya.
×][× JARENE WIS MENANG-Katanya sudah menang....KETURUTAN SING DIGADHANG-
terwujud yang diinginkan....
Irwan bilang kalau besok pengambilan raport.Ibunya diminta ke sekolah.
Soimahpun datang ke sekolah keesokan harinya,tentu saja ga jalan kayak Irwan biasanya.Soimah ngajak anaknya itu naik andong,seperti kereta kuda.Irwan malah cerita,"Biasanya Irwan jalan Bu.Makanya sepatunya cepet rusak.Kadang lari juga.
Apalagi kalau hujan lari sambil payungan daun pisang.He..he.."
Soimah miris mendengarnya,"Ntar ibu beliin kamu jas hujan.Juga sepeda ya.
Kasihan nanti betismu gede2 lho.Jalan terus."
Irwan seneng banget,"Beneran Bu dibelike sepeda?Asyikk!!Beli pit kebo punyanya Pakdhe Semin aja Bu.Kayake dijual lho."
Soimah malah heran,"Bukanne sepeda itu dah rusak katane.Kamu malah pingin beli itu?"
Irwan ,"Ntar Irwan perbaiki.Lumayan uang ibu ga perlu keluar banyak.Hutang ayah dulu juga masih banyak yang belum dilunasi kan Bu?"
Soimah terharu,"Kamu ini mikir kok sampai segitunya to Le...le..(Panggilan anak laki di jawa itu 'tole').Ibu benar2 kagum sama kamu Le."
Akhirnya mereka sampai di sekolah,wah Irwan juara 1 malah juara diantara juara 1.
Elok banget.Pinter tenan.Soimah membelikan sepeda kebo yang diminta Irwan.Irwan seneng banget,sibuk benerin sepedanya.Pelegnya,remnya,sadelnya,pedalnya,rantainya hingga bannya semua dibenerin.Ada yang diganti juga.Seneng banget Irwan.
Sekarang ga perlu jalan kaki lagi ke sekolah.Kring...kring....
÷][÷ MBIYEN NINGGAL JANJI-dulu meninggalkan janji...NING SAIKI OPO LALI-
tapi kini apa lupa....
Namun saat mau kenaikan kelas,Eyang putri meninggal dunia.Sudah lanjut juga
usianya.Sebelum meninggal Eyang berpesan pada Irwan,"Eyang minta kamu jaga ibumu ya cah bagus.Jangan mudah iri sama orang.Hiduplah apa adanya.Disyukuri semuanya yang sudah kamu punya.Eyang yakin suatu saat kamu bakal jadi orang yang berhasil.Tak selamanya kamu dibawah terus.Eyang punya sesuatu buat kamu.Ini ada gelang.
Jika suatu hari nanti kamu menemukan perempuan yang baik dan tulus sama kamu,sebelum nikah pakaikan gelang ini pada dia.Ini sebenarnya milik ibumu.
Namun ibumu takut hilang jadi disuruh nyimpen Eyang.Memang cuma gelang emas berapa gram tapi ini penuh kenangan.Ini warisan keluarga kita.
Ini terima ya."
Begitu gelang itu diterima Irwan sang nenek menghembuskan nafas terakhirnya.
Irwan kembali kehilangan,"Eyaaang!!"
=][= NENG NGGUNUNG-di gunung...TAK CADHONGI SEGO JAGUNG-kubekali nasi jagung....
Kasihan Irwan menangis terus sepanjang pemakaman.Soimah juga sama.Hanya bisa memeluk putranya yang nampak sedih banget.Eyang putri dimakamkan di pekuburan desa yang terletak di bukit.Untuk sampai sana harus melewati jalan yang berbatu,berlumpur,naik turun wah belum licin.Irwan membantu mengusung tandunya.Ia kuat.Sepanjang jalan ia bertekad bakal jadi orang yang bakal jaga ibunya.Ia akan nurut sama ibunya.Ia akan bersama selalu disisi ibunya susah dan senang.Ia ga akan jauh dari ibunya.Akhirnya Irwanpun ikut ibunya ke kota.Rumah mereka di desa dijual.Buat bayar hutang.Sepedanya juga dijual buat nambah biaya hidup.Dibeli sama yang punya dulu,dibeli mahal malah.Weleh...
<][> YEN MENDHUNG-kalau mendung... TAK SILIHI CAPING NGGUNUNG-
kupinjami topi sawah atau caping...
Walau berat juga ninggal desa yang sudah begitu ia kenal sejak kecil
namun Irwan sudah janji bakal selalu bersama ibunya.Mau menjaga ibunya.
Tinggal sang ibu kini yang ia punya.Memakai sandal jepit pergilah Irwan ke
kota sama ibunya.Jadi inget Cerbung Kehilangan deh...
{][} SYUKUR BISO NYAWANG-syukur bisa melihat....NGGUNUNG DESO DADI REJO-gunung desa menjadi makmur...
Irwan gumun lihat kota,"Bu itu gedung kok tinggi2 banget ya?
Kendaraane banyak banget ya?Mobil2 bagus2...wah itu apa Bu?Itu?Itu?"
Apalagi lihat jalan layang,fly over weleh sampai bengong,"Wuihh...jalanne halus-halus ya Bu?Naik turun wis....Bagus banget.Kok sini ga ada andong ya Bu?"
Soimah mesem,"Ini kota ya Le...bukan desa.Disini adanya busway,taxi,ga ada andhong."
Makin heboh lagi lihat pesawat terbang,"Wah yang terbang tadi itu ya namanya pesawat terbang?Wah...kok bisa ya benda sebesar itu terbang?Kok ga jatuh ya Bu?"
Irwan tak henti2nya terpesona lihat megahnya kota.Hingga akhirnya tiba di
rumah sang majikan Soimah.
€][€ BENE ORA ILANG-biar tak hilang NGGONE PODHO LORO LOPO-tempat dimana bersusah payah...
Irwan malah jebat(putus)sandal jepitnya saat mau masuk komplek,
"Bu sandalnya rusak ki...Irwan benerin dulu ya?"
Soimah mengiyakan,"Kamu benerin dulu,kalau ga bisa nyeker juga gpp.Ibu mau bilang satpamnya dulu."
Eh tiba2 sebuah mobil mewah berhenti,sebuah suara memanggil Soimah,"Ma'e pulang!!!Yeahh!!"
Soimah menoleh dan segera mendekati Irwan,"Ayo Le beri hormat!Ayo berdiri!!"
Irwan yang belum selesai benerin sandalnya segera berdiri di samping ibunya,
"Memang ada apa Bu?"
Soimah nampak mengangguk hormat,"Majikan Ibu."
Sambil makai sandal jepit cuma satu,Irwan nampak mencuri pandang ke arah mobil.
Kaca mobil diturunkan,seraut wajah nan manis memandangnya.Oo...siapa dia?
Gimana nih pandangan pertamanya?***see you next eps***
Eps 3 CERBUNG XI ●•○
AKU ORANG TAK PUNYA
AKU ORANG TAK PUNYA
○•● AKU ORANG TAK PUNYA○•● CERBUNG XI EPS 3
○•● The Chosen Man○•● Pria Terpilih
●•○ PERTEMUAN....
○♥•PERTEMUAN YANG KUIMPIKAN KINI JADI KENYATAAN....
( depan gerbang kediaman majikan Soimah ) Sambil memegangi satu sandal jepitnya,Irwan melihat kaca mobil diturunkan.
Seraut wajah nan manis terlihat membuatnya terkesima,'Wah siapa dia ya?Manis nian.
Sepertinya seumuran denganku.Apa itu yang Ibu sebut Non Evi?Anak majikan Ibu.Masih kecil aja manis gimana besarnya ya?'
Evi juga melihat ke arah bocah laki2 yang berdiri di sebelah pembantunya,'Oh itu anake Mak'e.Polos dan culun.Tapi kayaknya kuat badannya.Lucu dia masak sandalnya satu aja.
Jepit lagi.Hi..hi..dia lucu...aku suka...Asyik ada teman main nih!' Dua insan muda itu saling memandang wah pandangan pertama awal aku berjumpa...lagunya pertemuan diajeng...oh iya... ○♡• PERTEMUAN YANG KUDAMBAKAN TERNYATA BUKAN KHAYALAN....
Irwan sampai melongo saking terpesonanya,sandal jepit yang dipegangnya sampai lepas dari genggaman.Evi ketawa kecil melihatnya.
Soimah segera menyuruh Irwan memberi hormat,"Ayo yang sopan kasih anggukan kepala sambil agak membungkukkan badan!Jangan lupa kasih salam kalau ketemu majikan!"
Irwan bingung,"Salamnya gimana Bu?" Soimah kasih contoh,"Selamat siang Non Evi,Nyonya Rita dan Tuan Besar!Selamat datang!"
Pak Ngah bertanya,"Itu anakmu yang kamu bilang itu?" Soimah mengangguk,"Iya Tuan Besar.Ini Irwan anak saya.Irwan,ayo beri salam sama Tuan Besar!"
Irwan membungkuk,"Selamat siang Ndara (Sebutan majikan dalam bahasa Jawa )." Pak Ngah memandang dari atas sampai bawah,'Polos banget anaknya.Masih murni bisa dibentuk nih buat penjaga Evi.Akan kulatih dia.Tapi aku mau lihat dulu seperti apa kepribadiannya.'
Pak Ngah menyuruh Soimah dan Irwan masuk,"Ayo masuk dulu.Kita bicara di dalam!"
Evi dengan gembira memanggil Soimah,"Mak'e aku lapar bikinke nasgor ya.Pakai timun sama telor ceplok bermagma.Bikinke Mak'e ya?"
Soimah segera menyahut,"Beres Non.Segera Mak'e bikinkan." Evi bersorak kegirangan,"Asyik!!Yeah...yeah!!Mak'e pulang!Mak'e pulang!!" Rita negur putrinya,"Evi sayang..."
Evi langsung diem deh.Tapi sambil nglirik Irwan gitu yang jalan mengikuti ibunya,'Irwan itu kasihan ya sandalnya rusak.Aku punya banyak kayake sandal begituan...malah ada yang pakai gambar mickey mouse juga ada.Akan kukasih satu deh buat dia.He..he..kasihan banget.'
°•○ SAKIT KARENA PERPISAHAN KINI TELAH TEROBATI.... Memasuki halaman rumah nan indah dan luas Irwan terpana,"Wah rumahnya besar banget Bu pekarangannya."
Apalagi lihat ada kolamnya,ada pancurannya wah makin ternganga Irwan,"Ada kolam ikannya Bu!Wah ini lebih bagus dari rumah pak bayan di desa."
Apalagi masuk ke kamar buat pembantu,makin heran Irwan,"Ini kamarnya Bu?Wah bagus ya?Sudah dikeramik lantainya.Kasurnya juga empuk.Wah...majikan Ibu baik ya?"
Soimah menaruh barang2 di kamar,"Ibu beruntung mereka orang baik.Walau sibuk semuanya tapi mereka baik.Ayo kamu taruh aja tasmu disini.Ayo ikut ibu ke dapur.Kamu juga lapar kan?"
Irwan mesem,"Ibu ngerti ya..he..he.."
Soimah mengelus kepala putranya,"Ibu seneng kamu sekarang bakal sama ibu terus.Hati ibu tenang banget."
Wah Soimah berkaca2 ngomong gitu.Betapa ia kerap menangis kangen sama
Irwan saat Irwan masih di desa dulu.Kini ia takkan berpisah dengan anak tunggalnya itu.How touching...
•○● KEBAHAGIAAN YANG HILANG KINI KEMBALI LAGI....( Dapur ) Soimah menyuruh Irwan duduk,"Kamu duduk dulu.Ini minum dulu ya Le.Kamu pasti haus.Ibu mau masak nasi goreng dulu.Kamu sama Non Evi itu kesukaannya sama nasi goreng sama telor ceplok setengah mateng." Irwan minum air putih dari kulkas,"Wah dingin airnya.Seger banget.Ini kulkas ya Bu?"
Soimah asyik ngulek bumbu,"Iya.Nanti ibu ajari soal barang2 disini.Kamu nanti bakal bantu ibu juga.Kamu gpp to bantu ibu nyapu,ngepel dan yang lainnya?" Irwan mendekati ibunya,"Jelas Irwan ga masalah Bu.Irwan akan bantu ibu apa saja.
Di desa juga Irwan suka menyapu,mencuci baju bahkan masak juga he..he.." Soimah lega mendengarnya,"Memang kamu anak yang baik Le.Ini kamu bantu ngupas timun ya.Pisaunya disana."
Irwan segera membantu ibunya.Good boy...
▲▲▲ RINDU YANG SELAMA INI SUDAH MENGGUNUNG....( Kamar Evi )
Evi mondar mandir ga jelas di kamarnya yang nuansa pink.Nuansa manja.Ia sudah siapkan sepasang sandal warna pink juga buat Irwan tapi ia bingung gimana mau ngasihnya.
Evi menimang2 sandalnya,'Dia lagi ngapain ya?Pasti lagi sama Mak'e di dapur.Aku kan minta nasgor tadi.Aku ke dapur aja.'
Dengan ceria Evi memasukkan sandal tersebut ke sebuah tas kantong warna pink juga.Weleh...pinker kabeh.Lalu ia meluncur ke dapur.Jalan maksude. →•← MENCAIR DITERPA CINTA DALAM SENANDUNG...( Back to kitchen ) Evi mengendap-endap menuju dapur.Lha kok malah kayak maling ?Ai..ai... Sampai di dapur Evi ngintip dulu,'Ah bener kan dia di dapur sama Mak'e.Pas nih aku akan masuk pura2 nanya nasgor ah...'
Evipun masuk dengan pedenya,"Mak'e!Nasgornya dah mateng belum?Laper nih!" Irwan kaget sampai kepiris tangannya,"Auww!" Soimah jadi panik,"Kowe gpp Le?Waduh kepiris ya?" Evi jadi merasa bersalah,"Mak'e lanjut masak aja!Biar aku yang obatin lukanya." Soimah nurut ga mau bikin nona mudanya marah soale papa mamanya di rumah.
Gawat ntar. Irwan pekewuh,"Ga usah Ndara.Saya biasa luka kok.Gpp." Evi segera mengambil obat luka,kapas dan hansaplast,"Ga usah ngeyel!Sini tangannya!"
Irwan malah ngemut jarinya yang luka,"Sudah saya obati kok ndara." Evi ga suka dibantah,"Mak'e anakmu kok ngeyelan sih?!" ♡¤♡ CINTA YANG SELAMA INI MASIH TERPENDAM.... Soimah langsung negur Irwan,"Le nurut aja sama Non Evi.Udah jangan bantah!"
Irwan memandang gadis muda di hadapannya sambil masih ngemut jarinya,"Tapi Bu..."
Evi ga sabar segera meraih tangan Irwan dibawanya ke wastafel dicuci di air mengalir jarinya,"Sini!"
Irwan baru kali ini digandeng cewek,"Ndara saya gpp kok.Ndara putri ga usah repot."
Evi lalu ngajak Irwan duduk,"Duduk!Aku bilang duduk!" Soimah sambil masak teriak,"Duduk Wan!"
Irwanpun duduk,"Nggih Ndara." ~♥~ TERCURAH SUDAH PENUH DENGAN KEMESRAAN.... Evi ga suka dipanggil ndara,"Berhenti manggil aku Ndara.Aku ga suka!Panggil aku non Evi.Ngerti?"
Irwan melihat jarinya diobati Evi,"Iya Non Evi." Evi mengoleskan betadine,"Bagus!" Irwan seneng juga diperhatikan sama Evi,'Walau agak galak tapi dia perhatian banget he..he..' Evi membalut lukanya dengan hansaplast,"Nah dah selesai.Oh ya sebagai permintaan maaf aku punya sesuatu buat kamu."
Soimah memperhatikan dua bocah itu eh..remaja itu dengan heran,'Mereka kok kayak serasi gitu ya.Ah ngimpi!Masak anal juragan dapat anak pembantu.Mah..Imah rasah muluk2 jadi orang.Dah boleh bawa Irwan disini aja dah bejo banget.' ←☆→ TAK INGIN LAGI TERPISAH CUKUP SEKALI BERPISAH... Soimah menyiapkan dua porsi nasi goreng,satu buat Irwan dan satu buat Evi.
Evi malah menyerahkan tas pink berisi sandal pada Irwan,"Buat kamu.Ga boleh ditolak!"
Irwan jelas gumun,'Ngasih apa maksa ini?Aneh tenan.'
Evi sebel Irwan diam saja,"Mak'e anakmu apa punya masalah pendengaran?"
Soimah segera mendekat,"Ga Non.Irwan sehat kok kelima inderanya.Wan,ayo diterima hadiahnya!Ayo!"
Irwan menurut,"Terima kasih ya Non Evi." Evi masih manyun,"Kok ga dibuka?Buka dong!Gimana sih?" Weleh..weleh...Irwan sampai salting gini salah gitu salah.Rebek...pusing kepala baby..
◆☆◇ TAK INGIN LAGI MERANA CUKUP SEKALI MERANA.... Ga mau kena umpat nona mudanya,Irwan segera membuka hadiahnya,'Tasnya jambon(merah muda),isinya juga sandal warna jambon.Aku ini kan cowok.Masak pakai jambon.Piye ki?'
Evi terus memperhatikan ekspresi Irwan,"Kenapa?Ga suka?!" Soimah memberi kode pada Irwan,Irwan ngerti.Ia segera memakainya,"Bagus kok Non.Terima kasih." Evi baru senyum2 kala sandalnya dipakai sama Irwan,"Harus dipakai lho ya!Awas kalau ga!"
Irwan keder juga,'Sandalnya sih bagus bahannya.Mahal juga kayaknya tapi warnanya itu lho...cewek banget.'
Soimah menyajikan nasi gorengnya,"Ini nasgornya Non Evi.Saya bawa ke ruang makan apa ke kamar?"
Evi malah duduk manis,"Aku mau makan disini." Irwan hendak pergi ke kamar takut ganggu,"Irwan ke kamar ya Bu?Ga ada yang perlu dibantu lagi kan?" Eh yang jawab malah Evi,"Ada!Ayo sini!" Soimah kaget juga,'Waduh apa lagi maunya Non Evi nih?' Irwan memandang ibunya,"Irwan gimana Bu?" Soimah berbisik,"Sudah sana dipanggil Non Evi tuh!Sana cepet!" Irwan dag dig dug,'Apa maning?Apa maning?' Pada tahu ga Irwan disuruh ngapa?***see you next eps***
( depan gerbang kediaman majikan Soimah ) Sambil memegangi satu sandal jepitnya,Irwan melihat kaca mobil diturunkan.
Seraut wajah nan manis terlihat membuatnya terkesima,'Wah siapa dia ya?Manis nian.
Sepertinya seumuran denganku.Apa itu yang Ibu sebut Non Evi?Anak majikan Ibu.Masih kecil aja manis gimana besarnya ya?'
Evi juga melihat ke arah bocah laki2 yang berdiri di sebelah pembantunya,'Oh itu anake Mak'e.Polos dan culun.Tapi kayaknya kuat badannya.Lucu dia masak sandalnya satu aja.
Jepit lagi.Hi..hi..dia lucu...aku suka...Asyik ada teman main nih!' Dua insan muda itu saling memandang wah pandangan pertama awal aku berjumpa...lagunya pertemuan diajeng...oh iya... ○♡• PERTEMUAN YANG KUDAMBAKAN TERNYATA BUKAN KHAYALAN....
Irwan bingung,"Salamnya gimana Bu?" Soimah kasih contoh,"Selamat siang Non Evi,Nyonya Rita dan Tuan Besar!Selamat datang!"
Pak Ngah bertanya,"Itu anakmu yang kamu bilang itu?" Soimah mengangguk,"Iya Tuan Besar.Ini Irwan anak saya.Irwan,ayo beri salam sama Tuan Besar!"
Irwan membungkuk,"Selamat siang Ndara (Sebutan majikan dalam bahasa Jawa )." Pak Ngah memandang dari atas sampai bawah,'Polos banget anaknya.Masih murni bisa dibentuk nih buat penjaga Evi.Akan kulatih dia.Tapi aku mau lihat dulu seperti apa kepribadiannya.'
Pak Ngah menyuruh Soimah dan Irwan masuk,"Ayo masuk dulu.Kita bicara di dalam!"
Evi dengan gembira memanggil Soimah,"Mak'e aku lapar bikinke nasgor ya.Pakai timun sama telor ceplok bermagma.Bikinke Mak'e ya?"
Soimah segera menyahut,"Beres Non.Segera Mak'e bikinkan." Evi bersorak kegirangan,"Asyik!!Yeah...yeah!!Mak'e pulang!Mak'e pulang!!" Rita negur putrinya,"Evi sayang..."
°•○ SAKIT KARENA PERPISAHAN KINI TELAH TEROBATI.... Memasuki halaman rumah nan indah dan luas Irwan terpana,"Wah rumahnya besar banget Bu pekarangannya."
Apalagi lihat ada kolamnya,ada pancurannya wah makin ternganga Irwan,"Ada kolam ikannya Bu!Wah ini lebih bagus dari rumah pak bayan di desa."
Apalagi masuk ke kamar buat pembantu,makin heran Irwan,"Ini kamarnya Bu?Wah bagus ya?Sudah dikeramik lantainya.Kasurnya juga empuk.Wah...majikan Ibu baik ya?"
Soimah menaruh barang2 di kamar,"Ibu beruntung mereka orang baik.Walau sibuk semuanya tapi mereka baik.Ayo kamu taruh aja tasmu disini.Ayo ikut ibu ke dapur.Kamu juga lapar kan?"
Irwan mesem,"Ibu ngerti ya..he..he.."
Wah Soimah berkaca2 ngomong gitu.Betapa ia kerap menangis kangen sama
Irwan saat Irwan masih di desa dulu.Kini ia takkan berpisah dengan anak tunggalnya itu.How touching...
•○● KEBAHAGIAAN YANG HILANG KINI KEMBALI LAGI....( Dapur ) Soimah menyuruh Irwan duduk,"Kamu duduk dulu.Ini minum dulu ya Le.Kamu pasti haus.Ibu mau masak nasi goreng dulu.Kamu sama Non Evi itu kesukaannya sama nasi goreng sama telor ceplok setengah mateng." Irwan minum air putih dari kulkas,"Wah dingin airnya.Seger banget.Ini kulkas ya Bu?"
Soimah asyik ngulek bumbu,"Iya.Nanti ibu ajari soal barang2 disini.Kamu nanti bakal bantu ibu juga.Kamu gpp to bantu ibu nyapu,ngepel dan yang lainnya?" Irwan mendekati ibunya,"Jelas Irwan ga masalah Bu.Irwan akan bantu ibu apa saja.
Di desa juga Irwan suka menyapu,mencuci baju bahkan masak juga he..he.." Soimah lega mendengarnya,"Memang kamu anak yang baik Le.Ini kamu bantu ngupas timun ya.Pisaunya disana."
Irwan segera membantu ibunya.Good boy...
Evi menimang2 sandalnya,'Dia lagi ngapain ya?Pasti lagi sama Mak'e di dapur.Aku kan minta nasgor tadi.Aku ke dapur aja.'
Dengan ceria Evi memasukkan sandal tersebut ke sebuah tas kantong warna pink juga.Weleh...pinker kabeh.Lalu ia meluncur ke dapur.Jalan maksude. →•← MENCAIR DITERPA CINTA DALAM SENANDUNG...( Back to kitchen ) Evi mengendap-endap menuju dapur.Lha kok malah kayak maling ?Ai..ai... Sampai di dapur Evi ngintip dulu,'Ah bener kan dia di dapur sama Mak'e.Pas nih aku akan masuk pura2 nanya nasgor ah...'
Evipun masuk dengan pedenya,"Mak'e!Nasgornya dah mateng belum?Laper nih!" Irwan kaget sampai kepiris tangannya,"Auww!" Soimah jadi panik,"Kowe gpp Le?Waduh kepiris ya?" Evi jadi merasa bersalah,"Mak'e lanjut masak aja!Biar aku yang obatin lukanya." Soimah nurut ga mau bikin nona mudanya marah soale papa mamanya di rumah.
Gawat ntar. Irwan pekewuh,"Ga usah Ndara.Saya biasa luka kok.Gpp." Evi segera mengambil obat luka,kapas dan hansaplast,"Ga usah ngeyel!Sini tangannya!"
Irwan malah ngemut jarinya yang luka,"Sudah saya obati kok ndara." Evi ga suka dibantah,"Mak'e anakmu kok ngeyelan sih?!" ♡¤♡ CINTA YANG SELAMA INI MASIH TERPENDAM.... Soimah langsung negur Irwan,"Le nurut aja sama Non Evi.Udah jangan bantah!"
Evi ga sabar segera meraih tangan Irwan dibawanya ke wastafel dicuci di air mengalir jarinya,"Sini!"
Irwan baru kali ini digandeng cewek,"Ndara saya gpp kok.Ndara putri ga usah repot."
Evi lalu ngajak Irwan duduk,"Duduk!Aku bilang duduk!" Soimah sambil masak teriak,"Duduk Wan!"
Irwanpun duduk,"Nggih Ndara." ~♥~ TERCURAH SUDAH PENUH DENGAN KEMESRAAN.... Evi ga suka dipanggil ndara,"Berhenti manggil aku Ndara.Aku ga suka!Panggil aku non Evi.Ngerti?"
Irwan melihat jarinya diobati Evi,"Iya Non Evi." Evi mengoleskan betadine,"Bagus!" Irwan seneng juga diperhatikan sama Evi,'Walau agak galak tapi dia perhatian banget he..he..' Evi membalut lukanya dengan hansaplast,"Nah dah selesai.Oh ya sebagai permintaan maaf aku punya sesuatu buat kamu."
Soimah memperhatikan dua bocah itu eh..remaja itu dengan heran,'Mereka kok kayak serasi gitu ya.Ah ngimpi!Masak anal juragan dapat anak pembantu.Mah..Imah rasah muluk2 jadi orang.Dah boleh bawa Irwan disini aja dah bejo banget.' ←☆→ TAK INGIN LAGI TERPISAH CUKUP SEKALI BERPISAH... Soimah menyiapkan dua porsi nasi goreng,satu buat Irwan dan satu buat Evi.
Irwan jelas gumun,'Ngasih apa maksa ini?Aneh tenan.'
Evi sebel Irwan diam saja,"Mak'e anakmu apa punya masalah pendengaran?"
Soimah segera mendekat,"Ga Non.Irwan sehat kok kelima inderanya.Wan,ayo diterima hadiahnya!Ayo!"
Irwan menurut,"Terima kasih ya Non Evi." Evi masih manyun,"Kok ga dibuka?Buka dong!Gimana sih?" Weleh..weleh...Irwan sampai salting gini salah gitu salah.Rebek...pusing kepala baby..
◆☆◇ TAK INGIN LAGI MERANA CUKUP SEKALI MERANA.... Ga mau kena umpat nona mudanya,Irwan segera membuka hadiahnya,'Tasnya jambon(merah muda),isinya juga sandal warna jambon.Aku ini kan cowok.Masak pakai jambon.Piye ki?'
Evi terus memperhatikan ekspresi Irwan,"Kenapa?Ga suka?!" Soimah memberi kode pada Irwan,Irwan ngerti.Ia segera memakainya,"Bagus kok Non.Terima kasih." Evi baru senyum2 kala sandalnya dipakai sama Irwan,"Harus dipakai lho ya!Awas kalau ga!"
Soimah menyajikan nasi gorengnya,"Ini nasgornya Non Evi.Saya bawa ke ruang makan apa ke kamar?"
Evi malah duduk manis,"Aku mau makan disini." Irwan hendak pergi ke kamar takut ganggu,"Irwan ke kamar ya Bu?Ga ada yang perlu dibantu lagi kan?" Eh yang jawab malah Evi,"Ada!Ayo sini!" Soimah kaget juga,'Waduh apa lagi maunya Non Evi nih?' Irwan memandang ibunya,"Irwan gimana Bu?" Soimah berbisik,"Sudah sana dipanggil Non Evi tuh!Sana cepet!" Irwan dag dig dug,'Apa maning?Apa maning?' Pada tahu ga Irwan disuruh ngapa?***see you next eps***
Eps 4 CERBUNG XI ☆ AKU ORANG TAK PUNYA
☆ JANGAN MENYERAH....
☆ TAK ADA MANUSIA YANG TERLAHIR SEMPURNA....( Dapur )
Melihat Irwan mendekat Evi segera menunjuk pada sepiring nasi goreng di meja,"Temeni aku makan!Aku ga suka makan sendirian."
Irwan yang di kampung biasa makan lesehan mikir ya simple aja,"Baik Non Evi.
Saya di bawah saja ya.Bersih kok lantainya."
Irwan mengambil piringnya lalu duduk bersila di lantai.Melihat itu Evi manyun,
'Gimana sih?!Aku tuh maunya dia duduk samping aku biar aku bisa ngobrol eh malah dibawah.Emang enak ya makan begitu?Coba ah!'
Evi segera nyuruh Soimah,"Mak'e!Ambilke karpet kecil ya.Bawa sini!"
Soimah segera melakukan perintah nona mudanya.Evi mondar-mandir sambil sedakep gitu didekat Irwan yang malah asyik makan.Habis lapar tenan ya Wan?Mesake temen enggane...
☆ JANGAN KAU SESALI SEGALA YANG TELAH TERJADI....(Tak lama Kemudian)
Soimah kembali dengan karpet yang diminta,"Ini Non Evi.Mau digelar di mana?"
Evi menunjuk area dimana Irwan duduk,"Disitu!"
Karpetpun digelar,"Minggir dulu Le!Digelari karpet dulu.Perintah Non Evi."
Irwan berdiri sambil gumun lihat karpet nan indah digelar,"Kayak karpet ajaibnya
Aladdin ya Bu?"
Evi malah ketawa mendengarnya,"Kamu tuh Alladdinnya.Ayo duduk di karpet!Cepetan!!"
Irwan grogi soalnya karpetnya bagus banget mana pink lagi weleh...
Evi mencereng lihat Irwan malah berdiri kayak patung Monas,"Suruh duduk kok
susah amat sih?!Mak'e!!!"
Soimah membujuk Irwan,"Duduk Wan..."
Irwanpun duduk mewah.Mepet sawah he..he..mepet bingitz sampai Evi yang narik
dia agar agak ke tengah,"Mojok banget sih?Emang bauku ga enak ya?"
Irwan makin galau,"Tidak Non!Non Evi wangi banget kayak kembang setaman.
Kembang tujuh rupa malah..."
Evi seneng dipuji,"Kalau gitu agak sini dong.Bayangin kamu jadi Alladdin dan aku pastinya Puteri Jasmine...wah pasti keren banget tuh!Ya ga Mak'e?"
Soimah cuma yes boss aja,"Iya Non Evi pas jadi Putri Jasmine he..he.."
Evi melihat ke piring Irwan,"Telor magma juga ya?Kamu sama kayak aku suka telor ceplok setengah matang!Wah toast dulu dong!"
Irwan ga ngerti maksud Nona mudanya malah melirik sambil keheranan gitu,'Apa itu toast?Jangan2 sesuatu yang serba jambon lagi nih...Wah anak gadis emang aneh seneng
banget sih warna satu itu.Heran deh!'
Evi yang memajukan gelas minumannya ngajak toast ga ditanggapi sama Irwan,manyun lagi dia.
☆☆ KITA PASTI PERNAH DAPATKAN COBAAN YANG BERAT...
Evi mengambil piring Irwan,"Taruh dulu piringnya!"
Irwan sambil masih mengunyah memandang kebingungan sama nona mudanya,'Apa maning?Apa maning?'
Soimah beres2 dapur sambil memperhatikan dua ABG itu.Ia takut Irwan bikin ulah sehingga batal deh diijinin tinggal bersamanya.
Soimah,'Irwan sebenarnya ga neko2 dan nurut anaknya tapi Non Evi itu susah ditebak adate.Suka bikin jantungan dan aneh2 tingkahe.'
Evi mengambil gelas minuman Irwan,"Pegang!Ayo dipegang!"
Irwan makin kepo,"Non suruh saya minum?"
Evi geregetan,"Dasar Tembem!Pegang gelasnya bukan diminum!Piye sih?!"
Irwan ngalah cuma megang gelasnya,'Turuti aja deh.Makin dibantah makin marah ntar.Wah bisa2 ibu yang malah kena marah nanti.Kasihan ibu.'
Evi mengambil gelasnya,"Sekarang diadu gelasnya sama gelasku.Ayo!"
Irwan malah tambah ga jelas,"Diadu kayak adu jangkrik di kampung Non?Kalau pecah gimana?"
Evi malah ketawa,"Kamu lucu banget sih...ha.ha..."
Irwan memandangi gelasnya,'Gelas bagus gini kok diadu?Ayak2 ae ya wong kota itu...
Makin modern makin aneh...'
☆☆ SEAKAN HIDUP INI TAK ADA ARTINYA LAGI...
Irwan kaget kala Evi membenturkan gelasnya ke gelas yang ia pegang,
"Thing!!"
Mata gede2nya memandang penuh tanya,Evi malah menerangkan bak guru sejarah,
"Itu namanya toast.Ngerti sekarang?"
Irwan manggut2,"Oh begitu...Baru ngerti saya Non."
Evi menyerahkan lagi piringnya Irwan,"Dilanjut makannya.Makan bareng itu paling enak.Ayo magmanya dipecah...he..he..."
Wah mereka makan bersama.Evi berkali2 mencuri pandang ke arah Irwan,
'Wajahnya lugu banget.Kayaknya perlu dimake over nih biar kelihatan gantengnya.
Makan sampai tamunya diluar gitu.Hi..hi...'
Evi minta tissue,"Mak'e ambilin tissue dong!"
Soimah segera mengambilkan,"Ini Non!"
Evi menerimanya,"Makasih ya Mak'e."
Evi mengambil dan menyuruh Irwan berhenti makan,"Ada nasi di pipi tembemmu.Bentar biar aku yang bersihin!Kamu ga tahu pasti."
Irwan jadi salting pipinya diusap pakai tissue sama nona mudanya,'Wah..kok perutku kayak banyak kupu2 beterbangan ya?Jangan2 ga cocok makan nasi goreng ala kota nih.
Emang aku ndesit jadine perute selerane juga ndesit.'
☆☆☆ SYUKURI APA YANG ADA....
Evi seneng bisa megang pipi tembem Irwan,"Pipimu tembem ya?Empuk!
Kamu makan apa sih di kampung biar bisa gembul gini pipinya?"
Irwan tersipu malu,"Ya nasi Non.Kadang pohung ( singkong ),kadang tiwul
kadang sego jagung juga."
Evi heran mendengarnya,"Mak'e besok aku belike makanan itu ya di pasar?
Aku mau pipiku juga tembem kayak anakmu ini.O ya namamu Irwan ya?"
Irwan melanjutkan makannya yang tertunda beberapa kali gara2 tingkah nona mudanya,"Iya Non.Nama saya Irwan."
Evi menunjuk pada telor magmanya,"Lihat tuh magmanya mengalir...keren ya?"
Irwan manggut2.Saat itulah Rita Sugiarto masuk ke dapur,ia kaget lihat Evi asyik
makan di atas karpet bersama Irwan.
Rita :"Evi tumben makan di dapur sayang?"
Evi gugup,"Enak didapur Ma.Ada temennya sekarang."
Irwan segera memberi salam,"Selamat siang Nyonya Besar."
Rita menjawab,"Siang juga Irwan.Ya udah dilanjut makannya tapi lain kali makannya di ruang makan aja ya Vi?"
Evi jawab,"Ya Ma."
☆☆☆HIDUP ADALAH ANUGERAH...
Soimah mendekati Nyonya Besarnya,"Nyonya mau dibikinkan apa?"
Rita melihat kondisi dapur,bersih,ia suka dengan kinerja pembantunya itu,"Dipanggil sama Bapak.Ayo!"
Soimah nanya lagi,"Sama Irwan ga Nyonya?"
Rita menggeleng,"Ga usah.Kamu aja.Kami mau bicara sesuatu sama kamu.Irwan,tolong jaga Evi dulu ya?"
Irwan segera memberi hormat,"Baik Ndara."
Soimah lalu pergi dengan Rita menuju ruang kerja Pak Ngah.
☆☆☆ TETAP JALANI HIDUP INI MELAKUKAN YANG TERBAIK...(Ruang Kerja Pak Ngah )
Soimah mengikuti Nyonyanya masuk ke ruangan Pak Ngah biasa bekerja.
Tampak majikannya itu tengah asyik menelpon rekan bisnisnya,"Kalau ada tanah dijual segera survey lapangan ya.Budget pembelian tanah kita masih 25 milyar.Aku harap kita bisa dapat 3 lahan lagi.Ya...sipp deh kalau gitu!Ya udah sampai ketemu besok ya."
Rita menyuruh Soimah duduk.Soimah greg juga kalau diminta menghadap begini.
Makhlum tiyang wingking ( orang belakang layar ).
Soimah,"Tuan Besar panggil saya?"
☆☆ TUHAN PASTI KAN MENUNJUKKAN KEBESARAN DAN KUASANYA....
Pak Ngah memberitahukan soal niatnya mau menyekolahkan Irwan,"Besok kamu daftarin Irwan ke sekolah.Saya mau Irwan satu sekolah dengan Evi biar Evi ada yang menjaga.Jadi saya lebih tenang kalau Evi ada yang jaga.Saya juga mau melatih Irwan soal kemampuan bela diri karena ke depannya saya mau Irwan jadi pengawal putri saya."
Soimah nampak gelisah,"Tapi sekolahnya Non Evi kan bagus Tuan Besar masak Irwan sekolah di sekolah elit?Apa Irwan ga sebaiknya sekolah di sekolahan biasa saja Tuan Besar?Irwan kan cuma anak pembantu Tuan..."
☆ BAGI HAMBANYA YANG SABAR DAN TAK KENAL PUTUS ASA....
Rita menambahi,"Imah...Justru kalau Irwan pisah sekolahnya sama Evi gimana Irwan mau jaga Evi?"
Pak Ngah melanjutkan,"Kamu pasti mikir biaya ya?Jangan khawatir Imah...
saya yang akan tanggung semua biaya sekolah anak kamu itu.Sebagai gantinya anak kamu harus menjaga anak saya.Itu saja yang saya minta.Semua keperluan sekolah akan saya penuhi semua.Kamu tinggal tahu beres saja.Sepatu,buku,SPP,tas,seragam semuanya akan saya tanggung.Kamu ga usah bingung.Bagaimana?"
Wah ya jelas mau lah Soimah,"Beneran Tuan?"
Rita tersenyum,"Malah ga cuma sampai SMP tapi juga SMU dan kuliah Imah."
Wah Soimah sampai terharu mendengarnya,"Ya ampun sampai jenjang kuliah?
Matur nuwun duh Gusti...Terima kasih Ndara...Terima kasih..Irwan pasti seneng denger hal ini..."
Rita dan Pak Ngah juga senang Soimah setuju,kini mereka bisa tenang bekerja
karena Evi punya bodyguard.
☆☆ JANGAN MENYERAH...
Sampai didapur Soimah segera memeluk putranya,"Ibu punya kabar bagus buat
kamu Le!!"
Irwan kaget juga dengan sikap ibunya,"Berita bagus apa Bu?"
Soimah kembeng2 mengatakannya,"Tuan Besar bakal nyekolahin kamu sampai kuliah!!Kuliah Le!!Perguruan Tinggi!!"
Irwan kaget dan seneng juga,"Beneran Bu?Asyik!!Ye...ye..!!"
Evi ikut gembira mendengarnya,"Asyik!!Berarti aku bisa ditemeni kamu dong ke sekolah.Yeah!!Aku mau bilang makasih ah sama Papa!Yeah!!"
Evi malah ngacir pergi.Bikin Irwan sama Soimah melongo.Kok malah yang hepi nona mudanya??Weleh...
☆★ DAN TAK KENAL PUTUS ASA...
Wah Irwan bakal jadi The Bodyguard nih ye...***see you next eps***
Eps 5 CERBUNG XI 》》AKU
ORANG TAK PUNYA
ORANG TAK PUNYA
》AKU ORANG TAK PUNYA》CERBUNG XI EPS 5
》Be Strong》Jadilah Kuat
》》YOU'RE NOT ALONE,TOGETHER WE STAND ~ Kau tak sendirian,kita bersama....( Kamar Irwan )
Soimah senang akhirnya Irwan tinggal bersamanya.Ia ga perlu sedih karena rindu pada putranya itu.Ia kini bisa lihat Irwan tiap hari.Malah Irwan diberi kamar sendiri pula.
Masih deket sama Soimah pasti.Rita menunjukkan kamar buat Irwan,"Ini kamarnya.
Kamu kan sudah beranjak remaja.Jadi sudah sepantasnya punya kamar sendiri.
Tolong dijaga kebersihannya ya.Tidak boleh merokok apalagi sampai minum2an keras.
Semua itu dilarang keras di rumah saya ini.Kamu mengerti?" Irwan malah gumun sama kamar barunya,'Wah lantainya dah dikeramik.
Kasurnya juga empuk.Ada meja belajar juga.Wah ini keren sekali.' Soimah menyenggol lengan putranya,"Nyonya Besar tanya itu hayo dijawan Le..." 》I'LL BE BY YOUR SIDE,YOU KNOW I'LL TAKE YOUR HAND ~ Aku kan selalu di sisimu,kau tahu kan kuraih tanganmu....
Irwan segera mengucapkan terima kasih pada Rita atas kebaikannya,"Terima kasih Juragan Nyonya.Saya senang dengan kamarnya.Kamar saya di desa ga sebagus ini.
Saya ndak akan merokok apalagi sampai mabuk2an.Saya akan bekerja dengan rajin di rumah ini."
Rita tersenyum senang mendengar jawaban Irwan,"Kamu itu juga akan sekolah.Jadi ga melulu kerja.Selain itu kamu punya tugas spesial nanti."
Irwan manggut2,"Saya siap melakukan tugas saya Juragan Nyonya."
Rita bangga dan menepuk bahu Irwan,"Bagus!Anak muda yang semangat!Baiklah silakan ditata barang2nya.Saya tinggal dulu."
Rita pergi dari kamar tersebut. 》WHEN IT GETS COLD AND IT FEELS LIKE THE END~Saat udara semakin dingin dan semua seolah telah berakhir.... Irwan duduk di ranjang,"Wah kasurnya bisa mentul2 Bu!Asyik!" Toeng...toeng...Soimah malah sibuk menata baju2 Irwan,bajunya dikit.Makhlum beli baju paling kalau lebaran aja.
Soimah melipat baju,"Besok kamu akan didaftarin sekolah.Kamu satu sekolah sama Non Evi.Kamu jaga dia ya di sekolah?Jangan sampai kamu lupa itu."
Irwan seneng banget bakal sekolah,"Wah pasti yang sekolah disana orang2 kaya ya Bu?
Mahal dong Bu?" 》THERE'S NO PLACE TO GO,YOU KNOW I WON'T GIVE IN ~Tak ada tempat untuk dituju,kau tahu aku takkan menyerah....
Soimah mengusap kepala putranya,"Kan Ibu sudah bilang kalau Tuan Besar
menanggung biaya sekolah kamu hingga kuliah nanti Le." Irwan seneng tapi juga heran,"Kaya dan baik ya Bu majikan ibu?Masak Irwan ga balas budi baik mereka Bu?"
Soimah meraih putranya dalam rengkuhannya ,"Kamu jaga saja Non Evi baik2 Le.
Itu aja pesen mereka." Irwan manggut2,"Siap Bu!Irwan akan jadi ksatria pelindung buat Non Evi.Kamen rider he..he.."
Soimah ganti yang gumun,"Apa kuwi kamen rider Le?" Irwan ngekek,"Ksatria Baja Hitam Bu." Weleh... 》(AHH,AHH)NO I WON'T GIVE IN...▶KEEP HOLDING ON~Teruslah bertahan.....
( Ruang Kerja Pak Ngah ) Evi lagi manja sama papanya,lagi hepi dia karena papanya ngijinin Irwan sekolah bareng dia,"Papa baik deh.Evi kini punya temen main,ga kesepian lagi.Makasih ya Pa.Evi sayang deh sama Papa.He he.."
Pak Ngah memandang putri tunggalnya,"Semua ini demi kamu Sayang.Demi kebaikan putri Papa.Kamu itu anak orang sibuk jadi jangan heran jika Papa ingin ada yang jagain
kamu Sayang." ♡CAUSE YOU KNOW WE'LL MAKE IT THROUGH ~ Karena kau tahu kita bisa melewatinya....( kamar Evi ) Malam itu Evi ga bisa tidur.Ia terus kebayang bisa sekolah bareng Irwan.
Evi bergulingan di atas tempat tidur,'Sudah ga sabar pingin lihat penampilan Irwan saat masuk pertama ntar.Pasti dia ndesit gitu...Kok aku malah yang resah sih?"
♡ WE'LL MAKE IT THROUGH.... ★ JUST STAY STRONG~Kuatkanlah...(Keesokan harinya) Pagi2 Irwan sudah bangun membantu ibunya menyapu pekarangan rumah yang luas.Evi melihat dari jendela kamarnya,'Wah pagi bener dah bangun tuh cowok ndesit.Dia menyapu.' Evi yang biasanya bangun siang nampak semangat pergi ke sekolah hari itu. → CAUSE YOU KNOW I"M HERE FOR YOU~Karena kau tahu aku disini untukmu.... Soimah heran melihat Evi;"Tumben sudah bangun Non?". Evi jawab,"Hari ini Mak'e ke sekolah Evi kan?Daftarin anaknya Mak'e ?" Soimah menyajikan sarapan di meja makan,:"Iya Non.Kok Non bisa tahu sih?" Evi malah melihat ke arah luar,"Papa yang bilang.Anaknya Mak'e mana?Tadi kayake nyapu di sana.Kok sekarang ga ada?"
Soimah tersenyum,"Di dapur Non,bantu saya cuci piring." 》I'M HERE FOR YOU - Aku disini untukmu.... Irwan sudah banyak membantu ibunya.Sama seperti putrinya,Pak Ngah diam2 memperhatikan Irwan.Ia senang bahwa Irwan anaknya suka bekerja dengan tangannya.Ga gengsi. Pak Ngah,'Aku akan melatih terus kekuatan tubuhnya.Akan kudatangkan guru bela diri untuk melatih dia.Biar kemampuannya menghadapi musuh makin terasah.Putriku akhirnya menemukan bodyguardnya.'
◆◆ THERE'S NOTHING YOU CAN SAY ( NOTHING YOU CAN SAY )~Tak ada yang bisa kau katakan...(Ruang Kerja Pak Ngah )
Pak Ngah ga mau rencana besarnya menjadikan Irwan sebagai pengawal
pribadi Evi menemui kendala maka ia menelpon kepala sekolah Evi,"Selamat pagi Pak,maaf ganggu sarapannya.Saya cuma mau minta bantuan Anda...Mengenai siswa baru Pak.
Namanya Irwan..." Wah kepala sekolahnya jelas membantu.Lha papanya Evi penumbang dana terbesar di sekolah.Jalannya Irwan sekolah diratakan alias dimudahkan.Rejeki anak soleh.He..he..
◇◇ NOTHING YOU CAN DO ( NOTHING YOU CAN DO )~Tak ada yang bisa kau lakukan...
Irwan sudah rapi dengan pakaian seragam sekolahnya yang lama juga sepatu
warriornya yang sudah agak lupuk.Evi mesem2 lihat tas ransel pemberiannya dulu
dipakai sama Irwan,'Tasnya dipakai.Wah sepatunya kayaknya perlu diganti deh.
Sudah usang.'
Soimah juga sudah siap2 mau berangkat,"Kita tunggu Non Evi berangkat dulu baru kita pergi Le.."
Irwan nurut saja dengerin ibunya sembari menyantap sarapannya di dapur.
→THERE'S NO OTHER WAY WHEN IT COMES TO THE TRUTH ~Tak ada jalan lain jika mengenai kenyataan...
Evi sudah siap di mobil namun ia nunggu Irwan,"Mana sih manusia satu itu?Kok ga nongol2?Keburu telat nih." Akhirnya Irwan muncul juga,ia nampak sedang mengikatkan tali sepatunya yang
lepas.Evi keluar dari mobil dan berdiri dekat Irwan,"Lama bener??Ayo cepetan naik!Keburu telat tahu!!" Irwan menatap sepasang sepatu ketz pink di dekatnya,'Wah ģa salah lagi.Ini pasti Non Evi.Manusia pinker.'
Irwan mendongak,"Non Evi.Pagi Non..." Evi malah segera menarik tangan Irwan,"Pagi...pagi..ini sudah siang ya..ayo cepetan ke sekolah.Cepet naik ke mobil!Mak'e!!!"
Weeleh...Soimah denger teriakan Nona mudanya langsung tergopoh2,"Iya Non!Lho Irwan mau dibawa kemana Non?"
♡ SO KEEP HOLDING ON CAUSE YOU KNOW WE'LL MAKE IT THROUGH WE WILL MAKE IT THROUGH♥
Irwan malah mandangi tangannya yang dipegang erat sama Nona mudanya,
'Baru kali ini ada anak gadis yang megang tangan aku.Kenceng lagi nih megangnya.
Aku sama ibu tuh nunggu dia berangkat lha kok malah dia nunggu kita ternyata weleh...'
Evi ditegur sama Mamanya karena teriak2 manggil Soimah,"Evi sayang kok gitu sih manggilnya,ga sopan ah!Mama ga suka ya Evi kayak gitu!Ntar Irwan Mama sekolahin beda sekolah lho!"
Wah diancam begitu Evi langsung sedih dan malah makin kenceng megang tangan Irwan,"Mama jangan gitu dong!Evi maunya Irwan satu sekolah sama Evi.Evi janji deh ga teriak2 lagi kalau manggil Mak'e." Soimah jadi pekewuh,"Gpp.Nyonya Besar.Gpp.Non Evi manggil saya ada apa ya Non?Kok belum berangkat Non?"
Rita yang jawab,"Kamu itu ditunggu Imah,sudah kamu naik saja ke mobil.Berangkat sekolahnya bareng aja."
Soimah :"Tapi saya cuma pembantu Nyonya,biar saja Irwan dan saya naik kendaraan umum.Sudah disekolahin saja dah makasih banyak Nyonya masak masih
ngrepoti nebeng segala." ¤¤ SO FAR AWAY,I WISH YOU WERE HERE ~ Begitu jauh,andai kau di sini...
Pak Ngah akhirnya muncul juga.
Ia bawa koper siap mau ke kantor,"Lho kok masih pada belum berangkat ke sekolah?Apa mau upacara disini?Vi,ayo segera berangkat!Ntar telat lho!Nunggu apa sayang?"
¤¤ BEFORE IT'S TOO LATE,THIS COULD ALL DISAPPEAR~Sebelum semuanya terlambat,semua ini bisa hilang... Evi manyun sambil masih gandeng Irwan,"Ini lho Pa,Mak'e lelet kayak sepo...
ini juga Irwan mondar mandir kayak ironman aja..." Irwan malah terkagum2 lihat mobilnya Evi,'Wah ini si roda empat ya?Gimana ya rasanya naik mobil mewah.Apalagi warnanya pink juga aduh....nih mobil beneran apa kagak ya?Warna kok pink?'
Pak Ngah melihat ke jam,"Sudah kalian bertiga segera berangkat sana.Papa dah telpon kepala sekolahnya.Cari saja beliau nanti semua beres.Kamu gpp kan Vi,Irwan nebeng di mobil kamu?"
Evi malah senyum ceria ala pepsodent,"Evi maunya gitu Pa,Irwan berangkatnya
bareng Evi aja.Evi kan jadi punya temen ngobrol.Asyik!Ayo berangkat!Mak'e depan ya aku ma Irwan aja di tengah.Ayo go go!!"
Mak'e pamitan sama Juragan2nya,kebetulan Rita lagi ga ada urusan bisnis jadi dirumah saja.Irwanpun masuk ke dalam mobil.Duduk dekat Evi.Mak'e depan sama sopir.Pak Ngah pakai mobil beda lagi.Biasa orang kaya mobilnya banyak.Pak Ngah melambai pada isterinya lalu pergilah mobilnya keluar gerbang lebih dulu.Baru mobil Evi,mobil pinker he..he..
■□ BEFORE THE DOORS CLOSE AND IT COMES TO AN END~Sebelum pintu tertutup dan semua ini berakhir....
Gerbangpun ditutup.
Rita tersenyum melihat Evi semangat sekolah,'Biasanya paling susah bangunin dia buat sekolah eh ini malah dah siap sejak tadi.Kayaknya Nak Irwan itu punya pengaruh bagus buat Evi.Anaknya lugu,rajin dan ga neko2.Wah aku mau hubungi teman2 arisan ah...mumpung sepi aku mau ajak mereka kumpul disini...kangen sama mereka.'
Rita melangkah masuk ke dalam rumah,sambil menempelkan hp ditelinganya,"Hello jeng Lina..."
♥WITH YOU BY MY SIDE I WILL FIGHT AND DEFEND~Denganmu disisiku aku kan berjuang dan bertahan....( mobil Evi )
Evi hepi banget ada Irwan di sampingnya.Ia ketawa lihat Irwan duduk masih nyangklong tas ranselnya,"Ranselnya dilepas tahu...Ga akan hilang kok.Sini taruh sini!"
Irwan nurut saat Evi bantu dia melepas tasnya,"Kok adem ya dalam mobil ya?Kalau naik angkot ga gini ya Bu?"
Soimah mesem mendengarnya,"Ya bedalah Le...Ini kan pakai AC.Ya adem..." Sopirnya ikut mesem juga.Irwan polos banget.
Evi malah ngajari soal kursinya yang bisa disetel.Irwan makin takjub,"Wah keren ya?"
(AHH,AHH)I'LL FIGHT AND DEFEND (AHH,AHH)YEEAH,YEAH... Mobilpun melaju menuju sekolah Evi yang elit.
Wah Irwan terpesona sepanjang jalan soale mobilnya halus dan serasa terbang,"Mesinnya halus ya?Ga kayak angkot ya Bu?"
Evi malah penasaran soal angkot,"Kapan2 ajak Evi naik angkot dong!Ya Wan ya?"
Irwan malah heran,"Masak Non belum pernah naik angkot?"
Evi malah manyun,Irwan jadi keder,'Waduh salah ngomong ya?Piye ki?' Irwan makin yakin Evi ngambek soale malah sedakep gitu mana pakai jaket pink lagi wah...semua serba pink. ♥HEAR ME WHEN I SAY,WHEN I SAY I BELIEVE ~ Dengarkan saat kukatakan aku yakin.... Irwan memandang Evi,"Non marah ya sama Irwan?Irwan salah ngomong ya?
Maafin ya Non." Soimah nengok ke belakang,"Wan,kamu apain Non Evi sampai marah gitu?!"
¤¤ NOTHING'S GONNA CHANGE,NOTHING'S GONNA CHANGE DESTINY~
Takkan ada yang bisa mengubah Takkan ada yang bisa mengubah takdir...
Evi akhirnya buka suara,"Kalau di sekolah jangan panggil aku pakai Non.Panggil nama langsung aja.Evi...Ayo latihan!Evi...Evi..."
Irwan malah melirik ibunya,ibunya mengangguk tanda suruh nurut aja. Evi gemes lihat Irwan,dicubitnya pipi tembem Irwan,"Suruh latihan kok malah diem gimana sih?!"
Irwan mengaduh dicubit Evi,"Auww sakit Non..." Evi malah nyubit lagi,"Dibilangin jangan pakai Non !Ngeyel!!" Irwan malah muyek sama Evi di belakang,"Iya....ya...Evi..Jangan dicubit lagi Evi!!" Evi senyum2 mendengarnya,'Manis banget kedengaran namaku kalau disebut sama Irwan.He..he...suka deh dengernya...' ♥WHATEVER'S MEANT TO BE WILL WORK OUT PERFECTLY~Apapun yang sudah ditakdirkan begitulah yang akan terjadi.... Begitulah dua insan remaja itu bercanda ria di dalam mobil.Mereka tak menyadari bahwa takdir mempertemukan mereka demi sebuah masa depan yang indah.Dua dunia berbeda dalam mobil pink.Weleh...
(YEAH,YEAH,YEAH,YEAH-H-H-H) Wah apa saja kisah mereka nanti di sekolah?Apa reaksi teman2 Evi dengan kehadiran Irwan?
(LA DA DA DA YEAH)LA DA DA DA LA DA DA DA DA DA DA DA DA DA Saya sampai lupa kenapa cerbung ini berzodiak Pisces karena Irwan punya destiny bakal jadi penyelamat Evi nantinya.The bodyguard.Oke dah lama banget saya nulis ini moga pembaca suka.Buat Nisya moga suka eps ini.Akhirnya cerbungnya saya next.***see you next eps***
Eps 6 CERBUNG XI ¤¤¤ AKU
Soimah senang akhirnya Irwan tinggal bersamanya.Ia ga perlu sedih karena rindu pada putranya itu.Ia kini bisa lihat Irwan tiap hari.Malah Irwan diberi kamar sendiri pula.
Masih deket sama Soimah pasti.Rita menunjukkan kamar buat Irwan,"Ini kamarnya.
Kamu kan sudah beranjak remaja.Jadi sudah sepantasnya punya kamar sendiri.
Tolong dijaga kebersihannya ya.Tidak boleh merokok apalagi sampai minum2an keras.
Semua itu dilarang keras di rumah saya ini.Kamu mengerti?" Irwan malah gumun sama kamar barunya,'Wah lantainya dah dikeramik.
Kasurnya juga empuk.Ada meja belajar juga.Wah ini keren sekali.' Soimah menyenggol lengan putranya,"Nyonya Besar tanya itu hayo dijawan Le..." 》I'LL BE BY YOUR SIDE,YOU KNOW I'LL TAKE YOUR HAND ~ Aku kan selalu di sisimu,kau tahu kan kuraih tanganmu....
Saya ndak akan merokok apalagi sampai mabuk2an.Saya akan bekerja dengan rajin di rumah ini."
Rita tersenyum senang mendengar jawaban Irwan,"Kamu itu juga akan sekolah.Jadi ga melulu kerja.Selain itu kamu punya tugas spesial nanti."
Irwan manggut2,"Saya siap melakukan tugas saya Juragan Nyonya."
Rita bangga dan menepuk bahu Irwan,"Bagus!Anak muda yang semangat!Baiklah silakan ditata barang2nya.Saya tinggal dulu."
Rita pergi dari kamar tersebut. 》WHEN IT GETS COLD AND IT FEELS LIKE THE END~Saat udara semakin dingin dan semua seolah telah berakhir.... Irwan duduk di ranjang,"Wah kasurnya bisa mentul2 Bu!Asyik!" Toeng...toeng...Soimah malah sibuk menata baju2 Irwan,bajunya dikit.Makhlum beli baju paling kalau lebaran aja.
Soimah melipat baju,"Besok kamu akan didaftarin sekolah.Kamu satu sekolah sama Non Evi.Kamu jaga dia ya di sekolah?Jangan sampai kamu lupa itu."
Mahal dong Bu?" 》THERE'S NO PLACE TO GO,YOU KNOW I WON'T GIVE IN ~Tak ada tempat untuk dituju,kau tahu aku takkan menyerah....
Soimah mengusap kepala putranya,"Kan Ibu sudah bilang kalau Tuan Besar
menanggung biaya sekolah kamu hingga kuliah nanti Le." Irwan seneng tapi juga heran,"Kaya dan baik ya Bu majikan ibu?Masak Irwan ga balas budi baik mereka Bu?"
Soimah meraih putranya dalam rengkuhannya ,"Kamu jaga saja Non Evi baik2 Le.
Itu aja pesen mereka." Irwan manggut2,"Siap Bu!Irwan akan jadi ksatria pelindung buat Non Evi.Kamen rider he..he.."
Soimah ganti yang gumun,"Apa kuwi kamen rider Le?" Irwan ngekek,"Ksatria Baja Hitam Bu." Weleh... 》(AHH,AHH)NO I WON'T GIVE IN...▶KEEP HOLDING ON~Teruslah bertahan.....
( Ruang Kerja Pak Ngah ) Evi lagi manja sama papanya,lagi hepi dia karena papanya ngijinin Irwan sekolah bareng dia,"Papa baik deh.Evi kini punya temen main,ga kesepian lagi.Makasih ya Pa.Evi sayang deh sama Papa.He he.."
Pak Ngah memandang putri tunggalnya,"Semua ini demi kamu Sayang.Demi kebaikan putri Papa.Kamu itu anak orang sibuk jadi jangan heran jika Papa ingin ada yang jagain
kamu Sayang." ♡CAUSE YOU KNOW WE'LL MAKE IT THROUGH ~ Karena kau tahu kita bisa melewatinya....( kamar Evi ) Malam itu Evi ga bisa tidur.Ia terus kebayang bisa sekolah bareng Irwan.
♡ WE'LL MAKE IT THROUGH.... ★ JUST STAY STRONG~Kuatkanlah...(Keesokan harinya) Pagi2 Irwan sudah bangun membantu ibunya menyapu pekarangan rumah yang luas.Evi melihat dari jendela kamarnya,'Wah pagi bener dah bangun tuh cowok ndesit.Dia menyapu.' Evi yang biasanya bangun siang nampak semangat pergi ke sekolah hari itu. → CAUSE YOU KNOW I"M HERE FOR YOU~Karena kau tahu aku disini untukmu.... Soimah heran melihat Evi;"Tumben sudah bangun Non?". Evi jawab,"Hari ini Mak'e ke sekolah Evi kan?Daftarin anaknya Mak'e ?" Soimah menyajikan sarapan di meja makan,:"Iya Non.Kok Non bisa tahu sih?" Evi malah melihat ke arah luar,"Papa yang bilang.Anaknya Mak'e mana?Tadi kayake nyapu di sana.Kok sekarang ga ada?"
Soimah tersenyum,"Di dapur Non,bantu saya cuci piring." 》I'M HERE FOR YOU - Aku disini untukmu.... Irwan sudah banyak membantu ibunya.Sama seperti putrinya,Pak Ngah diam2 memperhatikan Irwan.Ia senang bahwa Irwan anaknya suka bekerja dengan tangannya.Ga gengsi. Pak Ngah,'Aku akan melatih terus kekuatan tubuhnya.Akan kudatangkan guru bela diri untuk melatih dia.Biar kemampuannya menghadapi musuh makin terasah.Putriku akhirnya menemukan bodyguardnya.'
Pak Ngah ga mau rencana besarnya menjadikan Irwan sebagai pengawal
pribadi Evi menemui kendala maka ia menelpon kepala sekolah Evi,"Selamat pagi Pak,maaf ganggu sarapannya.Saya cuma mau minta bantuan Anda...Mengenai siswa baru Pak.
Namanya Irwan..." Wah kepala sekolahnya jelas membantu.Lha papanya Evi penumbang dana terbesar di sekolah.Jalannya Irwan sekolah diratakan alias dimudahkan.Rejeki anak soleh.He..he..
◇◇ NOTHING YOU CAN DO ( NOTHING YOU CAN DO )~Tak ada yang bisa kau lakukan...
Irwan sudah rapi dengan pakaian seragam sekolahnya yang lama juga sepatu
warriornya yang sudah agak lupuk.Evi mesem2 lihat tas ransel pemberiannya dulu
dipakai sama Irwan,'Tasnya dipakai.Wah sepatunya kayaknya perlu diganti deh.
Sudah usang.'
Irwan nurut saja dengerin ibunya sembari menyantap sarapannya di dapur.
→THERE'S NO OTHER WAY WHEN IT COMES TO THE TRUTH ~Tak ada jalan lain jika mengenai kenyataan...
Evi sudah siap di mobil namun ia nunggu Irwan,"Mana sih manusia satu itu?Kok ga nongol2?Keburu telat nih." Akhirnya Irwan muncul juga,ia nampak sedang mengikatkan tali sepatunya yang
lepas.Evi keluar dari mobil dan berdiri dekat Irwan,"Lama bener??Ayo cepetan naik!Keburu telat tahu!!" Irwan menatap sepasang sepatu ketz pink di dekatnya,'Wah ģa salah lagi.Ini pasti Non Evi.Manusia pinker.'
Irwan mendongak,"Non Evi.Pagi Non..." Evi malah segera menarik tangan Irwan,"Pagi...pagi..ini sudah siang ya..ayo cepetan ke sekolah.Cepet naik ke mobil!Mak'e!!!"
Weeleh...Soimah denger teriakan Nona mudanya langsung tergopoh2,"Iya Non!Lho Irwan mau dibawa kemana Non?"
♡ SO KEEP HOLDING ON CAUSE YOU KNOW WE'LL MAKE IT THROUGH WE WILL MAKE IT THROUGH♥
'Baru kali ini ada anak gadis yang megang tangan aku.Kenceng lagi nih megangnya.
Aku sama ibu tuh nunggu dia berangkat lha kok malah dia nunggu kita ternyata weleh...'
Evi ditegur sama Mamanya karena teriak2 manggil Soimah,"Evi sayang kok gitu sih manggilnya,ga sopan ah!Mama ga suka ya Evi kayak gitu!Ntar Irwan Mama sekolahin beda sekolah lho!"
Wah diancam begitu Evi langsung sedih dan malah makin kenceng megang tangan Irwan,"Mama jangan gitu dong!Evi maunya Irwan satu sekolah sama Evi.Evi janji deh ga teriak2 lagi kalau manggil Mak'e." Soimah jadi pekewuh,"Gpp.Nyonya Besar.Gpp.Non Evi manggil saya ada apa ya Non?Kok belum berangkat Non?"
Rita yang jawab,"Kamu itu ditunggu Imah,sudah kamu naik saja ke mobil.Berangkat sekolahnya bareng aja."
ngrepoti nebeng segala." ¤¤ SO FAR AWAY,I WISH YOU WERE HERE ~ Begitu jauh,andai kau di sini...
Pak Ngah akhirnya muncul juga.
Ia bawa koper siap mau ke kantor,"Lho kok masih pada belum berangkat ke sekolah?Apa mau upacara disini?Vi,ayo segera berangkat!Ntar telat lho!Nunggu apa sayang?"
¤¤ BEFORE IT'S TOO LATE,THIS COULD ALL DISAPPEAR~Sebelum semuanya terlambat,semua ini bisa hilang... Evi manyun sambil masih gandeng Irwan,"Ini lho Pa,Mak'e lelet kayak sepo...
ini juga Irwan mondar mandir kayak ironman aja..." Irwan malah terkagum2 lihat mobilnya Evi,'Wah ini si roda empat ya?Gimana ya rasanya naik mobil mewah.Apalagi warnanya pink juga aduh....nih mobil beneran apa kagak ya?Warna kok pink?'
Pak Ngah melihat ke jam,"Sudah kalian bertiga segera berangkat sana.Papa dah telpon kepala sekolahnya.Cari saja beliau nanti semua beres.Kamu gpp kan Vi,Irwan nebeng di mobil kamu?"
bareng Evi aja.Evi kan jadi punya temen ngobrol.Asyik!Ayo berangkat!Mak'e depan ya aku ma Irwan aja di tengah.Ayo go go!!"
■□ BEFORE THE DOORS CLOSE AND IT COMES TO AN END~Sebelum pintu tertutup dan semua ini berakhir....
Gerbangpun ditutup.
Rita tersenyum melihat Evi semangat sekolah,'Biasanya paling susah bangunin dia buat sekolah eh ini malah dah siap sejak tadi.Kayaknya Nak Irwan itu punya pengaruh bagus buat Evi.Anaknya lugu,rajin dan ga neko2.Wah aku mau hubungi teman2 arisan ah...mumpung sepi aku mau ajak mereka kumpul disini...kangen sama mereka.'
Rita melangkah masuk ke dalam rumah,sambil menempelkan hp ditelinganya,"Hello jeng Lina..."
Irwan nurut saat Evi bantu dia melepas tasnya,"Kok adem ya dalam mobil ya?Kalau naik angkot ga gini ya Bu?"
Soimah mesem mendengarnya,"Ya bedalah Le...Ini kan pakai AC.Ya adem..." Sopirnya ikut mesem juga.Irwan polos banget.
Evi malah ngajari soal kursinya yang bisa disetel.Irwan makin takjub,"Wah keren ya?"
(AHH,AHH)I'LL FIGHT AND DEFEND (AHH,AHH)YEEAH,YEAH... Mobilpun melaju menuju sekolah Evi yang elit.
Evi malah penasaran soal angkot,"Kapan2 ajak Evi naik angkot dong!Ya Wan ya?"
Irwan malah heran,"Masak Non belum pernah naik angkot?"
Evi malah manyun,Irwan jadi keder,'Waduh salah ngomong ya?Piye ki?' Irwan makin yakin Evi ngambek soale malah sedakep gitu mana pakai jaket pink lagi wah...semua serba pink. ♥HEAR ME WHEN I SAY,WHEN I SAY I BELIEVE ~ Dengarkan saat kukatakan aku yakin.... Irwan memandang Evi,"Non marah ya sama Irwan?Irwan salah ngomong ya?
Maafin ya Non." Soimah nengok ke belakang,"Wan,kamu apain Non Evi sampai marah gitu?!"
Takkan ada yang bisa mengubah Takkan ada yang bisa mengubah takdir...
Evi akhirnya buka suara,"Kalau di sekolah jangan panggil aku pakai Non.Panggil nama langsung aja.Evi...Ayo latihan!Evi...Evi..."
Irwan malah melirik ibunya,ibunya mengangguk tanda suruh nurut aja. Evi gemes lihat Irwan,dicubitnya pipi tembem Irwan,"Suruh latihan kok malah diem gimana sih?!"
Irwan mengaduh dicubit Evi,"Auww sakit Non..." Evi malah nyubit lagi,"Dibilangin jangan pakai Non !Ngeyel!!" Irwan malah muyek sama Evi di belakang,"Iya....ya...Evi..Jangan dicubit lagi Evi!!" Evi senyum2 mendengarnya,'Manis banget kedengaran namaku kalau disebut sama Irwan.He..he...suka deh dengernya...' ♥WHATEVER'S MEANT TO BE WILL WORK OUT PERFECTLY~Apapun yang sudah ditakdirkan begitulah yang akan terjadi.... Begitulah dua insan remaja itu bercanda ria di dalam mobil.Mereka tak menyadari bahwa takdir mempertemukan mereka demi sebuah masa depan yang indah.Dua dunia berbeda dalam mobil pink.Weleh...
(YEAH,YEAH,YEAH,YEAH-H-H-H) Wah apa saja kisah mereka nanti di sekolah?Apa reaksi teman2 Evi dengan kehadiran Irwan?
(LA DA DA DA YEAH)LA DA DA DA LA DA DA DA DA DA DA DA DA DA Saya sampai lupa kenapa cerbung ini berzodiak Pisces karena Irwan punya destiny bakal jadi penyelamat Evi nantinya.The bodyguard.Oke dah lama banget saya nulis ini moga pembaca suka.Buat Nisya moga suka eps ini.Akhirnya cerbungnya saya next.***see you next eps***
Eps 6 CERBUNG XI ¤¤¤ AKU
ORANG TAK PUNYA
:-D¤ AKU ORANG TAK PUNYA€¤¤ CERBUNG XI EPS 6
:-D¤ This Is He = Dialah Orangnya
€¤¤ |\|¤¤ KUSUKA KAMU APA ADANYA...( Di mobil pink Evi )
Evi tersenyum melihat kepolosan Irwan,bagaimana Irwan gumun dengan megahnya kota.Juga bagaimana wajahnya nampak terkagum2 melihat semua yang belum pernah ia lihat sebelumnya,"Wah...didalam mobil adem ya?Kursinya juga bisa distel he..he..harum lagi.Bisa dengar musik juga.Wah...bagus ya.."
Soimah cuma mesem lihat nona mudanya ketawa mendengar kata2 Irwan,"Irwan lugu banget ya Mak'e.Polos banget.hi..hi..."
Evi berpikir,'Ini belum sampai sekolah.Pasti dia akan makin terpana nanti lihat sekolahku.Pasti beda jauh dengan sekolah dia di kampung.Tenang saja Wan,aku akan
membantumu beradaptasi nanti.Yang penting kamu nurut aja sama aku.He..he..asyik punya teman nih...aku suka..aku suka...'
@¤¤ SENATURAL MUNGKIN AKU LEBIH SUKA....( SEKOLAH EVI )
Sampai juga akhirnya mereka di sekolah Evi.Soimah segera turun dan membuka pintu mobil,Evi ribet dengan bawaannya yaitu tas ransel pink dan jaket pink juga.Irwan juga turun walau sempat bingung juga gimana cara buka pintunya,"Non ini bagaimana ya bukanya?"
Sopir yang bantuin,"Gini dik caranya.."
Irwan berterima kasih dan segera keluar dari mobil,Evi nampak say hey sama teman2nya,"Hay teman2!"
Seperti dugaan Evi,Irwan terperangah lihat betapa megahnya sekolah Evi,"Wow!Bangunannya tingkat Bu!!Tamannya bagus banget.Byuh...byuh.."
Evi menahan senyum melihat mata Irwan besar2 melihat semuanya,"Mak'e Irwan
kayak bandeng ya...matane gede2...he..he..Irwan lucu!!"
Evi ingat kata2 ayahnya,"Ayo Mak'e kuantar ke ruang kepala sekolah!Papa kan pesan gitu kan tadi?"
Soimah segera menarik lengan anaknya,"Udah gumunnya Le,sekarang kita temui kepala sekolah dulu."
Irwan masih ga lepas dari gumun,"Bu lihat lantainya semua keramik...Ada apa itu ya?Itu juga...wah..wah..kelurahan aja ga sebagus ini ya Bu?"
Evi malah iseng nanya,"Kamu suka ga sama sekolahan aku?"
Irwan masih gede2 matanya jawab,"Suka banget Non...ini bagus banget.Apa ga mahal ya sekolah di sini?"
Evi menarik tas ransel Irwan,"Buat kamu gratis.Udah ayo sini!Ke arah sini!Kantornya di sebelah sini."
|>¤¤KUSUKA KAMU BEGINI SAJA... ( Ruang Kepala Sekolah )
Kepala sekolah menyambut ramah kedatangan Evi,"Oh Putri Pak Ngah ya?Mari masuk!Silakan duduk!"
Evi memperkenalkan Irwan,"Pak,ini kerabat Evi mau sekolah di sini.Kata Papa suruh menemui Bapak."
Soimah heran,"Non,saya kan cuma..."
Evi ngasih kode dengan matanya,"Udah nurut aja!"
Irwan malah gumun lihat mewahnya ruang kepala sekolah,'Ga luar ga dalam bagus banget.Bersih banget dan rapi.Perabotannya juga mewah.Pasti mahal ya sekolah di sini.'
Kepala sekolah menyalami Soimah,"Anda ibunya?"
Soimah mesem,"Iya Pak.Ini anak saya namanya Irwan.Irwan ayo kasih salam sama Pak Kepala Sekolah!"
Irwan segera mencium tangan Kepsek,"Selamat Pagi Pak.Saya Irwan."
Kepala sekolah senang dengan kesopanan Irwan,"Kamu anak baik ya?Begini saja Nak Evi ke kelas saja dulu.Biar Nak Irwan dan ibunya di sini dulu mengurus administrasi pendaftaran siswa baru."
Evi menurut tapi sempat nyeletuk juga,"Tapi Irwan nanti satu kelas dengan Evi kan Pak?"
Kepsek jawab,"Tenang saja.Ayah Nak Evi dah bicara sama bapak tadi."
Evi melirik Irwan,"Baiklah.Evi permisi dulu mau ke kelas ya pak...Irwan nanti duduknya sebelah aku ya?Ingat sebelah aku.Mak'...eh Tante Soimah Evi ke kelas dulu ya."
Irwan dan Soimah mengiyakan.Evi lalu melangkah keluar ruangan menuju kelasnya.
R¤¤ BUKAN KARENA ADA APA2NYA DARI YANG KAU PUNYA....( KORIDOR SEKOLAH )
Baru keluar ruangan sudah ada beberapa teman Evi yang kepo,"Siapa tadi itu Vi?
Anak baru ya?Saudara kamu ya?"
Evi jawab sambil ngajak mereka jalan ke kelas,"Iya anak baru,masih bagian dari keluarga aku.Ntar juga dikenalin."
Seorang nanya lagi,"Emang rumahnya dimana Vi kok naik mobil kamu?"
Evi jawab,"Mereka tinggal di rumah aku.Soale rumahku masih banyak kamar kosong."
Masih banyak lagi pertanyaan mereka tapi bunyi bel membuat mereka segera lari ke kelas,"Bel bunyi!!Bel bunyi!"
||¤¤AKU HIDUP DI DUNIA INGIN TENANG BAIK2 SAJA...( kelas Evi )
Evi melangkah ke sebuah bangku,'Aku mau siapin bangku buat Irwan nanti...ah disitu aja dua2nya masih kosong.'
Seorang temannya dengan badan gemuk narik Evi,"Sama aku aja Vi duduknya..."
Evi kekeh,"Maaf ya Ty,aku mau duduk disana aja.Lihat tuh ada George!Kamu ajak aja dia duduk sama kamu."
Oh...Aty ya ?Aty berbinar2 lihat anak cowok bertubuh tinggi besar masuk ke kelas,
"Kamu bener Vi!George....duduk sama aku yuk..."
Evi geleng2 kepala lalu menaruh tasnya,maksudnya mau ditaruh di bangku sebelahnya eh tiba2 udah ada tas lain ditaruh di situ,"Aku duduk sebelah kamu ya Vi?Evi makin manis
deh..."
Evi manyun,"Hazman!Aku lagi ga mau diganggu.Aku lagi mau sendiri tahu!!Sana kamu duduk bangku sana itu lho!Sebelah Shiha kan juga kosong tuh!"
Shiha adalah gadis yang ga suka sama Evi,lihat Hazman diusir ia deketi Hazman,
"Udah sama aku aja Man.Si Miss Pink ini lagi kena herpes jadi mendingan jauh2 deh dari dia!"
Evi kesal,"Sudah bawa aja pangeran kamu tuh!!Ga usah bikin rumor aku kena herpes.Dasar Miss Universe!!"
Hazman ditarik paksa sama Shiha,Evi langsung menaruh tas ransel pinknya di atas bangku kosong di sebelahnya biar ga ditempati siapapun,'Bagus tinggal tunggu Irwan datang.'
@¤¤ BERSAMAMU AKU BISA MELEWATI ITU...( RUANG TATA USAHA )
Irwan dan Soimah sudah melengkapi administrasi pendaftaran.Semua dimudahkan karena Pak Ngah sudah melobby kepala sekolahnya.
Bagian tata usaha saja sampai segan,"Kerabatnya Pak Ngah ya Bu?"
Soimah jawab grogi juga,"I...ya....bisa dibilang begitu."
Kepala Sekolah malah nyeletuk,"Mereka ini tinggal bersama Pak Ngah jadi pasti keluarga dekat.Iya kan Bu Soimah?"
Soimah makin keder,"Ga juga Pak.Biasa saja."
Wali kelas Evi juga dipanggil,"Bapak panggil saya?"
Kepsek memperkenalkan Irwan,"Ini Pak,ada murid baru.Namanya Irwan.Kerabatnya Pak Ngah."
Wah denger nama Pak Ngah langsung dia bersikap ramah sama Irwan dan ibunya,
"Oh begitu.Pagi Ibu...pagi Irwan.Selamat datang di sekolah ini."
Irwan segera mencium tangan wali kelas tersebut,"Selamat pagi Pak.Saya Irwan.
Mohon dibimbing ya Pak..."
|\|¤¤BUKAN AKU YANG MENCARIMU....
Didalam kelas Evi resah menanti Irwan,'Mana sih lama banget?'
Aty menyenggol Evi,"Kenapa sih Vi?Resah amat?Nyari apa sih?"
$¤¤ BUKAN KAMU YANG MENCARI AKU....
Saat itulah Wali kelas datang membawa sosok yang dinanti Evi,"Perhatian
semuanya!!"
Wajah Evi langsung sumringah lihat Irwan,'Yes!Akhirnya..'
Mata Irwan mencari2 dimana Evi,'Ah....itu dia Non Evi..setidaknya aku punya
teman disini..teman serba pink...'
¥¤¤ CINTA YANG MEMPERTEMUKAN....
Pak Wali kelas memperkenalkan Irwan,"Ini ada siswa baru.Namanya Irwan.
Bapak harap kalian bisa menerima dengan baik dan membantu dia beradaptasi di sini.Irwan,silakan sapa teman2mu!"
Hazman melirik Evi,'Gembira amat kelihatannya Evi dengan kedatangan anak baru itu.Siapa sih dia?Kayaknya ndesit gitu deh..'
@¤¤DUA HATI YANG BERBEDA INI...
Irwan memandang seisi kelasnya,"Perkenalkan nama saya Irwan.
Saya baru di kota ini.Juga di sekolah ini.Mohon teman2 mau membantu saya."
Wali kelas lalu meminta semua menyambut Irwan,"Ayo ucapkan apa?"
Semua serentak menjawab,"Selamat datang Irwan!!"
Irwan tersenyum pada semuanya.Wali kelas menyuruh Irwan duduk,"Sebelah Evi kosong,Irwan bisa duduk di sana!"
Irwan melangkah ke bangku dimana Evi berada.Apakah yang akan terjadi selanjutnya dengan Irwan?***see you next eps***
Eps 7 CERBUNG XI ☆ AKU ORANG TAK PUNYA
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
☆ AKU ORANG TAK PUNYA ☆☆ CERBUNG ★★★XI EPS 7 ☆
☆ Finding Your Life Purpose ☆☆ Menemukan Tujuan Hidupmu ☆
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
*☆☆☆ LEMBAR DEMI LEMBAR KUTULISKAN....( kelas Evi )
Irwan melangkah hendak menuju ke bangku di sebelah Evi namun tiba2 ada kaki yang terjulur menjegal langkah Irwan.Irwan yang jago bela diri segera menghindari kaki usil tersebut dan menjatuhkan tas dia diatas kaki tersebut,"Bruk!"
Terdengar suara mengaduh kesakitan,"Auw!!Aduh!!"
Semua mata melihat ke arah suara,termasuk Wali kelas,"Kenapa Hazman?"
Evi yang melihat kejadian itu ngekek dalam hati,'Rasain kamu Hazman!Emang enak dikerjai hi..hi..Irwan keren deh...bisa lolos dari keusilan Hazman.Hebat!!'
Irwan segera mengambil tasnya,"Maaf saya sarapan cuma dikit tadi jadi ga kuat
pegang tas.Maafkan ya?"
Hazman mengurut kakinya yang kesakitan tertimpa tas Irwan yang emang berat.
Makhlum Soimah kasih banyak bekal buat Irwan.Minuman 2 botol gede.Weleh...
belum makanan dan buku2.Buat Irwan sih biasa manggul barang berat lha Hazman...bisa dibayangin tuh.
★★★ DALAM BUKU HARIANKU INI...
Hazman pringas pringis,'Sial!Kakiku malah jadi ngilu.Mana pas tulang lagi.Aduh...kupikir Evi bakal illfeel kalau tuh anak baru kubikin malu eh...malah kakiku jadi iyung...Apes..apes!Kayaknya nih anak baru ga bisa dianggap remeh.Tampang emang ndesit pol tapi gerakannya gesit.Aku harus awasi dia!'
Evi malah segera menarik Irwan duduk di sebelahnya,"Tasnya taruh sini aja."
Eh niat Evi mau geser tas Irwan namun,'Astaga!Berat amat nih tas?Pantas Hazman sampai jerit kesakitan.Lha beratnya kayak gini.Astaga Irwan bawa apa sih?Heran deh...'
Irwan segera mencegah Nona mudanya,"Ga usah Non.."
Baru bilang gitu Evi segera menginjak kaki Irwan sampai Irwan jerit,"Auw!Aduh!"
Semua kembali kepo,pak Guru yang lagi menulis di papan juga jadi kepo,"Kenapa Irwan?"
Irwan meringis dan hendak jawab tapi didahului Evi,"Kakinya kepentok Pak...biasa masih adaptasi sama meja baru he..he.."
Semua kembali fokus ke papan tulis.
Evi berbisik pada Irwan,"Awas kalau manggil aku kayak gitu lagi!"
Irwan segera mengeluarkan bukunya untuk mencatat,"Iya ...saya ga akan ulangi ..."
Shiha memperhatikan keduanya,'Anak baru itu bisa ngalahin Hazman tapi dia kayak tunduk gitu sama Si Miss Pink.Hmm...aneh.Siapa dia sebenarnya?Punya hubungan apa sama Si Miss Pink?Aku harus cari tahu.'
☆★☆ BERJUTA KENANGAN TERCIPTA INDAH....
Soal pelajaran Irwan ga malu2in,dia bisa mengikuti.Apalagi ada Evi yang selalu bantu dia,"Kamu ga bawa penggaris ya?Nih pakai punyaku.Aku punya dua kok."
Irwan melihat ke penggaris yang diberikan Evi,"Semua serba pink ya?Yang ga pink ga ada ...ehm..Vi...?"
Evi seneng banget dipanggil namanya,"Iya adanya pink...udah ga usah rewel!"
Aty yang duduk di belakang Evi nyeletuk,"Jarang2 lho Evi ngasih barang2 dia ke
orang..apalagi yang warnanya pink...fave dia itu...ambil aja Wan,penggaris bagus itu.
Kalau ga mau buat aku aja..."
Evi yang sewot,"Ihh...ini itu buat Irwan tahu..."
Aty mesem,'Kayaknya Evi peduli banget ama anak baru ini...jadi penasaran deh...tumben Miss Pink jadi gini...so sweet banget...'
Irwan malah mandangi penggarisnya,'Ga tas,ga jaket,mobil,sepatu,sandal...semua pink.Eh sekarang penggaris aja juga pink...bener2...kayaknya mulai sekarang aku harus mulai menyukai warna pink deh...'
Evi malah senyum2 melihat Irwan,'Aku seneng banget ada dia di dekat aku.Hari2 di sekolah pasti bakal jadi lebih indah deh..'
★☆★YANG TAK MUNGKIN KULUPA...
Waktu istirahat tiba,Irwan mengeluarkan bekalnya,"Asyik sudah saatnya makan nih..."
Shiha ngekek lihat Irwan,"Udik banget sih teman baru kamu Vi?Kayak orang kampung aja bawa bekal segala..amit2!"
Irwan malah koment,"Emang saya dari kampung..."
Evi malas melayani Shiha,"Rempong amat sih kamu ngurusi teman aku?Yuk kita ke kantin aja Wan!"
Irwan nurut aja ditarik Evi.Shiha melihatnya dengan sinis,'Aku makin penasaran dengan anak baru itu.Evi protektif banget kayaknya.Keberadaan anak baru itu bikin aku makin sulit jahili Evi.Aku sebel banget kenapa semua orang memuja Evi.Apa karena papanya Evi sangat kaya.Nyebelin banget.Bikin bete aja!'
Shiha ga akan lupa bagaimana ia pernah dihukum guru karena menjahili Evi.
Semua takut dengan kebesaran nama Papanya Evi sebagai donatur terbesar sekolah mereka.
Shiha melihat Hazman berjalan agak pincang,"Kamu kenapa?Masih sakit ya?"
Hazman mengangguk,"Kayaknya aku perlu rontgen deh..."
★★☆ HANYA NAMAMU TERUKIR INDAH....( kantin )
Irwan bengong lihat kantinnya,"Wow!Ini kantinnya?Bagus banget..."
Evi geleng2 kepala melihatnya,"Udah mulutnya jangan kayak ikan mas koki gitu!
Sini duduk!Katanya mau makan."
Irwan duduk sambil memperhatikan sekitarnya,"Non...eh...maksud saya Evi ga makan?"
Evi seneng diperhatikan,"Makan dong.Itu Aty dah mesenin."
Aty mendekat membawa dua porsi makanan,"Ini Vi punyamu."
Evi menerimanya,"Makasih Aty.Oh ya Wan,Aty ini sahabat aku di sekolah."
Irwan manggut2 sambil menikmati bekalnya,"Wah ibu bawainnya banyak amat...Weleh...weleh..."
Aty ketawa melihatnya,"Makan kamu banyak juga ya Wan.Pantas badan kamu kuat.
Aku seneng lho lihat kamu ngerjain Hazman tadi.hi..hi..biasanya ga ada lho yang berani sama dia.Cuma Evi aja yang berani sama Hazman dan Shiha.Kamu hebat lho Wan...ya ga Vi?"
Evi malah kepingin makanan yang dimakan Irwan,"Apaan sih itu Wan?Aku mau..."
Irwan menyodorkan makanannya,"Ini ambil saja.Banyak kok..ga tahu nih Ibu kayak takut aku kelaparan aja."
Evi malah asyik berbagi makanan dengan Irwan,"Iya enak ya...lagi dong...cobain deh Ty enak lho.."
☆☆★KUGORESKAN DENGAN TINTA EMAS...
Hazman tiba di kantin dan duduk dekat meja Evi,"Lihat tuh Evi sama si anak
kampung itu.Akrab banget.Sebel lihatnya.."
Shiha malah bete lihat kecemburuan Hazman,'Selalu Evi..ga guru,ga kepala sekolah eh Hazman juga...semua sayang sama Evi.Sebel...!Sudah dirumah ga pernah diperhatiin
Mama eh di sekolah juga kalah sama si Miss Pink.Aku akan suruh anak sekolah lain saja buat ngasih pelajaran si Evi reseh itu...'
Shiha mulai menyusun rencana jahat.Mau apa ya dia?
★★☆BAGAIKAN LEMBAYUNG DI UFUK BARAT ...
Hari pertama berlalu dengan baik.Irwan mulai beradaptasi.Ia juga menikmati hari2 nya di rumah Pak Ngah.
Menjelang malam,Evi nyari Irwan di kamarnya,"Wan,belajar bareng yuk!"
Irwan yang sedang nata buku2nya akhirnya nurut belajar bersama di ruang keluarga.
Evi dengan riang membawa buku2nya,"Belajar LKS aja yuk?"
Irwan setuju saja,'Weleh tempat pensil pink...penghapus aja warnanya pink.Serba pink.'
☆☆☆YANG MENYINARI HIDUPKU...
Hari2 Irwan penuh dengan warna.Penuh schedule latihan ilmu bela diri juga.
Pak Ngah mendatangkan guru khusus untuk Irwan,Evi suka melihat bagaimana Irwan melatih kemampuannya.Soimah melihat bagaimana Evi kerap sampai tertidur lihat Irwan latihan,'Dari sore sampai matahari terbenam,Non Evi lihatin Irwan latihan karate.
Pantas sampai tidur di sofa.'
Irwan malah asyik berciat2...kiak...hyaa di halaman bersama gurunya.
☆☆★DIATAS PUNCAK PEGUNUNGAN DIANTARA HIJAU DEDAUNAN...( Beberapa minggu kemudian )
Evi sedang jalan menuju mobilnya sepulang sekolah ,"Wah kelas kita mau
adain outbound hiking di daerah pegunungan lho..."
Irwan malah memperhatikan sekitarnya,'Hari ini kulihat Shiha sikapnya aneh di kelas.Ketawa2 dan kelihatan hepi gitu.Ada apa ya?'
Tiba2 datanglah anak2 berandal dari sekolahan lain godain Evi,"Hay manis...
yuk ikut kita jalan2 ...."
Evi jelas ga mau,"Aku ga mau.Aku mau pulang."
Eh mereka malah main kasar,"Sombong!Songong!"
Mereka mengeluarkan senjata2 aneh,bahkan gunting juga,"Ayo kita gunduli saja dia!"
Evi segera dilindungi oleh Irwan,"Tenang Vi.Kamu jangan jauh2 dari aku."
Evi melihat bagaimana Irwan menghajar anak2 berandal itu hanya dalam waktu singkat,"Kalian jangan coba2 mengusik apalagi menyakitinya!!Rasakan ini!!Hyaat!!"
Anak2 yang lain pada ngeliatin dan malah bersorak2 kala Irwan berhasil mengalahkan anak2 bengal itu,"Hebat!Hebat!!"
Anak2 bengal itu pada kabur.Kapokmu kapan...
♡♡♡DISITU TELAH KUTEMUKAN ARTI HIDUP DAN KEHIDUPAN...
Evi yang ketakutan memegangi tangan Irwan terus sambil gemetar,Irwan segera menenangkannya,"Sudah Vi.
Mereka sudah pergi.Kita pulang yuk?"
Kejadian itu membuka mata hati Irwan bahwa betapa ia harus melindungi Evi.Evi gemetaran sampai ga mau lepas megangi Irwan terus sepanjang perjalanan,"Aku takut Wan...Kamu jangan jauh2 dari aku ya Wan?"
Irwan manggut2,"Pasti saya akan jaga Non..tenang saja."
☆☆☆DIDALAM KEREMANGAN MALAM DISAAT REMBULAN BERSINAR...( Kamar Evi )
Malamnya Evi ga bisa tidur,ia gelisah.
Pikirannya terus terbayang kejadian tadi,'Gimana kalau ga ada Irwan di situ?Aku pasti sudah digunduli.Serem banget...'
Rita memasuki kamar putrinya,"Sayang,kok belum tidur?"
Evi lalu cerita soal kejadian tadi siang,"Evi masih trauma Ma,takut..."
Rita bangga pada Irwan karena telah melindungi putrinya,"Untung saja ada Irwan ya sayang?Mulai kini Evi harus lebih baik lagi memperlakukan Irwan dan kalau mau kemana2 harus bilang ya sama Irwan.Irwan itu memang tugasnya buat jaga kamu sayang..jadi Evi tenang ya...Sudah sekarang Evi tidur ya...sudah malam."
♡♡♡KUTUANGKAN SEMUA ITU DALAM BUKU HARIANKU....
Begitu Mamanya pergi,Evi segera mengambil buku hariannya.Seperti sudah bisa diduga warnanya juga pink.Dilihatnya jam menunjukkan pukul berapa.Ditulisnya di diarynya.
Lalu ia mulai menulis,'Tuhan,aku takut banget hari ini.Ada orang2 jahat mencoba menyakitiku.Mereka banyak dan berniat menggunduliku.Aku ga kenal mereka.Aku juga ga pernah menyinggung mereka.Untung ada Irwan.Anaknya Mak'e.Walau banyak yang bilang dia udik tapi dia baik.Dia juga jago bela diri.Wah tadi dia langsung keluarin jurus2 gitu menghajar orang2 jahat itu.Wah keren banget Tuhan,kayak lihat film silat.Makasih ya Tuhan karena Kau bawa Irwan ke sini.Aku seneng dia ada di sini.Sekarang aku mau tidur Tuhan.Makasih buat hari ini.Makasih sudah jagain Evi lewat Irwan.Makasih dan met malam Tuhan.Evi bobok ya...'
★★★YOU'RE ALWAYS BE MINE...
Sementara Irwan sudah pulas mendengkur.Kecapekan pencak silat tadi siang.
Soimah membelai kepala putranya itu,'Ibu seneng kamu ada dekat ibu Le,bisa lihat kamu setiap hari.Kamu itu milik ibu satu2nya.Harta ibu.Syukur pada Tuhan,Pak Ngah sayang juga sama kamu Le.Sekarang ibu ga perlu khawatir lagi mikir masa depan kamu.Ibu yakin Pak Ngah bakal baik sama kamu selama kamu jaga putrinya dengan baik.Tidurlah Wan...semoga Tuhan selalu melindungimu putraku.'
Apakah lagi yang akan dihadapi Irwan demi menjaga Evi?***see you next eps***
Eps 8 CERBUNG XI AKU ORANG
TAK PUNYA
TAK PUNYA
4◇27◇26◇93◇44◇41◇77◇48◇◇◆ AKU ORANG TAK PUNYA◆ ◇
37◇39◇22◇34◇43◇33◇11◇99 Eps 8 : The Mountains/Pegunungan
27◆◆◆JERUK BALI...
Di Bali katanya buah ini sangat ciri khas sana banget.
Namun ternyata jeruk Bali punya nama lain lho yaitu Pomelo.
Ternyata si jeruk yang berukuran lebih besar dibandingkan jeruk lain ini memiliki
manfaat luar biasa.Karena ia mengandung vitamin B,B1,B2,provitamin A dan asam folat.Senyawa yang terkandung di dalam buah ini juga berfungsi sebagai antioksidan tinggi.Nih beberapa manfaat jeruk Bali :
* Menurunkan kadar lemak berlebih→Terutama yang warna dagingnya merah.Lebih optimal dari yang putih.Jadi jika mau diet atau pingin langsing konsumsi buah ini.
** Mencegah pertumbuhan sel kanker→Selain punya kemampuan memperbaiki sel2 tubuh yang rusak,jeruk Bali juga mengandung Bioflanovoid.Apa kuwi diajeng?Fungsinya untuk melawan kanker pankreas,kanker usus dan kanker payudara.Jadi sangat dianjurkan dikonsumsi setiap hari secara rutin.
*** Menurunkan kolesterol→Jangan sepelekan kulit putih pada lapisan jeruk Bali.
Sewaktu kita mengupas bagian luar jeruk Bali setelah itu kita akan menemukan satu
lapis bungkus buah berwarna putih yang rasanya terbilang cukup pahit tetapi lapisan
ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh sehingga dapat menyehatkan jantung.Wow!!
4◆◇LIFE IS FULL OF LOTS UP AND DOWNS/HIDUP INI PENUH SUKA DUKA...
( RUMAH EVI )
Berita Evi mau digunduli oleh anak2 berandalan dari sekolah lain akhirnya sampai
ke telinga papanya Evi.Pak Ngah berang,"Ini ga bisa dibiarin Ma!Putri kita bisa terluka kalau dibiarkan!"
Rita memijit pundak suaminya,"Mama rasa juga gitu Pa.Walau ada anaknya Mak'e yang berhasil jaga Evi namun pihak sekolah ga bisa diam saja.Mungkin saja bisa terjadi pada anak yang lain.Kasus ini harus diusut sampai tuntas."
Pak Ngah lalu menelpon pihak sekolah,"Pak Kepsek...selamat malam.Maaf mengganggu jam istirahat Anda..."
7◆◇But The Distance feels further / TAPI JARAK KAN TERASA KIAN JAUH....
Kepala sekolah langsung panik dibel sama Pak Ngah,"Ya...Pak...akan saya selidiki dan usut sampai tuntas masalah ini.Bapak jangan khawatir,kami akan pasang cctv lebih lagi.Demi keamanan siswa....ya..ya...kami akan pastikan bahwa sekolah adalah lingkungan yang aman bagi siswanya.Ya..ya..Pak...segera akan saya bentuk team investigasi untuk mendalami kasus ini.Iya..iya...Bapak jangan cemas...selamat malam."
Habis ditelepon donatur terbesarnya,pak kepsek langsung putar otak,"Aku ga boleh sampai kehilangan kepercayaan Pak Ngah...jangan sampai dia memindahkan anaknya ke sekolah lain.Bahaya ini!Bisa ikut hancur karir aku...aku akan selidiki kasus ini!Harus ketemu siapa dalangnya!"
77◆◆When it's headed for the ground~SAAT HIDUP INI MELUNCUR JATUH...
Rita memandang suaminya,"Gimana Pa?"
Pak Ngah meminum kopinya baru menjawab,"Katanya akan dibentuk team khusus Ma buat
menuntaskan sampai ke akar2nya.Kalau sampai dia ingkar janji,papa akan pindahin
Evi ke sekolah lain.Yang lebih terjamin keamanannya."
Rita manggut2 mendengarnya,"Papa benar.Untung ada Irwan ya Pa?Coba kalau ga ada Mama ga bisa bayangkan gimana putri kita.Kenapa ada orang yang tega mau menyakiti putri kita ya Pa?Padahal Mama selalu didik Evi dengan nilai2 yang baik.Jangan sombong atau sok pamer atau pelit.Mama itu berusaha didik Evi dengan benar Pa..."
99◆◇And there's nothing more painful~DAN TAK ADA YANG LEBIH MENYAKITKAN...
Pak Ngah meraih tangan isterinya,"Ma jangan sedih dong...Kita kan tahu sendiri resiko jadi konglomerat.Bahaya mengancam dimana2.Makanya Papa siapin Irwan buat jadi bodyguard Evi.Lagipula Irwan itu anaknya baik.Ga neko2.Nurut dan bisa dipercaya.
Papa akan latih Irwan ga cuma bela diri tapi juga kemampuan lain.Kalau perlu Papa akan minta teman papa yang kepala kepolisian untuk mencarikan trainer buat Irwan."
Rita tersenyum lega mendengarnya,"Syukurlah kita kenal Mak'e ya Pa?Jadi Irwan bisa ada di sini buat jaga putri kita.Mama ga mau kehilangan Evi Pa.Papa kan tahu susahnya kita dapat Evi.Harus melalui banyak terapi dan konsultasi sampai ke luar negeri.Mama minta Papa juga perhatiin masa depan Irwan ya Pa...kasihan anak itu ga punya ayah lagi..."
56◇◇Than to let your feelings take you down/DARIPADA MEMBIARKAN PERASAANMU MEMBUATMU JATUH...
Pak Ngah berjanji,"Papa akan rancang semuanya Ma.Tenang saja.Mulai dari SMP hingga jenjang kuliah Papa akan set keduanya selalu bersama.Irwan dan Evi.Selanjutnya kita lihat lagi perkembangannya.Sudah malam Papa ngantuk Ma.Ayo kita tidur.Tapi papa mau lihat Evi dulu."
Rita tersenyum melihat betapa sayangnya sang suami pada putri semata wayang mereka.
44◆◆IT'S SO HARD TO KNOW THE WAY YOU FEEL INSIDE~SUNGGUH SULIT DIMENGERTI YANG KAURASAKAN DIHATI...( RUMAH SHIHA )
Shiha ngamuk di hpnya,"Kalian bodoh!Ngerjain kayak gitu aja ga becus!!Mengecewakan!"
Saking emosinya sampai boneka kesayangannya Tweety diiles2 di lantai dengan kakinya,"Masak kalian juga kalah sama anak udik itu?Payah!!"
Shiha ngomong sama siapa sih?Sama pimpinan berandalan yang tadi siang mau ngerjain Evi.Oh...Shiha to yang nyuruh?Bener bingow...Kepala anak berandalannya jawab,"Jangan ngremehin cecurut itu Princess...dia jago bela diri lho.Kayaknya dah sabuk hitem deh...sulit melawan dia jagoan sih..."
25◆◆When there's many thoughts and feelings that you hide~saat begitu banyak pikiran dan perasaan yang kau sembunyikan...
Shiha sewot,"Mau sabuk coklat sabuk inten aku ga peduli!Aku cuma mau tahu beres!Kalian jangan muncul dulu di sekolah.Pergi kemana kek...
biar masalah ini reda dulu.Kalian mengerti?!!"
Usai mendapat jawaban,Shiha menutup telponnya dan membanting hpnya ke sofa,"Sial!!Gagal maning!!"
57☆☆But you might feel better/TAPI MUNGKIN KAU KAN MERASA BAIKAN...
Shiha lalu keluar kamar menuju dapur,'Cari kudapan ah!Es cream apa pudding gitu..biar suasana hatiku jadi lebih baik..'
Pembantunya tergopoh2 mendekat,"Non Shiha mau mbok bikinin mie?Non belum makan lho dari sore..."
Shiha buka kulkas,"Boleh mbok.Mie soto ya?Pakai irisan jeruk nipis beneran lho!Awas kalau ga ada,Shiha ga mau makan."
Pembantunya segera membuatkan,"Siap Non!Mbok dah belanja jeruk nipis yang banyak kok."
Shiha nunggu sambil makan Vienetta,"Bikinnya yang bener lho mbok.Air rebusan pertama dibuang!Ingat itu!"
93♡¤♡If you let me walk with you by your side/JIKA KAU BIARKAN AKU MENEMANIMU BERJALAN DI SISIMU...
Terdengar suara mobil memasuki halaman rumah,Shiha melihat ke depan,'Papa dan Mama pulang.Wah aku mau curhat ah..soal Evi...'
Nampak Papa dan Mama Shiha jalan menuju ke dalam rumah,Shiha bersiap menyongsong mereka dengan wajah manisnya namun...
80}}}AND WHEN YOU NEED A SHOULDER TO CRY ON/DAN SAAT KAU BUTUH BAHU TUK SANDARAN TANGISMU...
Bukannya mesra jalan gandengan gitu,mereka malah ribut dan adu argumen,"Mami mau ke Singapore saja.Bosen di rumah lihat Papi tebar pesona ke sana ke mari!"
Papanya Shiha ga mau kalah,"Bagus!!Pergi sana habisin uang shopping terus!Mami ga tahu ya susahnya Papi cari uang!"
Shiha tak digubris oleh mereka,"Pa...Ma..."
Mamanya malah negur,"Shiha jangan potong pembicaraan orang tua!Ngerti?Sana belajar saja!"
Shiha langsung ke kamarnya,di jalan ketemu simbok bawa mie,"Ini Non mienya dah jadi..."
Shiha jawab,"Buat mbok aja!Shiha ga selera lagi!Shiha mau main game aja!Bete!"
64¤¤¤When you need a friend to rely on/saat kau butuh teman yang bisa kaupercaya... Simboknya kaget,"Walah!Lha tambah gemuk aku...kalau gini...ya udah deh daripada mubazir..rejeki kok ditolak."
Baru mau melangkah ke dapur eh terdengar bunyi benda2 dibanting dari arah kamar majikannya,"Pyaar!!Krompyang!!"
Shiha sempat berhenti di tangga mendengarnya,'Pasti Mami banting telpon lagi belum vas.Atau yang lain...tiap hari ribut terus.Aku iri sama Evi...meski papa mamanya orang sibuk tapi kulihat tuh miss pink ceria terus.Mamanya juga selalu datang dalam acara sekolah.Ga kayak mama aku...apalagi lihat si miss pink dibeliin benda2 kesukaan dia
semua oleh papanya,jelas banget dia itu disayang banget sama papanya.Padahal papanya lebih sibuk dari papa aku tapi masih sempat merhatiin Evi.Aku benci sama ortu aku.Ga kayak ortunya Evi.Aku iri sama Evi!!Iri banget!'
33¤¤¤When the whole world is gone/SAAT SELURUH DUNIA TIADA...( Sekolah Evi )
Hari itu guru mengumumkan bahwa hiking akan dilakukan di pegunungan,
"Siapkan perlengkapan kalian ya?Jangan lupa baju hangat,jaket,obat pribadi dan peralatannya.Besok kalian akan dibagi menjadi beberapa regu.Daftar regunya akan diberitahu besok.Oke hari ini kelas cukup sekian!Selamat pulang buat persiapan besok!Jangan lupa jaga kesehatan dan keselamatan kalian selama di sana.Jangan misah dari rombongan dan ikuti petunjuk dengan benar!"
Wah mereka pulang lebih cepat karena mau outbound besok.Kelaspun jadi riuh saling ngobrol bahas besok.Irwan nampak termangu,'Perlengkapan hiking?Kasihan ibu kalau keluar uang beli benda2 itu.Aku pakai yang ada aja...'
87[[[YOU WON'T BE ALONE CAUSE I'LL BE THERE/KAU TAKKAN SENDIRI KARENA AKU KAN SELALU ADA...
Evi nampak memejamkan mata,'Tuhan,semoga aku satu regu sama Irwan. Aku masih takut sejak kejadian itu.'
Aty ngagetin Evi,"Hey!Malah merem!Yuk kita shopping ke mall beli perlengkapan
buat besok?"
>>> 39>>>>I'LL BE YOUR SHOULDER TO CRY ON /AKU KAN JADI BAHU
TUK SANDARAN TANGISMU...
Evi kaget,"Aty!Ganggu orang berdoa aja!!"
Shiha dengerin percakapan mereka,'Kudoain moga si miss pink itu kepisah dari
si anak udik he...he...Lihat saja aku akan buat Evi sengsara di sana.Sampai mama papanya heboh nyari!!'
41~~I'LL BE THERE,I'LL BE YOUR FRIEND TO RELY ON....
Hazman deketi Evi dan duduk di seberang bangku Evi,"Tenang Vi.Aku akan selalu jaga kamu kok.Kita pasti satu regu.Aku yakin...feelingku mengatakan begitu he..he..."
Aty nyeletuk,"Huuu...kamu emang pinginnya deketi Evi kan.Ngarep satu kelompok kan sama dia?Hu..kebaca tahu...!!"
11♧♧♣ALL OF TIMES WHEN EVERYTHING IS WRONG/TIAP KALI SEGALANYA TERASA SALAH...
Shiha makin kesel denger perkataan Aty barusan,'Hazman aja perhatiannya juga direbut Evi!Aku kesel banget.Kenapa sih Evi begitu disukai?'
Shiha kurang kasih sayang makanya menebar kebencian.Itu efek domino he..he..
48¤¤¤And you're feeling like there's no use going on / Dan kau merasa seakantak ada gunanya bertahan... Evi malah melirik Irwan,'Aku harap besok aku satu kelompok sama Irwan ya Tuhan...please...' Irwan malah asyik ngemil marneng,yang beliin Evi sebagai ucapan terima kasih dah nolongin dia,"Klethuk..klethuk..."
Evi jadi pingin senyum inget saat ia nanya Irwan mau hadiah apa eh dijawab,"Saya kangen cemilan kampung Non.Marneng.Murah kok Non harganya paling cuma dua ribu seplastik.He..he.."
Evi gumun waktu itu dan tanya sama Mak'e,"Mak'e aku ga ngerti marneng tuh kayak apa wujude...beliin ya Mak'e beliin yang banyak.Nih uangnya!!"
Astaga dikasih uang seratus ribu,"Weeleh Non sebanyak ini dibeliin marneng semua?"
Irwan melongo,"Seplastik aja Non cuma buat tamba kangen...ga usah banyak2..."
Evi kekeh,"Baiklah seplastik ya Mak'e tapi seplastik gede...ukuran jumbo!!"
70¤¤¤ You can't give it up,I'll help you work it out/KAU TAK BOLEH MENYERAH,AKU AKAN MEMBANTUMU MENCARI JALAN KELUAR...
Alhasil Mak'e ga berani bantah dan belike seplastik gede ukuran kiloan,
Irwan sampai kaget lihatnya.Makanya Irwan klethuk2 terus ga kelar2.Marnengnya seabrek.Evi malah senyum2 melihatnya dan malah ikut ngemil bareng,"Aku minta ya Wan..
kayake enak deh..."
Aty yang ngajak shopping ga digagas juga ikut nimbrung minta,"Makanan apa sih ini?Kok pada semangat gitu makannya?Mau dong!"
Irwan memberikannya.Evi lalu punya ide,"Bawa aja besok marnengnya Wan.Lumayan buat cemilan.Rasanya enak kok.Ya ga Ty?"
Aty manggut2,"Iya...klethuk...enak...klethuk..."
Pulang sekolah Evi jadi belanja sama Aty dan tentunya sama Irwan juga.
Irwan dibeliin juga sama Evi pastinya seijin Mamanya.
Evi perayu ulung,"Boleh ya Ma?Kasihan Irwan ga punya topi gunung?Juga sarung tangan ...dan banyak lagi...ya Ma ya?"
Rita jelas ga akan nolak,"Iya sayang...boleh...habis belanja langsung pulang ya..."
Evi menutup hpnya dengan riang,"Asyik!!Ayo Wan kamu mau warna yang mana?Pink kayak aku apa yang coklat?"
Astaga Irwan mana mungkin milih pink kan cowok...Irwan malah jawab,"Ga usah Non...Aduhh!!"
Evi nginjek kaki Irwan sambil berbisik,"Dah dibilangin kalau ada temen aku jangan bilang Non...ngeyel banget sih???"
Irwan melirik ke arah Aty yang datang mendekat,"Kenapa Wan kok teriak?"
Irwan meringis tapi yang jawab Evi,"Biasa kepentok ...makhlum baru kali ini shopping di mall jadi kaget...he..he.."
Aty gumun,"Kepentok melulu deh...aneh..."
Irwan duduk di bangku kecil,"Aduh....jempolku!!"
Evi nawari benda lagi,"Ayo Wan mau yang ini sama kayak punyaku apa yang ini?"
Irwan malah pekewuh,"Ga usah saya pakai seadanya saja..."
Evi gemes dan nyubit pipi tembem Irwan,"Iih...suruh milih aja susah amat sih???!!"
Akhirnya Irwan nurut milih warna yang ia suka,"Ya wis ...yang coklat aja...makasih lho Vi dibeliin juga..."
Evi mesem,"Gitu dong!Dari tadi kek..."
Wah gimana acara hikingnya ya?Bakal ada kejadian apa ya?Akan satu kelompokkah Evi dengan Irwan?***see you next eps***
Eps 9 CERBUNG KE - 11 AKU
ORANG TAK PUNYA
ORANG TAK PUNYA
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^♧ AKU ORANG TAK PUNYA ♧
▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲Eps 9 : I Have You = Aku Punya Kamu
→→→→←←←←→→→→←←←←←↓↓↓ SEHARUSNYA KAU PERCAYA...
♣♧♧JUJUR MEMBUATKU SERBA SALAH...( RUMAH PAK NGAH )
Evi sudah siap dengan pakaian gunungnya yang serba pink,manis tenan dia.Ransel,topi gunung,syal,sarung tangan,sepatu hingga atribut lainnya semua serba pink.Papanya sampai geleng2 kepala,"Ya ampun Princess Papa semuanya pinker.Manis banget kayak Mamanya...he..he.."
Rita tersenyum sembari supervisi Soimah yang menyiapkan sarapan,
"Papa bisa saja deh.Evi kan anak kita jelas mirip kitalah...ya kan Mah?" Soimah mengangguk,"Iya Ndara.Non Evi emang manis kayak Ndara Nyonya..." ¤¤¤TAK JUJUR MEMBUATKU SEMAKIN SALAH... Rita mencari2 Irwan,"Irwan mana Mah?Kok ga siap2 berangkat?" Soimah menjawab,"Anak saya sedang menyapu Ndara.Tuh!" Evi melongok keluar,"Irwan!!Kok masih nyapu sih?Bukannya siap2?" Irwan kaget,"Eh Non pink...iya saya kan disini kerja Non.Ga gratis.Tugas saya kan pagi emang nyapu.Tinggal dikit kok."
Evi tersenyum,,'Aha!Aku bantuin ah...' ♧♧♣LALU HARUS BAGAIMANA LAGI AGAR KAU TERIMA... Evi malah lari keluar,diambilnya sapu lidi dan ikut menyapu halaman,Irwan jadi kelabakan,"Wah Non...jangan Non!Ntar baju Non kotor lho...sini biar saya saja." ♡♡♡SUNGGUH KU TAK BERDUSTA... Rita dan suaminya juga melihat dari jendela,"Tumben Evi mau pegang sapu ya Pa?" Pak Ngah juga gumun,"Iya ya...kayaknya kita perlu beli sapu pink deh Ma...alamat Evi bakal suka nyapu nih..." %%%SUNGGUH MATI KU TAK MENYANGKA... Soimah malah heran bengong di meja makan kok kosong,"Pada kemana ya?"
Rita jawab suaminya,"Mana ada sapu lidi pink Pa.Kalau sapu lantai ada.Lha sapu lidi?Biar Mama panggil mereka."
Rita keluar ke halaman,"Evi...biarkan Irwan menyelesaikan tugasnya.Kamu makan dulu sayang...ayo!"
Rita memandang Irwan yang memberi hormat padanya,"Nyonya Besar...selamat pagi.." Rita meraih Evi dalam rengkuhannya,"Pagi Irwan.Irwan sudah sarapan?"
Irwan menjawab,"Sudah disiapkan Ibu di dapur Nyonya.Habis ini Irwan makan." Rita tersenyum,"Ya udah.Habis menyapu Irwan makan ya..Kan nanti hiking jadi harus isi perutnya.Evi juga.Yuk makan dulu.Kamu kalau makan kan lama...ntar Nak Irwan selesai kamu belum.Ayo...ke dalam."
Evi manyun tapi nurut juga,"Ma...kenapa Irwan ga makan sama kita di meja makan?" Rita melangkah ke dalam diikuti Evi,"Sayang,Irwan itu disini bekerja bukan kerabat kita.Jadi statusnya beda." Evi memandang Irwan dari kejauhan,'Kenapa harus beda ya?Dia kan juga sama2 manusia.Aku heran deh...' >>>EMOSIMU YANG TAK PERNAH KAU JAGA...
Akhirnya Irwan kelar menyapu halaman rumah Pak Ngah yang lumayan luas,
"Kelar juga...saatnya ngisi perut." Irwan merapikan peralatan kerjanya lalu cuci tangan dan makan di dapur,"Asyik!
Makan kepala goreng lalap kemangi.Wuih...daging nih...nikmatnya...nyam..nyam.." }}}HINGGA KINI TAK DAPAT KUTRIMA... Sementara Evi ga lahap makannya,"Ma ..Evi boleh makan didapur ga?Evi ga enak makan ga ditemeni Irwan..."
Rita hendak melarang tapi Pak Ngah mencegahnya,"Iya gpp sayang.Papa juga dah mau ke kantor.Dah selesai makan...cuma kamu aja yang belum selesai makan..tapi harus habis lho ya..."
Evi sumringah,"Asyik!!Makasih Pa...Papa baik deh...Yuhu...makan bareng Irwan..." Evi langsung ngacir bawa piringnya ke dapur.
Irwan sampai kaget,"Lho Non kok makan disini?" Evi malah nyengir sambil menyantap makanannya,"Kalau ...makan...bareng kamu rasanya enak...mmmh...aku minta itu daun apa itu...?"
Irwan mengernyitkan dahinya,"Ini kemangi lho Non...yakin mau?" Evi mengangguk,"Kamu makannya lahap gitu daun ini...jadi pingin coba deh...wiuhhh...rasanya kok aneh...ya?" Irwan ketawa,"Nah kan ...ga doyan kan?" Evi ngeyel,"Aku mau coba kok...tapi dikit2..." Irwan dan Evipun makan sembari ketawa ketiwi.
Evi merhatiin pakaian Irwan,"Kamu pakai serba coklat ya?Keren juga..." Irwan malu dipuji,"Kan Non yang beliin masak ga dipakai...he...he.." Evi seneng barang2 yang dia belikan dipakai semua,"Bagus!!Aku suka...aku suka..." &&&HARUSKAH KU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA....
Saat akan berangkat Pak Ngah berpesan tersendiri kepada Irwan,"Tugas kamu jaga putri saya selama hiking berlangsung...Jangan sampai Evi lepas dari pandangan kamu.Kamu mengerti?"
Irwan mengangguk,"Ya Ndara...Irwan akan jaga Non Evi dengan sepenuh hati."
Pak Ngah mengecup kepala putrinya dengan sayang,"Baik2 ya sama Irwan di pegunungan?
Jangan aneh2 jangan neko2..Ngerti?" Evi memeluk papanya penuh sayang,"Iya Papa." Rita sebenarnya merasa berat melepas putrinya ke alam bebas namun kala melihat Irwan disebelah Evi ia lebih tenang. ♥♥CINTA HARUSNYA KAU PERCAYA.... Rita mendekati Evi,"Mama akan antar Evi ke sekolah hari ini.Naik mobil Mama saja.
Ayo Irwan!" Irwan melongo masuk ke mobil Nyonya besarnya,'Wah...ini lebih mewah dari mobil pink Non Evi nih...Harga berapaan nih mobil ya..?'
Evi memandang Irwan yang kayak ikan mas koki mulutnya,"Ihh...kamu kenapa sih?
Masih lapar ya?Aku bawa aneka makanan kok.Ada snack,wafer,ada biskuit juga...ada pop mie juga...ada banyak pokoknya...ayo masuk!!" Irwan mikir,'Pasti semua rasa srrawberry deh...mmmh...' [[[CINTA PASTIKAN SETIA... Sepanjang jalan Irwan masih gumun,"Non ini mobil namanya apa?" Evi jawab sambil benerin kursinya,"Namanya Mercy.Kalau ga salah buatan Jerman.
Kenapa mau beli?Kutanya Mama dulu harganya berapa ya?" Rita mendengar,"Apa sayang?" Evi dengan wajah manja nanya Mamanya,"Ma,harga mobil ini berapa dulu?" Rita tersenyum,"Kenapa?Evi mau ganti mobil?"
Evi nunjuk Irwan,"Ini Irwan mau beli juga Ma...mau nabung beli mobil beginian...ya kan Wan?"
Irwan nyengir kuda,"Cuma nanya aja kok Ndara Nyonya...he .he.." €€€ JIKA KAU MENGERTI YANG SEBENARNYA.... Rita menjawab,"Harganya 2 M Irwan.Kalau Irwan rajin sekolah dan melakukan tugas dengan baik ga mustahil kok punya mobil kayak begini."
Irwan malah asyik ngitung,"Wah milyaran...nolnya banyak banget tuh...1 milyar itu 1000 juta.Berarti 2 M berarti 2000 juta dong...wow..."
$$$ CINTA HARUSNYA KAU TAK MARAH...( Di Sekolah )
Kala mobil Mercy Rita memasuki halaman sekolah semua kagum,"Wow...
siapa tuh?" Shiha juga merhatiin,'Wow!Orang tua siapa tuh?Mobilnya keren bingow!!'
Namun kala melihat warna pink keluar dari mobil itu,ia jadi dongkol,'Lagi2 Evi !
Mamanya Evi yang nganter pula.Perhatian banget sih?Bikin iri deh...Mama aku aja malah milih ke salon dari pada nganter aku.'
///SEMUA KAN BAIK SAJA... Kepala Sekolah segera menyambut kedatangan Rita,"Wah Ibu sendiri yang antar Evi.Sungguh ibu yang sangat perhatian.Luar biasa." Rita hanya tersenyum,"Saya memang sibuk tapi soal Evi saya pasti luangkan waktu.
Saya memang dipesan oleh suami saya untuk mengutamakan Evi.Bagaimana dengan pembagian grup yang diminta suami saya apakah bisa dilakukan?" Kepsek segera menjawab,"Tenang saja.Semua sudah sesuai harapan Anda.
Semua akan baik2 saja." ^^^MENGERTILAH SEHARUSNYA KAU PERCAYA... Rita puas mendengarnya.
Namun ia juga mengingatkan masalah anak2 berandalan yang coba mengganggu Evi dulu,"Bagaimana dengan kasus kemarin?Apa sudah diketahui siapa dalangnya?"
Kepsek bingung juga jawabnya,"Eh...investigasi masih terus dilakukan..Hanya saja para pelaku tiba2 tak diketahui keberadaannya.Namun kami akan terus menyelidikinya.Percaya pada kami.Sekolah ini masih aman..."
☆☆☆HO...HO...HO..HOOO...JANGAN PERNAH BERPIKIR KU TAK CINTA... Rita melihat pembagian regu hiking dan lega kala nama Irwan ada di grup yang sama dengan Evi,'Syukurlah...hatiku tenang karena ada Nak Irwan yang jagain Evi.Tenangnya...Untung ada Nak Irwan.' Ga cuma Mamanya yang hepi,Evi juga seneng banget,"Yess!!Aku satu kelompok sama Irwan.Yeaaahh!!" Shiha kesel lihat Evi melonjak2 kegirangan,'Sial!!Aku ga bisa dong jahili Miss Pink.
Aku beda kelompok lagi sama dia.Hazman emang satu kelompok.Tapi mana mau dia jahili Evi.Dia kan sayang banget sama Si Miss Pink.Aha...masih ada Syuhada.Dia kan anak orang miskin.Ibunya kan lagi sakit tuh...butuh biaya berobat.Demi uang pasti ia akan nuruti kemauanku...good idea Shiha!Bravo!Beri tepukan yang gemuruh!!!Plok..plok...plok!!'
☆☆★SEMESTINYA KITA JUJUR BICARA... Hazman seneng banget satu kelompok sama Evi apalagi jadi ketua regu pula,"Yess!!
Bener kan feeling aku.Aku satu kelompok sama Evi.Yess!" Aty heran,"Segitunya senengnya...baru satu kelompok tuh...gimana kalau satu bangku...iihhh..." Evi malah dengan gembira deketi Irwan,"Kita satu kelompok Wan...yeee...aku gembira!!Makasih Tuhan...dah ngabulin doa aku."
Irwan ga kaget kalau satu kelompok sama Evi,'Emang tugas aku jaga Non pink...ibu juga wanti2 gitu sejak semalam.Dengan satu kelompok dengan Non Evi aku bisa makin mudah menjaga Non Evi...Kayaknya yang perlu aku waspadai adalah Shiha.Dia itu selalu melihat ke arah Non Evi dengan tatapan kebencian...aneh..kayaknya Non Evi ga pernah bikin masalah sama dia.Orang2 kota memang aneh...'
Shiha mendekati Syuhada.Diajaknya Syuhada bicara menjauh.Irwan memperhatikannya namun Hazman tiba2 menghalangi pandangannya,"Hey Irwan!Aku adalah ketua kelompok!Jadi kamu harus patuh sama aku ngerti!!"
Irwan gumun,'Ni anak mau apa sih pamer kekuasaan?Heran...' Evi yang sewot,"Awas kamu kalau berani seenaknya sama Irwan!Kamu akan berhadapan dengan aku!!Ngerti!!"
Irwan berdiri di antara mereka,Hazman dan Evi.
Bingung juga dia,'Sebenarnya yang jadi bodyguard itu siapa ya?Aku apa Non Evi sih???Aku jadi bingung deh...'
Wah...Erieq dah minta ngobor nih...dah dulu ya..Soal hiking ntar ya.***see you next eps***
Evi sudah siap dengan pakaian gunungnya yang serba pink,manis tenan dia.Ransel,topi gunung,syal,sarung tangan,sepatu hingga atribut lainnya semua serba pink.Papanya sampai geleng2 kepala,"Ya ampun Princess Papa semuanya pinker.Manis banget kayak Mamanya...he..he.."
Rita tersenyum sembari supervisi Soimah yang menyiapkan sarapan,
"Papa bisa saja deh.Evi kan anak kita jelas mirip kitalah...ya kan Mah?" Soimah mengangguk,"Iya Ndara.Non Evi emang manis kayak Ndara Nyonya..." ¤¤¤TAK JUJUR MEMBUATKU SEMAKIN SALAH... Rita mencari2 Irwan,"Irwan mana Mah?Kok ga siap2 berangkat?" Soimah menjawab,"Anak saya sedang menyapu Ndara.Tuh!" Evi melongok keluar,"Irwan!!Kok masih nyapu sih?Bukannya siap2?" Irwan kaget,"Eh Non pink...iya saya kan disini kerja Non.Ga gratis.Tugas saya kan pagi emang nyapu.Tinggal dikit kok."
Evi tersenyum,,'Aha!Aku bantuin ah...' ♧♧♣LALU HARUS BAGAIMANA LAGI AGAR KAU TERIMA... Evi malah lari keluar,diambilnya sapu lidi dan ikut menyapu halaman,Irwan jadi kelabakan,"Wah Non...jangan Non!Ntar baju Non kotor lho...sini biar saya saja." ♡♡♡SUNGGUH KU TAK BERDUSTA... Rita dan suaminya juga melihat dari jendela,"Tumben Evi mau pegang sapu ya Pa?" Pak Ngah juga gumun,"Iya ya...kayaknya kita perlu beli sapu pink deh Ma...alamat Evi bakal suka nyapu nih..." %%%SUNGGUH MATI KU TAK MENYANGKA... Soimah malah heran bengong di meja makan kok kosong,"Pada kemana ya?"
Rita jawab suaminya,"Mana ada sapu lidi pink Pa.Kalau sapu lantai ada.Lha sapu lidi?Biar Mama panggil mereka."
Rita keluar ke halaman,"Evi...biarkan Irwan menyelesaikan tugasnya.Kamu makan dulu sayang...ayo!"
Rita memandang Irwan yang memberi hormat padanya,"Nyonya Besar...selamat pagi.." Rita meraih Evi dalam rengkuhannya,"Pagi Irwan.Irwan sudah sarapan?"
Irwan menjawab,"Sudah disiapkan Ibu di dapur Nyonya.Habis ini Irwan makan." Rita tersenyum,"Ya udah.Habis menyapu Irwan makan ya..Kan nanti hiking jadi harus isi perutnya.Evi juga.Yuk makan dulu.Kamu kalau makan kan lama...ntar Nak Irwan selesai kamu belum.Ayo...ke dalam."
Evi manyun tapi nurut juga,"Ma...kenapa Irwan ga makan sama kita di meja makan?" Rita melangkah ke dalam diikuti Evi,"Sayang,Irwan itu disini bekerja bukan kerabat kita.Jadi statusnya beda." Evi memandang Irwan dari kejauhan,'Kenapa harus beda ya?Dia kan juga sama2 manusia.Aku heran deh...' >>>EMOSIMU YANG TAK PERNAH KAU JAGA...
"Kelar juga...saatnya ngisi perut." Irwan merapikan peralatan kerjanya lalu cuci tangan dan makan di dapur,"Asyik!
Makan kepala goreng lalap kemangi.Wuih...daging nih...nikmatnya...nyam..nyam.." }}}HINGGA KINI TAK DAPAT KUTRIMA... Sementara Evi ga lahap makannya,"Ma ..Evi boleh makan didapur ga?Evi ga enak makan ga ditemeni Irwan..."
Rita hendak melarang tapi Pak Ngah mencegahnya,"Iya gpp sayang.Papa juga dah mau ke kantor.Dah selesai makan...cuma kamu aja yang belum selesai makan..tapi harus habis lho ya..."
Evi sumringah,"Asyik!!Makasih Pa...Papa baik deh...Yuhu...makan bareng Irwan..." Evi langsung ngacir bawa piringnya ke dapur.
Irwan sampai kaget,"Lho Non kok makan disini?" Evi malah nyengir sambil menyantap makanannya,"Kalau ...makan...bareng kamu rasanya enak...mmmh...aku minta itu daun apa itu...?"
Irwan mengernyitkan dahinya,"Ini kemangi lho Non...yakin mau?" Evi mengangguk,"Kamu makannya lahap gitu daun ini...jadi pingin coba deh...wiuhhh...rasanya kok aneh...ya?" Irwan ketawa,"Nah kan ...ga doyan kan?" Evi ngeyel,"Aku mau coba kok...tapi dikit2..." Irwan dan Evipun makan sembari ketawa ketiwi.
Evi merhatiin pakaian Irwan,"Kamu pakai serba coklat ya?Keren juga..." Irwan malu dipuji,"Kan Non yang beliin masak ga dipakai...he...he.." Evi seneng barang2 yang dia belikan dipakai semua,"Bagus!!Aku suka...aku suka..." &&&HARUSKAH KU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA....
Irwan mengangguk,"Ya Ndara...Irwan akan jaga Non Evi dengan sepenuh hati."
Pak Ngah mengecup kepala putrinya dengan sayang,"Baik2 ya sama Irwan di pegunungan?
Jangan aneh2 jangan neko2..Ngerti?" Evi memeluk papanya penuh sayang,"Iya Papa." Rita sebenarnya merasa berat melepas putrinya ke alam bebas namun kala melihat Irwan disebelah Evi ia lebih tenang. ♥♥CINTA HARUSNYA KAU PERCAYA.... Rita mendekati Evi,"Mama akan antar Evi ke sekolah hari ini.Naik mobil Mama saja.
Ayo Irwan!" Irwan melongo masuk ke mobil Nyonya besarnya,'Wah...ini lebih mewah dari mobil pink Non Evi nih...Harga berapaan nih mobil ya..?'
Evi memandang Irwan yang kayak ikan mas koki mulutnya,"Ihh...kamu kenapa sih?
Masih lapar ya?Aku bawa aneka makanan kok.Ada snack,wafer,ada biskuit juga...ada pop mie juga...ada banyak pokoknya...ayo masuk!!" Irwan mikir,'Pasti semua rasa srrawberry deh...mmmh...' [[[CINTA PASTIKAN SETIA... Sepanjang jalan Irwan masih gumun,"Non ini mobil namanya apa?" Evi jawab sambil benerin kursinya,"Namanya Mercy.Kalau ga salah buatan Jerman.
Kenapa mau beli?Kutanya Mama dulu harganya berapa ya?" Rita mendengar,"Apa sayang?" Evi dengan wajah manja nanya Mamanya,"Ma,harga mobil ini berapa dulu?" Rita tersenyum,"Kenapa?Evi mau ganti mobil?"
Irwan nyengir kuda,"Cuma nanya aja kok Ndara Nyonya...he .he.." €€€ JIKA KAU MENGERTI YANG SEBENARNYA.... Rita menjawab,"Harganya 2 M Irwan.Kalau Irwan rajin sekolah dan melakukan tugas dengan baik ga mustahil kok punya mobil kayak begini."
Irwan malah asyik ngitung,"Wah milyaran...nolnya banyak banget tuh...1 milyar itu 1000 juta.Berarti 2 M berarti 2000 juta dong...wow..."
Kala mobil Mercy Rita memasuki halaman sekolah semua kagum,"Wow...
siapa tuh?" Shiha juga merhatiin,'Wow!Orang tua siapa tuh?Mobilnya keren bingow!!'
Namun kala melihat warna pink keluar dari mobil itu,ia jadi dongkol,'Lagi2 Evi !
Mamanya Evi yang nganter pula.Perhatian banget sih?Bikin iri deh...Mama aku aja malah milih ke salon dari pada nganter aku.'
///SEMUA KAN BAIK SAJA... Kepala Sekolah segera menyambut kedatangan Rita,"Wah Ibu sendiri yang antar Evi.Sungguh ibu yang sangat perhatian.Luar biasa." Rita hanya tersenyum,"Saya memang sibuk tapi soal Evi saya pasti luangkan waktu.
Saya memang dipesan oleh suami saya untuk mengutamakan Evi.Bagaimana dengan pembagian grup yang diminta suami saya apakah bisa dilakukan?" Kepsek segera menjawab,"Tenang saja.Semua sudah sesuai harapan Anda.
Semua akan baik2 saja." ^^^MENGERTILAH SEHARUSNYA KAU PERCAYA... Rita puas mendengarnya.
Kepsek bingung juga jawabnya,"Eh...investigasi masih terus dilakukan..Hanya saja para pelaku tiba2 tak diketahui keberadaannya.Namun kami akan terus menyelidikinya.Percaya pada kami.Sekolah ini masih aman..."
☆☆☆HO...HO...HO..HOOO...JANGAN PERNAH BERPIKIR KU TAK CINTA... Rita melihat pembagian regu hiking dan lega kala nama Irwan ada di grup yang sama dengan Evi,'Syukurlah...hatiku tenang karena ada Nak Irwan yang jagain Evi.Tenangnya...Untung ada Nak Irwan.' Ga cuma Mamanya yang hepi,Evi juga seneng banget,"Yess!!Aku satu kelompok sama Irwan.Yeaaahh!!" Shiha kesel lihat Evi melonjak2 kegirangan,'Sial!!Aku ga bisa dong jahili Miss Pink.
Aku beda kelompok lagi sama dia.Hazman emang satu kelompok.Tapi mana mau dia jahili Evi.Dia kan sayang banget sama Si Miss Pink.Aha...masih ada Syuhada.Dia kan anak orang miskin.Ibunya kan lagi sakit tuh...butuh biaya berobat.Demi uang pasti ia akan nuruti kemauanku...good idea Shiha!Bravo!Beri tepukan yang gemuruh!!!Plok..plok...plok!!'
☆☆★SEMESTINYA KITA JUJUR BICARA... Hazman seneng banget satu kelompok sama Evi apalagi jadi ketua regu pula,"Yess!!
Bener kan feeling aku.Aku satu kelompok sama Evi.Yess!" Aty heran,"Segitunya senengnya...baru satu kelompok tuh...gimana kalau satu bangku...iihhh..." Evi malah dengan gembira deketi Irwan,"Kita satu kelompok Wan...yeee...aku gembira!!Makasih Tuhan...dah ngabulin doa aku."
Shiha mendekati Syuhada.Diajaknya Syuhada bicara menjauh.Irwan memperhatikannya namun Hazman tiba2 menghalangi pandangannya,"Hey Irwan!Aku adalah ketua kelompok!Jadi kamu harus patuh sama aku ngerti!!"
Irwan gumun,'Ni anak mau apa sih pamer kekuasaan?Heran...' Evi yang sewot,"Awas kamu kalau berani seenaknya sama Irwan!Kamu akan berhadapan dengan aku!!Ngerti!!"
Bingung juga dia,'Sebenarnya yang jadi bodyguard itu siapa ya?Aku apa Non Evi sih???Aku jadi bingung deh...'
Wah...Erieq dah minta ngobor nih...dah dulu ya..Soal hiking ntar ya.***see you next eps***
Eps 10
CERBUNG KE-11 AKU ORANG TAK PUNYA
CERBUNG KE-11 AKU ORANG TAK PUNYA
@@@@@@@@@@@@@@KU ORANG TAK PUNY@@@@@@@@@@@@@@
Eps 10 : Be Found = Ditemukan
|||<ELIHATAN JELAS TANDANYA KITA KINI SEMAKIN JAUHNYA...( SEKOLAH EVI )
Anak2 sudah siap semua dan sudah saling mengetahui siapa teman seteamnya.
Hazman nampak dongkol melihat Evi nempel Irwan terus.Bahkan sampai tempat duduk di bus saja,Evi minta Irwan duduk dibelakang dia.
Laki perempuan emang ga boleh jejer duduknya.Evi segera naik ke bus,"Aty!Ayo kita cari tempat duduk dulu!Irwan mana tasmu?"
Irwan yang sedang diajak bicara sama Hazman jawab,"Ga usah tas aku berat."
Evi balas,"Kan ada Aty.He..he..mana biar kutaruh di kursi kamu.Biar ga diduduki orang lain.Huhh!"
Bicara gitu sambil nglirik Hazman pula.Hazman batin,'Waduh...mending aku duduknya jauh2 dari Si Udik ini.Lihat tas dia kayaknya berat banget tuh.Iiih...trauma aku lihat tas dia...serem...'
Hazman segera menuju ke bus.
Sedang Aty disuruh Evi buat mengangkat tas Irwan,"Ayo Ty!Cepetan diangkat tasnya!!Biar tempat duduknya bisa dibooking.Cepet!"
Irwan mencegah Aty,"Jangan Ty!Biar aku aja.Aku cowok masak ngrepotin cewek sih.."
Wah Aty terpesona mendengarnya,'Wah....keren banget nih cowok...hatinya benar2 ksatria.'
Evi jadi curiga lihat Aty memandang Irwan dengan wajah merona,"Kamu kenapa Ty?Sampai segitunya lihat Irwan?!"
$ELALU SAJA MENCARI ALASAN TUK MENYAKITI HATI....
Aty segera mencari alasan,"Ehmm..aku kagum aja lihat dia kuat gitu ya padahal badannya ga segede George.He..he..peace Vi..jangan curigation gitu dong.."
Evi jadi tersipu,"Siapa yang mencurigai kamu?Udah ayo naik!Sudah waktunya berangkat."
Aty segera mengikuti Evi,'Aku tahu Vi,kamu posesif banget kalau soal Irwan...aku malah jadi curiga deh...jangan2 Evi suka sama Irwan...'
|<U MENDENGAR SEPINTAS LALU HATIMU TELAH BERPERAN GANDA...
Usai meletakkan tasnya di belakang kursi Evi ,Irwan turun lagi karena Evi
ngasih tahu kalau Mamanya mau bicara sama dia,"Wan!Dicari Mama aku tuh...sana gih!"
Irwan menyahut,"Ada apa ya?Apa aku bikin salah ya?"
George yang duduk sebelah Irwan malah yang jawab,"Mau dikasih uang saku kali.He..he..
Enak ya punya kerabat super tajir."
Aty yang heran,"Emang kita mau piknik dikasih uang saku?Kita kan mau hiking di gunung.George ada2 aja deh..Mau beli apa juga disana?Seharian udah capek kali mencari jejak...Mana sempat belanja."
Irwan turun dari bus dan menghadap pada Nyonya Besarnya,Mamanya Evi.
Rita berpesan pada anak pembantunya itu,"Irwan,ingat ya kamu punya peran ganda sekarang."
Irwan mikir,'Peran ganda?'
@KU TAK PERCAYA LAMA2 HATI INI BERTANYA...
Evi merhatiin dari dalam bus,'Mama ngomong apa sih sama Irwan?Kayaknya serius banget.Jadi penasaran deh...'
Irwan juga penasaran kayak Evi,Rita tersenyum padanya,"Irwan,selain kamu sebagai pelajar di sini,kamu juga adalah pengawal putri saya.Jadi kamu jangan lupa menjaga Evi selama outbound.Kamu mengerti?"
Irwan manggut2,"Saya mengerti Nyonya Besar...dan saya janji akan selalu menjaga putri Anda."
@PA IA DAN SIAPAKAH DIA TELAH MEMBUAT HATIMU....
Irwan menyadari,"Saya takkan pernah lupa bahwa karena kebaikan Ndara Tuan dan Nyonyalah sehingga saya bisa sekolah di tempat sebagus ini."
Rita senang mendengarnya,"Bagus kalau kamu adalah generasi yang tahu berterima kasih.
Kamu harus waspada dan selalu didekat putri saya."
Evi kepo dan akhirnya mendekati Mamanya,"Ada apa sih Ma?Kayaknya serius banget deh...Evi boleh tahu tidak?"
||~|OO MENYIKSA AKU DISINI MEMBAWA KAU PERGI JAUH...
Rita hendak menjawab namun terdengar pemberitahuan dari pihak panitia bahwa
bus akan segera berangkat.Evi salim pada Mamanya dan memeluknya erat,
"Evi pergi ya Ma..."
Rita juga mengecup kening putrinya itu,"Hati2 ya sayang...jangan lupa selalu dekat Irwan ya..jangan lakukan apapun tanpa setahu dia.Ok?"
Evi mengangguk sambil melirik Irwan,"Pasti Evi akan ada dekat Irwan terus Ma...
Evi ga akan jauh2 dari Irwan..."
|<INI SUDAH TIADA LAGI RUANG YANG PENUH CANDA...
Shiha melihat dengan iri bagaimana Rita sangat sayang pada Evi,'Coba Mama aku seperhatian itu.Nungguin sampai busnya berangkat.Boro2 deh ngantar aja ogah...
Spa,menicure pedicure tekukur...lebih penting buat Mama daripada aku...Evi beruntung banget punya Mama yang sangat baik.'
Bila Shiha iri sama Evi beda lagi Hazman.Ia iri dengan Irwan,'Siapa sih tuh cowok udik?Kenapa dia kayak deket banget sama Mamanya Evi?Apa bener dia kerabat Evi?'
$EPERTI DULU KALA...
Makin sebel Hazman jadinya kala melihat Evi gandeng Irwan menuju bus,
"Yuk masuk ke bus Wan!"
Hazman tersenyum sinis,'Seperti pacar aja gandengnya...makin sebel deh...Tapi nanti di lokasi hiking aku akan pisahkan mereka.Aku kan ketua regu.Semua anggota harus nurut sama perintah aku.Ha....ha...'
[[[TIADA TIADA LAGI ASMARA YANG DULU BERSEMI...
Rita baru meninggalkan sekolah ketika busnya sudah berangkat.Kepsek mengantarnya menuju mobilnya,"Selamat jalan Nyonya."
Sementara didalam bus Irwan lega karena Shiha duduknya jauh dari Evi.Namun ia melihat Shiha nampak senyum2 sendiri,'Mencurigakan deh...jadi ingat saat Evi diganggu sama
berandalan dulu..aku juga lihat Shiha senyum2 sendiri seperti sekarang.Aku harus waspada.Juga terhadapa Syuhada.Kenapa ia tampak resah gitu ya?Padahal kayaknya tadi dia ceria gitu nyapa siapa saja.Kenapa sekarang diam ya?'
:-DIDALAM RUMAH INI...( Rumah Pak Ngah )
Soimah melihat jam dinding di dapur,'Pasti sekarang Irwan sudah berangkat.
Jagai putraku ya Tuhan.Hanya dia yang aku miliki.Kenangan dari mendiang suamiku.Jauhkan dari marabahaya.Luputkan dari celaka.Kenapa aku deg2an ya?
Moga ga terjadi apa2 dan mereka pulang ke rumah ini dengan selamat dan
tidak kurang suatu apa.'
Apa yang akan terjadi pada Irwan?Saya seneng banget lihat FTV tadi karena endingnya Irvi jadi pasangan.Cie...Tumben nih Indosiar keren bikin ftv.He..he..Apalagi saat Evi membuka kedok Irwan yang nyamar sebagai Danang.Aduh...jadi ingat Debu2 Jalanan saya.Irwan tidur didalam mobil.Terus Evi pegang dahi dan leher dia.Aduh...Makin surprise lagi kala Evi bilang gini sama Danang,"Kamu harus bersikap baik
sama fans.Karena tanpa fans kita bukan siapa2."
***see you next eps***
Eps 11 CERBUNG KE-11 AKU
ORANG TAK PUNYA
ORANG TAK PUNYA
♧→♧→♧→♧→♧→♧→♧↓ AKU ORANG TAK PUNYA ↑♣←♣←♣←♣←♣←♣
Eps 11 : They Wandered = Mereka Mengembara
♧→♧↓ BERI PADAKU RASA YANG TERDALAM UNGKAPKAN LEWAT KATA2...( On Bus )
Perjalanan menuju lokasi hiking cukup lama sekitar 2 jam.
Evi seneng banget ada Irwan di belakang dia,"Wan,mau snack ga?Enak nih!" Irwanpun mengambil,'Bahaya kalau ga dituruti ntar jempol aku nyut2an lagi.
Ambil aja deh...' George juga ditawari,"Ayo George ambil juga...enak lho." Eh yang nyahut malah Hazman,"Belakang sini juga dikasih dong!!Jangan cuma Irwan!!Huuu!!" ♧→APAPUN KISAHNYA INGIN AKU TAHU.... Evi malah nantang,"Kalau mau ke sini ambil.Mau tapi ga mau usaha.Huuu!!" Aty nambahi,"Iya sini banyak nih snacknya...berani tidak?" Bilang gitu sambil melirik Irwan yang asyik ngemil,"Kriuk...kriuk..." Wah Hazman merasa ditantang,"Siapa takut!Siang hari kok takut?Ya ga teman2?" Yang lain nyahut,"Iya...ambil tuh Man!Lumayan tuh tahu sendiri kan Evi anak orang
gedongan pasti bawaannya juga branded...ayo Man ambil sana!Belakang kelaparan nih!!"
♧↑SEUTUHNYA JANGAN KAU RAGU... Tanpa ragu Hazman berdiri dan melangkah mendekati tempat duduk Evi yang
kebetulan agak didepan.
Saat itulah bus menikung tajam.Semua teriak,"Wooooiii!!" Saking tajamnya sampai tas Irwan jatuh dari bagasi atas,nimpa punggung Hazman,"Brukk!" Jelas Hazman kesakitan,"Auuww!!" Semua ketawa melihatnya,"Ha..ha...ha..!!" Hazman sampai jatuh ke arah Syuhada,"Ups!Sorry..sorry.." Yang lain langsung nyorakin,"Cie..Hazman ga dapat Evi lari ke Syuhada nih ye...Cuit!!Cuit!!" Shiha kesal lihatnya,'Sial!!Kok malah Syuhada jadi deket sama Hazman sih?' Syuhada jadi tersipu,"Kalian apaan sih??" Irwan segera benerin tasnya,"Maaf ya Man..ga tahu nih tas aku suka banget sama kamu.Bawaannya nemplok melulu...Punggung kamu gpp kan?"
Hazman ngomel2 sambil kembali ke tempat duduknya,"Tas kamu cewek ya
suka amat sama aku??!!Aneh!!" Evi ngekek dalam hati,'Emang tas cewek!Tasnya Irwan kan tas bekas aku.Hi...hi...tapi soal suka,Shiha kali yang suka banget sama kamu...Tuh mukanya bete lihat kamu jatuh ke
arah Syuhada...hi..hi...rasain!' ♣↑ MENJADI KASIHMU ADALAH JANJIKU... Shiha sms Syuhada,'Ingat janjimu!Jika ingin dapat biaya buat berobat ibumu,lakukan perintahku.'
Syuhada memandang ke arah Evi,'Maafin aku ya Vi...aku terpaksa...kamu emang ga pernah bersikap buruk sama aku.Tapi aku harus melakukannya....Ibuku masih perlu biaya buat kontrol dan nebus obat.Ayahku lagi merugi perusahaannya.Adikku banyak lagi.Aduh...'
Syuhada balas,'Iya aku ingat ...aku pasti akan bertindak jika ada kesempatan...' ♧←SEUTUHNYA ENGKAU MILIKKU... Shiha tersenyum licik,'Syuhada....Syuhada...kau dalam genggamanku...Bagus sekali.
Orang ga akan nyalahin aku jika Evi kenapa2...kan kita beda kelompok?' Akhirnya mereka semua tiba di lokasi outbound.Sebuah perbukitan yang kerap dipakai
sebagai lokasi hiking oleh para pecinta alam.Irwan terkenang kampungnya,"Wah...sejuk banget!" Evi juga segera turun dari bus,"Indah nian!Foto selvi dulu.Ayo Wan foto2!!"
Hazman sebel banget lihatnya,'Iiihh...!Si udik itu punya daya tarik apa sih?Bisa bikin Evi nemplok gitu?'
♧→♧HARI DUKAMU DI MASA YANG LALU KUAKHIRI DENGAN CINTAKU....( PERBUKITAN )
Guru segera mengumpulkan semua,"Sudah!!Semua hp dan benda berharga berikan pada team inventaris!Tas dan makanan yang kalian bawa semua taruh di sana!Akan dijaga oleh team inventaris!!"
Semua ngedumel,"Wah ga boleh bawa hp nih!Ga boleh bawa snack juga selama hiking?Wah...gimana nih?"
Evi manyun,"Wan,gimana dong?" Irwan malah tersenyum,"Tenang Vi,alam itu kaya makanan tahu..hi..hi...kamu tenang aja.Aku akan jaga kamu..."
Evi sumringah lagi,"Oh iya ya kamu kan terbiasa hidup di tempat seperti ini.Sipp deh!Aku padamu pokoknya!Yeah...yippi2!!"
Shiha menatap sinis lihat Evi nampak ceria,'Tertawalah sekarang Vi!Lihat saja nanti!Apa kamu bisa ketawa seperti itu lagi nanti!'
♧←♣KUAKHIRI DENGAN CINTAKU...
Lalu setiap orang mendapat tas karung dan diberi pengarahan,"Kalian nanti akan mencari jejak.Sudah ada tanda2 di sepanjang jalan.Juga ada pos2 yang harus kalian lewati.
Di tiap pos ada tugas yang kalian harus selesaikan supaya bisa lanjut ke pos selanjutnya.Siapkan yel2 untuk tiap kelompok!Ketua kelompok harus memastikan semua anggotanya lengkap dan selamat!Kalian akan diberi bekal makanan.Tapi makanlah di pos yang ditentukan!Ingat jangan sampai kalian salah mengikuti tanda karena banyak sekali tanda di sekitar tempat ini.Tanda dari sekolah kita yang ada logo sekolah kita.
Ok semua mengerti!!Ingat kerapian dan kelengkapan peralatan!Dan harus menyerukan yel2 di tiap pos!Diperkirakan jam 1 kita bisa kumpul lagi di sini.Oke saya absen dulu!"
Guru mengabsen tiap kelompok,"Kelompok Buah ?Anggotanya siap?"
♣↓♧MARI SAMBUTLAH HATIKU SEGENAP RASA INI MILIKMU... Hazman sebagai ketua menjawab,"Siap Pak!!" Oo...Evi dan Irwan tergabung dalam kelompok Buah?Setelah memakai peralatannya merekapun bersiap menuju pos pertama.Para ketua kelompok dipanggil diberi pengarahan untuk menuju pos 1.Hazman garuk2 kepala,'Gila!Banyak nian tugasnya.Bikin yel2,cari nama buah yang huruf depannya sama semua.Apa ya?Belum menghafalkan kalimat sandi.Aduh....'
Hazman punya ide,'Aha!Kenapa aku repot2 ?Kan ada Si Udik?Suruh aja dia yang mikir aku terima beres aja!Lagian mana tahu dia kalau sebenarnya itu tugas aku...'
♧↓♧JAUH KE DEPAN KITA BERTAHAN MEMBUAT SEMUA IMPIAN MENJADI NYATA... Hikingpun dimulai.Rombongan pertama mulai berjalan.Setelah 15 menit berlalu rombongan kedua mulai menyusul.Hazman beneran melimpahkan tugas dia ke Irwan,
"Wan tugas kamu ini juga ini sama ini.." Evi protes,"Banyak amat tugas Irwan?Kan ketuanya kamu?" Hazman berkilah,"Tugas aku lebih berat harus mencari tanda,celingukan,belum ngecek,terus mastiin semua aman juga masih banyak lagi.Lagian cowok di sini cuma dua.Aku sama Irwan.Aku depan Irwan belakang.Adil kan?"
Evi manyun dan berinisiatif,"Kalau gitu aku akan bantu Irwan soal yel2 sama nama buah...kamu hafalin kalimat sandinya." Hazman ngelak lagi,"Kalimat sandinya harus dihafalin semua kan nanti ngomongnya serentak?" Evi kesel banget dan hendak protes lagi tapi dicegah sama Irwan,"Udah gpp.Aku dah biasa kok jadi ketua kelompok di sekolah dulu.Gpp."
Evi lihat Hazman ngekek,'Aku yakin sebenarnya ini tuh tugas dia.Dasar curang!!
Tapi aku akan bantu Irwan...aku ga akan biarin dia dikerjai Hazman.'
Wah dalam kelompok aja dah perang dingin gimana mau belajar tentang kerja sama dan kesatuan?Siap kerjakan!!Ups siap kerja lagi...Apa yang akan dilakukan Syuhada nanti?
***see you next eps***
EPS 12 CERBUNG KE-11 “AKU ORANG TAK PUNYA”
Perjalanan menuju lokasi hiking cukup lama sekitar 2 jam.
Evi seneng banget ada Irwan di belakang dia,"Wan,mau snack ga?Enak nih!" Irwanpun mengambil,'Bahaya kalau ga dituruti ntar jempol aku nyut2an lagi.
Ambil aja deh...' George juga ditawari,"Ayo George ambil juga...enak lho." Eh yang nyahut malah Hazman,"Belakang sini juga dikasih dong!!Jangan cuma Irwan!!Huuu!!" ♧→APAPUN KISAHNYA INGIN AKU TAHU.... Evi malah nantang,"Kalau mau ke sini ambil.Mau tapi ga mau usaha.Huuu!!" Aty nambahi,"Iya sini banyak nih snacknya...berani tidak?" Bilang gitu sambil melirik Irwan yang asyik ngemil,"Kriuk...kriuk..." Wah Hazman merasa ditantang,"Siapa takut!Siang hari kok takut?Ya ga teman2?" Yang lain nyahut,"Iya...ambil tuh Man!Lumayan tuh tahu sendiri kan Evi anak orang
♧↑SEUTUHNYA JANGAN KAU RAGU... Tanpa ragu Hazman berdiri dan melangkah mendekati tempat duduk Evi yang
kebetulan agak didepan.
Saat itulah bus menikung tajam.Semua teriak,"Wooooiii!!" Saking tajamnya sampai tas Irwan jatuh dari bagasi atas,nimpa punggung Hazman,"Brukk!" Jelas Hazman kesakitan,"Auuww!!" Semua ketawa melihatnya,"Ha..ha...ha..!!" Hazman sampai jatuh ke arah Syuhada,"Ups!Sorry..sorry.." Yang lain langsung nyorakin,"Cie..Hazman ga dapat Evi lari ke Syuhada nih ye...Cuit!!Cuit!!" Shiha kesal lihatnya,'Sial!!Kok malah Syuhada jadi deket sama Hazman sih?' Syuhada jadi tersipu,"Kalian apaan sih??" Irwan segera benerin tasnya,"Maaf ya Man..ga tahu nih tas aku suka banget sama kamu.Bawaannya nemplok melulu...Punggung kamu gpp kan?"
suka amat sama aku??!!Aneh!!" Evi ngekek dalam hati,'Emang tas cewek!Tasnya Irwan kan tas bekas aku.Hi...hi...tapi soal suka,Shiha kali yang suka banget sama kamu...Tuh mukanya bete lihat kamu jatuh ke
arah Syuhada...hi..hi...rasain!' ♣↑ MENJADI KASIHMU ADALAH JANJIKU... Shiha sms Syuhada,'Ingat janjimu!Jika ingin dapat biaya buat berobat ibumu,lakukan perintahku.'
Syuhada memandang ke arah Evi,'Maafin aku ya Vi...aku terpaksa...kamu emang ga pernah bersikap buruk sama aku.Tapi aku harus melakukannya....Ibuku masih perlu biaya buat kontrol dan nebus obat.Ayahku lagi merugi perusahaannya.Adikku banyak lagi.Aduh...'
Syuhada balas,'Iya aku ingat ...aku pasti akan bertindak jika ada kesempatan...' ♧←SEUTUHNYA ENGKAU MILIKKU... Shiha tersenyum licik,'Syuhada....Syuhada...kau dalam genggamanku...Bagus sekali.
Orang ga akan nyalahin aku jika Evi kenapa2...kan kita beda kelompok?' Akhirnya mereka semua tiba di lokasi outbound.Sebuah perbukitan yang kerap dipakai
sebagai lokasi hiking oleh para pecinta alam.Irwan terkenang kampungnya,"Wah...sejuk banget!" Evi juga segera turun dari bus,"Indah nian!Foto selvi dulu.Ayo Wan foto2!!"
Hazman sebel banget lihatnya,'Iiihh...!Si udik itu punya daya tarik apa sih?Bisa bikin Evi nemplok gitu?'
Guru segera mengumpulkan semua,"Sudah!!Semua hp dan benda berharga berikan pada team inventaris!Tas dan makanan yang kalian bawa semua taruh di sana!Akan dijaga oleh team inventaris!!"
Semua ngedumel,"Wah ga boleh bawa hp nih!Ga boleh bawa snack juga selama hiking?Wah...gimana nih?"
Evi manyun,"Wan,gimana dong?" Irwan malah tersenyum,"Tenang Vi,alam itu kaya makanan tahu..hi..hi...kamu tenang aja.Aku akan jaga kamu..."
Evi sumringah lagi,"Oh iya ya kamu kan terbiasa hidup di tempat seperti ini.Sipp deh!Aku padamu pokoknya!Yeah...yippi2!!"
Shiha menatap sinis lihat Evi nampak ceria,'Tertawalah sekarang Vi!Lihat saja nanti!Apa kamu bisa ketawa seperti itu lagi nanti!'
♧←♣KUAKHIRI DENGAN CINTAKU...
Di tiap pos ada tugas yang kalian harus selesaikan supaya bisa lanjut ke pos selanjutnya.Siapkan yel2 untuk tiap kelompok!Ketua kelompok harus memastikan semua anggotanya lengkap dan selamat!Kalian akan diberi bekal makanan.Tapi makanlah di pos yang ditentukan!Ingat jangan sampai kalian salah mengikuti tanda karena banyak sekali tanda di sekitar tempat ini.Tanda dari sekolah kita yang ada logo sekolah kita.
Ok semua mengerti!!Ingat kerapian dan kelengkapan peralatan!Dan harus menyerukan yel2 di tiap pos!Diperkirakan jam 1 kita bisa kumpul lagi di sini.Oke saya absen dulu!"
Guru mengabsen tiap kelompok,"Kelompok Buah ?Anggotanya siap?"
♣↓♧MARI SAMBUTLAH HATIKU SEGENAP RASA INI MILIKMU... Hazman sebagai ketua menjawab,"Siap Pak!!" Oo...Evi dan Irwan tergabung dalam kelompok Buah?Setelah memakai peralatannya merekapun bersiap menuju pos pertama.Para ketua kelompok dipanggil diberi pengarahan untuk menuju pos 1.Hazman garuk2 kepala,'Gila!Banyak nian tugasnya.Bikin yel2,cari nama buah yang huruf depannya sama semua.Apa ya?Belum menghafalkan kalimat sandi.Aduh....'
Hazman punya ide,'Aha!Kenapa aku repot2 ?Kan ada Si Udik?Suruh aja dia yang mikir aku terima beres aja!Lagian mana tahu dia kalau sebenarnya itu tugas aku...'
♧↓♧JAUH KE DEPAN KITA BERTAHAN MEMBUAT SEMUA IMPIAN MENJADI NYATA... Hikingpun dimulai.Rombongan pertama mulai berjalan.Setelah 15 menit berlalu rombongan kedua mulai menyusul.Hazman beneran melimpahkan tugas dia ke Irwan,
"Wan tugas kamu ini juga ini sama ini.." Evi protes,"Banyak amat tugas Irwan?Kan ketuanya kamu?" Hazman berkilah,"Tugas aku lebih berat harus mencari tanda,celingukan,belum ngecek,terus mastiin semua aman juga masih banyak lagi.Lagian cowok di sini cuma dua.Aku sama Irwan.Aku depan Irwan belakang.Adil kan?"
Evi manyun dan berinisiatif,"Kalau gitu aku akan bantu Irwan soal yel2 sama nama buah...kamu hafalin kalimat sandinya." Hazman ngelak lagi,"Kalimat sandinya harus dihafalin semua kan nanti ngomongnya serentak?" Evi kesel banget dan hendak protes lagi tapi dicegah sama Irwan,"Udah gpp.Aku dah biasa kok jadi ketua kelompok di sekolah dulu.Gpp."
Evi lihat Hazman ngekek,'Aku yakin sebenarnya ini tuh tugas dia.Dasar curang!!
Tapi aku akan bantu Irwan...aku ga akan biarin dia dikerjai Hazman.'
***see you next eps***
EPS 12 CERBUNG KE-11 “AKU ORANG TAK PUNYA”
Never leave = Tidak Pernah Meninggalkan –
R-ahasia sukses yang terbesar adalah memberi
I-ndahnya hidup adalah di saat kita bisa berbagiN-ama baik lebih berharga dari harta di bumi
I-nsan yang mulia adalah insan yang peduli
F-ilosofi hidup yang benar membawa kedamaian
A-ndai hatimu penuh keresahan dan kegelisahan
N-afas terasa susah untuk dihembuskan
S-adarlah bahwa kau masih punya Tuhan
B-icaralah pada-Nya semua yang kau keluhkan
E-ngkau kan rasakan kelegaan dan kekuatan
P-erasaanmu akan penuh ketentraman
E-ngkau kan tetap teguh meski dalam goncangan
U-ntuk apa amarah yang meledak-ledak itu
N-istalah jalan orang yang menghina sesamanya
I-ngatlah bahwa mereka juga karya Sang Pencipta
O-rang yang baik akan mendapat kebaikan jua
R-ini… ini baru puisi yang pertama…
Sekarang kita ke story ya,gimana Hazman jadi leader di teamnya.Bagus ga atau malah nyenengkeh…he..he..
OTW POS 1….
Perjalanan menuju pos pertama sungguh penuh semangat semuanya.Hazman nampak gagah didepan,”Ayo Regu Buah jalan yang semangat!!!”
Ada tujuh orang di regu Hazman.Evi nolak saat disuruh berada di belakang Hazman,”Ga mau!Aku mau dibelakang aja depannya Irwan.”
Hazman kesal perintahnya ga dipatuhi,”Kamu harus patuh Vi,aku ketua tahu?!”
Evi malah ngeyel,”Aku bilang ga ya ga!!”
Ia malah lari ngibrit ke belakang deketin Irwan,”Wan,Hazman ngeselin tuh.”
Jelas Hazman keder lihat Irwan,”Ya udah ntar kalau ada apa2 jangan salahin aku ya?
Huhh!Salah sendiri ga nurut!”
Huhh!Salah sendiri ga nurut!”
Irwan yang jawab,”Kamu tenang saja Man,aku akan jaga team kita dari belakang.
Nanti kalau soal Evi biar aku yang jawab sama orang tuanya.Aku dah dimandat khusus kok tadi sama…..Nyo…eh…Mamanya Evi he..he..”
Nanti kalau soal Evi biar aku yang jawab sama orang tuanya.Aku dah dimandat khusus kok tadi sama…..Nyo…eh…Mamanya Evi he..he..”
Hazman mendengus kesal lalu bergaya deketin Syuhada dan anggota regu lainnya,
”Ayo kita jalan lebih cepat pos satu sudah kelihatan tuh!Wan.yel2nya jangan lupa!Cepetan bikin!”
”Ayo kita jalan lebih cepat pos satu sudah kelihatan tuh!Wan.yel2nya jangan lupa!Cepetan bikin!”
Irwan nyahut dari belakang,”Iya!!Ini sudah jadi.”
Hazman kesal karena tugas2 yang ia berikan pada Irwan selalu dikerjakan dengan cepat dan cekatan,’Heran deh Si Udik itu joss banget otaknya…sigap dan cerdas bener?’
Pos pertama dilewati dengan baik,Hazman mendapat pujian dari guru jaganya,”Wah yel2nya bagus sekali Man!Mudah dihafalkan dan penuh semangat!Bagus,silakan lanjut ke pos dua.Ini bekal makannya ya..”
Syuhada melihat banyak sekali tanda di sepanjang jalan,iapun mulai mencari akal agar bisa memisahkan Evi dari rombongan.Medan menuju pos dua lebih menanjak dari pos pertama sehingga jalanpun harus hati2.Syuhada kebetulan mendapat tugas menyimpan kotak P3K.Ia pura2 terluka dan bergaya mengobati lukanya dengan minta bantuan Evi,”Vi,tolong pegang kotak P3Knya ya?”
Eh malah sama dia Evi didorong sampai oleng sementara medannya curam,kotak P3Knyapun jatuhlah,”Gimana sih Vi?Kok malah kamu jatuhin sih?Tuh jatuh ke bawah sana lagi!Kamu mau aku dimarahi ya sama Hazman?”
Evi heran,’Aneh kok malah ketus sih Syuhada sama aku?Kan aku ga sengaja.’
Syuhada lapor sama yang lain,”Evi jatuhin kotak P3Knya ke bawah sana,gimana nih?”
Evi bantah,”Aku ga sengaja ya…udah biar aku ambil!”
Syuhada seneng lihat Evi hendak turun ke bawah untuk ngambil,’Bagus.Ayo Vi kamu turunin kaki kamu ke bawah biar sekalian jatuh he..he…Shiha bilang yang penting bikin kamu cidera atau bikin kamu hilang kepisah dari rombongan.Mumpung Irwan lagi disuruh Hazman ngecek tanda.’
Namun alangkah terkejutnya Syuhada kala Irwan tiba2 loncat ke bawah,”Biar aku yang ambil Vi!Kamu disitu aja!Hup!!”
Evi ga jadi turun ke bawah yang memang medannya berbahaya,”Asyik!Irwan datang!Makasih ya Wan.Kamu emang baik deh…”
Syuhada gigit jari deh,’Gagal deh bikin Evi celaka.Mana Irwan gesit lagi gerakannya.Kayak dah biasa gitu lewati medan kayak begini…gagal deh.’
Irwan dengan cepat sudah kembali,”Nih kotaknya.Biar aku aja ya yang bawa?”
Irwan melihat dengan curiga pada Syuhada,’Untung Evi belum turun tadi,bisa bahaya kalau sampai jatuh ke bawah sana.Aku harus waspada terhadap Syuhada.Kayaknya dia ga suka lihat aku yang ngambil kotaknya.Hazman juga apa2 tugas diserahin ke aku.Dasar ketua ga jelas!’
Irwan kian waspada dan ga lagi matuhi semua perintah Hazman yang menurut dia
bikin dia susah ngawasi Evi atau sampai ninggalin Evi,”Man!Masak aku yang ngecek tanda
terus.Kamu kan ketuanya gimana sih?Jadi ketua yang tahu tugasnya juga dong!”
bikin dia susah ngawasi Evi atau sampai ninggalin Evi,”Man!Masak aku yang ngecek tanda
terus.Kamu kan ketuanya gimana sih?Jadi ketua yang tahu tugasnya juga dong!”
Evi dukung,”Iya bener tuh!Pos dua Irwan yang nyelesain tugas kamu juga.Mending ketuanya ganti Irwan aja deh!”
Syuhada bela Hazman,”Jangan gitu dong!Kan dari guru dah ditunjuk ketuanya adalah
Hazman.Hak Hazman dong mau nyuruh siapa,kan kalian Cuma anggota?”
Hazman.Hak Hazman dong mau nyuruh siapa,kan kalian Cuma anggota?”
Hazman kesal malah pada rebut,”Udah!Kalau masih mau jadi anggota regu Buah silakan ikut aku!Aku ga maksa!”
Irwan mendekati Hazman,”Bukan kita ga mau jadi team kamu Man hanya sejak tadi kamu Cuma enak2 saja.Tugasnya dibagi Man biar bisa selesai tepat pada waktunya.Disuruh nyari apa tuh?”
Hazman melihat catatannya lagi,”Wah kita harus ngisi botol minuman ini dengan
air yang kita jumpai di sepanjang jalan.Wah gimana nih?”
Syuhada nambahi,”Ga dikasih alat lagi buat ngambil airnya.Iiiih jijik…”
Yang lain juga bingung gimana caranya.Akhirnya Irwan yang ambil airnya,”Udah mana botolnya biar kuambilkan.Vi bantuin ya?”
Irwan sengaja melibatkan Evi supaya Evi selalu didekat dia,’Ga masalah disuruh apapun asal bisa ngawasi Non Pinker…’
Hazman nyerahin botol minuman 1500 ml ke Irwan,”Nih!Aku tunggu disana ya?
Disini panas.”
Disini panas.”
Syuhada bujuk Hazman,”Mending kita duluan aja Man ntar kita nunggunya di pos 3 aja sambil makan.Laper nih…”
Hazmanpun juga lapar,”Ya udah kita duluan aja yuk biar mereka nyusul.”
Hazmanpun juga lapar,”Ya udah kita duluan aja yuk biar mereka nyusul.”
Hazman hendak beritahu Irwan tapi dicegah sama Syuhada,”Biar aku aja yang bilang.
Kamu disini aja.”
Kamu disini aja.”
Hazman percaya aja sama Syuhada.Eh ternyata Syuhada ga bilang malah ia mengubah tanda panah yang akan dilalui Irwan dan Evi nanti,’Kurasa cara ini lebih efektif.Pasti mereka akan terkecoh dan nyasar.Bagus!Ide cemerlang!’
Akan nyasarkah Evi dan Irwan nanti?***see you next eps***
