BUMIPUN TURUT MENANGIS^^^ EPS 37- 41

Eps 37 ○○ BUMIPUN TURUT MENANGIS : Calling Him 
( Memanggilnya )
 ○ MENGAPA....MENGAPA HATIKU BERDEBAR2....( Evi pov )
          Meninggalkan kediaman Tuan Sanjaya dan meninggalkan Irwan di sana rasanya hatiku campur aduk.Ada bahagia karena melihat Irwan rukun lagi dengan ayahnya walau baru tahap awal namun itu sebuah perubahan yang bagus menurutku.Di dunia ini sosok ayah sangatlah besar pengaruhnya bagi seorang anak.Siapa yang lebih tahu soal itu selain aku.Seorang ayah tiri saja telah membuat hidupku jadi hancur.Andai ayah kandungku masih ada mungkin tragedi itu takkan terjadi dalam hidupku.Mengapa ayah harus pergi secepat itu?Andai saja ayah menjaga kesehatan maka waktu kegelapan itu takkan sampai padaku.Tanpa sadar air mata menggenang di kelopak mataku.Ibu yang duduk di sebelahku sempat melihatnya,"Kenapa Vi?Apa kau juga terharu melihat Tuan Besar dan Tuan Muda rukun lagi?"
 Aku tersenyum pada ibu dan mengusap air mataku dengan jemariku,"Benar Bu.Evi senang lihat mereka baikan lagi.Moga mulai kini takkan ada lagi keretakan buat hubungan mereka."

 ○○ SEAKAN2 KURAGU UNTUK MERELAKAN KEPERGIANMU KASIH...( RITA POV )                     Jawaban Evi sepertinya hanya separo kebenaran karena kemudian ia mengalihkan pandangannya keluar,sepertinya air matanya bukan hanya keharuan tapi juga ada kesedihan di sana.Aku yakin pasti sesuatu terjadi padanya di kampus,kupegang bahunya. "Vi,apa yang sebenarnya terjadi sampai Tuan Besar bisa bersama kalian pulang?"
Evi seperti bingung,"Ehm...hanya ada dosen membuat masalah dengan Irwan,Bu..."
Aku ragu dengan jawabannya,"Dosen membuat ulah?Tumben...biasanya Nak Irwan kan yang katamu suka bikin ulah di kampus..."
 Evi kembali menatap keluar,sepertinya ia tak ingin membicarakan soal dosen itu.Aku ingin menanyai lebih lagi sebenarnya tapi sudah sampai rumah.
○○○MENGAPA...MENGAPA HATIKU BERKATA2...
          Turun dari mobil aku melihat sepertinya Pak RT mengawasi dari balik pagar rumahnya.Aku tersenyum padanya,namun ia malah masuk ke dalam rumahnya.Aneh...kenapa dia?Apa dia kesal aku pulang diantar pakai mobil mewah?Lagian kayaknya ga sekali ini deh aku pulang diantar pakai mobil.Dia pasti mikir aku ini perempuan ga bener.Terserah!Dia mau mikir apa.Aku lelah mikir anggapan orang sama aku.Bagiku yang penting Evi aman di sini.
○○○○ SEAKAN2 BERBISIK...
           Kutoleh lagi ke arah rumah Pak RT sepertinya ia berbicara dengan seseorang namun orang itu tak bisa kulihat dengan jelas apalagi ia memakai kudung jaket,perasaanku makin aneh.Kayaknya kok aku pernah lihat gestur orang itu. "Kenapa Bu?Kok ga masuk ke rumah malah ngeliatin rumah Pak RT?",pertanyaan Evi mengagetkanku.
"Oh...ga..ibu heran aja Pak RT kok kayak ngawasi rumah kita.Udah...ayo masuk!Ga usah mikirin yang ga jelas."

 ○○○ BAHWA KITA TIDAK AKAN BERJUMPA LAGI...( Sumarsanto pov )
            Aku menunggu Rita dan anak tiriku pulang,kebetulan Pak RT baik dan mengajakku ke rumahnya. "Nunggu di rumah saya saja.Mari...lumayan bisa ngopi2 dulu."
Biasalah dia baik lha kan kuberi uang tadi.Akupun masuk ke rumahnya lagian dari rumahnya bisa lihat rumah isteriku.Kalau mereka nanti lihat aku alamat kabur duluan dong.Ide bagus mengintai mereka dari rumah Pak RT.Bisa ngemil gorengan pula.Rejeki...
○○ KEPERGIANKU HANYA UNTUK KEMBALI...
           Aku lihat mobil mewah berhenti depan rumah itu.Segera Pak RT berdiri mengintai dari balik pagar rumahnya.Dia mengangguk padaku.Aku bertanya padanya lewat kode,"Satu atau dua Pak?" Dia jawab dengan menunjukkan dua jarinya.Bagus!Evi juga bersama Rita.Aku mendekat dan segera membalikkan badanku serta memakai kudung jaketku kala Rita memandang ke arah kami. "Apa ada orang lain bersama mereka?Anak muda genk motor itu mungkin?",bisikku pada Pak RT.
Pak RT menggeleng,"Mereka cuma berdua saja." Bagus2!Saatnya aku untuk kembali mengambil milikku,"Ayo,Pak!Bantu saya mendapatkan kembali hak saya atas mereka.Nanti saya kasih bonus deh."
Pak RT siap 86.

 ○○ KITA BERPISAH UNTUK BERJUMPA LAGI...( Rita pov )
             Evi segera mandi begitu sampai rumah.Katanya dia risih pingin cepetan mandi.Aku perhatikan dia pakai jaket beda,"Vi,itu bukannya jaketnya cowok ya?"
Evi menunduk,"Iya Bu ini jaketnya Irwan."
Kenapa lagi dengan putriku,dulu pakai jaket Irwan dia diganggu sama orang ga jelas di kampus.Apa sekarang juga?Evi segera masuk ke kamar mandi,"Evi mandi dulu Bu."
Aku mengikutinya ke arah kamar mandi,"Vi,katakan pada ibu apa ada yang mengganggumu lagi di kampus?Kalau tidak ibu akan tanya sama Nak Irwan langsung."
Ga ada sahutan,malah aku dengar isak tangis dari dalam kamar mandi,"Vi,pasti terjadi sesuatu kan?Kenapa kamu sembunyiin dari Ibu?Vi..."
Kata2ku terhenti kala kudengar suara orang mengetuk pintu,"Permisi!!"
 Kutinggalkan Evi di kamar mandi,aku lalu menuju ke depan.Sepertinya suara Pak RT deh.Tapi kala kubuka pintu...tak kusangka aku melihat orang yang paling tak ingin kulihat berdiri di hadapanku. "Jumpa lagi denganku isteriku sayang..."

 ○○ KECUALI BILA TUHAN MENGHENDAKI...( EVI POV )
              Sebenarnya aku tak ingin menyembunyikan kejadian di kampus tadi dari ibu namun aku benci mengingat kejadian itu.Kenapa aku selalu jadi inceran pria2 hidung belang.Padahal aku sudah pakai baju serba tertutup masih saja mereka mengusik kehidupanku.Aku benci mereka!Aku benci pria!Kecuali Irwan...ya kecuali dia.Dia beda dari mereka.
○○ TENTU SAJA KITA HARUS RELA HATI...
            Aku menangis di kamar mandi.Aku tahu ibu mencemaskanku.Tapi beban ibu sudah banyak,aku tak mau menambahi lagi dengan masalah yang sama.Masalah pelecehan.Jika ibu terus mendengarnya pasti ibu berpikir kampusku tidak aman buatku.Ibu pasti akan menyuruhku pindah kampus atau malah ga usah kuliah.Tidak!Aku tak rela kehilangan masa depanku karena orang2 melakukan hal buruk padaku.Aku ingin menjadi pelukis.Aku ingin berkarya.Lagipula aku akan baik2 saja karena aku telah menemukan ksatriaku.Aku tidak sendirian.Aku tak mau menyerah lagi pada kegelapan.
○○ KARENA KEHENDAK-NYA ITU YANG TERJADI....
           Dengan tekad itu aku akan tegar menghadapi semuanya.Aku akan bilang pada ibu semuanya tapi dengan ketegaran hati bukan dengan ratapan dan keputusasaan.Aku lalu keluar dari kamar mandi.Ibu ga ada.Bukannya tadi ibu di dekat kamar mandi.Kemana ibu?Kudengar suara dari ruang depan,suara Pak RT.Ada apa Pak RT kemari?Alangkah terkejutnya aku kala sampai di ruang depan. "Hello putriku yang cantik..."
 Dia???Jahanam itu ada di sini! "Ibu,mau apa dia kemari??"
Ibu tak berkutik karena ada Pak RT disana.Pria itu juga memegang lengan ibu,"Kalian tak bisa mengusirku.Aku berhak atas kalian!!Iya kan Pak RT?"
Tidak!Aku tak mau berada di dekat dia!Aku harus lakukan sesuatu.Aku akan memanggil Irwan.Kulari ke dalam mengambil hpku,kupencet kontak bertuliskan 'Ayah'.Kudengar suara Tuan Sanjaya di seberang,"Hello,Evi ya?"
Belum sempat kujawab,hpku dirampas,"Takkan kubiarkan kau menelpon pemuda berandalan itu!!" Astaga pria itu menyusulku ke kamar,hpku malah dibawanya,"Kembalikan hpku!!Kembalikan!!Itu bukan milikmu!!"
 Dia malah ke depan dan memberikan hp itu pada Pak RT,"Ini Pak bonus Bp.Buang sim cardnya ke sampah.Hp mahal itu Pak.Soal di sini biar saya yang urus.Terima kasih atas bantuannya."
Pak RT pergi dengan hp Irwan di tangannya.Bagaimana ini? Apakah yang akan terjadi pada Evi?***see you next eps***

Eps 38 ●● BUMIPUN TURUT MENANGIS : Grade A Loyalty ( Kesetiaan Sejati )
              Saya heran sama Antv,setiap serial kesukaan saya pasti dihilangin jam tayangnya di hari libur saya.Dulu Swaragini eh sekarang Madhubala.Tinggal Nakusha aja nih yang belum.Terus bila tanggal merah di hari Senin-Jumat eh diubah juga yang ditayangkan persis kayak hari sabtu-Minggu.Ya udah deh emang ga boleh lihat kayaknya.Mending lihat motogp aja deh besok.Bicara soal motogp jadi ingat Irwan nih.Akankah dia tahu kalau Evi dalam kesulitan?Yuk kepoin aja!Lagunya jeng...Ups,emosi jiwa sama serial India sampai lupa lagu penuntunnya.Dari Helena dengan Sekali Cinta Tetap Cinta.Pyaar Ki Masti main...

 ●● SEKALI AKU MENCINTA TAK KUBIARKAN JADI BENCI...( Sumarsanto pov )
              Aku tahu Evi bakal menghubungi si berandalan itu.Rita jelas nampak ketakutan karena aku ancam dia kalau sampai dia berani melawan,akan kuberitahukan pada semua orang bahwa Evi itu pernah jadi korban perkosaan.Pasti bakal jadi hot news di kampung.Apalagi Pak RT ada dipihakku.Aku kenal Rita dia takkan biarkan anak gadisnya yang sudah tidak gadis itu jadi cemoohan orang.
....TERGERAK HATIKU BERKATA....
            Melihat Evi lari ke dalam segera aku bergerak mengejarnya.Dia pasti menghubungi berandalan itu.Aku malas direcoki sama pemuda bengal itu.Dugaanku benar,Evi menghubungi seseorang lewat hp.Tapi sebelum dia sempat mengatakan apapun kurebut hpnya.Sebenarnya mau kubanting saja tuh hp tapi tuh hp bagus bener bermerk pula.Mending kuberikan aja ke Pak RT sebagai bonus seperti yang kujanjikan padanya.Aku ga perlu keluar uang lagi buat nyumpal mulut Pak RT itu.Ini namanya prinsip ekonomi.
 ....CINTA DATANG KARNA DIRINYA....
Kasihan lihat muka anak tiriku lihat hpnya pindah tangan,"Berikan hpku!!"
Aku ngekek lihat dia begitu panik kehilangan hpnya,"Ntar aku beliin yang lebih bagus,Vi.Yang layarnya lebih gede kalau perlu asal..."
Dia mencoba menuju pintu sepertinya mau kabur tuh anak,dengan sigap kuhadang dia. "Kau mau kemana anak manis?Kau tak bisa kemana2,atau kau mau aku bongkar aibmu pada orang sekampung?"
Dia ketakutan sekali melihatku,"Jangan dekati aku!Menjauh dariku!!Untuk apa kau datang lagi dalam hidup kami??!!"
Jelaslah aku menyeringai mendengar pertanyaan bodohnya,"Kau ini bukannya anak kuliahan ya sekarang?Tapi masih saja bertanya hal2 yang bodoh!!Jelaslah aku akan mengejar kalian!Kalian itu milikku!!Hanya milikku dan harus menurut padaku!Kalian itu asetku ha..ha.."

 ●● SETELAH LAMA BERDUA MENGAPA BARU KINI JUJUR...( Sanjaya pov )
            Hpku bunyi.Dari Evi.Pasti mencari Irwan walau dia ga sempat bicara karena langsung terputus.Sebaiknya kucari putraku.Siapa tahu saja urusan penting.Sekalian aku mau ngasih Irwan hp yang baru.Kemana anak itu?Paling ke kamar mendiang mamanya.Terkadang aku bagai melihat adikku hidup lagi tiap kali memandang Irwan.Persis nian dia sama adikku.Sama ayahnya.Ya ayah kandung Irwan.Benar dugaanku dia di kamar itu.Dia seperti hendak mengambil sesuatu saat aku datang,"Rupanya kau di sini.Sudah kuduga."
Irwan nampak kaget,"Ayah...bikin jantungan saja."
Kuberikan hpku padanya,"Evi barusan menelpon tapi tiba2 terputus dan ga bisa lagi dihubungi." Irwan seketika bangkit,"Ayah,aku harus pergi.."
Aku tahu betapa berharganya gadis itu baginya,"Pergilah Nak...Jaga gadis itu baik2.Dia gadis yang baik dan jujur Ayah senang kau menjalin hubungan dengannya."
...TENTANG CINTA YANG KAUINGINKAN...
            Irwan pergi dengan motornya.Suara meraung menandakan betapa ia sangat ingin bergegas sampai di sana.Entah kenapa aku merasa was2 dan kuikuti dia.Sekalian aku mau ketemu rekan bisnis .Tentu saja para pengawalku tak ketinggalan ikut serta.Aku hanya ingin memastikan putraku baik2 saja.Kami baru saja akur lagi dan aku tak mau sesuatu memisahkan kami lagi.

 ●● DAN KAU MENUNTUT KESUCIAN...( Evi pov )
           Kenapa orang itu muncul lagi dalam hidupku ya Tuhan?Kenapa?Dia masih sama masih menjijikkan.Di pikirannya hanya ada pikiran kotor dan nafsu.Dia hanya ingin menjadikan aku dan ibu budak nafsunya.Aku takkan biarkan dia menguasai hidupku lagi.Tapi bagaimana caranya bisa lepas dari dia?Ibu memberiku kode akan mengalihkan perhatian ayah tiriku dan menyuruhku kabur diam2.Aku memikirkannya,jika aku bisa pergi maka aku bisa mencari bantuan untuk membebaskan ibu dari pria jahat itu.Hanya itu satu2nya cara.Namun tak kusangka kala berhasil membuka pintu depan ternyata ada anak buah ayah tiriku berjaga di depan. Lalu kudengar suara tawa ayah tiriku,"Ha..ha..kau pikir aku bodoh apa datang ke sini tanpa bawa bala kurawa?Aku tahu kalian pasti akan mencoba kabur.Apalagi kau!Kau punya superhero sekarang.Siapa namanya ya?"
Aku kaget kala raungan motor terdengar dan Irwan sudah ada di depan rumahku,"Irwan!!Tolong aku!!"
 Irwan segera menuju ke arahku,"Hey kau...siapa kau?Lepaskan Eviku!!Atau ..."
Ayah tiriku terkekeh,"Hey anak muda!!Kau ini masih bayi kemarin sore.Kau bahkan tidak tahu siapa aku."
Irwan memandang dengan marah,"Kau!!Kau penyusup yang waktu itu bukan?Aku masih ingat wajahmu!!Lepaskan kekasihku atau kau akan menyesal karena telah berani mengganggu gadis yang kucintai!!"
"Gadis katamu?Ha..ha...kau ini sungguh malang sekali anak muda.Kau ini punya wajah lumayan tapi mau2 saja menerima barang bekas!!"
Ibu memandang tajam pada ayah tiriku,"Hentikan!Kau sudah janji padaku,Santo!!"
Irwan heran,"Ibu mengenal pria ini?"
Ayah tiriku tersenyum licik,"Tentu saja dia mengenalku.Aku adalah suaminya."
Irwan kaget,"Kau ayah Evi?"
Aku menggeleng sambil mencoba lepas dari ayah tiriku yang terus mencengkeram lenganku,"Dia bukan ayahku!!Ayahku sudah tiada sebelum ibu menikah dengannya.Lepaskan aku!!"
 Irwan dikeroyok antek2 Santo,sementara Santo menarikku ke dalam,"Ayo masuk!!"
Ibu yang mencoba menolongku didorong Santo hingga kepalanya terbentur dan pingsan,"Ibu!!...Apa yang kaulakukan pada ibuku??!!"
Dia terus menarikku,sepertinya dia mau mengunciku di dalam kamar,"Irwan!!Tolong aku!!"
Ayah tiriku memakiku,"Dia takkan bisa menolongmu.Menolong dirinya saja tidak bisa.Aku sudah perkirakan ini akan terjadi.Makanya aku sudah siapkan bala bantuan.Cepat masuk!"
Aku melihat ibu masih belum sadar,"Lepaskan aku!Aku mau melihat ibuku!!Lepaskan!!"
 Ia tidak melepaskanku,"Biarkan saja ibumu mati!Dia sudah tidak terlalu penting bagiku.Kaulah kini yang aku inginkan.Kau akan membuatku kaya dan kau akan melayaniku dengan tubuhmu.Ha..ha.." Aku muak dengannya,selain sudah merenggut kesucianku dia bahkan menyakiti ibuku dan kini hendak menjadikanku budaknya.Aku harus bisa lepas darinya!

 ●● BAGAIMANA BILA AKU BUKAN PERAWAN SEPERTI YANG ENGKAU MAU...
( Irwan pov )
           Aku kewalahan.Mereka terlalu banyak.Saat itulah tiba2 beberapa orang datang membantuku,"Tuan Muda biar kami bereskan yang disini."
Mereka memanggilku 'Tuan Muda'?Berarti mereka orang2 ayah.Kulihat ayah turun dari mobil,"Irwan,kau tak apa nak?"
Aku memandang haru padanya,"Ayah..."
Ia memeriksa keadaanku,"Apa yang sebenarnya terjadi di sini?Siapa orang2 ini?"
"Aku juga kurang mengerti Ayah.Tapi aku harus menyelamatkan Evi dan ibunya Ayah.Mereka didalam."
            Aku segera lari ke dalam,ayah mengikutiku dikawal bodyguardnya.Aku masuk ke ruang tamu dan menemukan ibunya Evi tergeletak di pojokan,"Ibu!!Ibu!!"
Ayah mendekatiku,"Rita!!Rita!!Kenapa dia?"
"Sepertinya kepalanya terluka Ayah.Pasti pria jahat itu yang melakukan ini,Ayah!"
"Sebaiknya kau cari Evi,Nak!Biar Ayah urus ibunya.Kau selamatkan Evi!"
Aku bergegas ke dalam,"Evi!!"
Mendengar suaraku Evi segera menyahut,"Irwan!!Aku di sini!"
Pria itu mencoba mengunci Evi di kamar,aku berkelahi dengannya.Evi berteriak padaku,"Hati2 Irwan dia bawa pisau!!"
Pria itu menyandera Evi,"Kau maju sedikit saja maka aku akan melukai kekasihmu ini!!"
Aku minta semua mundur,"Apa yang kauinginkan sebenarnya?"
Pria itu membawa Evi keluar,"Dia adalah milikku.Bukan milikmu.Akulah yang merenggut keperawanannya!Apa kau tahu itu?Dia itu sudah menjadi milikku!Dan selamanya akan menjadi milikku!"
...MUNGKIN SAJA DULU KUPERNAH TERNODA...
            Apa?Evi telah ternoda?Rasanya aku tidak percaya.Evi nampak tergugu dan tak berani menatapku.Pria jahat itu tertawa,"Hey Evi!!Lihat!Jagoanmu superheromu langsung lemas mengetahui siapa kau sebenarnya!"

 ●● APA BEDANYA BILA AKU MENCINTA...( Rita pov )
            Kepalaku sakit sekali.Ketika sadar aku melihat Tuan Besar di hadapanku nampak cemas,"Tuan?Tuan di sini?"
 Dia lega melihat aku sadar,"Aku mengikuti Irwan.Rupanya sedang ada masalah disini.Kau bisa bangun?"
"Saya tidak apa2,Tuan.Dimana Evi?Apa dia baik2 saja?"
 "Pria itu menyanderanya."

 ...BISAKAH BILA KAU HAPUS SEMPITNYA PIKIRANMU TENTANG AKHIR CINTA...
( Evi pov )
           Duniaku sudah hancur.Bahkan kini Irwan tahu bahwa aku ini telah ternoda.Sebuah noda yang tak bisa kuhapus.Irwan tertegun,"Kau pria biadab!Kau pasti telah memaksanya!"
Rasanya tak ada alasan lagi Irwan akan mau menatapku apalagi menolongku.

 ...SEANDAINYA DULU KAU BERLUMUR DOSA...( Irwan pov )
            Evi tak lagi berteriak minta tolong padaku,matanya nampak kosong.Seperti tak ada keinginan hidup.Mata itu mengingatkanku pada mama.Pria jahat itu membawa Evi pergi dengan mobil jeep,"Sebaiknya kau cari gadis lain saja anak muda.Gadis yang bukan bekasnya orang!Ha..ha..Kasihan sekali kau ini!"
           Tidak!Aku takkan biarkan orang yang kucintai meninggalkanku lagi.Ibunya Evi memandangku,"Semua ini salahku Tuan Muda!Salah wanita tak berguna ini!Jangan salahkan Evi." Aku ambil hp pemberian Ayah,"Man,aku butuh bantuan!"
Aku lalu memandang Ayah,beliau mengangguk padaku,"Pergilah Nak.Ayah merestuimu."
 Aku naiki motorku dan berkata pada Ibunya Evi,"Irwan akan bawa Evi dengan selamat!Irwan janji!" Aku minta Hazman mengerahkan genk motor untuk membantuku menyelamatkan Evi.Aku tak mau kehilangan dia.Sudah cukup aku kehilangan Mama.Meski Evi sudah ternoda,korban perkosaan,aku tak akan berhenti mencintainya.
 ...SEKALI KUCINTA TETAP CINTA....
           Kini aku mengerti kenapa Evi beda sikapnya dengan gadis kebanyakan.Dia begitu tertutup dan menjauh dari kehidupan sosial.Dia suka menyendiri dan sangat takut disentuh pria.Aku adalah pria sejati.Cintaku tak akan mati meski kuketahui semua masa lalu Evi.Ada hal2 dimana kita tak berdaya.Tapi aku takkan biarkan Evi seperti mama kehilangan semangat untuk hidup.Inilah saatnya aku buktikan bahwa aku tulus mencintainya. Berhasilkah Irwan menyelamatkan Evi?***see you next eps***


Eps 39 ●● BUMIPUN TURUT MENANGIS : Kesetiaan
 ★★ MAAFKAN AKU YANG SELALU MENYAKITIMU...( Di Jeep )
            Bagi Evi sudah hancur semuanya.Pria yang mulai memberikan rasa nyaman dalam hari2nya kini tahu semuanya.Tahu bahwa ia korban pelecehan seksual,bahwa ia kotor dan tak pantas untuk mendapat perhatian seorang sekelas Irwan.Rasa malu yang menderanya kini bukan apa2 dibanding rasa hampa yang ia rasakan kini.Air mata yang mengalir di pipinya bukan lagi air mata ketakutan karena kemunculan ayah tirinya.Tapi lebih ke air mata broken heart.Cinta yang baru bersemi antara dia dan Irwan kini gugur ke bumi.Dihempas kenyataan yang tragis.Irwan pasti merasa dikhianati,merasa kecewa dan sakit hati karena telah salah mencintai dirinya.Hal yang paling tak ingin ia lakukan adalah menyakiti Irwan.Itulah kenapa ia belum mengatakan ya pada pernyataan cinta Irwan dulu.
★★ MENGECEWAKANMU DAN MERAGUKANMU....
         Sumarsanto tertawa melihat kekosongan di sorot mata anak tirinya.Ia telah membuka mata pemuda berandalan yang selama ini tampak sangat protektif pada Evi.Ia yakin takkan sudi pemuda itu akan mengejarnya.Pasti cinta yang dulu membara seketika padam setelah ia tahu semuanya tentang Evi.Pemuda itu memang berandalan penampilannya tapi dia lahir dari keluarga kaya yang pastinya punya standar tinggi dalam hidup apalagi dalam urusan wanita.Takkan lagi ada yang akan mengusik urusannya dengan Evi lagi.Evi sudah ada dalam genggamannya.Ia meragukan bahwa Irwan akan mau repot demi seorang gadis korban perkosaan.Jaman sekarang cinta seperti itu langka.
★★ TERSADAR AKU BILA KAMU YANG TERBAIK....
          Dibelainya kepala Evi,anak tirinya itu segera menjauh.Ia melihat ke belakang,"Semua pria itu sama Vi!Mereka itu hanya ingin menikmati yang manis sepahnya akan dibuang.Kau ini sebaiknya sadar diri,terima nasibmu.Kau ini memang diciptakan untuk menjadi budakku.Ha..ha..kau tak perlu cemas.Aku akan membuatmu menjadi mesin pencetak uang.Kau akan segera menikmati pekerjaan barumu nanti.Kau tak usah pusing mikir biaya kuliah.Semua akan kutanggung.Asal kau menurut padaku.Menjadi anak baik."
 ★★ TERIMA AKU,MENCINTAIKU APA ADANYA...
           Terbayang di benak Santo bagaimana ia akan melatih Evi soal pijat dan melayani para pria.Evi masih muda dan tinggal didandani dikit aja maka uang akan mengalir deras ke kantongnya.Ia punya kenalan mucikari dan pemilik tempat hiburan malam.Masa depan cerah terbayang dimatanya,'Aku ga usah kerja cukup cari orderan dan pelanggan buat Evi.Hidup ongkang2 dan kapanpun bisa memuaskan diri gratis pula.Soal Rita biar saja dia sama majikannya.Dia sudah peyot ga nikmat lagi.'

 ☆★ DIANTARA BERIBU BINTANG HANYA KAULAH YANG PALING TERANG...
( IRWAN POV )
            Hazman segera mengkoordinir para anggota genk motorku untuk berkumpul segera.Aku tahu mereka punya kesibukan masing2 tapi kala aku butuh mereka,tak satupun yang tidak loyal.Hpku bunyi,"Kamu dimana Wan?Kami sudah siap.Tinggal tunggu perintah."
Aku memang mengikuti jeep yang membawa Evi tapi agak jauh justru anak buah ayah yang mengikuti lebih dekat.Aku sengaja karena tak ingin membahayakan Evi.Bila aku terkesan tak mengikuti maka mereka akan menurunkan kewaspadaan.Aku menjawab Hazman,"Saat ini aku masih mengikuti jeepnya.Kalian catat no plat ini B 8515 SS.Kita kontekan terus."
Hazman berkata,"Baik aku segera menyusul ke lokasimu."
 ☆☆ DIANTARA BERIBU CINTA PILIHANKU HANYA KAU SAYANG...
          Aku tak akan melepaskanmu Vi.Itu bukan styleku.Aku memilih untuk mencintaimu bukan karena siapa kau tapi karena kau membuatku merasa hidup.Apa yang terjadi di masa lalu bukan hakku untuk menghakimi.Kau tetaplah wanita yang kuinginkan selalu mendampingiku.Kini aku mengerti arti mimpiku selama ini.Kau memang dipertemukan denganku untuk kulindungi.

 ☆☆ TAKKAN ADA SELAIN KAMU DALAM SEGALA KEADAANKU...( Evi pov )
           Keadaanku seperti masuk ke dalam lubang hitam.Aku telah kehilangan satu2nya pria yang aku merasa aman.Kini duniaku benar2 gelap.Keberadaanku hanya akan menyusahkan ibu dan kalau aku mencoba bertahan dengan ayah tiriku maka betapa suramnya hidupku didepan.Ia hanya akan membuatku kian terpuruk.Sebelum semua makin tak terkendali lebih baik aku nekad saja.Akan kubawa manusia2 jahat ini lenyap bersamaku.
☆★ CUMA KAMU YA HANYA KAMU YANG SELALU ADA UNTUKKU...
          Lampu merah.Ini kesempatanku.Segera kumeronta dan keluar dari jeep.Aku mendengar ayah tiriku memarahi anak buahnya,"Cepat kejar dia!!Menjaga wanita satu saja kalian ga becus!!Cepat kejar!!"
          Aku hanya ingin berlari entah kemana yang penting jauh dari mereka.Aku tahu takkan ada lagi yang mau peduli padaku.Aku hanya ingin pergi dari semua ini.Anak buah Santo makin dekat denganku.Aku tak melihat jalan keluar selain menerjang jalan.Sebuah truk mengarah kepadaku.Lebih baik aku pergi dari dunia ini daripada aku berhasil ditangkap mereka.Toh takkan ada yang akan kususahkan lagi bukan?Ibu memiliki Tuan Sanjaya,beliau akan menjaganya.Aku menutup mataku bersiap pergi dari dunia ini.Ini yang terbaik bagi semuanya.
☆★DAN PALING MENGERTI AKU...
           Selamat tinggal Irwan.Aku sayang padamu.Andai aku bisa mengatakannya kepadamu sebelum aku pergi.Akhirnya aku akan bebas dari semuanya.Aku yakin ibu akan mengerti keputusanku.Bukan aku tak senang menjadi putrinya namun beban yang kupikul kian berat dan payah kupikul.Maafkan aku,Ibu.Maafkan aku. Apakah yang akan terjadi pada Evi yang berniat mengakhiri hidupnya itu?Moto2 sudah main nih.Full music pula.***See you next eps***

Eps 40 •••• BUMIPUN TURUT MENANGIS : Uphold Me ( Menopangku )
           Saya itu menemukan sepasang pairing lagi.Berikut beberapa pairing yang saya sukai dan alasannya kenapa saya suka mereka jadi couple :
☆ Sesshomaru - Kagome ( Kartun Inuyasha )
          Sesshomaru adalah kakak tiri Inuyasha.Dia tinggi,putih,rambutnya keperakan panjang pula,matanya kuning dan wajahnya sangat tampan.Sayangnya tangannya hanya satu karena ditebas Inuyasha saat rebutan pedang Tetsusaiga.Karakternya dingin,ga banyak bicara,arogan dan tak suka diganggu.Berbeda dengan Kagome,gadis dari masa depan yang sebenarnya jatuh hati pada Inuyasha.Namun saya lebih suka jika Kagome dengan Sesshomaru.Kagome itu ceria,penyayang dan rela berkorban.Sebuah karakter yang bertolak belakang dengan Sesshomaru.Banyak penulis telah menulis kisah cinta mereka dengan sangat bagus.Lha terus siapa dong pairing baru yang disukai penulis?Suatu saat pasti akan tahu,saya baru bisa buka satu pairing dulu.Soalnya saya ngejar timer.He..he..yuk lanjut aja ke BTM.Apa yang terjadi dengan Evi?Diiringi lagu dari Alda.Melangkah Dalam Cinta.

 °•°• TIADA PERNAH AKU BERMAKSUD...( Jalan Raya )
 Truk bermuatan kawat besi melaju ke arah Evi,sopirnya panik dan berteriak,"Hey!!Minggir!!Aduh...tuh cewek mau bunuh diri apa?!!Hey!!Menyingkir dari sana!!"                   Sebuah motor warna merah tiba2 muncul dan meraih tubuh Evi dari hantaman truk.Evi yang masih terpejam matanya heran,'Kok aku ga merasa sakit ya?Aku malah merasa melayang.' Evi justru mendengar suara motor berhenti,'Kenapa ada suara motor dan suara motor ini seperti suara motor ...ah tidak mungkin ...aku pasti berhalusinasi.Aku pasti sudah di alam kematian.Tapi di dunia orang mati masak ada suara motor?'
 Evi hendak membuka matanya kala tiba2 tubuhnya dipeluk dengan erat oleh seseorang,"Syukurlah kau tidak apa2..."
Evi mendengar detak jantung,'Jika aku di alam kematian kenapa aku masih mendengar detak jantung ya?Dan bau ini aku tidak mungkin salah.Ini kan bau tubuh Irwan?'
Evi membuka matanya dan benar dia berada di pelukan Irwan,diatas motornya pula,"Irwan?"
Irwan masih tak melepaskan pelukannya,"Jangan pernah melakukan hal itu lagi,aku tak mau kehilanganmu.Aku tak mau kau kenapa2.Kau mengerti?!!"
Evi berkaca2 dan melepaskan diri dari pelukan Irwan,"Lepaskan aku Wan...kenapa kau masih menolongku?Kenapa?"
☆ UNTUK MENINGGALKANMU DAN BERPISAH DARIMU...
Irwan turun dari motornya,"Kau ingin meninggalkanku seperti mamaku?Kenapa?Kenapa setiap orang yang kusayang selalu senang meninggalkanku?"
Evi terhenyak,"Tapi aku tak pantas untuk kau sayangi Wan...aku kotor.Aku tidak pantas untukmu..." Irwan memeluk Evi dari belakang,"Di dunia ini tak ada yang sempurna Vi.Lagipula aku tak mencari gadis sempurna.Aku hanya ingin seseorang yang tulus sayang padaku.Yang mau bersamaku dalam setiap keadaan.Apakah kau pikir aku ini manusia sempurna Vi?"
 Evi terdiam menahan tangis,'Bagiku kau sangat sempurna Wan.Kau ibarat cahaya bagiku...kau bersinar begitu terangnya.Begitu menyilaukan sehingga aku tak sanggup menatapmu.'
☆ WALAU KAU TAHU DIRIKU BUKAN YANG PERTAMA UNTUKMU...
 Santo melihat sebuah motor menyelamatkan anak tirinya,ia pun segera memberi perintah pada anak buahnya untuk mengejar motor itu,"Cepat kejar motor itu!Evi dibawa oleh motor itu!!Cepat!!" Namun kala akan mengejar tiba2 mereka telah dikepung oleh geng motor,"Drunn!!Drunn!!"
Anak buah Santo keder juga,"Boss kita dikepung.Gimana nih?"
Bahkan tak lama polisi datang,"Ada apa ini?!Kalian membuat macet jalan!!"
Hazman tersenyum melihat polisi datang,"Mereka mencoba menculik teman kami Pak Polisi.Sebaiknya tangkap mereka!"
Santo panik kala polisi meminta semua diusut di kantor polisi,'Gawat!Ini benar2 gawat.Aku harus membela diriku.'
Santo berkilah,"Siapa yang saya culik Pak?Lihat tidak ada siapa2 di mobil saya selain para teman saya ini."
Saat itulah sebuah mobil mewah mendekat,Hazman mengenali orang yang keluar dari dalamnya,"Itu kan papanya Irwan...Om Sanjaya.."

 ¤¤ SENYUMLAH SAYANG JANGAN LEPASKAN...( Dengan Irwan )
          Irwan dan Evi berada agak jauh dari tempat Santo dikepung geng motor.Irwan terus berusaha meyakinkan Evi tapi Evi terus menjauh,"Vi,jangan berhenti mencintaiku karena aku juga tidak berhenti mencintaimu..."
Evi terpana,"Kau masih mau mencintai perempuan kotor seperti aku?Kau tidak jijik padaku...aku...aku sudah ternoda..."
Irwan kembali meraih Evi dalam pelukannya,"Dimataku kau tetap wanita yang kuinginkan selalu ada bersamaku Vi.Kumohon jangan menolakku.Jangan pergi dariku.Aku membutuhkanmu...Aku sudah kehilangan mama,aku tak mau kehilangan lagi..."
Evi menangis di pelukan Irwan,tak ada lagi niat untuk melepaskan Irwan dari hidupnya.Irwan masih sama,ia tidak berubah.Rasa berharga memenuhi hatinya.Penerimaan Irwan membuatnya bahagia.
 ☆ DEKAPLAH AKU DI DALAM CINTAMU...
Melihat Evi sudah tenang bahkan membalas pelukannya,Irwan tersenyum bahagia,'Belum pernah aku sebahagia ini merasa lengkap dan tenang.'
Irwan berkata di telinga Evi,"Berjanji padaku kau akan selalu bersamaku.Apapun yang terjadi kau tidak akan berpikir untuk meninggalkanku.Kau mau kan?"
 Evi mengangguk dan mendekap Irwan dengan tangis bahagia.Ia menemukan kembali alasan untuk hidup.Ia merasa seperti ditarik keluar dari lubang yang dalam.
 ¤¤ SAMBUTLAH KASIH HARI2 CERIA UNTUK KITA BERDUA...
Irwan berjanji bahwa mulai kini ia akan menjaga Evi,'Aku tidak akan membiarkan siapapun menghina wanita yang kucintai.Dia berharga bagiku.Apapun yang dunia pikir tentang dia akan kupatahkan semua itu.Aku akan menerimanya seperti ia menerimaku apa adanya.'
Diajaknya Evi naik ke motor,"Mulai kini kau tidak sendirian menghadapi semuanya.Aku akan bersamamu.Kita akan menghadapinya segalanya bersama.Berdua lebih baik dari pada seorang diri.Kau tahu kan?Jadi biar lebih aman sebaiknya kau ikut pulang ke rumahku.Disana lebih aman untukmu."
♡♡ ANGGAPLAH SEMUA INI SUATU COBAAN....
Evi tercekat mendengar ucapan Irwan,"Tapi papamu...apa beliau akan menerimaku tinggal di rumahnya?"
Irwan meraih lengan Evi dan melingkarkannya ke pinggangnya,"Papa itu tidak akan menolak apapun yang kuinginkan.Papa bahkan ijinin aku ngejar kamu sampai kemari.Udah pegangan yang erat.Dan ingat aku ada bersamamu.Kau tak usah takut lagi.Ok?"
Evi hanya bisa manggut2 dan menempelkan kepalanya di punggung Irwan.Irwan tidak menganggapnya sebagai wanita hina dan kotor justru Irwan menaunginya dengan cinta.
 ♡♡ UNTUK KITA MELANGKAH DAN MELANGKAH LAGI UNTUK SELAMANYA...                        Sementara motor Irwan membawa Evi ke kediaman Sanjaya,maka komplotan Santo digelandang ke kantor polisi atas laporan dari Tuan Sanjaya.Siapa yang berani menentang laporan seorang konglomerat sekelas Sanjaya.Santo meradang,'Sial!Sepertinya pelindung Evi tak bisa dianggap remeh.Kalau aku mendekam di penjara maka akan susah hidupku.Apalagi berperkara dengan seorang konglomerat.Apes..apes!'
 Tapi Santo ga hilang akal,ia akan mencari cara untuk mendapatkan Evi lagi.
Apakah bahaya masih akan mengancam hidup Evi? ***see you next eps***

Eps 41 BUMIPUN TURUT MENANGIS : Jahat Perbuatanmu

�ASMARA YANG SELALU ADA ...( Kediaman Sanjaya )
         Masih dalam kondisi shock,lolos dari penculikan ayah tirinya serta bahaya maut mau ketabrak membuat Evi masih gemeteran kala sampai di depan rumah Irwan.Rumah dengan gerbang tinggi dan dijaga dengan ketat itu,memang menjanjikan keamanan bagi Evi.Gerbangpun segera dibuka kala para penjaga melihat siapa yang datang,"Tuan muda datang!!Buka gerbang!!"
Irwan segera masuk dan motornya melintasi area taman dulu baru sampai di teras,"Welcome to my house.Soon this is will be yours too."
 Evi turun dari boncengan,"Maksudnya ini akan menjadi rumahku juga?Kamu ini ngomong apa sih Wan?Aku kan cuma ..."
Irwan meraih jemari Evi dan mengecup jemari yang masih gemetaran itu,"You save here.Aku janji akan lebih menjagamu...Evi Sanjaya."
Evi terharu menatap Irwan,'Ya Tuhan...aku merasa seperti di alam mimpi...tak pernah kusangka di dunia ini,ditengah keterpurukanku sebagai perempuan korban pelecehan,masih ada cowok sebaik Irwan...mau menerima aku...makasih ya Tuhan...'
 �SAMPAIKAN DAKU PADA TITIK YANG MULIA...
Hp Irwan bunyi,Irwan mengangkatnya sambil menggandeng Evi masuk ke dalam rumah,"Iya Pa..." Sanjaya terkesiap mendengarnya,'Ya Tuhan apa aku ga salah dengar?Irwan manggil aku 'papa' lagi?' Irwan heran,"Halo Pa?Papa dimana?Irwan dirumah sekarang sama Evi...calon menantu papa he .he.." Evi jadi merona,apalagi kala para pembantu segera mendekat siap mendapat perintah dari Tuan Muda mereka,'Aduh Irwan ...masak bilang gitu sih ke ayahnya...aku kan cuma anak pembantu di sini...boleh kerja di sini saja sudah luar biasa...aku ini orang kecil hina lagi ...mana pantas jadi calon menantu keluarga mulia seperti ini...'
� HAPUS,HAPUSKANLAH KENANGAN YANG PERNAH MENYIKSA DIRIKU KECEWA.... Tuan Sanjaya menjawab,"Anak papa di rumah?Syukurlah kalau kamu sudah menemukan Evi.Papa masih di kantor polisi.Penjahat itu sudah dimasukan sel sekarang.Papa akan urus dia.Berani2nya dia mau menyakiti calon menantu papa..."
 Irwan terpana mendengarnya,"Maksud papa...papa setuju Irwan sama Evi?"
Tuan Sanjaya berkata,"Ya iyalah ...Papa bisa lihat betapa anak papa sudah tahu apa itu cinta...ya udah papa akan segera selesaikan masalah di sini dan pulang bareng ibunya Evi.Dia pasti senang jika tahu Evi baik2 saja...ya udah papa tutup dulu ya...Bye Son."
Irwan lega mendengar soal sudah ditangkapnya Santo and the geng,"Bye Pa...and thank you..."
 Evi mendekat,"Ibuku gpp kan Wan...aku mencemaskannya..."
Irwan menyimpan kembali hpnya,"Kamu tenang saja.Ibumu bersama papaku...dan kamu tahu pria jahat itu dan komplotannya sudah ditangkap polisi.Papaku sedang mengurus kasusnya..."
Evi lega mendengarnya dan menghambur ke pelukan Irwan,"Makasih ya Wan...kalau ga ada kamu,aku ga tahu gimana jadinya ...aku takut..."
Para pembantu cuma bisa terpana melihat tuan muda mereka memeluk Evi dengan sayangnya,"Jangan takut lagi...I am here...semua yang dulu membuat kamu takut akan kuhapuskan...sekarang kau adalah Evi Sanjaya...menyakitimu sama saja cari masalah dengan keluarga Sanjaya..."
�KEKASIHKU YANG BARU OH NYATAKANLAH KATA CINTAMU ITU...
Salah satu pembantu berbisik pada temannya,"Itu kekasih tuan muda ya?"
Yang ditanya hanya berani mengangguk sambil memberi kode supaya jangan berisik,"Sst!!"
Irwan berkata pada mereka,"Kalian siapkan semua keperluan Nona Evi.Dia akan tinggal di sini mulai sekarang.Siapkan air hangat buat dia mandi.Untuk pakaiannya ambil di kamar mamaku...banyak pakaian di sana.Lainnya siapkan makanan...yang enak pastinya...kalian mengerti?"
Serempak mereka menjawab,"Mengerti Tuan Muda!"
� SUPAYA TAKKAN TERULANG LAGI...
 Mereka segera mendekati Evi,"Mari Nona..."
Evi menatap Irwan ragu,Irwan tersenyum,"Kamu ikut mereka.Aku mau bicara dengan team bodyguard.Aku mau perketat keamanan.Tenang saja,aku ga kemana2."
           Evi menurut dan pergi mengikuti para pembantu. Sementara Irwan segera memanggil salah satu bodyguard,"Panggil semua untuk berkumpul di depan!"
"Siap Mas Irwan...!!"
 Irwan melangkah ke depan,'Aku harus perketat keamanan.Bahkan dikampuspun harus ada yang mengawal Evi.Aku ga mau kejadian seperti ini terulang lagi!'

�TIPUAN ASMARA YANG PERNAH KUALAMI DULU2....( KANTOR POLISI )
Melihat Rita,Santo memohon2 pada isteri ketiganya itu,"Rita kamu masak tega sih lihat aku dipenjara?Aku ini masih suami kamu..."
Rita berkata,"Dalam hidupku yang paling kusesalu adalah menikah denganmu!!Lagipula pernikahan kita itu ga pernah tercatat secara hukum.Jadi kamu itu bukan siapa2 aku!!Aku ga sudi punya suami pria jahat seperti itu!!"
Santo mencoba merayu,"Masak kamu lupa sih dulu kamu kan cinta banget sama aku Rita...bilang sama majikanmu itu untuk bebasin aku...aku janji ga akan ganggu kamu dan anakmu lagi..."
Sanjaya menyela,"Jangan hiraukan dia!Perbuatannya sudah sepantasnya dihukum.Aku sudah mengurus tuntutannya.Mari kita pergi saja dari sini.."
 �MASA LALU ...MASA SEDIH...
Rita berkata pada Santo,"Kau sumber kesedihan putriku...kau teganya menyakiti dia.Dipenjara memang pantas buatmu!"
Rita lalu pergi dengan Tuan Sanjaya.Sementara Santo menatap kepergian mereka dengan geram,'Aku janji...akan kubalas kau Konglomerat Sanjaya...berani2nya kau menjebloskanku ke penjara...lihat saja nanti.Aku akan kabur dari sini dan buat perhitungan dengan kamu dan anakmu!'
�MASA KINI BERGANTI BERSERI....
Rita masuk ke mobil Tuan Sanjaya,"Kita mau menemui anak saya kan Tuan?"
Sanjaya mengangguk,"Benar Rita.Evi ada di rumah bersama Irwan.Kamu tenang saja.Dia gpp..." Sopir bertanya,"Kemana tujuan selanjutnya Tuan Besar?"
Sanjaya menjawab,"Kita pulang ke rumah."
Rita tertunduk,"Maafkan saya dan anak saya ya Tuan Besar...kami membuat Tuan repot...sampai harus berurusan dengan polisi."
Sanjaya mengambil hpnya,"Kalian adalah bagian dari keluarga Sanjaya juga...sama sekali aku tidak merasa direpotkan..."
Rita berkaca2 memandang pria terhormat di sebelahnya itu,'Ya ampun Tuan Besar baik banget sih jadi orang...seumur hidup aku akan setia mengabdi padanya...'
 Sanjaya bicara dengan asistennya di telpon,"Semua jadwal saya reschedule ya...hari ini saya tidak mau diganggu.Saya ada urusan keluarga...kamu ngerti?Good!"
Sanjaya berkata pada Rita,"Sekarang kamu dan putrimu akan tinggal di rumahku.Disana lebih aman buat kalian.Lagipula aku rasa pria itu sangat berbahaya."
Rita wajahnya berseri2,"Terima kasih atas kebaikan Tuan Besar...sungguh saya ga tahu bagaimana membalas kebaikan Tuan Besar dan Tuan Muda...kerja buat keluarga Tuan seumur hidup pun saya rela..."

           Evi dan Rita dalam perlindungan keluarga konglomerat Sanjaya.Masihkah bahaya akan datang?***See you next eps***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar