Part 29** BENANG BIRU : Find favour in thy sight
*** AKU SUDAH TAK TAHAN LAGI.... ( Di dalam pesawat )
Ika terus saja melihat keluar,"Itu istana Brunei ya Ibu?"
Idayu mengiyakan,"Benar sayang.Megahkan?Itu baru luarnya dalamnya lebih indah lagi.Baginda Sultan memiliki koleksi mobil sampai ribuan."
Rizky Ridho sampai melongo,"Ribuan?Wow!"
Ika tersenyum pada kedua adik kembarnya,"Kalian udah pada bangun...kecapekan ya?"
Si kembar senang menemukan kakak kandung mereka,"Kakak tuh yang kecapekan ngurus kami.Coba hati kakak ga sedang galau pasti dah tidur tuh..."
*** LIMA KALI KAU SELINGKUHI AKU....( Istana Brunei )
Cici bolak balik depan putranya yang tampak serius mengerjakan laporan2 kesultanan,"Kok belum telpon2 sih?"
Benigno heran,"Ibunda ini kelima kalinya Bunda berkata begitu...Siapa sih yang Bunda tunggu telponnya?"
Cici malah duduk,"Ehm...teman Bunda dong sayang...kamu ingat Tante Idayu bukan?Dia mau datang kemari lho...tentunya bersama seluruh keluarganya."
Ben ingat pada Idayu,"Oh yang mencari putrinya yang hilang itu kan?Semoga putrinya segera ditemukan ya Bunda..."
***MENDING KUSTOP SAMPAI DI SINI...
Cici berkata,"Memang sudah ketemu kok sayang..."
Ben mendongak,"Oh ya?Wah siapa Bunda putri kandungnya itu?"
Cici salting,"Ehm...maaf ya sayang sepertinya Bunda harus pergi.Sampai ketemu di gladi resik ya sayang..."
***JANGAN KAMU PANGGIL5X NAMAKU LAGI...
Ben heran,'Bunda malah pergi...padahal aku ingin tahu soal putrinya Tante Idayu...'
Sementara Idayu dan keluarganya sudah tiba di istana,disambut langsung sama Permaisuri Cici. Sesuai protokol istana Idayu memanggil hormat pada sahabatnya itu,"Yang Mulia Permaisuri....salam hormat."
Cici malah memeluk sohibnya itu,"Idayu!!Welcome to Brunei.."
Saat itulah ia melihat Ika memberi hormat,"Oh ini pasti Ika bukan?Halo sayang...Atau kupanggil dengan nama Sinar saja?"
Ika tersenyum,"Yang Mulia boleh memanggil apa saja pada saya..."
***AKU SUDAH BENCI5X MELIHAT TINGKAHMU...
Permaisuri Cici mengajak Ben ke gladi resik,"Ayolah sayang...kau sudah sejak pagi di ruang kerja bersama ayahandamu.Berilah waktu untuk bersantai juga.Tiliklah para seniman yang akan mempersembahkan performance mereka nanti di pernikahanmu.Berikanlah mereka penghargaan sayang..."
Ben menurut saja,"Baiklah Ibunda...Ben akan ikut.Laporan2 ini akan ananda kerjakan nanti."
Cici senang,"Oh iya Sinar juga akan menari buatmu...maksud Bunda menari di pernikahanmu..."
Ben heran,"Sinar?Maksud Ibunda?"
Cici membawa Idayu masuk,"Putrinya Tantemu ini..."
Ben memberi salam hormat,"Salam Tante...Selamat datang ananda ucapkan..."
Idayu juga memberi salam hormat,"Putra Mahkotalah yang layak mendapat hormat saya...Salam Pangeran..."
Melihat badan Ben yang susut,Idayu tahu kenapa,"Yang Mulia saya membawa oleh2 dari Indonesia.Makanan khas Indonesia.Putri saya Sinar yang memasak baru saja.Coba dicicipi."
Ben terpana,"Wow...ini gado2 kan?Hm...enak sekali."
** JANGAN KAMU MIMPI5XKANKU LAGI....
Ben terkenang pada masakan Ika,'Rasanya juga seperti ini...ciri khasnya juga sama.Telornya dibelah jadi mudah dimakan.Kerupuk merah ditaruh di piring khusus.Aku merindukanmu Ika...'
Usai makan gado2 Ben menemani Ibundanya melihat para penari berlatih,"Kalau itu tarian modern sayang...Itu yang dari Indonesia...ah itu Sinar!"
Ika sedang memberi arahan kepada para pengiringnya kala dipanggil oleh Cici,"Sinar!!"
Ben terbelalak kala melihat sosok yang dipanggil Sinar itu berbalik,"Ika???"
Cici mesem2 melihat wajah putranya berbinar,Ben ga percaya,"Bunda,tolong cubit lengan ananda.Sepertinya ananda bermimpi deh..."
***SANA PERGI2 JAUH2 DARI DIRIKU....
Tapi yang mencubit lengan Ben adalah Yang Mulia Sultan yang memang sengaja datang,"Ayahanda Sultan?"
Razi memegang bahu putranya,"Jika mimpi seorang anak bisa diwujudkan ayahandanya mengapa tidak diwujudkan supaya sang anak berbahagia.Pergilah jumpailah bidadari di hatimu dan bawa pada ayahmu ini...sana pergilah!"
Ben terharu dan berlari mendapatkan Ika,"Ika!!"
Wah gimana nih pertemuan mereka?***see you in the last part***
Ika terus saja melihat keluar,"Itu istana Brunei ya Ibu?"
Idayu mengiyakan,"Benar sayang.Megahkan?Itu baru luarnya dalamnya lebih indah lagi.Baginda Sultan memiliki koleksi mobil sampai ribuan."
Rizky Ridho sampai melongo,"Ribuan?Wow!"
Ika tersenyum pada kedua adik kembarnya,"Kalian udah pada bangun...kecapekan ya?"
Si kembar senang menemukan kakak kandung mereka,"Kakak tuh yang kecapekan ngurus kami.Coba hati kakak ga sedang galau pasti dah tidur tuh..."
*** LIMA KALI KAU SELINGKUHI AKU....( Istana Brunei )
Cici bolak balik depan putranya yang tampak serius mengerjakan laporan2 kesultanan,"Kok belum telpon2 sih?"
Benigno heran,"Ibunda ini kelima kalinya Bunda berkata begitu...Siapa sih yang Bunda tunggu telponnya?"
Cici malah duduk,"Ehm...teman Bunda dong sayang...kamu ingat Tante Idayu bukan?Dia mau datang kemari lho...tentunya bersama seluruh keluarganya."
Ben ingat pada Idayu,"Oh yang mencari putrinya yang hilang itu kan?Semoga putrinya segera ditemukan ya Bunda..."
***MENDING KUSTOP SAMPAI DI SINI...
Cici berkata,"Memang sudah ketemu kok sayang..."
Ben mendongak,"Oh ya?Wah siapa Bunda putri kandungnya itu?"
Cici salting,"Ehm...maaf ya sayang sepertinya Bunda harus pergi.Sampai ketemu di gladi resik ya sayang..."
***JANGAN KAMU PANGGIL5X NAMAKU LAGI...
Ben heran,'Bunda malah pergi...padahal aku ingin tahu soal putrinya Tante Idayu...'
Sementara Idayu dan keluarganya sudah tiba di istana,disambut langsung sama Permaisuri Cici. Sesuai protokol istana Idayu memanggil hormat pada sahabatnya itu,"Yang Mulia Permaisuri....salam hormat."
Cici malah memeluk sohibnya itu,"Idayu!!Welcome to Brunei.."
Saat itulah ia melihat Ika memberi hormat,"Oh ini pasti Ika bukan?Halo sayang...Atau kupanggil dengan nama Sinar saja?"
Ika tersenyum,"Yang Mulia boleh memanggil apa saja pada saya..."
***AKU SUDAH BENCI5X MELIHAT TINGKAHMU...
Permaisuri Cici mengajak Ben ke gladi resik,"Ayolah sayang...kau sudah sejak pagi di ruang kerja bersama ayahandamu.Berilah waktu untuk bersantai juga.Tiliklah para seniman yang akan mempersembahkan performance mereka nanti di pernikahanmu.Berikanlah mereka penghargaan sayang..."
Ben menurut saja,"Baiklah Ibunda...Ben akan ikut.Laporan2 ini akan ananda kerjakan nanti."
Cici senang,"Oh iya Sinar juga akan menari buatmu...maksud Bunda menari di pernikahanmu..."
Ben heran,"Sinar?Maksud Ibunda?"
Cici membawa Idayu masuk,"Putrinya Tantemu ini..."
Ben memberi salam hormat,"Salam Tante...Selamat datang ananda ucapkan..."
Idayu juga memberi salam hormat,"Putra Mahkotalah yang layak mendapat hormat saya...Salam Pangeran..."
Melihat badan Ben yang susut,Idayu tahu kenapa,"Yang Mulia saya membawa oleh2 dari Indonesia.Makanan khas Indonesia.Putri saya Sinar yang memasak baru saja.Coba dicicipi."
Ben terpana,"Wow...ini gado2 kan?Hm...enak sekali."
** JANGAN KAMU MIMPI5XKANKU LAGI....
Ben terkenang pada masakan Ika,'Rasanya juga seperti ini...ciri khasnya juga sama.Telornya dibelah jadi mudah dimakan.Kerupuk merah ditaruh di piring khusus.Aku merindukanmu Ika...'
Usai makan gado2 Ben menemani Ibundanya melihat para penari berlatih,"Kalau itu tarian modern sayang...Itu yang dari Indonesia...ah itu Sinar!"
Ika sedang memberi arahan kepada para pengiringnya kala dipanggil oleh Cici,"Sinar!!"
Ben terbelalak kala melihat sosok yang dipanggil Sinar itu berbalik,"Ika???"
Cici mesem2 melihat wajah putranya berbinar,Ben ga percaya,"Bunda,tolong cubit lengan ananda.Sepertinya ananda bermimpi deh..."
***SANA PERGI2 JAUH2 DARI DIRIKU....
Tapi yang mencubit lengan Ben adalah Yang Mulia Sultan yang memang sengaja datang,"Ayahanda Sultan?"
Razi memegang bahu putranya,"Jika mimpi seorang anak bisa diwujudkan ayahandanya mengapa tidak diwujudkan supaya sang anak berbahagia.Pergilah jumpailah bidadari di hatimu dan bawa pada ayahmu ini...sana pergilah!"
Ben terharu dan berlari mendapatkan Ika,"Ika!!"
Wah gimana nih pertemuan mereka?***see you in the last part***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar