GERIMIS DI HATIKU ***PART 21-30^^^

Part 21 'GERIMIS DI HATIKU'
...Padamu kejora kutitipkan rindu...
Fildan menemui Rizky di ruang tamu,"Maaf bikin nunggu.Biasa Digar nangis.Oh ya ini dibikinin minum sama Bunda.Silakan diminum."
Rizky ga mau,"Ga Kak.Aku cuma bentar aja ke sini.Aku cuma ingin kakak ngertiin dan bisa jaga perasaan aku.Kita ini kan sepupu.Ga etis kayaknya kalau sampai hubungan kekerabatan kita jadi retak karena suatu masalah."
Fildan bingung,"Memang ada masalah apa?Apa ada sikap aku yang menyinggung kamu?Ketemu juga kita jarang.Kamu lebih sering keluar kota sekarang.Banyak job.Kalau memang ada kak Fildan minta maaf."
Rizky tersenyum sinis,"Sejak dulu kakak itu selalu jadi kebanggaan keluarga besar kita.Kakak multi talentalah,serba bisa,suaranya bagus,sukses dan mapan.Sekarang giliran untuk aku bersinar.Makanya kakak ga suka iya kan?Kakak gangguin fokus aku dengan mendekati pacar aku."
Fildan jelas kaget,"Kamu ini ngomong apa sih Ky?Kakak ga ngerti deh.Kakak itu cuma nganterin Lesti pulang dari mall."
Rizky ngeluarin hpnya,"Terus ini apa?Ada yang lihat kalian asyik di mall.Ga usah ngeles deh!"
Fildan melihat foto2 dia dan Lesti sedang asyik main sama Digar di Time Zone,"Rizky,dengar dulu penjelasan kakak.Kakak sama Lesti ga ada apa2.Kita juga ga janjian buat ketemuan.Kakak ga tahu kalau Lesti juga ke sana."
Rizky berdiri,"Stop!Sudah cukup!Ga usah dijelasin lagi!Yang penting mulai sekarang kakak jauhin Lesti!Permisi!"
Fildan terpana,"Rizky tunggu!Kamu salah paham sama kakak!Rizky!!"
Rizky pergi dengan segera,Iyeth sampai heran,"Ada apa Fildan?Kok Bunda denger kalian kayak bersitegang gitu?Digar sampai kebangun lagi."
Fildan mengambil Digar dari ibunya,"Gpp Bunda.Cuma salah paham saja.Ya udah Fildan tidurin Digar dulu..."
Digar malah nyariin Lesti,"Tante mana Pa?"
Fildan membaringkan putranya,"Jangan cariin Tante Lesti lagi ya...Digar sama papa aja.Bobok gih.."
Fildan menyanyikan lagu nina bobok,"Digar bobok...oh Digar bobok...kalau tidak bobok digigit nyamuk..."
Digar masih ga mau merem,"Digar mau minum susu..."
Fildan tersenyum,"Papa buatin bentar ya..."
Fildan ke dapur,'Tuhan,beri hamba hikmat membesarkan Digar.Sekarang aku harus menjauhkan Digar dari Lesti.'
Kutak bisa jauh...Tbc...


 Part 22 ' GERIMIS DI HATIKU '
....Untuk dia yang kini jauh di mata...
          Hari2 Fildan kini fokus menjadi single parent bagi Digar.Iyeth tahu bahwa Fildan masih belum bisa melupakan Rosalina yang telah tiada,'Pelan2 aku akan menunjukkan padanya bahwa Digar butuh sosok ibu.Sementara ini aku bisa membantunya tapi aku tetap terbatas.'
Digar rewel kalau sudah inget mamanya,"Mau mama...mama..."
Kalau sudah gitu ga mau berhenti nangis,bingung juga Fildannya,baru diem kalau Iyeth nyebut nama Lesti,"Coba ada Lesti di sini.Pasti dia bisa nenangin Digar."
Digar langsung diem sambil merajuk,"Mau ketemu Tante Lesti...Tante Lesti...mau makan es krim sama Tante..."
Fildan kasihan lihat Bundanya,"Maaf ya Bunda.Bikin repot ya Digarnya.Bunda pasti capek gendongin Digar terus.Biar Fildan ajak Digar jalan aja.Digar yuk kita jalan2."
Digar dibawa masuk ke mobil.Udah beli es cream tapi,"Makan es krimnya ama Tante ...tunggu Tante ya Pa?"
Fildan bingung juga karena Digar maunya ketemu Lesti," Aduh...ini gimana?Kuajak ke taman aja.Disana pasti banyak mainan.'
Digar turun dari mobil,"Tunggu Tante di sini ya Pa?"
Fildan pusing,'Waduh...sampai meleleh es krimnya ga akan datang Lesti kemari.Gimana ini?'
Sementara itu Lesti ribut sama Rizky di mobil,"Aku ga mungkin ikut kak Iky show ke Medan.Aku ini mau test."
Rizky kesal,"Kuliah melulu.Belum tentu juga kuliah bikin kamu sukses.Aku yang ga pernah kuliah aja bisa sukses.Udah ga usah serius amat kuliahnya.Ntar aku digaet cewek lain lho.Kamu nyesel lho ntar..."
Lesti bete,"Aku malah senang kalau kakak nemuin cewek yang tulus sayang sama kakak.Lagian Lesti dari awal udah bilang hubungan ini ga akan berhasil."
Pas nian Rizky dibel sama Ridho,"Buruan Ky.Kita ditunggu buat briefing.Kamu ngelayap kemana aja sih?"
Rizky jawab,"Iya aku segera kesana.Aku anterin Lesti pulang dulu."
Lesti berkata,"Ga usah.Lesti turun sini aja.Lesti ga mau menghalangi karir Kakak.Lesti naik angkot aja.Stop sini aja!"
Lesti turun pas lampu merah,Rizky mau nahan eh lampu hijau dan diklakson oleh mobil belakang,mana satu arah lagi,"Din!!Din!!"
Lesti lari ke arah taman kota,'Aku harus sembunyi.Biar kak Iky ga nemuin aku.'
Rizky nyariin tapi dibel lagi sama Ridho,"Ya iya..!"
Tbc.

Part 23 ' GERIMIS DI HATIKU '
Kuberkhayal angankan dirimu....
Fildan kebingungan membujuk Digar,"Sayang,dimakan dulu es krimnya nanti keburu meleleh lho.Tante Lesti ga akan marah kok kalau Digar makan dulu es krimnya."
Digar kekeh,"Ga mau!Pokoknya mau nunggu Tante dateng..."
Fildan desperate,'Gimana ini?Apa aku telpon Lesti saja?Ga...aku ga mau Rizky salah paham lagi sama aku.'
Beneran es krimnya mulai meleleh,Fildan melihat penjual es krim,"Sayang,kamu makan dulu gih yang ini.Nanti Papa beliin lagi.Itu ada yang jual di sana."
Digar melihat ke arah yang ditunjuk papanya terus sumringah dia,"Beliin lagi es krimnya Pa."
Jalan deh keduanya ke arah penjual es krim,Fildan milihin,"Digar mau mana sayang?Rainbow apa Banana ini atau Conello?"
Eh yang ditanya malah lari,"Lho Digar!!!Kamu mau kemana sayang?Tunggu Papa!!"
Fildan segera mengejar putranya,"Ini Bang uangnya.Ambil aja kembaliannya."
Tukang es krimnya hepi,"Wajahnya kok kayak ga asing ya...astaga itu kan Fildan yang penyanyi terkenal itu.Ya ampun...aku kok ga minta tanda tangan sih..."
Fildan lari ngejar Digar,terpana ia kala lihat Digar bersama siapa.Digar nampak digendong seseorang,"Tante Lesti akhirnya datang juga.Yeahhh!!"
Lesti sendiri juga ga sangka bakal ketemu Digar,"Digar sayang,kok ada di sini?Sama siapa kemari?"
Digar nunjuk ke arah Fildan,"Itu sama Papa!Tante lihat tuh Papa beliin banyak es krim.Yuk temenin Digar makan es krim..."
Lesti dan Fildan berpandangan,Lesti melempar senyum,"Kak Fildan..."
Fildan mendekat salting tapi sekaligus lega,'Senangnya lihat Digar bahagia...'
Nemplok gitu Digar sama Lesti,"Tante ini enak deh...rasa pisang ...hi...hi..."
Digar sangat gembira sementara Fildan sama Lesti malah salting sendiri.Lesti heran,'Dimanapun aku selalu ketemu Kak Fildan...padahal aku tadi cuma berandai2 bayangin andai dia ada di sini bersamaku.Eh beneran terjadi...apa ini namanya jodoh ga akan kemana ya?'
Bersambung....

 Part 24 ''GERIMIS DI HATIKU ''
...Seakan hadir di sini...
           Digar gembira sekali Lesti datang padahal Lesti sendiri ga sengaja ada di taman kota.Niatnya tadi mau ngumpet dari Rizky.Begitu lihat Rizky balik ke mobilnya dan pergi,Lesti lihat cuacanya terik.Jadi ia mau berteduh dulu di bangku taman.Nyari spot yang nyaman dan rindang pastinya,sambil minum es.Lumayan ngademin pikir,'Sejak Kak Iky balik kenapa aku justru merasa ga bebas lagi ya?Aku merasa seperti burung dalam sangkar.Tidak bolehkah aku hidup seperti kata hatiku?'
          Sambil melamun Lesti jalan2 di sekitar taman,lihatin orang2 berpasangan datang ke situ.Ada yang gandengan,mesra ketawa berdua,minum es berdua,makan mie ayam sambil pandang2an,belum yang nyandar mesra di bahu pasangannya.Lesti lihat satu keluarga kecil dengan anak satu seusia Digar,'Mungkinkah aku bisa sebahagia itu kelak?Mendapatkan pria yang kucintai dan hidup bahagia di sisinya?'
Langsung bayangin Fildan dan Digar deh Lesti,sambil nyender di sebatang pohon,bergumam dia,"Kenapa aku selalu ingat kalian?Kenapa bukan kak Iky yang ada dalam khayalanku.Kenapa kalian?"
Itulah moment dimana Digar lari mendapatkannya,"Tante!!"
Lesti sempat bengong,'Ini halusinasiku aja kan?Sampai aku denger suara Digar?Lesti sadar dan kembalilah ke dunia nyata.'
Lesti baru sadar kalau suara itu nyata kala sepasang tangan mungil memeluk kakinya,"Tante!!"
Lesti terperangah,"Digar?!Kamu beneran di sini?"
Itulah flash back kejadian bagaimana kini Digar berlarian sambil narik2 Lesti sedang Fildan mengikuti,"Ayo main ayunan Tante!!"
Lesti dengan senang menuruti,"Iya sayang...pelan2 ga usah lari2an.Ayunannya ga kemana2 kok."
Fildan lihat langit tiba2 mendung,'Kayaknya mau hujan nih.Aku ga bawa payung lagi.'
Eh beneran gerimis turun,Lesti segera mengambil payung di tasnya,"Digar sini!Gerimis lho."
Fildan segera mendekat,"Biar kubawain payungnya,Dik!"
Lesti segera menggendong Digar,Fildan memayungi keduanya.Fildan merengkuh bahu Lesti agar merapat biar ga kehujanan.Tapi bagi Lesti moment itu membuat hatinya melayang,'Ya ampun dipeluk sama kak Fildan...rasanya aman sekali.Hatiku begitu damai.Begitu tenteram.'
Digar malah seneng hujan turun,"Tik..tik...bunyi hujan..."
Bersambung
    Part 25 'GERIMIS DI HATIKU'
    Temaniku memelukmu indah...
    Ditengah rinai hujan,Lesti tersenyum bahagia dalam rengkuhan pria yang sangat dicintainya,'Aku jadi awal pertama jumpa kak Fildan.Momentnya juga seperti ini.Saat gerimis turun.Aku takkan pernah lupa saat itu.'
    Fildan sendiri sibuk sama Digar yang menjulurkan tangannya terus menerus ke arah air hujan,"Digar,nanti basah lho sayang...Tante Lesti juga jadi basah lho.."
    Mereka akhirnya menemukan tempat berteduh,Fildan menaruh payungnya dan segera mengambil Digar dari Lesti,"Digar sama papa aja kasihan Tante suruh gendong kamu terus.Sini sama papa."
              Digarnyapun digendong sama papanya,Lesti lihat rambut Fildan basah kena air,diambilnya sapu tangan,"Rambut kakak basah."
    Fildan kesusahan karena Digar muyek pingin turun main air hujan,Lesti akhirnya yang mengusap air dari rambut Fildan,"Biar Dedek aja...kakak pegangi Digar aja."
    Lesti berdebar hatinya,'Ya ampun sedekat ini sama kak Fildan...megang wajahnya pula.Ya ampun....seperti banyak kupu2 di perutku...'
    Eh tiba2 ada kilat disusul petir menggelegar,Lesti reflek merapat ke Fildan,takut dia.Fildan berkata,"Sepertinya kita harus menunggu hujan sampai reda.Hujannya deras banget."
  • Bersambung...
  • Part 26 'GERIMIS DI HATIKU'
    Dalam belai kasih sayang...
    ( Fildan pov )
              Hujan semakin lebat saja,pakai angin dan petir lagi.Ga heran jika Digar takut dan spontan minta gendong Lesti,namun aku terpana kala ia manggil Lesti dengan sebutan,"Mama..Digar takut..gendong..."
    Lesti sebenarnya juga ketakutan,memang suasananya serem apalagi pohon2 bergoyang begitu hebat,namun Lesti segera meraih Digar dan menenangkannya,"Gpp Sayang.Jangan takut ya.Kita berdoa saja yuk supaya hujannya cepat reda."
    Aku jadi ingat saat Rosalina masih hidup,tiap kali Digar ketakutan ia juga selalu mengajak Digar berdoa.Dan selalu sembari mengusap lembut punggung Digar sampai dia ketiduran,dan itu juga yang dilakukan Lesti sekarang.Mengusap lembut punggung Digar sambil berkata,"Habis gelap terbitlah terang...Digar ingat itu ya..."
               Padahal aku tahu betapa takutnya Lesti dengan suara petir,ia merapat padaku sambil menggendong Digar.Betapa sayangnya dia pada Digar.Padahal tadi aku mau mengajak Digar pulang supaya tak lengket sama Lesti.Takutku dia makin nyariin Lesti.Wah aku bisa ribut lagi sama adik sepupuku.Rizky beruntung sekali mendapatkan Lesti,aku yakin Lesti akan menjadi ibu yang sangat baik.Penuh kasih sayang dan kelembutan.Pada anak orang saja dia sayang gimana ke anak sendiri?Kenapa aku jadi mikirin pacar orang sih?Lesti sampai heran,"Ada apa Kak?"
    Aku baru sadar megangi dahi aku,"Oh,ga...eh lihat hujan berhenti.Langit cerah kembali."
              Lesti melihat keluar,ya ampun aku baru merhatiin dia itu cantik banget ya gendong Digar kayak gitu.Ya ampun Fildan...itu pacar sepupu kamu.Lagian kamu itu kan udah janji sama Rizky ga akan deketi Lesti.Kok malah sama Lesti sekarang?Aku juga tidak tahu kenapa.Lha saat aku mau ngajak balik eh tiba2 hujan turun dengan derasnya.Hatiku berdesir lihat Digar di pelukan Lesti,bobok dia.Udah merem sementara kedua tangan mungilnya meluk leher Lesti.Hatiku menangis melihatnya.Anakku masih membutuhkan sosok seorang ibu.Kasihan dia...Lesti menyadarkanku,"Digar bobok ya kak?"
    Aku mengusap air mata di sudut mataku,"Iya.Yuk ke mobil aja.Kita pulang."
    Ya ampun kok kita sih Fildan?Emang Lesti isteri kamu apa?Kita...lihat itu sampai terpana dia.Ups...Bersambung...

     Part 27 'GERIMIS DI HATIKU'
    Tak terganti rasa cinta ini...
    Reza cemas nyari Lesti,'Kemana dia?Hujan angin gini pula.Apa diajak Rizky ya?Aku telpon tuh cowok deh.'
    Memang sejak kedua orangtua mereka ga ada,Rezalah yang mengurus adik2nya.Itulah sebabnya Lesti mengambil kuliah diploma,ia ga mau menambahi beban kakaknya.Ia ingin segera bisa lulus dan membantu kakaknya membesarkan Putri.Rizky malah kaget ditelpon Reza,"Apa Lesti belum pulang juga kak?"
    Reza kesal,"Oh jadi tadi emang pergi sama kamu trus kamu tinggalin di taman kota?Bagus ya kelakuan kamu.Kalau ngajak pergi antar dong dengan selamat sampai rumah!Bukannya ditinggal di tengah jalan!!Udah biar aku cari sendiri."
    Putri menelpon hp kakaknya,"Ga aktif kak Reza.Aduh moga kak Lesti ga kenapa2 ya kak.Serem banget lho hujannya tadi.Pohon2 di dekat sekolah Putri aja ada yang roboh.Serem pokoknya."
    Reza segera ambil kontak mobilnya,"Kakak mau cari Lesti.Kamu dirumah aja ya.Kalau Lesti pulang kabari kakak."
    Sementara itu Reza menuju ke taman kota,"Ya Tuhan jagai adik aku.Aku ga akan bisa maafin diri aku jika dia sampai kenapa2."
    Saat itulah ia lihat mobil Fildan melintas,'Lho itu kan Lesti?Coba aku telpon Fildan.'
    Fildan berkata,"Ada apa Za?Oh adik kamu..iya sama aku.Tadi kita ketemu di taman kota.Mau bicara sama Lesti.Bentar.."
    Lesti inget,'Astaga hp aku kan aku matiin habis aku ga mau terima telpon Kak Iky.Ups...'
    Fildan menghentikan mobilnya,"Kakak kamu mau bicara.."
    Lesti menerima hp Fildan,"Iya kak...maaf hp aku matiin tadi.Gpp kok ...Lesti baik2 saja.Lesti ke rumah kak Fildan dulu ya.Digar bobok soalnya.Boleh kan?Makasih kak Eza...mau bicara sama kak Fildan lagi...bentar..."
    Fildan malah lihatin Digar yang tidur dipangkuan Lesti,'Nyenyak bener tidurnya.Kayaknya nyaman banget sama Lesti...'
    Lesti balikin hp Fildan,"Kak...Kak Fildan..."
    Fildan terkesiap,"Oh ...udah?"
    Reza lega Lesti baik2 saja,"Makasih ya udah jagain adik aku.Aku panik tadi nyariin.Syukurlah kalau sama kamu."
    Fildan jawab,"Sama2.Aku yang makasih malah ke adik kamu udah jagain Digar.Mau direpotin lagi.Ini aku ajak Lesti ke rumah aku dulu ya.Soalnya Digar tidur.Gpp kan?Nanti pasti aku antarin pulang."
    Reza mah percaya Lesti aman sama Fildan.Tbc.

    Part 28 ' GERIMIS DI HATIKU ' ...Meski kini kau tak sendiri... Putri kaget lihat kakak sulungnya pulang sendirian,"Lho,kak Lesti mana kak?Kakak kok sendirian saja?" Reza malah turun dari mobilnya,"Udah ketemu kok.Kakak laper nih.Tadi kakak beli jagung rebus.Kamu mau ga?" Putri heran mengikuti kakaknya masuk ke dalam rumah,"Ihh kakak malah mikir makanan.Putri cemas nih.Mana kak Iky nelpon terus lagi.Nanyain kabar kak Lesti.Kakak bilang udah ketemu sama kak Lesti.Kenapa ga diajak pulang?Yang diajak pulang malah jagung rebus.Heran..." Reza mesem dan malah nyetel tv sambil menikmati jagung rebusnya,"Pokoknya kamu tenang saja.Bentar lagi kak Lesti juga pulang.Yang pasti kakak kamu itu baik2 aja.Ada yang nemenin kok.Ntar juga pulang dianterin sampai rumah ga kayak pacarnya yang ga jelas itu.Eh lihat Put,banyak di tempat lain juga terjadi puting beliung kayak di sini!Untung saja Lesti tadi sama Fildan." Putri langsung mengerti,'Oh sama kak Fildan...pantes Kak Eza biarin.Santai gitu.Kalau sama kak Fildan mah jelas pasti diantar pulang dengan selamat.Kak Fildan kan orangnya tanggung jawab.' Putri herannya gimana ceritanya,iapun duduk dekat Reza dan mengupas jagung rebus juga,"Kok kak Lesti bisa sama kak Fildan sih kak?Kakak ketemu mereka dimana?" Reza jawab sambil makan,"Yeahh...di taman kota.Di tempat Lesti ...ditinggalin sama pacar gajenya itu.Untung Lesti gpp,kalau sampai kenapa2 aku akan labrak tuh si gaje!" Baru mau makan eh hp Putri bunyi,"Pasti kak Iky lagi deh..." Reza menoleh,"Biar kakak aja yang jawab...sini!" Putri malah menjauh,"Kakak biar Putri aja yang jawab.Bisa ribut nanti kalau kakak yang jawab.Kita kan belum tahu kronologi semuanya." Reza nurut deh,"Terserah...aku makan jagung aja." Putri menjawab telpon Rizky,"Ya kak Iky?Oh...udah ketemu kok kak Lestinya...sama temannya...iya paling hpnya low bate." Rizky heran,"Dedek Lesti sama temannya...yang mana?" Putri bingung juga jawabnya,"Putri juga ga tahu...Kak Reza kok yang nemuin.Mau bicara sama kak Reza?" Rizky jelas ga berani,"Ga usah deh Put....ya udah kalau udah ketemu.Nanti suruh Lesti nelpon aku ya.Makasih ya Put..." Putri lega ga perlu nerangin,'Pyuhh...untung aku ga nyebut nama kak Fildan..'Tbc....

    Part 29 'GERIMIS DI HATIKU'
    Sisa cinta kan jadi cerita...
    Iyeth lega lihat anak dan cucunya kembali dalam keadaan selamat,'Syukurlah Fildan sama Digar gpp.Aku cemas tadi...tapi itu kan Lesti?Kok Fildan bisa bareng Lesti?'
    Fildan tahu reaksi sang bunda bila lihat Lesti,'Harus nerangin ke Bunda nih biar ga salah persepsi.'
    Lihat Lesti,Iyeth begitu sumringah kayak menyambut anak sendiri pulang,"Lesti!!Bunda seneng kamu kemari.Kok bisa sama Fildan?Oh cucu oma bobok ya?"
    Fildan melihat ke arah Lesti,'Aduh..bunda nyambut Lesti bak nyambut calon mantu saja.Harus jelasin juga nih..aduhh.'
    Fildan mengambil Digar dari Lesti yang masih duduk di mobil,saat itulah wajah mereka begitu dekat dan tangan mereka bersentuhan.Iyeth tersenyum melihat keduanya nampak salting,'Bagus.Keadaan semakin mendekatkan mereka.'
    Usai Digar diambil Fildan,Lesti turun dari mobil,"Sore Bunda.Tadi Lesti ketemu Kak Fildan sama Digar di taman kota.Hujan lebat banget tadi Bunda...Sini juga kan?"
    Iyeth mengajak Lesti ke teras,"Iya.Disini sampai tuh atap2 pada beterbangan.Bunda cemas banget.Mati lampu lagi.Kamu gpp kan sayang?"
    Lesti melihat Fildan datang,"Gpp Bunda.Untung tadi ada kak Fildan.Kalau ga Lesti pasti dah panik banget."
    Fildan berkata,"Bunda,Fildan anterin Lesti pulang ya.Digar tidur kok."
    Iyeth kecewa Lesti mau pulang,'Aduh cepet amat.Gimana ya biar mereka tetep terus dekat?Aha aku ada ide.'
    Iyeth berkata,"Tunggu bentar!Bunda merontokkin mangga tadi.Makhlum angin besar banyak yang jatuh.Bunda titip buat Kakak kamu Reza ya Lesti.Bentar Bunda ambilin."
    Fildan nawarin diri,"Biar Fildan yang ambilin Bunda..."
    Iyeth kekeh,"Biar Bunda aja.Kamu temeni Lesti aja."
    Fildan nurut deh,nemeni Lesti diteras.Kikuk juga.Padahal dulu ia akrab sama Lesti.Ia ingat dulu Lesti anaknya tomboy gitu.Pakaian itu ga lepas dari kaos,celana jeans,jaket atau kemeja dan sepatu ketz.Juga topi.Tersenyum ia mengenang itu semua.Lesti heran,"Kak Fildan senyum sendiri?Muka Dedek ada sesuatu ya?"
    Fildan menggeleng,"Ga..Wajah kamu baik2 aja malah kamu lebih ..."
    Lesti merhatiin,"Lebih apa?Ayo katakan.."
    Fildan sebenarnya mau bilang lebih cantik tapi malu juga,"Ehm...lebih gimana ya...feminin gitu deh."
    Lesti senang,"Oh ya?"Tbc.
  • Part 30 'GERIMIS DI HATIKU'
    Tersimpan selamanya bersama kejora...
    Iyeth sebenarnya sudah selesai mengambilkan mangganya tapi ia sengaja membiarkan mereka ngobrol,'Aku inget sekarang,dulu waktu zaman sekolah Fildan pernah cerita tentang seorang gadis tomboy di sekolahannya yang menurut dia sangat menarik.Rupanya itu Lesti.'
    Lesti tersipu dipuji Fildan,"Feminin gimana kak?Perasaan Dedek biasa saja."
    Fildan juga jadi merah mukanya,jarang dia merhatiin cewek.Namun ia takkan lupa bahwa Lesti adalah sosok gadis yang menarik perhatiannya sejak pertama jumpa,"Kamu itu setahu aku kan suka pakai celana jeans sama topi juga jaket.Rambut dikucir diikat gitu aja.Tapi sekarang rambut diurai.Terus kamu pakai gaun atau rok.Ya kan?"
               Lesti merona sampai gugup ia.Memainkan rambutnya yang terurai.Ia sengaja memanjangkan rambutnya karena katanya pria suka wanita berambut panjang.Dan pria yang ia sukai ada di depan matanya sekarang,'Bener kata Putri,aku harusnya instropeksi diri kala cintaku kandas dulu.'
    Lesti ingat waktu itu ia sudah akrab dengan Fildan yang adalah sahabat kakaknya tapi Rizky yang satu kelas dengannya selalu memberitahu dia bahwa Fildan cuma anggep dia sebagai adik saja.Rizky bilang Fildan itu anak tunggal jadi makhlum aja jika dia care dan sayang padanya.Lesti jadi sedih tiap mengingatnya.Apalagi bener ga lama Fildan beneran jalan sama Kak Ros.Lesti mulai murung tapi Putri berkata padanya,"Kalau aku jadi kakak,aku akan perbaiki diri aku.Menjadi orang yang lebih baik.Ya mungkin sekarang kakak ga mendapatkan cinta kakak tapi who knows.Bila emang jodoh pasti akan kembali ke kakak.Jodoh itu ga akan kemana.Trust me.Meski kecil2 cabe rawit,Putri itu jago soal analisis.Kan orang garis tujuh."
    Dasar Putri kalau urusan baca orang paling jago.Sempat dikira cenayang pula.Tapi emang kini setelah sekian tahun berlalu,Fildan ada di hadapannya dan tak terikat dengan wanita manapun.Adakah memang Fildan adalah jodohnya?
    Fildan heran Lesti diam saja malah cenderung deep in thought gitu,"Dedek mikirin apa?Oh takut dimarahi kakak kamu ya.Bentar aku cek Bunda dulu ya..."
    Baru mau berdiri,Iyeth datang bawa sekantong mangga,"Nih mangganya.Mangga persilangan.Besar2 buahnya."
    Bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar