ROMANSA ANGEL KHAN PART 31-40



Part 31***WINDOW HERO***ROMANSA ANGEL KHAN
With you....
Angel merasa senang melihat Miller Khan makan masakannya dengan lahap,'Senangnya bisa melayani suamiku seperti ini.Mengurus makan dia.Dia juga tidak pilih2 atau mencela masakanku padahal bila dirumah mertua aku selalu dicela tiap kali masak.'
Khan memandang isterinya,"Kenapa kau berkaca2 begitu?Adakah yang membuatmu sedih?"
Angel menggeleng dan tersenyum,"Tidak Khan.Aku tidak sedih justru aku sangat bahagia karena kau mau memakan masakanku."
Khan heran,"Mengapa aku tidak mau makan masakan isteriku?Masakanmu enak sekali.Aku mau nambah lagi nih.Boleh?"
Angel segera berdiri mengambil piring suaminya yang sudah kosong,"Tentu saja boleh dong."
Usai makan keduanya Miller mengerjakan bisnisnya ditemani Angel.Kala malam tiba dan Miller masih sibuk dengan laptopnya,Angel menemaninya sambil memandangi suaminya itu dari sofa,'Dia tampak berbeda dengan kaca mata seperti itu.Tampak serius dan makin tampan.Ah apa yang kupikirkan?'
Angel bahkan sampai merona pipinya memandangi suaminya bekerja.Khan menengok Angel,"Tidurlah dulu Angel jika kau kau sudah mengantuk."
Angel menolak,"Tidak.Teruskan saja pekerjaanmu.Aku akan menemanimu disini.Lagipula kau selalu sibuk bekerja di kantor.Aku jarang melihatmu bekerja dirumah."
Tak kuat menahan kantuk,Angel tertidur di sofa.Khan segera menghentikan pekerjaannya,'Ya ampun isteriku...kau makin cantik tidur begini.Aku akan membawamu ke tempat tidur.'
Khan membopong Angel ke tempat tidur,dibaringkannya dan diselimutinya.Ac kamar diaturnya pada suhu tidak terlalu dingin.Khan hendak melangkah pergi tapi tangan Angel menahannya,"Jangan pergi kumohon...."
Khan mendekat,"Aku tidak akan kemana2.Aku bersamamu.Aku akan menjagamu.Itu janjiku."
Angel menarik selimut disebelahnya,"Tidurlah juga disini."
Angel bahkan mendekat pada Khan dan meraih tangan suaminya,"Terima kasih selalu ada untukku dan berada di sampingku apalagi di masa2 sulit.Pertama saat pernikahanku dengan Rio batal.Lalu kini kau sampai menentang mamamu demi aku.Khan ....aku sungguh tersentuh oleh semua itu."
Khan meraih sang isteri agar merapat padanya,"Kau tahu aku selalu bersaing dengan Rio sejak SMA.Kami selalu berlawanan."
Tbc
Part 32***WINDOW SELA***ROMANSA ANGEL KHAN
Be grateful....
Malam itu Khan menceritakan bahwa awalnya ia hanya ingin mengalahkan Rio sehingga ia tertarik pada Angel,"Kau tahu semakin aku melihatmu dan bagaimana Rio memandangmu,aku tahu bahwa kau sangat berarti baginya.Selama ini dia selalu apa yang kuinginkan,tapi saat ia melepaskanmu aku tahu aku harus mendapatkanmu karena jelas sekali betapa ia begitu berat melepaskanmu.Aku tahu ia hanya menunggu saatnya untuk mendapatkanmu kembali.Namun makin aku mengenalmu aku sadar bahwa aku telah jatuh hati padamu....aku harap kau mau membuka hatimu untukku...Aku tahu itu butuh waktu tapi aku akan menunggu..."
Angel berkata,"Untuk apa menunggu?Aku adalah milikmu.Selamanya..."
Khan terpana,"Maksudmu?"
Angel mengangguk sambil merona.Malam itu menjadi malam pertama mereka.Angel berjanji,'Mulai kini aku akan memberikan diriku untuk mencintaimu,Miller.'
Perjalanan mereka ke Jepang bahkan menjadi honey moon.Miller sangat bahagia.Beda dengan Rio yang merasa terpaksa menikahi Ariel,hari2nya dipenuhi kelelahan.Ariel bagai ratu dirumah,"Aku ingin makan bubur kacang hijau bukan ketan hitam.Gimana sih?Mending aku pesen online daripada kamu yang beliin.Buang saja nih!!"
Rio memandang isterinya yang tengah hamil itu,'Ya ampun udah susah2 beliin,antri lagi.Eh dibuang ke tembok.Bikin kotor aja.Aku capek banget.Aku jadi kangen dengan Angel.Biasanya dia selalu bawain aku makanan kesukaanku.Dosa apa yang telah kulakukan sehingga aku mendapat isteri manja seperti ini.Begitu bayi itu lahir,aku akan menceraikan Ariel.Aku tersiksa hidup bersamanya.Aku yakin Angel jauh lebih pantas menjadi ibu bagi anakkku daripada Ariel.Bodohnya aku telah membuang permata yang telah kupegang.Aku akan merebut Angel dari Miller.Dia itu tak akan bisa membahagiakan Angel.Angel pasti tidak bahagia bersamanya.'
Namun dugaan Rio salah karena Angel tengah jatuh hati pada Miller.Apalagi sejak Miller memilih tinggal di apartemennya.Angel menikmati kembali dunia menulisnya.Bila siang sang suami akan datang dan mereka makan siang bersama,"Masak apa buatku kali ini My Angel?"
Angel tersenyum dipeluk sang suami,"Ehm...masak gudeg ala Yogya.Aku tahu kamu suka kan?"
Bersambung..

Part 33***WINDOW SELA***ROMANSA ANGEL KHAN
Heart Revolution....
Miller malah berkata,"Gudegnya masih kalah manis...sama kamu he..he.."
Angel tersipu,"Bisa aja deh kamu Mas..."
Miller terpana dipanggil begitu sampai melongo,"Kamu panggil apa barusan ke aku?"
Angel malah heran,"Mas...emang kenapa?"
Miller meraih jemari isterinya,"Apa itu artinya aku bukan orang asing bagimu lagi?"
Angel menggeleng,'Kasihan Khan...dia layak dicintai.Dan sepertinya aku telah jatuh hati padanya.'
Orang tua Khan meminta Khan kembali ke rumah namun Khan tidak mau jika tidak bersama Angel.Angel membujuk suaminya,"Mas sebaiknya kembali ke rumah.Kasihan orang tua Mas...Temuilah mereka."
Khan menurut dan datang menemui orang tuanya.Sementara itu Rio melihat Angel di swalayan,'Aku akan mengikuti Angel.Kudengar dia sudah tidak tinggal di rumah orang tua Miller.Ini pertanda bahwa ada masalah dalam rumah tangganya.Miller kan anak tunggal,harusnya dia tinggal dengan orang tuanya.Tapi malah pergi dari rumah.Ini akan menjadi senjata bagiku kembali dalam hidup Angel nanti.'
Rio mengikuti Angel sampai ke apartemen,'Ini pasti apartemen Miller.Angel terlihat bersinar wajahnya.Apakah dia sudah jatuh hati pada Miller?'
Rio ingin sekali menemui Angel namun ia mengurungkan niatnya,'Jika aku menemuinya sekarang yang ada dia pasti masih kecewa sama aku.Sebaiknya aku bersabar sampai anakku lahir baru aku akan memintanya menjadi ibu bagi anakku.'
Angel melihat ke arah parkiran mobil,'Seperti ada yang mengikuti aku deh..aku jadi serem.Sebaiknya aku telpon Khan saja.'
Khan berhasil membujuk orang tuanya agar menerima Angel.Bersambung...

Part 34***WINDOW SELA***ROMANSA ANGEL KHAN
None Like You...
Miller senang orang tuanya bersedia menerima Angel apa adanya.Mereka juga tidak menghalangi jika Angel kembali menjadi penulis.Namun Angel berjanji bahwa ia akan tetap memprioritaskan keluarga daripada pekerjaannya.Apalagi kondisi mama Miller sedang sakit2an,membuat Angel makin memperhatikan mertuanya itu,"Mama sudah kubuatkan oaker.Ini makanan yang sehat.Angel suapi ya?"
Perhatian Angel membuat mamanya Miller tersentuh dan malah jadi sayang dengan Angel,"Maafkan mama ya Sayang selama ini mama pikir kamu ga pantes dapetin Miller.Ternyata kamu menantu yang baik."
Angel juga disegani di kantornya Miller.Para karyawan sudah hafal bila jam makan siang,boss mereka pasti memilih pulang,"Maaf sekarang jam makan siang dan Pak Miller tidak ditempat.Nanti saja setelah jam makan siang silakan datang kembali.Kira2 jam 2 mungkin Pak Miller sudah datang."
Bila sudah di rumah,Miller memang suka lupa waktu.Rio yang memata2i kehidupan rumah tangga Angel dan Miller kesal bila Miller selalu muncul saat ia hendak menemui Angel,'Sial!Kenapa Miller malah pulang jam segini?Kenapa dia ga makan siang diluar malah pulang ke rumah?'
Melihat sang suami datang,Angel segera menghambur ke pelukan Miller,"Hari ini aku masak sop jamur merang kesukaan kamu."
Miller senang dengan perhatian isterinya,"Katanya susah nyari jamur merang?Kok dapat?"
Angel menarik tangan Miller,"Aku pesan jauh2 hari sama penjualnya.Mama juga suka lho.Aku sudah suapi tadi."
Miller meraih tangan isterinya,"Sayang,kamu ga capek ngurusin mama aku?Kan sudah ada pelayan."
Angel menggandeng tangan suaminya,"Mama kamu itu mama aku juga.Orang tua itu bukan beban tapi kehormatan.Suatu kebahagiaan jika kita bisa berbakti pada mereka.Lagian papa kamu juga di rumah bantu aku jaga mama."
Mereka makan bersama dengan ceria sedangkan Rio bete menunggu diluar rumah,'Lama benar Khan didalam.Sudah jam dua lebih belum cabut2 juga tuh orang.Aku sampai kering nunggu di sini.'
Hp Rio bunyi,"Yank,kemana saja sih?Katanya mau beliin aku sea food?Lama bener beli makanan aja?Mending beli via online malah dah sampai.Buruan!!"
Rio akhirnya bergegas pergi,'Dasar Ariel rebek banget.'Tbc....

PART 35***ROMANSA ANGEL KHAN
Stand on rock...
Tibalah hari Ariel melahirkan,ia sangat kesusahan dan kehabisan banyak darah.Kala disuruh memilih mempertahankan anak atau isterinya,Rio memilih mempertahankan anaknya.Ariel kecewa,"Kau tak pernah mencintaiku bahkan sampai saat terakhirku."
Ariel sebenarnya bisa selamat andai memiliki semangat hidup namun kekecewaan membuatnya sedih dan akhirnya meninggal.Tapi sebelum meninggal ia berkata,"Aku tak rela melihatmu kembali pada Angel.Berjanjilah padaku kau tak akan kembali padanya."
Namun Rio tak mau berjanji,"Sejak awal kaulah yang memulai kekacauan ini.Aku yakin Angel akan menjadi ibu yang baik bagi anak kita.Dia orang yang sangat penyayang.Kau tak bisa mengatur hidupku lagi.Pergilah dengan tenang."
Rio bagai terbebas dari belenggu.
Bersambung....

Part 36***ROMANSA ANGEL KHAN
Free Way....
Angel bersiap menemani tantenya Miller mengunjungi kerabat yang baru saja melahirkan.Tante Mita berkata,"Kamu mewakili mamanya Miller yang sedang tak bisa bepergian.Cuma bentar kok."
Melihat bayi lucu dan menggemaskan digendongan kerabatnya,Angel jadi membayangkan dirinya yang ada di posisi itu dan Miller begitu bahagia didekatnya.Mita menyenggol bahunya,"Kamu melamunkan apa senyum2 sendiri?"
Angel tersenyum,"Gpp Tante.Hanya gemas saja melihat bayi mungil itu.Saya boleh menggendongnya tidak?"
Ibu sang bayi membolehkan,"Tentu saja Angel.Kelak kamu juga akan jadi ibu.Bahkan kamulah yang akan melahirkan penerus bisnis keluarga Khan.Kau harus jaga diri kamu baik2.Belum ada setahun kan menikahnya?"
Angel mrnggendong bayi itu,"Iya belum ada setahun."
Angel menghitung dalam hati,'Malah baru beberapa bulan ini aku benar2 menjadi Nyonya Angel-Khan.'
Miller menelpon,"Kamu dimana My Angel?Aku ke rumah kamu ga ada."
Angel melihat jam,"Bukannya ini belum jam makan siang kok sudah pulang tumben?Mama gpp kan?Tadi aku titip ke perawat baik2 saja tuh."
Miller tersenyum,"Hey stop jadi panik okay?Mama baik kok.Sedang tidur malah.Kamu pergi sama Tante Mita ya?Buruan pulang ya?Dimana sih RS nya biar aku jemput."
Mita tersenyum ga sengaja nguping,"Pasti Miller ya...hmm...biar Tante yang bicara."
Bersambung....



Part 37***WINDOW SELA***ROMANSA ANGEL KHAN
Seeing....
Tantenya Miller menggoda keponakannya,"Biasanya kamu ini paling gila kerja,Miller.Kenapa sekarang kamu udah di rumah hmm?"
Ia melirik ke Angel yang bersiap untuk pulang,"Pasti karena Angel bukan?Kamu benar2 mencintainya ....akhirnya Tante melihat hari ini tiba.."
Miller melangkah menuju mobilnya siap menjemput sang isteri,"Hari apa Tante?"
Mita meraih tasnya,"Hari dimana kau jatuh cinta dan lupa akan pekerjaan...ternyata tak ada yang mustahil di dunia ini."
Miller tersenyum,"Tante benar...Angel telah memberi warna dalam hidupku.Tolong jaga bidadariku Tante ....aku akan segera datang.RS Harapan Utama kan?"
Di RS yang sama Rio mengurus kepulangan bayinya,didekat ruang kasir ia melihat Angel,'Itu kan Angel?Apa dia tahu soal meninggalnya Ariel?Dia semakin cantik saja.Wajahnya makin bersinar.Aku harus bicara dengannya.Ia akan iba melihat bayiku tak punya ibu.'
Langkah Rio menuju Angel,'Ayo lihat kemari Angel.Aku di sini.Akulah destiny hidupmu.Aku akan kembali padamu.'
Rio senang karena Angel benar2 memandang ke arah ia berada,'Dia tersenyum...matanya berbinar...dia pasti senang melihatku...Angel aku datang!'
Namun Rio terhenti langkahnya kala Angel tidak memanggil namanya,"Khan!!"
Rio segera memakai maskernya dan memandang dari tempat tersembunyi bagaimana wanita yang ia cintai memeluk mesra pria lain dan yang lebih membuat ia kesal karena Angel bersandar manja dilengan pria itu,'Ini tidak mungkin!Angel tidak mencintai Miller.Dia menikah demi kehormatan orang tuanya.Bukan atas dasar cinta.Tapi mengapa ia terlihat nyaman dengan Miller?'
Rio terus memperhatikan keduanya dari jauh,'Tidak mungkin Angel berubah secepat ini.Apakah dia sudah melupakanku?Melupakan cinta kami?Tidak mungkin...hujan sehari menghapus kemarau setahun.Aku harus memastikan semuanya.'
Rio memandang Angel dan Miller yang bergandengan tangan menuju tempat parkir RS,'Miller kau tak mungkin sungguh2 mencintai Angel.Kau hanya ingin menunjukkan padaku bahwa kau sudah menang.Aku akan membuatmu berpisah dari Angel.Susah payah aku menyingkirkan Ariel.Untung tidak ada yang curiga bahwa aku sengaja mengulur waktu operasi Ariel...'
Tbc...

Part 38***ROMANSA ANGEL KHAN
Faithfull...
Rio berusaha mengambil kembali hati Angel dengan mengirimkan bunga secara misterius.Angel yang mengira bunga itu dari suaminya tersenyum sembari mencium harumnya,'Miller ternyata romantis juga.Dibalik wajah seriusnya ternyata dia sangat lembut.Aku balas dengan kejutan juga ah...aku akan ke kantornya bawa masakan kesukaannya.'
Namun kala mencium bau bunga itu Angel malah merasa mual,'Kenapa aku malah ingin muntah ya.Padahal aku ga makan aneh2 dari pagi.'
Perawat ibu mertuanya melihat Angel muntah2,"Mbak Angel sebaiknya periksa ke dokter saja.Siapa tahu mbak Angel mungkin sedang ...."
Angel terpana,'Astaga...benarkah aku sedang...benar aku harus periksa.'
Ia berpesan pada perawat itu,"Mbak tolong jaga ibu ya.Saya mau ke dokter sebentar.Juga jangan beritahukan siapa2 kalau saya tadi muntah2.Saya mau memastikan dulu secara medis."
Perawatnya mengangguk,'Saya yakin mbak Angel pasti hamil.Mas Miller kan cinta banget sama mbak Angel.Pulang aja yang dicari pasti mbak Angel.Mereka serasi banget.'
Kevin datang menemui kakaknya,"Mbak mau kemana?Aku mau nganter undangan pembukaan cafe aku.Datang ya sama kakak ganteng?"
Angel malah minta diantar adiknya itu ke RS,"Pasti kakak datang.Oh ya antar kakak ya.Temeni kakak...udah lama kita ga hang out bareng.Kabar rumah gimana?Kakak mau cerita banyak nih."
Kevin melihat rona bahagia menghiasi wajah kakaknya,"Yuk!Aku juga ingin tahu kabar kakak.Oh ya kakak ganteng sepertinya memang sangat baik.Dia bukan hanya memberi aku support membuka usaha cafe tapi juga membuat kakak aku bahagia.Ga salah kan pilihan aku?"
Memang sejak awal Kevin lebih mendukung Angel dengan Miller daripada dengan Rio.Angel naik ke mobil adiknya,"Kamu memang selalu benar.Bakat jadi cenayang kayaknya.He..he..."
Kevin mendengarkan kakaknya cerita soal Miller,'Wajahnya sampai merona gitu cerita soal Kakak ganteng.Sepertinya kak Angel dah jatuh hati beneran nih sama kakak ganteng.Bagus deh...aku seneng kalau kakak akhirnya bisa melupakan kak Rio.'
Kala diperiksa dokter,Angel bertanya,"Bagaimana Dok?"
Dokter tersenyum.Sementara itu Rio mengikuti Angel dari belakang,"Ngapain Angel ke RS?Sakit apa dia?"
Bersambung...............


Part 39***ROMANSA ANGEL KHAN
His plan....
(Miller pov)
Entah berapa kali aku mencoba menelpon Angel tapi ada saja halangan.Rapatlah,ada tamulah,inilah itulah.Terakhir malah hpku jatuh.Aduh...aku jadi makin galau.Ga tenang sepanjang rapat.Kenapa aku merasa aneh ya?Aku ingin segera pulang.Aku ingin bertemu Angel.Kenapa saat aku bisa menelpon hp Angel yang tak bisa kuhubungi.Ini ga biasanya,akhirnya aku telpon rumah,"Apa?Angel ga dirumah?Kemana?Sama pria?Angel ga sehat juga?"
Langsung aku cabut dari ruang meeting,"Maaf,rapatnya kita lanjut besok.Saya ada urusan mendesak."
Walau aku tahu wajah para stafku penuh tanya tapi mereka sudah bisa menebak alasan penundaanku.Dengan bergegas aku menuju parkiran.Namun ada mobil yang menghalangi mobilku.Akupun turun dari mobil,kuhampiri pria bertopi yang mobilnya menghalangi jalanku,"Mas,tolong mobilnya...ughhh..hhz.."
Sesuatu tiba2 menusuk perutku,dan nyeri menyeruak di perutku.Aku reflek memegangi perutku,astaga...darah...dan terus mengucur membasahi lantai yang kupijak.Aku terhuyung,pria itu mendorongku dan masuk ke dalam mobilnya.Aku tidak bisa melihat dengan jelas karena pandanganku sendiri mulai nanar.Jika aku paksakan mengejar aku akan semakin kehilangan darah.Aku tergeletak dan gelap semuanya.Bersambung....

Part 40***ROMANSA ANGEL KHAN
Arise ....
(Kevin pov)
Aku ngantar kak Angel ke dokter.Dokter memberi kabar baik,"Nyonya Angel selamat ya...Anda positif hamil."
Wah aku bakal jadi om nih.Punya keponakan.Wajah kak Angel juga nampak sangat bahagia,"Kevin,aku hamil...mana hp kakak,kakak mau kasih tahu kakak ipar kamu."
Aku memang yang simpan hp kakak,namun saat kuberikan hp itu malah bunyi,"Pas banget kak...kakak ganteng telpon nih.Tahu aja kalau lagi diomongin.Umurnya panjang kayaknya..."
Kak Angel segera menerimanya,"Mas,aku ada..."
Perkataan kakak tiba2 terhenti,malah kemudian wajahnya nampak panik,"Apa??!!Suami saya masuk RS?!"
Aku jadi cemas,"Ada apa kak?Apa yang terjadi sama Kak Miller?"
Kak Angel nampak gemetar bahkan hampir saja hpnya jatuh,untung segera kutangkap,"Ada yang menusuk suami kakak Vin....Ayo kita ke RS Medica.Cepat Vin!!"
Aku bisa melihat ketakutan di wajah kakakku,"Kakak pelan2 jalannya.Ingat kondisi kakak!Kakak sedang hamil sekarang.Anaknya kak Miller."
Kak Angel mengusap perutnya dan menarik nafas dalam2,"Kakak takut Vin...kakak tak mau kehilangan suami kakak.Kami baru saja bahagia.Tapi kemalangan selalu saja datang..."
Aku pegang bahu kakakku,aku tahu bagaimana beratnya kehidupan kakak sejak Kak Rio membatalkan rencana pernikahan mereka,"Kemalangan boleh datang untuk menguji hati kita.Kakak harus kuat,harus tegar,demi keluarga kakak,demi suami kakak dan terutama buat bayi dalam kandungan kakak sekarang.Mereka semua butuh kakak...Kevin janji akan membantu kakak...kakak berdoa saja jangan panik.Okay?Kak Miller itu orang baik,Tuhan akan menjaga dia."
Kak Angel lebih tenang meski aku tahu hatinya masih penuh kecemasan namun aku janji akan menemani kakakku ini melewati apapun.Setelah semua penderitaan yang diberikan kak Rio padanya,kakakku layak untuk bahagia.Tapi siapa ya yang mencoba mencelakai kak Miller?Kak Miller itu orang yang baik.Saingan bisniskah pelakunya?Tapi nekad amat ya orangnya?Aku jadi ingin menyelidiki masalah ini.Bersambung....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar