Eps 25 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN
↑↑↑↑ JALAN Lain Ke Hatimu.... ↑•NAMUN KU BERJANJI KU KAN TETAP ADA DI DEPANMU.... Evi menutup telponnya dengan Irwan.Irwan mengabari kalau dia ada rapat closing Audit Eksternal jadi akan telat pulangnya.Evi senyum2 mengingatnya,'Irwan memperlakukanku seakan2 aku ini isterinya.Apa2 selalu laporan sama aku.Sikapnya ini membuat hatiku hangat.Seakan aku ini penting banget bagi dia.Pak CEO...Pak CEO...'
Tak lama kemudian mobil yang jemput Evi tiba.Sebuah mobil warna hitam metalik.Sopirnya gondrong dan berpakaian rapi hitam2.Reza heran melihatnya,'Sepertinya aku pernah lihat dia.Tapi dimana ya?' Evi masuk ke dalam mobil.Ia tidak duduk depan tapi tengah.Kalau sama Irwan,ia baru duduk depan.
Mobil bergerak perlahan meninggalkan area RS.Reza segera mengikuti dalam jarak aman.Dihafalnya plat mobilnya.Ia kian kepo kala mobil itu berhenti di depan sebuah rumah nan megah.Pengamanannyapun ketat.Tak lama gerbang dibuka dan mobilpun masuklah.Reza celingukan nyari orang yang bisa ditanyai seputar pemilik rumah megah itu.Seorang tukang becak akhirnya ia tanyai,"Pak,tahu ga itu rumah siapa ya?"
Tukang becaknya jawab,"Oh itu,milik boss besar mas,Bossnya Asian Group.Wah mas itu Boss kaya banget lho.Mobilnya aja kayak showroom.Banyak banget.Padahal orangnya masih muda lho.Seumuran mas lah."
Reza berterima kasih lalu memandang sayu ke arah rumah megah itu,'Ternyata Evi kerja sama Irwan diluar jam resto.Sejak kapan ya mereka kenal?Masak sejak kejadian di resto dulu?Kayaknya ga deh.Kayaknya jauh sebelum itu deh.Kenapa sih Vi kamu sembunyiin ini dari aku?Apa bener kata Intan ya kamu dah keblinger ama uang?Aku kecewa Vi sama kamu.Aku jadi penasaran.Kok kamu jadi berubah sih Vi?Aku kayak ga kenal lagi sama kamu deh Vi.Kamu berubah.Ga seperti awal jumpa dulu.'
↑● KUTAK INGIN PENANTIANKU TIADA BERAKHIR DAN TERUS TERSIKSA DI SINI...
Reza sedih namun tak mungkin dia main masuk saja.Pasti bakal memicu konflik dengan Evi.Bukannya dia yang ga mau putus?Kini ia tahu alasan Evi minta putus.Walau ia tahu kenyataan seperti ini namun ia masih tak rela melepas Evi.Reza memakai helmnya,'Aku tak akan menyerah Vi.Meski kau minta putus,aku akan lakukan apapun agar kau tetap bersamaku.Kurasa aku perlu bicara empat mata dengan CEO Asian Group itu.
Man to man.Aku akan minta dia menjauhi Evi.Ya...aku akan hadapi dia face to face.Enak aja mentang2 kaya terus nyerobot pacar orang?!Tapi aku juga ga boleh gegabah soalnya dia punya saham di resto Rosalina.Aku harus main smart.'
Man to man.Aku akan minta dia menjauhi Evi.Ya...aku akan hadapi dia face to face.Enak aja mentang2 kaya terus nyerobot pacar orang?!Tapi aku juga ga boleh gegabah soalnya dia punya saham di resto Rosalina.Aku harus main smart.'
Reza memutuskan pulang dan tak melabrak Evi langsung.Ia mau memenangkan hati Evi.Ia mau membuka mata Evi bahwa dialah yang terbaik bagi Evi.Reza mau menyelidiki kehidupan Irwan.Mencari titik lemah dia dan menjadikan itu sebagai senjata untuk menjauhkan dia dari Evi.Reza pulang dengan penuh rencana dalam hatinya.
↑■KUKAN TERUS MENCOBA TUK TETAP DI SINI....( Kantor Asian Group )
Irwan resah kala meeting closing audit eksternal.Walau temuannya minor namun ia merasa kinerja jajaran management menurun.Namun ia tak mau marah2 didepan pihak luar maka ia menahan diri.Sampai akhirnya meeting selesai dan tinggal ia dan Adi didalam ruangan rapat.
Adi melihat wajah sohibnya kayak kertas kucel,"Wan,kamu biasanya semangat kalau mau pulang kenapa masih disini?"
Adi melihat wajah sohibnya kayak kertas kucel,"Wan,kamu biasanya semangat kalau mau pulang kenapa masih disini?"
Irwan mematikan laptopnya,"Aku kecewa dengan performa tim akhir2 ini.Bukankah harusnya kita lebih baik dari tahun kemarin tapi apa?Lihat temuan di tiap departement!Apa mereka lupa kalau bekerja itu harus sesuai prosedur.Masak hal kelengkapan data saja masih ada temuan.Apa2an ini!!"
Adi mengambilkan Irwan minum air putih,"Sabar Bro!Jangan emosi jiwa dulu.Audit kali ini kan integrasi jadi mungkin mereka masih adaptasi.Sebaiknya kamu tenang Bro.Kamu kan ga boleh stres.Gimana sih?Apa perlu kupanggil wanita resto itu kemari?He..he.."
Irwan tersenyum kala Adi menyinggung soal Evi.Tahu aja sohibnya itu soal balikin mood dia.
Irwan jadi kangen ama masakan Evi,"Aku pulang aja.Mau makan enak sambil memandang wajah cantik chefku.He..he.."
↑◇ BERBAGI MASA MUDA DAN TERUS MENJADI BINTANG YANG TERTINGGI...
Irwan mengambil jasnya dan melangkah bersama Adi menuju parkiran.Irwan menelpon Evi,"Hello Nyonya..."
Evi sudah hampir selesai masak kala hpnya bunyi,ia tersenyum kala tahu siapa yang nelpon.
Apalagi kala dengar sapaan pertama yang khas Irwan banget,"Hello...Pak CEO julit..kapan pulang?"
Irwan seneng banget,"Kangen ya sama aku?Cie..."
Evi jadi tersipu,"Irwan kambuh deh julitnya...Ini masakannya dah mau matang.Kamu kan ga boleh telat makan?"
Irwan mesem,"Perhatian banget sih....makasih.Ini dah otw pulang kok.Meetingnya dah kelar.Nih dah dalam mobil."
Evi lega mendengarnya,"Ya udah hati2 nyetirnya ya?Jangan mikir macem2.Perhatiin jalan baik2.Pakai sopir aja gimana?"
Irwan sumringah,"Iya Nyonya...He...he.."
Evi masih senyum2 bahkan kala Irwan dah nutup telponnya.
Toto yang mengambil minum sampai heran,"Kok senyum2 Non?Pasti habis telpon2an sama Boss ya?Iya kan?Sweet...sweet!"
Evi jadi salting,"Mas Toto ah godain saya.Saya mah orang kecil mas,mana berani meraih bintang di langit.Bintangnya tinggi lagi."
Toto malah nyindir,"Kalau bintangnya milih jatuh ke pangkuan mb gimana?"
Evi makin merona,"Ah mas Toto nyindir terus deh.Saya mau lanjut masak aja.Keburu Boss mas datang."
↑♧TAK AKAN KURAPUH DITERPA SINDIR MANIS BIBIRMU....
Toto masih nyindir juga,"Boss saya kan juga Boss Non he..he..atau sudah ga hubungan kerja lagi kali...tapi hubungan ehem...ehem..."
Evi menutup telinganya,"Udah...udah...jangan godain terus."
Toto lalu ngacir pergi sambil ketawa,"Ha..ha..kena deh."
Evi tak bisa memungkiri kalau hatinya hepi banget Irwan mau sampai ke rumah.Ia menyiapkan semua dengan detil dan seksama.Ekselent pokoknya.Ia menatap langit dan seketika terlukis wajah Irwan disana tersenyum padanya,"Hello Nyonya!"
Evi jadi tersenyum,'Wan...cepet pulang ya..Aku ingin melihat wajahmu...'
↑♣ BIAR CAHAYAKU YANG TETAP JADI SIMPUL LIDAHMU....
Melihat Evi membelakanginya,Irwan kambuh julitnya.Ditutupnya mata Evi dengan kedua tangannya,Evi kaget namun ia hafal bau parfum Irwan.Evi segera meraih tangan Irwan,"Kamu sudah pulang,Wan?"
Irwan heran,"Kok tahu sih kalau ini aku?"
Evi berbalik dan melihat pria yang ia rindukan berdiri dengan wajah keheranan,"Jelas tahulah.Kan cuma kamu yang berani usil dan julit sama aku."Irwan tersenyum,"Pacar kamu?"
Evi jadi hilang senyumnya,"Dia orangnya serius ga suka bercanda."
Irwan melihat hidangan di meja,"Hmm...harum nian.Aku cicipi ya?Hmm...yummi.Perfecto!"
Evi mendekat,"Biasanya kamu mandi dulu baru makan?Kelaparan ya?"
Irwan mencium lengannya,"Aku bau ya?Oke deh aku mandi dulu.Mandi bebek aja.."
Evi ngekek,"Masak CEO mandi bebek?Ntar ga ada cewek deket lho."
Irwan malah mencicipi lagi makanan di meja,"Yang penting kamu tetep mau kan deket aku?He..he.."
Irwan melangkah ke kamarnya di lantai atas.Sekalipun Evi belum pernah ke menginjakkan kaki ke sana.Kayak apa ya kamar Irwan?Kepo...
↑▲MENYELAMATKANMU DARI KEHANCURAN YANG TIADA BERAKHIR...
Irwan beneran mandi bebek.Mandi sama mainan bebek2an maksudnya.He he...ngarang.Emang Dim2 mandi ama bebek2an?Ayak..ayak ae.Irwan lupa dengan bete soal kerjaan kala melihat Evi.Ia memakai kaos berkrah dan celana jeans.Santai tapi sopan.Evi terpesona melihatnya menuruni tangga sambil menerima telpon dari Adi,"Apa sih Di?Baru juga tadi ketemu kan?Masak dah nelpon lagi?Ada masalah apa?"
Evi menatap tak berkedip,'Ganteng banget sih.Kayak bukan CEO deh...Ya ampun kenapa jantungku ga karuan gini ya?'
Adi jawab,"Sorry Bro aku lupa ngasih tahu soal tanah yang mau kita beli di daerah pinggiran itu?"
Irwan duduk didepan Evi,"Kenapa lagi tanah itu?Apa belum deal juga?Departemen legal gimana sih kerjanya?"
Adi menerangkan,"Gini Bro.Yang punya tanah itu orangnya kolot.Pasangan lanjut usia yang kolot banget.Mereka nolak jual tanah itu kalau kamu ga kesana sendiri."
Irwan heran,"Apa?!" Adi malah nambahi,"Masih ada lagi Bro.Mereka maunya kamu datang sama isteri kamu.Calon isterilah paling ga.Kalau kamu masih status jomblo mereka ga mau jual."
Irwan heran,"Apa?!" Adi malah nambahi,"Masih ada lagi Bro.Mereka maunya kamu datang sama isteri kamu.Calon isterilah paling ga.Kalau kamu masih status jomblo mereka ga mau jual."
Irwan geleng2 kepala,"Di!Kamu serius nih??!Ga bercanda kan?"
Evi jadi heran juga lihat Irwan bicara agak tinggi nadanya,'Kenapa Irwan ya?Kayaknya ada masalah nih sama kerjaan.Ya ampun ga gampang ya jadi Boss itu...'
Irwan melihat Evi menantinya jadi ga enak dia,"Udah Di.Besok aja kita bicara lagi.Bikin pusing aja deh kamu nih."
Adi malah punya ide,"Kenapa kamu ga kesana sama chef kamu Wan?Mereka pasti mikir kamu sama calon kamu.Selesai kan?"
Irwan malah jadi menatap Evi,Evi jadi curiga,'Irwan kok natap aku gitu amat ya?'
Irwan mengakhiri pembicaraan,"Akan kupertimbangkan ide gilamu Di.Tapi kayaknya oke juga tuh ide....he..he.."
Irwan menutup hpnya dan mulai makan,tentunya berdoa dulu.Biar makanannya bikin sehat ga bikin sakit.Emang ada makanan bikin sakit?Ada.Makanan basi,beracun,kadaluarsa dll.Weleh...
Irwan minta Evi juga makan bareng dia,"Kamu belum makan juga kan?Makan bareng yuk..."
Evi terharu diperhatikan,"Kamu tahu aja aku belum makan?"
Irwan memandangnya,"Aku denger suara cacing2 di perut kamu demo...he..he.."
Evi malah nyubit lengan Irwan,"Iih...makan kok ngomongin cacing sih?"
Irwan tersenyum,"Maaf Nyonya..."
Evi kini yang gantian senyum,"Nyonya...Nyonya ...aku ini kan pembantumu Wan...aku..."
Evi kaget kala Irwan menyentuhkan jarinya ke bibir Evi,"Stop!Kamu itu bukan pembantu.Kamu itu penolong aku.Kalau ga ada kamu mana mungkin aku makan dengan nikmat seperti sekarang.Berhenti memandang diri kamu rendah ok?Aku ga suka."
Evi mengangguk,Irwan mencubit hidung Evi,"Ayo lanjut makannya.Ini enak banget.Nikmat di mulut dan enak di perut he..he.."
Evi makan sambil menatap haru pada CEO muda itu,'Aku tuh selalu merasa berharga gitu kalau deket kamu Wan.Kalau bersamamu itu rasanya aku tuh aman banget.Kenapa hanya ke kamu ya aku merasa begitu?'
Irwan malah makan sambil mikir ide gila Adi,'Kira2 Evi mau ga ya kuajak menemui pasangan kolot itu?Gimana ngomongnya ya?Apa aku jujur aja ya?Kalau aku butuh bantuan dia.Tanah itu letaknya strategis banget dan pas seperti yang kuinginkan untuk pembuatan proyek baru namun sayang pemiliknya kolot.Mumpung ada kesempatan aku ngomong aja ah..'
Wah kira2 Evi mau ga ya bantu Irwan?***see you next eps***
Eps 26 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN
↓ DEBU-DEBU JALANAN CERBUNG X EPS 26 ↓↓↓↓↓ The Land = Tanah
Eps 26 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN
↓ DEBU-DEBU JALANAN CERBUNG X EPS 26 ↓↓↓↓↓ The Land = Tanah
↓↓¤ TERBAYANG WAJAHMU SAAT KAU ADA DI SAMPINGKU.....( Kamar Reza )
Reza sudah sampai di rumahnya.Ia punya area khusus di kamarnya dimana disitu ia biasa melukis.
Kanvas dan alat2 lukis ada disana.Ia memang punya rencana mau menjadi pelukis yang terkenal.Sebuah lukisan nampak belum selesai masih berupa sketsa di kanvasnya.Reza memandang semua hasil lukisannya,'Kapan ya aku memamerkan semua ini di lantai 4 gedung resto,kayaknya dah banyak nih.Namun beberapa lukisan kayaknya ga akan kujual deh soalnya lukisan tentang Evi.Ini Evi pas ceria saat turun dari tangga resto usai dikasih tahu soal job baru dia.Ini Evi pas ceria buka pintu masuk resto.Kalau ini aku ga tahu kenapa dia begitu ceria.Terus ini Evi yang bahagia saat mandang adiknya mendapat perawatan yang baik di RS.Tapi juga ada lukisan Evi pas sedih.
Ini wajah Evi saat aku ubah jam kerjanya jadi kerap shift siang jadi pulangnya malam bareng aku he..he..
Wajahnya sedih banget kayak orang menerawang gitu.Terus ini pas aku ngunjungi pertama dia di RS,dia galau banget.Wajahnya hopeless banget.Pasti dia lagi mikir biaya pengobatan adiknya kala itu.Ini ada juga Evi pas disuruh make over sama kak Ros aku kasih perbandingan wajah lama dia dan wajah baru dia.Namun wajah make overnya kok kalah cantik sama wajahnya kala buka pintu masuk resto dulu itu ya?Disitu dia senyumnya dari hati banget.Aku masih penasaran deh.Apa ya yang bikin dia sebahagia itu?Aku paling suka lukisan dia yang itu?Cerianya itu dari hati banget.Mungkin suatu saat akan kutunjukkan semua ini padanya dan akan kutanyakan soal lukisan yang ini padanya.Dia pasti surprise banget lihatnya.Perempuan mana yang ga klepek2 lihat dirinya dilukis
apalagi sama kekasihnya.Oh ya aku belum melukis foto dia sama aku.Soalnya kita jarang jalan lagi sih.Foto2 yang lama ga natural sih Evinya.Evi kayak orang terpaksa fotonya.Kayak dibuat2 aku ga suka.Aku suka sisi natural dia.Evi,Evi....lihat aja Vi akan kupamerkan nanti semua lukisanku ini.Aku yakin bakal ada yang mau beli.
Endah pasti beli deh.Kak Ros juga pasti beli.Dia kan sayang banget sama Evi.Wah aku mau melukis lagi saat Evi terima hp tadi pas jalan di pelataran RS tadi.Aku sempat lihat dia senyum manis banget tadi.Senyumnya benar2 manis.Kayak senyum kelegaan dan kebahagiaan jadi satu gitu deh.Kenapa sih ekspresi yang bagus gitu pasti pas ga ada aku scenenya.Sebel deh.'
Reza meraba lukisan wajah Evi,'Aku pingin melukis wajah Evi saat dia buka pintu dan lihat aku yang berdiri di hadapannya.Gimana ya ekspresinya?Apakah melonjak gembira,tertawa,senang atau kaget?He .he..'
Reza...Reza...lukisan itu sebenarnya sudah banyak bicara sama kamu soal hatinya Evi tapi kamu kok ga ngeh.Weleh....
↓◆ YANG SELALU TEMANI AKU DI SETIAP WAKTUKU....( Rumah Irwan )
Irwan nampak ragu2 mau ngomong sama Evi,matanya mencuri2 pandang gitu ke arah Evi.Evi jadi gemes lihatnya,"Wan,kamu kok gitu sih lihat aku?Apa ada kotoran di wajahku?"
Irwan menggeleng soalnya mulutnya penuh makanan.Evi ketawa melihatnya,"Ya udah dihabisin dulu
baru cerita ya.Awas kalau ga cerita!"
Irwan minum juice melonnya,"Oh ya Vi,aku pernah nyuruh Toto bawa pulang empon2 deh..Kunyit kayaknya.Kamu lihat ga?"
Evi melangkah ke area tempat ia menyimpan aneka bumbu dapur,"Ini?Kamu mau aku buatkan obat maag tradisional?"
Irwan mencuci tangannya di wastafel,"Emang bener itu bisa jadi obat maag?"
Evi mengiyakan,"Baiklah lain kali aku buatkan ya biar kamu sehat terus.Kok bisa ada kunyit sih di kantor kamu.Aku ingat pas ngantar makan siang ke kantormu aku lihat kunyit deh...jejer2 gitu di mejamu.Aku mau tanya tapi lupa soalnya...ga jadi ding."
Irwan mengelap tangannya dengan serbet bersih,"Kamu ingat janjimu ya?"
Evi menyesal hampir menyebut nama Shiha,entah kenapa bila ingat Irwan pernah punya rasa dengan wanita itu hatinya bagai disayat2 pisau dapur.Ai..ai...emang sayuran?Dirajang...
↓◆↓◆ KINI KAU TINGGALKAN AKU KINI KAU LUPAKAN AKU....( Kamar Shiha )
Shiha sibuk dandan mau pergi dia sama Mamanya ke rumah Tante Lina,ibunya Adi.Kata Mamanya,
Mamanya Irwan suka main ke sana.Meski gagal jadi besan namun Tante Lina memang sahabat terdekat Mamanya Irwan.Shiha memakai gaun hitam tanda ia ikut berduka atas meninggalnya Rita,adik Irwan,'Ada rahasia apa sih
antara Rita dan Mami Idayu?Kenapa bisa nekad gitu ya Rita?Aneh...'
Shiha lalu menyemprotkan parfum mahalnya,'Maminya Irwan kan paling suka wanita harum.Dia ga suka wanita yang ga tahu style.Aku harus meraih hatinya lagi.Moga aja dia belum ketemu sama pelayan resto itu,jadi aku bisa memberi masukan negatif seputar gadis rendahan itu.Dasar punguk merindukan bulan.Irwan itu milik aku!Milik Shiha seorang!'
Benarkah?....Kagak salah nih?....Bukannya Shiha yang ninggalin Irwan pas pesta pernikahan pula.
Itu apa ga namanya menjilat ludah sendiri ya?Amit...amit...
↓◇↓◇ SETELAH KAU DAPATKAN KEKASIH YANG BARU.... ( Rumah Adi )
Mas Idayu memang sedang main ke rumah Adi.Adi yang baru dari kantor kaget melihatnya,"Wah
Tante disini?Kok ga nemuin Irwan Tante?"
Lina menyenggol lengan putranya,"Adi,kamu kok datang2 ngomong gitu sih?Cepet minta maaf sama
Jeng Idayu!"
Adi minta maaf,"Maaf Tante Adi ga sopan.Jangan dimasukkan hati ya?"
Idayu malah menyuruh Adi duduk,"Sudah gpp.Sini Di.Ada yang mau Tante tanyakan sama kamu.Sini!"
Adi heran juga tapi nurut dia duduk di sebelah Mas Idayu.Wajah mamanya Irwan itu dah ga segarang dulu.Ada kelembutan sekarang terpancar disana,"Adi,Tante mau tanya ya.Jawab jujur ya?"
Adi garuk2 kepala,"Soal apa nih?Jadi penasaran deh.Soal Irwan ya?"
Idayu mengangguk,"Kamu tahu kekasih Irwan yang sekarang?"
Adi malah kaget,"Kekasih?Mantannya saya malah tahu tadi siang dia ke kantor Irwan,ngajak makan keluar gitu tapi Irwan malah pergi sama...."
Adi ga melanjutkan perkataannya,'Ups!Gawat!Aku nyerocos ga jelas deh.Bisa diamuk Irwan aku ntar kalau sampai mamanya tahu tentang chef baru Irwan.Gebetan Irwan he..he..'
Idayu kaget juga denger soal Shiha yang muncul di kantor Irwan namun ia ga tertarik lagi dengan
Shiha,ia malah penasaran dengan gadis yang dilihatnya bersama Irwan tadi siang.Idayu tersenyum melihat Adi menutup mulut dengan tangan,"Ga usah main rahasia sama Tante!Tante tahu kok Irwan pergi sama siapa tadi siang."
Adi makin melongo mendengarnya,"Tante kok bisa tahu soal karyawan Resto itu?"
Adi menepuk jidatnya,'Aduh!Malah aku yang bongkar rahasia Irwan...sorry Wan...mulutku ini kayak kran doll deh...'
Idayu malah senyum manis,"Oh gadis berkulit eksotis itu kerja di resto?Resto mana?"
Adi bagai kena hipnotis,"Resto Rosalina Tante..."
Lina malah jadi kepo,"Siapa sih Jeng kok kayaknya heboh gitu?"
Idayu jawab,"Kekasih baru Irwan jeng."
Kekasih yang dulu hilang kini telah kembali pulang.Kok malah nyanyi lagunya kangen band sih diajeng??
Baper soalnya...Lina dan Adi malah kaget mendengar pernyataan itu keluar dari mulut Idayu,wanita yang paling protektif dan selektif soal pasangan bagi Irwan.Adi terperangah dengan mata gede2,'Kekasih baru Irwan?
Perasaan Irwan belum deklarasi deh...kok mamanya sudah membuat status begitu ya?Wah kayaknya aku kurang update nih...masak sih Irwan dah jadian sama gadis resto itu?Awas nih sohib aku nih diam2 punya rahasia segudang rupanya.Ntar aku investigasi dia!'
Lina melongo karena pas Idayu bilang gitu pas Shiha datang sama Mamanya.Weleh....
↓■↓□ KAU TINGGALKAN LUKA DI HATIKU...
Idayu heran kala Lina memandang ke arah pintu dengan shock,"Ada siapa sih Jeng kok ekspresinya gitu amat?"
Lina berdiri menyambut tamunya,Idayu baru ngeh kala menengok ke arah pintu masuk,'Shiha?'
↓◆ KAU TINGGALKAN KENANGAN INDAH YANG TAK AKAN KULUPAKAN SELAMA HIDUPKU....
Shiha senang sekali melihat Idayu namun tidak demikian dengan Mas Idayu.Masih lekat di ingatannya bagaimana Irwan dipermalukan di hadapan banyak orang karena ia memaksa putranya menikah dengan Shiha.
Gadis yang ia pikir akan membuat martabat keluarganya kian terangkat namun malah sebaliknya.Ia takkan pernah lupa bagaimana Irwan jadi dingin sekali sejak itu.Seakan membuka kembali luka lama,Idayu segera mengambil tasnya dan malah pamitan,"Jeng Lin,saya pulang dulu.Saya mau istirahat saya capek.Makhlum baru tiba dari Malaysia masih belum fit staminanya.Adi,Tante permisi ya.Salam kangen buat Irwan.Sebenarnya Tante pingin bicara sama dia namun Tante mau cari waktu yang tepat dulu."
Lina dan Adi mengantar Idayu dengan keheranan,apalagi Shiha dan Mamanya,mereka mati gaya kala Idayu lewat tanpa menyapa.Shiha hendak memanggil tapi dicegah sama Mamanya,"Belum saat yang tepat Shiha.Biarkan dia tenang dulu."
Shiha kecewa gitu,"Tapi Ma..."
Lina dan Adi kemudian menyambut mereka.Mempersilahkan masuk.
↓•↓•MUNGKINKAH INI SEMUA JALAN KITA ...( Rumah Irwan )
Irwan mengambil sweaternya siap mau mengantar Evi pulang.Evi mencegahnya,"Ga usah ngantar aku Wan.Kamu kan pasti capek habis meeting lama.Kamu istirahat saja.Biar Mas Toto saja yang antar pulang."
Irwan malah ngeyel,"Mas Toto?Akrab bener kalian?Hayo ada apa antara kalian?Jadi curiga..."
↓◆↓◆ KAU DAN AKU TAK MUNGKIN BERSAMA....
Evi langsung mengibas2kan tangannya,"Ga ada apa2 kok Wan!Aku cuma menganggap Mas Toto sebagai kakak aku.Sebagai senior itu aja."
Toto malah panik,"Boss jangan salah paham dong sama saya.Saya ini cuma pagar tapi saya ga akan makan tanaman Boss.Janji!Lagian saya ini mana berani mengusik calon Nyonya Boss.Ya kan Boss?"
Irwan malah pura2 sedakep gitu sambil melirik Evi,Evi malah jadi salting,'Kok malah pada lihatin aku
semua sih?'
Evi malah ngacir ke pintu,"Aku pulang sendiri aja.Naik taxi!"
Toto langsung ngasih kode sama Irwan,"Wah calon Nyonya Boss ngambek tuh Boss.."
Irwan malah nginjak kaki Toto,"Kamu sih tahu dia dah punya pacar malah bilang calon Nyonya Boss ...aku kan jadi ga enak."
Toto mengaduh kesakitan,"Yeah Boss...nginjaknya kenceng amat!Saya kan cuma mau bantu Boss aja.Malah disalahin.Saya tahu kok memang Boss ada hati kan sama Non Evi?Ngaku aja..."
↓◇↓◇ SEMOGA ENGKAU KAN BAHAGIA BERSAMANYA....
Irwan salting,"Kamu ini tahu aja isi hati aku...dasar!"
Toto ketawa,"Ha..ha...Boss ketahuan...pacaran lagi he .he.."
Irwan segera mengejar Evi yang sudah tiba di gerbang,satpam ga mau membuka gerbang.
Evi kesal,"Saya mau keluar Pak.Masak ga boleh sih?"
Satpam malah berdiri dengan seramnya,"Tanpa ijin dari Boss saya ga berani buka gerbang.Ah itu Boss datang!Selamat malam Pak Irwan!"
Irwan mendekati Evi,"Selamat malam Pak.Terima kasih sudah mengikuti prosedur tidak mengijinkan Nona ini keluar.Saya suka kinerja Bapak!Lanjutkan!Soal Nona ini biar saya tangani."
Irwan menggandeng Evi menuju mobil,Evi malah manyun,"Ngapain sih pegang2 tangan aku?!"
Irwan berhenti dan memegangi perutnya "Aduh...perutku mules Vi..Ngejar kamu sih.Aduh..."
Wah Evi langsung panik sepanik2nya,"Wan...Jangan sakit dong...Irwan....kamu beneran sakit?Wan jangan bikin aku panik deh!"
Irwan bergaya pucat dan lemas gitu,"Iya nih mules banget.Kayaknya mau pingsan deh Vi..."
Wah Evi segera mendekat dan memapah Irwan,dipeluknya CEO muda itu dan dipapahnya menuju teras.
Benarkah Irwan sakit?***see you next eps***
Eps 27 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN
@/ DEBU-DEBU JALANAN|\|/ CERBUNG X EPS 27 9/ I Will Be With Thee|</ Aku Akan Bersamamu
@/ DEBU-DEBU JALANAN|\|/ CERBUNG X EPS 27 9/ I Will Be With Thee|</ Aku Akan Bersamamu
T/ I'VE LIED TO YOU - Aku telah berbohong padamu....( Teras Rumah Irwan )
Evi memapah Irwan ke kursi yang ada di teras rumah CEO muda itu,"Hati2!Nah duduk dulu.Biar kuambil obat.Oh iya obatnya di mobil kan?"
Evi bergegas menuju mobil,ia panik karena di mobil ga ada,"Kok ga ada sih?Mas Toto lihat obatnya ga?Mobil yang mana sih yang ada obatnya?Harusnya semua mobil dikasih persediaan obat dong!Aduh...dimana sih obatnya?"
Evi mengacak2 isi mobil tapi ga ada.Toto malah cengar-cengir melihat kepanikan Evi,'Panik amat Non Evi padahal Boss cuma akting tuh.Aku yakin yulikin.Tuh Boss aja mesam-mesem di sana.Dasar Boss emang paling julit deh.'
Evi memandang Toto dengan cemas,"Mas Toto kok malah ga bantuin nyari sih?Coba cek di mobil yang Jaguar atau Fortuner atau yang Alphard atau yang sedan kek...malah diem aja."
Toto keder juga,"Iya Non saya cari di mobil yang lain.Makhlum saya juga bingung soale mobilnya banyak banget."
Evi mendengar Irwan mengaduh,"Aduh!!Auuuw...aiih...perihnya.."
Evi segera mendekati Boss Muda itu,"Obatnya ga ketemu Wan.Kamu simpen dimana sih?Oh iya..
mending aku bikinkan kamu jamu tradisional aja ya.Kan di dapur ada kunyit.Iya kubikinkan itu aja."
|< / THE SAME WAY THAT I ALWAYS DO ~ Cara yang sama yang selalu kulakukan...
Evi hendak melangkah menuju dapur kala ia melihat Irwan memegangi perutnya sambil tertawa,"Ha...ha..."
Evi tahu kini Irwan ngerjain dia,ia langsung manyun gitu berdiri di depan Irwan,"Kamu bohong ya?"
Melihat Evi manyun Irwan mendekatinya,"Kamu lucu kalau panik he..he..."
Evi membuang muka ga mau lihat Irwan,'Aku tuh beneran panik tahu!Dasar Irwan selalu aja ngerjain aku.
Andai dia tahu betapa aku tuh dah mau nangis saking cemasnya.Kenapa sih suka julit gitu sama aku?'
Irwan mencoba memandang muka Evi tapi Evi malah menunduk,'Wah gawat nih!Kayaknya aku keterlaluan deh kali ini.Beneran marah dia.'
Irwan ga habis akal ia malah berlutut di depan Evi,"Vi,kamu marah ya?Please lihat aku dong.Maafkan aku ya?Please..."
Evi malah jadi terisak,"Kamu selalu bohongin aku...aku tuh beneran panik tahu...hiks.."
|_|/ THIS IS THE LAST SMILE - Ini adalah senyum terakhir (ku)....
Toto melihat Bossnya bersimpuh di hadapan Evi,'Wah Boss sampai berlutut gitu menghadapi
kemarahan Non Evi.Seorang CEO sampai merendahkan diri gitu ya,wow mahadaya cinta.'
Toto tersenyum melihatnya.Ia memilih diam di dalam mobil menanti kesudahan perkara.Weleh emang pengadilan?
|\| / THAT I'LL FAKE FOR THE SAKE OF BEING WITH YOU ~ Berpura2 agar bisa bersamamu....
Irwan meraih jemari Evi,"Ayolah Vi jangan marah dong.Jangan nangis ya kumohon.Aku ngaku salah deh..."
Evi malah air matanya netes di tangan Irwan,Irwan lalu berdiri dan meraih gadis itu dalam pelukannya.
Evi malah nangis di dada Irwan,"hu...hu..."
Irwan membiarkan Evi meluapkan kekesalan hatinya,"Aku heran deh Vi kamu kok malah nangis sih?
Harusnya kamu tuh mukul aku kek atau maki2 aku gitu...kok malah nangis sih?Aku kan jadi ikut sedih.."
Evi malah menyembunyikan wajahnya didada Irwan,seneng dia ndelik di sana.Weleh....
Evi malah nyandarin kepala dia di dada Irwan,'Tenteramnya dipeluk gini sama Irwan.Aku bisa dengar detak jantung dia.Perasaanku hangat sekali.Mana Irwan meluk aku erat lagi.Aduh...aku jadi malu.Ngumpet dulu ah disini.'
Malah main petak umpet ....
!/(EVERYTHING FALLS APART,EVEN THE PEOPLE WHO NEVER FROWN EVENTUALLY BREAK DOWN )
~Semuanya berantakan,bahkan orang yang tidak pernah cemberut akhirnya terpecah....
Irwan mengajak Evi duduk,"Jangan nangis lagi ya?Aku mau lihat kamu senyum bukan nangis.."
Evi masih meluk Irwan gitu,"Kamu yang bikin nangis...pokoknya kamu ga boleh bohong atau main sandiwara lagi sama aku.Aku ga suka."
Irwan membelai kepala Evi yang nyandar di bahu dia,"Iya...janji Nyonya.Ga akan bohong lagi,ga akan akting lagi.Kalau aku bohong biar aku...."
Belum sampai Irwan ngomong Evi dah nutup mulut dia dengan tangannya,"Stop!Ga boleh bicara hal buruk tentang diri sendiri.Ga baik!"
Irwan cuma manggut2 lha mau ngomong juga ga bisa lha ditutup ama tangan Evi mulutnya.Syukurin!
Irwan senang bisa lihat Evi senyum lagi,'Manisnya tuh senyum.Coba aja belum ada yang punya.Udah kunyatain cinta sekarang.'
Evi senyum karena lihat mata Irwan yang gede2 menatap ke arahnya,'Matanya lucu.Ga bisa ngomong gini ekspresinya culun banget.Lucu he..he..'
|\| / THE SACRIFICE OF HIDING IN A LIE~Korban dibalik kebohongan...
Evi melihat jam,"Udah jam segini.Aku harus pulang.Kasihan Ibu aku."
Irwan lalu berdiri mencari Toto,"Toto!Kamu ngumpet dimana?"
Toto segera keluar dari mobil,"Disini Boss!Siap antar jaga!"
Irwan menuju mobil,"Emang siapa yang mau melahirkan To?Ada2 aja kamu ini!Kamu nyetir ya."
Irwan membuka pintu tengah buat Evi,Evipun naik.Evi pikir Irwan ga ikut namun ia salah,Irwan ikut naik.
Duduk di sebelah Evi.Evi seneng banget dalam hatinya dengan ikutnya Irwan,'Kupikir ga ikut ternyata ikut ngantar aku.Aduh...hatiku kayak ada api unggunnya.He..he..'
Evi nyuri2 pandang gitu ke arah Irwan.Irwan sendiri malah nyuruh Toto jalan,"Jalan To!Ke Rumah Sakit ya."
Toto langsung tancap gas,"Siap Boss!"
Ia seneng lihat Bossnya ceria,'Akhirnya wajah Boss hepi lagi setelah sekian lama.Semua karena kehadiran Non Evi.Lihat Boss hepi aku jadi ikut hepi nih.'
Ia melirik lewat spion,'Mereka kayak suami isteri.Saling curi pandang.Mesra bingitz...Aku akan pelan2 ah bawa mobilnya.He..he..'
9 / ( EVERYTHING HAS TO END,YOU'LL SOON FIND WE'RE OUT OF TIME LEFT,TO WATCH IT ALL UNWIND )-Segalanya telah berakhir kau akan segera menemukan kita,melihat semuanya melepas lelah waktu...
Saat di mobil Adi ngebel Irwan,"Wan, Shiha ke rumahku.Sama Mamanya lagi."
Irwan ga kepo lagi soal Shiha,"Terus apa urusannya sama aku Di?"
Adi bingung juga jawabnya,"Iya ya ngapain aku update ke kamu ya?Kurang kerjaan amat.Sorry deh bikin bete ya?
Soale aku kepikiran soal tanah di pinggiran itu Wan,kenapa kamu ga minta bantuan Shiha aja Wan anggap aja penebus kesalahan dia."
Irwan malah memandang Evi,"Ga!Aku ga akan pernah lakukan itu.Kalaupun aku harus berlutut memohon bantuan aku dah punya kandidatnya."
Adi menangkap nada marah di suara Irwan,"Ya udah.Terserah kamu deh.Pokoknya masalah tanah itu aku serahin ke kamu deh.Aku angkat tangan.Lagian masih ada Tria juga kalau kamu nemu jalan buntu."
Irwan malah ngekek,"Yakin kamu ga cemburu kalau gitu?"
Adi jadi salting,"Irwan apaan deh...udah deh aku mau nemeni Mama lagi ke depan.Moga kamu sukses soal tanah itu.Bye..."
Irwan senyum2 menutup telpon.Evi merhatiin dan jadi kepo juga,"Ada masalah kantor ya?Maaf aku ga sengaja denger."
F / THE SACRIFICE IS NEVER KNOWING~Korban takkan pernah tahu...
Irwan memundurkan kursi mobilnya,"Masalah tanah kok Vi.Kayaknya aku harus ke luar kota deh beberapa hari ke depan.Soalnya pemilik tanahnya kolot gitu makhlum sudah lanjut usia jadi sebagai orang muda aku ngalah deh."
Mendengar Irwan mau ke luar kota,Evi malah jadi mikir ke mana2,"Terus makan kamu gimana?
Ntar ga keurus lagi.Ntar kamu sakit beneran lagi."
Melihat Evi cemas Irwan malah nawari,"Kamu mau ikut aku ke luar kota?"
Evi berbinar mendengarnya,"Aku boleh ikut?Kayaknya aku ga bisa deh soale cutiku dah kuambil semua pas ngurus Rizky kecelakaan dulu.Walaupun aku ingin sebenarnya...."
Irwan tersenyum mendengarnya.Pembicaraan itu ga dilanjutkan soalnya sudah sampai di RS.
Irwan ga masuk soalnya Evi nyuruh dia segera istirahat saja.Irwanpun nurut,"Ya udah aku pulang ya.
Salam buat Rizky ama Bunda ya?Besok dijemput Toto ya."
Evi melambai pada CEO muda itu,"Iya.Istirahat ya.Jangan banyak pikiran ya?Makasih dah nganter.Dah...Irwan.Mas Toto makasih juga.Hati2 bawa mobilnya ya?Daaah!"
Mobil mewah warna hitam itu melaju meninggalkan RS.Evi memandang dengan galau,ia masih kepikiran soal Irwan yang mau ke luar kota,'Gimana ya supaya aku bisa ikut Irwan ke luar kota?Masak ga masuk atau ngaku sakit pakai surat dokter?Bohong dong.Ntar sakit beneran lagi.Tapi kalau ga ikut aku cemas soal kesehatan Irwan.
Jadi sedih nih...'
@*WHY I NEVER WALKED AWAY~Kenapa aku tak pernah pergi menjauh...( Mobil Irwan )
Toto melihat Irwan galau menerawang menatap jalanan,"Boss mau keluar kota ya?Saya ikut kan Boss?"
Irwan menjawab,"Pasti dong.Saya ga mau nyetir sendirian.Ke daerah Bogor kok.Cuma deket sebenarnya.
Cuma saya lagi bingung nih soalnya saya harus bawa pasangan soalnya itu syarat biar dapat acc yang punya tanah.Dia ga akan jual kalau saya masih jomblo apalagi ga bawa pendamping atau calon ke sana.Orang kolot sih kayaknya pernah kehilangan anak atau gimana gitu.Ga ngerti tuh kok ada orang aneh kayak gitu."
Toto kasih ide,"Ajak aja Non Evi Boss.Pusing amat."
Irwan melirik sopir sekaligus bodyguardnya itu,
"Enak ngomongnya tapi apa Evi mau ngaku jadi calon isteri aku?Aku bohongin aja dia ngambek tadi."
_|/ WHY I PLAYED MYSELF THIS WAY~
Kenapa aku mainkan diriku sendiri dengan cara ini....Toto mikir,"Ehmm...Non Evi kayaknya mau ikut deh tadi.Cuma kendala kerjaan ya.Tapi bukannya Boss juga pemilik saham di Resto Rosalina?Kenapa ga pakai wewenang itu kali ini?"
Irwan memandang hpnya,"Wewenang?Wah kamu pinter juga ya Toto.Aku jadi ada ide."
Irwan lalu ngebel seseorang.Wah siapa ya yang dibel Irwan?
@/NOW I SEE YOU'RE TESTING ME PUSHES ME AWAY~Sekarang aku melihat kau mencoba tuk menjauhkanku...
( Rumah Adi )
Shiha nampak kecewa dengan sikap Idayu padanya pas ketemu tadi,"Ma,kita pulang aja yuk.Dah malam nih."
Mamanya ngerti putrinya lagi bete,"Baiklah.Kita pamitan dulu sama Adi.Dia tadi ke dalam.Ah itu dia."
Adi kembali dengan pakaian kalem banget kaos lengan panjang dan celana jeans,"Wah cemilannya ga dimakan Tante?"
Mamanya Shiha malah pamitan,"Sudah kenyang Nak Adi.Tante sama Shiha pamit dulu ya.Mamamu mana?"
Lina keluar bawa syal gitu,"Ini Jeng oleh2 dari Jeng Idayu.Saya kasih satu.Tapi jangan bilang ini dari saya ya.He..he..."
Shiha ngerti kalau Idayu ga mau lagi berurusan sama keluarganya dia,"Tante kami pamit pulang dulu ya.
Kasihan Adi ga bisa istirahat nanti nemeni kita terus."
Lina dan Adi nganter mereka sampai depan.
R / I'VE TRIED LIKE YOU~ Aku tlah mencoba sepertimu....( Mobil Shiha )
Shiha dan Mamanya nampak otw menuju rumah mereka sambil ngobrol di mobil.
Shiha pegang setir sambil gegana,"Ma,kayaknya Mamanya Irwan ga kayak dulu lagi deh...Sinis gitu ama kita.Nyapa aja ga."
Sang Mama malah asyik mencoba syal baru pemberian Lina,"Wah bagus syalnya.Buatan Malaysia oke ya.
Bagus ga Mama pakai ini?"
Shiha kesal lihat Mamanya malah asyik sama syalnya,"Mama suka syal?Kenapa ga minta sama Shiha pas Shiha di Malaysia?Hazman punya saudara usaha butik.Tinggal minta kali."
Sang Mama malah kesal dengar nama Hazman disebut,"Hazman lagi!Mama ga suka kamu nyebut dia.Dia itu cuma manfaatin kamu.Udah dapat manisnya sepahnya dibuang.Jangan sebut nama dia lagi.Mama ga suka!"
Malah jadi berantem mereka.Weleh...
$/TO DO EVERYTHING YOU WANTED TOO~Melakukan apapun yang kau inginkan...
Shiha jadi ingat Hazman.Sebenarnya ia ngejar Irwan buat balas Hazman.Ia mau nunjukin ke Hazman kalau ia ga hancur kalau ia kuat dan masih bisa jadi isteri orang hebat sekelas Irwan.Namun kayaknya jalan ke sana terjal dan ga mudah.Irwan dan Idayu ga seperti dulu lagi.Semua sudah berubah.Apalagi kini ada Si Gadis Resto.Wah kayaknya ia harus ganti taktik deh.Shiha merenung kala di lampu merah,'Aku ga akan nyerah
sebelum kucoba segala cara buat menangin Irwan lagi.Kayaknya aku harus pendekatan ke gadis resto itu.Resto Rosalina.Aku harus cari info soal dia.Aku harus buka matanya dia itu biar dia lihat kalau dia itu ga level dapat Irwan.Ya akan kubuat ia ga pede berada disisi Irwan.ha..ha..'
Wah gaya intimidasi ya?New taktic ya....
@/ THIS IS THE LAST TIME~Ini hal terakhir...( Keesokkan Harinya di Kantor Asian Group )
Adi diberitahu Tria soal tanah di pinggiran Bogor yang mau dibeli Asian Group buat pabrik baru,
"Pak,sepasang suami isteri kolot itu ngebel tadi.Kata mereka ada yang nawar juga tanah itu.
Kalau besok Pak Irwan ga kesana bakal dikasih ke orang lain tanahnya."
Wah Adi langsung ngebel Irwan yang lagi sarapan ama Evi di dapur rumahnya nan megah,
"Wan,gawat Bro!Kamu kapan ke kantor udah jam segini lho?"
Irwan malah asyik nyeruput jamu buatan Evi,"Wah rasanya aneh ya Vi?....Penawarnya mana?"
Evi menyodorkan segelas beras kencur pada Irwan,"Ini diminum.Manis ini."
Irwan minum sampai habis,"Wah kalau yang ini enak Vi.Aku suka yang ini.Bikinin lagi ntar malam.He .he..."
Evi tersenyum mengiyakan.Adi yang dicuekin jadi sewot,"Weiihh..bro!!!Malah asyik sendiri!
Dasar Pak CEO lagi jatuh cinta ya?Sahabatnya dicuekin."
Irwan malah ngekek,"Kamu kenapa sih Di?Kayak mak2 deh.Rebek.Orang lagi sarapan diganggu.
Kayak dunia mau bubar aja."
$/I'LL TAKE THE BLAME FOR THE SAKE OF BEING WITH YOU~Aku akan disalahkan demi bersamamu...
Adi menurunkan volume suaranya,ia hafal gaya Irwan yang ga suka diganggu pas lagi makan,
"Sorry Bro dah ganggu moment breakfastnya.Soal tanah di pinggiran Bogor Bro.Date line nya besok lho.Besok kamu harus ke sana.Harus!"
Irwan malah asyik makan dessert,"Tenang aja Di.Aku akan ke sana besok.Puas?"
Adi malah kepo,"Soal ceweknya gimana Bro?"
Irwan malah senyum sambil mandang Evi yang beres2 dapur,"Tenang aja.Pokoknya kamu tahu beres aja deh.Tenangno pikirmu."
Adi lega,"Sok Jawa kamu Wan.Ya udah aku ga mau disalahin pokoknya kalau sampai tanah ini lepas dari kita."
Irwan malah senyum2,"Ga akan ada yang nyalahin.Aku yang ambil resiko.Bisnis itu harus berani ambil resiko.You know?Dah aku mau ke kantor nih.Siapin semua berkas soal tanah itu ya.Pastiin tuh Departemen Legal kerjanya bener!Jangan bikin aku malu di Bogor nanti.Ok?Bye."
Wah bakal sama siapa Irwan ke Bogor?***see you next eps***
Eps 28 Cerbung X ♥€♡ DEBU-DEBU JALANAN
€》》DEBU-DEBU JALANAN/-》 CERBUNG X EPS 28
£》》Into The Land@》 Menuju Ke Area
$》BERPISAH DENGANMU TLAH MEMBUATKU SEMAKIN MENGERTI...( Rumah Irwan )
Irwan nampak asyik makan hidangan penutup kala ia melihat tangan Evi yang kekuningan,"Tanganmu kenapa Vi?Kok kuning2 gitu?"
Evi memandang telapak tangannya,"Biasa Wan kalau megang kunyit ya gini."
Irwan meraih jemari Evi memperhatikan dengan seksama,"Ga bisa hilang ya?Waduh aku bikin kamu repot ya?"
Evi berdebar2 dipegang tangannya,"Ntar juga hilang sendiri kok.Gpp.Aku ga keberatan kok bikinkan ramuan itu buatmu."
Irwan mengecup jemari Evi,"Makasih ya.Kehadiranmu sungguh memberi kebahagiaan bagiku.
Makasih banget sudah begitu peduli sama aku."
|_|》BETAPA INDAH SAAT BERSAMA...
Evi malah terharu sampai parau suaranya,"Aku yang harusnya bilang gitu Wan.Kalau kamu ga hadir dalam hidup aku entah bagaimana nasibku sekarang.Mungkin aku sudah jadi wanita tuna susila dan mungkin adikku sudah..."
Irwan melihat air mata menggenang di mata Evi, diraihnya gadis resto itu dalam pelukannya.
Air mata Evi tumpah di kemeja Irwan.Irwan membelai punggung Evi coba menenangkannya,"Sssst...
jangan nangis terus ya.Mungkin memang takdir Tuhan kita dipertemukan di jalan malam itu.Cup..cup...
jangan nangis ya...Adikmu akan sembuh dan kalian akan berkumpul lagi dan ceria kembali.
Rizky kian bagus kan kondisinya?"
Evi malah membenamkan wajahnya di dada Irwan,"Iya...Kondisinya kian bagus.Apalagi ada perawat pribadi kian menenangkan hati Ibu.Ibu juga lebih segar sekarang.Makasih ya Wan...makasih banyak...Aku ga tahu harus bagaimana membalas budi baik kamu pada keluarga aku."
Irwan tersenyum,"Berterima kasihlah pada Tuhan.Dia sumber segalanya.Semoga Rizky cepat sadar ya.
Kalau dia sadar aku dikabari ya.Berita bahagia kan harus dibagi he..he.."
Evi memandang haru pada CEO muda itu,"Pasti.Kalau Rizky sadar pasti aku kasih tahu kamu Wan.Pasti."
Evi melihat kemeja Irwan basah oleh air matanya,"Maaf Wan jadi basah baju kamu."
Irwan malah mengusap air mata di pipi Evi,"Gpp.Ntar juga kering.Yuk kuantar ke resto ntar telat kamunya."
Evi mengangguk,'Bahagia dan ademnya kalau deket kamu Wan...Andai saja kita bisa terus bersama."
T》YANG MASIH SELALU KUKENANG....( Di dalam mobil Irwan otw Resto Rosalina )
Evi sebenarnya galau mikir soal kepergian Irwan keluar kota,"Wan,kamu jadi mau keluar kota?"
Irwan jawab sambil asyik lihat email di laptopnya,"Jadi Vi.Besok aku ke sana.Date line biasa."
Wah Evi makin galau,"Terus makan kamu gimana?Nginap ya?"
Irwan bergaya ga penting banget kepergiannya ke Bogor,"Ya makan masih pagi siang malam.Gimana lagi?"
Evi manyun,"Bukan itu maksudnya?Irwan julit lagi deh..."
Irwan terkekeh,"Kamu mencemaskan aku ya?Katanya ga bisa ikut.Cutinya dah habis."
Evi jadi makin cemberut,"Iya sih...tapi aku ga tenang ga ada yang merhatiin makan kamu.
Nanti kalau kambuh maagnya gimana?"
Irwan dengan enteng jawab,"Ya minum obat.Gampang kan?Toto,pastiin besok bawa obatku ya.
Jangan sampai lupa!"
Toto jawab sambil lihat spion,"Beres Boss!Besok mau bawa mobil yang mana Boss?"
Irwan mikir bentar,"Yang nyaman aja deh..Yang luas dalamnya.Juga enak buat medan basah he...
biasa Bogor kan kota hujan.Yang tinggi aja ya.Fortuner juga oke tuh."
Evi makin gegana,'Sedih banget deh ga bisa ikut Irwan.Ga bisa merhatiin dia.Ga bisa masakin dia.
Jadi malas kerja deh...'
Mobil sampai di resto,Irwan melihat Evi nampak lesu turun dari mobilnya.Irwan godain dia,"Kok loyo Vi?Semangat dong.Ntar siang masakin yang enak ya.Lihat nih pipiku makin tembem makan masakan kamu.Ya ga To?"
Toto mengiyakan,"Iya Boss kian gemuk.Kayaknya hepi deh hatinya he..he.."
Evi mencoba tersenyum,"Iya akan kumasakkan yang enak buat kamu.Met kerja ya moga sukses dan lancar di kantor.Makasih udah nganter.Makasih juga Mas Toto."
Irwan dan Toto melambaikan tangan lalu pergilah mobil mewah itu menuju kantor Asian Group.Evi malah asyik mematung menatap mobil itu sampai ga terlihat lagi.
_|》SELAMAT JALAN KEKASIH,KAULAH CINTA DALAM HIDUPKU....( Resto Rosalina )
Evi masih gundah gulana,'Baru mau ditinggal sehari dua hari aja dah sedih gini sih aku?
Kenapa ya aku sesedih ini?'
Evi melangkah sambil merenung,seseorang menepuk bahunya,"Hey!Pagi2 dah melamun!"
Siapa ya?
@》 AKU KEHILANGANMU UNTUK SELAMA2NYA....
Evi menoleh,"Eh kamu Ndah.Bikin kaget aja.Tumben kamu agak siang?"
Endah jawab,"Perutku mules.Ga tahu nih semalam aku pergi acara kondangan gitu eh disuguhi apa gitu.
Jadine mules.Wah bahaya ya kalau makan sembarangan."
Wah denger itu Evi langsung kebayang Irwan lagi,'Aduh...Gimana kalau di Bogor nanti Irwan makan sembarangan terus mules?Aduh...aku makin cemas nih.'
Endah mengibas2kan tangannya di depan muka sohibnya itu,"Hello!Evi !!Hey!!Mikir apa sih?Melamun terus deh."
|~|》AKU CINTA PADAMU,AKU MASIH MENYAYANGIMU....
Saat itulah Reza datang dan menyapa mereka,"Hey kalian!Rukun banget!"
Endah langsung melabrak Reza,"Za,kamu apain sohib aku kok gegana gitu?Kalian ribut ya?"
Reza menatap kegalauan di wajah Evi,'Apa karena soal kemarin ya?Mending aku alihkan topik deh ntar malah Evi minta putus lagi.Gawat nih!'
¥》WALAU HANYA DI HATI SAJA UNTUK SELAMA2NYA....
Evi malah melangkah pergi,"Aku duluan ya ke dalam."
Endah heran,"Dia kenapa Za?Kok aneh gitu?Kalian masih pacaran kan?"
Reza menjawab,"Masih dong.Mungkin lagi mikir adiknya kali.Biasa...kesehatan itu mahal harganya."
Endah masih curiga,'Kayaknya ga sesederhana itu deh.Aku melihat jarak diantara mereka.Sejak awal aku tahu Evi cuma anggap Reza itu kayak kakak tapi kali ini jarak diantara mereka kian lebar deh.Pasti ada apa2 nih.Aku yakin.'
Endah mengikuti Reza masuk ke dalam resto.Masing2 dengan pikirannya sendiri.Endah malah berencana mau nengokin adiknya Evi,dah lama ia ga bezuk lagi.Namun sebenarnya ia ingin tahu benarkah Evi galau karena mikir adiknya atau ada penyebab lain.
Endah lihat Evi sudah mulai bekerja walau ga ceria seperti biasanya,'Sedih bener muka Evi.Jadi kepo deh.Mikir apa sih?'
♡》CUKUP SEKALI KAU LUKAI HATI INI...
Endah yang ga suka lihat Evi sedih mendekati sohibnya itu,"Kamu kenapa sih Vi?Mukanya ditekuk terus?Adikmu baik kan?"
Evi coba senyum sambil menyiapkan masakan buat Irwan,"Baik Ndah malah makin membaik kok Rizky.Dokter aja sampai heran."
Endah kian heran,"Terus kenapa kamu kayaknya galau gitu?Ada masalah sama Reza ya?"
Evi berhenti sejenak,"Sebenarnya aku ingin cerita sama kamu Ndah tapi ga disini.Ga leluasa cerita disini.
Kamu ngerti kan?"
Endah memandang sekelilingnya nampak Intan liwar liwir bergaya sok sibuk tapi niatnya jelas nguping,
"Iya kamu benar Vi.Kapan2 deh aku ke RS jenguk adik kamu.Ntar sore aja deh.Moga ga lembur."
|\/|》TAK INGIN TERULANG KEMBALI....
Lagi asyik ngobrol eh Fitri datang,"Mb Evi kita dipanggil kak Ros nih.Yuk ke atas!"
Evi kaget,"Wah ada apa ya?Kak Ros bukannya ke luar kota ya?"
Fitri nunjuk ke arah lantai 2,"Tuh dia barusan datang.Tadi ketemu aku di parkiran terus bilang mau bicara sama kita."
Evi segera melepas apronnya dan menaruh semua bahan2 masakannya,"Ndah titip dulu ya.Aku mau ke atas dulu."
@》KAU TINGGALKANKU SENDIRI.....
Endah jawab,"Beres Vi.Aku bantuin meracik deh.Lagian resto lagi ga ramai amat.Ntar kasih tahu ya ada apa sampai kalian dipanggil.Oke?"
Evi tersenyum,"Aku mana pernah nyimpen rahasia sama kamu Ndah.Pasti aku akan cerita cepat atau lambat.Kamu kan sahabat aku."
Fitri dan Evi lalu ke atas,Intan kepo deketi Endah,"Mereka mau apa ke atas?"
Endah jawab,"Mana aku tahu Tan.Yang pasti mereka dipanggil kak Ros.Ada hal penting kali."
Intan berasumsi,"Paling pihak Asian Group komplain sama service mereka.Mereka kan amatiran ga profesional kalau kerja.Ga kayak aku...Huh!"
Intan melenggang dengan sombongnya.
Endah malah ngekek,'Kamu emang profesional Tan apalagi kalau sama Om2 he..he..'
Wah ada apa ya Evi dipanggil Kak Ros?Adakah benar tebakan Intan?Ataukah ada hal lain?
***see you next eps***
Eps 29 CERBUNG X :-) DEBU-DEBU JALANAN
;-) DEBU-DEBU JALANAN;-) CERBUNG X EPS 29
;-) The Dispensation = Dispensasi
:-:-( TURUNNYA HUJAN HILANGKAN DEBU DI ATAS PAGAR....( Kantor Kak Ros )
Evi mengetuk pintu sebelum masuk,kak Ros menyuruh masuk,"Masuk Vi!"
Evi dan Fitripun lalu duduk,"Kak Ros panggil kami ada apa ya Kak?" Kak Ros masih sibuk dengan beberapa dokumen,"Sebenarnya saya mau ke luar kota hari ini tapi saya berubah pikiran karena ada perintah langsung dari Bapak."
Evi dan Fitri berpandangan ga mengerti. Kak Ros lalu duduk bersandar di kursinya yang bisa muter2 itu,"Saya ada tugas khusus buat kamu Vi." Evi mengernyitkan dahi,"Tugas apa Kak?" Kak Ros membuka agendanya,"Cabang kita di Bogor sedang butuh penyanyi cafe.Penyanyi lamanya lagi sakit dan susah nyari ganti.Jadi Evi kamu besok ke Bogor.Dua hari paling lama kamu disana."
Evi kaget mendengarnya,"Bogor?" :'( LAUT YANG BIRU TEMPAT BERMAIN SI IKAN KARANG.... Fitri juga nanya,"Terus yang handle delivery ke Asian Group kak?" Kak Ros jawab dengan enteng,"Kamu dong.Kamu kewalahan ga kalau handle sendirian?" Fitri menggeleng,"Ga juga Kak.Soalnya pihak Asian Group sangat kooperatif dan sangat membantu.
Gpp kak saya bisa kok sendirian." Kak Ros senang mendengarnya,"Jika kamu kewalahan kamu bilang saya ya?Nanti akan saya perbantukan Endah buat bantu kamu.Kalau Evi bisa kan pergi ke Bogor?"
:-):-)JANGANLAH ENGKAU MERASA JEMU BERBUAT YANG BENAR.... Evi hampir disoriented saking senangnya,"Bisa kak.Bisa." Wah semangat 45 nih ye.... Kak Ros lega,"Baiklah nanti kamu ajari Fitri job desc kamu.Ada pertanyaan ga?" Fitri menggeleng,"Tidak ada Kak." Kak Ros tersenyum,"Kalau ga, Fitri ,kamu boleh turun ke bawah.Saya masih mau bicara dengan Evi." Fitri lalu permisi dan keluar ruangan. Evi malah bayangin Irwan,'Berarti aku bisa ikut Irwan dong.Makasih Tuhan,akhirnya ada jalan.Makasih ...makasih...' :-D SIAPAPUN INGIN DAPAT BERTEMU MENGAGUMIMU... Kak Ros memandang kagum pada karyawan dihadapannya,'Apapun yang Evi kerjakan pasti berhasil.
Bahkan sampai seorang CEO sekaliber Pak Irwan menelpon Pak Samuel meminta Evi menemaninya ke Bogor.
Wah hebat sekali Evi bisa menaklukkan hati CEO Asian Group itu.' Evi juga tengah kagum pada kebesaran Tuhan,'Kok bisa pas ya aku ditugaskan ke cabang Bogor disaat Irwan juga mau kesana.Apa aku dan Irwan berjodoh ya?Ngarep...'
;-);-) APA MUNGKIN AIR HUJAN TURUN SENDIRI.... Kak Ros memandang Evi,"Vi,tugas utama kamu ke Bogor sebenarnya buat menemani seseorang.
Maksud aku kamu diminta Bapak buat menemani seseorang dalam bisnis."
Evi pun kepo,"Seseorang?Siapa Kak?" Kak Ros menjawab,"CEO Asian Group." Evi kian terperangah mendengarnya,"Maksud Kak Ros...Pak Irwan?" :-D:-D APA MUNGKIN AIR LAUT ASIN SENDIRI....
Evi kini mengerti kenapa Irwan santai banget soal kepergiannya ke Bogor kala Kak Ros mengangguk
mantap menjawab pertanyaannya tadi. Kak Ros melanjutkan,"Pak Irwan senang dengan masakan kamu dan beliau ingin kamu yang bertanggung jawab mengenai makan beliau selama di Bogor.Makhlum Vi,orang behave memang suka aneh2.Sepertinya beliau punya masalah kesehatan jadi ga boleh sembarangan makan.Jadi nanti kamu kan ke Asian group,kamu temui beliau dan bicara soal ini pada beliau.Kamu ngerti?"
Evi ceria sekali tahu dia mendapat mandat langsung dari kantor buat nemeni Irwan,"Siap kak!Evi bakal koordinasi nanti.Terus selama disana Evi tinggal di mana kak?"
Kak Ros jawab,"Semua akomodasi dan yang lainnya nanti kamu koordinasi sendiri sama beliau.Yang pasti kamu jangan lupa nyanyi di kafe ya.Untung kamu bisa nyanyi Vi jadi saya ga usah ribet nyari penyanyi.Jangan bikin malu resto ya di sana!Do the best ok?"
Evi kini yang mengangguk mantap,"Siap kak!Evi akan lakukan yang terbaik.Evi janji!"
Kak Ros senang,"Sip!Kalau gitu kamu boleh lanjutkan pekerjaan kamu!" Evi lalu mohon diri dengan wajah sumringah,"Permisi kak." :-(:-(KITA BERDUA KITA BERTIGA KITA SEMUANYA....( Lantai 2 Resto ) Sepeninggal Evi kak Ros menghubungi seseorang,"Semua sudah saya laksanakan Pak Samuel."
Samuel menjawab singkat,"Well done Ros!Kita bakal dapat suntikan dana segar lagi dari Asian Group.
Resto kita di Bogor bakal direnovasi jadi lantai 4 juga kayak di Jakarta.Akhirnya ada dana buat itu,sejak dulu saya selalu gagal melakukannya.Tak sangka Pak Irwan malah ngajak kerjasama.Semua lancar Ros!Sepertinya karyawanmu yang bernama Evi itu punya andil besar disini.Ok!Saya harus ke Semarang nih,biasa cek cabang sana juga."
Kak Ros ikut gembira,"Resto kita bakal makin bagus prospek ke depannya ya Pak.Tahun ini banyak pintu dibukakan buat Resto kita.Selamat jalan Bapak." Wah...wah ternyata ada deal di belakang semuanya.Irwan...Irwan...otak bisnisnya dipakai rupanya. :-(:-(SATUKAN HATI UCAPKAN DOA TERIMA KASIH....( Kantor Asian Group ) Irwan sedang melihat berkas mengenai tanah di Bogor saat telponnya berdering,"Ya Tria?" Tria menjawab,"Bapak ada telpon dari Center Point.Akan diterima?" Irwan jawab,"Sambungkan!" Irwan melanjutkan melihat dokumen tanah di mejanya,"Selamat siang Pak Samuel...Oh ga mengganggu kok.Bagaimana?...Semua kesepakatan kita pasti dilaksanakan...Saya akan lihat juga nanti restonya di Bogor.Oh...ya...Soal dana jangan khawatir saya siap.Permintaan saya bagaimana?...ok?Good!Terima kasih.Besok saya akan ke Bogor.Ya...ya...selamat siang Pak Samuel."
Irwan tersenyum2 usai terima telpon,'Dana berapapun ga masalah aku investkan ke Resto Rosalina asal aku bisa dapatkan deal tanah ini juga bisa dekat dengan Evi he...he...Kita kan harus cerdik seperti ular tapi tulus seperti merpati.'
Tak lama Irwan kian hepi kala hpnya bunyi,"Wow...dari Evi!" :O:-)JANGANLAH TUANG AIR KE PASIR TIADA BERBEKAS...( Toilet Lantai 2 Resto )
Evi yang gembira bisa ikut Irwan ke Bogor segera menelpon Boss Asian Group itu,"Hello...Irwan..."
Irwan jawab,"Ya Nyonya...tumben nelpon?" Evi malah bingung mau ngomong apa,"Ehm...aku ganggu ga?" Irwan jawab,"Ga...ada apa?Mau bilang kamu masih ga bisa ikut ke Bogor?" Evi mesem,"Aku disuruh ke cabang Bogor besok.Kamu pasti ya yang mengatur semua ini.Ya kan?" Irwan menyandarkan diri di kursinya,"Kasih tahu ga ya?" Evi tersipu,"Irwan julit ah...tapi aku ga tahu harus persiapkan apa aja buat besok.Nanti aku malu2in lagi." Irwan melihat Adi masuk ke ruangan dia,"Kamu tenang aja.Ntar kita bicara lebih detil soal itu disini.
Kamu bawa dua porsi ya.Kita makan siang bareng di kantor aku sambil bahas itu.ok?Sipp!" Adi memandang curiga gitu,"Ceria amat sih Wan?Dapat tender lagi ya?" Irwan malah nutup hpnya sambil muter2 di kursi,"Tenderly kali...He..he...Oh ya
Di siapin kontrak kerja dengan Center Point lagi soal cabang mereka di Bogor.Aku mau invest di sana juga." Adi kini tahu sebab cerianya Irwan,"Pantas hepi..."
:-(:' AMBILLAH CANGKIR KALAUPUN PENUH JANGAN DIBUANG...( Resto Rosalina lantai 1 )
Fitri lagi dirubung sama Intan,Endah juga Reza kala Evi turun dari lantai 2. Apalagi tatapan Reza nampak menyelidik banget,'Evi kelihatan ceria usai dipanggil kak Ros.
Ada apa ya?Fitri bilang Evi disuruh nyanyi sementara di kafe Resto Bogor.Biasanya kan paling sedih dia kalau disuruh dinas luar.Ini kok hepi ya?'
Aku tahu kenapa.!!Hush!Penulis diam aja...ga usah angkat suara.Iya...iya. :-D JANGANLAH MARAH SUDAH MEMBERI TAPI TAK BERBALAS... Endah juga heran melihat Evi ceria bahkan masak saja sambil senyum2 ga jelas,
"Wah kayaknya rembulan bersinar lagi nih..." Evi malah bersenandung,"Rembulan bersinar lagi...aku tak mauuuu kehilangan dirimu..." Endah ikut hepi lihat sohibnya masak dengan ceria,"Yang mau ke Bogor nih ye..." Intan yang sewot lihat Evi ceria,'Kenapa sih selalu saja Evi yang disuruh dinas luar.Aku kan juga bisa nyanyi.Suaraku juga bening sebening embun.Tanteku itu emang pilih kasih.' :-) YANG MAHA KASIH AKAN MELIHAT PADA DIRIMU... Evi malah lagi asyik masak menu spesial buat Irwan.Wah masak dengan penuh cinta nih ye...Pasti enak tuh.Hatinya gembira banget bakal nemeni Irwan ke Bogor.Tak henti2nya ia mengucap syukur pada Tuhan. :'( KITA BERSATU DI DALAM DOA TERIMA KASIH....
Evi menata hidangan dalam wadah sambil berdoa,'Terima kasih ya Tuhan sudah membukakan jalan
buat aku bisa ikut Irwan ke Bogor.Entah perasaan apa yang kurasakan ini yang pasti hatiku seneng banget.
Bisa merhatiin dia,bisa masak buat dia bisa disisi dia.Nemeni dia.Rasanya hatiku itu hangat nian.
Makasih ya Tuhan.Semua karena kemurahan-Mu saja.'
Yang lagi hepi bisa ikut ke Bogor.Cie...saya juga lagi hepi nih mau ke Malang.Hari ini saya setengah hari kerjanya.Wah saatnya berangkat kerja.Gimana moment di Bogor nanti?***see you next eps***
Evi mengetuk pintu sebelum masuk,kak Ros menyuruh masuk,"Masuk Vi!"
Evi dan Fitripun lalu duduk,"Kak Ros panggil kami ada apa ya Kak?" Kak Ros masih sibuk dengan beberapa dokumen,"Sebenarnya saya mau ke luar kota hari ini tapi saya berubah pikiran karena ada perintah langsung dari Bapak."
Evi dan Fitri berpandangan ga mengerti. Kak Ros lalu duduk bersandar di kursinya yang bisa muter2 itu,"Saya ada tugas khusus buat kamu Vi." Evi mengernyitkan dahi,"Tugas apa Kak?" Kak Ros membuka agendanya,"Cabang kita di Bogor sedang butuh penyanyi cafe.Penyanyi lamanya lagi sakit dan susah nyari ganti.Jadi Evi kamu besok ke Bogor.Dua hari paling lama kamu disana."
Evi kaget mendengarnya,"Bogor?" :'( LAUT YANG BIRU TEMPAT BERMAIN SI IKAN KARANG.... Fitri juga nanya,"Terus yang handle delivery ke Asian Group kak?" Kak Ros jawab dengan enteng,"Kamu dong.Kamu kewalahan ga kalau handle sendirian?" Fitri menggeleng,"Ga juga Kak.Soalnya pihak Asian Group sangat kooperatif dan sangat membantu.
Gpp kak saya bisa kok sendirian." Kak Ros senang mendengarnya,"Jika kamu kewalahan kamu bilang saya ya?Nanti akan saya perbantukan Endah buat bantu kamu.Kalau Evi bisa kan pergi ke Bogor?"
:-):-)JANGANLAH ENGKAU MERASA JEMU BERBUAT YANG BENAR.... Evi hampir disoriented saking senangnya,"Bisa kak.Bisa." Wah semangat 45 nih ye.... Kak Ros lega,"Baiklah nanti kamu ajari Fitri job desc kamu.Ada pertanyaan ga?" Fitri menggeleng,"Tidak ada Kak." Kak Ros tersenyum,"Kalau ga, Fitri ,kamu boleh turun ke bawah.Saya masih mau bicara dengan Evi." Fitri lalu permisi dan keluar ruangan. Evi malah bayangin Irwan,'Berarti aku bisa ikut Irwan dong.Makasih Tuhan,akhirnya ada jalan.Makasih ...makasih...' :-D SIAPAPUN INGIN DAPAT BERTEMU MENGAGUMIMU... Kak Ros memandang kagum pada karyawan dihadapannya,'Apapun yang Evi kerjakan pasti berhasil.
Bahkan sampai seorang CEO sekaliber Pak Irwan menelpon Pak Samuel meminta Evi menemaninya ke Bogor.
Wah hebat sekali Evi bisa menaklukkan hati CEO Asian Group itu.' Evi juga tengah kagum pada kebesaran Tuhan,'Kok bisa pas ya aku ditugaskan ke cabang Bogor disaat Irwan juga mau kesana.Apa aku dan Irwan berjodoh ya?Ngarep...'
;-);-) APA MUNGKIN AIR HUJAN TURUN SENDIRI.... Kak Ros memandang Evi,"Vi,tugas utama kamu ke Bogor sebenarnya buat menemani seseorang.
Maksud aku kamu diminta Bapak buat menemani seseorang dalam bisnis."
Evi pun kepo,"Seseorang?Siapa Kak?" Kak Ros menjawab,"CEO Asian Group." Evi kian terperangah mendengarnya,"Maksud Kak Ros...Pak Irwan?" :-D:-D APA MUNGKIN AIR LAUT ASIN SENDIRI....
mantap menjawab pertanyaannya tadi. Kak Ros melanjutkan,"Pak Irwan senang dengan masakan kamu dan beliau ingin kamu yang bertanggung jawab mengenai makan beliau selama di Bogor.Makhlum Vi,orang behave memang suka aneh2.Sepertinya beliau punya masalah kesehatan jadi ga boleh sembarangan makan.Jadi nanti kamu kan ke Asian group,kamu temui beliau dan bicara soal ini pada beliau.Kamu ngerti?"
Evi ceria sekali tahu dia mendapat mandat langsung dari kantor buat nemeni Irwan,"Siap kak!Evi bakal koordinasi nanti.Terus selama disana Evi tinggal di mana kak?"
Kak Ros jawab,"Semua akomodasi dan yang lainnya nanti kamu koordinasi sendiri sama beliau.Yang pasti kamu jangan lupa nyanyi di kafe ya.Untung kamu bisa nyanyi Vi jadi saya ga usah ribet nyari penyanyi.Jangan bikin malu resto ya di sana!Do the best ok?"
Evi kini yang mengangguk mantap,"Siap kak!Evi akan lakukan yang terbaik.Evi janji!"
Kak Ros senang,"Sip!Kalau gitu kamu boleh lanjutkan pekerjaan kamu!" Evi lalu mohon diri dengan wajah sumringah,"Permisi kak." :-(:-(KITA BERDUA KITA BERTIGA KITA SEMUANYA....( Lantai 2 Resto ) Sepeninggal Evi kak Ros menghubungi seseorang,"Semua sudah saya laksanakan Pak Samuel."
Samuel menjawab singkat,"Well done Ros!Kita bakal dapat suntikan dana segar lagi dari Asian Group.
Resto kita di Bogor bakal direnovasi jadi lantai 4 juga kayak di Jakarta.Akhirnya ada dana buat itu,sejak dulu saya selalu gagal melakukannya.Tak sangka Pak Irwan malah ngajak kerjasama.Semua lancar Ros!Sepertinya karyawanmu yang bernama Evi itu punya andil besar disini.Ok!Saya harus ke Semarang nih,biasa cek cabang sana juga."
Kak Ros ikut gembira,"Resto kita bakal makin bagus prospek ke depannya ya Pak.Tahun ini banyak pintu dibukakan buat Resto kita.Selamat jalan Bapak." Wah...wah ternyata ada deal di belakang semuanya.Irwan...Irwan...otak bisnisnya dipakai rupanya. :-(:-(SATUKAN HATI UCAPKAN DOA TERIMA KASIH....( Kantor Asian Group ) Irwan sedang melihat berkas mengenai tanah di Bogor saat telponnya berdering,"Ya Tria?" Tria menjawab,"Bapak ada telpon dari Center Point.Akan diterima?" Irwan jawab,"Sambungkan!" Irwan melanjutkan melihat dokumen tanah di mejanya,"Selamat siang Pak Samuel...Oh ga mengganggu kok.Bagaimana?...Semua kesepakatan kita pasti dilaksanakan...Saya akan lihat juga nanti restonya di Bogor.Oh...ya...Soal dana jangan khawatir saya siap.Permintaan saya bagaimana?...ok?Good!Terima kasih.Besok saya akan ke Bogor.Ya...ya...selamat siang Pak Samuel."
Irwan tersenyum2 usai terima telpon,'Dana berapapun ga masalah aku investkan ke Resto Rosalina asal aku bisa dapatkan deal tanah ini juga bisa dekat dengan Evi he...he...Kita kan harus cerdik seperti ular tapi tulus seperti merpati.'
Tak lama Irwan kian hepi kala hpnya bunyi,"Wow...dari Evi!" :O:-)JANGANLAH TUANG AIR KE PASIR TIADA BERBEKAS...( Toilet Lantai 2 Resto )
Evi yang gembira bisa ikut Irwan ke Bogor segera menelpon Boss Asian Group itu,"Hello...Irwan..."
Irwan jawab,"Ya Nyonya...tumben nelpon?" Evi malah bingung mau ngomong apa,"Ehm...aku ganggu ga?" Irwan jawab,"Ga...ada apa?Mau bilang kamu masih ga bisa ikut ke Bogor?" Evi mesem,"Aku disuruh ke cabang Bogor besok.Kamu pasti ya yang mengatur semua ini.Ya kan?" Irwan menyandarkan diri di kursinya,"Kasih tahu ga ya?" Evi tersipu,"Irwan julit ah...tapi aku ga tahu harus persiapkan apa aja buat besok.Nanti aku malu2in lagi." Irwan melihat Adi masuk ke ruangan dia,"Kamu tenang aja.Ntar kita bicara lebih detil soal itu disini.
Kamu bawa dua porsi ya.Kita makan siang bareng di kantor aku sambil bahas itu.ok?Sipp!" Adi memandang curiga gitu,"Ceria amat sih Wan?Dapat tender lagi ya?" Irwan malah nutup hpnya sambil muter2 di kursi,"Tenderly kali...He..he...Oh ya
Di siapin kontrak kerja dengan Center Point lagi soal cabang mereka di Bogor.Aku mau invest di sana juga." Adi kini tahu sebab cerianya Irwan,"Pantas hepi..."
Fitri lagi dirubung sama Intan,Endah juga Reza kala Evi turun dari lantai 2. Apalagi tatapan Reza nampak menyelidik banget,'Evi kelihatan ceria usai dipanggil kak Ros.
Ada apa ya?Fitri bilang Evi disuruh nyanyi sementara di kafe Resto Bogor.Biasanya kan paling sedih dia kalau disuruh dinas luar.Ini kok hepi ya?'
Aku tahu kenapa.!!Hush!Penulis diam aja...ga usah angkat suara.Iya...iya. :-D JANGANLAH MARAH SUDAH MEMBERI TAPI TAK BERBALAS... Endah juga heran melihat Evi ceria bahkan masak saja sambil senyum2 ga jelas,
"Wah kayaknya rembulan bersinar lagi nih..." Evi malah bersenandung,"Rembulan bersinar lagi...aku tak mauuuu kehilangan dirimu..." Endah ikut hepi lihat sohibnya masak dengan ceria,"Yang mau ke Bogor nih ye..." Intan yang sewot lihat Evi ceria,'Kenapa sih selalu saja Evi yang disuruh dinas luar.Aku kan juga bisa nyanyi.Suaraku juga bening sebening embun.Tanteku itu emang pilih kasih.' :-) YANG MAHA KASIH AKAN MELIHAT PADA DIRIMU... Evi malah lagi asyik masak menu spesial buat Irwan.Wah masak dengan penuh cinta nih ye...Pasti enak tuh.Hatinya gembira banget bakal nemeni Irwan ke Bogor.Tak henti2nya ia mengucap syukur pada Tuhan. :'( KITA BERSATU DI DALAM DOA TERIMA KASIH....
buat aku bisa ikut Irwan ke Bogor.Entah perasaan apa yang kurasakan ini yang pasti hatiku seneng banget.
Bisa merhatiin dia,bisa masak buat dia bisa disisi dia.Nemeni dia.Rasanya hatiku itu hangat nian.
Makasih ya Tuhan.Semua karena kemurahan-Mu saja.'
Yang lagi hepi bisa ikut ke Bogor.Cie...saya juga lagi hepi nih mau ke Malang.Hari ini saya setengah hari kerjanya.Wah saatnya berangkat kerja.Gimana moment di Bogor nanti?***see you next eps***
Eps 30 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN
:* DEBU-DEBU JALANAN:* CERBUNG X EPS 30
:* The Knowledge Of Him:* Pengetahuan Tentang Dia
:* JALAN PANJANG YANG BERLIKU....( Resto Rosalina )
Evi asyik menyiapkan kiriman lunch bersama Fitri.Saat itulah sebuah mobil mewah merapat ke dekat Resto,keluarlah seorang gadis berambut panjang dari dalamnya.
Ia melangkah menuju pintu masuk resto dengan tatapan sinis,'Oh ini restonya?Lumayan sih tapi tetap saja ga level buat orang sekelas Irwan.'
Siapa sih?Paling Shiha...
:* JALAN LUSUH DAN BERBATU....
Reza menyuruh Intan menyambut tamu tersebut,"Segera sambut nona itu Tan!"
Intan segera melangkah mendekat,"Selamat datang Nona.Mari saya antar ke meja."
Shiha duduk di meja yang agak pojok,"Terima kasih.Saya mau pesan menu yang paling spesial yang ada di sini."
Intan segera memberikan daftar menu pada Shiha,usai memesan Shiha melihat2 para karyawan Resto.
Ia mencari sosok Evi,'Aneh..mana gadis lusuh itu?Apa dia ga masuk kerja?'
:* NAMUN KUHARUS MAMPU MENEMPUH....
Melihat Shiha celingukan kayak kebingungan Reza mendekat,"Maaf Nona apa ada yang bisa saya bantu?
Sepertinya Anda mencari sesuatu atau seseorang barangkali?"
Shiha menatap pria jangkung di hadapannya,"Anda benar.Apa disini ada karyawan yang bernama Evi?
Kulitnya agak hitam,kalau ga salah bagian delivery makan siang gitu.Apa dia masih kerja di sini?"
Reza kaget juga mendengar pertanyaan Shiha namun ia harus tetap profesional,"Oh Evi...Masih kok...ada di belakang sedang prepare lunch.Anda siapanya Evi ya?Saya pacar Evi."
Wah denger itu Shiha terpana,"Apa ?Pacar?!"
:* BERSAMA BEBAN DI BATINKU...
Reza dengan bangga memperkenalkan dirinya sebagai kekasih Evi.Wah Shiha jadi senang mengetahuinya,'Wah gimana reaksi Irwan kalau tahu bahwa cewek yang ia puja2 ternyata sudah punya pacar?Pasti shock dia.Akan tekanan batin dia.Ini berita bagus.Benar2 good news!Ga sia2 aku kemari.'
:* KUDATANG BERLUMUR DEBU...
Shiha malah mancing Reza,"Apa sudah lama kalian jadian?Apa Anda yakin dia itu setia?"
Wah Reza makin kepo,"Maksud Anda?Anda ini siapa sebenarnya?"
Shiha cuma senyum sinis,Intan yang datang membawa pesanan sampai cemburu lihat Reza malah ngobrol sama Shiha,'Kak Reza kok malah akrab gitu sih sama tuh cewek.Biasanya paling anti dia soal begituan.
Siapa sih tuh cewek?Pakaian sih modis banget dan kayaknya orang kaya deh.Bikin nyesek deh..'
Shiha melihat Evi di kejauhan tengah melangkah menuju pintu keluar,segera di hadangnya,"Wah...wah...
ternyata kamu kerja disini ya.Baru tahu aku."
Evi terkesiap melihat wanita yang menghalangi langkahnya,"Anda?"
Shiha melipat tangannya,"Ternyata kamu ini pemain cinta ya?Sudah punya pacar masih saja ngejar pria lain.Benar2 hina."
Evi memandang Reza yang mendekat," Saya bukan wanita seperti itu.Anda tak berhak menghina saya seperti ini.Maaf saya harus pergi."
Evi melangkah melewati Shiha yang malah tertawa penuh kemenangan,'Kau bisa kabur sekarang tapi
lihat saja aku akan kasih tahu hal ini pada Irwan.Biar kamu bakal disingkirkan kayak nyingkirin
debu.Dasar gadis miskin!'
:* KUPERGI BERSAMA BAYU...
Evi melangkah dengan hati sedih,'Apa salahku sama wanita itu?Kenapa dia benci banget sama aku?'
Fitri lihat partnernya murung jadi heran,"Kenapa mb?Mukanya kok suram?Sedih ya bakal jauh dari Kak Reza ya..He..he.."
:* DIANTARA GELISAH..
Evi mencoba tersenyum,"Kamu ini Fit,udah yuk kita berangkat.Semua sudah dimuat kan?"
Fitri masuk ke mobil,"Tenang mb selama mb Evi di Bogor saya akan jagain Kak Reza."
:* KUCOBA UNTUK TETAP KUKUH...
Evi kian pedih mendengar kata2 Fitri,"Aku gpp.Yuk berangkat saja!"
Sementara itu Reza menatap penuh rasa bersalah kala melihat Evi meninggalkan Resto,'Vi,aku cuma ingin semua orang tahu kalau kamu itu pacar aku.Itu saja.'
Shiha malah bergegas membayar pesanannya dan pergi menyusul Evi.Wah bakal kemana Shiha ya?
:* TIADA KAN TEMPAT KUBERTEDUH....( Kantor Asian Group )
Evi bergegas menuju ruangan BOD kala mobil box yang ia naiki bersama Fitri tiba di Kantor Asian group.
Langkahnya disambut senyum ramah Tria dan Toto.Tria malah sudah main sapa nama saja padanya,
"Evi sini!"
Evi segera melangkah menuju Tria yang lagi asyik fotocopy,"Mb Tria.Saya bawa makan siang Pak Irwan dan Pak Adi.Apakah seperti biasa punya Pak Adi saya kasih ke mb?"
Tria senyum manis,"Bener banget.Panggil aja saya Tria.Kita seumuran kok."
Evi mengiyakan ,"Tapi apa ga dikira saya lancang...Tria?"
Tria malah ngekek,"Kan saya dah kasih ijin berarti gpp dong.Yang buat Pak Adi tinggal saja disini.
Biar saya yang antar ke ruangan beliau.Mengenai Pak Irwan masuk saja langsung,Bapak ada kok didalam."
:* DIKALA LUKA MEMBIRU....UH..UH..UH...
Evi segera mengikuti saran Tria menuju ruangan Irwan,'Tuhan,apa benar ya kata wanita bernama Shiha itu kalau aku ga selevel dengan Irwan?Aku ini cuma orang rendahan.Ga pantas banget.'
Evi ragu mau masuk namun justru pintu kantor dibuka dari dalam,"Hey kamu dah datang Vi?"
:* SEGENGGAM HARAPAN DALAM JIWA...
Evi malah bimbang gitu depan Irwan,ia malah mundur beberapa langkah.Irwan heran melihatnya,
"Hey...kamu kenapa?"
Irwan meraih tangan Evi,"Kamu baik2 saja Vi?Kok kayak takut gitu lihat aku?"
Sebuah suara lain menjawab pertanyaan Irwan tadi,"Jelas ia takut.Ia kan bohong sama kamu,Wan!"
Irwan terkesiap melihat siapa yang bicara,"Shiha?"
:* HILANG PUNAH TIADA KESAN....
Toto segera minta maaf pada Bossnya dan menyeret Shiha pergi,"Sorry Boss.Ni cewek licin kayak belut!
Saya akan bawa dia pergi Boss!"
Shiha malah teriak2,"Wan perempuan resto itu dah punya pacar Wan!Dia itu cuma manfaatin kamu.
Dia itu cuma mau harta kamu Wan!!Kamu harus dengerin aku Wan!!"
Irwan melihat pada Evi,jelas banget Evi down banget denger teriakan Shiha.
Evi bahkan coba melepas pegangan tangannya,namun Irwan kekeh dan makin erat memegangnya.
Malah ia menarik Evi masuk ke ruangannya dan mengunci pintunya.
:* DI KEGELAPAN...
Evi mencoba membuka pintu,"Biarkan aku pergi Wan...aku ga pantas di sini...aku ga..."
Irwan meraih Evi dan meminta gadis memandangnya,"Pandang aku Vi!Pandang!"
Evi ragu2 menatap mata CEO muda itu,'Tuhan,kenapa rasanya duniaku begitu gelap ya jika aku jauh dari Irwan?Mengapa aku begini ya Tuhan?'
Evipun memandang Irwan dengan mata berlinang.Apakah yang akan dikatakan Irwan pada Evi?Akankah perkataan Shiha akan merusak hubungan Irvi?***see you next eps***
Eps 31 CERBUNG X ↓↓↓ DEBU-DEBU JALANAN
↓↓↓ DEBU-DEBU JALANAN↑↑↑ CERBUNG X EPS 31
↓↓↓ Face To Face ↑↑↑ Berhadapan Muka
↓↓↓ AS WE WALK THE GOLDEN MILE↑↑↑ SAAT KITA SUSURI JALAN KEEMASAN ITU....(Kantor Asian Group)
Toto kesal melihat Shiha dan menyeretnya keluar menuju parkiran.Shiha kesal juga diusir,"Hey!Kamu ini apa ga tahu siapa aku?Main usir aja!!Dasar manusia2 rendahan!Selevel kamu sama pelayan resto itu!Awas ya kalau suatu saat nanti aku jadi Nyonya Besar kamu,aku akan pecat kamu!!"
Toto awalnya diam tapi lama2 ga tahan juga,"Saya ini memang wong rendahan!!Kawula alit!Tapi saya punya harga diri.Ga kayak kamu!Bukannya dulu kamu yang ninggalin Boss saya ya demi pria lain?Sekarang kayak pengemis datang minta balikan sama Boss.Dasar muka tembok!Saya malah percaya bahwa Boss bakal milih Non Evi jadi pendamping dan bakalan menyandang predikat Nyonya Besar di rumah Boss yang megah itu!Non Evi lebih pantas daripada wanita ga tahu diri kayak kamu!Pergi kamu dari sini dan jangan pernah coba kemari lagi!!Atau perlu saya usul sama Boss biar pasang anjing pelacak buat ngusir kamu?Ide bagus kayaknya...."
Shiha makin sebal,"Non Evi...Non Evi...!!Cihh!!Dia itu cuma pelayan resto...pelayan!!Ga level sama Irwan yang seorang CEO."
Toto memanggil satpam,"Pak!!Pastikan wanita ga jelas ini pergi dari sini.Boss ga mau lihat dia.Dan jika dia datang lagi usir langsung ya!!Ingat itu!Kalau perlu pajang foto dia di daftar tamu tak diundang!Biar aman!Kalian mengerti!!"
Team security segera ambil alih pengusiran Shiha.
Toto menatap sinis melihat Shiha dikawal satpam menuju mobilnya,'Dasar wanita nekad.Penampilan boleh berkelas tapi karakter perlu diamplas.Mulutnya juga perlu disekolahin tuh.Sok banget mentang2 kaya!
Heran aku kok ya ada ya wanita model begitu.Boss sih kegantengan jadi banyak yang ngejar.Tapi aku tahu Boss ga akan terpengaruh omongan tuh cewek sok kaya.'
Shiha sudah diusir namun perkataannya masih menjadi masalah bagi Evi.
Shiha membawa mobilnya keluar dari kantor Asian Group,'Aku mungkin bisa kalian usir tapi aku yakin Evi sudah terintimidasi dengan ucapanku.Lihat saja pasti sekarang dia ga pede dan minder banget dekat Irwan.Ha...ha...Dia pasti down banget.Aku yakin itu.'
↓↓↓ DOWN THE PRETTY AISLE↑↑↑ MENUJU KE LORONG YANG INDAH...(Ruang Kerja Irwan) Evi memang down persis perkiraan Shiha.Saking downnya sampai gemetar dia.Wajah tertunduk dan air mata menetes jatuh di lantai,'Aku ga pantas ada disini....aku ini harusnya tahu diri...aku cuma pelayan resto...
cuma orang rendahan...aku cuma tukang antar makan siang...harusnya aku ga memandang tinggi diriku dan menganggap aku selevel dengan Irwan...Sakit banget rasanya...kenapa sesakit ini hatiku?Kenapa?'
Evi masih dengan wajah tertunduk menaruh makan siang Irwan di meja dekat dia berdiri,"Tolong tanda tangan di list terima ya Pak..."
Irwan tak suka Evi terus menghindari tatapannya,"Pandang aku Vi!!Pandang!"
Evi menggeleng pelan,"Aku ga pantas ..."
Irwan kekeh,"Evi...aku bilang pandang aku sekarang!Lihat aku!"
Evi keder juga mendengar Irwan nada suaranya agak tinggi,pelan ia mengangkat wajahnya dan menatap Irwan.Face to face.Air mata menggenang di pelupuk mata Evi,Irwan juga sama.Berkaca2.Evi malah jadi heran,"Kamu...kenapa Wan?"
Irwan mengusap air mata di pipi Evi,"Kamu itu yang kenapa Vi?Aku sudah pernah bilang kan kalau aku ga suka lihat kamu nangis?Kamu ingat?"
Evi mengangguk,"Tapi perkataan wanita itu..."
Irwan menutup mulut Evi dengan jarinya,"Ssst!!Stop menyebut dan mengingat soal dia!Dia itu ga berarti apa2 lagi buat aku.Kamu paham?Dia itu masa lalu aku.Aku ga mau mengungkit lagi apa yang sudah berlalu."
Evi masih jatuh mentalnya,"Tapi dia benar Wan..."
↓↓↓ I KNOW THAT YOU ARE MINE↑↑↑ AKU TAHU BAHWA KAU TLAH JADI MILIKKU....
Irwan menggeleng,"Dia salah Vi!Dia mungkin pernah dekat denganku di masa lalu tapi dia tak mengenal hatiku,Vi."
Evi menatap CEO muda itu tak mengerti maksud ucapannya,"Maksudmu?"
Irwan malah tersenyum pada Evi,"Inilah yang kutahu Vi,manusia itu di mata Tuhan sama.Harta dan kedudukan tak mengubah nilai kita di hadapan-Nya.Kau dan aku sama di mata Dia Vi.Ga ada bedanya.Kita sama2 ciptaan-Nya.Sama2 diperhatikan-Nya dan berharga di mata-Nya.Kita itu milik kepunyaan-Nya.Jadi tak boleh kita menghina sesama kita.Itu sama artinya kita menghina Dia.Kau tahu itu Vi?"
↑↑↑ AND THERE'S NOTHING IN THIS WORLD ~ DAN TAK ADA DI DUNIA INI...
Evi terharu dan tak menduga Irwan semulia itu,'Kamu baik banget sih Wan?Kamu tahu cara buat hatiku kembali teduh...Aku ga tahu kenapa aku makin sayang sama kamu Wan...sayang banget...'
Irwan melanjutkan ucapannya,"Di dunia ini orang memandang rupa.Orang melihat tampilan luar kita.
Tapi bagi aku Vi,apa yang di dalam hati yang lebih utama.Percuma kita punya segala kemewahan di dunia tapi miskin hati nurani.Itu sia2 Vi.Lagipula harta,tahta dan semua yang ada di dunia bisa musnah,sifatnya cuma sementara.Aku lebih mengejar apa yang kekal.Jadi stop memandang rendah dirimu lagi ok?Aku tak suka!
Sekarang kamu ikuti ucapanku:Aku ini berharga di mata Tuhan.Ayo ikuti!"
↑↑↑ THAT I KNOW I WOULDN'T DO↓↓↓ AKAN KULAKUKAN...
Evi terkesiap,"Aku ini berharga di mata Tuhan..."
Irwan lega mendengarnya,"Juga berharga di mata Irwan..."
Evi terpana mendengar lanjutannya,"Irwan?"
Irwan malah tersenyum kecut,"Maaf Vi ...aku ga bisa nahan hatiku...hatiku sakit lihat kamu down...
Andai saja kita bertemu lebih awal saat kau masih belum punya seseorang di hatimu seperti sekarang..."
↓↓↓ TO BE NEAR YOU EVERY DAY↑↑↑ AGAR BISA DEKAT DENGANMU SETIAP HARI....
Irwan melepas pegangan tangannya dan membalikkan badannya,'Tuhan,mengapa aku selalu kedahuluan pria lain dalam urusan cinta?'
Evi merasakan kesedihan di hati CEO muda itu,"Wan,apa maksud ucapanmu barusan?Kau menyesal kita bertemu?"
Irwan menarik nafas dan menghembuskannya,"Bukan begitu Vi.Aku hanya merasa tidak beruntung karena terlambat mengenalmu..."
Evi mendekati Irwan yang masih membelakanginya,"Terlambat ?"
Irwan memasukkan tangannya di saku celananya,"Yeah...terlambat untuk menjadi orang yang terdekat bagimu.
Andai waktu bisa diputar kembali.Aku ingin selalu dekat denganmu Vi.Tapi kurasa aku memang ga beruntung ...aku terlambat...hatimu sudah ada orang lain...lupakan saja ..."
↓↓↓ EVERY HOUR,EVERY MINUTE↑↑↑ TIAP JAM,TIAP MENIT...
Irwan hendak melangkah menuju meja kerjanya kala ia merasakan Evi memeluknya dari belakang,
"Kau tidak terlambat Wan..."
Irwan kaget mendengarnya apalagi Evi memeluknya dan menangis di punggungnya,"Aku tidak mencintai kak Reza dan aku sudah bilang padanya soal itu...tapi ia tak mau mengerti bahwa aku ...bahwa aku mencintai orang lain...Dan orang itu kamu Wan..."
Irwan terpaku,"Kau bilang apa Vi?"
Irwan hendak berbalik tapi Evi mencegahnya,"Jangan berbalik...Biarkan aku melihat punggungmu..."
Irwan menurut dan menikmati saja pelukan Evi dari belakang,'Apakah aku bermimpi?Evi bilang dia mencintaiku?Tuhan,aku ga mimpi kan?'
Evi meneruskan ucapannya,"Kita mungkin belum lama kenal,tapi setiap jam setiap menit bersamamu adalah waktu yang sangat membahagiakan buatku Wan...Aku seperti telah begitu lama mengenalmu....Aku bersyukur pada Tuhan karena mempertemukanku denganmu.Sungguh...apa jadinya aku tanpamu Wan...kau sangat berharga di hatiku Wan...Aku ...pikir ini hanya rasa hutang budi semata namun aku tahu bahwa hatiku telah terisi namamu Wan...aku jatuh hati padamu Wan..."
↑↑↑ TAKE MY HAND AND LET ME LEAD THE WAY ~ GENGGAM TANGANKU DAN BIARKAN AKU MENUNTUNMU...
Irwan meraih tangan Evi yang memeluknya,"Vi...kau tak sedang mempermainkan hatiku kan?"
Evi menggeleng,"Tak pernah ada niat sejahat itu di hatiku Wan...aku mencintaimu..."
Irwan segera berbalik,"Katakan sekali lagi...kumohon..."
↓↓↓ ALL THROUGH YOUR LIFE↑↑↑ SELAMA HIDUPMU....
Evi menatap tersipu pada Irwan,"Aku mencintaimu Wan..."
Irwan mengenggam tangan Evi sambil tersenyum bahagia,"Katakan aku sedang tidak bermimpi saat ini..."
Evi mengusap pipi CEO muda itu,"Selama hidupku baru kali ini aku tahu rasanya jatuh cinta...Kau tidak sedang bermimpi Wan..."
↑↑↑ I'LL BE BY YOUR SIDE↓↓↓ AKU KAN DI SISIMU...
Irwan meraih tangan Evi yang mengusap pipinya,"Aku mencintaimu Vi....mau kah kau selalu berada di sisiku menjadi kekasih hatiku?"
Evi bahagia banget cintanya bersambut,"Tentu Wan...aku kan selalu disisimu...selalu..."
Mereka berpelukan haru.Evi menangis di bahu Irwan,bukan lagi tangis karena kesedihan tapi karena bahagia.
Akhirnya mereka jadian juga.
↓↓↓ TILL DEATH DO US PART↑↑↑ HINGGA MAUT MEMISAHKAN KITA...
Irwan memeluk bahagia wanita yang ia cintai,"Terima kasih Tuhan,akhirnya aku menemukan kebahagiaan juga..."
Evi tersenyum mendengarnya,'Kaulah yang memberiku kebahagian Wan..begitu banyaknya hingga hatiku berbunga2 rasanya...Siapa sangka kau mau menerima wanita dari kalangan biasa seperti aku...Betapa aku mencintaimu,Wan...sangat mencintaimu...'
Irwan memandang Evi,"Kau takkan seperti Shiha kan Vi?Kau takkan meninggalkanku Vi?"
Evi malah jawab,"Tidak Wan.Aku bukan dia.Aku akan selalu menjaga hatimu."
Irwan terharu dan kembali meraih Evi dalam pelukannya,"Aku bahagia sekali Vi...aku jadi lapar deh..."
↑↑↑ BABY,I'LL BE YOUR FRIEND↓↓↓ KASIH,AKU KAN JADI TEMANMU...
Evi segera menyiapkan makan siang Irwan,"Ayo makan.Nanti maagnya kambuh lho.Aku masak enak lho."
Irwan malah ngajak makan bersama,"Ayo duduk juga sayang.Kita makan bersama."
Evi terpana dipanggil sayang,"Kamu panggil aku apa barusan?"
↑↑↑ MY LOVE WILL NEVER END↓↓↓ CINTAKU TAKKAN PERNAH PADAM...
Irwan malah julit,"Apa ya tadi aku manggilnya?Gimana kalau aku panggil kamu Nyonya sayang?"
Evi tersipu,"Ihh..lebay deh.."
Irwan malah serius,"Aku beneran...mulai sekarang aku akan panggil kamu Nyonya Sayang...cocok deh..."
Evi malah menyuapi Irwan,"Terserah kamu aja deh...Aku nurut aja.Gimana enak kan?"
Irwan malah makan sambil mesam mesem,"Jelas enak dong masaknya kan pakai cinta....hmm sedap betul..."
Merekapun makan bersama dengan riang.
→TILL DEATH DO US PART←
Gimana ya reaksi Shiha kalau tahu rencananya gatot alias gagal total.Bukannya menjauhkan Evi dari Irwan eh malah bikin mereka jadian.Astaga!
↑↑↑ WHEN I WAKE UP EVERY DAY↓↓↓ SAAT AKU TERBANGUN SETIAP HARI...(Malaysia)
Seorang pria tampan nampak baru saja bangun dari tidur siangnya,"Whooah..."
Secara reflek tangannya mencari2 sisi sebelahnya,"Shiha...bangun beib.."
Namun ia segera sadar kalau dia hanya tidur sendiri,"Astaga...aku lupa kalau Shiha sudah kembali ke Indonesia.Aku ini kenapa sih?Masih saja ga bisa melupakan dia?"
↓↓↓ WITH YOU LYING IN MY ARMS↑↑↑ DENGAN KAU BERBARING DI PELUKANKU...
Siapa sih tuh cowok?Bentar ...
Pria muda itu memegangi kepalanya,"Aku pasti kebanyakan minum semalam.Jam segini baru bangun.
Aku kangen Shiha.Biasanya dia selalu disisiku,di pelukanku.Aku rindu dia.Aku tak bisa terus begini.
Aku akan bilang sama mama papa kalau aku ga bisa nikah dengan gadis pilihan mereka.
Aku lelah selalu jadi aset bisnis mereka.Aku ini pribadi bukan barang.Apalagi aset.Aduh...kepalaku pusing banget."
Seorang wanita paruh baya mengetuk pintu kamar pria muda itu,"Hazman...Ini mama sayang...
mama masuk ya?"
Oh itu Hazman.Wah kekasih Shiha dong.Pria yang bikin Shiha ninggalin Irwan pas resepsi pernikahan.
Hazman menyahut,"Masuk aja Ma!"
Wanita itu masuk dan duduk di tepi ranjang,"Kamu kenapa sayang?Makan yuk!Kamu semalam pulang larut.Siang gini baru bangun.Pasti laper kan.Yuk turun makan sayang."
Hazman malah menguap,"Hazman mandi dulu Ma...oh ya Ma,Hazman mau ke Indonesia."
Sang Mama terpana,"Ngapain kamu ke sana ?Ngejar gadis itu lagi?Sayang...kamu kan mau Mama jodohin sama anak teman bisnis Papamu.Gimana sih?"
Hazman bangun dengan terhuyung,"Pokoknya Hazman mau cari Shiha.Terserah Mama mau ijinin apa ga,Hazman tetep akan ke Indonesia.Titik!"
Sang Mama menghela nafas,"Kamu akan menyesal mengejar wanita itu Sayang.Dia itu ga baik.Dengerin Mama."
Hazman malah masuk ke kamar mandi,sang Mama menyerah dan keluar dengan gundah,"Dasar Hazman
paling susah dikasih pengertian.Sebaiknya aku kasih tahu Papa saja."
Wah Hazman mau ke Indonesia?Nambah kacau atau nambah ruwet ya?Weleh...
↓↓↓ I WONDER IF I'M DREAMING↑↑↑ AKU BERTANYA2 APAKAH INI MIMPI ( Asian Group Head Office )
Irwan asyik menatap wajah Evi,"Aku masih ga percaya deh rasanya kalau kita sudah jadian..."
Evi malah menyodorkan tanda terima,"Kamu ini sejak tadi bilang gitu terus...Aku cubit aja pipinya biar sadar kalau ga sedang mimpi.Nih!"
Irwan malah senyum dicubit,"Aku bahagia banget hari ini.Mimpi apa ya aku semalam?"
Evi kembali menyodorkan tanda terimanya,"Ayo Tuan CEO ttd dulu."
↑↑↑ WHEN I LOOK INTO YOUR EYES↓↓↓ SAAT KUTATAP MATAMU...
Tangan Irwan dan Evi malah beradu di list tersebut,mereka saling pandang dan saling senyum.
Irwan malah meraih jemari Evi,"Kamu yang tanda tangan saja Nyonya sayang...kita kan sama..."
Evi meraih bolpen dan menaruhnya di tangan Irwan,"Ga bisa gitu dong Pak CEO,soal kerja harus tetap profesional."
Irwan akhirnya teken juga.Nurut sama Evi.
↑↑↑ I JUST CAN'T BELIEVE IT'S TRUE↓↓↓ TAK KUPERCAYA INI NYATA....
Saat itulah pintu diketuk,"Wan!Irwan!Kamu baik2 aja di dalam?"
Rupanya Adi.Dia heran lihat pintu kantor Irwan terkunci,"Tumben nih pakai acara kunci pintu segala.
Jangan2 ada masalah lagi."
Tria malah narik Adi menjauh,"Pak jangan diganggu Pak Irwannya..Pak Irwan lagi sama..."
Adi malah penasaran,"Sama siapa?Jangan bilang sama aku kalau Irwan lagi sama cewek didalam.
Karena itu ga mungkin banget!"
Tria malah jawab,"Kok bapak tahu sih Pak Irwan lagi sama perempuan di dalam?"
Adi terbelalak,"Apa?!!Aku ga percaya!"
Tria malah ngeliatin kuku2 jarinya yang diberi warna pink,"Terserah kalau Bp ga percaya.
Lihat aja di monitor cctv.Bener ga kalau Pak Irwan lagi sama cewek."
Adi makin kepo.Namun baru mau melangkah ke ruang kerjanya,pintu ruangan Irwan dibuka.
↓↓↓ THAT MY HEART BELONGS TO YOU↑↑↑ BAHWA HATIKU MILIKMU...
Irwan keluar bergandeng tangan dengan Evi,"Adi,aku pergi dulu yach.Mau prepare buat besok.
Tria bilang sama partner Evi kalau dia pulang duluan aja."
Tria segera gestur siap,"Siap Pak."
Adi malah merhatiin tangan Irwan yang gandeng Evi,"Mau kemana sih Wan?"
Irwan malah tersenyum,"Dasar Adi.Kayak Mami aku aja deh,selidik banget.Aku mau ajak Evi belanja.
Puas?"
Evi tersipu digandeng Irwan mana erat lagi,'Aduh...aku jadi malu nih...'
Irwan malah pede,"Udah ya.Kalian jaga kantor ya.Oh..iya yang rukun ya...he..he.."
Tria tersipu sambil melirik Adi.
Adi malah lagi sibuk mikir,'Jangan2 bener kata Tante Idayu kalau gadis resto itu sudah jadi kekasih Irwan.
Cara mereka gandengan itu lho...mesra banget.Perasaan Irwan ga pernah gitu deh sama cewek.
Sama Shiha dulu aja ga segitu amat.Wah...tinggal aku dong yang jomblo.Waduh!!'
Evi mengikuti langkah Irwan menuju lobby kantor.
Para karyawan pada bisik2 melihat mereka,"Wah bentar lagi Pak Presdir bakal nikah deh kayaknya...
lihat tuh!"
Yang lain juga pada ngeliatin,"Gandengnya mesra bingow...jadi iri deh...Pak Presdir romantis ya?
Jadi pingin..."
Yang dibicarakan malah asyik melangkah bersama.Teng...teng...kaya lagu...
↓↓↓ AND I KNOW THAT YOU'LL BE THERE↑↑↑ DAN AKU TAHU KAU KAN SELALU ADA..
.( Resto Rosalina )
Reza galau banget mondar mandir ga jelas,'Aku nyusul Evi ke Asian Group apa ga ya?Aku bingung nih?'
Intan deketi Reza,"Kayaknya kakak lagi galau ya?Mikir Evi ya?"
Reza malah berhenti,"Iya Tan.Aku bingung.Evi marah ga ya sama aku gara2 tamu cewek tadi?"
Intan sebel lihat perhatian Reza cuma ke Evi terus,'Tuh cewek hoki banget sih.Selalu jadi incaran cowok2 kece.Padahal muka juga pas2an.Hitem lagi.Amit2 deh...darimana juga daya tariknya?
Perasaan lebih ok aku deh...'
↓↓↓ I KNOW THAT YOU'LL BE THERE↑↑↑ AKU TAHU BAHWA KAU KAN SELALU ADA....
Reza melihat keluar resto,sebuah mobil mewah nampak berhenti.
Ia segera menyuruh Intan bersiap,"Tan ada tamu tuh!Kayaknya orang behave deh.Lihat mobilnya mewah bener."
Intan ikut kepo,"Wah iya ya...mobilnya bagus banget.Kinclong!Moga aja tamunya pria he..he.."
↓↓↓ FOREVER,OH YEAH↑↑↑ SELAMANYA,OH YEAH....
Reza melirik sinis,'Dasar cewek ganjen pikirannya cowok melulu.Ga bisa diem lihat yang berkantong tebal.Untung Evi ga kayak kamu Tan...'
Wah siapakah yang datang ke Resto Rosalina?Saatnya bobok cantik.zzz...z..z***see you next eps***
Eps 32 CERBUNG X *$* DEBU-DEBU JALANAN
** DEBU-DEBU JALANANU* CERBUNG X EPS 32
M* It Rent|*** Sewa
¥** BABY,WE CAN HAVE IT ALL~KASIH KITA DAPAT MEMILIKI SEMUANYA ....
Hepi banget Irwan keluar dari kantornya.Sembari menggandeng mesra sang pujaan hati,Evi maksudnya,
sang CEO muda menghubungi Toto,"Siapkan mobil ya To,aku mau pergi sama Nyonya."
Evi makin salting dengernya,'Aduh...Irwan nyebutnya gitu amat.Kayak dah biasa deh...'
Toto segera tanggap,"Nyonya Evi ya Boss?He..he ...kayaknya ada yang jadian nih...ikut seneng Boss!Selamat!!
Selamat!!Saya ditraktir dong Boss..." Irwan ngekek,"Beres!Makanya kamu ikut!Cepetan ya!Bawa yang Alphard aja.Kutunggu di lobby depan." Toto segera bersiap dan meluncur membawa mobil pilihan Bossnya menuju lobby utama.
U** GIRL,TAKE MY HAND AND LET ME LEAD THE WAY~GADIS GENGGAM TANGANKU DAN BIARKAN AKU MENUNTUNMU....
Alphard hitam nan kincling memasuki halaman depan gedung utama kantor Asian Group.
Memang ada beberapa gerbang tapi spesial yang ini gerbangnya kayu makhlum Irwan suka yang ramah lingkungan.Asri juga dipandang.Tampak Irwan masih erat menggenggam tangan Evi,"Ah itu mobilnya!
Ayo!" Evi mah nurut aja,hatinya aja dah ga karuan rasanya apalagi banyak yang ngeliatin sepanjang jalan.
Wis apalah2 rasanya.Keki,tersipu,bingung,campur seneng and hepi ye..ye..
£**THERE'LL BE GOOD TIMES~AKAN ADA SAAT2 INDAH...( RESTO ROSALINA )
Seorang wanita paruh baya dengan penampilan ala2 kelas atas nampak keluar dari mobil mewahnya
menuju pintu masuk Resto.Dari kacamata hitamnya nan elegan dipandangnya bangunan resto berlantai 4 itu,'Oh...ini resto Rosalina.Not bad...setidaknya calon pendamping putraku bisa masak.
Jadi aku ga perlu cemas soal kesehatan Irwan.' Sudah tahu kini siapa yang datang?Idayu!! €**AND THERE'LL BE BAD~DAN ADA SAAT BURUK... Intan tergopoh2 menyambut wanita elegan itu,"Selamat datang di resto Rosalina."
Intan kian terpesona melihat gaya Idayu melepas kacamata hitamnya nan wah,"Bisa saya minta meja
terbaik?" Intan segera mengantar,"Oh..tentu2!Mari saya antarkan!"
Gaya jalan Idayu nan lemah gemulai ditambah pakaiannya yang bermerk bikin siapa saja memandang padanya.Termasuk Reza dan Endah.
Endah,"Siapa itu Za?Kayaknya Nyonya Besar deh...Lihat penampilannya!Jangan sampai salah service Za!" Reza manggut2,"Iya aku juga kepo nih.Akhir2 ini resto kita banyak kedatangan tamu kalangan atas.
Tapi kayaknya yang ini benar2 berkelas deh.Tatapan matanya tajam,penuh wibawa,lihat tuh Intan aja sampai keder..."
$**BUT I WILL STAND BESIDE YOU WOMAN/NAMUN AKU KAN SELALU DI SAMPINGMU... Endah malah jadi kasihan lihat Intan,"Kayaknya Intan grogi deh Za,perlu pendampingan tuh.
Daripada jadi kacau.Ntar kamu juga kena." Rezapun mengikuti saran Endah,"Ya udah aku ke sana dulu." T** ALL THE WAY/SEPANJANG JALAN... Intan lega Reza mendekat,"Kak,Nyonya ini tanya soal hal yang aku ga begitu paham.Kakak yang jelasin ya?Aku siapin pesanan dulu."
Intan ngacir ninggalin Reza sama Idayu,'Wah untung ada kak Reza.Tuh Nyonya emang mengintimidasi banget auranya.Tapi aku pingin bisa kayak dia.Keren banget dia.Elegan,modis,dan memukau banget.Kapan aku bisa kayak dia ya?Dia punya anak ga ya?Pasti anaknya Boss Besar deh.Ibunya aja sekeren itu apalagi anaknya.Aku mau jadi mantunya he..he..ngarep..'
@**AND THROUGH THE YEARS/DAN MELEWATI TAHUN DEMI TAHUN... Idayu malah nanya macem2 soal resto,"Sudah lama ya resto ini berdirinya?Sudah berapa tahun ya?" Reza menjawab,"Belum lama Nyonya baru 6 tahunan.Tapi kemajuannya cukup pesat apalagi sejak kami bekerjasama dengan Asian Group.Cabang kami yang di Bogor malah akan direnovasi dalam waktu dekat." Idayu tersenyum,"Oh...Asian Group invest disini juga ya?Mmhh..saya baru tahu...Siapa perwakilan dari Asian Group yang diutus kemari?Soalnya saya kenal dengan beberapa petinggi disana siapa tahu saja saya kenal.He..he.."
R**AS LIFE WILL PUT US THROUGH/SAAT HIDUP KITA PENUH KESULITAN... Dengan bangga Reza jawab,"Yang kemari bukan perwakilan tapi CEO nya sendiri Nyonya.
Namanya Pak Irwan." Idayu pura2 terkesima,"Wow...pasti sangat hebat potensi resto ini sampai2 CEO sendiri yang menyambangi.
Boleh saya kenal dengan manager resto ini?" Saat itulah Rosalina turun dari lantai 2 hendak menyambut kedatangan Pak Samuel.
Eh Samuel malah lihat Idayu dan mendekatinya,"Wah sungguh suatu kehormatan Anda berkenan datang kemari,Nyonya Idayu.Selamat datang saya ucapkan.Wah...semoga Anda puas dengan pelayanan disini." Reza kaget dengan sikap ramah Bossnya,'Tumben Bp menyapa pengunjung...Siapa ya wanita ini?Sebegitu pentingkah sampai disapa langsung sama Bp?' |** WHEN SNOW WILL FALL ON WINTER NIGHTS/SAAT SALJU TURUN DI MALAM MUSIM DINGIN... Samuel memperkenalkan Rosalina pada Idayu,"Ros,sini!" Rosalina juga jadi heran namun ia ikut menyambut Idayu dengan hormat,"Saya manager di sini Ibu.
Nama saya Rosalina."
Samuel malah asyik berbincang dengan Idayu,"Jika sudah selesai bersantap saya siap mengajak
Nyonya tour keliling resto kami ini." $¤¤ I'LL KEEP YOU WARM INSIDE/AKU KAN MENGHANGATKANMU... Tentu saja Idayu senang dengan sambutan hangat dari para petinggi resto terhadap kedatangannya.
Ia lalu menikmati santap siangnya.Rosalina bertanya pada Pak Samuel,"Ibu tadi siapa Pak?Bapak begitu segan sepertinya?"
Samuel menjawab,"Beliau itu ibu kandung CEO Asian Group.Dulu beliaulah yang memegang kendali Asian Group sebelum diserahkan pada putranya."
Rosalina terperangah,"Jadi...beliau itu ibu dari Pak Irwan?" Samuel mengangguk,"Wah ini pertanda bagus sampai beliau datang kemari.Namun apa ya yang membuat beliau mau kesini?Tak mudah lho menarik perhatian beliau itu.Aku jadi penasaran..."
U¤¤ YEAH,BABY,I WILL/YEAH KASIH,KAN KULAKUKAN... Sementara itu Idayu usai bersantap siang dan kini didampingi Samuel keliling resto.
Rosalina mengkoordinir teamnya agar melakukan service excellent,"Semua harus jaga sikap ok?
Jangan bikin ulah ataupun tindakan yang bikin malu resto kita.Tamu itu adalah tamu penting.
Kalian mengerti?!" M¤¤ YEAH BABY I'LL BE THERE / YEAH KASIH AKU KAN SELALU ADA... Semua jelas jadi bertanya2 siapa Idayu mengapa begitu dihormati dan harus dilayani dengan baik.
Reza kepo dan nanya sama kak Ros,"Siapa sih Ibu2 itu kak?Kayaknya heboh banget."
Kak Ros berbisik karena mereka kini di lantai 4 bersama Idayu dan Pak Samuel,"Itu adalah ibu dari Pak Irwan."
Reza ternganga,"Ibunya?" |¤¤ BABY I'LL BE THERE ... Idayu memandang sekelilingnya dengan seksama,ia lihat lantai 4 sedang dipakai buat pameran hp,
"Lantai 4 ini serba guna ya?Bisa disewa berarti?" Samuel menjawab,"Tentu saja.Kami akan sangat senang jika Nyonya berencana mengadakan acara di sini.Itu akan menaikkan prestise kami."
Idayu tersenyum,'Ini kesempatan buat aku dekat dengan calon mantuku dan meraih hati putraku.
Kurasa aku juga mau lihat bagaimana dapur resto ini.Aku ingin pastikan karyawan2 disini punya kelas dan bekerja sesuai standar operasional prosedure.Siapa tahu saja aku bisa mengorek keterangan soal gadis itu.'
@¤¤ ALL THROUGH YOUR LIFE / SELAMA HIDUPMU...
Evi terpana dibawa ke sebuah butik nan megah,"Wan,ini ga salah kamu bawa aku ke sini?Buat apa Wan?"
Irwan malah gandeng lengan Evi,"Udah masuk dulu.Besok itu pasti si empunya tanah ngajak makan malam
dan aneka kegiatan lain.Aku mau kamu tampil dengan mempesona.Kamu silakan pilih mau model gaun malam
kayak apa,mau baju apa aja pilih aja sesukamu.Dan satu hal lagi,jangan pikirkan soal uang.Anggap aja ini gajimu selama jadi chef aku.Gimana?"
Evi ragu melangkah,"Seumur hidup aku ga pernah belanja baju ke tempat semegah ini Wan...Ntar aku malu2in lagi.Ga ah Wan...ga usah belanja ya?" Irwan malah nampak memohon,"Please...Vi biarin aku ngasih sesuatu ke kamu secara langsung oke?" Evi malah jadi haru,"Kamu tuh dah ngasih terlalu banyak ke aku Wan...ini ga perlu." Irwan kembali memohon,"Please...Nyonya sayang...mau ya...please?" Evi ga tega nolak,"Ya udah aku nurut deh...tapi kamu yang pilih ya...aku yakin pilihanmu bagus deh." Irwan sumringah,"Beres Nyonya sayang!!Ayo shopping!Dah lama ga shopping nih!" Cerianya Irwan ya...hepi banget.Akhirnya dia punya seseorang berbagi suka dan duka.
Wah apa reaksi Irwan bila tahu sang mama mengunjungi resto ya?***see you next eps***
Eps 33 CERBUNG X ◆ DEBU-DEBU JALANAN
sang CEO muda menghubungi Toto,"Siapkan mobil ya To,aku mau pergi sama Nyonya."
Evi makin salting dengernya,'Aduh...Irwan nyebutnya gitu amat.Kayak dah biasa deh...'
Toto segera tanggap,"Nyonya Evi ya Boss?He..he ...kayaknya ada yang jadian nih...ikut seneng Boss!Selamat!!
Selamat!!Saya ditraktir dong Boss..." Irwan ngekek,"Beres!Makanya kamu ikut!Cepetan ya!Bawa yang Alphard aja.Kutunggu di lobby depan." Toto segera bersiap dan meluncur membawa mobil pilihan Bossnya menuju lobby utama.
U** GIRL,TAKE MY HAND AND LET ME LEAD THE WAY~GADIS GENGGAM TANGANKU DAN BIARKAN AKU MENUNTUNMU....
Alphard hitam nan kincling memasuki halaman depan gedung utama kantor Asian Group.
Memang ada beberapa gerbang tapi spesial yang ini gerbangnya kayu makhlum Irwan suka yang ramah lingkungan.Asri juga dipandang.Tampak Irwan masih erat menggenggam tangan Evi,"Ah itu mobilnya!
Ayo!" Evi mah nurut aja,hatinya aja dah ga karuan rasanya apalagi banyak yang ngeliatin sepanjang jalan.
menuju pintu masuk Resto.Dari kacamata hitamnya nan elegan dipandangnya bangunan resto berlantai 4 itu,'Oh...ini resto Rosalina.Not bad...setidaknya calon pendamping putraku bisa masak.
Jadi aku ga perlu cemas soal kesehatan Irwan.' Sudah tahu kini siapa yang datang?Idayu!! €**AND THERE'LL BE BAD~DAN ADA SAAT BURUK... Intan tergopoh2 menyambut wanita elegan itu,"Selamat datang di resto Rosalina."
terbaik?" Intan segera mengantar,"Oh..tentu2!Mari saya antarkan!"
Gaya jalan Idayu nan lemah gemulai ditambah pakaiannya yang bermerk bikin siapa saja memandang padanya.Termasuk Reza dan Endah.
Endah,"Siapa itu Za?Kayaknya Nyonya Besar deh...Lihat penampilannya!Jangan sampai salah service Za!" Reza manggut2,"Iya aku juga kepo nih.Akhir2 ini resto kita banyak kedatangan tamu kalangan atas.
Tapi kayaknya yang ini benar2 berkelas deh.Tatapan matanya tajam,penuh wibawa,lihat tuh Intan aja sampai keder..."
$**BUT I WILL STAND BESIDE YOU WOMAN/NAMUN AKU KAN SELALU DI SAMPINGMU... Endah malah jadi kasihan lihat Intan,"Kayaknya Intan grogi deh Za,perlu pendampingan tuh.
Daripada jadi kacau.Ntar kamu juga kena." Rezapun mengikuti saran Endah,"Ya udah aku ke sana dulu." T** ALL THE WAY/SEPANJANG JALAN... Intan lega Reza mendekat,"Kak,Nyonya ini tanya soal hal yang aku ga begitu paham.Kakak yang jelasin ya?Aku siapin pesanan dulu."
Intan ngacir ninggalin Reza sama Idayu,'Wah untung ada kak Reza.Tuh Nyonya emang mengintimidasi banget auranya.Tapi aku pingin bisa kayak dia.Keren banget dia.Elegan,modis,dan memukau banget.Kapan aku bisa kayak dia ya?Dia punya anak ga ya?Pasti anaknya Boss Besar deh.Ibunya aja sekeren itu apalagi anaknya.Aku mau jadi mantunya he..he..ngarep..'
@**AND THROUGH THE YEARS/DAN MELEWATI TAHUN DEMI TAHUN... Idayu malah nanya macem2 soal resto,"Sudah lama ya resto ini berdirinya?Sudah berapa tahun ya?" Reza menjawab,"Belum lama Nyonya baru 6 tahunan.Tapi kemajuannya cukup pesat apalagi sejak kami bekerjasama dengan Asian Group.Cabang kami yang di Bogor malah akan direnovasi dalam waktu dekat." Idayu tersenyum,"Oh...Asian Group invest disini juga ya?Mmhh..saya baru tahu...Siapa perwakilan dari Asian Group yang diutus kemari?Soalnya saya kenal dengan beberapa petinggi disana siapa tahu saja saya kenal.He..he.."
R**AS LIFE WILL PUT US THROUGH/SAAT HIDUP KITA PENUH KESULITAN... Dengan bangga Reza jawab,"Yang kemari bukan perwakilan tapi CEO nya sendiri Nyonya.
Namanya Pak Irwan." Idayu pura2 terkesima,"Wow...pasti sangat hebat potensi resto ini sampai2 CEO sendiri yang menyambangi.
Boleh saya kenal dengan manager resto ini?" Saat itulah Rosalina turun dari lantai 2 hendak menyambut kedatangan Pak Samuel.
Eh Samuel malah lihat Idayu dan mendekatinya,"Wah sungguh suatu kehormatan Anda berkenan datang kemari,Nyonya Idayu.Selamat datang saya ucapkan.Wah...semoga Anda puas dengan pelayanan disini." Reza kaget dengan sikap ramah Bossnya,'Tumben Bp menyapa pengunjung...Siapa ya wanita ini?Sebegitu pentingkah sampai disapa langsung sama Bp?' |** WHEN SNOW WILL FALL ON WINTER NIGHTS/SAAT SALJU TURUN DI MALAM MUSIM DINGIN... Samuel memperkenalkan Rosalina pada Idayu,"Ros,sini!" Rosalina juga jadi heran namun ia ikut menyambut Idayu dengan hormat,"Saya manager di sini Ibu.
Nama saya Rosalina."
Nyonya tour keliling resto kami ini." $¤¤ I'LL KEEP YOU WARM INSIDE/AKU KAN MENGHANGATKANMU... Tentu saja Idayu senang dengan sambutan hangat dari para petinggi resto terhadap kedatangannya.
Ia lalu menikmati santap siangnya.Rosalina bertanya pada Pak Samuel,"Ibu tadi siapa Pak?Bapak begitu segan sepertinya?"
Samuel menjawab,"Beliau itu ibu kandung CEO Asian Group.Dulu beliaulah yang memegang kendali Asian Group sebelum diserahkan pada putranya."
Rosalina terperangah,"Jadi...beliau itu ibu dari Pak Irwan?" Samuel mengangguk,"Wah ini pertanda bagus sampai beliau datang kemari.Namun apa ya yang membuat beliau mau kesini?Tak mudah lho menarik perhatian beliau itu.Aku jadi penasaran..."
U¤¤ YEAH,BABY,I WILL/YEAH KASIH,KAN KULAKUKAN... Sementara itu Idayu usai bersantap siang dan kini didampingi Samuel keliling resto.
Rosalina mengkoordinir teamnya agar melakukan service excellent,"Semua harus jaga sikap ok?
Jangan bikin ulah ataupun tindakan yang bikin malu resto kita.Tamu itu adalah tamu penting.
Kalian mengerti?!" M¤¤ YEAH BABY I'LL BE THERE / YEAH KASIH AKU KAN SELALU ADA... Semua jelas jadi bertanya2 siapa Idayu mengapa begitu dihormati dan harus dilayani dengan baik.
Reza kepo dan nanya sama kak Ros,"Siapa sih Ibu2 itu kak?Kayaknya heboh banget."
Reza ternganga,"Ibunya?" |¤¤ BABY I'LL BE THERE ... Idayu memandang sekelilingnya dengan seksama,ia lihat lantai 4 sedang dipakai buat pameran hp,
"Lantai 4 ini serba guna ya?Bisa disewa berarti?" Samuel menjawab,"Tentu saja.Kami akan sangat senang jika Nyonya berencana mengadakan acara di sini.Itu akan menaikkan prestise kami."
Idayu tersenyum,'Ini kesempatan buat aku dekat dengan calon mantuku dan meraih hati putraku.
Kurasa aku juga mau lihat bagaimana dapur resto ini.Aku ingin pastikan karyawan2 disini punya kelas dan bekerja sesuai standar operasional prosedure.Siapa tahu saja aku bisa mengorek keterangan soal gadis itu.'
Irwan malah gandeng lengan Evi,"Udah masuk dulu.Besok itu pasti si empunya tanah ngajak makan malam
dan aneka kegiatan lain.Aku mau kamu tampil dengan mempesona.Kamu silakan pilih mau model gaun malam
kayak apa,mau baju apa aja pilih aja sesukamu.Dan satu hal lagi,jangan pikirkan soal uang.Anggap aja ini gajimu selama jadi chef aku.Gimana?"
Evi ragu melangkah,"Seumur hidup aku ga pernah belanja baju ke tempat semegah ini Wan...Ntar aku malu2in lagi.Ga ah Wan...ga usah belanja ya?" Irwan malah nampak memohon,"Please...Vi biarin aku ngasih sesuatu ke kamu secara langsung oke?" Evi malah jadi haru,"Kamu tuh dah ngasih terlalu banyak ke aku Wan...ini ga perlu." Irwan kembali memohon,"Please...Nyonya sayang...mau ya...please?" Evi ga tega nolak,"Ya udah aku nurut deh...tapi kamu yang pilih ya...aku yakin pilihanmu bagus deh." Irwan sumringah,"Beres Nyonya sayang!!Ayo shopping!Dah lama ga shopping nih!" Cerianya Irwan ya...hepi banget.Akhirnya dia punya seseorang berbagi suka dan duka.
Wah apa reaksi Irwan bila tahu sang mama mengunjungi resto ya?***see you next eps***
Eps 33 CERBUNG X ◆ DEBU-DEBU JALANAN
◆ DEBU-DEBU JALANAN@◆CERBUNG X EPS 33
J◆ TransformationM◆ Transformasi
|◆J◆ SONIA....HANYALAH DIRIKU YANG SELALU MENCINTAIMU....( Di Butik Ternama )
Sepasang insan yang baru saja jadian.Maksudnya mereka makhluk jadi2an gitu?Weleh...
Sang CEO muda nampak antusias memilih gaun malam buat Evi,"Ini bagus deh Vi.Lihat!Warnanya bikin kulit kamu terlihat makin eksotis.Kalau yang ini juga bagus.Kainnya adem dipakai.Warnanya juga cantik.Yang ini juga keren."
Evi malah iseng nanya sama pelayan butiknya,"Mb disini harga paling murah buat gaun malam berapa ya?"
Sang pelayan jawab,"Tergantung model dan bahannya mb."
Evi lalu mengambil satu gaun yang dipilih Irwan,"Kalau model ini?"
Pelayannya jawab,"Itu mahal mb.Sekitar 1 juta ke atas kalau bahannya ga sebagus itu.Kalau yang mb pegang itu sekitar 3,5 juta."
Evi melongo mendengarnya,'Astaga!Gaun ini setara dengan UMR Jakarta?Waduh...mending aku usul Irwan beli ke pasar aja deh.'
Eh baru mikir gitu Irwan malah sudah menenteng beberapa helai gaun lagi,"Vi,ini serasi deh di tubuh kamu.Lihat designnya bagus kan?Kamu cobain deh."
Evi malah terpaku ditempatnya.Irwan jadi heran,"Kok diem Vi?Oh...mb..mb...bisa antar kekasih saya ini ke kamar pas?Ini gaun2 yang mau dicoba.Ini ...ini..sama ini.."
Pelayan butik segera mengajak Evi,"Mari mb saya antar.Itu disana kamar pas nya.Mari!"
Evi malah megangi tangan Irwan,"Wan..."
Irwan malah ngekek,"Masak sama aku ganti bajunya Vi...he..he..kalau dah resmi jadi isteri aku gpp he...he.."
Pelayan butiknya menahan senyum mendengarnya.Evi jadi salting,"Maksudku bukan gitu...Irwan ah..."
Irwan memberi kode pada pelayannya,"Mb tolong dianterin ya...saya masih mau milih baju2 buat kekasih saya ini.Ok?"
Pelayannya jawab,"Baik.Mari mb..."
Evi akhirnya mengikuti langkah sang pelayan butik,'Apa kata ibu kalau tahu aku boros kayak gini?
Mending aku pilih satu aja yang paling murah dari semua pilihan Irwan.Aha...gitu aja.'
@◆ LA..LA..LA..LA..LA...LA..(2x)
Sementara Evi sedang asyik berlala..laa..nyoba baju.Irwan malah ditelpon seseorang,"Ya Di?
Ada masalah di kantor?"
Adi malah jawab,"Kantor baik Wan.Aman terkendali.Yang tak terkendali itu rasa kepo aku ke kamu bro!"
Irwan mengernyitkan dahinya,"Kepo soal apa?"
Adi menjawab,"Ya soal gadis resto itu dong."
Irwan pura2 ga ngeh,"Gadis yang mana?"
Adi gemes,"Yang kamu gandeng mesra tadi lho bro...pakai nanya lagi.Dasar Pak CEO...lagi jatuh cinta ya?"
Z◆ SONIA KASIHKU...AKU RINDU KEPADAMU...AKU CINTA KEPADAMU....
Saat Irwan mau jawab pertanyaan Adi saat itulah Evi keluar dari kamar pas dan berjalan ke arah Irwan.
Irwan terpana melihat Evi dalam balutan gaun nan mewah,"Wow...cantik banget..."
Adi malah heran mendengarnya,"Wan...hello?Bro!!Sadar Bro!!"
Irwan malah mendekati Evi,"Wow...Vi..kamu luar biasa.Benar2 amazing.Very beautiful."
Adi dengerin aja percakapan sohibnya dengan Evi,'Wah aku dicuekin nih...kayaknya Irwan bener2 lagi kasmaran deh...lupa segalanya..lupa kalau lagi terima telpon juga...weleh...weleh..mahadaya cinta...bikin pikun...'
|◆ HANYA KEPADAMU....
Evi malah jadi tersipu2 dipandangi Irwan dari atas sampai bawah,"Jelek ya Wan?Ga pantas ya?Udah ...
sepertinya emang ga level deh Wan...gaun2 ini sama aku..kita ga usah beli ya?"
Evi hendak melangkah kembali ke kamar pas tapi Irwan meraih tangannya,"Kamu salah Vi..."
Evi menghentikan langkahnya dan menoleh,"Aku salah?"
Irwan membawa Evi ke depan sebuah cermin besar,"Lihat!Kita serasi kan?Jasku warna biru tua dan gaunmu ini warnanya juga biru tua.Kok bisa pas ya?"
Evi malah terpukau melihat pantulan di cermin,'Tuhan,Irwan berdiri dekat banget sama aku.Aku deg2an.Wajahku sampai merona.Perasaan seperti ini hanya kurasakan bila sedang bersama Irwan.Hanya kepada dia hatiku ini menyimpan rasa.'
£◆ AKU MAU JADI BULU MATAMU PELINDUNG DARI CAHAYA DAN DEBU...
Irwan berbisik di telinga Evi,"Coba kau didandani dikit aja maka aku yakin bahkan siapapun akan terpukau dan kagum melihatmu.Kau itu cantik Vi.Lihat itu!"
Evi malu2 melihat ke arah cermin,kali ini tangan Irwan memegang pinggangnya,'Waduh...Irwan bikin aku makin salting deh...mana ada mb2 pelayan butik lagi.Mataku ini sampai ga berani memandang mereka...'
@ ◆ AKU MAU JADI PEMERAH BIBIRMU YANG MENAMBAH KECANTIKANMU....
Saat itulah sang pemilik butik masuk,ia segera menyapa Irwan,"Wahai mimpi apa diriku semalam sehingga putra Tante Idayu kemari mampir ke butik aku?"
Irwan dan Evi terkejut melihat pria bertubuh besar mendekati mereka..Namun Irwan segera menyalami,"Kak Ivan,lama tak bertemu makin jaya saja kayaknya..."
Evi dipandangi oleh Ivan dengan seksama,"Siapa mutiara eksotis ini,Pak CEO?"
Irwan tersenyum dan memperkenalkan Evi pada perancang langganan Mamanya itu,"Kak Ivan kenalin ini Evi,kekasih aku..."
Ivan terpana mendengarnya,"Kekasih?Selamat ya...Ada perlu baju model gimana Pak CEO?Mau ada event ya?"
|<◆ SONIA KASIHKU...SONIA HO SONIA....
Irwan menarik Ivan agak menjauh dari Evi lalu berbisik padanya,"Kak bisa bantu saya ga?
Tolong bantu mengubah penampilan Evi biar makin cantik.Irwan yakin kakak jago soal beginian.
Bisa ya kak?"
Ivan mengedipkan mata pada CEO muda itu,"Soal begini mah makanan sehari2 ...kalau gitu tunggu bentar ya.Saya akan make over mutiara yang satu ini.Just wait ok?"
Irwan gembira,"Ok,kak!"
Ivan lalu membawa Evi ke ruang rias.Sementara Irwan malah membeli beberapa baju aneka jenis.
|~|◆ SONIA KASIHKU...AKU RINDU KEPADAMU....( Malaysia )
Hazman tengah sibuk packing mau pergi ke Indonesia mencari tambatan hatinya,Shiha.Beberapa pakaian ia masukkan dalam tas dorongnya,'Salahku juga ga tegas sama mama papa sehingga Shiha lelah menanti kepastian
dariku.Aku telah membawa dia kabur di hari pernikahannya tapi aku sendiri malah tak segera menikahinya.
Ia pasti kesal padaku menggantung hubungan kami begitu saja.Maafkan aku ya Shiha sayang...sekarang aku akan berusaha untuk menjadi seperti pria impianmu.Aku akan menjadikanmu isteriku.Baik mama papa setuju atau ga.
Aku sudah bertekad bulat.'
@◆ AKU CINTA KEPADAMU....HANYA KEPADAMU....( Rumah Shiha )
Shiha telah sampai di rumahnya dan asyik memandangi foto Irwan dan dirinya yang masih ia simpan.
Ia jadi ingin melukis lagi melihat foto2 itu,'Sudah lama aku ga melukis.Aku akan menuangkan foto2 ini dalam lukisan lalu aku akan bikin pameran dan akan kutunjukkan pada semua orang bahwa akulah satu2nya wanita yang bisa meraih hati Irwan,sang CEO Asian Group.Kurasa siapapun akan berpikir demikian jika melihat foto2 ini.Ini kan foto2 prewed he..he..Tapi cara ini akan kulakukan jika hubungan Irwan dan pelayan resto itu belum jua hancur dengan taktik intimidasi aku.Masih banyak jalan menuju Roma.Aku kini bukan Shiha yang dulu,yang mau saja dibodohi dan dibutakan oleh cinta palsu dan cinta sesaat Hazman.No!!Aku adalah Shiha yang baru!
Aku kini akan mengejar cinta sejati aku,pria yang serius dalam menjalin hubungan denganku.Ya...Irwan hanya dia yang kini kuinginkan.Aku harus mendapatkannya.Harus!Selagi dia masih sendiri dan belum terikat dengan siapapun dalam pernikahan berarti aku masih punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan meraih kebahagiaan.Aku sudah lelah dengan pria yang hanya bisa menggumbar kepastian tapi tiada kejelasan dan hanya suka mempermainkan perasaan.Selamat tinggal Hazman.Selamat datang masa depanku...Irwan.'
Waduh ...yang bertekad bulat mengejar cinta sang CEO...padahal dari Malaysia juga ada yang bertekad hampir sama,meraih cinta sejatinya.Siapa dapat siapa ya nanti?
|\|◆ KALAU KUPUNYA SAYAP KUBAWA KAU TERBANG KE BULAN...( Resto Rosalina )
Mengetahui Idayu adalah mamanya Irwan,hati Reza kian tak tenang.Berbagai prasangka mulai mengusik hatinya,'Kenapa sih kian lama kurasa makin sering saja segala sesuatu berbau Asian Group mendominasi operasional di resto ini?Jangan2 maksud kedatangan Nyonya itu bukan hanya sekedar untuk bisnis tapi ada maksud tersembunyi lainnya.Andai saja aku punya orang tua sekaya itu aku akan bawa Evi jauh2 dari sini.Kemana kek...aku akan biayai semua pengobatan Rizky dan akan menjadi pahlawan bagi Evi.Mengapa semua keadaan seakan berpihak pada Boss Asian Group itu ya?'
Saking resahnya Reza sampai diam saja saat Idayu tanya perihal dapur,"Apakah karyawan di bagian dapur hanya ini?"
Endah yang jawab,"Tidak Ibu.Kami terbagi dalam shift jadi yang Ibu lihat sekarang yang shift pagi dan siang.Masih ada shift malam Bu."
Idayu melanjutkan pertanyaannya,"Lalu apa saja wujud kerjasama dengan Asian Group?"
Melihat Reza masih disoriented,Endah yang jawab lagi,"Kami yang menyediakan makan siang buat karyawan Asian Group Ibu."
Idayu bertanya lagi,"Apakah jajaran BOD juga?Maksud saya jajaran petinggi Asian Group?"
Endah bingung juga untung kak Ros datang,"Justru Pak Irwan sendiri yang meminta delivery khusus untuk bagian BOD Ibu.Saya sendiri yang menangani hal itu."
Idayu manggut2,'Sepertinya putraku memang serius dengan gadis eksotis itu.Ia tak mungkin mau repot seperti ini jika tidak serius dengan gadis itu.Aku kian penasaran seistimewa apa gadis itu hingga mampu menggerakkan hati putraku seperti ini.Suatu saat nanti aku pasti bertemu dengannya.'
$◆ AKU CEMBURU BILA ORANG LAIN MEMANDANG WAJAHMU... ( Butik Ivan Gunawan )
Ivan mengerahkan staf ahlinya untuk membantunya make over Evi.Rambut Evi dibuat seperti per...mlungker2...ditata ke sedemikian rupa sehingga wajah Evi seperti putri bangsawan.Make up juga dipilih yang ga menor banget.Semua sentuhan dan sapuan di muka Evi dibuat anggun dan elegan.Warna2 lembut namun manja.Evi aja sampai pangling lihat dirinya di cermin,"Itu saya Kak?"
Ivan jawab,"Ya iyalah Non...masak saya sih?Sekarang kita ke depan yuk biar Irwan lihat kamu.Gimana reaksi dia..he..he..oh ya sepatunya harus diganti juga nih...Yayat!!Ambilin sepatu yang kupilih tadi ya...cepetan!"
Yayat mendekat,"Yang ini Boss?"
Ivan segera mengambilnya,"Ya ini ...sekarang dipakai ya puteri cantik...biar pangerannya lihat kamu itu benar2 bak puteri di negeri2 dongeng."
Evi memakai sepatu yang dibawa Yayat,"Kak ini apa ga terlalu bagus buat Evi?Ini pasti mahal ya Kak?"
Ivan tertawa,"Evi..Evi...kamu itu punya beruntung banget dapat Irwan,udah ga usah mikir harga
semua sudah dibayar sama kekasih kamu itu.Wah by the way Tante Idayu tahu belum ya kalau putranya sudah punya gandengan secantik ini?Kamu sudah pernah ketemu dengan Mamanya Irwan belum?"
Evi menggeleng,"Belum kak.Katanya Mamanya tinggal di Malaysia."
Ivan melatih Evi jalan biar ga kaku kayak robot dengan sepatu barunya,"Kabarnya sudah kembali kok.
Tapi memang sih hubungan mereka sedang renggang.Kakak harap dengan kehadiran kamu disisi Irwan bisa merukunkan mereka."
Evi mendengarkan dengan seksama,"Evi akan lakukan yang terbaik buat Irwan kak."
Ivan lalu membawa Evi menemui Irwan,"Oke kita ke depan yuk!"
@◆ KUBUAT PAGAR BESI YANG MENGELILINGI DIRIMU...
Irwan kembali melanjutkan pembicaraannya dengan Adi di telpon yang ketunda tadi,"Sorry ya Di.
Tadi hpnya kepencet off he..he.."
Adi nyengir,"Iya dah hafal aku ...kamu lagi dimana sih Wan?Kayaknya rame gitu deh.."
Irwan melihat sekelilingnya,"Lagi di butik kak Ivan,butik langganan Mama.Untung ga ketemu Mama deh..aku spontan aja pingin bawa Evi shopping baju biar besok dia bisa tampil confidence...kan calon aku...he..he.."
Adi mesem,"Iya calon beneran kan sekarang?Dasar Irwan...disuruh pura2 malah beneran..."
Irwan ganti yang mesem,"Lho sama orang tua kan ga boleh bohong.Dosa tahu!Lagian kalau beneran kan malah bagus dong.Kamu itu harusnya seneng soalnya sahabatmu ini akhirnya bisa move on dari traumanya sama wanita.Piye sih?!"
Adi dengerin,"Ya..ya..ikut seneng deh...aku doain langgeng dan naik pelaminan..."
Irwan jawab,"Amin!"
Adi malah jadi kepo,"Emang kapan jadiannya Wan?Apa di kantor tadi?"
◆◆ AGAR TAK SEORANGPUN YANG KAN DAPAT MENYENTUH TUBUHMU...
Saat itulah Evi datang bersama Ivan Gunawan,"Pak CEO...bagaimana?"
Irwan menoleh dan terpana,"Evi??"
Evi deg2an juga dengan reaksi Irwan,"Iya..ini aku Wan..."
Irwan kembali lupa kalau lagi on line sama Adi,"Wow....kamu cantik banget Vi..."
Hp Irwan sampai lepas dari genggamannya untung Evi dengan sigap menangkapnya namun dia jadi oleng karena ga biasa dengan sepatunya,Irwan yang reflek nangkap tubuh Evi.Wah malah pelukan deh mereka.Ivan senyum2 melihatnya,'Wah kayaknya aku tinggalin aja mereka.He..he..kabur ah...daripada jadi obat nyamuk disini...ai..ai..'
◆◆ SONIA...SONIA...PRIMADONA DI HATIKU...
Evi memegang hp Irwan di tangan kanannya,tangan kirinya bergayut di leher Irwan,wajah mereka dekat sekali,mata saling pandang sedangkan tangan Irwan memeluk pinggang Evi.Dua insan itu seakan punya dunia sendiri.Waktu seakan berhenti bagi mereka.
Evi tertunduk malu,'Ya ampun aku berada dekat banget sama Irwan...aku bahkan bisa merasakan nafasnya ...hatiku berdebar2...'
Irwan malah tak lepas memandang,'Hatiku benar2 sudah jatuh cinta...cinta kali ini lebih dalam dari yang pernah kurasakan...aku bahagia sekali...akhirnya bahagia datang juga menghampiriku...Tuhan,kumohon kali ini jangan biarkan siapapun merusaknya ...biarlah cintaku ini menjadi cinta terakhirku...'
Akankah doa Irwan terkabul?***see you next eps***
Eps 34 CERBUNG X •○ DEBU-DEBU JALANAN
$•○ DEBU-DEBU JALANAN|_|•○CERBUNG X EPS 34|\/|•○Measure = Ukuran
$•○ DEBU-DEBU JALANAN|_|•○CERBUNG X EPS 34|\/|•○Measure = Ukuran
@•○ I LIE AWAKE AT NIGHT~KU TERJAGA DI MALAM HARI...( Rumah Sakit )
Rita Sugiarto sedang mengajak bicara Rizky yang masih terbaring tak sadarkan diri,"Ky,ayo bangun Nak...
Ibu kangen denger suara ceria kamu sayang.Biasanya jam segini kamu pulang sekolah.Terus kamu tanya:Masak apa Bu?"
Rita mengusap air matanya,Lesti mendekat dan menawarkan tissue,"Makasih Nak Lesti."
Lesti berdiri di sisi seberang bed Rizky,"Rizky,lihat ibu kamu merindukan kamu.Kakak kamu juga sampai kerja double demi kamu.Banyak yang sayang sama kamu,bangun ya Rizky...bangun ya?"
Rita membelai lengan putranya,'Andai kamu tahu Nak,bagaimana kakakmu hampir jual diri demi
cari biaya pengobatan kamu.Syukurlah ada Nak Irwan.Kalau ga,entah sudah jadi apa kakakmu sekarang...Jadi cepat bangun Nak,biar kita ga terlalu banyak berhutang budi pada Nak Irwan.Kita sudah terlalu banyak ditolong oleh Nak Irwan.'
¥•○ SEE THINGS IN BLACK AND WHITE ~ MELIHAT SEGALA SESUATU DALAM HITAM DAN PUTIH...
( Alam Bawah Sadar Rizky )
Bagai ditarik oleh dua dunia,Rizky bingung mau kemana,'Ada yang menarikku ke lubang hitam disana,
tapi aku mendengar suara memanggil2 namaku.'
Rizky melangkah menuju cahaya putih,'Aku mendengar suara ibu dari sana.Aku ingin menemui ibu.
Aku kangen sama ibu juga kakak.'
Cuma ada warna hitam dan putih di dunia bawah sadar Rizky,'Aku takut disini aku mau kembali pada Ibu dan kakak.Ibu...kakak...'
Saat itulah Lesti melihat jemari Rizky bergerak,"Ibu,jari Rizky bergerak tadi!"
Rita gembira mendengarnya,"Sungguh Nak Lesti?Syukurlah ini pertanda baik."
Lesti segera melapor pada dokter,"Saya akan temui dokter dulu Ibu.Semoga ini pertanda bahwa Rizky akan segera sadar dari komanya."
|_|•○ I'VE ONLY GOT YOU INSIDE MY MIND~DIPIKIRANKU HANYA ADA DIRIMU...
Rita mengecup kening putranya,"Syukur pada Tuhan,kamu akan segera sadar Nak.
Ibu sudah hampir putus harapan kala kau hidup tergantung peralatan.Ditambah biaya untuk itu sangat besar.Hampir saja ibu kehilangan kamu Nak.Uang dari mana bisa menutup biaya sebanyak itu?Kita ini orang ga punya.Ibu cuma penjual tempe keliling.Kakakmu juga cuma pelayan resto.Untung Tuhan memberi penolong pada kita.Untung ada Nak Irwan.Hati ibu sungguh tersentuh dengan kebaikannya.Bangun Rizky dan berterima kasih pada Nak Irwan karena dialah yang membiayai semua perawatanmu disini Nak.Bangunlah Rizky...anak Ibu...bangun ya sayang...Kaulah yang selalu Ibu pikirkan,kakakmu juga bekerja keras demi kamu Nak."
£•○ YOU KNOW YOU HAVE MADE ME BLIND~KAU TAHU KAU TLAH MEMBUTAKANKU...
Dokter datang dan memeriksa Rizky,Rita dan Lesti menanti dengan penuh harapan akan mendapat kabar baik.Dokter tersenyum,"Pasien menunjukkan kemajuan.Saraf2 motoriknya mulai melakukan respon yang baik.
Ini pertanda bahwa pasien punya semangat untuk hidup dan semoga dalam waktu dekat pasien bisa
segera sadar.Prosentase kesembuhan pasien kian besar.Ini sungguh kemajuan yang signifikan."
Rita senang sekali dan segera memeluk Lesti,"Rizky akan segera sadar Nak Lesti!"
Lesti juga gembira,"Iya Ibu.Akhirnya doa kita dijawab Ibu."
Rita mengucap syukur pada Tuhan,'Terima kasih Tuhan.Ditengah kegelapan yang hampir membutakan ini akhirnya kami melihat secercah cahaya.Terima kasih...Terima kasih...'
€•○I LIE AWAKE AND PRAY~AKU TERJAGA DAN BERDOA...( RESTO ROSALINA )
Idayu telah selesai mengunjungi Resto dan berpamitan pada Samuel dan Rosalina,"Saya menyukai pelayanan dan suasana di resto ini.Menunya juga lezat."
Rosalina senang Idayu memuji restonya,"Terima kasih Ibu.Kiranya Ibu berkenan berkunjung kemari lagi."
Idayu memakai kaca mata hitamnya,"Pasti saya akan kemari lagi.Pak Samuel saya permisi dulu.Mari Rosalina."
Samuel dan Rosalina mengantar sampai depan.Idayu memasuki mobil mewahnya,dipandangnya sebentar gedung Resto,'Kiranya lewat Resto ini hati putraku dilembutkan dan sudi memaafkan aku.'
$•○ THAT YOU WILL LOOK MY WAY~BAHWA KAU AKAN MELIHAT KE ARAHKU...
Idayu menyuruh sopirnya,"Ke makam ya Pak."
Sang sopir mengerti,"Baik Nyonya."
Idayu mampir ke toko bunga,membeli bunga warna putih dua ikat,'Rita dan Papa paling suka warna putih.
Kalian memang sama.Sama2 meninggalkanku.Sama2 pergi karena keegoisanku.Kiranya kalian memaafkanku.'
T•○ I HAVE ALL THIS LONGING IN MY HEART~KURASAKAN KERINDUAN INI DI HATIKU...(Pemakaman)
Idayu meletakkan masing2 bunga diatas pusara dua orang yang dikasihinya,'Aku bersalah pada kalian.
Akulah yang seharusnya lebih dulu pergi dari dunia ini dan bukan kalian.Maafkanlah aku...'
Awan mendung tiba2 datang bergulung2 membuat suasana kian mencekam,sang sopir berlari membawakan payung buat Nyonyanya,"Nyonya sepertinya mau turun hujan.Nyonya masih mau disini atau pulang Nyonya?"
Idayu menerima payungnya,"Tunggu saya di mobil.Saya masih mau disini."
Sopir mengangguk dan segera kembali ke mobil.
@•○I KNEW IT RIGHT FROM THE START~SUDAH KUDUGA SEJAK SEMULA...
Benar saja hujan turun dengan derasnya,Idayu tetap tak beranjak dari sana.Sambil memakai payung ia masih berdiri diantara dua makam,"Kalian masih belum memaafkanku...aku tahu...namun aku takkan menyerah mendapatkan maaf kalian.Berikanlah aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya.Berikanlah aku kesempatan untuk menebus kesalahanku.Aku akan membuat Irwan bahagia.Aku janji pada kalian.Kalian sangat sayang pada Irwan bukan?Aku juga..."
Idayu terisak dan petir menggelegar,namun Idayu tak bergeming,"Restuilah niatku ini.Bantu aku membahagiakan Irwan.Kalian mau kan?Demi Irwan...kumohon..."
Hujan mereda dan hanya gerimis rintik2,pelangi nampak menghiasi langit karena matahari kembali muncul,namun Idayu tak melihatnya.Ia masih berkaca2,"Aku sungguh sayang pada Irwan.Aku tak mau kehilangan dia seperti aku kehilangan kalian.Jika kalian memaafkanku,bantu aku membuat Irwan bahagia."
Sopir pribadi Idayu malah takjub melihat pelangi,"Wah ada pelangi!Wow...indah sekali."
Idayu merasakan damai meliputi hatinya dan iapun memandang sekali lagi pada kedua makam itu,"Terima kasih...Aku akan sering mengunjungi kalian."
R•○OH MY PRETTY2 BOY I LOVE YOU~OH COWOKKU YANG GANTENG,AKU MENCINTAIMU...( BUTIK IVAN GUNAWAN )
Evi dan Irwan masih saja berpelukan,keduanya baru sadar kala bunyi petir menggelegar.
Evi kaget dan reflek malah memeluk leher Irwan dengan kedua tangannya,"Aku takut petir Wan..."
Irwan malah hepi dipeluk sama Evi,"Aku bersyukur Tuhan menciptakan petir..."
Evi heran dan menatap CEO muda itu,"Kok bisa?"
Irwan senyum2,"Karena dengan adanya petir kau akan memelukku he .he.."
Evi tersipu,"Ih...modus ternyata..."
Evi menyerahkan hp yang dipegangnya,"Hp mu..."
Irwan menerimanya,"Terima kasih,untung ga jatuh ke lantai.Disini banyak data penting."
Evi malah tersenyum,"Kau yang menyelamatkanku dari jatuh...Terima kasih.."
||•○LIKE I NEVER EVER LOVED NO ONE BEFORE YOU~SEOLAH AKU TAK PERNAH MENCINTAI ORANG LAIN SEBELUMNYA....
Hati Evi dan Irwan sama2 berdebar.Wajah sama2 merona dan tersipu.Bagi Irwan ia merasa seakan nama Shiha terhapus dari hatinya.Bagi Evi juga sama seakan tak pernah ia menjadi pacar Reza.
Keduanya tersenyum tapi Irwan meraih jemari Evi,"Kau cantik banget Vi.Aku sampai pangling Vi."
Evi menatap malu,"Kau suka?"
Irwan mengecup jemari Evi,"Bukan suka lagi Nyonya Sayang tapi aku mau bilang...Aku mencintaimu Vi..."
•○ PRETTY PRETTY BOY OF MINE~COWOK GANTENG KEKASIHKU.....
Evi bahagia mendengarnya dan hanya bisa menunduk malu,'Akhirnya aku tahu rasanya jatuh cinta.'
Evi hanya mampu berdiri terpaku.Irwan melanjutkan kata2nya,"Katakan padaku Vi,hanya aku yang akan memiliki indahnya dirimu."
$○● JUST TELL ME YOU LOVE ME TOO ~ KATAKAN KAU JUGA MENCINTAIKU...
Evi hanya mengangguk,"Hanya kau yang kucintai Wan...walaupun saat ini kak Reza masih menganggapku sebagai pacarnya.Namun hatiku ini hanya tertuju padamu Wan.Hatiku hanya milikmu."
Irwan mengajak Evi duduk,"Aku akan bicara pada Reza bahwa kita saling mencintai.Aku janji takkan menyakitinya."
Evi setuju,"Usai dari Bogor saja,aku tak mau konsentrasimu terpecah.Kumohon kau sudi bersabar menjelaskan semua ini padanya.Dia hanya salah mengartikan kedekatan kami.Aku menganggap dia sebagai kakak bukan sebagai kekasih."
°°°OH MY PRETTY2 BOY I NEED YOU~OH COWOKKU YANG GANTENG AKU MEMBUTUHKANMU...
Irwan memandang lekat2 mata Evi,seakan mencari kebenaran dan kejujuran disana.Evi melihat ada kesedihan di wajah tampan CEO muda itu,"Kau tak percaya padaku?"
Irwan menatap ke arah luar dimana hujan tengah turun dengan derasnya,"Kau tahu aku pernah dikecewakan dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang wanita yang kupikir dia serius ingin hidup bersamaku.Bagai orang bodoh aku berdiri di sana ditengah pesta,diantara para tamu dan dengan ringannya dia mengikuti pria lain di depan mataku.Kau tahu kenapa aku tak menghalangi mereka pergi?"
Evi tahu Irwan tengah bicara soal Shiha,dipegangnya tangan Irwan,"Kenapa?"
Irwan memandang Evi dengan mata penuh kepedihan,"Karena matanya penuh cinta pada pria itu.
Dia mencintai pria itu.Mereka saling mencintai."
•••OH MY PRETTY2 BOY I DO~OH COWOKKU YANG GANTENG,AKU MEMBUTUHKANMU...
Evi meminta Irwan memandangnya,"Lihat aku Wan!Lihat mataku!"
Irwan malah memejamkan matanya,"Ga Vi..aku ga mau terluka lagi..."
Evi membelai wajah Irwan,"Kumohon buka matamu Wan..."
○○○ LET ME INSIDE MAKE ME STAY RIGHT BESIDE YOU~BIARKAN AKU MASUK,BIAR AKU BERADA DI SISIMU...
Irwan membuka matanya,hujan mulai reda di luar.
Evi memandang penuh cinta pada pria di sampingnya itu,"Apa yang kau lihat di mataku?"
Irwan mencari2 di mata Evi namun ia tak melihat dusta,Evi bertanya padanya,"Tidakkah kau melihat cinta di mataku?Cinta untukmu?"
Irwan mulai tersenyum bahkan berkaca2.Evi meraih pria itu dalam pelukannya,"Hal yang
paling tak ingin kulakukan adalah menyakiti orang lain.Terutama dirimu."
Irwan menahan tangis mendengarnya,Evi mengusap punggung CEO muda itu,"Usai dari Bogor kita akan bicara pada Kak Reza.Hatiku pedih melihat keraguan di matamu.Kau harus tahu bahwa aku takkan seperti Shiha.Aku takkan meninggalkanmu.Itu takkan terjadi."
●●● I USED TO WRITE YOUR NAME AND PUT IT IN A FRAME~DULU KUSERING MENULISKAN NAMAMU DAN
MEMBINGKAINYA...(Taman Belakang Rumah Shiha)
Shiha membawa barang2 kenangannya bersama Hazman ke taman belakang rumahnya,hujan sudah berhenti.Demikian pula ia mau menghentikan obsesinya pada pria asal Malaysia itu.Dibakarnya satu demi satu foto2nya bersama Hazman.Bahkan buku hariannya yang penuh puisi buat Hazman dirobeknya lembar demi lembar dan dibakarnya.Bahkan beberapa lukisan Hazman juga dibakarnya.
□□□ AND SOMETIME I THINK I HEAR YOU CALL~DAN KADANG KUKIRA MENDENGAR KAU MEMANGGIL...
Shiha melihat ke langit,'Sudah saatnya aku menutup masa laluku.Mengejar cinta hingga Malaysia namun sia2.Hazman memperlakukanku bak pakaian saja.Jika suka dia pakai jika ga suka dia gantung di lemari.Aku ini bukan properti,Man.Aku ini pribadi,aku butuh kepastian.Aku malu sekali tinggal di rumahmu tanpa status yang jelas.Aku ini bukan wanita penghibur Man.Kukira kau akan serius dengan membawaku kabur di hari pernikahanku.Namun aku salah kau hanya mempermainkanku.Kau lebih takut kehilangan kenyamanan dan support keuangan dari keluargamu daripada kehilangan aku.Saatnya berhenti mengharapkan dirimu.Selamat tinggal masa lalu.Selamat tinggal Hazman.'
■■■ RIGHT FROM MY BEDROOM WALL~DARI LUAR KAMARKU....
Mamanya Shiha mendekat,"Kau sedang apa Sayang?"
Shiha kembali memasukkan foto2 kenangannya ke tong pembakaran,"Menghapus jejak Ma..."
Sang mama tersenyum,"Akhirnya putri Mama sadar juga...coba dari dulu..."
Shiha menerawang,"Iya ya ma?Coba dari dulu.Pasti sekarang Shiha sudah jadi isteri Irwan dan hidup bahagia.."
◇◇◇ YOU STAY A LITTLE WHILE AND TOUCH ME WITH YOUR SMILE~KAU TINGGAL BEBERAPA SAAT DAN MENYENTUHKU DENGAN SENYUMANMU...( BUTIK IVAN GUNAWAN )
Irwan sudah tenang sekarang dan Evi senang melihatnya,"Aku senang melihatmu tersenyum seperti ini..."
Irwan tersenyum manis banget,"Kau yang membuat aku begini Nyonya sayang..."
Evi tersipu.Ivan mendekat,"Ehem...ga ganggu kan?"
Irwan tertawa renyah,"Ga kak.Maaf kami malah keasyikan ngobrol sampai lupa bayar.He..he.."
Irwan memberikan kartu kreditnya,"Tadi saya sudah memilih beberapa baju juga kak."
Ivan malah menawarkan makanan dan minuman,"Maaf anak buah saya ga sopan biarin tamu agung sejak
tadi tanpa jamuan.Ini ada beberapa makanan kecil,ada puding juga jika mau juga minuman.Mau soda ada mau kopi atau juice juga ada.Pilih saja."
Irwan :"Ya ampun kak Ivan repot2.Ini sudah banyak sekali kak.Terima kasih."
Irwan mengambil puding tapi Evi mencegahnya,"Wan..."
Irwan lupa kalau ia ga boleh makan agar2,"Ups...iya Nyonya Sayang..."
Ivan melihatnya,"Wah kalian ini dah seperti suami isteri lho chemistrynya.Bikin ngiri deh..."
◆◆◆ AND WHAT CAN I SAY TO MAKE YOU MINE~ DAN APA YANG BISA KUKATAKAN UNTUK MEMBUATMU MENJADI MILIKKU...
Mendengar itu,Irwan malah godain Evi,"Tuh denger Vi...Berarti panggilanku pas kan?Nyonya sayang?"
Evi mengambilkan makanan yang aman untuk dikonsumsi Irwan,"Irwan...ah...aku kan jadi malu..."
Irwan tertawa,"Ha...ha.."
Ivan memandang mereka,'Mesranya sampai seperti itu...Tante Idayu pasti senang kalau tahu putranya bisa tertawa lepas seperti ini...Aku masih ingat dulu gimana malunya Irwan dihadapan para tamu undangan.Sejak itu sikapnya sangat dingin.Bahkan kabarnya sempat mengurung diri di kamar.Mimpi apa aku melihat ia bisa ketawa lepas dan ceria lagi.Gadis eksotis itu benar2 besar pengaruhnya."
▲▲▲ TO REACH OUT FOR YOU IN TIME~UNTUK MENJANGKAUMU SAAT KU BUTUHKAN....
Evi dibelikan banyak banget pakaian,"Ya ampun Wan ini banyak banget.Ini ga perlu Wan."
Irwan kekeh,"Bogor itu dingin Vi.Makanya kubelikan juga pakaian hangat,jaket,juga yang lain.Terima ya Vi.Please..."
Evi tak tega nolak,"Iya Irwan sayang..."
Ai..ai..Irwan langsung berbunga2 dipanggil begitu.Akhirnya mereka meninggalkan butik.Akan kemana lagi mereka selanjutnya?***see you next eps***
Eps 35 CERBUNG X ●●● DEBU-DEBU JALANAN
\|●●● DEBU-DEBU JALANAN@●●● CERBUNG X EPS 35
_|●●● With Me = Denganku
||••• UNTUK APA KITA BERKENALAN KALAU HANYA SEKEDAR TEMAN....( Resto Rosalina )
Reza kembali heran melihat Fitri kembali ke restoran tanpa Evi.
Didekatinya Fitri yang lagi asyik nuruni muatan mobil boxnya,"Kok kamu sendirian lagi Fit?Evi mana?"
Fitri malah angkat bahu,"Meneketehe,situ kan pacarnya malah nanya aku?Piye sih?"
Reza makdeg dijawab begitu,'Iya juga sih...harusnya aku lebih tahu soal Evi ...aku kan pacarnya bukan temannya kayak Fitri bilang..'
_|°°° AKU INGINKAN SAYANG....
Reza malah nebak,"Diajak sama Boss Asian group lagi ya?"
Fitri turun dari dalam box,"Katanya sih begitu.Mas Reza kok ga curiga atau cemburu gitu denger mb Evi deket ama Boss Asian group?Katanya sayang sama mb Evi..."
Reza merasa dipojokkan,"Emang kamu lihat sendiri Evi jalan ama Boss Asian group?"
Fitri menggelengkan kepalanya,"Memang aku ga lihat langsung soale aku sibuk ngurus delivery.Tapi aku sempat denger pas mau balik ke resto beberapa karyawan Asian Group cerita kalau Boss mereka,CEO mereka tadi gandeng mesra seorang wanita berpakaian kayak baju seragam yang aku pakai ini.Jelas itu pasti mb Evi...
siapa lagi?"
@□□□ AKU INGINKAN CINTA DARIMU...
Fitri melanjutkan lagi,"Aku tuh heran deh lihat kalian.Katanya pacaran tapi kok kayak teman biasa aja.
Aku ga pernah lihat Mb Evi atau mas Reza saling pandang penuh cinta gitu...Emang kalian saling cinta ga sih?"
Reza kembali melamun,'Benarkah cintaku hanya bertepuk sebelah tangan ke Evi?Aku ingin sekali ia mencintaiku tapi sungguhkah Evi juga sama kepadaku?Kalau Evi cinta padaku kenapa ia minta putus ya waktu itu?Apa karena CEO Asian Group ya?'
Z■■■ UNTUK APA KAU BERSANDIWARA SEDANG KITA HANYA BERDUA....
Melihat Reza melamun Fitri mengibas2kan tangannya di depan muka Reza,"Hey!!Mas Reza!!Weleh malah ngalamun..."
Reza sadar dari lamunannya,"Eh...ya Fit?Kamu ngomong apa barusan?"
Fitri jadi kasihan sama seniornya itu,"Tenang Mas.Mb Evi paling bersikap begitu karena sedang melaksanakan amanat kak Ros.Paling cuma sandiwara alias akting doang.Buat jaga hubungan baik antara resto kita sama Asian Group.Biasa Boss2 kan suka yang bening2,he..he..."
Eh denger itu Reza malah jadi gusar,"Sandiwara?Tapi mereka hanya berdua perginya ya?Masak sih kak Ros nyuruh gitu?Kasihan Evi dong dimanfaatin."
||◇◇◇ AKU TIDAK SENGAJA MENDENGARKAN CERITA DIRIMU....
Melihat Reza emosi,Fitri jadi ga enak,"Aku ga sengaja kak denger pembicaraan kak Ros sama Pak Samuel
pas mereka di parkiran.Katanya Evi adalah aset berharga buat kemajuan Resto karena katanya Boss Asian group menyukai kinerjanya.Mas Reza juga lihat sendiri kan pas CEO muda itu mampir ke resto kita?"
|_◆◆◆ KAU MAU,KAU RINDU TAPI TAK PERNAH KAU JUJUR KEPADAKU...
Reza mengangguk,'Iya pas Boss Asian Group itu berkunjung kemari semua sikapnya jelas menunjukkan gelagat ada hati sama Evi.Tapi kenapa aku merasa kayaknya mereka sudah pernah bertemu sebelumnya deh...Tapi kenapa Evi ga pernah jujur soal itu ya ?Sejak hubungan kami naik level dari teman jadi pacar aku kok malah merasa Evi kian menjauh dariku.'
@♧♧♧ OH CINTA HANYA DI DALAM ANGAN-ANGAN...
Fitri malah ngasih saran,"Mending mas nanya ke kak Ros deh.Job desc mb Evi sebenarnya gimana.
Kalau emang harus sampai nemeni boss2 ya berarti resiko itu mas buat hubungan kalian kedepannya.
Boss Asian Group itu kaya banget lho mas.Aku lihat tadi koleksi mobilnya yang ditinggal di kantor itu ada Mercy mas...itu mobil buatan Jerman kan?Mahal itu mas hampir 2 M lho.Belum Alphard yang sering dia pakai itu seharga 1 M lebih.Belum yang lain yang dirumah.Wah...aku rasa rumahnya pasti megah banget."
Reza ingat pernah lihat rumah Irwan,"Memang rumahnya bagus banget Fit.Kayak hotel dari luar.Gimana dalamnya?Ada satpamnya pula.Gerbangnya tinggi gitu."
Fitri nepuk2 bahu Reza,"Mending mas ga usah khayal deh bersaing sama Boss muda itu.Ikhlasin aja mb Evi.Lagian kondisi keluarganya juga lagi butuh dana kan?Mana ada sih cewek ga silau sama harta?Zaman sekarang cewek itu nyari cowok yang berkantong tebal mas.Mending mas sama mb Endah deh...kayaknya dia nyimpen rasa sama mas lho...he..he.."
|<▲▲▲ AKU INGIN BERSANDING...
Reza malah melirik ke arah Endah yang lagi menaruh pesanan di sebuah meja yang berada di luar dekat dengan parkiran,"Sst!!Jangan keras2 ngomongnya.Ada orangnya tuh!Dasar kamu nih!Bicara lihat2 sekitar dong!Udah ah...aku mau nemuin kak Ros aja.Mau nanya soal job desc Evi.Aku tinggal ya..."
Fitri melambaikan tangan,'Mas Reza...mas Reza...sebenarnya aku ngomong gitu cuma pingin mancing mas
ada rasa nggak sama Mb Endah.Soale aku pingin dia jadi pacar aku kalau bisa malah jadi isteri aku he..he..'
Ternyata Fitri ada rasa sama Endah.Tapi dia sadar Endah sukanya ama Reza.Reza sukanya sama Evi.
Evi sukanya ama Irwan.Irwan sukanya sama siapa?Mending lihat Irwan aja yuk.
|~|▼▼▼ AKU PERLU PENDAMPING TEMAN HIDUPKU....( Mobil Irwan )
Toto senyum2 lihat Bossnya megang tangan Evi terus sepanjang perjalanan,'Emang Non Evi
yang pantas jadi pendamping Boss.Baik,cantik,pinter masak,apalagi dilihat dari tatapannya ke Boss wuih...dah kayak isteri lihat suaminya.Dalam bener...perhatian lagi.Aku ga perlu mengkhawatirkan soal kesehatan Boss kalau ada Non Evi disamping Boss.Non Evi kan super perhatian.'
@▪▪▪DALAM HIDUPKU SELAMA2NYA...
Irwan memang terus saja memegang tangan Evi didalam mobil,Evi bahagia banget duduk disamping CEO muda itu.Apalagi Toto kasih musik yang melow mendayu pula waduh bikin dua insan itu kian menikmati suasana
syahdu.Evi kira mereka akan kembali ke resto tapi jalan ke sana tak diambil,"Wan,ini kan arah ke
Rumah Sakit?Kita ga ke resto?"
Irwan malah asyik memandangi jemari mereka yang bertaut di atas pahanya,"Kalau bisa aku ingin
bawa kamu ke rumah aku Vi he .he .dan kamu juga keluarga kamu tinggal sama aku selama2nya.Aku ingin segera menjadikan kamu sebagai isteri aku Vi.Jadi kita bisa bersama selamanya."
|\|¤¤¤ BUNGA2 YANG TUMBUH DI HATIKU....
Evi berbunga2 mendengarnya,"Wan,kamu serius ?"
Toto tersenyum,"Kayaknya ada yang dilamar nih...cuit...cuit.."
Evi kian tersipu tapi seneng banget dia,apalagi Irwan kian erat megang tangannya,"Makanya kita ke Rumah Sakit.Aku mau minta ijin ke ibu kamu ngajak kamu ...."
Toto yang nyahut,"Nikah ya Boss?"
$*** JANGAN SAMPAI LAYU DAN BERDEBU....
Evi salting,"Mas Toto ngomong apa sih baru juga jadian kita ya Wan?Ga mungkin kamu langsung ngajak ngelamar aku.Ya kan Wan?"
Irwan malah senyum2 bikin Evi keki,"Ih...Irwan malah gitu deh..."
Irwan menggoda Evi,"Kalau aku ngelamar kamu beneran gimana?"
@☆☆☆ AKU INGIN MERASAKAN CINTA SEKARANG....
Evi merona wajahnya,"Kamu belum kenal aku lama lho Wan..."
Irwan jawab,"Aku ingin merasakan indahnya dicintai Vi,dicintai oleh kamu...apa aku salah?Umurku juga dah layak untuk menikah ya ga To?"
Toto nyahut,"Setuju Boss!Lagian Boss juga mapan,sangat mapan malah.Orang tua mana yang menolak menjadikan Boss sebagai mantunya he..he.."
♡♡♡ UNTUK APA KITA BERCERITA TENTANG INDAH TANAH TORAJA....
Evi kian merah jambu wajahnya,Irwan lalu memandang kekasih hatinya itu,"Jika aku berniat
begitu kira2 bunda setuju tidak ya?"
Toto malah nyeletuk,"Waduh Boss udah main sebut Bunda aja ke Calon Mertua.Huuui..Nanti bulan madunya ke Tanah Toraja aja Boss.Pegunungan di sana sangat indah juga ada pemandian air panas dan pulau2 yang eksotis.
Wah Boss kan dah sering ke luar negeri nih,sesekali nikmati nuansa negeri sendiri Boss.Apalagi ditemeni isteri tercinta cie..cie.."
>>> KALAU ENGKAU DI SANA AKUPUN DISINI SENDIRI....
Irwan malah tertarik denger omongan Toto,"Benarkah Tanah Toraja seindah itu?Boleh juga usulnya itupun kalau Bunda Rita mau nerima aku jadi menantunya..."
Evi mencubit lengan Irwan,"Irwan godain melulu deh...aku cubit aja...iiih!"
Irwan malah mengaduh kegirangan,"Aduh!!Kalau mau ngelamar aja dicubit gimana kalau nikah ya?"
Toto pringas pringis nahan senyum.Evi yang jadi gemes sama Irwan.
Dicubitinya Irwan,"Hayo ngaku kenapa ke Rumah Sakit...Ayo ngaku..."
Iya ya ngapain Irwan ngajak Evi ke RS?***see you next eps***
Eps 36 CERBUNG X "DEBU-DEBU JALANAN"
[▪▪DEBU-DEBU JALANAN|~|▪▪CERBUNG X EPS 36
@▪▪With A Keeper |\|▪▪Bersama Seorang Penjaga
@▪▪RASA CINTA YANG DULU TLAH HILANG KINI BERSERI KEMBALI....( Rumah Sakit )
Mobil mewah sang CEO sudah sampai depan RS.Evi kesal sama Irwan karena CEO muda itu ga jawab pertanyaannya,iapun malah sedakep dan ga mau turun dari mobil,"Irwan ngeselin!Aku ga mau turun!"
Toto melirik Bossnya,"Boss ada yang ngambek kayaknya...."
Irwan malah dengan santainya masuk lagi ke dalam mobil,"Bener nih ga mau turun?Kalau gitu perginya ke Bogor batal aja deh..."
Evi masih manyun namun kepo juga,"Kok bisa batal?"
Irwan malah asyik lihat hpnya dia ngecek email yang masuk dari kantor,Toto mah dah bukain pintu sejak tadi dan nunggu sambil lihat sekitar.Biasa selain jadi sopir dia juga bodyguard Irwan.Irwan lebih suka bawa Toto soale praktis.Kalau bawa bodyguard lain wah kayak pawai.Toto itu tanggap dan enak diajak ngobrol.
Pembawaannya juga santai jadi bisa ngimbangi Irwan yang serius dan kaku.Sejak Shiha kabur dari pesta pernikahan,Toto jadi teman curhat Irwan.Totolah yang setia nasehatin dan menjaga dia.Makanya Toto sebel banget sama Shiha karena sudah bikin Bossnya terpuruk.Apalagi ditambah kematian adiknya Irwan kian menambah senyum dan keceriaan Irwan redup.Irwan jadi pebisnis tangan dingin.Tapi ga bisnis "Ice king" lho ya?Apa kuwi?
Ice king adalah nama salah satu jenis narkotika.Kini wajah sang boss sudah bersinar kembali.Semua sejak kehadiran Evi.Makanya Toto sangat menghargai Evi.Bahkan dia anggap Evi bak Nyonya rumah saja.Padahal belum status isteri baru kekasih. |\|▪▪TLAH KUCOBA LUPAKAN DIRINYA HAPUS CERITA LALU... Toto berharap kehadiran Evi membuat Irwan mampu bangkit dari trauma masa lalu.Bangkit untuk berani mencintai lagi.Berani membuka hati lagi.Dan ia juga berharap suatu hari kehangatan keluarga akan tercipta di rumah megah Bossnya itu.Kadang dia heran,Bossnya itu hidup sendiri tapi rumahnya gedenya ga kira2.
Kolam renang ada,taman aja ada,masih tingkat pula.Kamar buat dia aja bagus gimana kamar Bossnya.
Pasti lux gitu deh.Ia pernah masuk waktu itu Irwan suka mengunci diri di kamar,depresi tingkat dewa ceritanya.Dia bawain makanan bujuk2 sampai lama akhirnya dibukain pintu.Astaga kamarnya bagus tenan.Luas dan perabotannya serba wah.Ia sampai ternganga waktu itu,"Ini kamar elok tenan...tv ukuran 42 inch.
Sound system lengkap terus tempat tidurnya belum interiornya...ada sofa,kulkas juga ada weleh...berAC pula.Tirai2nya ...wah..wah.."
Namun ia melihat Bossnya meringkuk di pojokan di lantai yang berkarpet,"Boss ya ampun kok malah
dibawah sih?" Irwan megangi perutnya waktu itu,"Perutku perih banget To...sakit..." Toto segera manggil dokter keluarga,"Tenang Boss.Dokter sudah saya hubungi.Tapi Boss makan ya...
dikit aja...dah dibikinin bubur nih...Boss perutnya ga ada isinya sih ya perih...apa perlu saya suapi Boss?" Irwan dipapah ke tempat tidur,pucat banget dan lemes,"Ga enak makan To...aku ga selera makan...
buat apa aku makan To?" Toto menyelimuti bossnya itu,"Yeah buat saya aja Boss...kalau boss sakit saya gimana?Ga dapat gaji dong Boss...keluarga saya gimana?Kasihan ibu saya Boss...kan butuh biaya buat berobat..."
Irwan mendengarkan sambil dibujuk makan,"Ibumu sakit apa To?"
Toto lalu cerita soal ibunya yang sakit2an dan Irwan mendengarkan sambil rebahan dan megangi
perutnya gitu,"Kasihan ya ...kamu pulang gpp To...ga usah urusin aku...aku akan tetep bayar kok gaji kamu...tenang aja...."
Toto menyuapkan sesendok bubur,"Masalahnya bukan itu Boss...masalahnya saya itu sedih kalau lihat Boss kayak gini.Boss itu harus lihat betapa susahnya hidup di luar sana.Buat dapat gaji yang sekarang saja dulu saya harus kerja di tiga tempat Boss.Lembur2 dan boyoken Boss.Mana saya orange cuma jebolan STM ...gimana mau dapat gaji gede...bisa sekolah aja ibu saya direwangi jadi pembantu dan tukang nyuci Boss.Makanya boss harus sehat biar bisa jaga bisnisnya.Karyawan Boss kan banyak banget.Pasti mereka juga punya keluarga.Mau dikasih makan apa keluarga mereka kalau bisnis boss ga diurus...Sahabat Boss sampai bolak balik sini lho...Ayo Boss!Semangat!"
|<▪▪ DAN LIHATLAH DIRIMU BAGAI BUNGA DI MUSIM SEMI... Toto masih ingat bagaimana Irwan mulai bangkit semangat hidupnya sejak itu.Bahkan ngajak main ke rumah dia yang sangat sederhana.
Pas hujan pula,"Maaf Boss duduknya agak ke sini.Di situ bocor...he..he..makhlum kalau hujan suka bocor..."
Bossnya itu malah memperhatikan dengan seksama bangunan rumahnya,"Rumahmu ini kayaknya perlu
dibedah deh To..kasihan ibu kamu ...besok kamu ke toko bangunan ya beli material.Renovasi rumah kamu ini."
Toto inget dia melongo waktu itu,"Boss saya emang ada rencana ke situ tapi ..."
Irwan nyahut,"Udah jangan pusing soal biaya.Aku yang bayar.Aku butuh datanya aja yang lengkap.Nota dan semuanya.Kebetulan perusahaan konstruksi aku lagi ga banyak orderan.Biar kualokasikan beberapa personil ke sini."
Toto kaget mendengarnya,"Apa Boss?Boss ga bercanda to?" Irwan menggeleng dan malah ngebel Adi,"Di,besok aku mau bicara dengan team konstruksi ya...
suruh nemui aku pagi ya...ok..thanks Di."
Toto inget banget bagaimana ibunya sampai nangis di pelukan Bossnya saking berterima kasihnya,
"Makasih ya Nak...Ibu seumur2 pingin rumah ini dibenerin tapi ga pernah bisa....malah Nak Irwan yang biayai....makasih ya Nak...makasih..." Toto berkaca2 mengenang semua itu bagaimana rumahnya diubah jadi bagus.Ga bocor lagi.Diberi perabot juga.Ibunya seneng banget.Ia ingat ibunya doain Bossnya biar dapat jodoh yang baik dan sayang.Irwan menjawab,"Amin ibu..amin." ▪▪ YANG TERSENYUM MENATAP INDAHNYA DUNIA... Toto takkan lupa bagaimana Irwan telah membuat ibunya bahagia.Dihari tuanya keinginannya diwujudkan semua oleh Bossnya itu.Rumah dibenerin,diisi dengan perabot dan ibunya dibikinkan warung depan rumah jadi ga usah dagang kelilingan lagi.Ibunya seneng banget.Ga usah panas2 lagi.Bisa sambil istirahat duduk2 di rumah.Dibantu promo pula.Wah...warungnya ramai.Ibunya memang telah tiada namun dalam bahagia karena
sudah terkabul keinginannya.Bahkan Irwan datang dan membiayai semua biaya pemakaman.Tak terhingga rasa terima kasih Toto pada Bossnya itu maka ia seneng banget saat Evi hadir dalam hidup Bossnya itu.Ia melihat lagi senyum dan keceriaan di wajah Irwan.
|\|▪▪YANG SEIRING MENYAMBUT JAWABAN SEGALA GUNDAHMU.... Bagi Toto,Evi adalah jawaban atas doa ibunya bagi Irwan.
Ia tersenyum melihat Bossnya mengatasi ngambeknya sang calon Nyonya,'Seneng lihat mereka marahan gitu....udah kayak suami isteri aja.Ada ribut2 manjanya...so sweet...mending aku chek sound area ah...' ||▪▪WALAU BADAI MENGHADANG ... Irwan lihat muka Evi jadi sedih denger rencana ke Bogor mau dibatalin,"Hey...kamu kok kembeng2 gitu matanya?Aduh..."
Evi merajuk,"Bener ga jadi ke Bogor?" Irwan tersenyum,"Jadi Nyonya sayang tapi setelah minta ijin sama ibu kamu.Sama bunda.Ih..gitu aja sampai kembeng2 gini ...kacian..."
Evi membiarkan Irwan meraihnya dalam pelukannya,"Uh...cup..cup...maafin aku ya...jangan nangis dong..."
@▪▪INGATLAH KUKAN SELALU SETIA MENJAGAMU... Evi menyembunyikan wajahnya di dada Irwan,"Kamu nakal sih...suka ngerjain..." Irwan tersenyum,"Iya sorry...Please forgive me...mau kan maafin aku?" Evi mengangguk,"Makasih sayang..."
Mereka lalu turun dari mobil tapi Evi kesrimpet ama sepatu barunya,untung ada Irwan yang dengan sigap menangkapnya.Wah pelukan lagi.Evi modus kali...
R▪▪ BERDUA KITA LEWATI JALAN YANG BERLIKU TAJAM...
Wah Toto mesem lihat mereka,'Mereka berdua emang jodoh.Serasi.Ibu pasti seneng kalau lihat ini.
Ibu lihat kan dari atas sana?Doa ibu dijawab...' Evi malu2 melepas pelukannya pada tubuh CEO muda yang kini jadi kekasihnya itu,"Ups...maaf..."
▪▪SETIAP WAKTU WAJAHMU YANG LUGU SELALU BAYANGI LANGKAHKU... Irwan malah jawab,"Gpp...sering2 aja...he..he.." Evi jadi keki,"Irwan...ah.." Irwan melihat ke arah Toto,"To!Jangan lupa pesanku tadi ya?..Kamu tahu kan?" Toto segera menjawab,"Beres Boss!" @▪▪TELAH LAMA KUNANTI DIRIMU TEMPAT KUKAN BERLABUH... Evi lalu berjalan disamping Irwan diikuti oleh Toto yang membawa bawaan.Bawa apa sih To? Irwan melangkah sambil nanya,"Bunda setuju ga ya sama hubungan kita?" Evi jawab,"Ibu akan melihat ke aku dulu.Akunya bahagia ga...he..he.." Irwan nanya,"Kamu bahagia ga?" Evi malah julit,dia geleng kepala,tapi kemudian bilang,"Ga salah maksudnya.." Irwan gemes,"Evi....ih...balas ya..." Mereka saling senyum sembari beriringan menuju pavilyun.
|_▪▪ CAHAYA HATIKU...(Lantai 2 Resto )
Rosalina sedang mengerjakan file di mejanya kala teleponnya bunyi,"Resto Rosalina selamat sore..."
Tria yang ngebel,"Selamat Sore,ibu....Ini dari kantor Asian Group.Saya sekretaris Pak Irwan mau emberitahukan bahwa karyawan ibu yang namanya Evi mohon maaf tidak bisa kembali secepatnya berhubung sedang diajak keluar oleh Bapak...diajak belanja buat persiapan ke Bogor ..."
Rosalina jawab,"Oh gpp...gpp..." Saat Rosalina asyik ngobrol dengan Tria,Reza mengetuk pintu. ₩▪▪YAKINLAH KEKAL ABADI SELAMANYA SEPERTI BINTANG... Rosalina menyuruh Reza masuk dan duduk dulu dengan gerakan tangannya.
Reza lalu duduk sambil nunggu pembicaraan Rosalina di telepon selesai,"Oh...ya saya ucapkan semoga proyek di Bogor sukses.Selamat jalan semoga selamat sampai tujuan ya buat Pak Irwan.Selamat sore."
¥▪▪ YANG SINARNYA TERANGI SELURUH RUANG DI JIWA.... Reza angkat bicara,"Maaf kak dah ganggu ya?Saya lain kali aja kalau kakak sibuk..." Rosalina nyahut,"Gpp Za.Udah selesai kok.Biasa dari Asian group." Wah Reza denger kata Bogor tadi,"Asian group?Memang siapa yang mau ke Bogor kak?Maaf jadi nanya2..."
$▪▪ MEMBAWA KEDAMAIAN...( Rumah Idayu di Jakarta )
Idayu sudah sampai rumah dan merasa lega,'Damainya hatiku sudah ngunjungi makam dan mampir ke resto.
Aku bakal cari akal biar bisa deket sama gadis eksotis itu.Tapi apa ya?Oh...iya aku bisa booking resto buat event...
teman2 aku kan banyak.' ¥▪▪ RESAH YANG KAURASAKAN KAN JADI BAGIAN HIDUPKU BERSAMAMU...( LANTAI 2 RESTO ROSALINA ) Reza kaget kala Rosalina jawab pertanyaannya,"Biasa Boss2 suka ada tugas keluar kota.Urusan bisnisnya sangat banyak.."
Reza menyimpulkan sendiri,'Jadi ga cuma Evi yang ke Bogor ya?Boss Asian Group itu juga?Kok bisa samaan ya?'
||3▪▪ LETAKKANLAH SEGALA LARA DI PUNDAKKU INI... Rosalina nanya,"Ada apa Za?Ada masalah sama team kamu?" Reza malah disoriented,'Evi tiba2 ditugaskan ke cabang Bogor.Padahal biasanya dia ke cabang Bandung.
Boss Asian Group juga ada urusan di Bogor.Jangan2 semua ini sudah diatur sama dia...Apa sih maksud dia?Jangan2 mau ngapa2in Evi lagi.Aku ga akan biarkan!!'
Rosalina malah heran Reza kok diem aja,"Za!!Reza!!" Reza kaget dan minta maaf,"I..ya Kak....Maaf lagi banyak pikiran kak..." Rosalina memandang spv-nya itu,"Kamu capek kayaknya dan butuh refreshing kayaknya Za.Ambil cuti aja besok."
Wah Reza seneng banget,"Bener kak?Saya boleh ambil cuti?" Rosalina mengangguk,"Jadi kamu kesini mau nanya itu?" Reza jawab,"Ya ga cuma itu sih kak.Saya juga mau nanya soal job desc Evi kak.Kok saya lihat Fitri kerap balik sendirian habis nganter lunch ke Asian Group kak.Apa Evi ga nyalahi standar prosedure kerja kak?"
Rosalina jawab,"Soal job desc Evi itu urusan saya.Bukan tanggung jawab kamu.Lagipula saya sudah pernah bilang kan kalau Evi langsung pertanggungan jawabnya sama aku.Jadi mau Evi ngapain selama jam kerja itu saya yang berhak menilai.Kamu urus team kamu aja.Ada lagi?"
Wah Reza keder juga,"Oh...ya udah Kak.Kalau gitu saya permisi...besok saya ambil cuti kak." Rosalina jawab,"Isi form cuti ya dan cari pengganti kamu lalu bawa sini saya akan acc.Manfaatin cuti kamu dengan baik ya jangan aneh2...ok?"
Reza mengangguk,"Baik Kak.Selamat sore kak.Permisi." Diluar ruangan Reza jadi punya ide,'Mending aku ngantar Evi besok ke Bogor.Aku ga mau dia bener2 ketemuan sama Boss Asian Group itu.Yeah itu ide bagus!!'
Wah...bagaimana reaksi Reza kalau tahu Evi malah perginya sama Irwan ya?Gimana pula reaksi Rita lihat putrinya jadian sama Irwan?***see you next eps***
Evi masih manyun namun kepo juga,"Kok bisa batal?"
Pembawaannya juga santai jadi bisa ngimbangi Irwan yang serius dan kaku.Sejak Shiha kabur dari pesta pernikahan,Toto jadi teman curhat Irwan.Totolah yang setia nasehatin dan menjaga dia.Makanya Toto sebel banget sama Shiha karena sudah bikin Bossnya terpuruk.Apalagi ditambah kematian adiknya Irwan kian menambah senyum dan keceriaan Irwan redup.Irwan jadi pebisnis tangan dingin.Tapi ga bisnis "Ice king" lho ya?Apa kuwi?
Ice king adalah nama salah satu jenis narkotika.Kini wajah sang boss sudah bersinar kembali.Semua sejak kehadiran Evi.Makanya Toto sangat menghargai Evi.Bahkan dia anggap Evi bak Nyonya rumah saja.Padahal belum status isteri baru kekasih. |\|▪▪TLAH KUCOBA LUPAKAN DIRINYA HAPUS CERITA LALU... Toto berharap kehadiran Evi membuat Irwan mampu bangkit dari trauma masa lalu.Bangkit untuk berani mencintai lagi.Berani membuka hati lagi.Dan ia juga berharap suatu hari kehangatan keluarga akan tercipta di rumah megah Bossnya itu.Kadang dia heran,Bossnya itu hidup sendiri tapi rumahnya gedenya ga kira2.
Kolam renang ada,taman aja ada,masih tingkat pula.Kamar buat dia aja bagus gimana kamar Bossnya.
Pasti lux gitu deh.Ia pernah masuk waktu itu Irwan suka mengunci diri di kamar,depresi tingkat dewa ceritanya.Dia bawain makanan bujuk2 sampai lama akhirnya dibukain pintu.Astaga kamarnya bagus tenan.Luas dan perabotannya serba wah.Ia sampai ternganga waktu itu,"Ini kamar elok tenan...tv ukuran 42 inch.
dibawah sih?" Irwan megangi perutnya waktu itu,"Perutku perih banget To...sakit..." Toto segera manggil dokter keluarga,"Tenang Boss.Dokter sudah saya hubungi.Tapi Boss makan ya...
dikit aja...dah dibikinin bubur nih...Boss perutnya ga ada isinya sih ya perih...apa perlu saya suapi Boss?" Irwan dipapah ke tempat tidur,pucat banget dan lemes,"Ga enak makan To...aku ga selera makan...
buat apa aku makan To?" Toto menyelimuti bossnya itu,"Yeah buat saya aja Boss...kalau boss sakit saya gimana?Ga dapat gaji dong Boss...keluarga saya gimana?Kasihan ibu saya Boss...kan butuh biaya buat berobat..."
Irwan mendengarkan sambil dibujuk makan,"Ibumu sakit apa To?"
perutnya gitu,"Kasihan ya ...kamu pulang gpp To...ga usah urusin aku...aku akan tetep bayar kok gaji kamu...tenang aja...."
Toto menyuapkan sesendok bubur,"Masalahnya bukan itu Boss...masalahnya saya itu sedih kalau lihat Boss kayak gini.Boss itu harus lihat betapa susahnya hidup di luar sana.Buat dapat gaji yang sekarang saja dulu saya harus kerja di tiga tempat Boss.Lembur2 dan boyoken Boss.Mana saya orange cuma jebolan STM ...gimana mau dapat gaji gede...bisa sekolah aja ibu saya direwangi jadi pembantu dan tukang nyuci Boss.Makanya boss harus sehat biar bisa jaga bisnisnya.Karyawan Boss kan banyak banget.Pasti mereka juga punya keluarga.Mau dikasih makan apa keluarga mereka kalau bisnis boss ga diurus...Sahabat Boss sampai bolak balik sini lho...Ayo Boss!Semangat!"
|<▪▪ DAN LIHATLAH DIRIMU BAGAI BUNGA DI MUSIM SEMI... Toto masih ingat bagaimana Irwan mulai bangkit semangat hidupnya sejak itu.Bahkan ngajak main ke rumah dia yang sangat sederhana.
Pas hujan pula,"Maaf Boss duduknya agak ke sini.Di situ bocor...he..he..makhlum kalau hujan suka bocor..."
dibedah deh To..kasihan ibu kamu ...besok kamu ke toko bangunan ya beli material.Renovasi rumah kamu ini."
Toto inget dia melongo waktu itu,"Boss saya emang ada rencana ke situ tapi ..."
Irwan nyahut,"Udah jangan pusing soal biaya.Aku yang bayar.Aku butuh datanya aja yang lengkap.Nota dan semuanya.Kebetulan perusahaan konstruksi aku lagi ga banyak orderan.Biar kualokasikan beberapa personil ke sini."
Toto kaget mendengarnya,"Apa Boss?Boss ga bercanda to?" Irwan menggeleng dan malah ngebel Adi,"Di,besok aku mau bicara dengan team konstruksi ya...
"Makasih ya Nak...Ibu seumur2 pingin rumah ini dibenerin tapi ga pernah bisa....malah Nak Irwan yang biayai....makasih ya Nak...makasih..." Toto berkaca2 mengenang semua itu bagaimana rumahnya diubah jadi bagus.Ga bocor lagi.Diberi perabot juga.Ibunya seneng banget.Ia ingat ibunya doain Bossnya biar dapat jodoh yang baik dan sayang.Irwan menjawab,"Amin ibu..amin." ▪▪ YANG TERSENYUM MENATAP INDAHNYA DUNIA... Toto takkan lupa bagaimana Irwan telah membuat ibunya bahagia.Dihari tuanya keinginannya diwujudkan semua oleh Bossnya itu.Rumah dibenerin,diisi dengan perabot dan ibunya dibikinkan warung depan rumah jadi ga usah dagang kelilingan lagi.Ibunya seneng banget.Ga usah panas2 lagi.Bisa sambil istirahat duduk2 di rumah.Dibantu promo pula.Wah...warungnya ramai.Ibunya memang telah tiada namun dalam bahagia karena
sudah terkabul keinginannya.Bahkan Irwan datang dan membiayai semua biaya pemakaman.Tak terhingga rasa terima kasih Toto pada Bossnya itu maka ia seneng banget saat Evi hadir dalam hidup Bossnya itu.Ia melihat lagi senyum dan keceriaan di wajah Irwan.
|\|▪▪YANG SEIRING MENYAMBUT JAWABAN SEGALA GUNDAHMU.... Bagi Toto,Evi adalah jawaban atas doa ibunya bagi Irwan.
Ia tersenyum melihat Bossnya mengatasi ngambeknya sang calon Nyonya,'Seneng lihat mereka marahan gitu....udah kayak suami isteri aja.Ada ribut2 manjanya...so sweet...mending aku chek sound area ah...' ||▪▪WALAU BADAI MENGHADANG ... Irwan lihat muka Evi jadi sedih denger rencana ke Bogor mau dibatalin,"Hey...kamu kok kembeng2 gitu matanya?Aduh..."
Evi merajuk,"Bener ga jadi ke Bogor?" Irwan tersenyum,"Jadi Nyonya sayang tapi setelah minta ijin sama ibu kamu.Sama bunda.Ih..gitu aja sampai kembeng2 gini ...kacian..."
Evi membiarkan Irwan meraihnya dalam pelukannya,"Uh...cup..cup...maafin aku ya...jangan nangis dong..."
@▪▪INGATLAH KUKAN SELALU SETIA MENJAGAMU... Evi menyembunyikan wajahnya di dada Irwan,"Kamu nakal sih...suka ngerjain..." Irwan tersenyum,"Iya sorry...Please forgive me...mau kan maafin aku?" Evi mengangguk,"Makasih sayang..."
Ibu lihat kan dari atas sana?Doa ibu dijawab...' Evi malu2 melepas pelukannya pada tubuh CEO muda yang kini jadi kekasihnya itu,"Ups...maaf..."
▪▪SETIAP WAKTU WAJAHMU YANG LUGU SELALU BAYANGI LANGKAHKU... Irwan malah jawab,"Gpp...sering2 aja...he..he.." Evi jadi keki,"Irwan...ah.." Irwan melihat ke arah Toto,"To!Jangan lupa pesanku tadi ya?..Kamu tahu kan?" Toto segera menjawab,"Beres Boss!" @▪▪TELAH LAMA KUNANTI DIRIMU TEMPAT KUKAN BERLABUH... Evi lalu berjalan disamping Irwan diikuti oleh Toto yang membawa bawaan.Bawa apa sih To? Irwan melangkah sambil nanya,"Bunda setuju ga ya sama hubungan kita?" Evi jawab,"Ibu akan melihat ke aku dulu.Akunya bahagia ga...he..he.." Irwan nanya,"Kamu bahagia ga?" Evi malah julit,dia geleng kepala,tapi kemudian bilang,"Ga salah maksudnya.." Irwan gemes,"Evi....ih...balas ya..." Mereka saling senyum sembari beriringan menuju pavilyun.
Rosalina jawab,"Oh gpp...gpp..." Saat Rosalina asyik ngobrol dengan Tria,Reza mengetuk pintu. ₩▪▪YAKINLAH KEKAL ABADI SELAMANYA SEPERTI BINTANG... Rosalina menyuruh Reza masuk dan duduk dulu dengan gerakan tangannya.
Reza lalu duduk sambil nunggu pembicaraan Rosalina di telepon selesai,"Oh...ya saya ucapkan semoga proyek di Bogor sukses.Selamat jalan semoga selamat sampai tujuan ya buat Pak Irwan.Selamat sore."
¥▪▪ YANG SINARNYA TERANGI SELURUH RUANG DI JIWA.... Reza angkat bicara,"Maaf kak dah ganggu ya?Saya lain kali aja kalau kakak sibuk..." Rosalina nyahut,"Gpp Za.Udah selesai kok.Biasa dari Asian group." Wah Reza denger kata Bogor tadi,"Asian group?Memang siapa yang mau ke Bogor kak?Maaf jadi nanya2..."
Aku bakal cari akal biar bisa deket sama gadis eksotis itu.Tapi apa ya?Oh...iya aku bisa booking resto buat event...
teman2 aku kan banyak.' ¥▪▪ RESAH YANG KAURASAKAN KAN JADI BAGIAN HIDUPKU BERSAMAMU...( LANTAI 2 RESTO ROSALINA ) Reza kaget kala Rosalina jawab pertanyaannya,"Biasa Boss2 suka ada tugas keluar kota.Urusan bisnisnya sangat banyak.."
Reza menyimpulkan sendiri,'Jadi ga cuma Evi yang ke Bogor ya?Boss Asian Group itu juga?Kok bisa samaan ya?'
||3▪▪ LETAKKANLAH SEGALA LARA DI PUNDAKKU INI... Rosalina nanya,"Ada apa Za?Ada masalah sama team kamu?" Reza malah disoriented,'Evi tiba2 ditugaskan ke cabang Bogor.Padahal biasanya dia ke cabang Bandung.
Boss Asian Group juga ada urusan di Bogor.Jangan2 semua ini sudah diatur sama dia...Apa sih maksud dia?Jangan2 mau ngapa2in Evi lagi.Aku ga akan biarkan!!'
Rosalina malah heran Reza kok diem aja,"Za!!Reza!!" Reza kaget dan minta maaf,"I..ya Kak....Maaf lagi banyak pikiran kak..." Rosalina memandang spv-nya itu,"Kamu capek kayaknya dan butuh refreshing kayaknya Za.Ambil cuti aja besok."
Wah Reza seneng banget,"Bener kak?Saya boleh ambil cuti?" Rosalina mengangguk,"Jadi kamu kesini mau nanya itu?" Reza jawab,"Ya ga cuma itu sih kak.Saya juga mau nanya soal job desc Evi kak.Kok saya lihat Fitri kerap balik sendirian habis nganter lunch ke Asian Group kak.Apa Evi ga nyalahi standar prosedure kerja kak?"
Rosalina jawab,"Soal job desc Evi itu urusan saya.Bukan tanggung jawab kamu.Lagipula saya sudah pernah bilang kan kalau Evi langsung pertanggungan jawabnya sama aku.Jadi mau Evi ngapain selama jam kerja itu saya yang berhak menilai.Kamu urus team kamu aja.Ada lagi?"
Wah Reza keder juga,"Oh...ya udah Kak.Kalau gitu saya permisi...besok saya ambil cuti kak." Rosalina jawab,"Isi form cuti ya dan cari pengganti kamu lalu bawa sini saya akan acc.Manfaatin cuti kamu dengan baik ya jangan aneh2...ok?"
Reza mengangguk,"Baik Kak.Selamat sore kak.Permisi." Diluar ruangan Reza jadi punya ide,'Mending aku ngantar Evi besok ke Bogor.Aku ga mau dia bener2 ketemuan sama Boss Asian Group itu.Yeah itu ide bagus!!'
Wah...bagaimana reaksi Reza kalau tahu Evi malah perginya sama Irwan ya?Gimana pula reaksi Rita lihat putrinya jadian sama Irwan?***see you next eps***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar