EPS 13-24 BUMIPUN TURUT MENANGIS^^^



Eps 13 Cerbung ke-4B ●●●


BUMIPUN TURUT MENANGIS





¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥ ¥~BUMIPUN TURUT MENANGIS~¥ ¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥~¥ Eps 13 : Your Presence / Kehadiranmu ¥~¥ TRUE STORY ( KISAH NYATA )... Adalah seorang kulit hitam bernama Ajili.Semoga saya ga salah nulis namanya.Ajili adalah pemuda yang bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran milik seorang kulit putih.Orang kulit putih itu memperlakukan Ajili dengan kasar dan yang paling tidak manusiawi saat hari ultah Ajili tiba.Ajili yang ingin pulang lebih cepat dari biasanya malah memecahkan piring.Ia dimarahi dan dimaki2 bahkan disuruh memakan pecahan piring tersebut.Ajili tak terima dan melawan.Ia lalu keluar dari kerjaannya.Saat pulang ia melewati stasiun dan melihat seorang wanita kulit putih.Diperkosanya wanita itu.Lalu ia pergi dari kota tersebut.Wanita itu namanya Martha.Ia sudah bersuami dan menceritakan kejadian itu pada suaminya.Suaminya marah sekali dan mencari lagi di stasiun siapa yang telah memperkosa isterinya.Namun tak bertemu.Ia lalu sepakat menyimpan kisah kelam itu demi nama baik isterinya.Suami Martha namanya Peter.Dari hasil pernikahan mereka telah lahir dua anak kulit putih tentunya.Peter memang orang kulit putih.Sementara itu Ajili pindah ke kota lain dan bekerja pada sebuah toko minuman.Bossnya orang Amerika dan sangat baik padanya.Bahkan mempercayakan tokonya pada Ajili.Ajili bekerja dengan baik dan tokonya maju pesat.Begitu sayangnya orang Amerika itu pada Ajili sampai menikahkan Ajili dengan putrinya.Waktupun berlalu,Martha yang diperkosa Ajili ternyata hamil.Suaminya bingung juga kalau mau digugurkan belum tentu itu anak hasil perkosaan.Maka ia sepakat menanti hingga bayi itu lahir.Lahirlah bayi perempuan kulit hitam.Bayi itu jelas hasil perkosaan.Peter menyuruh bayi itu ditaruh di panti asuhan saja.Namun Martha ga tega bagaimanapun itu darah dagingnya.Dipeliharanya dan diberi nama Monika.Banyak yang heran kok anaknya kulit hitam namun Martha bilang kalau nenek moyangnya ada yang kulit hitam.Anak itu tumbuh hingga saat usianya menginjak 10 tahun ia terkena leukimia.Dimana obatnya adalah sumsum tulang belakang dari keluarganya.Namun tak ada yang cocok sampai dokternya menyarankan untuk Martha dan Peter punya anak lagi.Siapa tahu anak mereka cocok dengan Monica sumsumnya tulang belakangnya.Martha akhirnya mengaku pada dokter bahwa Monika adalah anak hasil perkosaan.Dokternya berkata,"Kalian tak perlu punya anak lagi itu juga akan sia2.Jika kalian ingin Monika sembuh kalian harus temukan ayahnya.Dia satu2nya harapan kalian." Demi putrinya Martha atas seijin suaminya memasang pengumuman di koran,"10 tahun yang lalu seorang wanita kulit putih diperkosa di sebuah stasiun oleh seorang pemuda kulit hitam.Sekarang anak hasil perkosaan itu membutuhkan donor sumsum tulang belakang dari ayahnya.Hubungi surat kabar ini jika Anda ayah anak itu.Nyawa anak itu dalam bahaya." Ajili yang telah punya keluarga sendiri membaca koran itu demikian juga isterinya.Isterinya kagum pada wanita yang telah diperkosa itu karena masih sudi melahirkan anak hasil perkosaan.Namun ia tak sangka kalau suaminya pelaku perkosaan itu.Hal itu terbongkar kala Ajili yang dalam dilema dan rasa bersalah serta rasa tanggung jawab terhadap anak kandungnya akhirnya memukul anaknya saat sedang kalut.Akhirnya ia minta maaf dan mengaku pada isterinya bahwa dialah yang melakukan perkosaan itu.Tentu saja sang isteri hancur hatinya.Ajili lalu pergi menemui Martha dan Peter.Ia minta maaf pada Martha dan mendonorkan sumsum tulang belakangnya.Monika selamat dan Martha sangat bahagia.Ia dan suaminya mengundang Ajili datang makan malam namun Ajili tak datang.Ia menitipkan surat lewat dokter yang menangani Monika.Ini isi suratnya,"Saya minta maaf tidak dapat datang karena saya tidak ingin mengusik kehidupan kalian.Terima kasih telah memaafkan saya dan merawat Monika dengan baik.Saya bersyukur dengan kehadiran Monika,kehadirannya membuat saya bisa mempertanggungjawabkan perbuatan saya.Jika kalian butuh apa2 kalian bisa hubungi saya.Pasti saya akan membantu." Ternyata sikap buruk seorang atasan bisa membuat sejarah kelam bagi orang lain.Saya berdoa kiranya para pelaku bisnis di Indonesia adalah orang2 yang manusiawi dan berhati nurani.Memberikan apa yang menjadi hak karyawannya. ¥+¥ OH,YOU'LL AMAZED HOW WHEN YOU'RE NEEDING IT/ OH,KAU KAN TERCENGANG BAGAIMANA SAAT KAU MEMBUTUHKANNYA... ( EVI POV ) Irwan menang!!Si jaket merah itu menang!!Entah kenapa aku merasa senang dengan kemenangannya.Terlebih aku tak sangka mahasiswa yang nantang Irwan meminta maaf padaku.Sejak peristiwa pelecehan dulu,kupikir pria itu adalah makhluk buas.Hanya bisa mengambil dan merusak.Tapi ternyata masih ada pria yang baik di dunia ini.Aku sungguh tertegun.Ga sangka.Makin tercengang aku kala Irwan menarik tanganku,"Ayo kita ke kantin!Aku lapar!Kamu yang bayar ya?Soalnya aku ga bawa uang.Anggap aja kamu nraktir aku sebagai hadiah kemenangan.Ok?" Aku ga sempat jawab,dia keburu menarikku melangkah menuju kantin kampus. ×¥× SHE'LL FIGHT FOR YOU / DIA KAN BERJUANG UNTUKMU...( SHIHA POV ) Aku kesal sekali melihat Irwan menggandeng gadis kuper itu.Semua cewek yang lihat jelas iri sama gadis bersyal itu.Gimana ga iri dapat perhatian dari pria paling populer di kampus ini?Tak satupun berani mendekati Irwan tanpa berhadapan denganku.Aku adalah Ratu Kampus.Dan Irwan adalah Rajanya.Aku bagai ditampar dengan kejadian ini.Banyak cewek yang mencibir padaku seakan berkata,"Tuh Pangeran kamu gandeng Ratu baru...ha..ha.." Ini ga bisa dibiarin!Ga ada yang boleh merebut perhatian Pangeran aku!Awas saja kamu gadis kuper!Hati2 kau... ¥÷¥FROM THE BEGINNING TO THE END/DARI AWAL HINGGA AKHIR...( HAZMAN POV ) Kuperhatikan dari awal pertandingan sampai akhir,pandangan Shiha selalu tajam ke arah Evi.Ini gawat!Aku harus awasi Shiha.Jangan sampai ia menyakiti Evi.Untung saja Evi bersama Irwan.Kalau ada dekat Irwan,aku yakin dia aman.Shiha ga akan berani melakukan hal bodoh didepan Irwan.Sebaiknya aku awasi Shiha mulai dari sekarang.Aku yakin dia pasti ga akan diam saja.Dia pasti akan melakukan hal yang tidak baik.Reputasi dia yang sangat posesif pada Irwan sudah kondang.Heran aku...dia itu sebenarnya cantik tapi sikap buruknya membuat ia jadi seram dilihat. ¥=¥AND SHE'LL DO ALL THAT SHE CAN/ DAN DIA KAN LAKUKAN APAPUN YANG DIA BISA...( LESTI POV ) Aku dekati Danang,"Mau es kelapa muda ga?" Pria itu memandang heran padaku,"Kekalahan tak perlu dirayakan..." Aku duduk dekat dia,"Bagiku sebuah usaha perlu dihargai..bagaimana mau tidak?Aku yang bayar!" Dia memandang teman2nya yang mulai meninggalkannya,"Sepertinya aku perlu udara segar dan minuman segar pula.Baiklah!" Aku tersenyum dan kamipun melangkah menuju penjual es kelapa muda yang mangkal dekat boulevard,"Namaku Lesti.Fakultas Kedokteran." Dia memandangku,"Namaku pasti sudah kau tahu." Tidak banyak bicara tapi inilah yang kusuka darinya,"Mau gula putih apa merah?" Ia menjawab,"Putih saja.Merah itu mengingatkanku pada orang yang mengalahkanku hari ini.Kau tahu kan?" Iya sih Irwan memang suka pakai jaket merah,motornya juga merah,serba merah.Para fans dia aja dijuluki Pasukan Merah. Kami minum es kelapa muda sambil sibuk dengan pikiran masing2. ¥<¥WHEN A WOMAN LOVES A MAN / SAAT WANITA MENCINTAI SEORANG PRIA... Aku tak tahan dengan keheningan,"Bagiku kau sangat pemberani.Kau juga sudah melakukan yang terbaik.Aku salut padamu." Ia berhenti meminum esnya,"Salut?Kau Irwan haters ya?" Aku tertawa mendengarnya,"Terlihat banget ya?He..he..Sebenarnya aku ga benci dia hanya aku ga suka bagaimana orang di kampus ini memujanya.Kayak dewa saja!" Ia mengernyitkan dahi,"Wow!Baru kali ini aku ketemu cewek yang ga interest sama sekali dengan nama besar Irwan di kampus ini." Aku senang melihat ia mulai melupakan kekalahannya,"Nah senyum gitu dong!Kalah itu hal biasa kok.Bukan akhir dunia." Dia memandangku dalam2. ¥>¥ IT'$ THE GREATEST GIFT OF ALL / INI ADALAH KADO TERINDAH...( IRWAN POV ) Aku ga peduli semua mata melihat kami jalan menuju kantin sambil gandengan tangan.Sebenarnya bukan gandengan sih tapi lebih ke narik paksa dikit.He..he..habis kalau ga diginiin mana punya inisiatif nih cewek.Begitu aku masuk kantin langsung meja faveku di kosongkan,nyingkir yang duduk disitu,"Minggir Irwan datang!Minggir!" Aku ga usah ngomong dah pada minggir sendiri,Evi nampak heran dan kikuk.Kuajak dia duduk,"Kamu mau pesan apa?Kayak aku aja ya?" Kulambaikan tangan,"Mak'e biasa!!Bikin dua ya!!" ¥{¥ KNOWING THAT UNCONDITIONALLY / TAHU BAHWA TANPA SYARAT... Sambil nunggu pesanan aku memandangi wajah gadis didepanku,"Kamu kok nunduk terus sih?Apa ga pegel sih?" Gadis itu menggeleng masih sambil nunduk,aku segera meletakkan wajahku di meja bertumpu pada tanganku,"Kau sungguh melewatkan kesempatan besar ..." Dia kepancing dan mendongak menatapku meski dengan takut2,"Kesempatan besar apa?" Aku tersenyum padanya,"Kesempatan besar melihat wajah ganteng maksimalku...he..he.." Matanya langsung mendelik lucu,aku tersenyum.Dia manis.Aku suka. ¥}¥ SHE'LL CATCH YOU WHEN YOU FALL / DIA KAN MERAIHMU DI SAAT KAU TERJATUH... Meski nunduk aku tahu dia tersenyum.Pesanan kami datang.Pesananku ding.Mak'e Soimah demikian nama pengurus kantinnya,dia bawain sendiri pesananku,"Ini Cah Ganteng!Bakso telor dua porsi dan es jeruk.Tumben nih bawa gandengan?Biasanya sama Hazman." Ia celingak-celinguk nyari Hazman,"Ga usah dicari Mak'e..dia ada kuliah kok.Anak alim biasa." Mak'e ngekek,"Kamu ga ada kuliah?" Aku malah nyeruput es jeruknya,"Segernya!Aku mah jangan diceramahi soal kuliah Mak'e...dosen malah seneng kok aku ga hadir kuliah.He..he..." Mak'e mesem lalu pergi melayani pelanggan yang lain,"Sebahagiamu wae Cah Bagus!" ¥[¥ YEAH,YEAH,YEAH,YEAH OOOOH YEAH... Yeah emang aku kalau di kelas paling tidur.Gimana dosen ga akan kehilangan kalau aku ga hadir?Aku segera memakan bakso faveku,"Enak lho ini!Buatan Mak'e maknyuss baksonya.Coba deh!Hmmm....yummy." Aku lihat dia masih diam saja,"Namamu Evi ya?Kamu punya hubungan apa sama Evi Tamala?He .he.." Dia melirikku,wajahnya gumun gitu.Aku ambil sambel,"Ayo dimakan!Atau...perlu kusuapi?" Wah dia langsung besar2 matane,langsung deh dia ambil sendok dan garpu,akhirnya makan juga dia. ¥]¥ WHEN THE STARS ARE IN HER EYES / SAAT BINTANG2 DI MATANYA...( HAZMAN POV ) Aku mengikuti Irwan ke kantin karena aku lihat Shiha sepertinya juga kesana dengan genknya.Dari jauh aku melihat Evi dan Irwan duduk berhadapan disebuah meja.Meja fave Irwan.Evi dan Irwan.Sungguh aku ga sangka bakal melihat pemandangan ini.Siapa sangka seorang yang selengekan kayak Irwan justru yang bisa membuat mata Evi bercahaya.Disitu aku melihat kharisma seorang Irwan.Pantas dia begitu populer dan diidolakan.Cewek sekuper Evi aja sampai senyum lho dekat dia.Irwan memang hebat! ¥€¥ AND THE SUN IS IN HER SMILE / DAN MENTARI DI SENYUMNYA... Tak terlintas aku bakal merasa broken heart di awal masa kuliah.Segala rasa sayangku pada Evi sepertinya harus kukubur.Hanya wajah dan namanya kusimpan di atas segalanya.Aku telah melewatkan banyak waktu,harusnya aku bertindak cepat seperti Irwan.Hanya dalam waktu singkat,Irwan bahkan bisa membuat Evi tersenyum. ¥£¥ SHE'LL BE A MOTHER AND A CHILD / DIA KAN JADI SEORANG IBU DAN ANAK...( RITA POV ) Aku sedang membersihkan foto2 diatas bufet kala Tuan Sanjaya datang,"Tolong,buatkan saya lemon tea." Aku segera meletakkan kemocengku,eh malah nyenggol foto seorang pemuda nan tampan sedang berpose di atas motor warna merah,"Ups!" Untung ga pecah,Tuan Besar langsung menangkap foto itu,"Hati2 kalau bekerja ya.." Aku kagum pada majikanku ini,dia selalu sopan dan ga kasar padahal jelas aku yang salah,"Maaf Tuan..." Ia malah membelai foto itu penuh sayang.Saat aku kembali dengan lemon tea,ia masih memandangi foto itu.Kayaknya sayang banget sama yang ada di foto itu.Pasti itu putranya.Aku mendekatinya,"Minumannya Tuan.." Ia menjawab,"Terima kasih..." ¥₩¥ BUT ALL AT THE SAME TIME / DAN DI SAAT BERSAMAAN...( Shiha pov ) Sepertinya ga cuma aku yang ga suka dengan kedekatan Irwan dan gadis kuper itu.Aku jelas melihat bias cemburu di mata sohib Irwan,si Hazman.Aku baru kali ini melihat mereka bersama tapi kalau di balapan dia selalu ada buat Irwan.Aku berdiri dari kursiku,"Girls,aku permisi bentar ada sedikit urusan.Kalian terus awasi si kuper itu ok?" Mereka jawab,"Tentu My Queen!" ¥%¥ SHE'LL BE YOUR AIR / DIA KAN JADI UDARAMU... Aku melangkah mendekati Hazman,"Berdarah2 ya lihat mereka?" Dia kaget,"Kau?Aku ga ngerti apa maksud ucapanmu." Aku memandang ke arah Irwan dan gadis kuper itu duduk makan,"Ga usah ngeles...kamu ga suka kan lihat mereka dekat?" Ia mengelak,"Aku ini sahabat Irwan.Aku akan selalu mendukung dia." Aku tersenyum mencibir,"Matamu ga bisa berdusta..." ¥~¥ SHE'LL BRING YOU LIFE / DIA KAN MEMBERIMU KEHIDUPAN...( Hazman pov ) Kaget aku tahu2 Shiha sudah didekatku.Dia bahkan tahu kalau aku sedang galau.Jujur aku iri sama Irwan bisa sedekat itu sama Evi.Kenapa aku ga bisa?Melihat mereka duduk makan bersama di satu meja membuat hatiku seperti diiris sembilu.Rasanya semangat hidupku jadi memudar. ¥`¥ SHE'LL MAKE ME SACRIFICE / DIA KAN MEMBUATKU BERKORBAN.... Aku bergidik kala Shiha mengajukan tawaran padaku,"Bagaimana kalau kita kerja sama?" Aku terperangah,"Aku takkan mengorbankan sahabatku." Shiha ngekek,"Kalau begitu kau siap mengorbankan cintamu?Begitu?" Aku terdiam. Apakah Hazman akan menerima tawaran Shiha?Saya mau lihat F1 dulu.Gp Germany.***see you next eps***

Eps 14 Cerbung ke-4B ♡ BUMIPUN TURUT MENANGIS♥
♡×××♥×××♡×××♥×××♡×××♥ × BUMIPUN TURUT MENANGIS × × Eps 14 TIKET ke-3 H ×××××4 × × Your Heart Shall Live × ♥ Hatimu Akan Hidup ♡ ♥×××♡ CERPEN KE-11 : Hatiku Hanya Untuk Hatimu Menjadi guru adalah impianku sejak kecil namun ga sangka kalau jadi guru itu ternyata ga gampang.Apalagi menangani anak2 bandel macam Irwan n genknya itu.Jumpa pertama dengan anak badung itu pas aku masuk pertama kali di sekolah SMU elite ini.Dia nampak sedang dihukum disuruh lari telanjang dada gitu keliling lapangan karena telat datang.Aku ga sengaja ditabraknya,"Ups!Sorry Nona Cantik.Sengaja nih kakiku matanya ketutup sepatu.Maaf ya?" Astaga kami pelukan gitu soalnya aku ga balance dengan sepatu aku dan aku jelas masih awam dengan area sekolah kala itu.Kami malah berpandangan,jujur jantungku berdegup kencang dipeluk dia.Padahal sama pacar aku aja ga pernah kayak gini rasanya.Yeah aku punya pacar seorang guru olahraga di sebuah SD gitu.Namanya Purwanto.Aku biasa manggil dia Mas Anto.Entah kenapa ya akhir2 ini dia kayak menarik ulur hubungan kami.Dia juga kerap minta uang sama aku.Entah buat adiknya buat motornya buat ibunya macem2 deh.Lamunanku kala dipeluk anak muda yang usianya jelas lebih muda dariku buyar saat seseorang memanggil namaku,"Bu Ervyyanti ya?" Segera aku melepaskan diri dari pelukan anak muda bertelanjang dada itu,"Iya..Bu saya guru bahasa Inggris yang baru pengganti Bu Susi." Wanita itu ternyata kepala sekolah,"Irwan kamu itu harus sopan pada wanita dia ini guru lho.Memang usianya ga jauh beda dengan usia kamu tapi dia lulusan luar negeri lho.Makanya cepet lulusnya ga kayak kamu dah dua kali tinggal kelas.Aduh...maafkan murid saya ini ya Bu Anti.Maaf saya panggil gitu aja ya?Mari ikut saya." Aku menggangguk lalu mengikuti beliau ke ruangannya.Namun sempat kudengar anak muda bernama Irwan itu memandangku dan memanggilku,"Miss Anti is very beautiful...indeed." Dasar anak nakal,pikirku sembari menenangkan jantungku yang ga karuan lihat tatapannya.Sejak kejadian itu aku terus berurusan dengan dia.Apalagi kalau pas ngajar dia berulah macem2 gitu.Pas aku nanya,"Any question for this lesson students?"( Ada pertanyaankah untuk pelajaran kali ini?) Eh dia angkat tangan,"I do Miss Anti.Do you have boyfriend?" Haduw...seisi kelas langsung ketawa deh,"Irwan naksir Miss Anti nih!Cuit!Cuit!!" Aku menyuruh Irwan menemuiku di ruang bimbingan penyuluhan usai kelas bubar.Dia harua diberi pengertian agar sopan dalam bersikap pada guru.Soalnya sudah berkali2 dia menunjukkan rasa sukanya sama aku entah kirim mawarlah ke meja aku atau ngasih mawar tiap ngerjain tugas dari aku.Aduh ...bahkan kerap dia nawari aku bonceng motor dia.Jelas kutolak soalnya aku udah punya pacar dan ga mau ada skandal di sekolah.Irwan emang anak bandel tapi sejak kehadiranku dia banyak berubah.Setidaknya itulah kata para guru,"Irwan sekarang anteng lho di kelas saya ga klotekan lagi.Juga serius sekarang belajarnya.Ga suka berantem lagi.Kayaknya semua berubah sejak kedatangan Bu Anti deh..." Waduh...aku jadi gimana gitu.Merona sekaligus salting.Aku menuju ke ruang BP hendak menemui Irwan eh dia dah nungguin lho.Rapi gitu dan bawa apel lagi diikat dengan pita biru,"Ini buat Miss Anti...aku ga nyuri kok.Suer..." Aku menerimanya,"Makasih ya Wan." Aku lalu bicara panjang kali lebar kali tinggi sama dia soal attitude yang baik tapi dia malah mandangi aku terus tanpa berkedip,haduhh...nih anak malah bikin aku nervous deh.Apalagi dia cuma komentar,"Miss Anti...ada film bagus lho.Yang main Shah Rukh Khan sama Kajol lihat yuk ?" Weleh...weleh...aku gemes sama dia dan akhirnya kumakan apelnya depan dia dengan kesal.Eh dia malah perhatiin aku makan,"Kayaknya Miss Anti suka ya?Besok saya bawain lagi deh...saya kirim aja ke rumah ya?" Aku jawab dengan kesal,"Emang kamu tahu rumah saya?" Dia tersenyum,"Yeah tahulah masa fans berat ga tahu sih?Tunggu aja besok." Eh beneran dikirim malah satu krat lagi.Gila!!Apel Washington DC gitu dan semua diikat pakai pita warna biru.Ibuku sampai geleng kepala melihatnya,"Wah kamu punya pengagum berat kayaknya Vy..." Selidik punya selidik rupanya keluarga Irwan itu yang punya mallnya.Astaga!! Aku pakai apel itu buat bikin Mas Anto cemburu namun dia ga reaktif,"Anak muda mana mungkin serius Vy...paling bentar doang lagian kamu kan lebih tua.Gurunya lagi.Ga mungkin banget.Jurangnya terlalu lebar untuk diseberangi." Aku kok malah jadi illfeel denger dia merendahkan Irwan,"Mending dia Mas.Dia tahu nunjukin rasa sukanya sama aku daripada kamu.Kapan kamu akan bawa hubungan kita ke tahap yang lebih serius?" Dia malah ga berani lihat mataku.Aku kesal,"Mending kamu pulang aja deh Mas.Aku lelah dan masih harus meriksa hasil test murid2 aku." Di kamar aku memeriksa lembar jawaban murid2 aku dan saat sampai di lembar milik Irwan ada tulisan kecil di ujung kertasnya,"I ♥U Miss Anti..." Aku geleng2 kepala membacanya.Ga nyerah2 juga ya dia.Kayaknya aku harus temuin dia sama Mas Anto deh.Biar clear.Beberapa hari kemudian aku ajak dia menemui Mas Anto di tempat kerjanya di daerah pinggiran kota gitu.Dia mau tapi dengan syarat naik motor dia,yeah akupun nurut deh lagian diluar jam mengajar kan.Kupakai topi biar ga kelihatan siapa aku.Dia hepi gitu sepanjang jalan karena aku pegangan pinggang dia sih.Dasar dia modus!!Sampai di SD yang dimaksud aku heran karena temannya bilang dia sedang ada tamu yaitu isterinya.Aku ga percaya namun kala kulihat Mas Anto memeluk seorang wanita yang tengah hamil tua dan memanggil wanita itu dengan sebutan sayang hatiku langsung hancur berkeping2.Aku muncul mengagetkannya,"Jadi selama ini kamu sudah menikah Mas?Isterimu sedang hamil malah.Iya?!!" Kutampar wajahnya dan kulepas cincin yang ia berikan katanya sebagai tanda cinta,"Ini!!Aku ga butuh!!Kamu hanya manfaatin aku buat menghidupi keluarga kamu kan?Dasar penipu!!" Mas Anto jelas ga sangka kedoknya kebongkar,"Vy ...dengar dulu...aku mau jelasin ke kamu soal ini.Lagian ga haram kan punya isteri banyak?Aku sayang sama kamu Vy..." Aku ga mau denger lagi,"Sudah cukup!Diantara kita sudah tidak ada apa2 lagi!Sudah selesai!!" Aku pergi sambil menangis,Irwan mengejarku dan menenangkanku.Aku menangis di pelukannya,"Ga sangka ...hiks...aku sungguh ga sangka.....Wan...hu..hu..." Irwan membawaku ke sebuah danau dab kami melihat pemandangan sambil aku menangis di bahunya.Ia tak banyak bicara tapi keberadaannya bagai jangkar buat perahu kehidupanku.Sejak itu aku melihat dia berbeda.Bukan lagi sebagai murid tapi sebagai pria.Dia melindungiku bahkan dia membelaku kala Mas Anto nekad datang ke rumahku,"Jika kau datang lagi kau akan berhadapan dengan saya!!" Wah aku makin kaget kala beberapa pria kemudian berjaga di luar rumahku.Rupanya suruhan Irwan.Dasar Irwan.Protektif banget dia.Namun kala dia mengungkapkan perasaannya padaku usai kelulusan,aku bingung,"Aku ga pantas buat kamu Wan...kamu masih muda ...aku ini lebih tua dari kamu Wan...orang tuamu tak mungkin setuju.Halangan untuk kita terlalu besar.Aku tak mau masa depanmu hancur karena aku.Apalagi kau adalah pewaris tunggal.Kau bisa mendapat perempuan yang jauh lebih cantik lebih muda dan pastinya lebih pas buat kamu Wan..." Aku mengatakan itu dengan hati hancur karena saat Irwan kemudian pergi kuliah ke luar negeri baru kusadari betapa aku juga jatuh hati padanya.Aku cuma menghibur diriku dengan perkataan terakhirnya sebelum naik pesawat,"Tunggu aku...aku pasti kembali padamu..." Dia memberiku kalung gambar hati dan disitu ada foto kami berdua,"Wait for me Miss Anti...wait for me..." Aku terus berhubungan dengan dia di tahun2 awal kepergian dia via sosmed.Tapi kemudian aku sadar bahwa aku putuskan kontak karena aku ga mau dia menyia2kan hidupnya demi aku.Aku lalu pindah mengajar ke kota lain.Namun hatiku tak pernah pindah dari Irwan.Aku merindukannya.Aku rindu mawar kirimannya.Bahkan tiap ke mall aku selalu menyempatkan beli apel hanya demi mengingat dia.5 Tahun sudah berlalu.Suatu kali aku diajak ibu belanja ke mall terbesar di kota,"Ibu lihat area sana dulu yach Vy..." Ibu pergi entah ke lorong mana di marketnya sedang aku jelas menuju area buah dan memegang apel sembari berkaca2 mengenang Irwan.Hingga seorang pelayan mendekatiku diiringi satpam,"Ini Pak!Dia pencuri Pak!" Aku jelas kaget,"Apa??Saya ga mencuri apapun!" Petugas keamanan lalu membawaku,"Nona harus mempertanggungjawabkan semuanya pada General Manager Kami." Aku mencari2 ibuku,"Ibu Ervy ga nyuri apapun Ibu!Sungguh!" Ibu mengikutiku sampai di ruang GM.Tapi Ibu ga masuk ke dalam.Aku masuk dan disana berdiri dengan punggung menghadapku seorang pria berjas gitu,"Sungguh saya tidak mencuri apapun.Anda bisa lihat kamera cctv nya." Pria itu masih tak membalikkan badan,"Saya tak perlu kamera cctv.Anda memang pencuri.Bahkan sejak 5 tahun yang lalu." Aku heran juga apalagi suara itu seperti tak asing kudengar,"Anda...Kau..." Pria itu membalikkan badannya,"Kau mencuri hatiku sejak 5 tahun yang lalu Miss Anti..." Aku terperangah,"Irwaaan???" Ibuku lalu masuk demikian juga orang tua Irwan,aku terpana kala Irwan lalu melamarku,"Aku sudah kembali.Ayah dan ibuku juga sudah menyetujui hubungan kita.Itu pasti karena kalau mereka ga setuju aku ga mau ambil alih bisnis keluarga he..he.." Dasar badung...tetep aja badung...Aku memandangnya penuh heran,"Bagaimana kau tahu aku ada di kota ini?" Ia mengeluarkan sebuah kotak cincin dan memandang pada ibuku,"Ibumu selalu melaporkan keadaanmu padaku...sejak kau memutuskan kontak denganku...lagipula aku ini adalah Irwan Kurniawan seorang bisnisman muda yang harus punya strategi dong kalau mau sukses...dalam percintaan apalagi...he..he.." Ia segera memasukkan cincinnya di jariku,"Aku kan masih belum jawab mau apa ga?" Eh dia memencet remote dan tampak di layar tv ukuran 42 inch bagaimana aku selalu memegang apel sambil menangis tiap ke malll.Astaga!!Dia punya berapa mall sih? Ibuku dan kedua orang tuanya mengangguk padaku dan aku menerima lamarannya.Aku menangis di pelukannya,"Hatiku hanya untuk hatimu...Irwan..." Irwan membalas pelukanku,"Aku juga...akhirnya Miss Anti jadi milikku juga...Irwan dilawan...he..he.." Dasar anak nakal!!Kamipun menikah tak lama kemudian.Ga sangka ya...aku seorang guru menikah dengan muridku sendiri.Untuk mengenang awal mula kisah cinta kami dimulai maka Irwan memberi nama anak pertama kami dengan nama Roseyanti Aveliana Kurniawan.Dia sangat disayang oleh orang tua Irwan dan mereka memanggilnya Rose yang artinya mawar.***The End*** |_××× HAY SI BAJU MERAH BERJALAN SENDIRI...( Shiha pov ) Aku kesal karena Hazman ga mau kerjasama sama aku misahin si cewek kuper dari pangeranku.Akupun balik ke mejaku dan melihat Irwan semakin terpesona saja sama gadis itu.Tapi ga mungkin selamanya Irwan akan menemani gadis kuper itu.Pasti akan ada dimana gadis itu akan berjalan sendiri.Nah saat itulah aku akan beraksi. ||××× BENTUK TUBUHNYA YANG MENAWAN SUNGGUH MEMPESONAKAN...( Dosen Seni Lukis ) Aku mencari info soal gadis berpakaian serba tertutup yang dibela si baju merah tadi.Akhirnya kudapatkan infonya.Dia ambil jurusan seni rupa pas banget.Aku akan menjadi dosennya dong.Nanti di pelajaran melukis aku akan lancarkan aksiku.Akan kutunggu dia sendirian.Lalu akan kugerayangi tubuhnya yang pastinya menawan itu. @××× LINCAH GAYANYA YA YA INDAH MENAWAN HATI...( Hazman pov ) Jelas aku menolak tawaran Shiha.Ga akan aku sakiti sahabat aku sendiri.Aku tinggalin Shiha dengan dalih ada kuliah,aku lari sekencang2nya.Itu adalah kebiasaan aku kalau lagi badmood suka lari kencang.Sprint.Aku dengan lincah melewati gedung demi gedung dan juga pepohonan.Kampus ini sudah sering kujadikan ajang lari begini makanya aku hafal.Siapapun kan boleh masuk kampus ini. |_××× INGIN AKU MENGHAMPIRINYA TAPI HATIKU RAGU MEMANDANG DIA....( SUMARSANTO POV ) Saat menyusuri jalanan ibukota dengan motor pinjeman dari temanku,dekat sebuah pasar aku melihat sosok isteri ke-3ku.Aku hendak menghampirinya namun kulihat sepertinya ia hidup enak sekarang.Masak dia keluar dari mobil mewah gitu.Kuperhatikan dia bicara seakanmengucap terima kasih gitu pada orang yang didalam mobil dan mengangguk hormat.Apa dia jadi pembantu yach?Aku hendak mengejarnya namun keburu dia sudah naik lagi ke dalam mobil.Akupun mengikuti mobil itu namun kehilangan jejak karena macet dan padatnya lalu lintas di jalanan ibukota.Sial!! ||××× INGIN KU BERTANYA ...( IRWAN POV ) Sambil menikmati bakso telor aku perhatikan gadis bersyal itu makan dengan pelan,"Ga suka ya bakso dalamnya telor ayam?" Dia menjawab lirih,"Suka.Tapi bukanya sulit.Besar lagi." Aku segera membantunya malah kusuapkan sekalian sesendok,dia malu merona gitu wajahnya.Aku makin suka menggoda dia.Dia itu kayak puteri malu.Banyak hal kutanyakan padanya biar aku tahu aktivitas dia apa aja. Astaga dia kutu buku.Selain menghabiskan waktu untuk melukis dia juga suka membaca buku di perpus.Bagus deh berarti aku gampang kalau mau nyari dia. |\|××× HAY KIRANYA DIA PACARKU YANG DULU...( RITA POV ) Tuan Sanjaya menyuruhku menemaninya ke makam isterinya.Kami beli bunga bentar di dekat pasar.Namun saat turun dari mobil aku merasa seperti ada yang mengawasiku dari jauh.Perasaan mencekam segera memenuhi hatiku.Apa Mas Santo di Jakarta ya?Gawat kalau iya.Aku bergidik mengingat apa yang dia lakukan pada putriku.Aku segera masuk ke mobil lagi.Kulihat dari dalam mobil bener dia mantan suamiku ...bagiku...walau kami juga ga resmi nikahnya.Dia ada di antara kerumunan orang mencoba mengejarku.Untunglah Tuan Sanjaya mengerti keresahanku dan bilang pada sopirnya,"Cari jalan alternatif aja ya biar ga kena macet." Sang sopir segera tancap gas.Lega aku dah ga kekejar sama suamiku itu.Dia terhalang palang kereta.Syukurlah. |》××× DIA TERSENYUM KEPADAKU WAJAHNYA SANGAT MALU....( Evy pov ) Malu banget aku disuapi sama Irwan.Habis dia maksa sih anaknya.Kalau aku ga nurut katanya dia bakal teriak ke semua orang di kantin gitu.Waduh...kenapa ada cowok model aneh begini sih?Lama dia mengikutiku.Bahkan kuliah aja dia malah duduk di samping aku.Weleh...dengan santainya dia lalu meletakkan kepalanya di sandarkan gitu ditembok.Pules dia.Astaga dia santai banget bahkan meski dosen memarahinya,"Irwan Ares Sanjaya!!Bangun!!" Sanjaya ?Namanya ada Sanjaya nya?Apakah dia anak majikan Ibuku ya?Aku terpana.... Kebongkar deh siapa Irwan...dah pagi nih maaf saya harus kerja.Sambung lagi lain kali ya?***see you next eps***

Eps 15 CERBUNG 4B °♣° Bumipun Turut Menangis
•♣• BUMIPUN TURUT MENANGIS EPS 15 ○♣○ TIKET Z 15504X-X ●♣● The Needy = Yang Membutuhkan •♧• KAMU TLAH TINGGAL DALAM HATI...( Evi pov )
Dosen satu ini emang ngeselin banget.Pinginnya dihormati dan ditakuti.Tapi aku tuh Irwan Ares Sanjaya.No fear inside.Lagian aku juga males ikut kuliah dia.Aku tahu siapa dia.Dia itu punya skandal sama mahasiswanya.Terlibat asmara gitu.Walau sampai kini masih belum kebongkar tapi suatu saat pasti boom.Nyimpen kok bangkai.Aku tarik Evi keluar kelas dia.Males bingow dengerin ceramah dia.Dia melempar penghapus ke arahku,"Hup!"
Aku ga tega lihat Irwan dibentak sama dosen,kusentuh lengannya.Kubangunkan dia dengan lembut,"Wan...ada dosen...jangan tidur di kelas."
Dia ga bangun saat dosen bentak dia tapi dia membuka mata kala aku yang bilangin.Dasar nih cowok emang rada aneh.Suara keras ga bangun begitu suara aku yang lirih malah bangun dia. Irwan kriyip2 memandang sekitarnya,"Ada apa sih?Heboh banget?Ada bom ya?" Dosen geleng kepala melihatnya,"Dasar mahasiswa satu ini bikin aku hipertensi!Sudah kamu ga usah ikut mata kuliah saya!Keluar saja sana!!" Irwan dengan enteng ngambil tas dia yang dia lempar di bawah,"Bener nih saya disuruh keluar kelas?Asyik!!AyoCin!Kita jalan2!!"
Cin???Dia manggil aku Cin?Apa artinya Cinta?Waduh seisi kelas langsung heboh bersuit2 pada kami.Mana Irwan malah makin erat lagi gandeng tanganku.Aduh udah kayak tomat buah deh wajahku.What???Dengan cepat dia beresin buku loose leaf aku lalu memasukkannya ke tas aku dan gandeng tangan aku.Aku jelas keder mana dipelototi lagi sama dosen killer,"Kamu ngapain ajak2 teman sebelah kamu hey!!"
○♧○ DAN TAKKAN KULEPAS LAGI TETAPLAH KAU DISINI... Bukannya takut eh malah Irwan mesem dan narik aku keluar kelas,"Dia ini bidadari saya Bu Dosen yang terhormat!Jadi jangan heran jika kami selalu bersama.Iya kan Cin?" ●♧● KAMU BAGAIKAN BIDADARI...( Irwan pov )
Aku melangkah sembari jawab,"Mau rektor sekalipun ntar juga diem kok.Lihat aja!"
Ku tangkap dan kubuang ke tempat sampah di dekat pintu kelas,"Klothak!" Aku lalu melambai pada teman2ku,"Pergi dulu guys!!" Evi jelas ikut aku,"Wan...kamu bisa dapat masalah nanti melawan dosen...dia itu wakil rektor lho..." °★° DATANG DAN TURUN KE BUMI... Evi pasti heran dengar ucapanku tapi emang pengaruh ayahku sangat besar di kampus ini.Mau diskors sekalipun aku juga ga peduli.Aku tinggal lapor ayahku dan beres.Besok aku bisa kuliah lagi like ussual.Aku akan datang ke kampus sesuka aku. 
○★○ KAMU WANITA PILIHANKU...( DOSEN LUKIS )
Sedang menuju ke kelasku eh kulihat wanita incaranku digandeng gitu sama si belagu berjaket merah itu.Mau dibawa kemana wanitaku itu?Sebel aku lihatnya.Belum apa2 sudah punya pesaing nih.Tapi aku ga takut.Aku mungkin dosen baru tapi aku takkan biarkan buruanku disambar musuh.Apalagi cuma mahasiswa.
 •★• DAN BERDETAK DALAM NADI...( Danang pov )

Gila mau kemana tuh si jaket merah sama bidadarinya?Kok udah kelar kuliahnya?Aku segera sembunyi dibalik pilar saat mereka lewat.Sempat kudengar gadis kuper itu protes,"Wan...kamu mau bawa aku kemana?"
Si jaket merah itu malah berbisik.Ga tahu dia ngomong apa tuh.Apa dia tahu ya kalau aku di dekat dia ya?Aku rasa nih cowok misterius deh...
●★● KAMU CINTA MATIKU HIDUPLAH BERSAMAKU...( SHIHA POV ) Terdengar raungan motor di kejauhan.Aku segera berdiri melihat keluar kelas kebetulan kelasku di lantai dua.Aku keluar ke balkon,kulihat Irwan naik motor dan ngeselinnya diboncengannya ada gadis kuper itu.Apa sih yang dilihat Irwan dari gadis itu?Sampai2 dia boleh mbonceng di motornya.Aku aja ga pernah dibonceng sama Irwan.Eh tuh cewek malah udah.Sebel!! °☆° KAMU REDAKAN AMBISIKU MENEPISKAN KHILAFKU...( SANJAYA POV ) Aku kembali mengunjungi makam adikku yang bersebelahan dengan makam isteriku.Lebih tepatnya kekasihnya yang kunikahi demi bayi dalam perutnya ga disebut anak haram.Aku ajak pembantuku seorang perempuan dari luar Jawa.Entah kenapa aku nyaman dengan dia,mungkin karena kami sama2 punya anak satu kali ya.Aku bersimpuh dekat nisan adikku,'Marco,maafkan kakakmu ini.Aku ga bisa jadi ayah yang baik buat anakmu Irwan.Dia memilih tinggal di kontrakan kumuhnya daripada hidup sebagai anakku.Mungkin aku terlalu sibuk dengan bisnis sampai aku menelantarkan Irwan.' •☆• BIDADARI SURGAKU...( RITA POV ) Beruntung nian mendiang isteri Tuan Sanjaya.Makamnya bagus banget.Pualam dan terawat dengan baik.Aku pernah lihat fotonya dan memang cantik buanget kayak bidadari.Pantas putra Boss tampannya ga ketulungan.Tuan Sanjaya aja walau sudah tua tetap aja terlihat tampan.Waduh...aku kok perhatian amat ya sama Tuan Besar?Kenapa setiap berada dekat beliau aku merasa aman dan tenteram ya?Astaga aku ini harusnya jangan berpikir yang terlalu tinggi.Sadar diri...aku lihat matahari begitu terik bersinar.Segera kuambil payung buat Tuan Besar lebih nyaman di pemakaman.Beliau tersenyum dan melanjutkan ziarahnya. °☆° BILA KITA BERSAMA KITAKAN BAHAGIA...( LESTI POV ) Aku sedang melihat jadwal praktikum kala kudengar raungan motor.Pasti Irwan itu.Motor dia kan emang polusi suara bagiku.Dasar cowok aneh.... Teman2ku segera heboh membicarakan Irwan kala beneran motornya lewat dekat fakultas aku,"Lihat!!Siapa gadis beruntung yang dibonceng Irwan itu ya?Bukannya itu gadis yang dibela tadi pagi?Wah...hebatnya dia bisa bersama Irwan.Coba itu aku ...pasti bahagia deh rasanya..." •☆• KAN KUDENDANGKAN LAGU ITU HANYA UNTUKMU....( SANTO POV ) Aku kehilangan jejak gara2 kena palang kereta.Sial!Tapi kalau tadi Rita beli bunga pasti buat ke makam deh.Mending aku cari makam di dekat sini.Pastinya makam milik orang2 kaya karena ga mungkin Rita mau ziarahi keluarganya.Dia mana punya kerabat di Jakarta.Kecuali kalau anaknya,si Evi itu yang meninggal..tapi ga mungkin.Evi kan anaknya sehat dan jarang sakit.Wah bayangin anak tiriku,air liurku menetes.Jadi pingin segera nemuin mereka.Mereka itu hanya untuk aku.Untuk pemuas nafsuku. ○☆○ BILA ENGKAU PERGI BAWAKU BERSAMAMU...( EVI POV ) Mau nolak ikut aku ga bisa soalnya dia kuat banget gandeng tanganku.Harusnya aku takut dekat dia tapi ga ...aneh ya.Cuma Irwan satu2nya pria dimana aku bisa merasa nyaman dengan kehadirannya.Sampai di parkiran ia memberikan helm padaku,"Pakai!" Aku heran,"Emang kita mau kemana?" Ia malah nulis sesuatu gitu dengan hpnya terus dia memfoto satu helm yang berada di dekat dia,"Cekrek!" Ngapain dia ya?Kayaknya dia tahu aku mempertanyakan tingkahnya. ●☆● KARNA KUSETIA PADAMU.... Ia menunjukkan hpnya,"Aku pinjam helm lalu kukirim foto helmnya ke Hazman.Juga no plat kendaraannya.Biar yang punya dikasih tahu Hazman kalau helmnya aku pinjam." Oh jadi karna itu....astaga mau minjam helm to...aduh...via sosmed lagi. °■° KUMOHON PADAMU JADILAH PENGANTINKU...( IRWAN POV ) Usai aksi pinjem helm,aku segera hidupkan motorku dan kutengok ke arah Evi,"Ayo naik!" Dia gugup gitu tapi akhirnya naik juga,"Pegangan yang kuat di pinggang aku kalau ga mau jatuh he.he.." Dia awalnya kekeh pegangan di body motor aku namun akhirnya meluk pinggang aku dia soalnya aku kenceng bawa motornya.Aku ingin ajak dia ke kontrakan aku sekalian aku mau kembalikan uang yang dia pakai bayar makan di kantin tadi.Aku aslinya ga suka ngutang.Aku ga mau dia mikir aku ini pria yang suka manfaatin wanita buat nyari uang.Aku ini bukan pria ga punya.Jangan sampai dia illfeel sama aku.Jangan sampai dia nolak jadi pengantinku gara2 dia pikir aku tukang ngereti.Money digger. •♣• AKU TAKUT KEHILANGANMU... Kawasan kontrakanku emang area preman.Evi nampak ketakutan kala kubawa ke sana,"Wan...ini tempat apa?Aku takut..." Kuparkir motorku lalu kuajak dia naik ke kamarku,"Mereka itu orang suruhan ayahku...mereka itu bukan kriminal.Ayo naik!" Takut2 gitu dia mengikutiku,"Aku diluar aja ya?Masak anak perempuan masuk kamar cowok..." Dia emang beda dari cewek2 yang kutemui.Kalau mereka di posisi dia pasti udah merengek minta diajak masuk ke kamar aku.Aku makin yakin bahwa dialah bidadariku.Dialah wanita yang kutunggu selama ini.Aku lalu berbisik padanya,"Kalau kamu ga masuk kamu bakal digodain preman lewat lho...mau?Silakan.." Akan masukkah Evi ke kamar kontrakan Irwan?***see you next eps***

Eps 16 Cerbung 4B £££ BUMIPUN TURUT MENANGIS
£♥£ BUMIPUN TURUT MENANGIS EPS 16 £♥♥£ TIKET X 94XXX-XX £♥♥♥£ No Lie Is Of The Truth = Tak Ada Kebohongan dari Kebenaran £♡£ Ozon... Ozon adalah komponen udara segar yang terjadi secara alami sebagai hasil reaksi antara sinar ultraviolet dari matahari dengan lapisan atas atmosfir bumi,dan membentuk lapisan pelindung yang menyelimuti bumi yang disebut juga lapisan Ozon. Lapisan ozon dapat menyerap bagian paling mematikan dari radiasi sinar ultraviolet ( UV ) matahari sebelum mencapai bumi sehingga tidak akan menyebabkan sejumlah penyakit termasuk kerusakan mata dan kanker kulit bagi manusia.Cuma itu?Masih ada lagi!Di bagian bawah atmosfir,ozon menjadi perangkap panas matahari dan memancarkan kembali ke segala arah →Dikenal dengan efek rumah kaca.Hal ini membantu menjaga bumi tetap hangat dan tanpa itu suhu bumi akan mencapai tingkat dibawah nol setiap malam.Oh ya tahu ga kenapa langit terlihat biru?Ga!Itu karena ozon.Masa?Iya.Selain itu ozon juga menetralisir polutan yang bersifat racun.Apa ozon cuma ada di langit? Ga!Ozon juga terdapat dalam udara di sekitar kita.Kok bisa?Ozon yang berada di bumi karena adanya ledakan petir.Jasa petir ya?Menurut penulis buku The Encyclopedia of World Climatology,John.E.Oliver menyebutkan bahwa ledakan petir terjadi sebanyak 40-50 kali tiap detik atau 1,4 Triliun kali dalam setahun di seluruh dunia.Kok ya ada ya orang yang menghitung kayak begituan ya?Tak terbayangkan.Bahkan di Venezuela ada petir yang dinamakan Catatumbo Lightning karena dianggap sebagai regenerator utama lapisan Ozon di bumi,karena mampu memproduksi 1.176.000 petir setiap tahun dan menghasilkan 10% lapisan ozon bumi. °▲°▲° COBA ENGKAU KATAKAN PADAKU ...( HAZMAN POV ) Hpku bunyi.Weleh...lha kok foto helm sama no plat kendaraan?Wah pasti Irwan nih.Tumben Irwan butuh helm ekstra ya?Buat siapa ya?Jangan2...aku dengar raungan motor di kejauhan.Segera kuberdiri dan dugaanku benar.Irwan membonceng gadis idamanku di belakang motornya.Coba aku yang diposisi Irwan.Dipeluk pinggangnya sama Evi.Aku hanya bisa mendesah kecewa. °▼°▼° APA YANG SEHARUSNYA AKU LAKUKAN...( Evi pov ) Ga punya pilihan lain nih.Akupun masuk ke kontrakan Irwan.Dia mengontrak satu lantai gitu.Paling atas.Dia membuka pintu dan melempar tasnya entah nyungsep dimana.Aku kaget lihat kamarnya,astaga ini kamar apa kapal pecah ya?Aku menjauhi area tempat tidur.Aneh cuma tempat tidur aja yang rapi.Ia malah ngekek,"Duduk aja di tempat tidur.Cuma disana yang bersih.Soalnya aku seringnya tidur di lantai.He..he.." £¤£ BILA LARUT TIBA WAJAHMU TERBAYANG... Masak kalau malam juga tidur di lantai sih?Apa ga dingin ya?Mana lantainya semen lagi.Waduh...Jika dia benar anak majikan Ibu kok milih tempat tinggal kumuh gini ya?Aku ga berani duduk di ranjangnya,aku trauma dengan tempat tidur apalagi aku belum kenal dia.Aku memilih berdiri saja.Ia nampak membersihkan berbagai benda yang pating klewer di sana sini.Aku ingin bantu tapi aku takut malah salah. %¤% KERINDUAN INI SEMAKIN DALAM... Ia menuang air dingin dari kulkas,"Minum." Aku menggeleng,"Aku tidak haus.Kamu saja." Ia malah mendekatiku,"Kamu takut aku kasih obat ya di dalamnya?Aku bukan pria kayak begitu." Ia menatapku dalam2 lalu makin mendekat dan membuatku mundur hingga ke tempat tidur,"Kau mau apa?" Ia mendudukkanku di ranjang lalu menaruh uang di tanganku,"Ini uang kantin tadi.Sorry aku punyanya itu." Kulihat di tanganku lembaran uang baru 200 ribuan,"Gede amat?" Ia malah ngekek,"Itu uang baru.Ayahku suka kasih uang keluaran terbaru sama aku.Bawa aja.Kapan2 kalau kita makan bareng kamu bayar pakai uang itu.Ok?" Aku heran dia bilang kapan2.Kenapa dia mau dekat aku ya?Aku kan ga secantik gadis lain?Kutimang2 uangnya hendak kukembalikan saja.Tapi ia malah memasukkannya ke tasku.Lalu mengambil jaketnya dan menggandengku keluar,"Yuk kita pergi!" Weleh kemana lagi? ~~~ GEMURUH OMBAK DI PANTAI KUTA...( Irwan pov ) Kuingin mengajak Evi ke sebuah tempat,lokasi dimana rumah kak Deswa berada.Evi nampak takut gitu tapi aku menenangkannya,"Percaya sama aku.Aku ga bawa ke tempat berbahaya kok.Aku ajak kamu nemuin temanku.Dia dah keluar dari rumah sakit.Ntar kamu aku antar pulang kok." Rumah kak Deswa berada dekat pantai.Itulah yang membuatku suka berada di sana.Kuharap Evi juga suka.Wah aku kayak mau planning beli rumah aja sama Evi.He..he.. €¤¤€ SEJUK LEMBUT ANGIN DI BUKIT KINTAMANI... Sampai juga kami setelah sekian menit melaju di atas motor.Evi melihat sekelilingnya,"Sejuk..." Aku tersenyum,"Lihat di atas sana.Di atas bukit itu rumahnya.Kita harus jalan ke sana.Ayo!" Kugandeng tangan Evi melangkah menuju rumah kak Deswa.Seorang anak perempuan sekitar usia 5 tahun menyambutku dengan teriakan,"Om Irwan datang!!Yeah!!" Gadis kecil itu berlari mendapatkanku,"Halo Gaby!" Naik di atas pundakku dia kubawa ke rumahnya,"Papa di rumahkan?" Ia mengangguk sambil memainkan rambutku yang emang udah gondrong,"Papa tiduran terus.Gaby main sendiri..." %¥% GADIS2 KECIL MENJAJAKAN CINCIN...( Deswa pov ) Wah kulihat dari jendela kedatangan Irwan,dia pasti sama gadis kecilku.Gaby emang manja sama Irwan.Irwan sih suka banget manjain dia.Namun saat aku melangkah keluar dibantu isteriku ada pemandangan berbeda yang menarik perhatianku.Irwan ga sendirian.Ada seorang gadis bersamanya. £~£ TAK MAMPU MENGUSIR KAU YANG MANIS... Gadis itu pasti istimewa.Karena baru kali ini Irwan bawa cewek kemari.Emang aku tahu dia punya banyak penggemar namun aku ga pernah lihat Irwan nanggapi perasaan gadis2 yang ngejar dia.Kenapa sekarang sudah gandenga cewek ya?Wah...siapa gadis manis itu? ☆♣☆ BILA SAJA KAU ADA DI SAMPINGKU SAMA2 ARUNGI DANAU BIRU...( RITA POV ) Usai dari pemakaman,Tuan Sanjaya mengajakku ke sebuah danau.Dia menatap danau itu lama sekali.Entah mikir apa?Aku berdiri di dekatnya.Aku coba menawarkan sesuatu pada beliau,"Tuan Besar mau minuman?" Dia mengangguk,"Boleh..." Segera aku ambilkan dan kuserahkan pada beliau.Ia malah menyuruhku duduk di samping dia,"Duduklah..." Aku nurut saja deh.Lagian jarang2 bisa duduk di samping orang sekaya dia.Aduh aku kok dag dig dug ya... ÷=÷ BILA MALAM MATA ENGGAN TERPEJAM...( SANJAYA POV ) Aku cerita sama pembantuku lebih tepatnya pengurus rumahku,"Kalau malam aku suka susah tidur.Kamu tahu...aku dulu suka menemani isteriku kemari.Dia hanya duduk memandang air tak bergeming.Berjam2 betah sekali dia.Entah apa yang dia lihat dari air." Aku lihat pembantuku itu mendengarkan dengan seksama,"Kami hanya duduk dan tiada obrolan sama sekali.Apalagi saat dia hamil ....dia suka sekali melihat air.Sampai aku bikinkan dirumah buat dia.Pancuran,kolam dan sebagainya.Kurasa Irwan menuruni hobby ibunya ini." ^^^/^^^ BERBINCANG TENTANG BULAN MERAH HO....DU..DU...( Evi pov ) Irwan nampak lain jiwa gitu ya bercakap2 dengan temannya.Temannya sepertinya luka gitu.Jalannya agak aneh.Di beberapa bagian tubuhnya juga dibalut bahkan digips.Aku menyalaminya.Juga isterinya.Mereka ramah sekali.Pipiku merona merah kala teman Irwan,menggodaku,"Baru kali ini lho kamu bawa cewek Wan...serius nih kayaknya?Ya nggak Wan?" ¤♡¤ COBA ENGKAU DENGAR LAGU INI... Irwan malah melirik ke arahku,malah makin digodain sama Kak Deswa,"Wah malah lirik2an nih..." Irwan coba menetralisir,"Masih teman kok kak...ya ga Vi?" Aku bingung mau jawab apa eh malah kak Deswa dah nyahut,"Lebih dari teman juga gpp...he..he.." Puas berbincang,Irwan mengajakku ke pantai.Bikin istana pasir gitu sama Gaby.Disinilah kulihat sisi lain seorang Irwan Ares Sanjaya. ~~~ AKU YANG TERTIDUR DAN TENGAH BERMIMPI... Aku jadi teringat pada mimpiku tentang ksatria berjubah merah.Rasa nyaman yang kurasakan bersamanya sama seperti ini.Walau kami baru saja bertemu namun rasanya seperti aku telah menantikannya begitu lama. &&& LANGIT2 KAMAR JADI PENUH GAMBAR... Tanpa sengaja aku menggambar di pasir gambar ksatria itu.Gaby melihatnya,"Itu apa Tante?" Aku raih dia dalam pelukanku,"Ini gambar ksatria perang sayang.Ksatrianya kuat dan sangat hebat." Eh malah dia nunjuk Irwan,"Kayak Om Irwan dong!" Irwan mesem dengan bangga,"Tapi putrinya mana?"
£¤¤£ WAJAHMU YANG BENING SEJUK SEGAR...( Irwan pov ) Reaksi Evi dengan Gaby yang centil sungguh membuat aku senang.Wajahnya ceria gitu.Kulihat dia tersenyum,"Kamu cantikan kalau senyum gitu." Gaby nambahi,"Iya Tante cantik.Kayak putri2 di negeri dongeng." Ia tersenyum malu.Kuhirup udara pantai,akhirnya aku menemukan wanita idamanku. ♡¤♡ KAPAN LAGI KITA AKAN BERTEMU.... Seperti menemukan serial number sebuah brangkas.Putar ke kanan putar ke kiri sampai bunyi klik.Kini aku menemukan wanita yang ingin kuajak berbagi suka dan duka.Cinta pada pandangan pertamakah ini namanya?Kayaknya sih ga soalnya awal jumpa aku malah ditinggal kabur sama doi.Ai..ai... ¤¤¤}¤¤¤ MESKI HANYA SEKILAS KAU TERSENYUM?... Walau senyum Evi masih belum lebar namun setidaknya aku tahu kalau dia ga seperti ibuku yang benar2 sudah kehilangan harapan akan hidup ini.Bahkan akupun tak bisa membuat dia semangat untuk hidup.Aku jadi heran.Perasaan ayah juga bukan tipe selingkuhan.Ayah mah emang maniak kerja.Masak karena itu?Apa ada hal yang aku ga tahu ya? ¤¤♡¤¤ KAPAN LAGI KITA NYANYI BERSAMA...( SUMARSANTO POV ) Aku lelah mencari tahu dimana Rita.Tapi kemudian aku sampai di sebuah pemakaman.Kulihat mobil mewah itu disana.Aku ikuti terus mobil itu dan kulihat isteri ke-3ku bersama seorang pria kaya.Jelas kaya raya.Jas yang dia pakai itu bermerk.Mobilnya aja harganya milyaran.Aku sopir aku tahu soal begituan.Wah kayaknya isteri ke-3 kepincut sama tuh pria.Emang sudah setengah baya sih tapi masih terlihat garis2 ketampanannya.Siapa pria itu?No plat mobilnya aja plat mahal itu.Harus booking dulu nomor kayak begituan.Benar2 tajir kayaknya.Tapi bodyguardnya juga banyak tuh.Sial!!Gimana aku bisa dekati Rita ya?Sebaiknya kutunggu sampai Rita pulang ke rumahnya.Apa dia satu rumah dengan si kaya itu atau punya persembunyian sendiri?Aku pasti akan tahu. ¤¤¤♡¤¤¤ TATAPANMU MEMBASUH LUKA HO....( Evi pov ) Irwan menatap pantai tak berkedip.Suka amat lihat air ya?Kududuk di sampingnya.Gaby dipanggil ibunya.Aku hanya diam di dekat Irwan,coba mencari tahu apa yang menarik perhatiannya hingga menatap air laut demikian rupa.Tiba2 ia berkata tanpa mengalihkan pandangannya,"Air itu selalu datang bergulung2 dan menyapu apa yang ada di pantai.Semua goresan,semua batu dan kotoran dibawanya pergi." Aku rasa dia ingin mengatakan sesuatu,namun aku tak berani bertanya apa itu.Aku hanya diam didekatnya menatap ombak bergulung.Kuharap hidupku seperti hamparan pasir dilaut bisa kembali seperti semula kala disapu ombak.Kuharap ada yang bisa membasuh luka hatiku.Dan kuharap orang itu sudah ada didekatku.Menjelang sore Irwan pamitan sama kak Deswa dan keluarganya.Kak Deswa melambaikan tangan melepas kami,"Yang rukun ya..." Wah akan bertemukah Irwan dengan Rita?Bagaimana juga dengan Sumarsanto yang mulai menancapkab kuku2nya kembali dalam kehidupan Rita dan Evi?***see you next eps***

Eps 17 CERBUNG KEEMPAT B : BUMIPUN TURUT MENANGIS
°▼° BUMIPUN TURUT MENANGIS EPS 17 °▲° Tiket E 034xxx bonus xx °▼° Spirit of Break through °▼° Roh Penerobos °▲° POSITIVE THINKING.... Saya akan kasih sebuah kisah nyata yang terjadi di Tiongkok sana.Kisah perjuangan hidup satu keluarga miskin.Bagaimana mereka terus berpikir positive dalam setiap keadaan yang mereka hadapi.Apa hasilnya?Nih dia kisahnya. Adalah satu toko buah di daerah Tiongkok yang menjual nanas.Pemilik toko ini membeli nanas dari perkebunan lalu menjualnya ke Shanghai.Jauhnya lokasi sering mengakibatkan nanas2 itu rusak dalam perjalanan.Nanas2 yang rusak dia singkirkan dan malah ia buang.Sementara itu di depan tokonya hiduplah keluarga miskin.Melihat nanas dibuang begitu saja,merekapun datang meminta ijin untuk mengambil nanas yang dibuang itu.Diijinkan oleh si pemilik toko buah.Oleh keluarga yang miskin itu nanas2 yang dibuang itu disortir.Yang bagus di pisahkan lalu diberi bumbu dan dijual jadi semacam lotis gitu kalau di Indonesia.Eh laku keras.Malah sampai kekurangan bahan nanas.Lalu mereka mendatangi pemilik toko buah dan mengutarakan niatnya untuk membeli nanas2 yang tidak laku dijual.Si pemilik toko buah pun setuju menjual murah nanas2nya yang ga laku.Lagian juga emang ga laku.Daripada busuk mendingan dia jual ke penjual lotis itu.Begitulah waktu terus berlalu.Dagangan nanas yang dibumbui tadi kian laris dan malah kian terkenal hingga sampai ke telinga kaisar.Bahwa betapa enaknya nanas berbumbu itu.Si penjual lotis lalu menambah lagi variasi dagangannya dengan membuat dodol nanas.Kesuksesan penjual lotis itu membuat iri sang penjual buah.Ia heran kenapa mereka begitu terkenal padahal semua berkat dia juga.Coba dia dulu ga kasih nanas buangan ke mereka pasti mereka ga akan sesukses sekarang.Suatu malam ia mengendap2 dan menulis sesuatu di toko penjual dodol nanas itu.Apa yang ia tulis?Ia menulis Tian Zhi Dao.Artinya Tuhan Tahu.Maksud dia adalah bahwa Tuhan tahu bahwa tanpa dia ga akan bisa mereka sesukses itu.Ia pun menanti apa reaksi penjual dodol itu kala tahu ada tulisan itu di tokonya.Memang awalnya si penjual dodol heran dengan tulisan itu.Namun mereka terbiasa berpikir positive dalam menyikapi liku2 kehidupan maka malah memakai tulisan itu sebagai petunjuk dari Tuhan untuk nama merk dagang mereka.Wah makin larislah penjualan dodol mereka.Dimana2 orang mencari merk dagang itu sebagai jaminan kualitas dodol nanas yang enak.Wah malah banyak orang berkata,"Sekarang bukan hanya kaisar yang tahu betapa enaknya dodol nanas ini bahkan Tuhan saja tahu ...makanya namanya Tian Zhi Dao.." Melihat tulisan pemberiannya malah jadi nama merk dagang,si pemilik toko buah geram.Ia lalu menempelkan kertas bergambar kura2 dengan kepala masuk ke dalam dan ditulisi di bawahnya "Tidak Tahu Malu ".Kembali penjual dodol ga berpikir negative.Ia malah memakai gambar kura2 di dos kemasan dodolnya.Wah orangpun jadi kian tahu kalau merk asli Tian Zhi Dao adalah yang ada gambar kura2nya.Wah...makin tenar dan laris manis dagangannya.Jadi intinya adalah meski usaha kita mungkin masih kecil2an namun lakukan yang terbaik maka hal yang kecil bisa menjadi besar.Terus berpikir positive dalam setiap keadaan.Juga jangan lupa kalau ke Shanghai beli dodol nanas merk Tian Zhi Dao ya.He..he..Ingat yang ada gambar kura2nya. °+° SAKIT MEMANG DITINGGAL SANG KEKASIH...( RITA POV ) Aku terus menemani Tuan Besar hingga sore tiba.Beliau itu penuh wibawa aku deg2an duduk di dekatnya.Rasanya seperti aku duduk di sebelah suami pertamaku saja.Kayak gini nih berdebarnya dulu.Wajah mereka juga agak mirip.Hanya saja Tuan Sanjaya lebih bersih dan elegan sekali.Jelaslah pakaiannya kan merk ternama.Barang2 yang beliau kasih ke pembantu saja bermerk gimana yang buat beliau sendiri.Aku heran lho dia itu kok ga nikah lagi ya.Kan wajahnya good looking gitu.Masih terlihat tampan.Wah aku mikir apa sih?Mungkin kehilangan isterinya merupakan pukulan besar sehingga ia tak ingin mencari pengganti.Beruntungnya mendiang isteri Tuan Sanjaya.Aku sungguh iri. •+• TAPI KAMU HARUS TERIMA KENYATAAN... Tuan Besar malah mengerjakan bisnisnya di tempat itu dengan aku ada di samping dia.Bingung juga aku masak aku cuma diam saja.Namun tiap aku mau beranjak ia bertanya,"Mau kemana?Duduk saja.Temani aku.Soal rumah kan masih banyak pembantu lain." Akhirnya aku ga bergeming dari sisinya,menemani beliau di sana.Usai dari sana beliau malah berniat mengantarku pulang,"Sekalian kuantar kamu pulang.Aku ingin tahu dimana rumahmu." Aku hanya bisa menurut.Terima saja lagian nolak juga ga enak rasanya. ○+○ TETAP TENANG,POSITIVE THINKING...( EVI POV ) Perjalanan pulang diatas motor merah Irwan sungguh perjalanan yang menyenangkan bagiku.Aku bersandar di punggungnya,kupeluk pinggangnya.Hatiku hangat dan jiwaku tenang bersamanya.Pria ini seperti diciptakan memang untukku.Aku awalnya takut menyandarkan kepalaku tapi dia tahu dan berkata,"Lebih merapat ya!Aku mau main kecepatan nih!Akan kutunjukkan apa itu balapan!Siap?" Wah jelas aku peluk dia erat sebab kenceng banget dia bawa motornya.Nyalip2 gitu.Tapi kenapa ya aku ga takut?Rasanya tenang gitu meski truck trailer di kiri dan kananku.Hatiku yakin dia akan menjagaku.Aku malah memejamkan mata menikmati bau jaketnya.Si jaket merah.Ksatria merahku. ●+● ANGGAP SAJA DIA BUKAN JODOHMU...( Shiha pov ) Teman2 genk aku memberitahu soal kedekatan Irwan dan gadis kuper itu,"Iya lho Shiha!Aku lihat sendiri.Gadis itu bonceng motornya Irwan.Wah posisi kamu terancam nih." Aku mendengus kesal sambil terus berpikir,"Aku ga akan biarin gadis itu merebut Irwan dariku.Kalian harus bantu aku.Cari info soal dia.Aku mau tahu siapa sih dia.Belagu banget berani nantang aku!" Mereka setuju dan siap membantuku memberi pelajaran pada gadis kuper itu.Aku akan mengambil apa yang berharga bagi dia.Dia juga harus merasakan gimana kalau sesuatu yang berharga diambil darinya.Aku akan cari tahu soal dia. □+□ HEY JANGAN MELAMUN GAK ADA GUNANYA...( HAZMAN POV ) Usai ngasih tahu pemilik helm yang dipinjem Irwan,aku melangkah menuju student centre,satu arena olahraga di kampus.Aku suka di sana.Tempatnya sepi ada lapangannya bisa buat aku melepas penat dengan berlari sepuasku.Entah sedang ada dimana Evi sekarang.Walau aku yakin dia aman dengan Irwan tapi hatiku takut ia akan terpesona pada Irwan.Lagian siapa yang ga kemecer deket Irwan? Eh lagi asyik melamunkan sobat merahku itu tiba2 sebuah mobil mewah berhenti di dekatku,Shiha keluar dari dalamnya.Dengan pakaian rok mini dan rambut terurai berkibar diteepa angin,ia menyandar di body mobilnya,"Rupanya kamu satu SMU ya sama si kuper itu.Pasti kamu tahu banyak soal dia." ■+■ GA AKAN MENGUBAH KEADAAN... Melihat gadis ini sebenarnya aku merasa kasihan juga.Dia itu sebenarnya cantik.Modis lagi.Coba dia ga ngejar2 Irwan dan sadar bahwa Irwan ga tertarik dengan dia.Aku menghentikan langkahku,"Kau mau tahu soal Evi ya?Buat apa?Mau menyakitinya?Menyakiti Evi berarti kau memperburuk keadaan." Ia terkekeh,"Kau menyukainya bukan?Kau takut aku akan menyakitinya.Iya kan Mr Running Man?" Bagaimana dia tahu kebiasaanku? ◇+◇ AWAS KAMU KESURUPAN KEMASUKAN SETAN.... Aku menatap tajam padanya,"Kau akan berhadapan dengan Irwan jika berani mengusik Evi.Kau mau dibenci oleh Irwan?" Shiha malah mencibir,"Aku rasa gadis pujaanmu itu yang menantang aku.Dan aku bukan gadis penakut kamu tahu!" Aku males ladeni dia,"Jangan ganggu dia.Dia hanya ingin menjadi pelukis itu saja.Tak pernah dia punya niat menantangmu.Dia bukan gadis ambisius sepertimu." Dia malah melenggang masuk ke mobilnya sambil berkata,"Kau pasti akan lari kan?Melepas stress karena gadis yang kau suka ternyata suka sama sahabatmu sendiri iya kan?Selamat berlari!Oh ya..hati2 aku dengar pas Ospek kemarin ada yang kesurupan lho di student centre.Disana banyak setannya.Hii....serem!Bye Mr Running Man!Thanks buat infonya." Info?Emang aku kasih info apa ke dia?Gadis aneh. ◆+◆ NANTI LUPA DIRI JADI TAMBAH EDAN...( SUMARSANTO POV ) Kayaknya isteri ke-3 aku dah keblinger dengan kekayaan pria itu.Dia melupakan aku.Tahu gitu dulu kubikin aja dia sampai edan.Sekarang enak2an dia sama pria kaya itu. ♧+♧ JANGAN NYERAH GITU DONG... Tapi aku ga akan nyerah untuk dapatin dia kembali plus anak tiriku.Si Evi.Aku yakin pasti ada saatnya dimana aku bisa mengendalikan mereka lagi. ♣+♣ COBA CARI YANG LAIN .... Sementara aku akan puaskan diri dengan perempuan lain.Sekarang mah gampang cari perempuan yang mau diajak senang2.Apalagi dengan maraknya medsos.Booking aja bisa via dunia maya. ★+★ DI BUMI INI GA CUMA DIA SEORANG.... Ga cuma aku kok yang kayak gitu.Teman2ku juga.Malah ada yang booking artis juga.Emang sih lebih mahal.Tapi katanya memuaskan bisa bermalam dengan orang tenar. ☆+☆ MASIH BANYAK KOK YANG BISA LEBIH BAIK DAN MENGERTI... Bahkan anak2 sekolah saja sekarang juga jadi ajang prostitusi.Sekali service tinggal kasih uang 200ribu aja.Itu aja bisa 3 x service lho.Kayak minum obat aja.Pantas Abg2 sekarang pada punya uang ya...rupanya jual diri ga laki ga perempuan.Sama aja. →+← TERIMA KAMU APA ADANYA.... Aku rasa anak tiriku paling juga jadi cewek begituan.Toh dia kan udah kotor.Kalaupun dia masih ga begitu ntar akan kujadikan begitu lumayan dikaryakan bisa hidup enak aku.Ga usah kerja cukup jadi mucikari.Sehari minim aku dapat 2 juta.Wah...bayangin kalau sebulan.Wah...obyekan nih!Uang!! ♥+♥ TAPI KINI TELAH TERJADI NAMUN SEMUA KAN ADA DI TANYA....( IRWAN POV ) Aku jelas ga tahu rumah Evi jadi aku tanya sama dia,"Rumahmu sama taman tempat kita ketemu pertama kali dulu mananya?" Dia jawab lirih gitu,"Apa?Aku ga denger!" Akhirnya dia makin nempel ke aku buat ngomong emang aku modus he..he..Dasar Irwan julit! ←+→ TETAP TENANG POSITIVE THINKING KARENA DIA MEMANG BUKAN JODOHMU... Dia memberitahuku,pakai nunjuk2 gitu.Aku segera raih tangannya,"Jangan nunjuk2 kena kendaraan lewat lho nanti.Bilang aja sama aku." Kugenggam tangannya di pinggangku,dia nampak tersipu.Aku malah tersenyum senang bisa bikin dia senyum.Namun kala sampai rumahnya kulihat sebuah mobil yang tak asing bagiku.Mobil ayahku.Apa yang dikerjakan ayah di sini? Wah gimana pertemuan ayah dan anak itu?***see you next eps *** 

Eps 18 Cerbung keempat B : BUMIPUN TURUT MENANGIS
>>>¤ BUMIPUN TURUT MENANGIS EPS 18 >>¤¤ TIKET E 03434X + XX >¤¤¤ Deliver Me = Bebaskan Aku ¤¤¤> CERPEN KE-20 : EINSTEINKU Usiaku lebih tua 5 tahun dari suamiku kala ia menikahiku.Entah apa yang membuatnya menyukaiku.Perasaan aku biasa saja.Aku tuh bukan tipe wanita suka dandan.Lagian profesiku sebagai perawat juga ga cocok kalau dandan menor.Awal jumpa pertama kala ada sebuah insiden terjadi di acara peringatan dirgantara.Ada atraksi pesawat tapi malah terjadi tragedi.Mas Sahid demikian nama suamiku,waktu itu dia adalah anggota Angkatan Udara RI.Aku waktu itu jadi perawat di RS dimana korban tragedi di rawat.Waktu itu kita satu lift.Ia bertanya mengenai ruangan yang ia cari.Tak dinyana kami sering jumpa.Entah jodoh entah apa yang pasti kemudian aku kerap digodain sama temen2ku,"Dicari tuh sama militernya lho Emi.Sikat saja deh Em,ga masalah lebih muda.Tentara lho." Aku cuma tersenyum saja menanggapi mereka,emang sih secara usia Mas Sahid lebih muda 5 tahun.Makanya aku heran dia lihat apa dari aku.Namun dia bilang,"Aku suka cara kamu memperlakukan orang.Lembut dan telaten.Emang pantas kamu jadi perawat.Dan aku mau jadi pasien abadi kamu he..he..Mau ya jadi perawat abadiku?" Walah melamar ala tentara apa ala RS nih ya?Tapi aku juga mencintainya.Aku akhirnya menikah dengan tentaraku itu.He..he.. Namun hidup memiliki misterinya sendiri.Lama aku tak dikarunia seorang anak.Padahal suamiku anak sulung di keluarganya.Semua berharap aku akan melahirkan anak laki2 segagah suamiku.Namun aku justru belum hamil juga sampai lama.Suamiku tetap ga meninggalkanku.Ia yakin aku pasti hamil.Keyakinannya memang terjadi.Betapa aku mencintainya dan berharap membuatnya bahagia dengan melahirkan seorang putra baginya.Namun putra impian kami sungguh diluar dugaan kami.Ia lahir prematur dan yang lebih mengejutkan lagi adalah ia hanya sebesar botol minuman pocari sweat ukuran tanggung.Ya Tuhan,kataku kala melihat betapa kecilnya putraku.Ia didalam inkubator nampak begitu kecilnya namun aku ga peduli mau dia kayak gimana yang penting dia hidup.Itu sudah mukjizat bagi kami.Kami beri nama Rafly.Merawat Rafly adalah masa2 penuh tetesan air mata bagiku.Ia harus mendapat berbagai terapi.Banyak organnya yang tak berfungsi secara normal.Terutama organ tangan dan kaki.Ia begitu rentan dan lemah.Untuk berdiri saja ia tak tegak.Kakinya lemah sekali dan tangannya kerap tremor.Betapa aku menyayanginya meski semua mata mencibir padanya.Putraku akan terus kujaga.Meski hinaan dan cemoohan datang menerpa seiring usianya.Kehadiran Rafly membuatku trauma hamil lagi.Aku takut akan melahirkan anak yang sama kondisinya.Kutolak berkali2 keinginan suamiku untuk punya anak lagi,"Aku masih takut Mas.Nanti kayak Rafly.Maaf ya Mas..." Hingga Rafly masuk SD inklusi,aku berkenalan dengan seorang wanita yang juga punya anak berkebutuhan khusus.Namun ia jauh lebih beruntung,putranya normal secara fisik bahkan sangat putih dan ganteng.Namun ia terus menghiburku,"Anak mb juga punya kelebihan kok.IQnya tinggi kayak Einstein aja.Pinter banget.Itu jenius namanya mb." Aku lihat putraku memang fisik dia ga normal.Kalau panik atau stress dia pasti ngewel dan tremor lalu jatuh.Aku kasihan sama dia tapi aku juga bangga padanya.Dia rangking 1 di kelasnya.Hingga naik kelas terus.Namun kasihan dia jadi ga punya teman.Lalu aku lihat wanita yang punya anak inklusi tadi.Ia selalu mengantar putranya bersama anak keduanya.Anaknya ipel2 lucu banget gemesin nian.Aku tanya padanya,"Mb ga takut pas hamil anak keduanya ini?" Ia tersenyum,"Saya hanya ingin anak pertama saya punya teman mb.Kasihan ga punya teman dia mb.Buktinya adiknya normal.Lihat itu gemesin kan?" Aku memandang mereka,berlarian di halaman sekolah dengan riangnya.Iya ya...kenapa aku ga kasih teman buat Rafly.Biar dia punya teman nantinya.Akhirnya aku bilang sama Mas Sahid,"Mas aku pingin punya anak lagi.Buat teman Rafly." Dia heran sekaligus gembira,"Beneran?Sudah ga takut lagi?Apa yang mengubah pendirianmu?" Aku lalu cerita,"Di sekolah ada ibu2 juga yang punya anak inklusi Mas tapi anak keduanya lahir normal.Gemesin banget anaknya.Aku pingin kayak gitu Mas...kasihan Rafly ga punya temen..Maafkan aku ya Mas selama ini aku telah membuatmu menunggu." Mas Sahid emang suami yang baik,ia ga marah dan malah memelukku,"Gpp.Aku ngerti kamu masih trauma.Tapi aku akan tetap menyayangi anak2 kita meski bagaimanapun keadaannya.Kamu jangan takut,aku akan tetap mencintaimu.Hanya kamu." Akhirnya kami berusaha mendapat anak lagi.Aku sudah ga takut lagi.Aku bersyukur pada Tuhan dipertemukan dengan ibu teman Rafly tadi.Karena usai aku melahirkan anak keduaku,suamiku tiba2 sakit parah dan akhirnya pergi menghadap Tuhan mendahuluiku.Aku menangis di pemakamannya hingga aku tak kuat lagi,aku pingsan.Seseorang menghiburku,"Bangkit Em,kamu punya anak dua sekarang.Titipan suamimu.Peninggalan suamimu.Kamu harus hidup dan bangkit demi mereka.Lihat anak keduamu,masih bayi dia.Ayo bangkit Em!" Akhirnya aku meraih putra keduaku,terkenang aku kala dia lahir Mas Sahid tampak sangat bahagia,"Dia normal Em!Anak kita normal!Terima kasih ya Sayang.Sudah melahirkan anak2ku.Bagaimana jika kali ini kau yang kasih nama?" Aku memandang suamiku kala itu,"Aku ingin dia seperti kamu Mas." Akhirnya diberi nama Hafid Putra Syahid.Tapi aku suka manggil dia dengan nama suamiku,Syahid.Apalagi setelah suamiku tiada,makin terpatri nama itu buat nama putra keduaku.Tiap kali menggendongnya aku seakan sedang memandang Mas Sahid.Terima kasih Tuhan,setidaknya sebelum suamiku meninggal aku telah membuatnya bahagia melahirkan anak2 yang menyukakan hatinya.Rafly dengan kejeniusannya dan Syahid yang merupakan image ayahnya.Merekalah kini yang menjadi semangat kehidupanku.Aku bahkan mengabdikan hidupku menjadi perawat untuk kejadian khusus.Merawat anak2 berkebutuhan khusus,merawat mereka yang alami trauma atau tragedi dan sejenis itu.Benar kata suamiku,aku emang cocok jadi perawat.Dan tugas utamaku kini adalah merawat buah hati kami.Eisnteinku dan adiknya.Buah cintaku dengan mendiang suamiku.Selamat jalan Mas Sahid,aku akan selalu merawat mereka dengan baik dengan sepenuh hatiku.Aku mencintaimu Mas Sahid.Selamanya.***The End*** °°°°••• KALAU SEDIH KALAU KAU BERMURKA ...( SUMARSANTO POV ) Sial!!Aku sungguh ga sangka,bukan hanya isteri ketigaku yang kini gandeng pria lain tapi juga anak tiriku.Si Evi.Dia datang diantar seorang pria pakai motor mahal lagi.Kayaknya tuh cowok punya rasa deh,kelihatan banget dia memperlakukan Evi dengan lembut.Aku sungguh murka,mereka,dua pria itu kayaknya juga saling kenal.Malah kulihat si pria kaya itu langsung memeluk pria muda itu.Makin kaget lagi kala kudengar ia menyebutnya,"Putraku!Tak sangka bertemu denganmu.Ayah kangen denganmu Wan!" ••••○○○ KALAU HUJAN DI HATIMU...( RITA POV ) Aku diantar Tuan Sanjaya sampai rumah namun kala beliau hendak masuk ke mobil kudengar raungan motor mendekat dan sepertinya bunyi motor itu tak asing bagi Tuan Sanjaya.Ia ga jadi naik ke mobil dan aku kian terpana kala melihat siapa yang datang.Evi!Astaga dia diantar seorang pria berjaket merah.Naik motor warna merah juga.Pakai helm warna merah juga.Astaga!!Seketika teringat aku akan perkataan tetanggaku dulu,"Warna merah...itulah tandanya...dialah pelindung bagi putrimu..." Aku hanya bisa tertegun melihat putriku turun dari boncengan kemudian menyerahkan helm yang dia pakai pada pria muda berjaket merah itu sambil berkata,"Terima kasih sudah mengantarku..." Aku makin terpana kala Tuan Sanjaya berjalan mendekati pria muda itu dan memeluknya,"Irwan Putra Ayah..." Aku dan putriku kini jadi berpandangan.Astaga!Jadi yang mengantar putriku adalah putra Tuan Sanjaya?Hujan tiba2 mengguyur kuminta mereka masuk ke dalam,"Mari kedalam dulu Tuan Besar..." Evi juga mengajak pria muda berjaket merah itu untuk masuk ke dalam,"Ayo masuk Wan!Hujan..." ○○○●●● JANGAN BIARKAN SAKIT HATIMU...( EVI POV ) Aku ga mau Irwan jatuh sakit karena kehujanan,kuajak dia masuk ke dalam.Siapa sangka seorang gadis sepertiku mengundang pria mampir ke rumahnya.Didepan ayahnya pula.Aku tahu pria berjas rapi itu ayahnya Irwan.Itu pasti Tuan Sanjaya,majikan Ibu.Aku sungguh terpana kala melihatnya,mirip sekali dengan mendiang ayah. ●●●□□□ BIARKAN KAMI SAKIT MERINTIH... Irwan memandang ayahnya,"Irwan parkir motornya dulu di sana.Di sana teduh." Tuan Sanjaya nampak lega pelukannya ga ditepis putranya,"Iya Wan...ayah tunggu di dalam." Aku dan ibu segera menyiapkan minuman hangat.Ibu juga mengambilkan handuk kecil buat mereka.Kulihat ibu segera kembali ke dapur,"Biarkan mereka bicara...Tuan Sanjaya sangat merindukan putranya...Nanti kamu harus cerita sama Ibu gimana ceritanya kamu bisa bersama putra Tuan Sanjaya..." □□□■■■ JANGAN SEDIH JANGAN KAU RISAUKAN... Aku mengangguk pada Ibu,"Pasti Evi akan cerita sama Ibu,Ibu ga usah risau...Irwan anak baik kok Bu..." Ibu nampak lega lalu menyuruhku menggoreng pisang kebetulan beberapa hari yang lalu ada yang kasih pisang kepok.Sudah ada yang mateng.Berdua kami sibuk menjamu majikan ibu juga...Irwan. ■■■◇◇◇ DENGAN HIDUP PENUH DERITA...( SANJAYA POV ) Kuhentikan langkah kakiku kala kudengar bunyi motor meraung.Itukan suara motor adikku?Aku hapal sekali bunyinya.Gleyer2 gitu kalau adikku makai motornya dan gaya itu nurun ke anaknya,anakku maksudnya.Hanya Irwan yang bisa niru gaya itu tapi sungguhkah itu motor dia?Dengan kedua mataku sendiri aku melihat putraku beneran yang datang dengan motor merahnya.Ia juga kaget melihatku namun aku ga akan sia2kan kesempatan ini.Segera kupeluk dia.Betapa aku rindu padanya.Dia sungguh kian mirip adikku saja.Bak pinang dibelah dua.Memeluknya ibarat memeluk adikku saja. ◇◇◇◆◆◆ JANGAN SIMPAN DALAM HATIMU... Erat kupeluk dia,betapa aku telah menyimpan rindu begitu lama.Walau aku bukan ayah biologisnya namun rasa sayangku padanya sungguh besar.Bagai melihat adikku hidup kembali.Demikian kulihat dia.Gayanya,cara jalannya,senyumnya,tatapan matanya semua persis kayak adikku.Ga buang sama sekali. ◆◆◆♧♧♧ BIAR TANGISMU UNTUKKU...( SUMARSANTO POV ) Sial!Hujan!Terpaksa deh aku harus pergi.Apalagi kini incaranku tengah dikawal dua pria jetset.Gawat nih!Gpp yang penting aku sudah tahu dimana mereka tinggal.Yang pasti aku akan membuat mereka menjadi budak nafsuku lagi.Mereka itu memang diciptakan untukku.Untukku! ♧♧♧♣ BIARKAN MEREKA TERSENYUM...( SHIHA POV ) Kutinggalkan Mr.Running Man itu dengan senyum di wajahku.Satu info penting sudah kudapatkan.Si kuper itu ternyata ingin jadi pelukis.Apa sih yang paling penting buat pelukis?Sebuah ide segera muncul di benakku.Shiha....Shiha...apa kamu ga takut bakal dianggap nantang Irwan?Irwan memang serem kalau marah tapi kan dia ga pernah kasar sama aku.Irwan itu ga pernah kasar sama perempuan.Ga mungkin dia akan kasar sama aku.Jadi buat apa takut?Justru aku akan bikin gadis kuper itu ketakutan di kampus ini.Aku akan meneror dia. ♣♣♣▲▲▲ BIARKAN MEREKA TERTAWA... Aku melajukan mobil dengan tawa di bibirku,"Besok dan seterusnya akan menjadi hari2 yang pasti sangat menyenangkan!Ha..ha..." Kayak orang gila aja aku ini ketawa sendiri dalam mobil.Wah aku dah ga sabar nunggu besok.Irwan is mine.Irwan itu milikku! ▲▲▲▼▼▼ JANGAN SIMPAN TANGISMU...( IRWAN pov ) Benar kan itu mobil ayah.Ia bahkan langsung memelukku.Erat sekali.Haru menyeruak dalam hatiku.Apakah aku sudah terlalu kejam padanya?Kasihan dia.Kulihat gurat2 kesedihan dan kesepian di wajahnya.Apakah aku ini anak durhaka?Air mata menggenang di mataku,untunglah hujan turun sehingga tak seorangpun sempat melihat bahwa aku menangis. ▼▼▼▶ BIARKANLAH BERLALU.... Usai mengamankan motorku,aku bergegas masuk ke dalam rumah Evi.Rumahnya kecil hampir mirip kayak kontrakanku.Cuma lebih rapi ini sih.He..he..Evi dan ibunya kayaknya sengaja membiarkan aku dengan ayahku berdua di ruang tamu.Tentu saja ayah menanyakan banyak hal padaku.Soal kuliah,kesehatan,keadaan,dan masih banyak lagi.Perasaan ayah bukan polisi deh tapi nanyanya kayak sedang menginterogasi aja.Heran deh... ▶▶▶◀ BIARKANLAH BERNYANYI... Tapi aku biarin aja ayah nanya macem2.Kujawab sebisaku,"Yeah begitulah kampus kadang mboseni gitu...ada juga tuh dosen suka teriak2 ..." Ayah langsung mengernyitkan dahi,"Ada dosen yang neriakin kamu?Siapa biar ayah urus masalah itu." Wah langsung aja aku kasih tahu,"Itu wakil rektor ...ngeselin orange judes...Irwan ga suka." Ayah nampak ikut kesal,"Ayah pasti takkan biarkan,kau tenang saja." Aku emang usil dan julit.Bagus deh kalau ayah bertindak.Biar tahu rasa tuh dosen. ◀◀◀↑↑↑ MEMANG HIDUP PENUH DERITA...( REKTOR KAMPUS ) Kaget aku kala hpku tiba2 bunyi,"Tuan Sanjaya?Wah ada apa ini?....Selamat malam Tuan Sanjaya.Ada keperluan apa nih sampai nelpon saya?" Kudengar nada serius di seberang,"Saya dengar ada dosen yang berani maki2 putra saya.Nyebut2 nama saya pula.Saya rasa lebih baik saya pindahin putra saya ke kampus lain saja kalau begini..." Wah aku langsung keringat dingin,bahaya ini.Donatur terbesar mau hengkang?No!No!! Segera aku redam amarah beliau,"Tunggu Pak..Jangan langsung gitu dong Pak...saya malah baru denger ini.Bapak bisa andalkan saya.Saya akan urus masalah ini." Tuan Sanjaya bertanya,"Anda yakin akan menindak dosen bersangkutan?Meski itu adalah wakil Anda ?Saya senang mendengarnya.Saya akan tunggu kabar dari Anda secepatnya...selamat malam." What??Wakil aku?Wakil Rektor yang maki2 anaknya Pak Sanjaya?Waduh!Tapi apa boleh buat mendingan aku korbanin dia daripada karir aku sebagai rektor.Sorry friend...hidup memang penuh derita.Penuh kejutan juga... Bakal diapain ya wakil rektornya?Apa pula rencana Shiha pada Evi?***see you next eps***
Eps 19 GERBONG EMPAT KERETA B : 

BUMIPUN TURUT MENANGIS

ס€ BUMIPUN TURUT MENANGIS Eps 19
ס€ Tiket K ...x7 = Desireth Condition+× Kondisi Yang Didambakan
:-(¡@$ KABUT,SENGAJAKAH ENGKAU MEWAKILI PIKIRANKU...( SUMARSANTO POV )
Pagi masih berkabut kala aku merasakan perempuan yang menemaniku semalam pergi keluar ke kamar mandi katanya.Kebetulan deh aku juga mau menemui isteri ketigaku di rumahnya.Siapa tahu aja dia ninggal anaknya sendirian di rumah.Lumayan bisa bersenang2 lagi aku.Gratis lagi ga usah bayar kayak sekarang.
|\/|@ PEKAT,KATAMU PERALAT MENYELIMUTI MATAHARI...
Kuambil jaket kulitku yang berwarna hitam pekat itu,"Yuk kuantar sekalian aku mau ada urusan juga."
Perempuan itu girang banget dan memberiku kecupan,"Mas baik deh..."
Usai ngantar dia,aku segera menuju rumah isteri ketigaku,'Rita aku pulang!Evi,ayah datang...he..he..'
+|_||~ AKU DAN SEMUA YANG ADA DI SEKELILINGKU MERANGKAK MENGGAPAI DALAM KELAM....
Kulihat sekelilingku masih sepi baiknya aku tunggu sampai Rita pergi aja dulu.Ntar saat dia dah pergi dan Evi sendirian maka aku baru akan masuk.Pastinya Evi bakal surprise dia.Atau malah kangen sama aku.Ngarep...

|\||_| MENDUNG,BENARKAH PERTANDA AKAN SEGERA TURUN HUJAN...( RITA POV )..
Kulihat dari jendela langit mendung.Pagi2 sudah mendung.Kenapa perasaanku jadi aneh ya?Semoga saja hari ini ga kelabu deh kayak mendung itu.Aku siapkan sarapan sambil mengingatkan putriku,"Vi,jangan lupa bawa payung ya..diluar mendung."
Evi nampak merentangkan tangannya masih ngantuk dia,"Iya Bu...whoaah..."
Tiba2 hpku bunyi,"Iya Tuan?Oh ...iya saya segera berangkat...apa?Ga usah Tuan...gimana?Mobil buat jemput saya?Tapi..."
Tuan Sanjaya bilang mau keluar negeri mau ke Jerman.Ntar aku bakal dijemput sama sopir buat bantu beliau ngepack barang.Tuan Besar sempat amat mikir aku ya?Kegeeran kali aku...

₩|_||\| DERAS,AGAR SEMUA BASAH YANG ADA DI MUKA BUMI...( SANJAYA POV )
Aku dapat undangan pameran mesin di Jerman.Mesin2 buatan sana emang terkenal bagus jadi aku tertarik.Namun melihat hujan turun dengan derasnya membuat aku ingat sama pembantuku.Kasihan dia gimana dia ya apa ga kehujanan ya?Wah kutelepon aja buat kirim mobil jemputan.Lagian aku merasa sreg kalau yang ngepack perlengkapan aku selama di Jerman itu dia.Dia itu rapi kalau kerja.
@|~¡ SIRAMILAH JUGA JIWA KAMI SEMUA YANG TENGAH DIRUNDUNG KEHALAUAN...
Kenapa aku merasa nyaman ya jika dekat wanita itu?Rita...nama yang sederhana.Kusuka minuman dan makanan yang ia buat.Semuanya terasa pas di lidahku.Rasanya kalau lihat dia menyambutku dengan senyumannya serasa aku disambut seorang isteri saja.Aku tersenyum sambil memandamg wajahku di cermin,'Sanjaya...Sanjaya!Mikir apa kamu!Kamu dah ga muda lagi ya...Dah tua tahu...'
Aku memilih mengecek email saja.Menyibukkan diri daripada jiwaku makin terbawa suasana hujan yang konon emang bawa sensasi romantis.

9@ RODA JAMAN MENGGILAS KITA TERSERET TERTATIH2... ( EVI POV )
Kulihat ibu tumben belum berangkat juga,"Ibu kok belum berangkat?Sudah jam segini lho."
Ibu malah mesem merona gitu,wah mencurigakan nih.Ada apa sih?Terdengar bunyi mobil diluar,"Ah itu pasti jemputan ibu...ibu berangkat dulu ya sayang...hati2 di rumah ya?"
Wah aku terpana melihat sebuah mobil mewah nampak parkir depan rumah,'Wow...ibu dijemput?Wah...perhatian banget ya majikan ibu...hmm...jangan2...ah ga mungkin...'
Namun aku lebih terkejut lagi kala mendengar bunyi motor berhenti tepat saat aku mau masuk rumah untuk bersiap berangkat kuliah.

+♡ SUNGGUH HIDUP SANGAT DIBURU BERPACU DENGAN WAKTU...( Sumarsanto pov )
Gila!Isteriku dijemput mobil mewah!!Wah...wah...!Kayaknya dia itu kesayangan benar bagi majikannya.Pinter ngambil hati rupanya.Ga masalah.Soal Rita dipercaya bossnya malah bagus buat aku.Aku bisa mereti dia dong.Kan majikannya kaya.Pasti banyak benda berharga di rumahnya.Namun kala aku bersiap hendak melangkah menuju ke arah putri tiriku yang kini sudah sendirian harusnya eh...sebuah motor berhenti tepat depan rumah dia.Sial!!Tuh motor kenceng banget kayaknya sampai berhenti aja bunyinya kayak gitu,bikin jantungan aja!
$|_| TAK ADA YANG DAPAT MENOLONG SELAIN YANG DI SANA...
Seorang pria muda nangkring di atas motor warna merah menyala itu.Lho...itukan cowok yang kemarin??Ya ampun!Gagal lagi nih!!Sial!!Kenapa sih dua pria itu kayak dewa penolong aja..ngeselin!Harusnya hari ini aku yang menang masak gagal lagi.Benar2 tuh dua pria bikin aku emosi jiwa!Selalu aja muncul menganggu semua rencana aku. TAK ADA YANG DAPAT MEMBANTU SELAIN YANG DI SANA... 
Aku segera menyembunyikan diri lagi.Mengintai sambil nginceng.Kayak kinjeng deh.Kulihat Evi makin berisi tubuhnya.Wah bikin kemecer aja.Makin dewasa dia.Wah pasti makin aduhai tuh.Namun aku lihat cara Evi menatap pria muda itu sepertinya dalam gitu tatapannya,"Irwaaan?!"
Oh namanya Irwan?Akan kucatat dalam memory otakku yang entah berapa giga.Aku harus singkirkan tuh cowok belagu...tapi gimana caranya ya?Kayaknya tuh cLagu Untuk Rindu - Episode 09 youtube.comowok sangar juga deh.Lihat aja motornya.Merah menyala begitu.Kayak mau nunjukin ke semua orang kalau dia itu ga punya rasa takut.Nantang kayaknya nih anak.Aku harus bisa singkirin penganggu ini biar ga ada yang bisa membantu Evi kabur dari aku lagi.Cowok itu sepertinya ga bisa dianggap main2 kayaknya.Harus dihadapi dengan serius. 

¥@ DIALAH TUHAN DIALAH TUHAN...( Evi pov )
Kaget aku asli kaget dan ga nyana lihat siapa yang datang setelah mobil jemputan ibu pergi.Dengan mata tak percaya kusebut namanya,"Irwaaan??" 
Dengan style khasnya Irwan tersenyum sambil melepas helmnya,"Iya aku!Kenapa?Kaget?Emang kamu menunggu siapa lagi?" 
Waduh aku jadi salting denger dia ngomong gitu dengan entengnya.Pakai senyum2 lagi.Dasar cowok kepedean.Aku heran aja,"Ada barang yang kelupaan ya semalam?Pagi2 udah ke sini?" 
Ia malah jawab,"Iya..aku lupa bawa kamu semalam.He..he.." Weleh ...nih anak kayaknya beda saluran deh channelnya.
Dia malah ngekek,"Yuk ke kampus bareng!Jarang2 lho aku bisa bangun pagi kayak gini." Wow...iya juga ya...Dia akan juga jago tidur.Pangeran Tidur.Pangeran tidur ini milik siapa ya?  

+€ OH,OH,OH TUHAN HMM,HMM HMM TUHAN...( Irwan pov ) 
Pagi ini sengaja aku datang ke rumah Evi pagi2.Aku ga bisa tenang rasanya pingin segera ketemu dia.Mastiin dia baik2 saja. Semalam aku mimpi soal putri dan ksatria itu lagi.Kali ini aku lihat bayangan hitam dan tangan2 hitam mencoba menarik putri itu masuk ke dalam lubang hitam.Aku merasa ada bahaya dimana2 buat Evi.Entah apa tapi yang pasti aku ga akan tinggal diam.Tuhan dah kasih isyarat buat aku jaga Evi.Ya isyarat lewat mimpi.Aku ga mau kehilangan lagi wanita yang berharga buat aku.Ga akan kubiarkan!! Evi jelas kaget lihat aku jemput dia ke kampus.Dia sampai cuma bisa ngomong,"Oh...kamu mau jemput aku?Tunggu bentar ya.Aku ambil tas aku!" Sambil nunggu aku melihat sekitarku nampak seorang pria berjaket hitam gerak geriknya mencurigakan gitu.Namun kala hendak kulihatin terus ia malah bawa motornya terus pergi.Pria mencurigakan.Siapa dia?Kayaknya aku harus makin waspada. Bisakah Irwan menyelamatkan Evi dari tangan Sumarsanto? Aku tak mampu mendustai walau kutahu...begitupun dirimu bagai mutiara walaupun berkubang di lumpur yang hitam...weleh nyanyi sik.Sorry sampai posting banyak soale kepenggal.Kalau yang ini ga bisa diposting ikhlasin deh***See you next eps***Wah saatnya obor2... Moga bisa kali ini.Bisa!!
Gerbong 4B Eps 20 BUMIPUN TURUT MENANGIS : The King
¤ KISAH MOTIVASI... Kisah ini sungguh terjadi di Amerika sana.Seorang pria bernama Bob punya pekerjaan membeli barang2 bekas.Suatu hari saat sedang melakukan transaksi,ia melihat sebuah motor Harley teronggok di pojokan.Ia bertanya pada pemiliknya bolehkah ia membelinya.Pemiliknya berkata,"Itu sudah rusak lho.Karatan lagi.Apa kamu ga protes nanti?" Bob kekeh ingin membelinya.Akhirnya dijuallah motor itu pada Bob dengan nilai 35 US$.Sampai rumah Bob segera menghubungi dealernya,bahwa ia mencari sparepart motor Harley tersebut.Ia bermaksud memperbaikinya.Oleh pihak dealernya,ia diminta mencari no seri motor tersebut.Bob segera menyebutkannya,"Ini no serinya." Pihak dealer menjawab,"Baiklah.Akan kami cek dulu ya?Nanti akan kami hubungi." Bob kaget kala ga lama dia dihubungi oleh pihak dealer,"Boss saya ingin bicara langsung dengan Anda mengenai motor tersebut." Bob heran juga,"Boss Anda?Memang ada apa ya?" Eh Bossnya yang jawab,"Tolong Anda buka joknya.Dan tolong lihat apakah ada tulisan di sana." Bob segera membuka jok motor itu,"Iya ada tulisannya." Wah Boss dealer itu antusias,"Apa tulisannya?" Bob menjawab,"Tulisannya yaitu The King." Wah denger itu sang Boss langsung menawar,"Bagaimana jika saya beli motor itu seharga 35.000 dollar?" Bob malah heran dan malah ga memberi jawaban.Ia penasaran apa istimewanya tuh motor ya?Karena tak jua memberi kabar,Boss Dealer itu akhirnya menemui Bob,"Kalau saya beli seharga 500.000 dollar bagaimana?" Bob jelas kian heran,"Memang apa istimewanya sih motor butut begitu?Saya murah banget lho belinya kok Anda malah berani menawar setinggi itu?" Akhirnya Boss Dealer itu ngaku,"Motor itu milik Raja Musik Elvis Presley." ◆ BIARKANLAH HUJAN TURUN MEMBASAHI BUMI...( EVI POV ) Gerimis membasahi pagi ini.Aku emang pakai sweater tapi ga berbahan parasit alias anti air.Irwan segera menghentikan motornya menepi,"Kamu pakai jaketku aja.Bahannya parasit.Nih!" ◆◆ ATAU BULAN YANG TIADA BERSERI... Aku ragu gitu,"Terus kamu?Emang kamu bawa mantol?" Ia malah tersenyum,"Aku suka hujan2.Makanya aku ga pernah bawa jas hujan di jok motor.Tapi kayaknya aku harus mengubah kebiasaan itu deh mulai kini." Aku menerima jaketnya,"Kenapa?" Ia menatapku dengan wajah berseri2,"Kan aku ada kamu sekarang.Jadi aku ga boleh egois dong!" Aku jadi merona dia rupanya care sama aku sampai mau ngubah kebiasaannya demi aku.Jadi malu..Akhirnya aku makai jaket Irwan dan naik motor dia lagi menuju kampus.Hangatnya pakai jaket dia.Bau tubuhnya begitu khas sungguh membuat aku terbuai. ■ NAMUN JANGAN KAU BIARKAN KU SEORANG DIRI...( SHIHA POV ) Aku mondar mandir di auditorium,nunggu kabar dari anggota genk aku.Hpku akhirnya bunyi juga,"Gimana?Apa si kuper itu sudah datang?Apa dengan Irwan?Dia pakai jaketnya Irwan?Sial!!Ya udah standby semua ok!!" Bikin berang aja tuh si gadis kuper.Masak kata anak buahku dia datang bareng Irwan pakai jaket dia lagi.Sudah ngelunjak kayaknya.Makin hari makin menjadi2.Bukannya sadar kalau bahaya mengancam malah kayak nantang dia ya.Awas nanti! Aku harus jauhin dia dari Pangeran aku.Tapi aku harus cari kesempatan nih cari moment dimana dia seorang diri.Ga mungkinlah Irwan akan ada dekat dia 24 jam? � TANPA ENGKAU UNTUKKU SEPI...( IRWAN POV ) Aku emang seneng hujan2an.Mama aku kan suka lihat air.Aku juga sama.Air itu dah kayak elemen alamiku.He..he...Diam2 menghanyutkan maksude.Melihat bajuku basah,Evi mengajakku mampir ke koperasi kampus.Dia hendak beliin aku baju,tapi yang jaga rupanya fans berat aku jadinya aku malah dikasih gratis asal dia boleh foto selfi sama aku.Wah kayak artis aja nih..jepret.Senyum...cheese!Cekrik! Usai foto session sama penggemar weleh...aku menuju ke toilet,"Aku ganti baju dulu ya.Kamu jangan kemana2!Ok?Tunggu aku!" Evi menjawab,"Iya.Aku akan tunggu kamu kok.Udah sana ganti baju ntar masuk angin lho." � JANGAN BIARKAN DAKU SEORANG DIRI...( Evi pov ) Aku grogi juga ditanyai sama yang jaga koperasi kampus,"Gimana rasanya dibonceng Irwan?Pasti seneng banget ya?Aku pingin..." Belum sempat aku jawab,ia sudah nanya lagi,"Kalian kenal dimana sih?Kok langsung klik gitu?" Aku bingung juga jawabnya,"Maksudnya klik?" Ia malah nampak bayangin,"Yeah klop gitu.Kompak dan serasi gitu deh." Aku hanya bisa tersenyum,"Kamu bisa aja ah..." Eh tiba2 ada yang datang,"Evi!!Ya ampun kamu dicari dosen tuh!Cepetan ke sana.Bentar lagi mau keluar kota lho.Mau seminar beliau.Cepetan sana gih!Kemarin kamu bolos kan?" Wah aku jelas panik dan segera mengikuti gadis itu.Aku lupa pada pesan Irwan untuk menantinya,aku hanya sempat pesan pada gadis di koperasi itu begini,"Bilangin Irwan ya aku duluan ke ruang dosen." Aku tanpa curiga mengikuti gadis itu.Setidaknya aku kan ga sendiri.Begitu pikirku... ¤ DIRIKU HANYALAH UNTUKMU SAYANG... Namun aku heran kala gadis itu mengajakku lewat jalan alternatif,"Lewat sini aja lebih deket.Kamu pasti belum tahu kan jalan2 pintas di kampus ini?Ayo aku tunjukin!" Perasaanku mulai ga enak kala jalan yang dia ambil menurutku ga menuju ke gedung dimana ruang dosen berada.Mana sepi lagi.Aku mulai merasa takut,"Kok malah makin sepi sih?Bener ini jalannya?" Eh tiba2 dia mendorongku hingga jatuh ke tanah,"Bruk!" Aku mengaduh kesakitan,"Aaauw!Kamu kenapa mendorong aku?" Namun kemudian kudengar gelak tawa,"Ha..ha...akhirnya kamu masuk perangkap aku.Dasar gadis belagu berani2nya kamu nantang aku!!Cari masalah ya??!!" Aku tahu cewek itu,dia itu primadona kampus.Kalau ga salah namanya Shiha.Aku mencoba bangun tapi malah dia nyuruh anak buahnya buat megangi aku,"Pegang dia!Jangan sampai dia berteriak!Sumpal mulutnya!!" Aku ga bisa teriak,tanganku direntangkan di atas sebuah batu.Aku sungguh takut mau apa dia dengan tanganku? Shiha mengambil sebongkah batu cadas,"Ini hukumannya kalau kamu berani sama aku.Kamu tahu Irwan itu milik aku!!Hanya untuk aku!!Jadi bersiaplah kamu cabut dari kampus ini karena mana ada kampus menerima mahasiswa yang tangannya cacat ha..ha..!!" ♡JANGAN TINGGALKAN DAKU SEPI SENDIRI... Shiha tersenyum licik,"Aku dengar kamu bakat melukis ya?Ehm...masih bisakah seorang pelukis disebut pelukis jika tangannya ga bisa dia pakai lagi?" Aku menggeleng dan mencoba meronta tapi tempat itu sepi.Irwan juga ga tahu aku dimana.Hpku bunyi.Itu pasti Irwan.Aku yakin. ★CINTAKU HANYALAH UNTUKMU... Shiha menyuruh anak buahnya mengambil hpku,"Bawa sini hpnya.Biar kujadikan example buat pemiliknya." Betapa aku terpana kala melihat Shiha menimpuk hpku dengan batu hingga pecah.Astaga!Apa nanti jawabku pada ibu?Susah payah ibu beliin aku hp tapi kini hancur berkeping2.Shiha malah ngekek lihat hpku remuk,"Kamu tahu ini hanya sample.Sekarang bersiaplah untuk yang aslinya hi..hi...." ¤ CINTA SUCI DI HATIKU TLAH BERSEMI LAGI...( DANANG POV ) Aku melihat gadis yang kini santer dikabarkan jadian sama Irwan,berjalan bersama salah satu anggota genk Shiha.Aneh...Aku bergegas mengikuti tapi kayaknya mending aku kasih tahu Irwan deh.Aku emang ga suka sama Irwan tapi bukan pada gadis itu.Dia itu ga ada kaitannya sama sekali.Aku malah kasihan sama gadis itu.Mending kucegah sebelum terjadi hal buruk pada gadis bersyal itu. Pas banget aku punya no sohibnya Irwan,"Man,bilang sama sohibmu kalau dia nyari kekasihnya.Segera ke dekat kampus pertanian.Belakangnya.Cepetan!" Aku lega dah kasih tahu tapi aku ga mau ikut campur.Bukan urusanku.Bukan cewek aku juga.Lagian aku ada quiz pagi ini.Ga boleh telat lagi. ● WAJAH SURAM BERGANTI BERSERI OOHO...( EVI POV ) Aku pikir habis sudah aku.Tak terbayangkan jika tanganku dihantam batu sekeras itu pasti akan patah tulang2nya.Tidak!!Aku ga mau jadi cacat!Tidak!!Shiha dan genknya ketawa semua,"Lihat wajahnya!Ha..ha..dia ketakutan!Ha..ha.." Aku cuma kebayang satu saja di benakku,'Tuhan,dari-Mulah pertolonganku...' Tiba2 saja terdengar raungan motor.Itu motor Irwan.Shiha diperingatkan temannya,"Shiha!Irwan di dekat sini.Dia tahu!Cepat pergi Shiha cepat!!" Shiha malah bersikeras hendak menghunjamkan batunya ke tanganku,"Tapi ini tinggal dikit lagi." Temannya segera menarik dia,"Cepat!!Aku ga mau dimusuhi Irwan.Perusahaan ayahku ada dibawah naungan perusahaan Ayahnya Irwan.Cepat kita pergi!!" Shiha melempar batunya dengan kesal ke dekat tanganku,"Sial!!Awas ya kalau kamu berani bilang kalau aku pelakunya.Kuhajar kau!!" Aku lega mereka pergi dan ga lama Irwan muncul,"Evi!!Kamu gpp?Syukurlah..." Irwan segera meraihku dalam pelukannya,"Siapa yang melakukan ini padamu?Katakan padaku!" Aku hanya bisa diam dan meraih serpihan hpku.Irwan malah menebak,"Apa Shiha yang lakuin ini ?Pantas hpmu ga bisa kuhubungi.Ini pakai hpku aja." Aku terpana,"Lalu kau?" Ia malah meraihku lagi dalam dekapannya,"Aku gampang.Kamu kan tahu ayahku punya perusahaan seluler.Bahaya mengancam.Aku tahu mereka pasti mengancammu bukan?Tenang saja aku takkan biarkan mereka menyakitimu." ♡ KUHARAPKAN KAU SELALU MENYAYANGI DAKU... Irwan melihat tanganku gemetar,"Apa yang hendak mereka lakukan tadi sebenarnya?Ayo katakan!Kau jangan melindungi mereka!" Aku hanya memandang tanganku sambil ketakutan,"Tanganku..." Irwan lalu menggandengku dan membawaku pergi dari situ,"Ayo ikut aku!" Aku mengikutinya dan bertanya,"Bagaimana kau selalu tahu kalau aku dalam bahaya?" Irwan menuju motornya,"Aku ga mau bilang karena kamu juga ga mau bilang siapa pelakunya." ♡♡ HANYALAH KAU PUJAAN HATI....( IRWAN POV ) Sebenarnya aku ga tahu kalau Evi ada di dekat fakultas pertanian.Saat aku keluar dari toilet dan mendapati Evi ga ada.Hatiku dah panik.Kata fansku Evi ke ruang dosen.Aku segera ngebut ke sana.Ga ada!Aku sedang menuruni tangga kala Hazman ngebel aku,"Wan,Evi dalam bahaya!Segera ke fakultas pertanian!Ada yang lihat Evi di sana.Cepetan Wan!" Aku segera melesat ke sana dengan motorku dan sengaja kubunyikan dengan raungan ganasnya biar pada keder dengernya.Itu emang ciri khasku bila marah.Juga caraku ngasih tahu kalau aku ada dekat situ.Dan benar kulihat Evi diantara semak belukar nampak ketakutan gitu.Aku yakin pasti ini ulah Shiha n genk.Awas mereka.Aku harus kasih mereka pelajaran karena dah berani menyakiti pujaan hatiku. Apa yang akan dilakukan Irwan pada Shiha ya?***see you next eps***
Eps 21 BUMIPUN TURUT MENANGIS : Your Season Of Breakthrough
NOTE GERBONG 4 B : Musim Terobosanmu →POHON PUNCAK GUNUNG Penduduk sebuah desa baru saja selesai membangun jembatan secara swadaya.Tetapi,ada apa ada apa?Saat beberapa mobil pick up bermuatan berat berjalan di atasnya,jembatan tersebut melengkung dan bergoyang2.Nyanyi dulu... Penduduk desa sangat kecewa karena mereka merasa sudah membangun jembatan tersebut dengan benar.Nyanyi lagi...// Kecewa...aku kecewa...//Erwina. Akhirnya kepala desa meminta pertolongan dari seorang ahli pembuat jembatan untuk memperbaiki jembatan tersebut.Sang ahli melakukan pemeriksaan dengan cermat dan menyanggupi untuk memperbaiki jembatan tersebut dalam waktu satu bulan. Saat perbaikan selesai,penduduk desa berkumpul di sekitar jembatan tersebut.Kayu jembatan telah diganti tetapi tidak ada perubahan sama sekali pada ukuran kayu dan konstruksinya.Pendudukpun bertanya2 apa yang akan terjadi jika jembatan diberi beban yang berat. Ketika beberapa pick up L 300 bermuatan penuh hasil bumi desa dinaikkan ke atas jembatan,penduduk heran karena kali ini tidak nampak adanya lengkungan sama sekali. Salah seorang penduduk bertanya pada sang ahli jembatan,"Sulap macam apa yang sudah Anda lakukan?" Sang ahli menjawab,"Sama sekali saya tidak menggunakan sulap atau tipuan apapun.Saya hanya mengganti jenis kayu yang kalian gunakan dengan beberapa batang pohon yang sangat kuat.Batang pohon yang kalian gunakan berasal dari lembah dan ternyata tidak mampu menahan beban berat.Saya hanya menggantinya dengan batang pohon yang berasal dari puncak gunung.Terpaan angin kencang yang sering melanda puncak gunung membuat pohon yang tumbuh di sana memiliki batang yang berkekuatan luar biasa,jauh melebihi pohon yang tumbuh di daerah lain." Terpaan angin yang kencang dengan mudah akan dapat menumbangkan pohon2 yang rapuh dan berakar dangkal.Tetapi sebaliknya terpaan angin kencang yang sama justru akan memperkuat pohon2 yang kokoh dan yang berakar dalam. → MERDUNYA KUKENAL SUARAMU...( EVI POV ) Aku naik ke motor Irwan.Suara raungan motornya yang biasanya memekakkan telinga kini terdengar merdu di telingaku.Andai saja Shiha dan genknya tadi tidak mendengar suara motor Irwan pasti mereka sudah membuat cacat tanganku.Kupegang tanganku masih gemetar dan Irwan tahu kemudian meraihnya,"Sini tanganmu lingkarkan ke pinggangku." → SERASA BERGETAR RELUNG HATIKU... Tentu saja aku ragu,aku masih gimana gitu dengan sentuhan pria apalagi kini aku disuruh menyentuh.Aku malah diam,Irwan meraih tanganku dan melingkarkan di pinggangnya,"Siap?Berangkat!" Mau tak mau aku jadi terdorong ke arah dia.Nempel deh dengan punggung dia.Hatiku bergetar.Antara haru,lega dan tenang berada di dekat Irwan.Satu2nya pria yang tak membuatku merasa terancam di dekatnya. → KAU BAWA CINTA PADAKU.... Apakah aku sudah jatuh cinta pada Irwan ya?Aku rasanya tak percaya bahwa aku bisa merasakan getar ini pada seorang pria.Apakah aku pantas ya Tuhan dicintai?Apalagi oleh seorang pria sepopuler Irwan?Banyak mahasiswi yang memandang ke arah aku dengan sinis dan iri.Aku yang mahasiswa baru bisa berada di boncengan motornya Irwan.Aku sendiri heran kenapa Irwan sangat baik padaku.Selalu menjadi pahlawan bagiku.Apakah salah jika aku jatuh cinta padanya? ☆ YANG DULU PERNAH HILANG BERSAMA MIMPI....( IRWAN POV ) Pantas akhir2 ini aku sering mimpi tentang putri dan kegelapan lagi.Rupanya ada bahaya yang mengancam Evi.Seseorang hendak menyakitinya.Aku harus mencari siapa pelakunya.Dugaan terbesarku adalah Shiha dan pastinya sama genknya. ☆☆ MENGAPA DISITU,BERKUNJUNGLAH KAU KE SINI... Aku akan menemani Evi sepanjang hari ini.Biarin aja mata kuliahnya apa aku akan tetap di kelasnya.Nemeni dia.Aku harus kawal dia.Aku sampai di fakultasnya dia.Fakultas Seni Rupa.Dia turun dari boncenganku,"Terima kasih ya Wan sudah menolong aku dan mengantar aku ke sini.Aku kuliah dulu ya.Oh ya jaketmu masih basah biar kubawa dulu akan kucuci di rumah." Aku parkir motorku dan berjalan mengikuti dia.Dia tak melihatku karena nunduk gitu jalannya.Ia masuk ke sebuah ruangan.Aku juga masuk dan tentu saja pada heboh karena aku kan sangat beken.Weleh...Ada yang histeris gitu,"Irwan!!Ada Irwan ke sini!!" Wah aku malah dikerubuti cewek2 minta fotolah, tanda tanganlah etc.Untung dosen datang,"Ada apa ini heboh sekali?Ayo semua duduk.Kuliah akan segera mulai!" ☆ OH INGINNYA,KUBISIKKAN SENANDUNGKU... Aku segera duduk dekat Evi.Sebelah dia pastinya.Ia nampak heran melihatku.Aku tersenyum melihat tanya di wajahnya dan akupun berbisik padanya,"Aku lupa jadwal kuliahku jadi aku ikuti jadwal kamu aja.Lagian aku mau tahu kayak apa sih kelas kamu.Asyik ga he..he..." ☆☆ BURUNG2 PUTIH TERBANGLAH NYANYIKAN LAGI UNTUKNYA... Evi menggeleng2kan kepalanya tapi kemudian mulai mengeluarkan bukunya.Aku duduk memperhatikannya.Sebenarnya aku ada di sini untuk kamu Vi.Aku mau jaga kamu.Entah kenapa hatiku berdesir kala kehilangan Evi tadi.Aku merasa takut.Takut kehilangan dia. ☆ DAMAIKAN HATI MANUSIA PADAMKAN API YANG KIAN MEMBARA... ( Evi pov ) Melihat Irwan di kelasku sungguh membuat aku terkejut.Jadi Irwan mengikutiku?Walau heran namun hatiku damai sekali mengetahui dia ada di dekatku.Rasa takutku hilang. → BURUNG2 PUTIH DATANGLAH SIRAMLAH BUNGA YANG INDAH... Aku tersenyum melihat dosen heran dengan kehadiran Irwan namun ia tak berani mengusir.Ia hanya memandang ke arah Irwan dan berkata,"Irwan kamu boleh berada di kelas saya tapi jangan bikin ulah.Ok?" Aku lihat Irwan menjawab,"Yes Mam!" Kuliahpun dimulai.Sesekali aku mencuri pandang ke arah Irwan.Astaga!Dia tidur.Weleh....Namun aku malah merasa haru melihatnya,rasanya moment itu indah banget bagiku.Rasanya hatiku sungguh terpikat padanya.Makin dilihat makin aku tak bisa jauh darinya. ★ BERIKAN CINTA DAN KASIH DI BUMI KITA TERCINTA... Sepertinya aku sudah benar2 jatuh cinta nih.Bagaimana ini ?Mengapa aku bisa begini?Bukannya aku sudah bertekad takkan membiarkan seorangpun mendekatiku?Tapi hatiku kini sudah terpesona.Tidak!Tidak!Irwan ga mungkin suka sama aku.Ga mungkin!Dia akan menjauh kalau dia tahu bahwa aku sudah ternoda.Evi!Sadar!Jangan biarkan kau makin jatuh hati padanya!Sebisa mungkin kau harus jauh darinya. ☆BETAPA SEDIHNYA KURASA YANG DULU HIJAU MEMERAH... Kupandang sekali lagi Irwan yang nampak memejamkan matanya.Andai aku seperti gadis lain pasti aku akan sangat bahagia.Kuliah pertama usai.Aku beringsut dari bangkuku.Niatku mau pergi diam2 menjauh dari Irwan namun baru berdiri saja ,dia sudah berkata,"Kau mau kemana?" ☆ TANGIS YANG PILU MENGIBA... Aku berdalih padanya,"Ke kamar mandi." Aku segera melangkah ke area toilet.Didalam toilet aku menangis pilu.Tuhan andai saja aku masih suci...hidupku takkan sepilu ini.Bagaimana jika Irwan tahu masa laluku?Apakah ia akan tetap baik padaku? ¤¤ SEAKAN TIADA HENTI MENANGIS LAGI...( IRWAN POV ) Evi menuju toilet.Aku jelas juga menuju ke toilet dong.Kan toilet cowok dan cewek bersebelahan.Cewek mah pasti lama di toilet.Aku berdiri menanti bersandar di sebuah pilar.Aku akan terus menemaninya.Evi akhirnya keluar juga dari toilet.Ia kaget lihat aku,"Kau masih disini ?" Aku malah merhatiin matanya kayaknya sembab deh pasti habis nangis deh.Aku raih tangannya,"Ke kantin yuk!Laper!Aku yang bayar.Kemarin aku menang balapan.Dapat uang he..he..Yuk!" Ia coba menolak tapi aku tak terima alasan,"Kuliahmu kan masih satu jam lagi.Aku dah tanya kok sama temanmu.Ayolah aku lapar nih." Ia akhirnya menurut.Tapi aku ga sangka bakal bertemu seseorang di sana. Siapa yang ditemui Irwan dan Evi kali ini?***see you next eps***

A Poetry of Comfort : Gerimis di Hati
Rasanya hatiku masih tak percaya Rasanya jiwaku karam dalam duka Rasanya tak cukup kuteteskan air mata Rasanya aku sungguh tiada berdaya Namun inilah kenyataan yang terjadi Dia yang kusayang dengan segenap hati Yang kujaga dan kurawat setiap hari Kini telah meninggalkanku dalam sepi Jiwaku tertegun dalam diriku Sunyi menyayat bagai sembilu Ingin teriak tapi lidahku kelu Hanya mampu terpaku dalam pilu Dia telah pergi kembali pada Pencipta Kembali pada yang empunya Rohnya Meninggalkan dunia yang fana Berpulang pada pelukan Yang Kuasa Mengapa duka itu ada ya Tuhan Mengapa sedih tak Kau hilangkan Tolong berikanlah aku jawaban Kumohon berikanlah kekuatan Duka membersihkan hatimu Jawab Tuhan atas pertanyaanku Melatih otot2 kehidupan rohanimu Tabahkan hati melewati semua itu Ikhlaskan dalam doa dan permohonan Semua orang yang telah meninggalkan Percayalah bahwa ada kehidupan di depan Kehidupan yang penuh dengan pengharapan... Jangan larut dalam kesedihan Bangkit dan teruskan perjuangan Jangan biarkan masuk keputusasaan Tuhan telah merancang dengan penuh kebijaksanaan Buat semua yang sedang berduka Yang alami keletihan dan duka lara Buat yang jauh di Sulawesi sana Puisi ini untuk Anda...
Eps 22 BUMIPUN TURUT MENANGIS : Make And End
¤¤¤ NOTE GERBONG IV B : Membuat Sebuah Akhir ¤¤¤ COBA ENGKAU KATAKAN PADAKU....( IRWAN POV ) Sampai di kantin,baru di pintu masuk eh kurasakan tiba2 Evi meraih jemariku,"Kita makan di tempat lain saja yuk...?" Rasa bahagiaku karena digandeng Evi berubah jadi alarm siaga,"Memang kenapa?Ada apa?" Evi malah gugup dan terlihat takut,"Eh...aku...aku...tak begitu suka keramaian...ya itu..." Aneh.Kulihat kantin ga terlalu ramai deh.Malah agak sepi dari biasanya.Pasti ada sesuatu atau mungkin seseorang yang buat dia takut.Kuedarkan pandanganku mensterilkan lokasi sekalian oleh TKP weleh....emang densus apa?Semua wajar saja hingga aku melihat di sebuah meja nampak Shiha duduk dengan genknya.Ketawa ketiwi gitu.Apa mereka yang bikin Evi takut ya?Evi malah melepas tanganku lalu melangkah pergi tapi aku mengejarnya,"Hey...kau mau kemana?Mau buat aku kelaparan ya?Waktu dulu kita juga makan di sini kan?Kenapa sekarang kamu ga mau makan di sini?Apa ada yang membuatmu takut?Katakan padaku..." ××× APA YANG SEHARUSNYA AKU LAKUKAN....( EVI POV ) Bagaimana ini?Aku harus jawab apa ke Irwan?Kalau aku jawab iya memang ada yang buat aku takut di sana pasti ia akan curiga dan juga tanya siapa yang kumaksud.Aku bingung,ngomong ga ya?Akhirnya aku hanya diam saja dan Irwan lalu membujukku,"Kau tak perlu takut selama aku bersamamu.Aku akan menjagamu.Itu janjiku.Lagipula takut kepada manusia itu sebuah jerat.Takut saja pada Tuhan.Dia itu yang lebih pantas mendapat rasa takut kita....aku laper nih...yuk masuk!" Aku terharu mendengar ucapannya barusan.Ia janji akan menjagaku?Dia?Mahasiswa paling top di kampus ini?Benarkah aku tidak sedang di php-in?Dengan takut2 aku memandang mata Irwan,teduh sekali di sana.Ia tersenyum padaku sambil membuka telapak tangannya menanti reaksiku.Aku pandang tangannya,tangan itu satu2nya tangan pria yang membuatku nyaman sejak tinggal di kota ini.Pelan kuletakkan tanganku di sana.Aku memilih mempercayai dan memasrahkan diriku dalam penjagaannya.Aku yakin aku akan aman bersamanya.Ia tersenyum lega dan menggandengku erat menuju kantin. ÷÷÷ BILA LARUT TIBA WAJAHMU TERBAYANG...( SHIHA POV ) Aku sedang asyik menikmati tongseng faveku kala temanku nyenggol lenganku,"Lihat siapa yang baru saja tiba!" Kulayangkan pandanganku ke arah pintu masuk kantin,tampak pria pujaanku disana.Ganteng dengan kaos berwarna merah menyala bertuliskan Warrior.Rambutnya yang agak gondrong dibiarkan terurai begitu saja.Celana jeans yang ia pakai warna biru.Ya ampun Irwan kamu itu ganteng banget sih?Namun sayang kamu bawa juga cewek udik itu.Nyesel aku ga habisin saja tuh cewek tadi.Kini dia pamer kemesraan di depanku.Kayaknya aku kurang keras deh sama dia. ¤¤¤ KERINDUAN INI SEMAKIN DALAM...( IRWAN POV ) Semua mata memandangku,kantin yang tadinya hiruk pikuk kini jadi tenang.Bagus mereka tahu diri rupanya.Bahkan mejaku segera dikosongkan.Aku melihat sekilas ke arah Shiha.Dia menatap tajam ke arah Evi.Aku semakin yakin bahwa dialah yang tadi hampir menyakiti Evi.Sepertinya aku harus kasih warning ke dia.Warning level rendah dulu aja.Kupandang Evi,dia nunduk gitu dan menggenggam erat tanganku.Dia ketakutan tapi aku bukan penakut!Aku seorang ksatria.Cie... ■■■ GEMURUH OMBAK DI PANTAI KUTA...( SHIHA POV ) Dadaku bergemuruh melihat mereka kian lengket aja.Bener2 tuh cewek pakai pelet apa sih bisa bikin Irwan kintir kayak gitu?Ga bisa dibiarin!Aku harus kasih tuh cewek pelajaran!Aha...aku ada ide nih!Aku akan bikin dia kehilangan muka di depan banyak orang.Lihat saja! ===SEJUK LEMBUT ANGIN DI BUKIT KINTAMANI... Aku kan lagi makan tongseng nih.Akupun pura2 kesusahan ngiris dagingnya,"Iih!!Susah amat sih!!Tumben nih dagingnya alot nian!!" Akupun bawa piringku menuju counternya Bu Soimah,"Bu!Kompalin nih alot nih irisin dong pakai pisaunya.Masak alotnya kayak ban mobil aku...iiih..biasanya kan dagingnya lembut Bu..." ¤¤¤ GADIS2 KECIL MENJAJAKAN CINCIN...( SOIMAH POV ) Aduh tobat deh kalau melayani pelanggan satu ini.Gadis2 zaman sekarang manjanya minta ampun.Aku yakin dia itu cuma mau buat sensasi biar dapat perhatiannya Bocah bagus itu.Si Irwan.Syukur deh Irwan dah punya gandengan sekarang. }}} TAK MAMPU MENGUSIR KAU YANG MANIS... Paling males aku sebenarnya kalau meladeni ratu kampus ini.Shiha...Shiha...masak daging kambing yang lembut dia bilang alot?Kayaknya mau cari gara2 nih anak.Kalau aku ga ingat dia anak orang kaya dah kuusir dia dari kantin.Males banget lihat keangkuhannya. ¥¥¥ BILA SAJA KAU ADA DI SAMPINGKU...( Shiha pov ) Coba aja posisi meja Irwan deket sama mejaku sudah kubuat rencana ini di sana aja.Ga usah melibatkan penjaga kantin.Nah dengan menuju counter ini dulu maka aku punya alasan melewati meja dimana si cewek belagu itu duduk sama Irwan.Nah saat itulah aku pura2 keplese gitu deh terus bisa dibayangkan tuh cewek bakal mandi tongseng he..he...atau aku pura2 jatuhin apa gitu ke dia.he..he...banyak jalan menuju Roma. ¤♡¤ SAMA2 ARUNGI DANAU BIRU.... Aku siap melangkah ke dekat meja Irwan,kulihat tuh cewek lagi megang tempat sambal.Pas nih!Segera aku mendekat dan pura2 lantainya licin,"Eitt!!" Namun piringku ditangkis oleh Irwan dengan cara narik Evi ngajak dia berdiri sehingga piringku malah jatuh ke lantai,"Pyar!" Ga mau kehilangan muka,aku marah2 ke Evi,"Hey!Kamu! Lihat nih piring aku pecah....!Ayo beresin!Ibu kamu kan pembantu di rumah ayahnya Irwan kan?" Semua mata langsung memandang kami bertiga.Evi malu banget dan hendak mengambili pecahan beling di lantai tapi...pada saat yang sama Irwan malah yang jongkok mengambili pecahan beling itu. ¤¤¤ BILA MALAM MATA ENGGAN TERPEJAM...( IRWAN POV ) Sejak kakiku melangkah memasuki kantin mataku tak henti mengawasi Shiha.Cewek itu pasti ga bisa diem.Benerkan baru beberapa menit aku dan Evi duduk,eh dia dah buat gerakan mencurigakan.Ngapain dia pakai acara bolak balik ga jelas.Apa ga bisa mengiris daging sendiri?Dasar!Gelagat kurang baik memang sudah kurasakan akhir2 ini.Aku sekarang sering mimpi diriku menjadi ksatria di medan perang.Berperang melawan kegelapan.Menyelamatkan seorang putri. {>{ BERBINCANG TENTANG BULAN MERAH HO.... Pasti Shiha mau buat ulah nih.Bener kan....Ia mau numpahin piringnya ke Evi.Tapi kutangkis piring itu dengan menarik Evi biar dia berdiri.Shiha kesal rencananya gagal.Piringnya malah jatuh ke lantai.Pecah.Eh dia malah teriak2 bicara soal ibunya Evi adalah pembantu di rumah ayah aku.Gila!Dia menyelidiki Evi hingga segitunya?Aku lihat Evi malu banget dan hendak munguti tuh pecahan beling.Tapi kucegah,"Biar aku..." Aku memang jongkok tapi hanya untuk mengambil satu pecahan beling yang agak besar.Shiha panik karena melihat sikapku,"Wan...ga usah biarin aja.Kan ada petugas kebersihannya nanti..." Aku berdiri,"Kamu tadi bilang soal ibunya Evi ...memang kenapa kalau ibunya pembantu di rumah aku hey!!Jawab!" Shiha keder dan mundur,"Wan .. Aku hanya bicara soal fakta aja..." Aku tatap tajam Shiha,"Kamu kan yang mau menyakiti Evi di fakultas pertanian?Ngaku kamu!!" Shiha malah memandang tajam pada Evi,"Dasar tukang ngadu!Jagoan neon!!" ¤♡¤ COBA ENGKAU DENGAR LAGU INI... Aku makin kesal,"Rupanya benar dugaanku.Kau memang orangnya.Kau apakan tadi tangannya hey??!!Jawab!!" Shiha melihat ke arah teman2nya tapi mereka malah hendak kabur.Aku segera tarik Shiha ke meja mereka,"Hey!!Jangan ada yang mencoba kabur!!" Semua diam ketakutan,aku lihat Evi mendekatiku memohon padaku,"Sudah Wan...jangan perpanjang masalah ini.Nanti kamu malah kena masalah.Kita pergi aja..." ¤`¤ AKU YANG TERTIDUR DAN TENGAH BERMIMPI.... Aku ga akan biarin nih genk cewek reseh merajalela di kampus ini.Kelakuan mereka kian anarkhis.Membahayakan.Aku menggeleng,"Ga Vi.Mereka harus tahu gimana rasanya jadi korban ..." Aku pandang Shiha,"Mana tanganmu!?Letakkan di meja ini!!Cepat!!" ¤¤¤ LANGIT2 KAMAR JADI PENUH GAMBAR...( HAZMAN POV ) Lagi asyik melihat view kampus eh tiba2 ada yang nelpon hpku,"Man gawat!Irwan dan Shiha ribut di kantin!!Cepetan sini!!" Irwan dan Shiha ribut?Pasti karena Evi deh.Gawat!Gimana kalau Evi jadi terlibat?Evi kan bukan orang kaya,kampus pasti akan menjadikan dia kambing hitam.Aku harus ke sana.Sampai di sana dah penuh orang.Waduh kayak mau lihat timnas aja nih. ~~~ WAJAHMU YANG BENING SEJUK SEGAR... Kantin yang biasanya nyaman dan sejuk kini jadi sumpek gini.Aku merangsek ke titik utama dimana semua mata tertuju ke sebuah meja.Gila!Irwan ngapain itu pakai pegang beling segala?Irwan nampak menginterogasi anggota genk Shiha,"Ayo katakan kalian tadi mau apain tangan Evi?Ngaku!!" Akhirnya salah satu ngaku,"Shiha ...mau bikin .....dia ga bisa melukis lagi." Jadi Shiha pelakunya?Wah bangunin macan tidur nih.Sudah lama aku ga lihat Irwan semarah ini. ¤¤¤ KAPAN LAGI KITA AKAN BERTEMU...( SHIHA POV ) Sial!!Salah satu anggota genkku malah ngaku lagi soal niatku bikin cewek udik itu jadi cacat tangannya.Gawat!Irwan sudah tahu semua kini.Habislah aku!Tanganku sudah kuletakkan di meja.Irwan memegang beling di tangannya,"Kau ingin membuat tangan Evi cacat begitu?Bagaimana kau bisa setega itu hey!!" Sambil berkata begitu ia menghunjamkan pecahan beling itu diantara jari2ku,semua miris melihatku.Irwan terus melakukan itu kian lama kian cepat,"Kau ini mahasiswi orang yang intelek terpelajar tapi kelakuan kayak berandal!!" Jep!jep!jep!jep!jep!... ¤¤¤MESKI HANYA SEKILAS KAU TERSENYUM....( EVI POV ) Aku ngeri lihatnya.Irwan dengan gesitnya menggerakkan beling itu diantara jari2 Shiha.Dia malah berkata,"Jika kau ingin aku berhenti.Segera minta maaf sama Evi.Atau kau mau jarimu tahu betapa tajamnya beling ini?" Aku ga berani lakukan apapun karena jika Irwan salah gerak aja bisa kena tuh beling ke jari Shiha.Aku cuma bisa berkata,"Cukup Wan...kumohon hentikan.Dia sudah ketakutan..." ¤¤¤KAPAN LAGI KITA NYANYI BERSAMA?...( IRWAN POV ) Aku hanya ingin memberi efek jera pada Shiha n genknya.Mereka itu meresahkan.Aku memang mahasiswa badung tapi aku ga separah ini sampai tega bikin cacat orang.Emang dia Tuhan apa?Mengambil nyawa orang seenak dia.Biar dia dan genknya jera.Lagian aku hanya menggertak ga akan menyakiti kok.Aku malah yang terluka sebenarnya karena tanganku kena beling.Akhirnya Shiha minta maaf juga,"Maafkan aku..." Aku berkata padanya,"Dia punya nama...namanya Evi..." Shiha mengulang lagi,"Maafkan aku Evi..." Aku hentikan gerakanku memainkan beling di sela2 jari Shiha,"Ini peringatanku!Jangan ulangi lagi!Atau kau akan berhadapan denganku!Camkan itu!" Kuajak Evi pergi dari situ,"Kita pergi..." Tentunya setelah aku ninggal uang di meja,"Kembaliannya ambil aja Mak'e...anggap aja ongkos ganti kerusakan." Semua menyibakkan jalan bagi kami. ¤¤¤TATAPANMU MEMBASUH LUKA,HO... Sampai di dekat sebuah taman,tiba2 Evi berhenti.Aku ikut berhenti,"Ada apa?" Ia menatapku dan menunjuk ke arah bangku di taman,"Biar kulihat tanganmu di sana.Tanganmu luka..." Aku menurut saja.Evi membasuh lukaku dengan sapu tangan yang ia basahi dengan air minumnya.Ia lalu mengambil hansaplast dari tasnya,"Aku suka bawa plester buat jaga2.Ternyata berguna juga..." Aku memandangnya,"Terima kasih..." Tapi dia malah berkaca2,"Aku baru kali ini merasa begitu dibela...aku yang seharusnya bilang terima kasih..." Kuusap wajahnya dengan tanganku,"Takkan kubiarkan siapapun menyakitimu...takkan..." Kami duduk di taman itu.Hingga kurasakan Evi meletakkan kepalanya dibahuku.Ia mempercayaiku.Yess! ¤¤¤DU...DU..DU..DU...DU..DU..DU.. Apakah Shiha jera?***see you next eps***

Eps 23 BUMIPUN TURUT MENANGIS : The Roof
÷○÷○ JANGAN LAGI KAU TULISKAN NAMAKU DI HATIMU....( SHIHA POV ) Aku merasa dipermalukan.Didepan umum Irwan melakukan itu padaku.Dia lebih memilih membela gadis kuper itu.Apa sih istimewanya gadis itu?Heran aku!Segitunya Irwan membela dia.Aku tahu Irwan takkan melukaiku tapi dia yang terluka memegang beling itu dengan tangannya.Justru itu bagiku kian menunjukkan bahwa ia akan melindungi gadis itu meski dengan taruhan darah dan nyawa.Sebegitu berartinya gadis itu.Aku kian yakin bahwa nama gadis itu telah tertulis di hati Irwan dengan tinta darah.Perasaan tak berarti bagi Irwan lebih menyakitiku daripada rasa malu yang kurasakan. ÷●÷● JANGAN LAGI KAU IMPIKAN DIRIKU DALAM TIDUR....( EVI POV ) Kejadian tadi siang sungguh membuka mataku bahwa masih ada pria yang baik di dunia ini.Aku sudah mencuci jaket Irwan.Jaket merah itu kugantung di kamar dan kupandangi.Kugeber kipas angin biar cepat kering.Walau sudah dimasukkan pengering tapi aku rasa perlu dikipasi.Besok akan kusetrika dan kuberi pengharum.Ibu masuk ke kamarku,"Dipandangi terus jaketnya.Punya siapa sih?" Aku tersenyum pada ibu,"Siapa lagi Bu kalau bukan putranya majikan ibu." Ibu membelai kepalaku,"Semoga putra Pak Sanjaya sebaik ayahnya." Wah aku menangkap kekaguman nih dari nada perkataan ibu,"Ibu suka ya sama Pak Sanjaya?" Ibu malah terkekeh,"Kamu nih ada2 saja.Mana mungkin itu,ibu ini cuma pembantu di sana.Kamu ah...udah ibu mau tidur aja.Kamu silakan pandangi sampai pagi tuh jaket he..he..kayaknya kamu deh yang punya rasa sama putranya Pak Sanjaya.Hayo ngaku...!" ÷●÷ BIAR2 BIARKANLAH TERHAPUS....( Rita Pov ) Melihat Evi kembali berseri wajahnya sudah membuatku sangat bahagia.Awal mula dia kubawa ke Jakarta,wajahnya kosong dan seperti mayat hidup.Aku takut ia akan bunuh diri maka kutemani dia tidur.Setiap malam aku dibangunkan oleh jeritannya.Memori kejadian dia dinodai ayah tirinya itu terus mengganggunya.Aku sempat membawa dia ke psikiater namun malah dia makin histeris.Akhirnya aku memberikan dia alat lukis untuk dia mengungkapkan isi hatinya.Sejak itu dia mulai lebih tenang.Entah berapa lukisan telah dia buat.Awal dulu dia melukis lubang hitam.Kegelapan yang begitu pekat.Itu terus yang dia lukis hingga kemudian dia melukis sosok gadis yang menangis.Aku tahu dia melukis dirinya.Menunjukkan betapa dia begitu sedih.Dan akhir2 ini kulihat ia mulai melukis ksatria perang.Bukan lagi kegelapan yang mendominasi lukisannya tapi warna merah.Ia mulai menyukai back ground warna merah.Dan kini ia memandangi jaket berwarna merah sambil senyum2 pula.Wah...sepertinya memori kelam itu sudah terhapus.Semoga... ÷□÷□ BIAR2 BIARKANLAH BEGITU....( Hazman pov ) Aku main ke kontrakan Irwan.Ia sedang asyik dengan motornya.Dasar pembalap!Kudekati dia,"Gimana tanganmu sobat?" Ia malah tersenyum,"Kau juga ada di sana ya?" Aku duduk dekat dia,"Pastilah Wan,kamu bikin heboh kampus tahu ga?" Irwan malah memandangi tangannya,"Sebenarnya aku tak ingin bikin heboh,tapi jika tidak begitu mereka akan makin ganas.Kau tahu sendiri seperti apa genknya Shiha." ÷■÷■ BARANGKALI KAU TAK PERNAH RINDU PADAKU.... Aku lihat Irwan serius sekali dengan ucapannya,"Tapi Wan,ga harus seekstrim itu kali." Irwan malah memandangku,"Kau tahu apa yang terjadi jika aku terlambat tiba di Fakultas Pertanian?Mungkin tangan Evi lebih parah lukanya dari luka tanganku sekarang.Mereka ingin membuat dia cacat Man!Mereka yang mulai ekstrim duluan!!" Wah aku segera mengambilkan minuman dingin dari kulkas,"Tenang Bro!Woles..woles...yang penting Evi kan gpp sekarang.Aku baru kali ini lihat kamu lepas kendali gini lho...Wah sepertinya beneran deh kamu dah jatuh hati sama Evi ya?Ngaku aja!" Eh malah senyum sobatku itu,ketakutanku terjadi sudah.Sahabatku jatuh hati dengan gadis yang kuinginkan sejak lama.Barangkali memang Evi bukan untukku. ÷◇÷◇ SURAT YANG SERIBU TERBAKAR SUDAH....( IRWAN POV ) Aku tenggak minuman dingin yang disodorkan Hazman padaku,"Glek...glek..." Mungkin benar kata Hazman,aku sudah jatuh hati pada Evi.Aku seperti kertas yang terbakar tadi di kantin.Rasa marah dan tak terima begitu memenuhi hatiku kala melihat perlakuan mereka pada Evi.Aku sudah terbakar dalam api cinta. Aku duduk di motorku,"Kuharap Shiha jera.Aku sebenarnya tak ingin membuat dia takut tapi semua demi keselamatan Evi.Kasihan dia." ÷◆÷◆ BARANGKALI KAU TAK PERNAH CINTA PADAKU....( SHIHA POV ) Sejak peristiwa hari itu di kantin,aku ga datang ke kampus.Aku diam di rumah.Menenangkan diri.Teman2 genkku datang menjenguk,"Ayolah Princess...kembali ke kampus.Jangan mau dikalahkan sama anak baru dong.Sekarang dia mulai tampil beda lho.Rambut diurai.Sok manis gitu deh." Yang lain juga nambahi,"Iya Shiha...kamu kan Ratu kampus masak mlempem sih?Barangkali anak baru itu pakai pelet hingga Irwan sampai lengket gitu.Paling ga tahan lama juga.Pelet kan ada jangkanya." ÷♧÷♧ SELENDANG MERAH YANG MEMBISU JADI SAKSI.... Akhirnya aku masuk kuliah lagi.Malah aku berencana akan membalas dendam pada gadis kuper itu.Tapi aku tidak akan memakai tanganku langsung.Aku akan pakai orang lain.Uang kan bisa membuat orang melakukan apa saja.Aku akan buat gadis kuper itu merasakan apa yang kurasakan.Aku ingin dia malu.Tapi aku akan main halus kali ini.Aku datangi sebuah genk cewek berandalan.Anak SMU kan suka nekad sekarang.Kutawarkan uang pada mereka,jelas mereka kemecer dong.Aku berikan dp dulu,"Terserah mau kalian apakan cewek di foto ini.Yang pasti aku ingin ia ga berani datang ke kampus lagi.Bikin dia malu.Tapi jangan sampai ada saksi.Kalian mengerti?" Mereka segera mengamati fotonya,"Serahkan pada kami.Kelihatannya dia suka pakai pakaian tertutup ya...Hmm...jadi punya ide nih..." Aku hanya ingatkan satu hal sebelum pergi,"Ingat jangan pakai seragam anak SMU kalau ke kampus.Ok?" Mereka malah terkekeh. ÷�÷� JANGAN LAGI KAU HIRAUKAN TANGIS YANG DI HATIKU....( EVI POV ) Aku sekarang suka membiarkan rambutku terurai.Kata Irwan kan aku lebih manis jika begitu.Aku hanya ingin membuat dia senang.Sudah beberapa hari sejak kejadian di kantin itu.Aku ga diganggu lagi oleh Shiha n genk.Malah aku dengar Shiha ga masuk kuliah sudah beberapa hari ini.Aku tak ingin Irwan kelewatan kuliahnya jadi aku minta dia ga usah ngawal aku di kelas.Aku membujuk dia,"Kan ada hpmu Wan.Aku akan hubungi kamu jika ada apa2.Jangan cemas.Aku ga ingin kuliahmu terbengkelai karena aku.Janji padaku kau akan serius selesaikan kuliah.Kumohon..." Dia malah tersenyum dan mengangguk,"Baiklah Tuan Putri.Ksatriamu ini akan mengikuti semua keinginanmu.Kalau begitu aku ke kelas dulu ya?Ingat jangan lupa telpon.24 jam ready to be call.Sampai ketemu nanti ya..." Irwan sempat membetulkan syal merah yang kupakai sebelum dia pergi. ÷▲÷▲ BIAR2 BIARKANLAH BERNYANYI.... Aku pandangi Irwan hingga ia naik motornya menuju fakultasnya.Aku hendak masuk ke kelas kala tiba2 beberapa gadis mengajakku,"Kami dengar kamu jago melukis ya?Ajari dong.Aku dapat tugas nih.View paling bagus dimana ya?Aha aku tahu yuk ikut kami." Aku pikir beneran mereka minta diajari tapi kala mereka membawaku ke lantai tertinggi dari gedung fakultasku,perasaanku ga enak.Kulepaskan syalku kala menaiki tangga,"Maaf syalku jatuh akan kuambil dulu." Tapi langkahku dicegat,"Biarkan saja syal jelek gitu.Udah ayo ikut kami.Cepetan!" ÷▼÷▼ BIAR2 BIARKANLAH BEGINI.... Mereka mendorongku ke atap.Ya ampun siapa mereka sebenarnya.Aku menjauhi mereka,"Kalian mau apa sebenarnya?Kalian siapa?" Mereka malah tertawa dan memojokkanku di sebuah sudut,"Kalian mau apa?!Jangan sakiti aku...aku mohon..." Aku segera berlari menjauh lalu mengambil hpku,aku harus hubungi Irwan.Namun hpku direbut,"Wah lumayan nih buat dijual." Aku sempat mencet no Irwan.Walau kemudian dimatiin oleh mereka dan kartunya dibuang.Bagaimana ini?Aku kian panik kala salah satu dari mereka mengambil tasku dengan paksa lalu membuangnya,"Lihat!Kau mau nyusul tasmu itu meluncur ke bawah?Silakan!Biar kami tulis surat bunuh dirimu ha...ha..." Lalu mereka mulai mempreteli pakaianku,"Lepaskan bajunya sampai tinggal dalaman saja.Dia ga akan berani turun ke bawah.Ha...ha..." Aku lalu ditinggalkan,hanya tinggal dalam kaos sport dan celana pendek.Ya ampun bagaimana ini?Bajuku semua digunting2 sama mereka.Aku benar2 takut.Aku tidak tahu siapa mereka tapi mengapa mereka melakukan ini padaku.Ga mungkin aku teriak2 dengan kondisi begini.Aku hanya bisa meringkuk menekuk lututku dan menangis di sebuah sudut.Hanya satu nama yang jadi harapanku,Irwan.Tapi bagaimana dia tahu dimana aku berada? ÷↑÷↑ MANA MUNGKIN AKU LUPA PADAMU...( IRWAN POV ) Kenapa aku merasa aneh ya?Tiba2 Evi misscal.Tapi tumben dia misscal?Aneh.Biasanya dia itu sms,dia itu ga suka misscal.Bukan dia banget.Kubel balik ga aktif.Wah aku segera cabut dari kelas,"Maaf Pak saya ada urusan!" Dosennya cuma geleng2 kepala. Segera kupakai jaketku dan meluncur ke gedung fakultas Evi.Baru parkir motor tiba2 seorang gadis mendekatiku,ia menyerahkan sebuah tas padaku,"Sepertinya ini tas pacarmu kan?Aku temukan dompet dan kartu identitasnya di dalam." Itukan tasnya Evi?Aku menerimanya,"Bagaimana bisa ada padamu?Dimana kau temukan?" Dia menunjuk ke sebuah arah,"Tergeletak di sana.Sepertinya jatuh.Soalnya botol minumannya pecah.Seperti jatuh dari tempat tinggi." Tempat tinggi?Aku segera bilang makasih padanya lalu lari ke kelas Evi.Aku juga telpon Shiha,"Shiha dimana Evi?Kauapakan dia?!!" Shiha malah jawab,"Sejak tadi aku di kelas Wan.Kuliah.Kalau ga percaya silakan tanya dosen.Lagian aku dah kapok Wan.Aku ga mau berurusan sama kamu.Udah aku ada kuiz nih." Di kelas Evi ga ada.Teman2nya juga ga lihat dia masuk kelas.Aneh.Aku melihat syal Evi di anak tangga menuju lantai atas,aku segera mengambilnya.Aku ingat perkataan gadis tadi,tempat tinggi.Atap! ÷←÷← MATA RAMBUT DAN BIBIRMU TIADA YANG HILANG... Aku menaiki anak tangga dengan cemas.Sampai di atap kulihat ga ada siapapun tapi saat aku hendak pergi aku dengar isak tangis,"Hiks...hiks..." Segera kucari asal suara dan kulihat di sebuah pojokan tampak Evi meringkuk ketakutan,"Evi..." Ia coba menutupi dirinya,"Siapa yang lakukan ini padamu Vi?Ini pakai jaketku." Kulepas jaketku dan segera kuhubungi Hazman,"Man belikan aku rok panjang cepat!Antar ke atap gedung fakultas Seni Rupa.Cepet!!" Hazman heran,"Kamu mau rok Wan?Gila kamu!Makin aneh aja deh..." Dasar Hazman malah bercanda,"Man roknya bukan buat aku.Cepet!!Ini darurat!" Evi memakai jaketku dan segera memelukku,"Aku takut Wan...aku tak kenal siapa mereka.Aku takut..." Kupeluk dia dan kutenangkan dia.Syukurlah dia tidak apa2,"Apa mereka menyakitimu?" Evi menggeleng,"Mereka tidak menyakitiku tapi menguntingi bajuku.Wan aku takut...aku tak mau disakiti lagi..." Kasihan dia.Siapa yang tega menyakiti dia? Kuberikan tasnya,"Ada yang menemukan tasmu.Coba cek apa ada yang hilang?" Dia menggeleng.Hazman menelponku,"Kamu dimana Wan?Roknya sudah kubawa nih." Aku segera menemui dia,"Makasih ya Man.Sorry ngrepoti kamu terus.Rok ini buat Evi.Ada yang jahili dia." Hazman kaget,"Evi?Dia kenapa Wan?" Aku jelas mencegah dia melihat Evi,"Kamu tenang aja dia gpp.Biar aku kasih rok ini dulu ya.Kamu tunggu sini saja." Evi segera memakai roknya sementara aku menelpon ayahku,"Irwan butuh bantuan Ayah." Wah apakah Evi akan trauma lagi?Oh ya HAPPY NEW YEAR EVERY BODY and ***see you next year***

Eps 24 BUMIPUN TURUT MENANGIS : Sent It
NOTE WINDOW OVERSEAS : Mengirimnya •••★ LIHATLAH DUNIA YANG BERTABUR BINTANG....( Hazman Pov ) Punya sobat satu aja aneh.Tenar dan beken sih emang tapi minta rok?Tapi kemudian aku mengerti Irwan kan aneh sejak deket sama Evi.Rok itu pasti buat dia.Tapi...Evi kan ga pernah pakai rok selama kuliah?Aku hendak menuju koperasi kampus kala kulihat ada temenku yang jualan baju2 gitu datang nenteng dagangan dia.Kuhentikan dia,"Ada rok panjang ga?" Lha kok malah dia memandangku penuh tanda tanya di atas kepalanya,weleh... Dia malah megang jidatku,"Sehat Man?Sejak kapan kamu jadi feminin?Apa mau ganti gender ya?" Aku timpuk dia dengan buku yang kupegang,"Ngawur kamu!Roknya bukan buat aku ya buat The Prince..." ●●●★ MENERANGI SEPANJANG HIDUP KITA.... Wei aku sebut nama Irwan,malah matanya gede2 terang benderang kencar2 gitu alias melotot,"What???Wow...Irwan mau pakai rok?OMG!!" Wah aku mending geledah bawaan dia aja.Aha!Ada.Segera kuambil,"Ini aku ambil ya?Uangnya ntar Irwan yang transfer.WA aja ok?" Aku kabur bawa dagangan roknya,ga kuhiraukan teriakannya,"Wei!!Man tunggu!!Itu pesenan ya!!Aduh....gawat itu kan rok pesenan Shiha.Waduh gimana nih..." ■■■★SEPERTI CINTA YANG KITA DAMBAKAN....( Shiha Pov ) Mendapat WA dari genk bayaranku,aku tersenyum apalagi kala kulihat foto gadis kuper itu yang meringkuk di pojokan ketakutan berat kayaknya.Wah rasa puas segera memenuhi hatiku.Segera kuhapus semuanya.Biar ga ada bukti.Semua berjalan sesuai rencana.Aku hepi banget.Senyum2 sendiri di kelas. ◆◆◆★ MENERANGI CAHAYA HATI KITA... Hatiku sedang gembira,ga masalah harus keluar uang.Yang penting gadis kuper itu pasti akan takut ke kampus.Apa perlu kusebarkan fotonya ya?Hmm...ga ah ntar malah kelacak Irwan lagi.Bahaya!Mending kudelete aja sebelum ada yang lihat.Sekarang aku harus lebih hati2 kalau bertindak karena nama besar Irwan membuat aku harus ekstra bin super hati2. Hpku bunyi lagi,"Roknya ga bisa hari ini?Ya udah gpp...untung aku lagi hepi ....ya udah besok ya?Ok!Bye!" Kupikir dari Irwan lagi ternyata soal rok pesenanku.Bicara soal pakaian,aku jadi kepo gimana nasib si kuper itu ya?Ha..ha..' ���★ SAAT KITA MEMEGANG CINTA...( EVI POV ) Aku menangis di pojokan atap gedung fakultasku.Apa aku harus menunggu sampai malam?Sampai bantuan datang?Bagaimana bila malah orang jahat yang datang?Kembali memori hitam itu terputar di benakku.Tidak!! Hingga sebuah suara langkah kaki mendekatiku,aku kian ketakutan.Apa mereka kembali lagi?Aku menundukkan kepalaku.Aku sangat takut.Tubuhku gemetar.Tapi kemudian aku mendengar suara yang sangat kukenal,"Evi?" Ia terkejut melihat keadaanku dan segera melepas jaketnya,"Ini pakai jaketku!Siapa yang melakukan ini padamu?Kau baik2 saja kan?" Aku terima jaketnya dengan mata sembab,malu sekali aku berada di depan Irwan dengan busana minim.Irwan gentleman,ia membalikkan badannya sambil menyerahkan jaketnya.Segera kuambil dan kupakai.Setidaknya menutupi sampai hampir ke lutut.Jaketnya memang lumayan panjang.Setidaknya aku tertutup. ▲▲▲★ YANG MENDAMAIKAN.... Damai sekali kala ia memelukku,rasanya seperti diselubungi jubah.Hangat dan menentramkan.Di dadanya aku menangis.Menangis karena ketakutan dan juga karena lega dia ada untukku. ▼▼▼★ ABADIKAN CINTA YANG DICIPTAKANNYA... Aku tenang bersamanya.Ia berkaca2 memandangku,"Mana hpmu?" Aku menjawab lirih,"Diambil sama mereka...maafkan aku...bagaimana kau tahu aku ada di sini?" Irwan menunjukkan tasku,"Seseorang menemukan tasmu...dari dialah aku kepikiran tempat ini..." Irwan kembali meraihku dalam pelukannya,"Soal hp ga penting...yang penting dirimu selamat..." ▶▶▶★ ABADIKAN SEMUA UNTUK KITA... Irwan tampak sangat cemas akan kondisiku,ia menelepon Hazman.Entah dia bicara apa,aku sangat kalut.Aku hanya ingin segera pulang.Irwan menanyaiku apa aku baik2 saja.Bahkan dia menawarkanku ke dokter bila perlu.Tapi aku menolak,"Aku hanya ingin pulang Wan...aku takut..." Irwan mengangguk,"Aku akan mengantarmu tapi tunggu bentar ya?Tunggu sampai Hazman datang.Kau tenang saja aku bersamamu.Takkan kubiarkan siapapun menyakitimu,aku akan usut masalah ini sampai tuntas.Aku janji!" Aku hanya bisa berkaca2.Andai saja kamu tahu masa lalu aku Wan...akankah kau akan tetap mau menjagaku bila kau tahu semuanya Wan? ◀◀◀★ ABADIKAN SAMPAI AKHIR HIDUP KITA... Ataukah kau akan merasa jijik padaku?Lalu kau akan pergi.Dan hubungan ini berakhir.Kejadian hari ini sebuah peringatab buat aku.Bahwa bahaya mengancam dimana2.Mengapa aku begitu malang ya Tuhan?Lebih baik aku tidak pernah dilahirkan jika hanya untuk di sakiti terus..apa aku akan menderita selamanya? ���★ UNTUK KEDAMAIAN YANG KITA IMPIKAN DI DALAM DUNIA.... Nelangsaku dibuyarkan oleh kedatangan Hazman.Irwan menyuruhnya membeli rok ternyata.Roknya bagus sekali penuh gambar bintang.Aku segera memakainya,"Makasih ya Wan...." Hazman malah terpana memandangku,"Wow..." Aku lihat Irwan menelpon ayahnya,sepertinya benar ia akan menuntaskan perkara ini.Dalam hati aku berharap kiranya masih ada harapan buat masa depanku.Walau aku tak dapat melihat semua rencana Tuhan,walau aku bahkan tak bisa berharap atas kenyataan hidupku namun aku akan terus berharap...kan ada damai dan bahagia untukku nanti.Impian untuk disayangi dan dicintai.Kuharap itu semua bukan hanya impian. Irwan makin sayang nih ke Evi...terus gimana reaksi Shiha ya kalau tahu Evi yang makai rok pesanannya?***see you next eps ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar