***ROMANSA ANGEL-KHAN ***PART 11-20


Eps 11 ---ROMANSA ANGEL KHAN---: 
The Work ( Pekerjaan )

          Sebelumnya saya minta maaf jika eps Ratu Hatiku kemarin pendek.Saya akan berusaha menulis lebih panjang next time.Cerbung saya kali ini,Romansa Angel Khan terinspirasi dari drama Korea yang endingnya menurut saya mengecewakan.Begitu kecewanya saya sampai saya lanjutin sendiri dalam diary saya.Itulah awal saya suka menulis.Terkadang kekecewaan itu kalau disikapi dengan positif justru membangkitkan ide baru.Berawal dari begitu banyak kekecewaan akan film2 yang saya lihat jadilah saya seorang penulis cerbung.Jadi jangan heran jika kadang karya saya agak nyleneh atau nyentrik bahkan ndesit.Karena itulah ciri khas saya,apa yang ada di hati langsung dituang dalam tulisan.Tapi sebenarnya saya memiliki pesan khusus ditiap eps.Bagi yang jeli akan bisa menangkapnya.Sudah sering kan membaca atau melihat kisah cinta dari musuh jadi kekasih seperti Jodha Akbar,Madhubala bahkan Swaraginipun awalnya Sanskar itu kan musuh Swara tapi lagi2 pepatah Jawa itu manjur,gething nyanding.Demikian juga di cerbung ini.Bagaimana dilema seorang penulis cantik diantara dua pria.Kenapa dilema?Yuk dilanjut aja!Dil ka rista...
 >¤¤< RUMAH ANGEL...
            Sebuah mobil berhenti di depan rumah Angel,seorang pria dengan hem lengan panjang warna putih keluar dari mobil itu.Tatapan tajam segera tertuju pada sosok pria yang juga berhem lengan panjang yang hendak memasuki sebuah mobil yang jelas sudah ada lebih dulu di rumah Angel,'Kenapa dia ada di sini?'
Kedua pria itu saling mendekat,Miller jelas melempar senyum,"Pak Dokter,sepertinya kau lebih sibuk dariku...mmh..aku baru menyadari bahwa profesi dokter ternyata sama sibuknya dengan dunia bisnis."
Angel yang keluar karena hendak membawakan payung buat Khan terkesiap kala melihat siapa yang datang,"Rio?"
Rio bertanya pada Khan,"Apa yang kau lakukan di sini?Bukannya kau seharusnya sibuk dengan bisnismu yang banyak itu?"
            Miller memandang pada Angel,Angel jadi gugup dan Rio jadi makin penasaran.Dicengkeramnya krah baju Miller,"Apa kau coba mendekati calon tunanganku?"
Miller diam saja,namun senyum tak pernah lepas dari bibirnya.Angel mendekat,"Rio,dia hanya mengantarku pulang.Tadi hujan deras dan Kelvin tak bisa menjemputku."
            Rio meradang mendengarnya,tapi dilepasnya juga krah baju Miller.Hp Miller berbunyi dan ia harus pergi,"Maaf,sepertinya aku tak bisa menjelaskan kronologi kenapa aku bisa sampai ada di rumah bidadarimu ini.Aku harus pergi.Permisi."
 Angel menahan langkah Miller,"Tunggu!Bawalah payung ini.Hujan mungkin di sini sudah berhenti tapi mungkin ditempatmu tidak."
Rio kesal melihat perhatian Angel pada Khan,"Dia itu manusia super sibuk Angel,jangan menahan langkahnya!"
Khan menerima payungnya dengan hati bahagia,"Terima kasih atas perhatianmu.Salam buat keluargamu.Aku pergi."
             Miller masuk ke mobilnya dan pergi dari sana sambil melambaikan tangannya pada Rio dan melempar senyum manis pada Angel.Rio bertanya pada Angel,"Mengapa kau menerima tawarannya?Kau bisa naik taxi,bukan?"
Angel heran dengan kemarahan Rio,tapi Rio terus mencecarnya dengan pertanyaan,"Apa dia membuntutimu?Mengapa kau tidak menolaknya?Kau tahu kan dia itu seorang bisnisman,sekali kau memberinya peluang sekecil apapun itu maka dia takkan melepaskan peluang itu."
Angel jadi sedih,"Kau lebih peduli pada perasaanmu dan egomu.Tapi kau sama sekali tidak berusaha memahami keadaanku!"
Rio melihat kilatan amarah di mata Angel,"Sorry,aku bukan tidak berterima kasih karena dia mengantarmu pulang dengan selamat tapi ...mengapa harus dia?Kau bisa naik gojek,becak,bajaj,taxi atau angkot whatever...tapi kau memilih naik mobilnya.Apa kau silau dengan kekayaannya?"
Angel berkaca2,"Hentikan!Stop!Jika kau kemari hanya untuk mengajakku bertengkar sebaiknya kau pulang karena hari ini aku sudah lelah sekali."
Rio merasa salah langkah,"Maaf aku hanya tak suka saja kau bersamanya.Kau tahu dia itu selalu bersaing denganku sejak sekolah dulu.Jadi aku..."
Angel melangkah ke dalam,"Selamat malam."
Moudy keluar menyambut Rio,"Ada Nak Rio rupanya.Kenapa ga disuruh masuk sayang?"
Angel berkata,"Rio mau pulang kok Bu.Angel ke kamar ya Bu.Angel capek."
Moudy mendekati Rio,"Kalian kenapa?"
Rio menghela nafas,"Hanya salah paham Tante.Nanti juga akan baikan.Oh ya boleh Rio nanya Tante?"
Moudy mengiyakan,"Tentu saja."
Rio tersenyum,"Apa Angel cerita soal pria yang tadi mengantarnya?"
Moudy mengerti kini kenapa keduanya bertengkar,"Oh Nak Khan ya?Dia itu atasan Angel di kerjaan.Kebetulan aja searah tadi."
Mendengar itu hati Rio kian panas,'Atasan di kerjaan?Kenapa Angel ga cerita soal ini sama aku?Gawat!Jika cecunguk itu satu kerjaan sama Angel berarti setiap hari mereka bertemu dong?Ini ga boleh dibiarin!!'
Rio lalu pamitan sama calon mertuanya,"Maaf Tante saya pulang dulu.Sebenarnya tadi ke sini mau ngajak Angel bahas soal acara pertunangan tapi malah jadi gini.Mungkin besok saja.Mari Tante!" Moudy melambaikan tangan,'Mengapa kalau bersama Nak Khan tadi Angel malah lebih adem auranya ya?Begitu Nak Rio muncul malah jadi Bharatayudha.Aneh...'
 ¤{{¤ KAMAR ANGEL...
David masuk ke kamar kakaknya itu sambil membawa hp,"Kak,kapan kakak tampan kemari lagi?Aku juga mau foto selfi model gini sama kayak Kak Kelvin!!"
Angel yang lagi menuang kedongkolan hatinya dalam tulisan segera menghentikan ketikannya di laptop,"Kakak tampan?"
Kala melihat foto Miller Khan dengan Kelvin,Angel jadi ngeh,"Oh...ini kak Khan namanya..."
David terus merajuk,"Pokoknya ajak kakak tampan ke sini lagi ya kak?"
Angel meraih adiknya itu,"Iya sayang...jangan cemberut dong."
Mendengar janji Angel,David seneng sekali lalu teriak,"Asyik!!Aku mau kasih tahu kak Kelvin ah...yuhu!!!"
David pergi ke kamar Kelvin.Angel tersenyum,'Khan...Khan...andai saja kau tahu betapa besarnya efek kedatanganmu kemari bagi kedua adikku.'
Angel merebahkan dirinya di ranjang,"Kenapa Rio begitu ga sukanya sama Khan ya?Padahal dia kenal Khan sejak sekolah.Sepertinya Khan itu baik orangnya.Kenapa aku malah mikir Khan?Aduh Angel...."
            Siapakah nanti yang akan mendapatkan Angel?**SEE YOU NEXT EPS**



Eps 12 ``ROMANSA ANGEL-KHAN`` : Glory ( Kemuliaan )
           Saya ingin berterima kasih pada seseorang yang memilihkan judul cerbung ini buat saya.Jujur saya suka pilihannya.Cerbung ini idenya sudah lama sekali.Tahun berapa ya?Zaman saya kuliah kayaknya.Kisah cinta yang menurut saya lain dari yang lain.Yuk lanjut aja meski penulise rada laper sebenarnya.Ketumbar kemiri jahe..jahe...mari kita mulai aje..

 ~~ PAGI HARINYA...
         Angel bersiap mau ke kerjaan seperti biasa setor cerita.Adik2nya telah berangkat sekolah semua.Angel menuju meja makan untuk sarapan,"Pagi Bu...sepertinya Angel bangunnya kesiangan deh Bu..."
Moudy segera mengambilkan makanan,"Biasakan sarapan supaya ga kena diabet lagian Nak Rio katanya mau nganter kamu kerja hari ini..."
Mendengar itu Angel malah urung sarapan,"Apa Bu?Dia ga bilang apa2 sama aku.Mendingan Angel berangkat dulu aja.Males lihat dia."
Ayahnya datang membawa koran,"Pagi2 kok nyebut males sih?"
Angel segera mengambil roti tawar diisi sama keju cheddar dan selai lalu dimakannya sambil jalan,"Angel ga males kerja Yah cuma ga sempet sarapan.Ngejar bus.Dah semua..."
          Angel pamitan,cipika cipiki bentar lalu pergi.Di jalan ia ngomel2 sendiri,"Ga janjian ga ada angin mau datang mau nganter aneh..."
Tanpa ia sadari sebuah mobil bergerak mendekatinya,sejajar dengannya.Pemilik mobil membuka kacanya dan mendengar semua omelan Angel,"Apa sih susahnya minta maaf?Dia pergi ke Jepang sama Ariel aja aku ga marah sama dia.Manusia ngeselin!"
Hingga sebuah suara mengejutkan Angel,"Beruntung sekali Rio,pagi2 sudah dipikirkan oleh seorang wanita cantik.Andai saja dia tahu menghargai keberuntungannya ini..."
Angel menghentikan langkahnya,"Khan?"
Tampak Khan menghentikan mobilnya,"Aku tidak tahu kenapa takdir selalu mempertemukan kita.Kupikir aku mau ke pom bensin dulu eh malah melihatmu sedang menulis cerita di udara.Bagaimana jika dialog itu buat di ceritamu saja?Kurasa itu akan disukai pembaca nantinya." Angel jadi keki,"Aku hampir saja berpikir bahwa ucapan Rio kemarin benar bahwa kau membuntuti aku..."
Khan membuka pintu mobilnya,"Terserah apa yang dipikirkannya.Aku adalah aku.Selama aku tidak melanggar norma,etika dan hukum menurutku itu tak perlu diperkarakan atau dipikirkan lebih lagi.Kau tahu aku menyelamatkan reputasimu sebenarnya..."
Angel memandang pria tampan di depannya itu,"Menyelamatkan reputasiku?Aku tidak mengerti..." 
Khan melihat ke sekeliling mereka,"Kau tahu orang2 melihatmu tadi sambil geleng2 kepala.Kau tahu apa yang tersirat di sorot mata mereka?"
Angel mendekap kertas2 yang ia bawa,"Bahwa aku orang yang kehilangan akal dengan bicara sendiri di jalanan?"
Khan mengernyitkan dahinya,"Bayangkan jika itu terus kau lakukan hingga sampai di halte bus di sana.Jadi apa aku akan juga dimarahi sama seperti Rio?Setidaknya aku pantas mendapat ucapan terima kasih.Karena aku ini atasanmu jadi aku tidak akan memarahimu kali ini."
 Angel mendekati Khan,"Kenapa kau punya hak untuk memarahiku?Aku bicara di tempat umum tidak mengganggu siapapun selain kau tentu saja...Tuan Wakil Direktur!"
Khan tetap cool dibawah tatapan tajam Angel,"Aku adalah atasanmu dan sudah menjadi kewajiban setiap karyawan untuk menjaga nama baik perusahaan.Bagaimana jika besok beredar rumor bahwa perusahaan kita ternyata berisi karyawan2 yang..."
Angel nampak sangat marah dan melangkah pergi tapi Khan menangkap tangannya,"Maaf...maafkan aku karena sebenarnya aku tak ingin sok kuasa,tapi aku hanya ingin kita berteman.Rio,calon tunanganmu itu dia itu menganggapku rivalnya ...itu masa lalu tapi aku tak mau kau menganggapku musuhmu."
            Akankah Angel akan memaafkan Khan?**see you next eps**

Eps 13 'ROMANSA ANGEL-KHAN' : Great ( Besar )
          Baru saja usai melihat Jodha Akbar,kisahnya sampai di mana Jalal akan menikah dengan gadis berbisa bernama Benazir.Benazir sebenarnya tidak mau menikah dengan Jalal tapi karena cintanya pada Abu Malik maka ia mau menikah dengan Jalal untuk membunuhnya dengan racun.Saya suka adegan dimana Jodha nantilah yang meminum racunnya demi menyelamatkan Jalal.Pernikahan adalah peristiwa besar dalam hidup seseorang dan akan menjadi awal sebuah perjalanan dan perubahan hidup sepasang anak manusia.Keponakan saya juga mau menikah namun pernikahan itu sebenarnya tidak mendapat restu dari ibunya atau kakak saya.Ia mau menyetujui pernikahan itu demi putrinya.Anehnya menjelang hari H kedua calon pengantin malah bertengkar.Kalau adat Jawa biasanya menjelang hari pernikahan maka ada ritual pingitan dimana kedua calon mempelai dilarang bertemu dan harus berpuasa.Semua itu dilakukan demi menghindari kesialan.Biar ga apes katanya.Apakah dalam kisah cerbung ini Angel dan Rio akan tetap menikah?Yuk ikuti kelanjutannya.Hamesha...hamesha selamat rahai... 
◆◆ DENGAN ANGEL 
            Angel merasa seperti mengalami dejavu kala Miller Khan memegang tangannya.Rasa asing biasanya akan membuatnya menepiskan setiap sentuhan orang lain apalagi pria asing padanya namun entah kenapa ia tak menepiskan genggaman Miller padanya,'Mengapa dia hadir dalam hidupku disaat aku akan menjadi milik Rio?Aku malah lebih dekat dengannya dimana seharusnya Rio-lah yang harusnya berada di posisi itu...'
Miller memandang Angel,"Maukan menjadi temanku?Aku ini orangnya memang kurang gaul,aku tidak punya banyak teman selain relasi bisnis.Aku akan sangat senang jika seorang penulis sepertimu mau menjadi temanku.Aku janji tidak akan melakukan hal yang akan membuatmu sedih.Bagaimana?"
Angel memandang Miller mencari ketulusan di mata pria itu,"Mengapa kau ingin menjadi temanku?Apakah ini ada hubungannya dengan Rio?"
Miller melepas pegangannya,"Sebenarnya aku dan Rio dulunya adalah teman baik hingga sesuatu terjadi.Aku akan ceritakan hal itu jika kau mau menjadi temanku..."
Angel melihat Miller Khan mengulurkan tangannya,"Berteman?"
Angel penasaran dengan masa lalu Rio,'Hanya berteman, Rio tidak akan marah bukan?'
Namun kala Angel hendak menyambut uluran tangan Miller,sebuah mobil berhenti mendadak di dekat mereka,"Ciiit!!!"
 ¤¤ DENGAN MILLER KHAN...
           Khan senang sekali kala Angel bergerak hendak menjabat tangannya,namun gerakan itu dikejutkan oleh kehadiran seseorang.Khan dan Angel memandang ke arah mobil yang baru datang,"Rio?"
Rio dengan wajah kesal keluar dari mobil dan mendorong Khan menjauh dari Angel,"Sudah berapa kali kukatakan padamu jauhi calon isteriku!!Jauhi kehidupanku!!"
Angel mencoba melerai,"Rio!!Apa yang kaulakukan?Khan tidak menggangguku!"
Rio malah berang,"Jangan pernah menyebut nama dia lagi!!Aku tidak suka!!Dia itu beda level dengan kita Angel.Ayo aku akan mengantarmu!!Aku ingin bicara denganmu!"
Angel menolak,"Aku akan naik taxi saja!Aku sedang tidak ingin bicara denganmu!"
Angel menyetop taxi,"Taxi!!"
Rio mencengkeram lengan Angel,"Angel tunggu!!"
Angel berontak,Khan memegang tangan Rio,"Lepaskan dia Rio kau menyakitinya!Silakan kau lampiaskan amarahmu padaku tapi jangan kepadanya dia itu calon tunanganmu!"
Miller merasa kesal dengan sikap Rio pada Angel,Angel bahkan memandang kecewa pada Rio.
 ÷÷ DENGAN RIO...
          Tatapan Angel membuatnya bergidik dan iapun melepaskan lengan Angel.Angel pergi dengan taxi.Rio menatap Khan dengan tajam,"Berhenti mendekati calon isteriku!!"
Miller tersenyum,"Kau ini seorang dokter pastinya kau sangat jenius bukan?Bagaimana mungkin kau menyuruh seorang atasan tidak berada dekat dengan karyawannya?Apa kau akan menyuruh Angel keluar dari kerjaannya juga?"
 Rio melangkah ke mobilnya,"Jika perlu!Lagipula Angel akan menjadi isteriku dan penghasilanku sebagai dokter cukup buat hidup kami nanti.Ia tak perlu mengemis pada orang sepertimu!!"
Khan juga melangkah ke mobilnya sendiri,"Angel adalah penulis berbakat.Karya2nya bagus.Ia menyukai apa yang dikerjakannya dan ia melakukannya bukan sekedar demi uang.Kau akan membuatnya sedih jika menyuruhnya berhenti menulis."
Rio berhenti melangkah,"Aku lebih tahu Angel daripada kau.Aku tidak butuh nasehat darimu.Urus saja bisnismu!!"
Rio pergi menyusul Angel,ia ingin bicara dengannya,'Aku akan minta Angel keluar dari pekerjaannya atau mencari penerbit lain.Dia adalah calon isteriku dia harus mendengarkan aku.'
Khan menatap kepergian Rio,'Harga dirimu begitu tinggi Rio hingga kau lupa bahwa Angel bukanlah barang yang bisa kaulabeli sebagai propertymu.Kau memperlakukannya lebih seperti bisnisman dengan asetnya.Kau akan kehilangan dia jika terus seperti ini.Jangan salahkan aku jika kemudian Angel akan meninggalkanmu.Bukan aku penyebab semuanya.Kau harus belajar melihat dari sudut pandang yang berbeda Rio.'
Apakah Angel akan berhenti menjadi penulis demi Rio?**see you next eps**

Eps 14 °•○ ROMANSA ANGEL~KHAN : Biarlah Hilang
            Saya itu sudah lama disarankan cabut gigi geraham atas saya oleh dokter karena sudah berlubang dan gempil2.Tapi karena ga merasa sakit ya saya cuekin aja.Eh lha kok kemudian sakit,ya walau ga sampai bengkak gede kayak Dim2 dulu tapi cukup bikin nafsu makan saya berkurang.Lalu saya ke faskes 1 saya disebuah Puskesmas yang terkenal baguslah.Eh dokternya bilang gigi saya sudah tinggal separo dan di sana ga ada alatnya maka saya dirujuk ke RS tipe D.Eh setelah antri lama dokter di RS itu bilang harus dirontgen dulu sedang mereka ga punya alatnya.Weleh...akhirnya saya dirujuk ke RS tipe B.RS fave saya.Saya belum ke sana soale saya lelah.Mana hp saya ngedrop lagi.Mending saya nulis aja.Soal gigi biarlah minggu depan aja.Saya mau istirahat aja sambil nunggu tayangan ulang duet Fildan dan Lesti nanti malam.Tuh duet luar biasa banget,dalam 2 hari saja sudah ditonton 3 juta lebih.Wow...saya aja ga bosen lihat.Nah lanjut story aja ya..
°•○ RUMAH SAKIT...
           Seorang perawat nampak berdiri di depan sebuah ruangan bertuliskan nama Dr.Rio Dewanto di pintunya yang bercat putih.Perawat itu memanggil nama pasien,"Tuan Sasongko pasien Dr.Rio!" Seorang pria tampak dituntun dua orang wanita di kiri dan kanannya berjalan pelan2 menuju ruangan tersebut.Sang pasien masuk,"Sore Dok."
 Rio mempersilahkan duduk,"Keluhannya apa bp?"
 Agak lama juga Rio menangani pasien itu,"Kontrol lagi tanggal 20 ya bp."
Rio melihat hpnya,'WA aja cuma centang satu.Aduh..Angel kita kan mau nikah kok malah ribut sih?Semua karena Khan dasar dia sejak SMU selalu saja jadi rivalku.'
          Rio mendengus kesal,dicoba dipanggilnya Angel eh direject.Malah kemudian Ariel masuk,"Rio,kita perlu bicara."
Rio menatap Ariel yang memakai rok span warna hitam,"Kau tak lihat pasienku diluar sangat banyak?Please jangan ganggu aku.Aku sedang sibuk."
Ariel mengeluarkan sebuah amplop,"Ok!Sekarang baca ini dan katakan bahwa pasien2mu itu lebih penting dari aku."
Rio melihat isi amplopnya,matanya seketika terbelalak,"Ini ga mungkin!Tidak!"
Ariel menggeleng,"Ini kenyataan dan aku ga mau menghadapinya sendirian Rio!Kau harus bertanggung jawab!"
 Rio langsung berkeringat dingin,'Mengapa ini terjadi padaku.Ariel hamil.Dia mengandung anakku.Kesalahanku saat di Jepang dulu.Harusnya aku mendengarkan ibu untuk tidak ikut acara itu.Sekarang aku malah mengacaukan pernikahanku sendiri.Gimana ini?'
Ariel mengancam,"Kalau kau masih meneruskan pernikahanmu dengan Angel,maka kau akan kehilangan bayi ini."
Rio menghela nafas,"Riel,beri aku waktu.Persoalannya tidak sesimple itu.Rencana pernikahanku dengan Angel sudah lama,sudah ada kesepakatan dengan pihak orang tua masing2."
Ariel sedakep,"Aku ga mau tahu!Semua terserah kamu!"
            Ariel pergi dengan senyum kemenangan di sudut bibirnya.Rio termenung di kursinya,'Angel atau baby ...Aku sayang keduanya.Sial!Kenapa aku bisa terjebak dalam situasi pelik begini sih?'
Rio berpikir,'Apa aku pakai moment ini untuk mengakhiri hubunganku dengan Angel ya?Tapi aku tak mau kehilangan dia.Aku mencintainya.Apa aku meminta pernikahan ini diundur saja.Saat anakku sudah lahir aku akan ceraikan Ariel dan melanjutkan rencana pernikahanku dengan Angel?Tapi kalau Angel tahu bahwa aku punya anak dengan Ariel bagaimana?'
Kita tinggalkan Rio yang lagi puyeng,kita lihat Angel saja ya.
°•○ RUMAH ANGEL...
         Sudah beberapa hari ini Angel diam saja di rumah.Paling hanya berkutat dengan laptopnya menulis cerita.Bila kekurangan inspirasi dia akan menyibukkan diri dengan tanaman2nya.Maudy melihat hp putrinya itu bergetar,"Angel,hpmu bunyi lho!"
Angel menyahut,"Kalau dari Rio biarin aja Bu."
Sang ibu melihat nama yang tertera,"Dari Nak Khan nih...gimana?"
Angel terdiam sejenak,'Aku lagi bete sama keduanya.Ga fair kayaknya kalau aku cuma diemin Rio.' Maudy berkata,"Nak Khan itu boss kamu sayang.Ga sopan kalau ga diangkat.Ibu angkat ya."
Angel mendekat,'Yeah Ibu kenapa diangkat sih?'
Khan lega sekali mendengar suara Maudy,"Angel?Kamu gpp kan?...Ups...ibunya Angel ya?Sore Tante.Saya pikir Angel..."
Maudy tersenyum,"Nak Khan ini atasan yang perhatian ya...sampai bela2in ngebel berkali2.Angel tadi kotor tangannya kena tanah.Nah ini anaknya..."
Angel menerima hpnya,"Ada apa Khan..ups maksud saya Pak Khan..."
Ganti Khan yang tersenyum,"Aku senang kamu terbiasa dengan namaku.By the way maaf jika aku udah jadi nyamuk yang gangguin kamu terus.Tapi ini soal bisnis.Cerita kamu ditunggu.Kamu ga lupa kan kalau ceritamu itu date linenya hari ini?"
Angel menepuk dahinya,"Oh My God...aku lupa.Ya udah bentar aku ..eh saya akan segera antarkan kalau gitu."
Miller berkata,"Oke...cepetan ya.Udah ditunggu nih sama klien kita."
           Angel lalu segera bersiap,Maudy lega melihat putrinya nampak ga murung lagi.Angel tak lama sudah terlihat rapi,"Bu,Angel pergi dulu ya?"
Maudy berkata,"Ibu senang kamu ga cemberut lagi,sayang.Mau naik apa?Ayah belum pulang.Kevin juga main ke rumah temannya."
Angel memeriksa sekali lagi berkas yang mau dia bawa,"Angel bisa naik taxi Bu.Kalau ga gojek juga ada.Ya udah Angel berangkat dulu ya.Udah ditunggu nih."
Maudy melepas kepergian putrinya,'Untung ada Nak Khan sehingga Angel bisa melupakan kesedihannya.Kenapa ya sejak diputuskan kalau pernikahan Angel dan Nak Rio dipercepat justru Angel malah sering ribut sama Nak Rio.Apakah ini suatu pertanda buruk ya?'
           Angel keluar dari rumahnya dan tengak-tengok mencari taxi kala sebuah mobil tiba2 berhenti di dekatnya.Mobil siapakah itu?***see you next eps***

Eps 15 ROMANSA ANGEL-KHAN : Jika Kutinggalkan
          Lama ya ga update cerita yang satu ini?Love story yang terinspirasi dari melodrama Korea ini,jujur saya enjoy menulisnya karena saya suka pairingnya.Sampai mana ya kemarin?Oh iya Rio dituntut bertanggung jawab atas kehamilan Ariel.Sedangkan Rio inginnya menikah dengan Angel.Sedangkan Angel lagi bete sama Rio dan Khan.Dua pria yang pernah satu SMA itu membuatnya pusing.Tapi siapa yang berhasil mendapatkan Angel akhirnya?Yuk ikutin kisah romansa mereka.Walaupun ...aku...percaya jodoh tak kan kemana...Bila Tuhan menakdirkan pasti diberi jalan....
☆☆ DEKAT RUMAH ANGEL...
 Angel bergumam sendiri di tepi jalan,"Kok ga ada taxi lewat sih?Mana mendung lagi."
Sebuah mobil warna hitam mendekat,"Din!Din!"
Angel menoleh,"Khan?"
Khan turun dari mobilnya,"Please jangan jadi angry girl terus dong sama aku."
Angel cemberut,"Kamu kok bisa disini?Kamu ngikutin aku ya?"
Khan lalu cerita,"Aku disini karena tulisan kamu...."
Angel merasa agak kecewa,'Kenapa aku kecewa denger jawabannya ya...Dia kan bukan Rio...'
Khan jadi deg2an,'Waduh kayaknya ucapanku salah deh...tapi kalau aku bilang yang sebenarnya bahwa aku sudah sejak tadi di sini...nungguin dia pasti dia malah ngambek lagi kayak kemarin...ya ampun Miller Khan ...kenapa grogi banget sih ngadepi satu cewek aja?Kemana semua rasa pede kamu?'
Angel nyerahin berkas yang dipegangnya,"Kamu kemari buat ini kan?"
Khan ragu,"Ya emang sih tapi ya ga gitu juga ...aku juga butuh penulisnya dong..."
 Angel meliriknya,"Tumben seorang Khan membutuhkan seseorang?"
 Khan menghela nafas,"Oke...aku minta maaf sudah mencampuri urusan kamu dengan Rio,aku janji deh ga akan mengganggu hubungan kalian.I am here just for bussiness okay..."
Angel memutar matanya,'Dia lucu sekali ...sampai keringatan gitu...mana rambutnya sampai berantakan gitu kena angin...biasanya dia selalu rapi dan klimis gitu...'
Khan heran melihat Angel menahan tawa,"Kamu kok malah gitu lihat aku...oh aku tahu kamu seneng ya lihat aku mohon2 ...sebenarnya yang atasan siapa sih..."
 Angel kian ga bisa nahan tawa,"Mhh...he..tuh rambut kamu..."
Khan bingung,"Rambut?Kenapa rambutku?Ada kotorannya ya?Sebelah mana?Sini?Atau sini?"
 Angel geleng2 kepala,'Ya ampun malah makin morat marit deh ...aku benerin aja deh ...'
Angel memegang tangan Miller,"Biar aku tunjukin ya...sebelah sini...nah gini...baru bener..."
Miller tak berkedip melihat Angel,'Dia menyentuh kepalaku...kenapa aku bahagia banget ya dia perhatian sama aku?'
Angel juga memandang Miller,'Kenapa Rio ga cemasin aku kayak Khan ya?Soal sibuk...Khan bukannya jauh lebih sibuk ya?'
Gerimis turun,Khan segera mengajak Angel naik ke mobilnya,"Hujan.Buruan naik ntar basah lho.Yuk!"
            Angel menurut saja,mobilpun melaju ke penerbitan. Di mobil hp Angel bunyi,Rio ngajak video call. Angel diemin aja,Khan yang jadi risih,"Angkat aja gpp kok...aku ga akan bicara apapun.Terima aja.Lagian siapa tahu penting."
Angel lalu menerimanya,"Ada apa?"
Rio heran lihat Angel di dalam mobil,"Kamu lagi di dalam mobil?Itu mobil siapa?Jangan bilang kamu lagi sama manusia sok kaya itu?!"
Angel manyun,"Kamu ga percaya banget sih sama aku,Rio?Inget ga kamu pergi ke Jepang sama Ariel aku aja ga larang kan?Aku percaya sama kamu.Kenapa kamu malah balik curigain aku?"
 Khan nyetir sambil dengerin,'Rio ke Jepang sama cewek lain?Apa sebenarnya mereka memang sudah bermasalah karena cewek itu?Seingatku Rio dulu kalem deh anaknya...ga emosian gini.Apalagi ke cewek...dia kan idola para cewek tuh...'
Angel kian kesal,"Kamu call me just for this?Angry with me?Kalau gitu ga usah nelpon aja!" Dimatiin telponnya sama Angel,"Nyebelin!Kenapa sih sejak pulang dari Jepang,Rio jadi aneh deh...suka gelisah dan marah ga jelas."
Khan hanya ngeliatin saja,Angel menoleh,"Kamu kenapa diam saja?"
Khan terkesiap,"Lho aku kan janji akan diam saja.Waduh...serba salah deh kayaknya dekat kamu..." Angel tertunduk,"Emang aku nyebelin ya jadi cewek?"
Khan menghentikan mobilnya karena lampu merah,"Menghadapi cewek itu emang harus sabar.Kayak menghadapi lampu lalu lintas.Harus bisa baca rambu2.Tapi bagiku kamu itu ga nyebelin kok...cuma sedikit...ngeselin he..he.."
Angel tersenyum dan nyubit lengan Khan,"Bilang apa tadi?Ulangi!"
Khan mengaduh kesakitan,"Auw...perih tahu...berani ya nyubitin atasan...aku balas lho..."
Angel pasang wajah,"Awas ya kalau berani!!"
Khan mendekat,"Siapa bilang aku ga berani?"
 "DIN!!DIN!!!"
Bunyi mobil menyadarkan mereka,"Hijau Khan...cepet jalan!!"
Khan segera pegang kemudi lagi,"You saved by bell..."
Angel tersenyum2 sendiri di tempat duduknya,'Kenapa aku merasa nyaman banget ya ada Khan di samping aku?Dia lebih kayak teman daripada atasan...'
Khan tersenyum melihat Angel kembali tersenyum ga manyun lagi,'Syukur deh...dia udah baikan moodnya...emang ya penulis itu banyak dipengaruhi oleh mood.Katanya kalau lagi bad mood ga keluar inspirasinya...'
Khan lalu berkata,"Kini aku tahu cara balikin mood kamu..."
Angel menoleh,"Gimana?"
Khan menyodorkan lengannya,"Cubitin aja lenganku...sampai merah dan perih aku juga rela kok...asal kamu ga bete lagi."
Angel tersenyum,"Sok tahu deh..."
Khan menimpali,"Lho this learning by doing...bukan sotoy...emang aku makanan apa?Atau kamu laper..kita makan soto kwali yuk?"
Angel heran,"Katanya ceritanya ditunggu klien...malah ngajak makan sih...bersusah2 dulu bersenang2 kemudian..."
 Khan ngalah,"Iya Bu Guru...Kalau gitu habis kerjaan kelar ya temeni aku makan soto kwali.Aku tahu tempat yang enak.Mau ya?Please ...aku nungguin kamu sejak tadi laper nih..."
 Angel jadi tahu,'Ya ampun bener kan dugaanku.Dia nungguin aku sejak tadi.Perhatian banget sih jadi cowok.'
Khan terus merajuk,"Mau ya?Enak kok sotonya.Kamu bisa milih aneka soto disana.Ada daging sapi,ayam bahkan soto jamur juga ada.Mau soto babat juga ada.Soto seger,soto lamongan atau soto butut sapi juga ada.Mau ya?"
Angel akhirnya mengangguk,"Iya ...tapi mending belinya sekarang terus dibungkus aja dimakan di kerjaan.Gimana?Itu ada orang jual soto tuh.Kayaknya enak tuh.Rame."
Khan menghentikan mobilnya,"Bener nih dibungkus aja?Soto kan berkuah."
Angel turun dari mobil,"Kamu tunggu aja di sini.Biar aku yang beli.Urusan makanan serahin ke wanita okay?"
            Khan nurut aja.Ga lama Angel sudah balik lagi bawa bungkusan,"Yuk!Kamu suka daging sapi kan?Sambelnya juga ada kok.Ntar makannya di kerjaan aja.Dah deket kok."
 Khan melanjutkan nyetir.Sampai di kerjaan,mobil Rio sudah menanti di sana.Dengan muka kesel dia nyuruh Khan keluar dari mobil,"Keluar kamu!!Berani ya ganggu calon isteri orang!!Keluar!!"
Angel segera turun,"Rio!!Kamu apa2an sih?Nuduh sembarangan.Khan ga kayak gitu.Dia itu atasan aku.Kamu lupa ya?Bisa ga sih ga bikin aku malu di kerjaan aku?"
 Rio menatap Angel,"Jadi kamu malah milih dia daripada aku?Okay!!Kita batalin aja rencana pernikahan kita!Kamu nikah aja sama dia!!"
Khan kaget mendengarnya,"Rio!!Kamu ini kenapa sih?Enteng banget memandang soal pernikahan?Kamu nyakitin hati Angel tahu ga?Dia itu ..."
Angel berkaca2,"Sudah Khan...aku sudah lelah...Baik Rio.Kalau kamu memang ga mau menikah denganku.Ga apa.Makasih udah kasih tahu aku sebelum hari H.Pernikahan kita batal.Ayo Khan kita masuk!!"
Khan heran,"Tapi ...kalian perlu bicara...Angel!!..."
Khan mendekati Rio,"Kamu kejar dia dong.Gimana sih?Kamu sadar ga sih barusan kamu lakuin apa??Kamu melakukan hal yang pasti nanti bakal kamu sesalin seumur hidup.Kamu nglepasin cewek sebaik Angel.Are you out of mind??Sadar Rio!!Wake up man!!"
Rio malah masuk ke mobilnya,'Maafkan aku Gel.Jika saja aku bisa menjaga diriku di Jepang waktu itu.Aku bahkan sudah menyesal sejak saat itu telah membuat kamu kecewa.Andai kamu tahu yang sebenarnya Gel...'
Khan menahan mobil Rio,"Kamu mau kemana?Rio!!Rio...!!"
 Rio malah pergi.Khan heran,"Tuh anak kesambet apa ya?Kok ga seperti Rio yang aku kenal."
Khan segera mengejar Angel.
            Gimana reaksi Angel mengetahui Rio batalin pernikahan?***see you next eps***

Eps 16 >> ROMANSA ANGEL-KHAN : Vine
           Jumpa lagi dengan saya di face book.Lama bingit nih ga sua.Kangen ga?Maaf ya saya kini banyak nulis di instagram sebab kalau nulis di sana bisa kasih gambar dan juga karakternya ga sebanyak di face book.Jadi nulis itu ga usah berjam2 harus udahan.Enak kan?Walau gitu saya akan usahain tetep lanjut cerbung2 saya di face book.Salah satunya yang ini nih.Saya suka banget kisahnya.Asyik lho saat kita enjoy nulisnya maka hati itu ikut larut dan jadi kreatif gitu.So let's continue!
♡♡ KANTOR PENERBITAN...
           Angel lari ke dalam gedung sambil menahan tangis.Ga pernah terlintas di hatinya pria yang mau nikah sama dia batalin pernikahan dengan begitu mudahnya,'Aku salah apa sih?Aku bahkan ga punya hubungan istimewa sama Khan.Apa aku ga boleh bersosialisasi?'
Khan ngejar Angel sampai depan lift,"Angel...ayo aku antarin kamu ke tempat Rio.You must talk to him.Come with me!"
Angel malah masuk lift,"Ga perlu Khan!Lagian kamu tadi janji apa ke aku di mobil?"
Khan ngikuti masuk ke dalam lift,'Aduh ...kenapa aku janjiin dia seperti itu tadi?Bahwa aku ga akan ikut campur dalam hubungan dia dengan Rio.'
Angel menyeka air matanya,"Sepertinya kami memang tidak berjodoh...jadi buat apa diperjuangkan?"
Khan jadi serba salah,"But...you love him right?Cinta itu layak untuk diperjuangkan.Mungkin dia tadi cuma cemburu aja.Cemburu tanda cinta kan?Ayo aku temeni biar sekalian aku jelasin ke dia bahwa we just friend nothing more..."
Angel malah mandangi Khan lekat2,'Kenapa aku merasa sedih ya dia bilang gitu?Kenapa dia ga berani natap mata aku saat bilang gitu?'
            Obrolan mereka terhenti karena ada yang masuk lift juga.Seorang karyawati juga,dandannya menor nian dan carmuk depan Khan lagi,"Pak Miller...siang Pak...biar saya bantu bawa berkasnya?Kayaknya bawaannya banyak juga."
Khan just smile,"No thank you.Ga perlu.Saya bisa kok."
Eh malah pakai acara sok takut naik lift gitu tuh cewek,"Maaf ya Pak...saya pegangan Bapak ya...soalnya saya rada takut naik lift.Suka gimana gitu..."
Angel menghela nafas,'Nyebelin banget sih Ersha?Nempel2 gitu sama Khan.Keganjenan banget jadi cewek.'
           Karyawati bernama Ersha itu sengaja ribet depan pintu lift sampai Angel mau ga bisa keluar dari lift pas buka liftnya,untungnya Khan segera pasang badan nekan tombol buka sehingga Angel bisa lewat dengan aman.Ersha kesel lihat Khan perhatian gitu ke Angel,"Kamu gpp kan?Ya udah yuk ke ruangan aku aja."
Ersha makin manyun lihatnya,'Perhatian bener sih Pak Miller sama si Angel?Kayak emang ada rasa deh...aneh...bukannya Angel dah mau nikah ya sama calonnya?'
>> DI RUANGAN KHAN...
Angel diambilkan minum sama Khan,"Minum dulu biar kamu lebih tenang.Atau mau kopi?Aku ada kok..mau apa white coffe or black one?"
Angel malah nata sotonya,"Gimana kalau kita makan aja dulu.Mumpung masih panas nih...aku laper..."
Khan jadi heran,'Tumben dia jadi manja ke aku...apa karena dia lagi banyak pikiran maka dia jadi beda?'
Angel menaruh bagian Khan di mejanya,"Makan di meja sini aja ya...di situ banyak file.Ntar ketumpahan lagi...berabe deh..."
Khan duduk dekat Angel,"Are you all right?"
 Angel malah makan sotonya,"Sure.Definitely I am fine.Ayo dimakan enak lho....apalagi dikasih jeruk nipis ...hmm...seger banget.Cobain nih punyaku..."
Khan makin terpana karena tiba2 Angel nyuapi dia pakai sendok dia,"Gimana enak kan?"
Khan malah jadi berdebar2,"Iya ...enak banget.Rasa kuahnya mantap."
Khan malah nemeni Angel makan,"Try mine too!Delicious right?"
Angel gantian disuapi,"Wuahh pedesnya....sampai berair nih mataku..."
          Khan lihat sebenarnya Angel emang berkaca2 bukan karena kepedasan.Diambilkannya tissue,"Use this.And if you want you can borrow my shoulder to cry on too...It's free...ga akan motong gaji kamu."
 Angel tersenyum haru,"Beneran boleh dipinjem bahunya?"
Khan menyodorkan bahunya,"Here..."
          Angel akhirnya nangis di bahu Khan,sedih dia dengan kejadian tadi. Khan hanya bisa diam mematung,'Andai saja hatimu belum ada Rio...aku akan mengejarmu meraih hatimu sekuat tenaga...' Angel terisak2 di bahu Khan,"Sebegitu ngeselinnya aku ya Khan sampai Rio ga mau nikah sama aku?"
Khan menghiburnya,"Rio itu hanya emosi sesaat...dia ga sungguh2 dengan ucapannya.Jangan dimasukin hati ya?Kamu itu baik banget.Imut malah..."
Angel ketawa lirih,"Imut gimana coba...dasar Khan.."
            Benarkah Rio dan Angel batal nikah?***see you next eps ***

Eps 17 ROMANSA ANGEL KHAN : 
VERY FRUITFULL HILL
           Sebelumnya saya mau minta maaf pada salah satu pembaca,yang nungguin cerita fave nya saya next.Saya masih keteteran bagi waktu buat nulis di ig dan fb.Belum soal kerjaan yang lagi bikin saya dilema.Cie..Bicara soal pekerjaan,Romansa Angel-Khan adalah romansa di tempat kerja.Pingin tahu bagaimana romansa diantara Angel dan Miller Khan?Yuk kita lanjut aja.
☆☆KANTOR PENERBITAN...
         Angel menangis di pelukan Khan,pria yang justru tak ia sangka akan menjadi bahu sandar tangisnya.Pria yang merupakan rival Rio dimasa sekolah dulu.Bebagai tanya memenuhi pikirannya,'Benarkah karena Khan,Rio membatalkan pernikahan kami?Kenapa ia tak memikirkan perasaanku?Orang tuaku?Undangan yang sudah disebar?Mau ditaruh dimana muka keluargaku?' Khan malah jadi sedih lihat wanita yang mulai mengisi hatinya sedih,'Aku ga suka lihat kamu sedih,Ngel...kamu ga pantas diperlakukan kayak gini sama Rio.Aku akan bicara padanya.Rio itu ga tahu betapa beruntungnya dia dapetin hati Angel...Dasar ga tahu diuntung.Permata ditangan dibuang gitu aja.Kenapa ya dia?Kayak bukan Rio yang aku kenal deh.'
          Angel sudah lebih tenang,Khan memegang pundaknya,"Kamu jangan beritahu orang tua kamu soal ini.Biar aku bicara dulu sama Rio.Aku akan jelasin ke dia bahwa kita ga ada apa2.Kita hanya atasan dan bawahan serta teman just that.Aku yakin Rio ga bodoh melepas kamu gitu aja.Kamu tenang dulu.Aku akan coba bicara dengannya.Okay...?"
Angel malah memandang Khan,"Tapi Khan...kamu kan harus kerja?Udah deh daripada kamu kena tegur Tante kamu lho...Aku gpp kok.Menikah itu anugerah Khan...kalau dikasih disyukuri kalau ga ya hidup harus terus berlanjut.Aku pasti bisa kok lalui ini."
Khan kekeh,"Aku akan ijin sama Tante Mita.Ga papa kan paling ga lama...Ya udah kamu di sini aja.Aku pergi dulu.Tunggu kabar dari aku..."
Angel menatap kepergian Khan dengan haru,'Kenapa aku malah ngrepotin Khan dengan masalahku?Aku yakin ada alasan besar dibalik ini semua.Aku akan hubungi Ariel aja.Siapa tahu dia tahu sesuatu.Kan dia kerja di RS yang sama.'
           Angel segera menghubungi Ariel.Andai aja kamu tahu Angel bahwa Ariellah alasan Rio sampai batalin pernikahan kalian.
RUMAH SAKIT...
Ariel kaget juga Angel menghubungi dia,'Tumben nih dia kontak aku?Apa dia tahu kalau aku sedang hamil anaknya Rio?'
 Angel ngajak ketemuan,"Kamu ada waktu ga?Dah lama kan kita ga jalan bareng?Kamu luangnya kapan?"
Ariel awalnya nolak terus tapi kepo juga dia,"Memang ada apa sih ga biasanya kamu nyari aku?Kamu ada masalah sama Rio?Katanya kalian mau nikah,kan?"
Angel ga enak bahas di telpon,"Ketemuan aja ntar aku ceritain.Okay?"
Ariel mikir,'Kalau aku ga mau ga tahu perkembangan hubungan Rio sama Angel dong.Kalau aku mau,ntar Angel curiga ga ya?Ah aku pakai aja jaket atau rompi jadi ga begitu kelihatan.Lagian masih belum buncit kok.'
Angel senang Ariel akhirnya setuju,"Oke jam dua ya...di kafe dekat kampus kita dulu.Okay..See you there."
Khan mau ketemu Rio sedang Angel mau ketemu Ariel.Apa jadinya ya?***see you next eps***

EPS 18 ROMANSA ANGEL-KHAN : BROKEN
Hay semua jumpa lagi dengan saya di cerbung window 1,saya menyiapkan banyak tiket tapi akhirnya saya akan fokus pada cerbung2 yang mau saya kelarin dulu bagi pairing Irvi.Untuk pairing selain Irvi apabila angkanya ada di tiket maka akan saya next juga seperti :
Window 1 – Romansa Angel Khan
window 9 - Benang Biru
window 0/10 – usai Debu2 Jalanan kelar akan diisi oleh Cerbung Hindi saya yaitu Oldest Prince
Bila DDJ udah tamat maka next project adalah window 9 yang akan saya kelarin sesuai janji saya bahwa DDJ dan Benang Biru akan selesai bersamaan.Oke karena angka 1 muncul 2 kali di tiket maka Romansa Angel Khan akan saya next 2 eps juga.Ini dia!
·         RUMAH SAKIT...
Sebuah mobil hitam tampak parkir dihalaman RS dimana Rio bekerja.Sosok tampan keluar dari dalamnya,berpakaian rapi jas namun wajah serius tergambar jelas.Meraih hp di saku celananya,"Aku sudah sampai.Kamu dimana?...Di Poly penyakit dalam.Oke aku ke sana."
Menuju lantai 2 RS,menaiki tangga bertemu dengan deretan bangku depan sebuah loket.
Mengedarkan pandangan dia,'Mana Rio?Katanya dekat sini..'
Sosok berjas putih mendekatinya,"Luar biasa seorang Khan yang terkenal super sibuk bisa meluangkan waktu menemuiku.Pastinya kau tidak sakit kan?"
Miller rupanya yang naik mobil hitam tadi,"Kita harus bicara.Ini soal Angel."
Rio melangkah mencari spot nyaman untuk bicara,dekat ruang farmasi sepi.Duduk dia dengan wajah heran bin sinis,"Wow sejak kapan kau jadi soft begini?Demi Angel kau rela wasting your valuable time ?Kau perlu kuperiksa kayaknya...jangan2 ada organ dalammu yang konslet."
Khan mencoba nahan emosi,"Man,be serious it is not about me.Ini soal Angel,wanita yang kau cintai,bukan bahkan akan kau nikahi.Kau tidak serius kan membatalkan pernikahan kalian?"
Rio malah terkekeh,"Kau kenal aku.Apakah aku tipe orang yang suka bercanda?"
Khan memegang bahu Rio,"Kau ini kenapa?Apa karena Angel dan aku satu kerjaan kau menghukumnya seperti ini?Kau salah paham,antara aku dan Angel nothing happen.Ia mencintaimu.Apa kau tak bisa melihat itu di matanya?"
Justru Rio melihat kesedihan di mata Khan saat mengatakan itu padanya,"Kau punya perasaan padanya.Kau tak bisa menutupinya dariku."
Rio melihat rivalnya sejak SMU itu menghela nafas,"Kuakui aku sayang pada Angel tapi perasaan ini hanya sepihak.Angel hanya menganggapku sebagai atasannya just that.Believe me,Rio!"
Rio malah membuang pandangan ke tempat lain dimana seorang wanita hamil tengah duduk sendirian sambil mengelus perut buncitnya,"Kau pikir aku tidak berat memutuskan hal ini?"
Khan heran,"Kalau kau juga mencintainya kenapa kau melepaskannya?Kau menyakiti hatinya...Kenapa Rio?Kenapa??Tell me why!!"
Diguncang2 badannya oleh Khan,Rio ga bergeming.Hal itu justru membuat Khan penasaran,"Apa yang kurang dari Angel?Apa?!Dia baik,dia mencintaimu,dia cantik,dia mandiri orangnya,ga ngrepotin,dia sabar,dia kurang apa Rio?Kurang apa?!!"
Rio tak suka Khan mencampuri urusannya,"Hentikan!Kau tak tahu apa yang terjadi.Jadi sebaiknya kau jangan ikut campur Khan!!"
Khan mencengkeram krah baju Rio,“Kau yang tak tahu diri,Rio!Angel tak pantas kaupermainkan seperti ini!!“
Saat itulah Ariel yang hendak menemui Angel lewat dan melihat kedua pria itu ribut,ia jelas mencemaskan Rio yang sepertinya dalam posisi terjepit,“Lepaskan Rio!Kau ini siapa?!“
Khan tak sengaja mendorong Ariel hingga hampir terjatuh,namun Rio segera menangkap tubuh Ariel,“Kamu gpp kan?“
Khan heran dengan perhatian Rio pada Ariel,“Kau menyakiti wanita yang akan kau nikahi tapi kau tidak mencemaskannya meski dia menangis,dan ini ...wanita ini baru mau jatuh saja kau begitu mencemaskannya.Wow!!“
Rio menjawab dengan emosi,“Kau jangan kasar pada Ariel,dia sedang mengandung.“
Khan menatap heran,'Jika dia mengandung,kenapa dia membahayakan dirinya demi Rio?'
akankah Khan kian curiga?***see you next eps***

EPS 19 ◆◆ ROMANSA ANGEL-KHAN : Be A Father
              Ucapan lebaran dah saya sampaikan lewat poetry zone.Walau puisi sederhana mohon diterima.Cie...Sekarang saya mau lanjut cerbung window pertama saya.Walau di fb jarang ada yang koment pada catatan saya tapi saya takkan lupa disinilah saya melatih talenta menulis saya.Disinilah saya belajar menulis cerita.Terima kasih buat semua yang sudi ngelike catatan saya apalagi sampai komentar pula dan menanti karya saya.Usai ini akan saya next Debu2 Jalanan.Jangan kelewatan eps2 terakhirnya ya.Oke mari kita lanjut Romansanya!Chalo pize...
¤¤ CAFE DEKAT KAMPUS Seorang wanita cantik jelita dengan rambut panjang hampir sampai pinggangnya nampak duduk di table paling depan.Gelisah dia menanti seseorang kayaknya.Beberapa kali pelayan cafe menawari dia menu.Dia hanya pesan white coffe saja.Dibukanya hp,'Mana sih Ariel?Lama bener?Aku dah hampir setengah jam lho di sini.Apa dia ga mau ketemu sama aku?Samperin aja deh ke RS.'
            Beranjak deh wanita nan mempesona itu,bayar dulu pastinya say.Masak cantik2 ga bayar.Ga luculah say.Siapa mau nglucu say lagi bete kayaknya tuh.Sama kayak penulise lagi bad mood.
¤¤ RUMAH SAKIT Khan kian curiga kala Rio balik mencengkeram krahnya,"Jangan kasar pada Ariel!!Dia itu sedang mengandung anakku!"
 "Buk!"
Terdengar suara benda jatuh.Sebuah buku.Khan terbelalak melihat pemilik buku itu,"Angel..."
Rio jelas segera menoleh,"Oh..tidak..."
Angel ga sangka,nanar dia menatap Ariel dan Rio bergantian,"Kalian mengkhianatiku..."
 Lari dia sambil menangis,Khan segera mengambil buku Angel yang jatuh dan mengejar Angel,"Angel!!Angel tunggu!!"
Ariel tersenyum melihat semuanya,'Bagus sekali.Semua clear dengan sendirinya.Sekarang Rio akan menikahiku.Poor Angel....'
 Rio malah pergi,"Aku ingin sendiri.Leave me alone for now."
Sementara Khan berjibaku mengejar Angel di sepanjang koridor RS,"Angel berhenti!Astaga kok bisa secepat itu ya jalannya?"
Didekat taman Angel hampir saja menabrak perawat,"Mbak hati2 ini saya bawa makanan buat pasien.Jalan ga lihat2!"
 Khan berhasil mengejarnya dan minta maaf pada perawatnya,"Sorry ya Sus?Maaf sekali."
 Khan meraih tangan Angel dan membawanya ke taman,langsung nangis Angel dipelukan Khan,"Hu...hu..."
 Para pengunjung RS yang lihat cuma bisa nebak,'Pasti lagi kehilangan seseorang deh...kasihan.Untung suaminya ada bersamanya.Ga kayak aku,dah isteriku kabur bawa uangku ratusan juta pula ninggalin aku cuci darah sendirian begini.Nelangsane rek uripku...'                     Weleh....mesaken temen enggane.... Nuninjih punika tiyang kadose miris lelakone... Rasah dalang nengkene diajeng.... Sendika dawuh sinuwun.. Horok! Khan tak tahu harus merasa gimana,cuma satu yang mendominasi hatinya sedih.Kok sedih? Gemesin kamu tuh....ehem...weleh Ponakanku jan dengguk... Angel lebih tenang,"Makasih ya Khan kamu selalu ada buat aku..."
Khan malah mencoba melucu,"Aku kan emang available ...he..he..apalagi buat kamu...he.he.." Dicubit sama Angel,"Dasar..."
Khan lega Angel dah bisa tersenyum,"Aku antar kau pulang...ayo!"
           Angel bersandar di bahu Khan sepanjang koridor RS,sedih dia dan kebetulan nemu bahu gratisan.Ganteng lagi yang punya.Astaga bejone...weleh. Sepasang mata memperhatikan dari jauh,'Maafkan aku Ngel....maafkan aku.' Pasti si Mario Bros...ups Rio maksude...emang. Terkuak sudah alasan pembatalan pernikahan Rio dan Angel.Angel diem sepanjang jalan kayak orang linglung,Khan malah jadi cemas,"Angel jangan diem dong...kosong lagi pandangannya...bicara kek...katakan saja apa yang kamu rasakan...anggap aja aku ini tempat sampah he..he.."
Angel berkata,"Aku ini kayak orang bodoh ya?Benar2 bodoh...."
Khan hanya bisa menarik nafas,"Kau kenal wanita bernama Ariel itu?"
Angel menjawab tanpa menoleh,"Dia teman kami..Aku harusnya sadar bahwa sejak kuliah dulu dia sudah menyukai Rio...mereka satu fakultas.Fakultas Kedokteran."
Khan manggut2 sambil nyetir,"Oh teman sejak di kampus ya..."
            Sampai di rumah Angel,Khan bertemu ayahnya Angel.Menyapa dengan ramah,"Saya mengantar Angel Om..."
Malah ngobrol mereka.Nyambung gitu.Angel malah berkata pada ibunya,"Pernikahannya batal Bu...Rio ada affair sama orang lain sampai hamil Bu..."
Sang ibu terpana sampai jatuhin gelas,"Pyaar!"
Ayahnya Angel sampai denger,"Suara apa itu?"
Langsung masuk deh dia demikian juga Khan. Gimana reaksi ayah Angel tahu anaknya batal nikah?***see you next eps****

Eps 20 ROMANSA ANGEL KHAN : Make Them Joyful
            Saya itu kepingin buat banyak cerita buat pairing2 kesukaan saya namun kayaknya untuk wilver saya akan buat tiga saja.Ide cerita saya yang lain akan saya berikan untuk pairing DA,DAA dan LIDA saja.Sudah ada sebuah ide cerita buat Fildan dan Lesti yang terus memenuhi hati saya.Membuat saya tidak tenang sebelum bisa merilisnya.Oleh karenanya usai Debu2 Jalanan tamat maka kemungkinan window 10 akan saya pakai saja buat Files story.Ada banyak ide buat mereka.Oldest Prince saya oper ke window 9.Menggantikan Benang Biru yang akan segera saya akhiri juga.Buat yang suka pairing Irra-Irwan dan Rara-jangan resah karena saya juga akan buatkan.Ide2 yang semula mau saya kasih ke wilver,saya handover ke mereka dan Files.Buat semua penyuka DA tunggu saja cerbung baru saya. Baiklah biar bisa menuju ke window 10 mari kita ke window 1 dulu melihat kelanjutan Romansa Angel-Khan.Here it is!Tampil beda kali ini mau saya kasih lagu penuntun.Lagu dari Andy Liani-Antara Kita.
** JAUH SUDAH AKU TLAH MENGENAL DIRIMU...( Roy pov )
            Apa?Aku tak percaya apa yang kudengar ini?Nak Rio punya affair sama cewek lain?Sampai cewek itu hamil???Rasanya aku bagai diberi kejutan listrik,tubuhku bagai mati rasa seketika.Hingga aku ga sadar sudah menjatuhkan vas kaca di dekatku,"Pyaaar...!!!"
Untung saja Nak Khan segera menahan tubuhku sehingga tidak ambruk ke lantai,"Om!!"
Angel dan isteriku juga segera mendekatiku dengan cemas,"Ayah!!"
Aku didudukkan di kursi,mataku memandang isteriku,"Itu ga bener kan Ma?Ga mungkin Nak Rio tega melakukan itu?"
          Angel menangis di pelukan Nak Khan mengkonfirmasi kebenaran berita itu.Hatiku kian merana melihat isteriku tak mampu berkata apa2,"Aku juga baru tahu Yah..."
 Sampai sejauh ini melangkah menjalin hubungan dengan putriku tapi cuma menyakiti saja.
** ENGKAUPUN TAHU ITU...
          Apa yang harus kukatakan pada orang di luar sana?Aku pasti jadi bahan omongan tetangga.Anakku batal nikah karena ditinggal calonnya.Ini suatu noda suatu aib bagi keluarga. Bagaimana jika para pembaca novel Angel tahu bahwa penulis kesayangan mereka ditinggalkan calon suaminya karena sang pria menghamili orang lain?Apa mereka mau menerima hal itu?
 ** KURASAKAN ADA SATU ASA KAU PENDAM...
Hingga tiba2 Angel berkata,"Angel ga nikah gpp kok Yah...banyak orang yang masih single juga.Ayah tenang saja ya?Angel gpp kok...di dunia ini masih ada pria yang baik kok.Angel percaya itu." Kurasakan getaran di nada suara putriku,"Jangan bohong sama Ayah...kau lebih sedih dari yang orang kira..."
 ** YANG TAK ENGKAU UNGKAPKAN...
tiba2 merenung,"Kamu kurang apa sih Angel sampai Nak Rio tega lakukan ini?Kenapa dia ga bilang langsung sama Ayah?" Rasanya seluruh sendiku jadi lemas,"Undangan sudah disebar bahkan gedung juga sudah disewa.Kita ini bakal jadi bahan sindiran orang.Malu banget pastinya kita nanti." Hatiku entah kuat atau tidak memendam rasa malu ini seumur hidup.
--KATA CINTA TELAH KUUCAPKAN...( Khan Pov )
         Bagaimana aku akan diam saja melihat kehancuran keluarga wanita yang kucintai?Aku tak bisa diam saja.Aku bukan orang yang pasif.Apalagi melihat betapa nelangsanya ayahnya Angel.Sepertinya beliau shock.Kaget dan malah jadi lemas begini.
-- SAMPAI KAPAN KAU MAMPU BERTAHAN...
        Aku tak tahan lagi.Kuberkata pada beliau sambil bersimpuh di kaki beliau,"Om tak perlu cemas.Pernikahan akan tetap berlangsung malah saya janjikan akan lebih mewah lagi." Om Roy tertawa kecut,"Kamu ini ngomong apa Nak Khan?Lha pengantin prianya saja malah kabur ga jelas gini."
 -- BIARKANLAH CINTA ANTARA KITA...
Aku kian mantap mengatakan,"Saya yang akan menjadi pengantin prianya.Jika Angel mau tentunya juga jika Om dan Tante merestui..."
 Semua terkejut tapi adik Angel yang baru datang mengejutkan kami dengan berkata,"Aku setuju!!Yes!!Kakak ganteng jadi kakak ipar aku!!Aku setuju!!"
 Aku tersenyum,"Makasih dik!"
 Angel mendekatiku,"Khan kamu bercanda kan?Kamu ga serius kan?"
 Aku malah meraih tangan Angel,"Aku bukan orang yang suka bercanda Angel...aku ini orang yang serius.Kau tahu aku..."
 Aku melihat Angel terpana,"Aku sayang padamu Angel...biarpun kau belum memiliki rasa yang sama kepadaku tapi aku mohon kau percaya padaku.Demi mereka orang tuamu...menikahlah denganku..."
  ¤¤ LEPASKANLAH RASA SALING CURIGA...( Kevin pov )
           Aku memang sudah curiga dengan Kak Rio sejak dia balik dari luar negeri.Dia jadi jarang ke sini.Aku malah pernah mergoki dia jalan sama cewek lain.Rupanya dia memilih perempuan itu daripada kakakku.Aku juga ga suka sama dia.Mendingan kakak ganteng dong.Dia jauh lebih baik segalanya.Lebih tajir pula.Mobilnya aja lebih lux.
~~ IZINKANLAH KUKAN BERCERITA PADAMU TENTANG JALAN HIDUPKU...( MAUDY POV )
           Aku ini cuma seorang ibu yang ingin anak2ku bahagia.Tapi melihat suamiku,lemas dan kayak orang kegelan gitu aku jadi merasa perkataan Nak Khan memang benar.Dia bisa menyelamatkan kami dari aib.Aku menyatukan tangan Angel dan Nak Khan,"Ibu mengizinkan kalian menikah.Ibu restu..."
~~KUINGIN ENGKAU SELAMI DAN MAU MENGERTI APA YANG KUDAMBA....
Kudekati suamiku,"Yah...restui mereka.Inilah solusi terbaik saat ini.Ga masalah soal undangan biarkan saja.Yang penting putri kita jadi nikah.Ga masalah siapa pasangannya.Asal dia baik dan sayang sama putri kita.Itu saja yang kudamba Yah..."
☆☆ KERAGUAN DAN JUGA PRASANGKA HILANGKANLAH DARI HATI KITA...
( Angel pov )
           Aku harus bilang apa?Rasanya campur aduk hatiku.Antara kecewa pada Rio,kaget dengan lamaran Khan yang tiba2 serta hatiku yang entah kenapa jadi berdebar2 megang tangan Khan.Ayah memandangku,"Ayah mau putri Ayah bahagia.Jika Angel mau Ayah juga takkan ragu memberi restu.Semua tergantung keputusanmu Angel."
Apa yang harus kukatakan?
:: see you next eps::

Tidak ada komentar:

Posting Komentar