***ROMANSA ANGEL-KHAN*** PART 1-10


°°°♡ROMANSA ANGEL-KHAN�°°°° : Introducing
••• Ketika cinta tak seindah asa•••
 ••• Ketika kenyataan tak sesuai khayalan•••
 ••• Ketika hati sudah berputus asa•••
••• Cinta hadir diambang perceraian••• >>>>========================<<<< ♡♡♡ ROMANSA ANGEL-KHAN��� >>>>========================<<<<
         Karya Terbaru Penulis Cerbung Tabir Kepalsuan.Tentunya dengan pairing yang baru kali ini saya pakai dalam cerita saya. Terinspirasi dari sebuah melodrama Korea berjudul Fireworks yang dibintangi oleh pemeran utama Jewel In The Palace.Cho In Po dan Le Young Ae.Kisah kehidupan seorang penulis kisah2 romantis.Akankah ia menemukan romansa di dalam real kehidupan asmaranya?Mari kita simak siapa saja pemeran utama di kisah ini.Tapi sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih kepada Rezky yang telah memilih kisah ini untuk saya rilis.Sungguh saya tak mengira dan tak menyangka.Akhirnya kesampaian juga impian saya menuliskan kisah ini.Once again : Thank you.
           Now enjoyed the introducing of the main character :
☆ ANGEL KARAMOY
Bagiku sukses itu hasil dari mengejar cinta.Cinta itu sangat penting bagiku.Banyak yang mengira pandanganku itu karena aku seorang penulis kisah2 romantis.Sudah banyak karyaku yang dijadikan film.Namun aku tak pernah memandang kesuksesan dalam berkarir adalah segalanya.Aku menginginkan romance dalam kehidupanku.Aku ingin merasakan romantisme yang selama ini kutuang dalam karyaku.Ada dua pria dalam hidupku.Yang satu masa laluku dan satunya di masa kini.Pria masa laluku mengecewakanku.Dia melakukan kesalahan hingga cintaku tercampakkan.Dalam kegalauan aku menemukan pria yang kini namanya kusandang di belakang namaku.Dia adalah pria yang sempurna di mata dunia.Dia punya segalanya kecuali satu.Cinta.Ia menjalani hari2nya seakan tak kenal lelah dengan yang namanya pekerjaan.Justru aku yang kelelahan melihat gaya hidupnya.Tekanan demi tekanan membuatku dalam persimpangan.Haruskah kuakhiri saja rumah tanggaku dengan selembar surat perceraian ataukah aku membiarkan diriku menjadi korban?Disisi lain pria di masa laluku ingin aku kembali padanya,demi aku dia siap melepaskan keluarganya.Yang manakah jalan yang membawa bahagia bagiku?Tuhan,berikanlah aku petunjuk-Mu dimana aku mendapatkan kebahagiaan tanpa harus mendukakan siapapun.
 ☆☆ MILLER KHAN
Bagiku sukses itu adalah mampu mewujudkan impian.Aku adalah anak tunggal dalam keluargaku.Ayah mewariskan bisnis keluarga padaku.Beban dan tanggung jawab besar di pundakku.Aku tak ingin mengecewakan ayahku.Sekian lama beliau merintis karir hingga bisa menjadi sebesar sekarang.Masa aku menyia2kan perjuangan dan tetes keringat beliau?Tidak!Aku akan berusaha menyukakan hati orang tuaku.Aku tak ingin menjadi anak durhaka.Aku turuti semua yang mereka inginkan.Sejak kecil aku diberitahu ayah bahwa aku adalah harapannya.Bagiku hidup adalah kerja,kerja dan kerja.Hingga suatu hari aku melihat seorang wanita.Dia berjalan lewat di depan mobilku.Secara fisik dia memang cantik namun yang menarik perhatianku adalah pria yang dihampirinya.Dia adalah rivalku sejak dulu.Sejak SMU dia selalu menjadi sainganku dalam hal nilai,posisi ketua kelas dan rangking.Dan kini ada seorang wanita diantara kami.Aku harus mendapatkan wanita itu.Mendapatkan dia bagiku ibarat pengukuhan bahwa aku memang lebih baik dari rivalku itu.Namun aku lupa bahwa wanita selalu menggunakan perasaannya lebih dulu daripada logika.Ternyata aku justru membuatnya menderita.Kala semuanya kian terpuruk aku menyadari bahwa aku tak bisa hidup tanpa dia.Aku mencintainya.Namun jika bersamaku maka pasti ia akan kembali tersiksa.Tuhan,haruskah aku melepaskannya supaya dia bahagia?Tuntunlah langkahku agar selalu berada di jalan yang benar.
 ☆☆☆ RIO DEWANTO
Bagiku sukses itu adalah menikmati hidup.Bisa melakukan hobby dan menikmati kesenangan.Aku seorang dokter.Memang sejak SMU aku sudah terkenal sangat pandai dalam akademis.Hanya satu orang yang bisa menandingiku.Sayangnya dia lebih mengutamakan orang tuanya sehingga memilih kuliah di Australia.Sedang aku jelas enjoyed my life dengan menjadi seorang dokter.Hidupku sungguh menyenangkan.Masa depan terjamin dengan indahnya.Apalagi aku juga memiliki seorang bidadari yang siap kusunting.Sayang aku terlena dalam kesenanganku dan melakukan kesalahan.Kesalahan yang membuatku kehilangan bidadariku.Bidadariku malah kemudian jatuh ke pelukan rivalku sejak SMU.Aku benci sekali mengetahui bidadariku menyandang namanya.Aku harus bangkit dan meraih kembali milikku.Angel harus kembali padaku.Lagipula aku yakin dia takkan bisa membuat Angelku bahagia.Aku kenal dia.Dia bukan wanita pecinta harta.Dia lebih mengutamakan rasa,hati dan cinta.Dan itu semua sesuatu yang tak ada dalam kamus rivalku.Dia itu kaku,serius dan mania kerja.Mana mungkin akan mengenal apa itu cinta. Siapakah yang akan menjadi pria masa depan bagi Angel?Penasaran?Bagi yang suka,tunggu eps perdananya. When love comes to you ... Even in the last minutes... Remember one thing it can do... Love is powerfull even in the last minutes... *** See you in first eps***

Eps 1 ROMANSA ANGEL-KHAN : To Meet Him
♡+� WINDOW OF DREAMS : Bertemu Dia
            Saya itu seorang day dreamer.Saya suka sekali membayangkan sesuatu dan menuangkannya dalam tulisan.Impian saya adalah menjadi penulis.Bukan sembarang penulis tapi penulis yang terus belajar dan belajar berkarya lebih baik lagi.Dalam menulis,yang pertama itu adalah menemukan pairing yang mau saya jadikan pemeran utamanya.Bila sudah ketemu,maka ide cerita itu ada saja dalam kepala saya.Jika saya kehabisan ide cerita biasanya bila saya sudah ga mood dengan pairingnya.Menemukan pairing yang tepat adalah step pertama saya mewujudkan sebuah ide cerita.Ide cerita Romansa Angel-Khan sudah lama sekali saya pendam dalam hati namun baru kali ini ketemu pasangan yang klik di hati saya.Oke kita ke eps perdana kisah ini.Kita lihat yuk gimana awal mula pertemuan tokoh2 utamanya.Seperti dalam Tabir Kepalsuan,saya akan menulis dengan gaya narasi.Alias normatif.Siap dengan scene pertama?Roll On!!
 ♡×� JALAN RAYA....
            Seorang pria muda nampak memasuki mobil mewahnya.Sebuah mobil Toyota Land Cruiser warna hitam metalik.Mobil yang diparkir di halaman private gedung perkantoran itu segera meninggalkan gedung disertai anggukan hormat dari team security.Bunyi klakson dan lambaian tangan sebagai balasan si pemilik mobil. Usai mobil mewah itu pergi,security depan melapor ke temannya,"Presdir Muda sudah keluar area perusahaan.Pos 1."
Temannya menjawab,"Iya barusan lewat mobilnya.Pos 2."
           Presdir Muda?Siapa ya?Yuk ikuti mobilnya aja.Sang Presdir Muda menerima telepon dari rumah,"Miller sayang,Mami masak enak nih.Makan di rumah saja ya?Lagian Mami pingin ngobrol sama kamu sayang.Mami tunggu di rumah ya?"
          Oh Miller to?Gimana sih deskripsi orangnya?Ganteng pasti,wajah serius apalagi kalau pakai kaca mata minus he..he..serius?Beneran serius! Miller menjawab dengan handsfree pastinya,"Ya Mom!Miller otw rumah nih."
          Asyik ngobrol sama Maminya di telepon,Miller hampir saja menabrak seorang wanita yang mau menyeberang jalan,"Ciiiit!!"
Makanya jangan ngobrol kalau nyetir Kang!Kangmu...Khan!O..iya Khan!Miller Khan.Weleh... Untung mobilnya bisa direm set.Wanita itu saking kagetnya sampai menjatuhkan barang2 yang ia bawa,"Astaga!"
Miller malah terpana melihat ekspresi wanita itu,'Wow!Dia cantik sekali.Pakai pakaian serba hitam sih makanya mobilku kesengsem mau nyerempet dia.'
Miller segera keluar dari mobilnya,"Anda tidak apa2 kan?"
Wanita itu masih muda malah sibuk mengambili kertas2nya yang bertebaran,"Tulisanku...!.Tidak apa2 ...saya hanya kaget.Tapi tulisan saya..."
Miller segera membantu membenahi,selembar kertas diambilnya dan sempat dibacanya,' Cinta Di Akhir Musim,Penulis : Angel Karamoy...'
Miller memberikannya pada wanita berambut panjang itu,"Anda seorang penulis?"
Wanita itu mengangguk,"Iya...terima kasih sudah membantu saya mengumpulkan semuanya...maaf saya harus pergi..."
 Miller mengejarnya,"Tunggu!Anda sungguh tidak apa2?"
           Wanita itu mengangguk dan segera pergi memasuki sebuah gedung penerbitan terkemuka.Miller memandang gedung itu,'Seorang penulis rupanya...penulis yang cantik...Angel Karamoy...'
Ia segera masuk ke mobil lagi dan menelpon sekretarisnya,"Carikan saya data tentang penulis bernama Angel Karamoy dari Penerbit Intan Dunia.Saya mau berkasnya ada di meja saya saat saya kembali nanti.Ok?"
Sekretarisnya menjawab,"Ya Pak segera saya siapkan."
Namun sang sekretaris manyun saat mengerjakan tugas itu,"Tumben Pak Presdir tertarik dengan penulis novel.Kayak apa sih penulis bernama Angel itu?Sebel deh!"
           Eh lagi ngedumel sendiri,seorang security datang mengantar aneka surat dan dokumen.Usai teken tanda terima,ditaruhnya di meja.Dilihatnya sebentar,"Undangan reuni buat Pak Presdir?Hmmm....reuni SMA ya...aduh coba Pak Presdir ngajak aku ...amboi senangnya...ups!Data ditunggu..."
 �÷♡ GEDUNG PENERBITAN...
Tergesa2 wanita yang hampir ditabrak Miller tadi memasuki sebuah ruangan,"Maaf saya terlambat,ada masalah sedikit tadi di jalan..."
Orang yang menunggunya tersenyum dan menyalaminya,"Tidak apa2 Nona Angel.Silakan duduk.Apa Anda membawa lanjutan karya Anda?"
Angel segera memberikan berkas yang ia bawa,"Ini ...sudah saya selesaikan...part terakhir Cinta Di Akhir Musim."
Sang penerbit melihatnya,"Bagus!Nona Angel memang selalu penuh ide2 segar dalam berkarya.Saya akan menghubungi Anda lagi nanti."
 Angel mengangguk,"Baiklah.Saya juga masih mengerjakan karya saya yang lain."
            Angel memang seorang penulis novel.Ia sangat menyukai dunia menulis.Karya2nya sudah banyak dikenal bahkan ada yang rencananya mau dijadikan film.Angel adalah putri sulung seorang dosen.Ayahnya tak pernah memaksanya untuk mengikuti kemauannya.Terserah anaknya mau jadi apa yang penting berguna dan senang melakukannya.Angel keluar dari ruangan penerbit dengan hati lega,'Syukurlah kertasnya tadi tidak rusak atau kotor.Aku kebanyakan melamun sih sampai nyeberang sembarangan tadi.Hampir saja ketabrak...'
            Lagi asyik dengan pikirannya sendiri,hpnya bunyi.Tertulis nama seorang pria di sana,"Iya Rio...kamu kapan pulang dari Jepang?"
Rio Dewanto ya?Siapanya Angel ya?Yuk kita ke Jepang aja!
 ♡=� TOKYO,JEPANG....
Rio adalah kekasih Angel,"Sini dingin banget sayang....kamu kangen ya sama aku?Besok rencananya kembali kok...malam ini malam terakhir di Jepang."
Angel lega mendengarnya,"Jaga kesehatan di sana.Jangan minum sake lho...ingat kamu dokter lho..." Rio ketawa,"Aku kan ga ada jadwal operasi.Disini untuk seminar dan belajar.Kamu tenang aja my Angel!"
 Angel menyetop taksi,"Jangan macem2 lho disana...ingat pertunangan kita sebentar lagi."
Rio malah tersenyum,"Iya aku ga akan lupa.Udah ya seminarnya mulai lagi nih...bye my Angel...love you."
Angel menutup hpnya,"Love you too..."
            Angel dan Rio memang sepasang kekasih sejak 3 tahun lalu,rencananya mereka akan segera bertunangan lalu menikah.Namun manusia berencana,Tuhan yang menentukan jua.Rio dikabari sama temannya via medsos,"Bro dapat undangan reuni SMA ga?"
Rio jawab,"Wah aku lagi di Jepang nih.Kapan reuninya?Dimana?"
Rio tersenyum bila ingat masa SMA,'Gimana kabar si Khan itu ya?Kabarnya dia dah jadi bisnisman sukses.Nerusin bisnis keluarganya.Khan Corporation.Hmm...Apa dia udah nikah ya?Kayaknya ga mungkin deh...mana ada cewek mau sama dia?Kaku gitu orangnya....wah aku akan ajak Angel ke acara itu ah!'
Sama kayak Rio,Miller juga pingin tahu kabar Rio,'Undangan reuni SMA?Masa2 yang takkan pernah kulupakan.Rio Dewanto...rivalku di SMA.Seperti apa dia sekarang?Cuma dia yang bisa menyaingiku dalam hal akademis.Aku pasti datang ke acara ini.'
           Rival sejak SMA ya?Seperti apa pertemuan mereka nanti?***see you next eps***


Eps 2 ROMANSA ANGEL-KHAN : For Financial Wonders
☆☆ WINDOW OF DREAMS : Untuk Keajaiban Keuangan
         Impian pertama saya sudah saya ceritakan di eps 1 yang lalu.Impian untuk menjadi penulis.Nah disini saya mau share lagi impian saya lainnya yaitu dalam hal keuangan.Saya anak ke-8 dari ayah ibu saya.Banyaknya anggota keluarga membuat orang tua saya memiliki banyak hutang.Entah pada bank plecit,koperasi,tukang sayur hingga tunggakan biaya sekolah.Hutang itu kayak momok bagi saya.Hal itu membuat saya memiliki konsep sukses sendiri.Bagi saya sukses itu bebas dari hutang dan bisa memberi.Itu saya camkan dalam diri saya.Saya terapkan dalam keseharian saya,bila uang yang Tuhan percayakan pada saya baru sekian misalnya maka saya berusaha mencukupkan diri saya dengan itu.
          Saya belajar menahan semua godaan buat kredit ini itu.Saya juga ga suka ke mall soale bikin keuangan saya bocor cepet.Saya ga muluk2 pingin jadi milyarder atau taipan.Saya hanya ingin hidup saya itu orientasinya itu memberi.Saya cukup dan bisa memberi.Saya berusaha melihat apa yang sekitar saya butuhkan dan apa yang saya bisa bantu.Misal dalam keluarga,sewaktu ibu masih hidup saya bekerja itu pasti gaji saya berikan buat ibu.Entah berapa persen yang pasti hal itu selalu saya prioritaskan.Sampai kini,saya masih terapkan.Membayar uang listrik,air,beras,PBB,belanja dll.Kakak saya sampai berkata,"Untung ada kamu Da.Kalau ga mana cukup,gaji suami mb cuma UMR.Itupun belum kalau kepotong."
           Saya lakukan itu bukan untuk mencari pujian tapi karena saya mengasihi keluarga saya.Setidaknya mereka yang satu rumah dengan saya.Saya itu paling sedih jika orang yang berada di dekat saya berduka hatinya.Saya ga menuntut balasan,karena saya tahu Allah yang akan membalas.Balasan dari-Nya jauh lebih indah.Jadi itulah impian kedua saya,memiliki keuangan yang bebas hutang dan memberi.Sekarang saya mau kasih new ticket nih.Tiket P ini dipilih oleh Nur Hikma.Ini kombinasi angkanya : 155084-1.Diawali dan diakhiri dengan Romansa Angel-Khan.Ditengah2 ada Ddj.Kayaknya juga bakal ada yang ending di tiket ini.Juga new rilis saya yang ke-2 akan launching di sini.Jangan lupa ada BTM dan lanjutan Cincin Putih yang pastinya mendebarkan.Oke kita langsung ke grand opening aja deh!Ini dia Romansa Angel-Khan!
 ★★TOKYO JAPAN...
Seorang gadis nampak memperhatikan Rio yang lagi asyik telponan sama Angel,'Malam ini malam terakhir di Jepang.Sudah lama aku nunggu moment kayak gini.Bisa berduaan dengan Rio.Tapi kayaknya Rio ga pernah gubris perasaan aku.Dihatinya cuma Angel,Angel dan Angel.Huhh sebel!!'              Parasnya juga cantik ga kalah sama Angel.Rambutnya juga terurai indah sepanjang rambut Angel.Hanya dia lebih bergelombang dikit.Secara body dia malah lebih berisi dan sintal dari Angel yang kurus semampai.Siapa sih dia?Malah tanya nih penulis...piye tah? Gadis itu memakai pakaian nan modis,ketat sebenarnya namun karena dinginnya Jepang maka tertutup oleh jaket dan syal.Ia mendekati Rio sembari membawa secangkir kopi,"Ayo diminum dulu Rio,keburu habis waktu coffe breaknya..nelponnya kan bisa nanti."
Rio tersenyum menerima kopinya,"Thanks ya Rie.Tahu aja kamu aku lagi haus."
Gadis yang bernama lengkap Ariel Tatum itu tersenyum,"Ntar malam hangout yuk?Wisata kuliner gitu...mau ya?"
Rio setuju,"Boleh sekalian aku mau cari oleh2 buat my angel."
Ariel seneng banget,'Asyik!Masuk perangkap deh...Angel2...Aku akan merebut Rio darimu.Kita lihat saja nanti siapa yang akan mendapatkan pria idamannya.'
          Rupanya Ariel dan Angel sebenarnya teman saat masih kuliah.Namun beda fakultas.Ariellah yang mengenalkan Angel pada Rio namun ga sangka Rio malah jatuh hati pada temannya itu.Sejak itu ia mulai jarang lagi menghubungi Angel.Alasan sibuk selalu jadi dalih terbaik.Sebagai dokter ia memang sibuk.Apalagi bekerja di RS terbesar di kota.Malam ini ia akan berdandan yang cantik dan menghabiskan waktu bersama pria yang telah lama disukainya.Selagi Angel ga ada,selagi mereka di Jepang jauh dari Angel. Ia telah menyusun rencana.Wah eps awal sudah muncul tokoh antagonis nih.Angel kerasa ga ya kalau kekasihnya in danger?Yuk naik pesawat ke Indonesia.Indonesia merah darahku...weleh nyanyi barang...
 ♡♡RUMAH ANGEL...
Angel ga konsent didepan laptopnya,'Kenapa ga ada inspirasi apa gitu ya?Semua kayak ga greget gitu.Aduh...lapar kali ya?Ke dapur ah bikin apa gitu.'
          Angelpun keluar dari kamarnya,kamar bernuansa hijau itu menjadi tempat fave dia selain taman kecil dirumahnya.Angel emang suka tanaman,banyak yang ia tanam terutama yang warung hidup.Ada cabe,seledri,kobis,kangkung,lemon,terong dll.Bahkan pepaya california aja punya.Belum yang merambat kayak markisah dan pare.Hobby ini ia pelajari dari ibunya.Siapa yang jadi ibunya Angel ya?Harus yang cantik dong kayak anaknya.Angel kan cantik nian.Ah itu ibunya Angel sedang di dapur,lagi bikin nasi goreng.Angel yang mencium bau masakan nan harum segera mendekat,"Hmmm...baunya bikin laper deh..."
Ga cuma Angel yang mendekat dari sisi lain rumah seorang pria berkaca mata juga melangkah ke dapur,"Panggilan alam nih...enak nih kayaknya..."
Angel tersenyum melihat ayahnya melingkarkan lengannya pada pinggang ibunya yang lagi asyik masak,'Mereka so sweet banget.Semoga kelak aku dan Rio juga bakal gitu mesranya awet.'
           Dua adik Angel juga mendekat,yang no 2 sudah SMA namanya Kevin.Lalu yang bungsu masih kelas 5 SD namanya David.Keduanya segera mengambil piring dan duduk di ruang makan sambil memukul2 piring,"Teng!Teng!Nasgor!Nasgor!!"
Moudy sang ibu tersenyum senang,"Ayo Ayah juga duduk dong biar ibu bisa menyajikan nasgor fave kalian."
Roy Marten,sang ayah menurut deh apalagi Angel sudah menarik kursi utama untuknya,"Silakan Ayah..."
          Nasgor memang menyatukan mereka.Apapun aktivitas mereka kalau sudah mencium bau nasi goreng pasti langsung kumpul di meja makan.Kehangatan dan keceriaan menyeruak membuat betah siapa saja.Roy menanyai putri sulungnya,"Nak Rio lama ya ga main sini?Tumben?"
Wah Rio dah akrab sama keluarga Angel tuh.Angel menjawab sambil bantu ibunya,"Masih di Jepang Yah...tapi sebentar lagi balik kok.Biasa ada seminar di sana."
David nyeletuk,"Aku ga mau jadi dokter ah sibuk terus.Aku mau makan banyak aja..."
Kevin nyenggol adiknya,"Dasar gendut kau!Awas lho ntar kegendutan lho.Ntar ga bisa seganteng kak Kevin lho..."
David malah ngicipi nasgornya,"Nyam...nyam...mhm enak..."
Moudy lalu duduk,"Ayo berdoa dulu."
Semua lalu menutup mata berdoa mengaminkan doa sang ayah,"Terima kasih Tuhan buat nikmat dan rejeki sehingga kami bisa berkumpul di sini menikmati makan bersama dalam keadaan sehat dan tak kurang suatu apa.Biarlah makanan ini menjadi kekuatan bagi kami dan merekatkan hubungan di antara kami.Amin."
          Nasgorpun disantap,asap mengepul menandakan masih fresh from the oven.Namun memang sambil makan orang itu jadi lebih open.Kevin cerita soal teman2 sekolahnya yang jadiin dia sebagai anggota team basket.David cerita kalau pingin makan soto kayak di kantin sekolahnya.Moudy janji bakal bikinkan asal waktu masak dibantuin.David yes dong.Seneng gitu.Emang putra bungsunya itu suka sekali kuliner.Sedang Angel minta komentar dan saran dari ayahnya soal karyanya,"Bagusnya dibikin gimana endingnya ya Yah?"
Roy menjawab,"Jangan dibikin ngambang karena pembaca akan kecewa.Tergantung kamu mau menekankan apa di cerita itu.Kepuasan pembaca apa pesan morilnya atau kepuasan kamu sendiri.Ayah sarankan endingnya yang bahagia biar orang itu tertanam bahwa Tuhan itu sebenarnya hanya mereka2kan yang baik kok pada akhirnya."
 Angel manggut2 dan menancapkan perkataan ayahnya itu dalam hatinya,"Jadi meski berliku namun akhirnya akan happy ending ya Yah...tulisan juga harus mendidik ya?Iya deh ..."
Moudy memandang putrinya,"Semoga hidup kamu juga selalu bahagia sayang...walau kadang rancangan Tuhan jauh sekali bedanya dari rancangan kita."
Angel manggut2 namun entah kenapa ia malah terkenang pada pria yang hampir menabraknya tadi,'Untung saja aku ga kenapa2 tadi.Tapi kenapa aku merasa aku bakal ketemu sama pria itu lagi ya?Kayaknya wajahnya juga pernah kulihat.Dimana ya?'
Kevin mengambil sebuah majalah,"Kak Angel,Kevin cocok ga dimodel gini rambutnya?Dia ini keren banget lho kak."
Angel terpana kala melihat gambar di majalah,'Ini kan...yang hampir nabrak aku tadi?'
Kevin melirik kakaknya,"Yah lihat deh...kak Angel langsung terpesona nih...langsung pindah ke lain hati nih kayaknya..."
 Angel tersadar,"Hush!!Kakak mah ga kayak gitu.Kakak kan sudah punya kak Rio."
Namun Angel kepo juga dibacanya judul artikelnya,"Pewaris Khan Corporation...Miller Khan..."                   Wah akankah Angel akan ketemu Miller lagi ?Lalu bagaimana dengan Rio di Jepang?***see you next eps***


Eps 3 ROMANSA ANGEL-KHAN : Food
◆@◆ WINDOW OF DREAMS : Makanan
         Saya akan share soal impian saya lainnya.Saya itu kurus tapi sebenarnya saya suka banget ngemil.Makan banyak...kata2 siapa itu ya?He..he... Nah saya itu punya impian pingin punya stock cemilan di kamar saya.Makanan yang sehat pastinya seperti biji2an atau kacang2an.Saya itu mania kacang kapri,kacang kara,kacang goreng dan semua jenis kacang2an.Apalagi kedelai aduh....Aduh...ini gayanya siapa ya?Weleh... Kalau malam saya itu suka gerilya makanan.Pingin banget punya lemari atau kabinet yang isinya makanan cemilan.Wah alamat bakal gemuk deh.Senengnya....Ngomongin soal makanan,ga semua baik untuk dikonsumsi.Nah kayak Rio yang lagi di Jepang.Having fun sampai ga sadar kalau dalam bahaya.Bahaya seperti apa?Yuk kita terbang ke Jepang.Nyusul Raja Salman dong?Yoi!
 ◇@◇ TOKYO JEPANG....
          Rio gembira sekali belanja suvenir buat Angel.Bingung dia milih kimono,"Rie,menurutmu Angel cocok pakai warna gelap apa cerah?"
Ariel menahan cemburu,"Kulit Angel kan putih bersih,pakai apa aja masuk deh."
Rio memegang kimono warna merah,"Bagus ya?Kayaknya ini cocok deh buat my Angel."
Ariel kecewa melihat kimono yang disukainya malah dibeli buat Angel,'Angel terus yang dipikirin.Bete banget.'
         Puas belanja,mereka cari makan.Udara yang dingin membuat mereka memilih menikmati sake untuk menghangatkan tubuh.Rio melihat sebuah restoran masakan Indonesia,"Lihat!Masakan Indonesia!Yuk ke sana!"
Ariel mengikuti dan memesan soto ayam,"Aku mau soto ayam aja sama teh hangat ya mb."                        Pelayannya bisa bahasa Indonesia,Rio kagum gitu.Ia pesan bakso dan teh juga.Saat Rio asyik foto selfie sama yang punya resto,Ariel memasukkan sebutir pil ke dalam minuman Rio.Tanpa curiga Rio meminum tehnya,"Wah pemilik restonya ternyata pernah ke Bandung.Orang Jepang tapi buat bisnis masakan Indonesia.Keren!"
Ariel hanya senyum2 menanggapinya,"Makanannya juga enak.Coba deh tehnya sedep kan?"
         Rio gembira sekali melahap baksonya dan tentu saja menghabiskan tehnya.Diperjalanan pulang,Rio mulai merasa pusing,"Kepalaku berat Rie...bawaannya pingin tidur."
Ariel tersenyum dan membantu Rio yang mulai terhuyung,"Mungkin kamu kebanyakan sake kali Rio...balik ke hotel aja deh."
          Sampai di hotel Rio mulai berhalusinasi,ia merasa badannya sangat gerah.Bahkan ia melihat Ariel sebagai Angel,"Kamu nyusul aku ke Jepang,Gel?"
Ariel malah membawa Rio ke kamarnya,"Kamu disini saja sama aku..."
          Rio kian merasa aneh,hasrat tak terkendali muncul dalam dirinya.Ariel membiarkannya Rio mengira dia Angel,ia malah mengunci pintu kamarnya dan memasang label "Do not disturb!".
Rio terjerat jebakan Ariel.Malam itu ia tak sadar bahwa wanita yang menghabiskan malam bersamanya bukan Angel.Wah sensor ya...Berbahaya.Komoditi adult! Kita ke Indonesia aja,lihat Angel yang sedang mencoba menghubungi Rio.
 ▼@▼KAMAR ANGEL...
Angel heran no Rio ga aktif,"Aneh,sejak tadi kok ga aktif sih?Biasanya jam segini dia nelpon nanyain kabar aku..."
Angel ga bisa tidur dinyalakannya tv,"Waduh kok pria itu lagi sih yang muncul di tv?Heran deh...wajah dia kok ada dimana2..."
          Media memberitakan soal ekspansi Khan Corporation sejak dipegang oleh penerus muda,putra tunggal Pemilik Khan Corporation.Angel malah sibuk mencet hpnya mencoba menghubungi Rio tapi tak bisa juga.Akhirnya ia memilih menulis kegalauan hatinya dalam karyanya.Larut dalam karyanya,Angel akhirnya tertidur dan tanpa sadar menyentuh foto Rio yang terpajang di mejanya.Foto itu jatuh ke lantai.Andai ia tahu bahwa cintanya dalam ujian.Sementara itu di kantornya,Miller masih sibuk dengan pekerjaannya.Kita temeni Miller lembur yuk!
 ■@■ KHAN CORPORATION...
           Sibuk memang sudah menjadi ciri khas hari2 Miller.Itulah sebabnya ia tak pernah dikabarkan menggandeng wanita bila diliput media.Makan saja sering lupa.Malam telah menyapa namun tak jua Miller beranjak dari duduknya.Ia masih asyik dengan berbagai berkas di mejanya.Sekretarisnya sudah pulang usai menyerahkan semua data yang ia minta.Diambilnya bussiness file dimana data seorang penulis terlampir disana.Dibacanya,'Angel Karamoy...putri sulung seorang dosen rupanya...Karyanya cukup banyak juga ya?...sepertinya aku perlu minta maaf padanya atas kejadian tadi...Tapi sepertinya ia bukan tipe wanita yang mudah didekati...seorang penulis...aku seorang pebisnis tak ada kata menyerah bagiku...usaha itu harus dilakukan meski peluang mungkin sangat kecil.Aha...aku ada ide...'
 Hpnya malah bunyi,"Ya Mam..Iya ini tinggal dikit Mam...bentar juga pulang.Oh ya Mam mau nanya nih...Mama paling suka bunga apa?"
Sang mama,Merriam Bellina tertawa,"Miller...kamu so sweet sekali mau beliin Mama bunga sayang?Ada tender sukses ya?"
Miller ketawa,"Mami dulu waktu pacaran sama Papa dikasih bunga apa?"
Merriam malah curiga,"Kamu suka seorang gadis ya?Kenalin ke Mami dong!Anak pengusaha mana?"
 Miller malah menjawab,"Mami katanya pingin Miller cepet nikah biar bisa ngasih cucu.Kenapa harus ribet mikir anak siapa?Miller kan paling ga suka digituin."
Merriam terdiam,"Ya udah pokoknya Mami nurut deh daripada kamu malah ga mau nikah.Aduh Mami puyeng kalau kamu dah begitu...terserah kamu aja deh."
Miller tersenyum,"Jadi dikasih bunga apa dulu sama Papa Mam?"
Merriam jawab,"Bunga mawar dong sayang...mawar merah lagi...Mami suka banget."
Miller tersenyum,"Mawar merah ya?Oke deh...Thanks ya Mam...Miller bentar lagi pulang kok.Dah dulu ya...Malam Mami."
           Miller segera menyelesaikan pekerjaannya.Habis itu ia keluar ruangan.Security memberi hormat padanya,"Selamat malam Pak Khan..."
Miller sudah biasa dipanggil begitu,"Malam Pak...Mari semua!"
Ia mampir ke sebuah toko bunga dalam perjalanan menuju rumahnya,"Tolong kirim ke alamat berikut satu buket mawar merah ya?Ini alamatnya...Jangan lupa ini kartu ucapannya..."
Miller puas dan melanjutkan perjalanan pulang,'Angel Karamoy ...semoga kau tidak alergi bunga he..he..'
          Wah Miller mau kirim bunga ke Angel nih.Gimana reaksi Angel ya?Sukakah dia?***see you next eps***

Eps 4 ROMANSA ANGEL-KHAN : A Watered Garden
♧°°�WINDOW OF DREAMS : Sebuah Kebun
          Saya itu sejak kecil nempel terus sama ayah saya,suka merhatiin beliau gitu deh.Nah ayah saya itu suka banget punya rumah tuh rimbun dengan tanaman.Kita dulu pernah punya pohon jambu biji kristal alias bangkok.Terus Nusa Indah,jambu air,pepaya,jambu klutuk,bougenville,belimbing bahkan cemara.Kebayangkan rimbunnya?Belum soka,beluntas,sirsak dll.Bagi ayah tanaman itu memberi rasa teduh di rumah.Makanya kalau lihat saya sibuk sama tanaman2 saya,kakak pasti bilang gini,"Nuruni ayah nih..."
         Jadi kali ini saya akan open my another dream yaitu punya kebun atau warung hidup di rumah.Kalau punya rumah itu saya bayangin satu kata saja:Kebun.Saya itu betah banget ngurusin tanaman saya.Yang lagi berbuah tuh markisah sama labu.Lainnya masih dalam pertumbuhan.Saya berharap rumah itu jadi pasar hidup.Jadi mau nyari sayur ada,cabe ada,daun2an ada.Lengkap gitu.Ingin hiburan ya panjat pohon aja.Blog saya nanti akan jadi etalase kebun saya.Isinya gb tanaman saya semua.Ngomongin tanaman,Angel suka bunga mawar ga ya?Yuk kepoin pelayan Jakarta...ups kepoin Angel.Weleh...
 ��♧�ANGEL'S HOUSE....
          Angel sedang asyik menyirami tanamannya kala seorang kurir mengantarkan kiriman bunga.Ia menerimanya dengan gembira karena berpikir bahwa itu dari Rio.Usai teken tanda terima dibawanya bunga itu masuk,"Ibu!Lihat cantik banget ya?"
Sang ibu heran,"Wah tumben nih kamu dapat kiriman bunga.Dari siapa?"
Angel malah asyik menciumi bunga mawar indah itu,"Pasti dari Rio deh Bu.Siapa lagi?"
Maudy ga percaya,"Nak Rio itu kayaknya ga pernah deh seromantis itu.Orangnya aja sibuk terus dengan rumah sakit.Pernah kirimin tuh aneka multivitamin gitu buat kamu.Itupun dititipin Nak Ariel.Ga pakai jasa pengiriman."
Angel lalu melihat ke kartunya,"Ya ampun...Ibu benar.Bukan dari Rio.Tapi dari siapa ga disebutin namanya malah no hpnya ditulis.Orang aneh deh."
Maudy mendekat,"Ucapannya apa?"
Angel membacanya,"Kemarin saya hampir menabrakmu.Bunga ini sebagai permintaan maaf saya.Jika saya dimaafkan,please call this number."
Kevin yang mau berangkat sekolah mendekat,"Wuihh!Tumben kak Rio romantis bener,pagi2 dah kirim bunga buat Kak Angel.Dapat pencerahan ya?"
Maudy mencoleknya,"Hush!Bukan dari pacar kakakmu kok.Tapi dari orang misterius.Memang bener Gel,kemarin kamu hampir ditabrak orang?Kayak gimana orangnya?"
Angel lalu cerita,"Waktu itu Angel mau ke penerbitan Bu.Pas mau nyeberang eh ada mobil hitem nyelonong.Untung gpp.Cuma kaget aja.Orangnya sih tanggung jawab.Dia keluar dari mobilnya.Nanyain keadaan aku terus minta maaf juga cuma akunya keburu2 soalnya ada janji."
 Ayah Angel ikut nimbrung,"Kemarin Ayah anter ga mau.Tapi kok mirip pas Ayah ketemu ibu kamu ya?Ingat kan Bu..."
David yang paling bungsu malah langsung duduk dengerin,"Asyik Ayah dongeng nih!Ayo cerita!" Roy Marten mengelus kepala anak bungsunya,"Tapi habis cerita kamu mandi lho ya?"
Kevin ngekek sambil mengambil satu tangkai bunga mawar yang dipegang Angel,"Manusia paling susah mandi tuh Yah...kak aku minta bunganya ya?Buat modal pedekate he..he.."
David malah makan roti,"Perut kenyang dulu baru mandi.Ayo Ayah cerita!Nyam...nyam..."
Roy lalu cerita,"Dulu Ayah ini ketemu Ibu kalian juga ga sengaja.Waktu itu pas acara class meeting.Kan lagi asyik lihat orang tanding volley gitu.Eh ada yang teriak keinjek kakinya sama Ayah.Ayah lihatin ternyata ibu kalian."
Angel malah tertarik,"Terus?"
 Maudy memandang suaminya,"Yeah sejak itu Ayah kalian ngejar ibu."
Kevin nyeletuk,"Terus ibu langsung nerima Ayah?" Maudy melirik suaminya,"Ga.Ayah kalian itu tahu ga gayanya kayak preman.Preman kampung maksudnya he..he...Oh ya Gel..kenapa ga ditelpon aja orangnya?"
Angel tersipu malu,"Ntar aja deh Bu.Angel mau mandi dulu.Mau ke penerbit lagi."
Kevin malah penasaran,"Emang siapa sih Bu orang yang kirim bunga buat kakak?So sweet banget." Maudy mengangkat bahunya,"Stranger you know...Namanya aja kakakmu ga tahu kayaknya..." Kevin lalu menimang2 bunga mawar di tangannya,"Belum kenal aja romantis gini apalagi kalau udah kenal ya?Hmm...I like this guy."
Roy memandang putra bungsunya,"Hayo yang janji mandi..."
David segera ngacir ke kamar mandi,"Ayah apa ga ada kata lain sih selain nyuruh mandi.Huhh!" Maudy mesem melihat keluarganya,'Semoga Angel kelak juga akan sebahagia aku sekarang.Menemukan pria yang tepat dan sayang.'
Di kamarnya Angel memandang bunga mawarnya,"Apa bener dia itu Si Khan itu ya?Telpon ga ya?Kenapa Rio ga telpon aku ya?Aku telpon Rio aja deh.Perasaanku kok aneh ya...sejak semalam." Angel mau nelpon Rio nih.Kita ke Jepang yuk!
 ¤¤♡¤¤ JEPANG...
Rio kaget bangun mendapati Ariel ada disebelahnya,"Apa yang telah terjadi semalam?"
Ariel bangun juga dan segera menangis,"Kamu kenapa lakukan ini sama aku Rio?Aku memang sayang sama kamu.Tapi gimana dengan Angel?Kita sudah ..."
Rio terhenyak,"Ini ga mungkin.Semalam aku mimpi Angel kemari.Kenapa jadi begini?Ini ga mungkin.Ini kesalahan!"
Ariel nampak kecewa,"Semua sudah terjadi.Moga aja aku ga hamil.Aku akan diam jika memang aku ga hamil.Tapi jika iya aku harap kamu tanggung jawab Rio."
          Ariel segera ke kamar mandi,senyum kemenangan ia sungging diantara derai tangis sandiwaranya.Rio panik,'Ini ga mungkin!Kenapa aku bisa loss control gini sih?'
Saat itulah Angel ngebel,makin keder dia.Bingung mau terima apa ga,'Gimana ini?Gimana kalau Angel tahu?Tenang!Aku harus tenang.'
Rio menerimanya,"Morning my Angel.Sorry semalam aku ga telpon.Biasa..."
Angel lega denger suara Rio,"Kupikir kamu kenapa2.Syukurlah kalau baik2 aja.Ntar kalau sampai di bandara telpon ya biar aku bisa jemput."
Rio ngekek,"Kamu jemput?Kamu naik mobil aja kan panikan bin kaku.He..he.."
Angel manyun,"Udah jangan ngeledek ah.Ya udah kamu cepetan balik ya.Aku kangen..."
 Rio melihat pakaiannya dilantai,"Iya...udah ya aku siap2 packing dulu.Bye...love you."
           Ariel keluar dari kamar mandi,sinis sebenarnya denger obrolan pria yang semalam bersamanya eh paginya dah telponan sama cewek lain.Ia mengambil tasnya,"Aku ke kamar aku dulu."
Rio hanya terdiam.Masih hun2 gitu dia,antara sadar dan ga sadar gitu.Ia hanya berdoa,'Moga Ariel ga hamil deh.Aku cintanya sama Angel bukan dia.Maafkan aku Gel...aku ceroboh.Semoga Ariel beneran jaga rahasia ini.'
 Ternyata yang galau ga cuma Rio.Miller juga.Cuma beda topik.Balik ke negara sendiri nih?Yoi.Tanah air ku tidak kulupakan....
 ¤¤�¤¤ KEDIAMAN KHAN....
           Miller sedang bersiap mau ke kantor,sambil memakai kemeja ia lihatin hpnya.Pembantunya mengetuk memberitahu kalau sarapan sudah siap,"Tuan Muda!Ditunggu Tuan Besar dan Nyonya di ruang makan."
Miller jawab sambil merapikan dasinya,"Yeah mbok!"
           Diraihnya hpnya lalu menuju ruang makan.Ruangan dengan meja marmer dan kursi berukir,tampak Papa Mamanya dah menunggunya. Merriam Bellina menyambut putra tunggalnya,"Morning dear.How handsome you are today?It's anything spesial today?"
Miller meletakkan hpnya di meja,"Sure Mom.Everyday is spesial day.What the menu for breakfast now?"
Papanya memandang bangga pada penerusnya itu,"Papa beruntung dikaruniai anak berjiwa bisnis juga.Iya kan Mami?"
Merriam malah melirik anaknya yang matanya terus saja melirik hpnya,"Sure Papi.Ini ada menu spesial.Kesukaan Papi nih.Miller pastinya juga dong.Nih cobain.Ngelirik hp terus nih anak kita Papi."
Miller jadi salting,"Ehm biasa nunggu telpon penting.Very important calling.He.he.."
Sang papa mesem,"Biasa bisnisman Mami.Ya begitu."
Miller makan sambil mikir,'Kok belum telpon juga ya?Apa belum sampai ya?Aku akan tanya ke flouristnya deh.Minta tanda terimanya dikirim ke aku.'
          Miller ga sadar kalau papa mamanya main kode mata.Keduanya malah nampak hepi gitu,mikirnya simple aja.Anaknya lagi falling in love.Padahal anaknya baru pedekate aja susah bener.He..he..Akankah Angel menelpon Miller?***see you next eps***

Eps 5 ROMANSA ANGEL-KHAN : He Appeared
¤¤ WINDOW OF DREAMS : Ia Muncul
           Banyak orang heran pada saya,entah orang yang kenal atau yang tidak dengan saya secara mendalam.Permah suatu hari saya naik bus menuju kerjaan.Lalu naiklah seorang ibu2 bawa barang banyak gitu.Kulakan kayaknya.Dia awalnya ngobrol sama kernetnya terus kemudian dia bicara kenceng banget soal perempuan yang belum nikah2 juga.Dia bicara gini kalau di agama dia,orang belum nikah itu ga sreg masuk surga.Saya yang emang belum nikah jelas kaget dengernya.Namun saya ga reaktif lha wong saya pas lagi cek ig.Saya dah biasa denger orang heran dengan pilihan saya yang masih enjoy aja single.Kalaupun saya ceritain alasannya mereka juga ga akan ngerti karena beda iman dengan saya.Jadi saya diem aja dan terus asyik lihat ig saya.Saya hanya heran saja,tuh ibu kalau mau ceramah mah jangan di bus.Di bundaran HI aja.Dishoot sama media.Pasti banyak yang denger.Saya lalu turun sengaja lewat depan tuh ibu sambil senyum.Dia kaget lho lihat ekspresi saya yang ga terefek dengan pidato provokasinya.
           Buat apa kita merusak mood orang dengan koar2 mengatasnamakan agama,ujung2nya malah agama dia yang kena imbasnya.Apa yang saya putuskan dalam hidup ini adalah urusan saya dengan Tuhan saya.Mau saya ke kiri atau ke kanan itu my privacy.Kalau saya butuh nasehat pasti saya akan puasa dan meminta petunjuk Tuhan lebih dulu.Pendapat orang itu bagi saya ke sekian kecuali bila itu adalah orang2 yang punya otoritas dalam hidup saya seperti ortu,kakak atau atasan saya.Saya malah sering merasa heran,orang yang single malah dipojokkan,dibikin minderlah diintimidasilah.Makhlum aja mungkin stress mikir rumah tangganya jadi pingin lihat orang lain juga sengsara kayak dia.Sedang mereka yang selingkuh dibela bahkan dianggap hal yang biasa dan wajar.Saya heran hati nuraninya itu dimana ya?Bagi saya siapapun pasti ingin bahagia.Entah dia menikah atau memutuskan melayani Tuhannya dengan tidak menikah.Take it easy aja.Itu pilihan hidup dia.Buat apa kita turut campur?Emang kita Tuhan?Ngatur2 orang.Harus begini harus pilih ini kalau ga awas ya!Weleh...hidup kok ga merdeka.
          Bagi saya kalau memang saya diberi pasangan hidup oleh Tuhan ntar juga nikah kok.Keburu tua dong?Kalau buat saya apapun mungkin di mata Tuhan.Saya ga mau membatasi kuasa-Nya bekerja dalam hidup saya.Saya kenal seseoranh yang karena takut dibilang perawan kasep akhirnya malah terjerat dalam kehidupan nelangsa.Ganggu rumah tangga orang,ga pernah dinikahi secara resmi,anak2nya bahkan sebel sama ayahnya karena tukang judi dan selingkuh.Belum tukang tipu sana sini kalau pinjem uang ga balikin.Kalau ngomong aja pinternya bukan main.Juga ada orang lain lagi,udah punya isteri kaya,mertua kaya,anak dua eh masih aja selingkuh dengan bangga.Terkenal malah dikerjaannya sebagai pria selingkuh.Tapi anehnya dunia malah sibuk mencela mereka yang jomblo daripada mengkhotbahi mereka yang selingkuh.Whatever.Saya mah dah ga kaget lagi sekarang.Malah harusnya mereka berpikir positif dong kalau belum nikah kan saya ga minta sumbangan juga.He..he..Itulah kenapa pernikahan bukanlah impian utama saya.
           Saya sudah cerita semua ke Tuhan sebanyak 50 diary.Dia tahu dan Dia mengerti.Saya juga selalu berdoa jika memang Tuhan ingin saya menikah Dia pasti menuntun langkah saya ke sana.So buat masih belum menikah,enjoy your life.Ada yang bilang,kau akan bahagia dan menikmati pernikahanmu kala kau juga bahagia dan menikmati saat masa lajangmu.So be happy now for tomorrow.Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.Esok hari memiliki kesusahannya sendiri.Oke dah kepanjangan nih pidatonya,kita ke tiket aja.New ticket nih spesial buat yang ada di Bali,he..he..
            Tiket K ini punya kombinasi angka yang lain dari yang lain soale ada angka 11 nya.Ini dia kombinasi angkanya→15-11-46-10.Buat yang suka BTM dan Ddj ditunggu aja kelanjutan epsnya.Nah kita mau ke cerbung pertama dulu.Saya itu seneng banget kalau nulis cerbung ini.Hati itu rasanya free gitu.Disini saya punya tokoh utama penulis sih jadi kayak nulis diri sendiri he..he..yuk kita demo ups...kita lanjut story aja.Ga usah demo.Bikin rugi negara aja.
            Tahu ga buat menjaga demo itu negara keluarin milyaran rupiah lho.Belum pelaku bisnis rugi triliunan rupiah.Temen saya aja yang muslim bilang gini soal demo:"Paling orang2 itu lagi.Ga suka saya mending lihat sinetron Dunia Terbalik."
            Weleh...saya aja malah ga nyetel tv hari ini,ga kepo kayak biasanya.Malah masyarakat cenderung disgust gitu.Kakak saya aja yang terkenal kepo berat soal berita juga ga nonton tv.Saya malah tidur.Lihat dari pilihan tanggal demonya aja dah kebaca kok:angka 13 itu kan banyak ditafsirkan sebagai sial.sedang angka 3 itu artinya sempurna.Berarti 3 kali sial alias sial banget.Dari situ aja dah kebaca bakal alami apa.Oke kita ga bahas angka lagi ntar saya malah meramal lagi.Waduh...ke story ajjah!
 ♡♡ PERUSAHAAN PENERBITAN...
           Angel seperti biasa setor tulisan ke penerbitnya,datang dengan pakaian casual.Celana panjang warna abu2 dipadu baju agak panjang sampai hampir lutut warna hitam dengan design feminin pastinya dan rambut terurai dengan indahnya.Membuat terpesona siapa saja yang memandangnya.Amboi cantiknya.Begitulah kesan orang2 yang berpapasan dengan penulis cantik ini.Tas warna biru eksklusif dipegangnya sambil berjalan dengan sepatu sandal yang memamerkan keindahan kakinya.Langkahnya terhenti oleh kemunculan seorang yang dikenalnya sembari membawa seikat bunga warna merah muda,"Mb bunga yang ini buat aku ya?"
 Angel jelas heran lihat editornya itu,"Maksud kamu apa sih?Bunga apa?"
           Editornya menarik tangannya ke sebuah ruangan,disana nampak berjajar aneka bunga warna merah memenuhi ruangan yang biasa ia pakai buat diskusi naskah.Angel terpana,"Astaga!Ini semua buat aku?"
Editornya mengangguk sambil mengambil kartu ucapannya,"Gimana bisa kenal milyarder muda macam Miller Khan mb?"
 Angel membaca ucapan di kartunya,'Please forgive me by calling me.'
Editornya kepo,"Emang punya salah apa mb pebisnis keren itu sama mb?Sampai segitunya minta maafnya.So sweet banget.Kayaknya kekasih mb ga gini2 amat deh ke mb.He..he..ups sorry ga kritik nih."
Angel meraih salah satu bunga,"Dia hampir nabrak aku dengan mobilnya.But just that.Nothing else.Ketemu juga baru itu."
Editornya ga percaya,"Masak?Aku ga yakin kalau hanya gitu deh."
 Angel nyerahin tulisannya,"Udah nih kerjain naskahnya.Kalau mau ambil bunganya ambil aja."
Wah hepi gitu editornya,"Beneran nih!Asyik!Yang ini kuambil ya.Thank you2.He..he..Saatnya kerja!"
Ia lalu sibuk dengan komputernya,sedang Angel malah mengambil hpnya,'Kalau ga aku hubungi ntar dia kirim lebih banyak bunga lagi nih.Aduh wanginya dah bikin aku pusing nih...'
Angel lalu keluar ruangan menuju ke balkon,biasa cari signal.Ditekannya no Miller,"Halo..."
 �� RUANG MEETING KHAN CORPORATION....
          Rapat membahas audit eksternal sedang diselenggarakan,kala hp Miller bergetar.Sang pebisnis muda segera memberi kode,"Maaf kalian teruskan dulu."
Semua peserta rapat memandang heran pada boss mereka.Direktur Operasional mengambil alih rapat,"Lanjutkan bahasannya."
 Namun ada juga yang bisik2,"Tumben Presdir Muda ga konsent hari ini.Tengok hp terus sejak tadi." Yang lain nanggapi,"Tunggu telpon penting kali...biasa bisnis besar.Tender2..."
          Sekretaris Miller yang nampak bermuka asam jawa,weleh ndah kecute... Sementara itu Miller bergegas menuju mobilnya,"Halo selamat siang...ini Nona Angel ya?"
Angel menjawab,"Bagaimana Anda tahu nama saya?"
Miller tersenyum,"Penulis berbakat seperti Anda siapa yang ga kenal.Saya senang akhirnya Anda sudi menelpon saya.Anda suka bunganya?"
Angel menaikkan alisnya,"Bunganya cantik tapi menurut saya semua itu tak perlu Anda lakukan karena saya ga mempermasalahkan kejadian waktu itu kok.Jadi Anda tak perlu minta maaf apalagi sampai repot2 kirim bunga sebanyak ini."
Miller masuk ke mobilnya,"Anda dimana sekarang?Saya merasa tidak nyaman bila belum meminta maaf secara langsung.Bisa kita bertemu?"
Angel melihat jamnya,"Sekarang?Tapi ini sudah jam makan siang..."
Miller tahu Angel ada dimana karena ia menyebut soal bunga yang banyak berarti ia ada di kantor penerbitan,"Bukankah itu suatu kebetulan.Saya akan menjemput Anda makan siang dengan saya,saya sebentar lagi sampai kok."
Angel terbelalak,"Apa?"
Miller malah menjawab,"Saya sudah melihat gedungnya...tunggu ya...."
Angel melihat ke bawah,sebuah mobil warna hitam memasuki area,"Aduh....malah jadi panjang nih urusannya..."
Angel akhirnya turun menemui Miller yang dikerubuti wartawan,"Pak!Apa Anda tertarik bisnis percetakan Pak?"
Angel hanya bisa terpaku melihat pria berjas hitam melangkah mendekatinya ditengah kerumunan media massa,"Tentu saja ...sekarang ini kan marak hoax jadi saya ingin penulis2 yang baik tetap eksis.Permisi..."
Pers makin heboh kala Miller meraih tangan Angel dan mengajaknya pergi,"Pak!Pak!Apa dia kekasih bapak?Calonnya ya Pak?Kapan nikahnya Pak?"
Angel hendak membantah tapi malah kian digandeng dengan erat tangannya oleh Miller,'Aduh main pegang tangan aja nih...Rio aja ga gini amat ke aku.Kenapa aku deg2an ya?Genggaman tangannya hangat nian.'
Miller akhirnya berhasil membawa Angel masuk ke mobilnya,"Kita pergi aja sebelum jadi perkedel disini..."
Mobilpun melaju menuju ke sebuah restoran.Sementara itu Rio sudah hampir sampai Indonesia.
 ☆☆ DALAM PESAWAT...
          Rio nampak menghindari beradu pandang dengan Ariel,sejak peristiwa malam itu,keduanya malah jadi canggung.Ga kayak biasanya yang akrab dan ceria.Keduanya nampak sibuk dengan pikiran masing2.Rio nampak galau bin gegana bin gelisah gitu deh,'Moga aja Ariel ga ember ke Angel soal kejadian semalam.Bodohnya aku kenapa bisa teler sih semalam?'
 Ariel sendiri malah menahan senyum gitu,'Bagus Ariel!Good move!Sekarang tinggal tunggu waktu saja.Rio pasti jatuh ke tanganmu!'
        Benarkah Ariel akan menjaga rahasia Rio?Bagaimana juga dengan Angel dan Miller?***see you next eps***


Eps 6 →♡← ROMANSA ANGEL-KHAN : The Power
>♡< WINDOW OF DREAMS : Kuasa
           Saya itu punya impian punya lahan untuk bisa ditanami dan bisa dipanen alias ada hasilnya entah buah atau daun.Jadi ga sekedar bisa dilihat saja.Ñah kemarin kan saya libur nih,saya pakai kesempatan itu untuk panen labu.Ada sekitar 12 labu saya panen.Sama kakak dibagi2kan ke tetangga.Ada yang kena diabetes senang sekali dia dapat labu.Sejak awal dia sudah pesan minta malah.Terus ada yang sampai mau beli tapi ga usahlah kita kasih aja.Lagian pas hari raya juga.Pak Rt,wakilnya,penjual buah,depan rumah bahkan orang yang pernah jahat sama kamipun kami kasih.Labu kasih ceritanya.Sisanya dibagi ke saudara2 kandung saya.Pada kaget gitu lihat labunya.Gede amat katanya.
          Kok bisa berbuah selebat itu sih?Kakak jawab tanahnya subur dan memang rumah kami diberkati karena ga sekali ini saja kejadian kayak gini.Dulu mangga juga gitu buahnya besar2,terus pare sampai orang luar RW aja datang saking buahnya begitu lebat.Bahkan sampai dibilang pare gendruwo.Weleh...Terus belimbing bahkan pisang.Markisah juga berbuah lebat.Dulu talok juga gitu.Entah tanahnya yang subur atau emang tanahnya magic ga ngerti yang pasti kami selalu berbagi.Ini aja masih ada dua yang belum dipetik habis diatas genting.Oh ya dulu juga pernah buah naga berbuah lebat sampai dicuri anak tetangga.
          Dalam hidup saya,saya ingin selalu menjadi orang yang berbahagia.Nah katanya lebih berbahagia memberi daripada menerima.Makanya kunci sukses hidup itu adalah memberi.Berilah maka kamu akan diberi.Tiap tanaman yang berbuah kami bagi2 bukannya malah berkurang buahnya namun malah makin lebat.Sampai tetangga pada heran,"Kok saya nanam ga berbuah2 ya?Kok saya nanam malah mati ya tanamannya?"
          Entah apa yang membedakannya yang pasti walohnya kini sudah jadi kolak.Ada di kulkas dan tahu ga waloh itu baik untuk penderita asma lho.Coba deh.Bicara soal memberi,kira2 Angel kasih maaf ga ya sama Miller?Yuk kepoin mereka!
  MOBIL MILLER...
Miller tersenyum melihat Angel berada disebelahnya,'Cantiknya...pakaiannya ga open namun dia terlihat mempesona dengan rambut terurai begitu.'
Angel tahu dilihatin malah jadi grogi,"Ehm...kita mau kemana?Kamu kan orang sibuk apa ga ada janji gitu sama klien atau isteri kamu mungkin."
Miller malah tersenyum,"Isteri?Wajahku udah kayak bapak2 ya?Perlu perawatan kayaknya nih." Angel keki juga melihat pria disebelahnya malah liatin spion ngaca gitu benerin rambutnya,'Aduh...kayaknya salah ngomong nih...'
Angel grogi memain2kan jemarinya yang lentik di pangkuannya,"Maaf aku ga bilang kamu kayak bapak2...aku.."
Miller memotong,"Kok jadi kamu yang minta maaf sih?Santai aja lagi.Aku emang kelihatan lebih tua dari umurku sebenarnya.Makhlum aja di kantor aku malah dipanggil Bapak seringnya.Oh ya kamu makan siang dimana?Pilih aja!"
Angel malah mikir,'Mending aku bikin dia bete deh makan siang sama aku.Aku akan pilih tempat dimana pebisnis kelas dia ga akan suka.He..he..'
Melihat wanita cantik di sebelahnya tersenyum,Miller kian terpana,'Tiba2 dia senyum,hmm...kayaknya dia seneng deh jalan sama aku.'
Angel melihat ke luar dan menunjuk satu tempat,"Disana aja makan siangnya.Aku dah laper banget nih.Makanannya super pedas semua.Kamu suka pedas kan?"
Miller jelas ga mau dibilang takut makan pedas,"Yang penting kamu suka.Aku pasti suka."
Dalam hati dia heran,'Nih cewek kok kagak milih resto mewah gitu atau yang rada binafid dikit.Malah milih tempat sederhana begini.Ikutin aja deh.Lagian mau lewati api dan air akan kujalani kok.Pebisnis kok ditantang.'
          Angel tertawa dalam hati melihat Miller melepas sepatunya soalnya tempatnya lesehan.Pemilik kafenya aja sampai terpana melihat Miller,"Anda kan...yang biasa muncul di tv itu kan?Pengusaha Khan Jr?"
 Miller hanya mengangguk sembari menyambut jabat tangan sang pemilik kafe,"Saya tak seterkenal itu.Hanya beberapa kali saja kok masuk tv...Oh ya disini menunya apa saja ya?"
         Daftar menu diberikan usai meminta foto selfi beberapa kali jepret.Weleh mana bilang gini lagi,"Sekalian sama isterinya dong Pak Khan.Memang pasangan yang serasi.Nanti akan saya pigura he..he.."
Angel hendak membantah,namun keburu digandeng sama Miller,"Udah ikutin aja biar cepet makan kita katanya sudah lapar tadi..."
           Angel hanya memasang senyum keki kala difoto apalagi pas kefoto pas menghadap Miller lagi mukanya.Aduh...niatnya mau protes eh malah terkesan mesra.Walah... Saking betenya Angel pesen menu dengan level pedas tingkat tinggi.Miller aja ambil yang level biasa.Itu aja dia dah megap2 sebenarnya,"Pedas juga ya?Kamu memang suka masakan pedas ya?"
Angel sebenarnya juga dah ga tahan pedasnya,"Iya.Maaf jika kamu ga suka pedas.Oh ya by the way aku udah maafin kamu jadi semua dah clear ya.Kamu ga usah kirim2 bunga lagi.Udah ga ada yang perlu dimaafkan lagi kok.Tapi makasih sih sama bunganya."
 Miller merasa Angel menjaga jarak,"Kamu suka menulis sejak kapan?"
Angel senang kalau membahas soal tulisannya,malah cerita dia gimana dia bisa jadi penulis,"Buat aku menulis itu bukan sekedar bikin cerita atau menuang pikiran dan inspirasi atau ide2.Namun menulis itu sebuah cara untuk aku bisa memberi bagi sekitar aku bagi masyarakat.Lihat saja sekarang banyak hoax beredar,jika penulis yang berhati mulia pasti takkan melakukan itu.Penulis2 yang kredibel harus melawan semua itu."
Miller dengerin sambil manggut2,"Wah sedalam itu lihatnya.Ga sangka.Menarik juga dunia menulis itu ya?"
Hp Angel bunyi rupanya dari editornya,"Mb tumben makan siang ga ajak2.Lagi dimana?Aku cari2 ga ada.Kata satpam pergi sama pria berjas gitu.Hayo lagi sama siapa nih?Ganggu ga?"
Angel segera menjauh dari Miller,"Maaf editor saya ngebel..."
Miller mempersilahkan,"Gpp terima saja..."
Angel ke sebuah sudut,"Kamu nih...aku tuh lagi nyelesain urusan aku sama ...itu yang kirim bunga." Editornya ngekek,"Hayo duain Mas Rio ya?Aku bilangin lho..."
Angel manyun,"Hush!Siapa yang duain.Nuduh ga beralasan tuh.Lagian orangnya lagi di Jepang kok.Makanya biar ga berbuntut panjang aku jelasin semua.Udah kelar ngeditnya?Cepet amat?"
 Usai bahas soal naskah,Angel kembali lagi ke dekat Miller yang nampak juga sedang terima telpon,"Iya atur ulang agenda aku ya?Iya...iya..."
Angel bersiap pulang,"Sepertinya kamu sibuk.Makasih ya udah ngajak makan siang.Maaf jika tempatnya kurang nyaman.Tapi sejak lama aku ingin sekali makan di sini."
Miller malah mencoba mencari peluang,"Kalau kamu ada waktu aku mau nemeni kamu makan disini lagi kok.Tempatnya asyik juga."
Angel batin,'Waduh...kok malah ketagihan dia...gawat.'
Miller lalu membayar semua dan mengantar Angel kembali ke penerbitan,"Tak sangka menyenangkan juga makan siang bersama seorang penulis.Terima kasih sudah memaafkan saya.Moga kita bisa berteman.Panggil saja aku Miller atau Khan terserah."
Angel keluar dari mobil,"Thanks ya buat lunchnya Khan...Gpp kan aku panggil begitu?"
 Miller melambaikan tangan,"Gpp.Aku suka kok..Dah..Angel..see you soon."
Angel hanya bisa menatap kepergian Miller dengan gamang,'Soon?Apa maksudnya dengan soon?Udah deh...yang pasti aku dah jelasin semua.Rio kok ga hubungi aku ya?Biasanya suka minta jemput di bandara.Dihubungi ga bisa lagi.Pasti lagi di pesawat nih.Kerja dulu ah...tapi kok perutku agak mulas ya?Kebanyakan sambel nih kayaknya...'
 ▶♡◀ KANTOR KHAN...
          Ga cuma Angel,Miller juga kerasa perutnya ga enak.Ia bahkan pulang lebih awal dari biasanya.Sekretarisnya heran,"Pak,tumben pulang cepet Pak kan masih ada beberapa agenda?"
Miller malah meraih tas kerjanya,"Udah kamu atur aja.Bilang besok atau lusa kek.Aku mau pulang dulu.Pras suruh siapin mobil ya!"
          Miller minta sopir antar dia pulang,perutnya dah mules.Sopirnya segera tanggap membukakan pintu dan nyetir tanpa banyak bicara.Sampai rumah diomelin sama Mamanya,"Sayang,kamu kok tumben dah pulang?Ada masalah di kantor?"
Miller malah ngacir ke kamar mandi,"Perutnya mules Mam...Ceritanya ntar ya..."
Maminya malah tambah ceriwis,"Makanya kamu itu cepet cari pendamping biar ada yang ngurus makan kamu.Ga makan sembarangan."
 Miller malah batin,'Ya ampun Mam...ini juga gara2 ngejar cewek jadi gini nih.'
Kita tinggalin Miller yang lagi sakit perut.Kita ke bandara aja.
  BANDARA SOEKARNO HATTA...
            Pesawat yang dinaiki Rio sudah mendarat di Indonesia.Namun Rio sengaja ga menghubungi Angel karena ia sedang banyak pikiran,'Ntar kalau Ariel keceplosan gimana?Angel kan pemerhati gitu orangnya.Penulis sih.Mending aku ke rumag dia aja bikin kejutan.'
Ariel malah celingukan,'Tumben aku ga lihat Angel jemput Rio?Bagus deh hubungan mereka memang harus jadi renggang.Kalau bisa malah putus aja.'
          Tanpa banyak bicara Rio dan Ariel berpisah.Naik taxi masing2.Malamnya Rio mampir ke rumah Angel,bikin surprise gitu.Jelas Angel surprise walaupun dia lagi mules perutnya kakehan sambel.He..he.. Maudy menyambut kedatangan Rio dengan ramah,"Nak Rio akhirnya muncul lagi.Wah bawa apa ini?"
 Rio memberikan oleh2nya,"Buat Tante dan Om.Juga buat adik2 Angel.Angel ada Tante?"
Maudy mempersilahkan masuk,"Ada.Tapi lagi kurang sehat.Biasa salah makan.Perutnya agak konslet."
Angel turun,"Rio!!Kapan sampai di Jakarta?"
Wah main peluk aja deh Rio,ia kangen banget sama kekasih hatinya itu,"Sengaja pingin bikin surprise kok.Nih kubelikan kimono.Suka ga?"
Angel jelas seneng,"Wah bagus banget.Makasih ya."
Rio duduk dekat Angel,"Katanya kamu lagi ga enak badan ya?Gimana udah enakan?"
Angel hanya tersenyum,"Udah mendingan kok.Dah minum obat kok."
Angel malah kepikiran Miller,'Aku aja mules banget gimana dia ya?Aku kok malah jadi merasa bersalah ya?'
Rio membuyarkan lamunan Angel,"Hey!Malah melamun!Mikir siapa hayo?Aku cemburu nih!Jangan2 selama aku di Jepang kamu macam2..."
Angel meraih jemari dokter di dekatnya itu,"Siapa yang macam2?Aku ga kayak gitu.Oh ya gimana seminarnya?Asyik?"
Rio malah jadi ga semangat bahas soal seminar di Jepang,"Ya begitulah.Aku ceritain juga kamu ga akan paham.Oh ya besok aku ada undangan reuni SMA nih.Temeni aku ya?"
Angel mengangguk,"Emang boleh bawa pacar?"
Rio malah meraih jemari Angel,"Kan bentar lagi bukan pacar tapi naik kelas.Kita mau tunangan." Angel tersipu,"Dulu waktu SMA kamu nakal ga?Ntar aku dikerjain lagi sama temen2 kamu.Balas kamu he..he.."
Rio malah keinget sama Miller,"Aku anaknya ga suka cari masalah sih sebenarnya.Kecuali ke satu orang.Rival berat kalau ini."
Angel heran dengerin,"Rival berat dalam hal apa?"
Rio cerita,"Dia itu anak orang kaya.Anak tunggal pula.Dia itu punya prinsip harus jadi yang terbaik.Nah aku paling suka kalau bisa ngalahin dia.Masak kalau dia kalah nilainya sama aku,badannya langsung sakit.Besoknya dia pasti ga masuk.Ha..ha.."
Angel gumun juga,"Ada ya orang kayak begitu?Baru tahu aku.Jadi penasaran kayak gimana orangnya."
Rio meminum teh yang disediakan Angel,"Besok aku kenalin.Itupun kalau dia datang.Soalnya kabarnya dia kini supersibuk gitu.Biasa bisnisman.Pewaris bisnis keluarga."
           Angel hanya bisa manggut2.Gimana reaksi Angel kalau tahu siapa sebenarnya orang yang dibicarain Rio?**see you next eps**


Eps 7 ◆◆ ROMANSA ANGEL-KHAN◆◆ : The Wonders Of The Word
◆◆ WINDOW OF DREAMS : Keajaiban Kata
          Selama masa pilkada Jakarta saya ga interest lagi lihat bola karena selain liga fave saya disender group tv yang ga saya respect juga klub saya lagi alami penurunan performa.Kok bisa tahu?Ya walau ga lihat via tv kan masih ada orang2 sekitar saya yang mania bola ngasih update berita soal bola.Makhlum bola mania he..he...Wah udah bisa ketawa sekarang.Ga sedih lagi kayaknya...Iya udah bisa legowo sekarang.Semeleh pikire.Nah di IG saya cerita gimana saya bisa legowo.Tuhan janji mau menghibur saya dan Dia tepati.Dua penghiburan sekaligus.Wah tahu aja saya suka angka dua.He..he..Nah penghiburan pertama adalah klub saya menang kemarin lawan Manchester City dalam ajang FA Cup.Skornya lagi2 ada angka 2 nya he..he..
           Lalu yang kedua dan yang saya lihat sampai begadang jingglang adalah ...Benar!Motogp.Sirkuit Texas Austin AS.Saya lihat mulai dari kualifikasi jam 11 malam dimana Marquez di pool position.Wah keren 5 kali pool position padahal lagi cedera sebenarnya karena kemarin di sirkuit Argentina crash.Tapi saya yakin kalau sirkuit Texas itu selalu memberi hasil bagus buat Marques.Gimana ga?Dia selalu podium satu di sini.Sampai dijuluki 'King Of Texas '.
          Bahkan sirkuit itu kerap disebut Sirkuit of Marc Marquez.Usai kualifikasi saya lihat moto2 dulu karena saya juga punya dua pembalap fave di sini.Dominique Aegeter dan Lorenzo Balda.Sayang Lorenzo Balda crash tapi Aegeter finish 5 dibelakang adiknya Marquez.Keren!Lalu race utamanya?Pada awal race Pedrosa yang didepan.Marquez kedua baru Rossi.Lalu Vinalez crash di turn 18.Dia kecewa sekali padahal dia sangat ingin mengalahkan Marquez di sirkuit ini.Eh malah glassar.Rossi sempat terlibat insiden dengan Zarco hingga kena penalty pengurangan waktu.Marquez akhirnya bisa menyalip Pedrosa terus tancap gas didepan leading dia.Pedrosa karena ban depannya sisi kanan mulai habis akhirnya disalip Rossi.
            Walau Rossi kena penalty tapi tetep memuncaki klasemen sementara motogp.Marquez jelas juara 1 dong.Wah pialanya beda sendiri.Pakai topi koboy lagi.Makin ganteng deh.Selamat ya!Senengnya saya sampai begadang.Adik saya juga lihat dan hepi dia saat Vinalez crash.Weleh...Bagi saya ini benar2 penghiburan dari Tuhan.Thank you Lord.Uniknya lagi saya itu jam 7 tidur dan bangun pas kualifikasi mau mulai lho.Pas banget.Kakak saya teriak2 bangunin.Dia tahu betapa saya suka motogp.Mata kayal bandeng lihat sampai jam 3 pagi.Ngantuknya sekarang.He..he..Yuk lanjut cerbungnya.Cerbung yang saya enjoy banget nulisnya.Love to write it.Kemarin sampai mana ya?Oh ya acara reuni.Yuk reunian!Weeleh...
 ◆◆ RUMAH ANGEL...
          Angel nampak sudah rapi dan menawan dengan gaun pink yang lembut ga menyolok banget merah mudanya.Gaun yang sampai ke lutut dengan potongan simple itu nampak manis dipakai Angel yang kulitnya memang putih bersih.Kevin yang baru aja pulang sekolah sampai berdecak kagum,"Wuihh...cantik bener kakakku.Mau kemana nih?" Angel mengedipkan matanya,"Mau pergi nemeni Kak Rio..."
David nimbrung,"Aku ga diajak Kak?Biasanya diajak."
Maudy nyeletuk,"Ntar kalau kamu ikut dikira kamu anaknya Kak Angel dong.He..he.."
Kevin ketawa,"Dasar ekor sukanya follow aja...emang ig follow he..he.."
Eh yang diomong datang,"Ting Tong!"
           Rio datang dengan jas coklat muda gitu.Tentu saja disambut oleh Angel,"Aku pakai gini gpp kan?"
Rio malah terpana,"Wah kamu pakai apa aja juga cantik kok...dasarnya emang dah kayak bidadari...mau gimana lagi."
Angel malah meledek,"Bidadari juga bisa dibohongi lho.Ingat kisah Jaka Tarub.He..he.."
Rio terkesiap mendengarnya,'Maaf Gel..Aku emang udah bohongi kamu ...tapi aku ga merencanakannya Gel..itu semua murni kecelakaan..kekhilafan...'
Angel melihat Rio melamun segera meraih lengannya,"Yuk berangkat aja.Biar ga kemalaman pulangnya.Lagian udah jam segini..."
           Rio pamitan sama orang tuanya Angel lalu meluncurlah mereka ke lokasi reuni yaitu sebuah ballroom hotel.Hotel apa?Alexis he..he..
 ◆◆ KEDIAMAN KHAN...
          Sebuah mansion mewah dengan design taman yang indah dan cukup luas.Nampak seorang pria muda dengan balutan jas hitam bersiap mau pergi,"Bagusnya pakai dasi ga ya?"
Gumamannya itu dijawab oleh sang mama,"Ini acara ga resmi kan?Ga usah pakai dasi nanti dikira somse lagi.Pakai hem aja juga udah keren kok."
Miller mematut2 diri di depan cermin,"Mami bener.Gini aja deh.Elegan kok."
Sang mama malah bertanya,"Kamu datangnya sendirian?"
Miller menyemprotkan parfum,"Iyalah Mam...masak ngajak Mami he..he.."
Maminya keki juga,"Maksud Mami ga gitu juga...kan kalo kamu datang bawa pasangan,bajumu juga ga bisa sembarangan.Harus padanin juga sama yang diajak.Gitu maksudnya."
Miller mencari kontak mobilnya,"Kutaruh mana ya?Kok ga ada."
Maminya jawab,"Mami kasih kuncinya ke Pras.Kamu diantar sopir pokoknya Mami ga mau lagi kamu pergi ngelayap bawa mobil sendiri.Kemarin2 itu sampai mules perutnya.Mami mau kamu ditemani bodyguard.Titik!"
Miller nyerah deh kalau udah Maminya keluarin ultimatum,"Terserah Mami deh.Lagian Mami anggap Miller kayak anak kecil aja.Kawal terus."
Papanya malah ikut nimbrung,"Semua karena kamu itu anak tunggal kami Miller.Kamu itu pewaris Khan Corporation.Kamu itu harta kami."
          Wah daripada diceramahi soal bibit bebet dan bobot,Miller pilih ngacir berangkat reuni.Usai mencium tangan kedua orang tuanya,mobil Miller melaju menuju TKP...wei...lokasi.Weleh... Didalam mobil ia berpesan pada bodyguardnya,"Ntar kamu jangan deket2 banget sama aku.Dikira aku gay nanti.Gawat!" Pras sang bodyguard tersenyum,"Boss Junior bisa aja..."
Miller malah kebayang sama Rio,'Kira2 dia udah nikah belum ya?Biasanya dia itu satu step di depanku.Moga aja dia masih jomblo kayak aku.Belum laku2...Jadi ntar kita bisa duel lagi nih.Kalau dia udah nikah mau tahu kayak gimana model isterinya.Wanita macam apa sih yang jadi selera dia?'
 ◆◆ LOKASI REUNI...
Angel terpana melihat dekorasinya,"Wah unik sekali.Berjajar foto2 para alumni bahkan mejanya juga berdasarkan urutan absen saat masa sekolah."
Rio menyapa dan bersalaman dengan beberapa orang yang masih ia ingat," Victor kan?Ya ampun kamu kok beda banget sekarang bro?Dulu kurus banget lho...Wah2 makmur kayaknya nih.Pasti karena isterinya nih...cocok kayaknya he..he.."
 Pria dengan perut buncit itu ngekek dan memperkenalkan isterinya,"Kenalin nih isteri aku.Orang Padang.He...he..Kami buka bisnis restoran padang makanya aku jadi gemuk begini."
Rio juga memperkenalkan Angel,"Kenalin calon isteri aku he .he.."
Victor memuji,"Bening kali calon kau...Nikah undang2 ya?Oh ya rival kamu di SMU mana?Itu si anak gedongan ha..ha.."
           Angel ga mau mengganggu obrolan mereka,ia memilih jalan2 lihat dekorasi dan foto2 yang dipajang di sepanjang dinding.Saking asyiknya lihat sampai ia ga menyadari seseorang sudah berdiri di dekatnya,"Seingat aku tidak ada penulis secantik ini pas jaman aku sekolah dulu...Apa aku terlalu serius belajar ya sehingga ga gaul?"
Angel kenal suara itu,'Suara ini...'
Angel membalikkan badannya,"Anda???"
            Siapa yang dilihat Angel?**see you next eps**


Eps 8 >� R♡MANSA ANGEL-KHAN ♡< : Go To Now
>♡ WINDOW OF DREAMS : Pergi Sekarang
            Hari ini jam 9 malam nanti,saya akan pergi tamasya.Semua perlengkapan sudah saya siapkan,tapi saya mau kebaktian dulu nanti karena Minggu saya ga bisa ibadah raya seperti biasa.Sedih sebenarnya kenapa pikniknya di hari Minggu tapi untunglah gereja saya ada ibadah raya di hari Sabtu juga.Walau mungkin ga sampai tuntas tapi saya akan lebih damai pergi piknik karena sudah mendahulukan Tuhan daripada kesenangan saya.
           Saya masih ingat dulu kala kerja di pabrik makanan,pernah diawal masa kerja ada kegiatan kayak gini juga,piknik gitu namun kemudian ga diadakan lagi.Hemat biaya katanya.Lalu saya kalau pas nunggu bus gitu saya merenung dan berdoa semoga kelak acara piknik gitu diadain lagi.Eh doa saya terkabul di perusahaan yang baru.Presdirnya jan mirip tenan sama Pak Basuki.Agama,etnis,wajah,perawakan,kaca mata,gaya jalan,bahkan kebijakan2 juga.Sangat menekankan kebersihan,kecermatan,detil,tapi juga memberi reward buat yang berprestasi.Disinilah saya alami apa itu bonus tiap tahun,piknik tiap tahun,seragam ganti terus dan ga bayar,dapat suplemen,macam2 deh.
          Terima kasih Tuhan buat Presdir yang baik.Kiranya Kau jagai biar tetap menjadi orang yang lurus.Buat piknik ini perusahaan keluar budget lebih dari setengah milyar.Anehnya setiap kali karyawan disenangkan maka omset perusahaan ikut naik.Kemarin aja bonus kita dua kali tahun kemarin.Semua dapat baik level operator,cleaning service apalagi level top management.Malah yang level manager diajak piknik duluan ke Malaysia kemarin.Kemarin saat briefing piknik,beliau hadir dengan seragam batik.Makdeg saya lihatnya.Astaga Pak Ahok disini ...weleh...
          Baper banget.Bukan cuma saya yang bilang gitu teman2 saya yang lain juga merasa beliau begitu mirip sama Pak Basuki.Kembar he..he..Bagus deh piknik ditemani Pak Basuki nih.Cie...Sebelum piknik saya mau ninggalin cerbung dulu biar ada hiburan juga buat pembaca.Kalau nanti saya dapat doorprize,akan ada permintaan pembaca yang akan saya penuhi.Kalau dapat di bus dan di acara maka akan ada dua request yang akan saya acc.Moga aja dapat deh.Oke kita lanjut kisahnya.Terakhir di tempat reuni ya.Ketemu siapa Angel di sana?
 >� LOKASI REUNI...
Angel menoleh ke arah sumber suara,"Anda?"
Seorang pria dengan kemeja biru dengker lengan panjang nampak tersenyum padanya,"Benar kan kita akan segera bertemu lagi?Kayaknya kita memang berjodoh."
Namun pernyataan itu justru ditanggapi pihak lain,"Ga mungkin berjodoh...karena wanita cantik ini sebentar lagi akan menjadi Nyonya Rio Dewanto."
Rupanya Rio yang ikut nimbrung,"Angel ini lho orang yang pernah kuceritakan waktu itu.Namanya..."
Angel malah nampak kikuk apalagi ia sudah tahu siapa pria yang ada didepannya,"Ga sangka kita bertemu lagi Tuan Khan..."
           Miller tersenyum walau dalam hati ia agak kecewa dengan status Angel yang rupanya sudah digandeng sama Rio,rivalnya selama SMU.Ia adalah bisnisman,semangat optimis dan mental baja sudah jadi makanan sehari2,"Jodoh itu yang mengatur Tuhan...iya kan Nona Angel?"
Rio posesif gitu bergaya melingkarkan lengannya di bahu Angel,"Kamu sendiri belum ketemu jodoh ya?Kok sendirian?Mana Mrs Miller Khannya?"
Angel memandang Rio dengan heran,"Rio..."
Miller malah tertawa renyah,"Tenang saja jodoh ga akan kemana kok.Saya percaya itu."
Rio melihat acara mau dimulai,"Kau dapat meja berapa?"
Miller menjawab,"Meja 15.Ah itu disana.Kalian?"
Rio menggandeng Angel,"Meja 19.Tepat dibelakangmu.Tapi soal prestasi dan wanita aku jelas selangkah didepan.Yuk ke sana.Acara mau mulai tuh!"
Miller melangkah dibelakang mereka,'Sombong sekali.Mengapa aku selalu kalah sama dia ya?Bahkan wanita yang menarik hatikupun ternyata adalah kekasihnya.Tapi Angel masih belum resmi jadi isteri dia kan?Kesempatan masih terbuka.'
Angel nampak mencuri pandang berkali2 ke arah Miller,'Ga sangka dia itu teman sekolah Rio.Dunia sempit juga ya?'
Rio memperhatikan interaksi keduanya dan malah menaruh curiga,"Memang kamu ketemu Miller dimana?Kok ga pernah cerita?"
Angel lalu cerita awal dia ketemu Miller,"Pertemuan yang ga disengaja kok.Lagian mana aku tahu kalau dia pernah sekelas denganmu di sekolah dulu."
 Rio nampak kesal kala Miller melempar senyum ke Angel,'Kayaknya Si Anak Gedongan itu tertarik deh sama Angelku...Sepertinya aku harus mempercepat pertunangan nih.Kalau perlu kuundang Si Miller itu he..he..'
Angel risih ditanyai terus sama Rio soal Miller,"Aku ke toilet dulu ya?"
Angel melangkah dengan terburu sampai seorang pramusaji hampir saja ditabraknya,"Ups..!"
Angel oleng karena menyelamatkan diri dari ketumpahan minuman yang dibawa si pramusaji,"Eit..."            Untunglah sepasang lengan segera menangkapnya,lengan berhem biru dengker.Wah lengannya sapa hayo? Semua ikut menahan nafas melihat adegan itu,dishoot kamera pula.Angel terpana mengetahui penolongnya,"Khan..."
Miller memandang wanita cantik dalam rengkuhannya,"Benar kan kita memang jodoh?"
 Angel segera menegakkan dirinya melepas pelukan Miller dengan wajah salting,"Ehmm...maaf eh...maksudku terima kasih...sudah menolongku."
 Hadirin bersuit2 riuh,"Sweet!!Sweet!Siapa itu Miller???"
Rio jadi merah padam melihat kekasihnya malah jatuh ke pelukan rivalnya,'Sebaiknya segera cabut deh dari sini.Acaranya ga asyik!'
Miller malah digodain sama teman satu mejanya,"Ketemu jodoh di acara reuni nih..."
Miller malah menjawab sambil melirik ke meja Rio,"Husst.Ntar ada yang marah lho.."
          Angel bergegas ke toilet,ia malah jadi deg2an karena kejadian tadi.Dipandanginya wajahnya di cermin,'Aduh kenapa pakai insiden sih mau ke toilet aja lagipula aku sempat lihat muka Rio kayaknya ga suka deh aku deket2 sama Khan...'
Begitu Angel kembali ke mejanya,Rio nampak dah ga enjoy dengan suasana reuni,"Kita cabut yuk!Pergi makan diluar aja gimana?"
Angel jelas merasa ga enak,"Kan acaranya belum selesai.Masak udah mau pergi sih?Ga enak ah sama temen2 kamu.Ntar dikira aku lagi yang ngajak cabut."
Rio ngalah deh,"Heran deh yang reuni kayaknya aku deh ...malah kamu yang kayaknya pernah sekolah di sekolah aku..."
 Angel malah terkesan dengan keseruan panitia,"Udah...kalau lakuin segala sesuatu itu sampai tuntas.Kan kamu dokter pasti lebih ngerti maksudku.Lagian aku lagi nyari inspirasi buat tulisanku.Acara ini cukup menarik kok.Unik malah.Hargai panitia dong udah susah2 bikin acara ini.Oke Pak Dokter?"
 Rio senyum sambil melirik ke arah meja Miller,'Si Anak Gedongan itu sejak tadi terima telpon melulu.Sok sibuk!'
Eh malah nama Khan dipanggil MC,"Ditengah2 kita ada yang jadi pebisnis sukses lho teman2...Tahu kan siapa?Yuk kita minta dia ke depan.Biar share pengalaman he..he..siapa tahu aja menular suksesnya ke kita2.Setuju ga?"
Wah langsung heboh bilang,"Setuju!!"
         Khan segera didaulat ke depan,mau tak mau maju deh.Semua dengerin kisah perjuangannya gimana ga mudah juga nerusin bisnis keluarga,"Mempertahankan itu ternyata lebih sulit dari mengejarnya.Itulah inti kisah perjuangan saya.Moga bisa jadi motivasi buat teman2.Saya juga senang jika ada yang mau jadi relasi bisnis saya he..he.."
Angel berkata,"Ternyata ya ga semudah yang kita pikir hidup jadi anak orang kaya itu.Inspiring."
Rio malah merasa ditantang dengan pernyataan Miller di panggung,'Dia itu mengirim pesan perang rupanya.Dia menantangku rupanya.Dia pikir aku ga bisa mempertahankan Angel apa?Kayaknya aku harus gerak cepat nih soal Angel.Aku ga mau kehilangan Angel.'
          Weleh kok malah beda mikirnya ya?Benarkah Miller menantang Rio? Miller ternyata memang otak bisnis,dia meninggalkan acara reuni dengan alasan ada pertemuan penting.Janji bisnis.Jelas panitia ga bisa nahan.Makhlumlah pebisnis kondang.Miller melambai pada semuanya sebelum pergi bahkan sempat mengangguk penuh senyum pada Angel.Rio meradang dan akhirnya ikutan cabut dari acara. Penasaran Miller janji bisnis sama siapa sih?
 >� SEBUAH RESTORAN BONAFID...
Seorang wanita cantik walau sudah kepala 4 masih terlihat muda,Miller disambutnya dengan senyuman manis,"Tante ga sangka kamu tertarik dengan bisnis Tante.Keponakan Tante ini emang penuh kejutan."
Miller menyapanya dengan santun,"Tante Mita bisa saja.Pingin nyoba aja peruntungan di dunia yang beda he .he ."
          Paramita Rusady adalah adik dari Mama Miller.Dia seorang wanita bisnis yang berkecimpung dalam dunia publishing,majalah,dan fashion.Penerbitan2 terkemuka ada di bawah kendalinya.Wah Miller punya rencana apa ya?Apa ada hubungannya dengan Angel?Apakah dia ingin merebut Angel dari Rio?Kita lihat Rio dan Angel aja yuk!
 >♡ MOBIL RIO...
          Rio sebenarnya pingin ngajak Angel hang out kemana gitu tapi Angel pingin pulang aja soalnya lagi dapat inspirasi nulis katanya di reuni tadi.Rio dah hafal gaya Angel yang moody dan lebih suka dekem di rumah buat nulis.Namanya juga penulis.Begitulah resiko punya pacar penulis.He..he.. Rio melihat Angel sibuk memilih2 lagu yang mau diputar di mobil,"Pasti nyari lagu melow deh..."
 Angel ketawa,"Tahu aja.Asyik sih dengerin lagu ngeslow apalagi sambil nulis."
Rio malah masih kepikiran sama Miller,"Menurutmu teman aku yang tadi gimana?"
Angel mengernyitkan dahi,"Khan maksudmu?"
Rio kesal juga denger nama itu meluncur mulus dari bibir kekasihnya kayak dah biasa menyebutnya,"Mesra amat nyebutnya...Khan..."
Angel malah tersenyum,"Emang namanya Khan bukan?Dimana salahnya coba?Emang perusahaannya terkenal bukan?"
Rio melewati gedung perkantoran dimana Khan Corporation juga bermarkas disana,"Iya emang tenar.Kamu ngefans sama dia ya?"
Angel malah mesem,"Bukan aku tapi Kevin tuh.Adik aku itu pingin tampil seganteng dia."
Wah makin cemburu nih Rio denger Angel muji Miller ganteng,"Wah kayaknya kamu juga dah kepincut nih sama Khan..."
Angel malah menatap ke depan,"Banyak aktor yang wajahnya ganteng Rio apa terus aku suka sama mereka semua?Kamu nih pulang dari Jepang kayaknya jadi aneh deh."
Rio melihat nada bicara Angel agak meninggi,"Maaf...hanya saja aku jadi pingin kita sebaiknya langsung nikah aja gimana?"
Angel kaget mendengarnya,"Bukannya kamu yang pingin kita tunangan dulu?Mau mikir karir dulu kamu.Kok jadi berubah sekarang?"
Rio tersenyum datar,"Orang kan bisa berubah,perubahan itu kan suatu transformasi."
Angel terdiam sejenak,"Yakin kamu mau kita langsung nikah?Serius?"
Rio malah balik nanya,"Kamu sendiri masih mau nikah ga sama aku?"
           Wei apa jawab Angel ya?Sudah sore nih mesti siap2 dulu buat pergi.**see you in East Java**


Eps 9 R♡ManSA ANGEL-KHAN : The Child
** WINDOW OF DREAMS : Anak
         Awal saya mulai menyukai dunia menulis karena saya itu suka sekali mengkhayal atau merenungkan sesuatu di hati saya.Namanya juga kerap menanti armada di tepi jalan dan kerap melakukan perjalanan dengan kendaraan umum membuat saya punya waktu untuk melamun.Kalau pegang hp di tepi jalan kayaknya rawan kan?Jadi saya hanya buka hp kalau udah di dalam bus itupun jika situasi kondusif untuk buka hp.Nah awalnya merenung lalu saya merasa pikiran saya begitu banyak menyimpan data.Bikin pikun nih pikir saya.Biar otak ga stress kebanyakan yang diingat maka saya mulai menuliskannya.
          Itupun saya lakukan di dunia kerja,tuliskan apa yang kaukerjakan dan kerjakan apa yang kautulis.Saya itu kerja jadi admin dengan aneka macam file dan password.Buka komputer aja ketemu password.Buka file saya password lagi.Buka email,account,program hingga ATM aja semua pakai sandi.Entah angka entah kata.Belum email atasan,gmail atasan dll.Terkadang bisa lupa kalau ga dicatat.Buka fb aja password.Dari situ saya catat semua alur kerja saya supaya bila saya ga masuk,atasan saya bisa cover.Istilahnya itu back up.Nah bagi yang ga suka nulis diary,coba mulai renungkan apa yang kau impikan jika Tuhan memberimu banyak rejeki.Sebutkan minim sejumlah tanggal lahirmu.
          Misal lahir tanggal 29 Juni ya sebanyak itu.Nah dari situlah akan terlihat betapa kita itu punya banyak keinginan dalam hidup.Tuliskan secara mengalir artinya apa yang langsung timbul dalam pikiranmu tanpa memilah2nya,just let it flow out from your mind.Misal kalau saya ya,kalau dikasih rejeki nih maka saya ingin ini - merapikan gigi saya entah nambal,nanam,bersihin atau yang lain -melunasi hutang ( kalau ada he..he..) bisa jadi kan kita hutang janjiin seseorang makan apa,beliin apa dsb -membeli perhiasan terutama cincin dan anting -memiliki usaha sendiri jadi punya penghasilan di luar pabrik -memberi lebih lagi terutama ke gereja dan keluarga Selama ini saya belajar setia dalam persepuluhan dan persembahan juga membantu biaya hidup di rumah seperti listrik,air,belanja,air minum,gas,PBB,perlengkapan mandi dll. Wah banyak kan itu aja belum semua saya sebutin.Nah bila sudah ditulis semua,mulai jumlah tanggal lahirmu jika terdiri dari dua digit.Misal 29 jadi 2+9 = 11.Nah jika semua daftar keinginan dah ditulis lalu pilihlah sejumlah angka hasil penjumlahan.
            Gimana jika angka lahirnya satu digit?Nah ambil usiamu.Misal usiamu kini 30 tahun maka hanya hasilnya 3 kan jika dijumlah.Nah pilih 3 dari keinginanmu itu yang menurutmu sangat mendesak kebutuhannya.Intinya sangat penting atau masuk prioritas utama.Misal keinginan itu ga terpenuhi maka hatimu akan sangat sedih dan kecewa.Urgently maksudnya.Nah bila masih dirasa terlalu banyak maka kerucutkan lagi bila masih mungkin.Misal angka penjumlahannya masih dua digit juga.Misal 11 jadi 2.Nah buat apa main angka?Karena Tuhan suka memberi kita signal2 lewat angka.Ga percaya?
          Dari lahir sampai seusia sekarang,angka berapa yang kerap kau temui dan kaulihat.Misal saya,saya anak no 8,SD dan SMP saya no 8,saudara saya ada 8,pernah rangking 8,pernah tinggal di jalan salak 8,nah sekarang saya punya Presdir maniak angka 8.Berarti itu memang jalan Tuhan untuk saya ada di perusahaan itu.Angka 8 itu petunjuk sejak awal.Nah asyik kan lihat gimana cara menyelami pekerjaan Tuhan dalam hidup kita?Buat apa sih kayak gitu?Untuk membantu kita kala dihadapkan dalam sebuah persimpangan.Misal kita diajak teman2 untuk pergi jalan2 ke sebuah tempat.Ikut ga?
            Nah mulai renungkan dengan cara tadi.Tanggal berapa acaranya?Angkanya ternyata angka 13.Wah kok aneh ya?Misalnya.Atau berapa jumlah orang yang ikut?Ada 8 pria 5 wanita.Wah kok angka 13 muncul ya?Nah bisa dibawa dalam doa.Bener baik ikutkah atau menolak.Saya punya temen dimana ia diajak ke sebuah kota oleh sekelompok orang.Acara itu akan batal jika ia ga ikut.Tanpa pikir panjang ia ikut dan ternyata disana ia dibawa ke dunia maksiat.Memory kejadian itu begitu membekas dan mempengaruhi hidupnya dimasa kemudian.Ia jadi rentan sakit sejak itu.Bahkan puasa kali ini wajahnya jadi pucat dan ga bisa full kayak biasanya.Rasa bersalah menghantuinya.Akhir kata,menuliskan isi hati kita akan membantu kita mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak.Tertarik menulis?Lihatlah hidupmu akan lebih rapi sejak kau mulai menuliskan apa yang kaupikirkan.Nah sekarang lanjut ceritanya!
 ◆◆ RUMAH ANGEL...
           Mobil Rio berhenti di depan rumah Angel,mesin dimatikan namun keduanya malah saling diam.Pertanyaan Rio membuat Angel tertegun,'Rio kok nanya aku masih mau nikah sama dia atau ga ya?Nada pertanyaannya meragukanku seakan aku telah melakukan sesuatu yang membuatnya ragu pada cintaku.Apa yang telah terjadi selama dia di Jepang ya?Aku kok malah jadi ingin tahu.Rio jadi posesif dan overprotektif sejak dari sana.Bagus sih tapi ga dia banget menurutku.Dia bukan tipe pria yang suka maksain sesuatu dan push to much in anything.Hidup bagi dia biasanya ngeflow dan enjoy gitu.Kenapa kini seperti kayak dikejar timer ya?'
 Melihat kekasihnya diam,Rio malah jadi mikir,'Angel kok ga jawab pertanyaanku ya?Tinggal bilang ya atau tidak kok susah amat ya?Jangan2 Si Khan itu sudah meracuni pikiran Angelku.Membuatnya jadi ragu untuk menjalani hidup bersama seorang dokter seperti aku.Mumpung Ariel belum menunjukkan tanda2 bahwa ia mungkin akan hamil,aku harus sudah mengikat Angel dalam bahtera rumah tangga.Aku makin yakin akan segera mempersuntingnya.Pertunangan lalu pernikahan dan sebulan kemudian pernikahan.'
Keduanya asyik melamun sampai Kevin yang datang habis hang out sama teman2nya yang ngagetin keduanya dengan membunyikan klakson motornya,"Hey kalian!!Mau masuk ga?"
           Angel dan Rio tersentak dan segera keluar dari mobil.Kevin geleng2 kepala,"Kupikir kalian itu sedang melakukan video manequin he..he..sorry ngagetin."
Angel segera melangkah masuk,"Darimana kamu Vin?"
Kevin memarkir motornya,"Biasa Kak.Ama temen2 touring2...he..he.."
Rio mesem,"Touring memang seru ya?Dulu saya juga suka touring ..."
Kevin disambut ibunya,"Wah kok bisa barengan pulangnya?Emang janjian?"
Kevin jawab sambil mencium tangan ibunya,"Ga kok Bu.Ketemu di depan tadi.Laper nih Bu masak apa?"
           Sang ibu lalu mengajak semuanya masuk.Angel masih belum jawab pertanyaan Rio.Malah Rio bicara sama ibunya Angel soal keinginannya mempercepat pertunangan dan pernikahan.Tentu saja ibunya Angel seneng melihat keseriusan Rio pada Angel.Angel hanya diam,ia sih nurut aja lagian wanita mana sih yang ga suka jika punya cowok serius dalam hubungan?Persiapan pertunanganpun dilakukan.Beberapa hari kemudian keduanya sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.
 ¤¤ KANTOR PENERBITAN...
          Seorang pria muda berjas rapi nan tetap terlihat casual,nampak keluar dari mobilnya dan pastinya dikawal sama bodyguardlah.Langkah mantap menuju lantai atas dimana sebuah pertemuan penting tengah dilakukan.Tak lama usai pria muda tadi masuk ke dalam gedung,sebuah mobil berhenti di depan kantor,Angel keluar dari dalamnya,"Sudah Rio ga usah nganter ke dalam.Kamu buru2 kan mau ada operasi.Buruan kasihan pasiennya.Makasih ya udah ngantar.Bye..."
 Rio memandang ke arah gedung,"Ya sudah..aku pergi dulu ya.Pulangnya kamu gimana?"
Angel mendekap setumpuk kertas di dadanya,"Gampang.Aku bisa naik taxi atau gojek.Atau minta jemput Kevin."
Rio mengangguk,"Oke.Aku cabut dulu ya?Bye...my Angel!"
 Langkah Angel terhenti kala melihat sebuah mobil Land Cruiser terparkir di halaman gedung penerbitan,'Itu mobil kayaknya aku pernah lihat deh...'
Ia mengedarkan pandangannya,'Aneh tumben banyak mobil mewah disini...oh..iya rapat dewan direksi.Kemarin editorku bilang gitu.Angel2 sibuk mau tunangan jadi lupa deh.'
           Wanita cantik itupun melangkah masuk ke dalam.Sesekali membalas sapaan dari orang2 di sepanjang jalan yang ia lalui.Tak jarang ia dengar bisik2,"Lihat penulis itu.Cantiknya kayak model ya?Beruntungnya pria yang dapat dia."
Yang lain juga nimbrung,"Eit jangan ketinggalan hot news!Tadi juga ada pria ganteng lewat.Asli ganteng habis!Bis..bis..biskuat biskota bistrans dan semua bis2 dia borong semua saking gantengnya.Coba mereka jadi pasangan pas tuh!"
          Siapa sih pria ganteng yang dimaksud mereka?**see you next eps**


Eps 10 ROMANSA ANGEL-KHAN : Respect To Him
          Mulai kini saya akan beri keterangan untuk setiap kisah saya mengenai pairing,genre,dan mungkin yang lainnya.Untuk kisah di window 1 ini maka pairingnya jelas Angel-Khan dan genrenya family.Terinspirasi dari drama Korea berjudul Fire works ( Kembang Api ).Pernah tayang di Tv dengan judul 'Percikan Cinta' diperankan waktu itu oleh Lee Young Ae dan Cha In Po.Pasangan pemeran Jewel In The Palace atau serial Jang Geum.Dalam Percikan Cinta mereka menjadi pasangan muda yang sempurna harusnya karena memiliki semua yang didambakan orang kecuali romance atau cinta.Dan endingnya saya ga suka maka namanya saya itu punya impian akan membuat hepi ending story for all movie that sad ending so I make the new version from me.Jadi gimana nanti kisah Romansa Angel-Khan?Jelas beda dari versi aslinya.Oke mari lanjut saja kisahnya.
 •○ KANTOR PENERBITAN...
          Rapat dewan direksi sedang berlangsung kala Angel datang.Ia segera menuju ke mejanya namun langkahnya terhenti kala melihat rekan2nya nampak asyik membicarakan sesuatu seraya memandang ke arah ruang meeting dimana rapat dewan dilaksanakan.Angel mengernyitkan dahinya,"Ada apa sih kok pada kumpul di sini ?Apa ada pergantian kepemimpinan?"
Editornya menjawab,"Kau ini selalu saja ketinggalan hot news.Pemilik saham terbesar di perusahaan kita ini tiba2 saja menjual sebagian sahamnya ke orang lain."
Yang lain menambahkan,"Ga orang lain kali...masih kerabat kok.Lebih tepatnya keponakan....yang sangat charming pastinya he..he.."
Angel kian ga ngerti,"Terus kenapa ?Dalam bisnis hal seperti itu wajar kan?"
Editornya malah tersenyum,"Aku akan lihat apa kau akan tetap berkomentar seperti itu usai melihat siapa orangnya."
 Angel melirik ke arah ruang meeting,'Heran emang siapa orangnya?Keponakan Bu Mita?Sudah ah...aku mau nyelesaiin cerita aku dulu.Di rumah aku ga konsent.Sibuk dengan persiapan pertunangan.'
           Angel lalu sibuk menyelesaikan ceritanya dan hanyut tanpa sadar bahwa waktu berlalu dan ruang meeting kini terbuka tanda rapat sudah selesai.Semua staff wanita segera berkumpul dan mereka mencolek bahu Angel,"Ayo berhenti dulu menulisnya.Itu orangnya.Dia ganteng banget lho."             Angel menyimpan dulu datanya dan baru berdiri melihat siapa pimpinan baru yang akan menjadi bagian BOD di penerbitan itu.Angel terpana kala melihat siapa orangnya,"Khan?"
Para staff wanita langsung terpukau,"Wow!Gantengnya..."
           Miller memandang ke arah Angel,pandangan mata mereka beradu.Nyonya Mita melihatnya,'Hmm ini pasti alasan Miller begitu ingin terlibat dalam dunia publishing.'
Angel salting kala Nyonya Mita memperkenalkan Miller Khan,"Kenalkan ini adalah Vice President kita.Semua yang selama ini dipegang langsung oleh saya kini harus melewati beliau dulu.Kalian mengerti?"
Miller berjabat tangan dengan semuanya dan ketika sampai pada Angel,"Kita kini akan sering bertemu.Sepertinya takdir memang ingin mendekatkan kita."
Angel hanya bisa tersenyum kikuk,'Aduh gimana kalau Rio tahu bahwa Khan kini menjadi orang penting di sini.Apa reaksinya nanti?'
           Karena ga konsent akhirnya baru sore,Angel selesai mengerjakan tulisannya.Ia melihat ke arah jamnya,'Yang lain sudah pada pulang.Tinggal aku sendiri rupanya.'
Angel mengambil tasnya dan melangkah hendak pulang.Saat yang sama Miller keluar dari ruangan Vice President memakai jasnya,langkah Angel terhenti seketika.Angel menyapanya,"Selamat sore Pak."
          Miller malah menahan tawa mendengarnya,Angel jadi heran.Ia melihat ke arah kaca,'Apa ada sesuatu di wajahku ya?'
Miller justru malah terpukau melihat Angel mengamati wajahnya di kaca,'Dia cantik sekali.Dandannya tipis tapi manis.Dia itu lugu sekali.Mudah sekali kebaca isi hatinya.'
Miller mendekat,"Tak ada yang salah dengan wajahmu kok.Aku hanya merasa jadi lebih tua saja dipanggil Pak." Angel jadi tersenyum,"Terus masak aku panggil nama saja?"
Miller berkata sambil melihat keluar,"Kau boleh memanggil Pak di jam kerja tapi diluar itu...panggil saja aku seperti biasa..."
           Angel manggut2 dan mereka lalu melangkah keluar bersama.Sebenarnya Miller menawarkan berkali2 untuk mengantar Angel namun Angel terus menolak.Miller tahu semua pasti demi menjaga perasaan Rio.Angel bersikeras mau naik kendaraan umum saja,namun kala ia belum sampai di halte hujan turun dengan derasnya.Angel segera berteduh di sebuah emperan toko,"Kok tiba2 hujan sih?" Miller segera menghentikan mobilnya dekat tempat Angel berteduh,"Ayo naik saja...Rio takkan marah...Ia akan lebih sedih jika kau basah kuyup di jalan.Ayo naiklah!"
          Angel akhirnya naik juga ke mobil Miller,wajahnya basah kena air hujan.Miller mengambil sapu tangannya dan mengusapnya,mereka berpandangan.Saat itu petir menggelegar,Angel spontan langsung memeluk Miller.Miller senang sekali dan tersenyum dia,'Terima kasih Tuhan buat hujan dan petirnya he..he..'
Angel merasa tenang di pelukan Miller hingga hpnya bunyi,ia segera tersadar dan melepas pelukannya,"Maaf Pak...saya sangat takut dengan petir..."
Miller malah berkata,"Khan...panggil saja aku Khan..."
Angel lalu menerima telponnya,ia lega kala tahu bahwa bukan Rio yang nelpon dia,"Ya Kevin ada apa?Ban motormu bocor?Oh ya udah gpp...kakak diantar teman kerja kakak kok.Kamu benerin dulu aja motormu.Ya udah bye..."
Tanpa sadar Angel melepas nafas lega,"Pyuhh..."
Miller menebak,"Kau kira itu tadi telpon dari Rio ya?"
Angel blingsatan,"Aku hanya tak ingin dia salah paham saja...sejak kembali dari Jepang,aku merasa ia jadi ..."
Miller kembali menebak,"Lebih posesif?"
Angel heran,"Bagaimana kau tahu?"
Miller mendekati Angel,Angel panik,"Jika aku jadi dia aku juga akan bersikap sama."
          Rupanya Miller memasangkan seat belt,Angel merona wajahnya.Ia bisa merasakan nafas Miller di wajahnya.Miller lalu mengantar Angel pulang.
 •●RUMAH ANGEL...
Gerimis masih turun kala mobil Miller sampai di depan rumah Angel.Angel sibuk melepas seatbeltnya sedang Miller sibuk melepas jasnya dan segera keluar dari mobil membuka pintu mobil untuk Angel,"Pakai jasku ayo!"
Angel memandangnya,"Tapi..."
Miller menudungkan jasnya diatas kepala Angel dan dia,"Air hujan itu bikin pusing..."
           Mereka melangkah bersama dibawah naungan jasnya Miller.Moudy,ibunya Angel terpana melihatnya,'Itu seperti bukan Nak Rio...siapa dia?Kelihatannya perhatian sekali sama Angel.'
Sampai di teras Angel berterima kasih pada Miller,"Terima kasih ya sudah mengantarku...juga makasih buat jasnya..."
Moudy datang menyambut putrinya,"Rupanya ada tamu?Mari masuk."
 Angel memperkenalkan Miller,"Ini atasan Angel Bu...namanya Khan..."
Moudy heran Angel menyebutkan nama langsung tanpa title,"Ehem..."
Angel langsung meralat dikode sama ibunya,"Oh ehm maksudnya Pak Khan...he..he..Angel ke dalam dulu ya Bu buatkan minuman hangat.Permisi."
Eh Angel ingat sesuatu dan balik lagi,"Ehm Jasnya biar kubawa dulu...basah biar kucuci..."
            Miller memberikan jasnya pada Angel.Moudy memperhatikannya,'Kenapa ya gestur mereka itu kayak klik gitu ya?Apa ini cuma perasaanku saja.'
Miller makin lama disana karena kemudian Kevin datang,"Kakak ini kan yang ada di majalah itu kan?"
            Miller memandang Angel,Angel lalu mengambil sebuah majalah dimana fotonya terpajang di halaman depan.Miller baru ngeh,"Oh..."
Kevin jelas ga mau melewatkan kesempatan emas,dia minta foto selfie dengan Miller.Ga ketinggalan David juga.Kedua adik Angel nampak langsung akrab sama Miller.Moudy jadi bertambah heran,'Sekarang adik2 Angel aja langsung lengket sama dia.Aneh...'
            Menjelang pegang barulah Miller bisa pamitan namun baru mau masuk mobilnya,mobil Rio tiba.Wah gimana reaksi Rio lihat Miller di rumah Angel?***see you next eps***


Tidak ada komentar:

Posting Komentar