TABIR KEPALSUAN EPS^^^ 1-15^^^

CERBUNG
TABIR KEPALSUAN
.....THE OPENING....{ EPS PERDANA }
Mata hatimu...buta...buta karena...tabir kepalsuan... 
Kucoba untuk tidak putus asa membuka mata hatimu.. 
Kucoba menguakkan tabir penghalang cintamu dan cintaku...
kutahu kau terjerat dan terbenam dalam kepalsuan...
buta...tak dapat lagi membedakan siapa dan yang mana...ho... 
Wahai angin pengembara 
terbangkan tirai penghalang di hati'a...
agar merasakan getaran'a jiwa... 
Wahai burung duta suara 
dendangkan lagu untuk'a tentang cinta...
agar hirau akan hatiku yang lara... 
Apakah belum juga kau menggerti 
atau memang tiada cinta lagi...
telah kupaparkan segalanya kepadamu siapa diriku...
kini kuserahkan kepadamu untuk menentukan sikapmu...
kan kuterima itu walaupun hati pedih dan merana...
karna kutahu tak seorang pun bisa memaksakan cinta...
ho...ho...hooOoo
       Kisah cinta dua dunia yang bertolak belakang bak langit dan bumi.
Kisah hidup seorang gadis putus sekolah yang terjebak dalam ambisi seorang kakak dari pengusaha muda yang sukses untuk merebut harta,tahta dan cinta yang dimiliki oleh adiknya.
Ambisi yang justru mengubah kehidupan ketiganya.
Berawal dari rancangan jahat tapi diubahkan menjadi kebaikan itulah inti Tabir Kepalsuan.
Bagaimana cinta mengubahkan kehidupan seseorang.
The Romance of DA2.

PARA PEMAIN :
 EVI AS GADIS MASAMBA
       Sebagai gadis biasa yang hidup dalam kesusahan tak pernah Evi bermimpi bakal menjadi rebutan dua pria jetset asal Jakarta.
Berawal dari keinginannya melepaskan sang ayah dari jerat hutang justru membawanya pada pernikahan palsu dengan seorang pengusaha kaya raya bernama Irwan Sutedja.
Mampukah ia lepas dari pernikahan tersebut atau malah jatuh hati pada sang pengusaha?
DANANG AS OLD BROTHER OF IRWAN SUTEDJA
       Putra sulung Inul dengan mantan suaminya.
Ambisi dan iri hati membawanya merencanakan pembunuhan terhadap adiknya sendiri.
Bahkan dialah dalang dari pernikahan palsu adiknya dengan Evi.
Tak dinyana sang adik lolos dari kematian meski sempat hilang ingatan.
Ia sendiri malah jatuh hati pada Evi,gadis yang ia siapkan sebagai isteri palsu sang adik.
Sanggupkah ia meraih ambisi dan cintanya?
THIRD WINNER :IRWAN 
AS IRWAN SUTEDJA
       Putra bungsu Inul,hasil pernikahan Inul yang kedua,dengan seorang konglomerat bernama Sutedja.
Biasa dipanggil Boss Muda,Presdir,atau Putra Mahkota Sutedja enterprise.
Sebagai pewaris kekayaan dan bisnis,Irwan adalah sosok yang disegani,low profile dan didambakan para wanita.Namun pada siapakah hatinya berlabuh?
INUL AS IRWAN AND DANANG'S MOTHER
       Ibu dari kakak beradik,Danang dan Irwan.
Kasih sayangnya membuat Irwan menjadikannya panutan dalam mencari isteri.
Namun ia harus menghadapi kenyataan bahwa kedua putranya bak langit dan bumi.
BENIGNO AS IRWAN'S UNCLE
       Adik dari Inul .Orang andalan dan tangan kanan Irwan di perusahaan.
Bahkan penasehat dan sekaligus teman curhat bagi Irwan.
Andilnya sangat besar dalam kehidupan keluarga Sutedja.
HAMDAN AS EVI'S FATHER
      Ayah EvI .Terlilit hutang karena biaya perawatan sang isteri yang sakit dan akhirnya tiada.
Hutang yang akhirnya membawa Evi dalam polemik keluarga Sutedja.
RIZKY AS EVI'S BROTHER
       Adik dari Evi Masamba.Usil dan suka bikin kaget orang.
Meski begitu dialah yang mempertemukan Evi dengan cinta sejatinya.
DIM2 AS EVAN SUTEDJA
Putra pertama Irwan dan Evi Sutedja.
ATY AS HEAD SERVANT IN SUTEDJA'S FAMILY
       Kepala Rumah tangga keluarga Sutedja yang sudah dianggap bak keluarga sendiri.
Tingkahnya yang lucu menambah semarak suasana kediaman Sutedja.
Evi mengganggapnya sebagai kakak dan sangat nyaman bersamanya.
RITA AS RITA RIVERS
      Putri dari rekan bisnis Ayah Irwan.Sangat terobsesi dengan Irwan.
Keinginannya untuk memisahkan Irwan dari Evi justru berakibat sebaliknya.
IKA  AS DANANG'S SECRETARY
      Sebenarnya dia adalah sahabat Rita tapi ia tidak menyetujui sikap Rita yang tidak benar.
Tidak seperti Rita yang terobsesi pada Irwan,Ika justru jatuh hati pada Danang.
Namun benarkah Danang adalah jodohnya?
REZA AS DOKTER SYARAF
       Dokter syaraf di Masamba yang menjadi alasan Irwan dibawa ke Masamba oleh Danny.
Dan akhirnya membawa Irwan kepada cinta sejatinya.
IVAN AS DESIGNER
        Orang yang berjasa mengubah penampilan Evi menjadi apalah2.
ALBI AS IRWAN'S SECRETARY
         Sekretaris Irwan ini seorang yang sangat bagus kinerjanya dan kadang menjadi tempat curhat Bossnya juga.
DANNY AS FISHERMAN IN MAMASA
       Orang yang menolong Irwan saat jatuh dari pesawat lalu hanyut di sungai di daerah Mamasa.
ADI AS TEKNISI PESAWAT
      Teknisi pesawat yang menyabotase pesawat Irwan.Orang suruhan Danang.
AYU CIREBON AS DANANG'S LOVER
     Anak angkat ayah kandung Danang yang kemudian menjadi tambatan hati Danang.Penjaga toko lukisan ayah Danang.
TIO PAKUSADEWO AS DANANG'S FATHER
     Ayah kandung Danang yang suka minum minuman keras walaupun punya bakat melukis yang menurun pada putranya.Di masa tuanya menyesal dan berbaikan dengan putranya.Hidupnya diselamatkan oleh seorang gadis yatim piatu yang kemudian ia angkat menjadi anak angkat yaitu Ayu.
SAIFUL AS RITA'S FATHER
Satu2nya orang yang ditakuti oleh Rita.
ENDAH AS KARYAWATI DI KANTOR IRWAN
TRIA AS KARYAWATI DI KANTOR IRWAN
NASSAR AS GURU VOKAL
ERNA AS SPG PAMERAN MESIN
TITIK AS TANTE DARI ERNA
DAFFA AS ADIK REZA YANG PERNAH PACARAN DENGAN ERNA

Eps 1: Tabir Kepalsuan
       Ini kisah kehidupan anak manusia dalam meraih cita.
****Masamba.Sulawesi Selatan*****
      Seorang gadis berkulit eksotik,tampak sibuk melayani pembeli di sebuah toko kelontong.Ya gadis itu adalah Evi.Ia harus bekerja keras demi keluarganya,.Ayahnya seorang petani biasa.Adiknya masih sekolah.Sejak kematian ibunya,Evi menjadi penopang keluarganya.Ia harus putus sekolah,agar adiknya bisa terus sekolah.Apapun pekerjaan yg penting halal siap ia lakukan demi mencari tambahan penghasilan.Keluarganya memiliki banyak hutang karena demi mengobati ibunya,ayahnya meminjam rentenir.
        Sebuah pesawat melintas di atas daerah tersebut,Rizky,adik Evi berteriak kegirangan sambil memanggil kakaknya,"Kak Evi!Ada pesawat.Lihat tuh!Ayo sini!"Evipun keluar melihatnya.
"Kapan kita naik pesawat kak?Rizky pingin."rajuk Rizky.Evi mengelus kepala adiknya itu,"Suatu hari nanti ya adikku sayang."kata Evi sambil tersenyum.
        Tahukah Evi bahwa ucapannya akan menjadi kenyataan?
Tahukah Evi bahwa suatu hari nanti ia akan melihat kemewahan hidup yg tak pernah ia bayangkan?
Dan tahukah Evi bahwa gadis seperti dirinya akan membuat 2 saudara dari keluarga jetset bersengketa?
****bersambung*****
Eps 2 Tabir Kepalsuan
      
*****Jakarta*****
       Di sebuah kediaman nan mewah.Pintu gerbang berkamera cctv.Pos security.Halaman masuk rumah adalah taman nan indah.Kolam renang pun tak ketinggalan.Belum berbagai jenis mobil bermerk tampak berjejer di garasi.Bahkan ada tanah lapang yang berfungsi untuk landasan pesawat pribadi.Belum bangunan rumah yang banyak dihiasi pilar2 terbuat dari marmer.Sentuhan arsitektur Eropa dan perabot rumah yang eksotik Indonesia berpadu menjadi satu.Itulah kediaman Konglomerat Sutedja.
          Tampak di ruang keluarga,seorang pria muda tengah asyik melihat tv berukuran besar.Itulah Danang.Walaupun bukan putra kandung sang konglomerat tapi Danang sudah menjadi bagian keluarga Sutedja.Danang memiliki adik dari hasil pernikahan ibunya,Inul Daratista dengan sang konglomerat.Namanya jelaslah sang pangeran kita:Irwan Su...menep?Bukan tapi Irwan Sutedja.Sejak sang konglomerat meninggal,warisan utama berupa enterprise bisnis,tanah,kekayaan dsb jatuh pada Irwan,sang putra mahkota.
         Back to Danang.Raut muka Danang tiba2 berubah kesal saat melihat wajah adiknya di layar." Dapat penghargaan lagi tuh si anak Mama!Pengusaha muda yang sukses lah,yang berhati emaslah,yang go internasionallah,yang gantenglah...wajah kayak gitu aja dikejar2 para wanita....sok banget sih jadi orang.Pakai digelari pangeran pula.Norak banget.Bikin bete aja.Ganti channel aja deh."Danangpun mengambil remote dan mengganti salurannya.
"Lho,kok diganti channelnya?Tadi kan liputan tentang adikmu,Sayang?"sesosok wanita cantik datang dan duduk di samping Danang.
"Mama,bikin kaget Danang saja.Rupanya Bunda Ratu Inul yg datang.
"Kok kamu malah di sini?Irwan kan minta kamu hadir juga di acara itu.Kehadiranmu itu sangat berarti lho buat dia."kata Inul sambil menuang minuman.
"Males ah Ma.Lagian yg dapat penghargaan kan Irwan bukan Danang.Ngapain juga Danang nongol disana?Mau jadi kambing congek?Yang dikejar wartawan dan para wanita2 itu adalah Irwan bukan Danang.Capek ah ngomongin Irwan terus.Danang mau ke kamar aja.Ngantuk nih.Dah Mami."Danangpun ngacir ke kamarnya.
         Inul geleng2 kepala melihat putra sulungnya itu."Semoga kamu ga seperti ayah kandungmu yang hancur karena pengaruh buruk teman2nya.Harusnya kamu bersyukur Nak,karena berkat papanya Irwan,Mamamu ini lepas dari keterpurukan hidup.Mungkin jika tidak ada Mas Sutedja kita masih di jalanan jadi gelandangan karena ayahmu lebih memilih menceraikan Mama dan menikah dengan wanita lain.Padahal waktu itu kamu masih kecil."batin Inul dalam hati.
         Sementara itu di kamarnya,Danang tengah melihat film action.Tiba2 ia punya ide gila."Wah,lihat film ini gue jadi punya ide cemerlang nih.Akhir2 ini Irwan kan mau melebarkan bisnis propertinya di daerah Sulawesi.Nah,kusabotase saja pesawatnya.Tapi kalo dia mati,bagaimana supaya hartanya jatuh ke tangan gue?Aha...ketemu caranya....Saatnya untuk beraksi!!"Danangpun bersiap2 untuk pergi.Apa yang sebenarnya direncanakan Danang?Lalu seperti apakah profil Pangeran kita sehingga Danang begitu tega ingin membunuhnya?*****see you next eps******
Eps 3:→Tabir Kepalsuan
      
*****Di sebuah mobil mewah******
          Seorang pria muda tampak sibuk menerima telpon dan mengetik di laptop.Wajah tampan
 ....
"Aku minta laporan keuangannya kirim ke emailku sekarang.Aku mau tahu kenapa bisa sampai mereka mogok kerja?Dimana kak Danang?Tidak bisa dihubungi?Ya sudah,sebentar lagi aku sampai di kantor.Siapkan tele conference dengan manajement di Banyuwangi,ok?"...Panas sekali Jakarta hari ini?"katanya sambil menyeka wajahnya dengan tissue.Sopirnya tersenyum melihatnya,"Panas ya Tuan Muda?"
"Iya Pak,padahal sudah pakai AC ya?Tak bisa saya bayangkan bagaimana dengan orang2 diluar itu?Mereka yg hidup serba kekurangan,di daerah2 terpencil,gimana ya mereka hidup?"Irwan menjawab sambil memandang keluar.
        Andai Irwan tahu bahwa suatu hari pertanyaannya itu akan dijawab oleh dirinya sendiri.Mobil melaju dan sampai di sebuah gedung pusat perkantoran.Banyak orang yg memberi selamat padanya sepanjang jalan menuju ruangannya di lantai paling atas.
"Wah,hebat ya Boss muda kita?Sudah tajir,ganteng,baik,ga sombong,manis dan pinter lagi.Wah,beruntung banget wanita yg jadi isterinya nanti.Kira2 seperti apa ya wanita idamannya?Soalnya aku ga pernah lihat Boss ama cewek gitu?"bisik para karyawati.Let's back to Masamba to find out.
*****Masamba*****
       Sebuah pesawat mendarat di Masamba,seorang pria muda keluar dari dalamnya."Selamat datang di Masamba,Tuan Irwan!"sapa seorang pria setempat pada pria muda itu.Kok Irwan bisa ada di dua tempat bersamaan?Pria itu adalah Danang.Ia mengaku sebagai Irwan karena ia punya misi khusus.Selama seharian Danang berkeliling Masamba,mengamati setiap wanita yang ia temui di sana.Sampai ia melihat seorang gadis berkulit eksotik dan sangat sederhana tengah melayani pembeli di sebuah toko kelontong."Evi,angkat barang2 saya ke depan ya!"teriak pembeli itu.Ya,yang Danang lihat dan incar adalah Evi.Danang pura2 menjatuhkan dompetnya dan tepat seperti dugaannya Evi memanggilnya."Maaf,dompet Anda jatuh.Ini."
        "Wah,terima kasih...Ini buat Nona...sebagai ucapan terima kasih saya."Danang memberikan sejumlah uang pada Evi.Evi menolaknya tapi Danang memaksa,"Terima saja,..o ya nama saya Irwan Sutedja.Saya dari Jakarta."Evipun menerima jabat tangan Danang.Sejak saat itu Danang berusaha mendekati Evi.Banyak hal yang ia lakukan untuk mendapat kepercayaan Evi dan keluarganya.Ia lalu menyuruh rentenir,dimana ayah Evi berhutang untuk menagih pada ayah Evi.Danang pura2 menawarkan bantuan tapi dengan syarat Evi bersedia menikah dengannya.Merasa terdesak,ayah Evi setuju.Daripada melihat ayahnya disiksa rentenir,Evi tak punya pilihan lain.Ia menerima keputusan ayahnya.Danang menikahi Evi di catatan sipil dengan saksi2 bayaran dan identitas yang ia pakai adalah Irwan Sutedja.
        "Untung aku sudah berlatih memalsu tanda tangan Irwan.Semua sesuai rencana.Kini aku sudah pegang surat nikahnya.Saatnya kembali ke Jakarta.Untuk adegan actionnya:sabotase pesawat Irwan.Aku tahu Irwan telah lama merencanakan pelebaran bisnis propertinya ke Masamba.Aku telah membuat perusahaanku di Banyuwangi kacau balau untuk membuat Irwan menunda kepergiannya ke Masamba.Tunggu saja kematianmu adikku tersayang.."kata Danang dalam hati.
       Usai tanda tangan Danang pura2 terima telpon dari Jakarta,"Apa Mama masuk RS?Ya aku segera kembali ke Jakarta hari ini juga."Danangpun pamit pada Evi dan ayahnya,"Maaf Pak,Irwan harus segera kembali ke Jakarta.Mama Irwan masuk RS.Ini sangat mendadak jadi Irwan tak bisa mengajak kalian.Nanti kalau kondisi Mama sudah stabil,baru saya akan jemput kalian ke Jakarta.Saya harus pergi sekarang.Maaf ya Evi,malam pertamanya ditunda dulu ya."kata Danang.Evi dan keluarganya melepas Danang kembali Jakarta.Di pesawat Danang tersenyum2 sambil melihat surat nikah di tangannya.Tertera nama Evi dan Irwan di sana.Ia telah menghabiskan banyak uang untuk menyuap petugas catatan sipil dan para saksi.Baginya itu cuma pengorbanan kecil karena apa yg akan ia raih lebih besar dan dahsyat lagi.
         Tabir Kepalsuan mulai dibentangkan Danang.Akankah berbuah manis seperti rancangannya?Atau malah menjadi bumerang?******see you next eps*******\

Eps 4 Tabir Kepalsuan

        Danang memastikan semua rencananya berjalan lancar,ia hubungi teknisi pesawat yg ia selundupkan diantara kru yg lain,diperankan oleh Adi."Bagus Adi,sekarang aku akan menemui adik tiriku itu untuk terakhir kalinya.Ha ha ha!"ucap Danang saat mobilnya memasuki kediaman mewah keluarga Sutedja di Jakarta.
     "Bersiaplah Irwan untuk menyusul ayahmu.Begitu kau pergi,aku akan menguak surat pernikahanmu dgn Evi pada Mama.Mama pasti percaya karena tanda tanganmu tertera di situ.Lagipula aku sudah menutup mulut pihak catatan sipil dg uang.Lalu Evi akan menjadi janda Irwan,dan dengan menyandera ayah dan adiknya,aku akan mengambil alih semua milik Irwan hya ha ha.Rencana yg sangat bagus!"pikir Danang.
     Dari jauh ia melihat Irwan tengah berpamitan pada Inul."Irwan,Mama mohon tunda dulu ya.Danang pergi masak km juga pergi sih.Uang kan bisa dicari lagi."bujuk Inul.Ia merasakan kecemasan dengan kepergian Irwan kali ini.Akankah Irwan menunda kepergiannya?

Eps 5TABIR KEPALSUAN  
        Irwan terus memberi pengertian pada Mamanya bahwa ia harus ke Masamba.Ia telah menunda berkali2 rencana perluasan bisnis propertinya di sana."Maafkan Mama sayang,jika bukan karena mengurusi kericuhan di perusahaan Danang kau tentu sudah berangkat ke Masamba sejak dulu.Mama beruntung sekali memiliki putra sebaik dirimu.Kau tetap peduli pada kakakmu itu meski ia sering menyusahkanmu.Kau ini benar2 mirip papamu.Serius diluar tapi berhati lembut.Andai ia masih ada.Pasti ia bangga padamu."
       Inul mencium kening Irwan sambil berkaca2.Saat itulah Danang masuk dan makin irilah ia pada Irwan."Tahukah kau Irwan,mengapa aku begitu membencimu?Karena kau merebut kasih sayang Mama dariku.Dulu kasih sayang Mama hanya buatku tapi sejak kau lahir semua mulai berubah.Semua karena dirimu."geram Danang dalam hati.

Eps 6Tabir Kepalsuan
      
         Melihat Danang datang,Irwan segera mendekatinya,"Kak,darimana saja?Hp ga aktif,lain kali kasih kabar kak,Mama cemas tuh."Danang cuma tersenyum,"Aku lagi ada urusan di luar pulau,biasa bisnis.Sorry ya Mam bikin cemas ya?"Inul memeluk putra pertamanya itu dgn sayang,"Bisnismu yg di Jawa aja dulu kamu perhatiin,untung Irwan segera turun tangan kalo ga perusahaanmu di Banyuwangi dah berhenti produksi lho.Karyawanmu pada mogok kerja.Kamu tuh harus berterima kasih ama adikmu ini."
        Irwan senang melihat Mamanya sudah tenang dgn kembalinya Danang,"O ya Irwan harus berangkat nih.Kak titip Mama ya,soal perusahaan di Banyuwangi berkasnya ada di meja kerjaku.Ma,Irwan pergi dulu ya."Inul memeluk putra bungsunya dan merestui perjalanannya,"Selalu dalam lindungan-Nya,jika dah sampai Masamba telpon Mama ya."
Begitu Irwan pergi, Danang mengungkit soal Evi pada Inul."Ma,Irwan punya cewek di Masamba deh kayaknya.Perhatiin deh ia semangat sekali buka bisnis di sana."
       Inul setengah ga percaya karena Irwan tidak curhat soal cewek padanya,"Masa sih kok Irwan ga kenalin ke Mama kalo punya cewek?"
"Mama kan tahu Irwan itu baru ngomong kalo semuanya sudah jelas.Ntar deh aku cari buktinya.Mama lihat aja nanti.O ya Ma aku mau ambil berkas dulu di ruang kerja Irwan."Danang pergi ke ruang kerja Irwan.
Danang menyelipkan surat pernikahannya dgn Evi diantara dokumen Irwan.Ia lalu duduk di kursi kerja Irwan,"Sebentar lagi yang memakai ruangan ini adalah aku.Semua foto2 Irwan akan kubuang semua."
         Sementara itu Irwan sedang bicara dengan pamannya(diperankan oleh Benigno),"Om Ben,selama aku ga di Jakarta,handle dulu ya semuanya.Bila ada yg penting,hubungi saja Irwan."
"Siap 86 Pangeranku!"jawab Benigno.
"Ah,Om ini selalu manggil aku gitu.Titip awasi kak Danang juga,pastikan ia ga bikin Mama sedih lagi.Irwan terbang dulu Om,doain Irwan ya!"Pesawatpun mulai naik dan meninggalkan Benigno,"Jagai pangeran kecilku Tuhan,aku sayang padanya seperti pada putraku sendiri.Hatinya yang mulia itu benar2 membuat siapapun akan sayang padanya."
       Akankah doa orang2 yg sayang pada Irwan mampu menolong Irwan luput dari rencana jahat Danang?


Eps 7Tabir Kepalsuan

       Pesawat Irwan sudah di atas langit Sulawesi,tampaknya mereka akan segera sampai."Sudah sampai mana ini Pak?"tanya Irwan."Ini diatas Mamasa Tuan Muda,o ya saya mau berterima kasih pada Tuan Muda,berkat Tuan,anak saya yang jadi TKI di Taiwan bebas dari hukuman mati.Saya tidak tahu harus bagaimana saya membalas kebaikan Tuan Muda."kata pilot pada Irwan sambil berkaca2."Bapak sudah mengabdi pada keluarga saya begitu lama,sudah sepantasnya saya memperhatikan kesejahteraan keluarga Bapak."ucap Irwan.Saat itulah pesawat tiba2 bergetar aneh."Ada apa Pak?Ada masalah?"
      Irwan terguncang2 seraya berpegangan."Sepertinya ada kerusakan mesin Tuan Muda,wah di depan tebing Tuan,cepat loncat Tuan saya akan terbang rendah diatas sungai itu,mumpung saya masih bisa kendalikan!Cepat Tuan Muda!!"teriak pilot."Lalu Bapak?!"sahut Irwan seraya membuka pintu pesawat."Anggap saja ini cara saya membalas kebaikan Tuan Muda.Cepat loncat !Sekarang!!"
       Kepala Irwan terbentur dinding pesawat dan jatuhlah ia terjun ke sungai sementara pesawat menabrak tebing dan meledak bersama pilotnya.Irwan sempat melihat pesawat itu meledak sebelum akhirnya pingsan terbawa arus.Seorang warga setempat yang melihat kepulan asap dan puing2 pesawat segera memberitahu warga lainnya.
       Di Jakarta,Inul yang tengah memegang foto Irwan tiba2 tersentak dan jatuhlah foto yg ia pegang.Foto yg dibingkai kaca itu retak."Irwan!!Ada apa ini?Adakah ini pertanda buruk?Aku harus cari tahu!"
       Di Masamba,Evi yang tengah mengiris sayur tiba2 tergores pisau tangannya."Auww!"jerit Evi kesakitan.Rizkypun segera mendekati kakaknya,"Kak Evi sih mikirin kak Irwan melulu.Tuh berdarah kan?Wah kayaknya dalam nih kak lukanya."Rizky sibuk mengobati tangan Evi sedang pikiran Evi malah melayang jauh,"Kenapa tiba2 hatiku berdesir seperti ini ya?Mungkinkah terjadi sesuatu pada Irwan?"
Jawabannya di eps selanjutnya.

Eps 8Tabir kepalsuan
        Inul cemas karena Irwan belum juga menghubunginya.Hp Irwan tak bisa dihubungi.Benigno coba menenangkan Inul tapi tetap saja tak bisa."Bawa Irwan pulang Ben!Aku cuma ingin melihat dia baik2 saja.Cari dia Ben!Kumohon lakukan apapun asal putraku kembali."isak Inul."Tenang Kak!Aku akan hubungi pemerintahan di sana,untuk membantu mencari Irwan.Kita harus terus berdoa dan percaya bahwa Irwan baik2 saja.Irwan itu anak yg baik ,pasti juga mendapat kebaikan."
       Tiba2 Danang masuk dan segera memeluk Inul," Ma,ada berita pesawat jatuh di Sulawesi,tepatnya di daerah Mamasa.Mungkinkah itu pesawat Irwan,Ma?"
Bukannya menjawab pertanyaan Danang,Inul malah pingsan mendengar berita yg dibawa Danang.
        Inul shock dgn kenyataan bahwa pesawat yg jatuh di Mamasa benar pesawat Irwan.Tim SAR dikerahkan tapi tidak ditemukan jejak keberadaan Irwan.Dugaan sementara Irwan ikut meledak bersama pesawat.Mediapun heboh memberitakannya.
        Sementara itu,ditepi sungai di daerah Mamasa,sesosok tubuh tergeletak,terkulai penuh luka .Seorang pencari ikan membawanya pulang dan merawat luka2nya.Ya Irwan masih hidup tapi ....

Eps 9>>Tabir Kepalsuan

       Irwan dirawat oleh Danny dirumahnya yg sederhana.Irwan demam tinggi dan Danny memanggil tabib ke rumahnya.Selesai memeriksa dan membuatkan ramuan obat tradisional,tabib itu berpesan pada Danny:"Ini ramuan obat yg harus kauberikan.Bila besok panasnya tidak turun juga ,panggil kakek lagi."
       "Terima kasih Kakek Tabib,ini Danny siapkan beberapa ekor ikan untuk kakek bawa pulang."ucap Danny.
       Ramuan tabib itu sangat manjur,Irwan berangsur2 membaik.Danny sangat senang saat Irwan sadar."Di mana aku?"Irwan mencoba bangun tapi badannya sangat lemas."Akhirnya kau sadar juga,berhari2 kau tidak sadarkan diri.Sebenarnya apa yg terjadi dgnmu?"Irwan memegangi kepalanya,"Aku?Siapa aku?Aaah kepalaku sakit sekali...."Irwan malah muntah.Irwan tidak ingat apapun.Setiap kali coba mengingat,kepalanya langsung terasa sakit.Danny terus merawat Irwan,"Kau sangat baik padaku,Danny.Aku sungguh berterima kasih.Mengapa kau mau menolongku?Kau bisa saja membiarkan aku tetap tergeletak di tepi sungai."
       "Itu karena kau mengingatkanku pada adikku.Mungkin jika ia masih hidup,ia pasti seusiamu...."Danny tampak menerawang."Maaf...aku tidak bermaksud membuatmu sedih..."kata Irwan.
      "Adikku hanyut di sungai saat sedang bermain dengan teman2nya.Sampai sekarang tubuhnya tidak ditemukan.Di malam sebelum aku menemukanmu di tepi sungai,aku bermimpi tentang adikku.Ia berteriak minta tolong padaku.Tangannya menggapai2.Esoknya aku menemukanmu....Bagai melihat adikku hidup kembali,aku melihatmu."cerita Danny.

Eps 10#Tabir Kepalsuan
      Irwan tinggal di rumah Danny dan mengganggap Danny sebagai kakaknya."Kak,apalagi yg bisa kubantu?"tanya Irwan sambil meletakkan kayu bakar.
       "Dik,kau itu masih belum pulih,istirahatlah dan bila sudah sehat kita cari keluargamu bersama2.
Mrk pasti mencemaskanmu.."kata Danny.
"Apa ingatanku bisa kembali ya kak?Terkadang ada bayangan orang2 muncul di pikiranku tapi kemudian hilang lagi."Irwan merasa kepalanya nyeri tiap kali coba mengingat masa lalunya.Mari kita lihat apa yg terjadi di Jakarta.Kediaman mewah
Sutedja diliputi duka.Inul berulangkali pingsan dan tak mau pergi dari kamar Irwan.Sudah hampir 3 minggu tidak ada berita tanda2 kalau Irwan masih hidup.Semua sudah putus asa.Saat itulah Danang menunjukkan surat pernikaha n rekayasa yg dibuatnya pada Mamanya."Ma,aku menemukan surat ini di antara dokumen Irwan.Coba deh Mama lihat!"
       Inulpun membuka berkas itu dan terkejutlah ia,"Ini surat nikah kan?Tapi kenapa Irwan menikah diam2?Ini harus dicek kebenarannya.Panggil Om Ben ke sini."suruh Inul.Danangpun pergi sambil tersenyum licik.Rencananya berjalan mulus...Untuk sementara...

Eps 11Tabir Kepalsuan

        Berita pernikahan Irwan menghebohkan keluarga Sutedja.Benigno sendiri merasa aneh dengan surat pernikahan Irwan.
      "Pertama kecelakaan pesawat.Lalu raibnya Irwan,dan kini dokumen pernikahan?!Aneh,Irwan yg kukenal bukan tipe suka main rahasia apalagi soal besar seperti pernikahan.Aku akan ke Masamba mencari tahu kebenaran dari semua ini."pikir Benigno.
       Kembali ke Masamba.Danny mengajak Irwan ke Masamba menemui temannya yg seorang dokter syaraf ( diperankan oleh Reza ).Reza memeriksa Irwan,dan ternyata Irwan mengalami gegar otak dan akibatnya amnesia."Untuk sementara jangan mencoba secara berlebihan untuk mengingat masa lalumu dulu ya.*ost.masa lalu by Inul Daratista*karena syaraf yg terlalu tegang akan
memacu amnesia permanent.Bersabarlah semoga ada keajaiban.Ini saya beri resep untuk ditebus.Ini harus diminum karena ini sangat membantu memulihkan kesehatan syarafmu."kata Reza.
        Danny menebus resep obat di apotik,sementara Irwan menunggu di luar.Saat itulah Irwan melihat seorang anak sekolah mau menyeberang jalan dan tidak melihat truk yg melaju ke arahnya.Spontan Irwan lari dan menyelamatkan anak sekolah itu tapi malang kepala Irwan malah terbentur trotoar.Mendengar keributan Danny yg sedang mencari Irwan segera menghampiri dan alangkah terkejutnya ia melihat Irwan tergeletak tak sadarkan diri.
        "Apa yg terjadi?Mengapa adik saya jadi seperti ini?"Danny panik.Anak sekolah itu menjawab dengan gemetar,"Kakak ini menyelamatkan Rizky dari tertabrak truk tapi malah jadi begini....."ternyata anak sekolah itu adalah Rizky..adiknya Evi.
         "Kak,bawa ke rumah Rizky saja,dekat kok dari sini."pinta Rizky.Danny dibantu warga sekitar membawa Irwan ke rumah Rizky.Evi yang sedang menyapu di depan rumah,terkejut dgn kedatangan mrk."Ada apa ini Rizky?"Evi dipeluk Rizky yg terlihat cemas." Kakak yg pingsan itu menyelamatkan Rizky dari tertabrak truk,Kak.Tolong dia Kak!"
         "Sudah km panggil pak mantri saja!"suruh Evi.Irwan dibaringkan di kamar Rizky.Evi membersihkan luka Irwan.Tak lama kemudian Rizky datang bersama pak mantri.Akhirnya Irwan dan Evi bertemu jua....
Eps 12Tabir Kepalsuan

       Pak Mantri memeriksa luka di kepala Irwan,"Kepalanya perlu dilakukan rekam medis seperti citiscan supaya kita tahu efek dari trauma benturan yg dialaminya.Saya sarankan bawa pasien ke dokter syaraf sesegera mungkin.Jika tidak ,mungkin pasien bisa mengalami kelumpuhan."
        Danny lalu mengantar pak mantri,Irwan ditunggui oleh Evi.Evi mengusap sisa darah yg mengotori wajah Irwan,tak terasa air matanya menetes membayangkan harusnya Rizkylah yg terbaring di hadapannya sekarang.Tanpa sadar Evi memegang tangan Irwan sambil berkaca2 ia
berkata,"Terima kasih banyak,Anda telah menyelamatkan adik saya...Hati Anda begitu mulia,..saya tak tahu dengan apa saya bisa membalas kebaikan Anda...Jadi saya mohon sadarlah supaya saya bisa berterima kasih...sadarlah...saya mohon..."
        Rizky dan Danny ikut terharu melihatnya.Mrk hanya berdiri di kejauhan.Seakan mendengar ungkapan hati Evi,Irwanpun mulai membuka matanya.Ia merasakan seseorang memegang tangannya,perlahan ia mengedarkan pandangannya.Ia melihat wajah2 asing.Namun,yg paling menarik perhatiannya adalah Evi.Baru kali ini ada seorang wanita selain Mamanya yg begitu mencemaskannya,dengan erat memegang tangannya sambil berurai air mata.
        "Apa aku mengenalmu?...Mengapa kau menangis?...aahkh kenapa kepalaku sakit sekali..?"Irwan mencoba bangun tapi Evi segera menahannya."Jangan banyak bergerak dulu....akhirnya Anda sadar juga...saya lega sekali...."kata Evi berbinar2 bahagia.Irwan terkesima melihatnya.*****
Eps 13♥Tabir Kepalsuan

      Evi kikuk juga dipandang seperti itu oleh Irwan.****
"Ehemm!",Ayah Hamdan mengejutkan mereka semua.Evipun baru sadar kalau sejak tadi ia memegang tangan Irwan.Ia segera melepaskannya dan menyambut ayahnya.
       "Ayah,orang ini telah menyelamatkan Rizky dari tertabrak truk.Tapi ia terluka karenanya lalu Rizky membawanya pulang.Kita harus berterima kasih padanya Ayah.Kalau tidak ada dia...entah bagaimana dgn Rizky."papar Evi."Benar itu Rizky?"tanya Ayah Hamdan pada putranya.Rizky mengiyakan.Hamdan Att merengkuh kedua anaknya.Ia bersyukur keduanya baik2 saja.Irwan heran mendengar percakapan
mereka,"Aku menyelamatkan orang dari tertabrak truk?Benarkah?Kenapa aku tidak ingat tentang kejadian itu?...Lalu siapa pria satunya itu?Kenapa wajah2 mereka asing bagiku?"pikir Irwan.
Danny lega Irwan sudah sadar,"Dik,apa yg kaurasakan?Kakak cemas sekali tadi.Bila kau sudah tidak apa2,sebaiknya kita pulang ke Mamasa.Kakak akan merawatmu di sana."
       Irwan makin bingung mendengar ucapan Danny,"Anda memanggil saya ' adik'?*********Tapi kakak saya cuma satu,kak Danang,dan kami tinggal di Jakarta bukan Mamasa??"
       Sadarlah Danny bahwa ingatan Irwan mulai kembali tapi ingatan yang terakhir yang malah sekarang hilang.Danny lalu bicara berdua dgn Hamdan Att menceritakan semua yg telah dilalui Irwan,bagaimana ia menemukan Irwan ditepi sungai hingga tiba di Masamba dan bertemu Rizky.Hamdan Att malah menyarankan supaya Irwan tinggal dulu di rumahnya sampai kondisinya pulih.Lagipula ia ingin membalas budi pada 
Irwan.Danny lalu pamit kembali ke Mamasa,"Saya titip adik saya,ia tidak akan merepotkan Anda,hatinya sangat baik,walaupun saya bukan kakak kandungnya tapi saya menganggap dia sebagai adik saya sendiri.Mungkin inilah jalannya untuk menemukan keluarganya kembali.Ini ada obat,berikan padanya.Bila ada apa2 ini alamat saya di Mamasa."
       Sementara itu Evi menyiapkan makanan untuk Irwan,"Anda pasti lapar,ini saya sudah buatkan bubur."
Rizky datang membawa minuman untuk Irwan,"Kakak harus coba makanan buatan kak Evi,dia pinter masak lho."
"Terima kasih kalian baik sekali padaku",kata Irwan sambil mencoba duduk bersandarkan bantal.Irwan mencoba makan sendiri tapi
tangannya yang kanan masih sakit bila digerakkan,"Biar saya saja..."kata       Evi mengambil makanan itu dan mulai menyuapi Irwan.
"Cie cie aku aja ga pernah disuapin ama kak Evi.Kak Evi pilih kasih."goda Rizky.
"Hey apa kau bilang?Belum pernah katamu?Siapa yang merawat kamu dari kecil hey !?"Evi mencubit pipi Rizky.
"Iya iya Rizky salah,ampun ampun!".Irwan geli melihat tingkah kakak adik itu.
        "O ya kalian bisa memanggilku Irwan.Aku dari Jakarta."kata Irwan.Bagai tersambar petir,Evi mendengar nama itu.Sekali lagi hatinya berdesir.Akankah Evi tahu bahwa yang ada dihadapannya sekaranglah Irwan Sutedja yang sesungguhnya?>>>See you in eps 14.

Eps 14→TABIR KEPALSUAN

       Wajah Evi berubah sendu begitu Irwan memberitahu namanya."Hari sudah malam,kuambilkan selimut dan baju ganti dulu ya."dalih Evi supaya bisa pergi dari dekat Irwan."Sudah hampir sebulan tapi tidak ada kabar apapun dari suamiku,apa aku perlu menyusul ke Jakarta ya?Tapi aku belum pernah ke Jakarta....",pikir Evi.
        Ngomong2 gimana kabarnya Danang di Jakarta ya?Danang sedang mencuri dengar pembicaraan antara Inul dengan Benigno."Sepertinya Om Ben tak bisa membuktikan kepalsuan surat nikah itu,kurasa upacara pemakaman akan segera digelar...dan ini saat yg tepat untuk membawa Evi ke Jakarta.Tapi untuk apa aku repot2 jemput,kan ada Om Ben di Masamba.Aku hanya perlu merayu Mama saja supaya Mama menyuruh Om Ben membawa Evi ke Jakarta."
        Danang menemui Mamanya yang nampak sedang memandangi foto Irwan dengan sedih.Sejak Irwan hilang,hilang pula keceriaan di wajah Inul."Ma,sudah dong....sampai kapan Mama meratapi Irwan?Ingat Ma,Mama sendiri kan yang selalu bilang kita itu harus legowo menghadapi apapun dalam hidup ini.*****
       Apalagi ternyata Irwan diam2 sudah menikah,Mama juga harus menerimanya,kita harus menerima keputusan Irwan.Ma,kita harus membawa isteri Irwan kemari untuk menghadiri prosesi pemakaman."bujuk Danang."Prosesi pemakaman?Danang,Mama yakin adikmu masih hidup.Bagaimana bisa kita mengadakan prosesi pemakaman ?Tidak,Irwan Mama tidak mungkin sudah tiada...."Inul berkaca2.
        "Ma,masalahnya Rapat Pemegang Saham terus mendesak kita memberi kejelasan karena dengan kosongnya kursi Presiden Direktur berakibat buruk pada index saham kita Ma.Nilai saham kita terus menurun.Kita harus segera mengambil tindakan sebelum
akhirnya kita bukan hanya kehilangan Irwan tapi juga enterprise bisnis yg dengan susah payah dibangun oleh mendiang ayah dan Irwan, Ma.Coba pikirkan baik2 ,Ma.Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,Ma.Berapa juta karyawan perusahaan kita yang tersebar di seluruh Indonesia?"kata2 Danang membuat Inul goyah.Akhirnya Inul setuju dan menelpon Benigno,"Ben,bawa isteri Irwan ke Jakarta ya.Jemput dia.Kakak ingin melihatnya.Bawa juga keluarganya."
        "Baik, Kak.Besok aku akan mencari alamatnya.Begitu kutemukan akan segera kubawa ke Jakarta."jawab Benigno dari Masamba.Danang tersenyum penuh kemenangan,tapi Danang tidak tahu bahwa takdir membawa Irwan berada di rumah Evi dan jika Benigno menemui Evi maka ia juga akan bertemu Irwan.Akankah Benigno bertemu Irwan?See you next episode.


Eps 15♥Tabir Kepalsuan♥

       Irwan tinggal dirumah Evi,sekamar dgn Rizky.Irwan membantu Ayah Hamdan di ladang.Ikut mencari rumput buat ternak,menyiangi,mengumpulkan kayu bakar dan beberapa pekerjaan lain yg bisa ia kerjakan dg kondisinya yg masih belum pulih benar."Kayu bakarnya cukup banyak hari ini,mau taruh di mana?"tanya Irwan sambil menenteng kayu bakar kiri kanan.Evi melihat keringat bercucuran di wajah Irwan dan hampir mengenai matanya,segera diusapnya wajah Irwan dengan handuk kecil,"Ya ampun hampir kena mata,sepertinya di Jakarta kau tidak pernah melakukan hal seperti ini ya?             Sampai keringatan begini."Bukannya menjawab,Irwan malah terpesona dengan perhatian Evi padanya,lalu bergumam,"Ya..aku belum pernah mengalami seperti ini sebelumnya..."
      "Masa kau belum pernah keringatan seperti ini?Ini bukan keringatan lagi namanya,ini mandi keringat.Nih handuknya langsung basah."kata Evi.Jantung Irwan berdegup kencang saat wajah Evi begitu dekat dengannya tadi."Bukan keringatannya yg kumaksud tapi perasaan ini,rasa bahagia yg tiba2 muncul tiap kali berada didekatmu,Evi."batin Irwan dalam hati.
      "Mmm...kayu bakarnya taruh sana saja deh..O ya aku sudah siapkan makan siang di meja makan.Ada telor ceplok dan sayur daun kelor.Kulihat kemarin kau makan lahap sekali,jadi kupikir kau suka."kata Evi sambil mengambilkan segelas air putih buat Irwan."Terima kasih.Aku memang haus."ucap Irwan lalu meminum air itu sampai habis."Kak!Rizky masuk 10 besar di kelas!!"teriak Rizky tiba2 mengejutkan Evi yg sedang mengiris timun.Akibatnya jari Evi tergores pisau."Aaww.!"teriak Evi kesakitan.
       Irwan langsung mendekati Evi dan mengobati
luka di jari Evi."Rizky,kalau ngomong ga teriak2 bisa ga?Beritanya sih bagus tapi penyampaiannya itu bikin kaget tahu.!"kata Evi.
"Iya Rizky,kak Irwan aja juga kaget."kata Irwan sambil jongkok mengobati luka Evi. Sementara Evi duduk di atas kursi kecil.
"Bukan salah Rizky kali,kak Evi kaget karena melamunkan kak Irwan kan?!Hayo ngaku?!"kelit Rizky.Mendengar itu Irwan tersipu2,"Maksudnya?"
"Maksudku bukan kak Irwan yg disini tapi kak Irwan,suami kak Evi yg pergi ke Jakarta sejak upacara nikah selesai sampai sekarang ga ada kabar."cerita Rizky.Hati Irwan hancur mendengar cerita Rizky,ia memandang ke arah Evi dengan wajah kecewa,"Benarkah itu Evi?Kau sudah menikah?Dan nama suamimu juga Irwan?Asalnya juga dari Jakarta?"
"Kami baru saja selesai dari catatan sipil tiba2 nak Irwan bilang ia ada urusan penting dan harus kembali ke Jakarta hari itu juga.Dan sampai sekarang tidak ada kabar apapun.Ini salah Ayah,seharusnya Ayah tidak lanģsung menerima lamarannya begitu saja.Maafkan Ayah,Evi...."kata Ayah Hamdan,"Ayah
buta dengan kemilau harta sampai Ayah lupa bahwa ini menyangkut masa depan putri Ayah."
       "Sudah Ayah jangan sedih,Evi ga marah kok sama Ayah.Evi tahu Ayah sayang sama Evi.Gara2 Rizky sih jadi melantur gini.Ayo kita makan,nanti keburu dingin lagi!"Semua menuju ke meja makan tapi Irwan merasakan kejanggalan soal pernikahan Evi dengan pria yg nama dan asalnya sama dengannya.
        Sementara itu tak jauh dari rumah Evi sebuah mobil mewah berhenti.Benigno keluar dari dalamnya dan menghampiri seorang warga."Maaf,Bu.Tahu rumahnya Evi,putri dari Bp.Hamdan?"
"Oh Evi,kakaknya Rizky,itu yang diujung lurus saja."
"Terima kasih ya Bu."kata Benigno.
Sampai depan rumah yg dimaksud,Benigno segera mengetuk pintu,"Permisi!"
"Ya?!.Evi keluar menyambut."Anda mencari siapa?"
"Anda yg bernama Evi?"
"Ya saya sendiri.Ada apa ya?"
"Benar Anda yang menikah dengan Irwan Sutedja dari Jakarta?"
"Bagaimana Anda tahu ?"
"Saya adalah paman dari suami Anda.Saya diminta keluarga Sutedja untuk menjemput Anda sekeluarga ke Jakarta untuk menghadiri prosesi pemakaman Irwan."kata Benigno.
"Apa!?Pemakaman Irwan?Irwan ...meninggal?"
"Saat menuju Masamba,pesawatnya mengalami kecelakaan dan meledak..."Belum selesai bicara,Evi sudah pingsan.Untung         Benigno segera menangkap tubuh Evi."Tolong!Ada yg pingsan."teriak Benigno.
Mendengar keributan,Hamdan dan Irwan segera keluar.Mereka terkejut melihat Evi pingsan.Irwan segera merengkuh tubuh Evi dan membaringkannya di balai2.Benigno lebih terkejut lagi melihat Irwan keluar dari dalam rumah Evi.
"Irwan??Kau masih hidup?!"Benigno memegang wajah Irwan.
"Om Ben?!"Irwan baru memperhatikan siapa tamu Evi.
"Kalian saling mengenal?"Hamdan Att yang ganti keheranan.Apa jawab Irwan dan Benigno pada ayah Evi?*****$ee you next eps*******





  • ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar