DEBU-DEBU JALANAN EPS 37-48 ^^^

Eps 37
CERBUNG X →
 DEBU-DEBU JALANAN
:'(→DEBU-DEBU JALANAN@→CERBUNG X EPS 37 |\|→Gone Away|<→ Pergi Jauh @→PERUT KEMBUNG.... Cerbung ini saya jadikan sarana berbagi tips seputar penyakit perut.Siapa tahu aja ada pembaca yang punya putra putri yang bermasalah dengan perut.Apalagi kalau masih anak2.Bila mereka sakit atau ga enak badan pasti rewel.Nangis terus tapi ga ngerti minta apa.Anak2 dapat dengan mudah terkena masuk angin yang menyebabkan perut kembung.Untuk mengatasinya caranya mudah.Ambil bawang merah yang bersih kemudian haluskan.Berikan sedikit minyak telon,kemudian balurkan pada bagian pusar si kecil.Parutan bawang merah yang ditambah minyak telon juga bisa meredakan batuk jika dibalurkan ke sekujur punggung dengan sedikit diurut.Kalau saya bawang merah buat lalap.Apa ga getir jeng?Ga mentah2 tapi digoreng utuhan sampai empuk.Rasanya manis dan enak.Biasanya saya padu dengan nasgor atau gudeg.Wah jadi laper...malam2 kok kelaparan?Aku luwe...weleh.. Sekarang kita ke lagu penuntun.Harusnya lagu ini buat cerbung ke-9 saya tapi karena ada kata "jalan" di syairnya maka saya pakai di sini.Cerbung 9?ST 12 dong?Bener bingow choi...coba tebak apa judul lagunya..nih textnya↓ |_→TAK PERNAH TERPIKIR OLEHKU....( RUMAH SAKIT ) Rita yang sedang bahagia karena kemajuan perkembangan kondisi Rizky tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya kala melihat Evi datang,"Evi!!!" Irwan terharu melihat betapa dekatnya Evi dengan ibunya,'Andai saja Mami seperti itu kepadaku...mungkin bahagiaku akan lengkap...' Rita memeluk putrinya saking bahagianya melihat harapan hidup bagi Rizky kian besar,"Adikmu...adikmu...Vi.." Evi heran,"Rizky kenapa Bu?" Rita membelai wajah putrinya lalu mendekati Irwan,"Semua karena pertolongan nak Irwan...Ibu sungguh bersyukur karena ada seorang ibu yang melahirkan anak sebaik engkau Nak..." Rita ganti membelai wajah Irwan dengan kasih seorang ibu pada anaknya sendiri,Irwan malah jadi haru diperlakukan dengan begitu hangat,'Mama aku saja tak pernah menatapku seperti ini...' Evi melihat bagaimana ibunya malah menggandeng Irwan dan dirinya ke dalam melihat Rizky,"Ayo Nak Irwan...ayo Evi lihat Rizky..." Evi dan Irwan saling pandang dalam haru melihat sikap Rita. €→TAK SEDIKITPUN KUBAYANGKAN.... Lesti memberitahu Evi,"Kak tadi jari adik kakak bergerak lho...ibu juga lihat ya tadi.." Evi gembira sekali mendengarnya,"Sungguh?Benar itu Ibu?" Rita mengangguk,"Benar Vi..bahkan dokter juga sudah kemari memeriksanya..." Irwan menyentuh lengan Rizky,"Terus dokter bilang apa Bunda?" Rita senang melihat perhatian CEO muda itu pada anak bungsunya,"Kata dokter Rizky makin besar peluangnya untuk sembuh Nak...Ibu berterima kasih sama kamu ya Nak ya..dah mau nanggung biaya selama di sini....sungguh ibu ga tahu jadi apa kalau ga ada Nak Irwan...ya kan Vi?" |\|→KAU AKAN PERGI TINGGALKAN KUSENDIRI.... Irwan memandang Rizky seakan memandang Rita yang berbaring di sana,"Jika saja adikku diberi kesempatan seperti Rizky bisa tetap hidup...pasti hidupku akan berbeda..." Evi mendekati Irwan yang nampak menerawang,diusapnya tangan pria itu dan berkatalah ia,"Adikku adikmu juga Wan..." Lesti dan Rita memperhatikan gestur mesra itu,mereka tersenyum melihatnya. @→BEGITU SULIT KUBAYANGKAN... Irwan tersenyum pada Evi,"Terima kasih sayang...kini aku punya adik...Rizky mau ya jadi adik kak Irwan ?" Jari telunjuk Rizky bergerak,Evi melihatnya,"Lihat!Ibu,Irwan lihat!Jari Rizky bergerak..." Semua takjub,Lesti malah berkata,"Sepertinya pasien menjawab iya...he..he.." Semua tersenyum apalagi Evi.Ia memandang dengan penuh haru pada Irwan yang asyik mengusap lengan Rizky. @→BEGITU SAKIT KURASAKAN.... Rita sempat memdengar panggilan Irwan ke Evi tadi maka ia mengajak Evi ke tempat lain,"Vi ayo bantu ibu siapin minum buat Nak Irwan dan siapa itu masnya..." Evi lalu ke dalam mengikuti ibunya,"Biar Evi yang siapin minumnya Irwan Bu.Irwan ga boleh minum kopi." Rita mendekati Evi dan berbisik,"Kamu dan Nak Irwan memang punya hubungan apa?Ibu jelas dengar tadi dia manggil kamu sayang..." R→KAU AKAN PERGI TINGGALKAN KUSENDIRI.... Evi tersipu,"Kami saling mencintai Ibu.Irwan kemari juga mau minta restu Ibu soal itu." Rita melihat aura kebahagiaan terpancar dari wajah putrinya,"Lalu Nak Reza?Kalian sudah putus?" Evi diam dan malah duduk di ranjang. @→DIBAWAH BATU NISAN KINI KAU TLAH SANDARKAN... Rita ikut duduk di sebelah putrinya,"Kau sudah mencoba bicara pada Nak Reza ya tapi dia ga mau mengerti.Iya kan?" Evi mengangguk,"Iya Bu.Kok Ibu tahu sih?" Rita membelai lengan putrinya,"Ibu ga pernah lihat kamu menatap penuh cinta pada Nak Reza.Beda saat kamu di dekat Nak Irwan.Wajah kamu itu ...gimana ya ceria gitu...terus tatapanmu kepadanya itu dalam gitu...Ibu kenal putri Ibu sendiri.Kau itu permata hati ibu.Ibu ga akan memaksamu soal pasangan hidup.Ibu akan merestui siapapun yang kamu pilih Vi.Nak Irwan juga sangat baik." Evi seneng banget Ibunya ga menentang hubungannya dengan Irwan,"Makasih Ibu.Aku akan beritahu Irwan ah..." Rita tersenyum melihat keceriaan anak sulungnya itu,'Ibu ga mau kamu mengalami seperti yang Ibu alami Vi.Betapa tidak enaknya dipaksa hidup dengan seseorang yang tidak kita cintai.Ibu dan ayahmu dulu dijodohkan.Sebenarnya ibu mencintai pria lain tapi karena hutang keluarga,ibu harus menikah dengan ayahmu.Walau kini ibu bisa menerima ayahmu tapi itu butuh waktu dan pengorbanan Vi.Ibu ga mau kamu tersiksa seperti hidup Ibu dulu.Berbahagialah dengan orang yang kamu cintai Vi...Ibu percaya kamu pasti akan bisa memberi pengertian pada Nak Reza.' B→KASIH SAYANG KAMU BEGITU DALAM... Evi membawa minuman buat Irwan sambil berbinar bahagia,"Wan,..." Irwan yang sedang bicara dengan Toto heran lihat wajah Evi yang sumringah,"Semuanya bawa masuk saja To...Kamu kenapa Nyonya Sayang?Kayaknya lagi hepi nih..." Evi meletakkan minuman yang ia bawa,"Katanya kamu mau bicara sama Ibu aku...tuh Ibu." Irwan melihat Evi malah senyam senyum,'Saatnya bicara sama camer nih...ambil nafas dulu...aduh grogi juga aku...lebih nervous dari mimpin rapat nih...' $→SUNGGUH KU TAK SANGGUP ... Evi menarik ibunya duduk di ruang tamu,"Ibu,Irwan ingin bicara sama Ibu...he..he.." Ritapun duduk sedang Evi nampak ceria duduk di sebelah ibunya,"Ada apa Nak Irwan?" Wah Irwan keringat dingin...sakgrontol2...weleh.Mana Evi malah ngekek lagi.Waduh... @→INI TERJADI KARNA KU SANGAT CINTA... Irwan akhirnya ngomong,"Ehm..sebenarnya saya kemari mau minta ijin pada Bunda.Saya...saya mencintai putri Bunda...itu yang duduk sebelah Bunda he..he.." Evi malah nyengar-nyengir sambil merona bahagia lihat Irwan grogi,'Irwan lucu nervous gitu kayak mau ngelamar aku aja.He..he..sampai keringatan hi..hi..' |_|→INILAH SAAT TERAKHIRKU MELIHAT KAMU....( Resto Rosalina ) Reza melihat jam,'Sudah jam segini masak Evi belum balik ke resto juga.Aku sebel deh sama Boss Asian group itu mentang2 kaya..terus seenaknya menyalahi prosedur kerja.Huh...kayak gitu kok jadi Boss!' Reza kian bertekad menjauhkan Evi dari Irwan,'Ini ga bisa dibiarin!Harus diakhiri.Aku yakin dia bukan pria baik2.Mana mungkin dia cuma perjalanan bisnis pasti dia ada udang dibalik batu.Takkan kubiarkan besok Evi ke Bogor dan ketemu dia.' :-D→JATUH AIR MATAKU MENANGIS PILU... Reza malah mikir,'Apa Evi minjem uang ya sama dia?Terus karena ga bisa balikin maka Evi jadi ....ah ga mungkin..Evi masak kayak gitu..ga lah..ga mungkin...' Reza melihat Intan menggoda pelanggan,'Kalau Intan jelas aku ga heran jika gitu.Dia kan emang dah tenar kayak gitu.Besok aku akan pastiin Evi aman dan jauh dari Boss Asian Group itu.' ||→HANYA MAMPU UCAPKAN SELAMAT JALAN KASIH....( RUMAH SAKIT ) Rita menyodorkan tissue pada laki2 muda dihadapannya,"Wah sampai keringatan nih Nak Irwan..." Irwan segera mengelap keringatnya,"Iya nih Bunda...he..he..Bunda restu ya..." Rita memandang putrinya,"Bunda harap kalian memulai hubungan dengan dasar yang benar.Selesaikan dulu ikatan yang lama baru mulai dengan ikatan yang baru.Ibu tidak akan menghalangi jika jalan yang kalian tempuh benar.Ibu percaya Nak Irwan bisa menjaga putri Ibu.Lagipula Ibu juga sudah bicara sama Evi.Ibu tahu hati Evi ada pada siapa.Ya kan Vi...?" R→SATU JAM SAJA KUTELAH BISA CINTAI KAMU;KAMU;KAMU DI HATIKU... Eh...yang ditanya malah asyik bantuin Irwan ngelap keringat weleh...,'Irwan keringatan aja masih kelihatan gemesin hi..hi...Kalau dipikir aku kenal Irwan belum lama ya..Tapi aku sudah sayang banget sama dia...si Embem yang lagi keringatan nih..hi..hi...dia lucu...' Irwan yang malah ngingetin Evi,"Sayang ditanya sama Bunda lho..." Evi geragapan,"Ha...apa...oh maaf Bu...he..he.." Rita geleng2 kepala,'Dasar lagi dimabuk cinta ya gitu...lupa kalau ada orang tua di sini.Weleh..eeleh...Anak muda jaman sekarang...' ||→NAMUN BAGIKU MELUPAKANMU BUTUH WAKTUKU SEUMUR HIDUP... Evi malah ngingetin soal ke Bogor sama Irwan,"Wan,ke Bogornya gimana?Jadi kan?" Irwan menepuk jidatnya,"Astaga!Aku sampai lupa....gara2 nervous..." Rita heran,"Ke Bogor ?Oh ya Evi mau ke cabang Bogor ya.." Evi malah megang tangan Irwan,"Irwan kebetulan juga ada bisnis di Bogor Bu..." Rita mendengarkan,"Terus?" ¥→SATU JAM SAJA KUTELAH BISA SAYANGI KAMU...DI HATIKU... Evi nyenggol Irwan,"Ayo kamu yang bilang..." Irwan lalu bicara,"Saya minta ijin Ibu menjaga Evi selama di Bogor dan pinginnya sih he .he..selamanya boleh jaga Evi...nanti bila Ibu ijinkan saya akan ajak Evi berangkat bareng saya." Rita tahu reputasi Irwan sebagai pengusaha kondang,"Ibu ijinkan tapi ibu harap Nak Irwan benar2 jaga puteri Ibu ya..ibu mempercayakan harta ibu pada Nak Irwan.Ibu ini ga punya apa2 selain kedua anak ibu.Merekalah harta ibu..." @→NAMUN BAGIKU MELUPAKANMU BUTUH WAKTUKU SEUMUR HIDUP DI NANTIKU.... Kata2 Rita justru membuat Irwan tertegun,'Andai yang bicara ini adalah Mami...alangkah indahnya...bagi Mami martabat adalah hartanya.Keluarga hanyalah sarana meraih martabat dan kedudukan tinggi juga hormat dari manusia.Betapa beruntungnya Evi dan Rizky...' Wah Irwan malah disoriented nih.Kayake masih ada yang Irwan lupa deh.Hayo apa itu?Ada yang tahu ga?***see you next eps***
Eps 38 CERBUNG X ☆☆
DEBU-DEBU JALANAN
|\|☆DEBU-DEBU JALANAN☆:-D☆CERBUNG X EPS 38☆ @☆Not By Sight=Bukan Berdasarkan Penglihatan☆ |~|☆PEPAYA☆ Gangguan asam lambung terjadi ketika asam lambung dari perut masuk ke kerongkongan sensitif melalui lingkaran otot yang disebut sfingter jantung.Biasanya,sfingter jantung memungkinkan makanan masuk perut tapi mengeblock gerakan mundur dari makanan dan asam.Kondisi tertentu seperti kehamilan dan obesitas,serta jenis makanan tertentu-makanan terutama berminyak atau pedas-dapat meningkatkan risiko asam lambung.Secara umum,enzim dalam interior perut tidak berpengaruh pada produksi asam lambung atau fungsi sfingter jantung.Enzim adalah molekul yang mengambil bagian dalam reaksi kimia dan membantu mempercepat mereka. Pepaya merupakan buah tropis yang sangat dianjurkan oleh dokter karena mengandung papain.Pepaya suplemen enzim papain yang merupakan enzim yang diproduksi oleh sel2 buah pepaya.Papain merupakan enzim proteolitik,yang berarti dapat memecah protein.Enzim yang memecah protein tidak terlibat dalam jenis lain dari reaksi kimia.Enzim ini meningkatkan pencernaan kita dan membantu untuk menangani penyerapan protein dalam tubuh kita.Hal ini dapat membantu mengurangi refluks asam dan membawa perdamaian ke perut kita.Wah apakah saya bakal makan pepaya usai nerbitin cerbung ini?Sudah beberapa kali saya nulis soal makanan dan kejadian semua.Saya itu ga suka pepaya tapi kalau daunnya maniak banget.Moga saja saya bakal makan daun pepaya he..he..yummy. |~☆HARGAI DIRIKU☆ Saya lagi nonton F1 gp Monaco nih.Wetrace nih.Safety car memimpin lomba.Track basah memang berbahaya.Saya itu suka banget olahraga.Kata kakak saya mirip sama mendiang ayah,hobby banget soal olahraga.Saya menyukai nilai2 dalam olahraga ada sportivitas,fair play,rule,regulasi,team work dan masih banyak lagi.Di kota saya ada sepasang suami isteri yang bisa membuka bisnis rumah makan sampai cabangnya banyak sekali berawal dari anak mereka yang pinter tenis.Setiap kali menang main tenis anaknya dapat uang sekitar 300 jutaan.Uang itu dipakai orang tuanya buat bisnis resto.Kalau sampai nanti bisa masuk timnas dan ikut kejuaraan kelas internasional atau nasional maka uangnya lebih gede lagi.Bisa mencapai milyaran rupiah.Wow!Keeeren!Padahal ortunya itu dulu cuma pemberi makan babi dan penjaga toko cat.Bukan orang kaya raya.Tapi karena anaknya jago tenis wow sekarang...jangan tanya...Dunia olahraga sungguh memiliki potensi besar untuk mengubah masa depan seseorang bahkan satu keluarga.Gaji pemain bola itu milyaran lho.Di luar negeri lho ya..he..he... Oke kita ke lagu penuntun aja.Lagu ini dinyanyikan oleh Wali.Ada kata jalan di syairnya maka saya pilih jadi lagu di cerbung ini.Wah ada tabrakan di Race Monaco,Rio jadi naik posisi nih.Vettelku mana ya?Ferari where are you?Diajeng kok malah nonton F1 sih?Ups.. @☆ DI DIRIMU AKU MENEMUKAN YANG MENCINTAIKU.... ( Rumah Sakit ) Toto mendekati Bossnya,"Boss...benda2 ini gimana?" Irwan kaget,"Oh...aku sampai lupa...ya ampun kok aku jadi pelupa gini sih?" Evi heran,"Lupa apa sih Wan?Kamu ada meeting ya?" Irwan menggeleng,"Bukan Nyonya sayang...ini aku ada sedikit bingkisan buat Bunda dan adik kamu.Tadi kan kamu kubelikan baju masak ibu dan adik kamu ga kubelikan juga.Jadi aku milih beberapa baju moga aja pas ukurannya.Kalau salah bisa dikembalikan kok.Ntar dituker.Ini tolong dikasih ke Bunda ya..." Evi malah jadi terharu dengan perhatian CEO muda itu,'Baik banget sih jadi orang...Makin tambah sayang deh...' Irwan mencubit pipi Evi,"Hello...Nyonya sayang...hai..." Evi tersadar mandangi Irwan sejak tadi,"Wan...kamu dah ngasih banyak banget buat keluarga aku...gimana aku balasnya?" Irwan malah berbisik,"Aku ga minta balasan...keluarga kamu sudah kuanggap keluarga aku sendiri." Evi kian terharu mendengarnya,"Makasih ya Wan...makasih banyak ya..." Irwan tersenyum,"Sudah...kasih sama Bunda ya biar dilihat siapa tahu ukurannya perlu diganti he..he..Aku milih berdasar ukuran Mami aku he..he..kalau yang ini buat Rizky.Moga Rizky suka warnanya." |~|☆ YANG MENYAYANGIKU☆ Rita kaget diberi bingkisan oleh Evi,"Ini apa Vi?" Evi menyerahkannya pada Rita,"Dari Irwan Bu...buat Ibu dan Rizky..." Irwan muncul,"Semoga Bunda suka,juga moga Rizky cepat sadar dan bisa makai baju barunya he..he.." Rita memandang haru pada Irwan,"Betapa beruntungnya rahim yang dipercayai mengandung dirimu Nak..." Irwan malah terkenang Mamanya,"Evi dan Rizkylah yang beruntung memiliki ibu seperti Bunda..." Evi memahami perkataan Irwan,'Irwan pasti masih bermasalah dengan Mamanya...Aku ingin melihat hubungan mereka dipulihkan.Beri hamba-Mu ini kekuatan ya Tuhan untuk melakukan semua itu.Walau sepertinya mustahil tapi pasti ada jalan.Aku yakin jauh di lubuk hati Irwan;ia masih sayang pada Mamanya..' ||☆DI DIRIMU AKU KETAKUTAN☆( RESTO Rosalina ) Reza sudah mengajukan cuti,Endah ditunjuk sebagai penggantinya.Endah kepo gitu nanya,"Cuti mau kemana Za?" Reza jawab spontan,"Ke Bogorlah...Kan mau ngawal pacar he..he.." Endah terdiam,'Masih saja aku berharap dia akan memperhatikanku.Tetap saja Evi dan Evi yang dia pikirkan...' Fitri mendekati Endah,"Mb...he..he..ntar malam ada nobar lho...pertandingan bola final liga Champion.Lihat yuk?" Endah menolak dengan halus,"Maaf ya Fit.Aku ga begitu suka bola." Fitri nampak kecewa,'Gagal lagi deh...' Endah melihat kekecewaan di wajah Fitri,"Kalau nonton bioskop aku malah suka..." Fitri sumringah,"Wah kalau gitu kita nonton di 21 ya ?Kebetulan lagi diputer film bagus tuh.Kujemput jam berapa?" Endah tersenyum,"Pulang kerja aja.Jangan ngaret lho ya...Ada pelanggan,aku ke sana dulu ya..." Fitri hepi banget,'Yess!!Setelah sekian lama akhirnya aku berhasil juga.Besok aku akan pilih film horor ah...biar Endah ketakutan hi..hi...' Fitri menyapa Reza yang terus saja melihat ke arah luar resto,"Nunggu apa sih Mas he..he..kenapa ga dibel aja?" Reza berkilah,"Kamu Fit,ini lagi lihat cuaca kayaknya mendung deh..." @☆KAU BIARKANKU...KAU TINGGALKANKU☆ Fitri malah berujar,"Memang kalau mendung kenapa Mas?Lupa bawa mantol ya?" Reza menggeleng,"Ga.Aku kok lupa ga mungkinlah...Aku kan manusia siaga.Manusia yang main di kuadran 2.Ingat materi leadership kemarin kan?" Fitri manyun,'Malah diceramahi.Pantas mb Evi milih Boss Asian Group itu lha mas Reza ini orangnya ga nyenengke...isine ceramah wae...mending aku biarin dia aja.Kutinggal aja deh...cari info soal film yang diputer besok ah...' Fitri lalu nyari alasan pergi,"Mas saya mau cuci mobil dulu yach he..he..mobilnya kotor...biasa kena debu2 jalanan...saya tinggal dulu yach?He..he..dilanjut aja lihat awannya..." Reza jawab,"Cuci mobilnya yang bener ya!Habis nyuci peralatannya dirapiin lagi!" Fitri langsung jawab,"Iya Pak Spv..." ¥☆BILA KAMU TAK LAGI DENGANKU☆( Mobil Irwan ) Irwan dan Evi sudah mendapat ijin pergi ke Bogor bareng,kini mereka dalam perjalanan menuju resto.Evi kan harus laporan.Irwan melihat langit mendung,"Bentar lagi hujan sepertinya.Kamu nanti pulangnya biar dijemput Toto ya?" Evi seneng banget diperhatiin sama Irwan,"Kamu sendiri pulangnya gimana?" Irwan malah meraih jemari Evi,"Aku tuh ninggal mobil banyak di kerjaan Nyonya sayang...aku ga mau kamu kehujanan nanti.Kan kita besok mau pergi.Kalau kamu sakit batal dong perginya.." Evi tersenyum,"Aku bawa payung kok.Oh..iya Bogor kan kota hujan.Pasti bakal turun hujan dong.Aku juga harus bawa payung besok...buat jaga2.Kamu juga harus bawa ya?" Irwan malah punya ide nyleneh,"Di mobil sudah ada satu.Tapi biar buat Toto aja deh..." Toto heran,"Lho kok malah buat saya Boss?" Irwan malah asyik mandangi wajah cantik Evi,"Kan aku mau sepayung berdua sama Nyonya aku ini...pasti so sweet deh payungan berdua..." Evi merona wajahnya,"Dasar Irwan...ah.." Toto ikut mesem lihat Bossnya ga lepas mandangi Evi,'Belum nikah aja mesra gitu.Gimana kalau dah nikah ya?Ehmm...pasti lebih so sweet lagi deh..' Irwan malah meraih Evi dalam rengkuhannya,'Bahagianya aku...akhirnya cinta kembali hadir dalam hidupku.Dan aku yakin banget kalau Evi adalah cinta terakhirku.Tak bisa kubayangkan jika aku hidup tanpa dia...kehancuranku pasti lebih buruk dari saat Shiha tak lagi denganku...' @☆ KU TAK TAHU APA 'TUK JALANI HIDUPKU.... Evi membiarkan Irwan merengkuhnya,ia malah bersandar dibahu CEO muda itu,'Jika malam itu kita tak bertemu di jalan itu entah bagaimana kujalani hidupku sekarang.Mungkin aku sudah kayak Intan jadi piaraan Om2...Betapa bahagianya aku saat ini menemukan bukan hanya pertolongan bagi kesembuhan adikku tapi juga pria yang sangat kucintai...pria yang baik hati dan tulus hatinya.Hatiku percaya padanya.Jiwaku tenteram di dekatnya.' Irwan ingat sesuatu,"Besok sebelum pergi ke Bogor,ada satu tempat yang ingin aku kunjungi dulu." Evi kepo,"Kemana?" Toto malah sudah bisa nebak,"Saya tahu Boss...pasti ke sana deh.Kan kalau mau perjalanan bisnis pasti Boss ke sana dulu." Evi tambah kepo,"Dimana itu mas Toto?" Irwan yang jawab,"Jangan kasih tahu To biar surprise he..he.." Evi melirik Irwan,"Ehmm...gitu ya?Mulai main rahasia ya...ok..." Evi pura2 sedakep dan melihat keluar,"Mmhh.." T☆BILA MEMANG KAU PERGI DARIKU☆ Irwan membujuk Evi,"Jangan marah dong Nyonya sayang...ntar aku stress lho kalau kamu marah..terus nanti maagnya kambuh lho.." Evi masih merajuk,"Kan ada obat diminum aja...beres." Irwan melihat ke arah Toto minta bantuan,Toto malah angkat bahu.Weleh... Irwan membujuk lagi,"Kalau obat mah efeknya bentar doang.Ntar stress lagi gimana?Mending kan atasi penyebab stressnya...Jangan marah ya..please..." Mobilnya sudah sampai depan resto,Evi hendak turun tapi Irwan ngasih kode Toto buat ngunci pintunya secara otomatis,Evi ga bisa keluar deh,"Mas Toto,ini gimana kok ga bisa dibuka pintunya?" Toto malah menjawab santai,"Kalau Boss suruh buka saya baru bukain Non.." Evi melirik Irwan,"Wan..." Irwan pasang wajah melas gitu,"Maafin dulu...baru aku ijinin pergi." ||☆KU TAK ADA LAGI DI DUNIA INI☆ Evi ga tega akhirnya,"Iya kumaafkan...puas?" Irwan malah pasang wajah culun sekarang,"Senyum dulu dong..." Evi malah nahan tawa karenanya,"Iih kamu nih...mukanya lucu tahu kalau kayak gitu." Irwan lega,"Gitu dong.Toto..." Ceklek.Semua kunci buka.Malah Toto yang turun buka pintunya.Dah kayak Nyonya Boss aja deh Evi,dibukain pintu,"Silakan Nyonya Boss..." Evi melihat dulu ke arah Irwan baru dia turun,"Jangan pulang telat ya..biar makannya ga telat.Aku turun ya..." Irwan tersenyum bahagia diperhatiin sama Evi,"Beres Nyonya.." Mereka saling tersenyum dan melambaikan tangan,"Daah!" Toto naik lagi ke dalam mobil,Irwan menurunkan kaca mobil,"Ntar dijemput Toto ya?Harus mau." Evi mengangguk,"Iya.Daaah!" Irwan senyum lagi dan bilang,"I love you.." Evi tersenyum sembari mengangguk.Kaca mobil dinaikkan lagi.Mobilpun melaju pergi meninggalkan resto.Evi masih saja tersenyum,'I love you too Irwan.' |>☆MENGERTIKAH KAU SIANG MALAMKU DAN TANGIS TAWAKU☆( Resto Rosalina ) Reza melihat Evi turun dari sebuah mobil mewah,'Ah itu Evi!Akhirnya datang juga.' Ia heran melihat seorang pria membukakan pintu mobil buat Evi,'Sampai segitunya perlakuan Boss Asian Group itu ke Evi.Aneh deh...kayak dah jadi isteri Boss itu aja.' Apalagi lihat wajah ceria Evi usai turun dari mobil,makin membuat Reza penasaran,"Dari mana saja Vi?Kayaknya hepi banget.." @☆ KAU SEMUA HIDUPKU ☆ Evi kaget ditanya begitu.Seketika senyumnya sirna,"Oh..kak Reza...biasa Kak." Reza dengan sinis berkata,"Menurutku kamu harus hati2 deh Vi,sekarang kan lagi marak kasus pelecehan." Evi ga suka mendengarnya,"Evi rasa kak Reza terlalu berlebihan curiganya." Reza malah ngerasa Evi belain Boss Asian Group,"Jangan mentang2 dia kaya kamu bela Vi.Aku harap kamu ga silau dengan hartanya." Evi kian ga suka arah pembicaraan Reza,"Maksud kak Reza apa?" Reza keder juga lihat Evi,"Eh maksud aku kamu jangan sampai kayak..." Evi melihat arah pandangan Reza yang melirik ke Intan,"Kak Reza seperti ga kenal Evi saja.Aku kecewa sama kakak...udah aku mau ketemu kak Ros aja.Aku ga mau debat sama kakak." Reza ngejar Evi,"Vi,aku ga maksud bikin kamu bete,aku tuh cuma khawatir aja." @☆PANDANG AKU PANDANGLAH HATIKU☆ Evi berhenti dan memandang Reza,"Evi tahu Evi orang ga punya.Evi juga lagi butuh uang banyak buat biaya pengobatan adik Evi di RS.Namun dalam menjalin hubungan Evi selalu tulus kak.Ga pernah lihat harta atau status orang itu." Mata Evi berkilat2 bicara seperti itu,namun jauh di lubuk hatinya ia menangis,'Betapa rendahnya aku di matamu Kak Reza.Bahkan Irwanpun ga pernah mikir gitu sama aku.' Kak Ros datang,"Ada apa ini?Kalian itu jangan ribut di sini!Tuh dilihatin customer!Za kembali ke station kamu!Evi,ke ruanganku ya!" Evi segera mengikuti Kak Ros,Reza malah jadi galau,'Niatku tuh mau kasih perhatian Vi bukan ngajak bertengkar kayak gini.Aduh...mana mau besok Evi kuantar ke Bogor kalau gini..aduh!' |_☆AKU TAK MAMPU MELANGKAH TANPAMU☆( lantai 2 Resto Rosalina ) Evi memberikan laporan kerjanya,"Menu2 yang disuka yang ini kak.Terus ini beberapa keluhan mereka,namun secara garis besar mereka puas dengan service kita." Kak Ros manggut2,"Aku suka kinerja kamu.Kamu itu rapi dan selalu berprestasi.Namun tugas utama kamu adalah menjaga hubungan baik resto kita dengan Asian Group.Kamu itu kayak duta kita.Hal2 teknis bisa kamu serahkan ke Fitri jika kamu rasa kamu kewalahan.Oh ya jadi besok Pak Irwan ke Bogor lihat resto kita yang disana?Beliau bicara apa saja soal besok?" Evi malah baru ngeh kalau Irwan juga mau investasi di Resto cabang Bogor,"Beliau cuma bilang kalau ingin lihat resto disana juga.Evi ga sangka beliau juga mau invest disana?" Kak Ros malah senyum2,"Kamu itu punya daya magnet lho Vi.Semua yang kamu kerjain pasti berhasil.Pasti hasilnya melebihi ekspektasi kita.Bapak seneng banget lho Asian Group mau invest cabang di Bogor juga.Oh ya kamu boleh pulang buat siap2 besok pergi ke Bogor." Evi menjawab,"Ga Kak.Evi akan penuhi jam kerja Evi.Nanti malah ga enak sama teman2 yang lain.Lagian Evi dah diberi banyak kelonggaran sama Kak Ros.Terima kasih ya Kak sudah baik banget sama Evi." Kak Ros tersenyum,"Sama2 Vi.Ya udah selama kamu di Bogor konsent aja disana,soal disini biar kak Ros yang akan supervisi Fitri langsung.Ok?Kamu boleh kembali bekerja." Evi mohon diri,"Baik Kak.Permisi." Kak Ros melihat karyawannya itu melangkah keluar,'Sejak Asian Group bekerja sama dengan Resto ini,omset resto naik.Benar2 ini akan menjadi era kebangkitan buat Center Point.Dan Evi punya peran kunci di sini.Untung Bapak jeli lihatnya.' ♡☆BUKAN KU TAK PUNYA HARGA DIRI☆( Teras lantai 2 ) Evi terngiang ucapan Reza,'Di mata Kak Reza aku ini tak punya harga diri.Andai dia tahu aku pernah hampir menjual diri,gimana reaksinya ya?Irwan malah ga pernah bahas soal itu.Ia selalu memperlakukanku dengan baik.Aku jadi kangen sama dia.' Evi mau nelpon tapi ragu2,'Dia meeting ga ya?Biasanya meeting deh..tapi hatiku sedih banget..aku pingin denger suara dia.' Eh hpnya malah bunyi,'Irwan?Kok tahu sih dia aku mau hubungi dia?' |3☆TAPI DIRIMU BEGITU BERARTI☆ Evi segera mengangkatnya,"Ya Wan.." Irwan sedang lihat tanaman kunir di dekat officenya,"Hello Nyonya Sayang...ntar malam aku mau dong dibikinin jamu yang kuning2 itu.Perutku adem kalau minum itu.Bikinin ya?" Evi malah diam dengerin suara pria yang ia rindukan sambil berkaca2.Irwan jadi heran,"Vi?Evi?Kamu kok diam saja?Masih marah ya?" Evi mengusap air matanya,"Ga.Aku ga bisa marah lama sama kamu Wan..." Irwan duduk di kursinya,"Terus kamu kok diem aja?Ada masalah di resto?" Evi menahan isaknya,"Gapapa.Kerjaanku beres kok.." Irwan menangkap nada parau di suara Evi,"Kamu nangis ya?Apa ada masalah dengan Rizky?Kayaknya tadi baik2 saja..." Evi tersenyum haru,"Ga ada apa2 Wan.Ntar aku bikinin jamu itu.Aku cuma pingin denger suara kamu aja..." Irwan ngekek,"Kangen ya sama aku?Cie..sampai nangis gitu...kan habis ketemu...belum ada sejam malah.." Evi bahagia banget denger suara CEO muda itu,"Wan..." Irwan jawab sambil muter2 di kursinya,"Hmm..." Evi berkata sambil berbisik,"I love you..." Wah Irwan langsung hepi dengernya,"Lagi.." Evi mengulanginya,"Wo ai ni..." Irwan julit,"Lagi..." Evi tersenyum ,"Aku mencintaimu Wan..." Irwan saking hepinya sampai muter kayak gangsing di kursinya,"I love you too Nyonya Sayang..." Adi masuk ke ruangan Irwan,"Wan,team marketing sudah siap semua di ruang meeting..." Irwan memandang Adi,"Tunggu bentar Di...kamu duluan aja.Lagi ada telpon penting nih...very important person.Dah kamu duluan dulu...kasih petuah2 apa kek.." Adi mengerti,"Petuah?Emang aku guru besar apa?Dasar Irwan!Tanyalah dunia apa itu cinta..." ♡☆KAULAH NAFASKU ENGKAU HARGA DIRIKU☆ Evi mendengar percakapan Irwan dengan Adi,'Very Important Person?Bagi Irwan aku begitu berharga.Inilah yang membuatku sangat nyaman bersamanya.Perasaan dihargai?dianggap penting...' Irwan kembali bicara dengan Evi,"Maaf ya sayang,ada intermezo break he..he..Biasa Adi.." ☆MENGERTI AKU☆ Evi tersenyum,"Gpp.Aku ngerti.Kamu mau meeting ya?Aku juga dah terobati kok kangennya...Lagian ntar malam ketemu lagi.Ya udah met meeting ya.Love you." Irwan kian berbunga2 hatinya,"Nyonya sayang memang pengertian orangnya.Love you always." Mau diajak kemanakah Evi besok sebelum ke Bogor?***see you next eps***
Eps 39 CERBUNG X ◆◆
DEBU-DEBU JALANAN
★★★★★★★★★★★★★ ★ DEBU-DEBU JALANAN ★ ★★★★★★★★★★★★★ CERBUNG X☆☆☆☆ EPS 39 ◆◆He Was Very Sorrowful◆◆=Dia Begitu Sangat Bersedih ◆◆ 39◆◆ Dunia motogp kembali berduka dengan meninggalnya seorang rider moto2 di sirkuit Catalunya kala sessi free practise.Luis Salom namanya.Dikenal dengan angka 39 di motornya.Saya melihat di youtube bagaimana video kejadiannya.Dia meluncur dengan kecepatan tinggi di tikungan 12.Sebuah tikungan menjelang garis finish dan diawali dengan track lurus yang panjang maka tak heran jika kecepatannya sangat tinggi.Motornya menabrak tembok lalu tubuhnya menyusul dan membentur motornya sendiri.Helicopter,2 mobil medis dan 2 ambulance didatangkan dan segera membawanya ke RS terdekat untuk segera dilakukan operasi namun...pada pukul 4 sore dia meninggal.Akibat insiden ini sirkuit Catalunya dirombak.Tikungan 12 dan 10 diganti mengikuti track sirkuit F1 sejak th 2014.Bukan hanya Catalunya yang memakan korban,dulu di Sepang,Malaysia bagaimana seorang Simoncelli dengan rambut khasnya juga menghembuskan nafas di saat race.Banyak yang bilang karena helmnya.Juga di Mizano,bagaimana rider Jepang muda usia 19 th yang diprediksi menjadi rider hebat namun meninggal kala jatuh dan terlindas dua motor rekannya.Shoya Tomizawa.Rider kesayangan saya juga selain Casey Stoner.Angka 48 di motornya takkan pernah saya lupakan.Makanya di moto2 saya jago Dominic Aegeter karena dia sahabat dari Shoya Tomizawa.Sedih banget waktu saya lihat race di Mizano itu.Padahal saya suka banget dengan Shoya Tomizawa.Dia baik,ramah dan murah senyum.Ia selalu tersenyum dengan ceria tiap kali diliput media atau bertemu siapa saja. Saya masih ingat bagaimana Casey Stoner kerap jatuh hingga dijuluki The Crasher.Makanya saya tak heran kala ia meminta pensiun dari motogp.Ia kasihan melihat isterinya mengikutinya kemana2 demi race motogp.Hingga ia mendapat penghargaan yaitu namanya diabadikan sebagai tikungan di Sirkuit Philip Island yaitu Stoner Corner. Dulu juga sirkuit Shizuka memakan korban sampai kemudian sirkuit tersebut tak digunakan lagi di motogp dan dialihkan ke Motegi. Selamat jalan rider Spanyol,Luis Salom.Rest In Peace.Bicara soal kehilangan,di eps ini nuansanya sendu karena kita akan melihat kepedihan hati tokoh utama pria karena mengenang kepergian anggota keluarganya.Siapa?Diringi lagu dari penyanyi melegenda Ebiet G Ade,inilah 'Aku Ingin Pulang'.Coba tebak ada kata apa sehingga saya pakai lagu ini sebagai lagu penuntun. ◆KEMANAPUN AKU PERGI BAYANG2MU MENGEJAR...( RESTO ROSALINA ) Turun dari lantai 2 Evi melangkah menuju station Endah.Reza yang merasa ga enak hati dengan Evi segera mengejarnya,"Vi,maafin aku ya?Aku ga bermaksud menyakiti perasaan kamu.Aku cuma merasa khawatir saja." Evi diam saja,yang heran malah Endah,"Kalian kenapa sih Vi?" Evi tetep diam,Reza mengkode Endah untuk bantuin dia bujuk Evi,"Please Ndah help me..SOS..." ◆◆ BERSEMBUNYI DIMANAPUN SLALU ENGKAU TEMUKAN.... Kebetulan Intan mendekat,"Kok pada ngumpul disini sih?Aku laporin Kak Ros lho!" Reza akhirnya yang pergi setelah Endah ngomong,"Za,kayaknya Intan butuh bantuan tuh.Kamu ke depan dulu aja lihat ada apa." Reza nurut,"Iya deh...aku ke depan...ada apa sih Tan?" Intan jawab,"Ada bule datang kak...aku ga ngerti mereka ngomong apa.Pakai bahasa Inggris..." Reza lalu pergi dengan Intan namun ia sempat melirik ke arah Evi,'Kayaknya Evi masih marah deh...Evi kalau marah emang suka diam gitu.Aduh...gimana nih rencana besok?Reza...Reza kenapa ga mikir dulu sebelum ngomong?Stupid behaviour...' ◆◆◆ AKU MERASA LETIH DAN INGIN SENDIRI... Begitu Reza pergi,Endah mendekati sohibnya yang lagi asyik bantu cuci piring kotor,"Vi...ada apa sih antara kamu sama Reza?Kalian bertengkar?" Evi jawab sambil membuang sisa2 makanan ke tempat sampah sementara,"Aku cuma sedang letih saja Ndah dan ingin sendiri.Itu aja." Endah nyeletuk,"Kalau gitu aku ganggu dong?Ya udah aku pergi aja ah..." Evi narik tangan sobatnya itu,"Jangan gitu dong Ndah.Kalau kamu kan sahabat aku,aku pingin cerita sama kamu." Endah ga jadi pergi,"Gini aja kamu pulangnya bareng aku aja.Aku pingin jenguk adik kamu.Pingin tahu kabarnya gimana." Evi seneng banget,"Bener?Tapi..." Evi ingat kalau Toto bakal jemput dia,"Tunggu bentar ya Ndah,aku mau sms seseorang dulu." Endah mengangguk meski rada kepo juga,'Seseorang?Kayaknya spesial banget deh...Jadi curiga...' ◇ KUTANYA PADA SIAPA TAK ADA YANG MENJAWAB... (Ruang Meeting Asian Group) Adi melihat Irwan nampak ceria meeting dengan team Marketing,'Irwan bisa sampai ketawa2 gitu ya sama mereka?Biasanya dia kan super cool gitu.Lewat mana sih tadi pulangnya?' Irwan memang lagi hepi berat soalnya Evi mengakui cinta padanya,"Kalau Team Marketing bisa mencapai target yang diharapkan,saya akan kasih reward.Liburan ke Singapore bersama seluruh Branch Manager se-Indonesia.Gimana?" Wah mereka semua girang,"Beneran Pak?Setuju!!Asyik2!" Irwan tersenyum namun tiba2 hpnya bergetar,"Ok!Kalian diskusi dulu ya..." Semua mengerti Irwan mau lihat hpnya,"Siap Pak!!" Irwan menjauh ke ruangan lain,dekat ruang meeting memang ada ruangan lagi,'Evi sms...' Irwan segera membacanya,'Wan...ntar aku pulangnya sama Endah aja,dia mau jenguk Rizky.Mas Toto biar sama kamu aja.Aku juga ga mau kamu nyetir sendiri.Aku lebih tenang jika kamu sama Mas Toto saja.Gpp ya Wan?' Irwan tersenyum,'Perhatian banget sih Nyonya Sayang.Aku telpon aja ...' ◇◇ SEBAB SEMUA PERISTIWA HANYA DI RONGGA DADA...( RESTO ROSALINA Lt 1 ) Evi menerima telpon masuk,"Hello?" Irwan dengan nada manja menyapanya,"Nyonya Sayang,..." Evi tersenyum mendengarnya,"Sudah baca sms aku kan?Gpp ya?Demi kebaikan kamu juga.Aku khawatir kalau kamu nyetir sendiri.Lagian aku tuh terbiasa mandiri jadi selama aku bisa melakukan segala sesuatu sendiri maka akan kulakukan sendiri.Jangan marah ya...please..." ◇◇◇ PERGULATAN YANG PANJANG DALAM KESUNYIAN... Irwan malah julit,ia malah diam aja,'Gimana kira2 cara Evi bujuk aku kalau lagi ngambek ya?He..he..pingin tahu...' Evi melihat sekitarnya dan mencari tempat sepi untuk ngobrol dengan Irwan,"Wan,kok diem sih?Marah ya?" ■ AKU MENCARI JAWABAN DI LAUT.... Irwan malah melihat lukisan pemandangan yang terpajang di dinding dekat tempat ia berdiri,"Aku itu seperti air laut,meski mencoba bergulung2 menjauhi pantai tetap saja aku kembali ke pantai.Kau tahu siapa pantainya?" ■■ KUSADARI LANGKAH MENYUSURI PANTAI... Evi bertanya,"Siapa yang sangat beruntung menjadi pantai itu?" Irwan menjawab,"Yang barusan nanya itu orangnya..." Evi berbunga2,"Aku?Sungguh?" Irwan mengusap lukisan pantai di hadapannya,"Iya Nyonya Sayang,kamu itu tempat dimana hatiku akan selalu kembali.Selalu berlabuh.Aku ga marah,malah aku berterima kasih kamu perhatian banget sama aku.Aku mencintaimu.Kau tahu?" Evi mengangguk haru,"Mmh..mmh..tahu.Tahu banget." ■■■ AKU MERASA MENDENGAR SUARA ... Intan melihat Evi menerima telpon dan menjauh dari yang lain,ia mengikutinya dan menguping,'Evi bicara sama siapa ya?Kayaknya mesra banget.Wajahnya sampai kayak gitu.Sayang,aku ga begitu jelas mendengar...' Kak Ros melihat Intan ndelik2 aneh gitu dan menegurnya,"Kamu ngapain disini Tan?Ada banyak customer tuh!Malah enak2an di sini!" ¤ MENUTUPI JALAN MENGHENTIKAN PETUALANGAN..DU..DU..DU... Intan kaget banget,"Astaga!Tante!Bikin jantungan aja deh!" Kak Ros melihat dengan tajam ke arah ponakannya itu,"Malah diem!Kamu masih mau kerja disini tidak?" Intan gugup,"Iya Tante....oh..eh...kak Ros...Intan tadi cuma nyari udara segar kok.He..he.." ▲ KEMANAPUN AKU PERGI SELALU KUBAWA2... Kak Ros kesal lihat ulah ponakannya itu,"Ayo cepat pergi malah tingak-tinguk!" Intan melirik ke arah Evi yang udah selesai telpon dan sekarang menuju ke arahnya,'Sial!Gagal lagi niat aku mau kepoin tuh kesayangannya kak Reza..ihh..kenapa sih kak Ros kayaknya melindungi Evi gitu?Kenapa dia malah lebih baik perlakuannya ke Evi daripada ke aku yang notabene ponakan dia sendiri?Iihhh..ngeselin banget deh!' ▲▲ PERASAAN YANG BERSALAH DATANG MENGHANTUIKU... Evi lega Irwan ga marah,'Irwan...kamu itu selalu bikin hati aku sejuk.Adem kalau deket kamu.' Melihat Evi datang kak Ros deketi dia,"Vi,kamu bantu aku scan beberapa file ya?Nanti kamu kirim ke email berikut.Aku mau ketemu sama Bapak.Kamu bisa kan?" Evi menjawab,"Bisa Kak.Evi siap mengerjakannya." Kak Ros senang dan mengajak Evi ke kantornya di lantai 2.Sementara Reza nanya Endah,"Evi mana?Kamu sudah bujuk dia belum buat maafin aku?Aku merasa bersalah banget nih...ga enak rasanya.Apalagi sampai dia diemin aku.Ayo Ndah bantuin dong..." ▲▲▲ MASIH MUNGKINKAH PINTUMU KU BUKA... Endah malah merasa gamang,'Jelas2 Evi ga care sama kamu Za,masih aja mengharapkan dia.Aku tahu Evi nerima kamu karena ga tega.Itupun aku ikut bantuin bujuk lho biar dia terima kamu.Soalnya aku kasihan lihat kamu Za.Tapi kayaknya Evi juga tersiksa dengan hubungan ini.Aku ga pernah lihat dia hepi deket kamu...' Endah malah melihat ke arah Fitri yang lagi asyik bantu ngantar pesanan ke meja2,'Mungkin saatnya aku berhenti mengharap Reza juga.Aku ga mau kecewa lebih lama lagi.Lebih baik aku membuka hatiku buat yang lain.Yang jelas2 sayang padaku.' ^ DENGAN KUNCI YANG PERNAH KUPATAHKAN... Melihat Endah malah ngelihatin ke arah lain,Reza manyun,"Ndah!Malah melanglang buana nih orang!Ndah!Hoooy!" Endah kaget,"Oh...sorry Za...kamu bilang apa tadi?" Reza sedakep,"Evi sudah kamu bujuk belum?Jangan2 kamu memang ingin lihat aku patah hati ya?" Endah memandang sedih pada pria jangkung di hadapannya,'Kamu ga tahu Za,bagaimana aku memperjuangkan agar kamu bahagia.Namun sepertinya memang aku ga berarti apapun buat kamu.' ^^LIHATLAH AKU TERKAPAR DAN LUKA... Endah ingat bagaimana sedih dan terlukanya dia melihat Reza sedih karena Evi dulu terus nolak dia.Kini ia lelah menanggung perasaannya,"Kamu tahu Evi itu anaknya gimana Za.Ga gampang bujuk dia.Hanya yang bener2 deket aja yang bisa.Harusnya kamu lebih kenal dia.Kamu kan pacar dia.Udah ya aku mau nyelesain pesanan dulu." ^^^DENGARKANLAH JERITAN DARI DALAM JIWA... Endah melangkah mendekati Fitri,"Tolong antar ini ya ke meja di sana.Oh ya besok aku tunggu ya.Filmnya jangan yang serem ya,aku ga suka.Yang romance aja.He..he.." Fitri seneng banget,"Siap mb.He..he..asyik besok jadi jalan.Yuhu!!!" Endah tersenyum melihat Fitri nampak riang,'Ya ampun sampai seceria itu ya dia?Manis juga anaknya...' Fitri dengan hepi melayani customer,"Pesanan datang.Selamat menikmati!" Customernya jadi ikut hepi,"Wah masnya kayaknya lagi hepi banget.Jadi ikut seneng lihatnya.Restoran ini bagus ya ternyata." Fitri jawab,"Iya saya lagi gembira nih karena akhirnya jeritan jiwa saya didengar Yang Di Atas.He..he.." □ AKU INGIN PULANG UHUUU... Jam pulang akhirnya tiba bagi Evi dan semua yang dayshif.Evi nampak jalan berdua dengan Endah,"Ndah jadi ya nengokin adik aku?Janjiku udah kubatalin kok." Endah menggoda sohibnya itu,"Janji ama siapa hayo?" Evi jadi tersipu,"Ntar aku ceritain.Yuk pulang!" □■ AKU HARUS PULANG UHUU... Reza ga nyerah rupanya,"Vi,aku antar ya pulangnya?" Evi menggeleng,"Makasih kak.Aku dah janjian sama Endah kok mau pulang bareng." Reza nampak kecewa,"Ehm...kalau gitu besok kamu ke Bogor kan?Aku juga pas cuti nih.Aku antar ya?" Evi kaget dengernya,'Aduh besok aku kan mau pergi bareng Irwan..gimana nih?' Apakah jawab Evi pada Reza?***see you next eps***
Eps 40 Cerbung X °°° DEBU-DEBU JALANAN
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° ° DEBU - DEBU JALANAN ° °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Eps 40 : The Evening / Senja Itu
°LEE MYUNG BAK... Siapa itu say?Itu adalah nama salah satu Presiden Korea Selatan.Terus apa hubungannya sama Debu2 Jalanan?Jelas ada karena kisah hidupnya akan menjadi kado kedua saya buat seseorang.Buat Parid,ini biografinya seorang CEO yang kamu minta.CEO?Ya...Seorang CEO dia sebelum jadi Presiden.Ini dia kisah hidupnya. Dahulunya Lee adalah gelandangan.Lahir di Osaka Jepang th 1941.Orang tuanya sangat miskin,cuma buruh tani.Sejak kecil ia harus bergelut dengan kekurangan dan kelaparan.Jangankan untuk jajan,untuk makan sehari2 saja Lee harus makan ampas gandum.Itupun dari hasil meminta di pabrik penyulingan minuman.Bayangkan Lee dan keluarganya makan "sampah". Saat SMA Lee dan keluarganya pindah ke Seoul guna mencari kehidupan yang lebih baik.Namun nasib mereka malah tambah buruk.Saat dewasa Lee harus menjadi pedagang asongan.Meski begitu Lee sangat semangat bersekolah.Ia bertekad kuat harus sekolah yang tinggi sampai universitas. Karena kegigihannya dalam belajar,prestasi Lee sangat bagus sekali di SMA.Dia diterima di perguruan tinggi terkemuka di Korsel yaitu di Korea University.Demi bisa kuliah,Lee harus bekerja sebagai tukang sapu jalan.Semua karena ia harus membiayai kuliahnya sendiri. Di saat kuliah inilah Lee berkenalan dengan dunia politik.Lee terpilih menjadi anggota dewan mahasiswa dan sering terlibat aksi demo anti pemerintah.Lee pernah ditangkap dan dipenjarakan th 1964.Gara2 pernah dipenjara,saat lulus dan mau bekerja di Hyundai,Lee hampir tidak diterima bekerja.Hyundai khawatir pemerintah akan marah karena menerimanya sebagai pegawai.Akhirnya Lee menulis surat pada pemerintah.Isi suratnya sangat menyentuh hati sekretaris presiden sehingga pemerintah balik menulis surat ke Hyundai agar mau menerima Lee.Saat bekerja di Hyundai,Lee sangatlah rajin dan sangat berprestasi.Ia selalu bisa menyelesaikan semua masalah yang ditugaskan padanya.Pernah suatu hari Hyundai hendak memproduksi buldozer tapi masih terkendala masalah teknis.Akhirnya Lee mempreteli semua komponen buldozer merk lain untuk mempelajari cara kerjanya dan akhirnya Hyundai bisa memproduksi buldozer.Karena hal inilah Lee dijuluki "Buldozer".Kemampuan Lee membuat kagum pendiri Hyundai Chung Ju-Yung sehingga ia diangkat menduduki posisi tertinggi di divisi Konstruksi walau ia baru bekerja selama 10 th.Setelah bekerja selama 30 th di Hyundai panggilan hati Lee untuk masuk dunia politik terngiang kembali.Akhirnya pada tahun 1992 Lee masuk ke jalur politik lagi dan mengajukan diri menjadi anggota dewan.Pada th 2002 Lee terpilih menjadi walikota Seoul.Kayak Pak Jokowi ya?He...he...walikota Solo.Saat menjadi walikota,Lee tetaplah orang yang rendah hati dan sangat pekerja keras.Tak heran banyak yang simpatik dan kagum padanya.Saat ada pemilihan Presiden Korea Selatan,Lee mengajukan diri menjadi kandidat dan pada th 2007 Lee terpilih menjadi Presiden Korea Selatan. Panjang juga ya...moga kado kedua ini memberi inspirasi bagi Parid.Selamat ulang tahun Parid.I will pray for you: May You always in the right track,shinning and gain what the best thing ever.Always have a goal and be a gold in the world.Be a good man! Maaf ga ditranslate he..he..sengaja. Lagu penuntunnya dari penyanyi negeri Jiran nih.Slam pasti?Kok tahu sih?Iyalah kamu kan mania Slam.Ada kata Jalanan di lagu ini maka saya pakai sebagai lagu penuntun.Ini dia Slam dengan "Suratan".
°°°SEGAR DI INGATAN SEJARAH LUKA YANG BERLAKU....( Resto Rosalina ) Evi bingung mau jawab apa,'Gimana nih ?Besok aku kan perginya sama Irwan.Aduh...jawab apa nih?' Reza nanya sekali lagi,"Diam berarti mau ya Vi?" Endah melihat raut muka Evi yang nampak sedih,'Seingat aku Evi itu anaknya ceria dan jarang banget pasang wajah bete.Tapi ini jelas dia kelihatan sedih banget.Reza kok ga lihat ya aura sedih itu?' Saat itulah mobil kak Ros datang,"Din!Din!" Semua segera memberi salam pada atasan mereka,apalagi Pak Samuel juga ada,"Selamat sore Bapak,Kak Ros." Samuel mengangguk dan segera masuk ke dalam tapi Kak Ros masih tinggal,"Kenapa pada belum pulang?Oh ya Evi file yang discan sudah semua kan?" Reza sebagai spv yang jawab duluan,"Ini juga mau pulang kok Kak." Kak Ros melihat Evi nampak gundah,"Vi,ikut saya sebentar ya?" Evipun mengikuti,"Soal scan sudah semua kak.Sudah saya kirim ke email yang kak Ros minta.Datanya saya taruh di meja kak Ros." Kak Ros bertanya,"Kamu kenapa?Wajahnya gegana gitu?Ada masalah dengan keberangkatan besok?" Evi melirik ke arah Reza,"Tadi Reza mau ngantar Evi ke Bogor kak.Padahal Evi dah janji bakal bareng Pak Irwan.Maaf Evi malah jadi curhat sama Kak Ros." Kak Ros berpikir,'Bahaya kalau sampai Pak Irwan batal invest di Bogor karena ulah Reza.Aku harus lakukan sesuatu.' Kak Ros lalu berbisik pada Evi,"Bilang saja begini Vi..." °•° TERPAHAT KENANGAN CERITA CINTAKU PADAMU... Evi kembali ke luar sambil menenteng berkas2,Endah kepo gitu,"Apa itu Vi?" Evi jawab,"Ini berkas2 buat wakil Asian Group yang mau lihat cabang resto kita di Bogor.Kata Kak Ros aku besok berangkatnya sama orang tersebut." Reza kecewa mendengarnya,"Naik apa Vi?" Evi nampak ceria jawab,"Paling mobil kak.Maaf ya kak besok aku udah ada yang nganter.Ayo Ndah kita pulang!Mari kak Reza." Reza melihat kak Ros di balkon lantai 2 seperti mengawasi,'Aku ga percaya dengan cerita kamu Vi.Wakil dari Asian Group?Mau lihat resto di Bogor?Aneh!Besok aku akan ikuti Evi.Aku harus pastikan bahwa wakil dari Asian Group itu bukan CEO nya.'
•••TIADA DUANYA BIAR BERJUTA TIDAK SAMA...( Rumah Sakit ) Endah dan Evi sampai di RS,"Vi,kamu dan Reza kayak ada jarak gitu sih?" Evi berjalan menyusuri koridor,"Maaf ya Ndah.Aku sebenarnya dah minta putus sama Kak Reza.Aku cuma nganggap dia sebagai kakak aja.Aku sudah berusaha menerima dia tapi aku ga bisa memungkiri bahwa aku mencintai orang lain Ndah." Endah kaget juga dengernya,"Terus Reza bilang apa?Dia mau kamu putusin?" Evi melangkah ke area pavilyun,"Itulah masalahnya Ndah.Dia ga mau.Dia terus meminta kesempatan.Sebenarnya aku ga ingin nyakitin dia tapi aku tak ingin memberi harapan kosong padanya.Dia berhak dicintai dengan tulus." Endah heran langkah mereka menuju pavilyun,"Kok kesini Vi?Kamu ga salah nih?Ini area kalangan jetset lho Vi." Evi menggandeng tangan Endah,"Udah...ayo masuk." Endah melongo,"Vi!Ini area dengan tulisan VIP lho Vi.Itu mahal tahu!Harga sewa kamarnya saja semalam jutaan lho.Yang bener aja kamu Vi?" ○○○ INDAHNYA CINTAMU SETULUS BUDI MU PADAKU... Endah disambut oleh Rita dengan ramah,"Nak Endah...mari masuk Nak!" Endah menyalami ibunya Evi,"Tante maaf Endah baru sekarang nengok lagi.Gimana Rizky Tante?" Rita menceritakan soal perkembangan Rizky,"Rizky kian baik Nak Endah.Syukurlah kami bertemu penolong yang membuat Rizky bisa mendapat perawatan dan fasilitas yang terbaik.Ayo ke dalam lihat Rizky!" Endah takjub melihat ruangan didalam,"Wah semuanya seperti di rumah sendiri saja ya Bu?Nyaman banget." Lesti juga menyalami Endah,Rita memperkenalkannya,"Ini Nak Lesti,perawatnya Rizky.Teman ibu ngobrol tiap hari." Endah kian terpana,'Astaga!Ada perawat pribadinya pula.Dapat uang darimana Evi membayar semua ini?' ◆◆◆ TELAH KUTERIMA SURATAN TAKDIR YANG ESA... Di taman pavilyun,Endah ga bisa nahan rasa ingin tahunya,"Vi,semua fasilitas ini kan mahal Vi.Darimana kamu bayar semuanya Vi?" Evi melihat ke arah lampu taman,"Aku sendiri juga heran dengan semua ini Ndah.Kecelakaan Rizky sempat membuatmu sangat down.Kau tahu kan Ndah bagaimana aku sampai kerja double demi membiayai sekolah Rizky.Aku sungguh hancur kala itu Ndah.Begitu putus asanya sampai...sampai..." Endah mendekati sahabatnya itu,"Sampai apa Vi?" ~♡~CINTA MANUSIA SUKA DAN DUKA DI TANGAN-NYA... Evi menjawab lirih,"Sampai aku hampir menjual diriku Ndah.Aku bingung kala Rizky hidupnya tergantung peralatan medis.Dan kamu tahu Ndah untuk peralatan itu tetap terpasang,butuh dana 40 juta seminggu.Uang darimana coba?" Endah meraih sahabatnya dalam pelukannya,"Maaf aku ga tahu kamu lewati hal seberat ini Vi.Terus kamu menutup semua biaya itu darimana?" Evi mengusap air matanya,"Saat itu aku sudah ditepi jalan Ndah.Sudah putus asa dan nekad lebih tepatnya.Aku sudah panik dan ga lihat jalan keluar yang lain.Namun Tuhan sungguh baik,aku malah dipertemukan dengan seseorang yang sangat baik." Endah kian penasaran,"Seseorang yang sangat baik? Siapa Vi?"
%%% SEDALAM RENUNGAN MOGA TERJAWAB PERSOALAN...( Kantor Asian Group ) Meeting dengan team Marketing sudah selesai,Irwan nampak mengetik di laptopnya,'Aku ingin segera pulang dan melihat Nyonya Sayang masak di dapur.Serasa dah punya isteri saja.He..he..' Adi masuk ke dalam ruangan Irwan,"Wan...ini berkas yang perlu dibawa besok.Juga ..." Melihat Irwan malah melamun,Adi ga jadi ngomong,'Irwan merenung apa sih kok sampai segitunya?Senyum2 lagi?Kayaknya perlu diperiksakan sohib aku ini...' Adi mondar-mandir kayak Ironman,'Cinta itu ternyata benar2 berbahaya...bisa bikin pikun,bikin lupa makan juga dan bikin orang jadi kayak zombie...bahaya banget...' Irwan akhirnya sadar juga,"Eh..kamu disini Di?Sudah sejak kapan?" Adi jawab,"Sudah berdiri sejak tahun 1962." Irwan ngekek,"Sorry...sorry Di.Aku lagi ga konsent nih.Pingin cepat pulang.Oh ini berkas buat aku bawa besok?Makasih ya Di.Selama aku ga ada kamu yang handle kantor ya?Jangan nakal!He..he.." Adi manyun,"Jangan aneh2 di Bogor ya?Kayaknya yang jangan nakal harusnya kamu deh Wan...ingat kamu bawa anak orang.Jangan macam2!" Irwan melanjutkan mengetiknya,"Iya Pak Guru!Irwan ga akan nakal kok he..he.."
>>>APAKAH SALAHKU DIMANA SILAPMU...( Pavilyun Vvip ) Evi berkaca2 cerita soal penolongnya,"Kamu tahu Ndah waktu itu aku takut banget.Tapi aku ga lihat solusi lain." Endah heran,"Kamu kok bisa punya ide gila seperti itu sih Vi?Kamu mau jadi kayak Intan?" Evi duduk di bangku,"Aku tahu itu salah.Tapi hanya itu cara tercepat aku dapat uang sebanyak itu.Walaupun harga segitu belum tentu para penikmat nafsu dunia itu sudi membayarnya." ///SUDAH LUMRAH KEHIDUPAN TIDAK LEPAS KESALAHAN... Endah penasaran,"Terus siapa yang nolong kamu Vi?" Evi menjawab,"Kamu ga akan percaya kalau kukasih tahu.Kamu pernah ketemu sama orangnya." Endah mikir,"Aku pernah ketemu?Masak sih Vi?Jadi tambah kepo deh..."
^^^ CINTA YANG MENJADI KORBAN ...KESILAPAN...( Kantor Asian Group ) Irwan kangen pada Evi,'Aku mau sekalian jemput Evi ah...Udah kangen banget.' Irwan ngebel Toto,"To siapin mobil ya.Aku mau pulang.Tapi nanti mampir sekalian jemput Nyonyaku ok?" Toto jelas bilang ok,"Siap laksanakan Boss!" Irwan tersenyum,"Evi pasti kaget lihat aku jemput dia." ÷÷÷ SAAT YANG SILIH BERLALU... Adi heran lihat Irwan dah siap2 pulang,"Ini baru jam berapa Wan?Ngebet banget pingin cepat pulang?Jangan bilang ini efek dari cinta juga?" Irwan memasukkan laptopnya ke tas,"Tanyalah dunia apa itu cinta he .he.." Adi nyengir,"Iya yang lagi jatuh cinta...met ketemu pujaan hatinya..." Irwan melangkah keluar,"Aku duluan ya bro!Sampai jumpa beberapa hari kedepan he .he..be sweet Boss here!"
&&& MASA TAK AKAN KEMBALI...( Rumah Idayu ) Idayu melihat majalah bisnis,ia kangen dengan Irwan.Terpampang wajah putranya dengan setelan jas rapi Armani berjabat tangan dengan orang2 bisnis kelas atas. Diusapnya dengan sayang foto Irwan,"Putraku...harapan satu2nya Mami..Mami kangen banget sama kamu sayang...Kamu sudah besar dan sukses sekarang.Rasanya seperti sudah lama sekali kita terpisah...Apa kamu ga rindu sama Mami Irwan?" ▼▼▼ SEMUA TELAH BERLAKU KITA INSAFI... Idayu berurai air mata,"Jangan benci Mami sayang...Ini sama dengan membunuh Mami.Perasaan bersalah atas apa yang terjadi pada adikmu sudah begitu berat Mami tanggung.Jangan kamu tambahi lagi sayang...Mami mohon ..." Idayu meraih hpnya,"Hello Adi...Irwan ada?" ¤¤¤MAAFKANLAH SAYANG SEGALA KESILAPANKU... Adi jawab,"Sudah pulang Tante.Baru saja." Idayu kecewa,"Tante kangen banget sama Irwan.Tante pingin ketemu dia.Tante mau minta maaf sama dia.Biasanya Irwan datang ke kantor jam berapa?" ♡♡♡ TIDAK TERNIAT SEKALI MELUKAI DIRIMU... Adi kasihan juga sama Mamanya Irwan,"Kalau besok Irwan ga ke kantor Tante.Soalnya dia mau ke Bogor.Biasa urusan tanah.Tapi kalau Tante mau ketemu dia masih ada cara kok." Idayu tertarik,"Cara apa?Irwan kayaknya sudah bisa maafin Tante belum ya?" ♧♧♧ KUPOHONKAN DOA SEMOGA KAU BERBAHAGIA... Adi muter2 di kursinya,"Kalau Adi lihat sih Irwan lagi bahagia sekarang Tan.Lagi jatuh cinta dia...he..he.." Idayu senang mendengarnya,"Sungguh?Pasti dengan gadis resto itu kan?" Adi heran,"Tante ga marah Irwan suka sama kelas bawah?" ■■■TEMPOH HIDUP INI JALANAN BERDURI... Idayu malah mesem,"Ga Adi.Tante sudah insaf.Harta bukan segalanya.Dikasihi orang jauh lebih indah daripada harta yang banyak.Jika memang gadis itu tulus cinta sama putra Tante pasti Tante restu." Adi terperangah,'Wah...Irwan pasti bakal shock lihat perubahan Mamanya...berubah banget.' ◇◇◇ NAMAMU BIARKAN ABADI....DISINI... Idayu nanya,"Oh ya tadi kamu bilang ada cara biar Tante bisa ketemu Irwan.Kasih tahu dong..." Adi ingat kebiasaan Irwan,"Irwan itu punya ritual khusus tiap mau perjalanan bisnis." Idayu makin bingung,"Ritual?Maksud kamu?Tante ga ngerti deh..." ¤¤¤ MUDAH2AN BERSAMA... Adi cerita,"Irwan itu selalu ke makam sebelum pergi perjalanan bisnis.Kata dia sih kayak anak pamit sama orang tuanya gitu.Jadi kalau Tante sungguh pingin ketemu Irwan datang saja ke makam besok.Irwan berangkatnya pagi kok Tan.Habis sarapan katanya." Idayu terharu,'Putraku sungguh anak yang baik.Selalu saja hormat pada ayahnya.Andai saja aku menyadari betapa beruntungnya aku punya putra sebaik dia.Mungkin sekarang aku tak perlu semerana ini.' □□□ KEADAAN YANG BERBEZA... Idayu senang dengan info dari Adi,"Terima kasih ya Di.Kamu itu emang sahabat yang baik.Makasih ya udah bantu jaga Irwan selama ini.Tante akan datang ke makam besok.Pagi2 kalau perlu.Tante sudah ga sabar pingin ketemu Irwan." Adi lega bisa membantu,"Jangan sungkan sama saya Tante.Adi dah anggap Irwan kayak saudara.Moga besok Tante bisa ketemu Irwan ...moga kebahagiaan Irwan sekarang bisa melembutkan hatinya." Idayu juga berharap sama,"Iya semoga.Terima kasih ya Di.Oh ya kamu tahu nama gadis yang bekerja di resto itu?" Adi jawab,"Namanya Evi Tante.Tante butuh data soal dia?Akan Adi kirim." Idayu senang sekali,"Bener ya makasih sekali lagi." ☆☆☆ DI ALAM CINTA YANG KEKAL SELAMANYA... Idayu menutup telponnya,"Evi...Evi...semoga dia adalah cinta sejati buat putraku.Untung ada Adi.Kalau ga tak mungkin aku bisa dapat info sepenting ini.Sebaiknya aku lihat biodata gadis itu.Aku ga mau dia kayak Shiha.Ninggalin Irwan begitu saja." Wah Idayu mau nemuin Irwan di makam.Irwan sendiri akan ke RS buat jemput Evi.Bakal ketemu Endah ga ya?Akankah Endah akan tahu bahwa Irwan adalah penolong dan kekasih Evi sekarang?***see you next eps***

EPS 41 CERBUNG X DEBU-DEBU JALANAN :

Come Near / Mendekat 

Prolog >>>
Seorang petani memiliki sebuah ladang yang jauh dari sumber air sehingga ia harus mengambil air dengan wadah.Dipanggulnya dua ember besar dengan sebatang bambu di atas bahunya.Begitulah selama berbulan-bulan ia lakukan hingga suatu hari salah satu dari embernya bocor.Ember yang bocor itu sedih karena ia pikir tuannya akan membuangnya.Namun ternyata keesokan harinya sang petani tetap memakainya untuk mengambil air.Tentu saja air pun banyak yang terbuang sepanjang jalan menuju ladang.Keesokan harinya juga demikian dan seterusnya hingga sang ember pun berkata pada petani tersebut,"Saya ini sudah rusak mengapa masih kau pakai?Apakah ini namanya menyusahkanmu saja?" Namun sang petani berkata padanya,"Lihatlah dalam beberapa minggu lagi,kau akan tahu alasannya." Beberapa minggu kemudian takjublah ember yang sudah rusak itu kala melihat di kiri kanan jalan menuju ladang tumbuh tanaman bunga nan indah.Rupanya sang petani menabur benih bunga di kiri kanan jalan dan menyiraminya dengan air yang keluar dari lubang ember yang bocor.Bahkan petani bilang pada ember itu bahwa ia masih bisa digunakan sebagai pot juga jadi tidak akan ia buang.Betapa saya terharu dengan kisah ini.Kerap saya merasa bahwa saya memiliki banyak lubang dalam kehidupan saya.Saya jauh dari sempurna dan tak mungkin bisa berguna bagi Tuhan.Namun Tuhan mengatakan bahwa Ia hanya mencari bejana yang mau digunakan bukan yang sempurna.Separah apapun keberadaan kita,Ia adalah Maha Sempurna dan Ia akan menyempurnakan semua perbuatan kita.Tak perlu menunggu keadaan kita sempurna untuk menjadi berguna bagi orang lain.Berilah dari kekurangan kita,berilah dengan keberadaan kita.Dan Dia akan membuatnya indah.Sekarang kita ke lagu penuntun.Lagu dari Nike Ardilla yaitu Bintang Kehidupan.

JENUH AKU MENDENGAR MANISNYA KATA CINTA ....(Shiha's House)
Shiha menonaktifkan hpnya dengan kesal,'Dasar Hazman ngapain juga dia hubungi aku lagi?Katanya tak bisa hidup tanpa aku lah,masih cintalah,huhh cinta ...cinta sejak dulu juga bilang gitu.'Shiha kesal dan malah melempar hpnya ke kasur.Tekadnya sudah bulat,'No more Hazman but Irwan.Hazman adalah masa lalu dan Irwan adalah masa depanku.Aku ga mau diphpin terus,mending sama yang serius saja.'
LEBIH BAIK SENDIRI...( RS )
Mobil Irwan sudah sampai di parkiran RS,Toto segera turun untuk membuka pintu mobil.Irwan sengaja ga ngebel Evi,'Biar jadi kejutan buat Nyonya Sayang,lagian aku dah kangen banget sama dia.'  
Irwan melepas jasnya biar kelihatan lebih casual dan low profile.Toto mendampingi Bossnya menyusuri koridor RS,"Boss,saya bawain tentengannya ya?"  
Irwan menolak,"Biar saya bawa sendiri To.Ga berat kok.Ini kan buat Bunda he..he.." Toto tersenyum,"Camer ya Boss he..he..ikut seneng lihat Boss hepi..."
BUKANNYA SEKALI SERING KUMENCOBA NAMUN KUGAGAL LAGI...( Bandara Soekarno Hatta )
Hazman sudah tiba di Indonesia,'Shiha aku datang...Sayang kenapa hpnya ga aktif sih?Kucoba hubungi tapi gagal terus.Shiha,aku kali ini serius sama kamu.Apa dia sudah ada pria lain ya?Aku takkan biarkan siapapun merebut dia dariku.Shiha harus jadi milikku lagi.Lagian satu2nya pria yang dekat Shiha selain aku ya cuma mantannya dia dulu.Apa dia deketi Shihaku lagi ya?Tuh cowok apa kagak ada wanita lain apa?Heran aku!'
MUNGKIN NASIB INI SURATAN TANGANKU ...( RUMAH REZA )
Seorang gadis muda nampak asyik memasak didapur,'Sebentar lagi Mas Reza pasti pulang.Pasti kelaperan dia.Mas Reza kan suka sayur kluwih.Apalagi aku juga goreng bakwan jagung dan nyambel.Juga ada lalap timun.Semua kesukaan dia.'  
Seorang wanita dengan make up tebal dan wig mendekati gadis itu,"Hayati,Tante mau pergi dulu yach?Nih uang buat belanja.Mumpung Reza belum balik.Tante cabut dulu ya?Daaah Hayati sayaang.Titip anak Tante baik2."  
Hayati mengejar majikannya,"Tante Inul,ini uangnya banyak sekali?"  
Oh,Inul adalah ibunya Reza.Inul sudah naik sebuah mobil sedan,seorang pria didalamnya dah menanti sejak tadi,"Sudah siap sayang...yuk kita pergi."
Hayati hanya bisa termangu,'Coba saja Tante Inul ga jadi peliharaan Om2 pasti mas Reza ga akan bersikap dingin.Meski begitu,Tante Inullah yang bersedia menampungku setelah majikan lamaku meninggal.Dia bahkan ga bolehin aku manggil dia Nyonya atau Ndara soalnya dia ingin punya anak perempuan.Aku bersyukur sekali ketemu Tante Inul.Meski aku cuma pembantu disini tapi aku diperlakukan bak keluarga sendiri.'
HARUS TABAH MENJALANI....
Bunyi klakson motor mengagetkan Hayati,"Aduh Mas Reza bikin kaget saya saja."
Reza tersenyum,"Anak gadis kok ngalamun di depan rumah?Bisa kesambet hantu lewat tahu!"
Reza tingak tinguk,"Ibu dirumah?Kok sepi?"
Hayati menggeleng,"Tante sudah pergi.Baru saja.Oh ya saya masak kesukaan Mas lho.Coba tebak.."  
Reza jawab,"Kluwih ya?Asyik !Aku pas laper nih.Yuk kita makan bareng tapi setelah aku mandi ya?Makasih Hayati." 
Hayati tersenyum bahagia,'Beruntungnya yang dapat Mas Reza...sayang aku cuma pembantu,ga mungkin Mas Reza melirik aku.Bisa masak buat dia aja aku dah seneng.Aku harus tabah menjalani hidup ini.'
JAUH SUDAH LANGKAHKU MENYUSURI HIDUPKU YANG PENUH TANDA TANYA...( PINTU MASUK PAVILIUN )
Irwan sudah sampai di pos penjaga area paviliun.Seorang bapak tua nampak sudah menanti dengan satu amplop coklat besar di tangannya.Saat Irwan mau lewat,ia segera bersimpuh di kaki Irwan sambil memohon,"Tuan Muda .........saya ingin bicara dengan Anda,mohon dengarkan saya..."  
Toto segera siaga juga dengan satpam yang lain tapi Irwan mencegahnya,"Toto...biarkan bapak itu bicara.."  
Bapak tua itu menyodorkan amplop coklat tadi pada Irwan,"Tolong saya Tuan Muda,anak saya cari kerja kemana2 ga diterima,saya tahu Tuan Muda ini Boss Besar jadi saya mohon tolong terima anak saya ya kerja di perusahaan Tuan Muda.Saya mohon,jadi apa saja ga masalah.Yang penting kerja,kasihan adiknya banyak dan semua masih sekolah.Mohon ya Tuan Muda.."
Toto memandang pada Irwan dan Bossnya itu mengangguk,Toto mengambil berkas yang diberikan bapak tua itu.Irwan menyuruh bapak itu berdiri,"Saya akan carikan posisi yang tepat buat anak bapak.Berdirilah,tidak enak dilihat orang.Besok suruh anak bapak datang ke kantor Asian Group.Mengenai alamat,silakan bicara dengan asisten saya ini.Toto,aku masuk dulu."  
Bapak itu malah sujud syukur,"Terima kasih Tuhan,Terima kasih Tuan Muda!"  
Irwan menjawab dengan lambaian tangannya lalu melangkah menuju paviliun A.
KADANG HATI BIMBANG MENENTUKAN SIKAPKU ....( PAVILIUN A )
Endah mendesak Evi,"Ayolah Vi...kasih tahu aku..siapa orangnya?"  
Evi bimbang,'kasih tahu ga ya?Aku bingung.'  
Saat itulah Irwan datang.Endah berdiri membelakangi Irwan,Evi terpana,"Irwan?"  
Endah juga heran,'Irwan ?Setahuku nama Irwan ya cuma ...CEO Asian Group itu...masak dia?' Namun kala melihat siapa yang disambut Evi,Endah terperangah,'OMG!!Itu kan Boss Asian Group?Kenapa dia ada disini?'  
Endah makin terbelalak kala melihat Irwan mesra gitu sama Evi,'Astaga pakai acara peluk pinggang pula,mana Evi megangi lengan Irwan kayak dah biasa gitu.'
TIADA TEMPAT MENGADU.... Evi menyambut Irwan dengan senang,"Irwan,kok kamu yang jemput?"  
Endah terpana.'Evi manggil nama aja?Kagak salah nih telinga aku?'  
Irwan merangkul pinggang kekasih hatinya,"Nyonya sayang ga suka aku jemput ya?Ya udah aku pulang aja..."  
Endah kaget,'Nyonya Sayang???'  
Irwan menyerahkan bawaannya,"Ini buat Bunda.Aku pulang ya?"  
Evi segera menahan lengan CEO muda itu dengan wajah sedih,"Wan...jangan marah dong...aku sedih...Aku minta maaf.."  
Irwan tersenyum,'Aku cuma bercanda Nyonya Sayang...iihh sampai gitu mukanya..'  
Evi lalu dipeluk oleh Irwan,"Udah...jangan nangis dong...dilihatin lho..."  
Evi baru sadar kalau ada Endah,"Ya ampun aku lupa ngenalin..."
HANYA IMAN DI DADA YANG MEMBUATKU MAMPU SLALU TABAH MENJALANI...
Endah meyalami Irwan,"Pak Irwan..."  
Irwan memperhatikan seragam Endah,"Satu kerjaan ya sama Evi?"  
Endah mengangguk,"Iya Pak,nama saya Endah.Ga sangka ketemu Bapak di sini..."  
Rita Sugiarto keluar menyambut kedatangan Irwan,"Nak Irwan !!Ada tamu agung to...Evi kenapa ga disuruh masuk?Ayo masuk Nak!"  
Irwan masuk mengikuti Rita sedang Evi ditahan sama Endah,"Vi,jelasin semuanya sama aku...kamu kok mesra gitu sama Boss Asian Group?Jangan2..dia orang yang kamu maksud ya?" Evi mengiyakan,"Kamu benar Ndah.Irwanlah yang mengambil aku dari jalanan dan yang membiayai semua fasilitas pengobatan Rizky."  
Endah curiga,"Cara kamu manggil Pak Irwan ga pakai title Vi?Dan beliau juga nyebut kamu dengan panggilan sayang gitu?Apa kalian ...."  
MALAM2 AKU SENDIRI TANPA CINTAMU LAGI OH...OH...HO..HO...
Evi mengaku,"ya Ndah,kami saling mencintai..."
Endah kini mengerti mengapa Evi begitu dingin pada Reza dan minta putus,"Kau yakin ini bukan karena kau merasa berhutang budi Vi?"
HANYA SATU KEYAKINANKU....
Evi menatap Endah,"Kau mengenalku lebuh dari yang lain Ndah.Apa yang kaulihat di mataku buat Irwan?"
BINTANG KAN BERSINAR MENERPA HIDUPKU BAHAGIA KAN DATANG...OH..OH..
Endah berkata,"Sorot matamu bersinar bila memandangnya.Terpancar bahagia yang dalam di wajahmu.Tak pernah kulihat hal itu pada saat kau bersama Reza.Kau sungguh mencintai Pak Irwan.Kau mencintainya..."
Wah Endah bisa baca hati Evi,apakah Endah menyetujui hubungan Evi dengan Irwan?***see you next eps***
Eps 42 Cerbung x Debu2 Jalanan

××××××××××××××××××××××××××× DEBU - DEBU JALANAN EPS 42 ××××××××××××××××××××××××××× Growing In The Family = Tumbuh Dalam Keluarga ××× YAMATO TANOOKA Kayak nama Jepang?Emang.Itu nama seorang anak usia sekitar 7 th yang menggemparkan publik Jepang dengan kisahnya.Gimana kisahnya?Yamato adalah seorang anak yang terkenal nakal.Suatu hari ia melempar mobil dengan batu.Orangtuanya kesal dan menganggap sikap Yamato sudah keterlaluan.Saat menaiki mobil melewati hutan pegunungan Hokkaido,orang tua Yamato menurunkan Yamato di pinggir hutan Hokkaido yang terkenal dingin dan banyak binatang buasnya terutama beruang.Yamato lalu ditinggal pergi.Dihukum maksud mereka namun kala mereka kembali lagi untuk mengambil Yamato,anak itu tidak ada.Mereka menyesal sekali dan menghubungi polisi.Berita itu menghebohkan Jepang karena anak itu tak ditemukan juga hingga berhari2.Publik Jepang mengecam tindakan orang tua Yamato yang tega meninggalkan anak mereka di tepi hutan yang berbahaya ditengah cuaca dingin Hokkaido yang sangat terkenal dinginnya.Semua terus mencari.Hingga hari ke 6 pencarian.Yamato ditemukan di sebuah gedung tempat latihan angkatan udara Jepang.Ajaibnya gedung itu tanpa pemanas tanpa makanan dan tanpa air minum,namun Yamato dalam keadaan hidup dan tidak alami luka serius.Yamato segera diberi makan dan minum dan diperiksa dokter.Orang tuanya mendapat kecaman keras dari masyarakat Jepang atas tindakannya.Yamatopun dikembalikan pada orang tuanya namun mendapat sorotan keras dari masyarakat.Memang orang tua berhak mendidik anaknya namun Tuhan melarang mereka mengharapkan kematiannya.Keluarga adalah sekolah kehidupan.Pendidikan karakter didapat di keluarga.Didiklah anak dengan jalan yang baik namun jangan pernah mengharapkan kematian mereka.Darah anak2 akan Tuhan tuntut pada orang tuanya.Didiklah dalam kasih sayang,dalam kelembutan,dalam kesabaran,dalam takut akan Tuhan.Kemarahan,kekerasan takkan membawa mereka menjadi lebih baik justru akan menebar ketakutan dan pemberontakan.Kesabaran akan mencegah kita melakukan pelanggaran2 besar. Bicara soal orang tua mari kita ikuti kisah misi Evi dalam merukunkan CEO muda kita dengan Mamanya.Berhasilkah?Diiringi lagu dari Kaisar Band,Kerangka Langit.Ada kata jalan di lagu ini makanya saya pakai sebagai lagu penuntun.Solo banjir nih...dingin...suasananya mendung.Saya nulis sambil ngemil pop corn he..he..habis suasananya bikin laper. ♡♡♡ KEDAMAIAN HATI MENUJU SAMUDERA...( RS ) Endah ga enak lama2 di sana,"Vi,aku pulang dulu ya?...Ibu saya pulang dulu.Pak Irwan ...maaf saya pulang dulu.Takut kemalaman." Irwan mengangguk sedang Rita tersenyum,"Makasih ya Nak Endah sudah mau bezuk Rizky." Endah diantar Evi ke depan,"Kini aku ngerti kenapa kamu ga nyaman dekat Reza.Kayak ada jarak gitu.Ternyata semua ada hubungannya dengan Pak Irwan ya?" Evi mengangguk,"Kak Reza baik tapi aku ga bisa mencintai dia Ndah.Aku menganggapnya hanya sebagai kakak saja.Berbeda dengan Irwan,aku merasa nyaman dekat dia.Apakah aku egois ya Ndah?Apakah menurutmu aku mata duitan?" Endah menepuk bahu sohibnya itu,"Aku kenal kau Vi.Kau itu melakukan segala sesuatu berdasarkan kata hati.Kadang kau keras kepala namun segala yang dipaksakan memang takkan baik jadinya.Sebenarnya Vi,aku menyimpan rasa pada Reza sejak lama namun aku lihat dia hanya menyukaimu makanya aku mencoba menyatukan kalian namun ternyata kau jadi tersiksa.Maafkan aku ya Vi?" Evi tersenyum,"Aku tahu kamu suka Kak Reza makanya aku heran saat kamu malah bujuk aku terima kak Reza dulu.Sekarang kau bisa mendapatkan Kak Reza Ndah.Aku dan kak Reza tidak bisa bersatu.Bagaimana jika aku menyatukan kalian?" ~{~BERCANDA BERTARUNG MENGALAHKAN NAFSU LAKNAT... Endah mencubit pipi sohibnya,"Bercanda kamu!Reza itu sama keras kepalanya kayak kamu tahu!!Lagian..." Evi lihat Endah senyum2 ga jelas,"Lagian apa?Endah...lanjutin!" Endah berbisik pada Evi,"Aku besok mau nonton sama Fitri.he..he..emang cuma kamu yang bisa jalan2 he..he.." $$$KAU PENIPU LANGKAH2 JANTAN...( Kamar Shiha ) Shiha bete banget dengan kedatangan Hazman ke Indonesia,"Manusia ngeselin!Tukang tipu!Emang aku wanita penghibur apa yang menjajakan diri di tepi jalan?Bisa dibeli dan diajak bersenang2 lalu ditinggalkan?" ^^^KISI2 LANGIT MULAI BERJATUHAN.... Shiha malah kepikiran Irwan terus,"Aku nyesel dulu ninggalin dia.Nyesel banget.Asli!Mending aku nanya kabar Irwan ke Adi ah!" Shiha mulai mencari no Adi,"Adi paling masih di kantor..masih belum jam 7." No Adipun ditekannya,"Hello Adi?" ◇◇◇BERTEBARAN PECAH SEPERTI MERATAP AMPUN...( Kantor Adi ) Adi kebelet ke kamar mandi ia nitip hpnya sama Tria,"Tria titip hp ya.Kamu masih lama kan pulangnya?Ntar kuantar deh!" Tria seneng banget,"Siap Pak!Beneran lho ya ngantar saya pulang?Asyik!!Makasih Bapak..." Adi menyerahkan hpnya,"Iya dah nih hpnya kalau ada telpon masuk terima aja.Kalau dari cewek bilang aku lagi sibuk.Terserah kamu alasan apa.Daah ya kebelet nih!" Tria mendekap hp Adi ke dadanya,'Ya ampun aku dipercayai pegang hp Boss...waduh...serasa jadi Nyonya Boss nih..hi..hi..' ///KU TAK YAKIN AKAN SEMUA INI... Tria menimang2 hp Adi eh malah bunyi,"No siapa ini?Kayaknya dari orang ga penting deh....Hello ini siapa ya?" Suara cewek bikin Shiha kaget,"Lho ini bener nonya Adi kan?" Tria juga bete,"Anda siapa ya?Kayaknya saya pernah denger suaranya deh..." ¤¤¤BAGAIKAN BENCANA MERATAPI DIRI...( RS ) Endah menunduk,"Aku rasa memang sudah saatnya aku mengubur perasaanku pada Reza.Aku tak mau berakhir dengan ratapan hati.Lebih baik aku coba membuka hati buat Fitri.Semoga saja aku bisa menemukan cinta seperti kau menemukan Pak Irwan.Kau beruntung banget lho Vi.Dicintai dengan begitu mendalamnya oleh dua orang pria sekaligus." •••ESOK DUNIA KAN SELALU MENANTI... Sementara Irwan resah dan gelisah,"Evi lama sekali ya Bunda?" Rita tersenyum,"Kangen ya?Diminum dulu Nak Irwan.Nih cemilannya juga dinikmati silakan!" Irwan melihat jam,'Sudah jam makan malam nih mana sempat Evi masak?Mending kuajak makan di resto aja deh.Pasti ia juga capek deh..' Rita melihat Evi datang,"Nak Irwan nyariin lho Vi..." Evi segera ingat,"Ups!Ini kan jam makan malam kamu ya Wan?Ya sudah yuk berangkat aja!" Evi narik Irwan,"Ibu kami pergi ya?" Irwan nurut lalu pamit sama Rita,"Bunda,Irwan mohon diri ya...Rizky kakak pulang ya." Evi menggandeng lengan Irwan dengan hati riang,"Masak apa ya?" Irwan menggenggam jemari Evi sepanjang koridor,"Gimana kalau kita ke resto aja?" Evi berhenti melangkah. 》》BERTARUNG KEMBALI TANTANGLAH DUNIA...( MEJA TRIA ) Tria kesal nerima telpon Shiha,"Mb saya kan sudah bilang Pak Adi lagi sibuk.Ga percaya amat sih?" Shiha muring,"Situ jangan bohong ya!Ini kan jam kantor dah selesai.Sibuk apa coba?" Tria manyun,'Ni cewek nantang kayaknya?Boleh...aku layani!' >>>ESOK DUNIAMU SELALU MENANTI,DAN SELALU MENANTI... Tria kesel banget,"Eh mb emang situ siapanya Pak Adi sih?Kayak tahu jam kerja sini aja?" Shiha ketawa sinis,"Saya itu wanita penting dalam hidup Boss2 kamu.Apalagi CEO kalian." Tria ngekek,"Masak?Kok saya ga kenal ya?" Shiha sewot,"Saya sering kok ke situ...lagian ga penting banget dikenal sama kamu!" &&&DAN CERITA MANUSIA PERLU BERGANTI... Tria menyandarkan punggungnya di kursi,"Oh ...kayaknya situ mantannya Boss aku ya?Apa kamu wanita yang diusir itu ya?Siapa namanya?Shi...siapa ya?" Shiha kepancing,"Hey!Kamu jangan belagu ya!Saya ini bakal jadi Nyonya Boss kamu tahu!!" Tria ngekek dalam hati,"Nyonya Boss...sepertinya Pak Irwan dah pindah ke lain hati deh...oh kasihan ada yang broken heart ya...kaciaaan banget." Shiha bete pol dan akhirnya muntap,"Jadi Irwan masih jalan sama si pelayan resto itu?Sial!" Tria melihat Adi datang,"Udah dulu yach...maaf ga bisa nemeni kamu meratapi nasib buruk kamu...hi..hi...bye!" Tria nampak sok ga ada apa2,"Sudah selesai Pak?" ||| DAN LAYARPUN SUDAH MULAI DIKIBARKAN KAWAN... Adi nanya,"Ada telpon masuk ga?" Tria jawab,"Ada Pak tapi kayaknya salah sambung deh Pak.Soalnya dia kayaknya ga nyambung gitu diajak ngomong.Kayak jebolan RS Jiwa gitu pak.Marah2 ga jelas gitu.Jadi saya matiin aja." Adi ngecek di layar hpnya,"No siapa sih?Aneh?Kok bisa tahu no ku ya?Bahaya kalau aku diganggu sama pasien RSJ...gawat...perlu ganti no kayaknya...ya udah yuk kita pulang!" Tria segera siap2,"Saya siap Bapak.He..he.." Tria hepi banget kalau lembur soalnya Adi pasti nganter dia.Makanya dia sengaja berangkat naik angkutan umum biar pulang bisa bareng Adi.Modus... %%%GENGGAM TANGAN PENUH KEYAKINAN...( KORIDOR RS ) Evi melepaskan genggaman tangannya,"Kamu ga mau aku masakin?" Irwan menatap dalam2 pada wanita yang mengisi hatinya itu,'Kayaknya gelagat ngambek nih...harus hati2 ngomong nih...' \\\MULAILAH MELANGKAHKAN KAKI BARU... Toto menjauh,'Wah kayaknya mau ada pembicaraan dari heart to heart nih...Nyingkir dulu biar ga ganggu.' Irwan melangkah mendekati Evi yang nampak manyun,"Nyonya sayang ....sekarang dah jam 7 malam.Bukan aku tak mau masakan buatan kamu tapi kamu juga masih harus siap2 buat besok.Biar kamu ga capek dan aku ga telat makan khusus malam ini makan diluar aja ya?Please jangan salah sangka ya?" Evi seneng kalau Irwan bujuk dia,'Mukanya gemesin banget kalau lagi bujuk aku.Culun gitu.Hi..hi...ga bisa marah kalau dah lihat muka dia.Yang ada malah gemes...' Evi tersenyum,"Tapi ada syaratnya!" Irwan kepo,"Syarat apa?" Evi jawab,"Aku harus lihat dulu menunya.Kamu ga boleh makan sembarangan.Harus lewat sensor aku dulu.Aku harus cicipi dulu.Gimana?" >>>MENELUSURI JALAN PENUH KERIKIL KAWAN...( Rumah Shiha ) Shiha bete dan kembali bikin Mamanya gundah,"Kenapa sayang?" Shiha menekuk muka,"Shiha bete Ma!Masak katanya Irwan masih sama si pelayan resto itu!" Sang Mama punya ide,"Jangan dengerin omongan orang belum tentu juga benar.Udah kita cari makan diluar yuk!Biar kamu ga bete!" @@@ITU JALAN MENJADI DEWASA.... Shiha setuju,"Bener Ma!Belum tentu berita itu benar.Yuk kita makan diluar.Dah lama ga makan diluar sama Mama.Wisata kuliner lagi yuk!Nyoba resto yang beda ya Ma?" Sang Mama mengangguk,"Ayo!Siapa tahu kamu lebih fresh dengan lihat suasana baru." Merekapun pergilah. <<<DAN CERITAPUN BERGANTI...( RS ) Irwan menawarkan lengannya,"Setuju Nyonyaku...mari!" Evi mesem dan mengamit lengan CEO muda itu,pakai nyandar pula.Aduh...dah kayak isterinya aja deh.Posesif banget.Irwan malah juga nyandarin kepalanya ke kepala Evi,"Sesekali makan di luar biar kamu kenal dunia aku.Kadang kan aku ada jamuan bisnis juga." Evi manggut2,"Aku hanya ingin pastiin kamu bener makannya.Biar ga sakit." Irwan menggoda,"Emang kenapa kalau aku sakit?" Evi memandang sendu,"Kalau kamu sakit aku sedih banget..." Irwan mesem,"Kalau kamu ngambek aku juga sedih..." Evi dan Irwan saling melempar senyum. Toto malah melihat sambil mesam-mesem,'Kalau lihat mereka gini,adem banget...' ♥♥DAN BERITAPUN BERUBAH...( Rumah Reza ) Hayati sedang setrika sambil ngelihatin Reza yang sedang baca koran,"Mas Reza bajunya yang mau dipakai besok mana biar Hayati setrika?" Reza jawab,"Besok aku cuti kok." Hayati mikir,'Tumben?Biasanya paling mania kerja.Kok bisa berubah gini?Apa ada masalah ya?' ÷÷÷DAN TABIRPUN TERSINGKAPKAN... Reza tiba2 nampak kesal,"Di koran aja wajah si kutu kupret itu ada.Sebel deh!!" Hayati heran melihat Reza banting koran ke kursi,"Kenapa Mas?" Reza melangkah ke kamar,"Aku mau melukis.Bete lihat manusia sok kaya itu!" Hayati mematikan setrikanya,'Manusia sok kaya?Ngomongin siapa sih?' Hayati melihat Reza masuk ke kamar,ia lalu mengambil koran yang dibaca Reza barusan.Dilihatnya di halaman depan gambar seorang pebisnis muda sedang meresmikan sebuah proyek,"CEO Asian Group meluncurkan proyek bisnis baru ...Irwan Krisdiyanto...menjadi pebisnis muda yang melejit dan gemilang bisnisnya.Inikah orang yang dimaksud Mas Reza?Kayaknya ga jahat nih orang.Baik gitu.Kok kayaknya ga suka gitu ya?Aneh..." ▼▼▼KINI MANUSIA YANG LEMAH TERTINDAS WAAA....( KAMAR REZA ) Reza coba melukis tapi ga konsent,'Uang selalu jadi penentu.Ibu juga tergiur dengan pria2 kantong tebal.Intan juga dan kini Evi.Aku benci pria2 kaya..mereka hanya suka mainin wanita!' Reza mengambil tas ranselnya,'Sebaiknya aku prepare buat besok.Aku harus jauhkan Evi dari CEO Asian Group itu.Aku ga mau dia kayak ibu.Hanya jadi wanita panggilan.Sebelum semua terlambat seperti yang dialami Ibu.Ayah dah bawa ibu dari jalan nista ke jalan benar tapi begitu ayah tiada ibu balik lagi ke dunia nista itu.Aku ga akan biarin Evi kayak ibu.Ga akan!Besok aku harus ikuti Evi dan selametin dia dari niat jahat CEO itu.' Walah2...semua punya pikiran sendiri2.Kira2 akan kayak gimana eps selanjutnya ya?***see you next eps***
Eps 43 Cerbung x DEBU-DEBU JALANAN
》》》》》》》》》》》》》 》 DEBU-DEBU JALANAN 》 》》》》》》》》》》》》》 Eps 43 : Look / Lihat 》SPECIAL REQUEST... Kembali Ddj jadi ajang saya menyampaikan spesial moment buat seseorang.Seorang penulis juga.Siapa dia?Cari cluenya di puisi saya berikut ini↓↓ Hidup kadang tak bisa dinyaNA Kadang dipuja setinggi buaNA Tak jarang juga kita dihiNA Membuat hati jadi gundah gulaNA J-angan resah jika itu yang terjadi J-angan putus asa apalagi iri J-angan marah pada diri sendiri J-anji Tuhan pasti digenapi Apapun yang kita alaMI Janganlah berhenti berMImpi Jalan-Nya kadang tak terselaMI Kuatkan hati meraih MImpi JAngan pikirkan apa kata dunia JAngan hidup seperti manusia biasa Hiduplah dengan biJAksana Hiduplah didalam JAlan-Nya Z-aman memang selalu bergant-I Z-aman ini penuh kaum pencac-I Z-aman tak perlu bikin kecut di hat-I Z-aman ini hanya ingin kita tawar hat-I LAut dalam tak terduga LAngit biru bak samudera LAkukan apa yang kita bisa LAngkahkan kaki penuh asa KHatulistiwa melintasi negeri kita Shah RuKH Khan aktor dari India IKHlaskan segala yang telah tiada IKHlaskan dan kembalilah ceria Percayalah Dia takkan biarkAN Kau takkan Dia tinggalkAN Terlebih tanpa pertolongAN Masih ada harapan bagi masa depAN SAatnya bangkit wahai teman SAatnya mengambil keputusan SAatnya menyibakkan kegelapan SAatnya melangkah dalam kekuatan Tuhan SELAMAT ULANG TAHUN !! Saatnya make a wish→May your life be a wonderful life,full of joy,happiness,hopes and power.Stand in a good courage and be a light for others.Fullfilling God's purposes and shinning for others.Happy Birthday my friend.(Sorry tidak ditranslate.) Sekarang kita ke lagu penuntun,saya dengerin lagu2 Ebiet G Ade akhir2 ini.Biasa kan lagi banyak bencana.Eh saya perhatikan ternyata banyak lagu yang pakai kata debu,jalan,atau jalanan di syairnya.Wah segera saya hunting di internet cari liriknya.Banyak nian.Ini salah satunya,Kupu2 Kertas.Dengerin yuk! 》》SETIAP WAKTU ENGKAU TERSENYUM....( Koridor RS ) Evi melangkah sambil bergayut di lengan Irwan.CEO muda itu menggenggam erat jemari Evi.Jelas bikin iri setiap mata yang memandang.Ada yang menanggapi dengan senyuman mengerti,'Pasti mereka itu pasangan kekasih.' Namun tak jarang yang berpikir gini,'Wah suami isteri nih...mesranya...' Malah ada yang mikir begini,'Pasti habis dapat kabar gembira nih...mau punya baby.Pasti habis dari dokter kandungan.' Weleh... 》》》SUDUT MATAMU MEMANCARKAN RASA... Sampai di depan,Toto sudah siap dengan mobilnya.Irwan mempersilahkan Evi masuk,gadis resto itu melihat dengan penuh rasa cinta pada sang CEO.Irwan lalu berbisik,"Perlu digendong?" Evi tersipu ketahuan disoriented,"Modus..." Irwan tersenyum melihat Evi masuk ke dalam mobil dengan grogi,'Kalau merona gitu makin manis deh...' ▼▼▼KERESAHAN YANG TERBENAM KERINDUAN YANG TERTAHAN... Namun Irwan merasa perutnya perih tiba2,"Akh..." Evi jadi cemas,"Maagmu kambuh ya?" Irwan mencoba menahan diri tetap tersenyum,"Gpp kok...ntar juga hilang perihnya..." Evi segera menyuruh Toto mampir ke penjual buah yang biasa ada dekat RS,"Tunggu bentar ya...Mas Toto jagain Irwan ya..." Evi turun dan membeli sesuatu. Irwan heran,"Vi....aduh...mau kemana dia?" Irwan memegangi perutnya,'Perihnya...' ¤¤¤DUKA DALAM YANG TERSEMBUNYI JAUH DI LUBUK HATI... Evi bertanya pada penjual buah,"Bu,ada buah pisang?" Penjualnya kaget lihat mobil mewah mampir ke warungnya,"Ada Nona!Sebentar saya ambilkan yang bagus." Usai membeli,Evi masuk lagi ke dalam mobil.Penjualnya mandangi,'Ya ampun orang kaya ternyata doyan pisang juga ya?Untung aku selalu stock pisang.Rejeki...rejeki...' Irwan hendak turun karena merasa mual,"Aku mual To..." Evi masuk dan dilapori Toto,"Boss mual Nyonya Boss..." Evi segera menyuruh Toto ke Pom dekat situ,"Deket situ ada Pom.Ke sana saja mas Toto." Mobilpun melaju ke pom.Evi turun membantu Irwan ke toilet pom.Irwan muntah2 di sana. Evi sedih banget,"Maafin aku ya Wan.Karena keasyikan ngobrol sama sahabat aku sampai lupa jam makan kamu...aku minta maaf ya?" Irwan menggeleng,"Gpp...aku emang suka konslet perutnya...jangan merasa bersalah..." Irwan sudah merasa enakan,Evi membantu membersihkan sisa air di wajah Irwan dengan tissue.Hatinya sedih banget lihat muka CEO muda itu agak pucat.Irwan meraih tangan Evi,"Hey...wajahnya kok gitu sih?Aku gpp...senyum dong." Evi memandang pilu,"Aku sedih kalau kamu sakit...sedih banget...beneran sudah enakan perutnya?" &&& KATA2MU RIUH MENGALIR BAGAI GERIMIS... Irwan mengangguk,"Iya Nyonya Sayang...kalau sudah muntah rasanya lebih enakan...dah jangan manyun...makanya kamu harus siap2 untuk segera menyandang status Nyonya Irwan biar bisa 24 jam jagain aku...he..he.." Evi tersipu dan memapah Irwan kembali ke mobil,"Dasar...sakit aja masih julit..." Meski sakit,Irwan senang ada Evi di sampingnya.Ada yang merhatiin.Toto segera membuka pintu mobil,"Silakan Boss..." Gerimis turun kala mobil meninggalkan pom. %%%SEPERTI ANGIN TAK PERNAH DIAM SELALU BERANJAK SETIAP SAAT.... Di dalam mobil Evi segera mengupas pisang,"Ini dimakan dulu baru minum obat.Biar perutnya ada isinya." Toto tersenyum melihat perhatian Evi pada Bossnya,'Dah kayak isterinya aja...sayang banget gitu...hi..hi...' Irwan modus manja,"Suapi...kalau makan dari tangan kamu lebih enak rasanya..." Evi nurut,"Iya...aku suapi.Nih..." Toto geleng2 kepala melihatnya,'Boss manja nian...waduh pakai nyandar lagi di bahu Nyonya Boss kepalanya...weleh...weleh...' Toto nanya,"Boss mau makan di resto mana?" Irwan malah nanya Evi,"Mau makan dimana Nyonyaku?" Evi jelas bingung jawab,"Aku mah kagak pernah makan diresto mewah...makan juga paling di warteg..tempat terdekat aja gimana?Biar kamu cepet makan." ♡♡MENEBARKAN JALA ASMARA MENABURKAN AROMA LUKA... Irwan jawab Toto,"Resto terdekat saja To.Yang biasa buat aku jamuan bisnis itu lho To.Deket itu dari sini.Tempatnya juga bagus." Toto nyahut,"Siap Boss!" Irwan minum obat,"Rasanya aneh...mau pisang lagi..." Evi menyuapi lagi,"Ini..." Evi senang bisa merawat CEO muda itu,'Benarkah kata2 Irwan tadi di pom kalau ia mau segera nikah sama aku?Aku bahagia banget kalau bisa merawat dan merhatiin dia setiap hari.' Irwan malah asyik makan sambil nyandar di bahu Evi,'Coba Evi dah jadi isteri aku...aku mau siapin cincin ah...yang bagus buat melamar dia.Lebih bagus dari cincin yang buat Shiha dulu...harus lebih bagus.Berlian aja.' Sementara mereka sibuk dengan pikiran masing2,yuk lihat Shiha aja. ^^^BENIH KEBENCIAN KAU TANAM BAKAR LADANG GERSANG...( MOBIL SHIHA ) Mamanya Shiha dapat telpon,"Ya Papi!Oh lagi jamuan bisnis.Di resto mana?Oh...ya ya biar Mami sama Shiha nyusul ke situ." Shiha nanya,"Dari Papa ya Ma?" Dijawab dengan anggukan,"Iya ...kita nyusul papi aja yuk ke resto Pondok Bambu.Sudah lama kita bertiga ga makan bareng.Mama kangen...Sejak kamu batal nikah sama Nak Irwan,bisnis papa kamu kena imbasnya.Kasihan papa kamu.Harus babat alas lagi.Mulai lagi dari nol.Kamu kan tahu Jeng Idayu kayak apa orangnya." ~~~ENTAH SAMPAI KAPAN BERHENTI MENIPU DIRI... Shiha terdiam.Ia baru menyadari betapa ia telah mendukakan hati ayahnya dengan kabur bersama Hazman dulu.Shiha menyesal,"Maafkan Shiha ya Ma.Shiha bodoh banget mau ditipu oleh Hazman.Akibatnya bisnis papa jadi kacau.Shiha janji ga akan bikin kesalahan kayak gitu lagi.Janji!" Akhirnya mereka sampai di Resto Pondok Bambu. {{{ KUPU2 KERTAS YANG TERBANG KIAN KEMARI...( Resto Pondok Bambu ) Shiha dan mamanya turun dari mobil dan disambut oleh Papa Shiha dan dikenalkan pada rekan bisnisnya,"Kenalkan ini putri saya.Namanya Shiha." Memang resto itu biasa buat jamuan bisnis sehingga pengunjungnya rata2 kaum bisnisman.Shiha bersalaman dengan teman bisnis papanya,"Saya Shiha.Senang bertemu." Menupun dipesan.Shiha sibuk milih menunya,'Dah lama ga makan di resto ini.Dulu Irwan suka ke sini buat ketemu koleganya.Coba aja dia disini yach...aku kangen lihat wajah dia.' Irwan emang ngangenin he..he.. Irwan makan dimana ya? ××× ANEKA RUPA DAN WARNA DIBIAS LAMPU TEMARAM... Mobil Irwan memasuki area parkir resto yang dimaksud,Evi membaca tulisan yang tertera di tamannya,"Restoran Pondok Bambu....tempatnya luas juga ya?Ehmm...asri juga." Weleh ternyata sama. Irwan menunjuk ke arah hiasan lampunya,"Itu yang kusuka dari resto ini...pencahayaannya bagus.Kamu suka?" Evi mengangguk,"Kemanapun asal bersamamu aku suka..." Irwan hepi dengernya,'Aku makin ga sabar pingin segera menyunting dia.Evi emang cinta sejati aku.' ◇◇◇MEMBASUH DEBU YANG LEKAT DALAM JIWA... Sambil bergandeng mesra,Irwan dan Evi memasuki resto.Toto jelas ikut.Bodyguard...Saat itulah Shiha melihat ke arah pintu masuk,berharap Irwan muncul.Eh muncul tenan.Tapi...ga sendiri. }}} MENCUCI BERSIH DARI SEGALA KEKOTORAN... Shiha nyenggol lengan Mamanya,"Ma!Lihat itu!" Sang Mama melihat ke arah pintu masuk,pebisnis muda yang dia gadang2 bakal jadi calon mantu nampak jalan mesra sama seorang gadis. Ia berkata lirih,"Itu kan Nak Irwan ?" Shiha komentar,"Sayang sama si gembel itu bikin kotor pemandangan saja!" Irwan disambut Manager Resto,"Suatu kehormatan Pebisnis top seperti Bapak sudi mampir ke resto kami.Mari sebuah meja terbaik sudah menanti." Irwan menoleh pada Evi,"Mari kita ke meja sana." ¤¤¤ AKU MENUNGGU HUJAN TURUNLAH...( MEJA SHIHA ) Shiha bete lihat Irwan mesra sama cewek lain,"Shiha mau samperin mereka Ma.Gedek lihatnya!" Shiha hendak bangkit dari kursinya namun dicegah sama Papanya,"Shiha duduk!" Untung rekan bisnis papanya dah cabut semua,kalau ga pasti kaget denger nada tinggi tersebut.Shiha aja kaget,"Papa?" [[[ AKU MENGHARAPKAN BADAI DATANGLAH... Mamanya Shiha aja kaget,"Pa..tahan emosi.Ini tempat umum..." Papanya Shiha melihat ke arah meja dimana Irwan berada,"Papa udah jaga emosi Ma.Tapi kelakuan anak kita ini bisa bikin kacau bisnis Papa.Emang kenapa kalau Nak Irwan makan disini?Ga boleh?" Shiha melihat dengan kesal ke arah meja Irwan,nampak CEO muda itu asyik makan dengan Evi.Ketawa2,pegangan tangan pula.Mesra bingow pokoknya.Jelas terpancar bahagia di wajah Irwan.Shiha bergemuruh hatinya. ◆◆◆GEMURUHNYA AKAN MELUMATKAN SEMUA KUPU2 KERTAS... Shiha menjawab,"Shiha mau labrak tuh cewek murahan!Beraninya merebut Irwan dari Shiha!Shiha ga terima!" Papanya Shiha menahan lengan putrinya,"Kamu sudah gila Shiha?!Kamu ga berhak mempermalukan gadis itu!Nak Irwan itu bukan siapa2 kamu lagi!Sadar Shiha!Kamu yang ninggalin dia kala pernikahan!Sadar!!" Shiha dipaksa duduk kembali,"Tapi Pa?Shiha sekarang dah sadar.Makanya Shiha mau balikan sama Irwan lagi.Shiha sadar Shiha salah ninggalin Irwan dulu..." Papanya menahan emosi,"Pikir lagi sebelum bertindak.Kamu mau hancurin bisnis papa lagi dengan bikin ulah lagi?Iya?Kamu mikir dong!Nak Irwan itu jaringan bisnisnya luas.Bisnis papa baru mulai dirintis kembali.Selama Mamanya Nak Irwan yang pegang kendali Asian Group,papa ga bisa bernafas tahu ?Bisnis papa semua diblock.Semua karena kamu bikin mereka malu!Papa ga akan biarin kamu bikin ulah lagi!Kalau kamu ga bisa jaga sikap,mending kita pulang!" Shiha dibujuk sama Mamanya juga,"Sudah Shiha lanjutkan makannya.Mereka kan baru jalan bareng belum menikah.Kamu tenang ya?" Shiha ga habis akal,'Aku akan tunggu kesempatan untuk membuat perhitungan sama tuh cewek udik!Pasti ia akan ke toilet.Pasti!Akan kubuat perhitungan di sana.Ide bagus!' Sementara itu Evi senang lihat Irwan makan,"Enak mana sama masakan aku?" Irwan meremas jemari kekasihnya itu,"Jelas masakan kamu ga ada yang ngalahin dong Nyonya...tapi makan dengan kamu disini,dihadapanku itu yang bikin aku makan dengan nikmat." Evi tersenyum,"Perayu ulung..." Irwan tersenyum,"Mau kamu juluki apa aja ...nurut deh...tapi bener kok kamu itu buat aku bahagia...jangan pernah ninggalin aku yach?" Evi mengangguk,"Tapi...kalau ke toilet boleh ga?" Irwan malah julit,"Bentar aja ya...jangan lama2..." Evi melepas pegangan tangan Irwan,tapi Irwan malah ga mau melepaskan,"Wan...cuma bentar.5 menit aja." Irwan akhirnya melepaskan,"Awas kalau lebih dari 5 menit." Evipun berdiri dan melangkah ke arah toilet.Shiha juga berdiri dari duduknya,"Shiha mau ke toilet Pa.Boleh kan?" Sang papa mengiyakan.Shiha seneng banget,'Bagus!Show Time baby!!' Waduh Shiha mau apa ya?Akankah ia akan menyakiti Evi?***see you next eps***
Eps 44 Cerbung ke-10 DEBU-DEBU JALANAN
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ ☆ DEBU-DEBU JALANAN ☆ ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆ Eps 44 : Honour Thy Mother = Hormati Ibumu ☆ DI RANTAI DIGELANGI RINDU... Saya pernah pakai lagu ini di cerbung Haruskah Berakhir.Namun saya ga jeli waktu itu sehingga ga nyadar kalau di salah satu liriknya ada kata "Debu".Jadi bisa dipakai untuk cerbung ke-10 ini.Bayangkan aja saya masih harus cari 56 lagu lagi he..he..Oke karena yang dapat hak veto mb say maka saya mau nerusin prolog soal jeruk Bali.Kemarin dah tiga manfaat ya sekarang saya mau kasih 3 lagi.Ini dia: * Menjaga kulit agar tetap sehat→Berdasarkan beberapa percobaan buah jeruk Bali dapat menjaga kesehatan kulit.Jika kulit kita sakit dan kita ingin mempercepat proses penyembuhan,kita dapat mengoleskan krim yang terbuat dari buah jeruk Bali.Jeruk Bali mengandung spermadine yang merupakan satu zat yang mampu melindungi sel2 dari proses penuaan dan kerusakan sel kulit. **Mengobati Sariawan→Jeruk Bali memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. *** Mengobati Batuk Berdahak→Caranya kita dapat menggunakan : -100 gr daging buah jeruk Bali -10 gr kulit jeruk mandarin - 15 gr kencur -10 gr jahe - gula merah secukupnya Rebus dengan air secukupnya hingga mendidih dan diminum air rebusan pada saat kondisi masih hangat. Itu dulu ya?Sekarang kita ke lagu penuntun yang dinyanyikan oleh Exist.Dirantai Digelangi Rindu.Lagu ini akan menemani kita menyaksikan bagaimana sepak terjang Shiha hendak menyakiti Evi. ☆☆SYAHDU MALAM BERLAGU SEPI....( RESTO PONDOK BAMBU ) Irwan bukannya tak melihat kalau ada Shiha di resto.Makanya ia ga segera melepas pegangannya pada tangan Evi kala Evi hendak ke toilet,'Aku ga akan biarkan Shiha merusak syahdunya malam ini.Apalagi jika ia sampai menyakiti Evi.Takkan kubiarkan.' Kala Irwan tak jua melepas pegangan tangannya pada Evi sebenarnya ia sedang memberi kode pada Toto untuk bergerak.Toto tanggap dan segera mengamankan Shiha.Kala ia lihat Toto sudah mengamankan Shiha baru ia lepaskan pegangannya pada tangan Evi,"Jangan lama2 ya...kalau lama ntar aku susul lho." Evi tersenyum,"Ya ampun aku tuh cuma ke toilet ya...kayak mau ke mana aja deh..sabar ya Pak CEO..aku akan segera kembali." Irwan tersenyum manis,namun matanya mengawasi Toto yang kini tengah mencengkeram Shiha dan menjauhkannya dari toilet wanita. ☆☆☆MENGIRING RAWAN DALAM TAMAN HATI... Shiha jelas kaget kala hendak menuju toilet tiba2 sepasang tangan kekar mencengkeram lengannya,"Hey!!Lepaskan!!" Ia menoleh dan kaget,"Kamu?" Toto menyeringai,"Jangan coba menyakiti Nyonya Boss saya!" Shiha ngekek,"Nyonya Boss?Mamanya Irwan maksudmu?" Toto ganti yang ngekek,"Nyonya Boss itu calon isteri Boss tahu?" Toto melihat ke arah toilet,Evi sudah masuk ke sana,'Misi sukses Boss.' Shiha coba berontak tapi Toto mengancam,"Diam atau saya akan bikin kamu lebih malu lagi.He..he.." ♡♡GELISAH MENANTI KAU KEMBALI... Shiha menatap geram pada Toto,"Apa Irwan sebegitu sayangnya sama pelayan resto itu hingga menyuruh kamu begini?" Toto menatap ke arah meja dimana Irwan berada,nampak Irwan gelisah menanti Evi kembali.Toto menjawab,"Bukan hanya sayang tapi sangat cinta kamu tahu!!" Shiha kesal banget niatnya mau nyakitin Evi gagal,'Sial!!Kenapa aku lupa kalau Irwan selalu bawa bodyguardnya ini bersama dia kemanapun?Sial!!' Evi sudah keluar dari toilet ,Irwan nampak sumringah melihatnya.Shiha coba berontak lagi,"Kesayangan Boss kamu dah keluar tuh!Lepasin!!" &&&MANJA MENAGIH BUJUKAN DI SISI... Namun Toto ga melepaskan,"Aku ga akan lepasin ular berbisa macam kamu.Aku akan tunggu kode dari Boss dulu." Shiha meradang,"Aku tuh mau ke toilet tahu!Mau kencing!Atau kamu mau aku kencing dicelana?" Toto ngekek,"Silakan!Paling nanti di koran akan jadi headline ha..ha.." Shiha sebel banget,apalagi Toto menyita hpnya dan mengancam,"Kamu mau hpmu yang mahal ini kujadikan tempe penyet?Iya?" ☆☆☆KERANA DESAKAN CINTAKU...( Meja Irwan ) Evi disambut Irwan dan diajak pulang,"Aku ingin istirahat.Kita pulang ya?" Jelas Evi ga akan menolak,"Wajahmu memang masih agak pucat.Kesehatanmu lebih penting.Kita pulang saja." Irwan memanggil pelayan,"Billnya?Ini kartu kredit saya.Meja yang disana juga ya." Mejanya Toto. Pelayan segera melakukan tugasnya dan tak lama kembali dengan kartu kredit Irwan,"Ini Tuan.Terima kasih berkenan bersantap di resto kami." Irwan mengangguk namun sebenarnya ia sedang memberi kode pada Toto.Toto tanggap dan menunggu sampai Irwan melangkah keluar bersama Evi baru ia melepaskan Shiha,"Jangan bikin ulah lagi!Atau kau akan diperlakukan dengan lebih keras lagi!Ingat itu!!" ^^^DIRANTAI DIGELANGI RINDU... Shiha mengusap tangannya yang dicengkeram Toto,'Aduh sampai merah kayak gini..' Toto segera menyusul Bossnya,sementara Shiha kembali ke mejanya.Mamanya heran,"Lengan kamu kenapa sayang sampai merah gitu?" Shiha berdusta,"Gpp Ma.Yuk kita pulang aja!" Niat Shiha mau ngejar Irwan namun saat tiba di depan sebuah Alphard hitam sudah keluar dari resto.Irwan didalamnya bersama Evi.Shiha melihatnya,'Sial!!Sial!!" £££SEHINGGAKAN DIRI SANGGUP MENGALAH KEPADAMU...( MOBIL IRWAN ) Irwan memang sengaja ngajak pulang sebenarnya karena ia ga mau Evi dipermalukan oleh Shiha,'Dulu ia mempermalukan aku maka jika berurusan dengan dia,aku lebih memilih menjauh.Terutama aku tak mau siapapun menyakiti Evi.Aku tak mau ia kenapa2.' Toto melihat Bossnya dari kaca spion,'Boss tumben mengalah?Jelas ia begitu mencintai Non Evi.Bukan sifat Boss mengalah kayak gini.Ia pasti melindungi Non Evi.' Evi sendiri ga tahu kalau ia dalam bahaya,malah heran ia karena Irwan memandangnya begitu rupa,"Wan...kamu baik2 saja kan?" Evi memeriksa dahi dan leher CEO muda itu,"Apa kamu demam?" Irwan malah meraih jemari Evi,"Aku sakit..." Evi panik mendengarnya,"Sakit?Mana yang sakit?" Irwan malah nyandar di bahu Evi,"Sakit asmara aku...he..he.." Evi tersenyum dan membiarkan CEO muda itu meletakkan kepalanya dibahunya,"Kamu ngantuk ya?Kecapekan pasti..." Toto tersenyum melihat Bossnya akhirnya beneran tidur di bahu Evi,'Wah Boss kecapekan bener kayaknya...' Ia bertanya pada Evi,"Nyonya Boss...kemana dulu?RS apa Rumah Boss?" Evi melihat Irwan sudah pulas,"Ke rumah Irwan dulu aja...kasihan Irwan kayaknya dah tidur." Mobilpun melaju ke rumah Irwan. @@@DOSAMU KUANGGAPKAN DEBU BISA DITERBANGKAN ANGIN YANG LALU...( Rumah Reza ) Hari sudah malam sudah hampir jam 9 malam namun Inul tak jua pulang.Reza mondar mandir gelisah,Hayati mendekatinya. Gadis manis itu membuatkan Reza kopi,"Ini mas kopi kesukaan Mas...white coffe..." Reza tersenyum,"Hafal bener kamu kesukaan aku?Makasih ya?" Hayati seneng banget bisa memperhatikan Reza,"Saya kan dah lama tinggal di sini Mas.Masak ga hafal sih?" Reza menyeruput kopinya,"Enak banget...gulanya pas dan hangat lagi.Mantap!" Hayati duduk di lantai,"Mas nunggu Ibunya Mas ya?" Reza mengangguk,"Iya...meski kelakuan ibu kayak gitu tapi aku kerap cemas kalau malam gini.Kenapa sih ibu balik lagi ke dunia hitam ?Aku malu banget Hayati..." Hayati memegang tangan Reza,"Sabar Mas.Bagaimanapun Tante Inul adalah ibu kandung Mas.Mas harus tetep hormat sama beliau.Ya mas ya?" Reza termangu merasakan tangan Hayati menyentuhnya,'Dia...hanya dia yang tahu semua ini dan tetap baik dan ga memandang rendah ibu maupun aku.Hayati..kamu baik banget...' ¤¤¤KU SEDIA MEMAAFKANMU....( HOTEL) Hazman kembali menelpon Shiha,"Sayang...aku mohon kita ketemuan yuk?Please...aku mau minta maaf sama kamu.Mau ya?" Shiha malah ketus jawab,"Maafin kamu?Selamat bermimpi!" Sama Shiha telponnya dinon aktifkan.Mana dia lagi bete lagi.Ia masih kesal lihat kemesraan Irwan dan Evi di resto tadi,'Kenapa Irwan sudah move on dari aku ya?Apa kelebihan gadis resto itu?Jelas dia ga pinter dandan.Make upnya tipis dan biasa.Namun cara Irwan memandangnya tadi dalam banget.Aku sebel!!Sebel!!' ///BIAR AKU BERPARUT SERIBU... Shiha melihat ke cermin,'Apa aku dah banyak kerutan ya?Ga juga.Masih bening kok.Buktinya Hazman aja ga bisa lupain aku.Tapi aku ogah balikan lagi sama dia.Dah illfeel aku ama dia.Paling dia cuma mau mainin aku lagi.Ga ah...aku mau Irwan...dia itu serius kalau menyangkut hubungan.Aku harus dapatin Irwan!Bagaimanapun caranya!' <<<AGAR SEMBUH LUKAMU PAHIT KURASA MADU...( Rumah Idayu ) Idayu tak bisa tidur,pikirannya menerawang ke pertemuan besok.Dibelainya foto Irwan di sebuah bingkai,'Sayang Mami...moga luka hatimu sudah sembuh ya sayang...maafin Mami...Mami ingin kita dekat lagi.Mami sayang sama Irwan..sayang banget...' Air matanya mengalir membasahi foto itu.Foto Irwan dalam balutan jas,'Semoga pintu maaf mu terbuka buat Mami ...semoga Tuhan melembutkan hatimu besok...Semoga ada keajaiban besok...' ÷÷÷PULANGLAH OH KASIHKU KURAYU KEPADAMU....( RUMAH IRWAN ) Akhirnya sampai juga mobil Irwan di rumahnya.Evi membangunkan CEO muda itu,"Wan...Irwan...bangun Wan...sudah sampai..." Irwan membuka matanya,"Ya ampun aku tertidur ya?Ini ...lho kok di rumah To?" Toto jawab,"Nyonya Boss nyuruh ke sini dulu Boss." Evi turun dari mobil,"Aku ga tega bangunin kamu.Makanya aku minta ke sini dulu.Ayo,kamu segera mandi air hangat lalu tidur." ♥♥JANGANLAH DITURUTKAN MAINAN PERASAANMU... Irwanpun turun dari mobil tapi ia agak pusing,untung Evi segera memeganginya. Evi jadi cemas,"Kamu gpp?Kubantu naik ya?" Irwan menggeleng,"Ga usah aku gpp.To,antar Nyonya aku ke RS ya?Dia juga harus istirahat.Pastikan dia sampai di paviliun ya?" ~~~SERIKANLAH DUNIAKU YANG SEMAKIN TANDUS DAN GERSANG... Toto jawab,"Baik Boss!Mari Nyonya Boss..." Tapi Evi malah ga beranjak dari sisi Irwan,"Kamu ga suka ya aku disini?" Wei...Irwan kaget mendengar perkataan Evi,ia mengusap wajah gadis resto itu,"Hey...aku ga mungkin seperti itu Sayang...Tapi kita belum menikah...apa kata orang nanti jika kau terlihat di rumah seorang pria malam begini?Aku ga mau orang berpikir buruk padamu..." Evi tersenyum,"Maaf aku salah paham padamu...kau selalu memikirkan kebaikanku...maaf aku begitu negative thinking..." Irwan mengusap kepala Evi,"Sudah naik gih...udah malam.Besok kamu masih ke sini lagi.Kita sarapan bareng.Baru nanti kita berangkat.Jaga fisik ok?" Evi mengangguk,"Baiklah.Tapi nanti telponan ya?Aku mau pastiin kamu baik2 aja." Irwan mengangguk,"Iya Nyonya sayang...habis mandi aku akan telpon kamu..Salam buat Bunda ya..Buat adik aku juga...Rizky..he..he..calon adik ipar maksudnya..." Evi tersenyum,"Iya...malam Irwan." Irwan mengecup kening Evi,"Malam sayang...I love you..." ♡♥DENGAN BELAIAN SENDA GURAUANMU... Evi menjawab,"I love you too...daah.." Evi masuk ke dalam mobil,"To!Nyetirnya yang bener ya?Utamakan selamat ok?" Evi melambaikan tangan,Irwan juga,"Sampai jumpa besok...ingat telpon ya.." Irwan tersenyum,'Aku bahagia banget...mandi ah...biar pusingnya hilang.Habis itu telpon Evi...ngangenin dia..' {{{DUHAI SAYANG...OH PULANGLAH... Irwan naik ke kamarnya di lantai atas,mandi air hangat dan memakai piyama fave nya.Sudah fresh lalu ia naik ke ranjang dan meraih hpnya,"Kamu dimana To?" Kok Toto yang ditelpon,"Otw rumah Boss.Nyonya Boss dah saya antar tadi sampai paviliun.Sampai masuk malah." Irwan manggut2,"Bagus!Makasih To." Irwan meraih selimutnya,"Pasti Evi lagi prepare buat besok.10 menit lagi kutelepon ah..." Eh malah hpnya dia bunyi,"Wow..." Siapa hayo yang telpon tuh?***see you next eps***
Eps 45 CERBUNG KE-10
DEBU-DEBU JALANAN
|_♡|♡@♥|♡|~♡₩♡@♡|\|♡Q♡|_|♥ ♥¤♥ DEBU - DEBU JALANAN ♥¤♥ |<♡|~♡|♡$♡:-D♡|♡¥♡@♡|\|♡T♡● Eps 45 : His Mother = Ibunya ♡¤♥ SPESIAL MOMENT... Pusing ga lihat pernik2 di atas?Itu nama seseorang lho.Seseorang yang lagi ultah.Saatnya buat puisi sebagai kado he..he..Kalau masih susah nyari tahu siapa orangnya,saya kasih clue di puisinya. L-aki2 dan wanita demikian manusia diciptakan I-ngin tahu kenapa demikian? A-yo kita lakukan pengamatan I-nilah tentang pria dan wanita R-atio itulah yang dipakai pria W-anita lebih memakai perasaannya A-pabila ke mall pria langsung pada tujuannya N-amun wanita pasti cuci mata pinginnya K-alau pria perut yang utama U-ntuk wanita suka didengarkan keluhannya K-alau mulut bagi pria itu jalan masuk makanan R-isalah hati dikeluarkan wanita lewat ucapan I-ngatlah bahwa wanita itu suka diperhatikan S-edang pria suka langsung pada sasaran D-unia tanpa wanita pasti pria kesepian I-tulah kenapa manusia diciptakan berpasangan Y-ang wanita tanpa pria tak ada arahan A-llah menciptakan mereka sebagai kesatuan N-iat hati-Nya hanya untuk kebaikan T-ak ada rancangan kecelakaan O-leh karena itu hiduplah dalam kemuliaan SELAMAT ULANG TAHUN YA ........ ....... ...... Isilah titik2 diatas dengan nama seorang penulis dari Bali.He..he..Doa saya bagi yang ultah dalam bahasa Inggris dan maaf no translate.May the protection of God covering your life,your family and your journey.May your heart always establish with peace of mind and meekness.Be a good sister for your young brother or sisters.Giving good guidance and example of life.Never see something from the cover only but see inside with carefully.Have a great life and be a jewel in your household.Happy Birthday. ¤♡¤PUAS DI HATIMU,SAKIT DI HATIKU... Lagu milik Iis Sugiarti ini ada kata "Jalan" di salah satu syairnya.Lagu ini akan membawa pembaca mengerti ibu siapa sebenarnya yang dimaksud di subtitle eps-nya.Mari kita kepoin he..he.. ||||KUTERPAKSA MEMILIH JALAN BEGINI...( AREA RUMAH REZA ) Menjelang jam 10 malam,Inul tiba juga.Ia meminta diturunkan oleh pria yang mengantar dia agak jauh dari rumah,"Sampai sini saja Say..." Sang pria heran,"Yakin nih ga sampai rumah aja?" Inul menggeleng,"Ga usah.Aku mau beli sesuatu di warung itu.Biasa..." Jadi inget Evi deh kayaknya juga pernah bilang gitu ke Irwan ya.Eps berapa ya itu?Lupa... Sang pria meraih tangan Inul sebelum ia turun,"Besok ketemu lagi ya?Besok harus nginep di apartemen aku.Ok?" Inul segera melepaskan tangannya,"Iya...aku akan kabari nanti.Thanks ya dah nganter aku pulang..daah!" Sang pria tersenyum,"Daah my baby..." Inul turun dan bergaya beli sesuatu di warung kelontong sampai mobil itu pergi.Si pemilik warung menatap illfeel gitu,"Mau beli apa?" Inul jawab sambil melepas kaca mata hitamnya,"Beli telor aja setengah kilo." ///AKU INI MEMANG ORANG TAK PUNYA... Pemilik warung batin,'Malam2 pakai kaca mata riben.Aneh!' Dilihatnya penampilan Inul dari atas sampai bawah,'Rambut ganti2 terus modelnya.Kemarin ngebob warna kuning sekarang pirang diurai.Seneng amat sih pakai wig?Padahal aslinya orang ga punya.Ga punya moral maksudnya...' ||||DISINI AKU MENANGGUNG DERITA.... Si pemilik warung menimbang telornya,"Apa lagi?" Inul males beli lagi karena diketusi dan dikasih muka jelek,"Udah itu aja.Ini uangnya.." Usai dapat kembalian ia segera pergi,'Aku doain moga warungnya tutup,penjualnya jutek ga nyenengke pelayanannya.Bikin bete...' Pemilik warung memandang Inul dengan tatapan sinis,'Dasar perempuan ga bener!Kasihan anaknya mana ada yang mau punya ibu pelacur macam dia!Pasti menanggung malu deh...amit2!' |||KARENA DIRIMU MENODAI CINTA SUCIKU.... Seorang pembeli datang,"Cik beli obat nyamuk!" Pemilik warungnya malah asyik mencibir sambil ngeliatin Inul melangkah menuju rumahnya. Pembelinya heran,"Cik!Lihat apa sih sampai saya dicuekin?" Babahe datang dan menyuruh isterinya masuk saja,"Dah kamu masuk aja biar aku yang layani pembeli...dasar perempuan!Kerja ga fokus!" Sang isteri jawab,"Masih mending aku kerja ga fokus daripada kerja ga bener kayak itu tuh!" Semua melihat ke arah yang ditunjuk Takciknya.Nampak Inul mengendap2 memasuki rumahnya.Takciknya nambahi,"Lihat tuh!Masuk rumah aja kayak maling.Benar2 noda dia itu bagi kampung ini.Dasar perek!" ||||BERCINTA AKUPUN PUNYA RASA...( RS ) Evi sudah menyiapkan semua keperluannya besok dan sudah mandi juga.Ia terus saja kepikiran kesehatan Irwan,'Aku khawatir sama dia.Sudah mandi belum ya?Kurasa sudah deh...Telpon ah...' ||||KASIH SAYANG AKU MENGHARAPKAN... Rita melihat putrinya nampak menimang2 hpnya,'Tumben seneng megang hp?Biasanya datang langsung tidur.Kayaknya putriku sedang kasmaran nih...' Rita mendekati Evi,"Kalau mau nelpon...nelpon aja Vi..kenapa ragu?Kalau kamu emang sayang seseorang yang kamu pikirin pasti dia.Udah daripada ga bisa tidur.Telpon aja.." +++TIAP MALAM MENANGIS SIAPA.... Evi merona wajahnya ketebak isi hatinya yang kangen dan cemas dengan Irwan,"Ibu ngomongin siapa sih?" Rita tersenyum,"Siapa lagi kalau bukan Nak Irwan Vi...ngaku aja ...ibu tahu kok..." Evi tersipu,"Kelihatan banget ya Bu kalau aku sayang sama dia?" +++TIADA CINTA TIADA KASIH SAYANG... Rita mengambil selimut,"Itulah cinta...hatimu akan merasa sayang banget padanya...tanpa harus dipaksa...dengan sendirinya..." Evi tersenyum dan membenarkan perkataan ibunya dalam hati,'Iya...aku ga bisa tidak memikirkan dia...Irwan...apalagi dia tadi sempat ga enak badan...aku ingin memperhatikannya...selalu berada dekat dia...perasaan ini tak kurasakan saat jadi pacar kak Reza...inilah jatuh cinta itu?' ||||KUINGIN RASANYA DIRIKU MENJERIT...( RUMAH IRWAN ) Mendengar hpnya bunyi Irwan segera melihat siapa yang nelpon,"Wow!!Nyonya sayang....Yess!!" Rasanya ia ingin menjerit kegirangan diperhatikan sama Evi,'Bahagianya merasakan dicintai.Inilah rasanya jika cinta bersambut...bikin haru deh...' Irwan segera mengangkatnya,"Hello Nyonya sayang..." +++TAPI APA DAYA DIRIKU TAK MAMPU... Irwan nambahi,"Ga mampu jauh dari aku ya?Kangen ya?" Evi jawab,"Aku cemas tahu ga?Kan tadi kamu bilang pusing..." Irwan tersenyum dan merebahkan dirinya,"Wah ada yang khawatir nih sama aku...he..he.." Evi tersipu,"Udah mandi air hangat kan?" Irwan jawab,"Sudah Nyonya sayang...kamu sendiri sudah nyiapin buat besok?" Evi lega,"Sudah.Kamu jangan lupa besok harus bawa baju hangat lho.Juga obat.Awas besok aku akan cek semuanya." Irwan ngekek,"Wah..wah...carenya...seneng deh diperhatiin gini..serasa dah punya isteri..." |||KAU ANGGAP APA DIRIKU INI.... Evi seneng banget Irwan menganggap dia sudah seperti isteri saja,"Maaf aku hanya ga mau kamu sakit...jadi agak cerewet." Irwan telungkup,"Aku ga bilang kamu cerewet lho..." Evi mesem,"Besok kemana dulu habis sarapan?" Irwan menjawab,"Biasa ritual aku..." Evi heran,"Ritual?" |||PUAS DI HATIMU SAKIT DI HATIKU... Irwan cerita,"Aku tuh selalu ke makam tiap mau melakukan perjalanan bisnis.Sejak Mami aku tinggal di Malaysia aku suka melakukan hal itu.Anggap aja kayak orang pamitan gitu..." Evi manggut2,"Berarti besok aku pakai baju hitam aja ya?" Irwan terkekeh,"Emang kalau ke makam harus pakai baju hitam?Ada2 aja deh...Nyonyaku ini..." Evi manyun,"Aku kan cuma ingin menghargai perasaanmu.Gimana sih?" Irwan menangkap nada ngambek,'Waduh...kayaknya aku salah ngomong nih...' |||MEMANG DIRIKU WANITA YANG HINA...( RUMAH SHIHA ) Shiha nampak tiduran di kamarnya dengan wajah murung,Mamanya mendekat.Diusapnya kepala Shiha dengan sayang,"Kamu kenapa Sayang?Mukanya muram terus sejak balik dari resto Pondok Bambu?Kamu kepikiran Nak Irwan terus ya?" Shiha mengangguk,"Iya Ma.Kayaknya dihati Irwan sudah ga ada tempat buat Shiha.Semua sudah diisi oleh perempuan hina itu!" |||~|ANYA SEBAGAI PENYAMBUNG HIDUPKU... Mamanya Shiha menasehati,"Kalau memang ga bisa disambung lagi ya sudah sayang.Ikhlaskan Nak Irwan.Dia berhak memilih pendamping hidupnya.Lagipula mungkin memang dia bukan jodoh kamu Sayang..." Shiha menerawang,'Irwan bukan jodoh aku?Masak sih?' |||DOSAKAH YANG AKU KERJAKAN...( RUMAH ADI ) Adi berpikir,'Salah ga ya aku ngasih tahu Mamanya Irwan soal kebiasaan Irwan yang selalu ke makam sebelum melakukan perjalanan bisnis?' Hatinya resah,'Gimana kalau gara2 besok Irwan malah batal ke Bogor?Waduh!Bisa kacau nih!' Rasa bersalah kian membelenggunya,'Harusnya aku ga kasih tahu deh...juga soal biodata gadis resto itu..Gimana jika Tante Idayu ikut campur tangan dan malah bikin Irwan berang?Secara Mamanya itu kan orangnya termasuk highclass level.Pasti maunya serba yang bagus dong buat Irwan.Waduuuh!Bagaimana jika ia malah membuat kacau?Irwan bakal benci dong sama aku?' |||BENARKAH YANG IA LAKUKAN.... Adi jadi ga tenang dan memilih menghubungi Irwan,'Mending aku jujur aja deh sebelum jadi bom waktu.' Namun no Irwan nadanya sibuk terus,'Ya ampun nih anak telponan sama siapa sih?Sibuk terus nadanya?' |||KAPANKAH AKU BERAKHIR JADI BEGINI... Adi coba hubungi lagi namun tetap sama,'Ya ampun kagak kelar2 juga ...malah ngantuk aku...whooaah...Zzzzz....' Weleh...malah dah sleeping beauty. ||||BAHAGIA CINTA KASIH SAYANG...( RUMAH ENDAH ) Endah tak bisa tidur dan memandang langit2 kamarnya,'Seharusnya aku senang karena Evi ga punya perasaan apa2 sama Reza.Kesempatan buat aku dapetin cintanya Reza.Namun...wajah melas Fitri terus saja terbayang di benakku.Kasihan dia berulang kali aku menolak dia ajak jalan.Tapi dia ga nyerah.Mungkin perasaan Evi juga kayak gini dulu ya pas nerima Reza jadi pacarnya?Rasa iba?Cinta memang dua arah ga bisa kalau cuma searah.Alias satu pihak saja.Cinta ga berbalas akan menimbulkan luka.Kasihan Fitri.Aku bingung...Mengejar yang jelas tak mencintaiku atau membuka hati untuk yang jelas mencintaiku?Ya ampun apa yang harus kulakukan?' Endah dilema,'Reza atau Fitri...Cinta atau simpati?' Akhirnya ia putuskan memberi kesempatan pada Fitri,'Jika terus mengejar Reza aku pasti terluka.Lebih baik aku melepas dia.Dia memang bukan untukku kali...Mencintai itu butuh energi.Dan aku sudah sangat lelah...aku ingin merasa dicintai...seperti yang dirasakan Evi kini.Jelas aku bisa melihat cinta yang dalam terpancar di mata Pak Irwan buat sohib aku itu.' |||KAPANKAH AKU BERUBAH NASIB INI.... Endah menarik nafas,'Kapan ya nasibku akan seberuntung Evi?Dicintai begitu tulus dan dalam.' Endah membuka hpnya dan melihat foto2 lama di sana,'Fitri ternyata selalu melihat ke arah aku ya?Kok aku ga sadar ya?' Endah jadi senyum2 sendiri melihatnya,'Ya ampun ternyata dah sejak lama ia begitu ...' Endah jadi mesam mesem sendiri,'Wajahnya lucu ya...lugu dan culun banget...he..he..' ||||KAPANKAH AKU BERUBAH HIDUP INI...( RUMAH REZA ) Inul kaget kala yang buka pintu adalah Reza,"Reza??" Reza nampak kecewa lihat penampilan ibunya,"Sampai kapan sih Ibu kayak gini?Reza dah kerja Bu!Dah punya penghasilan.Ibu ga perlu cari uang dengan cara hina seperti ini!!Reza malu Bu!!" Inul tercekat mendengarnya,"Malu??" Reza menahan pedih,"Iya Reza malu denger orang merendahkan Ibu..mandang sebelah mata.Ibu ga denger apa tetangga pada bicarain Ibu?Reza bisa terima dulu ibu lakuin karena demi biaya hidup.Demi Reza bisa sekolah setelah ayah tiada.Namun kini...Reza dah bisa cari uang.Ibu kenapa ga berhenti???!" Inul melepas wignya,"Ibu lelah...ibu mau istirahat..." Reza memandang dengan kecewa.Hayati yang mendengar semuanya juga hanya bisa terpaku,'Kapan mereka ga bertengkar ya?Rukun gitu...aku sayang keduanya...' |||BAHAGIA SEPERTI YANG LAIN....( KAMAR IRWAN ) Irwan membujuk Evi,"Nyonya sayang jangan gitu dong...jangan merajuk...nanti aku ga bisa tidur.Besok matanya mata panda gimana?" Evi jadi ketawa mendengarnya,"Mata panda?Hi..hi...aku bayangin dulu yach?He..he.." Mereka akhirnya malah saling tertawa bahagia.Ga jadi marahan.Malah ngobrol ngalor kidul ga kelar2.Hingga Evi berkata,"CEO mata panda,aku ingin ke sebuah tempat di daerah sekitar Bogor.Kamu mau ya ke sana?" Irwan kepo,"Dimana itu?" Evi ganti yang julit,"Rahasia dong.Entar kalau dah sampai Bogor aku kasih tahu.Mau ya?" Irwan jawab,"Siapa takut?" Evi tersenyum senang,'Semoga ditempat itu aku bisa melembutkan hati Irwan untuk memaafkan Mamanya.Semoga...' Wah dah Lebaran ya?Saya sudah diinbox pula.Saya mau balas dulu ya?Buat semua pembaca cerbung saya,saya mau meminta maaf jika selama ini ada salah kata,salah tanda baca weleh...salah tulis,salah ucap dan membuat kecewa.Saya masih jauh dari sempurna punya keterbatasan dan kekurangan.Kiranya dimaafkan semua khilaf dan sikap saya yang kurang berkenan.Selamat Berlebaran ya!!Semua saja yang di Arab Saudi,di Sulawesi,di Jawa,Sumatra,Kalimantan,Bali,Batang,semua saja!!Met Lebaran!!***see you next eps***
Eps 46 CERBUNG KE-10
DEBU-DEBU JALANAN
♡~♡~♡~♡~♡~♡~♡~♡ ♡ DEBU-DEBU JALANAN ♡ ♡~♡~♡~♡~♡~♡~♡~♡ Eps 46 : Love Language / Bahasa Cinta ♡~ELEGI ESOK PAGI... Seperti biasa kalau ada yang ultah saya selalu memberi kisah motivasi.Berikut kisah sepasang suami isteri yang sudah menikah selama 50 th.Wow...semua anak cucunya kagum dengan mereka.Luar biasa selama itu mereka tetap rukun dan setia.Keluargapun sepakat mengadakan acara peringatan sekaligus perayaan untuk pasangan tersebut.Begitu istimewanya sampai hidangan,tempat hingga yang lainnya dipilih yang paling bagus.Karena keluarga mereka terkenal penikmat ikan maka menu utama adalah ikan.Acarapun dimulai.Hidangan utamapun disajikan.Si ikan.Sang suami begitu melihat ikan disajikan segera mengambil piring dan memotong kepala dan ekor ikan lalu disajikan pada isterinya sebagai tanda ia mencintainya.Namun sang isteri malah menangis,"Aku sudah menemanimu selama 50 th namun inikah yang kauberikan padaku sebagai tanda cinta?Mengapa kau pelit sekali?Kau egois yang kepala dan ekor kau berikan padaku supaya dagingnya bisa kauhabiskan bukan?" Sang suami segera menerangkan,"Isteriku kau salah mengerti bahasa cintaku.Tanyalah ayah ibuku juga semua saudaraku:apa yang paling kusuka dari hidangan ikan.Aku justru tak menyukai dagingnya tapi kepala dan ekornya.Semua tahu itu.Jadi tiap kali ada ikan disajikan,aku pasti mengambil kepala dan ekornya.Itu kesukaanku.Faveku.Maka aku berjanji jika aku menikah maka apa yang paling kusukai akan kuberikan pada isteriku tanda betapa aku mencintainya hingga rela memberikan apa yang menurutku sangat berharga." Sang isteri kini mengerti dan dikecupnya sang suami tanda ia terharu dan berterima kasih. ♡+IJINKANLAH KUKECUP KENINGMU...( RUMAH PAK CEO ) Pagi sudah menyapa.Dikamarnya nan lux,tampak Irwan masih bobok.Masak ya bobok ta diajeng bahasane?Lha masak micek?Kan kasar?Ya wis...malah metu kerisnya.Kan bisa pakai kata tepar,tidur,sleeping beauty atau ngorok.Weleh...malah parah. Kembali ke Pak CEO.Pak CEO siapa sih?Weleh iki maneh malah ga update kepriben?Sst!Jangan pada ribut!Tuh Pak CEO nya jadi bangun kan? Irwan menguap,"Whoooaaah!Udah pagi ya?Wei...dah jam segini?Astaga!!" Irwan segera memakai sandal jebuknya terus turun ke bawah,'Wah aku kesiangan.Semalam kan aku keasyikan ngobrol sama Nyonya sayang sampai larut malam.Aduh...Evi dah dijemput Toto belum ya?' Tapi baru sampai tangga dia sudah mencium wangi masakan,'Hmm...harumnya...bikin lapar deh...berarti Evi dah di sini dong ?Lihat dulu ah....' Irwan dengan masih makai piyama dan sandal jebuknya plus belum mandi pula segera melangkah menuju dapur.Benar saja disana,di dapur sudah ada Evi.Asyik masak sampai ga menyadari kalau sedang diamati oleh kekasih hatinya. ♡×BUKAN HANYA ADA DI DALAM ANGAN... Evi asyik memasak sambil membayangkan Irwan makan dengan lahap,'Dia kalau makan gemesin banget.Aku seneng bisa merhatiin dia.Semalam dia pasti tidur larut malam makanya belum bangun dah jam segini.Salah aku juga sih nelpon dia malah jadi ngobrol ga kelar2.Habis aku mencemaskan dia...' Irwan juga terharu banget lihat Evi,'Aku ga sangka setelah kejadian memalukan ditinggalkan Shiha di pesta pernikahan,aku masih bisa menemukan cinta.Evi,makasih ya sudah hadir di hidup aku...begitu sayang sama aku...masak buat aku...perhatiin makan aku...aku sayang banget sama kamu..' ♡÷ESOK PAGI KAU BUKA JENDELA... Toto heran saat melintas dekat dapur,'Wei...bukannya itu Boss?Ya ampun masih pakai piyama dan sandal kamar lagi...kayaknya juga belum mandi tuh...udah main nyamper dapur aja.Weleh...pasti kangen banget ya sama Nyonya Boss...hi..hi...jangan ganggu ah...' Toto ngacir menjauh dari dapur dan milih ngecek mobil yang mau dipakai ke Bogor.Ia ga mau ada masalah teknis di jalan.Apalagi soal ban.Emang F1?Gimana hasil gp F1?Vettel malah kena penalty 5 detik.Wet race di awal dan banyak yang melintir di tikungan 1.Rio aja ga finish.Sedih...mana hujan lagi.Ya udah kembali nulis aja...Bener juga ya. ♡=KAN KAU DAPATI SEIKAT KEMBANG MERAH...( Rumah Shiha ) Pagi2 pembantu di rumah Shiha kaget karena ada tamu datang,"Aden ini pacar Non Shiha dulu kan?Ngapain kemari lagi?" Hazman to?Leres diajeng... Hazman menyembunyikan sesuatu dipunggungnya,"Shiha ada mbok?" Simboknya malah takut,"Udah sana pulang aja.Non Shiha jam segini belum bangun." Ya ampun kebo amat?Anak gadis kok malas bangun pagi?Emang masih gadis dia?Weleh... Hazman merayu,"Ayolah mbok penting nih...saya jauh2 dari Malaysia cuma buat ketemu sama Shiha.Please mbok bantu saya ya...ntar saya kasih persekot deh..." Simboknya malah keder mana Mamanya Shiha manggil lagi,"Mbok!Sarapannya dah siap belum?Mbok!!" Simboknya lalu hendak nutup pintu,"Udah den sana saya dipanggil Nyonya.Saya ga mau dimarahi..." Hazman terpaksa pergi dengan kecewa,'Sial!Sudah beli bunga kesukaan Shiha eh susah bener mau ketemu dia.Aku tungguin aja deh...masak sih dia ga keluar2...Cinta kan harus sabar.' Hazmanpun kembali ke mobilnya.Mobil sewa maksudnya.Weleh... ♡<ENGKAU TAHU AKU MULAI BOSAN...( RUMAH REZA ) Reza ternyata juga kesiangan karena semalam dia ga bisa tidur habis ribut sama ibunya.Geragapan ia,'Ya ampun!Aku kan mau ada mission penyelamatan Evi hari ini.Aku harus evakuasi dia dari niat jahat CEO hidung belang itu.Malah kesiangan gimana sih?' Misi evakuasi?Emang bencana alam?Reza kayaknya lebih cocok masuk Tim SAR deh daripada kerja di resto..iya ya...kayaknya perlu alih profesi dia. Dengan segera Reza mengambil handuk dan menuju kamar mandi,ketemu sama Hayati,"Kamu kok ga bangunin aku sih?" Hayati heran,"Lho Mas bilang hari ini cuti.Saya kira ya Mas mau puasin tidur gitu.Makanya Hayati ga bangunin..." Reza bete banget mana kamar mandi dipakai Inul lagi,"Ya ampun yang didalam lama banget sih?Ngapain sih?" Inul keluar dengan segera,"Namanya di kamar mandi ya mandilah....sabar dikit kenapa?Ibu bosen tahu denger kamu ngomel melulu...ga malam ga pagi...Mending ibu having fun aja...huhh!" ♡>BERCUMBU DENGAN BAYANG2.... Reza males meladeni ibunya dan memilih segera mandi,'Paling ibu emang dah ada janji sama pria langganan dia.Pakai alasan aku buat mau ketemuan sama pria itu.Klise...' Reza malah bayangin Evi ,'Gimana jika Evi jadi korban pria hidung belang ya...aduh..aku ga bisa bayangin deh...harus cepat nih!!' ♡{BANTULAH AKU TEMUKAN DIRI... Reza pergi ke RS dulu tapi kata Rita,Evi dah pergi.Reza mikir,'Pasti ke rumah CEO itu deh..sebaiknya aku ke sana.' Reza cuma berharap bahwa Evi akan berterima kasih nanti karena ia begitu peduli pada keselamatannya.Ia harus temukan bukti bahwa CEO Asian Group itu memang hidung belang. ♡}MENYAMBUT PAGI MEMBUANG SEPI...( Dapur Rumah Irwan ) Kehadiran Irwan akhirnya diketahui oleh Evi,"Astaga!Irwan?Sejak kapan kamu disitu?" Evi melihat penampilan CEO muda itu,'Siapa sangka pria muda yang masih pakai piyama ini dan hi..hi...sandal jebuk ...adalah orang no wahid Asian Group.Lucu banget dia pakai sandal gitu...ya ampun...' Irwan melihat Evi menahan tawa melihatnya,"Kenapa Vi?Kok senyum2 ga jelas gitu?" Akhirnya Evi nunjuk ke arah sandal yang ia pakai,"Itu...hi..hi...lucu...ha...ha..." Irwan malah heran,"Emang kenapa sandalku?" Evi sampai megangi perutnya saking lucunya,"Kamu lucu he..he.." Irwan malah seneng banget pagi2 dah bikin Evi hepi,'Tertawalah Vi...aku ingin membuatmu selalu ceria ...kamu manis kalau ketawa gitu...' ♡[IZINKANLAH AKU KENANG SEJENAK PERJALANAN OH..OH..OH..OH....( Mobil Idayu ) Bila Irwan bangun kesiangan,ga demikian dengan Idayu.Ia sudah bangun pagi2 dan sekarang dalam perjalanan menuju makam.Kaca mata hitam dan dua ikat bunga sudah jadi ciri khas penampilannya.Ia berdoa,'Suamiku dan putriku yang sudah tiada kiranya kalian mengizinkanku memulai lembaran baru.Membantuku meraih kembali hati Irwan.' ♡]DAN BIARKAN KUMENGERTI APA YANG TERSIMPAN DI MATAMU...OH..OH.. ( Rumah Irwan ) Irwan akhirnya ngacir kembali ke kamar soalnya Evi terus tertawa lihat sandal jebuk dia,"Aku mandi dulu aja.Kamu ketawain sih..." Evi segera meraih tangan Irwan,"Maaf ...habis kamu emang lucu banget..." Irwan menatap mata Evi,"Aku ga marah kok...aku senang bisa bikin kamu ceria...aku mandi dulu biar aku bisa nikmat makan bersama denganmu.Ok?" Evi mengangguk,"Pakai air hangat ya...mandi air hangat bisa menghilangkan pusing.Terutama migran." Irwan menjawab,"Siap Nyonya sayang..." ♡€BARANG KALI DI TENGAH TELAGA ADA TERSISA BUTIRAN CINTA... Usai mandi,Evi yang sedang menata hidangan di meja dibuat ternganga lihat penampilan Irwan.Tampak Irwan dengan hem biru eksklusif lengan panjang,celana panjang dan wajah ganteng maksimal menuruni tangga sembari terima telpon,"Iya,saya dan calon isteri saya akan ke rumah Anda..iya..iya..ok..sampai jumpa." Irwan bergumam sambil menon-aktifkan hpnya,'Kumatikan saja dulu.Aku ga mau ada yang ganggu saat aku makan dengan Evi.' Evi terpesona,'Wow..gantengnya..aduh sampai kicer2 aku lihatnya...' Irwan mendekat dan melihat Evi ternganga,"Ntar ada lalat masuk lho Vi..." Ups!Evi langsung mengatupkan bibirnya.Irwan ngekek dan segera duduk,"Yuk sarapan.Aku laper banget.Pingin segera menyantap masakan penuh cinta ini he..he.." ♡£ DAN SEMOGA KERINDUAN INI BUKAN JADI MIMPI DIATAS MIMPI... Evipun duduk dan mereka makan bersama sembari saling tersenyum.Ganti Irwan yang ngomentari pakaian Evi,"Ga jadi pakai hitam?Malah pakai oranye." Evi menerangkan,"Aku sengaja pakai warna oranye biar kamu bawaannya lapar melulu he..he.." Irwan heran,"Kok bisa?" Evi menuang lagi minuman ke gelas Irwan,"Soalnya warna oranye punya efek psikologis begitu.Makanya bisnis makanan suka memakai warna oranye sebagai warna utama." Irwan manggut2,'Iya aku jadi lapar nih pingin segera menyunting kamu jadi milik aku...waduh..kok malah begini efek oranyenya.' ♡¥ IZINKANLAH AKU RINDU PADA HITAM RAMBUTMU OH..OH...OH..OH... Usai makan,Evi membersihkan dapur dan peralatan makan lalu menanti di teras depan.Sambil nunggu Irwan mengecek semua dokumen dia,Evi mengecek bawaan Irwan,mastiin tuh CEO bawa semua yang penting buat dia.Ia merona kala melihat benda2 yang privasi,'Ups!Celana dalam...astaga...emang aku ini dah nikah apa main geledah aja...' Irwan dah selesai cek dokumen dia,"Gimana Nyonya sayang dah komplit kan bawaanku?" Evi menunduk malu,"Sudah...he..he.." Irwan menyuruh Toto memasukkan semuanya ke mobil,"Berangkat To..." Mobil Fortuner hitam ternyata lebih disukai Irwan untuk perjalanan kali ini.Evi masuk duluan.Baru Irwan.Evi juga dah bawa aneka cemilan sehat buat Irwan.Tak lupa pisang.He..he.. Namun sebelum menuju gerbang Irwan meraih tangan Evi dan berkata,"Berdoa dulu biar selamat dan bisa kembali lagi ke rumah ini dengan selamat lagi." Evi memejamkan mata demikianpun Irwan.Toto melihatnya dari spion jadi haru,'Pegangan tangan berdoa bersama.Aduh...adem lihatnya..beneran dah mesra banget.Dah kayak nikah lama gitu.Ai..ai...' ♡₩ DAN BIARKAN KU BERNYANYI DEMI HATI YANG RISAU INI...OH...OH... Irwan berdoa,"Jagai kami ya Tuhan.Lancarkan usaha tangan kami.Lindungi dan kawal perjalanan kami.Jauhkan dari kecelakaan dan hal yang tak diinginkan.Jagai dari mulai sopir,penumpang,hingga semua onderdil mesin mobil.Terima kasih atas hari ini.Kami akan pergi ke Bogor dan kiranya Kau buat kami berhasil.Amin." Evi membuka mata,"Amin." Toto juga,"Amin.Berangkat Boss?" Irwan mengangguk.Mobilpun keluar dari gerbang.Evi terpesona memandang Irwan,'Aku melihat Tuhan di dirinya....' Andai saja Evi mau lihat diluar,di bawah sebatang pohon nampak Reza bersiap mengikuti mobil hitam yang ia naiki. Reza lihat Evi didalam mobil karena Irwan sempat menurunkan kaca mobil dan melambai ke satpam saat melewati gerbang security dan satpam yang berjaga memberi aba2 jalan,"Din!Din!" Satpam memberi hormat,"Selamat jalan Pak !!" Rezapun segera menghidupkan motornya,'Aku akan ikuti mobil itu.Bener kan Evi sama tuh CEO.Aku ga boleh kehilangan jejak.Harus tempel ketat.' Wah adik saya nyetel lagu 'Terkesima' malam2.Aduh baper aku...ingat saat Irvi nyanyi duet dulu.Gimana nanti di makam ya?Bagaimana pula dengan Reza?
***see you next eps***
Eps 47 Cerbung ke-10 DEBU-DEBU JALANAN
□▪■▪□▪■▪□▪■▪□■ DEBU-DEBU JALANAN ■ □▪■▪□▪■▪□▪■▪□EPS 47 : Seeing / Melihat ■■■BARU SEBENTAR SAJA KAU BERGEGAS MENINGGALKANKU....( Rumah Adi ) Adi bangun sambil ngolet2,"Woooahhh!!Huuuahemm!" Ia kaget saat lihat jam,"Wei...dah jam 8 pagi?Astaga!!Aku kesiangan!!" Ia segera mandi bebek.Maksudnya mandi ditemani bebek2 mainan gitu?Mandi kilat say... Wess!Flash gordon lewat!! Sambil makai hem,Adi ingat kalau ia harus telpon Irwan,"Hp!Hpku dimana?" Hpnya masih ndelik dibawah bantal.Weleh... Begitu ketemu langsung ngebel deh ke no Irwan tapi ga aktif,"Kebiasaan deh Irwan!Ga suka diganggu kalau lagi sarapan.Heran!" Akhirnya Adi ngacir ke ruang makan,"Ma kok ga bangunin sih?Sudah siang nih!" Lina malah ngekek,"Lho kan biasa Boss datang siang sayang...Baru juga jam segini.Dulu mendiang ayahmu malah kalau berangkat kerja jam 10 baru ngantor." Adi melirik Mamanya,"Budaya ga bagus kok diturunkan huhhh!" Biarin Adi panik he..he..kita lihat yang lagi otw ke makam.Irvi ye....ye...!Hussh!Diem wae ntar yang dalam makam bangun semua lho!Weleh... □■□RASA RINDU PADAMU KINI BERSARANG DI BENAKKU....( Mobil Irwan ) Evi duduk sambil lihatin Irwan yang menghidupkan hpnya,"Astaga!Aku lupa menghidupka lagi hpku.He..he.." Toto bertanya,"Ke tempat biasa dulu kan Boss?" Irwan menjawab,"Tentu dong.Itu dah rumus pasti.Lagian..." Irwan meraih jemari Evi,"Aku ingin ngenalin calon isteri aku ke ayah dan Rita.Aku yakin mereka pasti setuju dengan pilihan aku.Kau mau kan kukenalin ke mereka sayang?" Evi jelas tersipu disebut sebagai calon isteri oleh Irwan,"Tentu aku dengan senang hati mau Wan.Walau mereka sudah tiada.Tapi mereka sangat berarti bagimu.Berarti sangat berarti juga bagiku." Irwan mengecup jemari Evi,"Makasih sayang...aku memang ga salah pilih.Ya kan To?" Toto mesem,"Iya Boss.Pilihan jitu!!Joss gandhoz pokoknya.He .he.." ♡♡♡CINTA ITU ANUGERAH... Irwan memandang kekasih hatinya,"Kata pepatah harta dan kekayaan itu warisan nenek moyang tapi isteri yang baik itu karunia Tuhan.Bagiku kau adalah anugerah Nyonya Sayang..." Evi malah menyandarkan kepalanya di bahu Irwan,"Bagiku kaulah anugerah Wan..." Toto malah asyik lihat jalanan,'Kenapa motor yang satu itu kayak mengikuti terus ya?Aneh deh.Aku harus waspada.' ¥ANG TAK MUNGKIN MUDAH KU MELEPASKANNYA.... Irwan merasa aneh dengan cara nyetir Toto,"Kenapa To?Ada bahaya?" Toto melihat lagi ke arah spion samping,"Itu Boss ada motor aneh deh.Kayaknya ngikutin dari tadi deh...saya cegat aja gimana Boss?" Evi jadi kepo,"Yang mana motornya?" Irwan ikut merhatiin,"Yang pakai jaket hitam itu To?" Toto mengangguk,"Iya Boss.Dia itu sejak kita keluar dari rumah Boss dah ngekor deh...saya bawa belok sini belok sana tetep aja ngikut.Aneh kan?" Evi merhatiin,"Itu kayak Kak Reza deh...iya itu dia!" Irwan heran,"Reza ?Dia mantan kamu kan?" Evi jadi penasaran,"Dia kemarin nawarin ngantar aku ke Bogor tapi aku tolak.Dia pasti mau mastiin aku pergi dengan siapa.Wan,bagaimana ini?" ₩ALAU SERIBU RINTANGAN... Irwan menatap Evi,"Biar kita bicara terus terang padanya.Kasihan dia jika terus mengharapkan dirimu." Evi setuju,"Aku rasa itu yang terbaik.Perkataan yang jujur itu kuat." Irwan meminta Toto mendekati motor itu,"Berhenti dekat dia To!" Toto manut,"Siap Boss!" ♧■♧TAK GENTAR KU UNTUK MENJALANI SEMUA DENGANMU....( DEKAT SEBUAH TAMAN ) Reza kaget kala mobil yang ia ikuti malah berhenti,'Hey itu mobil kok malah berhenti?' Udah gitu hp Reza bunyi lagi,'Evi?' Reza segera menepi dan menerima telpon dari Evi,"Hello?" Evi turun dari mobil ditemani Irwan,"Kak Reza mengikuti Evi ya?" Reza kaget dan melihat Evi memandangnya dekat mobil Irwan,'Aku ketahuan...Sial!!' Evi melanjutkan,"Aku dan Irwan ingin bicara sama kakak.Kakak bisa kemari?" Reza segera mendekat,'Siapa takut?Aku ga gentar!!' ♣□♣DENGARKANLAH AKU YANG SETIA DI HATIMU... Reza turun dari motornya,"Ini wakil dari Asian Group yang menemanimu ke cabang Bogor?" Irwan mengulurkan tangannya,"Saya Irwan." Reza malah sedakep,"Aku sudah tahu.Siapa sih yang ga kenal Boss pemilik Asian Group?" Evi ga suka sikap Reza,"Kak Reza kog gitu sih?" Irwan menggeleng,"Gpp Vi." Toto mendekat,"Ada yang perlu dibereskan Boss?" Reza melirik Toto,'Gila nih orang serem juga gayanya...' Reza menarik Evi menjauh dari Irwan,"Vi kamu harus dengerin aku.Pria itu hanya memanfaatkanmu.Ia akan mencampakkanmu nanti.Kau jangan tertipu." |<EHADIRANMU SUNGGUH BERHARGA BAGIKU... Evi melepaskan pegangan tangan Reza,"Lepasin Kak!Aku bukan pacar kakak lagi.Kita sudah ga ada hubungan lagi.Jadi please ngertiin aku dan biarin aku sama pria yang aku cintai." Evi meraih jemari Irwan,"Aku mencintai Irwan kak.Aku yakin pada dia.Irwan ga akan menyakiti aku.Dia itu pria baik kak.Dia akan jaga aku dengan baik." Reza malah ngekek,"Menjagamu?Dia itu pria kaya Vi.Pria kaya itu cuma tahu mainin perasaan wanita.Dia itu ga tulus sama kamu.Ga kayak aku Vi..." Toto jadi emosi,"Bicara yang bener Mas!Mau dibikin ayam penyet ya?!" Irwan melirik ke Toto,"Toto..." Toto urung deh mau keluarin jurus2 dia,"Sorry Boss.Habis ngeselin sih..pantas Boss Nyonya ga milih dia..." Evi malah makin erat menggenggam tangan Irwan,"Maaf Kak.Kehidupan aku itu bukan urusan kakak lagi.Kita sudah putus dan sudah tak ada hubungan apa2 lagi selain teman kerja.Jadi sebaiknya kakak berhenti ikuti kami.Ayo Wan kita pergi keburu siang." Irwan berhenti sebentar,"Tak semua pria kaya itu seperti yang Anda pikirkan.Saya janji ga akan menjadi pria kaya yang Anda pikirkan.Terutama buat Evi karena saya tulus mencintainya.Tidak pernah ada niat di hati saya untuk menyakiti Evi atau mempermainkannya.Saya rasa Anda berpikiran terlalu sempit.Permisi." Irwan dan Evi masuk ke dalam mobil.Toto mencereng sama Reza,"Awas kalau ngekor lagi!Saya akan panggil team barakuda saya.Kalau perlu akan saya kejar kamu.Huhh!!" Reza hanya bisa menahan emosi.Tapi dia tetep aja ngikuti walau ga sedekat tadi,'Aku ga akan biarin Evi jadi kayak Ibu.Jadi simpenan pria kaya.Aku akan ikuti walau harus hati2.' □→■ MAKA JANGAN TERLALU LAMA ENGKAU JAUH....( Toko Bunga ) Reza melihat mobil Irwan berhenti di toko bunga,'Ngapain mereka ke toko bunga?Aneh emang mau ke makam apa?' Irwan turun dengan Evi,"Kita beli bunga dulu.Kamu yang pilih ya..." Evi muter2 lihat bunga,"Ehmm...putih aja ya?Semuanya putih gimana?" Irwan tersenyum,"Kamu kok tahu mereka suka warna putih?" Evi kaget,"Benarkah?" Irwan bilang pada penjualnya,"Dua ikat ya mb.Yang putih itu." Irwan juga membeli seikat bunga untuk Evi,"Mb yang bunga putih yang disana itu juga ya seikat ya?" Evi heran,"Yang itu buat siapa?" Irwan menjawab,"Buat kamu Nyonya Sayang...tanda kalau aku tulus sayang dan cinta sama kamu.Aku ga akan menjadi seperti yang dituduhkan Reza.Aku janji." Evi terharu kala menerima bunganya,"Makasih ya.Kamu selalu perhatian sama aku.Aku mencintaimu Irwan." Irwan membelai pipi Evi,"Aku juga.Juga sangat mencintaimu.Aku bahagia sekali kau menemaniku.Terima kasih ya sudah memilih aku." Penjualnya sampai keki mau ngasih bunga yang lainnya,'Aduh mesra banget sih...jadi ngiri deh ...' Toto heran,'Tumben beli bung aja lama?Ada apa ya?Cek ah...' Weleh begitu lihat Toto langsung merona,'Lha pantes lama.Lha malah pandang2an berdua.Weleh...' _|AUH DI PANDANGAN MATAKU...( Makam ) Akhirnya tiba juga mobil Irwan di area pemakaman.Idayu sendiri nyuruh sopirnya pergi dari situ agar Irwan ga curiga.Evi turun dari mobil,"Wow...luas juga ya area pemakamannya?Banyak pohon kamboja lagi.Wah..." Dari jauh Idayu melihat sebuah mobil berhenti,'Itu pasti Irwan.Akhirnya datang juga dia.' $EMUA RASA CURIGAKU TERHADAPMU SEMATA KARENA KUTAKUT KEHILANGANMU... Sementara Reza juga sampai di makam,'Gila ngapain mereka ke makam?Wah makin mencurigakan deh si orang kaya ini.Jangan2 dia mau apa2in Evi di makam.Bahaya!' Reza bersembunyi dan menjaga jarak cukup jauh dari mobil Irwan,"Jangan sampai si rambut gondrong itu mengetahui kalau aku masih ngikuti dia.' |\/|AKA JANGAN COBA TUK BERPALING DARIMU... Irwan menggandeng Evi memasuki area pemakaman,"Makam mereka di sebelah sana!" Irwan terkejut kala menunjuk ke arah makam keluarganya,"Kok ada orang disana?" Evi melihat ke arah yang ditunjuk Sang CEO,"Wanita itu?Siapa dia?" Irwan menghentikan langkahnya,"Mama..." Evi melihat wanita yang dimaksud Irwan berdiri dan memandang ke arah mereka,'Diakah Mamanya Irwan?Dia menangis...Dia pasti kangen sama Irwan...' Irwan malah memejamkan mata,"Sebaiknya kita pergi saja dari sini Vi..." Idayu nampak berharap Irwan mendekat namun ia kecewa kala Irwan malah hendak berbalik,"Irwaaan!Ini Mami sayang...Mami ingin bicara dengan kamu sayang..." □□■BERPALING MENGKHIANATIKU... Irwan beranjak pergi,"Ayo kita pergi Vi!" Evi iba melihat Idayu,'Kasihan Mamanya Irwan.' Evi menahan lengan Irwan,"Kita sudah sampai sini.Sudah beli bunga juga.Jangan buat kecewa adik dan ayah kamu.Katanya mau ngenalin aku..." Irwan melihat Evi memohon,"Please..." Irwan melihat tangan Evi yang memegangi lengannya.Idayu juga,'Kuharap gadis itu mampu membujuknya.' Berhasilkah Evi membujuk Irwan?***$ee you next eps***
Eps 48 CERBUNG KE-10  DEBU-DEBU JALANAN
|~|@|>|>¥_|3||~+|~|:-D@¥_ + DEBU-DEBU JALANAN♡ :-(@|~|@¥@♥$+|@/¥|_||_¡ Eps 48 : Have Respect / Miliki Rasa Hormat @@@IJINKAN AKU PERGI....( Pemakaman ) Irwan tak sangka akan bertemu Mamanya di makam,'Mama ada disini...bagaimana ini?' Irwan memandang Evi,'Evi bukan dari kalangan atas.Bagaimana jika Mama mengetahui bahwa aku dan Evi saling mencintai?Bahwa aku ingin menikahinya?Sebaiknya aku bawa Evi pergi dari sini.Aku tak mau Mama menyakitinya seperti yang ia lakukan pada Rita.' Irwanpun mengajak Evi beranjak dari sana,"Kita pergi saja Vi dari sini..." |||| APALAGI YANG ENGKAU TANGISI... Idayu terharu melihat putranya,'Putra Mami,kini sudah dewasa.Ganteng dan penuh wibawa.Irwan,Mami kangen sama kamu sayang...kangen banget.' Namun kala melihat Irwan berhenti melangkah begitu melihat dirinya,haru itu berubah menjadi tangis,'Kenapa berhenti?Apa kau masih marah sama Mami,Irwan?Aku ga boleh kehilangan kesempatan ini.' Dipanggilnya Irwan sambil menangis,"Irwaan!Ini Mami sayang...Irwaaan!Mami mohon dengarkan Mami sayang.Irwaan!!Mami mau bicara sama kamu..." ~~~SEMOGALAH PENGGANTIKU DAPAT LEBIH MENGERTI HATIMU....( Di luar pemakaman ) Reza mengendap2 hendak mengikuti Evi dan Irwan tapi,"Wah kayaknya beneran mau jadi pepes ikan diasapi nih!!" Reza kaget lihat pria gondrong di belakangnya,'Horok!!Kok dia bisa tahu sih???!' Toto nyengir sambil melinting lengan bajunya,"Mau minta jurus apa nih?Tendangan geledek apa ajian serat jiwa?!!" Wah Reza mundur beberapa langkah,"Mas!Ini itu tempat umum ya semua orang boleh kemari.Emang cuma situ yang keluarganya dimakamkan di sini?Huhh!!" Toto mesem,"Oh situ juga mau ziarah to?Kok ngendap2?Ziarah apa mau maling Mas??Hehhh!!" Reza mikir,'Mending aku kabur aja deh sebelum babak bundas sama dia.Kayaknya nih orang punya ilmu bela diri deh...sudah pasang kuda2 lagi...ngapain juga aku ribut sama dia.Aku tuh cuma butuh bukti kalau Si Boss Kaya itu bukan orang baik seperti bayangan Evi.Aku mending ambil langkah seribu aja.' Rezapun kabur,Toto ngejar dia,"Weii!!Mau kemana kamu heeiii!!" Malah oyak2an...diuncrit gitu deh... @@@MEMANG BERAT KURASA MENINGGALKAN KASIH YANG KU CINTA...( Di dalam area pemakaman ) Melihat Irwan malah beranjak hendak pergi,Idayu segera mendekat,"Irwan.Please dengar Mami dulu sayang.Mami minta maaf sama kamu.Mami akui Mami salah.Please sayang maafin Mami ya..." Irwan malah berbalik hendak pergi,"Ayo kita pergi saja Vi..kita ke sini lain kali saja." Evi iba melihat Idayu,'Kasihan Nyonya itu.Aku harus bujuk Irwan.' ¥¥¥ NAMUN BAGAIMANA LAGI SEMUANYA HARUS KUJALANI... Evi menahan jemari Irwan,"Kita sudah sampai sini Wan.Sudah beli bunga juga.Bukannya kau bilanh mau ngenalin aku ke keluarga kamu?Please jangan pergi ya...aku mohon..." Idayu juga berharap Irwan ga jadi pergi,'Kuharap gadis ini bisa membujuk putraku.Semoga..' Irwan memandang jemarinya yang dipegang Evi,"Tapi Vi..." @@@ SELAMAT TINGGAL KUDOAKAN KAU SELALU BAHAGIA... Evi menarik tangan Irwan,"Setidaknya kita berdoa sebentar di sana.Menghormati mereka yang telah tiada.Please...mau ya ?Hanya berdoa...aku mohon..." Idayu harap2 cemas,'Gadis ini pintar.Aku suka dia...' Irwan terdiam sebentar,'Sepertinya aku ga punya pilihan lain.Aku ga tega nolak keinginan Nyonya sayang...pasti dia kecewa kalau batal ziarah.Kan dia yang milih bunganya tadi.Hhhmmm....' Irwan menurut,"Baiklah...tapi hanya berdoa habis itu kita pergi..." Evi lega banget,"Iya...makasih ya...yuk ke sana.Sebelah sana itu ya?Ayo..." Irwan melangkah mengikuti Evi,"Iya yang itu..." Idayu berkaca2 melihat Irwan berada dekat dengan dia,'Ya ampun.Gagah banget putra Mami.Bener2 sudah gede.Irwan..putra Mami...' Irwan ga mau jejer Mamanya,Evi tahu Irwan perang batin di dalam dirinya,'Irwan genggam jemari aku kuat banget.Ia butuh dukungan moral dari aku.Aku ga ngerti ada apa dengan ibu dan anak ini tapi hubungan orang tua dan anak harusnya ga begini.Aku akan berusaha mendamaikan mereka.' :'(:'(:'(HANYA PESANKU JANGAN LUPA KIRIMKAN KABARMU....( Area lain dari pemakaman ) Reza ngos2an kabur dari Toto,'Untung kakiku panjang dan lariku lebih cepat huhh..huhh...' Toto emang niatnya cuma nakuti aja,'Biarin aja deh kabur.Toh aku dah nemu motornya.Kugembosi aja.He..he..' Toto mesem2 sambil gembosi ban motor Reza,'Dengan gini dia ga akan ngikutin lagi.He..he..mending aku kembali ke mobil jaga Boss dan Nyonyanya...' Sementara Reza bersembunyi di balik pohon,'Dimana si gondrong itu?' Reza melihat sekitarnya,'Astaga!Aku bisa balik ke tempat aku naruh motorku ga ya?Aku lupa jalannya.Area pemakaman ini gede banget.Gawat!!Jangan sampai si gondrong itu nemu motorku.Gawat!!' Sambil tingak-tinguk,Reza mencari jalan kembali ke motornya. ||| BILA SUATU HARI DIA MEMBUAT KECEWA DI HATI.... ( MAKAM AYAH IRWAN DAN RITA ) Irwan berdiri di sebelah kanan Evi.Tentu saja sambil genggam tangan kanan kekasihnya itu.Idayu berdiri di sebelah kiri Evi.Ia terus memandang ke arah Irwan namun yang dipandang malah lurus pandangannya. Evi lalu menaruh bunga yang ia bawa,lalu ia bersimpuh dekat makam.Irwan mengikutinya sambil terus menggenggam tangan Evi tentunya,'Jika tak ada kamu di sini Vi, aku sudah pergi dari tadi...aku butuh support Vi...jangan lepasin pegangan tanganku ya...' Idayu sedih melihat Irwan ga mau memandang ke arahnya,'Sepertinya Irwan masih kecewa hatinya.Tapi setidaknya dia mau berada satu tempat denganku.Dulu dia antipati banget bahkan sampai bayar banyak bodyguard buat halangi aku mendekatinya.Sayang sampai kapan kamu mau maafin Mami...' ||| BATIN INI TAKKAN RELA MENDENGARMU HIDUP MENDERITA... Idayu sedih dan ikut jongkok juga disamping Evi.Evi iba melihatnya.Ia mengangguk hormat pada Mamanya Irwan.Idayu melihat Irwan menggenggam jemari tangan kanan Evi maka iapun menggenggam jemari tangan kiri gadis resto itu,'Dengan begini anggap saja aku menggenggam jemari putraku.Terima kasih ya Nak Evi,kamu sudah menjadi pengantara kami.' Evi kaget juga saat Mamanya Irwan menggenggam jemarinya,'Nyonya...dia...Aku bisa merasakan bahwa ibu dan anak ini sebenarnya saling menyayangi.' Bertiga mereka berdoa di sana.Tak ada kata terdengar tapi Irwan dan Idayu sama2 meneteskan air mata.Evi malah terharu karena dua orang di kiri kanannya sama2 menderita sebenarnya. \\\ SAYANG WALAU KEMESRAAN KITA SESAAT CUMA NAMUN KAU TETAP DI HATI... Irwan akhirnya bicara,"Ayah,Rita....ini Evi.Calon isteri Irwan.Irwan harap kalian merestui kami." Evi dan Idayu mengaminkan bersama2,"Amin." Irwan kaget mendengarnya namun ia tak komentar,'Mama bilang amin?Apakah aku salah dengar?' Irwan melanjutkan,"Ayah,Rita...Irwan mau pergi ke luar kota.Ada urusan tanah yang harus Irwan selesaikan.Irwan minta doa restunya ya biar lancar perjalanan maupun urusannya." Kembali Evi dan Idayu mengaminkan bersamaan,"Amin." Kedua wanita itu saling melempar senyum.Bahkan Idayu makin erat menggenggam jemari Evi,'Mami restu kamu dapat Nak Evi,Wan...restu dari hati Mami.' Evi jadi tersipu gimana gitu diantara ibu dan anak itu,'Mamanya Irwan bilang 'Amin' tadi?Apakah itu artinya dia setuju dengan hubungan aku dan putranya?' |||<UIRINGI KEPERGIANMU DENGAN IKHLAS HATI... Irwan juga meletakkan bunga di pusara adiknya,"Kakak pamit ya?Baik2 sama Ayah ya?" Irwan lalu mengajak Evi pergi,"Kita sudah berdoa.Yuk kita pergi." +++ SEMOGA KELAK KITA KAN BERSATU LAGI... Idayu tahu Irwan tak mau bicara padanya,'Sebaiknya aku ga maksa bicara sama dia.Aku sudah bahagia ia ga kabur begitu lihat aku.Walau hanya beberapa menit saja dekat dia tapi ini sudah merupakan pertanda baik.Semua karena ada Nak Evi.Aku harus berterima kasih padanya.' Melihat Mamanya ga juga melepas genggaman tangannya pada Evi,Irwan berkata lagi,"Ayo kita pergi Vi." @@@ SELAMAT TINGGAL....KASIH... Evi memandang Idayu,"Kami harus pergi..." Idayu mengusap pipi gadis itu,"Saya lega akhirnya putraku menemukan wanita yang baik dan lembut hatinya seperti kamu Nak.Titip putra saya ya...dan terima kasih." $$$ELAMAT JALAN ....SAYANG.... Evi menjawab,"Iya Tante.Evi akan jaga putra Tante sepenuh hati Evi." Irwan hendak melangkah pergi tanpa pamit pada Mamanya namun Evi kembali menahan lengan CEO muda itu.Irwan memandang kekasihnya itu.Evi memandang ke arah Idayu,"Bagaimanapun dia Mamamu,bukankah dia berhak mendapat hormat dari putranya?" Irwan bagai ditempelak mendengar ucapan Evi,'Benar.Bukankah aku selalu berkata demikian pada meeting kepemimpinan di perusahaan?Bahwa pemimpin atau otoritas harus mendapat hormat.Terlebih orang tua.' Irwan memandang pada Idayu dan meraih tangannya,"Irwan pamit Ma...." Idayu terharu kala Irwan mencium punggung tangannya,"Pergilah sayang.Selamat jalan.Semoga sukses urusannya di sana.Jaga diri baik2 ya..Mami sayang sama Irwan." Irwan lalu pergi dengan Evi.Idayu melambaikan tangannya penuh haru.Evi membalasnya. Wah otw Bogor nih.Lha Reza piye?***see you next eps***








Tidak ada komentar:

Posting Komentar