HARUSKAH BERAKHIR^^^ EPS 37-48

Eps 37
Cerbung ke-5 HARUSKAH BERAKHIR


 
 
€||€||€||€||€||€||€||€||€||€||€||€|| || HARUSKAH BERAKHIR || €||€||€||€||€||€||€||€||€||€||€||€|| Eps 37 E 10 : Care Upon Him = Peduli Padanya €÷€ IT'S LATE IN THE EVENING/Menjelang malam... ( Irwan pov ) Malam yang indah bersama Evi walau punggungku agak sedikit nyeri.Apa efek gendong dia ya?Tapi semua tak kuhiraukan karena aku bisa menghabiskan malam yang luar biasa bersama Evi.Bisa memeluk Evi dan mendapati bahwa ia juga menginginkanku adalah sebuah nikmat yang luar biasa.Aku mendengar ia berkata,"Aku mencintaimu Irwan...aku mencintaimu..." Entah berapa kali ia mengucapkan namaku seakan membaca mantera saja,"Irwan....Irwan..." Melihat titik2 keringat di wajahku,ia mengusapnya,"Tidurlah...kau pasti lelah." Bahkan ia tahu kalau punggungku agak nyeri,"Punggungmu nyeri ya?Sini biar kuobati." €=€ SHE'S WONDERING WHAT CLOTHES TO WEAR/Dia bingung memilih mau pakai busana apa... Aku heran juga mendengarnya mau mengobatiku.Evi malah meraihku agar berbaring di sebelahnya menghadap dia.Ia lalu berkata padaku,"Hati yang gembira adalah obat yang manjur.Obat bagi tulang2.Termasuk tulang punggung.Kemarilah..." Aku nurut saja,kupeluk dia dan kusembunyikan kepalaku di lehernya.Dia harum.Lalu kurasakan tangannya di punggungku mengelusnya,"Pikirkan apa yang membuat hatimu gembira.Pikirkan dan terus pikirkan hal2 yang membuatmu sangat bahagia." Aku menikmati usapannya di punggungku,"Yang membuatku gembira adalah dirimu...bersamamu...mengetahui bahwa kau masih bersamaku...bahwa kau ...kau menerima cintaku.Kau tak lagi menolakku.Itu sangat membuatku bahagia." €<€ SHE PUTS ON HER MAKE UP AND BRUSHES HER LONG BLONDE HAIR / DIA MEMAKAI MAKE UP DAN MENYISIR RAMBUT PIRANGNYA YANG PANJANG... Kubelai rambut Evi yang panjang,rambutnya diwarna agak kemerahan.Dia cantik sekali.Kuusap rambut di keningnya,"Aku selalu mengira akan menjadikan Turki sebagai negara yang memberi kepedihan bagiku namun semua berbalik.Justru disinilah aku menemukan cintaku berbalas.Aku sangat bahagia..." Evi memelukku erat dan aku tahu ia menangis,bisa kurasakan tetes air matanya di dadaku,"Ssh...jangan menangis lagi...malam ini malam yang bahagia..." Ia mengangguk dan mengusap punggungku lagi,sampai aku pulas dalam pelukannya.Zzz....zz...Weleh €>€ AND THEN SHE ASKS ME,"DO I LOOK ALL RIGHT?"/ DAN IA BERTANYA PADAKU,"APAKAH AKU TERLIHAT CANTIK?"...( REZA POV ) Aku bertanya pada Hayati saat mau turun dari pesawat,"Apakah kau sudah baikan?Bagaimana jika aku mengantarmu pulang.Aku ingin pastikan kau baik2 saja.Atau kau sudah ada yang menjemput?" Ia tersenyum padaku,"Kau baik sekali.Terima kasih.Aku tak mau merepotkanmu.Aku akan telpon Ayahku.Harusnya ia sudah disini." Ia mengedarkan pandangannya tapi tampak kecewa.Aku mengajaknya duduk,"Telpon saja lagi.Aku akan menemanimu sampai keluargamu menjemputmu.Tenang saja." Ia tampak terharu,"Kau sungguh baik,kak Reza.Tapi kakak sendiri bagaimana?Keluarga kakak ...ehm..mungkin kekasih...apa tidak akan menjemput kakak?" €{€ AND I SAY "YES,YOU LOOK WONDERFUL TONIGHT" / KUJAWAB,"YA KAU TERLIHAT LUAR BIASA MALAM INI.".... Aku terpana mendengar ia menyebut kata kekasih,"Aku tidak punya kekasih...dulu ada tapi dia sudah bahagia sekarang dengan suaminya.Maaf malah curhat..." Aku yakin Evi sekarang sudah membuka kadoku,'Semoga mereka suka kadonya...' Hayati malah terlihat melamun,ada kesedihan di matanya.Ia bahkan berkata sambil menatap sepasang kekasih yang nampak bergandengan tangan yang kebetulan lewat,"Dulu aku juga punya kak...tapi Tuhan lebih mencintainya daripada aku...Ia menjemputnya...di usianya yang masih sangat muda..." ₩E GO TO A PARTY AND EVERYONE TURN TO SEE / KAMI PERGI KE PESTA DAN SEMUA ORANG MENATAP... Kupegang pundak Hayati,"Hey...lihat aku!" Tatapannya kosong mengingatkanku pada saat di Paris.Evi juga demikian saat itu,matanya tak ada kehidupan.Bayangan kehilangan seseorang yang dikasihi memang membuat lubang di jiwa.Kuusap air mata di pipinya,"Masih ada harapan untuk masa depanmu." €}€ THIS BEAUTIFUL LADY THAT'S WALKING AROUND WITH ME / WANITA CANTIK YANG BERJALAN DENGANKU INI... Mata indahnya memandangku,"Harapan?" Kutunjuk sekitar kami,"Iya kau masih punya harapan Hayati...maaf ga pakai dik...he...he..karena aku ingin kau dewasa..lihat kaupun bisa bahagia seperti pasangan di sana itu!" Hayati melihat ke arah yang aku tunjuk,seorang pria nampak berlutut menyodorkan seikat bunga pada seorang wanita.So sweet.Hayati tersenyum dan entah kenapa hatiku hangat melihat senyum di bibirnya.Dia cantik tersenyum seperti itu.Cantik banget. @ND THEN SHE ASKS ME,"DO YOU FEEL ALL RIGHT?" / DAN DIA BERTANYA PADAKU,"KAMU BAIK2 SAJA?"...( Evi pov ) Aku tahu Irwan merasa nyeri di punggungnya makanya kuraih dia dan kuelus punggungnya.Aku memang bukan dokter tapi cintaku akan menyembuhkannya.Kuusap dan terus kuusap,"Sudah merasa enakan?" Tapi tak ada sahutan.Yang terdengar malah nafasnya.Kubelai kepalanya,"Wan...kau sudah tidur ya?" @ND I SAY,"YES I FEEL WONDERFULL TONIGHT."/ KUJAWAB,"YA AKU MERASA LUAR BIASA MALAM INI."... Tak ada jawaban,malah tangannya bergerak memelukku.Irwan sudah pulas.Kuselimuti dia.Udara malam di Turki sangat dingin,aku tak mau ia sakit.Tidurlah aku akan menjagamu suamiku.Kupandang wajahnya,ia pasti lelah.Menyiapkan perayaan ultahku,masih menggendong aku pula.Dia perhatian banget.Saatnya aku membalas memperhatikannya. €[€ I FEEL WONDERFUL BECAUSE I SEE THE LOVE LIGHT IN YOUR EYES / AKU MERASA LUAR BIASA KARENA KULIHAT CAHAYA CINTA DI MATAMU... Malam ini aku bahagia sekali.Berada dalam pelukan Irwan.Ia tidur miring memelukku.Betapa aku sungguh mencintainya.Dan harusnya dia bisa melihatnya.Melihat cahaya cinta di mataku untuknya.Aku adalah isterinya kini.Bukan hanya secara hukum tapi secara batin juga. @ND THE WONDER OF IT ALL IS THAT YOU JUST DON'T REALIZE HOW MUCH I LOVE YOU / DAN YANG MENGHERANKAN ADALAH KAU TAK SADAR BETAPA AKU MENCINTAIMU... Namun hatiku menangis kala Irwan mengatakan betapa ia sangat bahagia bisa bersamaku.Bahwa ia pikir Turki adalah memory kesedihan dan ternyata ia salah.Kubelai wajahnya,mengapa kau masih mengira bahwa kau tak layak dicintai Wan?Mengapa?Suamiku sayang...betapa aku telah membuatmu kehilangan kepercayaan diri.Tapi aku janji aku akan menumbuhkannya kembali.Aku janji.Kupeluk suamiku dan aku mengikutinya ke alam mimpi.Zzz...zz... |||T'S TIME TO GO HOME NOW AND I 'VE GOT AN ACHING HEAD / TIBA WAKTUNYA PULANG DAN AKU MERASA SAKIT KEPALA....( HAYATI POV ) Akhirnya kulihat ayah datang,segera kuberlari padanya,"Ayah..." Ia memelukku dan berkata,"Maaf mobil ayah ada masalah di jalan.Kau pasti lama menanti ayah.Maafkan ayah...membuatmu menanti sendirian di bandara." Ayah membelai kepalaku,dan aku memandang wajahnya,"Hayati tidak sendirian Ayah...." Ayah heran. $O I GIVE HER THE CAR KEY AND SHE HELPS ME TO BED / KUBERIKAN KUNCI MOBIL PADANYA DAN DIA MEMBANTUKU BERBARING.... Kuperkenalkan kak Reza pada Ayah.Mereka bersalaman,"Ini kak Reza Ayah..dia dari Turki.Dia mau ada konser di Inggris.Nanti kita lihat ya Ayah?" Ayah tersenyum melihat keceriaanku,malah aku melihat ia menjabat dengan hangat tangan kak Reza,"Thank you for accompany my daughter.Thank you." Ayah terperangah saat kak Reza menjawab dengan bahasa Indonesia,"Sama2.Tidak perlu sungkan.Nama saya Reza." Aku berbisik pada ayah,"Kak Reza fasih berbahasa Indonesia Ayah.Dia pernah tinggal di Indonesia." Ayah kembali tersenyum dan malah nampak asyik ngobrol dengan kak Reza.Mereka cepat sekali akrab.Aku seperti melihat mendiang tunanganku yang sedang bersama Ayah sekarang.Mereka dulu juga akrab gitu awal kukenalkan.Tuhan apa rencanaMu mempertemukanku dengan kak Reza? Ayah bahkan mengajak kak Reza ikut mobil kami,"Ayo Nak Reza.Sekalian saja.Daripada naik taxi.Mari!!" Ayah terkenal penuh wibawa tapi dengan kak Reza ia nampak begitu hangat dan ramah.Mengapa hatiku tiba2 terasa hangat ya? @ND THEN I TELL HER,AS I TURN OUT THE LIGHT / LALU KUKATAKAN PADANYA,SAAT KUMATIKAN LAMPU....( Irwan pov ) Kala bangun aku terkejut karena sebelahku kosong,"Mana Evi?...Sayang..." Kuambil piyama dan kucari isteriku,"Evi!Sayang..." Dekat lemari es kulihat dia,"Sayang kita lupa memasukkan kue tartnya ke dalam kulkas.Tapi ga leleh sih.Mungkin karena udara malam Turki yang begitu dingin.Kau mau kuenya?" Aku mendekatinya dan kukatakan padanya,"Aku mau dirimu..." Evi tersenyum,"Punggungmu masih sakit...jangan banyak2..." Aku manyun tapi aku tahu ia begitu karena peduli padaku,"Hey!Kado dari Reza...belum kita buka." €£€ I SAY,"MY DARLING,YOU WERE WONDERFUL TONIGHT."/ AKU BERKATA,"OH KEKASIH,KAU BEGITU LUAR BIASA MALAM INI.... Evi mengambil sepotong kue tart lalu ditaruhnya di piring kecil.Diambilnya sendok lalu mendekatiku,"Kata Reza bukanya harus bersama Kamu sayang.Makanya belum kubuka.Sambil buka kado kusuapi ya?Kamu pasti lapar.He .he..." Aku mengambil kado yang ada di atas meja lalu aku duduk di sebuah kursi,"Duduk sini Sayang.." Kuraih isteriku yang terus saja menyuapiku,"Eiit!Creamnya kemana2 nih..." Evi duduk dipangkuanku,"Gpp.Kan ada Nyonya Irwan yang pasti mau bersihin he..he.." ♡H MY DARLING,YOU WERE WONDERFUL TONIGHT / OH KEKASIH,KAU BEGITU LUAR BIASA MALAM INI."...( Evi pov ) Gara2 ditarik Irwan duduk di pangkuan dia,cream tartnya nyepret deh ke pipi Irwan.Ups...Pak Pengacara belepotan. Bukannya marah,Irwan malah biarin creamnya.Ia malah asyik buka kado dari Reza.Kayaknya penasaran tingkat dewa.Aku raih tissue dan kubersihkan cream di wajah Irwan.Wajahnya lucu.Pertama dahinya berkerut lalu matanya terbelalak lalu dia senyum.Wah apa sih kadonya?Aku menengok,"Dikasih kado apa sih sayang sampai gitu amat?" Aku melihat Irwan menunjukkan sesuatu padaku,"Ya ampun..." Apa ya kira2?***see you next eps***
Eps 38 CERBUNG KE-5
 HARUSKAH BERAKHIR
=||=||=||=||=||=||=||=||=||=||=||=|| ||= HARUSKAH BERAKHIR =|| ||=||=||=||=||=||=||=||=||=||=||=||=|| Eps 38

Sela : His Name = Namanya ||<|$@|~| MOTIVASI 1.... Sebenarnya saya ga ingin memberi kisah motivasi dulu disini soalnya dah kebanyakan dicerbung sebelumnya.Ntar bosen lagi tapi saya terikat janji pada seseorang akan kasih kisah motivasi sebagai kado dia.Bagi yang ga suka segmen ini silakan dilewati aja,escape to the story langsung gpp.Spesial buat yang saya janjiin nih kisah motivasi yang saya janjikan.Kisahnya tentang pohon. Alkisah di suatu desa yang begitu rindang...wah beneran ndongeng nih...Yang dipenuhi dengan pepohonan di sekitarnya,tumbuhlah pohon mahoni yang begitu besar.Mahoni yang kondang pahit itu ya?Kayaknya sih begono...Menjulang tinggi seolah2 ingin memberitahukan pada dunia betapa kuatnya dia,yang terlihat gagah.Bicara soal gagah,suka sih lihat pria yang gagah tapi kalau terlalu kekar juga ga suka he..he...Tampak dia begitu memancarkan pesona wibawa bagi siapapun yang melihatnya.Dia disini orang apa pohon diajeng?Uwit...he..he..weleh. Tak jauh dari tempat pohon mahoni itu berada,tumbuhlah sebatang bambu yang mendampingi pohon mahoni tersebut.Kata 'mendampingi'disebut lagi deh.Ntar kasus lagi kayak surat resmi tadi diajeng?Itu kan di kerjaan.Lagian kan bukan saya yang buat suratnya.Oh iya suratnya kan dari anak perusahaan ya...hemmm...mendampingi... Namun apabila dilihat dari kasat mata,sungguh suatu pemandangan yang begitu kontras.Kayak tv aja ada kontrasnya.He..he..Maksudnya itu bagaikan langit dan bumi diajeng...Oh beda gitu? Pohon mahoni yang begitu gagahnya dengan ranting2 besar yang menghiasinya dan sebatang bambu yang begitu ramping,dengan dahan yang melengkung ke bawah.Wah kayak penulis dong?Melengkung dan ramping...Husst!Kalau penulis mah kuyus and sedikit membungkuk soale mentelung...ketinggian ya?Tinggi apa aku tuh cuma 163 cm kok. Walaupun mereka berbeda namun selalu hidup berdampingan.Sang bambu yang rendah hati dan tidak sombong cie..cie..selalu menyapa pohon mahoni setiap harinya.Mereka berbincang dan berbincang.Oh ceritanya pohonnya bisa ngomong?Keren!Weleh...Kalau bulan bisa ngomong...nyanyi sik. Pohon mahoni selalu suka menyombongkan dirinya.Betapa besar dan hebatnya dia.Sang bambu apa ga jenuh ya denger kesombongan si pohon mahoni?Bambunya mah senyum aja nanggapi dan selalu membalas dengan pujian yang tulus.Tulus itu kan nama penyanyi to?Masak?... Suatu malam hujan deras mengguyur desa tersebut disertai angin yang berhembus dengan kencangnya.Kemarin malam Solo juga hujan deres lho...Wah malah laporan cuaca...Suara guntur bergemuruh turut membuat suasan kian mencekam malam itu.Wah kayaknya horor nih ...Banyak pohon2 bertumbangan karena tidak kuat menghadapi hembusan angin kencang.Jadi ingat teman aku.Kenapa dia?Besok dia nolak lembur soale mau ngurusi padinya di sawah.Pada ambruk katanya diterjang angin. Si pohon mahoni dan bambupun turut terkena terpaan angin kencang.Mereka mencoba bertahan dan berusaha untuk tidak tumbang.Defensive dong?Jadi ingat liga Inggris deh.Masak opening aja Arsenalku langsung ketemu team gede sekelas Liverpool.Wah big match nih.Harus lihat nanti di hari Pramuka. Sang pohon mahoni yang panik,berusaha menahan angin kencang tersebut dengan badannya besar.Kalau aku jadi bambu aku ndelik di belakang body gorinya si mahoni.He..he..Namun badannya tidak cukup besar untuk menahan laju angin yang begitu kencang dan akhirnya tumbanglah pohon mahoni itu.Wah si mahoni harus berakhir.Pas banget sama judul cerbungnya.He..he.. Sang bambu yang berada di sampingnyapun terkena tiupan angin kencang,namun dia tidak menahan deruan angin tersebut.Dia hanya mengikuti kemanapun arah tiupan anginnya.Dengan flexibel dia bergemulai dengan hembusan angin dan akhirnya angin kencang telah berlalu.Badai akhirnya berlalu juga... Sebatang bambu tetap tumbuh dengan indahnya,disamping pohon mahoni yang tumbang akibat terpaan angin kencang.Dalam pencapaian sukses,manusia selalu dihadapkan pada realitas masalah yang selalu datang silih berganti.Namun menjadi insan yang sukses harus mampu menghadapi masalah tersebut dengan ke-fkeksibel-an diri kita mengikuti dan mengetahui sebenarnya masalah itu gimana dan mencari solusi alias penyelesaian dengan fleksibel juga.Seperti si pohon bambu yang mengikuti terpaan angin dengan fleksibel,begitu juga kita harus menyikapi masalah dan tidak kaku akan satu penyelesaian saja.Jika kita kaku alias monoton apalagi menganggap diri paling yess maka bisa jadi kita malah kayak si pohon mahoni tumbang. Saya menulis ini karena saya habis diterpa prahara he..he..ada anggota keluarga ..eh bukan ding belum jadi anggota keluarga besar saya sebenarnya secara hukum.Dia punya kebiasaan judi dan punya banyak hutang.Dikasih uang berapapun habis.Eh malah mau ngotak atik tanah dan rumah yang saya tempati.Pakai pengacara dan notaris pula.Sampai bikin emosi jiwa kakak2 saya yang lain.Pada heran gitu.Dia itu siapa?Who are you?Weleh...Akhirnya saya memilih ga mau emosi tingkat dewa.Saya berkata pada kakak saya yang serumah dengan saya,"Biar orang mereka-rekakan yang buruk,Tuhan sanggup kok membalikkannya menjadi kebaikan buat kita.Jika memang kita harus pergi dari sini maka anggap saja inilah jalan Tuhan demi kebaikan kita." Kakak setuju dan kita ga lagi emosi menghadapinya.Eh malah yang emosi tuh orangnya pakai ngancam segala.Ternyata benar saat kita ngeflow alias enjoy the show he..he..orang mau bertingkah kayak apapun ga ngefek tuh.Saya ga mau hadapi sambil bersitegang leher.Saya mau semeleh aja.Atine disarehke.Pikirke diademke.Terus bobok imut.Wei...ceritane belum ditulis diajeng.Piye tah...ups...Oh iya saya juga putuskan bahwa saya ga akan lagi nyebut soal ending eps cerbung saya.Semua akan tetap berjalan ngalir aja.Hanya mereka yang saya beri hak khusus seperti yang saya bikinkan cerita yang bisa bersama menentukan ending storynya di eps berapa.Jadi semua cerbung saya akan tetap misteri endingnya.Ntar akan tahu juga karena pasti akan ada tulisan begini:5 eps terakhir...nah itu tandanya mau bubar.Oke selesai juga kisah motivasinya.Sekarang kita ke story dimana saya akhiri huruf E dilayer 10.Sekarang kita ke jeda.Berhubung yang ultah mania ST-12 maka lagu penuntun kali ini dari ST-12 judulnya Cinta Tak Harus Memiliki.Semoga yang ultah berkenan dengan kisah motivasinya.Ngarep... === CINTA MEMANG TAK SELAMANYA BISA INDAH...( REZA POV ) Aku hendak melangkah mencari taxi eh malah ditawari naik mobilnya ayahnya Hayati,"Nak Reza ayo sekalian naik saja.Lagian saya mau tahu dimana tempat tinggal Nak Reza di Britania ini.Ayo!" Hayati juga membujukku,"Iya Kak.Anggap aja sebagai ucapan terima kasih Hayati ke kakak.Yuk naik." Sambil ngomong gitu dia tersenyum indah banget,wah meleleh deh.. ||= CINTA JUGA BISA BERUBAH MENJADI SAKIT...( Ayah Hayati ) Aku ga sangka melihat putriku kembali tersenyum setelah sekian lama dia berduka karena kehilangan tunangannya.Aku sampai menitipkan dia pada saudaraku di Turki sana.Biar dia terkena mitos bahwa menginjakkan kaki di tanah bersejarah dan suci akan membawa berkah.Aku tak sangka mitos itu benar.Kini dihadapanku berdiri seorang pria yang kurasa akan mengobati luka hati putriku.Namanya Nak Reza.Aku makin yakin kala dia ternyata fasih berbahasa Indonesia.Hatiku bagai disiram air nan sejuk.Putriku juga tampaknya nyaman dekat dia.Aku akan berusaha mengenal pria itu lebih lagi. =|| BEGITU YANG KURASAKAN KINI... Kecelakaan yang menimpa tunangan putriku sungguh menggoncang jiwa putriku.Apalagi dia putriku satu2nya.Aku sayang banget sama dia.Lihat dia jadi pendiam dan menarik diri dari pergaulan sungguh membuat hatiku sedih.Ayah mana yang suka lihat putrinya kehilangan semangat hidup? =||=PERIH HATIKU TINGGAL KEHANCURAN... Hatiku hancur melihat putriku kerap melamun dan mimpi buruk.Menjerit2 di tengah malam.Kasihan kamu Hayati.Anak ayah.Apalagi banyak orang yang berbicara miring soal tragedi itu seakan menganggap putriku pembawa sial.Aku akhirnya bawa dia ke Inggris ikut denganku.Sebagai staff kedubes RI di Inggris aku bekerja.Isteriku pasti senang mengetahui bahwa putrinya sudah kembali tersenyum.Dia pasti akan lekas sembuh.Inilah alasan Hayati kusuruh kembali ke Inggris.Ibunya sakit mikirin dia.Akhirnya aku akan melihat lagi bahagia dalam rumahku. ||~TAK PERNAH TERBAYANGKAN DAN TAK PERNAH TERPIKIRKAN....( Irwan pov ) Aku buka kado dari Reza sembari menikmati suapan kue tart dari Evi,"Kira2 apa ga isinya?" Bungkusnya kecil apa surat ya?Reza sebenarnya pria yang baik.Aku bisa melihat cinta di matanya pada Evi.Tak sangka cinta mereka tak mendapat restu.Kubuka dengan hati berdegup.Moga bukan sesuatu yang akan membuat Evi pergi dariku. ==||CINTAMU DAN CINTAKU AKAN BERPISAH...( EVI POV ) Jujur aku juga ga tega sama Reza sebenarnya.Tapi hatiku kini milik Irwan.Padahal jika flash back ke belakang,cinta Reza dan cintaku kupikir adalah cinta sejati.Tak dinyana malah berpisah.Kuperhatikan hadiah yang sedang dibuka Irwan,astaga hadiahnya ternyata adalah dua pasang sepatu bayi.Wow!Aku langsung haru melihatnya. |\|AMUN HARUS KURELAKAN ITU...( HAYATI POV ) Putra demikian nama tunanganku yang telah tiada.Dia tinggi persis seperti kak Reza.Hanya saja dia lebih putih dikit.Tapi secara karakter jelas kak Reza lebih ngemong orangnya.Sudah dua tahun berlalu sejak peristiwa naas itu.Kini saatnya aku harus merelakan kepergiannya. |_|NTUK HIDUPMU AGAR LEBIH BAIK.....( ELVI POV ) Aku menelpon putraku,"Sudah sampai mana Za?" Reza menjawab,"Sudah mau sampai hotel Ma." Aku nyahut,"Kalau gitu Mama ke bawah ya ke lobby.Mama kangen sama kamu..." Aku segera turun ke lobby hotel.Aku pikir dia naik taxi tetapi aku terkejut kala sebuah mobil berhenti tepat didekatku dan keluarlah Reza dari dalamnya,"Mama!!" Aku berlari memeluknya,"Putraku!!" Seorang gadis dan seorang pria juga keluar dari mobil itu,gadis itu nampak terkejut kala mendengar aku menyebut Reza dengan sebutan begitu.Siapa gadis itu?Diakah jawaban Tuhan atas doaku?Pertemuan ilahi itu?Diakah yang akan membuat hidup putraku jadi lebih baik?Tak lagi merana karena cinta? ==>MAAFKAN AKU SETULUS HATIMU...( IRWAN POV ) Didalam kotak itu ternyata sepasang sepatu bayi.Lucu dan mungil sekali.Handmade sepertinya.Seketika aku merasa sangat bersalah pada Reza.Maafkan aku Za,aku sungguh tak berniat merebut Evi darimu.Cintaku pada Evi tulus.Seperti cintamu padanya. ||<€PERGIAN DIRIKU ITU BUKAN KEINGINANKU...( REZA POV ) Melihat ibu berkenalan dengan Hayati rasanya aku seperti mengenalkan calon menantu saja he..he...Mereka cepat sekali akrab.Begitupun dengan ayah Hayati.Mereka malah saling bertukar no hp dan asyik minum kopi sekarang di restoran hotel.Saat itulah hpku kunyalakan dan ternyata ada sms dari Irwan. ==>TERIMA SAJA DENGAN PILIHAN YANG LAIN DARI ORANG TUAMU.... Aku membalas smsnya,'Aku sudah merestui kalian.Aku sudah bisa menerima sekarang bahwa Evi memang tercipta bukan untukku.Ada yang bilang padaku bahwa saat kita memberi maka kita akan diberi.Aku kini benar2 ikhlas melihat kalian bahagia.Sungguh,ini adalah keputusan yang berat awalnya namun saat kulihat betapa bahagianya Evi bersamamu,bagaimana ia tak bisa jauh darimu.Hidup ini indah bila kita tahu jalan mana yang diperuntukkan bagi kita dan yang mana yang memang bukan untuk kita lalui.Aku tahu kini bahwa orang tua Evi telah mengamanatkan putri mereka kepadamu kawanku.Jaga baik2 amanat itu.Itu sebuah hak yang istimewa dan sebuah kepercayaan yang tidak main2.Aku titip Evi padamu.Cintai dan bahagiakan dia karena hanya kau yang bisa melakukan itu.Selamat menempuh hidup baru sahabat2ku.Kado itu adalah doaku.Kiranya Tuhan memberi kalian keturunan yang indah seindah cinta yang kalian miliki.Selamat berbahagia.Salam ya buat semua yang di Indonesia jika kalian pulang nanti.Terutama pada Ayahnya Evi.Juga Bunda Rita.Aku tidak membenci mereka.' _|ANGAN BERSEDIH DENGAN KEADAAN INI...( Irwan pov ) Kuberikan hp pada Evi agar ia juga membaca sms balasan dari Reza.Ia nampak berkaca2,aku jadi merasa bersalah.Aku tuh niatnya menyatukan mereka tapi malah memisahkan.Aku ini pagar makan tanaman.Aku mengusap pipi isteriku,"Maafkan aku.Aku gagal memenuhi tujuan awal kita ke Turki." Evi malah memelukku,"Akulah yang harus minta maaf karena membawamu dalam kemelut kehidupan cintaku.Aku ini isteri yang tidak tahu diri.Egois dan tidak peka.Maafkan aku." _|IKA KAMU MENANGIS AKU JUGA IKUT MENANGIS... Evi malah mengusap pipiku,"Jangan menyalahkan dirimu.Aku justru bersyukur tidak terlambat mencintaimu." Aku heran mendengarnya,"Tapi kau sendiri menangis?" Evi memasang senyum lalu menyandarkan kepalanya dibahuku,"Aku terharu karena kini hatiku lega.Reza sudah bisa menerima cinta kita.Aku bisa mencintaimu tanpa beban lagi.Kau sendiri menangis kenapa?" Aku usap kepala isteriku dan kucium rambutnya,"Karena aku takut kau menyesal menikah denganku." =||= TERIMA SAJA SEMUA INI KULAKUKAN UNTUKMU...( IVAN GUNAWAN POV ) Aku kepikiran adikku Evi terus.Biasanya dia kalau ultah selalu dirayain.Tapi kali ini Ayah dan Ibu kasih warning ke kita anak2nya untuk ga ganggu Evi.Meski hanya untuk say happy birthday sama dia.Aku heran dengan mereka.Segitu amat sama anak sendiri.Tapi sekarang dah lewat hari H masak aku ga boleh ngucapin sih.Aku juga terkenal paling bengal dan paling sering bantah.He..he..Mumpung aku di Italy lagi acara fashion show gaun malam rancanganku yang terbaru.Nuansa eksotis Indonesia.Wah...banyak banget yang muji karyaku.Tapi gaun yang paling bagus ya yang kurancang buat Evi yang kukasih ke Irwan.Lucu kalau ingat saat itu.Irwan...Irwan....dia lugu banget. [SAYANG SEMUA INI KULAKUKAN HANYA DEMI KEBAIKAN KAMU.... Demi Evi dia mau lakukan apa saja.Sampai bawa uang recehan pecahan seperti yang kumintapun dia sanggupi.Dari situ aku tahu dia bakal jaga adik aku dengan baik.Mereka lagi dimana ya?Masih di Perancis atau di Turki?Aku telpon ah...kangen banget sama Evi.Sama manja2nya dia.Aku juga mau kasih tahu kalau film Yoko kesukaan dia diputar lagi di tv.Jamnya dini hari tapi.Aku ambil hpku dan tut..tut..tut... ///MESKI SEMUA INI,ITU MENYAKITKANKU...( IRWAN POV ) Aku dan menatap isteriku dengan wajah melow,"Aku memang merasa bersalah.Karena aku takut kau sebenarnya masih mencintai Reza.Kalian pasti lebih punya kenangan indah daripada denganku." Evi meraih wajahku dan berkata lekat2 sambil menatap mataku,"Cinta itu tidak bisa dipaksa.Dan hatiku kini hanya tahu satu nama yaitu namamu.Aku yakin Reza akan menemukan cinta sejatinya seperti aku menemukanmu.Berhenti merasa bersalah.Tidak ada yang salah.Sudah mau pagi yuk kita tidur.Besok kan mau ke Dubai.Aku ingin melihat seperti apa sih indahnya Dubai." ===TERIMA SAJA SEMUA INI KULAKUKAN DEMI KEBAIKANMU....( Evi pov ) Aku lega melihat Irwan kembali tersenyum.Dia ganteng banget kalau senyum gitu.Jadi gemes deh.Kubelai kado dari Reza sambil bayangin aku punya baby.Anaknya Irwan pastinya.Pasti lucu deh babynya.Kayak papanya.Mata besar,wajah bulat dan pipi tembem.Hi..hi... Eh lagi asyik melamun indah,Irwan malah memandangku penuh selidik,"Hayo kamu melamunkan apa?" Aku malu dan tersipu,"Ga bukan apa2 kok." Ia tahu kalau aku bayangin soal bayi2,"Kamu bayangin kita punya baby kan?Hayo ngaku." Aku berdiri dan berlari ke kamar,"Irwan sok tahu deh....jangan2 kamu yang ngarep pingin cepet2 jadi ayah.Iya kan?" Irwan mengejarku,"Evi...kok malah kabur sih?Eit!!Sayang tunggu!Awas ya kalau ketangkep." Irwan emang berhasil nangkap aku,ia peluk aku dari belakang.Gelitikin lagi,dasar Pak Pengacara julit... Lagi asyik bercanda ria eh hpku tiba2 bunyi.Wah siapa ya? Siapa yang membuatku resah....malah nyanyi Yoko...siapa yang nelpon?***see you next eps***

Eps 39 Cerbung ke-5 HARUSKAH BERAKHIR
€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€ €_€ HARUSKAH BERAKHIR 39 €_€_€_€ €_€ Tiket V 15××××+× : Her Husband €_€ €_€ Layer G 1= Suaminya €_€_€_€_€_€ €_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€_€ €+€ NONA,APA KABAR NONA?...( IVAN POV ) Akhirnya nyambung juga nomornya.Moga aku ga ganggu nih he..he..Yang mengangkat adalah adikku yang manis.Aku godain dia,"Hello apa kabar Miss My World?Masih kenal ga ini suara siapa hayo?" Tapi yang aku dengar bukan jawaban malah suara orang menahan tangis.Weleh....kok malah diam saja adikku ini. €×€ NONA,KOQ DIAM KENAPA? Wah aku malah panik deh,"My sister this is you right?"( Adik perempuanku,ini kau bukan?) Waduh malah kudengar suara tangisan makin keras dari seberang sana,"Huuu...hu...hikks...hiks.." Wah diapain adik aku sama adik ipar aku ya?Gawat!Aku segera marah2 ga jelas,"Vi,kasih telpon ke suamimu Si Irwan itu!!Kak Igun mau ngomong sama dia dulu!!" €÷€ PERGI KAU SANA JAUHI AKU....( IRWAN POV ) Begitu terima telpon dan denger suara orang yang nelpon wajah isteriku langsung berubah,tadi dia ketawa2 gitu aku gelitikin pinggangnya tapi sekarang dia bahkan menangis hampir tanpa suara.Aku dekati dia,"Sayang kamu kenapa?" Lha malah dia tambah nangis,wah aku makin keheranan.Emang siapa yang telpon sih?Perlu diberi ceramah subuh kayaknya si penelepon ini.Aku tanya isteriku,"Siapa sih Vi?Kok kamu nangis?" Evi malah nyerahin hpnya ke aku,wah kesempatan nih bikin perhitungan sama ni orang pikirku. €=€ KU TAK SUKA DENGAN CARAMU... Aku tempelkan hpnya di telingaku,"Maaf ya siapapun Anda jujur saya ga suka dengan cara Anda membuat isteri saya menangis..." Wei lha malah lebih nyolot peneleponnya daripada aku,"Hey!!!Irwan!!Kamu apain adik aku hey!!!???Sampai nangis kayak begitu??Kamu KDRT ya?Awas ya!!Berani macam2 sama adik aku aku becek2 kamu!!" Astaga!!Aku kenal suara ini,"Kak Igun?Ini kakak??" Wah pertanyaan retorik nih,"Masih nanya???Iya ini aku kenapa?Kamu apain Evi heyy??Kenapa dia nangis begitu?Kamu lupa janji kamu sama aku ya???!!" €<€ SERING BERDUSTA,BERSANDIWARA... Aku belum sempat jawab eh dah diomeli lagi,"Kamu ternyata berdusta ya sama saya?Awas ya kalau sampai kamu bikin adik aku sedih!!" Aku tunggu dia jeda iklan dulu,"Kak jangan marah dulu...Irwan ga lakuin apapun yang bikin Evi sedih kak..." €>€ KAU BILANG DIRIMU SETIA... Eh malah aku dicecar lagi sama kak Igun,"Kamu dulu bilang akan jaga adik aku dengan baik.Mana janjimu?Baru pertama kali aku telpon adik aku dah denger dia nangis kamu ini ..." Aku jauhkan hpnya dari telingaku,Evi lalu mengambil hpnya dari tanganku,"Kakak!Jangan marahi suami aku...dia ga salah.." €{€ NONA,APA SALAHKU NONA?....( Evi pov ) Aku terharu sekali mendengar suara kak Igun.Air mata tak bisa kubendung,sekian lama aku putus kontak dari keluargaku dan kini mendengar suara kak Igun hatiku sungguh penuh haru,"Kakak...aku kangen banget sama kakak..." Kak Igun segera berhenti mengomeli Irwan,"Kakak juga kangen sama kamu...Oh ya met ultah ya adikku sayang..." Aku terisak mendapat ucapan selamat dari kakakku itu,"Makasih ya kak buat kadonya..." Kak Igun heran,"Kado apa?Aku aja lagi bingung mau kasih kado apa buat kamu." Aku membelai pipi suamiku,"Restu kakak buat Irwan itu bagiku adalah kado dari kakak...Terima kasih kakak sudah memikirkan masa depan Evi.Terima kasih." Kak Igun jadi ikut terharu,"Kakak ga salah pilih kan?Kamu suka pilihan kakak bukan?" Aku memandang suamiku penuh cinta,"Iya suka banget..." €}€ HEY NONA,COBA JELASKAN SAJA.... Kak Igun tertawa dalam haru,"Kakak senang kamu juga suka sama pilihan kakak...walaupun dia itu agak lemot dikit tapi dia baik dan tulus.Kakak yakin itu." Penjelasan kakak tentang Irwan membuatku tertawa,"Memang dia sangat baik kok kak..." Irwan ga ngerti bahwa aku sedang bicarain dia,wajahnya nampak bingung gitu habis diomelin kakakku. €[€ KAU BILANG AKU INI LAKI2 PENDUSTA... Irwan nampak resah,"Vi tolong bilang kakakmu aku ini bukan laki2 pendusta...aku sungguh ga bohong ..." Aku mengangguk pada suamiku sayang,"Kak,jangan marah sama Irwan ya?Dia baik banget jaga Evi ...bahkan dia rela berkorban buat adik kakak ini..." €]€ KAU BILANG AKU INI BERSANDIWARA... Kakak malah minta aku bersandiwara,"Jangan bilang sama Irwan kalau aku dah ga marah lagi sama dia.Bilang aja ke dia kalau aku masih bete sama dia.Ntar aku mau ajak kamu pulang aja ke Indonesia.Bilang gitu ya sama dia.Kakak mau ngerjain dia he..he.." Kakak usil banget sih sama Irwan,"Kakak kok gitu sih?Ga ah aku ga mau..." Irwan nampak gelisah,"Gimana?Kakakmu ga marah lagi kan?" Aku memberikan telpon pada suamiku,"Kalian bicara saja.Biar akrab he.he.." Mereka lalu bicara lama di telepon.Entah bicara apa tapi aku senang lihatnya. €♥€ ATAU KARENA DIA,WANITA ITU?...( ELVI POV ) Aku memperhatikan putraku kala kami melepas orang kedutaan yang mengantarnya.Reza nampak berbeda,"You seem different my son.What happened in Turki?"(Kau terlihat berbeda putraku.Apa yang terjadi di Turki?) Reza malah asyik melihat jalanan depan hotel,"Time to move on Mom...the show must go on...like you always said.."(Saatnya untuk terus bergerak maju Ibu...pertunjukkan harus terus berjalan...seperti yang selalu ibu katakan...) Apa maksud ucapannya ya?Apa ini ada hubungannya dengan Evi?Apa Rezaku sudah bisa mengikhlaskan Evi untuk suaminya? €♡€ DIA TEMAN BIASAKU.... Aku pegang pundak putraku,"Are you all right?"( Kau baik2 saja?) Reza tersenyum,"I'm more than fine Mom.I feel wonderful now.Don't worry!"(Aku merasa jauh lebih baik Ibu.Aku merasa lega sekarang.Jangan khawatir!) Sampai di depan pintu kamar,Reza melanjutkan,"We just friend now.Just friend.Nothing else.I let her go."( Kami kini cuma teman biasa.Hanya teman.Tak lebih.Aku melepaskan dia pergi.) Aku tak mau tanya lagi.Bagiku itu sudah cukup melegakan hatiku apalagi kehadiran gadis bernama Hayati itu sudah membuatku berharap banyak bahwa putraku sebentar lagi juga akan meraih kebahagiaannya. €¤€ NONA,TUNGGU DULU NONA...( Ayah Hayati Pov ) Kuperhatikan putriku sepanjang jalan menuju rumah kami di London,"Reza sepertinya pria yang baik..." Hayati tidak menoleh tapi ia tersenyum,"Ayah benar,dia mengingatkanku pada Putra..." Ada rasa sedih tiap nama itu disebut,"Dia sudah pergi Nak...ikhlaskan kepergiannya...Dia pasti juga tak suka kau terus sedih mengenangnya." Hayati nampak berkaca2,"Andai waktu bisa diputar kembali ya Ayah..." Aku tak melanjutkan pembicaraan kami karena aku hanya akan merasa sedih ujungnya.Putra memang calon menantu idaman namun jodoh itu di tangan Tuhan.Siapa sangka restu kami tak bisa menghindarkan tragedi.Tetaplah Tuhan yang lebih kuasa. €`€ NONA,AKU MAU BICARA... Berkali2 aku coba bicara pada putriku supaya ia jangan menyalahkan dirinya namun tetap saja ia merasa bersalah.Pilu rasanya tiap mengenang perkataannya waktu itu,"Hayati bawa sial ya Ayah?Kenapa setelah bertunangan dengan Hayati semua ini terjadi?Kenapa Ayah?Kenapa?" Bermimpipun aku tidak ingin mendengar putriku berkata demikian tentang dirinya,"Hidup dan mati ditangan Tuhan Nak.Jangan menganggap dirimu lebih tinggi dari Yang Kuasa.Itu tidak baik." Putriku memang tak pernah lagi bicara begitu namun aku tahu duka itu masih menggayut di hatinya,hanya Tuhan yang bisa memulihkan dia kembali.Dan aku takkan berhenti mendoakan hal itu terjadi. €~€ COBA KATAKAN APA MAUMU...( IRWAN POV ) Ternyata kak Igun ngerjain aku.Bikin deg2an aja.Mendengar suaranya aku dah keder gimana kalau ketemu ya.Pertemuan terakhir saja masih membekas di benakku bagaimana ia begitu sangat ribet orangnya.Semua harus serba perfect.Aku harap Evi ga nuruni ribetnya atau cerewetnya.Semoga he .he.. Akhirnya kak Igun selesai nyeramahi aku ngalor ngidul he..he..Kusabarkan hati dan telinga mendengarnya sambil memandang wajah ayu isteriku.Melihat dia tersenyum sungguh menentramkan hati. €%€ KALAU KAU MEMANG BENAR CINTA... Demi cintaku pada Evi kudengarkan semua perkataan dan nasehat kak Igun,"Kamu itu jadi suami harus gentle jangan kasar sama perempuan.Mereka itu perasaannya halus kayak kain sutera tahu ga sih?Bla...bla...bla..." €||€ COBA BUKTIKAN BAHWA DIRIMU HANYALAH MILIKKU SEORANG... Lega deh akhirnya kelar juga denger siraman rohani kak Igun,ganti Evi yang ngobrol sama dia.Aku ngantuk banget dan akhirnya aku memilih berbaring sembari melihat Evi.Ingin sekali aku meraih isteriku dan menutup telponnya namun aku tahu dia kangen sama keluarganya.Kasihan dia...lagian Evi kan sudah jadi milikku.Ga akan kemana he..he..Aku malah tertidur akhirnya. €°€ OKEY,YA SEMUA JELASLAH SUDAH...( Ivan pov ) Tak sadar aku berkaca2 kala Evi nampak takut menanyakan kabar rumah selama dia pergi bulan madu,"Ayah ibu sehat kan Kak?Kak Ramzi dan kak Irfan juga ponakan2 aku baik kan di sana?" Ingin aku ceritakan semuanya bahwa kami bukan tak sayang padanya sehingga ga kasih ucapan selamat saat ultahnya namun kembali aku terngiang perintah Ibu,"Jika benar kau sayang sama adikmu itu turuti Ibu!Ini demi kebaikannya.Kita sudah terlalu memanjakannya selama ini sehingga ia kurang memiliki hati yang menghargai.Semua ini demi kebaikannya." €▲€ HANYA SATU KAU YANG KUSAYANG.... Aku cuma bisa bilang sama adikku itu,"Kami baik Vi.Kami semua sayang sama kamu.Kamu jangan pernah meragukan itu.Kakak ga mau kamu berpikir yang lain dari itu.Kamu mengerti?" €☆€ NAH KINI KITA TELAH SAMA2 MENGERTI... Usai memberi pengertian pada adikku,aku menarik nafas lega.Setidaknya dia punya gambaran yang benar tentang keluarganya.Bahwa kami masih sangat mempedulikannya.Aku janji akan menemuinya nanti di Dubai.Tapi aku minta dia jangan kasih tahu Irwan biar surprise gitu he..he..Aku mau tahu apa bener adikku bahagia sama pria pilihanku. €◆€ DAN UNTUK APALAGI CEMBURU BUTA...( REZA POV ) Kurebahkan tubuhku penat rasanya habis perjalanan jauh.Namun hatiku terasa ringan,aku telah merelakan Evi pergi pada kebahagiaannya.Cinta tak selamanya berakhir pada pelaminan bukan?Kini kusendiri benar2 tanpa ikatan apapun lagi.Bukanlah salah Evi dan bukan salahku jika dinding yang tinggi memisahkan kami.Apa daya tangan tak sampai.Kini aku takkan cemburu lagi.Untuk apa juga cemburu pada orang yang jelas berhak atas Evi?Mereka sudah resmi bahkan sebelum sampai di Turki.Apa yang hilang dariku pasti akan Tuhan pulihkan di hidupku.Apa yang hancur di hidupku pasti akan dipulihkan-Nya.Sadar atau tidak Tuhan akan menjagaiku setiap hari.Lebih dari yang aku tahu Dia memeliharaku.Tuhan sungguh mengasihiku ia akan juga membuatku bahagia. €◇€ SUDAH LUPAKAN SAJA YANG MEMBUAT RESAH HATI KITA BERDUA... Sudah saatnya aku melupakan Evi.Sudah saatnya move on.Aku harus berserah pada Yang Maha Esa.Memang harus ada pengorbanan.Aku hanya insan yang selalu mengharapkan suatu yang indah dalam percintaan.Selamat tinggal Evi.Wajahmu akan kuhapus dari hatiku.Meski berdarah hatiku namun inilah yang harus kulakukan.Selamat tinggal keresahan.Kiranya tiba bahagia bagi diriku. TIME TO MOVE ON.***see you next eps*** 

Eps 40 CERBUNG KE-5 HARUSKAH BERAKHIR
+♡+♥+♡+♥+♡+♥+♡+♥+♡+ ♥+ HARUSKAH BERAKHIR 40 +♥ +♡ TIKET Ke-2 V 155XXX + X ♡+ ♥+ In The Way = Di Perjalanan +♥ +♡+♥+♡+♥+♡+♥+♡+♥+♡+ +♡+ BERAWAL DARI CINTAKU PERTAMA DI AWAL KU JUMPA....( IRWAN POV ) Akhirnya kami kembali melihat bandara.Teringat aku kala jumpa Reza pertama kali.Sama di bandara.Aku memandang isteriku,dia memakai pakaian casual warna putih.Senada dengan bajuku.Aku berbisik di telinganya,"Tumben nih suka pakai warna putih?Biasanya merah fave nya." Dia malah tersenyum manis sekali,"Biar samaan dengan kamu.He..he..." ♡+♡ KAMU BENAR MEMBUATKU TERGILA-GILA... Wah aku mabuk kepayang mendengarnya.Kullingkarkan tanganku di pinggul isteriku berharap suatu saat nanti perutnya besar berisi anakku.He..he... Kami menuju Dubai.Kota yang megah dan terkenal dihuni para kalangan jetset.Bayangin aja di sana dijuluki kota bagi kaum kelas atas.Jadi pingin tahu kayak apa sih kota itu sampai dijuluki begitu. ♡×♡ KE LANGIT JADINYA... Pesawat kini sudah take off.Isteriku nampak memandangku sambil senyum2 gitu,"Kamu kenapa?Kayaknya hepi banget?Tumben ga lihat langit?" Eh malah senyum lagi dia,"Kamu ganteng banget ya ternyata...makin diliat makin caem..." Wah bagai terbang ke langit ke-7 nih,"Wah baru sadar ya?Kemarin kemana?He..he..." ♡÷♡KAU PUN KIRIMKAN SERIBU PUISI CINTA... Dia malah mengernyitkan dahi,"Ehm....kemana ya?" Kujawab aja,"Pasti kamu pesiar di hatiku ya?" Dia senyum lagi,"Iya aku naik kapal cinta lalu terdampar di hatimu..." Aku membalasnya,"Bukannya kamu naik perahu kayu ya?" Matanya berbinar,"Perahu kayu...sampaikan padanya..." Angkat topi deh,"Kalau soal nyanyi ngaku kalah deh..." ♡=♡TAK PERNAH KUDUGA ... Sungguh tak pernah kuduga bakal punya isteri jago nyanyi.Bagai langit dan bumi kami ini kalau soal nyanyi.Dia bak diva.Sedang aku... Aduh...ga bisa bayangin kalau kami diadu soal vokal. ♥+♥KU BALAS KAMU DENGAN SENYUMAN MANJA...( EVI POV ) Irwan bisa menangkap betapa aku sedang bahagia,andai aja kak Igun ga melarang dah kubagi bahagia di hatiku.Gimana ga hepi,aku akan bertemu kakakku di Dubai.Habis itu kami akan bersama kembali ke Indonesia. ♥×♥KAU HANYA TERTAWA... Aku tertawa mendengar Irwan ga balas nyanyianku,"Aku ingat Ayah pernah bilang soal kamu dulu." Kulihat ia kepo gitu,"Ayah bilang apa soal aku?" ♥¥♥MALU2 TAPI MAU KU LIHAT SAYANG TAMPAK JELAS DI MATAMU... Aku bilang,"Ayah bilang kamu memang lebih cocok jadi pengacara daripada nyanyi...suaramu...he...he..." Jelas Irwan kepo,"Kenapa suaraku....jelek ya?" Aku jawab sambil mendekat ke telinganya,"Suaramu hancur....tapi..." ♥>♥LAMA2 KAU MENDEKAT KULIHAT SAYANG... Irwan nampak penasaran,"Tapi apa?" Aku berbisik,"Kata ayah kamu jujur orangnya...dan..." Wah aku senang banget Irwan makin kepo,"Dan apa?Iihh...bikin gemes deh...kamu ini!" ♡>♥KATAKAN CINTA UNTUKKU....( Irwan pov ) Tak sabar aku denger cara Evi ngomong,namun kemudian ia mencium pipiku,"Dan aku mencintai pria yang bersuara hancur ini...." Wah bagai melayang di atas awan nih. ♡~♡KAMU MEMANG YANG PERTAMA CINTA... Bagiku kata2 Evi sungguh membesarkan hatiku,"Aku juga mencintaimu..." Betapa aku sungguh bahagia karena aku mungkin bukan cinta pertama isteriku namun akulah yang pertama menyentuhnya. ♡¤♥MENYENTUH PIPIKU DENGAN MANJA... Bagiku menjadi yang pertama menyentuh Evi adalah sebuah penghargaan seorang isteri.Kupikir dengan semua pengorbanan Evi demi Reza maka aku hanya akan mendapat getahnya dan bukan nangkanya namun ternyata aku salah. ♡¤♥KARENA KAMU YANG KURASA CINTA MENDAPATKAN SEGALANYA...( Evi pov ) Aku lega sekali dan mengucap syukur pada Tuhan karena selama ini aku berhasil menjaga kesucianku.Dan akhirnya yang mendapatkannya adalah orang yang kucintai dan memang dia berhak mendapatkannya.Aku teringat sebuah lagu nan melas dimana mengisahkan seorang suami yang kecewa karena ternyata sudah ada yang mendahuluinya menyentuh isterinya.Syukurlah aku tak terbakar nafsu saat pacaran dengan Reza dulu. ♡¡♥KAU MULAI LAGI DENGAN TINGKAH LAKUMU... Ayah begitu ketat menjagaku dan selalu tak membiarkan teman pria mengajakku pergi tanpa supervisi.Alias orang ketiga.Pasti kakak atau siapa disuruh ayah menemaniku.Kini aku berterima kasih atas sikap Ayah itu.Andai ayah tak begitu mungkin malam pertamaku akan membuahkan kekecewaan di hati Irwan.Kasihan dia,sudah bukan cinta pertama eh masak juga bukan orang pertama sih .... ♡_♥KUTERSIPU MALU ... Tersipu merona wajahku kala ingat malam indah itu.Bagaimana kami menyatu dalam gelora asmara.Rasanya seperti baru kemarin terjadinya... ♡+♥KAU TITIP SALAM LEWAT MENTARIKU BERDEGUP JANTUNGKU...( Hayati pov ) Kaget aku kala membaca sms dari kak Reza,"Good morning...Miss Hayati.How are you today?Have a plan?" ( Selamat pagi Nona Hayati.Bagaimana kabarmu hari ini?Punya rencana?) Jantungku langsung berdegup kencang membacanya,persis banget kayak Putra.Suka sekali sms begitu.Astaga! ♡¿♥KAMU MEMANG YANG PERTAMA CINTA MEMULAI DENGAN SENYUMAN MANJA... Anehnya lagi juga dengan gambar emoticon yang sama yang dipakai.Aku terhenyak di ranjang,air mataku menetes di pipiku,"Putra...apakah dia orang yang kauinginkan untuk diriku?" Tak ada jawaban hanya desir angin berhembus tiba2 di kamarku,sepoi2 dan lalu menghilang.Aku membelai foto Putra di meja kamarku namun yang kusebut adalah nama orang lain,"Kak Reza...bantu aku...bangkit dari keterpurukan ini..." ♡¡♡KARENA KAMU YANG KURASA CINTA LEBIH DARI SEGALANYA....( Reza pov ) Kenapa belum dibalas ya smsku?Apa Hayati sibuk?Atau belum bangun?Aku mondar mandir ga jelas di kamar.Hari ini aku masih belum latihan buat konser karena aku masih ingin istirahat.Kalau kurang istirahat suaraku suka serak.Akhirnya hpku bergetar,ada sms.Segera kubuka dan kubaca,"Morning too Mr Reza.Do you not busy for your show?" ( Pagi juga Tn. Reza.Apa kau tidak sibuk untuk acaramu?) Langsung kujawab,"No.I am not busy."( Tidak aku tidak sibuk.) ♡¥♡CINTA... Akhirnya aku janjian menemani Hayati mencari sesuatu buat ibunya.Kesempatan nih makin kenal sama camer.Pikirku...he..he.. Ada yang mulai kasmaran nih.Lalu gimana pertemuan Irwan dan Ivan nanti?***see you next eps***

Eps 41 CERBUNG 5 HARUSKAH BERAKHIR
$"$ HARUSKAH BERAKHIR EPS 41 $"$ TIKET Z 15XXXX-X $"$ Comfort Me On Every Side $"$ Membuatku Nyaman di Setiap Sisi $"$ CERPEN KE - 14 : ZAVEERA DAN ZANEETA Zaveera dan Zaneeta adalah saudara kembar yang terpisah hidupnya.Zaveera ikut ayahnya di Kalimantan.Sedang Zaneeta ikut ibunya di Sulawesi.Perceraian memang selalu membawa efek negatif bagi buah hati.Demikian juga pada si kembar itu.Wajah mereka sangat mirip makhlum kembar identik namun perangai dan sifat mereka beda 180 °.Zaveera lahir lebih dulu.Biasa dipanggil dengan sebutan Vee.Anaknya gaul,suka selfie,pamer wajah di medsos dan agak tomboy.Suka banget pakai jeans dan tampil apa adanya langsung unggah foto ke dunia maya menyapa dunia via medsos.Ayahnya sebenarnya juga orang susah karena usai bercerai dia menikah dan punya keluarga lagi.Vee kadang ga terawasi kegiatannya dan terjerumus dalam pergaulan bebas.Bahkan ia jadi simpanan pria yang udah punya isteri dua.Vee ga peduli yang penting bagi dia,dia hepi dan bisa beli keperluan dia ga usah susah2.Keinginannya untuk hidup nyaman dan punya uang banyak membutakan mata hatinya.Vee cuma tamat SMU.Habis itu ia sempat kerja jadi baby sitter namun ga lama.Yang punya bayi kesal dengan kinerja dia,"Saya malas mempekerjakan kamu kerjaannya cuma pegang hp aja.Update status terus.Sampai2 anak saya minum cuka.Dia ga tahu.Masih mending ga saya laporin ke polisi dasar!!" Vee lalu dimarahi ayahnya dan sempat kabur tinggal serumah dengan pacarnya.Si pria beristeri namanya Purnomo.Panggil saja Pur.Pur adalah seorang sopir trailer.Kalau dia ditinggal pergi kirim barang,Vee suka bosen dan kerjaannya cuma lihat tv aja.Ia menatap layar kaca dengan mata iri,"Enak ya jadi artis.Baju bagus disorot kamera.Cuma modal cuap2 doang dan tubuh oke laku.Uang banyak dan bisa pamer beli ini itu.Ke salonlah spalah gymlah.Kapan aku bisa gitu ya?Pegang uang banyak dan ga perlu minta sama Mas Pur.Aku pingin jadi artis." Saat itulah ayahnya datang ke tempat kontrakannya dan mengajaknya pulang,"Ayo pulang Vee!!Malu sama tetangga!!Anak gadis kok dah serumah dengan pria ga jelas latar belakangnya.Ayo pulang!!" Vee ga bisa bantah dan ikut ayahnya pulang. Sementara itu di Sulawesi kehidupan Zaneeta juga susah namun karena diasuh dengan baik oleh sang nenek,Zaneeta yang kerap disapa dengan Nee itu tumbuh dalam kelembutan hati dan ketabahan hidup.Ia suka bekerja dengan tangannya membantu sang nenek.Ibunya menikah lagi dengan pria asal Gowa.Punya adik namanya Zaniko.Nee ga mau ikut ibunya ke Gowa.Apalagi tak lama ibunya ikut suaminya pindah ke Jakarta.Nee suka sekali pakai rok panjang dan kulitnya lebih hitam dari kakaknya.Makhlum terbiasa kerja di ladang.Namun Nee punya suara emas,ia kerap diminta nyanyi di panggung bila ada acara orang nikah atau acara lain.Lumayan dapat saweran bisa buat menyambung hidup.Hal itu juga yang membuat saudara kembarnya punya ide ikut audisi Ini Dangdut yang diselenggarakan oleh sebuah stasiun TV.Vee mencetuskan ide itu pada Nee saat Nee datang ke Kalimantan hendak meminta uang buat berobat sang nenek yang sakit keras.Vee bilang pada adik kembarnya itu,"Kamu cukup datang ke Jakarta memakai namaku.Jadi selanjutnya kamu ga perlu takut bakal sibuk dengan dunia entertainment.Aku cuma butuh lolos audisi masuk ke kategori 20 besar dan untung jika bisa sabet 10 besar atau 5 besar.Kamu akan dapat uang nanti Nee.Bisa buat berobat Nenek.Kalaupun gagal kamu bisa nyari ibu di Jakarta.Pasti ibu kasih uang ke kamu.Gimana?Ayah mah mana mungkin punya uang.Hidup kami sulit.Gimana mau kan ?" Nee akhirnya mau semua demi sang nenek,"Tapi siapa yang jaga nenek selama aku di Jakarta?" Vee menjawab,"Aku dong.Aku akan nyamar jadi kamu.Kamu tenang aja.Aku akan jaga nenek selama kamu di Jakarta." Nee lalu ikut audisi ajang dangdut di Jakarta.Dia risih juga saat harus makai pakaian nan openminded gitu.Warnanya merah menyala pula,bikin dia salting depan juri,"Maaf ini baju pinjaman.Jujur saya ga biasa pakai baju beginian." Suara bening Nee memukau juri dan loloslah ia ke babak selanjutnya.Di ajang itu Nee ketemu dengan kontestan asal Madura namanya Erwan.Mereka akrab gitu karena sama2 perantauan dan punya masalah keluarga yang hampir sama.Hari2 di asrama kian mendekatkan mereka.Apalagi kala mereka duet bersama wah dapat banget chemistrynya.Erwan sayang banget sama Nee tapi ia tahunya Nee dengan nama Saveera.Nama Saveera kian tenar di tv kala ia masuk grandfinal.Wah semua keluarga dan handai toulan ikut menggalang dukungan agar ia lolos jadi juara ajang tersebut.Namun sang nenek tahu kalau yang ikut ajang itu adalah Nee.Semua itu karena Pur heran lihat orang mirip Vee di Sulawesi.Kebetulan ia pas dapat job di sana.Didekatinya dan ternyata Vee yang lagi nyamar jadi Nee.Wah dua sejoli itu melepas kangen dan malah nikah siri di sana.Sang nenek kesal melihatnya,"Vee!Kamu itu selidik dulu kalau kenal pria jangan main bawa pria ke rumah Nenek!Nenek ga suka!Sekamar lagi." Vee malah bilang,"Kami sudah nikah Nek!Jadi sah2 aja dong kami sekamar." Sang nenek kangen sama Nee,"Kapan kamu pulang Nee?Nenek sedih jauh dari kamu." Keinginan sang nenek terkabul kala Nee menceritakan soal neneknya di kampung.Sang nenekpun dibawa ke Jakarta didampingi oleh Saveera tentunya.Bahagia banget Nee ketemu nenek bahkan juga ibunya di panggung ajang dangdut yang disiarkan live itu.Akhirnya Nee beneran jadi juara di ajang tersebut.Begitu bahagianya Nee sampai ia memeluk Erwan yang berdiri agak dibelakang stage.Hadiah dan semuanya sudah ia dapatkan.Selanjutnya posisinya diambil alih oleh Saveera.Sedih nian Nee berpisah dari Erwan.Ia telah jatuh hati pada pemuda asal Madura itu.Erwan justru broken heart kala mau menyatakan cinta eh malah lihat Saveera asyik bercanda mesra dengan Pur yang nyusul ke Jakarta,'Itu pacar Saveera ya?Mesra gitu?Satu kost lagi.Apa bener ya dia dah ada yang punya ya?' Kembali diadakan kontes dangdut lintas Asia.Kali ini Vee yang nyanyi dan hasilnya mengecewakan.Ia ga masuk 3 besar.Vee makin membuat Erwan kecewa kala ia malah makin dekat dengan kontestan lain.Pur aja juga sampai cemburu dan membuat Vee pusing.Vee lalu minta Nee gantiin dia untuk sementara.Dia lelah menghadapi netizen dan fansbasenya.Nee seneng banget bisa oper posisi lagi.Tentu saja pertukaran dilakukan saat show di Sulawesi.Disitulah Erwan memergoki dua saudara kembar itu,"Kalian kembar?" Vee menjawab dengan ketus,"Ga usah ikut campur!" Nee yang kangen sama Erwan langsung berbunga2 kala Erwan memeluknya dibelakang panggung,"Aku kangen sama kamu.Oh ya namamu siapa aslinya?" Nee terharu dan berkata,"Nama asliku Zaneeta.Panjang ceritanya sampai aku lakukan semua ini." Hubungan Nee dan Erwan ditentang oleh Vee,"Kalau kalian jadian fans pasti heran.Udah kalian ga boleh ketemu lagi!!" Vee menikmati dunia artis dengan selalu posting foto2 dia sedang berapa aja.Bangun tidur aja langsung muncul dia di dunia maya.Sementara Erwan memboyong keluarganya ke Jakarta.Secara diam2 dia menjalin hubungan dengan Nee.Vee punya apartemen di Jakarta dan kadang suka minta Nee yang gantiin posisi dia nyanyi.Vee ga bisa ngelak lagi soal hubungan dia dengan Pur yang cuma nikah siri.Banyak fans yang kecewa dan mulai ga suka lagi dengan Vee.Namun Pur ga habis akal dia melobby banyak pihak dan berhasil mendapatkan perpanjangan kontrak buat Vee.Vee sendiri mulai kerap kelelahan dengan padatnya jadwal manggung dan show dimana2.Ia malah mulai jatuh hati pada Erwan yang kerap syuting ftv dengannya.Namun di hati Erwan cuma ada Nee.Sementara itu Nee risih dengan Pur,yang kerap menggodanya,"Ayolah Nee...kakakmu sedang sibuk dengan syuting FTV bareng Erwan,mereka ga akan pulang cepet...kita senang2 yuk.." Nee ketakutan namun untung Vee datang bersama Erwan,"Kak Vee tolong Nee...Erwan aku takut!" Vee malah bela suaminya,"Kamu pasti godain suami aku iya kan?Dasar ga tahu diri!Pergi kamu!!" Nee lalu dibawa ke rumah Erwan.Orang tua Erwan menyukainya dan merestui hubungan mereka.Erwan lega kala tahu kontraknya ga diperpanjang lagi.Iapun melamar Nee dan menikahlah mereka di Sulawesi direstui oleh ayah,ibu dan nenek Nee.Vee ga sudi hadir.Ia malah asyik dengan dunianya sendiri.Hingga kemudian dokter menyatakan Vee kena tumor ganas yang menyerang rahimnya.Ia ga bisa punya anak.Pur sih ga masalah karena dia suka Vee karena uangnya.Barang2 dan uang Vee mulai ia gerogoti.Seiring dengan tubuh Vee yang kian dimakan kanker.Tepat disaat kontraknya habis Vee masuk RS.Badannya kurus sekali.Pur kabur bawa mobil dan benda2 berharga lainnya.Nee yang tengah hamil datang ke RS bersama suaminya Erwan.Mereka melunasi biaya perawatannya dan merawat Vee hingga Vee tutup usia.Menjelang kematiannya Vee berkata,"Maafkan aku ...mata hatiku buta oleh silaunya harta dan kemewahan kehidupan dunia.Aku hanya ingin dipuja tapi aku lupa bahwa hanya Tuhan yang pantas dipuja.Aku melupakan Dia.Tapi Dia masih sangat baik mengirim kalian untuk merawatku.Aku masih ada uang tabungan yang kusembunyikan dari Mas Pur.Kuserahkan uang itu pada kalian juga apartemenku.Kuberikan itu sebagai balas jasaku karena kalian sudah merawatku hingga sekarang.Terima kasih." Vee menghembuskan nafas terakhir dan Nee hanya bisa menangis dipelukan suaminya,"Kakak...Kak Zaveera.." Dikasihi orang lebih baik daripada harta yang banyak.***The End*** $!$ DISAAT INI INGIN KU TERLENA LAGI...( Ivan pov ) Aku ingin buat kejutan gitu buat adik aku.Tapi apa ya?Aha!I got an idea.Aku akan datang diam2 ke hotel dimana mereka menginap lalu aku akan sembunyikan adik ipar aku ke tempat aman biar aku bisa lihat reaksi adik aku benarkah dia mencintai Irwan atau cuma bohong.Tapi aku harus mencari timing yang tepat disaat Irwan terlena he..hemm.Tunggu saja permainanku adikku. $@$ TERBANG TINGGI DI AWAN...( Evi pov ) Habis terbang rasanya enak nih kalau mandi air hangat di bathtub.Jadi inget pas dikasih kado mandi bunga dulu.Irwan mengetuk pintu kamar mandi,"Sayang habis ini kita ke resto yuk?Laper nih..." Aku jawab,"Iya Wan.Bentar ya.." Namun kala aku selesai mandi tak kulihat Irwan,"Sayang..kamu dimana?" Entah kenapa hatiku tiba2 merasa takut apalagi suasana hotelnya kan gua,"Wan?Irwaaan?" $^$ TINGGALKAN BUMI DI SINI.... Terbayang olehku saat aku ultah dulu.Apa ada yang nyulik Irwan lagi ya?Aku lihat hpnya di kamar ,seketika aku merasa panik,"Irwaaan!!Wan?" Satu2nya yang terbersit di hatiku adalah restoran.Ia kan tadi bilang mau ngajak makan di sana.Baru melangkah hendak membuka pintu dan meninggalkan kamar terdengar bunyi hp,"Kak Ivan..." Segera kuangkat,"Kakak!Kembalikan Irwan kak!Kembalikan dia padaku." $^$ DI SAAT INI INGIN KU MENCIPTA LAGI...( REZA POV ) Bersama Hayati menyusuri jalanan kota London nan penuh nuansa gedung bertingkat sungguh sangat menyenangkan.Terkadang kucoba menggandeng tangannya.Ibunya ultah dan ia ingin memberi kado berbagai benda unik yang disukai sang calon ibu mertuaku he..he..ngarep.Hatiku penuh nada2 cinta.Bahagia.Walaupun dia sungguh berbeda dari Evi yang ceria dan manja.Hayati itu begitu pendiam dan lebih gampang nangis.Hampir saja ia tertabrak mobil kala ia tiba2 terpaku melihat stadion sepakbola Emirates milik klub Arsenal yang berdiri megah di London Utara,"Hayati awas!!" Kupeluk dia dan kudorong dia ke tempat aman,dia nampak tak beringsut pandangannya dari stadion itu,"Hey?Kamu kenapa?!!Kau hampir tertabrak!" Melihat kecemasanku ia baru mengalihkan pandangannya dari stadion itu dan meminta maaf,"Maaf kak...itu...itu...stadion klub fave mendiang tunangan aku kak...dia ingin sekali menginjakkan kaki di sana.Kami bahkan berencana mau bulan madu ke Inggris usai pernikahan.Ia mau mengajak aku nonton pertandingan klub kesayangannya itu..." Hatiku tiba2 cemburu saat itu,"Mendiang tunanganmu sungguh beruntung ya?Sudah tiadapun masih saja begitu kau cintai hingga kau tak sadar bahaya mengancam dirimu...Aku iri sama dia...bisa begitu menguasai hatimu seperti itu..." $-$ KAN KUTULISKAN LAGU SAMBIL KUKENANG WAJAHMU... Hayati memandangku dan menangis dipelukanku.Aku malah jadi ikut sedih karenanya.Aku malah jadi punya ide,"Arsenal juga klub faveku.Gimana kalau kita nonton pertandingan mereka?Akan kupesan tiketnya kalau kamu mau.Akhir pekan nanti mereka akan berhadapan dengan Liverpool lho.Bigmatch itu.Pasti seru!Mau ya?" Mata Hayati memandangku tak percaya,"Kakak juga suka bola?Suka Arsenal juga?" Aku mengangguk,"Ga cuma mendiang tunanganmu yang suka Arsenal,milyaran fans club itu tersebar di seluruh dunia.Dan kamu berhadapan muka dengan salah satunya.That's me he..he.." Ia tersenyum sembari masih berkaca2,aduh....menawan sekali senyumnya.Jadi pingin menciptakan lagu nih.Hatiku penuh syair... $:$ MALAM PANJANG ( MALAM PANJANG )...( Irwan pov ) Lagi lihat2 suasana kamar nuansa gua eh tiba2 ada tamu,"Kak Igun?" Ia langsung menarik aku keluar kamar,"Ayo ikut aku!Kamu harus jelasin sama aku kenapa adik aku nangis kemarin di telepon!!" Kuditarik gitu sama kakaknya Evi yang bodynya huge itu,"Kak aku ga mungkin ninggalin Evi kak dia sedang mandi...aku mau dibawa kemana sih?" Ia bawa aku ke kamar sebelah kamarku pas,"Duduk!!Dan jelaskan!!Cepat!!" Wah akupun menjelaskan panjang x lebar x tinggi sama dia.Wah serem juga tampangnya kalau marah... $*$ REMANG2 ( HUE...O )... Lalu dia ngambil hpnya dan kaget kala denger Evi nuduh dia,"Kok kamu nuduh kakak sih Vi?Kakak itu baru mau nanya kamu di kamar no berapa?Kakak baru mau nemuin kamu kok malah dituduh sih?Irwan ya yang ajari kamu??Iya?" Waduh aku kian keder nih.Evi kayaknya tahu kakaknya yang bawa aku.Wah isteriku smart deh...help me Vi!! Kak Igun lalu menyuruhku masuk ke ruangan remang2 gitu,"Evi mau ke sini..kamu sembunyi di situ!Jangan banyak tingkah!" Wah mulutku disumbat pakai lakban terus tangan dan kaki aku diikat pakai tali gitu.Waduh perasaan kakaknya kan designer bukan polisi ya?Heran deh.. $;$ SYAIR LAGU KEHIDUPAN...( Evi pov ) Ini pasti ulah kakak nih nyembunyiin Irwan kayak skenario Reza dulu.Dasar kakak julit sukanya ngerjain orang!Aku ga percaya kakak baru sampai di Dubai dan baru check in hotel,"Ga mungkin!Pasti kakak dah sampai duluan kan?Kakak pasti di dekat kamar aku!!Kakak di no berapa kamarnya?Sebutin!!" Kakakku keder juga dan ngaku dia ada di kamar tepat di sebelah kamarku,segera kulangkahkan kakiku ke sana.Jujur aku tak ingin jauh dari Irwan baik dalam kehidupan sekarang atau kehidupan yang akan datang.Aku mau dekat dia.Tapi tak kulihat Irwan kala ke kamar sebelah dimana kakakku berada,"Kan aku tuh baru sampai Vi.Baru juga check in.Mana suamimu yang bikin kamu nangis itu?Ga ada kan?" Aku ga percaya.Irwan pasti disembunyikan.Tapi dimana ya? Wah ntar sore ada race motogp nih.Asyik!Sekarang saatnya pergi.Akan ketemukah Irwan diumpetin dimana sama kakaknya Evi?***see you next eps***

Eps 42 CERBUNG 5 HARUSKAH BERAKHIR
*7* HARUSKAH BERAKHIR EPS 42 *7* TIKET Z 155×××~×*7* Strong = Kuat **26* HANYA INGIN BERDIAM DI KEHENINGAN MALAM...( Irwan pov ) Ga bisa ngapa2in nih.Diikat begini.Dilakban lagi mulutku.Mau teriak juga ga bisa.Kalaupun bisa lucu juga rasanya.Aku hanya mendengar samar2 suara isteriku tengah bicara dengan kakaknya.Ada nada parau di suaranya sepertinya dia bicara sambil menahan tangis.Sayangku,aku gpp...aku cuma korban kejulitan kakakmu...but I'm all right honey... *13* MEMBAYANGKANMU DI DEPANKU...( EVI POV ) Aku tak bisa menahan kepedihan hatiku juga kecemasanku di depan kak Igun,"Kakak...Evi mohon kembalikan suami Evi...Evi ga mau dia kenapa2....dia habis terluka kak demi selamatin Evi pas di Paris.Jadi please jangan sakiti dia kak...Evi mohon....hiks...hiks.." Kakak memang paling ga bisa lihat aku nangis.Ia memandangku,"Kamu sungguh mencemaskan dia ya?Kamu cinta sama dia?Seingat kakak pas kamu nikah wajah kamu kosong kayak zombie corp.." *8* AURA DIRIMU MEMPESONAKU... Aku tahu maksud kakak melakukan semua ini,"Kakak hanya ingin memastikan aku bahagia atau tidak kan dengan Irwan?Ya kan Kak?" Kakak mengangguk,"Kakak memang merestui Irwan sejak awal untuk dapat kamu tapi kamu itu kan anak badung di rumah.Suka nekad lagi.Kakak ga mau maksain kehendak hasilnya ga baik.Makanya kakak ke sini mau lihat kamu hepi kagak sama cecunguk itu..." Aduh manggil pria yang kucintai kok begitu sih kak..?Aku jadi makin cemas dengan kondisi suamiku,"Evi bahagia kak.Evi memang awalnya ga cinta sama Irwan tapi perjalanan ini mengubahkan hati Evi kak.Sekarang Evi sadar bahwa Evi ga bisa hidup tanpa dia kak.Jadi please give him back to me...will you?I'm begging you brother...please tell me where is he?Is he all right?" Kumohon padanya untuk mengatakan dimana Irwanku.Semoga suamiku ga diapa2in sama kakakku.Mana lagi masa recovery lagi punggungnya.Aduh... ◇99◇ DAN KU TERDIAM DI KEHENINGAN MALAM....( Hayati pov ) Aku hanya diam melihat bagaimana kak Reza membaur dengan keluargaku.Ibuku sangat menyukainya.Ayah juga.Mereka malah mengajaknya makan malam bersama.Jelas kulihat mereka senang dengan kedekatan kami.Beberapa kali kak Reza melempar senyum ke arahku dan kubalas dengan senyum juga.Bahkan ia meminta ijin mengajakku nonton pertandingan bola akhir pekan nanti,jelas ayah ibu mengijinkan malah mereka juga mau ikut.Wah jelas banget betapa mereka ingin aku dekat dengan kak Reza.Mungkin memang sudah saatnya aku mengikhlaskan Putra.Dia sudah tiada dan sudah beda dunia denganku.Kasihan ayah dan ibuku terus saja mencemaskanku.Ibu bahkan sampai sakit2an memikirkanku.Sepertinya memang inilah saatnya untuk melakukan perubahan.Perubahan demi kebaikan. ¤♡¤ KUINGIN MEMASTIKAN DIRI APAKAH KU TELAH JATUH HATI... Aku akan membuka hatiku untuk menerima kehadiran kak Reza.Mungkin belum taraf jatuh hati tapi setidaknya kami bisa berteman dulu.Tidak mudah untuk jatuh hati lagi.Namun tidak menutup kemungkinan juga akan berakhir demikian.Apalagi kak Reza orangnya ngemong.Aku merasa nyaman dekat dia.Kubuatkan kopi susu buat kak Reza,"Ini buat kak Reza...udara dingin..." Ibu nampak senang dengan perhatianku pada kak Reza,"Wah dibikinkan kopi susu nih sama Hayati ...jarang2 lho dia perhatian gini...ya ga Pa?" Ayahku melirikku,"Iya Nak Reza diminum itu kopinya mumpung fresh from the maker he..he.." Kak Reza juga nampak surprise banget,"Really this is for me?...wow...amazing coffemilk...thank you Hayati..." Kenapa ya semua kesukaan kak Reza bisa sama dengan Putra ya?Putra juga sukanya kopi susu.Melihat kopinya dihabiskan aku tersenyum.Ada rasa hangat di hatiku.Entah kenapa. ¤♥¤ KEPADAMU PENCURI HATI...( REZA POV ) Ga sangka aku diterima di keluarga Hayati.Ibunya ramah nian.Meski sedang ga enak body tapi tetep aja menyambutku dan mengajak aku ngobrol ke sana ke mari.Ga ada habisnya.Beda banget sama putrinya yang seperti patung es di kutub utara weleh...Cool man.Namun justru keanehan Hayati itu yang menawan hatiku.Apakah hatiku sudah kecolongan ya? ¡¤¡ YANG TAK KU SANGKA KAN DATANG SECEPAT INI... Ga sangka bisa secepat ini aku move on dari Evi.Melihat Evi dengan pria lain ditambah dia kelihatannya hepi gitu membuat aku sadar bahwa aku bukan siapa2 buat dia.Mengikhlaskannya adalah jalan terbaik.Membuat aku ga tersiksa dan demikian juga dia bisa dengan tenang melanjutkan kehidupannya. }♡{ PADAMU PENCURI HATI...( IVAN POV ) Melihat adikku sampai mewek di depanku menghiba melas nian memintaku mengembalikan suaminya membuat aku jadi ikutan nangis.Waduh...skenarionya jadi berantakan.Ga tega lihatnya.Kutunjuk ke kamar dimana aku nyekap suaminya,"Belahan jiwamu ada di sana." Wah bagai The Six Million Dollar Man adikku langsung melesat ke kamar yang kutunjuk,"Gila cepet amat ...." Aku ikuti dia,"Ya ampun kakak!Suamiku kamu apain nih?Kok diikat begini?Dilakban lagi mulutnya ya ampun ..." Aku lihat adikku segera melepas ikatan suaminya,"Aku kesal habis di ngeselin!" Aku nahan ngekek sebenarnya lihat Irwan hendak membantah ucapanku namun keburu dipeluk erat sama adikku,"Sayang...kamu gpp kan?Punggungnya sakit ga?Maafin kakak aku ya?Dia emang raja usil di rumah.Kamu gpp kan sayang...mulutnya sakit ga?" Wah aku langsung ngacir ke depan lagi males lihat adegan mesra adikku sama suaminya,"Kakal tunggu di resto ya?Awas jangan bikin kakak nunggu lama.Huhhh!" ¡♡¡ BIARKAN INI MENJADI MELODI CINTA BERDUA...( IRWAN POV ) Senengnya akhirnya bisa bebas dari ikatan dan aniaya kakaknya Evi.Dipeluk mesra lagi sama isteri aku.Wah diperiksa semua apa aku luka atau cidera gitu.Aku mah pura2 kesakitan aja biar bisa manja dikit sama Evi depan kakaknya dia.Sedikit balas dendam he..he..Kepalaku dielus sama Evi terus bibirku dikecupnya wah....aku bagai melayang ke angkasa.Kakaknya langsung kabur.Hi..hi... Hari pertama di Dubai aja udah dapat kejutan aneh.Gimana selanjutnya ya.Mending ga usah lama2 deh di Dubainya.Ga enak honeymoon dikawal gini sama Kakaknya yang super ribet itu.Akhirnya kami nyusul kak Igun ke resto.Di resto kuutarakan niatku untuk segera kembali ke Indonesia.Kak Igun setuju,"Iya kalian cepetan aja pulang.Suasana di Timur Tengah kan lagi penuh pergolakan.Ayah ibu mencemaskan kalian.Aku juga dah mau balik kok.Gimana kalau kita bareng aja pulangnya?Tapi tunggu aku selesaian job aku di sini dulu ya?Paling dua hari aja.Selama itu kalian nikmati kota Dubai.Bagaimana?" Wah kupandang isteriku,ia nurut aja.Aku lega bisa kembali ke Indonesia tidak dengan hati hancur apalagi tangan hampa tapi dengan tangan yang penuh dan juga isteri yang mencintaiku.Indonesia we will come back soon! Yang mau back to Indonesia...moga segera kelar bisnis Igun di Dubai.Biar setting adegannya kembali ke negeri sendiri.***see you next eps***

Eps 43 CERBUNG 5 HARUSKAH BERAKHIR
◆↓◆↑◆ HARUSKAH BERAKHIR EPS 43◇↑◇↓◇ TIKET X 94115X + XX ◆↓◇↑◆ We May Have Confidense◇↑◆↓◇ Kita Bisa Punya Keyakinan ◇↓◆↑◇ SHED A TEAR 'CAUSE I'M MISSIN' YOU ◆↑◇↓◆ AIR MATAKU BERLINANG KARENA AKU MERINDUKANMU...( RITA POV ) Aku sedih tahun ini tak bisa merayakan hari jadi putriku Evi seperti tahun2 sebelumnya.Biasanya dia paling suka pesta.Anaknya ceria gitu.Menebar senyum dan tawa sepanjang acara.Dengan gaun nan indah hasil rancangan kakaknya,ia akan bergerak ke sana ke mari menawarkan hidangan kepada semua tamu.Putriku yang ceria.Akankah kau masih bisa seceria itu sayang?Tak terasa air mataku jatuh menetes bila ingat wajah kosong putriku kala pernikahannya dilangsungkan dengan pria pilihan suamiku. ◇↓◇↑◇ I'M STILL ALRIGHT TO SMILE ◇↓◇↑◇ TAPI AKU MASIH BISA TERSENYUM... Hatiku bagai diiris sembilu melihatnya kala itu.Putriku yang ceria kini bagai patung tanpa jiwa.Senyum tiada.Mata kosong entah menatap apa.Akankah kulihat lagi senyumnya?Aku harap perjalanan bulan madunya membuatnya kembali ceria.Semoga... ◆↓◇↑◆ GIRL,I THINK ABOUT YOU EVERY DAY NOW ◆↓◇↑◆ GADIS,AKU MEMIKIRKANMU SETIAP HARI....( HAMDAN POV ) Aku terus memikirkan putriku.Satu2nya putri yang tersisa.Andai Cici tak bunuh diri,aku takkan setega ini sama Evi.Aku merasa gagal sebagai seorang ayah jika aku kembali kehilangan putriku.Tidak!Aku rela dipandang ayah yang arogan asal nyawa putriku selamat. ◆↓◆↑◆ WAS A TIME WHEN I WASN'T SURE ◆↓◆↑◆ADA SAAT2 KETIKA AKU TAK YAKIN... Sebentar lagi Evi pasti pulang dari luar negeri.Aku ga yakin dia akan memaafkan orang tuanya ini namun aku rela dibenci,disalahpahami demi kebaikannya.Memang ga gampang jadi orang tua. ○↓●↑○ BUT YOU SET MY MIND AT EASE ○↓●↑○ TAPI YAKINKAN AKU...( EVI POV ) Hari2ku di Dubai sungguh menyenangkan.Sementara kak Igun sibuk dengan bisnis fashionnya,aku dan Irwan berjalan2 di sana.Ada sekitar 1200 toko di Dubai.Wow!Selain memiliki bangunan tertinggi dan mall terbesar,Dubai juga memiliki Dubai's Miracle Garden yang merupakan kebun bunga terbesar di dunia.Irwan menggandengku menyusuri hamparan bunga nan indah,"Kau tahu sayang...bunga apa yang terindah di sini?" Aku menggeleng,"Bunga yang mana?Kayaknya semua indah deh..." Irwan memandangku,"Yang sekarang yang ada di hadapanku adalah bunga yang terindah bagiku..." Aku jadi tersipu nih.Dasar pak pengacara perayu ulung bener sih...tapi aku suka ... ●↓○↑● THERE IS NO DOUBT ○↓●↑○ TAK ADA LAGI KERAGUAN... Aku mengusap pipinya,"Bunga ini akan layu tanpamu..." Kami malah saling pandang dan Irwan mengecup dahiku,"Aku mencintaimu..." Aku menjawab tanpa ragu,"Aku juga..." ♡↓♥↑♡ YOU'RE IN MY HEART NOW ♡↓♥↑♡ KINI KAU DI DALAM HATIKU... Jika jalanan Dubai penuh dengan mobil2 mewah sekelas Ferrari,Lamborghini,BMW,Mercedes atau Aston Martin maka dihatiku penuh dengan Irwan.Hatiku tak ragu lagi bahwa aku sungguh mencintainya.Cintaku pada Irwan takkan turun kasta kayak mobil2 mewah itu di Dubai.Di sana,mobil2 mewah itu dibiarkan teronggok tidak bertuan dan tak ada yang mempedulikannya.Malah jadi mobil satuan kepolisian maupun kebakaran di sana.Cintaku akan kurawat dan kujaga. ☆↓★↑☆ SAID WOMAN TAKE IT SLOW ☆↑★↓☆ KUBILANG KASIH SANTAILAH...( IRWAN POV ) Melihat jalan raya Dubai tak ubahnya seperti melihat sebuah pameran mobil mewah.Bahkan katanya UEA akan membuat transportasi umum bus untuk masyarakat dengan memakai limosin mewah yang mirip mesin jet.Wah berapa tarifnya ya?Evi tertawa melihat aku terpana memandang betapa megahnya Dubai,"Lihat sayang!Ini seperti surga ditengah2 dunia..." Ia malah menjawab sambil memeluk pinggangku,"Bagiku kaulah surgaku..." ☆↓☆↑☆ IT'LL WORK ITSELF OUT FINE ☆↓☆↑☆ SEMUANYA KAN MEMBAIK DENGAN SENDIRINYA...( REZA POV ) Dari orang tuanya Hayati aku mendapatkan kisah tragis kematian tunangan Hayati.Namanya Putra.Seorang pilot muda.Aku lihat betapa mereka mencemaskan kondisi jiwa putrinya yang sepertinya guncang sejak peristiwa itu.Menarik diri dari pergaulan,menjadi pendiam dan suka melamun.Aku hanya bisa menghibur mereka,"Semua akan baik dengan sendirinya...saya akan berusaha juga mengembalikan keceriaan putri kalian.Saya hanya butuh restu dari kalian.Itu sangat penting buat saya..." ♧↓♧↑♧ ALL WE NEED IS JUST A LITTLE PATIENCE ♣↓♣↑♣ YANG KITA BUTUHKAN HANYALAH SEDIKIT KESABARAN... Aku harap mereka mau bersabar melihat perubahan Hayati.Mereka memberi restunya.Aku senang sekali.Belajar dari masa laluku dengan Evi dimana aku gagal karena aku tak mendapat restu orang tua Evi. ♧↑♣↓♧SAID SUGAR MAKE IT SLOW ♧↓♣↑♧ KUBILANG,MANIS,NIKMATILAH...( IRWAN POV ) Aku dan isteriku menikmati indahnya Dubai dengan tata letak kotanya yang arsitektur banget dan juga wahana hiburannya.Bersama Evi,aku menikmati keindahan landscape kota ini lewat puncak gedung2 pencakar langit.Dengan ketinggian yang ekstra mengerikan tampilan laut,awan dan sajian gedung2 menawan yang ada di Dubai jadi satu pemandangan yang paling menarik dari kota ini. °↓•↑° AND WE COME TOGETHER FINE °↓•↑° DAN KITA BERDUA KAN BAIK2 SAJA... Aku dan Evi kembali ke hotel.Sebenarnya kak Igun mengajak kami pindah ke hotel Atlantis namun Evi menolak,"Itu kan salah satu hotel termahal di dunia kak.Ga ah...Irwan sudah habis banyak untuk bulan madu ini.Evi ga masalah di hotel ini.Yang penting kan ada Irwan di sini he..he.." Kak Igun melirikku dengan sinis,'Aduh alamat bakal dikira ngajarin hemat nih...siap2 deh ..' ▲↓▼↑▲ PATIENCE ▼↓▲↑▼ KESABARAN...MM..YEAH... Kak Igun ga nyerah bujuk,"Tapi Vi di hotel itu seluruh sudut lantai,tembok,ruangan dan langit2nya dibangun dengan pualam mewah lho...Juga ada akuarium super besarnya lho....kamu pasti bakal takjub deh nantinya." Evi tetep kekeh,"Evi ga butuh semua kemewahan itu kak.Evi hanya ingin berada dekat suami Evi.Lagian kalau pindah hotel kasihan Irwan jadi kurang istirahat.Ga ah...disini aja.Disini juga bagus kok.Evi ga masalah disini." °♣°♣° I SIT HERE ON THE STAIRS °♣°♣° AKU DUDUK DI TANGGA INI...( LESTI POV ) Aku dicari ibu,"Rupanya kamu disini Lesti...Ibu cari2 tahunya disini.Mikirin apa sayang?" Aku masih duduk di tangga,"Mikir kakak Bu..." Ibu menghela nafas,"Semua akan baik sayang...mereka pasti akan hidup bahagia...kamu jangan sedih gitu dong.Yuk makan dulu.Ibu masak semur kesukaan kamu lho.Yuk!" •♧•♧• CAUSE I'D RATHER BE ALONE •♧•♧• KARENA LEBIH BAIK AKU SENDIRI... Aku menggeleng,"Ga Bu...Lesti masih mau disini.Belum selera makan..." Akhir2 ini aku emang males makan.Ga selera.Aku kangen sama kakak.Rasanya aneh di rumah ga ada kakak.Rasanya sepi... ○◆○◆○◆ IF I CAN'T HAVE YOU RIGHT NOW ○◆○◆○◆ JIKA BUKAN ENGKAU YANG MENEMANIKU ...( IDAYU POV ) Aku ngerti kenapa Lesti jadi berubah akhir2 ini.Kayak orang terdistrak gitu.Suka nglangut dan ga fokus kalau diajak ngobrol.Biasanya ada Irwan yang menemani dia.Kini ia lebih banyak ngalamun di tangga.Dari tangga itu ia bisa memandang ke arah pintu masuk dan sekaligus bisa melihat ke arah kamar kakaknya. ●◆●◆ I'LL WAIT DEAR,SOMETIMES I GET SO TENSE○●○●○ KAN KUTUNGGU SAYANG...KADANG AKU MEMANG TEGANG....( EVI POV ) Kami sudah siap di bandara untuk kembali ke Indonesia.Aku tegang.Aku deg2an bakal ketemu ayah ibu dan demikian juga dengan orang tua Irwan.Keluarganya. ●□●□ BUT I CAN'T SPEED UP THE TIME ■◇■◇ TAPI AKU TAK DAPAT MEMPERCEPAT WAKTU... Makin dekat ke Indonesia aku makin berdebar2.Kak Igun sengaja ga hubungi rumah katanya balas dendam he..he.. Tapi Irwan tetep aja menghubungi keluarganya.Aku pegang tangan dia,"Aku takut Wan..." Irwan pikir aku takut naik pesawat padahal aku takut akan yang lain.Tapi ia membuatku tenang.Aku akhirnya tidur,"Tidurlah..ada aku dan Kak Igun disini.Tidur ya...Semua akan baik2 saja." Benarkah mereka akan disambut baik nanti oleh kedua orang tuanya?
***see you next eps***

Eps 44 CERBUNG KELIMA : HARUSKAH BERAKHIR
♣→♧ HARUSKAH BERAKHIR EPS 44♧→♣ TIKET E 034345 BONUS XX ♥→♡ G LAYER 6 : Find Grace ♡→♥ Menemukan Anugerah ★→☆ CERPEN KE-21 : EMIANA KE ISTANA Di sebuah kerajaan yang makmur,tampak Baginda Raja tengah melihat putranya dari atas sotoh istana.Baginda telah lanjut usia namun ia terkenal arif bijaksana.Ia memiliki seorang putra bernama Pangeran Ahmed.Ahmed lahir pada masa tuanya.Penuh perjuangan karena Permaisurinya sempat dinyatakan mandul kala itu.Ahmed begitu dekat dengan ibunya,Permaisuri Sintia.Ia baru saja kehilangan isterinya tercinta,Sintia.Ahmed nampak murung sejak itu.Sang Raja didekati oleh penasehatnya,"Baginda kenapa Yang Mulia berada di sotoh istana?Disini anginnya kencang Yang Mulia.Paduka harus menjaga kesehatan." Sang penasehat memberikan mantel pada Baginda,"Sekarang Permaisuri telah tiada.Aku sedih Penasehat.Terlebih melihat putraku.Lihatlah!Sejak tadi ia hanya berjalan2 di antara ilalang itu.Itukan tempat kesukaan Permaisuri." Penasehatpun memberi masukan,"Sepertinya Pangeran sudah saatnya menikah Paduka.Usia Pangeran sudah matang.Mungkin dengan kehadiran seorang isteri bisa menghibur hatinya." Raja memandang baik ide itu,"Kau benar Penasehat.Aku juga sudah tua.Sudah saatnya turun tahta.Aku rasa memang sudah saatnya putraku membangun keluarga.Biar istana ini kembali ceria." Namun kembali Baginda termenung,Penasehatpun heran.Rupanya Pangeran Ahmed belum memiliki calon pendamping.Pangeran memang terkenal dingin pada wanita.Hanya pada ibundanya ia nampak nyaman.Jelaslah bahwa kriteria wanita pilihan Pangeran pastilah yang mirip dengan Permaisuri Sintia.Cantik jelita,pandai memasak,lembut hatinya dan ceria.Ramah pada siapa saja.Baginda makin sedih kala putranya nampak tidak antusias dengan rencana pernikahan,"Ananda menurut saja pada pilihan ayahanda.Ananda akan memenuhi pesan mendiang Ibunda untuk selalu patuh pada perintah Ayahanda.Termasuk dalam memilih pendamping." Baginda mengerti putranya masih berduka atas kematian ibundanya.Ia lalu menyuruh penasehatnya melakukan perjalanan ke daerah asal Permaisurinya dulu,"Pergilah Penasehat!Carilah bagi putraku seorang dari daerah itu,seorang wanita yang pantas buat putraku.Kau tahu bagaimana mendiang isteriku.Carikanlah yang seperti mendiang Permaisuri wataknya.Jangan kembali sebelum kau temukan gadis itu.Aku tak peduli apakah gadis itu orang kaya atau orang tak punya.Asalkan dia bisa menghibur hati putraku,aku restu." Sang penasehat segera melakukan perintah Baginda.Ia menyamar menjadi seorang pria biasa.Penasehat memang orang kepercayaan Baginda.Ia lalu pamit pada keluarganya bahwa ia akan melakukan misi rahasia.Di tanah kelahiran Permaisuri Sintia,hiduplah keluarga pedagang.Sang pedagang tinggal bersama putri semata wayangnya namanya Emiana.Biasa dipanggil Mia.Isterinya telah lama tiada,ayahnya lalu menikah lagi.Namun isterinya yang kedua itu hanya tahu menghabiskan uang saja.Hartanya habis buat foya2.Kini ia harus hidup sebagai kuli kasar demi mencukupi kebutuhan hidup.Suatu kali kakinya sakit sehingga ia tak bisa bekerja lagi,isterinya marah,"Aku kesal melihat kau hanya diam di rumah.Lebih baik kau pergi saja!Aku lelah hidup miskin!Aku mau kita cerai saja!" Kasihan pedagang itu terusir dari rumahnya dengan kondisi kaki memprihatinkan.Mialah yang merawat sang ayah dengan bekerja serabutan.Apapun kerjaan ia lakukan asalkan halal.Sudah biasa bagi Mia kerja jadi pelayan,jadi tukang masak,jadi tukang cuci dan sebagainya.Hanya demi bisa mengobati ayahnya Mia bekerja keras.Namun setiap tabib yang ia datangi berkata,"Ada seorang tabib terkenal dulu di daerah sini.Tapi sekarang dia tinggal di istana.Hanya dia yang bisa menyembuhkan ayahmu." Mia sedih mendengarnya,'Pasti mahal sekali berobat ke tabib itu.Aku harus bagaimana ini?' Saat itu Mia sedang mengisi buyung air,ia memang hidup tak jauh dari sungai.Hidup sederhana di sebuah gubuk bersama ayahnya.Saat itulah Penasehat yang kelelahan melihatnya dan meminta air yang dibawanya,"Saya haus.Sudilah kiranya Nona memberi saya minum.Saya habis melakukan perjalanan jauh." Mia iba melihatnya dan segera memberi minum pada penasehat yang menyamar itu.Bahkan kudanya juga ia beri minum,"Tunggu sebentar ya saya ambilkan air lagi.Kuda Bapak pasti juga haus." Penasehat terpikat dengan kebaikan hati Mia,'Gadis ini berhati mulia,peduli dan tidak malas.Padahal matahari begitu terik,ia rela mengambilkan air buat aku bahkan juga buat kudaku.' Penasehat lalu menanyai Mia apakah dia punya tempat untuk ia bisa menginap.Ia akan bayar.Mia bilang,"Rumah saya sangat sederhana.Jika mau Bapak bisa menumpang di sana.Tapi tempatnya sangat sederhana." Penasehat ingin tahu bagaimana keseharian Mia dan seperti apa keluarganya.Ia mau menumpang di rumah Mia.Disana ia makin terpesona dengan kebaikan hati Mia yang berbakti pada ayahnya.Merawat sang ayah dan rela bekerja apa saja demi bisa membawa sang ayah ke istana untuk bertemu dengan tabib istana.Penasehat lalu punya ide,"Nak Mia...ingin ke istana ya?" Mia jawab sambil menyiapkan makan malam buat ayah dan tamunya itu,"Iya Pak.Saya ingin menemui tabib istana agar mengobati kaki ayah saya.Kasihan ayah jalannya sambil menahan sakit.Bapak pernah ke istana?Atau punya kenalan orang istana mungkin?" Penasehat tersenyum,"Nak Mia benar.Saya kenal beberapa orang yang tinggal di istana.Bagaimana kalau Nak Mia ikut saya ke istana.Nak Mia bisa kerja di sana.Kebetulan saya juga kerja di istana.Kebetulan majikan saya lagi cari pembantu buat merawat anaknya." Mia pikir anak kecil yang dimaksud tamunya,"Saya mau kerja apa saja Pak.Asal saya bisa menemui tabib istana.Jadi pelayan istana atau tukang sapu istana juga gpp." Penasehat kian kagum dan mantap bahwa Mia gadis yang tepat untuk Pangeran Ahmed.Dia lalu membawa Mia dan ayahnya ke istana.Wah Mia terkagum2 melihat megahnya istana,"Wow!Ini pualam ya?Wah pilar2nya dilapis marmer ya?Wah...indah sekali." Penasehat sengaja tak memberitahu siapa dia sebenarnya,"Saya disini hanya kepala pelayan.Nah sekarang pakai pakaian ini dan untuk sementara kamu dan ayahmu bisa tinggal di sini.Ini ruangan tersembunyi." Mia tak tahu bahwa pakaian2 yang diberikan padanya adalah pakaian2 milik mendiang Permaisuri Sintia.Raja yang menyuruh penasehat agar memberikannya pada Mia. Mia berterima kasih diberi tumpangan,pekerjaan dan pakaian yang bagus2,"Pakaiannya bagus sekali.Terus tugas saya apa?Mana anak kecil yang harus saya jaga?" Penasehat mengajak Mia ke tempat dimana Pangeran Ahmed biasa berada,"Di sana.Diantara ilalang itu anak itu biasa bermain.Anak laki2.Kau ke sana saja.Namanya Ahmed.Anaknya pendiam.Jadi kau harus lemah lembut menghadapinya.Dia juga jarang sekali tersenyum.Apalagi tertawa.Kau harus bujuk dia makan.Nah ini bawa makanan ini kepadanya.Dia ada diantara ilalang.Tempat itu penuh kenangan buat dia.Ibunya suka berada di situ.Ia masih berduka atas meninggalnya ibunya.Ingat ya namanya Ahmed." Mia lalu membawa makanan yang disiapkan dan menuju ke sebuah sudut istana yang ditanami ilalang begitu rimbunnya.Ia mencari2 sosok anak kecil,"Ahmed...Ahmed...kamu sembunyi di mana?" Pangeran Ahmed heran mendengar ada yang memanggil namanya,makin terpana lagi kala melihat pakaian yang dikenakan Mia,"Kamu ini siapa?Hanya ibuku yang biasa memanggilku begitu?" Mia kaget malah bertemu seorang pria muda nan tampan rupawan,"Saya pelayan baru nama saya Mia..maaf saya sungguh tak tahu kalau ada orang lain di sini.Saya mencari anak kecil namanya Ahmed...saya tidak tahu kalau Anda juga bernama Ahmed.Apa Anda melihat seorang anak laki2 di sekitar sini?" Pangeran Ahmed memandang ke arah sotoh istana,tampak Baginda tersenyum padanya dan disebelahnya Penasehat.Tahulah Pangeran Ahmed bahwa Mia adalah gadis yang dipilih ayahnya.Ahmed merasa lucu melihat keluguan Mia,"Kau belum pernah ke istana ya?" Mia mengangguk,"Iya...aku baru kali ini ke istana.Itupun demi ayahku..maaf malah curhat.Oh ya...bisakah Anda membantuku menemukan Ahmed,putra majikanku?" Pangeran Ahmed tersenyum,"Hanya ada satu nama Ahmed di istana.Dan kau sedang berhadapan dengan orang itu." Mia terpana,"Jadi Anda putra majikan saya?Anda yang harus saya bujuk agar mau makan?Ups..." Pangeran Ahmed mengangguk,"Ini pasti ide ayah...Ayahku memang kerap menganggapku masih anak2..." Sejak itu mereka akrab.Mia menemani Pangeran Ahmed kemana saja.Ia kian takjub kala tahu bahwa Ahmed ternyata seorang pangeran,"Ampuni hamba Pangeran.Hamba tak tahu kalau Yang Mulia adalah Pangeran...hamba rela dihukum namun jangan hukum ayah hamba..." Mia mengira Ahmed membawa ayahnya hendak dihukum tapi ternyata Pangeran memindahkan ayahnya ke ruangan yang jauh lebih bagus.Bahkan Pangeran juga memanggil tabib istana agar merawat ayah Mia,"Lakukan yang terbaik untuk kesembuhannya,tabib...Segala yang kaubutuhkan katakan saja padaku." Mia terharu dan kian terpesona pada sang pangeran.Ahmed juga dihiburkan hatinya dengan kehadiran Mia yang ceria dan perhatian.Ia bagai melihat ibundanya hidup dalam diri Mia.Cinta bersemi di hatinya.Tak lama kemudian ia menghadap ayahnya,"Ananda menyukai pilihan ayahanda.Ananda sudah jatuh hati pada Mia Ayah.Ananda ingin menikah dengannya secepatnya." Wah Baginda senang sekali dan segera melamar Mia pada ayahnya.Tentu saja ayah Mia menanyai putrinya,"Bagaimana Mia?Kau mau menjadi isteri Pangeran Ahmed?" Mia merona wajahnya dan mengangguk,"Mau Ayah..." Ahmed senang sekali dan tersenyum bahagia.Begitulah keduanya lalu menikah.Ahmed dihiburkan dari kesedihannya.Istana bukan hanya merayakan pernikahan Pangeran Ahmed tapi juga penobatan Pangeran menjadi Raja.Setahun kemudian istana kembali berpesta karena Mia melahirkan putra kembar.Namanya Amman dan Adnan.Baginda sangat bahagia mengisi hari tuanya ditemani cucu2nya.***The End*** Wah saya lupa minta ijin ke Mia,namanya saya pakai di cerpen.Moga ga marah ya...sekarang ke lagu pengisi layer ke 6 Grup G nih dia dari Gamma.Judule jeng?7 Samudera.Wah samudera apa aja itu ya?Pasifik,Atlantik,Hindia,terus?Weleh tanya mbah Google aja deh! ◆→◇ SUDAH TUJUH SAMUDERA KU ARUNGI BERSAMA DENGAN DIRIMU...( EVI POV ) Aku mencoba tidur di pesawat tapi hatiku tetap saja resah.Aku takut bertemu dengan ayah dan ibu.Apakah mereka masih marah padaku?Irwan menangkap keresahanku,"Sayang,kau belum tidur juga?Ada apa?Memikirkan apa?Jangan banyak pikiran ya?Aku bersamamu...jangan takut." Irwan mengelus kepalaku,betapa aku bersyukur diberi suami seperhatian dia.Aku meraih jemarinya,"Iya aku akan selalu ingat itu.." ★→☆ MERANGKAI HIDUP DENGAN SUKA DUKA... Irwan malah mengecup kepalaku,"Kita akan selalu bersama lewati suka dan duka.Aku bahagia sekali kembali ke Indonesia dengan kau tetap di sisiku.Makasih ya sayang mau hidup bersama denganku." Irwan sungguh membuatku jadi ingin menangis saja,kusandarkan kepalaku di bahunya.Air mata menggenang di mataku,Tuhan ...betapa aku hampir saja membuang mutiara di tanganku.Kini aku harus tegar menghadapi konsekuensi dari sikapku dulu. ■→□ SANGAT TAK BISA KUPAHAMI DAN MENGERTI YANG TERJADI KINI...( Lesti pov ) Mendengar Ibu nampak riang bicara dengan kak Irwan di telepon membuatku jadi heran.Kudekati ibu yang nampak senyum2 usai menerima telpon dari kakak,"Lesti ga ngerti deh...ibu kok bisa terlihat bahagia gitu usai terima telpon dari kakak?Memang kakak mau pulang ya Bu?" Ibu nampak mengangguk bahagia. ●→○ KAU MENJAUH DAN PERGI TINGGALKANKU... Aku menatap sendu pada ruang kerja kak Irwan,kakak akan pulang.Biasanya dia duduk di sini sibuk dengan perkara2 perdata ataupun pidana.Berkutat dengan pasal2 peradilan dan tata laksana persidangan.Kakak...rasanya sudah lama sekali kakak pergi.Kasihan kakakku...pasti ia pulang sendirian.Air mataku menetes membayangkan kakak duduk sendirian di pesawat.Melamun menatap awan.Kakakku yang malang... •→° HADIRMU AKAN MENJADI CERITA TERINDAH...( IRWAN POV ) Evi akhirnya tertidur juga di bahuku.Betapa bahagianya aku melihat ia sungguh nyata ada di sisiku.Rasanya seperti mimpi saja.Kulihat di jarinya cincin pernikahan kami melingkar di sana di jari manisnya.Aku tersenyum bahagia dan mencoba tidur juga.Aku tahu kak Igun berkali2 mencuri pandang ke arah kursiku dan Evi.Ia pasti sangat sayang sama Evi.Tenang kak...adikmu aman sama aku.Pede bener... ☆→★ SELAMA HIDUP DAN MATIKU... Selama nyawa dikandung badan,aku akan pastikan Evi hidup bahagia.Bukan hanya dalam hidup ini saja tapi bahkan sampai mati dan kalau perlu sampai hidup lagi.Kayak lagu deh...Aku akhirnya tidak tidur ...weleh...lha aku kan harus jaga Evi...suami siaga gitu loh... ○→● WALAUPUN HARUS AKU MENINGGALKAN DIRIMU...( IGUN POV ) Di bandara Soekarno Hatta kami pisah.Aku kembali ke rumah sedang Evi jelas ikut suaminya back to nature.Maksude ke rumah mertua.Begono...Kulihat mertua adikku nampak menanti dengan anak kedua mereka.Kalau ga salah namanya Lesti.Gadis itu kenapa mukanya ditekuk gitu ya?Kusapa mereka,"Tante!Om!Apa kabar?" Mereka heran lihat aku bisa bareng Evi dan Irwan,"Kalian kok bisa satu pesawat?Gimana ceritanya?" ♥→○ TAPI KAU MASIH TERSIMPAN DI HATIKU... Aku ngekek ditanya begitu,"Biar love bird di sana itu yang cerita sama kalian.He..he..soale saya paling ga jegos kalau disuruh cerita." Biar aja mereka makin penasaran.Wajah mereka kian terperangah kala melihat mesranya adikku jalan sama anak sulung mereka.Evi gelayut manja gitu dilengan Irwan.Dasar pengantin baru...bawaannya mesra melulu.. Aku bayangin Ayah dan Ibu pasti juga berekspresi sama deh...tapi sengaja kepulangan adikku dari bulan madu masih kusimpan.Biar mereka surprise gitu... ♧→♣ NAMUN TAK BISA KU INGKARI,KUSANGAT MENGHARAPKAN DIRIMU...( RITA POV ) Aku masuk ke kamar yang biasa ditempati Evi dulu.Betapa aku merindukannya.Kamu dimana sekarang Vi?Sedang apa di luar negeri sana?Sudah makan belum kamu Vi?Makan kamu kan paling susah.Irfan mengagetkanku,"Ibu...makan yuk?Isteri aku buat sayur gudeg lho.Kesukaan ibu kan?" Aku menggeleng,"Ibu ga laper Fan...kalian makan dulu aja...Jangan tunggu Ibu..." Irfan memandangku,"Evi akan baik2 saja Ibu.Ia takkan nekad lagi.Percaya sama Irfan...Kasihan Ayah juga ga mau makan ...persis kayak Ibu..." ◆→□ WALAUPUN SULIT TUK KUPAHAMI CINTAMU SAYANGMU KEPADAKU... Irfan emang anak baik dan perhatian tahu aja aku lagi ga mood makan.Tak lama isterinya datang bawa nampan berisi makanan,"Ibu...ini sudah saya buatkan makanan kesukaan Ibu.Saya juga sudah gorengkan bawang merah utuhan lho." Irfan nampak bicara dengan isterinya,"Kok malah dibawa ke sini sih?" Aku tahu jawabannya pasti suamiku yang suruh.Mas Hamdan emang pendiam tapi perhatian banget.Aku jadi iba padanya,"Maaf ya...dah bikin kalian jadi cemas.Ibu akan makan di kamar aja.Makasih ya..." Kulangkahkan kaki ke ruang makan yang ada cucu2ku juga Ramzi dan isterinya,"Mana ayah kalian?" Ramzi menjawab,"Biasa Bu.Di kolam." Kubawa nampan makananku menuju ke sana,Mas Hamdan nampak duduk di tepi kolam.Ia pasti mengenang saat Evi mengiris nadinya di sana.Kutaruh nampannya di dekatnya,"Aku ga enak makan sendirian Mas..." Ia tersenyum kecut padaku,"Maafkan aku...ya Sayang...aku overprotektif ya sama Evi...?" Aku duduk di sebelahnya,"Ga Mas...kamu hanya terlalu sayang sama Evi...sama anak perempuan kita yang tersisa..." Aku raih kepalanya,ia menangis sembari menyandarkan kepalanya di bahuku,aku juga berkaca2.Aku mengerti perasaannya.Mengerti ketakutannya.Aku sungguh mengerti... ◆←◇ SEPANJANG HIDUP DAN MATIKU...( IRFAN POV ) Aku tanya sama kak Ramzi,"Ibu ga ke sini kak?" Kak Ramzi menunjuk ke arah kolam,"Ayah Ibu di sana..." Aku melangkah menuju kolam,langkahku terhenti mendengar suara isak tangis ayah,"Evi akan mengerti sikap keras kita kan Sayang...?" Aku jadi pingin nangis juga,andai saja tak ada tragedi itu...mungkin rumah ini ga jadi aneh seperti sekarang.Aku menyayangkan sikap Cici yang memilih mati bunuh diri daripada hidup merana.Segitu amat buat pria gaje.Hidup kok ga dihargai.Kasihan ayah dan ibu.Sudah besarin dengan susah payah eh...malah ga dihargai perjuangannya.Kasihan ayah dan ibu... Irwan dan Evi dah sampai Indonesia.Gimana reaksi Lesti lihat kakaknya begitu hepi bersama Evi?***see you next eps***

Eps 45 CERBUNG KELIMA 》HARUSKAH BERAKHIR
++++] HARUSKAH BERAKHIR EPS 45 ]]]]]]]× And He Came = Dan Ia Datang ××××[ Huruf G Layer 7 ÷÷÷÷} KU TAK PERLU BICARA AGAR KAU TAHU SEMUA TENTANG CINTAKU PERASAANKU...( IRWAN POV ) Turun dari pesawat,Evi nempel aku terus.Ia seperti orang ketakutan.Tangannya ga pernah lepas dari genggamanku.Apa dia nervous ya mau ketemu keluarga aku?Hanya Ayah yang tahu soal misiku dalam bulan madu.Lagian ga mungkin beliau ember ke mana2.Kulihat ayah dan ibu juga Lesti nampak disapa oleh Kakaknya Evi yang jalan lebih dulu dari kami.Katanya ia mau segera kasih surprise ke ortunya.Emang kak Igun orangnya paling suka ngerjain.Jahil banget dia.Kulihat Lesti juga ada,kulambaikan tanganku pada mereka.Ayah nampak kaget melihat aku pulang bersama Evi.Ibu jelas nampak tenang sendiri dan segera memelukku,"Putra Ibu sudah kembali...syukurlah kalian baik2 saja." Lestilah yang nampak menghindari Evi dan mendekatiku sambil menangis,"Kakak ...hu..hu...Lesti kangen banget sama kakak..." Evi nampak sedih walau ia tak mengatakan perasaannya,kenapa Lesti ga menyambut dia ya?Tapi ibu meraih Evi dalam pelukannya,"Menantuku terima kasih ya sudah menjaga putra Ibu di sana...selamat datang kembali ibu ucapkan..." }}}}}= KU YAKIN KAU MENGERTI APA YANG KINI KURASA DI LUBUK HATIKU HANYALAH DIRIMU... Aku yakin Ibu tahu apa yang kini kurasakan di lubuk hatiku,aku yakin ibu tahu semua.Gestur ibu yang mengusap wajah Evi menenangkan hatiku.Apalagi kala ayah juga ga menepis cium tangan dari isteriku,"Ayah...maafkan menantu ayah ini ya..." Ayah memotong perkataan Evi,"Masa yang lalu sudah berlalu jangan diungkit lagi.Ayah harap sekarang kita semua membuka lembaran baru...selamat datang di keluarga kami Nak Evi..." ===={ TAK PERLU BICARA DENGARKANLAH OH SAYANGKU.... Evi nampak berkaca2,kulepaskan pelukanku pada Lesti dan segera kuraih isteriku,"Ayo kita pulang sayang..." Tak banyak bicara kami semua selain saat melepas kak Igun,"Salam buat Ayah Ibu ya kak..Irwan dan Evi pasti akan segera ke sana.Makasih ya kak dah mengawal kami dari Dubai he..he.." Hanya Evi nampak memeluk kakaknya sambil menangis tanpa kata tapi aku tahu dalam sekali arti usapan tangan Kak Igun di punggung Evi. {{{{{< KU TAK PERLU MENUNGGU SAAT KAU JAUH DARIKU... Kak Igun lalu pamitan,"Kakak harus pergi Vi...taxinya menunggu.Dah semua!!" Evi segera kurengkuh dalam pelukanku,"Daah Kak Igun..." Ayah dan Ibu bahkan Lesti nampak memperhatikan gesturku dengan Evi.Rasa heran nampak jelas terlihat di wajah mereka.Apalagi di wajah Lesti.Jelas mereka tahu semua kayaknya soal misi itu.Namun ayah nampak biasa saja ga banyak bicara seperti biasa.Ntar aja kutanya sama beliau. <<<<> SELALU KUJAGA SETIAKU UNTUKMU....( AYAH IRWAN POV ) Saat membantu memasukkan barang2 ke mobil,Irwan mendekatiku dan bertanya,"Ayah apa mereka tahu soal misi itu?" Ayah memandangku,"Ayah tak pernah melanggar janji ayah.Kau tahu ayahmu ini.Ibumu akhir2 ini jadi pendiam demikian juga adikmu.Apalagi ayahmu ini selama kau pergi ayah disibukkan dengan kasus2 klien ayah.Ayah lebih sering di luar kota daripada di rumah." >>>>€ DAN BIARKAN AKU MERINDU...( LESTI POV ) Aku kangen banget sama kak Irwan.Aku ga sabar pingin meluk dia.Apalagi aku pernah mimpi buruk soal dia kala dia berada di luar negeri.Aku mimpi kakak ditembak teroris gitu.Ya ampun aku lihat kakak bersimbah darah gitu di mimpiku.Lalu aku terbangun.Sejak itu kerinduanku padanya kian mendalam. €€€€♥MERINDUKAN DIRIMU SETIAP WAKTUKU DAN BIARKAN AKU MENCINTA... Namun sama kak Evi aku benci sama dia.Aku nyesel kenalin kakakku ke kak Evi.Ternyata dia jahat.Dia ga pantas dapat kakakku.Ga pantas banget!Dia membohongi kakakku.Dia pembohong!Pasti dia sekarang dah hepi sama pria yang dia cinta.Dasar perempuan tega! ♥♥♥£ MENCINTAI DIRIMU SEPANJANG HIDUPKU DAN BAWALAH CINTAKU SELALU BERSAMAMU.... Yang kusesali adalah mereka terlanjur diikat dalam perkawinan.Kakakku juga terlanjur cinta.Coba dari awal dia jujur aja takkan sebesar ini kali rasa kecewaku sama dia.Kenapa dia ga nolak kakak aku dari awal?Kenapa dia memberi angan2 pada kakakku lalu dia menghancurkan semuanya.Dulu aku begitu memuja dia.Dia adalah diva di kampus.Suara bagus dan wajahnya sangat eksotis.Tapi kini aku jijik sama dia.Foto2 dia aja aku bakar semua.Dulu aku fabs berat dia.Aku bangga banget kakakku dapat dia.Tapi kini..denger lagunya diputer aja aku segera muak.Semua koleksi aku tentang dia kumusnahkan.Aku benci dia!Dia membuat kakakku patah hati.Aku harap dia ga akan pernah hadir lagi dalam hidup kakakku. ££££♡ BERSAMAMU 3X .... Namun aku terpana kala kulihat kakakku tak sendirian.Perempuan yang kubenci itu bersamanya!Bersamanya!Kok bisa? ♡♡♡¥ KUINGIN KAU YANG BICARA MENGUNGKAPKAN CINTA DENGAN HATIMU... Makin kaget lagi aku kala lihat mereka jalan berdua mesra gitu.Pegangan tangan dan tatapan mata kak Irwan nampak penuh cinta gitu ke tuh perempuan.Apa yang terjadi di luar negeri ya? ¥¥¥¥¤ TAHUKAH DIRIMU KU MERINDU... Aku ga sudi nyapa kak Evi.Illfeel aku lihat dia.Saat ibu nyambut dia aku segera memeluk kakakku,"Kakak...Lesti kangen sama kakak..." Kakak segera memelukku juga,"Kakak juga Les..kamu kok malah kurusan?" ¤¤¤¤₩ HANYA DIRIMU YANG KUTUNGGU DI SETIAP HARI MALAMKU... Gimana aku ga kurusan,lha aku mikir kakak terus.Aku dekap dia erat.Kakakku sayang...kakakku yang kasihan.Kuperiksa dia,"Kakak sehat kan?Kata ibu kakak sempat sakit di sana...Lesti cemas...setiap malam Lesti berdoa buat kakak..." ₩₩₩` HANYA DIRIMU DIRIMU... Hanya buat kakak aku berdoa.Tak sudi aku doain kak Evi.Perempuan itu bikin kakakku merana.Aku ga sudi mendoakan kebaikannya.Enak aja! `````% HARIKU INDAH,MALAMKU INDAH,HIDUPKU INDAH.... Kakak membelai kepalaku,"Kakak memang sempat sakit di sana tapi untung ada kakak iparmu.Dia yang merawat kakak di sana.Kau harus berterima kasih padanya.Ayo sambut dia juga." Aku tertegun mendengarnya.Apa ga salah denger nih?Kak Evi merawat kakakku?Bukannya dia ga cinta sama kak Irwan?Bukannya kakak ke Turki demi nyatuin dia sama pria pilihannya?Kenapa jadi perhatian dan kini malah mesra gitu sama kakakku? %%%~ KAULAH INDAH UNTUKKU ....( Evi pov ) Sedih aku saat Lesti mengacuhkanku.Memandangkupun ia ga mau.Apa salahku sama dia?Perasaan dia dulu nyaman banget sama aku.Malah dia bilang ngefans berat sama aku.Sekarang kok beda ya?Untunglah Ibunya Irwan ga kayak adiknya Irwan,dia menerimaku dengan baik.Memelukku dengan hangat.Aku terkenang Ibu di rumah.Seandainya ibu di sini pasti akan lebih indah lagi. ~~~¿ DAN BIARKAN AKU MERINDU... Betapa aku ingin meminta maaf pada ibu juga ayah.Seperti yang kulakukan pada ayahnya Irwan.Namun sepertinya aku harus menata diri dulu supaya mereka mau memaafkanku.Irwan tahu aku sedang galau,"Kau lelah ya?Kita pulang dulu.Biar kau bisa istirahat.Ayo naik ke mobil." ¿¿¿¿_ AKU MERINDU MERINDUKAN DIRIMU AHA AHA...SETIAP WAKTUKU... Aku duduk di belakang dengan Irwan.Kusandarkan kepalaku di bahunya.Entah kenapa aku merasa agak pusing.Mungkin efek perubahan jam kali.Jadinya agak pusing.Kulihat keluarga Irwan semua memperhatikan gerak gerik kami.Walau ga terlihat banget tapi aku tahu mereka mengamati setiap gerak gerik kami. ____¡ DAN BIARKAN AKU ( MENCINTA ) AKU MENCINTA... Irwan mengusap kepalaku,"Kamu pusing ya?Tidur saja.Kita sudah di Indonesia sekarang.Semua aman." Suamiku sayang,betapa dia perhatian banget sama aku.Tapi aku janji mulai kini aku akan jadi isteri yang baik buat dia.Mencintainya sepenuh hatiku. ¡¡¡¡¡\ MENCINTAI DIRIMU SEPANJANG HIDUPKU ... Betapa hanya dia yang membuatku nyaman di mobil.Jujur aku memang ga akrab selama ini sama ayah dan ibunya Irwan.Hanya sebatas menghormati dan mengikuti etika yang ada.Tapi kini aku akan menganggap mereka sebagai ayah dan ibuku juga.Semua demi Irwan,pria yang kucintai sekarang dan sepanjang hidupku nanti.Suamiku sayang.. \\\\》 AKU MERINDU HANYA DIRIMU....( Rita Pov ) Melihat Igun pulang hatiku berdesir kupikir Evi yang datang namun kala kubuka pintu dan melihat putraku yang berbadan gede itu berdiri di hadapanku sebagian senyumku sirna.Ia meraihku dalam pelukannya,"Bunda!!Igun coming home nih!" Aku coba tersenyum namun ia menangkap kesedihanku,"Kenapa sedih sih?Bunda kangen Evi ya?" Aku hanya bisa mengangguk,"Iya Gun..Bunda kangen sama adikmu...kapan ya dia pulang?" Akankah Igun memberitahu bahwa Evi sudah di Indonesia?***see you next eps***
Eps 46 Cerbung kelima ● HARUSKAH BERAKHIR
●◆◇● HARUSKAH BERAKHIR EPS 46
TIKET K by Rezky ◇●●◆
◆●●◇ Layer G 8 : Put Away His Wife =Menyingkirkan Isterinya ●◇◆●

●■□● SEDALAM YANG PERNAH KURASA HASRATKU HANYALAH UNTUKMU...( IGUN POV )
Lihat wajah kecewa Mommy aku jadi merasa bersalah deh nyembunyiin soal kepulangan Evi.Pastinya Mommy bakal hepi banget kalau tahu bahwa Evi dah bisa menerima Irwan,pria yang mereka pilihkan.Aku jadi bimbang mau nyimpan atau kasih tahu ga soal kabar ini.Eh untung Daddy coming,"Igun!Si bongsor Ayah sudah kembali rupanya.Kok ga telpon biar bisa Ayah jemput?"
Aku segera memeluk beliau,"I miss you Daddy...sehatkan My Lovely Daddy?"
Ayah tersenyum walau kutahu ada gurat kesedihan di wajah tuanya,"Ayah baik.Ayo cerita gimana perjalanan bisnis kamu.Sukses fashion shownya?"
Wah aku segera cerita dari A sampai Z sampai no dot com juga.Weleh...Aku seneng lihat mereka tertawa dengan kelucuan dalam gaya ceritaku.Hasratku kini hanya ingin melihat mereka bahagia di usia emas mereka.
●•○● TERUKIR MANIS DALAM RENUNGAN JIWAMU JIWAKU MENYATU...
Apalagi Irfan dan isterinya nimbrung,"Igun!!"
Wah pada bongkar bawaanku semua,"Mana oleh2nya nih?"
Kak Ramzi juga bawa kompinya,"Tuh lihat siapa yang datang!Ayo serbu!!"
Wah2 ponakanku nemplok semua ribut gitu.Weleh...namun aku masih melihat ditengah2 kegembiraan itu ayah tampak merenung.Aduh kayaknya aku harus hubungi Evi deh.Biar secepatnya kemari.Kasihan My Mommy and Daddy.Ga tega lihatnya...

●○•● BIARKAN KURASAKAN HANGATNYA SENTUHAN KASIHMU...( LESTI POV )
Sampai rumah kulihat kak Irwan nampak terharu dan menggendong kak Evi masuk rumah.Iih...ngapain juga pakai gaya india gitu.Bukannya mereka ga saling cinta?Munafik!Aku muak lihat ekspresi kak Evi yang nampak surprise gitu.Amit2!
Aku nyeletuk,"Kakak norak ah!Mana oleh2 buat Lesti??Lesti dah ga sabar nih!"
Kak Irwan segera menurunkan isterinya entah masih isteri atau cuma sandiwara aja depan ayah ibu.Ntar tahu2 cerai dah ga heran.Dan kuharap secepatnya itu terjadi biar aku ga lihat kak Evi lagi.Perempuan tega!
Entah kemana perginya semua rasa kagumku padanya yang dulu begitu kurasakan dengan menggebu2.Aku merasa lebih seperti hatters sekarang daripada fans.
×♡�× BAWA DAKU PENUHIKU ...
Aku tahu kakak dan isterinya bertanda petik itu kelelahan tapi aku sengaja bikin kak Irwan sibuk menjawab pertanyaanku,"Turki itu kayak gimana sih kak?Panas ya?Pria2nya pasti jahat2 ya?Gangster gitu ya wajahnya?"
Kakak tertawa mendengarku namun aku kesal karena yang jawab malah si itu tuh,"Di sana orang2nya baik kok,kita banyak dibantu .."
Aku malah bergumam sinis,"Kalau gitu kenapa ga tinggal aja disana sekalian?Ngapain pakai ikut pulang?Huhh muna..."
Ibu segera menegurku,"Lesti!Kok sinis gitu sih omongannya?Udah sekarang biarkan kakakmu istirahat.Mereka pasti capek."
Aku bahkan ga sudi kala ayah suruh aku minta maaf,"Ayo Lesti minta maaf sama kakak iparmu."
Aku kabur ke kamar bawa oleh2ku,"Lesti ga salah kok...memang itu kan kenyataannya...Lesti dah tahu semua kok."
Semua terpana mendengar ucapanku tapi aku dah bete lihat kakak iparku.Ngapain juga dia masih balik ke Indonesia?Sok mesra lagi sama kakakku.Aku kunci pintu kamarku karena aku yakin pasti kakak nyusul ke kamar aku.Aku bisa nangis kalau lihat wajah dia.Ga! Aku harus kuat dan harus bisa menjauhkan kakak dari penderitaan lagi.

פ¤× BERILAH DIRIKU KASIH PUTIH DI HATIKU...( IRWAN POV )
Lesti kenapa ya?Sinis gitu sama Evi?Aneh deh.Setahuku kan dia itu yang antusias banget nyatuin aku sama Evi.Aneh deh.Kok bisa seketus itu sama idolanya?Aku lihat ayah hendak marah namun kusegera berdiri,"Biar Irwan bicara sama Lesti Ayah.."
Evi juga nampak resah dan heran.Kuusap pundaknya,"Jangan terlalu diambil hati perkataan adikku ya?Dia mungkin lagi ada masalah.Aku akan bicara padanya."
Sampai di kamar adikku eh lha kok dikunci pintunya,"Les!Buka dong!Ini kakak.Biarkan kakak masuk ya?"
Kudengar Lesti menjawab dengan suara parau,"Ga! Lesti ga mau kalau kakak juga nyuruh Lesti buat minta maaf sama perempuan itu!Ga!"
Aku heran sebegitu bencinya adikku sama Evi,padahal dulu dia ga gitu deh.Malah ngefans berat.Pasti ada sesuatu yang membuat ia bersikap begitu.Aku harus selesaikan secepatnya sebelum Evi merasa ga betah di sini.Aha aku punya ide,"Kalau kamu ga ijinin kakak masuk.Kakak akan tinggal di rumah mertua kakak saja deh."
Eh berhasil dalam hitungan kedua kudengar bunyi ceklek,"Jangan pergi...Lesti ga mau kakak pergi lagi...ga mau...hu..hu.."
Dia menangis menghambur ke pelukanku,"Adikku sayang kamu kenapa sih?Baru juga kakak datang...kok langsung bete gini...kamu ada masalah?Yuk cerita sama kakak."

○●◇◆ KUDATANG PADAMU KEKASIHKU...( RITA POV )
Entah kenapa jantungku berdebar.Ada sembilu kurasakan.Tiba2 saja aku mencemaskan Evi.Sepertinya dia sedang sedih.Hatiku resah.Suamiku yang sedang mencari inspirasi lagu nampak heran melihatku,"Kamu kenapa sayang?Mondar mandir saja sejak tadi.Mau jadi ironwoman ya?"
Aku menghela nafas dan duduk di sebuah kursi,"Aku mencemaskan putri kita Mas.Entah kenapa aku merasa dia lagi alami hal yang berat.Kita telpon dia yuk Mas?"
Suamiku menggeleng,"Kita harus kuat.Jangan lemah nanti terulang lagi tragedi Cici...kamu mau?"
Jelaslah aku ga mau,"Orang tua mana Mas mau kehilangan anaknya dengan cara tragis begitu.Ada2 saja ...aku tidur aja."
Tapi aku besok akan datang ah ke rumah besanku anggap aja silahturahmi.Pakai alasan ngantar oleh2 aja ke sana.Igun kan habis pulang dari luar negeri.Bagi rejeki kan dah wajar buat besan.Aku tersenyum sebelum tidur.

●◆★• KUCURAHKAN ISI JIWAKU HANYA PADAMU...( LESTI POV )
Akhirnya aku buka pintu juga soalnya kakak ngancam sih.Kakak kan paling teguh megang perkataannya.Kalau A ya A.Ga hari ini A besok R lalu D.Emang tempe?Mencla mencle.Kakak masuk ke kamar aku dan di situ kucurahkan semua perasaan kecewaku,"Kenapa sih kakak harus cinta sama kak Evi?Masih banyak perempuan lain yang jauh lebih baik kak...yang tulus hatinya ga kayak dia.Dia itu pembohong!Lesti benci dia!Dia bohongi kakak dia suka sama ..."
Aku kaget kakak motong ucapanku,"Sama pria bernama Reza kan?Pria Turki?"
Aku terperangah,"Kakak ketemu dia di Turki?"
Akhirnya malah kakak yang cerita gimana perjalanan dia di sana.Mengharukan sekali.Aku sampai nangis dengernya,"Kakak rela mengorbankan nyawa demi nylametin pria itu?Kakak ga mikir ayah dan ibu juga Lesti?"

¤~¤~ DALAM AIR ITU KAU BAWA SELAMANYA DIRIKU...( EVI POV )
Irwan lama sekali bicara sama adiknya ya?Aku resah di dalam kamar kami.Kamar ini masih sama ga berubah.Ada kelambu putih yang menghiasi ranjang kami.Aku ingat mendorong Irwan waktu malam pertama kami.Kasihan suamiku.Ia nampak terluka kala itu.Siapa yang ga merasa terluka oleh penolakan apalagi dari orang yang ia sayangi?Aku malah menangis karenanya,"Maafkan aku ...maafkan aku Wan..."
Aku terkejut kala sepasang lengan memelukku,"Harusnya aku yang bilang gitu kok malah kamu sayang?"
Aku tahu milik siapa sepasang lengan itu,"Irwan..."
Kulingkarkan tanganku di lehernya dan kupeluk dia erat2,"Aku merindukanmu...Rasanya sepi tanpamu di sini...Lesti bagaimana?"
Irwan malah membenamkan wajahnya di rambutku,"Dia salah paham saja.Dia pikir kamu masih mencintai Reza.Aku sudah beritahu semua.Makanya aku lama...maaf ya buat kamu menunggu.Kamu udah makan?"
Aku menggeleng,"Aku mau makan denganmu.Selera makanku hilang kalau kamu tak disisiku..."
Irwan melihat dua porsi makanan di meja dekat aku berdiri,"Ayo kita makan.Kangen masakan Indonesia."
Kami makan bersama di dalam kamar,ibunya Irwan emang jago masak,"Enak ya?Aku mau minta diajari ah soal masaka sama Ibu kamu."
Irwan tersenyum,"Asalkan kamu yang masak sayang pasti aku makan kok.Kamu ga usah takut aku ini ga susah kok orangnya."
Aku yakin soal itu Wan...aku itu yang orangnya menyusahkan malah.Bikin susah kamu maksudku.Usai makan kubawa peralatan bekas makan ke dapur.Disana aku ketemu sama Lesti.Makdeg aku lihat dia lagi buka kulkas ambil minuman dingin.

Wah apakah yang akan terjadi selanjutnya?***see you next eps***

Test Note : Like A Tree

HARUSKAH BERAKHIR EPS 47 GERBONG 5 : A Good Report
Note from The Masinis : Laporan Yang Baik Tiket S choosen by Nury : 155088-00 Layer G-9 > Grace Simon �×♡CERPEN KE - 30 by OLIVE : SELINGKUH CLBK Kudengar lagu dari sebuah rumah kala aku berkeliling menjajakan jualan baksoku.Sebuah lagu dari band kesukaanku judulnya Cinta Tak Harus Memiliki.Aku memang cuma penjual bakso keliling namun aku juga pria yang tahu apa itu cinta.Dulu aku suka banget lagu itu biasa aja dengerinnya tapi kini aku bagai disayat sembilu bila mendengarnya.Akupun menghentikan gerobakku dekat rumah itu sambil berteduh juga.Gerimis memang turun walau ga terlalu lebat.Aku bawa jas hujan juga payung namun aku masih merasa nyaman dengan sweater yang kupakai.Sweater kado dari wanita yang kucintai namun tak bisa kumiliki.Namanya Abel.Awal jumpa di saat aku ngantar bakso di sebuah pos security sebuah pabrik.Aku masuk lewat gerbang kecil gitu bawa nampan berisi dua mangkuk bakso,baksoku emang dah langganan buat satpam2 di situ.Kata mereka baksoku enak dan harganya pas di kantong.Lagian aku tuh ga pelit soal sambel atau saos. Nah kala itulah kulihat seorang karyawati sedang melakukan fingerspot.Mesin absen dengan sidik jari itu memang letaknya dekat dengan pos security juga pintu kecil tempat aku lewat.Wow!Aku terpana kayak lagu Pandangan Pertama yang biasa berkumandang di tv2.Dia cantik nian.Dandanannya tipis tapi matanya yang indah sungguh menawan hatiku.Ia tampak galau gitu karena ga sukses fingerspotnya,"Please Try Again terus sih?" Aku pernah lihat ada yang pernah alami kayak gitu sebelumnya tapi kemudian jarinya dibasahi dengan air terus dilap dan bisa.Akupun kasih saran sama dia,"Kering mungkin kulitnya Mb ayu...kasih air dulu." Eh dia malah memandangku,"Mas kok tahu nama saya?" Wei...aku tuh nyebut dia ayu karena dia memang cantik alias ayu.Rupanya dia punya nama lengkap Ayu Abelia.Aku malah jadi tahu namanya,bejo bintang 7 nih pikirku.Aku meletakkan pesananku,"Saya sungguh ga tahu nama mb kok." Dia nampak heran sambil mengambil botol minumnya lalu membasahi jarinya dengan air di dalamnya,"Lha tadi manggil nama saya?" Aku menyodorkan serbet yang kubawa pada dia,"Bersih kok mb.Pakai aja." Dia menerimanya dan mengelap jarinya dengan serbet itu,"Makasih." Dia lalu mengembalikannya dan nyoba absen lagi,"Wah bisa!Masnya hebat deh...makasih ya Mas." Aku malah memperkenalkan namaku,"Nama saya Aris mb.Dan saya ga sok tahu kok tadi,saya beneran ga tahu nama mb.Saya manggil gitu karena mb emang ayu wajahnya.He..he.." Dia tersipu malu,tambah manis banget.Aku klepek2 dibuatnya.Aku jatuh cinta. Tapi aku sadar aku ini cuma tukang bakso,cinta hanya kupendam dalam hati.Tiap ke pabrik itu,aku selalu tersenyum manis kalau ketemu dia.Lihat aja seneng banget.Cinta satu arah paling pikirku waktu itu.Hingga takdir mempertemukan kami kembali kala dia alami musibah.Waktu itu aku lewat di sebuah jalan.Daganganku dah habis aku mau isi lagi gitu.Eh kok aku lihat sebuah motor menepi.Pengendaranya kemudian pingsan di dekat kendaraannya.Ya ampun kenapa itu?Segera kudekati,astaga ini kan mb pujaan hatiku?Dia tak sadarkan diri.Kenapa dia?Segera kutelpon ambulance buat bawa dia ke RS.Motornya aku bawa ke RS.Semua barang2 dia kuamankan.Kuhubungi keluarganya lewat hp di tasnya.Rupanya dia kena maag.Kadar asam lambungnya tinggi hingga dia pingsan.Untung sempat menepi dari jalanan.Sejak itu kami menjadi dekat.Bahkan jadian.Pucuk dicinta ulam tiba.Namun kembali kayak lagu yang saat ini kudengarkan bahwa cinta tak harus memiliki.Abel demikian aku suka manggil dia.Panggilan sayangku.Biar beda dari yang lain yang biasa manggil dia Ayu.Abel tak bisa kumiliki.Ayahnya ga mau punya mantu tukang bakso keliling.Dia malah jodohin Abel sama kontraktor gitu katanya.Orang yang lebih kaya dan mapan gitu yang penampilannya ga kayak aku sederhana bin ndesit.Akupun mundur kala restu salah satu ortu gadis idamanku ga kudapatkan.Jujur aku memang cuma tukang bakso.Aku cuma tamatan SD.Pabrik mana yang mau memperkerjakan aku?Aku dari keluarga ga punya.Abel menangis kala kami putus baik2,"Mas kamu bawa aku kabur saja?Kita kawin lari." Aku ga setuju,"Ga dik.Aku bukan pria kayak gitu.Kalau emang kita ga jodoh mau lari kemana juga ga akan baik." Akhirnya dia menikah sama pria pilihan ayahnya.Aku sendiri juga akhirnya menikah sama seorang gadis yang dah hamil sama pria lain tapi pria itu kabur ga mau tanggung jawab.Aku menikahi karena belas kasihan.Nama isteriku adalah Bais.Kelihatannya lugu gitu.Dia ga terlalu tinggi.Lebih pendek dariku.Malam kian larut.Akupun pulang.Isteriku sudah tidur,yang bangun putriku yang kini udah mau masuk SD.Aku peluk dia,"Amel kok belum tidur?" Dia malah memelukku,"Nunggu Ayah." Walau bukan anak kandungku tapi aku sayang sama dia.Sudah kuanggap kayak anakku sendiri.Isteriku bangun,"Mas Amel butuh biaya buat masuk SD buat daftar sekolah,buat seragam buat buku dll.Mana bisa dari hasil jualan bakso aja?" Aku menghela nafas baru juga datang eh disuguhi minum kek malah langsung di kasih keluhan dan daftar biaya hidup.Kupandang langit yang penuh bintang,apa aku merantau saja ya?Aku pernah ditawari kerabatku buat ikut dia ke Papua.Jualan bakso di sana.Dia sukses di sana.Sedih juga tiap hari kurang uang.Isteriku emang suka dandan.Ga tahu dia itu dandan dah kayak kebutuhan pokok.Ngalahin segalanya.Aku dah pernah tegur tapi malah ribut ujung2nya.Dia juga belum mau hamil makanya mau nunggu kaya dulu.Akhirnya dengan berat hati aku beneran ke Papua.Melepas Amel dalam penjagaan ibunya,"Ayah mungkin lama baru pulang tapi Ayah pasti kirim uang buat Amel bisa sekolah ya.Baik2 ya sama Ibu.Jangan nakal!Bapak pergi ya." Sudah hampir setahun aku ga pulang.Tahu2 kok aku dikabari keluargaku katanya isteriku hamil,"Apa?Ga mungkin!Aku dah hampir setahun ga pulang ke Jawa.Kok bisa Bais hamil?" Alangkah terkejutnya aku kala kukembali.Bais beneran hamil.Aku cuma tanya satu hal sama dia,"Sama siapa kamu hamil?" Awalnya dia ga mau ngaku,"Aku kan isteri mas ya sama Mas lah!Masak sama yang lain?" Aku menggeleng sambil menahan pedih di hatiku,"Aku emang cuma tamatan SD tapi aku ga bodoh Is!Aku ga tidur sama kamu selama hampir setahun.Kamu selingkuh sama siapa??!!" Akhirnya dia ngaku,"Sama Bapaknya Amel Mas." Astaga!!Duniaku bagai runtuh.Aku terhenyak,"Kita cerai!Dia sudah menghamili kamu dua kali dan ga punya tanggung jawab sama sekali sama perbuatan dan darah dagingnya sendiri!Enak bener dia!Dimana dia??Biar aku bicara sama dia!!" Bais malah ketakutan,"Jangan Mas!Dia dah nikah.Dah punya anak.Seusia Amel juga.Temen sekelas Amel pula." Ternyata isteriku ketemu sama mantannya itu di sekolah.Ya ampun jadi dia goda suami orang atau keduanya merasa dipertemukan kembali?Gila!Sekolah malah jadi ajang selingkuh.Aku ga tahan lagi susah payah cari uang hingga ke Papua eh malah diselingkuhi.Kamipun sepakat cerai.Walau berat rasanya melepas Amel.Tapi dibalik musibah dan kelamnya nasibku aku malah ketemu cinta lamaku di persidangan cerai.Ya aku ketemu Abel lagi.Yang makin bikin aku kaget adalah ternyata pria yang menghamili Bais adalah suami Abel.OMG!Abel menangis kala cerita sama aku,"Suamiku ternyata bukan kontraktor Mas.Dia cuma mandor bangunan.Kerja ga jelas.Uang keluargaku jiga dihabisin sama dia.Ayah sampai stroke.Aku sedih mas.Parahnya lagi dia juga tidur sama adik ibuku Mas.Aku jijik sama dia Mas.Aku dah ga mau disentuh dia.Dah hampir setengah tahunan.Aku dah ga tahan lagi Mas." Aku kasihan lihat Abel kini kurus dan tampak kelelahan.Rupanya buat biaya hidup dia lakukan banyak kerjaan.Jadi tukang cuci,jualan dan yang lain.Kasihan.Kini takdir mempertemukan kami lagi.Aku kini duda dan dia janda anak satu.Kuberanikan diri main ke rumah dia lagi beberapa waktu kemudian.Ayahnya kubezuk dan tak sangka ayahnya nampak berkaca2 melihatku,"Kamu Nak Aris kan?" Aku memang sudah beda sekarang,usahaku di Papua sukses.Walau cuma jual bakso tapi hasilnya lumayan.Kini aku bisa buka warung bakso sendiri.Ga usah jualan keliling.Abel senang melihat aku datang.Aku lihat kembali senyumnya.Ayahnyapun ga menghalangi lagi hubungan kami.Malah restu dia.Aku akhirnya menikahi Abel.Menikahi wanita yang kucintai.Bahagianya karena dapat restu kini.Abel membantuku di warung baksoku yang kian ramai saja.Rejeki dibalik musibah.Bahagiaku makin lengkap kala Abel hamil.Anak dia dengan mantan suaminya cewek.Sedang sama aku laki.Kuberi nama Andy Aris.Anaknya Aris maksudnya.He..he..Ayah mertuaku juga membaik kesehatannya.Ibu mertuaku berkali2 bilang pada beliau,"Bener kan Pak,Nak Aris itu menantu yang bener.Bapak sih ga dengerin aku." Abel malah asyik menimang2 putra kami.Ia kini lebih berisi dan kembali segar wajahnya.Bahagianya aku akhirnya mendapatkan wanita yang kucintai walau prosesnya ga mudah. Aku ga tahu gimana kabar mantan isteriku.Kudengar karena malu dia dan bapaknya Amel kabur ke Jakarta.Semoga Amel ga kayak ibunya.***The End*** Gimana cerpennya?Membingungkankah?Semoga ga ya.Sekarang kita ke lagu aja.Dah sampai layer 9 nih.Juga dah memasuki 4 eps terakhir.Nih dia 'Yang Paling Indah' bersama Grace Simon. ---4 EPS TERAKHIR 'HARUSKAH BERAKHIR'--- // YANG PALING INDAH KENANGAN MANIS DI AKHIR TAHUN....// ( RITA POV ) Kedatangan Igun dari luar negeri menimbulkan kerinduan pada Evi di hatiku.Sudah lama aku ga denger soal dia.Gimana kabarmu putriku?Apa kau baik2 saja?Ibu kangen ceriamu.Apalagi saat kota merayakan tahun baru dulu.Kamu ceria sekali melihat kembang api dimana2.Sebentar lagi juga mau habis tahun ini.Semoga kau selalu sehat putriku. \\ SAAT KAU KECUP LEMBUT BIBIRKU...\\( IRWAN POV ) Aku kembali ke kamar ini lagi.Kamar pengantinku.Tapi malam pertama justru tidak kulewati di atas ranjang ini.Malam pertamaku justru di luar negeri.Masih teringat jelas di benakku malam kala Evi mendorongku saat aku hendak mengecup bibirnya dulu di kamar ini.Aku terpaku di depan lemari.Niatku mau ganti piyama terhenti oleh kenangan masa lalu.Hingga aku ga sadar kalau Evi sudah kembali dari dapur.Sepasang lengannya segera memelukku dari belakang,"Maafkan aku..." Aku raih tangannya dan berbalik menghadap dia,"Hey...kamu menangis?Ada apa?Jangan pikirkan lagi waktu dulu.Kita sudah suami isteri sekarang." Ia malah berkaca2,"Aku akan gantikan malam penuh kesedihan waktu itu dengan malam ini." Aku terpana,"Apa?Kau ga lelah?Kita habis dari perjalanan jauh lho...beneran nih?" Ia malah melepas kancing bajuku dan mendorongku ke arah tempat tidur,"Beneran....kecuali kamu yang ga mau..." Wah aku jelas mau dong!Akhirnya aku akan punya memori indah di kamar ini.♡Sensor ya...� || DI TENGAH RINTIKNYA HUJAN...|| ( LESTI POV ) Gerimis turun.Tak lama hujan juga mengguyur.Bunyi tetesan air sungguh merdu kudengar.Walau air mataku masih mengalir.Namun kini aku bisa tersenyum lega karena ternyata kakak bahagia.Banyak hal telah ia lewati demi meraih cinta kakak iparku.Walau aku masih belum mau bicara dengannya.Aku masih butuh bukti.Aku ga mudah percaya begitu saja.Saat papasan di dapurpun aku tak bicara apapun sama dia.Aku hanya ambil air segelas lalu kembali ke kamar segera.Ia nampak tertegun dan seperti ingin mengajakku bicara tapi aku ga kasih kesempatan.Aku langsung cabut ke kamar.I need time. [[ YANG PALING INDAH SAAT KAU PELUK HANGAT TUBUHKU...]] ( EVI POV ) Aku sempat tertegun melihat Lesti ga bicara apapun sama aku.Aku dah coba mancing sebenarnya,"Haus ya?" Ia diam saja dan hanya mengambil segelas air dingin dari kulkas.Mama Idayu emang suka mengisi kulkas dengan air dalam gelas2 gitu jadi siapa yang haus tinggal buka kulkas dan ambil satu gelas.Tertegun aku kala Lesti mendiamkanku dan kembali ke kamarnya.Namun aku bukan Evi yang dulu.Kini aku punya Irwan.Aku harus jaga hatiku agar hati suamiku juga terjaga.Mungkin Lesti butuh waktu menerima kehadiranku.Seperti aku butuh waktu menerima kehadiran Irwan.Aku akan utamakan perasaan suamiku dan kebahagiaannya daripada perasaanku sendiri.Akupun kembali ke kamar.Kembali aku tercekat melihat suamiku berdiri menerawang memandang ke arah tempat tidur.Karma!Aku yakin ia teringat masa lalu.Masa dimana aku menolak dia dulu.Segera kututup pintu dan kupeluk dia dari belakang.Betapa aku menyesal telah menyakiti perasaannya dulu. // SAAT KITA TERTAWA BERDUA DITENGAH DERASNYA HUJAN...// Aku berjanji dalam hatiku bahwa aku akan menghapus kenangan buruk itu dengan yang manis.Aku akan memenuhi kewajibanku sebagai isteri di kamar ini.Irwan tak percaya mendengar niatku tapi akhirnya dia tertawa bahagia. Ditengah derasnya hujan,aku menikmati setiap belaian dan sentuhan suamiku.Aku ingin ia bahagia.Aku ingin kamar ini membuat dia tak lagi tertegun sedih namun membuat dia tersenyum. >> HANYA SATU PEGANGAN YANG ADA DALAM DIRI....( Irwan pov ) Aku takkan mengingat malam penolakan itu lagi.Aku takkan menyimpan kenangan pedih itu lagi.Semua akan kuganti dengan malam ini.Malam dimana aku kembali hanyut dalam gelora asmara.Tentunya bersama wanita yang sama dengan malam yang waktu itu.Aku kan pria dengan satu wanita.Mendapatkan satu saja susah taruhan nyawa pula.Tak terpikir olehku akan menduakan Evi.Ataupun melakukan poligami.Tidak!Aku hanya akan mencintai isteriku seorang.Itulah prinsipku,peganganku sekaligus tekadku. ¤¤ CINTAKU,SETIAKU SAAT INI...( IDAYU POV ) Aku melangkah hendak ke kamar Irwan tapi aku ga jadi kala kulihat Evi masuk lalu menutup pintunya.Pasti mereka kelelahan habis perjalanan jauh.Biarin mereka istirahat saja.Soal Lesti aku mending chek langsung ke kamar dia.Jangan ganggu mereka.Lagian Irwan kayaknya lagi bahagia banget sama Evi.Semoga bukan hanya saat ini tapi seterusnya. // TIADA LAGI RINTANGAN YANG AKAN MENGHALANGI...( RITA POV ) Dinginnya...Hujan kerap turun sekarang.Mana pakai petir lagi.Kulihat suamiku sudah pulas mendengkur.Aku ga bisa tidur.Aku kepikiran Evi terus.Pokoknya besok aku mau ke rumah Jeng Idayu.Ke rumah besan.Gimana caranya aku harus ke sana ga boleh ada yang menghalangi lagi.Kenapa ya aku pingin banget ke sana? ☆☆ CINTAKU,SETIAKU SAMPAI MATI....( EVI POV ) Pagi sudah merekah.Aku merasa gerah sekali.Seperti habis olahraga saja.Aku perlu mandi nih.Keramas juga.Rambutku sampai kusut.Irwan nampak masih pulas.Kuselimuti dia.Walau dia tidur tapi susah juga lepas dari pelukannya.Dasar pak pengacara.Kuat juga dia.Tapi akhirnya aku berhasil turun juga dari ranjang.Untung kamar mandinya di dalam.Aduh kalau diluar bisa malu aku.Ketahuan deh kemarin habis ngapain sama Irwan. Aku ke kamar mandi.Segernya.Keramas dengan shampoo faveku.Rambut itu rasanya lurus gitu kalau keramas pakai itu.Usai mandi aku dandan bentar.Irwan nampak masih lelap.Biar dia tidur.Aku mau ke dapur bantu Maminya Irwan.Biasanya kalau pagi dah bangun beliau.Aku mau bantu nyiapin sarapan.Mamanya Irwan nampak tersenyum ramah melihat aku dah mandi mana keramas lagi kayaknya beliau tahu deh aku habis ngapain.Senyum2 gitu beliau,"Sudah bangun Vi?" Aku juga tersenyum,"Iya Ma.Evi masak nasi ya?" Beliau mengangguk,seneng deh bisa masak bareng mertua.Mana baik lagi orangnya.Aku akan buat sarapan untuk cintaku.Suamiku tercinta yang sedang tidur didalam kamar sana.Biar dia puas tidur dulu.Aku mau buatkan sarapan spesial. Hingga bunyi bel tanda ada tamu berbunyi,"Tingtong!" Mama Idayu nampak repot dengan cobeknya,akupun menawarkan diri ke depan,"Biar Evi Ma yang buka pintunya.Tumben pagi2 dah ada tamu." Siapa tamunya?Apakah itu Rita yang datang?***see you next eps***

3 EPS TERAKHIR GERBONG KE-5 HARUSKAH BERAKHIR :
Before Honour Is Humility
EPS 48 HARUSKAH BERAKHIR : Sebelum Penghormatan Adalah Penghinaan ♡ SEKILAS TENTANG DIRIMU YANG LAMA KUNANTI...( EVI POV ) Aku segera ke depan.Kulangkahkan kaki dengan sedikit keheranan.Kira2 siapa yang pagi2 bertamu ya?Pintu kubuka.Tampak seraut wajah yang asing berdiri di sana,"Mencari siapa ya?" Seorang pria muda berdiri dengan membawa ransel di bahunya,"Lesti ada?" Aku memandangnya sekilas,"Teman kuliah ya?" Dia malah mengulurkan tangannya,"Kenalkan mb saya Danang.Iya saya satu kampus sama Lesti mb." �MEMIKAT HATIKU JUMPAMU PERTAMA KALI....( LESTI POV ) Hari ini aku mau ke kampus lebih pagi.Aku biasanya paling malas bangun pagi.Apalagi dapat kuliah pagi jamnya.Sebenarnya kuliah pertama hari ini masih jam 9 an.Tapi jujur aku masih belum siap beramah tamah dengan kakak iparku.Mending aku ke kampus daripada harus lihat muka dia di meja makan pas sarapan. Kurapikan lagi rambutku lalu melihat jam dinding.Harusnya Danang dah datang buat jemput aku.Mending aku turun ah kayaknya aku denger suara mobil tadi.Itu pasti dia. Akupun menutup pintu kamarku dan menuruni tangga sambil mengenang kala aku jumpa pertama dengan Danang. ♡♡ JANJI YANG PERNAH TERUCAP TUK SATUKAN HATI KITA...( DANANG POV ) Seperti janjiku pada Lesti bahwa aku akan jemput dia pagi ini,akupun sudah sampai di rumahnya pagi2.Sudah rapi dengan kemeja kotak2 biru lengan panjang.Tak lupa kaca mata.Kata Lesti,aku gantengan pakai kaca mata.Aku seneng banget dia muji aku he..he.. ♡♡ NAMUN TAK PERNAH TERJADI... Kubayangkan wajah manis Lesti dengan senyum centilnya akan menyambutku,namun yang bukain pintu adalah wanita yang kayaknya aku pernah lihat deh.Tapi dimana ya?Oh iya aku ingat,pas acara kampus.Dia jadi penyanyi di sana.Oh ya.ya ...Lesti pernah cerita kalau kakak dia menikah sama bintang kampus sekaligus idola dia.Oh ini kakak ipar dia yang lagi bikin dia bete?Kayaknya wajahnya lugu deh.Kok bisa bikin bete ya?Mending kenalan aja siapa tahu bisa kenal keluarga Lesti lebih lagi.Kan aku mau serius sama Lesti jadi aku harus kenal keluarga dia dong. �♡ MUNGKINKAH MASIH ADA WAKTU YANG TERSISA UNTUKKU...( RITA POV ) Aku ga bisa nahan lagi,aku harus ke rumah besanku.Segera aku siapin semua oleh2 yang mau kuberikan ke mereka.Terkejut aku kala seseorang memegang pundakku,"Ya ampun Igun!!Bikin jantungan aja deh!!" Eh malah senyum dia,"Mami mau kemana sih?Pagi2 gini dah ribet gitu?Sarapan Igun siapa yang bikin dong?Perkedel kentang fave Igun..." Aku emang keburu2 pingin pergi jadinya sampai lupa kalau aku mau bikinkan perkedel kesukaan Igun.Dasar Igun sejak pergi ke Jepang dulu dia jadi keranjingan kentang.Makan harus serba ada kentangnya.Aduh... Segera aku ke dapur deh nyiapin perkedel fave nya.Igun..Igun...coba kamu tahu betapa ibumu ini lagi mengejar waktu.Wah kayak mau naik pesawat saja. � MUNGKINKAH MASIH ADA CINTA DI HATIMU...( REZA POV )-EMIRATES STADIUM,LONDON- Nonton bola secara langsung ternyata beda banget dari nonton bola di tv.Suasana stadion yang gemuruh dan padat dengan orang sungguh terasa menakjubkan.Apalagi partai yang dimainkan adalah partai big match.Kulihat semua nampak menikmati jalannya pertandingan.Kecuali Hayati.Ia nampak melamun bahkan sempat kulihat ia menyeka matanya.Pasti nangis lagi deh mikirin mantannya.Ternyata berada di keramaian bukan jaminan bahwa kita takkan merasa kesepian.Aku malah jadi terpana memandang dia,hingga ga sadar aku malah yang jadi tontonan Hayati sekarang,"Kak?Kak Reza?" Aku kaget,"Ya?" Ia tersenyum lega,"Kakak melamunkan siapa hayo?" Aku jawab sekenanya,"Kamu!" Hayati jadi kikuk,"Kakak bisa aja deh.Wah lihat kak!!Goal!" Penonton heboh,aku ajak Hayati berdiri juga ikut heboh sekalian.Dia kaget kala aku gandeng tangannya dan mengangkat tangannya tinggi kayak penonton yang lain sambil meneriakkan nama yang bikin goal,"Giroud!!Giroud!!!" Hayati memandangku benar2 ke arahku ga melamun dia,aku malah tersenyum padanya dan berkata padanya,"Lihat hasilnya kita ga jadi kalah!Semua berubah di dua menit jelang waktu normal usai.Semua bisa berubah Hayati!Semua bisa!" Aku menggenggam jemarinya kian erat seakan aku mengisyaratkan bahwa kehidupan cintanya juga sama.Tak selamanya ia merana.Masih ada bahagia di ujung cerita.Ia tersenyum haru padaku. ♡ ANDAIKAN SAJA AKU TAHU KAU TAK HADIRKAN CINTAMU... Aku malah jadi ingat suaminya Evi.Pasti seperti ini kali ya rasanya jadi dia.Berada di dekat orang yang pikirannya ke orang lain terus.Masih mending kalau saingan cintanya masih hidup bisa diajak bicara.Lha aku?Sainganku dah tiada.Masak aku ngajak arwahnya duel?Ayak2 ae... Kini aku tahu betapa hebatnya pribadi Irwan,ia bisa meluluhkan hati sekeras Evi punya. ¤ INGINKU KUMELEPASMU DENGAN PELUKAN...( Hayati pov ) Kak Reza lucu.Dia akan berada di depan wajahku kalau aku melamun.Dia akan memasang wajah aneh gitu sampai aku tertawa melihatnya.Ada2 aja caranya bikin aku ga menerawang.Ia juga selalu bawa sesuatu jika berkunjung ke rumahku.Kadang malah dia ajak aku buat lagu.Hari2ku jadi penuh dia.Tanpa kusadari aku mulai terbiasa dengan kehadirannya.Dengan bunga kirimannya,boneka juga.Seabrek di kamarku.Semua benda itu bikin aku mau ga mau jadi mikirin dia.Pelan namun pasti bayangan Putra mulai bisa lepas dari hatiku. ¤ SESAL YANG DATANG SELALU TAKKAN MEMBUATMU KEMBALI.... Rasa sedih yang biasanya datang kini mulai terkikis.Putra sudah tiada,takkan bisa kembali ke dunia ini.Hangat sekali tangan kak Reza menggenggam jemariku.Rasanya seakan Putra yang berada di sisiku. ¤¤ MAAFKAN AKU YANG TAK PERNAH TAHU... Pertandingan sudah usai.Kami hendak pulang namun tiba2 ada keributan di luar stadion.Ada orang membawa senapan dan menembak tak tentu arah.Aku kaget sekali melihat orang2 panik.Hingga kak Reza mendorongku sambil berteriak,"Hayati awas!!Aaakkkhh!!" Kak Reza kena tembakan orang gila itu,dia menyelamatkanku,"Kak Rezaaa!!!" Aku panik lihat darah di punggungnya,"Tolong!!Tolong!!" Kupeluk dia sambil menangis,"Bertahan Kak!!Bertahan!!Jangan tinggalin Hayati!!Kakak!!" Dia malah tersenyum bahagia,"Akhirnya....kau.... memikirkanku juga...." Untunglah pertolongan medis segera datang dan membawa semua korban penembakan ke RS.Penembaknya sendiri mati ditembak polisi setempat.Disinilah titik balik kehidupanku. // HINGGA SEMUANYA PUN KINI TLAH BERLALU...( EVI POV ) Tamunya kupersilahkan duduk.Tapi kemudian Lesti muncul dan gembira sekali menyambut pria bernama Danang itu.Ia tidak melihat aku sama sekali.Malah segera pamit pergi ke Mama Idayu,"Lesti kuliah dulu Ma!" Aku nawarin sarapan,"Ga sarapan dulu Les?Sudah matengan lho." Lesti jawab pendek,"Ga." Dia lalu pergi berlalu bersama Danang.Walau jawabannya hanya pendek namun aku ambil positifnya saja bahwa dia masih mau bicara denganku.Lega deh. >>> MAAFKAN AKU... Setelah Lesti dan teman prianya pergi,aku kembali membantu Mama Idayu menyiapkan meja.Menata masakan di atas meja.Mama memang suka masak sendiri.Soal dapur Mama paling anti mempercayakan ke pembantu.Mama Idayu tersenyum padaku,"Coba Lesti kayak kamu suka bangun pagi.Bakal Mama ajari masak dia." Aku meletakkan piring2 di meja,"Makhlum masih muda Ma,lagi seneng2nya menikmati jadi mahasiswa." Mama Idayu malah mengelus pundakku,"Maafkan dia ya?Adiknya Irwan itu emang beda dari kakaknya yang anteng dan pengertian.Yang sabar ya sama dia?" Aku mengangguk,"Iya Ma.Evi akan ikuti nasehat Mama." Aku hendak ke kamar mau bangunin Irwan kala kembali terdengar bunyi bel,"Ting tong!" Segera aku menuju depan lagi,paling Lesti ada yang ketinggalan kali.Tapi kalau Lesti kok bunyiin bel segala.Kenapa ga main masuk aja ya?Jadi kepo.Pagi2 tamunya siapa lagi ya? Siapa hayo?***see you next eps***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar