•
Part 201 ♡ I AM HIS QUEEN
Forgive the past...
Bus yang membawa rombongan Adijaya Group akhirnya tiba juga di hotel.Para karyawan heboh lihat hotel yang dibooking,"Itu kan hotel bintang lima?Wow!Baru kali ini seumur2 tidur di hotel bintang lima.Biasanya juga paling banter tidur di losmen,ngekost apa ngontrak.Sekarang byuh..byuh...hotel bintang lima.Astaga!Apa ga mahal nih harga kamar semalamnya?"
Raka meminta semua untuk tenang,"Mohon perhatian!Kita sudah tiba di hotel tempat kita menginap selama di Bali.Semua sudah punya denah kamar masing2 kan?Silakan ambil kuncinya di petugas hotel di sana.Satu jam lagi kita kumpul di hall untuk opening ceremony.Akan ada sambutan khusus dari Presdir kita.Oke sekarang bisa masuk ke kamar masing2!"
Laras kepikiran sesuatu dan mendekati Anabela,"Bu Anabel bisa minta tolong ga?"
Anabel jawab,"Jelas siap saya mbak Laras.Anabella adalah asisten yang terhebat...tercepat..tergesit...ter...ter..ter...pokoknya.Ada perintah apa mbak Laras?"
Laras berbisik pada Anabella,sambil melihat ke arah Vino yang sedang bicara serius dengan Sean.Anabella manggut2,"Baik mbak Laras.Anabella siap melaksanakan semua perintah mbak Laras."
Laras lega,'Aku harus melakukan ini supaya tak ada lagi ganjalan di hati aku.Supaya aku siap menjadi isteri Vino yang sesungguhnya.'
Laras mendekati Vino pas banget ada awak media yang meliput kegiatan Family day Adijaya Group,"Pak Vino,jujur saya kagum dengan kemurahan hati Anda membawa karyawan Anda berlibur rekreasi bersama ke pulau Bali.Boleh bawa keluarga lagi.Dan semuanya gratis ya.Wow...masih dapat uang saku pula.Mengapa Anda tidak memakai dana family day untuk memperluas bisnis Anda atau membeli aset apa begitu?Ini ga sedikit lho...milyaran mungkin ya..."
Vino menjawab,"Bagi saya kunci kesuksesan itu adalah memberi.Saat kita menaburkan kebaikan pada orang lain maka kita akan menuai berlipat kali ganda.Dikasihi orang lebih baik daripada harta yang banyak.Uang takkan memuaskan kita.Tapi membuat orang lain bahagia itu sebenarnya kita tengah merenda kebahagiaan kita sendiri.Iya kan sayang?"
Laras mengiyakan.Nempel manja gitu.Anabella disuruh apa ya sama Laras?Bersambung...
Forgive the past...
Bus yang membawa rombongan Adijaya Group akhirnya tiba juga di hotel.Para karyawan heboh lihat hotel yang dibooking,"Itu kan hotel bintang lima?Wow!Baru kali ini seumur2 tidur di hotel bintang lima.Biasanya juga paling banter tidur di losmen,ngekost apa ngontrak.Sekarang byuh..byuh...hotel bintang lima.Astaga!Apa ga mahal nih harga kamar semalamnya?"
Raka meminta semua untuk tenang,"Mohon perhatian!Kita sudah tiba di hotel tempat kita menginap selama di Bali.Semua sudah punya denah kamar masing2 kan?Silakan ambil kuncinya di petugas hotel di sana.Satu jam lagi kita kumpul di hall untuk opening ceremony.Akan ada sambutan khusus dari Presdir kita.Oke sekarang bisa masuk ke kamar masing2!"
Laras kepikiran sesuatu dan mendekati Anabela,"Bu Anabel bisa minta tolong ga?"
Anabel jawab,"Jelas siap saya mbak Laras.Anabella adalah asisten yang terhebat...tercepat..tergesit...ter...ter..ter...pokoknya.Ada perintah apa mbak Laras?"
Laras berbisik pada Anabella,sambil melihat ke arah Vino yang sedang bicara serius dengan Sean.Anabella manggut2,"Baik mbak Laras.Anabella siap melaksanakan semua perintah mbak Laras."
Laras lega,'Aku harus melakukan ini supaya tak ada lagi ganjalan di hati aku.Supaya aku siap menjadi isteri Vino yang sesungguhnya.'
Laras mendekati Vino pas banget ada awak media yang meliput kegiatan Family day Adijaya Group,"Pak Vino,jujur saya kagum dengan kemurahan hati Anda membawa karyawan Anda berlibur rekreasi bersama ke pulau Bali.Boleh bawa keluarga lagi.Dan semuanya gratis ya.Wow...masih dapat uang saku pula.Mengapa Anda tidak memakai dana family day untuk memperluas bisnis Anda atau membeli aset apa begitu?Ini ga sedikit lho...milyaran mungkin ya..."
Vino menjawab,"Bagi saya kunci kesuksesan itu adalah memberi.Saat kita menaburkan kebaikan pada orang lain maka kita akan menuai berlipat kali ganda.Dikasihi orang lebih baik daripada harta yang banyak.Uang takkan memuaskan kita.Tapi membuat orang lain bahagia itu sebenarnya kita tengah merenda kebahagiaan kita sendiri.Iya kan sayang?"
Laras mengiyakan.Nempel manja gitu.Anabella disuruh apa ya sama Laras?Bersambung...
•
Part 202 ** I AM HIS QUEEN
Evil heart...
Rani mondar-mandir di kamar luxnya,"Sampai di Bali aja masih belum dibaca pesanku...Revan...Revan...kamu dimana sih Nak..."
Anabella mendekat,"Bu Rani mau saya ambilkan sesuatu?Snack atau teh herbal mungkin?"
Rani malah duduk sambil berpangku tangan,"Ga usah Anabel.Saya lagi kepikiran Revan.Masih belum kasih kabar juga."
Anabel akhirnya kasih ide,"Biar saya cari Bimo Bu untuk kontak bodyguard yang di rumah biar nyariin Mas Revan.Biar Ibu Rani lebih tenang.Bagaimana?"
Rani setuju.Anabella buru2 nyari Bimo sekalian melaksanakan tugas dari Laras,'Aneh juga mbak Laras kok minta dua lampion buat apa ya?Jadi heran deh...sama perahu pula..aku harus cari nih...'
Sementara itu Revan akhirnya bangun juga,kaget dia lihat jam dan matahari yang sudah mau terbenam.Kucek2 mata lihat jam tangan dia,"What??!!Ini sudah sore?Astaga kan aku harus ke Bali.Gimana sih kok malah lupa waktu gini?Aku harus segera pesen tiket nih!!Mana belum ngepack baju lagi.Astaga!!Hpku low bate lagi.Ampun deh..."
Revan hendak balik ke rumah tapi dia ga jadi,"Kalau aku balik ke rumah pasti ada bodyguard yang jaga di sana dan pastinya mereka bakal laporin aku ke mama.Atau ke Vino.Wah ga..ga..aku mending langsung ke bandara aja.Langsung cabut ke Bali aja.Sebelum Laras diapa2in sama Vino disana."
Revan langsung ngepack baju dia yang ada di apartemen,mandi cap bebek.Cap cus ke bandara.Sementara Laras terpana2 lihat kamar dia dan Vino,'Wow!Ini indah banget.Ada kelambunya tempat tidurnya.Kayak tempat tidur raja2 saja.Semua serba putih.Wah...kok aku jadi bayangin Vino dan aku ada di situ ya?Ups...Laras..mikir apaan sih.'
Jalan ke kamar mandi,'Wah bathtubenya dikasih bunga2...Vino ada2 aja deh..semuanya mewah sekali.Shampoo,sabun ya ampun semua branded...gila...ini berapa sewanya semalam ya?'
Vino kemana?Vino lagi sama Sean bahas soal resepsi,"Gimana perahunya udah dapat?Pakaian Balinya juga the best kan?Lukisan2 yang dibuat sama Ayah mertuaku pajang juga ya di sana.Kamu ga lupa bawa kan?Oke...nanti aku akan beritahu soal pernikahanku di opening ceremony."
Lho Vino kok juga cari perahu buat apa ya?Sehati ya sama Laras?Apa Vino tahu soal tugas dari Laras ke Anabella?Tbc..
Evil heart...
Rani mondar-mandir di kamar luxnya,"Sampai di Bali aja masih belum dibaca pesanku...Revan...Revan...kamu dimana sih Nak..."
Anabella mendekat,"Bu Rani mau saya ambilkan sesuatu?Snack atau teh herbal mungkin?"
Rani malah duduk sambil berpangku tangan,"Ga usah Anabel.Saya lagi kepikiran Revan.Masih belum kasih kabar juga."
Anabel akhirnya kasih ide,"Biar saya cari Bimo Bu untuk kontak bodyguard yang di rumah biar nyariin Mas Revan.Biar Ibu Rani lebih tenang.Bagaimana?"
Rani setuju.Anabella buru2 nyari Bimo sekalian melaksanakan tugas dari Laras,'Aneh juga mbak Laras kok minta dua lampion buat apa ya?Jadi heran deh...sama perahu pula..aku harus cari nih...'
Sementara itu Revan akhirnya bangun juga,kaget dia lihat jam dan matahari yang sudah mau terbenam.Kucek2 mata lihat jam tangan dia,"What??!!Ini sudah sore?Astaga kan aku harus ke Bali.Gimana sih kok malah lupa waktu gini?Aku harus segera pesen tiket nih!!Mana belum ngepack baju lagi.Astaga!!Hpku low bate lagi.Ampun deh..."
Revan hendak balik ke rumah tapi dia ga jadi,"Kalau aku balik ke rumah pasti ada bodyguard yang jaga di sana dan pastinya mereka bakal laporin aku ke mama.Atau ke Vino.Wah ga..ga..aku mending langsung ke bandara aja.Langsung cabut ke Bali aja.Sebelum Laras diapa2in sama Vino disana."
Revan langsung ngepack baju dia yang ada di apartemen,mandi cap bebek.Cap cus ke bandara.Sementara Laras terpana2 lihat kamar dia dan Vino,'Wow!Ini indah banget.Ada kelambunya tempat tidurnya.Kayak tempat tidur raja2 saja.Semua serba putih.Wah...kok aku jadi bayangin Vino dan aku ada di situ ya?Ups...Laras..mikir apaan sih.'
Jalan ke kamar mandi,'Wah bathtubenya dikasih bunga2...Vino ada2 aja deh..semuanya mewah sekali.Shampoo,sabun ya ampun semua branded...gila...ini berapa sewanya semalam ya?'
Vino kemana?Vino lagi sama Sean bahas soal resepsi,"Gimana perahunya udah dapat?Pakaian Balinya juga the best kan?Lukisan2 yang dibuat sama Ayah mertuaku pajang juga ya di sana.Kamu ga lupa bawa kan?Oke...nanti aku akan beritahu soal pernikahanku di opening ceremony."
Lho Vino kok juga cari perahu buat apa ya?Sehati ya sama Laras?Apa Vino tahu soal tugas dari Laras ke Anabella?Tbc..
•
Part 203 ** I AM HIS QUEEN
Opening Ceremony...
Vino mencari Laras ke kamar,"Sayang,rupanya kamu di belakang sini.Lihat kolam renang ya?Kamu suka?"
Laras malah langsung meluk Vino,"Bagus banget viewnya.Jernih banget airnya.Biasanya juga lihatnya sungai.Itupun airnya ga sejernih ini.Belum lagi disediain buat bikin kopi atau teh.Vin,ini pasti mahal ya..."
Vino mengusap wajah isterinya,"Buat karyawan aku aja aku beri yang bagus kok apalagi buat kamu.Isteri aku sendiri.Jelas yang terbaik dong.Kamu tahu ga hotel ini istimewa lho karena punya koneksi langsung ke pantai lho.Habis opening ceremony kita lihat sunset ya di sana.Pernikahan kita besok pagi.Malam ini gladi resiknya.Kamu udah siap kan?"
Laras mengangguk nyandar manja di dada sang milyarder kita,cie...Laras jadi batal mau ngajak bicara Vino,'Padahal aku dah mau ajak dia ke pantai buat lihat sunset.Eh dia dah duluan ngajak.Kok bisa samaan ya?Apa ini namanya sehati?'
Anabella datang bersama Bimo memberitahu kalau semua sudah berkumpul di hall,"Mas Vino dan mbak Laras sudah ditunggu di hall untuk opening ceremony."
Laras dan sang suami segera menuju hall diikuti Anabella dan Bimo.Saat mereka masuk Raka sedang memberi sambutan selaku ketua panitia,"Pak Presdir dan Bu Presdir sudah datang.Kami persilahkan untuk memberikan sambutan.Kepada Bp Presdir kita,Pak Alvino Adijaya,kami persilahkan."
Vino naik ke panggung sambil menggandeng sang isteri,"Selamat petang semuanya.Kita bersyukur diberi nikmat yang luarbiasa sehingga bisa tiba di sini dengan selamat.Tema family day tahun ini adalah 'new life in our family'.Kita bersama di sini sebagai keluarga besar Adijaya Group.Secara spesial mari beri ucapan selamat datang kepada anggota baru keluarga kita yaitu isteri saya,Laras Adijaya."
Laras tersipu diberi tepuk tangan riuh oleh seluruh karyawan jajaran kantor pusat Adijaya Group,"Terima kasih semuanya."
Semuanya menatap penuh hormat ya walaupun ada yang iri tapi biasalah namanya juga anake wong akeh.Vino melanjutkan,"Saya membawa kalian semua ke Bali sebenarnya selain untuk kegiatan tahunan juga karena moment ini saya ingin mengadakan pesta yang sesungguhnya atas pernikahan saya."Semua terpana.Nikah?Bersambung.....
Opening Ceremony...
Vino mencari Laras ke kamar,"Sayang,rupanya kamu di belakang sini.Lihat kolam renang ya?Kamu suka?"
Laras malah langsung meluk Vino,"Bagus banget viewnya.Jernih banget airnya.Biasanya juga lihatnya sungai.Itupun airnya ga sejernih ini.Belum lagi disediain buat bikin kopi atau teh.Vin,ini pasti mahal ya..."
Vino mengusap wajah isterinya,"Buat karyawan aku aja aku beri yang bagus kok apalagi buat kamu.Isteri aku sendiri.Jelas yang terbaik dong.Kamu tahu ga hotel ini istimewa lho karena punya koneksi langsung ke pantai lho.Habis opening ceremony kita lihat sunset ya di sana.Pernikahan kita besok pagi.Malam ini gladi resiknya.Kamu udah siap kan?"
Laras mengangguk nyandar manja di dada sang milyarder kita,cie...Laras jadi batal mau ngajak bicara Vino,'Padahal aku dah mau ajak dia ke pantai buat lihat sunset.Eh dia dah duluan ngajak.Kok bisa samaan ya?Apa ini namanya sehati?'
Anabella datang bersama Bimo memberitahu kalau semua sudah berkumpul di hall,"Mas Vino dan mbak Laras sudah ditunggu di hall untuk opening ceremony."
Laras dan sang suami segera menuju hall diikuti Anabella dan Bimo.Saat mereka masuk Raka sedang memberi sambutan selaku ketua panitia,"Pak Presdir dan Bu Presdir sudah datang.Kami persilahkan untuk memberikan sambutan.Kepada Bp Presdir kita,Pak Alvino Adijaya,kami persilahkan."
Vino naik ke panggung sambil menggandeng sang isteri,"Selamat petang semuanya.Kita bersyukur diberi nikmat yang luarbiasa sehingga bisa tiba di sini dengan selamat.Tema family day tahun ini adalah 'new life in our family'.Kita bersama di sini sebagai keluarga besar Adijaya Group.Secara spesial mari beri ucapan selamat datang kepada anggota baru keluarga kita yaitu isteri saya,Laras Adijaya."
Laras tersipu diberi tepuk tangan riuh oleh seluruh karyawan jajaran kantor pusat Adijaya Group,"Terima kasih semuanya."
Semuanya menatap penuh hormat ya walaupun ada yang iri tapi biasalah namanya juga anake wong akeh.Vino melanjutkan,"Saya membawa kalian semua ke Bali sebenarnya selain untuk kegiatan tahunan juga karena moment ini saya ingin mengadakan pesta yang sesungguhnya atas pernikahan saya."Semua terpana.Nikah?Bersambung.....
•
Part 204 ¤¤ I AM HIS QUEEN
Embracing my future...
Vino mengundang secara langsung semuanya ke acara pernikahannya,"Besok pagi,jam 10 acara resepsinya.Kalian semua silakan datang.Ga usah mikir soal kado atau yang lain,cukup datang dengan doa restu kalian,itu lebih dari cukup buat kami."
Jelas semua senang,apalagi Vino ga mandang level atau jabatan.Tukang cleaning service aja boleh datang,"Ya ampun baru kali ini saya diuwongke sampai menyentuh hati saya.Biasanya saya itu dipandang sebelah mata karena miskin eh sekarang boleh datang ke pestanya Pak Vino.Ya ampun saya cuma kasih doa yang baik2 semua yang baik buat pernikahan Pak Vino.Orange baik bener...makin respect saya sama beliau."
Semua menuju pantai sambil bicarain acara besok,"Pantas kok di wanti2 bawa baju pesta rupanya buat ini to.Untung saya bawa baju pesta saya yang terbaik.Jadi ga malu2in deh."
Vino sendiri jalan2 sama Laras menikmati sunset agak menjauh dari yang lain soalnya Laras ingin bicara private gitu.Laras menunjuk ke sebuah perahu yang telah disediakan Anabella,"Kita naik perahu yuk Vin...dekat aja kok..."
Vino naik duluan,'Kok Laras ngajak naik perahu sih?Padahal besok konsep nikahnya kan aku belum kasih tahu kalau juga bakal pakai perahu.Cuma perahunya agak beda sih.Aku minta dihias soalnya.Ya iyalah buat my lovely queen gitu loh.'
Laras malah oleng saat masuk ke perahu,untung Vino sigap,"Eitt!"
Laras jatuh di pelukan sang suami,berpandangan gitu mereka.Jadi malu deh...mana Vino malah berbisik lagi,"Aku udah ga sabar nunggu besok.Dimana kau resmi menjadi milikku.Just mine."
Laras malah berkata,"Vin,sebelum kita menikah aku ingin kau memaafkan semua kesalahan yang pernah kubuat baik sengaja atau tidak.Terutama soal pernikahan rekayasa kita yang dirancang untuk mengambil semua hartamu.Maafkan aku ya Vin,aku tak tahu bahwa aku hampir saja menjadi alat untuk mengambil milikmu.Maafkan aku..."
Vino malah heran,"Itu bukan salahmu sayang.Aku juga tak pernah menyalahkanmu.Kau juga korban sayang..."
Laras mengusap wajah suaminya,"Aku juga minta maaf kalau aku bawa banyak kesulitan dalam hidup kamu dalam bisnis kamu.Bahkan dalam keluarga kamu.Apalagi latar belakang aku kan bukan..."
Laras nangis.Tbc.....
Embracing my future...
Vino mengundang secara langsung semuanya ke acara pernikahannya,"Besok pagi,jam 10 acara resepsinya.Kalian semua silakan datang.Ga usah mikir soal kado atau yang lain,cukup datang dengan doa restu kalian,itu lebih dari cukup buat kami."
Jelas semua senang,apalagi Vino ga mandang level atau jabatan.Tukang cleaning service aja boleh datang,"Ya ampun baru kali ini saya diuwongke sampai menyentuh hati saya.Biasanya saya itu dipandang sebelah mata karena miskin eh sekarang boleh datang ke pestanya Pak Vino.Ya ampun saya cuma kasih doa yang baik2 semua yang baik buat pernikahan Pak Vino.Orange baik bener...makin respect saya sama beliau."
Semua menuju pantai sambil bicarain acara besok,"Pantas kok di wanti2 bawa baju pesta rupanya buat ini to.Untung saya bawa baju pesta saya yang terbaik.Jadi ga malu2in deh."
Vino sendiri jalan2 sama Laras menikmati sunset agak menjauh dari yang lain soalnya Laras ingin bicara private gitu.Laras menunjuk ke sebuah perahu yang telah disediakan Anabella,"Kita naik perahu yuk Vin...dekat aja kok..."
Vino naik duluan,'Kok Laras ngajak naik perahu sih?Padahal besok konsep nikahnya kan aku belum kasih tahu kalau juga bakal pakai perahu.Cuma perahunya agak beda sih.Aku minta dihias soalnya.Ya iyalah buat my lovely queen gitu loh.'
Laras malah oleng saat masuk ke perahu,untung Vino sigap,"Eitt!"
Laras jatuh di pelukan sang suami,berpandangan gitu mereka.Jadi malu deh...mana Vino malah berbisik lagi,"Aku udah ga sabar nunggu besok.Dimana kau resmi menjadi milikku.Just mine."
Laras malah berkata,"Vin,sebelum kita menikah aku ingin kau memaafkan semua kesalahan yang pernah kubuat baik sengaja atau tidak.Terutama soal pernikahan rekayasa kita yang dirancang untuk mengambil semua hartamu.Maafkan aku ya Vin,aku tak tahu bahwa aku hampir saja menjadi alat untuk mengambil milikmu.Maafkan aku..."
Vino malah heran,"Itu bukan salahmu sayang.Aku juga tak pernah menyalahkanmu.Kau juga korban sayang..."
Laras mengusap wajah suaminya,"Aku juga minta maaf kalau aku bawa banyak kesulitan dalam hidup kamu dalam bisnis kamu.Bahkan dalam keluarga kamu.Apalagi latar belakang aku kan bukan..."
Laras nangis.Tbc.....
Part 205 ~~ I AM HIS QUEEN
Be merciful..
Vino langsung meraih sang isteri dalam
dekapannya,"Hey...kok malah nangis sih kan kita mau nikah besok.Kok malah
jadi sedih...aku ga suka lihat kamu sedih..."
Laras memandang suaminya,"Jujur Vin...aku ini cuma orang
kecil.Aku ga terbiasa dengan semua kemewahan dan gaya hidup yang sekarang
kujalani.Bukan karena aku ga suka atau tak berterima kasih atas semua kebaikan
Tuhan,tapi jujur Vin...aku merasa ga layak buat kamu.Buat semua kemewahan
ini.Aku ini cuma..."
Vino menggeleng,"Sudah cukup.Sekarang biarkan aku yang
bicara.Kau mencintaiku bukan Laras Ayuningtyas?"
Laras jelas mengangguk,"Tentu saja.Aku belum pernah
merasa sebahagia ini sebelumnya."
Vino melanjutkan,"Bagaimana jika semua usahaku alami
masalah,apa kau tetap akan mencintaiku?"
Laras jawab mantap,"Iya..."
Vino nanya lagi,"Gimana kalau aku cuma seorang nelayan
yang cuma punya perahu kecil buat kerja?"
Masih saja Laras jawab 'iya',"Aku akan tetap mencintaimu
meski seperti apapun keadaanmu."
Vino memeluk Laras,"Seperti itupun aku padamu...my love
is unconditional love.Tak akan berubah meski dunia bergoncang."
Nangis deh Laras dalam pelukan pebisnis Alvino Adijaya.Laras
lalu mengajak Vino menerbangkan lampion,"Aku pernah lihat film animasi
Rapunzel.Ia dan pria yang dicintainya melihat lampion di atas perahu.Lalu pria
itu memberinya lampion untuk diterbangkan juga ke langit.Disitu ada mimpi dan
harapan mereka.Aku sudah siapkan lampionnya."
Laras membawa lampion warna biru,"Ini Vin,lepaskanlah
lampion ini ke langit sebagai bukti kau melepaskan maaf untukku."
Vino menyalakan lampionnya,"Aku melepaskan maaf buat
isteriku.Aku juga menaikkan doa supaya ia selalu bahagia menjadi isteriku.Menjadi
ibu bagi anak2ku.Yang banyak ya Tuhan...he..he.."
Laras tersenyum,"Dasar..."
Lampion cintapun diterbangkan.Tak ada lagi ganjalan di hati
keduanya.Sudah mantap sekarang mau memulai hidup baru bersama.Sementara Revan
kena delay pesawatnya,'Apek bener sih aku?Mau ke Bali aja susah bener!"
Gladi resikpun ga butuh waktu lama.Disitu Laras
terkesima,"Pakai adegan perahu juga ya?Kita sehati ya..."
Vino bahagia sekali,"Ya iyalah..."
Malam itu Rani mengajak Laras tidur di kamarnya.Lho?Tbc..
•
Part 206 ¤¤ I AM HIS QUEEN
Prepare me the way...
Rani membawa Laras ke kamarnya,"Khusus malam ini saja,biar Laras tidur sama mama.Biar kerasa nuansa kalian itu mau nikah.Okey Vino?"
Vino dengan sangat amat berat hati melepas Laras,"Tapi hanya malam ini saja lho Ma...malam2 selanjutnya mama ga boleh pisahin kami lagi.Vino akan nentang dengan keras.Laras kan isteri Vino mam..."
Anabella sampai nahan senyum lihat Vino merajuk kayak anak kecil diambil mainan kesayangannya,'Ya ampun Tuan Vino mukanya sampai bete gitu...kaciaan banget...'
Laras bahkan ga boleh deketin Vino,"Ma...cuma bilang met malam masak ga boleh Ma?"
Rani menggeleng dan menarik Laras ke kamarnya,"Ucapinnya lewat jarak jauh aja...itupun hanya dua menit.Mama hitung dari sekarang."
Laras buru2 deketin balkon,"Vin...kamu tidur ya...Met tidur Bayi Gede...love you!"
Vino sampai dipegangi sama Sean dan Leon biar ga deketi Laras,"Ras!!Video call ya?Met malam sayangku...Love you so much."
Eh sama Rani hp Laras disita,"Ga boleh ada kontek2an...malam ini kalian harus berjauhan dulu biar besok wangi kalau ketemu."
Vino ditarik sama Sean dan Leon,"Udah Vin masuk kamar.Ini namanya ritual pingitan.Harus dijalani semuanya.Biar afdol."
Vino malah muyer ga bisa tidur.Akhirnya malah nyari Pak Syamsul.Cerita2 sama ayahnya Laras itu sampai ketiduran dia di sofa kamarnya Pak Syamsul.Bimo sampai geleng kepala,'Ya ampun mas Vino...malah tidur di sini.Kalau dibangunin pasti kaget nih.Bisa2 saya malah kena SP nanti.Diselimuti saja deh...'
Sementara Laras juga ga bisa tidur...resah dan gelisah,"Jam berapa sih?Kenapa rasanya lama ya?"
Malam itu akhirnya berlalu juga.Tibalah hari yang dinanti2 oleh sejoli kita.The wedding day.
Laras segera mandi dan bersiap,'Akhirnya hari ini tiba juga.Aku akan memakai pakaian adat Bali.'
Vino sendiri dibangunkan oleh Pak Syamsul,"Nak Vino...Nak Vino bangun!Harus bersiap2 buat pernikahannya kan?"
Vino langsung sigap,"Astaga,jam berapa sekarang?"
Vino ingat sesuatu,"Oh ya Ayah soal yang kita bicarakan kemarin,Ayah benar setuju kan?"
Pak Syamsul jawab,"Saya malah senang jika bisa ikut membantu.Malah saya jadi punya kesibukan."
Vino lega.Memang apa sih yang dibicarakan sama Pak Syamsul?Kepo?Tbc..
Prepare me the way...
Rani membawa Laras ke kamarnya,"Khusus malam ini saja,biar Laras tidur sama mama.Biar kerasa nuansa kalian itu mau nikah.Okey Vino?"
Vino dengan sangat amat berat hati melepas Laras,"Tapi hanya malam ini saja lho Ma...malam2 selanjutnya mama ga boleh pisahin kami lagi.Vino akan nentang dengan keras.Laras kan isteri Vino mam..."
Anabella sampai nahan senyum lihat Vino merajuk kayak anak kecil diambil mainan kesayangannya,'Ya ampun Tuan Vino mukanya sampai bete gitu...kaciaan banget...'
Laras bahkan ga boleh deketin Vino,"Ma...cuma bilang met malam masak ga boleh Ma?"
Rani menggeleng dan menarik Laras ke kamarnya,"Ucapinnya lewat jarak jauh aja...itupun hanya dua menit.Mama hitung dari sekarang."
Laras buru2 deketin balkon,"Vin...kamu tidur ya...Met tidur Bayi Gede...love you!"
Vino sampai dipegangi sama Sean dan Leon biar ga deketi Laras,"Ras!!Video call ya?Met malam sayangku...Love you so much."
Eh sama Rani hp Laras disita,"Ga boleh ada kontek2an...malam ini kalian harus berjauhan dulu biar besok wangi kalau ketemu."
Vino ditarik sama Sean dan Leon,"Udah Vin masuk kamar.Ini namanya ritual pingitan.Harus dijalani semuanya.Biar afdol."
Vino malah muyer ga bisa tidur.Akhirnya malah nyari Pak Syamsul.Cerita2 sama ayahnya Laras itu sampai ketiduran dia di sofa kamarnya Pak Syamsul.Bimo sampai geleng kepala,'Ya ampun mas Vino...malah tidur di sini.Kalau dibangunin pasti kaget nih.Bisa2 saya malah kena SP nanti.Diselimuti saja deh...'
Sementara Laras juga ga bisa tidur...resah dan gelisah,"Jam berapa sih?Kenapa rasanya lama ya?"
Malam itu akhirnya berlalu juga.Tibalah hari yang dinanti2 oleh sejoli kita.The wedding day.
Laras segera mandi dan bersiap,'Akhirnya hari ini tiba juga.Aku akan memakai pakaian adat Bali.'
Vino sendiri dibangunkan oleh Pak Syamsul,"Nak Vino...Nak Vino bangun!Harus bersiap2 buat pernikahannya kan?"
Vino langsung sigap,"Astaga,jam berapa sekarang?"
Vino ingat sesuatu,"Oh ya Ayah soal yang kita bicarakan kemarin,Ayah benar setuju kan?"
Pak Syamsul jawab,"Saya malah senang jika bisa ikut membantu.Malah saya jadi punya kesibukan."
Vino lega.Memang apa sih yang dibicarakan sama Pak Syamsul?Kepo?Tbc..
•
PART 207 ×♡× I AM HIS QUEEN
Counted worthy...
Ga cuma kedua mempelai yang heboh siap2,Sean juga dah rapi berjas pagi2.Dia mastiin semua berjalan dengan baik,'Mobil pengantin yang bakal bawa Laras sudah siap.Vino...Vino...konsep pernikahannya lain dari yang lain.Dia malah pilih tema 'Dua dunia bertemu'.Dia mewakili luxurry sedang Laras ordinary.Cuma Laras malah datang dengan mobil mewah.Dihias bunga2.Sedang Vino malah datang dengan kesederhanaan.Aku ga sangka...terinspirasi dari apa Vino punya ide like this.'
Lokasi pesta memang outdoor.Sengaja dipilih hotel tersebut yang dibooking karena punya akses internal langsung ke pantai.Vino ingin kedua mamanya menyaksikan pernikahannya.Itulah kenapa dia dan Laras sepakat milih lokasi pernikahan dekat pantai biar disaksikan laut biru.Lambang sang mama kandung.Pantai nampak teduh sekali pagi itu.Indah dan tenang.Seakan seluruh alam turut merestui perhelatan tersebut.Bahasane puitis amat say?Kayak penyair ...weeleh...
Bimo dan team sudah menyisir pantai sejak kemarin.Mengamankan lokasi dari jentik2.Emang mau fogging apa?Jentik2...Jentik2 masalah maksudnya say.Keamanan hotel juga diperketat.Ga sembarang orang boleh masuk area perhelatan.Di ruang rias,Vino sedang dimake up.Sambil ditemani Norman yang hari itu juga jas2an,"Man,Hpku mana?"
Norman segera menyerahkan hp Vino,"Ini Mas..."
Nelpon Bimo dia,"Bim,kamu jaga Laras sama Pak Syamsul kan?"
Bimo jawab,"Benar Mas.Mbak Laras sedang dimake up.Agak lama soalnya disanggul Mas.Kalau Pak Syamsul sudah rapi sejak tadi.Situasi terpantau ramai lancar Mas...Raka juga sudah di lokasi mengkoordinir para tamu undangan.Mulai dari isi buku tamu,photoshoot,hingga ke acara inti semua sudah ready Mas."
Vino lega,"Kerja bagus Bim!Sean gimana?Kelihatan belum dia?"
Pas banget Sean jedul,"Hay our bridegroom.Don't panik I'm here.The car is ready to bring your beautiful bride.Relax okay?Ya ga Bim?"
Bimo cengar-cengir,"Biasa Mas Sean.Mas Vino kan ingin semuanya perfecto..."
Vino berkata,"Kalian kan tahu ini acara sekali seumur hidup aku.Ini itu moment bersejarah buat aku.Ya pasti harus perfectlah.Anabel mana?Apa sama mama?"
Bimo menjawab,"Benar Mas.Bu Rani sudah pergi sejak pagi dengan Anabel."Tbc..
Counted worthy...
Ga cuma kedua mempelai yang heboh siap2,Sean juga dah rapi berjas pagi2.Dia mastiin semua berjalan dengan baik,'Mobil pengantin yang bakal bawa Laras sudah siap.Vino...Vino...konsep pernikahannya lain dari yang lain.Dia malah pilih tema 'Dua dunia bertemu'.Dia mewakili luxurry sedang Laras ordinary.Cuma Laras malah datang dengan mobil mewah.Dihias bunga2.Sedang Vino malah datang dengan kesederhanaan.Aku ga sangka...terinspirasi dari apa Vino punya ide like this.'
Lokasi pesta memang outdoor.Sengaja dipilih hotel tersebut yang dibooking karena punya akses internal langsung ke pantai.Vino ingin kedua mamanya menyaksikan pernikahannya.Itulah kenapa dia dan Laras sepakat milih lokasi pernikahan dekat pantai biar disaksikan laut biru.Lambang sang mama kandung.Pantai nampak teduh sekali pagi itu.Indah dan tenang.Seakan seluruh alam turut merestui perhelatan tersebut.Bahasane puitis amat say?Kayak penyair ...weeleh...
Bimo dan team sudah menyisir pantai sejak kemarin.Mengamankan lokasi dari jentik2.Emang mau fogging apa?Jentik2...Jentik2 masalah maksudnya say.Keamanan hotel juga diperketat.Ga sembarang orang boleh masuk area perhelatan.Di ruang rias,Vino sedang dimake up.Sambil ditemani Norman yang hari itu juga jas2an,"Man,Hpku mana?"
Norman segera menyerahkan hp Vino,"Ini Mas..."
Nelpon Bimo dia,"Bim,kamu jaga Laras sama Pak Syamsul kan?"
Bimo jawab,"Benar Mas.Mbak Laras sedang dimake up.Agak lama soalnya disanggul Mas.Kalau Pak Syamsul sudah rapi sejak tadi.Situasi terpantau ramai lancar Mas...Raka juga sudah di lokasi mengkoordinir para tamu undangan.Mulai dari isi buku tamu,photoshoot,hingga ke acara inti semua sudah ready Mas."
Vino lega,"Kerja bagus Bim!Sean gimana?Kelihatan belum dia?"
Pas banget Sean jedul,"Hay our bridegroom.Don't panik I'm here.The car is ready to bring your beautiful bride.Relax okay?Ya ga Bim?"
Bimo cengar-cengir,"Biasa Mas Sean.Mas Vino kan ingin semuanya perfecto..."
Vino berkata,"Kalian kan tahu ini acara sekali seumur hidup aku.Ini itu moment bersejarah buat aku.Ya pasti harus perfectlah.Anabel mana?Apa sama mama?"
Bimo menjawab,"Benar Mas.Bu Rani sudah pergi sejak pagi dengan Anabel."Tbc..
•
Part 208 ~♡~ I AM HIS QUEEN
Wine of Love...
Rani Adijaya mengajak Anabella ke pantai meninjau segala kesiapan di sana,sebagai wali dari mempelai pria jelas posisi Rani sangat penting.Anabella memegang hp Bu Rani,pas Revan nelpon sedang Bu Rani lagi di pesisir pantai melabuhkan bunga,"Aku ga mau diganggu Anabel...kamu pastikan ga ada yang mengusik saya."
Anabel jawab,"Baik Bu Rani."
Jadi pas Revan nelpon Anabel yang angkat,"Oh maaf mas Revan,Bu Rani sedang tak bisa diganggu.Tadi beliau pesan begitu pada saya.Bagaimana jika telpon lagi nanti.Atau ada pesan nanti biar Anabel sampaikan?"
Revan malah bete,'Pasti Mama lagi sibuk ngurusin Vino...kalau buat Vino aja everything.Giliran aku ditinggalin.Huhh!'
Revan malah nutup telpon begitu saja.Anabel jadi kaget,"Lho kok malah diputus?Aneh!"
Rani melabuhkan bunga2 ke laut,"Ningrum...aku memang bukan mama kandung Vino,tapi ijinkan aku mewakilimu di hari bahagia dia.Kau lihat kan dia sudah dewasa.Sudah ngerti apa itu cinta.Aku telah merawatnya sejak kecil dan aku sayang padanya seperti kepada putraku sendiri.Meski begitu aku tahu kau akan tetap menjadi wanita istimewa di hati Vino meski kau telah tiada.Karena kau adalah mama kandungnya.Seperti kau selalu menjadi wanita yang dicintai oleh Mas Adijaya.Dia menikahiku hanya demi Vino.Kau tetap yang utama di hati mereka.Aku hanya ingin menyayangi Vino selayaknya seorang ibu.Itu saja.Inilah caraku membalas kebaikan suamimu.Mas Adijaya."
Rani punya ritual sendiri sebelum acara resepsi berlangsung.Sedang Vino dah kelar dandannya.Wah gagah banget pakai pakaian adat Bali.Bli..bli...pakai ikat kepala.Pakai kain gitu.Ga pakai sandal aja ganteng pisan gimana kalau pakai ...pantas ngiklan sandal.Weleh...
Para tamu udah pada berdatangan.Pembawa acara dipercayakan pada Leon dan Intan.Keduanya nampak cuap2 memberitahu para tamu untuk masuk sesuai petunjuk,"Silakan mengisi buku tamu.Kenapa harus ngisi karena nanti akan ada souvenir khusus dari kedua Pak Boss kita yang sedang berbahagia dan souvenirnya itu diberikan nanti setelah family day.Pasti penasaran kan?"
Intan menambahi,"Oleh karena itu silakan masuk ke photoshoot area setelah mengisi buku tamu.Disana ada fotografer handal."Buat?Tbc.
Wine of Love...
Rani Adijaya mengajak Anabella ke pantai meninjau segala kesiapan di sana,sebagai wali dari mempelai pria jelas posisi Rani sangat penting.Anabella memegang hp Bu Rani,pas Revan nelpon sedang Bu Rani lagi di pesisir pantai melabuhkan bunga,"Aku ga mau diganggu Anabel...kamu pastikan ga ada yang mengusik saya."
Anabel jawab,"Baik Bu Rani."
Jadi pas Revan nelpon Anabel yang angkat,"Oh maaf mas Revan,Bu Rani sedang tak bisa diganggu.Tadi beliau pesan begitu pada saya.Bagaimana jika telpon lagi nanti.Atau ada pesan nanti biar Anabel sampaikan?"
Revan malah bete,'Pasti Mama lagi sibuk ngurusin Vino...kalau buat Vino aja everything.Giliran aku ditinggalin.Huhh!'
Revan malah nutup telpon begitu saja.Anabel jadi kaget,"Lho kok malah diputus?Aneh!"
Rani melabuhkan bunga2 ke laut,"Ningrum...aku memang bukan mama kandung Vino,tapi ijinkan aku mewakilimu di hari bahagia dia.Kau lihat kan dia sudah dewasa.Sudah ngerti apa itu cinta.Aku telah merawatnya sejak kecil dan aku sayang padanya seperti kepada putraku sendiri.Meski begitu aku tahu kau akan tetap menjadi wanita istimewa di hati Vino meski kau telah tiada.Karena kau adalah mama kandungnya.Seperti kau selalu menjadi wanita yang dicintai oleh Mas Adijaya.Dia menikahiku hanya demi Vino.Kau tetap yang utama di hati mereka.Aku hanya ingin menyayangi Vino selayaknya seorang ibu.Itu saja.Inilah caraku membalas kebaikan suamimu.Mas Adijaya."
Rani punya ritual sendiri sebelum acara resepsi berlangsung.Sedang Vino dah kelar dandannya.Wah gagah banget pakai pakaian adat Bali.Bli..bli...pakai ikat kepala.Pakai kain gitu.Ga pakai sandal aja ganteng pisan gimana kalau pakai ...pantas ngiklan sandal.Weleh...
Para tamu udah pada berdatangan.Pembawa acara dipercayakan pada Leon dan Intan.Keduanya nampak cuap2 memberitahu para tamu untuk masuk sesuai petunjuk,"Silakan mengisi buku tamu.Kenapa harus ngisi karena nanti akan ada souvenir khusus dari kedua Pak Boss kita yang sedang berbahagia dan souvenirnya itu diberikan nanti setelah family day.Pasti penasaran kan?"
Intan menambahi,"Oleh karena itu silakan masuk ke photoshoot area setelah mengisi buku tamu.Disana ada fotografer handal."Buat?Tbc.
•
Part 209 ** I AM HIS QUEEN
The beginning...
Memang pada umumnya dalam hajatan pernikahan,para tamu mendapat souvenir atau kenang2an dari pihak mempelai.Bisa berupa cinderamata atau apapun juga.Vino sudah bicara dengan Laras soal ini di malam mereka saling mengikat janji kesehatian.Bahwa souvenirnya akan berupa lukisan dari foto keluarga para tamu undangan saat memasuki area perhelatan.Inilah alasan Vino,"Keluarga adalah harta yang berharga.Moment2 kebersamaan ini pantas diabadikan.Biar menjadi kenangan buat mereka.Ayah juga akan kita libatkan selain para pelukis yang sudah kita mintai kerjasamanya."
Laras setuju malah terharu,"Itu indah sekali Vin.Ayah pasti setuju.Foto keluarga yang dijadikan lukisan pasti sangat berarti penuh kenangan."
Sementara menunggu mempelai datang,para tamu undangan sibuk berfoto ria dengan keluarganya,"Pose yang bagus ya...soalnya nanti mau dijadikan lukisan.Bisa dipajang di rumah.Bisa ditunjukkan ke tetangga2 dan kerabat juga kalau kita pernah piknik ke Bali satu keluarga.Kesannya kan kita kayak orang berkantong tebal.Pose yang bagus ya...senyum semua!!"
Salah satu dari pelayan hotel kaget kala lihat foto prewedding yang dipajang di sepanjang area resepsi,'Lho itu kok mirip teman SMA ku si Laras...tapi ga mungkin deh...tapi lukisan yang itu...beneran deh itu Laras.Aku kan inget banget baju kucel dia.Bajunya cuma itu2 aja.Tapi...kok bisa sih dia dapat pebisnis seganteng ownernya Adijaya Group?Nikahnya di Bali lagi.Dulu kan dia aku ledekin karena ga bisa ikut piknik ke Bali.Astaga...sekarang...malah nikah mewah gini di Bali.Di hotel bintang lima paling terkenal di Bali pula.Aku aja bisa kerja sini susah bener masuknya.Lapis2 filternya.Dia malah jadi tamu kehormatan hotel.Gila!!Aku mau ketemu dia ah...'
Tapi susah sekali bisa nembus pengamanan untuk Laras,meski pelayan hotel sekalipun,"Maaf mbak ga bisa masuk ke sana.Kecuali dapat ijin khusus dari Boss saya.Lagipula acara pernikahan mau dimulai.Mempelai wanita akan segera menuju ke lokasi pernikahan."
Pelayan hotel itu hanya bisa lihat Laras dari jauh,'Ya ampun bener itu Laras.Astaga...dia cantik banget.Aku sampai hampir ga kenal.Aku ga sangka orang yang dulu kuejek kini jadi ...'Tbc....
The beginning...
Memang pada umumnya dalam hajatan pernikahan,para tamu mendapat souvenir atau kenang2an dari pihak mempelai.Bisa berupa cinderamata atau apapun juga.Vino sudah bicara dengan Laras soal ini di malam mereka saling mengikat janji kesehatian.Bahwa souvenirnya akan berupa lukisan dari foto keluarga para tamu undangan saat memasuki area perhelatan.Inilah alasan Vino,"Keluarga adalah harta yang berharga.Moment2 kebersamaan ini pantas diabadikan.Biar menjadi kenangan buat mereka.Ayah juga akan kita libatkan selain para pelukis yang sudah kita mintai kerjasamanya."
Laras setuju malah terharu,"Itu indah sekali Vin.Ayah pasti setuju.Foto keluarga yang dijadikan lukisan pasti sangat berarti penuh kenangan."
Sementara menunggu mempelai datang,para tamu undangan sibuk berfoto ria dengan keluarganya,"Pose yang bagus ya...soalnya nanti mau dijadikan lukisan.Bisa dipajang di rumah.Bisa ditunjukkan ke tetangga2 dan kerabat juga kalau kita pernah piknik ke Bali satu keluarga.Kesannya kan kita kayak orang berkantong tebal.Pose yang bagus ya...senyum semua!!"
Salah satu dari pelayan hotel kaget kala lihat foto prewedding yang dipajang di sepanjang area resepsi,'Lho itu kok mirip teman SMA ku si Laras...tapi ga mungkin deh...tapi lukisan yang itu...beneran deh itu Laras.Aku kan inget banget baju kucel dia.Bajunya cuma itu2 aja.Tapi...kok bisa sih dia dapat pebisnis seganteng ownernya Adijaya Group?Nikahnya di Bali lagi.Dulu kan dia aku ledekin karena ga bisa ikut piknik ke Bali.Astaga...sekarang...malah nikah mewah gini di Bali.Di hotel bintang lima paling terkenal di Bali pula.Aku aja bisa kerja sini susah bener masuknya.Lapis2 filternya.Dia malah jadi tamu kehormatan hotel.Gila!!Aku mau ketemu dia ah...'
Tapi susah sekali bisa nembus pengamanan untuk Laras,meski pelayan hotel sekalipun,"Maaf mbak ga bisa masuk ke sana.Kecuali dapat ijin khusus dari Boss saya.Lagipula acara pernikahan mau dimulai.Mempelai wanita akan segera menuju ke lokasi pernikahan."
Pelayan hotel itu hanya bisa lihat Laras dari jauh,'Ya ampun bener itu Laras.Astaga...dia cantik banget.Aku sampai hampir ga kenal.Aku ga sangka orang yang dulu kuejek kini jadi ...'Tbc....
•
•
Part 210 ** I AM HIS QUEEN
Enter into my rest....
Mempelai wanita jelas didampingi ayahnya,Pak Syamsul tampak pakai pakaian adat Bali juga.Terpana ia lihat Laras,'Cantiknya putri Ayah...kayak bidadari turun dari kahyangan.'
Lihat Pak Syamsul gandeng Laras menuju mobil membuat Lia,teman sekampung Laras kian terpana,'Ga salah lagi itu Laras.Lha itu kan Pak Syamsul.Kok sehat bugar gitu ya?Bukannya biasanya sakit2an ya?Sekarang kehidupan mereka benar2 berubah drastis.Ya ampun naik mobil mewah lagi.Biasanya juga kemana2 jalan kaki.'
Laras sebenarnya yang naik perahu tapi sama Vino dituker,dia yang naik perahu dan Laras naik mobil.Semua hadirin diminta berdiri menyambut kedatangan kedua mempelai.Laras dari luar dan Vino dari dalam dengan perahu.Diiringi lagu A Thoussand Years,ost Twilight pas wedding itu.Leon tersenyum lihat sohibnya,'Vino...Vino..akhirnya lepas masa lajang juga.Ga sangka padahal dia itu paling dingin sama cewek eh lha kok malah duluin aku.Nyalip aku dia.'
Vino malah terpukau lihat Laras turun dari mobil dan jalan menuju ke arahnya,'My queen...cantiknya disanggul gitu.Makin jelas keibuannya.Ga sangka akhirnya aku menemukan wanita yang kucintai.'
Laras diserahkan Pak Syamsul kepada Vino,langsung Laras gandeng lengan Vino.Merekapun diresmikan menjadi suami isteri.Vino mencium kening Laras sebagai tanda mereka kini sah menjadi suami isteri.Sungkem sama kedua orangtua juga.Rani dan Pak Syamsul.Keduanya menitikkan air mata bahagia.Hadirin dipersilahkan menikmati hidangan yang sudah tersedia.Banyak stand kuliner di sana.Khas Bali semua.Ada tari2an juga meramaikan suasana.Namun yang paling menyentuh adalah saat Vino dan Laras duet bersama menyanyikan lagunya Naff,Akhirnya Kumenemukanmu.Nyanyinya balas2an dan penuh penghayatan,"Akhirnya Kumenemukanmu...saat hati ini mulai merapuh...jangan pernah letih tuk mencintaiku..."
Vino dan Laras juga suap2an,bikin baper gitu.Apalagi Vino malah berbisik memuji sang isteri,"Kamu cantik banget sayang..."
Laras tersipu,"Kamu juga ganteng banget...gagah."
Yang lucu pas session kesan dan pesan dari orang2 terdekat.Mewakili pihak orang tua jelas Rani dulu,"Vino itu anaknya susah mengungkapkan hati.Makanya saya kaget..."Tbc..
Enter into my rest....
Mempelai wanita jelas didampingi ayahnya,Pak Syamsul tampak pakai pakaian adat Bali juga.Terpana ia lihat Laras,'Cantiknya putri Ayah...kayak bidadari turun dari kahyangan.'
Lihat Pak Syamsul gandeng Laras menuju mobil membuat Lia,teman sekampung Laras kian terpana,'Ga salah lagi itu Laras.Lha itu kan Pak Syamsul.Kok sehat bugar gitu ya?Bukannya biasanya sakit2an ya?Sekarang kehidupan mereka benar2 berubah drastis.Ya ampun naik mobil mewah lagi.Biasanya juga kemana2 jalan kaki.'
Laras sebenarnya yang naik perahu tapi sama Vino dituker,dia yang naik perahu dan Laras naik mobil.Semua hadirin diminta berdiri menyambut kedatangan kedua mempelai.Laras dari luar dan Vino dari dalam dengan perahu.Diiringi lagu A Thoussand Years,ost Twilight pas wedding itu.Leon tersenyum lihat sohibnya,'Vino...Vino..akhirnya lepas masa lajang juga.Ga sangka padahal dia itu paling dingin sama cewek eh lha kok malah duluin aku.Nyalip aku dia.'
Vino malah terpukau lihat Laras turun dari mobil dan jalan menuju ke arahnya,'My queen...cantiknya disanggul gitu.Makin jelas keibuannya.Ga sangka akhirnya aku menemukan wanita yang kucintai.'
Laras diserahkan Pak Syamsul kepada Vino,langsung Laras gandeng lengan Vino.Merekapun diresmikan menjadi suami isteri.Vino mencium kening Laras sebagai tanda mereka kini sah menjadi suami isteri.Sungkem sama kedua orangtua juga.Rani dan Pak Syamsul.Keduanya menitikkan air mata bahagia.Hadirin dipersilahkan menikmati hidangan yang sudah tersedia.Banyak stand kuliner di sana.Khas Bali semua.Ada tari2an juga meramaikan suasana.Namun yang paling menyentuh adalah saat Vino dan Laras duet bersama menyanyikan lagunya Naff,Akhirnya Kumenemukanmu.Nyanyinya balas2an dan penuh penghayatan,"Akhirnya Kumenemukanmu...saat hati ini mulai merapuh...jangan pernah letih tuk mencintaiku..."
Vino dan Laras juga suap2an,bikin baper gitu.Apalagi Vino malah berbisik memuji sang isteri,"Kamu cantik banget sayang..."
Laras tersipu,"Kamu juga ganteng banget...gagah."
Yang lucu pas session kesan dan pesan dari orang2 terdekat.Mewakili pihak orang tua jelas Rani dulu,"Vino itu anaknya susah mengungkapkan hati.Makanya saya kaget..."Tbc..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar