I AM HIS QUEEN^^^ PART 231-240


Part 231 ** I AM HIS QUEEN
Welcoming....
Laras memilihkan pakaian buat Vino,"Kita pakai putih aja ya Vin?"
Vino mah apapun yang dipilihkan isterinya pasti dipakai,"Aku percaya pilihanmu pasti pas buat aku sayang...tapi kamu ga capek nih?"
Laras merapikan rambut sang suami,"Aku tidak akan pernah lelah mencintaimu.Aku juga tahu kok kamu ini pemimpin perusahaan.Jadi pasti banyak kegiatannya.Aku akan temani dengan senang."
Vino kagum,"Aduh...kamu kok gemesin sih sayang....aku jadi kangen lagi deh..."
Laras mencegah Vino yang hendak menggendongnya,"Eit!!Vino...kita ditunggu.Kasihan panitianya..."
Vino manyun,"Tapi ini kan masih honeymoon kita...lagian aku kan atasan mereka.Mereka pasti ga berani protes."
Laras membelai pipi suaminya,"Vino yang dewasa mana?Kok jadi unyu2 gini?Hmmm...ntar malam aku janji kamu boleh puasin kangen kamu sama aku..."
Vino langsung berbinar,"Benar?Janji?"
Laras mengangguk,"Janji!"
Wah hepi gitu Vino dan langsung bersiap,"Rambutku dah rapi kan?Yuk ke ball room.Makin cepat kita datang makin cepat selesainya.Terus kita bisa...he..he.."
            Laras juga memakai gaun warna putih.Senada biar berkesan couple.Kedatangan mereka jelas menarik perhatian,apalagi MC nya adalah Ahua,heboh nian acaranya,"Akhirnya Pak Boss dan Bu Boss datang juga...mari kita sambut dengan tepuk tangan sebagai ucapan terima kasih dari kita atas kemurahan mereka sehingga family day di Bali bisa terselenggara."
Laras jadi tersipu sepanjang jalan menuju meja mereka,'Ya ampun disambut meriah gini.Kayak artis aja.Padahal dulu ayah dan aku kerap dikucilkan sama tetangga.Acara2 warga kerap ayah ga dilibatkan.Ya ampun ...ini malah disambut hangat.Dikasih meja paling terhormat pula.'
            Dunia memang berputar Ras...ga selamanya hilang harapan orang sengsara itu.Vino melambaikan tangan menyapa semuanya dengan senyuman,sedang tangan satunya jelas menggandeng sang isteri menuju meja utama.Ahua membawakan acara dengan meriah,"Mumpung Pak Boss berkenan hadir nih...mari kita dengar sambutan dari beliau.Silakan Mas Vino!"
Vino memandang sang isteri dibalas dengan anggukan,baru naik dia ke stage.Semua dipersilahkan duduk,"Bagaimana tadi acara jalan2nya?Kalian senang?"
Semua jawab,"Senang!!"
Tbc....

 Part 232 ** I AM HIS QUEEN
The fellowship...
Vino lega semua menikmati acara demi acara,"Saya berharap...ups...kami,saya dan my beautiful wife there ...give salute to her..."
Semua menyapa Laras,"Selamat malam Ibu ..."
Laras mendapat karangan bunga dari panitia sebagai ucapan selamat datang di Adijaya Group,"Terima kasih..."
            Terharu deh Laras,tersenyum dia pada sang suami yang nampak berwibawa di atas stage.Vino membalas dengan tatapan nan dalam,bikin para hadirin jadi baper soalnya disyut kamera pas close up pula,"Aduh Pak Vino sama isterinya keren nian.Bajunya senada putih.Ga pamer pula malah tampak bersahaja saja.Dari cara lihat aja dah so sweet gitu.Apalagi pas masuk tadi.Aduh gandengan tangannya itu lho...uluhhh...uluhh bikin meleleh..."
Vino senang melihat sang isteri merasa nyaman di acara perusahaannya,"Terima kasih buat semua panitia and all my family,Adijaya's family...semua sudah memberi support buat acara family day ini.Jadikan moment ini sebagai acara keluarga,bila ada ketidaknyamanan silakan menemui panitia supaya bisa segera dilakukan perbaikan.Sekian dari saya silakan dilanjutkan acaranya."
           Vino hendak turun dari panggung tapi dicegah oleh Raka,dibisiki sesuatu gitu.Vino nampak mengangguk2.Acara dilanjutkan dengan aneka games.Laras nampak menikmati acara sambil santap malam bersama Vino,"Vin,acaranya seru ya?Semua jadi akrab.Padahal ada berapa banyak departemen Vin?"
            Vino jawab sambil menikmati kecantikan sang isteri,kirain menikmati kuliner khas Bali.Weleh...tetep aja ga dikamar diball room fokusnya tetep aja Laras.Laras jadi heran lihat Vino ga jawab,"Vin...aduh malah lihatin aku melulu...sampai ga denger ya pertanyaanku...gimana nyadarinnya ya?"
Diusap deh pipi Vino,"Sayang..."
            Wah berhasil!Vino tersadar,"Hmm...apa sayang?Kamu mau suapi aku?Boleh..."
Laras mesem,'Beneran ga nyambung nih...suapi aja deh...biar punya energi buat nanti malam...ups...Laras mikir apaan sih?'
Rani dan Sean nyamperin meja Vino,"Kalian serasi sekali.All white.How sweet..."
Sean senang karena memang pakaian2 itu dia yang siapin,"Mereka memang cocok banget in white Aunty...look great!"
Vino malah berbisik sama Sean,"Thanks ya Sean...dah siapin semuanya.Good job!!"
Tbc..

 Part 233 ** I AM HIS QUEEN
The right choise...
Sean nyamperin meja utama sebenarnya on the mission,"Bu Boss he...he..bisa pinjam Vino tidak?Sebentar saja biasa soal bisnis..."
Laras ga curiga dong,"Oh...gpp.Terserah Vino saja.Panggil Laras saja gpp kok."
Vino berdiri,"Aku pergi bentar ya sayang..."
             Laraspun ditemani Anabella dan Bu Rani.Laras lega diberitahu kalau Revan balik ke Jakarta,'Syukur deh dia ga ada.Kalau ada dia bawaannya serem.'
Tapi Vino ga balik2 juga,Laras jadi cemas.Sean juga ga kelihatan.Leon juga ga kelihatan.Raka juga.Pak Bimo juga ga kelihatan.Laras jadi resah,"Bu Anabel,kok Vino belum balik2 ya?"
             Anabel coba hubungi Sean ga aktif hpnya.Bimo juga.Rani sibuk dengan para petinggi perusahaan.Hp Vino sama Laras.Laras celingukan hingga kemudian Ahua memberitahukan,"Berikutnya ada games spesial nih.Games ini buat mengetes seberapa kenalkah Ibu Boss kita pada Pak Boss kita.Kepada Ibu Laras dipersilakan naik ke panggung."
Laras masih cemas,"Bu Anabel,Vino mana?"
Mukanya galau habis gitu,Ahua akhirnya mendekat,"Mbak Laras...nyari Mas Vino ya?"
Laras jawab,"Iya Pak Ahua...Bapak lihat ga?Atau tahu gitu Vino kemana?Kok ga balik2 ya?"
Ahua mengajak Laras ke pentas,"Mas Vino ada di panggung."
Laras lihat ke arah panggung,"Mana?"
Ahua memberitahu,"Mbak Laras lihat bilik2 itu kan?Nah di salah satu bilik itu ada Mas Vino."
Laras hendak ke panggung,tapi Ahua memberitahu lagi,"Tapi kalau mau dapetin Mas Vino,mbak Laras harus ikut game dulu.Semua setuju ga kalau Bu Boss kita ikut game?"
            Jelas pada setuju.Mereka semua ingin tahu seberapa dalam cinta keduanya.Laras akhirnya setuju,"Terus aturan mainnya gimana?"
Ahua menerangkan,"Nah di tiap bilik ada orangnya.Salah satunya jelas Mas Vino.Nah Mbak Laras hanya bisa merhatiin tangan yang keluar dari celah tiap bilik.Tapi untuk bisa lihat tangan tiap bilik,mbak Laras harus bisa jawab pertanyaan kami seputar mas Vino.Silakan jawab pertanyaan dulu baru pilih biliknya.Siap?"
Laras deg2an,"Siap."
Pertanyaannya adalah,"Sebutkan negara mana di Eropa yang pernah dikunjungi Mas Vino?"
Laras ingat Vino pernah cerita soal London,"Inggris."
Ahua berkata,"Benar!Silakan pilih biliknya."
Laras pilih bilik no 1.Vinokah disana?Tbc...

 Part 234 ** I AM HIS QUEEN
That he...
Laras mendekat ke bilik satu.Ahua memberi aba2,"Mbak Laras...he..he..boleh dilihat tapi ga boleh dipegang ya...kecuali Mbak Laras yakin itu adalah Mas Vino.Silakan dipegang tangannya kalau udah yakin itu benar Mas Vino.Mengerti ya?"
             Laras mengangguk dan sepasang tangan dijulurkan sampai sebatas pergelangan keluar dari celah bilik pertama.Laras liatin,'Terakhir kuku Vino ga panjang deh.Aku inget banget malam pertama kami.Cara dia membelaiku,menyentuhku semuanya ga ninggalin bekas kuku...tapi ini kok panjang2 ya...ini bukan Vino.'
Laras menggeleng,"Bukan ini Pak Ahua!"
Ahua yang tahu siapa dibalik bilik satu mencoba membuat Laras ragu dengan keputusannya,"Yakin nih mbak Laras itu bukan tangan Mas Vino?Kok bisa yakin itu bukan tangan Mas Vino darimana?"
Laras malah tersipu,"Hmm...gimana ya jelasinnya...Vino itu ga suka pelihara kuku...kalau ini kukunya panjang2...bukan Vino banget deh."
Ahua mesem,"Cie...kenal banget nih ye sama tangan suami tercinta...ya udah kita lihat ya siapa yang ada dibalik bilik satu.Ada yang mau jadi sukarelawan nih buat narik siapa yang ada di balik bilik satu?Kita undi doorprize aja ya.Buat hadiah tv 32 inch,kita panggil ya siapa ya yang dapat.Mbak Laras silakan ambil nih undiannya!"
            Laras mengambil undian yang ditaruh dalam toples kaca,disitu ada potongan kupon angka.Setiap karyawan akan mendapat dua kupon angka.Satu disimpan panitia untuk undian doorprize,satunya disimpan peserta untuk ambil hadiah jika dapat.Laras mengambilnya dan menyerahkan ke Ahua.Semua hadirin deg2an termasuk Ahua,"Moga saya yang dapat he..he.."
Ahua membacakannya,"Yeah bukan no saya...Pegang semua kuponnya ya!Kepalanya 1 nih...hayo siapa yang merasa kuponnya depannya angkanya 1?Lambai2kan tangan!!"
Heboh deh para peserta,dan akhirnya disebutkan,"Yang berhak bawa pulang tv LED 32 inch adalah no 132!!"
Wah yang dapat karyawan yang baru aja kerja 3 bulan di perusahaan Vino,"Ya ampun saya ga sangka.Bejo bener kerja di perusahaan ini.Baru lepas training jadi satpam.Eh ya pas bener dirumah ga ada tv.Mau beli belum ada uang.Rejeki tole..."
Sujud syukur yang dapat,sampai berkaca2 dia saat naik ke panggung.Siapa ya di bilik satu?Tbc...

 Part 235 ** I AM HIS QUEEN
Remember you...
             Penerima hadiah bersalaman dengan Laras,lalu dipersilahkan menarik penghuni bilik 1 untuk keluar.Ahua kasih aba2,"Dalam hitungan ke-3 tarik ya Mas!Oke...Ayo hitung sama2 benar ga bahwa yang dibilik 1 bukan Pak Vino!!1...2...3!!!Tarik Mas!!"
Laras yakin itu bukan Vino dab benar memang bukan Vino tapi...Raka!!Ketua panitia Family Day!!Ahua mengacungkan jempol sama Laras,"Hebat mbak Laras.Ternyata bener bukan Mas Vino!"
Raka mendekati Laras,"Mohon maaf ya Ibu kalau kita sembunyiin Bapak di antara bilik.Biasanya kan Bapak serius tuh kalau di family day tetap aja bahas kerjaan.Nah sekarang ada Ibu nih kelihatan beda gitu Bapak.Waktu saya tanya berkenankah ikut game eh beliau bersedia.Jadi semuanya sudah atas izin Bapak kok."
Laras manggut2,"Oh jadi yang dibisiki pas di panggung tadi soal game ini?Kalau Vino dah setuju berarti saya idem deh sama keputusan suami."
Langsung deh Ahua godain,"Cie...mukanya langsung berbinar lagi...tahu Mas Vino dah acc game ini.Cie..cie.."
             Selanjutnya Raka yang kasih pertanyaan biar Laras bisa milih bilik lagi,"Saya penasaran banget nih Bu soal Pak Vino.Apa sih yang paling bikin Bapak itu ga suka atau marah gitu?"
Laras jawab,"Kalau dipegang rambutnya.He. he.."
Semua langsung ber...oh....ria.Emang bener jawaban Laras karena Vino dah kasih kode kalau bener jawaban sang isteri.Cuma kali ini yang milihin bilik no berapa adalah Bu Rani,"Mama pilihin no 5 aja."
             Laras nurut,maju ke bilik no 5.Tangan penghuni bilik no 5 dikeluarkan,Laras berkerut dahinya,'Kok tangannya kasar gini ya agak hitem lagi.Setahuku Vino tangannya ga sehitam ini deh.Dia kan putih banget.Tanganku aja kalah putih sama dia.Ini bukan Vino deh.'
Laras menggeleng,"Ini juga bukan Vino,Pak Ahua."
Untuk mengetahuinya diundi lagi satu doorprize utama,"Silakan Bu Rani ambil kupon untuk pemenang kulkas satu pintu."
Rani mengambil,"Moga yang membutuhkan yang dapat.Amin."
Ahua membacakan,"Wah tadi kepala 1 sekarang kepala 2 lho!Siap2 ya buat yang punya no depannya 2.Siap semua?"
              No yang menang adalah no nya wiro sableng,212.Weleh...
Yang menang adalah Norman,"Hore!!Saya dapat!!Hore!!Bisa buat jualan es nih di rumah.Yes!!"
Siapa di bilik 5?Tbc

 Part 236 ** I AM HIS QUEEN
Take my hand...
             Norman seneng banget dapat doorprize,loncat2 kegirangan dia.Usai dapat simbolis hadiahnya,Norman diminta menarik orang yang berada di bilik 5.Kaget dia tahu siapa yang keluar dari sana,"Mas Bimo?!Pantas saya cariin ga ada.Rupanya ikut berpartisipasi dalam game ya.Lihat Mas akhirnya saya pecah telur!!Dapat doorprize juga.Doorprize utama lagi!"
Bimo mengucapkan selamat,"Aku ikut seneng Man.Akhirnya team bodyguard ada yang hoki juga."
Laras nampak memandang sisa bilik yang ada,'Bilik 1 dan 5 sudah.Tiga bilik tersisa.Kira2 Vino di bilik mana ya?'
Bimo bertugas kasih pertanyaan ke Laras,"Mbak Laras tenang saja salah satu dari ketiga bilik itu beneran ada Mas Vino kok.Tapi jawab pertanyaan saya dulu ya?Siap kan?"
Laras mengangguk,pertanyaan dari Bimo lain dari yang lain.Dia nanya gini,"Mas Vino itu kalau sedih suka pergi kemana Mbak Laras?"
Jelas Laras tahu dong,"Ke tempat yang banyak airnya Pak Bimo.Biasanya sih ke pantai."
Bimo berkata,"Memang Mbak Laras ini paling ngerti soal Mas Vino.Sekarang mau milih bilik berapa nih?Atau mau dipilihkan Pak Syamsul mungkin?"
Laras setuju,"Iya Pak Bimo benar.Ayah...tolong pilihkan buat Laras ya?"
Pak Syamsul memilih no 4,"No empat saja Ras.Moga Nak Vino benar di dalam situ."
Laras bergeser sedikit ke bilik 4,tangan penghuni bilikpun ditunjukkan ke Laras.Laras lihatin dengan seksama,'Lentik sih kayak jari2 Vino tapi ada yang kurang deh...ini bukan Vino...aku yakin...'
Ahua mendekat,"Gimana mbak Laras?Bukan juga?"
Laras menjawab,"Bukan juga Pak Ahua.Hampir mirip tapi bukan."
              Memang benar itu bukan Vino tapi Sean.Dengan ceria Sean keluar dari bilik,"Kok kamu jeli banget sih Ras?Anabel aja suka keliru lho."
Laras mesem,"Karena biasa bersama jadinya hafal..."
Tinggal dua bilik nih,bilik 2 dan 3.Laras dikasih kesempatan terakhir,dapat pertanyaan apa ya dari Sean?Pertanyaannya adalah,"Apa yang paling khas dari Vino?"
Laras jawab,"Cara jalannya."
Sean kagum,"Wow!Pantas Vino cinta banget sama kamu.Your answer is right.Silakan pilih biliknya.Ini kesempatan terakhir.Jika bilik yang kamu pilih menurutmu bukan Vino maka langsung bilik satunya pasti Vino."
Laras berdoa dalam hati,'Yang mana Tuhan?'Tbc

 Part 237 ** I AM HIS QUEEN
Came out...
Laras memilih bilik dua,'Ini adalah pernikahanku yang kedua dengan Vino.Aku pilih no dua saja.'
Berdiri dia depan bilik kedua,"Yang no dua saja Pak Ahua..."
Ahua menyuruh penghuni bilik dua untuk menunjukkan tangannya lewat celah,"Silakan dilihat ya mbak Laras.Kalau yakin itu Mas Vino langsung dipegang saja tangannya."
Laras tersenyum melihat tangan yang di hadapannya,'Tidak salah lagi ini tangan Vino.Putih,lentik kayak tangan perempuan dan di pergelangan tangannya ada bekas gigitan aku dulu.He..he..rupanya hamster jantanku sembunyi di sini.Awas ya akan aku tarik kamu keluar dan kucubit nanti pipi kamu.Bikin cemas dan gemes aja.'
            Lihat Laras memegang tangan penghuni bilik dua,para hadirin jadi bersuit2 ria.Para panitia juga merhatiin.Cuma Sonya aja yang nampak bete,"Game apaan sih?Buang waktu aja.Mending langsung ke undian doorprize utama.Masih banyak tuh hadiah yang belum diundi.Ada kulkas dua pintu,Hp,printer,mesin cuci 2 tabung,sepeda lipat,dll.Nyebelin banget!"
Reza malah antusias lihat,"Wah kelak kalau kita nikah kamu kayak Bu Laras ga Soy?Kenal gitu sama suami..."
Sonya jawab,"Ga sudi jadi follower dia.Gue punya style sendiri dong.Enak aja ikutan dia.Udik!"
Reza bisiki,"Jangan kenceng2 ngomongnya!Ntar ada yang denger kena masalah lho kamu.Manager HC kok bicaranya ga sopan soal isteri Boss.Bicara itu yang baik saja Soy.Orang Bu Laras ga lakuin hal yang salah kok.Aneh kamu ini bete melulu sepanjang family day."
Sonya malah pergi ke luar ballroom,"Aku mau ke toilet.Mau cari udara segar."
            Sonya..Sonya andai kau tahu keputusan manajemen apa yang akan kau terima usai family day.Lanjut ke panggung aja lagi seru.Laras dengan yakin memegang tangan pria di dalam bilik dua,dirasakannya setiap kontur jemarinya.Dibalas remasan sama si penghuni bilik dua,'Ga salah lagi ini Vino.Bila dia pegang tangan aku kuat kayak gini.Dan dia itu yang paling suka gandeng aku.Gandengnya juga gini jari jemari saling berselang seling.Erat.Vin..aku yakin ini kamu.Aku ga mungkin salah.'
           Ahua dan Sean lirik2an lihatnya.Ahua menatap hadirin,"Kayaknya Bu Boss kita dah yakin tuh kalau dibilik dua adalah Pak Vino.Hitung bareng2 ya?Siap?!!"
Vinokah?Tbc...

 Part 238 ** I AM HIS QUEEN
Thy hands...
Semua penasaran,"1...2...3!!"
             Laras menarik tangan yang dia pegang,dan siapa yang muncul?
Laras sumringah lihat sosok tampan yang dia rindukan,"Vino!!!"
Sosok tampan berbalut kemeja putih keluar langsung memeluk sang isteri,"Akhirnya kamu menemukan aku..."
Langsung deh Leon yang dibilik 3 ikut keluar sambil nyanyi lagunya Naff,"Akhirnya...kumenemukanmu...saat hati ini mulai merapuh...Ayo semua nyanyi bareng buat Presdir kita dan isterinya!!"
Langsung semua nyanyi,"Akhirnya...kumenemukanmu..."
Laras langsung berkaca2 dipeluk sama Vino,"Kamu ngerjain aku.Dasar julit!"
             Dicubit deh lengan Vino,katanya pipi Ras?Kok jadi lengan?Vino biarin sang isteri numpahin semua gemes dia,"Maaf sayang...aku pingin tahu aja kamu kangen ga sama aku...kalau kutinggal bentar...he..he.."
Laras nyubit lengan Vino lagi,"Ya kangenlah...panik malah...awas ga boleh ngilang lagi kayak gini!Ntar aku diemin kamu!"
Vino langsung jawab,"Eit!!Ingat kesepakatan ga boleh diemin.He .he.."
              Vino menyerahkan doorprize utama ke para pemenang.Ada mbak Lastri dapat mesin cuci dua tabung.Acara belum usai Vino dah cabut duluan,biasa namanya juga pengantin baru.Semua dah pada ngerti.Malah kasih jalan buat mereka lewat,balik ke kamar pengantin di lantai atas.Sekarang yang nempel manja malah Laras padahal sebelum acara dia nolak Vino mau kangen sama dia.Sekarang kebalik.Kena karma nih.Weleh...
Sampai di kamar,Vino nagih soal gaun tidur,"Ayo katanya mau nunjukin gaun tidur hadiahnya Bu Anabell,Mb Mety sama mbak Lastri..."
Laras malu2 gitu,"Tapi jangan diketawain ya kalau aku wagu makainya?Janji?"
Vino duduk di kursi,"Janji...emangnya pakai baju badut pakai diketawain segala..ada2 aja deh kamu sayang..."
               Laras malah bingung mau makai yang mana.Ada tiga soalnya,"Aduh pilih yang mana ya?"
Ada warna apa aja sih Ras?Tbc....

Part 239 ** I AM HIS QUEEN
Marvelled...
Laras akhirnya mutusin pakai yang warna hitem,'Ini meski tipis bahannya tapi kan hitam warnanya jadi ga terlalu terlihat deh...ya emang sih pendek bawahnya...tapi mending ini dari lainnya.Kucoba ah...'
Vino nungguin sambil telponan sama Bimo,"Bim,pastikan keamanan ya buat rombongan kita.Banyak isu teror nih dimana2...pastikan kemanapun kita pergi ada pengawalan dari kepolisian.Kamu bisa urus itu Bim?"
Bimo jawab,"Tentu Mas.Saya akan pastikan semua dalam kondisi aman terkendali."
Laras keluar dari ruang ganti,Vino pas megang hp ngobrol sama Bimo,"Vin..."
Vino terpana sampai lepas hpnya dari genggaman,"Wow..."
Laras tertunduk tangan dikaitkan didepan nutupi gaunnya yang pendek,"Jelek ya Vin?Aku ganti aja ya?"
Laras hendak berbalik eh Vino berdiri dari duduknya,ra gagas hpnya di karpet yang masih on sama Bimo,"Mas?Mas Vino?Aduh sebaiknya kumatikan aja deh...daripada ganggu.He..he.."
Vino mencegah Laras,"Siapa bilang jelek...kamu cantik banget sayang...tapi baju kayak gini hanya boleh dipakai didepan aku aja.Oke?"
Laras tersipu apalagi Vino memeluknya dari belakang,"Kamu bilang aku cantik pakai baju ini?"
Vino mengajak Laras ke depan cermin,"Hello cermin katakan padaku isteri siapa yang paling cantik didunia ini?Apa...isteri Alvino Adijaya?Tuh kan cermin aja bilang kamu cantik..."
Laras tersenyum,"Kamu bisa aja deh Vin bikin aku senang...jujur aku baru kali ini pakai baju terbuka kayak gini...kalau bukan buat kamu aku ga mau pakai.Merinding makainya.."
Vino malah menciumi bahu sang isteri,"Ini masih belum terbuka..aku pernah lihat yang lebih terbuka lagi..."
Laras langsung berbalik,"Oh ya?Siapa yang kamu lihat?Dan kapan kejadiannya?Kamu lihat turis2 ya?"
Vino ketawa,"Kejadiannya baru kemarin..."
Laras mikir,"Baru kemarin?Kemarin kan kamu tidur terus sama..."
Laras mengatupkan mulutnya,"Ups..."
Vino meraih Laras dalam gendongannya,"Makanya jangan curiga dulu...pahami dulu...mataku ini hanya buat melihat dirimu saja...no other interested me...just you...Mrs.Alvino Adijaya..sekarang aku mau puasin kangen aku sama kamu.Nagih janji ceritanya.Kamu juga kangen kan sama aku?"
Laras menjawab sambil memeluk leher Vino,"Kangen..."
Tbc...

 Part 240 ** I AM HIS QUEEN
How...
Vino melangkah menuju king size bednya,"Sayang,aku penasaran deh...kok kamu bisa yakin aku ada di bilik dua pas game tadi?"
Laras dibaringkan di atas ranjang,"Kamu ingatkan aku pernah gigit tangan kamu pas di gerbang dulu...waktu Ayah aku disekap sama..."
Vino ikut berbaring disamping Laras tapi menghadap Laras jadi miring gitu,"Oh iya...sejak itu aku suka nyebut kamu hamster betina...he..he.."
Laras meraih tangan Vino,"Gigitan waktu itu ninggalin bekas di pergelangan tangan kamu.Dan itu yang bikin aku yakin itu adalah kamu."
Dikecup deh bekas gigitannya sama Laras,"Ga sangka ya...pria yang waktu itu namanya terkait denganku karena pernikahan rekayasa kini malah jadi suamiku beneran.Aku cintai pula..."
Vino mengecup tangan sang isteri,"Aku juga ga sangka wanita asing yang mengaku sebagai isteriku saat di Rumah Sakit kini menjadi wanita yang benar2 kucintai dan menyandang namaku...Laras Adijaya.Tuhan tahu betapa aku mencintaimu..."
Laras menikmati kecupan Vino di jarinya lalu naik merambat ke pergelangan ta gannya dan ke lengannya naik lagi ke bahunya hingga ke leher,"Suamiku..."
Vino naik kecupannya ke pipi,"Kau bahagia menjadi isteriku Ras?"
Laras menjulurkan tangannya menarik pengikat kelambu,"Sangat ...sangat bahagia..."
           Yuk lihat Dara aja di Jakarta.Dia juga dah nikah lho sama pilihan ortunya.Orangnya beda banget sama Vino.Kalau Vino putih suaminya itu agak hitam.Tatoan lagi waduh...dah gitu kasar lagi.Segalak2nya Vino ga akan main tangan ke wanita.Tapi suaminya Dara waduh ...salah dikit aja tangan yang bicara.Makanya say jangan suka ngasarin orang karma kan.Nyanding deh.Tbc...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar