I AM HIS QUEEN ^^^PART 281-290


Part 281** I AM HIS QUEEN
Be comforted...
Laras awalnya ga mau cerita,"Aku udah sering dihina Vin...gpp kok.Aku kan kuat aku bisa lalui semuanya kok."
Vino melepas sandal Laras,"Jika mereka menghinamu berarti mereka juga menghinaku.Kita kan satu.Ga ada lagi kamu atau aku.Adanya kita."
Laras ga mau Vino melayaninya,"Kau mau apa Vin?Udah aku ga usah dilayani.Aku bisa lakuin sendiri.Lagian aku biasa Vin jalan jauh..lihat aja betisku."
Vino membelai betis sang isteri,"Kaki ini adalah kaki yang membawa kebahagiaan,kebaikan dan ketulusan dimanapun berada.Lihat saja desa ini berubah menjadi lebih baik karena dirimu.Dulu mau kemana2 susah sekarang jalan2 jadi bagus.Orang mau berdagang gampang transportasinya.Terus dulu mau berobat harus ke desa lain.Sebentar lagi akan berdiri RS dengan standar kota di desa ini.RS Bunda Laras.Kenapa kunamai itu?Karena dua wanita hebat di desa ini.Kau dan Mama Ningsih.Setiap penduduk akan mengenang Mama Ningsih bukan sebagai wanita yang ga dipercaya Tuhan tapi sebagai wanita yang melahirkan anak yang indah.Wanita yang melahirkan seorang Laras Adijaya.Seorang wanita yang membawa perubahan bagi desa ini.Dan kau tahu sayang,ga cuma itu aku akan dirikan sekolah2 di sini,aku juga akan memperbaiki jaringan listrik dan air di desa ini.Takkan ada yang berani menghina isteriku lagi.Kau mau apa untuk kudirikan di desa ini?Akan kuberikan.Koperasi2,yayasan,everything for you my love.Just say it and your wish will be my command."
            Laras malah berkaca2 apalagi Vino bilang itu semua sambil memijit kakinya.Penuh kelembutan dan sayang.Laras ga bisa berkata2 hanya satu yang bisa ia lakukan,menghambur ke pelukan sang suami and say,"I love you....Alvino Adijaya..."
Vino jelas balik memeluk dengan erat tubuh isterinya,"I love you too...more than you know..."
Laras nyaman sekali dipelukan sang pebisnis kita,"Kok aku bisa dapetin pria sebaik kamu sih Vin?"
Vino jawab sambil tersenyum lega,"Itu namanya jodoh.Itu rahasia Tuhan.Percayalah segala sesuatu bekerjasama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.Itulah jalan Tuhan.Kamu tahu kenapa?Karena Dia begitu baik.Dia Maha Penyayang.Aku juga penyayang lho.Apalagi kalau sama wanita yang kupeluk saat ini."
Kangen Vin?Tbc

 Part 282**I AM HIS QUEEN
Belong To Me...
Vino memegang wajah Laras,"Dengarkan aku Ras...Kau bukan Laras yang layak dihina dan sebenarnya siapapun tidak pantas menghina makhluk ciptaan Tuhan.Seburuk apapun mereka kelihatannya,tetap mereka tak berhak dihina.Kau tahu kenapa?"
Laras memandang suaminya lekat2,namun tetap mendengarkan.Vino melanjutkan ucapannya,"Karena mereka ciptaan Tuhan.Menghina mereka sama saja menghina penciptanya.Lagipula Tuhan itu tidak melihat rupa,perawakan atau kekayaan seseorang,Dia melihat hati kita.Manusia melihat rupa melihat apa yang diluar tapi Dia melihat apa yang didalam.Dia melihat hati.Kau dan aku tak ada bedanya di mata Dia,kaya miskin secara harta itu bukan yang Dia lihat.Tapi seberapa miskin dan kaya hati kita itu yang penting bagi-Nya.Mengumpulkan harta didunia itu banyak bahayanya.Ada rayap,tuh lihat kayu2 di rumah ini sebagian besar sudah dimakan rayap.Ada pencuri.Ada banyak hal yang bisa terjadi.Tapi mengumpulkan harta di sorga itu aman.Tidak ada pencurian di sana atau apapun yang bisa menggerogotinya.Jadi jika ada yang menghinamu mencemoohmu abaikan saja.Selama hatimu benar,kau tak perlu takut terhadap pandangan orang.Kau mengerti sayang?"
Laras mengangguk haru,"Iya Vin...kau pernah bilang bijaklah orang yang mengabaikan cemooh.Kini aku mengerti maksudnya."
Vino lega Laras sudah confidence lagi,sudah senyum lagi,"Gitu dong.Isteri seorang Alvino Adijaya ga boleh down karena omongan orang.Kamu itu harus selalu ingat bahwa kamu sekarang membawa nama besar keluarga Adijaya.Dari kamulah nanti lahir generasi penerus Adijaya Group."
Laras tersenyum manis,"Aku sangat bangga menjadi isterimu Vin...bangga karena memiliki suami yang begitu menghargaiku,menerimaku apa adanya tapi tidak membiarkanku apa adanya.Kaulah yang mendandaniku Vin..."
Vino menggoda,"Kalau gitu aku dapat hadiah dong?Udah bikin senyumanmu kembali tuh...aku mau hadiah..."
Laras geli,"Manjanya...pebisnis kita ini...Mau minta hadiah apa sih?"
Vino malah senyum2 gaje,"Aku kangen sama kamu..."
Laras tahu maksud suaminya apalagi Vino mempererat pelukannya,mulai menyibakkan rambutnya dan menyusuri lehernya,"Vin,tunggu dulu..."
Laras mau apa?Bersambung....

 Part 283 ** I AM HIS QUEEN
Go down...
Laras bukannya tak mengerti hasrat sang suami,namun ia mau mengembalikan dulu air bekas rendaman kaki ke belakang,"Bentar ya Vin..aku segera kembali."
Vino menahan gemas pada sang isteri,"Cepet kembali lho...1 menit harus sudah balik!!"
Laras tersenyum,dan segera keluar bawa baskomnya.Ia mau mastiin diluar aman.Suasana ramai diluar dan Laras lihat semua bisa ditangani ayahnya.Vino di dalam kamar senyum2 sendiri terus punya ide mau ngejutin Laras,'Kalau nanti Laras masuk,aku akan segera tangkap dia dengan jurus guritaku.Biar dia ga bisa lepas lagi.Aku akan berdiri dekat pintu saja.'
Laras ga lama memang kembali dan jelas kaget kala Vino langsung nyergap dia,"Kena!!Ga bisa lari lagi sekarang!"
Laras hilang keseimbangan sehingga keduanya jatuh di dipan dan ...terdengar bunyi,"Kretekkkk...brak!!!"
           Dipannya ambrol.Ga kuat nampung berat Vino dan Laras.Langsung deh Bimo dan Pak Syamsul lari ke dalam,"Suara apa itu?!"
Keduanya segera menuju asal suara dan menemukan Vino dan Laras berpelukan di dipan yang ambrol alias blesek.Vino ketindih Laras kan dia mau melindungi Laras dari kayu2.Tapi jelas posisi mereka bikin Pak Syamsul dan Bimo tersipu dan saling pandang,"Oo..."
Laras jelas jadi merona merah mukanya,"Ehm...Kamu gpp Vin?Aku bantuin ..."
Namanya Vino lebih gede badannya malah Laras ketarik dia jatuh di pelukan Vino lagi.Weleh...
Pipi Laras kecium bibirnya Vino lagi.Aduh makin jebuk2 tuh...
Juice tomat!Juice tomat!
Pak Syamsul berbisik pada Bimo,"Sepertinya kita perlu turun tangan.Kamu urus mereka.Bapak urus yang depan.Oke?"
Bimo paham,"Siap Pak!"
Bimo bantuin Vino keluar dari dipan yang jebol dan membawa dipannya keluar,"Sepertinya untuk sementara Mas Vino dan mbak Laras mending tidur di losmen saja."
Laras nampak sedih,"Iya Vin kamu tidur di losmen saja ya..."
Vino lihat tikar pandan,"Ga Ras!Aku mau tidur di sini.Aku mau merasakan tinggal di rumah kamu.Dikamar kamu."
Laras berkata,"Tapi Vin..."
Vino mengambil tikar pandannya,"Ga ada rotan akarpun jadi.Kasurnya taruh di atas tikar saja.Kayak orang Jepang.Tidur di tatami.He..he.."
Bimo kagum,"Wah Mas Vino memang smart!Kalau begitu saya permisi.Silakan ehem dilanjutkan.."
Tbc....

 Part 284**I AM HIS QUEEN
By night...
Pak Syamsul tahu betapa menantunya ingin menikmati bagaimana hidup di rumah sederhananya,'Nak  Vino sudah lakukan banyak hal untuk desa ini.Terutama kepadaku dan Laras.Dia membuat kepala kami yang biasanya tertunduk kini menjadi tegak bahkan sangat dibanggakan warga.Apa salahnya jika aku gantian mewujudkan keinginan hatinya?Aku akan membawa warga ke rumah Pak RT saja.Bukannya tadi beliau nawari?Jika di sini sepi pasti nyaman buat Nak Vino berduaan dengan Laras.'
           Rencana itu didukung oleh Bimo.Bimo memerintahkan bodyguard pasang tenda di sekitar rumah.Semua diminta menjauh dari area rumah.Pasang perimeter.Pintu depan dijaga langsung sama Bimo.Sementara itu Vino menata kasur di bawah,"Nah sudah siap permadani kita..."
Laras mengernyitkan dahi,"Permadani?Kok bisa Vin?"
Vino mengulurkan tangannya,"Ayo sini kita ke negeri 1001 malam,disana sangat indah..ayo!"
Laras berkata,"Tunggu dulu...aku mau kasih kejutan dulu.Pangeran Aladdinnya merem dulu..."
Vino malah gede2 matanya,"Mau kabur lagi ya?Ga boleh!"
Laras merajuk,"Ya udah kalau gitu balik badan aja.Bentar doang...katanya mau merasakan gimana kehidupan aku dulu...lima menit aja Vin...kamu depan pintu deh balik badannya..."
Vino baru setuju.Mendekat ke pintu terus balik badan.Sementara Laras membuka lemari dia yang sederhana dan ganti baju.Vino ga sabaran,"Udah sayang?Dah lebih dari timer nih...aku balik badan ya?Lagian kamu pakai acara malu segala sih depan aku...kayak aku belum pernah lihat kamu aja he..he.."
Laras selesai ganti baju,"Bisa balik badan sekarang Vin..."
Vinopun membalikkan badannya dan terpukau,"Ini kamu sayang?Wow..."
Laras pakai pakaian lama dia yang biasanya dia pakai buat tidur.Pakaian yang sudah pudar warnanya,kainnyapun sudah tipis tapi malah bikin Vino terpana.Rambut Laras terurai dengan gaya berbeda berkesan lugu ndesit gitu,"Ini gaya kamu dulu ya...ga ada make up...ga ada perhiasan...tapi aku suka..."
Vino mengecup jemari sang isteri,"Ga ada cincin di sini...."
Terus ke pergelangan tangan dikecup juga,"Ga ada gelang juga di sini..."
Laras memejamkan mata kala telinga dia dapat giliran,"Ga ada anting juga di sini..."
Laras sampai nyandar ke Vino.Neck?Tbc..

Part 285**I AM HIS QUEEN
Great capacity...
Laras menghadap suaminya,matanya melihat sang suami penuh cinta,"Kau tak pernah bosan padaku Vin?"
Vino merebahkan sang isteri di kasur,"Aku takkan pernah bosan...kau membuatku ketagihan..."
Laras pasrah deh,dipagut mesra sama sang suami tercinta.Diiringi bunyi jangkrik dan suara alam pedesaan,dua insan itu menikmati indahnya asmara di sebuah gubuk nan sederhana.Ga ada kemewahan di sana.Selain mepet sawah.Walah...Kalau badan sensor di desa pasti ga ada dong?What?!!Enak aja.Ada dong namanya enaknya apa ya?Aha ♥¤¤ KAWASAN TERLARANG kecuali buat rayap¤¤♥Kok gitu?
          Soale rumahe Laras banyak rayap say.Berarti khusus rayap menjadi saksi cinta Vinola dong?Rayap punya mata ga ya?Rayap2e paling sibuk dewe say sama kayu.Berisik sendiri mereka.Apalagi dapat zona baru.Zona baru?Iya...dipannya Laras yang ringsek.Oh iya berarti mereka sibuk menuju dipan.Punya misi dewe.Sampai pagi merekah.Bunyi ayam berkokok membangunkan Laras,'Biasanya dingin kalau bangun di desa...tapi kok hangat ya..."
Malu dia dapetin jawabannya,'Ups...lha dipeluk gini sama Vino...tubuhnya hangat nian.Jadi males bangun deh...lagian kayaknya ga bisa juga deh...dasar tangan gurita..."
Malah benerin selimut terus bobok lagi sama Vino,waduh...kepriben.
Habis adem tenan say...biasane kan kabut juga naik tuh.Vino mencium leher isterinya,zone favorit kayaknya,"Dingin banget ya..kamu jangan pergi dulu ya...aku kedinginan nih...butuh dihangatkan he...he..."
            Wes...kalau ini perlu pembawa ronde liwat say...kok pembawa ronde?Pembawa kentongan kali.Tangi...tangi...Ayam saja kagak bisa bangunin gimana kentongan?Kalau begitu matahari saja.Kan panas tuh.Sinarnya masuk lewat sela2 dinding kayu.Laras segera bangun walaupun Vino masih mencoba menahannya,"Mau kemana sayang?Aku masih freezing nih..."
Laras meraih baju Vino,"Pakai bajunya Vin sama nih jaket...aku akan masak air buat mandi kamu.Sekalian buatin sarapan.Kamu pasti laper..."
Vino memakai jaketnya,"Ya iyalah energiku kamu kuras semalam..."
Laras manyun,"Kamu yang bilang kangen sama aku...sekarang nyalahin aku..."
Waduh manyun bibirnya justru bikin Vino gemes,"Sayang aku masih kangen tuh sama kamu lihat kamu manyun..."
Tbc..

 Part 286** I AM HIS QUEEN
My lady...
Laras mencucu bibirnya bikin Vino jadi gemes,"Kalau mencucu gitu kamu kayak dendeng ditaruh didepan kucing...very tempting..."
Laras ga ngerti,"Apa itu tempting?Makanan sejenis tempe ya?Atau ting2..?Oh kamu mau sarapan tempe goreng ya?Akan aku buatin."
Vino kian kemecer lihat isterinya,"Makin gemesin deh...tempting itu menggoda tahu...pura2 ga tahu ya?"
            Laras segera lari keluar kamar sebelum kena ajian serat jiwa milik Vino.Emang Brama Kumbara?Bramasta say...ups!
Laras lari menuju dapur,dikejar sama Vino.Hampir kena lho andai saja Laras ga kasih kode ke Vino.Kode apa?Code blue?Itu kode darurat RS say...
Lha nebak ya gpp ta?Kode kalau ada yang lihatin,siapa emangnya?Berjajar pulau2 sambung menyambung menjadi satu...para bodyguard say.Ada Bimo,Norman and team.Belum Pak Syamsul...weleh.Walaupun Pak Syamsul senang lihat menantunya nampak riang,"Nak Vino kedinginan ya sampai lari2 gitu.Biar hangat ya badannya?"
Laras yang sudah dalam rengkuhan Vino yang jawab,"Iya Yah..Menantu ayah ini mau ngajak Laras olahraga tapi Laras kan harus masak Yah...Ayah mau kan temani Vino?"
Vino berbisik ke telinga isterinya,"Sekarang kau bisa lolos....tapi tidak nanti malam.He..he..."
Laras mesem dan segera menuju dapur mau masak air buat Vino mandi.Jalan2 sama Pak Syamsul justru memberi kesempatan pada Vino untuk membahas rencananya.Rencana apa maning sih Vin?Pikirannya banyak temen.Ada aja...
             Pak Syamsul tampaknya approve.Apa itu?Setuju say.Nampak kagum dan berbinar matanya.Terharu juga.Piye kuwi emosinya?Nano2.Rame rasanya.Para warga yang melihat Vino segera mendekat dan menyapa dengan hangat,"Menantunya Pak Syamsul ya?Masnya yang jutawan dari kota itu kan?Wah aslinya lebih ganteng ya...kayak artis lho...Pengusaha sukses lagi...Pak Syamsul memang beruntung banget.Bejo kemayangan tenan Pak..."
Vino ga ngeh dengan sebagian bahasa mereka,cuma menyalami sambil tersenyum dengan ramah.Warna kulitnya yang putih bersih kian menyilaukan mata kala terkena sinar mentari pagi.Silau man!
Asal jangan siluman say...
Para gadis2 desa nampak dah mejeng di depan rumah siap menebar pesona kalau Vino lewat.Lha Vino gimana reaksinya?Terpesona atau terpana?Mau tahu?Tbc

 Part 287**I AM HIS QUEEN
They gaped upon me...
            Jangankan terpana or terpesona,ngelirik aja ga.Malah pakai kaca mata hitam Vinonya,kaca mata ala para pembalap motogp.Terutama yang biasa dipakai sama Jorge Lorenzo.Cie...yang ngefans sama duo spaniat.Lho walau kemarin yang 93 ga podium tapi satunya kan numero uno.Selamat ya 99!Disaat mau didepak dari Ducati eh malah juara di negara asal Ducati.Hmm....sesuatu banget.
           Sama kayak berartinya seorang gadis ndesit bernama Laras bagi seorang Alvino Adijaya.Meski menyusul Vino dengan pakaian lamanya yang belinya dipasar itupun harga obral weleh...plus rambut cuma digelung ga dandan ala ulala..plus sandalan cepit pula tapi denger orang manggil nama Laras udah bikin Vino menoleh,"Sayangku di sini?"
            Laras mau beritahu Vino kalau air mandinya dah siap.Sebenarnya cuma galagasi sih soalnya dia tahu kalau suaminya jadi idola para gadis di desanya.Bahkan para ibu2 juga.Semua semangat and heboh kalau ngomong soal Vino.Awalnya sih senang semua orang menerima dengan baik suaminya tapi lama2 gedek juga denger mereka punya niat mau merebut suaminya,"Laras yang lugu poll aja bisa naklukin hati tuh mas jutawan ganteng masak anak perawan aku ga bisa?!Anakku kan lebih segalanya dari si Laras..."
           Banyak lagi omongan mereka yang bikin panas di kuping kalau didengerin tapi Laras ga mau jadi termos es.Termos es?Emosi maksude say...So,dia ikuti nasehat sang suami cuekin semuanya tapi ga biarin juga sang suami digodain mereka,'Vino kalau ga disusul pasti alamat lama deh...sekalian aku mau ambil kelapa muda di tegalnya Pak Rt,kemarin nawarin.'
Alhasil Laras ga sempat dandan lagian mau ke tegal dandan ya aneh.Emang mau ke mall?Lihat sang isteri coming closer,Vino langsung lepas kaca mata.Wajah berbinar kayak habis menang undian 200 juta.Emang family 100?Tanpa nunggu langsung nyamperin penuh antusias bin heppi tralala,"Sayang!!Kamu kok sampai ke sini?Kangen aku ya?"
           Wah para mbak2,adik2 Osis,weleh...para gendhis dan gula,para perawan dan janda2 ganjen semua terperangah kayak ikan mas.Koi waelah...mujair aja...kakap!Lele!Emoh...aha cupang!Sarden wae...tongkol!Bandeng!Oh...gurame...wis sing aman cethul.Keciliken...Paus.Kegeden.Ada usul?Tbc...........

                     Part 288**I AM HIS QUEEN
Melted in the midst...
Ditengah tatapan banyak orang,Vino main peluk aja sama sang isteri,"Sayang..."
Waduh langsung pada mupeng semua.Gimana ga mupeng,kedua lengan Vino langsung melingkar mendekap Laras.Kayak kena magnet gitu,langsung lengket.Dah gitu kayak dunia milik berdua saja.Lainnya ngontrak.Vino nempel mesra Laras,"Sampai disusulin...ya kan masih kangen sama aku?Aku kan emang ngangenin..."
Reaksi Laras itu lho malah melet,"Geer deh...orang aku mau ke tegal kok."
Vino manyun,tapi lihat pipi Laras yanh merona dia tahu Laras lagi ngerjain dia,"Ga usah ngeles deh ...Kayak aku ga kenal kamu aja.Aku tuh tahu kamu luar dalam ya...kamu lagi cemasin aku kan?Lagi protektif kan?Ngaku aja..."
Laras tersipu deh langsung nyembunyiin wajah dia di dada Vino,"Kok bisa tahu sih?"
Vino malah berbisik,"Iya tahulah...semalam kamu juga bilang kalau aku cuma milik kamu seorang..."
            Wah keduanya malah kayak love bird ketemu.Mesra dan bikin baper tingkat desa.Hmm....Malah Vino ikut Laras ke tegal,"Mau ke tegal?Aku temeni ya?"
Malah jalan gandengan mesra mereka menuju tegal,"Asri ya?Alam di sini masih ori,serba hijau pepohonan.Jadi inget kamu dulu juga masih ori waktu jadi milik aku.He..he.."
Laras nyubit lengan Vino,"Malam itu diinget terus..."
Vino malah meremas jemari sang isteri,"Kenapa ga?Bagiku malam itu unforgetable moment...malam bersejarah..."
           Laras sendiri sebenarnya sama kayak Vino suka mengenang kejadian itu sambil senyum2 sendiri.Bimo yang ngikutin jejer sama Pak Syamsul malah ngobrol sama mertuanya Vino itu,"Alamat bakal cepet punya cucu kayaknya Pak..."
Pak Syamsul menyahut,"Benar itu.Dan saya pasti akan senang sekali jika itu benar terjadi.Bu Rani juga pasti akan sangat senang."
           Tapi ada juga yang ga senang lho.Siapa?Di Jakarta,Sona terperanjat kala dipanggil sama Operation Director dan diberitahu bahwa ia dimutasi ke Kupang,"Apa Pak?Saya dimutasi?Ini saya salah dengar kan Pak?Saya itu manager HC lho...bukan staff biasa yang bisa diperlakukan seenaknya.Saya mau tahu kenapa saya dimutasi?"
Diterangin malah nyolot Sonianya,"Ini ga adil.Lebih baik saya resign daripada dimutasi ke sana!!"
Dengan kesal Sonia keluar dari ruangan.Reza gimana?Tbc.


Part 289**I AM HIS QUEEN
The fave...

Pak Rt yang merasa punya tegalnya jelas menemani,"Awas,jalannya menanjak lho Mas Vino..."
          Ia memang diberitahu sama Pak Syamsul kalau Vino biasa dipanggil begitu.Vino malah benerin jaketnya,"Medan kayak apapun saya hadapi Pak,asal kesayangan saya ini aman."
             Bilang gitu sambil ngelirik Laras.Yang dimaksud jelas hepi banget meski hanya bisa menahannya dalam hati,'Di hati Vino emang cuma ada aku,aku lega ia ga bosen sama aku...padahal ia bisa dapetin wanita mana saja dengan segala yang ia miliki.'
Anaknya Pak Rt yang baru saja menjanda iri banget sama Laras,'Dulu aja dia bukan siapa2 di sini.Cuma babu,buruh tani musiman,sekarang mendadak jadi isterinya jutawan.Mana jutawannya ganteng banget lagi.Badannya bagus.Putih.Idaman aku banget.Lagian apa tahu dia soal nyenengin lelaki.Paling bentar lagi juga dibuang dia.Oh iya ibunya dia aja susah punya anak.Paling si Laras juga sama...Buah kan jatuh ga jauh dari pohonnya.'
Laras merasa aneh dengan sikap anaknya Pak RT itu yang terus saja cekikikan ga jelas biar narik perhatian Vino,'Tuh Mbak Denok kenapa ya?Sejak tadi nyekikik sendiri jangan2 kesambet lagi.Atau mau emang sengaja mau narik perhatian Vino?Emang terkenal kemayu dia itu.Mending aku segera ajak Vino balik.'
           Di tegal Laras langsung to the point,ga mampir2 biar cepet bisa balik.Untung saja Vino tanggap dan ga pernah jauh dari Laras.Mau Si Denok bergaya jatuh,kejiret,keplese,jungkel atau glundung sekalipun perhatian Vino hanya buat Laras.Apalagi didekat Vino selalu ada Pak Bimo yang menjadi penangkal radikal bebas.Weleh...
Laras mengucap terima kasih pada Pak RT,"Matur nuwun ya Pakdhe...Dah dikasih kelapa muda.Banyak lagi."
Eh Si Denok nyeletuk,"Makanya Ras punya ayah itu kayak ayahku dong...punya tegal,sawah,kebun,rumah bagus...biar ga malu2in suami kamu..."
Laras dipancing biar marah,tapi dia jawab dengan santai,"Suami aku itu menerima aku dan ayah aku apa adanya kok mbak,makanya dia sampai mau nemeni aku ke sini.Aku kemari karena ayah kamu yang ajak,nawarin terus.Aku ga minta."
Bimo batin,'Nih perempuan kayaknya perlu diperlihatkan aset kekayaannya Mas Vino deh.Perkebunan kelapa punya Mas Vino.'Vino gimana reaksinya ya?Tbc..

 Part 290** I AM HIS QUEEN
His love...
Vino mendengar semua yang dikatakan pada isterinya tapi dia malah mendekati Pak Rt dan bertanya,"Berapa luas tegal ini Pak?"
Pak Rt belum sempat jawab eh dijawab dengan bangga sama Si Denok emrel,"Masnya Ganteng nanya saya aja.Saya tahu semuanya.Tegal bapak saya itu luasnya 1 hektar.Gede kan?Mau nanya apa lagi...No telp saya juga saya siap kasih..."
Vino menolak dengan halus,"Tidak terima kasih."
            Laras lega Vino nyuekin si Denok.Malah Vino merangkul sang isteri,"Kita pulang yuk!Aku mau makan sarapan bikinan kamu lagi sayang..."
Denok kesel banget lihatnya,'Sial!Tetep aja Laras yang diperhatiin.Padahal Laras ga dandan malah kayaknya belum mandi tuh..pasti bau apek.'
Baru jalan beberapa meter eh tiba2 ada ibu2 datang langsung nyamperin Laras sambil nangis,"Ras...akhirnya ibu nemuin kamu.Ibu cari tadi ke rumah tapi katanya kamu ke tegal.Kamu inget ibu kan?"
           Laras ga akan lupa tuh ibu2 yang rumahnya dekat Laras tapi suaminya paling pelit bin medit orangnya.Saat ayahnya sakit ga mau pick upnya dipakai buat bawa ayahnya ke RS di kota.Padahal ya searah.Ibunya sih baik tapi apa daya suaminya galak tenan.Kalau si ibu bantuin pasti dimarahi suaminya.Laras menyuruh ibu itu berdiri,"Ibu Darmi kan?Ibu kenapa jadi kurus gini?Saya juga lihat rumah ibu gelap kayak kosong.Ibu ada apa nyari saya?"
Ibu itu malah nangis,"Suami ibu Ras...kena gagal ginjal dan hepatitis.Ibu sudah 6 bulan di RS di kota.Sudah habis2an Ras.Ibu butuh uang untuk biaya pengobatan soalnya ibu ga punya bpjs.Dulu kan ibu orang punya.Ini baru mau nyari bpjs.Ibu denger suami kamu orang kaya raya.Pengusaha sukses di  Jakarta.Ibu mau jual tanah ibu di desa ini.Ibu mau pindah ke kota saja.Hidup sederhana di sana.Tolong bujuk suami kamu ya Ras...biar mau beli tanah ibu.Ibu dah putus asa Ras...butuh uangnya cepet."
Laras menatap Vino minta persetujuan,Vino mendekat.Dia nanya soal tanah ibu itu,"Berapa luas lahannya Ibu?"
Berapa hayo?Tbc....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar