I AM HIS QUEEN^^^ PART 311-320


                      Part 311**I AM HIS QUEEN
Say of him...
Vino juga diajak berkeliling oleh kepala sekolah SD nya Laras,"Ini dulu kelasnya Laras Nak Vino...tuh bangku dimana Laras biasa duduk."
Vino miris lihat kondisi ruang kelasnya,'Atapnya banyak yang rusak.Pasti kalau hujan bocor dan basah ruang kelasnya.Lantainya juga masih semen saja.Itupun banyak yang lubang.'
Laras masuk ke ruang guru disambut ramah sama guru2 disana,"Selamat ya Ras sudah sukses sekarang.Bawa perubahan juga buat desa kita.Kami sangat bangga pernah menerima Laras sebagai murid di sini."
Apalagi ada Vino di sebelah Laras wah mereka kian segan,"Itu to pebisnis yang bangun jalan desa kita...wah masih muda udah jadi jutawan ya...hebat ya?"
Saat itulah datangseorang bapak, orang tua murid yanh tidak mampu,minta keringanan biaya agar anaknya bisa terus sekolah.Vino merhatiin gimana Laras jadi sedih melihat bapak itu memohon pada kepala sekolah,"Aku jadi ingat ayah dulu juga kayak gitu Vin..."
Vino mengambil hpnya,menghubungi mamanya,di kelurahan kan ada wifi he..he.. bisa ada sinyal,"Mama udah sampai Jakarta?Syukurlah...Mama bisa bantu Vino....Mama yang megang Yayasan Adijaya Peduli.Vino mau merenovasi SD dimana Laras dulu sekolah.Juga mau kasih beasiswa buat anak2 yang ga mampu.Bisa mama?Oke...thanks Mom."
Laras mendengar semuanya,"Vin...kamu serius mau lakukan itu?Beneran sayang?"
Vino mengangguk,"Kamu ga sedih lagi?"
Laras meraih tangan Vino dan mengecupnya,"Kau selalu membuatku bahagia..."
Wah ga cuma Laras yang berlinang bahagia denger semua itu,si bapak tadi sampai sujud syukur kala Vino memberitahukannya pada Kepala sekolah,"Matur nuwun duh Gusti.Anak saya bisa terus sekolah.Saya doain mas dermawan ini makin sukses usahanya.Makin kaya dan bahagia hidupnya."
Laras yang mengaminkan,"Amin Bapak.Anaknya ga perlu putus sekolah."
Kepala sekolahnya jelas kian kagum sama Vino dan Laras,"Kamu bawa banyak kebaikan bagi kampung halaman kamu Ras.Bapak bangga sama kamu."
Eh ga lama Hp Vino bunyi,dari perusahaan,"Iya Sean...apa?Perusahaan itu akhirnya mau kerja sama dengan kita?Wah ini kabar baik Sean.Aku segera kembali ke Jakarta."
Saat perjalanan pulang ke rumah Laras,Vino memberitahu sang isteri.Soal apa?Tbc.........
                       Part 312**I AM HIS QUEEN
Shall not now be ashamed...
Vino membukakan pintu mobil untuk isterinya,"Silakan masuk my queen..."
Para guru yang nganter bahkan Pak Lurah dan jajarannya sampai mesem melihat sayangnya Vino pada Laras,'Dulu aja Laras itu kemana2 cuma jalan kaki pakai sandal jepit.Lupuk lagi.Sekarang astaga tunggangannya...tuh mobil buat beli rumah bisa dapat 3 kali...'
Vino dan Laras pamitan pada semuanya,"Mari semuanya.Terima kasih atas semuanya.Mari!"
Semua masih jejer2 depan kelurahan sampai rombongan Vino ga terlihat lagi.Masih pada gumun.Sampai penjual cilok datang dengan bunyi khasnya nyadarin mereka semua,"Thik thok!"
Pak Lurah sadar,"Lho kok kita pada berdiri kayak reca di sini?Ayo masuk!"
Ajudannya jawab,"Lha saya cuma ngikutin Bapak."
Weleh...beli follow...
Di mobil Laras nanya,"Kita akan segera kembali ke Jakarta Vin?"
Vino jawab,"Kamu denger ya...ada tender yang harus aku urus sayang.Kamu tahu keuntungannya sangat besar.Wow!Benar ya saat kita menabur kebaikan maka kita menuai jauh lebih banyak kebaikan.Baru berapa menit tadi aku bicara sama Pak Kepala sekolah eh Tuhan dah balikin berlipat uang yang kukeluarkan."
Laras tersenyum,"Tuhan ga pernah berhutang ya Vin..."
Vino meraih jemari sang isteri,"Tapi sebelum pulang kita ke makam mama Ningsih ya?Buat pamitan.Sekalian lihat renovasi di makam beliau."
Laras nyandar manja ke Vino,"Makasih ya Vin...kamu udah lakukan banyak hal buat aku...aku ga tahu harus berkata apa...sampai ga bisa berkata2..."
Vino malah berkata,"Ga cuma SD kamu aja sayang,SMP kamu bahkan SMA kamu semua akan dapat beasiswa dari Yayasan Adijaya Peduli.Bagi mereka yang tidak mampu,terlantar,ga punya orang tua,dan yang berprestasi akan dapat beasiswa.Kamu akan dicintai di desa ini.Karena kamu menjadi alasan banyak kebaikan terjadi di tempat ini."
Wah Laras sampai berkaca2 mendengarnya,"Vino..."
Wah Bimo yang nyetir sampai ga berani lihat ke belakang,karena Laras meluk Vino sambil nangis bahagia,"Makasih sayang..."
Vino godain,"Makasih aja ga cukup dong...harus ada plus2nya...he..he.."
            Bilang gitu sambil meremas jemari sang isteri,Laras paham.Senyum merona dia.Waduh...alamat panti pijatnya buka lagi nih.Yo wes ben.Bersambung....

Part 313**I AM HIS QUEEN

Capacity of heart...
Pak Syamsul bicara pada Vino malam harinya,"Saya ingin tinggal di sini dulu Nak Vino.Memastikan renovasi rumah berjalan dengan baik.Sekalian ngurus jual beli tanah yang kemarin.Gpp kan Nak Vino?"
Vino memandang isterinya,minta pendapat,"Bagaimana sayang?"
Laras agak cemas karena dulu sang ayah pernah diculik sama Revan,"Tapi Yah...siapa yang akan jaga Ayah?"
Bimo yang jawab,"Tenang Mbak Laras saya akan jaga Ayah mbak Laras.Lagipula saya juga masih mengurusi proyek pembangunan jalan dan RS.Belum yang lainnya."
Laras tenang kalau gitu,"Oh Pak Bimo disini.Kalau gitu gpp deh."
Bimo malah mencemaskan Vino,"Lha Mas Vino nanti bagaimana?"
Vino malah merangkul Laras,"Kan ada banyak bodyguard Bim.Ada Yudi,Alvan,Rais belum lainnya.Lagipula aku ini kan kuat.Iya kan Ras?"
            Waduh yang ditanya langsung blingsatan sambil melirik jam pula.Cie...cie...sudah waktunya warungnya buka nih.Kok warung sih say?Lha apa?Pijat refleksi.Apa ga pijat plus2 ya?
Malam itu suasananya beda,Vino nampak melamun sambil senyum2 ga jelas,Laras yang bawa singkong goreng buat cemilan nampak heran,"Bayangin apa sih Vin?Segitu amat deh sampai senyum sendiri?Nih kubawain blanggreng.Enak lho masih hangat.Baru selesai goreng.Singkongnya empur lagi."
Vino menarik sang isteri,Laras langsung mapan di pelukan sang suami,"Waktu kamu sama anak2 di SD tadi aku jadi bayangin kamu sama anak2 kita Ras...Aku ingin jadi ayah Ras...Ada yang manggil aku papa...papa...lari2 gitu nyamperin aku pulang kerja...Pasti indah ya Ras..."
Laras tersenyum,"Iya Vin...aku juga ingin sekali jadi ibu bagi anak2 kamu.Kubayangin Vino2 kecil bermain bersama.Jahil ga ya kayak Papanya?He..he.."
Vino gelitikin Laras,"Kamu bilang aku jahil?Awas ya!"
            Malah rame mereka sampai suaranya kedengaran diluar.Bimo dan team yang asyik makan blanggreng juga bareng Pak Syamsul di lincak jadi senyum,"Mas Vino ceria sekali..ketawa sampai kayak gitu..."
Tapi tiba2 suara cekikikannya berhenti.Pak Syamsul langsung heran,"Kok jadi anteng?"
Bimo berkata,"Anteng kitiran Pak...he..he..adegan khusus 17plus.He..he..."
Tbc♥♥

 Part 314**I AM HIS QUEEN
Seen this people...
           Seperti kesepakatan,sebelum balik ke Jakarta,Vino dan Laras ziarah lagi ke makam ibunya Laras.Sekalian lihat hasil perombakan yang dilakukan di sana.Istilah orang Jawa itu ngijing.Namun yang bikin Laras heran adalah banyaknya warga yang juga mau ziarah.Pasar kembang sampai laris manis.Para penduduk yang dulu memandang sebelah mata pada ibunya kini malah rombongan nyekar.Malah lebih ramai makam daripada pasar malam.Weleh...
Ditambah dengan design makam yang dibikin baru oleh Vino,Laras sampai bersimpuh lihatnya,"Ya ampun Vin...ini bagus banget.Kayak makamnya kaum priyayi saja.Ada kijingnya dari marmer.Lantainya keramik.Diberi naungan rumah2an.Dipagar lagi.Ya ampun Vin...ini indah banget."
Vino merengkuh sang isteri,"Ini masih belum jadi semua sayang.Rencananya area sekitar ini ehm satu bukit ini deh...kan udah kubeli tuh tanahnya...mau kubikin kayak taman gitu.Jadi akan ada bangku2 buat duduk...terus jadi kayak semacam makam keluarga.Jika ada kerabat kamu yang butuh makam tinggal bilang saja...tanahnya lumayan luas.Terserah sama Ayah mau dikelola bagaimana.Kamu suka?"
             Laras ga ngerti deh harus bilang apa lagi,semua yang dilakukan suaminya dah bikin dia speechless.Cuma bisa mengangguk haru sambil nyandar manja di bahu sang suami.Pak Syamsul aja sampai meneteskan air mata jongkok di nisan isterinya,"Kamu lihat itu Ningsih...menantumu dari Jakarta.Suami Laras.Baik nian orangnya.Kamu sekarang dianggap wanita pembawa keberuntungan bagi desa ini.Banyak yang datang menabur bunga di makam kamu.Mengucap terima kasih karena kamu sudah melahirkan Laras.Lihat itu..."
            Memang banyak warga yang datang memberi penghargaan sekalian ngantar Vino dan Laras yang mau back to Jakarta.Bimo terharu melihat ibu sampai nangis saat nabur bunga,"Aku ke sini mau bilang makasih mbak yu dah melahirkan seorang anak kayak Laras.Suami aku udah lama nganggur.Tapi sejak ada proyek pembangunan jalan dan yang lainnya kini dia punya kerjaan.Bayarannya juga bagus.Aku juga bisa jualan matengan didekat lokasi.Padahal hampir saja aku tuh mau bunuh diri karena nelangsa mikir ekonomi keluargaku.Anakku butuh biaya semua.Atur panuwun ya mbak yu.."
Back to Jkt?Tbc..

 Part 315** I AM HIS QUEEN
Inherit it...
Vino pamitan pada Pak Syamsul,"Ayah,Vino kembali ke Jakarta ya.Vino yakin ga cuma Bimo dan team yang menjaga Ayah di sini tapi seluruh warga di sini pasti akan menjaga Ayah karena mereka semua mendapat kebaikan karena Ayah punya seorang putri bernama Laras."
           Pak Rt para warga sekitar bahkan siap bela desa demi Pak Syamsul.Astaga kayak mau demo aja.Laras senang sekali mengetahuinya,"Laras pamit ya Ayah.Jangan lupa makan.Jangan kecapekan.Ntar Laras akan sering telpon.Nanyain kabar Ayah."
Bimo juga dipamiti,"Titip Ayah ya Pak Bimo.Kalau ada apa2 kabari segera."
Semua melambai mengantar iring2an mobil Laras dan Vino,"Selamat jalan Mas Dermawan...Mas Jutawan!!Selamat jalan Laras!!Terima kasih buat kemurahan hatinya...."
Laras terharu sekali melihat mereka semua,"Lihat itu Vin...ya ampun sampai yang di sawah2 aja pada berjajar di tepi jalan melambaikan tangan ke kita..."
Vino dan laras buka jendela mobil membalas lambaian mereka.Sementara Vino dan Laras otw pulang ke Jakarta,di Jakarta Revan ribut lagi sama Mamanya,"Bagus ya Ma...kalau pergi sama Vino aja betah banget!Ga pulang2!Lupa kalau masih punya anak bernama Revan!!Gapapa...udah ga kaget lagi!"
Rani coba jelasin,"Honey...di sana susah sinyal oke?Mama bukannya lupa sama kamu.I never forget you dear...anak mama..Jangan marah dong sama mama...ini mama dah di sini pulang duluan demi kamu.Gimana kamu kok tiba2 beda gini penampilannya?Rapi bener...punya gebetan ya?"
Revan jawab,"Papa yang ajarin Revan kayak gini...Revan ga mau kalah sama Vino Ma..Revan mau jadi bisnisman hebat juga.Emang cuma anak mama itu aja yang bisa jadi enterpreneur?Revan juga bisa!"
Rani senang lihat putranya mau serius menata hidupnya,"Bagus itu!Ini nih yang mama harapkan selama ini.Kamu bangkit.Mama yakin kamu juga bisa kayak adik kamu.Mama akan bantu kamu.Anabel juga siap..."
Anabel malah senyum kecut,'Aduh kalau berurusan sama Tuan Revan bawaannya jantungan melulu.Mending Tuan Vino walau lebih muda tapi jauh lebih dewasa.Ga pernah nyalahin atau asal kasih perintah.'
Rani heran lihat Anabel malah melamun,"Anabel!Kamu siap kan bantu Revan?Malah bengong gitu?"
Geragapan deh Anabel,"Sssiap Bu Rani."
Tbc..

 Part 316**I AM HIS QUEEN
Her end...
            Rombongan Vino baru sampai perbatasan desa eh tiba2 berhenti.Vino yang mobilnya ditengah jadi heran,"Ada apa Bim?"
Bimo mendekat,"Maaf Mas ada masalah di depan.Ada orang mau bunuh diri di depan.Itu si mbak genit yang kasih ayam bakar itu."
Laras jadi ikut keluar,"Ada apa Pak Bimo?Siapa yang mau mencoba bunuh diri?"
           Rupanya Si Denok akibat ulahnya yang keganjenan mau dinikahkan sama ayahnya dengan seorang pria yang punya toh atau tembong besar di wajahnya.Denok jelas ga mau ngancam mau minggatlah dan akhirnya mau bunuh diri.Berdiri di tengah jalan bawa pisau pula.Wah ayahnya dan ibunya sampai geger nyusul,"Ya ampun Nduk!!!Aja nglalu ya cah ayu....kamu itu jangan punya pikiran pendek..."
Ayahnya sampai buka rahasia,"Sebenarnya Nduk bapak itu punya utang banyak sama masnya yang tembongen itu.Semua tanah kita udah atas nama dia semua nduk...bapak terpaksa demi nikahke kamu dulu mewah di gedung.Ternyata suamimu tukang meretin."
Laras hendak membujuk Denok tapi Vino mencegahnya,"Sayang,dia bawa pisau.Aku ga ijinin kamu deketi dia.Bim!"
            Bimo dibisiki sama Vino.Keduanya lalu bagi tugas.Vino bicara sama Denok ngalihin perhatiannya,agar menepi dari jalan,"Kamu denger aku ya...kasih pisau itu ke aku...kamu tenang oke...orang tua kamu ga akan maksa kamu menikahi siapapun..."
Denok lihat Laras,"Aku mau kayak Laras...dapat suami kaya raya,ganteng dan punya segalanya...Aku ga akan bunuh diri asal Mas Vino mau sama aku.Ngambil aku jadi isterinya ...isteri muda juga gpp."
Waduh...apa tindakan Vino?Tbc....

 Part 317**I AM HIS QUEEN
Spoken...
Vino kasih kode ke Bimo untuk mendekati Denok dari arah belakang,'Aku harus bisa merebut pisau itu dulu.Sebaiknya Laras kuminta masuk ke mobil saja.Bahaya kalau wanita ini nekad atau menyerang tiba2.'
Vino kasih kode ke bodyguardnya untuk mengamankan sang isteri,tapi Laras malah mencemaskan Vino,"Hati2 Vin..."
Denok kesal lihat Laras,"Pokoknya aku mau kayak Laras!!Jadi isterinya Mas Vino!!Aku hanya mau nikah kalau sama Mas Vino."
Pak Rt malu banget,"Nok!Kamu itu jangan mengingini suami orang.Laras itu sudah berjasa besar buat desa kita.Kamu harus tahu diri.Nak Vino itu suaminya Laras."
Dinasehatin malah ngamuk dan hendak menyerang Laras pakai pisau,"Laras!!Aku benci kamu!!Kamu dapetin semua yang aku impikan selama ini!!"
           Vino segera melindungi Laras,sampai tergores tangannya.Darah mengucur membuat Denok tertegun,"Mas Vino berdarah?"
Vino segera mengambil pisaunya,sementara Bimo segera mengamankan Denok.Laras lari mendapatkan Vino,"Vin,kamu terluka...ya ampun...agak dalam kayaknya Vin..."
Langsung dibawain P3K sama bodyguard.Denok histeris dah bikin Vino terluka,"Mas Vino aku ga sengaja!!Jangan marah sama aku Mas....Tetep jadiin aku isteri kamu ya Mas Vino..."
Vino menghela nafas dan sementara Laras mengobati lukanya,ia jelasin ke Denok,"Maaf ya Denok...saya tak bisa menikahi kamu.Dalam hidup saya hanya seorang saja isteri saya yaitu Laras.Lagipula saya sudah berjanji pada Laras bahwa saya tidak akan menduakan dia.Sampai kapanpun."
Wah Denok kecewa sekali,lalu datanglah si mas tembongen,"Dik Denok kamu sama Mas aja ya...sudah lama Mas naksir sama kamu.Ntar Mas beliin mobil juga deh...yeah walau mobilnya ga sebagus yang dipakai masnya ini...kamu mau apa wis aku beliin...Mau ya nikah sama mas..."
Laras berkata sama Denok,"Mbak Denok buang semua rasa iri mbak sama saya...Selama mbak masih menyimpan kebencian mbak ga akan pernah bisa bahagia,ga akan bisa menikmati hidup mbak,mbak jangan lihat segala sesuatu dari sisi luar saja.Syukuri apa yang mbak punya.Mbak masih punya orang tua yang sayang sama mbak,punya tempat tinggal dan yang lainnya."
Denok akhirnya mau diajak pulang,tentu saja Pak Rt jadi ga enak sama Vino.Lukanya?Tbc.....

 Part 318**I AM HIS QUEEN
Now go...
Pak Rt minta maaf pada Laras,"Nak Laras tolong bilang sama suaminya,jangan sampai karena ulah anak saya semua bantuan buat desa dicabut ya...Bapak sungguh minta maaf dan malu atas kelakuan putri bapak.Denok itu dulu lahirnya prematur jadi anaknya itu sensitif sekali.Harus keturutanlah modelnya.Jangan biarin desa ga jadi dibangun gara2 Nak Vino marah sama anak saya.Saya tahu betapa sayangnya Nak Vino sama Nak Laras jadi kalau Nak Laras yang bujuk pasti mau dengerin..Tolong dibujuk ya.."
Laras jawab,"Bapak tenang saja,Vino itu ga gitu orangnya.Dia selalu memenuhi perkataannya."
Vino kebetulan dengar,"Laras benar Bapak.Apa yang saya janjikan buat desa ini tidak akan terpengaruh oleh sikap putri Bapak."
Lega deh Pak Rt akhirnya dia ga akan disalahin warga karena sanksi sosial itu lebih berat dari sanksi lainnya.Bimo mencemaskan Vino,emang sayang nian pengawal utama Vino ini pada majikannya,"Gimana Mas tangannya?Nanti di desa selanjutnya ada RS.Sebaiknya tangan Mas diperiksa dulu takutnya lukanya serius.Ya kan Mbak Laras?"
Laras setuju,"Benar Vin.Pokoknya aku ga mau kamu kenapa2 jadi kamu harus medical check up dulu.Lagipula katanya kamu mau tahu RS dimana kisah kita dimulai.RS dimana aku mendengar nama Alvino Adijaya pertama kali."
Vino ngalah deh ikuti kemauan sang pujaan hati.Oh pujaan hati ....
Merekapun otw ke RS dimana Laras ketemu Revan.Diperjalanan hp Laras bunyi rupanya Pak Syamsul mendengar soal Vino terluka,langsung cemas deh sang mertua cie...cie...,"Ras,Nak Vino gimana?Gpp kan?"
Aduh langsung senyum deh Laras ke arah Vino,"Ditanyain kamu sama Ayah...mau ngomong langsung katanya ga tenang katanya kalau ga denger langsung suara kamu..."
Laras megangi hpnya sementara Vino ngomong,makhlum tangan kirinya yang luka,"Hello Ayah...iya Vino gpp...cuma luka goresan saja kok...Laras tuh yang khawatirnya berlebihan sampai Vino disuruh medical check up segala ke RS...Waduh jangan cemas gitu dong Ayah...Vino beneran gpp...nih Vino masih bisa godain Laras..."
Laras dikecup pipinya sama Vino jelas kaget merona Laras,"Vino...."
Pak Syamsul baru lega denger suara Vino dicubitin Laras,"Syukur deh kalau Nak Vino gpp..."
Perhatiannya...Tbc.

 Part 319**I AM HIS QUEEN
Unto The Place...
            Sampai juga di RS yang dituju,Memorial hospital he..he..
Laras berkata,"Akhirnya Alvino Adijaya yang asli,the real,menginjakkan kaki di sini juga...kisah cinta kita akhirnya lengkap."
Vino agak cembogu juga sebenarnya,"Jangan2 yang kamu kenang awal jumpa Revan ya...awas ya di pikiran kamu,di hati kamu bahkan di bayangan kamu hanya boleh ada satu nama...Alvino Adijaya..the real.Bukan yang kw.Bukan yang imitasi atau tiruan."
Laras gemes tenan sama suaminya itu,"Belum cukup kayaknya dicubitin tadi...udah dapetin aku hati aku perhatian ayah aku pula eh masih aja kurang yakin kalau aku itu milik kamu seorang..."
Vino senyum,"Laras Adijaya?"
Laras mengangguk,"Laras Adijaya.Isteri Alvino Adijaya yang gemesin ini...yang ga mikirin kalau lagi sakit tangannya...pikirannya yang ga2 melulu...hmm..."
Vino seneng terus malah hendak goyang khas dia eh tangannya perih,"Auww..."
Laras segera lihatin,"Tuh kan kebanyakan gerak sih...Udah ayo ke IGD aja..."
Vino heran,"Kok ke Instalasi Gawat Darurat sih sayang...ini kan cuma tergores aja...bukan emergency case..."
Laras kekeh narik Vino ke sana,"Udah bayi gede janjinya apa tadi?"
Vino manut aja ditarik,"Mau nurut sama kamu..."
Laras bener2 pingin nyiwel pipi Vino deh,"Makanya diem aja.Jangan rebek."
Eh Vino beneran diem grek ditempatnya bikin Laras kaget,"Kok berat amat ?Astaga...Vino malah kayak patung pancoran...ayo jalan!"
Vino manyun,"Katanya suruh diem.Gimana sih?"
Laras gemes tingkat dewa sama suaminya,"Alvino Adijaya...kalau ga jalan ntar ga dapat NS selama seminggu kalau perlu sebulan.Mau?"
Vino malah mikir,"Apa itu NS?Nasi sangit?Nasi Sambalado?Apaan sih Ras?"
Laras mendekat dan berbisik,"Night Service..."
Bimo aja sampai gumun tingkat kelurahan lihat keduanya,'Love birds ini ngomongin apa sih?Kok ga ngeh ya?Aku kok jadi ngelu...apa aku perlu diperiksa juga ya?Jangan2 ada yang soak nih badan?'
            Vino langsung terbelalak denger arti NS,"Oh no!!Jangan dong Sayang...itu kan udah agenda rutin.Ga bisa diganggu gugat.Iya aku jalan deh...terserah mau dibawa ke ruang IGD kek radiologi kek...poliklinik kek...bedah kek..whatever.Ikut deh."
Tbc...

 Part 320**I AM HIS QUEEN
When I Visited...
             Di ruang IGD dokternya awalnya hendak marah karena bukan kondisi emergency kok dibawa ke unit gawat darurat,tapi begitu lihat siapa yang terluka,dokternya ga jadi marah malah touch up dulu.Dandan dulu weleh...
Laras jadi yang bete,"Ini gimana sih kok malah ditinggal pergi sih?"
Vino bilangin,"Kan juga kubilang apa sayang...kayak begini tuh ga perlu dibawa ke IGD deh?Kepala batu sih..."
Laras mencereng,"Udah jangan ngebantah terus.Diem ganteng bisa kan?Atau ...."
Vino langsung menyahut,"Iya...iya...aku diem...sekarang main ngancam deh...kebanyakan lihat film action kali..."
Laras lihat dokternya datang,"Udah itu dokternya datang...diem yang manis ya..."
            Laras agak heran lihat sikap dokternya berubah jadi super baik dah gitu maskernya ga dipakai plus lipstiknya mangar2,'Nih dokter perasaan tadi pakai masker dan kayaknya ga tebal gini deh riasannya.Lha kok berubah?Jangan2 denok jilid dua nih.Wah gawat!!'
Belum sampai tuh dokter meriksa Vino,Laras dah ngajak Vino cabut,"Ga jadi Dok.Suami saya ga parah kok lukanya.Saya bawa aja ke poli umum.Maaf ya ...Ayo sayang..."
Vino heran juga tapi ga protes,'Kepala batu kok berubah pikiran tiba2 jadi dengerin aku?Pencerahan dari mana?Nurut aja deh daripada ga dapat jatah.He..he..'
Bimo juga heran,"Lho mbak Laras kok udah selesai?Ga dirontgen atau dijahit gitu?"
Laras malah ketemu dokter yang dulu nangani ayahnya,"Lho kamu Laras kan?Anaknya Pak Syamsul?"
Untung dokternya dah tua botak pula kalau ga Vino dah siap pasang kuda2.Astaga!Oleh dokter itu Vino dibawa ke ruang perawatan dan dirawat lukanya,"Untung ga begitu dalam...tapi kemungkinan nanti akan ninggalin bekas."
Vino malah nunjukin tangannya yang dulu bekas gigitan Laras,"Wah ini juga ada bekas gigitan Dok..."
Laras tersipu,Dokternya nanya,"Wah dua2nya ya?Digigit apa ini ?"
Vino jawab sambil mesem,"Biasa Dok di rumah kan punya hamster betina.Agak ganas gitu Dok.."
Laras melototi Vino,Vino langsung meralat,"Tapi sekarang dah agak jinak sih Dok...kalau malam jinak Dok...kalau siang kambuh ganasnya Dok..."
Dokternya malah gumun,"Wah ada ya hamster kayak gitu..."
Hamster?Tbc.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar