Eps 21☆♡ DUA MATAHARI
Freedom of Fear...
Bintang memang
suka berenang apalagi kalau sedang gundah gulana.Makanya Ana menuju ke kolam
renang,"Den Bintang,kok ga ke sekolahnya?"
Bintang mengambil piyama handuk yang disediakan pelayan,"Ga
boleh sama Mama...katanya biar diurus kepindahannya sama Pak Bimo."
Cinta segera berdiri dekat Ana takut dia,Bintang
merhatiin,"Bi,sejak kapan Mama bolehin ada yang main ke sini?"
Ana baru ngeh,"Oh...ini bukan anak tetangga,Den...ini ponakan
Bibi dari kampung.Namanya Cinta.Cinta ayo beri salam sama Den Bintang."
Bintang mengulurkan tangan lebih dulu,Cinta merhatiin,'Ya ampun
anak laki kok putihnya melebihi anak perempuan...aku aja kalah putih...'
Ana berdehem,"Ehem...Cinta kok malah bikin Den Bintang nunggu
sih?Itu ga sopan tahu..."
Cinta segera menjabat tangan Bintang,"Maaf tadi saya salah
kira,saya Cinta..."
Bintang tersenyum,"Memang kamu kira aku apa tadi sampai minta
tolong segala..."
Cinta ga berani natap mata Bintang,"Saya pikir buaya
tadi...."
Semua terdiam membayangkan reaksi Bintang apalagi Ana,'Waduh
kayaknya bakal marah nih Den Bintang,ganteng2 gitu dikira buaya...aduh....makin
sulit nih dapatin ijin Nona jika Den Bintang aja ga suka...'
Namun Bintang malah tertawa,"Ha...ha...ha...baru kali ini ada
yang berani mengatakan aku kayak buaya ha....ha...ha..."
Cinta malah heran,"Ehm...kamu ..ups maksud saya Den Bintang
ga marah?"
Bintang menggeleng,"Aku suka orang yang jujur...buat apa
marah?Nama kamu kenapa Cinta?"
Cinta menggeleng,"Kata Nenek saya karena ada orang di dunia
ini yang kekurangan cinta...Kamu sendiri kenapa namanya Bintang?"
Bintang menggeleng,"Mama ga pernah kasih tahu kenapa...Bi Ana
tahu ga?"
Ana jawab sekenanya,"Ehm...mungkin karena Mama Den Bintang
kepalanya pas pusing jadi penuh bintang he.he.."
Weleh...malah jadi ger2an semua,"Bi Ana bisa saja.Bi aku
lapar.Cinta kamu makan juga ya...temeni aku...didekat kolam aja Bi
makannya...aku ganti baju dulu ya...jangan kemana2 ya...bentar doang kok."
Ana bilang ke Cinta,"Den Bintang baik kan?Kamu duduk sana ya
bibi akan siapin makanan buat kamu sama Den Bintang.Kamu duduk di sana
ya..."
Cinta mau bantuin ga boleh,akhirnya dia nurut duduk di dekat kolam
renang.Tbc.
Eps 22 ♡☆ DUA MATAHARI
Keep Silence....
Senangnya Bintang dengan
kehadiran Cinta di rumahnya,"Aku punya teman!!Aku punya teman!!"
Para pelayan dan
bodyguard yang denger senyum melihatnya,"Seneng nian tuh Den
Bintang..."
Saking hepinya sampai
milih baju aja bingung,"Waduh...pakai yang mana ya?Pakai yang ini masih
baru dibeliin Mama beberapa hari lalu.Nanti dikira sok pamer.Ah...pakai baju
paling usang aja.Nah ini dia.Dengan begini kayak ga ada jarak deh...jangan
sampai Cinta pergi dari sini kayak kejadian Surya waktu itu.Aku harus menyambut
dengan baik."
Kita tinggalkan Den
Bagose Bintang weleh yang lagi sibuk milih baju buat dipakai di depan
Cinta.Kita menuju sekolahnya Surya.Sekolah lama Bintang.Mantan sekolah
maksude.Sekolah aja ada mantan ya...goyang mantan aja ada kok.Cie..yang ngefans
sama pemenang BP5 cie...Udah bahas sang surya aja...Surya tenggelam...itu lagu
weleh...
Surya denger soal
kepindahan Bintang,'Segitunya dia jijik sama aku sampai pindah sekolah segala.'
Bimo datang mendekati
Surya,"Kamu yang namanya Surya kan?"
Surya
nengok,"Iya.Anda kan yang kerap ngantarin Bintang kan?Anda ini papanya
atau omnya sih?"
Bimo malah merhatiin
kalung yang dipakai Surya,'Ya ampun kalung itu kan kalung yang dimiliki
anak2nya Marco dan Ningrum?Jadi inikah alasan sebenarnya Nona mindahin sekolah
Bintang?Aku baru ngeh...'
Surya gumun,'Kok malah
diem aja ya?Denger kagak ya?Malah lihatin kalung yang aku pakai.Aneh..."
Bimo
tersentak,"Astaga...apa ya tadi tanya apa ya?Bisa diulang ga?"
Surya malah
bercanda,"Hari ini ga ada ulangan apalagi siaran ulang.Ada apa nyari saya
Om?Mau menghina saya juga?"
Bimo
menggeleng,"Ga...Saya itu dapat mandat dari Den Bintang..."
Mandat apa
ya?Bersambung....
Eps 23 ☆★DUA MATAHARI
Glory of the Sun...
Bimo memberikan sebuah kotak makanan pada Surya,"Ini buat kamu.Permintaan maaf dari Bintang,atas sikap mamanya ke kamu."
Surya malah sinis,"Kenapa Bintang ga ngasih sendiri?Minta maaf kok suruhan."
Bimo jelasin,"Bukannya tidak ingin tapi tidak bisa.Dia dilarang keluar rumah sama Mamanya."
Surya jadi merenung,'Kenapa mamanya Bintang beda ya dari ibu aku?'
Bimo ditelpon sama Rani,gugup dia dan segera menaruh kotak berisi pudding klengkeng ditangan Surya,"Oh iya Nona?...Saya sudah selesai mengurus perpindahannya..."
Rani memberi perintah,"Cepat kamu kembali ke rumah!Awasi Bintang..."
Sebelum pergi,Bimo memfoto Surya secara diam2.Surya sedang membuka kotaknya,'Pudding klengkeng!!Pas banget aku pas lapar tapi uang jajanku cuma bisa buat beli es saja.'
Bimo mesem,'Akhirnya dimakan juga....misi completed.'
Sementara itu Rani tengah emosi jiwa karena mendengar karyawannya gosipin dia,"Kaya sih kaya...wajah juga cantik tapi kok kagak laku2 ya?Melas bingit hidupnya ya..."
Cekikikan gitu karyawannya itu dan keduanya segera dimutasi oleh Rani,"Saya ga suka punya musuh apalagi musuh dalam selimut.Kirim mereka ke cabang Papua dan Satunya ke Aceh.Jika menolak,suruh mereka menulis surat resign.Take it or leave it!!"
Langsung heboh deh kejadian itu.Rani mendapat ide dari temannya,"Sebaiknya kamu menikah saja Ran.Pernikahan kontrak gitu.Cari pria yang tepat,yang patuh gitu.Kamu ga akan dihina lagi."
Rani berpikir,'Menikah?Aku masih kecewa dan trauma dengan yang namanya pria.Tapi aku terus saja dicemooh orang.Aku lelah mendengarnya.Bikin emosi saja.Tapi kalau mau nikah sama siapa?Pria yang patuh dan mau mengikuti kemauanku...sepertinya aku tahu....bodyguardku saja.Tapi siapa?Dua bodyguard yang paling lama ikut aku adalah Bimo dan Joni.Sebaiknya aku pulang saja.Aku ga konsent kerja.'
Andai saja Rani tahu kalau Bimo menaruh hati padanya.Bimo masih jomblo juga karena cintanya pada Nonanya.Bimo terus menjaga cintanya.Ngomongin soal cinta,gimana Cinta ya?Saat Bimo come back,langsung dia nyari Bintang,"Bintang?Kalian lihat Bintang?"
Pelayan jawab,"Pak Bimo,Den Bintang di dekat kolam renang lagi lunch."
Apa reaksi Bimo lihat Cinta?Tbc..
Glory of the Sun...
Bimo memberikan sebuah kotak makanan pada Surya,"Ini buat kamu.Permintaan maaf dari Bintang,atas sikap mamanya ke kamu."
Surya malah sinis,"Kenapa Bintang ga ngasih sendiri?Minta maaf kok suruhan."
Bimo jelasin,"Bukannya tidak ingin tapi tidak bisa.Dia dilarang keluar rumah sama Mamanya."
Surya jadi merenung,'Kenapa mamanya Bintang beda ya dari ibu aku?'
Bimo ditelpon sama Rani,gugup dia dan segera menaruh kotak berisi pudding klengkeng ditangan Surya,"Oh iya Nona?...Saya sudah selesai mengurus perpindahannya..."
Rani memberi perintah,"Cepat kamu kembali ke rumah!Awasi Bintang..."
Sebelum pergi,Bimo memfoto Surya secara diam2.Surya sedang membuka kotaknya,'Pudding klengkeng!!Pas banget aku pas lapar tapi uang jajanku cuma bisa buat beli es saja.'
Bimo mesem,'Akhirnya dimakan juga....misi completed.'
Sementara itu Rani tengah emosi jiwa karena mendengar karyawannya gosipin dia,"Kaya sih kaya...wajah juga cantik tapi kok kagak laku2 ya?Melas bingit hidupnya ya..."
Cekikikan gitu karyawannya itu dan keduanya segera dimutasi oleh Rani,"Saya ga suka punya musuh apalagi musuh dalam selimut.Kirim mereka ke cabang Papua dan Satunya ke Aceh.Jika menolak,suruh mereka menulis surat resign.Take it or leave it!!"
Langsung heboh deh kejadian itu.Rani mendapat ide dari temannya,"Sebaiknya kamu menikah saja Ran.Pernikahan kontrak gitu.Cari pria yang tepat,yang patuh gitu.Kamu ga akan dihina lagi."
Rani berpikir,'Menikah?Aku masih kecewa dan trauma dengan yang namanya pria.Tapi aku terus saja dicemooh orang.Aku lelah mendengarnya.Bikin emosi saja.Tapi kalau mau nikah sama siapa?Pria yang patuh dan mau mengikuti kemauanku...sepertinya aku tahu....bodyguardku saja.Tapi siapa?Dua bodyguard yang paling lama ikut aku adalah Bimo dan Joni.Sebaiknya aku pulang saja.Aku ga konsent kerja.'
Andai saja Rani tahu kalau Bimo menaruh hati padanya.Bimo masih jomblo juga karena cintanya pada Nonanya.Bimo terus menjaga cintanya.Ngomongin soal cinta,gimana Cinta ya?Saat Bimo come back,langsung dia nyari Bintang,"Bintang?Kalian lihat Bintang?"
Pelayan jawab,"Pak Bimo,Den Bintang di dekat kolam renang lagi lunch."
Apa reaksi Bimo lihat Cinta?Tbc..
Eps 24 ★☆ DUA MATAHARI
The glory of the
moon....
Cinta takjub melihat
bedanya rumah di kampung dan di kota,'Ya ampun kolam segede ini ga ada
ikannya...coba dibikin empang...'
Bintang datang dengan
membawa es cream,"Kamu suka rasa apa?Ini vanilla,strawberry atau
coklat?"
Namanya cewek ya pilih
ya pink tapi Cinta ingat kalau Bintang itu majikan Bibinya,"Den Bintang
pilih dulu saja.Saya sisanya saja."
Bintang milih yang
vanila,"Aku yang putih saja.Kamu dua ya.Pink sama coklat."
Malah dapat
dua,"Saya dua?Saya satu saja.Terima kasih."
Bintang kekeh,"Kamu
dua.Anggap aja permintaan maaf dariku karena udah bikin kamu kaget tadi."
Cinta ada
ide,"Gimana kalau dibagi dua aja.Den Bintang separo saya juga
separo."
Bintang setuju,makan ice cream bersama deh.Mana lembut
lagi es creamnya.Bintang seneng punya teman,makanan datang.Ana yang
bawain,"Ini makanannya.Kalau habis berenang Den Bintang pasti lapar.Bibi
juga bawa nih minuman juice buah.Juice sirsak buat Den Bintang.Juice jambu buat
Cinta.Selamat menikmati.Yang rukun ya."
Cinta merhatiin,'Den
Bintang kesukaannya serba putih ya.Ice cream putih.Baju juga putih.Sandalnya
aja putih.Sampai minuman juga putih.Apa karena badannya putih ya?'
Putih2 melati
alibaba....Eh lagi asyik makan bareng,Bimo coming.Heran dia,'Apa gadis kecil
itu yang dimaksud ya?Kenapa Ana bawa dia ke sini ya?Tapi bagus juga sih buat
temen Bintang.'
Ana jedul,"Pak
Bimo!!"
Jumbul
Bimonya,"Astaga!!Bikin kaget saja kamu ini."
Ana
mesem,"Kebiasaan sih suka merhatiin dari jauh.Kayak kalau ada
Nona...cie..cie..."
Ana memang tahu kalau
Bimo menyimpan rasa sama Nona mereka,siapa lagi kalau bukan Rani Adijaya.Bimo
nunjuk ke arah Cinta berada,"Itu ponakan kamu?Kamu mau ajak dia tinggal di
sini?"
Ana
mengangguk,"Iya...kasihan dia sendirian.Yatim piatu.Bantuin saya bujuk
Nona ya...ntar saya kasih kiat2 menaklukan hati wanita.He..he.."
Bimo melirik,"Kayak
kisah cinta kamu sukses saja.Udah aku mau laporan dulu...."
Bimo menemui
Bintang,"Wah ada yang punya temen baru nih?Terus lupa deh sama
saya..."
Bintang sumringah lihat
Bimo,"Pak Bimo!!...Ini Cinta.Ponakan Bi Ana.Gimana Surya?"
Cinta gumun,'Surya?Astaga
kok namanya benda2 penerang ya orang2 kota itu?'
Bersambung....
Eps 25 ☆☆ DUA MATAHARI
In White....
Bintang ingin tahu soal
Surya,"Pak Bimo gimana?Surya terima puddingnya ga?"
Bimo menunjukkan
hpnya,"Lihat ini!"
Bintang seneng banget melihat
Surya mau menerima puddingnya,"Yeahh!!Diterima!!Puddingnya
diterima!!"
Nari2 gitu Bintang
saking hepinya sampai Cinta aja diajak nari juga,"Cinta aku seneng
banget!!"
Cinta bingung
juga,"Memang orang kota kalau lagi seneng pasti nari ya?Kalau di desa
kalau bahagia buat bancakan..."
Bintang gumun,"Apa
itu bancakan?"
Ana yang jawab,"Itu
makanan nasi diberi gudangan dan telur terus ditaruh di pincuk daun pisang
Den..."
Bintang jadi
pingin,"Kapan2 bikinin Bi..."
Semua buyar kala Bimo
diberitahu kalau mobil Rani memasuki halaman,"Nona datang...."
Ana gugup dan segera
menarik Cinta,"Ayo,kamu ikut Bibi.Jangan sampai Nona lihat kamu sebelum
Bibi bilang sama Nona apa kamu boleh tinggal di sini apa ga..."
Bintang yang
nahan,"Cinta disini saja biar Bintang yang bilang sama Mama soal
Cinta..."
Ana ragu,"Tapi
Den..."
Eh tiba2 ada
suara,"Rupanya semua berkumpul di sini..."
Bimo kenal suara
itu,"Nona..."
Rani melihat Cinta
dibelakang Ana,"Ana,siapa yang ada dibelakangmu itu?"
Ana keder juga dan
nunjukin Cinta,"Nona ini keponakan saya,orang tuanya sudah tiada semua dan
Neneknya baru saja juga tiada.Dia sendirian di desa ...saya ga tega Nona...jika
Nona mengijinkan saya mohon ...."
Bintang maju
mendekat,"Boleh ya Ma,Cinta tinggal di sini?Bintang kan ga punya
temen...sekolah Bintang juga baru...Boleh ya Ma?"
Rani melihat ke arah
Bimo,seakan meminta pendapat tanpa bicara.Bimo malah terpesona,'Nona kok
lihatin aku gitu amat ya?Apa dia minta pendapatku?'
Melihat Bimo
mengangguk,Rani berkata,"Baiklah...saya akan ijinkan tapi dengan satu
syarat.Dia tidak tinggal gratis di sini,dia harus bekerja sebagai
pelayan!Bagaimana Ana?"
Ana jelas
setuju,"Tidak apa2 Nona...saya akan ajari nanti semua soal kerjaan di
sini...Cinta,ayo bilang makasih sama Nona!"
Eh belum sempat
ngomong,Bimo mendekati Rani,"Tapi Nona bagaimana dengan sekolahnya?"
Rani ga mau punya
pelayan bodoh,"Dia harus tetap sekolah.Usai sekolah dia harus kerja
sebagai pelayan."
Bintang melihat ke arah
Cinta,'Kasihan Cinta...'
Bersambung.....
Eps 26 ★☆ DUA MATAHARI : Not our
custom...
Rani awalnya hendak menyekolahkan Cinta di sekolah yang berbeda
dengan Bintang namun kemudian dia berpikir,'Bagaimana jika di sekolahnya
Bintang saja sekalian aku bisa memantau kondisi Bintang.Good idea!'
Bimo mendekat,"Maaf
Nona,katanya Nona memanggil saya?"
Rani mengajak Bimo ke
ruang kerjanya,"Ikut saya!"
Disana sudah disiapkan
sebuah dokumen,"Saya sebenarnya tidak masalah dengan hidup
melajang,apalagi saya sangat sibuk.Tapi,banyak orang yang berkata negatif soal
kesendirian saya.Apalagi saya memiliki Bintang.Banyak gosip dan fitnah.Saya tak
mau semua itu membuat bisnis keluarga saya terhambat.Jadi saya menemukan satu
solusi.Dan solusi itu adalah kamu."
Bimo
bingung,"Saya?Saya tidak mengerti Nona..."
Rani menyerahkan
dokumennya pada Bimo,"Silakan kamu baca Bimo..."
Bimo
membacanya,"Pernikahan kontrak..."
Rani duduk,"Ya
pernikahan kontrak.Saya ingin kita menikah.Dengan begitu semua rumor dan gosip
akan reda.Orang zaman sekarang kalau iri seperti itu.Membuat orang lain
terkesan buruk dan malang di dunia ini.Dunia sudah rusak.Orang2 zaman sekarang
hanya ingin orang lain hidupnya tidak tenang.Menghakimi hidup orang lain
sementara hidup mereka sendiri juga tidak beres.Saya malas mengurusi orang2
seperti itu.Lebih baik dengan satu tindakan terselesaikan semua.Saya akan memberi
imbalan yang pantas buat kamu dengan menjadi suami saya.Tapi ingat kamu tidak
benar2 menjadi suami saya.Semua point2 penting dan persyaratan dari saya ada di
situ semua.Saya akan memberi kamu waktu."
Bimo terpana,'Menikah
dengan Nona?Wow...kenapa Nona memilih saya?Kenapa tidak Joni?Atau Norman atau
yang lainnya?Apa Nona tahu kalau saya mencintainya?'
Bimo galau sampai ga
lihat kalau Bintang didepannya,"Pak Bimo kenapa?Jalan sambil
melamun."
Bimo kaget,"Oh
Bintang,kamu bikin saya kaget.Mau ketemu sama Mama?"
Bintang
mengangguk,"Iya.Mau bilang makasih sama Mama udah nerima Cinta di sini dan
Cinta akan sekolah di sekolah Bintang yang baru.Yeahhh!!"
Senengnya Bintang punya
temen.Elahe le...le..Nyebut2 lele padahal kagak doyan.Ga cuma Bintang,Ana juga
sangat bahagia Rani mau nerima Cinta,"Emang tempat kamu di sini Cinta.Sama
Bibi..."
Bersambung..........
Eps 27 ★☆ DUA MATAHARI
Mocked
Him...
Bintang
menemui Rani dengan wajag ceria,"Mama!!Boleh Bintang masuk?"
Rani
menjawab,"Masuk saja Bintang!"
Bintangpun
masuk,"Maaf udah ganggu Mama.Tapi Bintang ga bisa tidur sebelum ngucapin
makasih ke Mama..."
Rani
menatap Bintang,"Makasih buat apa?Perasaan mama ga beliin kamu apa2."
Bintang
ingin sekali sebenarnya memeluk Rani untuk mengungkapkan kegembiraannya atas
kehadiran Cinta tapi ia tahu Rani takkan suka ia begitu.Akhirnya ia cuma
berdiri,"Terima kasih buat kebaikan hati Mama ngijinin Cinta tinggal di
sini dan sekolah di sekolah yang sama dengan Bintang.Bintang seneng
banget..."
Rani
berdiri,"Tapi ingat satu hal Bintang!Jika sampai kamu ga ada di 3 besar
rangking kelas,Mama akan pindahin Cinta ke sekolah lain.Kamu paham?"
Bintang
bertekad,"Iya Ma.Bintang akan terus belajar dengan rajin."
Ana ga
sengaja mendengar percakapan itu,'Ya ampun...pantas saja Den Bintang selalu
panik bila dapat nilai ga sempurna.Nona juga aneh selalu maksain target ke Den
Bintang.' Ana kembali ke kamarnya,"Cinta,ayo kamu tidur saja.Bibi masih
mau beresin dapur."
Cinta
malah ikut bantuin beresin dapur,"Cinta akan bantu bibi saja."
Bintang
yang haus pergi ke dapur,"Lho,Cinta kamu belum tidur?"
Cinta
jawab,"Den Bintang juga belum...Den Bintang cari apa?"
Bintang
membuka kulkas,"Aku haus.Biasa cari air putih."
Ana
kasih tahu keponakannya,"Den Bintang memang suka bawa minuman ke
kamar.Gampang haus ya Den Bintang..."
Bintang
malah ambilin Cinta pudding,"Nih enak lho...temeni aku makan ya?Pudding
rasa klengkeng..."
Cinta lihatin Bibinya nanya boleh kagak,Ana
mengangguk.Tersenyum ia lihat Bintang akrab sama Cinta,'Semoga Cinta bisa jadi
penghiburan bagi Den Bintang.'
Keesokan
harinya Cinta didaftarkan di sekolah Bintang.Sementara Bimo terus
mempertimbangkan tawaran Rani dan akhirnya sebuah kejadian di sekolah Bintang
membuatnya memutuskan untuk menerimanya.Kejadian apakah itu?Bintang diejek di
sekolah dikatai anak ga punya ayah.Peristiwanya kala di sekolah ia dapat tugas
untuk menuliskan tentang ayahnya.Ia diam membisu kala disuruh maju ke
depan,"Ayo Bintang sekarang giliranmu untuk menceritakan tentang
ayahmu!"
Apa
yang Bintang katakan?***BERSAMBUNG.
Eps 28 ★☆ DUA MATAHARI
His testimony....
Bintang galau disuruh
maju depan kelas,"Ayo Bintang,sebagai murid baru yang baru saja pindah ke
sekolah ini,teman2mu tentu ingin mengenal dirimu lebih lagi.Sekarang mulailah
ceritakan mengenai ayahmu."
Seisi kelas menatap
Bintang penuh rasa ingin tahu,"Denger2 mamanya tajir banget lho.Gimana
papanya ya?"
Bintang malah
tertunduk,'Gimana ini?Aku kan ga tahu siapa ayahku.Kata mama aku dibuang sama
orang tuaku buktinya aku diangkat anak sama mama.Aduh...aku harus jujurkah?'
Anak2 mulai gaduh
nungguin Bintang ngomong,"Lama!!Jangan2 bisu kali dia.Atau
gagu...ha...ha.."
Yang lain
nyeletuk,"Atau jangan2 ayahnya orang jahat.Napi gitu...hiii serem..."
Guru berdiri,"Anak2
tenang semuanya!Biarkan Bintang cerita.Tenang semua!!"
Diem deh.Untung aja ga
perlu penggaris gede dipukulkan ke meja atau penghapus melayang.Guru memandang
Bintang,"Ayo Bintang...jangan takut.Seperti apapun ayahmu,tetaplah hormat
kepadanya.Sekarang mulailah cerita!"
Bintang mulai mengangkat
wajahnya,"Sebenarnya ayahku..."
Sebuah suara melanjutkan
perkataan Bintang yang terhenti,"...ada disini!Saya adalah ayahnya
Bintang!"
Semua menoleh ke arah
pintu termasuk Bintang,'Itu papanya?'
Bintang terpana melihat
Bimo berdiri di sana membawa bekalnya yang ketinggalan,"Ayah?"
Bimo memandang guru
pengajarnya meminta ijin masuk,"Bekal kamu ketinggalan di mobil.Ayah ga
mau kamu makan sembarangan.Ntar sakit lagi.Ini simpan baik2 bekalnya.Jangan
kelupaan lagi."
Wah ngomong gitu sambil
jongkok Bimonya bikin baper yang lihat,"Ooohhhhh..."
Bimo malah mangku
Bintang,"Saya adalah ayahnya Bintang.Jika ada pertanyaan silakan tanya
langsung saja.Yang pasti Bintang adalah anak yang sangat baik.Saya sangat
menyayanginya."
Semua malah bertepuk
tangan kala Bimo memeluk Bintang,"Wah ayahnya keren!!Penyayang
lagi!!"
Ada yang malah sampai
nangis,"Ayahku saja ga pernah ngantar aku sekolah.Ketemu aja sebulan
sekali belum pasti....huuu..."
Bimo berbisik saat
memeluk Bintang,"Mulai kini Om akan jadi ayahmu..."
Walau ga ngerti maksud
ucapan pengawal mamanya itu tapi Bintang bahagia sekali dipeluk sama
Bimo,"Terima kasih mau jadi ayah Bintang...hiks..."
Bimo akhirnya mau
menerima tawaran Rani?Tbc...
Eps 29 ★☆DUA MATAHARI
Great Responsibility....
Bimo langsung bangkit rasa sayangnya pada Bintang
hingga ia memutuskan menerima tawaran Rani.Jelas saja Rani sangat
gembira,"Saya lega kamu menerima tawaran saya.Tak perlu butuh waktu
lama,apa yang membuatmu segera menerima tawaran saya?"
Bimo melihat keluar jendela,ditaman
tampak Bintang sedang curhat dengan Cinta soal kejadian tadi,"Karena
Bintang...sudah lama saya ingin menjadi sosok ayah bagi Bintang."
Rani ikut melihat
keluar,'Bintang?Anak itu rupanya sangat berarti bagi Bimo.Berarti cara
mengendalikan Bimo adalah mengendalikan Bintang.'
Rani dan Bimo lalu
membahas pernikahan mereka.Sementara di suatu tempat,seorang pria tengah
dirawat oleh sebuah keluarga kaya raya.Pria itu bertahub lali ditemukan didekat
villa mereka.Pria itu berjalan terhuyung2 dijalan dan hampir saja ketabrak
mobil mereka.Identitas barupun diberikan oleh mereka,"Sebaiknya kita beri
dia nama Adam.Kita tak tahu masa lalunya.Biarlah dia menjadi manusia
baru."
Keluarga kaya raya itu lalu membawa Adam ke luar negeri
agar mendapat perawatan lebih baik.Apalagi putri mereka sepertinya telah jatuh
hati pada pria asing itu,"Sepertinya kita tak perlu mencari lagi jodoh
buat putri kita.Lagipula Adam juga tak ingat siapa dirinya.Kata dokter
ingatannya jangan dipaksa."
Kala Adam menikahi putri
konglomerat itu diluar negeri,di saat itu juga Rani menikah dengan Bimo.Bintang
tampak sangat bahagia,"Kini aku punya ayah!!Hore!!!"
Cinta dan Bintang
dijadikan sebagai pembawa karangan bunga.Dan siapakah yang dapat lemparan
bunganya?Ana.Cinta gembira,"Hore Bibi Ana dapat bunga!!"
Ana melirik Joni,'Andai
saja pangeran hatiku tahu perasaanku....'
Rupanya Ana menyukai
Joni.Welehhh....
Pernikahan itu
membungkam semua sindiran yang biasa diarahkan ke Rani.Meski cuma sebagai suami
pura2 tapi Bimo yakin akan meluluhkan hati Rani,'Batu bila terus kena tetesan
air lama2 akan hancur juga.'
Cinta melihat bibinya
tampak dandan,"Tumben bibi sekarang seneng dandan?Apa ada acara keluar
sama Nyonya Rani?"
Ana pakai pensil
alis,"Kamu diem aja.Ini urusan orang dewasa.Kamu itu baru SMP.Masih bau
keringet..."
Cinta heran,"Kok
bau keringet sih?Cinta baru aja mandi kok."
Bersambung..
Eps 30 ★☆ DUA MATAHARI
Mindfull of you....
Cinta juga tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik.Meski
bersekolah di sekolah yang sama dengan majikannya,Bintang,namun ia tak lupa
menjadi pelayan bila dirumah Rani,'Nyapu sudah,bersihin ruangan dan perabotan
sudah.Oh iya nyiram tanaman!'
Dengan seragam pelayan
justru Cinta nampak kian cantik saja.Seperti kebiasaannya yang ga suka
dandan,rambut dikucir begitu saja.Suka usil juga Cinta,siapa lagi yang diusili
kalau bukan Bintang.Bintang anaknya memang selalu serius belajar,pulang sekolah
pasti langsung sibuk ngerjain PR.Belum nanti ada guru les datang.Biasa anak
orang kaya punya guru privat pribadi.Dari SD aja dah punya.Cinta juga suka
minta diajarin sama Bintang,wajarlah Bintang kan the best di sekolah.Selalu
jawara 3 besar.Cinta suka heran,"Den Bintang?"
Bintang lagi ngerjain PR
matematikanya,"Hmmm?"
Cinta gangguin dengan
memamerkan buah talok di tangannya,"Lihat apa saya temuin di kebun
belakang!"
Bintang masih
nulis,"Nemu capung?"
Cinta manyun diambilnya
kacamata Bintang,"Gimana sih rasanya pakai kaca mata?Coba ah!"
Bintang jelas jadi ga
ketok,"Hey Cinta kembaliin kaca mata aku...aduh aku kan jadi ga jelas
nih...Cinta!!Awas ya!!"
Bintang ngejar Cinta,dah
ga heran para pelayan lain melihatnya,"Awas Cinta!Den Bintang
ngejar!"
Cinta ketawa senang,"Hihi...salah
sendiri nyuekin aku!Belajar melulu!Dasar Pak Dokter he..he.."
Emang Bintang pingin jadi dokter,Cinta tahu
itu.Apalagi penampilan Bintang berkaca mata diusia muda kian membuat pas saja
julukan itu.Cinta hampir nabrak guci besar di ruangan untung gucinya ga jatuh
tapi talok di tangan Cinta lepas,gelinding semua di lantai,"Yeahhh...jatuh
si buah merahnya...padahal susah nyarinya..."
Bintang berhasil nangkap
Cinta,"Kena!!Mana kaca mataku...malah dipakai ...aduh..."
Cinta bersimpuh di
lantai,wajah manyun nyun gitu,Bintang mengambil kaca matanya,"Hey,kamu
kenapa?Kok cemberut gitu?Miss Tembem kenapa?"
Cinta nunjuk ke lantai
satu buah talok keinjek Bintang,"Itu...hhhuuu..jadi mlethos kan?Padahal
mau aku kasih ke Den Bintang.Rasanya manis lho...sekarang ga bisa
dimakan..."
Bintang
merhatiin,"Oh...buah talok ya...kamu pasti manjat pohon lagi
ya?Hmm..."
Bersambung.........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar