****DUA MATAHARI**** PART 21-30


Eps 21☆♡ DUA MATAHARI
Freedom of Fear...
             Bintang memang suka berenang apalagi kalau sedang gundah gulana.Makanya Ana menuju ke kolam renang,"Den Bintang,kok ga ke sekolahnya?"
Bintang mengambil piyama handuk yang disediakan pelayan,"Ga boleh sama Mama...katanya biar diurus kepindahannya sama Pak Bimo."
Cinta segera berdiri dekat Ana takut dia,Bintang merhatiin,"Bi,sejak kapan Mama bolehin ada yang main ke sini?"
Ana baru ngeh,"Oh...ini bukan anak tetangga,Den...ini ponakan Bibi dari kampung.Namanya Cinta.Cinta ayo beri salam sama Den Bintang."
Bintang mengulurkan tangan lebih dulu,Cinta merhatiin,'Ya ampun anak laki kok putihnya melebihi anak perempuan...aku aja kalah putih...'
Ana berdehem,"Ehem...Cinta kok malah bikin Den Bintang nunggu sih?Itu ga sopan tahu..."
Cinta segera menjabat tangan Bintang,"Maaf tadi saya salah kira,saya Cinta..."
Bintang tersenyum,"Memang kamu kira aku apa tadi sampai minta tolong segala..."
Cinta ga berani natap mata Bintang,"Saya pikir buaya tadi...."
Semua terdiam membayangkan reaksi Bintang apalagi Ana,'Waduh kayaknya bakal marah nih Den Bintang,ganteng2 gitu dikira buaya...aduh....makin sulit nih dapatin ijin Nona jika Den Bintang aja ga suka...'
Namun Bintang malah tertawa,"Ha...ha...ha...baru kali ini ada yang berani mengatakan aku kayak buaya ha....ha...ha..."
Cinta malah heran,"Ehm...kamu ..ups maksud saya Den Bintang ga marah?"
Bintang menggeleng,"Aku suka orang yang jujur...buat apa marah?Nama kamu kenapa Cinta?"
Cinta menggeleng,"Kata Nenek saya karena ada orang di dunia ini yang kekurangan cinta...Kamu sendiri kenapa namanya Bintang?"
Bintang menggeleng,"Mama ga pernah kasih tahu kenapa...Bi Ana tahu ga?"
Ana jawab sekenanya,"Ehm...mungkin karena Mama Den Bintang kepalanya pas pusing jadi penuh bintang he.he.."
Weleh...malah jadi ger2an semua,"Bi Ana bisa saja.Bi aku lapar.Cinta kamu makan juga ya...temeni aku...didekat kolam aja Bi makannya...aku ganti baju dulu ya...jangan kemana2 ya...bentar doang kok."
Ana bilang ke Cinta,"Den Bintang baik kan?Kamu duduk sana ya bibi akan siapin makanan buat kamu sama Den Bintang.Kamu duduk di sana ya..."
Cinta mau bantuin ga boleh,akhirnya dia nurut duduk di dekat kolam renang.Tbc.

Eps 22 DUA MATAHARI
Keep Silence....
Senangnya Bintang dengan kehadiran Cinta di rumahnya,"Aku punya teman!!Aku punya teman!!"
Para pelayan dan bodyguard yang denger senyum melihatnya,"Seneng nian tuh Den Bintang..."
Saking hepinya sampai milih baju aja bingung,"Waduh...pakai yang mana ya?Pakai yang ini masih baru dibeliin Mama beberapa hari lalu.Nanti dikira sok pamer.Ah...pakai baju paling usang aja.Nah ini dia.Dengan begini kayak ga ada jarak deh...jangan sampai Cinta pergi dari sini kayak kejadian Surya waktu itu.Aku harus menyambut dengan baik."
Kita tinggalkan Den Bagose Bintang weleh yang lagi sibuk milih baju buat dipakai di depan Cinta.Kita menuju sekolahnya Surya.Sekolah lama Bintang.Mantan sekolah maksude.Sekolah aja ada mantan ya...goyang mantan aja ada kok.Cie..yang ngefans sama pemenang BP5 cie...Udah bahas sang surya aja...Surya tenggelam...itu lagu weleh...
Surya denger soal kepindahan Bintang,'Segitunya dia jijik sama aku sampai pindah sekolah segala.'
Bimo datang mendekati Surya,"Kamu yang namanya Surya kan?"
Surya nengok,"Iya.Anda kan yang kerap ngantarin Bintang kan?Anda ini papanya atau omnya sih?"
Bimo malah merhatiin kalung yang dipakai Surya,'Ya ampun kalung itu kan kalung yang dimiliki anak2nya Marco dan Ningrum?Jadi inikah alasan sebenarnya Nona mindahin sekolah Bintang?Aku baru ngeh...'
Surya gumun,'Kok malah diem aja ya?Denger kagak ya?Malah lihatin kalung yang aku pakai.Aneh..."
Bimo tersentak,"Astaga...apa ya tadi tanya apa ya?Bisa diulang ga?"
Surya malah bercanda,"Hari ini ga ada ulangan apalagi siaran ulang.Ada apa nyari saya Om?Mau menghina saya juga?"
Bimo menggeleng,"Ga...Saya itu dapat mandat dari Den Bintang..."
Mandat apa ya?Bersambung....

 Eps 23 ☆★DUA MATAHARI
Glory of the Sun...
Bimo memberikan sebuah kotak makanan pada Surya,"Ini buat kamu.Permintaan maaf dari Bintang,atas sikap mamanya ke kamu."
Surya malah sinis,"Kenapa Bintang ga ngasih sendiri?Minta maaf kok suruhan."
Bimo jelasin,"Bukannya tidak ingin tapi tidak bisa.Dia dilarang keluar rumah sama Mamanya."
Surya jadi merenung,'Kenapa mamanya Bintang beda ya dari ibu aku?'
Bimo ditelpon sama Rani,gugup dia dan segera menaruh kotak berisi pudding klengkeng ditangan Surya,"Oh iya Nona?...Saya sudah selesai mengurus perpindahannya..."
Rani memberi perintah,"Cepat kamu kembali ke rumah!Awasi Bintang..."
Sebelum pergi,Bimo memfoto Surya secara diam2.Surya sedang membuka kotaknya,'Pudding klengkeng!!Pas banget aku pas lapar tapi uang jajanku cuma bisa buat beli es saja.'
Bimo mesem,'Akhirnya dimakan juga....misi completed.'
Sementara itu Rani tengah emosi jiwa karena mendengar karyawannya gosipin dia,"Kaya sih kaya...wajah juga cantik tapi kok kagak laku2 ya?Melas bingit hidupnya ya..."
Cekikikan gitu karyawannya itu dan keduanya segera dimutasi oleh Rani,"Saya ga suka punya musuh apalagi musuh dalam selimut.Kirim mereka ke cabang Papua dan Satunya ke Aceh.Jika menolak,suruh mereka menulis surat resign.Take it or leave it!!"
            Langsung heboh deh kejadian itu.Rani mendapat ide dari temannya,"Sebaiknya kamu menikah saja Ran.Pernikahan kontrak gitu.Cari pria yang tepat,yang patuh gitu.Kamu ga akan dihina lagi."
Rani berpikir,'Menikah?Aku masih kecewa dan trauma dengan yang namanya pria.Tapi aku terus saja dicemooh orang.Aku lelah mendengarnya.Bikin emosi saja.Tapi kalau mau nikah sama siapa?Pria yang patuh dan mau mengikuti kemauanku...sepertinya aku tahu....bodyguardku saja.Tapi siapa?Dua bodyguard yang paling lama ikut aku adalah Bimo dan Joni.Sebaiknya aku pulang saja.Aku ga konsent kerja.'
           Andai saja Rani tahu kalau Bimo menaruh hati padanya.Bimo masih jomblo juga karena cintanya pada Nonanya.Bimo terus menjaga cintanya.Ngomongin soal cinta,gimana Cinta ya?Saat Bimo come back,langsung dia nyari Bintang,"Bintang?Kalian lihat Bintang?"
Pelayan jawab,"Pak Bimo,Den Bintang di dekat kolam renang lagi lunch."
Apa reaksi Bimo lihat Cinta?Tbc..

 Eps 24 ★☆ DUA MATAHARI
The glory of the moon....
Cinta takjub melihat bedanya rumah di kampung dan di kota,'Ya ampun kolam segede ini ga ada ikannya...coba dibikin empang...'
Bintang datang dengan membawa es cream,"Kamu suka rasa apa?Ini vanilla,strawberry atau coklat?"
Namanya cewek ya pilih ya pink tapi Cinta ingat kalau Bintang itu majikan Bibinya,"Den Bintang pilih dulu saja.Saya sisanya saja."
Bintang milih yang vanila,"Aku yang putih saja.Kamu dua ya.Pink sama coklat."
Malah dapat dua,"Saya dua?Saya satu saja.Terima kasih."
Bintang kekeh,"Kamu dua.Anggap aja permintaan maaf dariku karena udah bikin kamu kaget tadi."
Cinta ada ide,"Gimana kalau dibagi dua aja.Den Bintang separo saya juga separo."
            Bintang setuju,makan ice cream bersama deh.Mana lembut lagi es creamnya.Bintang seneng punya teman,makanan datang.Ana yang bawain,"Ini makanannya.Kalau habis berenang Den Bintang pasti lapar.Bibi juga bawa nih minuman juice buah.Juice sirsak buat Den Bintang.Juice jambu buat Cinta.Selamat menikmati.Yang rukun ya."
Cinta merhatiin,'Den Bintang kesukaannya serba putih ya.Ice cream putih.Baju juga putih.Sandalnya aja putih.Sampai minuman juga putih.Apa karena badannya putih ya?'
Putih2 melati alibaba....Eh lagi asyik makan bareng,Bimo coming.Heran dia,'Apa gadis kecil itu yang dimaksud ya?Kenapa Ana bawa dia ke sini ya?Tapi bagus juga sih buat temen Bintang.'
Ana jedul,"Pak Bimo!!"
Jumbul Bimonya,"Astaga!!Bikin kaget saja kamu ini."
Ana mesem,"Kebiasaan sih suka merhatiin dari jauh.Kayak kalau ada Nona...cie..cie..."
Ana memang tahu kalau Bimo menyimpan rasa sama Nona mereka,siapa lagi kalau bukan Rani Adijaya.Bimo nunjuk ke arah Cinta berada,"Itu ponakan kamu?Kamu mau ajak dia tinggal di sini?"
Ana mengangguk,"Iya...kasihan dia sendirian.Yatim piatu.Bantuin saya bujuk Nona ya...ntar saya kasih kiat2 menaklukan hati wanita.He..he.."
Bimo melirik,"Kayak kisah cinta kamu sukses saja.Udah aku mau laporan dulu...."
Bimo menemui Bintang,"Wah ada yang punya temen baru nih?Terus lupa deh sama saya..."
Bintang sumringah lihat Bimo,"Pak Bimo!!...Ini Cinta.Ponakan Bi Ana.Gimana Surya?"
Cinta gumun,'Surya?Astaga kok namanya benda2 penerang ya orang2 kota itu?'
Bersambung....

 Eps 25 ☆☆ DUA MATAHARI
In White....
Bintang ingin tahu soal Surya,"Pak Bimo gimana?Surya terima puddingnya ga?"
Bimo menunjukkan hpnya,"Lihat ini!"
Bintang seneng banget melihat Surya mau menerima puddingnya,"Yeahh!!Diterima!!Puddingnya diterima!!"
Nari2 gitu Bintang saking hepinya sampai Cinta aja diajak nari juga,"Cinta aku seneng banget!!"
Cinta bingung juga,"Memang orang kota kalau lagi seneng pasti nari ya?Kalau di desa kalau bahagia buat bancakan..."
Bintang gumun,"Apa itu bancakan?"
Ana yang jawab,"Itu makanan nasi diberi gudangan dan telur terus ditaruh di pincuk daun pisang Den..."
Bintang jadi pingin,"Kapan2 bikinin Bi..."
Semua buyar kala Bimo diberitahu kalau mobil Rani memasuki halaman,"Nona datang...."
Ana gugup dan segera menarik Cinta,"Ayo,kamu ikut Bibi.Jangan sampai Nona lihat kamu sebelum Bibi bilang sama Nona apa kamu boleh tinggal di sini apa ga..."
Bintang yang nahan,"Cinta disini saja biar Bintang yang bilang sama Mama soal Cinta..."
Ana ragu,"Tapi Den..."
Eh tiba2 ada suara,"Rupanya semua berkumpul di sini..."
Bimo kenal suara itu,"Nona..."
Rani melihat Cinta dibelakang Ana,"Ana,siapa yang ada dibelakangmu itu?"
Ana keder juga dan nunjukin Cinta,"Nona ini keponakan saya,orang tuanya sudah tiada semua dan Neneknya baru saja juga tiada.Dia sendirian di desa ...saya ga tega Nona...jika Nona mengijinkan saya mohon ...."
Bintang maju mendekat,"Boleh ya Ma,Cinta tinggal di sini?Bintang kan ga punya temen...sekolah Bintang juga baru...Boleh ya Ma?"
Rani melihat ke arah Bimo,seakan meminta pendapat tanpa bicara.Bimo malah terpesona,'Nona kok lihatin aku gitu amat ya?Apa dia minta pendapatku?'
Melihat Bimo mengangguk,Rani berkata,"Baiklah...saya akan ijinkan tapi dengan satu syarat.Dia tidak tinggal gratis di sini,dia harus bekerja sebagai pelayan!Bagaimana Ana?"
Ana jelas setuju,"Tidak apa2 Nona...saya akan ajari nanti semua soal kerjaan di sini...Cinta,ayo bilang makasih sama Nona!"
Eh belum sempat ngomong,Bimo mendekati Rani,"Tapi Nona bagaimana dengan sekolahnya?"
Rani ga mau punya pelayan bodoh,"Dia harus tetap sekolah.Usai sekolah dia harus kerja sebagai pelayan."
Bintang melihat ke arah Cinta,'Kasihan Cinta...'
Bersambung.....

Eps 26 ★☆ DUA MATAHARI : Not our custom...

         Rani awalnya hendak menyekolahkan Cinta di sekolah yang berbeda dengan Bintang namun kemudian dia berpikir,'Bagaimana jika di sekolahnya Bintang saja sekalian aku bisa memantau kondisi Bintang.Good idea!'
Bimo mendekat,"Maaf Nona,katanya Nona memanggil saya?"
Rani mengajak Bimo ke ruang kerjanya,"Ikut saya!"
Disana sudah disiapkan sebuah dokumen,"Saya sebenarnya tidak masalah dengan hidup melajang,apalagi saya sangat sibuk.Tapi,banyak orang yang berkata negatif soal kesendirian saya.Apalagi saya memiliki Bintang.Banyak gosip dan fitnah.Saya tak mau semua itu membuat bisnis keluarga saya terhambat.Jadi saya menemukan satu solusi.Dan solusi itu adalah kamu."
Bimo bingung,"Saya?Saya tidak mengerti Nona..."
Rani menyerahkan dokumennya pada Bimo,"Silakan kamu baca Bimo..."
Bimo membacanya,"Pernikahan kontrak..."
Rani duduk,"Ya pernikahan kontrak.Saya ingin kita menikah.Dengan begitu semua rumor dan gosip akan reda.Orang zaman sekarang kalau iri seperti itu.Membuat orang lain terkesan buruk dan malang di dunia ini.Dunia sudah rusak.Orang2 zaman sekarang hanya ingin orang lain hidupnya tidak tenang.Menghakimi hidup orang lain sementara hidup mereka sendiri juga tidak beres.Saya malas mengurusi orang2 seperti itu.Lebih baik dengan satu tindakan terselesaikan semua.Saya akan memberi imbalan yang pantas buat kamu dengan menjadi suami saya.Tapi ingat kamu tidak benar2 menjadi suami saya.Semua point2 penting dan persyaratan dari saya ada di situ semua.Saya akan memberi kamu waktu."
Bimo terpana,'Menikah dengan Nona?Wow...kenapa Nona memilih saya?Kenapa tidak Joni?Atau Norman atau yang lainnya?Apa Nona tahu kalau saya mencintainya?'
Bimo galau sampai ga lihat kalau Bintang didepannya,"Pak Bimo kenapa?Jalan sambil melamun."
Bimo kaget,"Oh Bintang,kamu bikin saya kaget.Mau ketemu sama Mama?"
Bintang mengangguk,"Iya.Mau bilang makasih sama Mama udah nerima Cinta di sini dan Cinta akan sekolah di sekolah Bintang yang baru.Yeahhh!!"
Senengnya Bintang punya temen.Elahe le...le..Nyebut2 lele padahal kagak doyan.Ga cuma Bintang,Ana juga sangat bahagia Rani mau nerima Cinta,"Emang tempat kamu di sini Cinta.Sama Bibi..."
Bersambung..........

Eps 27 ★☆ DUA MATAHARI
Mocked Him...
Bintang menemui Rani dengan wajag ceria,"Mama!!Boleh Bintang masuk?"
Rani menjawab,"Masuk saja Bintang!"
Bintangpun masuk,"Maaf udah ganggu Mama.Tapi Bintang ga bisa tidur sebelum ngucapin makasih ke Mama..."
Rani menatap Bintang,"Makasih buat apa?Perasaan mama ga beliin kamu apa2."
Bintang ingin sekali sebenarnya memeluk Rani untuk mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran Cinta tapi ia tahu Rani takkan suka ia begitu.Akhirnya ia cuma berdiri,"Terima kasih buat kebaikan hati Mama ngijinin Cinta tinggal di sini dan sekolah di sekolah yang sama dengan Bintang.Bintang seneng banget..."
Rani berdiri,"Tapi ingat satu hal Bintang!Jika sampai kamu ga ada di 3 besar rangking kelas,Mama akan pindahin Cinta ke sekolah lain.Kamu paham?"
Bintang bertekad,"Iya Ma.Bintang akan terus belajar dengan rajin."
Ana ga sengaja mendengar percakapan itu,'Ya ampun...pantas saja Den Bintang selalu panik bila dapat nilai ga sempurna.Nona juga aneh selalu maksain target ke Den Bintang.' Ana kembali ke kamarnya,"Cinta,ayo kamu tidur saja.Bibi masih mau beresin dapur."
Cinta malah ikut bantuin beresin dapur,"Cinta akan bantu bibi saja."
Bintang yang haus pergi ke dapur,"Lho,Cinta kamu belum tidur?"
Cinta jawab,"Den Bintang juga belum...Den Bintang cari apa?"
Bintang membuka kulkas,"Aku haus.Biasa cari air putih."
Ana kasih tahu keponakannya,"Den Bintang memang suka bawa minuman ke kamar.Gampang haus ya Den Bintang..."
Bintang malah ambilin Cinta pudding,"Nih enak lho...temeni aku makan ya?Pudding rasa klengkeng..."
           Cinta lihatin Bibinya nanya boleh kagak,Ana mengangguk.Tersenyum ia lihat Bintang akrab sama Cinta,'Semoga Cinta bisa jadi penghiburan bagi Den Bintang.'
Keesokan harinya Cinta didaftarkan di sekolah Bintang.Sementara Bimo terus mempertimbangkan tawaran Rani dan akhirnya sebuah kejadian di sekolah Bintang membuatnya memutuskan untuk menerimanya.Kejadian apakah itu?Bintang diejek di sekolah dikatai anak ga punya ayah.Peristiwanya kala di sekolah ia dapat tugas untuk menuliskan tentang ayahnya.Ia diam membisu kala disuruh maju ke depan,"Ayo Bintang sekarang giliranmu untuk menceritakan tentang ayahmu!"
Apa yang Bintang katakan?***BERSAMBUNG.

 Eps 28 ★☆ DUA MATAHARI
His testimony....
Bintang galau disuruh maju depan kelas,"Ayo Bintang,sebagai murid baru yang baru saja pindah ke sekolah ini,teman2mu tentu ingin mengenal dirimu lebih lagi.Sekarang mulailah ceritakan mengenai ayahmu."
Seisi kelas menatap Bintang penuh rasa ingin tahu,"Denger2 mamanya tajir banget lho.Gimana papanya ya?"
Bintang malah tertunduk,'Gimana ini?Aku kan ga tahu siapa ayahku.Kata mama aku dibuang sama orang tuaku buktinya aku diangkat anak sama mama.Aduh...aku harus jujurkah?'
Anak2 mulai gaduh nungguin Bintang ngomong,"Lama!!Jangan2 bisu kali dia.Atau gagu...ha...ha.."
Yang lain nyeletuk,"Atau jangan2 ayahnya orang jahat.Napi gitu...hiii serem..."
Guru berdiri,"Anak2 tenang semuanya!Biarkan Bintang cerita.Tenang semua!!"
Diem deh.Untung aja ga perlu penggaris gede dipukulkan ke meja atau penghapus melayang.Guru memandang Bintang,"Ayo Bintang...jangan takut.Seperti apapun ayahmu,tetaplah hormat kepadanya.Sekarang mulailah cerita!"
Bintang mulai mengangkat wajahnya,"Sebenarnya ayahku..."
Sebuah suara melanjutkan perkataan Bintang yang terhenti,"...ada disini!Saya adalah ayahnya Bintang!"
Semua menoleh ke arah pintu termasuk Bintang,'Itu papanya?'
Bintang terpana melihat Bimo berdiri di sana membawa bekalnya yang ketinggalan,"Ayah?"
Bimo memandang guru pengajarnya meminta ijin masuk,"Bekal kamu ketinggalan di mobil.Ayah ga mau kamu makan sembarangan.Ntar sakit lagi.Ini simpan baik2 bekalnya.Jangan kelupaan lagi."
Wah ngomong gitu sambil jongkok Bimonya bikin baper yang lihat,"Ooohhhhh..."
Bimo malah mangku Bintang,"Saya adalah ayahnya Bintang.Jika ada pertanyaan silakan tanya langsung saja.Yang pasti Bintang adalah anak yang sangat baik.Saya sangat menyayanginya."
Semua malah bertepuk tangan kala Bimo memeluk Bintang,"Wah ayahnya keren!!Penyayang lagi!!"
Ada yang malah sampai nangis,"Ayahku saja ga pernah ngantar aku sekolah.Ketemu aja sebulan sekali belum pasti....huuu..."
Bimo berbisik saat memeluk Bintang,"Mulai kini Om akan jadi ayahmu..."
Walau ga ngerti maksud ucapan pengawal mamanya itu tapi Bintang bahagia sekali dipeluk sama Bimo,"Terima kasih mau jadi ayah Bintang...hiks..."
Bimo akhirnya mau menerima tawaran Rani?Tbc...

 Eps 29 ★☆DUA MATAHARI
Great Responsibility....
             Bimo langsung bangkit rasa sayangnya pada Bintang hingga ia memutuskan menerima tawaran Rani.Jelas saja Rani sangat gembira,"Saya lega kamu menerima tawaran saya.Tak perlu butuh waktu lama,apa yang membuatmu segera menerima tawaran saya?"
Bimo melihat keluar jendela,ditaman tampak Bintang sedang curhat dengan Cinta soal kejadian tadi,"Karena Bintang...sudah lama saya ingin menjadi sosok ayah bagi Bintang."
Rani ikut melihat keluar,'Bintang?Anak itu rupanya sangat berarti bagi Bimo.Berarti cara mengendalikan Bimo adalah mengendalikan Bintang.'
Rani dan Bimo lalu membahas pernikahan mereka.Sementara di suatu tempat,seorang pria tengah dirawat oleh sebuah keluarga kaya raya.Pria itu bertahub lali ditemukan didekat villa mereka.Pria itu berjalan terhuyung2 dijalan dan hampir saja ketabrak mobil mereka.Identitas barupun diberikan oleh mereka,"Sebaiknya kita beri dia nama Adam.Kita tak tahu masa lalunya.Biarlah dia menjadi manusia baru."
            Keluarga kaya raya itu lalu membawa Adam ke luar negeri agar mendapat perawatan lebih baik.Apalagi putri mereka sepertinya telah jatuh hati pada pria asing itu,"Sepertinya kita tak perlu mencari lagi jodoh buat putri kita.Lagipula Adam juga tak ingat siapa dirinya.Kata dokter ingatannya jangan dipaksa."
Kala Adam menikahi putri konglomerat itu diluar negeri,di saat itu juga Rani menikah dengan Bimo.Bintang tampak sangat bahagia,"Kini aku punya ayah!!Hore!!!"
Cinta dan Bintang dijadikan sebagai pembawa karangan bunga.Dan siapakah yang dapat lemparan bunganya?Ana.Cinta gembira,"Hore Bibi Ana dapat bunga!!"
Ana melirik Joni,'Andai saja pangeran hatiku tahu perasaanku....'
Rupanya Ana menyukai Joni.Welehhh....
Pernikahan itu membungkam semua sindiran yang biasa diarahkan ke Rani.Meski cuma sebagai suami pura2 tapi Bimo yakin akan meluluhkan hati Rani,'Batu bila terus kena tetesan air lama2 akan hancur juga.'
Cinta melihat bibinya tampak dandan,"Tumben bibi sekarang seneng dandan?Apa ada acara keluar sama Nyonya Rani?"
Ana pakai pensil alis,"Kamu diem aja.Ini urusan orang dewasa.Kamu itu baru SMP.Masih bau keringet..."
Cinta heran,"Kok bau keringet sih?Cinta baru aja mandi kok."
Bersambung..

 Eps 30 ★☆ DUA MATAHARI
Mindfull of you....
            Cinta juga tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik.Meski bersekolah di sekolah yang sama dengan majikannya,Bintang,namun ia tak lupa menjadi pelayan bila dirumah Rani,'Nyapu sudah,bersihin ruangan dan perabotan sudah.Oh iya nyiram tanaman!'
Dengan seragam pelayan justru Cinta nampak kian cantik saja.Seperti kebiasaannya yang ga suka dandan,rambut dikucir begitu saja.Suka usil juga Cinta,siapa lagi yang diusili kalau bukan Bintang.Bintang anaknya memang selalu serius belajar,pulang sekolah pasti langsung sibuk ngerjain PR.Belum nanti ada guru les datang.Biasa anak orang kaya punya guru privat pribadi.Dari SD aja dah punya.Cinta juga suka minta diajarin sama Bintang,wajarlah Bintang kan the best di sekolah.Selalu jawara 3 besar.Cinta suka heran,"Den Bintang?"
Bintang lagi ngerjain PR matematikanya,"Hmmm?"
Cinta gangguin dengan memamerkan buah talok di tangannya,"Lihat apa saya temuin di kebun belakang!"
Bintang masih nulis,"Nemu capung?"
Cinta manyun diambilnya kacamata Bintang,"Gimana sih rasanya pakai kaca mata?Coba ah!"
Bintang jelas jadi ga ketok,"Hey Cinta kembaliin kaca mata aku...aduh aku kan jadi ga jelas nih...Cinta!!Awas ya!!"
Bintang ngejar Cinta,dah ga heran para pelayan lain melihatnya,"Awas Cinta!Den Bintang ngejar!"
Cinta ketawa senang,"Hihi...salah sendiri nyuekin aku!Belajar melulu!Dasar Pak Dokter he..he.."
             Emang Bintang pingin jadi dokter,Cinta tahu itu.Apalagi penampilan Bintang berkaca mata diusia muda kian membuat pas saja julukan itu.Cinta hampir nabrak guci besar di ruangan untung gucinya ga jatuh tapi talok di tangan Cinta lepas,gelinding semua di lantai,"Yeahhh...jatuh si buah merahnya...padahal susah nyarinya..."
Bintang berhasil nangkap Cinta,"Kena!!Mana kaca mataku...malah dipakai ...aduh..."
Cinta bersimpuh di lantai,wajah manyun nyun gitu,Bintang mengambil kaca matanya,"Hey,kamu kenapa?Kok cemberut gitu?Miss Tembem kenapa?"
Cinta nunjuk ke lantai satu buah talok keinjek Bintang,"Itu...hhhuuu..jadi mlethos kan?Padahal mau aku kasih ke Den Bintang.Rasanya manis lho...sekarang ga bisa dimakan..."
Bintang merhatiin,"Oh...buah talok ya...kamu pasti manjat pohon lagi ya?Hmm..."
Bersambung.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar