Introducing...
Aku tak sangka pria yang kucinta
Pria yang kudamba sejak lama
Pergi meninggalkanku begitu saja
Pelayanku yang setia bersamanya
Rupanya mereka diam2 menjalin cinta....
Namun mereka telah mengikat janji setia
Seperti matahari yang menyinari dunia....
Bahkan telah dikaruniai dua orang putra
Anak kembar buah cinta mereka
Meski telah kupisahkan mereka
Namun dendamku masih membara
Buah cinta mereka harus juga merana
Akan kupisahkan mereka dalam dua dunia berbeda
Kalung dengan simbol matahari akan menjadi tandanya
Bahwa mereka adalah saudara sebenarnya....
Matahari pertama kan kubawa
Supaya bisa kuperlakukan semena-mena...
Matahari yang kedua akan kubuang di dunia penuh derita
Biar tahu betapa orang tua mereka membuatku menderita
Wahai dua matahari ...
Andai kalian bertemu nanti
Aku akan sulutkan api benci
Membuat kalian saling menyakiti
Dua matahari dalam satu galaksi
Siapa yang akan bertahan nanti
Akankah keajaiban cinta hadir nanti...
Mereka akan bersaing nanti
Mereka takkan pernah menyadari
Aku akan tunggu apa yang akan terjadi
Andai mereka mengetahui semua rahasia ini
Akan kupastikan mereka hancur dulu baru kubuka rahasia ini
Kan kusimpan salah satu tanda matahari
Kusimpan dengan hati-hati
Biar matahari yang bersamaku tak mengerti
Bahwa aku bukanlah ibunya yang sejati
Justru aku adalah musuhnya yang abadi
Kasih sayang seorang ibu takkan pernah kuberi
Biar pelayan yang membesarkan dia nanti
Biar pelayan yang mengurus keperluannya sehari-hari
Aku akan jadikan dia sebuah tragedi
Biar dia menjadi seperti anak tiri
Anak yang tak disayangi oleh ibunya sendiri
Anak yang besar tanpa cinta menyelubungi
Wahai kasihan sekali matahari yang satu ini
Walau bergelimang kemewahan namun merasa sepi
Kan kubesarkan dengan arogansi
Kudidik bak militer sejati
Keras dan harus patuh pada diriku ini
Matahari satunya aku tak peduli
Sudah kubuang di dunia yang miris sekali
Miskin,penuh kesulitan ekonomi
Lingkungan kumuh kan dilihatnya setiap hari
Bisa saja jadi penjahat kelas teri
Aku tak peduli...
Inilah kisah dua matahari...
( Cergam baru dari penulis I AM HIS QUEEN pairing wilver dong )
Mau baca?
Eps 1 ☆★ DUA MATAHARI
Come ye...
( Marco pov )
Kupandangi kedua buah hatiku.Putra kembarku.Mereka adalah
buah cintaku dengan Ningrum.Wanita sederhana yang setiap hari melayani
keperluanku.Yeah...siapa sangka aku seorang Marco Hutama ternyata endingnya
sama seorang pembantu.Itupun pembantu dari wanita yang dijodohkan
denganku.Bisnis ayahku sedang colapse dan aku menjadi tumbalnya.Aku dijodohkan
dengan putri teman ayahku.Katanya dia sudah ngefans sama aku sejak lama.Yeah
memang aku ini kerap jadi cover majalah.Banyak yang bilang aku ini
tampan.Niatku sih memang mau jadi artis andai saja usaha ayahku ga bangkrut.Mau
sekolah akting jadi batal.Malah mau dinikahkan dengan Rani Adijaya.Nama wanita
ini sudah membuatku merinding.Entah kenapa.Dia bukannya jelek cantik malah.Tapi
sorot matanya membuatku bergidik.
Ada kengerian tersendiri melihat dirinya.Dia itu penerus
bisnis papanya.Tuan Michael Adijaya.Papanya Rani itu lebih ngerik
lagi.Mengintimidasi habis.Orangnya sangat keras.Sejak masih sekolah saja Rani sudah
diajari menangani bisnis.Ga heran jika Rani bukan orang yang enak diajak
ngobrol.Pernikahan kami akan dilaksanakan usai Rani kelar kuliah di luar
negeri.Sementara aku menunggu aku diajari soal bisnis sama papanya Aku jadi
sering datang ke rumah Rani.Disanalah aku kenal Ningrum.Dia itu pembantu di
sana.Memang dia lebih tua dariku.Tapi aku malah merasa nyaman dengannya.Hingga
tahun2 berlalu tanpa terasa.Aku jatuh cinta pada Ningrum.Demikian juga
Ningrum.Saat ayahku tiada Ningrumlah yang disampingku.Menemani hari2
berkabungku.Disitulah aku menyadari bahwa aku tak bisa hidup tanpa dia.Wanita
yang kucintai adalah Ningrum.Kuputuskan menemui papanya Rani mengatakan bahwa
aku tak bisa meneruskan perjodohan dengan Rani.Dia marah dan mengungkit soal
perusahaan ayahku.Kuberikan perusahaan itu padanya,"Ambil saja Om.Lagipula
sebenarnya perusahaan ini sudah bangkrut dulu dan karena sokongan finansial
dari Om bisa jadi seperti sekarang.Saya akan belajar mandiri.Yang pasti saya
tak bisa menikah dengan putri Om."
Aku lalu pergi dengan Ningrum memulai hidup baru.Hidup
sederhana dengan usaha kecil2an namun aku bahagia.Aku menikahi Ningrum dan kini
buah hatiku ada bersamaku.Tbc.
EPS 2 ☆☆ DUA MATAHARI
Strong in faith....
(Ningrum pov)
Aku sering berpikir dengan kondisiku yang sudah tidak muda
lagi mana mungkin akan ada pria yang mau melirikku.Ditambah aku ini cuma
pembantu rumah tangga.Sejak kecil aku sudah ikut Tuan Besar.Bahkan putri Tuan
Besar sudah seperti adik bagiku.Walau Rani anak orang kaya namun dia sangat
baik padaku.Dia baik padaku.Kami sudah seperti kakak dan adik.Hingga kemudian
dia dan aku jatuh cinta pada pria yang sama.Marco Hutama.Rani sangat
memujanya.Selalu mengoleksi majalah yang memajang foto Marco.Dia selalu berkata
padaku,"Dia tampan sekali bukan?Aku pernah bertemu dengannya di
sebuah pemotretan.Dia pria idamanku.Hanya aku yang boleh mendapatkannya."
Marco memang sangat tampan.Baik pula orangnya.Kepada
siapapun tak memandang bulu.Sejak Nona Rani dijodohkan dengannya,aku lebih
sering melihatnya menemui Tuan Besar.Kadang dia juga menginap menemani Tuan
Besar yang ditinggal Nona kuliah ke luar negeri.Tapi kepergian Nona itu justru
mendekatkanku pada calon suaminya.Bagaimana tidak Nona sendiri
memintaku,"Jaga Papaku ya Ningrum.Jaga Tuan Marco juga.Mereka dua pria
sangat penting dalam hidupku."
Air mata menetes di pipiku mengenai kedua tangan buah
hatiku yang saling bertaut.Mereka kalau tidur memang suka bergandengan.Revan
dan Vino.Kalian adalah hartaku.Aku tahu Tuan Marco mencintaiku tapi bila
nanti Nona kembali dan mengetahui semuanya,aku yakin dia akan membuat
perhitungan.Dia pasti akan mengejar kami.Akhir2 ini aku terus bermimpi
buruk.Aku melihat darah dimana2.Aku takut.Kukalungkan kalung dengan simbol matahari
di leher kedua putraku,"Kalian masih bayi saja sudah bergandengan.Kelak
jika besar kalian harus terus rukun.Saling bahu membahu.Ibu hanya punya
ini.Tanda matahari buat kalian selalu ingat bahwa dimanapun kalian berada
jadilah seperti matahari yang memberikan cahaya bagi semua ciptaan.Revan jaga
adikmu ya.Dan Vino kau juga jaga kakakmu ya.Perasaan ibu tidak enak.Tapi ibu
pastikan kalian akan selalu ibu jaga dengan baik.Meski nyawa taruhannya."
Dugaanku benar tak lama suamiku memberitahuku bahwa Nona Rani
sudah kembali dari luar negeri.Beritanya sudah di layar kaca.Ini gawat
bagaimana nasib putra kembarku?Tbc..
Eps 3 ★★ DUA MATAHARI
I count all things...
( Rani pov )
Papa tiba2 jatuh sakit.Anehnya lagi kenapa bukan Ningrum
yang memberitahuku?Marco juga tiba2 mengirimiku surat dan isinya sungguh
membuat aku terkejut,"Maaf Rani,aku tak bisa melanjutkan perjodohan
kita.Aku mencintai wanita lain.Aku yakin kau akan menemukan pria lain yang
lebih pantas untukmu.Aku tak mau membohongimu.Itu tidak adil untukmu.Perusahaan
keluargaku sudah kuserahkan pada ayahmu.Aku bukan orang yang tak tahu terima
kasih.Tapi aku orang yang tak bisa menjalani sesuatu tanpa hatiku di
situ.Selamat tinggal.Marco."
Mencintai wanita lain?!Marco memilih wanita lain daripada
aku?!Rani Adijaya putri seorang konglomerat ternama pemilik Adijaya
Enterprise.Ini sungguh melukai harga diriku.Mencoreng martabat
keluargaku.Mempermalukanku!!Aku di luar negeri kuliah dengan serius biar cepat
lulus agar bisa bersama dia tapi apa yang dia lakukan?Dia mengkhianatiku!!
Dia pikir hanya dengan menyerahkan perusahaan ayahnya bisa
menghapus semua rasa malu kami?Marco Hutama...dimanapun kau berada,kau dan
wanita yang kaucintai akan kubuat merana.Hidup kalian tidak akan tenang!Akan
kutunjukkan siapapun yang berani berperkara dengan keluarga Adijaya apalagi
Rani Adijaya akan mendapat balasan lebih mengerikan lagi.Itu janjiku!Aku segera
memesan tiket pulang ke Indonesia.Papa kritis.Aku harus mendampinginya.Aku kian
kesal karena Ningrum tak bisa kuhubungi.Kemana dia?Bukannya dia harusnya
menjaga papa?Dia juga ga memberitahu apapun soal Marco padaku.Apa yang terjadi
sebenarnya?Apa wanita yang dicintai Marco adalah Ningrum?Ga ...ga
mungkin...Ningrum itu lebih tua dari Marco.Ini ga mungkin.Marco ga akan
serendah itu seleranya.Ningrum kan cuma pembantu.Perawat papa.Ga
mungkin!Ningrum sudah lama ikut keluarga Adijaya.Bahkan aku sering memberikan
baju2ku padanya.Tak mungkin dia menusukku dari belakang.Tapi kenapa dia loss
kontak gini?Where is she?Apa terjadi sesuatu pada Ningrum?Aku sebaiknya tanya
pada bodyguard papa.Kuhubungi Bimo,"Bim,where is Ningrum?"
Bimo juga ga tahu dimana keberadaan Ningrum,"Saya tidak tahu
Nona.Tiba2 saja Ningrum menghilang."
Aku marah rasanya sampai pingin banting hp,"Find her!!Cari
Ningrum!!"
Tbc......
Tbc......
EPS 4★☆DUA MATAHARI
The richest of your glory...
( Bimo pov )
Aku sudah feeling bahwa kedekatan Tuan Marco dan
pembantunya Tuan Besar bakal jadi masalah.Keluarga Adijaya kalau suka sama
seseorang bakal baik banget tapi kalau udah kecentok wuihh ngeri baginda.Aku
pernah lihat bagaimana Tuan Besar membeli sebuah perusahaan ga penting dengan
harga selangit hanya untuk membalas dendam.Begitulah bila Tuan Besar sudah
marah.Sifat ini menurun pada putri tunggalnya,pewaris Adijaya Enterprise.Bila
sudah punya keinginan harus keturutan.Bila sudah mengincar satu target harus
sampai dapet.Arogansi dalam keluarga ini tak membuatku gentar karena aku juga
dibesarkan dalam keluarga yang keras.Justru aku kasihan pada Nona Rani.Dia itu
harusnya menjadi sosok yang lembut dan penuh kasih sayang tapi malah jadi
seorang wanita bertangan besi.Nona...andai saja kau bisa melihatku bukan hanya
sekedar sebagai pengawal semata.Aku sedih melihat kau disakiti oleh Tuan
Marco.Nona kau pantas dicintai.Kuharap kau menyadari bahwa didunia ini masih
ada pria lain yang tulus menyayangimu.Ga cuma Marco...Marco dan Marco.Aku
sebenarnya tahu bahwa Marco mencintai Ningrum tapi kalau kuberitahu pada Nona
pasti dia ga akan percaya.Ningrum kan udah seperti kakak baginya.Walau ga ada
hubungan darah tapi Nona sangat percaya pada Ningrum.Kini Nona murka besar kala
tahu Ningrum dan Marco menusuk dia dari belakang.Tidak sulit melacak keberadaan
mereka karena aku tahu bahwa Ningrum melahirkan anak kembar.Kulihat Nona sangat
kecewa,dua boneka dibantingnya ke lantai.Boneka yang biasa ia mainkan waktu
kecil bersama Ningrum.Kenangan indah kini jadi
menyakitkan,"Ningrumm!!!Pengkhianat!!How could you do this to me?!!How
dare you!!"
Aku kian ngeri lihat mata Nona kala mendengar bahwa Ningrum
telah melahirkan anak kembar untuk Marco.Serem aku lihatnya...pasti Nona punya
rencana.Rencana yang akan memuaskan dahaga balas dendamnya.Kami menemukan
alamat rumah Marco yang baru.Awalnya Nona tampak ga menunjukkan kalau dia marah
sekali.Nona hanya berkunjung say hey.Bahkan Nona juga melihat si
kembar,"Oh ini jagoan2nya.Lucu ya..."
Wajah Ningrum sudah pucat pasi,rasa bersalah dan ga enak tergambar
jelas di wajahnya.Bersambung.
Eps 5 ★☆DUA MATAHARI
Great things for them...
( Michael Adijaya pov )
Putriku yang kusayang,papamu harus memberitahukan hal buruk
padamu.Kau pasti akan kecewa mendengarnya.Marco...dia tak mencintaimu.Aku salah
menilainya.Dia ga pantas buat kamu Ran...Ga pantas!Putriku harus mendapat pria
yang tulus.Aku tahu rasanya kesepian.Sejak mamamu tiada,papa merasa
hampa.Makanya papa pikir kamu itu harus dapatin pria yang kaucintai.Tak dinyana
pria itu ternyata mengecewakan.Dia malah bilang padaku kalau dia tak bisa
menikahimu karena dia mencintai orang lain.Lebih mengecewakan lagi kala kutahu
siapa wanita yang dia cintai.Putriku dikalahkan oleh seorang pembantu.Seorang
yang selama ini kuanggap bak putri sendiri.Air susu dibalas air tuba.Generasi
tidak tahu terima kasih.Kejadian ini membuatku shock.Sampai kemudian tensiku
naik dan aku sudah tak sadarkan diri.Tahu2 sudah di RS dan Rani sudah didekatku
dengan kecemasan dan kepahitan terlukis di wajahnya,"My daughter...my
beloved daughter..kau pasti sudah tahu semuanya..."
Tiba2 saja dia tersenyum,"Papa ga usah cemas.Rani gpp.Tak ada
yang bisa menjatuhkan mental Rani Pa...orang yang membalas kebaikan dengan
kejahatan maka kejahatan takkan menyingkir dari rumahnya."
Aku tahu putriku takkan hancur hanya karena pria.Tapi
pengkhianatan orang dekatlah yang melukai hatinya.Aku percaya dia akan
menyelesaikan semua ini dengan caranya.Waktuku tak banyak lagi.Papa harus
pergi.Jaga diri baik2 ga Nak.Aku menyuruh Bimo masuk ke ruanganku,"Titip
putriku Bimo.Jaga dia dengan jiwamu."
Aku percaya Putriku akan baik2 saja.Soal Adijaya Enterprise aku
juga yakin akan jauh lebih berkembang dipegang dia.Hanya satu kekecewaanku
yaitu tidak bisa melihatmu menikah.Namun aku tahu aku sudah menitipkanmu pada
orang yang tepat.Aku merasakan nafasku berat.Kupejamkan mataku dan pergi untuk
selamanya.
Bersambung....
Eps 6 ☆★ DUA MATAHARI
Fall into their own nets....
( Rani Adijaya point of view )
Dua matahari dalam hidupku diambil dariku.Marco dan
papa.Awalnya aku hendak meraih hati Marco lagi.Kepergian papa membuatku
menyadari bahwa aku butuh seseorang di sisiku namun Marco tak mau meninggalkan
Ningrum,"Aku kini bukan Marco yang dulu Ran,aku kini suaminya Ningrum.Aku
juga seorang ayah sekarang.Maafkan aku Ran..." Hatiku kian merasa sunyi.Ditolak
dan ditinggalkan.Kulihat dari mobil bagaimana bahagianya Marco dan Ningrum
menjemur anak kembar mereka di tengah hangatnya mentari pagi,'Kalian mendapat
dua matahari sedang aku kehilangan dua matahariku.Ini ga adil!Disaat susah
kalian datang kepada keluargaku tapi kemudian kalian
menusukku.Mengkhianatiku.Orang kepercayaanku merebut pria yang kucintai.Dasar
pagar makan tanaman!'
Ga fair!Mereka menari di atas luka hatiku,di atas
penderitaanku.Cara halus ga bisa saatnya cara kasar.Mata ganti mata.Matahari
ganti matahari.Biar impas biar seri biar draw biar adil akan kubuat mereka juga
kehilangan dua matahari mereka.Si kembar.Aku datang kala Marco sedang bekerja
jadi kuli proyek.Kasihan dia sampai kerja kasarpun dijalani demi menghidupi
keluarga barunya.Ningrum sedang sibuk mencuci baju2 bayi.Ga heran sih dia
kerjain semua sendiri.Mana bisa dia menggaji pembantu.Buat makan saja susah.Aku
pura2 nengok si kembar sambil bawa sesuatu pastinya,alkohol.Aku bikin Ningrum
pingsan.Lalu kuambil si kembar,'Siapa tahu saja Marco akan berubah pikiran mau
kembali padaku demi dua mataharinya.Hello Revan hay Vino sayang...ikut sama
mama baru kalian ok.'
Kusiapkan jebakan untuk Marco dan Ningrum.Seperti mereka
menipuku akupun menipu mereka,kutukar si kembar dengan boneka.Revan kusuruh
pegang Joni.Bodyguard papa.Sedang Vino dipegang Bimo.Marco datang bersama
Ningrum,"Kembalikan anak2ku Ran...kau mau apa dengan mereka?Mereka tak
bersalah Ran!!"
Aku berdiri diatas jembatan kayu dibawahku sungai deras mengalir,sengaja
aku memilih lokasi sungai karena mereka seperti sungai tak bisa
dipercaya,"Kalian sudah mengakui kalau kalian bersalah
padaku..Wow!Baiklah...Akan kukembalikan si kembar jika kau Marco mau menikah
denganku.Bagaimana?"Maukah Marco?Bersambung...
Eps 7 ☆★ DUA MATAHARI
The adoption....
Marco jelas menolak tawaran dari Rani tapi untuk bicara
langsung kayaknya ga wise karena Rani memegang kendali kedua anak
kembarnya,"Ran,kita bisa bicara baik2 jangan ditempat seperti ini.Berikan
dulu kedua anakku.Mereka ga ada kaitannya dengan masalah kita."
Rani terkekeh,"Ga ada kaitan kamu bilang?!Wow...mereka justru
sangat berkaitan menurutku.Tapi baiklah jika kau masih memilih bersama
pengkhianat itu,berarti kau siap untuk kehilangan dua mataharimu.Aku akan
membawa mereka bersamaku.Kita sama sekarang posisinya.Sama2 kehilangan dua
matahari.Ha...ha.."
Ningrum segera mendekat,"Berikan mereka padaku!!Rani!!Mereka
cuma bayi2 tak bersalah...kau mau apakan mereka?Kembalikan mereka padaku....aku
mohon...aku akan lakukan apapun asal kembalikan mereka padaku.Kau mau aku
meninggalkan Marco oke...aku akan tinggalkan Marco tapi jangan ambil kedua
bayiku...."
Marco juga mendekat siap merebut kedua bayi yang dipegang
Rani,"Ran,jangan sakiti mereka...aku mohon padaku...berikan mereka
padaku..."
Marco mendekat dan mencoba merebut bayinya tapi Rani malah
menjatuhkan mereka ke sungai,"Ups...sorry."
Ningrum jelas histeris,"Revan!!Vino!!"
Langsung Ningrum terjun ke sungai yang tengah berarus
deras,"Byur!!"
Marco kesal dan menatap tajam pada Rani,"Kau biadab!!"
Nyusul juga dia nyebur ke sungai.Rani
terkekeh,"Selamat tinggal para pengkhianat.Hebat jika kalian masih bisa
hidup.Bodoh!Kalian tertipu oleh permainanku.Bimo!!Joni!!Bawa sikembar
kemari!!"
Bimo menggendong Vino,"Nona kasihan mereka.Arusnya begitu
deras.Mereka bisa mati Nona!"
Rani mengambil Vino,"Aku tidak peduli.Karena mereka juga tak
peduli pada perasaanku.Sekarang kalian ikut aku.Cepat!!"
Vino dalam gendongan Rani,'Ningrum kau sudah kuanggap sebagai
kakak tapi kau menusukku dari belakang.Sekarang akan kubuat kedua anakmu saling
menyakiti seperti kau menyakitiku.Akan kuambil yang bungsu bersamaku.Dan yang
sulung akan kubuang ke tempat yang penuh dengan penderitaan hidup.'
Rani melihat iring2an jenazah,"Ada apa itu coba kalian cari
tahu!"
Joni segera turun,ga lama kemudian dia kembali dengan
laporan,"Ada warga di kampung ini yang baru saja kehilangan anaknya."
Rani tersenyum.Tbc.
Eps 8 ☆★ DUA MATAHARI : Poor or rich....
Rani menunggu sampai waktu yang
tepat,"Kalian ingat2 tempat ini karena besok kita akan kemari lagi.Tapi
hanya aku dan Joni.Bimo kamu jaga Vino!"
Bimo heran juga mau apa sebenarnya
Nonanya sama bayi satunya,"Baik Nona."
Rani ke makam
papanya,"Pa,orang2 itu sudah kuhukum.Tapi aku masih belum puas Pa sebelum
aku melihat kedua anak mereka saling menyakiti seperti yang Ningrum lakukan
padaku.Besok akan kupisahkan si kembar itu akan kujadikan dunia mereka saling
bertolak belakang.Yang satu akan kuberi kemewahan hidup tapi tidak kasih sayang
seorang ibu.Biar dia tahu bagaimana rasanya hidup tanpa cinta.Sedang satunya
akan kuberikan pada orang miskin.Biar hidup susah setiap hari.Papa senang
bukan?"
Benar saja keesokan harinya,kala
fajar menyingsing Rani pergi bersama Joni membawa Revan.Rani menyuruh Joni
menaruh Revan di depan pintu rumah yang kemarin baru saja kematian anaknya.Lalu
ia kembali ke mobil dan melihat dari jauh,"Semua sudah saya kerjakan
Nona."
Rani tersenyum,"Bagus.Sekarang
kita lihat."
Seorang pria keluar mendengar suara tangis bayi.Makhlum pagi jelas
dingin,"Hoeeek!Hoeek!!"
Pria itu bernama Syamsul,anaknya
baru saja meninggal karena hanyut di sungai.Main sama temannya eh
hanyut.Syamsul manggil isterinya,"Rini!Sini!!"
Sang isteri segera keluar,"Ya
ampun Mas itu bayi siapa?"
Syamsul jawab,"Ada yang naruh
sini.Mungkin orang2 putus asa.Buang anaknya gitu aja.Bagaimana kalau kita
rawat.Lihat dia ada kalung matahari di lehernya.Bagaimana kalau kita kasih nama
Surya.Kayak nama anak kita."
Sang isteri jelas mau,"Iya mas
biar kurawat dia.Tuhan Maha Adil,aku mendapat anak sebagai ganti anak
kita.Terima kasih Tuhan..."
Rani berkata pada Joni,"Awasi
terus bayi itu Jon.Jangan sampai kau kehilangan jejaknya.Mengerti?!"
Revan berganti nama menjadi Surya.Bagaimana dengan adiknya?
Rani kembali ke rumah,disambut oleh
Bimo,"Nona, Vino eh maksud saya bayi ini terus menangis...sepertinya dia
haus."
Rani malah menuju
kamarnya,"Suruh kasih susu formula saja.!"
Rani berhenti sejenak, "Oh iya
Bim,aku mau kau biasakan panggil dia....dengan nama barunya.Aku tak mau dengar
nama pemberian orang tuanya."
New name for Vino?Hayo
tebak.Tbc.......
- Eps 9 ☆★ DUA MATAHARI
Star....
7 years later....
Di sebuah desa seorang gadis kecil tengah asyik melihat
indahnya malam sambil bernyanyi,"Bintang kecil ...amat banyak menghias
angkasa...aku ingin terbang dan menari...jauh tinggi ke tempat kau
berada..."
Gadis yatim piatu itu tinggal dengan
neneknya,"Nenek!!Lihat bintangnya banyak sekali.Cinta boleh minta satu ga
sama Tuhan?"
Sang nenek tersenyum,"Aduh cucu nenek ini suka sekali
sama bintang.Kenapa sayang?"
Gadis cilik bernama lengkap Cinta Larasati itu melihat ke
langit,"Bintang ga pernah sendirian,selalu punya banyak teman menemaninya.Sedang
Cinta cuma sendirian.Ayah dan ibu sudah terbang ke langit ikut Tuhan...kata
Nenek mereka jadi bintang.Makanya Cinta mau bintang.Kapan bintang jatuh ya Nek
dari langit buat Cinta?"
Sang nenek mengelus kepala gadis kecil itu,"Akan tiba
saatnya bintang jatuh untuk kamu sayang..."
Wah si gadis cilik seneng banget,"Yeahhh!!Cinta akan
punya bintang!!Yeahhh!!"
Sementara itu di kediaman mewahnya Rani telah menjelma
menjadi Boss Wanita.Sibuk dia dengan bisnisnya,"Ana!!"
Seorang wanita dengan pakaian pelayan mendekat,"Ya
Nona?"
Rani melihat ke jam,"Bintang sudah tidur?"
Ana menjawab,"Belum Nona.Masih belajar."
Rani manggut2,"Sudah malam kenapa masih belum
tidur?Suruh tidur!"
Ana segera mohon diri,"Iya Nona.Permisi..."
Rani menutup laptopnya,"Anak itu pasti takut dapat
nilai jelek.Masih belajar sampai malam begini.Vino...Vino..."
Vino?Ya...Vino namanya menjadi Bintang.Matahari sebenarnya
merupakan bintang bukan?Bersambung....
Eps 10 ★☆ DUA MATAHARI
Young men...
Ana menuju kamar majikan kecilnya,"Den Bintang,disuruh
Mama bobok tuh..."
Seraut wajah polos nampak kecewa lihat pembantunya datang
sendirian,"Mama kok ga kemari Bi Ana?Mama masih marah ya karena Bintang ga
dapat nilai tertinggi?"
Sang pembantu iba pada bocah laki2 di hadapannya,"Mama
Den Bintang sedang banyak urusan makanya tadi agak keras sama Den Bintang..udah
bukunya ditutup ya...belajarnya udah dulu.Dah malam."
Bocah laki2 itu malah keluar kamar,"Aku mau ketemu
Mama..."
Ana segera ngejar,"Waduh!!Gawat...kalau Nona malah
marah piye tah?...Den!Den Bintang!!"
Langkah kecil Bintang lebih cepat dah sampai ia depan kamar
Rani,"Mama...Mama jangan marah terus sama Bintang ya?Bintang janji akan
belajar lebih giat lagi.Mama..."
Bimo datang,"Aduh Tuan Muda Bintang kok berdiri di
sini?Cepat ke kamar saja."
Bintang malah berlutut depan kamar Rani,"Pak Bimo,Mama
marah sama Bintang karena Bintang ga dapat nilai tertinggi...Bintang
sedih..."
Bimo kasihan melihat bocah laki2 itu,'Andai saja kamu tahu
bahwa Nona Rani itu bukan mamamu.Kasihan kamu Tuan Muda....'
Ana mendekat,"Den Bintang balik ke kamar saja ya...Ntar
Bibi kasih dongeng...gimana?"
Bintang kekeh ga mau,"Bintang mau mama..."
Rani akhirnya keluar,"Ada apa sih ribut banget depan
kamar saya?!Saya itu capek tahu ga sih?!"
Bintang segera meluk kaki Rani,"Ma...jangan marah sama
Bintang ya?Besok Bintang janji akan dapat nilai paling bagus di sekolah."
Rani cuma bilang,"Hn...udah sekarang kamu tidur.Mama
juga mau tidur.Ana bawa Bintang ke kamarnya!"
Bintang dengan berat melepas pelukannya,"Malam
Mama..."
Rani malah sedakep,"Hn..."
Bimo bicara pada Rani,"Nona,jangan terlalu keras pada
Bintang.Dia masih anak2..Lagipula dia ga salah apa2 sama Nona..."
Rani menatap tajam pada pengawalnya itu,"Masih mending
aku ga buang dia kayak kakaknya.Jangan buat aku berpikir melakukan yang sama
pada Bintang!"
Bimo terkesiap,"Maafkan saya Nona..."
Rani memang keras pada Bintang.Beda sekali dengan yang
dialami kakaknya,Surya.Meski hidup sederhana,Rini,ibu angkatnya selalu
memberikan kasih sayang layaknya seorang ibu kandung,"Surya,wah hebat kamu
dapat nilai sempurna.Anak ibu memang pintar..."
Tbc......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar