Part 81 》》BANDARA CINTA
The image...
Lola kesal rencananya gagal,Verrel malah dah tahu kalau
Wilona di RS Mata.Lola menelpon ibunya,"Gimana nih Bu?Mas Ganteng ga mau
ngajak Lola kerja sama dia.Malah milih Wilona yang picek."
Tari kasih ide,"Kamu bawa aja Wilona kembali ke Yogya.Bawa
dia naik bus Solo Jogya kan banyak tuh lewat setiap saat.Mumpung pada ke
pemakaman.Buruan!!"
Lola masih protes,"Tapi Wilona dijagain sama perawat dan satu
orang suruhan Mas Ganteng Bu..."
Tari kasih semangat,"Soal itu kamu ahlinya to ngelabui
orang.Kasih minum teh ajaib dong...pasti pada klenger..."
Lola jadi sumringah,"Wah ibu emang top!Lha kalau Wilona ga
mau gimana?"
Tari kembali kasih solusi,"Kamu bilang aja mau kamu ajak ke
makam.Lagian disana ada Si Mas Ganteng.Pasti dia mau.Udah cepet kamu ke RS itu
naik gojek aja.Lebih cepat."
Lola masih tanya,"Terus di Jogya kita apain Wilona Bu?"
Tari sebel tenan,"Soal itu udah jadi urusan Ibu.Kamu ikutin
aja apa kata ibu.Dijual juga laku tuh...disini banyak yang mau.Channel2
begituan ibu ada."
Lola masih aja nanya,"Ntar uang transportnya diganti to sama
ibu?"
Tari tobat tenan sama anaknya,"Iyo.Cepet keburu waktunya
habis!!"
Lola lalu bilang ke ayahnya kalau dia pusing ga jadi ikut
ke makam.Sementara Verrel dan mamanya menemani Dokter Rudy ke pusara.Begitu
semua sudah berangkat.Lola segera naik ojek ke RS Mata.Beli obat murus terus
dikasih di teh botol gitu bergaya bermurah hati sama Norman,"Mas ...Aku
beli teh botol suegen lho sueger tur kuentel.Mau ya?Sekalian nih aku bawain
serabi.Mantap ini terkenal di Solo."
Serabinya juga dikasih obat murus,Norman yang emang laper mau dong.Alhasil
Normanpun mules perutnya,"Mbak Lola titip Mbak Wilona ya...saya mau ke
belakang.Ga bisa nahan nih...."
Lola ngekek,"Iya Mas tenang aja..."
Lola lihat perawatnya sedang mengurut lengan Wilona yang emang
pegel akibat efek bius,'Tinggal perawat itu...aha...gampang.Aku bilang aja
kalau dokter manggil dia...'
Perawatnya ketipu,pergi deh.Wilona sendirian deh cuma sama
Lola.Lola mengajak Wilona pergi,"Wil aku tadi ketemu sama Mas Ganteng.Dia
ada di pemakaman.Kamu mau ke sana ga?Katanya habis ini dia mau pergi syuting
lho."
Wilona jawab apa?Mau atau tidak?Bersambung
Part 82 》》 BANDARA CINTA
He is here...
Wilona gembira Verrel ada di Solo,"Tuan di sini?Lola kamu ga
bohong kan?"
Lola meyakinkan sepupunya itu,"Aku itu ga buta kayak kamu
ya..aku jelas lihat sendiri kok.Makanya kamu pingin ketemu dia ga?Kalau iya ayo
cepetan ikut aku.Aku akan antar kamu kepadanya!"
Wilona jelas kepingin ketemu Verrel tapi dia ingat pesan Dokter
Rudy,'Bagaimana ini aku ingin ketemu sama Tuan Verrel tapi aku dipesan oleh
Papa untuk tetap tinggal di Rumah Sakit.Lagipula perbannya saja belum
dibuka.Tapi aku juga ingin ke makam.'
Wilona berkata,"Aku ijin dulu sama perawat dan Pak Norman ya
Lola."
Lola bilang,"Mereka ga tahu kemana.Udah langsung
aja.Yuk!!"
Wilona malah jadi curiga,"Aku hanya akan pergi jika mereka
kasih ijin Lola.Nanti kalau mereka disalahkan bagaimana?Kan kasihan."
Lola malah jadi kesal dan segera menarik Wilona keluar dari
RS,"Kamu ini banyak tingkah ya.Nurut aja susah amat sih?"
Sementara itu Bianca yang bete ngajak Reza jalan2 keliling2 kota
Solo,"Cari makan yuk Za.Katanya Solo kan terkenal kulinernya."
Ditepi jalan utama mereka melihat sesuatu,"Non itu kan si
gadis buta itu?Kenapa matanya diperban gitu?Terus cewek yang sama dia itu
siapa?Kok kayaknya maksa gitu."
Bianca merhatiin,"Iya ya Cupu.Samperin gih.Ini kesempatan
buat kita balas dendam sama VB saat di Bandung kemarin."
Reza segera menghentikan mobil,Bianca segera keluar dari
mobil.Lola kaget ada mobil mewah berhenti,"Hey!!Minggir halangi orang mau
cegat bus tahu ga?Ternyata di dunia ini banyak orang buta ya?"
Bianca dikatai jelas nyolot,"Hey bibir dower!Kamu tuh yang
buta kagak tahu aku ini siapa.Dasar wong ndesit.Hey si buta dari gua hantu kamu
kok gaulnya sama kantong semar gini sih?Kamu harus jaga image VB dong.Udah ikut
aku aja!"
Wilona jadi ajang tarik2an tapi kemudian Bianca ada ide,"Hey
lepasin dia ntar kukasih uang.Nih uangnya!!"
Uangnya disebar sama Bianca sehingga Lola langsung melepaskan
Wilona dan sibuk meraup uangnya.Bianca lalu bawa Wilona masuk ke
mobilnya,"Masuk!!"
Wilona berontak,"Saya ga mau!Saya mau nyari Tuan
Verrel!"
Bianca ngomel,"Tuan...Tuan!Kenapa sih kamu itu norak banget
manggil VB begitu amat?Aneh tahu ga?!"
Lola malah sibuk rebutan uang.Tbc.....
Part 83 》》BANDARA CINTA
Earnest prayer...
Wilona enggan masuk ke dalam mobil Bianca,"Saya ga mau!!Saya
ga yakin kamu akan bawa saya ke Tuan Verrel..."
Bianca jadi panik lihat Wilona
berteriak2,"Tolong!!Tolong!!"
Jelas orang2 jadi lihat apalagi kejadiannya di pinggir jalan
besar.Pas nian rombongan Dokter Rudy dan Verrel lewat situ,"Ada apa sih
itu?Jangan2 ada kecelakaan lagi.Kita kan mau ke RS lihat sebentar ya."
Bianca mencoba meredam massa dengan mengatakan bahwa ia ga
bermaksud menculik Wilona,"Kalian dengerin saya dulu!Saya itu justru nolong
dia dari penculikan.Tuh cewek tuh yang mau maksa dia ngajak pergi!"
Bianca nunjuk Lola,Lola jelas keder langsung dia menuju bus cepat
yang kebetulan berhenti nurunin penumpang,"Mas!!Yogya!!!"
Kebetulan Pak Syamsul lihat,"Lho itu kan Lola?"
Turun dia dari mobil,"Lola!!!"
Lola keder,'Waduh bapak ki piye iki?Sebaiknya aku cabut saja.Pura2
wae ra krungu.'
Malah numpak bus.Cabut.Denger suara Pamannya,Wilona segera
menyibak kerumunan,'Paman?'
Wilona memanggil,"Paman!!"
Bimo lihat mobil Bianca,"Lho itu kan mbak Bianca kenapa
dirubung massa begitu?"
Verrel malah lihat Wilona,"Bim berhenti Bim!!Itu Wilona
Bim!!"
Pak Syamsul mendengar suara Wilona,"Wilona?Kamu kok di sini
Nak?"
Wilona lega ketemu pamannya,"Untung ketemu paman.Wilona
takut..."
Verrel hendak turun tapi dicegah sama Bimo,"Mas ini keramaian
berbahaya!Biar saya yang samperin mbak Wilona..."
Verrel kekeh nekad turun,"Ga Bim!Aku ga peduli Wilona butuh
aku Bim!Kayaknya dia ketakutan Bim!Aku harus turun!"
Dokter Rudy melihat Wilona,"Itu kan Wilona?Kok bisa ada di
sini?"
Windy yang satu mobil dengan Dokter Rudy membuka kaca
mobil,"Wilona?Gadis yang matanya diperban itu?Lho itu Verrel
ngapain?"
Verrel memanggil Wilona,"Wilona!!!"
Wah Wilona langsung kenal suaranya,"Tuan?!Tuaan
Verrel?!"
Disitulah Windy terpana,'Apa aku ga salah dengar?Dia manggil
putraku dengan sebutan 'Tuan'?Gadis itu juga berambut panjang.Persis kayak
dalam mimpiku.'
Apalagi lihat gimana Verrel langsung meluk
Wilona,"Wilona..."
Yang dipeluk jelas hapal bau khas Verrel,"Tuan...Tuan beneran
nyusul saya kemari..."
Dokter Rudy turun dari mobil diikuti Windy,mereka mendekati kedua
sejoli itu.Bianca?Tbc.......
Part 84 》》BANDARA CINTA
Knoweth right well...
Bianca kesal lihat Verrel mendekap mesra Wilona,"Cupu!!Kita
pergi aja dari sini...aku mau makan es cream!!"
Reza tahu nih,'Wah makan ice cream?Tanda lagi bete nih...ya udah
aku temeni...siap 86 pokoke buat Miss Pink.'
Tapi Bimo menahan mereka,"Kalian harus jelasin dulu kenapa
bisa ada di sini bersama Mbak Wilona?"
Reza yang jelasin,"Begini tadi itu kami ...."
Bianca motong,"Hey Cupu biar aku yang jelasin!Kami itu justru
nolongin tahu...tadi itu si buta itu ...dipaksa2 gitu sama seorang
cewek.Meneketehe namanya tanya aja sama si buta!!"
Verrel denger kesal,"Hey yang sopan bisa ga sih ngomongnya?!She
has a name you know?Her name is Wilona...Wilona..."
Bianca malah nyeletuk,"Bodo!Suka2 aku dong mau panggil dia
apa...udah cupu ayo kita pergi!Dasar si buta dari gua hantu!"
Verrel hendak marah tapi dicegah sama Wilona,"Tuan
sudah....biarkan saja..."
Dipegangi tangannya sama Wilo bikin Verrel ga jadi
emosi,"He..he.."
Weleh malah merona ki pipinya sambil senyum2 gaje.Windy
merhatiin sambil mendekat,'Ga salah lagi inilah gadis dalam mimpiku...cara dia
memanggil putraku...cara dia memegang tangan Verrel semua sama
persis...akhirnya aku menemukannya.'
Lihat mamanya mendekat Verrel tetep aja gandeng
Wilona,"Mama...ini lho Wilona...penjual buah di bandara waktu itu..."
Windy mendekat dan membelai wajah Wilona,'Oh jadi dia yang
selamatin kedua putraku dari penerbangan maut itu?Makin yakin aku memang dia
orangnya...hanya bersamanya Putraku akan bahagia...'
Dokter Rudy mendekat,"Wilona kenapa kamu bisa di sini
Nak?Papa kan sudah suruh kamu tinggal di RS saja.Kamu kan masih lemah."
Windy yang heran,"Rudy...kamu kan bukan papanya dia?"
Rudy lihat mereka jadi tontonan,"Aku akan jelasin nanti di
mobil saja.Ayo kita semua segera pergi dari sini.Sebelum ada wartawan membuat
berita soal ini."
Semua setuju.Windy dijelasin sama Rudy di mobil,"Putriku
mendonorkan kornea matanya untuk Wilona,Win.Makanya aku menganggap Wilona
sebagai Putriku.Dia memiliki bagian dari Dinda Win..."
Windy mengerti dan menghibur Rudy,"Jadi donor matanya putrimu
sendiri?Mulia ya hatinya.Semoga operasinya berhasil dan kamu tetap bisa melihat
putrimu.."
Wilona?Tbc....
Part 85 》》BANDARA CINTA
Thine eyes...
Di mobil lain,Bimo geleng kepala lihat anak majikannya nampak
lihatin Wilona terus sambil senyum2,'Untung yang dilihatin ga tahu kalau
diliatin sampai seperti itu.Mas Verrel...Mas Verrel...kayak nemu barang hilang
senengnya...'
Wilona sendiri cerita soal Dinda yang sudah tiada,"Tuan tadi
ke makam Non Dinda ya?Kalau nanti perban di mata saya dah dibuka,Tuan mau
nemeni saya ke sana kan?"
Wah Verrel jelas mau dong,"Jangankan ke makam ke planet Mars
atau ke Pluto sekalipun kutemenin."
Wilona tersenyum,"Tuan bisa saja.Kasihan Non Dinda ya
Tuan....masih muda sudah tiada.Non Dinda juga yang mendonorkan korneanya buat
saya Tuan..."
Verrel meraih Wilona supaya bersandar padanya,"Aku juga ga
sangka dia ternyata begitu menyayangimu...banyak yang menyayangimu jadi kau tak
perlu takut akan masa depanmu.Kau mengerti?Oh ya kamu kok bisa di jalanan
sih?Norman kok ga sama kamu?Cewek lain yang dimaksud Bianca tadi siapa
sih?"
Wilona cerita,"Oh itu sepupu saya...dia kemarin datang dari
Yogya bersama paman saya.Dia bilang Tuan ada di sini.Dia mau ajak saya ketemu
sama Tuan.Tapi saya bilang kalau saya mau minta ijin dulu sama perawat dan Pak
Norman.Tapi mereka semua ga ada.Ditungguin juga ga tahu kemana."
Verrel lihatin Bimo,"Bim!Anak buahmu ga jelas tuh....cepat
kamu urus ya?!Ganti sama bodyguard lain aja...ehm..Joni atau Pak Tyas
deh..."
Bimo jawab,"Siap Mas.Norman akan saya interogasi nanti."
Verrel nambahi,"Dulu di mall kelolosan sekarang di RS juga ngilang.Apa
dia itu kalau di Solo ga perform?"
Wilona coba melunakkan hati Verrel,"Tapi Tuan kasihan Pak
Norman...mungkin Pak Norman ada urusan penting atau hal lain...jangan dipecat
Tuan..."
Verrel tahu betapa lembutnya hati bidadarinya,"Kamu ini cemas
gitu...ga lah.Aku ga mecat dia.Aku cuma mutasi.Lagipula aku juga nunggu
investigasi dari Bimo kok...."
Wilona baru ga sedih,"Saya mohon jangan ada yang jadi susah
karena saya....ya Tuan ya...maafin Pak Norman ya?Jangan dimutasi juga..."
Waduh....bilang gitu sambil megangi lengan Verrel
erat2,siapa yang kagak meleleh coba.Verrel lumer deh kayak
lilin,"Iya...iya...Bim ga jadi ganti.Kamu kasih peringatan aja ke
Norman."
Bimo mesem,"Baik Mas."
Tbc....
Part 86 》》BANDARA CINTA
Big process....
Mendekati RS Mata,Windy berkata,"RS ini masih terbilang baru
ya Rudy?Sudah type apa?"
Rudy jawab,"Masih type C.Tapi lumayanlah fasilitasnya.Apa
perlu kupindahkan ke RS type A?Di Solo RS type A-nya juga memiliki satu area
spesial buat poli mata.Satu lantai gitu."
Windy malah memperhatikan nama jalannya,"Tak perlu.Kecuali
memang di sini tak ada silahkan bawa ke type yang A.Oh di sini Jalan Adi
Sucipto ya?Hmm...sama kayak nama bandara dimana Verrel dan Atha hampir saja
naik penerbangan maut.Kebetulankah?"
Rudy menambahkan,"Daerah ini biasa disebut Laweyan.Jika aku
sedang tidak dalam masa berkabung pasti kuajak kau keliling2 kota Solo."
Windy mendapat telpon untuk segera kembali ke
Jakarta,"Oke...I will get there as soon as possible."
Rudy tahu betapa sibuknya Windy,"Kau harus pergi?"
Windy mengangguk,"Benar Rudy.Maaf aku ga bisa lama2.Aku titip
calon menantuku ya...jaga dia baik2."
Rudy terpana,"Calon menantu?Maksudmu siapa?"
Windy malah mesem dan berbisik,"Yeah Wilona dong...tapi
jangan bilang sama Putraku okey?Ini hanya antara kita."
Sementara Pak Syamsul galau mikirin Lola,hubungi hpnya ga
diangkat2,'Nih anak kenapa sih?Main pergi gitu aja.Gimana kalau ada apa2
dijalan?Aduh...'
Lola emang sengaja ga angkat hpnya malah kemudian dimatiin.Ga mau
denger ceramah ayahnya.Sampai di RS Verrel menemani Wilona kembali ke
ruangannya.Perawatnya dah panik nyariin,"Ya ampun mb saya cariin..."
Norman juga panik sambil megangi perut.Mules?Tbc
Part 87 》》BANDARA CINTA
Daughter in law...
Bimo memarahi Norman,"Kamu ini kemana aja?!!Kok bisa
kecolongan jaga mbak Wilona?!Hampir aja kamu itu mau diganti lho."
Norman panik sambil megangi perut dia ga jejek gitu
berdiri,"Maaf Pak Bimo...saya ini murus ga bisa ditahan.Keceret
gitu..."
Bimo heran,"Aku tahu Solo itu kota kuliner tapi jangan makan
sembarangan to...makan ya lihat2 dulu!Pasti kebanyakan cabe itu!"
Norman minta maaf sama Verrel dan Wilona,"Maaf Mas...mbak
...saya ga ngerti sejak makan makanan dari sepupu mbak tadi perut saya langsung
konslet..."
Wilona dan Pak Syamsul kaget,"Lola maksudnya?"
Lha kok barengan nanyanya,Norman mengangguk,"Iya...aduh...nih
udah mules lagi...maaf ya saya ke belakang dulu setor pajak..."
Verrel nyuruh Bimo,"Bim,kamu cek makanannya sama kamu
periksakan tuh Norman.Jangan2 keracunanan makanan.Aku mau antar Wilona ke
dalam."
Bimopun mengikuti Norman.Eh Anabella ngebel dari lokasi
syuting,"Mas Verrel dah ditungguin nih sama Bu Sutradara.Buruan ya!"
Verrel jadi bad mood,"Baru juga ketemu my angel dah dibel
suruh syuting...sebel...!"
Wilona denger,"Tuan...jangan gitu...Saya ketemu Tuan aja dah
seneng...jangan sampai Tuan bikin banyak orang nunggu.Kasihan mereka dah sampai
pindah syuting ke sini.Tuan kan bisa kapan saja menemui saya.Atau telpon juga
bisa...saya masih harus nunggu perban saya dibuka.Tuan syuting saja
ya..."
Windy lihat gimana nurutnya Verrel sama Wilo,wajah betenya
langsung berubah,'Memang ga salah inilah my daughter in law...inilah gadis yang
kulihat dalam mimpi.'
Sementara itu Lola dibel sama ayahnya dimarahi dia,tapi Lola makai
ibunya sebagai tameng,"Ibu nyuruh aku ngajak Wilona pulang bareng ke Yogya
Pak...kenapane ya tanya ibu wae..."
Syamsul kesal,'Punya isteri sama anak kok bikin makan hati
semua.Bikin bludreg!'
Verrel pamitan sama Wilona dan Om Rudy,"Aku syuting dulu
ya...ntar kalau perbannya mau dibuka hubungi aku ya...aku mau jadi the first
man you see..."
Windy dan yang lainnya nyorakin,"Cie..."
Verrel merona,"Kalian kenapa sih?Yeah kalau Pamannya Wilo
atau Om Rudy sih gpp...tapi yang lain ga boleh..."
Bimo sama Norman termasuk yang dilarang nih.Kaciaan.Windy
mendekati Wilona,"Wilona sayang.."
Tbc.....
Part 88 》》BANDARA CINTA
Go to hospital....
Windy berpamitan pada Wilona,"Secara pribadi saya belum
mengucapkan terima kasih karena kamu telah menyelamatkan kedua putra saya dari
penerbangan maut.Terima kasih ya sayang...Terima kasih banyak."
Dipeluk deh Wilona sama Mamanya Verrel,bikin Verrel
berbunga2,'Mama panggil Wilo dengan sebutan sayang...berarti mama approve
dong.Berarti aku boleh deketin Wilo dong...yeah yes yes...!!'
Wilona yang merasa ga melakukan apa2 ga merasa berjasa atau jadi
superwoman he .he..berkata pada Windy,"Nyonya jangan berkata
begitu...sayalah yang harus berterima kasih pada Nyonya karena menanggung biaya
operasi dan mau menerima saya bekerja pada keluarga Nyonya...terima kasih
Nyonya..."
Windy mengusap lengan Wilona,"Jangan panggil Nyonya...panggil
saja mama...bagaimana?"
Wah bukan cuma Wilona yang terharu bahkan Verrel sampai melow gitu
lihatnya,wajah melow itu gimana sih say?Kapan2 kucari deh wajah melow VB.Verrel
kian girang,'Mama beneran sayang sama Wilo...panggilan mama kan hanya untuk
keluarga dekat aja.Atau buat calon menantu...he..he..'
Bimo merhatiin anak majikannya yang mesam mesem gaje,'Mas Verrel
kenapa ya?Senyum2 sendiri ...'
Wilona ga berani manggil mama ke Windy,"Saya ga enak
memanggil Nyonya dengan sebutan itu...saya juga tidak merasa berjasa apa2 sama
Nyonya...
Windy terus membujuk,"Ayolah sayang...panggil saja saya
mama..."
Verrel pakai acara ngancam juga,"Kalau kamu ga manggil mama
ke mamaku,aku ga mau pergi syuting lho...'
Diancam sama tuannya jelas kederlah Wilona,"Baiklah
Mama..."
Windy senang,"Gitu dong...ya udah Mama harus kembali ke
Jakarta.Mama titip Verrel ya...jaga dia baik2 buat mama.Okey?"
Verrel juga pamitan,"Wilo,aku juga pergi ya...biasa syuting.Kamu
baik2 ya di sini..kalau mau buka perbannya kasih tahu ya...aku pasti
datang..."
Wilona tersenyum,"Iya Tuan..."
Windy senang mendengar cara Wilona memanggil Verrel,'Aku tenang
sekarang kembali ke Jakarta.Verrel sudah bersama gadis yang ada dalam mimpiku.'
Wilona melepas kepergian keduanya dengan haru,'Selamat bekerja
Tuan Verrel...semoga lancar syutingnya.Selamat jalan Mama ...semoga selamat
sampai tujuan.'
Dilokasi syuting Bianca sudah gondok.Kenapa dia?Tbc...
Part 89 》》BANDARA CINTA
Blind eyes are open...
Bianca sewot karena syuting belum bisa dimulai karena nunggu Verrel datang,"Lokasi syuting dah dipindahin seperti keinginannya eh masih aja telat datangnya,ga tahu diri banget sih!"
Reza lihat Verrel tiba di lokasi syuting,"Non...jangan kenceng2 ngomongnya...Orangnya datang tuh..."
Segera diem deh Bianca,lihatin dia gimana Verrel langsung menemui sutradaranya untuk minta maaf,"Pasti bakal dimarahi tuh!"
Namun dugaan Bianca salah karena Sutradaranya dah ditelpon sama Windy kalau Verrel ngantar dia dulu ke bandara.Syutingpun berjalan dengan lancar meski bila adegan dengan Bianca,Verrel kerap salah sebut nama,"Aku tak mau jauh darimu Wilo..."
"CUT!CUT!"
Bu Sutradara sampai geleng kepala,"Verrel!!"
Digituin aja Verrel dah ngerti,"Ups!Maaf ....Maaf..."
Anabella sama Bimo yang cengar cengir,"Tuh kan mbak Wilona terus yang ada di hati dan pikirannya Mas Verrel.Emang deh ga salah lagi Mas Verrel kayaknya beneran dah jatuh hati sama mbak Wilona."
Coba saja Wilo boleh keluar RS pasti dah nemenin Verrel tuh.Wilo paling cuma bisa telponan aja sama Verrel,"Tuan sedang break syuting ya?Gimana syutingnya?Lancar?Tuan jangan lupa makan...jangan sampai tekat makan ya..."
Verrel jawabnya manja gitu,"Iya nih Wil lagi break...aku mau makan nih tapi aku mau makannya makannya ditemeni kamu...makanya aku telpon kamu.Kamu sendiri udah makan?"
Bianca yang mau makan bareng Verrel dicuekin deh lha Verrel pegang hp melulu ngobrol sama Wilona sambil makan,"Udah dandan cantik2 gini eh dicuekin!Kalah sama hp.Nyebelin!!"
Anabella ngekek lihat Bianca pergi,"Siapa suruh sok cantik...Mas Verrel kan emang lagi pingin dimanja cuman bukan sama kamu he..he..kayak lagu yang lagi booming...nyanyi ah...emang lagi manja ..lagi pingin dimanja...pingin berduaan..."
Bimo gumun bukan cuma karena Verrel yang lagi kasmaran atau Anabel yang mendadak dangdut tapi juga karena Atha nelpon,"Pak Bimo,hp kakak kok sibuk terus sih?Online sama siapa sih?"
Bimo jawab sambil mesem,"Biasa Mas Atha...sama bidadari di hatinya...lagi pingin berduaan..."
Atha ngeh,"Oh sama kakak cantik ya...ini aja kakak cantik belum bisa lihat gimana kalau dah bisa lihat.Hmm..."
Bidadari?Tbc.....
Blind eyes are open...
Bianca sewot karena syuting belum bisa dimulai karena nunggu Verrel datang,"Lokasi syuting dah dipindahin seperti keinginannya eh masih aja telat datangnya,ga tahu diri banget sih!"
Reza lihat Verrel tiba di lokasi syuting,"Non...jangan kenceng2 ngomongnya...Orangnya datang tuh..."
Segera diem deh Bianca,lihatin dia gimana Verrel langsung menemui sutradaranya untuk minta maaf,"Pasti bakal dimarahi tuh!"
Namun dugaan Bianca salah karena Sutradaranya dah ditelpon sama Windy kalau Verrel ngantar dia dulu ke bandara.Syutingpun berjalan dengan lancar meski bila adegan dengan Bianca,Verrel kerap salah sebut nama,"Aku tak mau jauh darimu Wilo..."
"CUT!CUT!"
Bu Sutradara sampai geleng kepala,"Verrel!!"
Digituin aja Verrel dah ngerti,"Ups!Maaf ....Maaf..."
Anabella sama Bimo yang cengar cengir,"Tuh kan mbak Wilona terus yang ada di hati dan pikirannya Mas Verrel.Emang deh ga salah lagi Mas Verrel kayaknya beneran dah jatuh hati sama mbak Wilona."
Coba saja Wilo boleh keluar RS pasti dah nemenin Verrel tuh.Wilo paling cuma bisa telponan aja sama Verrel,"Tuan sedang break syuting ya?Gimana syutingnya?Lancar?Tuan jangan lupa makan...jangan sampai tekat makan ya..."
Verrel jawabnya manja gitu,"Iya nih Wil lagi break...aku mau makan nih tapi aku mau makannya makannya ditemeni kamu...makanya aku telpon kamu.Kamu sendiri udah makan?"
Bianca yang mau makan bareng Verrel dicuekin deh lha Verrel pegang hp melulu ngobrol sama Wilona sambil makan,"Udah dandan cantik2 gini eh dicuekin!Kalah sama hp.Nyebelin!!"
Anabella ngekek lihat Bianca pergi,"Siapa suruh sok cantik...Mas Verrel kan emang lagi pingin dimanja cuman bukan sama kamu he..he..kayak lagu yang lagi booming...nyanyi ah...emang lagi manja ..lagi pingin dimanja...pingin berduaan..."
Bimo gumun bukan cuma karena Verrel yang lagi kasmaran atau Anabel yang mendadak dangdut tapi juga karena Atha nelpon,"Pak Bimo,hp kakak kok sibuk terus sih?Online sama siapa sih?"
Bimo jawab sambil mesem,"Biasa Mas Atha...sama bidadari di hatinya...lagi pingin berduaan..."
Atha ngeh,"Oh sama kakak cantik ya...ini aja kakak cantik belum bisa lihat gimana kalau dah bisa lihat.Hmm..."
Bidadari?Tbc.....
A certain man....
Bianca kesal sekali dicuekin sama Verrel,apalagi hari2
selanjutnya juga sama.Hingga ia mencuri dengar pembicaraan Verrel dengan Wilona
via hp,"Besok ya perbannya dibuka?Oke...aku pasti datang.Aku akan minta
ijin sama Bu Sutradara.Pasti bolehlah...Bu Sutradaranya kan friend sama
mama.Hari ini aku akan kejar scenenya deh biar besok bisa ke sana.Pagi ya...jam
berapa?Oh okey...."
Bianca geram lihat Verrel nampak begitu girang usai terima telpon
dari Wilona,'Heran deh...ga sangka masak aku kalah sama cewek buta!Ga level
banget!Wait2...Besok perbannya mau dibuka.Aku harus halangi VB.Dia ga boleh
menemui cewek itu.Aku harus cari akal nih...apa ya?'
Kala jalan balik ke tendanya eh lewati tempat para pemain
pendukung.Mereka sedang ngobrolin VB.Salah satu dari mereka nampak
kesal,"Si VB itu enak banget ya...cuma modal cuap2 sama wajah ganteng doang
eh bayarannya selangit.Beda jauh sama kita2...udah keringatan,disuruh begini
begitu eh bayarannya kalah jauh sama dia.Kalau lihat muka dia yang sok
kegantengan itu pingin kutonjok dia..."
Temannya memperingatkan,"Hey jangan gitu..ntar ada yang
denger dilaporin ke Bu Sutradara habis kamu!"
Bianca malah jadi punya ide.
Keesokkan harinya Verrel hanya perlu
menyelesaikan syuting adegan laga saja karena yang lain dah dia kebut
semalam.Namun syuting justru berjalan alot,Verrel bahkan beberapa kali kena
pukul,"Kamu ini gimana sih?Kamu sengaja ya?"
Jadi ribut deh...Sementara di RS,Wilona terus menunggu kedatangan
Verrel,"Papa,bisa tunggu sampai Tuan Verrel datang ya?Tuan janji mau
datang."
Rudy mengiyakan,"Baiklah kita akan tunggu setengah jam lagi.Soalnya
Papa ada jadwal operasi di RS lain juga."
Norman berkata,"Biar saya telpon Pak Bimo mbak
Wilona..."
Rupanya disaat Verrel ribut dengan para peran pembantu,Bianca
nyuruh Reza gembosi mobilnya Verrel,"Gimana udah?"
Reza malah keder,"Non,saya ga berani ntar kalau VB bisa
dihajar sampai pingsan saya Non.."
Bianca celingak-celinguk,"Dasar Cupu!Udah sana minggir!!Kamu
awasi aja.Ini itu kesempatan kita mumpung lagi pada heboh lihat VB syuting
adegan laga."
Verrel ga konsent ditambah semalaman kurang tidur gentayang gitu
rasanya badan.Bersambung.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar