Part 151 》》BANDARA CINTA Went out....
Wilona dan Verrel akhirnya bisa keluar dari
hutan,"Lihat Tuan!Rumah di sana!Akhirnya ..."
Bu Merry seneng banget dikabari kru kalau lihat Wilona dan
Verrel menuju ke tempat mereka,"Benarkah?Ayo kita lihat!" Bimo dan Norman
lega,"Misi completed."
Wilona diturunkan pelan2 dari punggung sang
tuan,"Pelan2 Wil,jejak kakinya ke tanah.Pegangan sama aku."
Wilona lihat tuannya berkeringat,"Tuan keringatan.Capek
ya?Biar saya seka keringatnya..."
Verrel malah melayang rasanya,'Kenapa seperti ada kehangatan
dan kebahagiaan setiap kali dekat Wilona?Aku jadi bahagia banget...aku ingin
selalu menjaganya.Perasaan apa ini?'
Sebuah suara dalam hati Verrel berkata,'Kau menganggap dia
adalah milikmu.Kau merasa memiliki seseorang untuk kaulindungi.Seseorang untuk
kau sayangi.Itu perasaan memiliki.Kau adalah seorang Tuan.Seorang pelindung.'
Verrel berkata,"Terima kasih..." Wilona
heran,"Kok malah Tuan yang bilang makasih.Harusnya kan saya yang bilang
begitu..."
Verrel melanjutkan,"Terima kasih pada Tuhan karena Dia
menjagaimu kala aku gagal menjadi pelindungmu...jika saja aku tak mengajakmu
main di sinetron ini kamu pasti ga akan cidera seperti ini...Maafkan tuanmu ini
ya?"
Wilona menggeleng,"Tuan tidak pantas minta maaf...Tuan
ga salah.Justru Tuan selalu perhatian sama saya..Terima kasih ya Tuan..."
Mereka malah saling
pandang tanpa menyadari bahwa banyak orang di sekitar mereka.Bimo mesem,'Berasa
dunia milik berdua nih...yang lain langsung hablur...ga ketok...tapi emang
disini berkabut juga sih...'
Rizky memecah suasana dengan berteriak melihat sutradaranya
datang,"Bu Merry!!Kami berhasil!!" Jelas Wilona dan Verrel jadi
nengok,"Bu Merry nyusul kemari??"
Bu Merry mendekat dan memeluk Wilona,"Syukurlah
kalian selamat.Saya deg2an.Seingat saya saya ga milih lokasi ini buat syuting
kenapa bisa jadi ke sini ya?"
Rizky tahu jawabannya,'Ini pasti ulah Yuki.Kelakuan anak itu
makin lama makin ga bisa ditolerir.' Ga lama Dokter Rudy juga
datang,"Wilona kamu ga papa kan sayang?Lihat paman dan bibimu juga
mencemaskanmu.."
Wilona jawab,"Gpp Pa.Cuma kakinya aja sakit kalau buat
jalan.Maaf bikin papa cemas..."
Pak Rudy lihat Bu Merry care gitu ke Wilona.Tbc...
Bandara Cinta part 152
Part 152 》》BANDARA CINTA Rich men....
Dokter Rudy segera memeriksa kaki Wilona,"Ini harus
dirontgen,ayo sebaiknya kita semua segera kembali ke Solo.Disana banyak
RS."
Semua setuju,Verrel jelas
pilih ikut mobilnya Pak Rudy.Merry juga karena ia merasa bertanggung jawab atas
semuanya,"Biarkan saya mendampingi Wilona.Saya merasa semua ini adalah
kesalahan saya." Tari juga mau ikut mobilnya Pak Rudy,"Pak Dokter
saya juga ikut ya?Saya cemas dengan keadaan keponakan saya."
Syamsul menarik lengan isterinya,"Apa2an si Tar?Mereka
itu mau ke RS.Bukan mau piknik.Main ikut aja.Kita sama Bu Anabel saja."
Tari kesal,'Siapa sih tuh perempuan?Enak aja merebut
mangsa aku.Hhuhhh!'
Sementara berita soal
hilangnya Wilona sama Yuki disebar di sosmed sehingga bikin heboh fans
Verrel.Bahkan Atha sampai kaget,"Ma!lihat ini Ma!!"
Windy yang sedang sibuk dengan laptopnya heran,"Ada apa
sayang?"
Atha nunjukin hpnya,"Ada berita soal kakak
cantik.Katanya kakak cantik jadi penyebab hilangnya kak Verrel di lokasi
syuting Ma bahkan kabarnya cedera juga Ma.Kak Verrel ga bisa dihubungi Ma.Atha
dah coba."
Windy tidak reaktif,"Biar Mama telpon Bimo sayang.Jika
ada masalah dengan kakak kamu pasti Bimo kasih tahu Mama.Kamu tenang ya."
Windy ga merasa dapat firasat apapun,'Verrel ga mungkin ada
apa2 kan dia bersama Wilona.Mimpiku mengatakan putraku akan baik2 saja selama
ada di dekat gadis itu.Jangan2 ini cuma hoax.'
Bimo bisa dihubungi karena kebetulan dah mendekati area
Solo,"Iya Bu Windy?Maaf saya baru bisa menghubungi...oh Mas Verrel ada
kok.Sebentar saya sambungkan.."
Bimo memang ikut mobil
Pak Rudy karena Merry akhirnya ngalah ikut mobil Rizky sebab Tari sewot
gitu,malah jadi Bimo yang ikut.Biasa ngawal anak majikan.Verrel terima telpon
mamanya,"Apa Ma?Verrel baik kok.Ga kenapa2.Siapa yang nyebar berita
begituan?Fans2 aku pada marah Ma?"
Sementara Yuki memberi uang pada temannya,"Good job
guys!Bikin fans VB benci sama Wilona.Pasti karir tuh cewek bakal tamat.Kita
semua tahu betapa banyaknya fans VB.Ha..ha..."
Bimo ngecek di sosmed,"Iya Mas Verrel.Heboh nih di
dunia maya.Kabarnya Mas Verrel hilang terus luka parah sampai ga akan syuting
lagi.Komentnya ngerik2..."
Apa reaksi VB?Bersambung....
Bandara Cinta Part 153
Part 153 》》BANDARA CINTA Long patience...
Verrel buka sosmednya,"Siapa yang nyebarin berita ga
bener kayak gini?" Wilona heran,"Berita soal apa Tuan?"
Verrel jadi kian merasa bersalah lihat wajah Wilona
yang menahan rasa sakit di kakinya,"Oh ini biasa gosip2 artis ...jangan
dipikirin ya.Biar aku yang urus...kamu fokus saja pada kesembuhan kamu..."
Wilona kepo,"Tapi wajah Tuan kok kayak gitu?Saya juga
ingin Tuan bisa berbagi beban dengan saya..."
Verrel ga tega ngasih tahu,'Kalau Wilo tahu bagaimana
ketusnya koment2 di sosmed dia pasti jadi down.Hatinya akan sedih...ga...dia ga
boleh tahu.' Pak Rudy malah lihatin interaksi diantara keduanya lewat
spion,'Rasanya lucu juga Wilona manggil Nak Verrel dengan sebutan Tuan,tapi
justru itu yang bikin mereka seperti punya ikatan batin.Nickname yang
special...'
Bimo membantu majikannya,"Mbak Wilona tenang saja.Mas
Verrel itu dah biasa jadi bahan gosip.Entar juga reda sendiri.Biasa pembicara
pertama itu sepertinya kayak benar tapi kemudian ada yang menyelidiki
perkaranya dan ketahuan deh siapa yang benar."
Verrel nambahi,"Iya Wilo,kamu tahu sendiri resiko jadi
artis.Kemana2 diikuti,diamati,dijadiin bahan media.Pakai baju aja bisa jadi
masalah.Apalagi yang lain...Ini mah biasa ya ga Bim?"
Bimo jelas dukung Verrel.Wilona lega,"Oh
gitu...dulu saya juga kerap dicela apalagi saat buta.Selalu jadi omongan dan
bisik2.Sedih rasanya jadi bahan gunjingan.Tapi Wilo percaya bahwa ada mahkota
disetiap masalah."
Pak Rudy setuju,"Benar itu sayang.Hadapi segala sesuatu
dengan kesabaran,ketabahan dan kelembutan maka disetiap badai hidup kita tidak
akan hancur menjadi serpihan.Tapi kita akan menjadi kian berkilau."
Rupanya Bu Merry juga tahu soal berita itu,'Kasihan
Wilona.Dia jadi dibenci di dunia maya.Semua harus diclearkan.Oh iya...aku akan
posting saja foto mereka sebagai klarifikasi.'
Merry sebagai sutradara lalu memposting di akun sosmed dia foto
saat Verrel bantu Wilona turun dari mobil,dikasih caption simple..."the
truth is out there...
Wilona memang sempat hilang saat syuting dan Verrel
mencarinya.Kaki Wilona terluka dan Verrel selalu memberi perhatian."
Postingan itu membungkamkan berita hoax
sebelumnya.Bersambung.....
Part 154 》》BANDARA CINTA
Journey to the west...
Merry bahkan memposting moment saat Wilo diperiksa di
RS,diberi caption yang menggelitik fans VB maupun Wilona-Lihat VB baik2
saja.Malah Wilona yang harus pakai penyangga kalau jalan.By the way perhatiin
muka VB deh...-
Reaksi fans jelas
pertama lega karena VB gpp.Kedua mereka jadi mikir kalau VB care gitu sama
Wilona.Wah malah muncul fans club baru namanya Wilver mania.Berharap VB main
film berpasangan dengan Wilo,"Bikinin dong Bu Sutradara,film romantis atau
serial drama nan melow gitu buat Wilver.Mereka cocok deh jadi pairing
utama."
Yuki geram melihat reaksi fans,"Kok malah jadi mereka
pingin Wilo yang jadi pasangan VB sih?Aku kan pemeran utama wanita bukan tuh
cewek?!Nih fans malah jodohin mereka.Bikin hastag lagi.Pasangin VB sama Wilo di
sinet dong.What!!!???"
Verrel malah sibuk merhatiin Wilona selama
perjalanan,"Aku kamu jadiin penyangga juga gpp Wil..."
Semua langsung berdehem2 ga jelas kecuali Wilo yang ga ngeh,"Ehem..ehem...."
Wilona ga mau ngrepotin siapapun,"Tuan sudah saya
repotin terus.Pakai penyangga saja.Gpp...nih bisa jalan...."
Tapi baru beberapa langkah dah oleng,langsung Verrel sigap
menangkap tubuh Wilona,"Tuh kan dibilang juga apa?Kamu itu tanggung jawab
aku...dah pegangan sama aku saja."
Semua kembali berdehem2,"Tanggung
jawab...ehem...ehem..."
Bu Merry malah
posting lagi foto pas Wilo ditangkap sama Verrel.Wah kian heboh di
sosmed,berita yang pertama dari anak buah Yuki langsung berganti menjadi
lahirnya Wilver fansclub.Weleh....malah ada yang usul supaya peran utama wanita
diberikan ke Wilona saja daripada ke Yuki,"Sama Yuki ga dapat
chemistrynya...sama Wilo saja mainnya.Lebih pas tuh diperanin sama Wilo.Yang
setuju like ya."
Yang ngelike langsung banyak banget.Posisi Yuki terancam.
Yuki segera menemui papanya,"Pa,pokoknya peran utama
itu punya Yuki.Yuki calon aktris ngetop selanjutnya.Kalau ga tamatin aja
sinetnya!"
Adam dilema,'Aduh...gimana nih?'
Sampai di rumah Dokter Rudy banyak banget kiriman bunga
tanda simpati fans pada VB dan Wilona,"Lekas sembuh ya Wilona.Get well
soon."
Verrel lega Wilona ga dibenci sama fansnya,'Syukurlah berita
hoax itu dah reda.'Bersambung.......
Part 155 》》BANDARA CINTA
Catch the sign...
Fans VB mulai
melihat bahwa superstar mereka punya perhatian yang beda pada Wilona.Banyak
yang koment di sosmed,"Ga biasanya VB ekspresinya lembut sama
cewek.Biasanya mah cool like ice gitu.Ice prince kita melted nih kalau dekat
Wilona."
Untunglah Wilona ga begitu familiar dengan dunia maya
seperti sosmed.Verrel aja malah sibuk merhatiin Wilo,ga sempat buka akun sosial
medianya.Yuki kesal lihat postingan mesra VB sama Wilona,"Kok mereka malah
makin deket sih?Cederanya Wilo malah bikin VB kayak makin nempel.Heran!Tuh
cewek pakai pelet kali ya?Susah bener dijauhin dari VB.Punya nyawa rangkep
kayaknya."
Bu Merry malah kepikiran,'Memang bener VB sama Wilo kalau
main bareng jadi pairing utama kayaknya bakal booming deh.Rating bakalan
bagus.Tapi kayaknya Pak Adam ga bakalan setuju dengan ide aku ini.'
Dokter Rudy mendekati Bu Merry yang nampak tercenung di
ruang tamu,"Terima kasih ya Bu sudah menemani putri saya sampai ke
rumah.Pasti keluarga Bu Merry sangat berbahagia memiliki ibu sebaik Anda."
Merry tersenyum,"Oh...saya tidak punya anak.Itulah
kenapa suami saya menceraikan saya."
Eh Tari nimbrung main duduk aja deket Pak Dokter,"Oh
wanita mandul to?Kasihan...pantas diceraikan...wanita kena kutukan sih."
Pak Syamsul narik isterinya,"Tari kalau ngomong dijaga
tahu.Sudah ayo kita pulang!Wilona sudah sampai Solo.Dah banyak yang
merhatiin.Kamu ga mikir Lola apa?Dia klayapan ga jelas selama kamu ga
pulang.Ayo pulang!"
Tari ga mau,"Aku mau di sini.Aku mau merawat Wilona.Dia
kan keponakan aku juga.Kamu kalau mau balik ke Yogya balik aja."
Pak Rudy gerah juga dengan keberadaan Tari,"Sebaiknya
kalian pulang saja.Wilona biar saya yang jaga.Saya sekarang adalah
ayahnya.Lagipula di sini juga ada Nak Verrel dan para pengawalnya.Semua akan
jagai keponakan kalian.Kasihan putri kandung kalian.Dia juga butuh perhatian
kalian."
Norman malah nawarin nganter sampai stasiun,"Biar saya
antar sampai stasiun Pak."
Tari kesal merasa diusir,akhirnya pamit dia sama Wilona sok
care gitu pakai nangis bombay pula,"Sebenarnya Bibi masih mau nemeni kamu.Bibi
mencemaskan kamu...Bibi dah anggap kamu anak Bibi sendiri...huhu..."
Pak Syamsul batin,'Aneh..'Tbc.
Part 156 》》BANDARA CINTA
Who Lights Darkness....
Wilona lega Bibinya sudah berubah,"Bibi jangan cemasin
saya,disini banyak yang sayang pada saya.Ada Papa Rudy,ada Tuan,ada Pak Norman
dan Pak Bimo,belum Bu Anabel dan yang lain."
Tari masih ga tahu diri,"Oh gitu ya...Oh iya aku lihat
baju2 kamu banyak tuh bagus2 di lemari.Boleh dong kalau Lola dikasih
gitu...bentar lagi kan mau tahun baru jadi biasanya Lola minta uang buat beli
baju.Boleh to?Bibi dah pilihin kok pas ngerapiin kemarin...."
Pak Syamsul terpana,"Satu tas itu?Sebanyak itu?Kamu ini
bikin aku malu saja.Itu kan pakaiannya Wilona.Kamu aja ga pernah beliin dia
baju mau acara apa aja.Sekarang malah minta...sudah kita pulang saja!Ga usah
aneh2!"
Wilona malah ikhlas,"Gpp Paman.Biar saja bajunya buat
Lola.Wilo senang bisa memberi.Bawa saja."
Verrel juga nambahi,"Paman dan Bibi tenang saja.Semua
keperluan Wilo adalah tanggung jawab saya.Semua akan saya perhatikan.Wilo under
my care..."
Tari sama Pak Syamsul ga mudeng,'Artine apa ya kuwi???'
Merry lega Tari akhirnya pergi walau sempat mengelus dada
lihat Tari pamit sambil nyari perhatian Pak Dokter,'Tuh perempuan liat
bener.Masih minta uang saku,uang tiket,transport,uang jajan...ya
ampun...kasihan suaminya.Mukanya sampai nahan malu.Kok bisa ya punya ponakan
sebaik Wilona?Heran saya...Mana jutek bin nyelekit kalau ngomong.Ampun...cocok
banget dikasih peran emak2 antagonis.'
Masuk Bu Merry...setuju itu.Wilona mendekati Bu
Merry,"Tolong maafkan Bibi saya ya Bu?Maafkan perkataannya,jangan diambil
hati ya Ibu..."
Bu Merry mengusap lengan Wilona,"Gpp Ibu sudah
biasa.Jangan khawatir soal Ibu,kamu istirahat saja.Pasti capek banget.Jangan
banyak gerak,jangan banyak berdiri okay?Yuk Ibu bantu kamu ke kamar."
Windy juga nelpon Verrel mau tahu kondisi calon mantu
cie..cie..,"Wilona gimana sayang?Sudah dibawa ke dokter kan?Mama mau
bicara sama dia..."
Verrel masuk kamar Wilo,ra gagas main naik aja di
pembaringan,"Wilo,mama telpon nih video call aja ya...Biar aku pegangin
kamu berbaring saja."
Windy lega lihat Wilona baik2 saja,makin takjub kala lihat
Verrel dekat Wilona,'Ya ampun mereka emang cocok.Verrel itu kan paling ga suka
masuk kamar cewek.Ini sama Wilo beda..'Tbc.....
Part 157 》》BANDARA CINTA
Doubting nothing....
Windy berpesan pada putra sulungnya,"Jaga baik2 Wilona
ya?Kamu juga jaga diri.Kemanapun harus sepengetahuan Bimo.Oh ya adik kamu mau
ngomong nih.Kangen sama kakaknya..."
Atha nongol di kamera,"Kak,banyak lho bilang di medsos
kalau kakak cocok sama kakak cantik he..he.."
Wilona pas diganti perbannya waktu itu jadi ga ngeh,tapi
Verrel mesem2 dengernya,"Yeah pasti cocoklah...namanya juga jodoh."
Atha berpesan,"Kak Verrel,jaga kakak cantik ya?Awas
kalau sampai kenapa2 lagi.Aku akan..."
Verrel nanya,"Mau apa?Kamu perhatian amat sama
Wilo?Awas ya kamu jangan melanggar teritory aku!"
Atha nyengir,"Kalau sampai kakak ga jagain kakak cantik
aku akan posting foto kakak pas muka jelek.Woeeek!"
Verrel balas ngancam,"Coba kalau berani.Aku akan
posting juga foto kamu pas bikin pulau ...he..he..lagian ga usah main ancam
soal malaikat hati aku dah pastilah aku akan jagai."
Wilona kembali berbaring,"Tuan bicara sama siapa kok
nadanya gitu?"
Verrel jawab sambil nyandar,"Tuh si manusia pulau.Adik
aku."
Verrel ga beranjak dari kamar Wilona,makan aja juga di situ
bareng Wilo,"Ini aku suapin.Ini enak lho.Namanya bakmi jawa.Kamu pasti
suka."
Wilo mah ga mau ngrepoti,"Saya bisa makan sendiri.Malah
saya harusnya melayani Tuan...bukannya dilayani."
Verrel pasang wajah determinan,"Katanya aku Tuan
kamu,tapi kamu kok ga nurut sih?Aku ga jadi makan aja.Selera makannya
hilang."
Ups...Wilo langsung keder,"Iya saya nurut.Tuan jangan
marah ya?Saya makan kok...ga akan bantah lagi."
Verrel mesem merasa menang dia,"Bagus.Gitu dong."
Anabel lihatin,'Emang ga bisa dibantah kalau udah punya
mau.Mas VB...Mas VB...aku jadi laper nih...'
Malamnya Wilona demam,nyeri di kakinya baru kerasa
efeknya.Verrel makin ga bergeming dari kamar Wilo,"Om,saya mau tidur di
sofa ini saja.Pintunya dibuka gpp.Pokoknya saya mau jagai Wiloku."
Dokter Rudy tersenyum,"Baiklah.Lagian Bu Anabel juga
ada di sini."
Bimo dan Norman ikut standby dekat ruang keluarga.Ruangan
terdekat dengan kamar Wilona.Lha Verrelnya di sana.Wilona mengigau dalam
tidurnya,"Tuan...Tuan dimana?Tuan...saya takut..."
Verrel segera memegang tangan Wilona,"Aku disini
Wil...aku disini...tidur ya..."
Bersambung
Part 158 》》BANDARA CINTA
Which lay...
Verrel sangat bahagia karena dalam alam bawah sadar Wilona tetap mengingatnya,"Aku disini Wil,Tuanmu ada di sini.Pelindungmu ada di sini."
Begitu tangannya dipegang Sang Tuan,Wilona kembali nyenyak tidurnya.Demamnyapun berangsur turun.Dokter Rudy memeriksanya tengah malam dan melihat Verrel tertidur di kursi samping pembaringan sambil menggenggam jemari Wilona,'Kabar yang kudengar tentang putra sulung Windy rupanya tidak benar,katanya Nak Verrel adalah aktor berhati es.Dingin dan tak punya hati.Tapi yang kulihat ini membantah itu semua.'
Bimo masuk dan tersenyum melihat anak majikannya,"Saya hanya membawakan selimut Mas Verrel..."
Dokter Rudy tersenyum,"Wilona sudah tidak demam lagi."
Keduanya lalu keluar.Dokter Rudy berkata pada Bimo,"Kini saya tahu kekuatan cinta.Mampu mengubah seseorang yang dingin menjadi pribadi yang begitu hangat."
Bimo berkata,"Pak Dokter benar.Saya juga baru menyadarinya sekarang...Saya akan menjaga mereka."
Pak Rudy mengangguk,"Terima kasih.Selamat malam."
Sementara di Yogya,Lola malah mimpi buruk,ia didatangi Dinda.Jerit2 gitu dia,sampai Tari dan Syamsul kaget,"Anak kita kenapa Mas?"
Pak Syamsul berkata,"Ayo kita lihat!"
Lola meracau,"Jangan ganggu aku!Jangan....!"
Rupanya Lola tidur memakai baju yang dibawa ibunya dari Solo,baju2 Wilona yang sebenarnya adalah baju2nya Dinda.Dinda menghantui Lola,"Baju itu bukan milikmu...baju itu kuberikan untuk sepupumu bukan untukmu...."
Lola bangun sambil megap2,"Serem banget!!Aku tak mau pakai baju ini.Ngeri..."
Tari heran,"Itu baju bagus Lola.Baju2 mahal itu.Kalau kamu ga mau biar buat ibu saja."
Syamsul geleng kepala,"Sudah kubilang jangan ambil barang orang sembarangan.Biarkan orangnya sendiri yang kasih dengan ikhlas.Kamu sih Tar,ga mau dengerin aku!"
Malah ribut malam2.Sementara Rizky marahin adiknya,"Kamu keterlaluan Ki!Wilona cedera karena ulah kamu kan?"
Yuki ga terima,"Kakak punya bukti apa nuduh aku begitu?Aku saja bahkan tidak ada di sana!Kakak ini anak kuliahan kan masak ga intelek banget sih?Nuduh tanpa bukti!"
Adam datang melerai keduanya,"Kalian ini sejak main di satu proyek malah jadi sering ribut."
Rizky menahan diri.Bersambung....
Part 159 》》BANDARA CINTA
Great Miracles...
Pagi menyingsing,mentari bersinar dari ufuk timur.Wilona yang biasa bangun pagi mulai membuka mata,'Aku dimana?Ya ampun aku pikir aku masih di hutan.'
Wilona melihat langit2 yang ia kenal,'Ini kan kamar aku?Oh iya aku kan sudah balik ke rumah...'
Wilona mau menyibakkan selimutnya tapi seperti ada yang menahan tangannya,'Kok tanganku ga bisa digerakkan ya?Apa cidera juga gara2 jatuh waktu itu?'
Reflek Wilona lihat ke arah tangannya,kaget ia lihat sang tuan megangi tangannya,'Tuan?...Kok Tuan tidur di kursi?Ya ampun...'
Haru biru sekaligus rasa hangat memenuhi hati Wilona,'Kasihan Tuan sampai ga bisa istirahat.Kok ada kain kompress juga di meja?'
Wilona malah memandangi tuannya,'Beruntung banget ya gadis yang dapatin Tuan,andai saja itu aku.Ups...Wil...kamu itu cuma pembantu nyadar dong.Emang sih kamu udah jadi anaknya papanya Dinda tapi status kamu anak angkat ga kandung.Kamu itu cuma hidup dari belas kasihan orang.Tukang ngrepotin.Apa kata orang jika seorang aktor sengetop Verrel Bramasta dapat cewek modelnya kayak kamu.Pernah buta,penjual buah pula.Ga berpendidikan,ga modis juga...Ngaca dong!'
Wilona malah membelai kepala Verrel dengan tangan satunya,'Bisa berada di dekat Tuan saja,saya sudah bahagia banget.Bisa merhatiin Tuan...membalas kebaikan Tuan...Tuan telah menjadi terang bagi kegelapan saya.Menjadi kekuatan bagi saya.Dan yang terpenting Tuan telah menerima saya disaat yang lain menolak saya.Saya hanya ingin Tuan bahagia.'
Verrel terbangun merasakan usapan di kepalanya,"Wilo?Kamu sudah ga demam kan?"
Wilona terharu kala Verrel memegang dahinya,"Semalam saya demam Tuan?"
Verrel lega Wilona sudah normal,"Aku takut banget kamu tiba2 demam.Syukurlah kamu sudah ga demam."
Pak Rudy datang,mengejutkan keduanya,"Benar sayang,Nak Verrel sampai nungguin kamu terus lho.Tanya saja sama Pak Bimo kalau ga percaya."
Bimo masuk,"Mas Verrel bagaimana pengalamannya tidur di kursi he...he..Perlu dipijitkah?"
Verrel menggerakkan badannya,"Aku ini kuat Bim...Ga mungkin capek dan pegel2 berani mendekat.Hhhuh!"
Tapi begitu di kamarnya sendiri,Verrel minta dipijitin sama Norman,"Leherku kaku nih Man..pijitin dong."
Weleh...Tbc........
Part 160 》》BANDARA CINTA
Coming out...
Untuk sementara Wilona tidak bisa ikut syuting,Merry kerap menengoknya,"Bagaimana kakimu?Apa sudah mendingan?"
Wilona menjawab,"Sudah Bu.Hanya suka nyeri kalau berdiri lama.Maafkan saya ya Bu.Syutingnya jadi kacau ya?"
Merry meraih Wilona dalam pelukannya,"Ga kacau kok.Hanya untuk adegan yang melibatkan kamu sementara diubah jalan ceritanya.Bisa diatasi.Kamu jangan merasa bersalah ya kan kamu memang sedang sakit."
Dokter Rudy kebetulan tiba dari RS dan melihat keduanya,'Kenapa ya aku merasa mereka lebih seperti ibu dan anak daripada sutradara dan artisnya.'
Merry ke sana sebenarnya ada maksud lain,"Ibu ada hal penting lagi yang mau ibu sampaikan.Ini soal meet n greet yang semula diadakan akhir pekan ini.Pak Adam bilang kamu ga datang gpp.Maaf ya Ibu sudah coba untuk menunda acara itu sampai kamu sembuh dulu tapi Pak Adam kekeh mau melaksanakan sesuai agenda semula.Ibu harap kamu jangan kecewa ya?"
Wilona ikhlas orangnya,"Tidak apa2 Ibu.Lagian saya juga pendatang baru.Masih boleh ikut syuting saja saya bersyukur banget."
Eh Verrel yang ga terima,"Ga bisa!Dulu saja bisa kok jadwal meet n greet di reschedule.Waktu itu juga peran pembantu yang berhalangan.Kenapa sekarang ga bisa?"
Wilona melihat Verrel berkacak pinggang di depan Bu Merry,"Tuan...."
Merry merhatiin gimana Verrel langsung nurunin tangannya,"Aku cuma kesal saja ...Pokoknya aku ga akan datang meet n greet jika kamu ga ikut.Titik!"
Wilona sudah bisa berjalan seperti biasa meski masih nyeri,"Tuan..."
Bimo mesem lihat Verrel ga bisa mempertahankan wajah garangnya,'Baru dipanggil saja sudah meleleh...gimana kalau dipegang ya?'
Wilona mendekati sang Tuan yang kini sedakep,dipandangi gitu belum nyentuh,"Tuan ...."
Verrel dah ga bisa pasang wajah serem soalnya malah sibuk merhatiin Wilona,"Wil jangan berdiri kamu duduk aja...kaki kamu kan masih sakit.Duduk sofa sini...nah duduk...iya...aku ga marah kok.."
Merry kian kaget kala Verrel tiba2 minta maaf padanya,"Maafkan sikap saya tadi ya Bu?Saya hanya kesal saja sama keputusan Pak Adam.Padahal kemarin beliau bilang didepan saya dan Rizky bahwa acara Meet n Greet akan ditunda.Kok sekarang beda?"
Akan datangkah Verrel?Tbc...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar