•
Part 61》》BANDARA CINTA
Clap their hands...
Wilona seneng tapi heran juga,"Memang saya bisa bantu apa Tuan?Saya ini kan ga bisa melihat.Ga bisa akting juga.Ga ngerti saya sama dunia begituan."
Verrel malah meraih tangan Wilo,"Kamu bisa bantu aku latihan.Caranya anggap aja kamu itu lawan main aku.Nah aku akan berlatih mengucapkan dialoguenya sampai ketemu intonasi dan penghayatan yang pas.Jadi kamu cukup diam aja.Biar Anabel dan para kru disini yang menilai udah bagus belum akting aku.Gampang kan?"
Wilona jelas nurut,Verrel segera minta Anabel dan team make up dia mendekat,"Kalian semua yang kasih penilaian ya?Kita mulai ya."
Verrel dapat adegan perpisahan gitu yang hujan lokal gitu,"Nah disini anggap aja Wilona sebagai aktris utamanya.Dia mau pergi kuliah ke luar negeri.Aku berusaha membujuk dia supaya ga jadi pergi.Ngerti semua ya..Wilona ngerti ya...Kamu jadi Cinta dan aku jadi Bintang."
Wilona mengangguk,Anabella memberi aba2,"Oke 3 2 1 action!"
Verrel meraih tangan Wilona,"Cinta,kumohon jangan pergi....aku tak bisa jauh darimu...aku tak bisa hidup tanpamu...aku terbiasa melihatmu setiap hari...aku terbiasa dengan senyummu...Cinta,jangan pergi...aku janji aku akan berubah demi kamu asal kamu ga ninggalin aku...aku tidak akan balapan lagi...tidak akan kelayapan lagi...asal kamu ga pergi ...kamu mau kan?"
Lha kok malah berkaca2 Wilonanya.Anabella juga.Weleh...terus yang tepuk tangan banyak banget.Plok!!Plok!!
Bianca sampai heran,"Ada apa itu?Rame amat?Cupu!Cepat cari tahu sana!!Malah lihatin aku make up.Buruan sana lihat!!"
Reza emang memendam rasa sama Bianca sejak lama,"I..ya..Iya Non...saya akan cari tahu...."
Bianca ngedumel,"Uhhh...sejak ada si buta itu suasana syuting jadi ga nyaman deh..."
Reza malah ikut terpukau lihat Verrel latihan akting sama Wilona,'Ya ampun bagus bener aktingnya...menghayati banget...keren...'
Malah menteleng kaya bandeng Reza di sana,astaga!Sutradaranya aja sampai muji,"Nanti sebagus itu ya Rell aktingnya.Ayo siap2 semua!"
Verrel semangat syuting karena ada Wilona di dekatnya,'Makasih ya Wil,aku jadi semangat.Nanti di setiap adegan aku akan bayangin kamulah yang sedang beradegan denganku.Bukannya si Miss Rebek itu.'
Syutingnya?Tbc.
Clap their hands...
Wilona seneng tapi heran juga,"Memang saya bisa bantu apa Tuan?Saya ini kan ga bisa melihat.Ga bisa akting juga.Ga ngerti saya sama dunia begituan."
Verrel malah meraih tangan Wilo,"Kamu bisa bantu aku latihan.Caranya anggap aja kamu itu lawan main aku.Nah aku akan berlatih mengucapkan dialoguenya sampai ketemu intonasi dan penghayatan yang pas.Jadi kamu cukup diam aja.Biar Anabel dan para kru disini yang menilai udah bagus belum akting aku.Gampang kan?"
Wilona jelas nurut,Verrel segera minta Anabel dan team make up dia mendekat,"Kalian semua yang kasih penilaian ya?Kita mulai ya."
Verrel dapat adegan perpisahan gitu yang hujan lokal gitu,"Nah disini anggap aja Wilona sebagai aktris utamanya.Dia mau pergi kuliah ke luar negeri.Aku berusaha membujuk dia supaya ga jadi pergi.Ngerti semua ya..Wilona ngerti ya...Kamu jadi Cinta dan aku jadi Bintang."
Wilona mengangguk,Anabella memberi aba2,"Oke 3 2 1 action!"
Verrel meraih tangan Wilona,"Cinta,kumohon jangan pergi....aku tak bisa jauh darimu...aku tak bisa hidup tanpamu...aku terbiasa melihatmu setiap hari...aku terbiasa dengan senyummu...Cinta,jangan pergi...aku janji aku akan berubah demi kamu asal kamu ga ninggalin aku...aku tidak akan balapan lagi...tidak akan kelayapan lagi...asal kamu ga pergi ...kamu mau kan?"
Lha kok malah berkaca2 Wilonanya.Anabella juga.Weleh...terus yang tepuk tangan banyak banget.Plok!!Plok!!
Bianca sampai heran,"Ada apa itu?Rame amat?Cupu!Cepat cari tahu sana!!Malah lihatin aku make up.Buruan sana lihat!!"
Reza emang memendam rasa sama Bianca sejak lama,"I..ya..Iya Non...saya akan cari tahu...."
Bianca ngedumel,"Uhhh...sejak ada si buta itu suasana syuting jadi ga nyaman deh..."
Reza malah ikut terpukau lihat Verrel latihan akting sama Wilona,'Ya ampun bagus bener aktingnya...menghayati banget...keren...'
Malah menteleng kaya bandeng Reza di sana,astaga!Sutradaranya aja sampai muji,"Nanti sebagus itu ya Rell aktingnya.Ayo siap2 semua!"
Verrel semangat syuting karena ada Wilona di dekatnya,'Makasih ya Wil,aku jadi semangat.Nanti di setiap adegan aku akan bayangin kamulah yang sedang beradegan denganku.Bukannya si Miss Rebek itu.'
Syutingnya?Tbc.
Part 62 》》BANDARA CINTA
In much patience...
Bianca nyusul Reza,"Lama amat nyari tahu gitu aja?!Malah
bengong di sini!Lihat apaan sih?"
Reza jawab,"Itu VB lagi latihan ...keren banget deh Bi...eh
maksud saya Non Bianca..."
Bianca berkata,"Emang VB kan aktingnya ga usah ditanya lah
yau...Pangerannya Sinetron Jaman Now!Kirain ada apaan..."
Tapi Bianca kesal kala lihat Verrel berterima kasih pada Wilona
dan memandang Wilona penuh sayang,'Itu Verrel ngapain pakai ucap terima kasih
segala?Bukannya tuh cewek emang babu dia ya?Aku mau tunjukin dimana harusnya
tuh cewek ditempatkan!Babu ya babu jangan dikasih hati ntar ngelunjak lagi.'
Datang deh Bianca nyamperin Wilona dan main dorong aja sampai
Wilona mau jatuh, untung ada Verrel yang segera menangkap tubuh
Wilona,"Wil,kamu gpp?"
Marah Verrel ke Bianca,"Hey Bianca!!Kamu kenapa kasar gitu
sama Wilona?!!Kamu sengaja cari perkara sama aku?Iya?Atau kamu ga mau syuting
sama aku?Oke!!Ga masalah!Aku siap batalin kontrak!Kayak aku mau aja syuting
sama kamu!!Anabella kita pergi!"
Wah semua kaget,"Waduh Mas Verrel marah tuh!Gawat nih kalau
aktor utamanya aja ga mau syuting.Aduh...alamat ga bakal tayang deh..."
Bianca panik,"Lho Rell kok gitu sih?Ga profesional banget
jadi artis!Main mogok syuting aja!"
Verrel geram,"Terus kamu sendiri profesional gitu?Main dorong
asisten aku.Emang mau kamu apa sih?Punya salah apa Wilona ke kamu?Jawab!!"
Semua jadi keder...Bianca juga jadi gemeteran,"Aku cuma mau
nunjukin kalau tempat dia itu harusnya dibawah,dia itu cuma asisten kamu dia
itu cuma pembantu..gitu doang...kenapa kamu jadi marah banget?Wajar kan
pembantu itu duduknya dibawah?"
Wilona membujuk Verrel,"Tuan...saya gpp...jangan marah ya
Tuan...saya memang pembantu kok...Tuan tetep syuting ya...jauh2 kesini masak
batal syuting Tuan..."
Verrel berkata pada Wilona,"Aku ga rela Wil kamu dihina.Kamu
ga salah apa2.Aku mau lanjut syuting jika dia minta maaf sama kamu.Jika ga aku
akan batalin saja kontrak kerja di sini.Ganti rugi aku bayar!"
Semua menahan nafas,melihat reaksi Bianca.Reza membujuk
Bianca,"Non...udah minta maaf saja.Daripada batal syutingnya.Nama Non
berkibar kan karena VB peran utama di sini.Ayolah Non..."
Maukah Bianca?Tbc....
Part 63 》》BANDARA CINTA
Made you sorry...
Bianca akhirnya mau minta maaf,"Ya...sorry..."
Verrel sedakep,"Gitu cara minta maafnya?Just say sorry...enak
banget!"
Malah nyolot Biancanya,"Terus kamu mau aku gimana?Bersujud
gitu?Ogah!Lagian dia juga ga bisa lihat!Dia kan buta!"
Verrel jadi emosi,"Bener2 ya nih cewek ga bisa
ditolerir!!Anabel,aku ogah syuting!Kita cabut!"
Anabella kalang kabut lihat Verrel narik Wilona dan segera ngepack
barang2 dia,'Aduh gawat!Apa yang harus kukatakan pada Bu Windy nih?Kalau kayak
gini bisa2 Mas Verrel ga dapat job lagi.Aduh...gimana dong?'
Bimo datang Anabel segera minta bantuan,"Tolongin bujuk Mas
Verrel biar tetep lanjut syutingnya.Kamu bisa kan Bim?"
Bimo lihat Wilona,"Aha...aku tahu siapa yang bisa bujuk Mas
Verrel."
Wilona dibilangi sama Anabel,"Kalau sampai batal nih syuting
maka berita ini pasti tersebar.Nama Mas Verrel pasti jadi jelek.Bisa2 ga dapat
job lagi.Kamu bantuin bujuk ya Wil?Please...kalau ga aku bisa digantung sama
Mamanya Mas Verrel..."
Wilona lalu mendekati Verrel yang lagi masukin barang2 dia ke
koper,"Tuan..."
Verrel malah sedang ngomel2 ga jelas,"Dasar manusia
ngeselin!Si Ratu dunia,kayak dia udah artis besar saja.Berani dia menghina my
angel?Sekarang lihat aja bisa ga dia syuting sendirian?"
Saking kesalnya sampai ga tahu Wilona di belakangnya,ditabrak
deh,"Duk!"
Wilona dah kepentok dahi Verrel hilang keseimbangan juga malah
ambruk kabeh di lantai,Wilona sih ga ketok tapi Verrel yang jadi deg2an berada
begitu dekat dengan Wilona,'Ya ampun kamu cantik banget Wil...'
Wilona meraba wajah Verrel,"Tuan gpp?Kepalanya sakit ya?Maaf
ya Tuan....mana yang sakit?Biar saya kompres..."
Verrel malah mematung,Bimo yang denger suara benda jatuh segera
masuk,"Ya ampun kalian kenapa?"
Verrel baru sadar,"Oh ini Bim...aku ga tahu Wilona
dibelakangku...Wil..kamu gpp?Sini kubantu bangun..."
Verrel malah minta kompress,"Bim ambilin kompress gih.Lumayan
keras tadi Bim benturannya.Pasti memar tuh dahi Wilona...cepet ambil ya
Bim!"
Eh pas datang kompressnya malah Wilona yang ngompress dahi
Verrel,"Tuan itu kayaknya yang dahinya memar.Kalau saya biarin aja...ntar
sembuh sendiri.Saya mah sering jatuh Tuan...makhlum ..."
Memar?Tbc......
Part 64 》》BANDARA CINTA
Care for you...
Verrel malah heran,"Kok aku yang dikompres sih?Kamu yang
merah tuh dahinya.Kenceng ya tadi ya?Kamu pusing ga?Perlu periksa ke dokter
kayaknya...ke dokter yuk?"
Wilona meraih tangan Verrel yang memeriksa
dahinya,"Tuan...saya gpp.Saya pernah jatuh lebih parah dari ini.Namanya
juga saya ga bisa lihat Tuan."
Verrel malah bayangin,"Jadi kamu sering jatuh kepentok
kepalanya?Ya ampun...ada yang nolongin kan?Dokter bilang apa?Kepalamu gpp
kan?"
Wilona tersenyum terharu dia sama perhatian Verrel,"Saya gpp
Tuan...dikasih tumbukan beras sama kencur dah gpp kepalanya..."
Verrel malah jadi sedih,"Masak dikasih itu aja bisa ngilangin
sakit sih?Kan harusnya dibawa ke dokter syaraf di CT kan kek atau MRI
gitu.Kalau gegar otak gimana?"
Wilona jadi ingat masa lalu,"Tuan ini lupa ya...saya itu dah
ngrepoti di rumah paman saya.Dikasih makan dan tempat buat tidur saja sudah
sangat bersyukur."
Verrel ingat awal jumpa di bandara dulu,"Pasti hidupmu susah
ya...buat makan saja susah sampai kamu jualan buah di bandara.Maaf ya aku sudah
buat kamu jadi memar gini.Kita ke dokter ya?Aku ga tenang sebelum mastiin kamu
gpp."
Wilona berkata,"Tuan Verrel saya gpp,saya tadi itu mau bicara
sama Tuan supaya Tuan tetap melanjutkan syuting.Saya tahu berartinya sebuah
pekerjaan Tuan...dulu ga ada yang mau mempekerjakan saya karena kondisi mata
saya.Sampai kemudian ada Boss Ahua yang mau menerima saya.Tuan tetap lanjut
syuting ya?Kasihan banyak orang hidupnya bergantung dari syuting ini
Tuan..."
Verrel menatap Wilona,"Tapi kamu dihina di sini ..."
Wilona tersenyum,"Selama Tuan bersama saya tak akan ada yang
bisa menyakiti saya.Hati saya akan baik2 saja.Saya sudah sering dihina
Tuan...ga masalah dihina sekali lagi.Yang penting Tuan ga kena masalah.Saya
akan sedih kalau gara2 saya Tuan malah jadi ga dapat kerjaan lagi.Tuan mau
lanjut syuting ya?Buat saya..."
Verrel mengangguk dan meraih jemari Wilona,"Buat kamu aku mau
lanjut syuting."
Wah langsung terdengar sorakan gembira diluar,"Hore!!!
Syutingnya lanjut!!"
Verrel berkata lagi,"Tapi dengan syarat...Wilona ga boleh
dihina karena jika ada yang menghina Wilona berarti menghina Verrel juga."
Semua setuju.Bianca?Tbc.
Part 65 》》BANDARA CINTA
Pulling down....
Berita Verrel ga jadi cabut dari lokasi syuting jelas
sampai juga ke telinga Bianca.Bianca tersenyum,'Sudah kuduga tak akan berani VB
ninggalin aku...bisa dicap artis ga profesional dong...tapi asli tadi itu aku
lihat kilatan di matanya.Serem banget.Aku harus main cantik kalau mau jauhin
dia dari cewek buta itu.Yang penting sekarang aku harus syuting...aku harus
jaga manner tadi aku dah ditegur sama sutradara.Ngeselin banget sih...cuma
gara2 satu orang buta semua orang di sini jadi heboh.Jadi rempong semuanya.Tuh
cewek siapa juga...aku kan aktris utama kenapa malah dia yang jadi topik
utama...'
Suasana awal syuting jelas masih kaku,baik Verrel maupun
Bianca masih ga dapat2 chemistrynya.Buat adegan satu aja take nya
berulang2.Sutradaranya sampai berkata,"Kalian itu cuma buat adegan
pandangan aja ya ampun...NG berkali2.Vb kamu bisa ga teduh dikit sorot
matanya...jangan tajam gitu lihat Bianca!Bianca juga natural gitu dong jangan
lebay!"
Verrel malah sedakep.Bianca mah ada cupu buat melampiaskan
kekesalan.Dia cubitin Reza kalau lagi bete,"Aku sebel!Sebel!!"
Reza meringis soalnya kuku Bianca kan runcing2 tapi dia sebenarnya
malah seneng,'Aku tunggu moment kayak gini.Kalau lagi bete pasti Miss Pink cari
aku.Gpp deh merah dicubitin yang penting deket sama Miss Pink.'
Waduh Reza mah never complaint.Terima ing pandum.Sutradara
malah megang kepala pusing dia,"Padahal aku tadi lihat Vb latihan sama
asistennya itu bagus banget lho...langsung masuk lho.Kenapa sama Bianca malah
ga masuk ya?Aduh...break dulu deh!Syuting break!!"
Anabella kasih tahu Verrel kalau syuting break,wah Verrel langsung
nyamperin Wilona yang lagi terima telpon dari pamannya,"Oh ya Paman...Wilo
baik kok.Ini lagi kerja...nungguin Tuan Verrel syuting.Bibi sehat kan Paman?Oh
Bibi mau bicara...boleh...boleh..."
Verrel nanya Bimo,"Wilo telponan sama cowok apa cewek?"
Bimo jawab,"Sama pria Mas."
Verrel langsung jegrak,astaga bahasamu kuwi lho say...apik to,"Apa
Bim?Sama cowok?Emang Wilo dah punya pacar?Ga kan?!!"
Walah malah Bimo dicengkeram krahnya,"Mas...Mas...eling
Mas...mbak Wilo itu telponan sama pamannya di Yogya..."
Baru deh adem Verrelnya,"Oh...sorry Bim."
Tbc
Part 66 》》 BANDARA CINTA
Bear with him...
Tari mencoba merayu Wilona,"Kamu jangan ambil hati ya sikap
Bibi...Bibi hanya pusing mikir harga2 kebutuhan yang kian melonjak ini lho
makanya bibi stress berat apalagi pamanmu cuma satpam bandara...kamu tahulah
berapa gaji satpam...belum buat keperluan Lola...oh ya Lola mau ngomong juga
nih..."
Wilona ga bisa lihat jadine ga tahu kalau Verrel nungguin
dia,"Gimana kabar kamu La?Aku ga jadi artis kok...aku ini kerja jadi
pelayan Tuan Verrel.Iya aku cuma pelayan..."
Lola malah bikin down omongannya,"Apa kamu jadi pelayan aktor
sengetop VB?Kok mau sih VB punya babu kayak kamu?Mending bisa lihat...udah
picek,ga tahu dandan...pakaian kucel,kumel iihhh...kamu pasti malu2in deh
Wil...kamu bakalan bawa sial tuh buat VB...kasihan namanya bakal anjlok
pamornya punya pembantu kayak kamu..."
Wilona berkaca2 mendengarnya,sampai gemeter tangannya.Verrel
mendekat dan merhatiin,'Kok sampai nangis sih?Nih telepon dari siapa sih?'
Sama Verrel main ambil aja tuh hp,"Biar aku yang
jawab...Hello ini siapa?Berani ya kamu bikin my angel sampai nangis!Kamu
siapa?Kamu ngomong apa sampai bikin dia kayak gitu?!"
Lola kaget sampai jatuh hpnya,pecah deh.Kapokmu kapan
kapokmu kapan!!Dimarahi dia sama ibunya,"Kowe ki piye ta La??Nyekel hp wae
ra jegos!!Rusak ki layare.Iki hp rung lunas ngerti ra?Isih kredit!Malah wis
rusak!!"
Di Bandung,Verrel heran kok putus tiba2,"Kok mati?Huu cemen
kamu!!Baru digertak aja dah kabur."
Wilona menyeka air matanya,"Tuan kok disini?Syutingnya sudah
selesai?Atau Tuan haus.Bentar...tadi ada Bu Anabel nyimpan minuman di
sini..."
Verrel malah meraih tissue,"Aku ga haus,Wil...kamu tadi
ngomong sama siapa sih kok suaranya kayak cewek deh...kata Bimo kamu nelpon
paman kamu."
Wilona menjawab,"Oh itu putri paman saya.Dia seumuran dengan
saya."
Verrel menghadapkan Wilona padanya,disekanya sisa2 air mata
Wilona,"Dia bilang apa sampai kamu nangis tadi?Bilang sama aku..."
Wilona mencoba menutupi,"Saya gpp kok Tuan...saya cuma
terharu karena bisa dengar suara mereka lagi..."
Verrel ga percaya,"Terharu?Terharu sampai gemetaran
tangannya?Wil,kalau ada orang yang nyakiti kamu bilang sama aku Wil...biar
kuhajar orang itu!"
Bersambung....
Part 67》》BANDARA CINTA
The point of die...
Wilona terharu atas kepedulian Verrel padanya,"Tuan itu
sangat baik...Tuan mau mempekerjakan orang buta seperti saya...Tuan tidak malu
dengan kondisi saya...Tuan juga selalu membela saya...sejak pertama berjumpa
saya bisa merasakan bahwa ..."
Belum selesai ngomong eh ada crew datang,"Mas VB mau take
lagi tuh!!Ditunggu!"
Verrel jawab,"Iya bentar!!Aku segera datang!"
Wilona malah diajak sisan sama Verrel,"Ayo Wil lihat aku
take...biar aku bisa konsent.Mau ya?"
Wilona mah jelas nderek sarimbit he..he..dikawal Bimo
pula,"Tapi saya ga ganggu kan Tuan?"
Verrel gandeng Wilo,"Ga dong.Banyak yang lihat kok.Pokoknya
kamu lihatnya di tempat dimana aku bisa lihat ok?Biar aku bisa konsent.Nah
disini aja.Sini tempatnya nyaman.Bim...jaga Wilo ya?Wilo...sama Bimo ya?Aku ke
sana dulu."
Sutradara lihat Verrel datang,"Oke VB dah datang.Ayo semua
siap di posisi masing2.Siap semua?Action!"
Kehadiran Wilona membuat Verrel sangat bahagia,konsent dia
karena di adegan2 ia bayangin Wilonalah yang sedang beradu akting
dengannya.Wilona nanya Pak Bimo,"Tuan Verrel sedang melakukan akting apa
Pak?"
Bimo cerita,"Mas Verrel sedang melakukan adegan romantis
Mbak...berpandangan gitu sama artis wanitanya.Ceritanya itu Mas Verrel sedang
ngejar pemeran wanitanya eh kebentur kaca gitu...memar deh dahinya...dikompress
gitu sama artis wanitanya...wah dapat mbak feelnya...dapat banget."
Bukan hanya Wilona yang seneng,bahkan sutradara aja
heran,"Wah,sekali take langsung jadi.Wow...kenapa ga dari tadi sih Vb
kayak gini?Apa karena dilihatin oleh asistennya itu ya?"
Verrel emang bayangin Wilona terus,tiap adegan dia langsung
matanya itu kayak kena jampi2 berubah deh Bianca jadi Wilona,"Cinta...ga
usah dikompress aku gpp..."
Sutradara senang,"Cut!Bagus!Gitu dong VB!Coba dari tadi bisa
dapat banyak scene.Ini masih ada 9 scene lagi.Siap ya?"
Verrel lihatin Wilona,"Ya Bu Sutradara.Saya siap kok."
Sementara itu Dinda drop kesehatannya beberapa hari setelah tiba
di Bandung,Papanya cemas dan berniat bawa Dinda balik ke Solo.Tentu saja Wilona
harus ikut karena waktu terakhir buat Dinda sudah mendekat.Verrel tak bisa ikut
ke Solo karena syuting belum selesai.Die?Tbc.....
Part 68 》》BANDARA CINTA
Two daughters...
Dokter Rudy menyarankan putrinya untuk dirawat saja di
Bandung,"Sayang,kamu dirawat di sini saja ya?Disini rumah sakitnya juga
bagus kok.Mau ya?"
Dinda tetap mau dibawa ke Solo,"Tidak Pa...Dinda mau kembali
ke Solo.Disana ada Rumah sakit mata.Ingat permintaan Dinda ya Pa...Dinda ingin
tetap hidup buat papa...dengan menjadi mata bagi Wilona,Papa akan selalu bisa
melihat Dinda dalam diri Wilona Pa...Papa tidak akan kehilangan Dinda...justru
Papa akan mendapatkan satu puteri lagi...Wilona...kasihan dia Pa...dia yatim
piatu.Hidupnya susah Pa...lagipula Dinda sejak dulu ingin kayak Verrel
Pa...jadi artis.Wujudkan impian Dinda...jadikan Wilona sebagai artis.Buat
Dinda.Papa janji?"
Dokter Rudy mengangguk sambil berkaca2,"Papa janji
sayang...Papa janji...Baiklah papa akan jemput Wilona.Kita balik ke Solo.Kamu
bertahan ya..."
Mendengar Dinda drop,Wilona cemas,"Iya Paman...Wilo segera
bersiap.Mobilnya sudah otw?Iya ...Wilo akan pamit dulu pada Tuan Verrel."
Sayang disayang Verrel sedang syuting mana adegan action
lagi lagi fighting gitu sama peran pembantu.Bimo berkata,"Mbak Wilo tenang
saja saya akan sampaikan pada Mas Verrel kalau mbak kembali ke Solo karena Mbak
Dinda drop kondisinya.Mbak Wilo berangkat saja...mobil yang jemput sudah datang
tuh.Norman akan ikut dengan Mbak."
Wilona sedih juga ga bisa pamitan sama Verrel,"Bilang sama
Tuan ya Pak Bimo...jaga kesehatan.Tetep harus semangat syuting."
Pada Anabella dia juga berpesan,"Titip Tuan ya Bu
Anabel...pastiin Tuan makan,jangan sampai telat makan...saya pergi dulu ya Bu
Anabel..."
Sementara itu Verrel ga lihat Wilona jadi ga konsent dia,'Wilo
mana sih?Kan tadi di sana?Bimo sama Anabel juga ngilang...ada apa sih?'
Kena pukul deh Verrel,Bianca yang jerit,"Verrel awas!!"
Verrel kena pukul deh,langsung deh syuting
dihentikan,"Break!!VB cidera!!Medis!!"
Tapi meski berdarah hidungnya,Verrel ga ngamuk sama lawan mainnya
malah langsung cabut nyari Wilona,"Aku ga gpp...aku mau ke sana...minggir
semua!"
Semua heran,"Tumben VB ga marah kena pukul...padahal sampai
berdarah lho...ini ga biasanya lho."
Verrel ketemu Anabel,"Wilo mana Anabel?My angel mana?"
Masih kekejar ga Wilona?Tbc......
Part 69 》》BANDARA CINTA
Taken from you...
Dengan hidung masih meneteskan darah,Verrel lari mencari
Wilona.Anabella berpapasan dengannya,"Anabel!Wilo mana?Dimana dia?"
Anabella malah nyengkirik lihat darah mengucur dari hidung
Verrel,"Ya ampun Mas Verrel!!Itu hidungnya....darahnya...ini tissue....cepat
dilap pakai tissue..."
Verrel malah mengusap dengan tangannya begitu saja,"Aku tanya
dimana Wilona?Jawab Anabel!Wilona mana?"
Anabel nunjuk ke arah luar,"Wilona di sana!!Dia mau
pergi..."
Verrel kaget,"Apa?!Dia mau pergi?Kenapa ga bilang sama
aku?"
Langsung lari deh Verrel keluar pas Wilona dah masuk
mobil,"Selamat tinggal Tuan Verrel..."
Mobil melaju pas Verrel sampai di luar,"Wilona!!!Wilo!!"
Bimo berkata,"Mbak Wilona harus pergi Mas...mbak Dinda kritis
harus segera kembali ke Solo."
Verrel langsung lari mengejar mobil yang dinaiki
Wilona,"Wilona tunggu!!!Wilo...!!!"
Didalam mobil Wilona sayup mendengar namanya
dipanggil,"Seperti suara Tuan Verrel..."
Norman juga denger,"Iya mbak kayak suara Mas Verrel."
Nengok deh Norman ke belakang dan lihat Verrel mengejar mobil
mereka,"Mbak Wilona iya itu Mas Verrel!Hentikan mobil!"
Verrel sudah ngos2an,"Hahhhh..hhhh"
Namun dia tersenyum kala melihat mobil yang dikejarnya berhenti
dan Wilona keluar dari mobil,"Wilona...my angel..."
Larilah Verrel memeluk Wilona dengan erat sampai kaget
Wilonanya,"Tuan?"
Ga peduli meski darah masih keluar dari hidungnya,Verrel tersenyum
lega sambil memeluk Wilona,"Jangan pernah meninggalkanku..."
Wilona berkaca2 dalam pelukan Verrel,"Saya harus kembali ke
Solo...Non Dinda butuh saya disana..."
Verrel malah berkata,"Aku juga membutuhkanmu..."
Wilona niatnya mau jelasin tapi saat meraba wajah Verrel malah
merasakan basah tangannya,"Ini kok ...Tuan terluka?Ya ampun...Tuan
kenapa?"
Verrel malah berkata,"Aku tidak apa2...cuma luka
kecil..."
Sopirnya berkata,"Mbak ayo kita harus segera ke
bandara..."
Wilona dengan berat melepas tangan Verrel,Pak Bimo
mendekat,"Mas...Mas Verrel dicari sama sutradara dan para crew..mereka
cemas..."
Wilona berpesan pada Bimo,"Pak Bimo tolong Tuan Verrel
diobati lukanya...saya titip Tuan ya..."
Bimo jawab,"Iya mbak...tenang saja.Habis ini akan saya bawa
ke dokter."
Tbc.
Part 70 》》BANDARA CINTA
See your face....
Verrel enggan melepas Wilona malah makin erat pelukannya,"Aku
temani ke Solo ya...aku tidak tenang jika tak melihatmu..."
Wilona tahu betapa pentingnya Verrel bagi syuting,"Tuan
dibutuhkan di sini...lagipula saya pasti akan kembali kepada Tuan..kan saya ini
kerja sama Tuan..."
Verrel sedih nian,"Janji kamu akan kembali padaku?Janji sama
aku?Aku akan menyusulmu dimanapun kau berada..."
// Dimanapun kau berada....kau selalu kucinta...walau tak
bersama...//
Lagune sapa kuwi say?Lagu fave he..he..
Wilona malah nangis dipelukan Verrel,"Saya janji...saya akan
kembali pada Tuan..."
//Ishq...ishq...ishq hai...//
Ishq apa say?Cinta say..
Air mata dan darah jadi saksi kala Verrel melepas
Wilona,"Bila kau tak segera kembali,aku akan menyusulmu.Lihat saja
nanti!!"
//Hausiang...hausiang...//
Emang tulisane gitu say?Ups...
Andai bisa melihat pasti Wilona akan batal masuk ke mobil
karena ga lama sesudah mengucap selamat tinggal,Verrel jatuh pingsan.Untung
Bimo segera menangkap tubuhnya,"Mas Verrel!!!"
// Sarang hae...Sarang hae...//
Mobilpun melaju.Wilona pergi menuju Solo.Sementara Verrel yang
pingsan dibawa naik mobil lain menuju dokter.
//Aa...aa...aa....aa...
Kabhie kushi...kabhie gham....//
Syuting dihentikan sampai kondisi Verrel membaik.Namun kala
sadar,yang dicari Verrel cuma satu nama,"Wilona..."
Diterangkan sama Bimo dan Anabel sampai munthuk,tetep saja
nyari Wilona.Sutradara sampai judeg plus bludreg mangan gudeg
sisan,"Gimana ini?VB jadi kayak gini...aduh...apa kita pindah syuting ke
Solo aja?Kalian setuju ga?"
Ada yang pro ada yang kontra,"Tambah biaya produksi dong
Bu?"
Sutradaranya jawab,"Daripada ga tayang?Lihat aja tuh pemeran
utamanya...melamun kosong pandangannya...aktingnya datar ga ada jiwanya...ga
ngeroh!"
Pakai acara ngerock barang sih?Ngeroh say...oooo
Anabella aja sampai sedih lihat Verrel,'Makan ga mau...minum juga harus
dipaksa...kalau diajak ngobrol diem aja...'
// Hote hote pyaar ho ghaya...//
Akhirnya rencana pindah syuting ke Solo diacc.Tentunya
setelah dapat dukungan Windy yang datang jenguk putranya yang katanya cidera
saat syuting,"Putra mama kenapa sayang?Kamu kok jadi gini?Bimo ada
apa?"Bersambung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar