Part 121 》》BANDARA CINTA
Visitation...
Kecantikan Wilona memukau sang
tuan,Verrel dengan bangga menyediakan lengannya untuk digandeng
Wilona,"Mari Tuan Putri..."
Wilona langsung lihatin
Verrel,"Kok Tuan manggil saya gitu?"
Verrel malah mengecup jemari
Wilona,"Karena kamu itu memang seperti princess..."
Wilona jalan walau masih agak
meliuk2 dikit tapi karena pegangan sama sang tuan jadinya aman deh.
Sementara Pak Produser lagi bujuk
anak2nya agar bersiap menyambut kedatangan Verrel,"Rizky,kamu di rumah
saja ya?Kita mau kedatangan tamu istimewa lho."
Rizky malah ketus
jawabnya,"Tamu istimewa apa mama baru Pa?"
Memang selama ini Rizky merasa
Papanyalah yang membuat mamanya merana sehingga akhirnya jatuh sakit dan
meninggal dunia,"Rizky,kamu masih belum memaafkan papa ya?Sampai kapan
kamu mau maafin papa?"
Rizky menatap sinis pada
papanya,"Mengapa Rizky harus luangin waktu buat tamu ga penting papa
sementara waktu mama sakit papa malah sibuk diluar negeri?"
Adam merasakan kepahitan masih
memenuhi hati putranya,"Rizky,berapa kali papa harus jelasin kalau waktu
itu pesawat papa delay.Penerbangan terganggu dan papa..."
Rizky ga mau dengar
lagi,"Cukup!Rizky ga mau dengar alasan papa!Rizky mau ke rumah teman
saja!"
Kepergian Rizky dihadang sang
adik,"Kakak...kakak dirumah saja.Kakak temeni Yuki.Kata papa yang datang
nanti aktor idola Yuki,Kak!Verrel Bramasta!!Please kakak dirumah ya..."
Rizky malah melirik
papanya,"Papa sengaja kan datangin aktor itu buat ngambil hatinya
Yuki?Tapi Rizky ga akan kebujuk..."
Eh saat mau pergi motor Rizky
kehalang mobil Verrel yang baru datang,"Hoyy!!Parkir jangan sembarangan
hoyy!!"
Verrel yang turun duluan niatnya mau
bukain pintu mobil buat Wilona jadi kaget,'Apaan sih?'
Rizky berteriak dari
motornya,"Lagaknya bintang tapi ga bisa baca atau buta!!"
Verrel jelas jadi berang sampai ga
jadi bukain pintu buat Wilona,"Kamu bilang apa barusan?"
Norman panik,"Waduh Pak Bimo
kan sudah saya bilang biar saya yang nyetir tapi Mas Verrel ngeyel katanya Solo
aman ga macet kayak di Jakarta.Tapi ini ?Ayo Pak cepet turun!!"
Memang Verrel nyetir sendiri,dia ga
mau Norman atau Bimo deket2 Wilona yang tampil cantik kali itu.Berkelahikah
Rizky dan VB?Tbc..
·
Part
122 》》BANDARA CINTA
Long hair....
Verrel sudah menegang rahangnya lihat
Rizky,"Kamu bilang apa barusan?Kamu pikir aku ga bisa baca?Aku buta?Kamu
jangan menghina orang buta ya?!!"
Rizky mencibir,"Mentang2 selebriti terus seenaknya
parkir depan rumah orang.Permisi kek!!"
Bimo segera megangi Verrel sedangkan Norman
megangi Rizky,"Mas..mas...sabar mas!Jangan kebawa emosi.Selesaikan dengan
dingin...okey?Nanti kalau ada yang meliput gimana?"
Rizky malah nantangin,"Cement!Dasar manusia
jaga image.Ga akan berani kamu pukul saya...hu...!!"
Verrel naik pitam merah semua mukanya.Abang
ireng gitu,"Bener2 harus dikasih pelajaran nih anak!Lepasin aku Bim!!Aku
mau bikin perhitungan sama dia!!"
Verrel sudah bisa lepas dari Bimo dan segera mengarahkan
bogem mentah ke Rizky.
Wilona segera keluar dari
mobil,"Tuan..."
Denger suara Wilona langsung mandek set gerakan
Verrel dan nengok ke arah pemilik suara.
Rizky yang siap menangkis juga ikut
nengok,'Siapa sih?'
Rambut panjang Wilona tergerai indah menawan
hati Rizky,'Wow...cantiknya mengingatkanku sama mendiang mama.Rambutnya suka
digerai begitu.Siapa dia?'
Verrel melihat Rizky terpukau lihat Wilona,'Wah
gawat nih!!Aku harus mengamankan Wiloku.'
Pak Adam keluar dengan Yuki,"Ada apa
ini?Kok ribut2?"
Yuki hepi lihat idolanya,"Verrel!!"
Verrelnya malah mepet Wilona,"Kamu manggil
aku Wil?"
Yuki ga suka lihat nyamannya Verrel sama cewek
lain,"Itu siapa sih Pa?"
Rizky apalagi,'Tuh cewek kok manggil Mr.Jaim itu
Tuan ya?Apa dia pembantunya?Pembantu kok ayu tenan?Ga mungkin...jadi penasaran
nih...Apa hubungan diantara keduanya.'
Namun kedatangan Bu Merry membuyarkan lamunan
semuanya,"Maaf saya terlambat.Solo macet.Banyak jalan diperbaiki.Maaf maaf
sekali."
Merry malah memperkenalkan Wilona,"Ini lho
gadis yang saya maksud Pak Adam.Namanya..."
Verrel yang nyahut,"Wiloku..."
Semua lihatin Verrel dengan penuh tanda tanya
termasuk Wilona,'Wiloku?'
Bimo nyikut Norman sedang Merry nyikut Anabel
yang tadi datangnya bareng dia,"Kok jadi Wiloku?Katanya Wilona?Masak aktris
namanya Wiloku...kayak nama cowok..."
Anabella menepuk jidat,'Aduh!!Mas
Verrel...posesifnya muncul lagi...aduhh!'
Rizky malah senyum,"Nice name for a
beautiful girl..."
Tbc..
·
Part
123 》》BANDARA CINTA
Pay the cost...
Verrel ingat tujuannya semula,segera ia memperkenalkan Wilona pada sang produser,"Pak,perkenalkan ini Wilona...saya harap dia bisa ikut bermain di dalam project Bapak."
Adam melihat betapa senangnya Yuki dengan kedatangan Verrel,'Aku bisa mendapatkan kembali kasih sayang putriku bila dia kudekatkan dengan Verrel.'
Rizky bahkan tak jadi pergi milih stay di rumah.Adam senang dan mempersilahkan semua untuk masuk,"Verrel ini putri saya,Yuki namanya.Ayo duduk sini dekat Yuki supaya lebih enak ngobrolnya."
Verrel malah ngasih tempat duduknya buat Wilona,"Kamu duduk sini ya..."
Rizky juga menarik kursi buat Wilona,"Sini saja...sini lebih nyaman."
Wilona jelas nurut sang tuan,"Saya sini saja...dekat tuan Verrel."
Verrel hepi langsung duduk sebelah Wilona,sambil ngelirik Rizky,'Dengerin tuh!'
Adam menangkap raut kesal putrinya juga Rizky,'Gadis bernama Wilona itu sepertinya sangat diperhatikan oleh Verrel.Rizky juga sepertinya tertarik dengan gadis itu.Bagaimana ini?'
Merry malah merhatiin anak2 Adam,'Kenapa mereka sepertinya kurang akrab gitu sama papanya ya?Mereka juga sinis gitu sama aku.Aneh...emang aku lakuin apa?'
Suasana makan malah jadi ajang merebut perhatian.Rizky ngambilin lauk buat Wilona,"Cobain ayam geprak ini deh.Enak lho..."
Eh sama Wilona malah dikasih ke Verrel,"Tuan kan baru sembuh dari sakit.Ayamnya buat tuan saja."
Verrel hepi lagi,melirik sama Rizky,"Kamu perhatian banget sih Wil...makasih..."
Yuki ga mau kalah ngambilin juga kakap buat Verrel,"Oh ini kakap asam manis enak lho..."
Wilona tahu Verrel paling ga suka dua jenis makanan ada di atas piringnya,segera dia ambil piring kecil dan diberikan ke Verrel,"Ini Tuan..."
Yuki sinis,"Kamu mau minta ya?Ambil sendiri dong!Ga sopan banget."
Verrel tahu maksud Wilona,segera mengambil piring dari Wilona,"Wilo sangat mengenalku...makasih ya Wil...aku akan makan kakapnya nanti saja..."
Malu deh Yuki,'Aduh Verrel pasti illfeel deh sama aku....'
Rizky merhatiin Verrel dan Wilona sambil makan,'Mereka itu sepertinya sangat dekat.Artis belagu itu kayaknya suka sama bidadariku...'
Usai makan dilanjut ngobrol santai sambil bahas soal kerjaan,Merry nanya,"Bagaimana?"
Tbc..
Pay the cost...
Verrel ingat tujuannya semula,segera ia memperkenalkan Wilona pada sang produser,"Pak,perkenalkan ini Wilona...saya harap dia bisa ikut bermain di dalam project Bapak."
Adam melihat betapa senangnya Yuki dengan kedatangan Verrel,'Aku bisa mendapatkan kembali kasih sayang putriku bila dia kudekatkan dengan Verrel.'
Rizky bahkan tak jadi pergi milih stay di rumah.Adam senang dan mempersilahkan semua untuk masuk,"Verrel ini putri saya,Yuki namanya.Ayo duduk sini dekat Yuki supaya lebih enak ngobrolnya."
Verrel malah ngasih tempat duduknya buat Wilona,"Kamu duduk sini ya..."
Rizky juga menarik kursi buat Wilona,"Sini saja...sini lebih nyaman."
Wilona jelas nurut sang tuan,"Saya sini saja...dekat tuan Verrel."
Verrel hepi langsung duduk sebelah Wilona,sambil ngelirik Rizky,'Dengerin tuh!'
Adam menangkap raut kesal putrinya juga Rizky,'Gadis bernama Wilona itu sepertinya sangat diperhatikan oleh Verrel.Rizky juga sepertinya tertarik dengan gadis itu.Bagaimana ini?'
Merry malah merhatiin anak2 Adam,'Kenapa mereka sepertinya kurang akrab gitu sama papanya ya?Mereka juga sinis gitu sama aku.Aneh...emang aku lakuin apa?'
Suasana makan malah jadi ajang merebut perhatian.Rizky ngambilin lauk buat Wilona,"Cobain ayam geprak ini deh.Enak lho..."
Eh sama Wilona malah dikasih ke Verrel,"Tuan kan baru sembuh dari sakit.Ayamnya buat tuan saja."
Verrel hepi lagi,melirik sama Rizky,"Kamu perhatian banget sih Wil...makasih..."
Yuki ga mau kalah ngambilin juga kakap buat Verrel,"Oh ini kakap asam manis enak lho..."
Wilona tahu Verrel paling ga suka dua jenis makanan ada di atas piringnya,segera dia ambil piring kecil dan diberikan ke Verrel,"Ini Tuan..."
Yuki sinis,"Kamu mau minta ya?Ambil sendiri dong!Ga sopan banget."
Verrel tahu maksud Wilona,segera mengambil piring dari Wilona,"Wilo sangat mengenalku...makasih ya Wil...aku akan makan kakapnya nanti saja..."
Malu deh Yuki,'Aduh Verrel pasti illfeel deh sama aku....'
Rizky merhatiin Verrel dan Wilona sambil makan,'Mereka itu sepertinya sangat dekat.Artis belagu itu kayaknya suka sama bidadariku...'
Usai makan dilanjut ngobrol santai sambil bahas soal kerjaan,Merry nanya,"Bagaimana?"
Tbc..
·
Part 124 》》BANDARA CINTA
Concerning me....
Pak Adam melihat bahwa kedua anaknya berpeluang bisa ia rebut kembali hati mereka,'Asalkan aku bisa memanfaatkan VB dan artis pendatang baru itu maka kedua anakku akan kembali baik lagi padaku.Aku ada ide.'
Adampun menawari kedua anaknya untuk terlibat dalam proyek sinetronnya,"Bagaimana kalian mau kan?Anggap saja kalian belajar hidup mandiri.Papa akan bayar kalian secara profesional.Lagian kalian juga akan tambah pengalaman.Apalagi kamu Rizky,kamu kan kuliah jurusan broadcasting nih.Pas kan?Dan kamu Yuki,kamu suka teater kan?Kembangkan bakat kalian.Biar kalian juga tahu gimana kerjaan Papa.Kalian juga bakal kian mudah berinteraksi dengan para artis idola kalian.Bagaimana?"
Rizky melihat ke arah Wilona yang sedang bersama Verrel di ruang tamu,'Hmm...baru kali ini aku lihat cewek beda gitu...she so spesial.Ada sesuatu dalam dirinya yang kayak punya magnet tersendiri.'
Sedangkan Yuki lihatin Verrel,'Ini kesempatan emas bisa deket sama idola aku.Kalau kami saling kenal dan kian akrab lama2 pasti benih cinta bisa tumbuh deh.Sekalian aku bisa jauhin dia dari cewek aneh itu.'
Adam sangat gembira melihat kedua anaknya setuju.Dia segera memberitahu Merry,"Deal Bu Merry!Deal!!"
Merry heran,'Aku kenalin Wilona saja belum kok sudah deal?Deal apaan ya?'
Verrel ngira Wilona diterima jadi artis pendatang baru,"Hore!!Wilona kamu nanti bakalan syuting sama aku.Yess!!"
Bu Merry menyela,"Sebentar...kita denger dulu apa kata Pak Adam.Biar jelas semuanya."
Penjelasan Pak Adam membuat Verrel kecewa,"Jadi Bianca akan digantikan oleh putri saya Yuki.Sedang Wilona nanti akan dibuatkan peran baru.Jadi pembantu atau jadi apa gitu.Nanti kita akan pikirkan."
Verrel langsung protes,"Kok gitu sih Om?Saya pikir Wilo bakal dapat peran penting gitu."
Wilona meraih tangan Verrel memintanya tenang,"Tuan...saya ga masalah dapat peran apapun namanya juga saya mulai dari bawah Tuan...gpp...udah gpp..."
Verrel ga jadi emosi meski masih kecewa dia,"Tapi Wil..."
Wilona cuma lihatin sang tuan dengan senyum manisnya,adem deh Verrel.Bikin Bu Merry jadi kagum,'Hmm...sebuah chemistry yang sangat dalam.Coba aja mereka dijadikan pairing utama.Pasti booming tuh...'Tbc
Concerning me....
Pak Adam melihat bahwa kedua anaknya berpeluang bisa ia rebut kembali hati mereka,'Asalkan aku bisa memanfaatkan VB dan artis pendatang baru itu maka kedua anakku akan kembali baik lagi padaku.Aku ada ide.'
Adampun menawari kedua anaknya untuk terlibat dalam proyek sinetronnya,"Bagaimana kalian mau kan?Anggap saja kalian belajar hidup mandiri.Papa akan bayar kalian secara profesional.Lagian kalian juga akan tambah pengalaman.Apalagi kamu Rizky,kamu kan kuliah jurusan broadcasting nih.Pas kan?Dan kamu Yuki,kamu suka teater kan?Kembangkan bakat kalian.Biar kalian juga tahu gimana kerjaan Papa.Kalian juga bakal kian mudah berinteraksi dengan para artis idola kalian.Bagaimana?"
Rizky melihat ke arah Wilona yang sedang bersama Verrel di ruang tamu,'Hmm...baru kali ini aku lihat cewek beda gitu...she so spesial.Ada sesuatu dalam dirinya yang kayak punya magnet tersendiri.'
Sedangkan Yuki lihatin Verrel,'Ini kesempatan emas bisa deket sama idola aku.Kalau kami saling kenal dan kian akrab lama2 pasti benih cinta bisa tumbuh deh.Sekalian aku bisa jauhin dia dari cewek aneh itu.'
Adam sangat gembira melihat kedua anaknya setuju.Dia segera memberitahu Merry,"Deal Bu Merry!Deal!!"
Merry heran,'Aku kenalin Wilona saja belum kok sudah deal?Deal apaan ya?'
Verrel ngira Wilona diterima jadi artis pendatang baru,"Hore!!Wilona kamu nanti bakalan syuting sama aku.Yess!!"
Bu Merry menyela,"Sebentar...kita denger dulu apa kata Pak Adam.Biar jelas semuanya."
Penjelasan Pak Adam membuat Verrel kecewa,"Jadi Bianca akan digantikan oleh putri saya Yuki.Sedang Wilona nanti akan dibuatkan peran baru.Jadi pembantu atau jadi apa gitu.Nanti kita akan pikirkan."
Verrel langsung protes,"Kok gitu sih Om?Saya pikir Wilo bakal dapat peran penting gitu."
Wilona meraih tangan Verrel memintanya tenang,"Tuan...saya ga masalah dapat peran apapun namanya juga saya mulai dari bawah Tuan...gpp...udah gpp..."
Verrel ga jadi emosi meski masih kecewa dia,"Tapi Wil..."
Wilona cuma lihatin sang tuan dengan senyum manisnya,adem deh Verrel.Bikin Bu Merry jadi kagum,'Hmm...sebuah chemistry yang sangat dalam.Coba aja mereka dijadikan pairing utama.Pasti booming tuh...'Tbc
·
·
Part
125 》》BANDARA CINTA
Hard way....
Bianca kesal sekali perannya langsung
diganti,"Ini ga adil.Saya sudah teken kontrak buat 400 eps tapi ini
apa?Saya diganti gitu aja?"
Bu Merry jelasin,"Ini sudah keinginan Pak
Produser.Kamu protes saja sama dia.Kelakuan kamu saja sudah bikin VB hampir
cabut dari proyek ini."
Bianca protes ke Pak Adam,pas ada Yuki di
ruangannya,"Oh ini nih artis karbitan yang mau gantiin peran saya ya?Saya
denger kamu cuma pingin menarik perhatian VB ya?Denger ya!Ga bakalan kamu itu
bisa mendapat hatinya VB,dia itu udah punya seseorang di hatinya.Dan kamu hanya
akan buang energi saja mencoba meraih hati dia.Camkan ucapan saya!"
Reza bawa Bianca pergi dari sana,"Sudah
Non.Ayo kita pergi saja.Ga ada gunanya emosi di sini.Mempermalukan diri Non
sendiri."
Yuki kepikiran perkataan Bianca,"Maksud dia
apa sih Pa?VB dah punya pacar ya?Siapa?Kayaknya ga ada deh konfirmasi gitu di
media."
Adam menenangkan putrinya,"Sudah kamu
jangan gubris omongan Bianca.Kamu fokus saja buat syuting.Kamu pasti bisa kamu
kan jago di teater sekolah.Okey?Papa yakin ga ada cowok yang ga jatuh hati sama
kamu.Papa juga pasti bantuin kamu dapatin VB.Kamu tenang saja."
Adam memang punya kuasa dan memakai kekuasaannya
untuk mengubah skenario.Peran Wilona dibikin susah banget,"Suruh dia harus
syuting ga pakai alas kaki.Masuk lumpur persawahan.Panas2 dan bikin dialognya
pakai bahasa adat.Yang susah pokoknya."
Verrel sampai heran baca skripnya
Wilona,"Gila!Ini nyiksa Wil!Aku akan protes ke Bu Merry!"
Wilona mencegahnya,"Jangan Tuan...saya bisa
kok.Udah biasa panasan,jalan jauh gpp...bahasa jawa saya juga bisa.Saya kan
lama tinggal di Yogya."
Verrel sedih lihat gadis yang dia sayang
diperlakukan seperti itu,sampai ga konsent dia sama scene dia sendiri.Yuki
kesal lihat Verrel lihat ke arah Wilona terus,"Rel!Fokus dong.Ini udah
berapa kali take ga bener2 lho."
Verrel malah kesal lihat Wilona dibantuin sama
Rizky,'Sial!!Kenapa sih dia dipasangin sama Wilo?Peran apa juga ga
jelas.Aneh...'
Yuki mendekati rest area Verrel,"Rel,aku
bawa pizza nih enak lho.Makan bareng ya?"
Eh Verrel malah bawa makanannya dan satu kardus
lagi ditangan yang lain,"Aku mau nunggu Wilo selesai take."♣Tbc...♣
Part 126 》》BANDARA CINTA
Coming after...
Verrel hanya mau makan kalau bareng sama Wilona,"Aku mau nunggu Wilo selesai take...."
Yuki kesal,'Udah susah2 nyari pizza.Eh orangnya ga mau.Malah milih makan bareng si pembantu itu.Huhh!'
Wilona sumringah lihat sang tuan datang,"Tuan!Tuan,ga makan?Lainnya pada makan lho."
Verrel lihatin keringat bertetesan di wajah Wilona,"Kamu sampai keringatan gini.Solo panas banget lagi.Padahal harusnya musim hujan tapi masih belum turun hujan.Aku jadi menyesal melibatkan kamu di sini."
Wilona terharu Verrel menyeka keringatnya dengan sapu tangan sang tuan,"Saya gpp Tuan.Udah biasa.Tuan makan gih.Udah waktunya makan siang lho."
Verrel menggeleng,"Aku mau nunggu kamu.Susah seneng kita sama2 ya.Maafin aku ya...aku dah bikin kamu alami hal ga enak kayak gini."
Wilona malah tersenyum,"Hidup itu kadang ga sesuai seperti keinginan kita.Tapi saya yakin kok segalanya akan membaik.Setidaknya ada hikmahnya.Saya take dulu ya Tuan,moga cepet selesai."
Rizky mendekati Verrel,"Ngapain aktor ngetop kayak kamu ada di sini?Syuting kamu disana noh!"
Verrel jawab,"Emang ada larangan buat aku ada disini?Mana kagak ada tulisannya?Jangan karena kamu anak Pak Adam terus kamu bisa ngatur ya.Kita di sini kerja.Ini jam istirahat.Kasihan Wiloku belum makan.Manusiawi dikit dong bikin aturan."
Rizky baru ngeh,'Iya juga ya?Kenapa Papa kayak bedain gitu kalau menyangkut Wilona?'
Disitulah Rizky menyadari betapa perhatiannya Verrel pada Wilona,'Aku pikir dia cuma tampang aja yang oke ternyata orangnya perhatian juga.'
Rizky minta break,"Break dulu!Semua makan siang dulu."
Wilona seneng banget,'Akhirnya aku bisa istirahat.Bisa nemenin Tuan makan.'
Segera Wilona nyamperin Verrel,"Tuan,makanannya ini kan?Saya ambil sendok bentar ya?Nah...silakan makan."
Verrel makan dengan lahap soalnya ditemeni sang bidadarinya,"Kenapa ya makanan ini rasanya jadi beda kalau makannya sama kamu?"
Wilona makan,"Beda bagaimana?Ga enak ya Tuan?"
Verrel mesem,"Justru lebih nikmat rasanya.Nyam...nyam...hmm yummy!"
Wilona makan dengan menahan haru,'Tuanlah yang bikin saya kuat lewati semua kesulitan di sini.Rasanya semua lelah dan gerah hilang begitu menatap wajah Tuan.'
Jadi laper nih.Tbc..
Coming after...
Verrel hanya mau makan kalau bareng sama Wilona,"Aku mau nunggu Wilo selesai take...."
Yuki kesal,'Udah susah2 nyari pizza.Eh orangnya ga mau.Malah milih makan bareng si pembantu itu.Huhh!'
Wilona sumringah lihat sang tuan datang,"Tuan!Tuan,ga makan?Lainnya pada makan lho."
Verrel lihatin keringat bertetesan di wajah Wilona,"Kamu sampai keringatan gini.Solo panas banget lagi.Padahal harusnya musim hujan tapi masih belum turun hujan.Aku jadi menyesal melibatkan kamu di sini."
Wilona terharu Verrel menyeka keringatnya dengan sapu tangan sang tuan,"Saya gpp Tuan.Udah biasa.Tuan makan gih.Udah waktunya makan siang lho."
Verrel menggeleng,"Aku mau nunggu kamu.Susah seneng kita sama2 ya.Maafin aku ya...aku dah bikin kamu alami hal ga enak kayak gini."
Wilona malah tersenyum,"Hidup itu kadang ga sesuai seperti keinginan kita.Tapi saya yakin kok segalanya akan membaik.Setidaknya ada hikmahnya.Saya take dulu ya Tuan,moga cepet selesai."
Rizky mendekati Verrel,"Ngapain aktor ngetop kayak kamu ada di sini?Syuting kamu disana noh!"
Verrel jawab,"Emang ada larangan buat aku ada disini?Mana kagak ada tulisannya?Jangan karena kamu anak Pak Adam terus kamu bisa ngatur ya.Kita di sini kerja.Ini jam istirahat.Kasihan Wiloku belum makan.Manusiawi dikit dong bikin aturan."
Rizky baru ngeh,'Iya juga ya?Kenapa Papa kayak bedain gitu kalau menyangkut Wilona?'
Disitulah Rizky menyadari betapa perhatiannya Verrel pada Wilona,'Aku pikir dia cuma tampang aja yang oke ternyata orangnya perhatian juga.'
Rizky minta break,"Break dulu!Semua makan siang dulu."
Wilona seneng banget,'Akhirnya aku bisa istirahat.Bisa nemenin Tuan makan.'
Segera Wilona nyamperin Verrel,"Tuan,makanannya ini kan?Saya ambil sendok bentar ya?Nah...silakan makan."
Verrel makan dengan lahap soalnya ditemeni sang bidadarinya,"Kenapa ya makanan ini rasanya jadi beda kalau makannya sama kamu?"
Wilona makan,"Beda bagaimana?Ga enak ya Tuan?"
Verrel mesem,"Justru lebih nikmat rasanya.Nyam...nyam...hmm yummy!"
Wilona makan dengan menahan haru,'Tuanlah yang bikin saya kuat lewati semua kesulitan di sini.Rasanya semua lelah dan gerah hilang begitu menatap wajah Tuan.'
Jadi laper nih.Tbc..
Part 127 》》BANDARA CINTA
Master...
Kemarau yang panjang membuat matahari terasa kian terik di siang
hari.Justru Yuki meminta script Wilona banyak di jalanan,'Rasain kamu.Biar
hitem kebakar matahari.Biar gosong kayak gorengan.Hi...hi.Rambut kamu juga akan
bau matahari ga indah lagi.Lepek mandi keringat.Terus apek deh.Mana mau VB
deketi kamu lagi.'
Namun keadaan itu justru
bikin Verrel makin perhatian sama Wilona,"Pakai topi aku ya Wil.Biar ga
kepanasan.Apa ini aku udah minta Anabel siapin payung buat kamu."
Yuki bete
lihatnya,'Malah dikasih topinya VB.Ampun kemarin aja aku pegang tuh topi kagak
boleh.Giliran Wilona malah disuruh pakai.'
Ga cuma itu,Wilona lama2
pusing juga terpapar sinar matahari,'Kepala aku kok pening gini ya....'
Anabel
mendekat,"Kepalanya pusing mbak Wilona?Sini duduk sini biar saya
pijitin.Gini2 saya pernah kerja di spa lho."
Anabella mijitin kepala
Wilona,"Wah bener enakan Bu Anabel....jadi ngantuk saya."
Anabel seneng,"Mbak
Wilona merem aja.Hitung2 istirahat toh belum waktunya take kan?"
Verrel datang dan lihat
Wilona dipijitin Anabel kepalanya,kasih kode dia supaya Anabel minggir.Anabel
nurut dong mana berani bantah majikan.
Wilona ga tahu kalau
yang mijitin kepala dia ganti orang,cuma dia mencium aroma beda gitu,'Kok kayak
bau parfumnya Tuan ya?Ga mungkin...Tuan kan syutingnya beda lokasi sama
aku.Lagian katanya bakal sampai malam.Aku kali yang terlalu merindukan
Tuan.Biasanya Tuan di sini nemeni aku ngobrol atau malah rehat di sini.'
Yuki yang ngikuti gerak
gerik Verrel kesel banget lihat Verrel mijitin kepala Wilona,'Astaga!!Bener2
tuh cewek dah ngelunjak!Masak Verrel disuruh mijitin dia.Ga tahu diri banget
jadi pembantu!!'
Wilona malah ngajak
ngobrol,"Bu Anabel...Tuan lagi apa ya sekarang?Tuan udah makan belum
ya?"
Verrel hepi banget
dicemasin sama Wilona,'Dia perhatian padaku...Oh yes!!'
Sayang kemesraan itu
dirusak oleh kedatangan Yuki,"Hey!!Pembantu ga tahu diri!Bener2 ya kamu
itu ...enak aja nyuruh seorang aktor ngetop mijitin kepala kamu!!"
Wilona kaget dan segera
nengok ke orang yang mijitin kepalanya,"Tuan?Kok bisa jadi Tuan yang
mijitin kepala saya?"
Merona juga
Wilona,'Astaga jadi Tuan tahu dong kalau aku mencemaskan dia.'Tbc.
Part 128 》》BANDARA CINTA
♣ Come and see...
Verrel illfeel banget sama
kelakuan Yuki,"Kamu ga usah nyolot gitu ke Wilo!Aku kok yang mau mijitin
kepala dia.Kenapa kamu yang sewot?Heran..."
Rizky juga ga setuju
sama kelakuan adiknya namun bila dinasehati Yuki malah balik nyolot,ujung2nya
papanya pasti suruh dia ngalah.Yuki berkata,"Rel,dia ini kan cuma pembantu
kamu.Dia itu bakal ngelunjak kalau kamu baikin."
Eh yang ga terima ga
cuma Verrel,"Wilona itu putri saya.Tak ada yang boleh menghina putri
saya!!"
Semua menoleh ke asal
suara,Dokter Rudy berdiri tak jauh dari mereka.Baru saja datang dia masih
lengkap berjas rapi habis ada meeting di RS.Ia pingin lihat keadaan Wilona.Ga
sangka dia akan melihat putrinya dihina kayak gitu.Yuki saja terpana,'Itu
ayahnya Wilona?Kayaknya orang berada gitu....'
Verrel dan Wilona langsung
cium tangan Dokter Rudy,"Siang Om...tumben nyamperin ke lokasi
syuting?"
Wilona senang ayah
angkatnya datang,"Papa..."
Rizky mengenali Dokter
Rudy,'Dia kan salah satu dosen dikampus aku.Aku pernah lihat dia di fakultas
kedokteran.Waktu itu aku nemeni teman aku cari tanda tangannya.Ga sangka dia
itu papanya Wilona.'
Bu Merry terpesona lihat
Dokter Rudy,'Wow....gantengnya...berwibawa pula.Aduh...kok aku jadi deg2an gini
ya...'
Merry mencoba meredam
suasana,"Yuki,cepat minta maaf sama Wilona.Kelakuan kamu itu tadi ga
selaras sama budaya di Solo."
Yuki malah
ngancam,"Aku ga akan lakuin itu!Aku akan lapor Papi aku bahwa Bu Merry
malah belain seorang pemeran pembantu daripada pemeran utamanya.Lihat aja nanti
biar sutradaranya diganti!!"
Wilona hendak ngejar Yuki
tapi dicegah oleh Rizky,"Udah ga usah hiraukan adik aku.Dia emang gitu
anaknya."
Wilona ga
tega,"Tapi nanti Bu Merry kena masalah gara2 belain saya..."
Bu Merry malah
tersenyum,"Kamu ga usah cemasin Ibu.Rejeki udah ada yang ngatur.Segala
yang kita miliki sekarang semua adalah anugerah Tuhan.Kita mau berusaha kayak
apapun jika memang bukan jalan kita yang ga akan bertahan di tangan kita."
Merry memang udah merasa
ga nyaman kerja sama Pak Adam,'Sekarang Pak Adam berubah.Biasanya ga ikut
campur mendikte apalagi mengubah script.Aku jadi ga tahan lama2 kerja
begini.Dia aja sekalian sutradaranya.'Tbc..
Part 129 》》BANDARA CINTA
Separated From Him...
Yuki lapor ke papanya,"Pa,Yuki ga mau syuting!Yuki bete di sini!!"
Pak Adam nanyain,"Memang apa yang bikin kamu bete sayang?Bilang dong sama Papa.Papa paling ga suka putri papa ga hepi kayak gini."
Yuki curhat,"VB Pa...dia makin lengket sama Si Wilo.Masak dia pamer kemesraan gitu depan aku lagi.Gimana ga bete?Selama masih ada Wilo,kayaknya VB ga akan merhatiin aku deh Pa."
Adam bingung juga,'Gimana ya?Kalau ga ada Wilona,VB bisa mogok syuting.Lagian aku dah janji sama Rizky juga bakal mendekatkan dia sama Wilona.Ini gimana?'
Yuki lihatin ke arah VB dan Wilona yang nampak asyik ngobrol dengan Dokter Rudy,'Selama mereka satu lokasi syuting bakalan tambah lengket tuh.Satu2nya cara misahin mereka.Aha aku ada ide.'
Yuki bilang papanya,"Pa,kita pisahin saja mereka.VB sama aku syuting di Solo.Sementara Wilona sama Rizky syuting di tempat lain.Dipedesaan gitu.Daerah Tawang Mangu sana Pa."
Adam lihat putrinya senyum2,"Ide bagus sayang.Kamu emang pinter!"
Yuki masih nyembunyiin hal lain,'Aku akan suruh orang buat bikin Wilona hilang di sana.Kasih adegan apa kek hiking atau outbound gitu...nanti bila dia hilang di sana maka akan ketakutan dia buat jadi artis lagi.Kapok deh.Mundur dia dari dunia entertaint.'
Namun berita itu bikin Verrel sedih,"Pisah lokasi syuting?Emang harus ya?Apa ga ada desa2 gitu sekitar sini sampai Wiloku harus syuting ke daerah sana?"
Rizky sih hepi karena bakal bersama Wilona terus,'Yes!Pucuk dicinta ulam tiba.'
Meski mengajukan protes tetep aja VB harus profesional,'Kenapa sih kayaknya scene2nya dibikin agar aku jauh dari Wiloku?'
Dirumah Wilona nampak bersiap pergi ke Tawang Mangu,papanya deketi,"Kamu kok lesu gitu sayang?Kan mau pergi ke TW kok ga hepi gitu sih?"
Wilona malah lihatin jam,"Wilo ga suka aja jauh gitu dari rumah Pa..."
Dokter Rudy malah mikir,'Kayaknya putriku tidak mendapat perlakuan baik di proyek ini.Apalagi bila ada orang dalam yang ga suka.Aku akan bicarakan ini dengan Windy.'
Sementara itu Verrel membriefing para bodyguardnya,"Norman aja yang temeni aku di Solo.Bim,kamu sama Anabel jaga Wilo ya?Awas,jangan sampai Wilo kenapa2!!"
Anabel mesem,'Sayangnya Mas VB sama mbak Wilona.'TBC
Separated From Him...
Yuki lapor ke papanya,"Pa,Yuki ga mau syuting!Yuki bete di sini!!"
Pak Adam nanyain,"Memang apa yang bikin kamu bete sayang?Bilang dong sama Papa.Papa paling ga suka putri papa ga hepi kayak gini."
Yuki curhat,"VB Pa...dia makin lengket sama Si Wilo.Masak dia pamer kemesraan gitu depan aku lagi.Gimana ga bete?Selama masih ada Wilo,kayaknya VB ga akan merhatiin aku deh Pa."
Adam bingung juga,'Gimana ya?Kalau ga ada Wilona,VB bisa mogok syuting.Lagian aku dah janji sama Rizky juga bakal mendekatkan dia sama Wilona.Ini gimana?'
Yuki lihatin ke arah VB dan Wilona yang nampak asyik ngobrol dengan Dokter Rudy,'Selama mereka satu lokasi syuting bakalan tambah lengket tuh.Satu2nya cara misahin mereka.Aha aku ada ide.'
Yuki bilang papanya,"Pa,kita pisahin saja mereka.VB sama aku syuting di Solo.Sementara Wilona sama Rizky syuting di tempat lain.Dipedesaan gitu.Daerah Tawang Mangu sana Pa."
Adam lihat putrinya senyum2,"Ide bagus sayang.Kamu emang pinter!"
Yuki masih nyembunyiin hal lain,'Aku akan suruh orang buat bikin Wilona hilang di sana.Kasih adegan apa kek hiking atau outbound gitu...nanti bila dia hilang di sana maka akan ketakutan dia buat jadi artis lagi.Kapok deh.Mundur dia dari dunia entertaint.'
Namun berita itu bikin Verrel sedih,"Pisah lokasi syuting?Emang harus ya?Apa ga ada desa2 gitu sekitar sini sampai Wiloku harus syuting ke daerah sana?"
Rizky sih hepi karena bakal bersama Wilona terus,'Yes!Pucuk dicinta ulam tiba.'
Meski mengajukan protes tetep aja VB harus profesional,'Kenapa sih kayaknya scene2nya dibikin agar aku jauh dari Wiloku?'
Dirumah Wilona nampak bersiap pergi ke Tawang Mangu,papanya deketi,"Kamu kok lesu gitu sayang?Kan mau pergi ke TW kok ga hepi gitu sih?"
Wilona malah lihatin jam,"Wilo ga suka aja jauh gitu dari rumah Pa..."
Dokter Rudy malah mikir,'Kayaknya putriku tidak mendapat perlakuan baik di proyek ini.Apalagi bila ada orang dalam yang ga suka.Aku akan bicarakan ini dengan Windy.'
Sementara itu Verrel membriefing para bodyguardnya,"Norman aja yang temeni aku di Solo.Bim,kamu sama Anabel jaga Wilo ya?Awas,jangan sampai Wilo kenapa2!!"
Anabel mesem,'Sayangnya Mas VB sama mbak Wilona.'TBC
Part 130 》》BANDARA CINTA
To the mountain...
Yang membuat hati Wilona
berat untuk pergi sebenarnya adalah sang tuan.Verrel tengah bersiap berangkat
syuting juga,kesal dia,'Kenapa sih jadwal syutingnya pagi amat?Aku kan jadi ga
bisa nganter Wiloku?Emang aneh sekarang!Sejak anak2 Pak Adam gabung dalam
sinetron ini jadwal syuting jadi mudah berubah.'
Saking kesalnya sampai
ngancingin kemeja aja belibet,"Uhhh!Kok ga sama sih?Bener2 males banget
mau berangkat syuting hari ini..."
Tiba2 sepasang tangan
mencegah Verrel benerin kancing bajunya,"Biar saya Tuan yang
kancingin...selagi saya masih disini..."
Verrel menatap haru pada
sosok dihadapannya,"Wilo...kamu ga boleh bilang gitu...kamu akan selalu di
sisi aku.Kita akan selalu bersama.Aku janji usai syutingku kelar aku akan
langsung susul kamu ke TW."
Wilona senang
mendengarnya,"Benar Tuan?Tuan ga capek?Jauh lho jaraknya makan waktu 2
jam.Jalannya berkelok2 lagi.Udaranya juga dingin.Tuan harus bawa
jaket,syal,kaos kaki...."
Verrel
tersenyum,"Hey...kamu kok malah merhatiin aku dulu...kamu sendiri mana
jaketnya?Juga syal?"
Wilona malah baru
sadar,"Astaga saya lupa...sebentar saya ambil dulu."
Verrel
mencegahnya,"Pakai jaketku aja."
Wilona
terharu,"Terus Tuan pakai apa?"
Verrel memakaikan
jaketnya pada Wilo,"Aku punya seabrek jaket.Tapi ini yang paling aku
suka.Karena ini dibelikan mama saat beliau pergi ke Inggris."
Anabel lihatin,'Jaket
kesayangan aja diberikan.Benar nih Mas Verrel dah jatuh hati sama mbak Wilona.'
Bimo narik Anabel
menjauh,"Kamu kok jadi obat nyamuk sih?Mending kamu bantuin aku
ngepack!Biarkan mereka bicara."
Verrel juga ngasih
syal,"Kamu baik2 ya disana.Jangan takut ada Bimo dan Anabel kok.Kamu ga
sendirian.Semoga syuting aku cepet kelar sehingga aku bisa segera nyusul
kamu."
Wilona juga berpesan
sambil berkaca2,"Tuan jangan telat makan ya...janji sama saya."
Verrel mengangguk
haru,'Oh Tuhan,aku sayang dia...jangan pisahkan kami ya Tuhan.Jagai Wiloku...'
Norman sampai baper,ikut
berkaca2 juga,'Ya ampun mereka itu ...coba dipasangkan dalam peran pasti top markotop...hiks...'
Dokter Rudy narik Norman
menjauh,"Ayo kamu ikut saya.Ada yang mau saya tanyakan."
Norman heran,"Soal
apa Pak?" bersambung........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar