I AM HIS QUEEN PART 381-390


                     Part 381**I AM HIS QUEEN
Not because I desire...
Bianca jelas maulah diajak dinner ke kediaman Adijaya,"Aku mau diajak dinner bukan berarti aku mau lho jadi pacar kamu...jangan kegeeran jadi orang.Hmmph!"
Revan mengangkat bahu,"Okey...tapi jika nanti mama nanya soal kita bilang aja kalau kita lagi masa penjajagan.Agree Miss Pinker?"
Bianca senyum,"Deal."
Padahal dalam hati Bianca hepi tuh,'Revan mau nembak aku...ohh...aku ga boleh kayak dulu agresif.Buktinya Vino melayang...diambil Laras.Aku harus main jinak2 merpati.Kesannya kayak ga peduli padahal aslinya aku hepi hi.hi...Revan ternyata ga senyebelin yang kubayangkan.Apalagi Revan juga anak orang kaya.Om Marco kan juga tajir.Hmm...mama pasti seneng denger ini.'
Tari jelas hepi ye ye ye diceritain sama anaknya soal ajakan dinner dari Revan,"Oh ya?Wah kamu emang hebat sayang!Marco Hutama itu juga pengusaha sukses.Yeah emang sih ga sehebat Adijaya Group tapi punya nama juga.Wah mama bangga sama kamu Bi...Mama akan pilihkan the best dress for you."
Bianca jawab,"Ga usah Mi.Revan dah pilihin kok...dibeliin sama dia.He..he..mahal lagi Mi harganya...hmm..."
            Wah yang lagi hepi mau dinner.Rani juga hepi kala Revan beritahu mau bawa temen wanita di dinner kali ini.Sampai ngebel Vino yang masih di kantor.Yang angkat Sean,"Oh aunty...maaf Vino sedang sama Laras.Hpnya dinon aktif biasanya kalau begini.Ada apa ya aunty?"
Rani malah ngundang Sean juga,"Oh ya gpp kamu bilang aja nanti cepet pulang.Ada dinner spesial.Kamu juga datang ya Sean?Ajak pacar kamu.Tante masak banyak hari ini.Datang ya?"
Sean jelas ga akan nolak,"Oh pasti saya sampaikan ke Vino Aunty...iya saya juga pasti datang...ya sama kekasih saya..."
Sean menutup telpon dan langsung nepuk jidat,"Astaga!Aku lupa Lola kan mau girls time malam ini.Aduh gimana nih?"
Vino datang,"Kenapa Sean?Kamu kok tepuk jidat kayak gitu?Are you okay?"
Sean memberitahu soal dinner,"Aunty Rani nelpon barusan bilang kalau ada dinner spesial.Bahkan aku juga diundang.Emang ada apaan Vin?"
Vino heran,"Kamu yang terima telpon malah nanya aku.Biar kutelpon mama.Oh ya Sean bilang sama Manager HC aku minta semua laporan mengenai security.Aku mau lakukan pembenahan di security."
Bersambung...

                      Part 382 ** I AM HIS QUEEN
Greet you...
Sean menemui Sandra di ruangan HC,"Vino minta semua laporan tentang security."
Sandra segera menyiapkan,"Pasti ini karena kejadian di salah satu anak perusahaan.Disana ada vendor jasa cctv eh malah maling barang saat kamera dioffkan."
Sean malah duduk sambil merhatiin Sandra,'Dia itu beda banget dari Lola...kayak langit dan bumi.Aku kok malah bandingin mereka sih?Ini kan ga baik.Everyone has beauty maybe I just can not see it yet.'
Sandra dah selesai nyiapin berkasnya,"Kamu yang bawa atau aku aja?Sean?Malah space out...Hello...Sean...Pak Sean..."
Sean kaget,"Oh...biar aku yang bawa tapi dengan syarat kamu mau nemeni aku dinner tonight.Please...Aunty Rani invite me.I can not refuse it."
Sandra memandang heran sambil mendekap berkas yang ia mau serahkan ke Vino,"Emang kekasih kamu kemana?Kok ga nemeni?"
Sean jelasin,"Dia mau girls time dan susah banget kalau dah gitu.Ga bisa diganggu.Ntar malah ngomel melulu di rumah Aunty lagi.Aduh...ga deh...kamu aja ya temeni aku.Please..."
Sandra mikir,'Ini kesempatan dapatin kepercayaan Sean.Aku ga boleh sia2in.'
Sandra mau dan Sean seneng banget,"Kamu mau?Yeahhh!!Yesss!"
Sandra tersenyum melihat ekspresi girangnya Sean,'Cowok itu beda2 ya...ada yang kayak landak,didekati malah jegrak.Ada juga yang kayak anak kecil...Sean...Sean...kamu polos banget sih?'
Malampun tiba,Vino bersiap di kamarnya,"Sayang,kamu dah siap?"
Laras malah masih klumprut,ogah dandan dia,Vino deketi sambil ketawa,"Aduh sayang ...kok belum dandan sih?Tumben ga suka dandan?Biasanya paling suka tampil cantik.Kenapa sayang?"
Laras malah narik2 rambut dia,"Aku males dandan Vin...gini aja ya?Kamu kan terima aku apa adanya?"
Vino mesem,"Emang sih aku terima kamu apa adanya tapi aku ga akan biarin kamu apa adanya.Aku akan mendandani kamu deh...mana sisirnya...ditarik pelan2 gini...haluskan rambutnya...sekarang bedaknya mana?Ah ini ...terus diratain...terus lipstick...warna soft aja ya...nah parfum sekarang..."
Laras ga mau parfum dia,"Jangan yang itu Vin...yang biasa kamu pakai aja.Yang musk.Aku suka baunya..."
Vino gumun,"Apa?Parfum aku?Sayang itu parfum laki lho..."
Laras mangkreng,"Pokoknya kalau ga itu aku ga mau!"Tbc..

                      Part 383**I AM HIS QUEEN
Declared unto us...
           Laras malah sangga uwang.Apa kuwi say?Kayak digambar say...Biasanya kalau di daerahku kita kayak gitu tandanya kita lagi kebanyakan uang.Weleh...makanya disebut dengan istilah sangga uwang.Vino ngalah deh ambilin parfum dia,"Apa sih yang ga buat isteri tersayang...mana sedang hamil lagi...ini parfumnya..."
Laras nyemprotin tapi kemudian dia meluk Vino,"Kok masih enakan bau kamu sih sayang?Kamu kasih parfum yang beda ya dengan yang kamu pakai?Aku mau yang kayak ini..."
Vino malah meluk Laras,"Bilang aja mau meluk aku pakai intrik parfum sebagai alasan...ratu modus rupanya..."
Laras malah mapan dipeluk Vino,"Hmm...aku suka bau ini...parfum manapun ga ada yang nandingin..."
Lagi asyik mesra eh Anabella mengetuk pintu,"Tuan Vino...ditunggu diruang makan."
Vino jawab,"Iya Anabel!"
Laras masih nempel manja ke Vino saat menuju ruang makan,"Sayang sebenarnya apa yang spesial dari dinner kali ini?Kayaknya mama hepi nian deh.."
Vino melihat Revan dan Bianca datang,"Itu alasannya sudah datang."
Sean dan Sandra yang juga sudah hadir ikut melihat ke arah pandangan mata Vino,'Revan sama Bianca?'
Sandra apalagi kesal gitu mukanya lihat Revan gandeng Bianca,'Kok Revan sama cewek itu sih?Mesra lagi.'
Rani bahagia sekali melihat semua sudah kumpul,"Sudah lengkap sekarang.Semua sudah sama pasangan masing2."
Sandra hendak protes,"But ..."
Sean mencegahnya,"Sandra kamu mau ke toilet yuk aku kasih tahu tempatnya..."
Sean menarik Sandra menjauh,"Please jangan rusak suasana malam ini.Sudah lama Aunty aku ga sehepi ini.Okey?"
Sandra nurut,"Okey tapi jika nanti Lola tahu soal ini kamu yang jawab dia okey?"
Sean lega,"Beres!Soal itu kamu tenang saja."
Vino lihat Revan nampak memperlakukan Bianca dengan mesra,so sweet gitu.Revan terus menanamkan kesan kalau dia sudah move on dari Laras.Sandra diberitahu Marco bahwa sikap Revan pada Bianca hanyalah taktik saja.Hanya pura2 saja.Sandra lega mendengarnya.Revan bahkan terlihat cuek ke Laras.Hari berganti hari,Sean dan Sandra juga kian dekat.Sandra merasa nyaman dengan Sean dan sebaliknya.Malah Laras aja nyaman sama Sandra.Jika dikantor kerap Sandra yang menemani Laras.Apalagi ada yang kembali.Tbc...

                      Part 384**I AM HIS QUEEN
Source of passion...
           Walau Vino belum yakin dengan segala perubahan sikap Revan,namun dia lega karena Bimo kembali dari kampungnya Laras.Vino menyambut kedatangannya dengan pelukan hangat,"Bim,kamu jadi lebih eksotis lho!!Welcome Bim!"
Bimo mesem,"Mas Vino ini mau bilang saya makin hitem aja bilangnya eksotis.Namanya juga kerja di lapangan ya gini..."
Laras malah asyik nerima oleh2 titipan ayahnya,"Wah...Vin dibawain singkong lho sama Ayah...terus ini ada emping.Ada kelapa muda juga ya ampun...kok tahu sih aku lagi pingin degan..."
Bimo lihat perut isteri majikannya,"Udah 5 bulan ya mbak Laras ga lihat saya.Halo calon boss junior he..he.."
Rani datang bersama Anabella,"Bimo!!Welcome back!!"
Anabella malah langsung main peluk aja,"Bimoooo!!My hero!!"
Bimo jadi keki,"Apaaan sih Anabel?Ga usah lebay deh...Aku mau kasih laporan nih ke Mas Vino."
Laras ikut dengerin saat Bimo melaporkan tugasnya,"Proyek jalannya sudah selesai mas.Untuk rumah pondasi sudah selesai nunggu bangun atasnya.Program beasiswa juga sudah berjalan.Barang2 yang saya bawa ini ucapan terima kasih dari para orang tua murid yang dapat program itu."
Laras nanya,"Kabar ayah aku gimana?"
Bimo menjawab,"Pak Syamsul sudah jadi juragan tanah sekarang.Menyewakan sawah2 pada penduduk yang kurang mampu dengan cara bagi hasil yang lebih baik dari menyewa di tempat lain.Makin disegani pokoknya Pak Syamsul di sana.Apalagi para tukang yang membangun rumah di sana kebanyakan para tetangga yang ga punya kerjaan.Mereka seneng jadi banyak tenaga kerja terserap.Pak Syamsul sekarang sibuk.He .he.."
Vino nanya,"Lalu yang jaga Ayah siapa Bim kalau kamu di sini?"
Bimo tersenyum,"Tenang saja Mas.Saya berencana merekrut team baru buat area sana Mas.Tapi saya minta persetujuan Mas Vino dulu."
Vino merengkuh Laras,"Itu ide bagus Bim.Rekrut saja team baru untuk menjaga Ayah.Biar isteri aku tenang iya kan sayang..."
Laras senyum deh,"Emang suami yang pengertian...makin gemesin tiap hari...makasih sayang."
Dapat kecupan deh dari Laras tapi di pipi soale ada Bimo sih.He..he..coba ga ada pasti kiss on the lips.Bimo melihat Revan,'Waduh...mas Revan nih.'
Revan gimana reaksinya lihat Bimo come back ya?Tbc

Part 385**I AM HIS QUEEN

Spirit of wisdom....
Revan datang dengan ceria,"Hay Bim!Wah long time no see...more manly now.Tapi sorry ya Bim aku ada perlu sama adik aku...Bentar aja."
Bimo heran melihatnya,'Adik?Sejak kapan Mas Revan manggil Mas Vino adik?Aneh...ini aku mimpi ga sih?Baru beberapa bulan aja dah banyak yang berubah kecuali si Anabel...iih...'
Vino aja juga heran,"Kamu ada perlu apa Van?Bilang aja."
Laras masih asyik buka2 oleh2,"Mbak Lastri...aku pingin es degan.Gulanya jangan aren ya...Biar gula pasir aja.Soalnya aku mau dedek bayi putih kayak papanya.He...he.."
Sementara papanya si dedek malah sedang ngobrol sama Revan di taman,"Oh kamu mau nembak Bianca Van?Wah harus romantis nih..."
Revan menahan hati mendengar bagaimana Vino cerita saat melamar Laras di rumah lama,"Kalau aku sih adanya moment melamar Laras.Ala2 camping gitu sih.Ada lilin,bunga,tenda dan bakar jagung juga.Ga harus sama kayak aku.Kamu sesuain aja sama stylenya Bianca.Dia suka yang gimana."
Revan lihat mamanya,"Ma!Kasih ide dong ke Revan gimana cara nembak Bianca.Mama kan lebih kenal keluarga Bianca dari Revan.Kasih saran atau ide2 kreatif dong."
Rani hepi sekali,"Kamu beneran serius sama Bianca?Yes!!Mama senang kamu dan Bianca sama2 telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik.Mama ada beberapa ide nih..."
Revan asyik ngobrol sama Rani sementara Vino tersenyum lega,'Akhirnya Revan sadar bahwa di dunia ini ada cinta buat dia.Laras kini aman.Tapi aku tetap akan minta Bimo mengawal Laras.Buat jaga2.'
Revan memandang Bimo,'Ga masalah kamu sudah kembali Bim.Kali ini rencanaku takkan gagal.'
Revan mengikuti saran dari mamanya menyatakan cinta pada Bianca kala acara fashion show.Bianca seneng banget ga ngira malah.Lihat Revan berlutut membawa setangkai mawar merah muda sambil berkata,"Kamu mau kan jadi kekasihku?"
Langsung disorak riuh deh,"Terima!Terima!!"
Bianca terharu dan menerimanya,"Iya Van...aku mau."
Wah langsung pelukan deh mereka.Laras dan Vino juga hadir di acara tersebut ikut bahagia juga.Rani dan Tari akur lagi.Dah kayak besan aja.Usai acara Revan nelpon papanya,"Sekarang giliran Papa yang beraksi.Sasaran sudah lengah...siap untuk masuk ke perangkap utama."
Apa itu?Tbc....
 Part 386 ** I AM HIS QUEEN
That dream...
Marco tersenyum mendengar ucapan putranya,"Sekarang memang giliran papa.Tapi papa tidak akan menyerang langsung.Papa punya pion di Adijaya Group dan sekarang papa akan kirim kuda ke sana.Kita lihat apa mereka bisa membaca strategi papa."
Revan mesem,"Sandra kan yang maksud papa dengan pion?Spionase kita.Aku heran sama cewek2 jaman sekarang mau aja dikadalin sama cowok.Pantas aja Bianca nyebut aku manusia reptil.Ha..ha.."
Marco mengingatkan putranya,"Jangan tertawa lebih dulu dalam masa peperangan karena kita belum tahu hasil akhirnya.Semoga saja kita menjadi orang yang tertawa di akhir nanti."
Revan berkata,"Tapi Revan yakin Pa...kita akan berhasil kali ini!"
Marco memandang penggalan koran lama yang memajang foto Adijaya bersama Rani,"Jangan lengah Revan.Adijaya Group didirikan oleh seorang yang merintis dari bawah.Darah pejuang pasti menurun pada putranya.Nama besar Adijaya yang disandang Alvino dan mamamu bukanlah sekedar nama."
Revan melihat ke arah Vino yang tengah diwawancarai wartawan tentu saja Laras berada dalam rengkuhan pebisnis kita,'Benarkah kau punya 9 nyawa Vino?Tapi kali ini semua nyawa itu akan kau serahkan padaku.Apa yang membuatmu bahagia akan menjadi kelemahanmu.Dan bila kau sudah tiada nanti aku akan menguasai semuanya.Termasuk isterimu.Ha..ha..ha..'
Sean yang juga diundang dalam acara fashion show melihat gerak gerik Revan,'Kenapa Revan tatapannya seperti itu ya?Ini sama kayak kejadian waktu dulu saat keluarga aku diculik Revan.Jujur aku ga percaya dia itu tulus sama Bianca.Semuanya terkesan fake bagiku.'
Tak lama kemudian Sandra memasukkan ide ekspansi bisnis ke Sean,"Kenapa kita ga melebarkan sayap ke bisnis resort.Indonesia kan negara kepulauan.Pastinya banyak pantai2 indah di Indonesia."
Sean menjawab,"Vino juga berpikir begitu tapi belum nemu partner bisnis yang klop aja.Vino inginnya keasrian alamnya masih dipertahankan.Tapi kebanyakan tidak setuju."
Sandra punya ide,"Gimana kalau kukenalkan pada seseorang.Dia itu kayaknya sevisi deh sama Pak Vino."
Sean setuju,"Wah good idea.Bisa minta company profilenya?"
Sandra menjawab,"Sure.Aku akan kontak dia ya."
Siapakah orang itu?The horse?Bersambung.
 Part 387**I AM HIS QUEEN
Promotion....
           Sean kian lama kian terpesona pada Sandra apalagi Sandra lebih care sama dia.Suka bawain makanan kecil,suka nemenin lembur.Banyak moment yang kian mendekatkan mereka.Bahkan Lola aja ga bisa menyentuh hati Sean sedalam Sandra.Sandra tahu meraih pria itu lewat perutnya,dia selalu punya stock cemilan buat Sean.Merhatiin makan Sean,ngingetin entah via wa,via line atau via chatting di outlook.Sean juga lihat kinerja Sandra yang bagus,"Ini Vin,company profilenya ...kamu bisa lihat sendiri track record perusahaannya.Aku rasa boleh juga deh Vin...apalagi Sandra ga mungkin kasih orang ecek2 ke kita.Kamu sendiri lihat kinerja dia high performance.KPI dia tinggi.Banyak kasus mandek selama ini selesai di tangan dia."
Vino dengerin,"Akan kupelajari Sean.Kamu nih kayaknya jadi perhatian banget deh ke Sandra...hmm Lola mau dikemanain?"
Sean malah duduk megang kepala,"Itulah Vin...aku bingung.Aku merasa kami dah ga sejalan.Dia itu selalu saja mau menang sendiri.Maksa.Aku lebih nyaman sama Sandra Vin...aku boleh tanya ga Vin?Dulu kamu suka Laras karena apa?"
Vino mesem malah merona pipinya,Sean malah jadi heran,"Vin,disebut namanya aja dah gini efeknya aduh....gimana kalau orangnya di sini.."
Eh baru diomong,Laras datang beneran bawa makan siang buat Vino,"Nama siapa yang disebut Sean..."
Sean terperanjat,Vino malah langsung keluar dari kursinya,"My lovely wife...aku baru aja merem dan nyebut nama kamu dalam hati aku...eh dah disini..."
Sean mupeng deh lihat mesranya keduanya berpelukan.Weleh mana perut Laras kian gede,'Aduh Vino...get a room please...'
          Kalau udah ada Laras jadwal Vino langsung berubah.Yang semula begini jadi begono.Everything isteri pokoknya.Laras hari itu pingin ikut Vino meeting.Weleh...katanya yang pingin dedek bayinya.Selama meeting jelas para pesertanya pada mesem lihat Vino salting.Biasanya kan Vino bisa keras kalau ngomong apalagi kalau marah,wah ini ya ampun lembutnya.Begitu selesai rapat pada koment,"Moga rapat2 selanjutnya Bu Boss bisa hadir terus ya...suasananya kan jadi adem...hmm...ga bikin jantungan kayak biasanya."
Leon aja sampai geleng kepala,"Wah inilah the power of love...mahadaya cinta."
Bersambung....
 Part 388 ** I AM HIS QUEEN
When I am awake...
           Akhirnya Vino memang menjalin kerjasama bisnis resort dengan orang yang direkomendasikan oleh Sandra.Orang itu bernama Pak Robert.Rupanya dia masih ada hubungan dengan Sonya.Sonya batal menikah dengan Reza karena Reza tetap memilih bekerja di Adijaya Group,"Jika kau masih kerja di sana lebih baik pernikahan kita batal.Aku ga sudi punya suami yang ga mau nurut sama kemauan aku!!"
Reza jelas jadi tahu watak asli Sonya,"Kamu kok gitu Soy?Kamu mau nikah sama aku bukan karena kamu cinta sama aku tapi kamu hanya ingin punya kacung kan?Oke!Lebih baik kita ga usah nikah!Daripada aku makan hati di sisa hidup aku!"
Batalnya pernikahan itu bikin Sonya malu sampai dia akhirnya bergaya mau bunuh diri supaya Reza mau kembali padanya.Tapi Reza malah mendapat promosi menjadi manager area Indonesia Timur dan sering keluar kota.Susah sekali ditemui.Tak jua datang menemuinya Sonya akhirnya nekad minum obat tidur sampai overdosis.Sampai berbusa alias munthuk.Niatnya mau bikin Reza biar percaya kalau dia ga main2.Eh lha karena seringnya diancam begituan,Rezanya pikir paling ya cuma mau mainin dia.Dia ganti nomor.Nyawa Sonya tak tertolong,dan itu menimbulkan dendam tersendiri bagi Robert,pamannya.Dia tahunya Reza kerja di Adijaya Group dan lebih mencintai pekerjaannya sampai rela batalin pernikahan demi tetep bisa kerja di Adijaya Group.Dendam ini diketahui oleh Marco,dan disalurkan lewat kerjasama hitam,"Mari kita hancurkan Adijaya Group.I have a plan.Come join us!"
            Vino sendiri untungnya selalu puasa 2x seminggu,jadi dia kerasa kalau hal buruk tengah mengincar dirinya.Dia mendapat peringatan dari Tuhan,lewat mimpi yang terus saja sama,'Mimpi itu lagi...ahhh...ahh...perasaanku ga enak.'
Dilihatnya sang isteri yang usia kandungannya sudah 6 bulan,'Tuhan mengapa aku terus bermimpi yang sama?Suasana latar belakangnya selalu gelap.Tuhan,berilah hamba petunjuk.Apa yang harus hamba lakukan?Berilah hambamu ini hikmat agar bisa memelihara semua yang Kau percayakan kepada hamba.'
Vino bersujud di ruangan khusus tempat ia biasa berdoa,'Kepada-Mulah hamba akan selalu datang.Kaulah Sumber dari Segala Sumber.'Apa sih mimpi Vino?Bersambung.........
 Part 389**I AM HIS QUEEN
Keep me from the snares....
Laras heran mendapati Vino ga ada di sebelahnya,'Kemana Vino?Jangan2 ada lelembut lagi kayak dulu...'
Laras turun pelan2 dari ranjang,'Apa di ruang khusus ya?'
Laras melihat Vino nampak diluar melihat langit malam,diambilnya selimut dan diselimutinya sang suami dari belakang,"Dingin lho Vin...lagi lihat apa sih?Lihat bintang ya?Kayaknya ga ada bintang sama sekali deh..."
Vino menyelimuti juga sang isteri dengan selimutnya,"Menurutmu kenapa Tuhan menciptakan malam sayang?Bukankah malam itu gelap?"
Laras berkata,"Pertanyaanmu sama jawabannya dengan mengapa Tuhan menciptakan manusia pria dan wanita.Kenapa coba?"
Waduh malah balik ditanya,Vino mengecup kening sang isteri,"Kamu benar sayang dalam keseimbangan ada berkat Tuhan.Ada siang ada malam.Ada hujan ada panas.Ada tawa ada duka.Ada langit ada bumi.Ada Vino ada Laras.He..he.."
Laras menempatkan tangan Vino ke perutnya,"Dan ada dedek bayi...dialah berkat Tuhan untuk kita.Apapun di dunia ini pada akhirnya bekerjasama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita asal kita terus berada di jalan yang benar."
Vino berkata,"Sayang,aku sudah mengisi kotak ajaibku.Semoga hadiah yang kuberikan bisa berguna bagimu..."
Laras jadi malu,"Aku malah belum mengisinya.Tapi hadiahnya aku sudah tahu bakal kuisi apa."
Vino berkata,"Apapun yang kauberikan pasti akan kuhargai.Disini makin dingin,yuk kedalam."
Laras mengikuti suaminya,"Vin,kamu kayak lagi ada yang dipikirin ya?Cerita dong..."
Vino membantu sang isteri berbaring,"Apa yang kupikirkan semua sudah kutulis kok.Ntar kamu juga tahu..."
Laras berbaring,"Wah jadi ga sabar deh nunggu bulan ketujuh kehamilan...Pingin cepet buka kotak ajaib he..he.."
Vino berkata,"Kesabaran mencegah kita dari melakukan pelanggaran besar...jadi bumil harus sabar ya..."
Vino sudah pulas tapi Laras malah jadi ga bisa tidur,'Apa ya hadiah dari Vino...kayaknya dia dah siapin matang2 deh...Apa ya kira2?'
Ada yang bisa nebak hadiah apa yang diberikan Vino buat Laras?Bagi yang bener nebak dapat bonus 3 part dari penulise untuk satu judul yang dia pilih.Misal nih milih I Am His Queen,maka dia akan dapat 3 part berturut2.Selamat menebak jika mau dan bersambung..
 Part 390 ** I AM HIS QUEEN
Shall separate us...
Pagi tiba,Vino ga tega bangunin sang isteri,'Astaga sudah jam 7 lebih...wah aku harus segera ke kantor nih...Padat banget jadwalku hari ini.'
Memasuki musim kemarau justru udara kian dingin bila pagi menjelang,Vino segera mandi air hangat.Sambil makai baju dia perhatiin Laras yang mulai membuka mata,"Kok ga bangunin aku sayang?Kan aku bisa siapin keperluan kamu..."
Vino mesem dan mendekat ke arah ranjang,"Help me with this tie please my queen..."
Laras bantuin masang dasinya,berpandangan gitu mereka.Vino membelai perut sang isteri,"Kamu tahu sayang kamu makin mempesona..."
Laras mencucu,"Bilang aja makin gendut ya kan..."
Vino mesem,"Bumil emang sensi ya bawaannya...kamu lupa ya gimana awal kita jumpa dulu.Kamu itu gimana ya ...kamu itu sederhana banget...kayak gini...wajah polos.Terus kamu nangis lagi...aduh aku tuh ga akan lupa moment itu..."
Laras dah selesai masang dasinya,"Aku nangis waktu itu karena aku lega kamu masih hidup...bayangin aja baru aja nikah terus dikabari suami kamu ga ada apa ga shock?"
Vino meraih jemari isterinya,"Kamu pikir aku ga shock apa habis dari kecelakaan tahu2 dah dikabarkan punya isteri.Untung aja Revan ga salah pilihin aku isteri he..he.."
Vino membelai wajah isterinya,"Perjalanan cinta kita memang agak aneh ya...syukurlah sekarang Revan dah berubah dah punya Bianca.Aku ga cemas lagi ninggal kamu di rumah.Apalagi Bimo juga ada di sini."
Laras malah berkata,"Pak Bimo biar sama kamu gpp.Biar jagain kamu.Kamu kan banyak agenda..."
Vino menggeleng,"Tidak.Biar Bimo jagain kamu.Karena kamu dan anak kita itu lebih penting buat aku...Nyawapun..."
             Ucapan Vino terhenti karena disilent sama bibirnya Laras,weleh...sikatan belum itu Ras?Sajake durung diajeng.Waduh...yo wis ben duwe bojo sing galak...apa hubungane say...Ga ana.Horok...
Bunyi hp membuyarkan dua insan yang sedang asyik bercumbu weleh bahasamu kuwi lho say...apik tenan.Lha kan dah sah gpp to.Sajake lagi seneng penulise.Oh iyo sesuk gp German say.Disana Mas Marquez lima kali podium berturut2.Alamat dapat bonus part nih...yoi choi!!Ehem...
Weleh...
Vino masih terpana sedang hpnya bunyi terus dengan nada dering lagu barat.Apa?Tbc.....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar