SWASAN LOVE STORY : BEHIND THE SCENE


CERPEN KE-45 : BEHIND THE SCENE ( DIBALIK LAYAR )
           Sejak saya membuat 'Oldest Prince',saya tidak menulis cerpen lagi hingga kali ini tiba kesempatan untuk melakukannya lagi.Biasanya cerpen2 saya itu nyelip diantara cerbung tapi kali ini akan saya setting terpisah di blog biar pembaca enak bacanya.Jadi jangan kaget buat yang buka blog saya kalau tiba2 nemu cerpen didalamnya.Cerpen kali ini dilatarbelakangi rasa suka saya pada pairing Swasan dalam Swaragini.Semoga saja cerpen ini bisa menghibur hati semua penggemar mereka.Namaste...

 ◇◇◇ BEHIND THE SCENE◇◇◇
           Piala itu masih menghias lemari kaca di kamarku,sengaja aku tidak menempatkannya di rak yang sama dengan piala2ku yang lain karena bagiku piala itu sangat spesial.Aku meraba tulisan yang tertera di bagian bawah piala itu,"Best Jodi Award...."
          Ya penghargaan sebagai pasangan terbaik dalam ajang penghargaan insan perfilman.Aku meraih penghargaan itu bersama Varun,pasangan mainku dalam serial yang booming kala itu.Aku ingat kala itu dia duduk di sebelahku dengan jas warna hitam.Membuatnya nampak sangat tampan,sedang aku dengan rok panjang warna putih dan atasan lengan pendek warna merah.Rambutku terurai dengan hiasan di sana sini.Varun berbisik padaku,"Apakah menurutmu kita akan menang?"
 Aku sendiri tidak yakin namun aku yakin akan kemampuan akting Varun,"Mengapa tidak?Kau sangat hebat dan meraih penghargaan aktor terbaik bukan?"
 Dia balik memandangku,"Bukannya kau juga dapat penghargaan sebagai aktris terbaik,Miss Helly Shah?"
Asyik bicara sendiri sampai kami tidak dengar kala nama kami disebut sebagai pemenang nominasi kategori pasangan terbaik tahun itu,"The winner is Vahe!!Varun Kapoor and Helly Shah!!Please come to the stage!!"
Air mataku menetes setiap kali ingat moment itu,"Vahe....Varun dan Helly..."
"Kau belum berangkat juga,Helly?Kau bisa terlambat syuting sayang..."
Aku segera mengusap air mataku kala Mama memegang bahuku,"Iya Ma...Helly pergi dulu."
           Mama melepas kepergianku dengan tatapan penuh pengertian.Mama memang tahu bahwa meski waktu telah berlalu hatiku tak bisa menghapus nama Varun dari dalamnya.Banyak serial yang kubintangi namun tak sebooming serial dimana aku dan Varun yang memerankannya.Serial itu sukses hingga ke luar negeri.Nama para pemainnya jadi naik daun termasuk aku dan Varun.Berkat kesuksesan itu aku bisa memiliki rumah mewah yang kini kutempati bersama orangtuaku.Delapan tahun lamanya aku merintis karier artisku namun baru setelah berpasangan dengan Varunlah namaku berkibar dan kini menjadi artis papan atas.Fansku begitu banyak dan mereka berharap aku dan Varun akan main lagi sebagai pasangan.Namun,mereka harus kecewa karena Varun tak bisa melakukannya.Isterinya,Kavita begitu protektif dengan suaminya itu.Apalagi jika menyangkut diriku.Begitu banyaknya penggemar aku dan Varun sampai banyak fans ingin melihat kami bersatu dalam real kehidupan. "Kita sudah sampai di lokasi syuting Nona."
 "Tidak mungkin...."
 Sopirku mendengar ucapanku,"Apa maksud Nona dengan tidak mungkin?Lihatlah kita sudah sampai!"
Aku melihat keluar,'Astaga asyik melamunkan Varun sampai aku tidak sadar jika sudah sampai...' Akupun turun dan disambut oleh para crew,"Kami menunggumu Helly!Syukurlah kau sudah di sini." Aku diberi skenario adegan hari itu,dan seorang penata rias segera menangani rambutku.Sambil menata rambutku ia bercerita,"Apakah kau tahu kabar terupdate dari aktor Varun Kapoor?Kabarnya ia bercerai dari isterinya yang tomboy itu."
Aku kaget,"Apa?Darimana kau dengar itu?"
           Dia memang ngefans pada Varun Kapoor tapi uniknya dia itu sangat ingin melihat aku jadian dengan Varun Kapoor seperti dalam serial yang dulu kami bintangi.Kadang aku tertawa mendengar bagaimana ia begitu yakin bahwa aku dan Varun itu berjodoh.Dia memandang bayanganku di cermin,"Aku pastikan info ini benar Nona Helly,sejak meraih penghargaan dulu bersama Nona,serial2 yang ia bintangi tak satupun yang sukses.Dia seperti kehilangan kemampuannya dalam berakting.Apalagi isterinya itu sangat glamour hidupnya.Terakhir malah isterinya itu ketipu soal jual beli tanah.Kerugiannya bermilyar2."
            Aku memandang ke cermin,teringat aku dulu bagaimana Varun suka duduk didekatku saat aku sedang dimake up.Ia memandangiku membuat aku jadi penasaran. .
..flash back...
 "Apa yang kaulihat,Mr.Sanskar Maheswari?"
Dia melihat ke naskah yang dibacanya,"Ehm...aku hanya mempelajari tentang adegan nanti.Aku harus mengerti bagaimana isteriku bukan,Mrs Sanskar Maheswari?"
          Entah apa yang ada di pikirannya suka sekali dia duduk di kursinya itu sambil memegang naskah di tangannya.Bahkan tak jarang dia tiba2 berdiri di belakangku dan mengomentari riasanku,"Kau cantik sekali jika rambutmu dibuat lurus begitu.Apalagi jika rambutmu masih basah,kau tambah sangat manis,Swara."
Aku tersenyum mendengar dia memanggilku dengan nama peranku,"Kau pasti sedang latihan dialog lagi ya Varun?Kau ini.Kupikir kau benar2 memujiku.Hmm..."
 Dia tersenyum dan bergumam,"Andai saja kau tahu perasaanku..."
Aku cubit pipinya,"Varun!!Kau ini latihan terus.Lihat makananmu bahkan belum kau makan.Kau itu sudah sangat menjiwai tak perlu terus berlatih."
Ia protes,"Tapi latihan membuat sempurna Helly...kenapa kau selalu gemas pada pipiku?"
Kuambil makanannya dan menyuapinya,"Kau ini harus banyak makan.Bukankah sutradara bilang kau harus banyak berolahraga dan menjaga asupan nutrisimu?"
            Dia tersenyum dan menurutiku,untung saja isterinya waktu itu tidak datang ke lokasi syuting.Kalau tidak bisa gawat kayak waktu adegan di kuil dulu.Kakiku sampai keseleo karena harus mengulang2 adegan jatuh.Aku ingat saking paniknya lihat aku mengaduh kesakitan,Varun langsung menggendongku,"Helly cidera!Panggil team medis!"
           Kala kakiku diperiksa kulihat isterinya menariknya untuk menjauh dariku.Kemudian dia pergi dari lokasi,dia pasti marah.Aku jadi merasa bersalah.Aku tahu bahwa aku merasa nyaman berada dekat Varun,bahkan aku kerap merasa iri pada isterinya.Beruntung sekali dia mendapatkan Varun.Andai saja akulah yang bertemu dengan dia lebih dulu.Sejak itu aku menjaga jarak darinya.Aku tak mau merusak rumah tangga orang.Untuk meredam hal itu aku bahkan menerima perhatian Namish padaku.Hal itu membuat Varun menjauh dariku hingga saat pesta perayaan hari terakhir syuting ia nampak menghindar dan menjauh.Ia bahkan tidak makan kue tartnya.Ia hanya berpose sebentar dengan beberapa crew lalu dia pergi.Padahal berulangkali bagian kamera meminta aku dan dia dalam satu frame.Namishlah yang malah mendominasi kamera sedang pemeran utama prianya malah entah dimana.Aku pakai pakaian pink waktu itu dan jujur aku ingin menyuapkan satu potongan kue untuk Varun namun aku tak melihat dia.Hari itu dia tampil dengan jas coklat dan hem putihnya,tampan sekali dia dengan rambut ditarik ke belakang dan dibelah dua,dia tampak sangat gagah dan ganteng.Namun kala dia tak kulihat lagi sadarlah aku betapa aku sangat kehilangan.Namish merangkulku,"Kau mencariku ya?Aku tadi hanya berpose dengan Varun disana sebelum dia pergi katanya ada urusan.Biasa dia sudah kontrak baru lagi menjadi peran dokter."
            Aku manggut2 dengan kecewa kupendam dalam dada karena ia bahkan tidak mengucap selamat tinggal padaku.Padahal kami begitu akrab dulu sampai tersebar rumor bahwa kami kencan diam2.Semua adalah salahku yang segera menarik diri darinya dan kemudian menyatakan ke media kalau aku dan Namish pasangan kekasih.Dia bahkan tidak ikut kala kami diundang ke luar negeri dalam rangka promo serial.Sibuk syuting demikian alasannya.Varun...aku tak bisa memungkiri bahwa aku terus memikirkanmu meski aku telah mencoba menghapus bayangmu dengan kehadiran Namish di sisiku tapi aku sadar bahwa hanya kau yang terus mengisi relung hatiku.Kini akupun telah berpisah dari Namish,aku memilih sendiri daripada aku menyakiti orang lain.Namish berhak mendapatkan cinta yang tulus dan aku sadar aku tak bisa memberikan itu padanya.Maafkan aku Namish,aku tak bisa berhenti mencintai Varun...ya aku mencintai Mr.Sanskar Maheswari.
           Part pertama cerpennya sudah selesai.Part Helly Pov.Nah part keduanya akan menjadi giliran Varun Pov.Apakah dia juga mencintai Helly Shah?***see you next part***



Part 2 CERPEN SWASAN ◆◇◆ BEHIND THE SCENE


            Part 1 sudah menampilkan pov Helly Shah sebagai artis tenar yang jatuh hati pada lawan mainnya dalam sebuah serial yang mengorbitkan nama mereka sebagai pasangan terbaik.Namun sayangnya lawan mainnya itu,Varun Kapoor telah menikah dengan seorang wanita bernama Kavita Dhanya.Demi kebaikan rumah tangga pria yang ia cintai,Hellypun menjauh dari kehidupan Varun dan menerima Namish Taneja sebagai kekasihnya.Waktupun berlalu dan Helly sadar bahwa ia tak bisa berhenti mencintai Varun.Iapun memutuskan Namish karena tak mau membohongi perasaannya.Sementara itu kabar bahwa Varun bercerai dari isterinya merebak di media.Apakah yang sebenarnya terjadi dengan Varun?Apakah benar bahwa ia memiliki perasaan cinta juga pada Helly?Yuk simak part 2 cerpennya!Moga bisa kelar di part ini.Kahin pyaar na ho jahe...

 ¤¤¤ BEHIND THE SCENE part 2
             Hujan mengguyur kota Mumbai kala aku dan mamaku sampai di rumah baru kami.Aku putuskan pindah ke Mumbai setelah bercerai dari Kavita.Memang rumah baru ini tak sebesar rumah lamaku.Rumah sengketa itulah yang membuatku terpaksa menikahi Kavita.Jika bukan demi ayah tak ingin aku menikahi Kavita.Ayah sampai jatuh sakit karena masalah tanah rumah itu.Tanah seluas 2800 meter persegi itu sungguh membuat kehidupanku bagai di neraka.Seseorang telah menipu ayah yang kala itu sedang merugi bisnisnya.Ayah hendak menjual tanah itu untuk menutupi menyelamatkan bisnisnya.Namun malah ditipu seorang makelar tanah bernama Anup.Dia malah menjual tanah milik ayah ke orang lain yaitu ayah Kavita dengan mengambil keuntungan bermilyar2.Ayah shock mendengarnya apalagi sertifikat tanah dipegang oleh ayah Kavita.Bahkan ia mengirim somasi kepada keluargaku untuk mengosongkan rumah.Aku coba mencari bantuan kemana2 namun apa daya ayah tetap tak mau kehilangan tanah itu.Bahkan hampir saja beliau bunuh diri jika saja aku tak segera datang. "Kau tidak masuk Varun?"
 Pertanyaan mama menyentakkanku dari lamunan masa lalu,"Varun masih ingin diluar Ma..."
            Demi ayah aku membuat kesepakatan dengan keluarga Kavita bahwa aku minta mereka mengijinkan kami tetap menempati rumah lama kami.Mereka setuju asal aku menikahi Kavita.Kavita rupanya satu kampus denganku.Aku ingat pernah bentrok dengannya.Dia sangat tomboy di kampus dan ketua genk cewek di sana.Aku tak suka gayanya yang suka merendahkan orang lain.Mungkin itu diwarisi dari ayahnya.Meski hidup dibawah satu atap tapi aku menjalani hari2ku dibawah ancaman.Jika aku tidak mengikuti kemauannya dia akan memberitahukan pada ayahku yang sebenarnya.Aku benci sekali.Andai saja aku bisa menemukan makelar tanah itu!Aku memilih bekerja sebagai artis karena kulihat itu lahan mencari uang yang menjanjikan.Aku kerap tidak pulang supaya bisa menghindari Kavita.Aku berhasil menjadi aktor pendatang baru.Impianku cuma satu bisa menebus tanah itu lagi.
           Aku melangkah dibawah guyuran hujan.Hujan mengingatkanku akan sebuah adegan perkelahian di serial yang melejitkan namaku.Aku ingat memakai kaos merah waktu itu beradu jotos dengan seorang aktor bernama Namish Taneja.Kami memperebutkan seorang gadis bernama Swara.Andai saja orang tahu adegan itu sebenarnya memang sungguhan.Aku dan Namish memang sama2 jatuh hati pada pemeran Swara. Aku nikmati guyuran hujan sambil bergumam,"Helly,aku ada di kota dimana kau berada.Apakah kau masih mengingatku?Apakah kau masih ingat pada Sanskaarmu ini?"
Hujan membuat basah jasku,"Swara,aku sebenarnya ingin menjelaskan padamu semuanya tapi kau memilih dia.Kau tak memberi ruang bagi cintaku.Kavita pasti telah mengintimidasimu sama seperti yang ia lakukan padaku.Kau tahu kami bertengkar hebat hingga ayah tahu semuanya dan kemudian ayah harus dirawat.Apa kau tahu kenapa aku pergi cepat2 waktu acara penutupan syuting?Hari itu sebenarnya aku ingin mengutarakan perasaanku padamu tapi kau selalu bersama Namish.Ya kalian kan sudah menjadi kekasih.Lalu aku mendapat telpon bahwa ayah masuk RS.Kavita kesal mengetahui aku jatuh hati padamu Helly."
Ayah melepaskan aku dan berpesan disisa nafasnya,"Maafkan ayah Varun.Ayah lebih mengutamakan tanah itu daripada kebahagiaanmu.Kejarlah kebahagiaanmu sekarang Nak.Kejarlah dan raihlah mimpimu.Kau telah banyak berkorban untuk ayah.Ayah bangga memiliki anak sepertimu.Hiduplah dengan bebas anakku."
             Aku kini sudah bebas....aku sudah bercerai dari Kavita.Aku tak peduli dia mengancamku dengan masalah tanah.Aku ga peduli dengan tanah itu.Aku memilih pergi ke Mumbai.Aku mau mengejar cintaku.Wanita yang kini menjadi impianku. Helly Shah.
            Waduh ga kelar juga di part dua.Akan saya sambung lagi nanti.Dengan normal pov kayaknya.Sekarang saya mau pergi dulu.***see you next part***



Part 3 SWASAN CERPEN ☆☆ BEHIND THE SCENE


            Part ke-2 menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan aktor Varun Kapoor.Mengapa ia sampai bisa menikah dengan Kavita.Demi menyenangkan hati seorang ayah,Varun hidup dalam ancaman Kavita.Kavita kesal tak bisa mendapat hati Varun dengan ancaman dan makin kesal kala tahu kedekatan Varun dengan Helly Shah.Rasanya ga adil deh kalau ga ada Kavita pov.Setuju ga?Biar clear semuanya.Ready guys?Ruk ja ....

 ....Kavita Dhanya pov... 
Pengacara memberikan berkas surat cerai kepadaku,"Semua sudah selesai,kini Anda bukan lagi isteri Varun Kapoor."
            Setelah berkata begitu dia pergi meninggalkanku.Kematian ayahnya membuat Varun tidak takut lagi padaku.Aku bodoh sekali kenapa aku begitu dibutakan oleh kecemburuanku.Aku telah memblokir semua penggemar Varun yang mengaitkan dia dengan Helly Shah.Aku benci aktris itu.Dia membuat Varunku berubah.Aku sering memergoki Varun senyum sendiri sejak bermain di serial itu.Dia juga lebih memilih tidur di lokasi syuting daripada pulang.Dia akan pulang jika aku mengancamnya soal kesehatan ayahnya.Pria tua itu malah kemudian mendengar pertengkaranku dengan Varun.
 "Kau tahu aku benar2 sedang syuting,Kavita.Jarak lokasi syutingnya jauh.Apa kau tidak berpikir sebelum menyuruhku pulang?"
Varun nampak kesal tapi aku tahu dia hanya ingin dekat dengan wanita itu,"Ga usah ngeles!!Aku tahu kau bersama wanita itu bukan?!Dia selalu menggodamu kan?Dia memang wanita gatal,suka merebut suami orang!Dasar wanita murahan!!"
"Cukup!Helly bukan wanita seperti yang kaukatakan!Dia wanita yang baik,dia bahkan selalu menjaga perasaanmu.Dia menjauhiku dan ...."
Aku melihat kecemburuan di mata suamiku,"Dan dia memilih pria lain bukan?Kau sakit hati bukan?Kau seharusnya sadar Suamiku sayang bahwa hidupku adalah milikku.Kau jangan coba2 untuk lari dariku atau...."
 "Kau selalu mengancamku Kavita.Seorang isteri tidak akan melakukan itu pada suaminya.Di mataku kau bukanlah isteriku,Kavita!!"
Kulipat tanganku,"Terserah apa katamu.Yang pasti kau adalah bonekaku.Kau itu mainanku.Aku tak suka mainanku direbut orang lain.Segera akhiri kontrakmu di serial itu katakan bahwa kau telah terima kontrak lain.Atau kontrak ayahmu di rumah ini akan berakhir..."
Bisa kulihat amarah di matanya,"Aku akan bekerja keras hingga bisa kutebus kembali sertifikat itu dari tangan ayahmu.Aku pasti bisa!"
           Varun memang membuktikan ucapannya,ia bekerja keras dan mulai mengumpulkan uang.Tapi yang paling membuatku kesal adalah caranya menatap wanita itu.Dalam sekali seakan ia sungguh2 mengatakan setiap bahasa cinta ke wanita itu.Apalagi saat adegan helikopter itu,wajahnya bahagia sekali.Berapa kali ia beradegan menggendong wanita itu.Berkali2.Sedang denganku ia tak semesra itu.Dia selalu menghindariku.Dia dingin padaku.Aku benci wanita itu karena membangkitkan sesuatu dalam diri Varun.Aku harus memakai obat bius untuk membuatnya tunduk padaku tapi sejak ada wanita itu ia mulai berontak.Ia menjauhiku menolak apapun dariku.Helly Shah...tak akan kubiarkan kau mendapatkan Varun.Jika aku tak bisa kaupun juga tak boleh!! Aku menghubungi anak buahku,"Kalian harus celakai wanita itu.Bagaimanapun caranya!!Juga cari dimana mantan suamiku kini berada!!Aku yakin ia pasti akan menemui wanita itu!!"
            Varun pernah membuat aku kehilangan muka di kampus dengan menentangku.Sejak itu aku berjanji akan menjadikan dia tunduk padaku.Semuanya berjalan dengan baik,aku tahu bahwa kelemahannya adalah dia begitu sayang pada orang tuanya.Aku minta ayah membuat perusahaan ayahnya collapse dan membuat mereka harus menjual aset mereka.Kukirim Anup untuk menipu ayahnya Varun. "Jangan kesal lagi sayang.Kau kini bisa bebas bersamaku bukan?Kita tak perlu kucing2an lagi untuk bertemu."
Aku menoleh melihat Anup didepanku,"Kau berani sekali datang ke mari?"
Dia memelukku,"Kenapa aku harus takut?Kau sudah bercerai dari Varun.Aku juga tahu dia pergi dari kota ini.Biarkan dia pergi Kavita.Kau sudah cukup mempermainkan kehidupannya."
 Varun adalah satu2nya pria yang berani menolak cintaku.Aku takkan biarkan dia mendapatkan cintanya.

 ....HELLY SHAH POV....
Aku kembali mendapat kiriman bunga tanpa nama pengirimnya,"Bunga mawar merah.Makin hari makin banyak.Siapa sebenarnya pengirimnya?"
Mama punya ide,"Kau lacak saja dari flouristnya."
           Baiklah aku akan menuju ke toko bunga itu,nanti saja saat perjalanan ke lokasi syuting.Bunga mawar merah mengingatkanku akan salah satu adegan di serial yang kubintangi bersama Varun.Disitu dia menyatakan cinta dengan bunga.Warnanya juga merah.Apakah Varun yang mengirimkannya?Keberadaannya tak diketahui kini.Sejak ayahnya meninggal dia seperti lenyap ditelan bumi.Aku ingin mengucapkan belasungkawa padanya tapi bagaimana jika itu justru akan menambah kesedihannya?Akhirnya aku hanya mengirimkan karangan bunga dengan inisial saja.Mungkin Varun ingin sendiri. Aku masuk ke flourist dan mereka berkata bahwa tidak ada kurir mereka yang mengirim bunga tanpa nama kepadaku.Tapi mereka mengaku bahwa akhir2 ini ada seorang pria memakai jambang dan kacamata hitam membeli bunga mawar.Aku minta kamera cctv untuk menunjukkan pria itu dan aku yakin itu Varun.Dia dulu kerap memerankan adegan penyamaran di serial kami.Dia pernah jadi orang gila,perawat gadungan,dokter gadungan,pria berjenggot,pria bertopeng bahkan seorang penyanyi rock.Varun ...Varun...aku yakin itu kau.Mengapa kau tak berterus terang saja menemuiku?Mengapa harus dengan cara sembunyi2? Aku melangkah keluar dari toko dengan galau sampai aku tidak sadar bahwa sebuah mobil melaju ke arahku.Aku pasti sudah celaka jika sepasang lengan tak segera menarikku ke tepi. "Swara awas!!"
          Tiba2 aku sudah berada dalam pelukan seseorang,namun dia memanggilku dengan nama Swara tadi.Suara itu...Hanya dia yang suka memanggilku dengan nama itu. "Varun?"
 "Kau baik2 saja?"
          Kupandang dia lekat2,mata itu aku takkan bisa lupa.Berapa kali aku beradegan beradu pandang dengannya dulu.Ada genangan air di matanya.Aku tak bisa menahan hatiku lagi.Aku meraihnya dalam pelukanku,"Aku akan baik2 saja sekarang..." 
Aku mendengar kata yang selama ini hanya kudengar bila dalam adegan syuting,"I love you,Mrs.Sanskaar Maheswari..." 
Kudekap erat pria yang selama ini nama perannya selalu melekat dengan namaku,"Sorry that the wrong name..." 
Dia menatapku tak mengerti,aku melepas jamper yang menutupi kepalanya,"Introducing...Mrs.Varun Kapoor." 
          Varun tergugu dan menangis bahagia di pelukanku. Hujan turun seakan mengucapkan selamat kepada kami. 

 ....Setahun kemudian...( Varun Pov )
             Matahari pagi sinarnya membangunkanku.Reflek tanganku meraba perut isteriku yang sedang mengandung buah cinta kami.Aku lihat sinar mentari suka sekali mengusik tidurnya,bukan hanya dalam scene film tapi bahkan dalam dunia nyata.Pelan aku bangun hendak menuju ke jendela tapi isteriku malah jadi bangun,"Varun,jangan pergi..." 
Akupun ga jadi bangun dan mengecup kening isteriku,"Helly,aku tidak akan kemana2.Aku kan sudah janji cuti dari dunia syuting sampai anak kita lahir.Apa kau mau kubuatkan sarapan?" 
Helly agak gemukan sejak mengandung anakku,"Aku ingin makan mangga...seperti waktu itu kau ingat kau pakai kaos hijau mengupas mangga untukku." 
           Inilah hidup kami sekarang,apa yang selama ini kami tampilkan dalam film kini menjadi kenyataan.Aku menuju dapur mengambil mangga saat itulah kuterima telpon dari pengacaraku,"Anup sudah ditemukan dan ternyata selama ini dia berkomplot dengan Kavita untuk menipu mendiang ayahmu.Kini mereka akan menjalani proses hukum." 
Aku lega mendengarnya,"Akhirnya keadilan datang juga...terima kasih.Aku akan tunggu kabar selanjutnya." 
Sampai di kamar aku lihat isteriku menyalakan tv,"Lihat Varun,Namish akan segera menikah dengan Tejaswi.Akhirnya mereka menyusul kita.Aku ikut bahagia melihatnya." 
Aku duduk di dekatnya,"Mrs.Varun Kapoor,ini mangganya...kita akan kirimkan ucapan selamat pada mereka."
 Aku benar2 bahagia menemukan cinta dibalik layar.**TAMAT**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar