Part 61 ** I AM
HIS QUEEN
Your wife...
** Leon memberi kode ke Sean untuk melarang siapapun masuk ke
ruang meeting,Sean nurut sekalian cabut.Keder dia kalau udah nyangkut topik pernikahan
Vino dan Laras.Rasa bersalah memenuhi hatinya,'Asli aku ga sangka kalau Revan
makai tanda tangan itu buat membuat pernikahan antara Laras dan Vino.Kupikir
dia cuma mau ngambil uang perusahaan saja.Aku rasa kecelakaan pesawat yang
dialami Vino juga ada hubungannya dengan Revan.Ya Tuhan,I am almost kill my own
cousin.Please forgive me God...'
Sementara Vino dikasih wejangan sama Leon,sang master cinta
katanya.Leon memberikan semua ilmunya,emang Vino lagi berguru ajian
apa?He..he..ya ajian serat jiwa Laras he .he..Vino meski seorang Presdir namun
soal cinta dia itu culun banget,"Maksudmu perempuan itu menyukai
keseriusan dan kepastian dalam hubungan?Lho aku kan tipe orang serius
Leon?"
Leon geleng kepala,"Maksudnya kamu kasih dia kepastian
gitu."
Vino masih ngeyel,"Kan kita udah nikah Bro?My sign is real
not fake...kau bisa tanya ahlinya..."
Leon jelasin,"I know...kalian dah nikah dan sah di mata
hukum.Tapi kamu hilang ingatan.You have no memories about her.So you must make
a new one.Understand?"
Vino mikir,"Maksudmu aku menikah lagi dengan Laras begitu?Iya
ya...kenapa ga kepikir olehku?"
Leon menghempaskan tubuhnya ke kursi,"Pyuhhh...sampai
keringatan aku jelasin ke kamu Vin..Vin..."
Vino merenung,'Benar juga.Dalam bisnispun kerap aku mengambil alih
sebuah perusahaan dan kuberi nama baru.Yang lama kuganti dengan yang
baru.Lagipula dalam kenangan Laras,bukan aku yang menikah dengannya tapi
Revan.No!Aku harus menikahi Laras secara benar.Dia wanita yang berharga dan aku
akan menghargainya dengan benar.Aku akan meminta restu ayahnya.Melamarnya.Tapi
menyatakan cinta dulu dong.Laras cinta sama aku ga ya?Gimana aku tahu dia cinta
atau ga?'
Leon nanya lagi,"Udah jelas belum?Udah kelamaan nih coffe
breaknya.Lanjutin meetingnya lagi ya?Kita masih harus bahas soal family day
perusahaan lho."
Vino memberi kode ke Sean untuk menyuruh semua masuk kembali ke
ruangan.Vino menanyakan beberapa isu penting dulu,"Bagaimana dengan
pembelian tanah di Jambi dan Halmahera?"
*Apa rencana Vino?*tbc
Part 62 ^^ I AM HIS QUEEN
Again...
^^ Meski sudah mencoba konsent dengan job descnya sebagai
Presdir,Vino tetep aja lihat hp ngecek laporan Bimo soal kondisi di rumah.Bimo
kirim foto pula,"Mb Laras sedang didapur Mas,katanya mau masak buat Mas
Vino dan..."
Vino segera nanya sampai ngagetin semua yang ada di ruang
meeting,"Dan siapa Bim?!!"
Semua ngeliat ke arah Vino penuh dengan tanya apalagi Vino sampai
berdiri dari duduknya.Sonya,Manager HC di kantor pusat Adijaya Group sampai
heran,'Tumben Vino sampai kayak gitu?Bukannya dia yang bikin peraturan untuk hp
disilent saat meeting?Tulisannya aja masih nempel di dinding?Sekarang malah dia
sendiri yang nyalain hp.Sejak tadi lagi.'
Vino pergi ke ruangan sebelah,"Kalian teruskan dulu.Saya ada
telepon penting."
Vino nerusin obrolannya dengan Bimo,"Oh...sama Ayah
Syamsul...kirain siapa ...ya udah aku akan makan siang di rumah.Tapi jangan
bilang2 ya Bim...biar jadi surprise...okay?"
Vino masuk kembali ke ruangan dengan senyum,"Okay..sampai
dimana tadi?"
Reza sebagai Manager Operations memberikan proposal family
day,"Pak Presdir,ini proposal family day perusahaan di tahun ini.Bapak
bisa periksa dulu.Ada dua opsi di sini Bali atau Malaysia.Bapak silakan lihat
dulu."
Vino melihat jam,"Baiklah meetingnya sampai sini dulu
ya?"
Meetingpun diakhiri dan Vino bergegas meninggalkan
ruangan,"Sean,semua yang harus saya tanda tangani taruh di meja ya...saya
mau pulang dulu."
Sean dan Leon berpandangan,"Pulang?Sejak kapan Vino jadi suka
pulang?Biasanya kan dia paling betah di kantor...aneh deh..."
Vino malah melangkah dengan cepat dikawal Norman dan
team,'Laras...aku pulang.Aku kangen sama kamu...'
Norman sampai terengah2 mengejar langkah Bossnya,'Gila!Mas Vino
cepet amat jalannya.'
Vino malah minta kunci mobil pula,"Biar aku yang setir
Man,aku mau cepet sampai rumah."
Norman nurut aja dan berpesan sama mobil teamnya,"Kalian
siap2 balapan oke?"
Wah beneran Vino bawa mobilnya kayak lagi race formula
1.Weleh...Bodyguard2nya geleng2 kepala,"Mas Vino kenapa tuh?Ngebut
gitu.Mana mobilnya sport lagi.Mana bisa kita kejar..."
Sementara itu di kediaman Adijaya,Laras sedang masak di
dapur.Senyum2 gitu dia.Mikirin siapa sih Ras?***Bersambung....
Part 63 》I AM HIS QUEEN
Maaf semalam saya ga nulis lagi batuk...
》》 Laras dibantu mb
Mety dan Ahua masak di dapur.Laras memakai apron biar ga kotor
bajunya,"Kalau di kampung,saya masak pakai kayu mb Mety."
Ahua bayangin,"Wah,cari dimana kayunya mb Laras?Masak sana ga
ada orang jual gas sih?"
Laras sambil merebus kedelai menjawab,"Ya cari di hutan kecil
dekat rumah.Kadang dikasih sama tetangga.Di kampung Laras jarang yang pakai
kompor gas.Paling hanya orang2 yang berduit saja yang punya.Saya sama ayah cuma
orang kecil.Bisa makan saja bersyukur banget."
Mety suka dengan kesederhanaan Nyonya Mudanya,"Mb Laras
sekarang kan isterinya Mas Vino.Mas Vino itu kaya banget.Buanget malah.Ga ngira
ya pasti mb Laras bisa dapat Mas Vino?"
Laras mesem,"Iya mb Mety,saya pikir Vino juga orang biasa
kayak saya ternyata dia kayak langit dan saya kayak bumi.Kami beda
banget."
Mobil Vino sudah memasuki kediaman Adijaya,disusul mobil
pengawalnya.Vino turun dari mobil disambut Bimo,"Isteriku dimana
Bim?"
Bimo menjawab,"Masih di dapur Mas.Bukannya ini belum jam
makan siang Mas,kayaknya mb Laras belum selesai deh masaknya.Biar saya kasih tahu
kalau Mas Vino sudah datang."
Vino mencegah Bimo,"Ga usah Bim.Biar aku yang temui
langsung.Biar surprise."
Vino melangkah ke dapur,sementara Norman nanya Bimo,"Mas,kamu
kasih tahu apa sih sampai Mas Vino ngebet pulang?Tahu ga dijalan dia itu kayak
pembalap gitu.Anak2 sampai empot2an ngejar."
Bimo sendiri juga heran,"Saya cuma lapor aja kalau mb Laras
masak buat Mas Vino.Gitu aja.Ga ada yang urgent."
Norman dan Bimo jadi mikir,"Kayaknya Mas Vino lagi kasmaran
berat nih..."
Bimo malah nambahi,"Ga berat lagi Man,ini parah...sampai2 si
Anabel aja baper banget.Saya aja baru kali ini disuruh jaga di rumah."
Norman setuju,"Iya ya...berarti Mb Laras itu berarti sekali
buat Mas Vino.Biasanya makan siang itu sama klien atau di restoran.Eh ini malah
pulang.Ngebut lagi.Astaga...semua karena cinta..."
Laras tidak tahu kalau sang suami sudah berada di rumah.Ia asyik
menghaluskan kedelai sambil ngobrol sama Mety.Ahua kaget melihat Vino
datang,tapi Vino ngasih kode supaya dia jangan memberitahu Laras.Ahua diam2
pergi,demikian juga Mety.Vino mau apa ya?**bersambung
Part 64 ♡ I AM HIS QUEEN
Be quiet...
♡♡ Laras masih
nggak ngeh kalau mb Mety dah ga di dapur,"Biasanya sih kalau saya buat
tumpang pakai tempe mb Mety bukan kedelai begini.Mb Mety tahu ga di kampung aku
sayur tumpang itu punya nama lain lho.He..he.."
Vino nyahut dengan bersuara dibuat2,"Oh...ya?"
Laras sempat heran,"Mb Mety suaranya kenapa?Kok jadi aneh
deh..."
Laras hendak nengok tapi apronnya lepas talinya,"Aduh...mana
tanganku kotor lagi...mb Mety tolong iketin lagi talinya ya..."
Vino mendekat dan mengikat kembali tali apron Laras,'Ya ampun
cantik banget kamu Ras,lebih cantik begini daripada saat fashion show.Ini itu
cantiknya dari dalam...kamu masak buat suami tercinta he..he..Alvino
Adijaya...'
Laras nerusin ceritanya,"Oh iya mb Mety unik lho nama lain
sayur tumpang itu.Namanya itu sayur manten.Unik kan?"
Laras malah bayangin Vino,"Sayur manten.Karena namanya yang
tumpang tindih itu akhirnya dikasih nama lain sayur manten.Ada2 aja ya mb
Mety?"
Ga ada sahutan,Vino malah mencium rambut Laras,'Aku benar2 jatuh
cinta...Alvino Adijaya yang biasanya takut jatuh cinta kini benar2 falling in
love...dan wanita itu adalah isteriku sendiri...aku jatuh cinta pada
isteriku sendiri...'
Laras mencium bau parfum Vino,'Kok mb Mety diam aja ya?Biasanya
nanggapi omonganku.Terus bau ini...ini kayak bau parfumnya Vino deh...apa aku
terlalu mikirin Vino ya sampai bau2an dia?'
Laras menggerak2kan kepalanya tapi malah denger suara orang
mengaduh,"Aduh!!"
Kepala Laras yang katanya sekeras batu he..he..bentur hidung
Vino,Laras jelas kaget denger suara di belakangnya,"Suara ini?"
Laras berbalik,"Vino???!!!"
Vino megangi hidungnya,"Auww!!"
Laras segera mencuci tangannya,"Ya ampun Vin,kamu kok bisa
ada di sini sih?Katanya jam makan siang baru pulang?Hidung kamu kenapa?"
Vino meringis kesakitan,"Kamu sih gerak2 kepalanya jadinya
kepentok deh hidung aku...gimana kalau aku mimisan?"
Laras baru ngeh,"Ya ampun jadi sejak tadi kamu di belakang
aku?Aku ga tahu Vin...oh tidak...Vin...hidung kamu..."
Vino manyun,"Masak kamu ga tahu sih aku dibelakang kamu?Mikir
apaan coba?Suami datang ga disambut dengan pelukan mesra malah dikasih tandukan
kepala...kenapa lihat aku kayak gitu?"Kenapa ya?tbc..
Part 65 ♥ I AM HIS QUEEN
Fall with pain...
♥ Teriakan
kesakitan Vino membuat Bimo dan yang lainnya berdatangan,"Ada apa Mas
Vino?"
Vino ga mau Laras disalahin,"Gpp...Bim...kalian tenang
aja...udah sana.."
Bimo malah panik wajahnya,"Tapi Mas...Mas Vino tidak dalam
keadaan baik2 saja..."
Laras ikut cemas mukanya,"Iya Vin...Pak Bimo benar..."
Vino ga sadar kalau darah menetes dari hidungnya,"Kalian ini
apaan sih?Aku gpp...hidung aku yang mancung ini ga akan jadi pesek karena
tandukan kepala batu...lihat nih!"
Semua yang ada di situ miris lihat Vino meraba hidungnya,semua
deg2an gitu dan beneran Vino histeris kala lihat darah di jari dia,"Kok
ada darah?Jangan2...aku...."
Laras merasa bersalah dan cemas,"Vin,kamu mimisan...maafin
aku ya Vin...ayo biar aku obati...kepalanya didongakin ya..."
Vino seneng lihat Laras megangi tangan dia,nuntun dia ke ruang
keluarga,'Asyik...bisa megang tangan Laras.He..he...aku seneng lihat Laras
cemasin aku.Hi..hi...'
Pak Syamsul heran lihat Vino berdarah,"Ya ampun Ras...Nak
Vino kenapa?Apa digigit hamster lagi?Sampai berdarah gitu?Ganas juga ya
hamsternya..."
Vino dan Laras malah jadi pandang2an.Vino
nyeletuk,"Bener nih Ayah...hamsternya makin ganas...lihat nih hidung Vino
jadi berdarah gini..."
Laras jadi keki,"Ya udah aku pergi aja..."
Vino ga mau Laras pergi,iapun pura2 megangi
kepalanya,"Aduh...kenapa kepalaku jadi nyeri gini ya...pasti karena darah
rendah nih...aduh...semua jadi berkunang2..."
Laras jelas panik lihat Vino sempoyongan,"Vin...Vinoo!"
Vino pingsan,Laras panik banget,ditaruhnya kepala Vino dipangkuannya
sambil nangis dia,"Vin...bangun...Vino bangun..."
Pak Bimo malah nambahi panik,"Wah kayaknya Mas Vino kritis
ini...dulu juga gini kalau mimisan pasti langsung pingsan..."
Padahal Pak Bimo ngarang aja tuh,dikode sama Vino.Mang
Ujang dan yang lainnya juga dukung,"Iya mb Laras...coba dicek detak
jantungnya...wah kayaknya kok Mas Vino ga nafas ya...gimana ini?Ayo panggil
dokter!!"
Laras tambah panik,"Vino!!Vin...jangan tinggalin
aku...Vino!Ayo bangun Vin...aku ga bisa hidup tanpa kamu...Vino...hu..hu.."
Laras tanpa sadar mengakui perasaannya ke Vino depan banyak orang
lagi.Apa reaksi Vino?***Bersambung....
Part 66 ♡ I AM HIS QUEEN
Make Merry...
♡
Laras mengelus penuh sayang wajah Vino yang ada di
pangkuannya,semua bisa lihat sayangnya Laras ke Vino.Pak Syamsul saja sampai
ikut sedih lihat putrinya meratapi Vino,'Dulu pas Nak Revan malsu jadi Nak
Vino,Ayah ga pernah lihat kamu mandangi Nak Revan sedalam saat ini.Apalagi
sampai nangis begini.Kamu benar2 ditakdirkan di sini Ras,tak bisa disangkal
lagi.Kau dan Nak Vino saling mencintai.Ayah bisa lihat Nak...'
Vino merasakan tetesan air mata di wajahnya,'Laras sampai
nangis...kayaknya aku dah cukup sandiwaranya...kasihan isteriku...aku dah yakin
dia juga punya perasaan padaku...'
Laras kaget kala Vino membuka mata dan mengusap air mata di
pipinya,"Ras,jangan nangis lagi ya...aku gpp kok...aku ga akan ninggalin
kamu.Aku sayang sama kamu Ras..."
Semua pelayan langsung baper,'So sweet banget sih mereka?Kayak
lihat adegan2 romantis di sinetron deh...emang sih kerja di sini itu bawaannya
baperan melulu lihat Mas Vino dan mb Laras.'
Laras jelas kaget bin merona ria safari denger perkataan
Vino,"Vin,kamu ga lagi ngigau kan?Kamu beneran udah gpp?Sudah sadar
beneran?"
Vino malah bangun,"Ya iyalah Ras.Aku tuh cuma pura2 pingsan
saja biar aku bisa tahu kamu beneran punya perasaan ga sama aku.Lagipula Bimo
juga tahu kok...iya kan Bim?"
Bimo cuma bisa cengar-cengir,"Iya Mb Laras...Mas Vino kalau
soal mimisan ga ngefek.Mas Vino kan jago bela diri.Badannya kuat.He..he.."
Laras jelas jadi ngambek,"Jadi dari tadi gaya2 sempoyongan
tadi hanya bohongan,gitu?Vino...ngeselin banget sih!!Sukanya ngerjain
orang...aku cubit ya sampai biru deh kamu...sini!!"
Vino jelas langsung kabur malah kejar2an mereka,Vino sembunyi di
belakang Pak Syamsul,"Ayah!Tolongin Vino Yah!Laras Yah...jadi
ganas..."
Pak Syamsul malah berkata,"Katanya yang ganas tadi
hamster...kok jadi Laras?"
Vino terdiam bingung mau jawab apa,Laras kian gemes denger kata
hamster,"Tuh Vino Yah...lihat jahil kan...masak Laras disamain kayak
hamster...hamster betina lagi katanya...dasar Vino hamster jantan ..."
Saat itulah Rani datang bersama Anabella,"Hamster
jantan?"
Para bodyguard dan pelayan yang ada di situ langsung balik ke
tugas masing2.Marahkah Rani pada Laras?*bersambung.....
Part 67 }} I AM HIS QUEEN
Engaged his heart...
◆◆ Rani yang habis
ngecek butik2 dia heran lihat mobil Vino dah di rumah,dia yakin pasti Vino mau
nemui Laras.Bener saja di ruang keluarga dia lihat Vino lagi kejar2an sama
Laras bahkan dia denger Laras manggil Vino,"Hamster jantan?"
Jelas Laras takut bakal dimarahi,dia langsung tertunduk dan
megangi tangan Vino.Pak Syamsul tersenyum melihatnya,'Langsung rukun
mereka.Padahal tadi kejar2an.Ayah ga mungkin nyuruh kamu ninggalin Nak
Vino,Ras....itu sama artinya Ayah misahin apa yang sudah disatukan sama
Tuhan.Ga Nak...Kamu sudah menderita sejak kecil.Kamu ga ngeluh meski Ayah cuma
bisa kasih kehidupan yang sangat sederhana.Sudah sepantasnya kamu berhak
bahagia.Dan Ayah tahu kebahagiaan kamu itu adalah di sisi Nak Vino yang
asli.Ayah merestui kalian.'
Rani melihat Vino menggenggam jemari Laras dengan
erat,"Vino,tumben kamu udah pulang sayang?Terus hidung kamu kenapa merah
gitu?Kamu gpp kan?Terus tadi rame2 ada apa ya?"
Vino malah baper lihat Laras nempel ke dia,"Ehm...Vino mau
makan siang di rumah Ma.Soalnya katanya Laras masak spesial gitu buat Vino.Ya
kan Ras?"
Laras cuma mengangguk,takut dia dimarahi soal Vino mimisan.Rani
melihat jam,"Sudah waktunya makan siang.Yuk lanjut obrolannya sambil
lunch.Mama juga laper nih...memang Laras masak apa sih sayang hari ini?Sampai
Vino dibelain pulang.Ga biasanya lho putra mama yang supersibuk itu lunch di
rumah."
Vino bahagia lihat mamanya akrab sama Laras,'Kini aku dah yakin
Laras juga sayang sama aku.Tinggal minta restu Pak Syamsul.Kalau lihat
gelagatnya sih kayaknya restu deh Ayah.Lagian siapa sih yang ga mau punya
menantu Alvino Adijaya.He..he..'
Untung aja Mety nerusin masakan Laras sehingga semua sudah tersaji
di meja makan.Laras lega lihatnya,"Makasih ya mb Mety...Laras dah
deg2an."
Mb Mety jawab,"Ini ide Mas Ahua kok...mb Laras."
Laras berterima kasih juga pada Ahua.Laras bahagia
dikelilingi orang2 yang baik.Suami yang baik,mertua yang nerima dia apa
adanya,para pelayan dan bodyguard yang bikin dia merasa aman dan nyaman.Sampai
terharu gitu Laras saat makan,'Semoga kebahagiaan dalam keluarga ini tak pernah
berhenti.'
Vino makan dengan lahap.*Kapan Vino melamar Laras?*tbc.
Part 68 ♡ I AM HIS QUEEN
Cause him to rest...
◇◇ Laras
memberitahu masakan yang ia buat,"Ini masakan yang Laras buat Mama.Namanya
sayur ..."
Vino langsung nyahut,"Sayur Pengantin Ma...he..he.."
Rani langsung heran,"Sayur Pengantin?Kok bisa?"
Laras nyubit perut Vino,"Vino...aneh2 deh..."
Vino jelas meringis,"Auuw!Ras,ga tangan ga hidung kini perut
aku yang jadi sasaran.Tahu perut aku lagi laper bukannya disuapin eh
dicubitin...lihat nih Ayah...ulah putri kesayangan Ayah ini..."
Vino hendak nunjukin perut dia ke Pak Syamsul eh kakinya diinjek
Laras dibawah meja,"Auww!!Sekarang kaki aku Ayah...aduh...mana kenceng
lagi nginjeknya..."
Laras makin gemes sama suaminya,"Vino...duduk..."
Vino sedakep gitu,"Ga!Aku ga mau duduk ntar dikdrt lagi...aku
balik ke kantor aja..."
Laras langsung sedih,Rani coba bujuk,"Vin,kamu ga habisin
makanan kamu dulu...kelihatannya tadi lahap banget..."
Bimo juga ngasih kode ke Vino supaya lihat Laras,Vino akhirnya
melirik ke Laras,'Waduh...kayaknya aku dah nyakitin hati Laras deh...'
Vino langsung duduk,"Iya aku lanjut makannya...tapi
disuapi..."
Laras langsung menyuapi,pandang2an gitu sama Vino.Rani lega
melihatnya,'Dasar Vino...kayaknya perlu diajari deh soal memperlakukan
wanita...'
Rani punya ide,"Vin,kamu suapi juga dong Laras kan katanya
ini sayur pengantin jadi makannya buat pasangan harus kayak pengantin dong
suap2an."
Vino tersenyum,"Mama benar.Ras kamu juga makan ya...biar aku
suapi...pakai taoge ya..."
Laras jadi malu,"Aku makan sendiri aja Vin...tangan kamu kan
lagi sakit katanya..."
Vino kekeh,"Oh ini,gigitan hamster ini he..he..gpp...kamu
makan yang banyak...biar terus chubby pipinya kayak hamster...hihi..."
Kalau udah denger kata hamster,Laras ga bisa nahan senyum.Anabella
jadi baper,"Aduh Bim...kapan kita makan sayur pengantin juga...kayaknya
enak deh Bim..."
Bimo malah senyum2 lihat Vino tampak bahagia,'Mas Vino baru kali
ini lepas gitu cerianya...rumah ini kembali ceria karena kehadiran mb Laras.'
Usai makan Vino hendak balik ke kantor,"Ya udah Vino harus
kerja lagi nih...kerjaan Vino numpuk nih.."
Laras menahannya,"Vin,beneran hidungmu udah gpp?"
Vino malah meraih pinggang isterinya,"Kamu cemas ya?"
Vino mau apa ya?*tbc..
Part 69 >> I AM HIS QUEEN
I have loved...
>> Rani dan Pak Syamsul merhatiin gimana Laras memeriksa
hidung Vino sedang tangan Vino memeluk pinggang sang isteri.Laras memegang pipi
suaminya,"Jelas aku cemas.Kamu beneran mimisan tadi.Aku ga mau kamu
kenapa2."
Vino malah senyum2 mendengarnya,"Ternyata gini rasanya punya
isteri...he..he.."
Laras merona,"Nanti kalau mimisan lagi,pulang aja ya...kamu
kan juga belum sembuh benar.Obat aja belum habis."
Vino manyun denger kata obat,"Ga!Aku ga mau minum obat
lagi.Aku kan harus menunaikan tugas aku sebagai suami kamu.Harus kasih nafkah
batin juga..."
Laras jelas jadi merah mukanya,"Iihhh...Vino ngomong apaan
sih?Masih siang juga...ngeres melulu deh pikirannya...aku jewer aja
kupingnya...rasain!"
Vino meringis dijewer kupingnya,"Aduh!!...Ayah!!Lihat nih
bener kan Laras KDRT Vino.Lihat nih kuping Vino sampai merah gini."
Laras makin gemes lihat Vino ngadu ke ayahnya,"Jangan
didengerin Ayah!Vino cuma pura2 kok...ya kan Vin?"
Vino protes,"Pura2 gimana?Beneran sakit tahu.Gimana mau malam
pertama coba?Belum apa2 aja udah babak belur kayak gini."
Bimo nahan senyum mendengarnya,'Baru kali ini nih Mas Vino takut
sama seseorang.Perempuan lagi.Lucu banget sih?'
Laras dorong Vino menuju mobil,"Udah sana kerja yang
bener!Ntar kerjaannya ga kelar2 lagi."
Vino ga mau masuk mobil,"Kok ngusir sih?Ini kan rumah aku
juga,terserah dong mau disini sampai kapan.Atau kamu ikut aku kerja aja
ya?Soalnya kayaknya aku masih akan mimisan lagi deh...ini aja aku udah mulai
kerasa aneh gitu hidung aku..."
Laras meriksa lagi hidung Vino,"Gapapa kok...udah masuk ke
mobil gih...Pak Norman dah siap tuh!"
Vino ngeyel malah kepentok kepalanya,"Duk!"
Meringis lagi dia,"Nah kan?Sekarang malah kepentok kepala
aku.Aaah...sakit nih Ras."
Laras jadi merasa bersalah,"Maaf Vin,kamu sih ngeyel
banget.Banyak gerak lagi.Jadi kepentok kan?Biar kulihat."
Vino punya ide,"Lihatnya didalam mobil aja."
Laras tanpa curiga masuk ke dalam mobil,Vino ngasih kode ke
Norman buat ngelock pintu mobil.Vino buka kaca,"Bye Mam!Ayah!Bimo jagain
Ayah ya..."
Laras yang lagi lihatin kepala Vino baru sadar kalau mobil
bergerak,"Lho Vin kok mobilnya jalan?"
*Laras mau dibawa kemana ya?*tbc....
Part 70 ♡ I AM HIS QUEEN
Let us go up ...
▲▲ Mobil Vino
meninggalkan kediaman Adijaya,Laras heboh gitu didalam,"Vin,kamu beneran
nih bawa aku kerja?Aku ngapain coba di kantor kamu.Ntar malah malu2in
lagi."
Vino meraih jemari sang isteri,"Aku ga pernah malu punya
isteri kamu Ras.Justru aku bahagia banget dan aku merasa pria paling beruntung
di dunia ini karena bisa dapetin kamu jadi isteri aku."
Laras terpana mendengarnya,"Kok kamu bisa mikir gitu Vin?Aku
kan ga kayak cewek2 yang biasa kamu jumpai.Aku ga modis,ga kaya,dari kampung,ga
pantas pokoknya bersanding dengan kamu Vin..."
Vino malah merangkul Laras,menyandarkan kepala isterinya itu di
bahunya,"Kamu salah Ras.Kamu itu memang takdir aku.Bayangin aja kita ga
pernah ketemu,ga pernah kenal sebelumnya,pikir aja deh kalau bukan kehendak
Tuhan ga mungkin dunia kita bertemu.Memang kamu pernah denger nama Alvino
Adijaya sebelumnya?"
Laras menggeleng,"Aku aja kalau lihat tipi nebeng ke
tetangga.Itupun hitam putih.Kecil lagi.Ga segede yang ada di rumah kamu."
Vino meralat,"Rumah kita.Semua yang aku punya itu milik kamu
juga.Dan terutama hatiku itu hanya buat kamu."
Laras tersipu mana tangannya ditaruh didada Vino lagi,"Vino
apaan sih?Malu dilihat sama Pak Norman tuh..."
Vino malah nyandar,"Biarin aja.Biar seluruh dunia tahu kalau
aku,Alvino Adijaya,sayang sama Laras Ayuningtyas eh salah Laras
Adijaya...he..he.."
Laras bahagia banget denger pengakuan Vino,'Vino beneran sayang
sama aku.Ya ampun aku kok deg2an gini ya?'
Vino malah bilang ke Norman,"Man,kita ke Puncak ya!Dah lama
ga kesana."
Laras heran,"Katanya mau kerja?Malah kemana tadi..."
Vino mengusap kepala Laras,"Kamu tenang aja.Aku bisa handle
kerjaan aku kok.Yang penting sekarang aku ingin bicara berdua sama kamu.Sebelum
kita melangkah ke jenjang yang lebih serius,aku mau kita saling jujur.Dan villa
aku tempat yang pas untuk itu.Lagian aku ga pernah ajak kamu kemana2 kan
sebelumnya?Kamu selama ini udah merawat aku,jagain aku selama sakit,ngurus aku
jadi wajarlah sekarang gantian aku yang nyenengin kamu.Ngajak kamu
refreshing.Ke tempat yang indah pemandangannya.Aku kan suami kamu.Sudah
kewajiban aku buat kamu bahagia."
Sementara itu ada yang mengikuti mereka.tbc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar